RESUME MATERI PERKULIAHAN HUKUM JAMINAN

DIAJUKAN SEBAGAI SALAH SATU SYARAT UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH HUKUM JAMINAN

DOSEN PEMBIMBING: Prof. Dr. Veronica Komalawati S.H., M.H

DISUSUN OLEH: Soni Landina 110110090374

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2012

Prinsipnya adalah setiap orang yang mempunyai utang. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan Pasal 1131 KUHPerdata berbunyi: “segala kebendaan si berutang. Hukum jaminan konteksnya berkaitan dengan hukum kebendaan. mengikatkan . Secara filosofis. barang orang dapat dijadikan jaminan dengan adanya kuasa dari pemilik barang tersebut. hak milik seseorang. Menjaminkan bukanlah menjual. hak milik seseorang karena masing-masing orang mempunyai hak milik. baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak. Hukum jaminan ada agar ada aturan hukum yang dapat mengamankan utang. Jaminan ada agar orang dapat bertanggungjawab. menjadi tanggungan untuk segala perikatan perseorangan”.Pertemuan Pertama Rabu. baik yang sudah ada maupun yang baru aka nada di kemudian hari. melainkan menyerahkan hak kepemilikan suatu barang kepada orang lain. apabila tidak memiliki uang. 4 Juli 2012 Jaminan adalah pengamanan (secure) terhadap utang. Pasal 1820 KUHPerdata berbunyi: “Penanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seseorang pihak ketiga . Hukum jaminan diatur karena adanya ketidakseimbangan posisi tawar. maka kebendaannya akan dijadikan sebagai jaminan baik benda bergerak maupun benda tidak bergerak. Pengaturan mengenai lembaga jaminan :      Di dalam BW pasal 1131 dan 1132 (jaminan umum dan jaminan khusus) Di dalam BW pasal 1150-1160 (tentang gadai) UU No. 42 tahun 1999 tentang Fidusia UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas UU No. 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan UU No. tidak seorang pun dapat mengambil hak milik orang lain dengan sewenang-wenang. guna kepentingan si berpiutang.

diatur oleh hukum benda. Hukum benda dan hak kebendaan perlu dipahami adalah karena sebagai berikut: 1.diri untuk memenuhi perikatan si berutang manakala orang ini sendiri tidak memenuhinya”. Hukum perikatan mengatur hubungan hukum yang objeknya dalam lapangan harta kekayaan yang dapat menimbulkan hak kebendaan. Kebendaan sebagai harta kekayaan perlu dipahami adalah karena sebagai berikut: 1. Pasal 499 KUHPerdata: harta kekayaan yang diperoleh seseorang/ keluarga selama perkawinan dapat berupa benda maupun hak diatur oleh hukum benda. Misalnya. selain jika si berutang lalai. Mengapa hal di bawah ini perlu dipelajari? 1. Benda yang dimaksud adalah benda tidak bergerak. sedangkan benda-benda si berutang ini harus lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi utang-utangnya. sebagaimana diatur dalam hukum benda dan hak kebendaan. Hukum kekayaan hasil karya intelektual manusia secara hukum diakui sebagai hak cipta dan dikategorikan sebagai benda bergerak. 2. Karena kebendaan yang dapat dikuasai dengan hak milik merupakan harta benda. Hukum perorangan 2. Harta benda yang dapat difungsikan kegunaanya secara ekonomisdan tidak bertentangan dengan kaidah hukum yang berlaku merupakan harta kekayaan. tanah jaminannya adalah hipotik. 3. Penyimpangan ini bersifat tidak aman sehingga sering dibuat klausul pembatalan hak istimewa penanggung di dalam perjanjian kredit. 2. . Penyimpangan mengenai sifat penanggungan diatur dalam Pasal 1831 KUHPerdata mengenai hak istimewa penanggung yang berbunyi: “ Si penanggung tidaklah diwajibkan membayar kepada si berutang. Hukum perikatan : mengenai status : harta kekayaan berubah menjadi harta keluarga :hubungan hukum yang memungkinkan orang bekerja sama. Hukum keluarga 3.

SK Kepegawaian bukan jaminan kebendaan tetapi jaminan hak. orang berusaha bagaimana cara memperoleh harta kekayaan. tetapi kegiatan yang menghasilkan produk piutang dan hutang. pengalihan. Usaha bukanlah harta kekayaan. Secara ekonomi. penguasaan. Piutang adalah harta kekayaan karena merupakan hak. Harta kekayaan adalah kebendaan (benda dan hak). Cara mendapat keuntungan dalam memfungsikan harta kekayaan adalah harta kekayaan digunakan sebagai modal usaha dengan mengutamakan fungsi komersial daripada fungsi sosial. pengelolaan. . tetapi secara hukum belum tentu memahami aturan hukum yang mengatur harta kekayaan. Dalam kehidupan bermasyarakat. pembuktian dan perlindungan harta kekayaan dengan pihak lain. 3. Seseorang yang memiliki harta kekayaan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara wajar atau memperoleh status sosial yang baik dalam masyarakat. menurut hukum dapat dilihkan kepada pihak lain (benda tak berwujud). maka yang berlaku adalah hukum ekonomi mengenai pemilikan.3. Benda modal adalah harta kekayaan karena di samping mempunyai nilai ekonomi. juga dapat dialihkan kepada pihak lain. orang sudah biasa menggunakan harta kekayaan. Hukum harta kekayaan merupakan bagian penting dari materi hukum kebndaan yang perlu dicermati disebabkan oleh: 1. dan bagaimana cara untuk mendapat keuntungan dengan cara mengalihkan kepada pihak lain. Harta kekayaan merupakan benda ekonomi yang dinilai dengan sejumlah uang dan dijadikan indikator kesejahteraan seseorang. karena ada aturan hukum yang mengatur cara peralihannya. Ketidakpahaman mengenai ketentuan hukum yang mengatur harta kekayaan dapat menyulitkan pemilik kebendaannya memfungsikan nilai kegunaannya secara ekonomis atau dalam upaya mempertahankannya secara benar. sedangkan hutang bukanlah merupakan harta kekayaan. Di dalam menjalankan fungsi komersial. 4. 2.

11 Juli 2012 Hak retensi adalah hak yang diberikan kepada kreditur tertentu. baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak. untuk menahan benda debitur. Undang-undang mengatakan “sepanjang belum didaftarkan. Hak retensi atau hak menahan tersebut memberikan tekanan kepada debitur untuk segera melunasi hutangnya. . mengapa demikian? Hal ini disebabkan oleh karena hak retensi tersebut belum lahir. Penguasaan benda oleh kreditur karena adanya hak retensi tersebut memudahkan kreditur untuk untuk didahulukan pelunasan hutangnya/ menagih piutangnya. menjadi tanggungan untuk segala perikatan perseorangan”. Retensi bukanlah suatu jaminan dan tidak ditentukan oleh Undang-undang. pihak ketiga berubah menjadi kreditur baru. Perbedaan penanggungan dan pembayaran adalah didalam penanggungan. baik yang sudah ada maupun yang baru aka nada di kemudian hari. Hak retensi berbeda dengan sandera. Hak retensi ada untuk mencegah agar debitur tidak menjual benda-benda yang telah dijaminkan untuk pelunasan hutangnya. sampai tagihan yang berhubungan dengan benda tersebut dilunasi. Penanggungan adalah perjanjian dengan mana pihak ketiga menjaminkan bahwa hutang akan dibayar oleh pihak ketiga. pihak ketiga tidak berubah menjadi kreditur baru. melainkan karena hukum. Retensi timbul bukan karena Undang-undang.Pertemuan Kedua Rabu. Pembenarannya terdapat dalam Pasal 1131 KUHPerdata yang berbunyi: “Segala kebendaan si berutang. Retensi adalah lembaga hukum yang diakui keberadaannya oleh hukum. Sedangkan dalam pembayaran. bukan benda. orang yang ditahan harus mampu bertanggungjawab namun tidak mau membayar kewajibannya. Kreditur dengan hak retensi sangat diuntungkan dalam penagihan hutangnya. di dalam sandera yang ditahan adalah orang.

Ini mempunyai efek jaminan karena pembeli-sewa tentunya inginmenjadi pemilik atas objek jual-beli dan kedudukan sebagai pemilik. yaitu privilege. sehingga hak milik atas objek beli sewa masih tetap ada pada penjual-sewa. Di dalam KUHPerdata ada 3 (tiga) macam hak yang didahulukan (hak-hak preferen). sekalipun benda objek beli sewa telah diserahkan kepada pembeli-sewa. tetapi memiliki sifat jaminan karena di dalam beli sewa benda yang tetap menjadi milik kreditur. hanyalah merupakan penyerahan pinjam pakai saja. gadai dan hipotik.Beli sewa adalah lembaga hukum. Hak preferensi muncul apabila ada eksekusi. selama harga beli sewa belum dilunasi. Hak preferensi diatur dalam Pasal 1139 (bersifat khusus) dan Pasal 1149 (bersifat umum) KUHPerdata. untuk sementara. tetapi penyerahan itu. baru bisa diperoleh setelah ia membayar lunas uang beli sewa yang telah dsepakati dalam perjanjian beli sewa. Hak preferensi adalah hak kreditur untuk didahulukan dalam pengambilan pelunasan hutangnya. bukanlah lembaga jaminan. Dalam perjanjian beli sewa. .

terlebih dahulu diadakan negosiasi dengan syarat hak istimewa penanggung harus dilakukan dan diadakan perjanjian pinjam-meminjam. objeknya misalnya tanah. guna kepentingan si berpiutang. Penanggungan diatur dalam Pasal 1820 KUHPerdata yang berbunyi” Penanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seseorang pihak ketiga . b. yang diretensi adalah buku kepemilikan (sertipikat). Lien. jaminannya adalah hipotik. 18 Juli 2012 Bagian dari harta benda adalah harta kekayaan. tujuan dan lain-lain (ditentukan oleh Undang-undang). Misalnya pesawat. mengikatkan diri untuk memenuhi perikatan si berutang manakala orang ini sendiri tidak memenuhinya”. retentirecht. Di dalam hipotik. Lembaga jaminan dengan menguasai harta benda (Possessory sequrity) a.Pertemuan Ketiga Rabu. Penanggungan tidak menggantikan kedudukan yang berpiutang. tetapi yang menjadi jaminanny adalah janji atas kesanggupan untuk membayar. Penanggungan tidak menyelesaikan utang atau pembayaran. Jaminan disebut pengamana karena hak milik seseorang perlu dilindungi. Pada perkembangannya lahirlah jaminan fidusia dalam praktek untuk benda tetap (benda yang tidak bergerak). Pledge or pawn. droit de retention. Di dalam melakukan penanggungan. Penanggungan dilakukan agar kreditur terjamin pembayaran atas piutangnya. Macam-macam lembaga jaminan yang digunakan dalam praktek di luar negeri: 1. Penanggungan bukan menjadi jaminan. Penanggungan hanya mengalihkan hutang dan tidak menggantikan pembayaran. Pembedaan antara benda bergerak dan tidak bergerak diperlukan agar kita mengetahui mengenai suatu benda baik mengenai sifat. . pand  Gadai digunakan untuk benda bergerak. Penanggungan dilakukan untuk kepentingan kreditur (yang berpiutang).

e. huurkoop Bukan lembaga jaminan tetapi perjanjian perdata seperti beli sewa yang terdapat di Indonesia. Retensi merupakan hak untuk menguasai benda si berutang sampai hutang yang bertalian dengan benda tersebut dibayar lunas. hypoteek. Mortgage. hak milik atas bendanya baru beralih jika harga barang telah dibayar lunas. pasal 1576 NBW sejak tahun 1936. hipotheque       Tertuju pada benda tidak bergerak Hipotik atas tanah dan ada juga dilakukan pada pesawat dan kapal laut tanpa menguasai harta bendanya Dalam pasal 309 WvK dan lain-lain di samping BW b. . tetapi lebih menguntungkan karena: Dapat dipakai sebagai jaminan bagi penjual baik secara kredit ataupun kontan. Mortgage with possession          Semacam hipotik atas benda bergerak dengan menguasai benda. 2. lembaga ini dikenal atas benda bergerak Umumnya atas kapal laut dan kapal terbang tanpa menguasai harta bendanya Hamper mirip dengan Conditional Sale (pembelian bersyarat). Conditional Sale (pembelian bersyarat) Yaitu perjanjian jual beli dengan syarat bahwa perpindahan hak atas bendanya baru terjadi setelah syarat terpenuhi. Conditional Sale (pembelian bersyarat) ini agak mirip dengan beli sewa. Conditional Sale (pembelian bersyarat) prakteknya terdapat dalam lembaga pembiayaan. Dalam perjanjian beli sewa. Chattle mortgage Sebagian negara Barat. Huurkoop : Belanda. d. Terdapat sifat member jaminan bagi kreditur. Hire purchase : Inggris dalam Hire Purchase Act 1965. c. Hire purchase. Lembaga jaminan tanpa menguasai bendanya a.

d. - Dapat dipakai baik terhadap benda yang telah ada ataupun yang masih akan ada.- Dapat dipakai untuk melindungi baik keuntungan yang masih ada ataupun yang aka nada ataupun yang telah ada. security transfer of title.      Hak atas suatu barang bergerak yang diperoleh orang yang berpiutang atau kreditur Yang diserahkan oleh seorang berhutang (debitur) atau orang lain atas nama si berhutang Memberi kekuasaan kepadanya untuk mengambil pelunasan dari hasil penjualannya Secara didahulukan dari orang yang berpiutang lainnya Kecuali untuk pelunasan biaya melelang barang tersebut dan biaya untuk menyelamatkan barang tersebut setelah barang itu digadaikan Objek gadai adalah barang bergerak yang berwujud atau yang tidak berwujud (hak gadai atas hak). Perpindahan berubah menjadi penyerahan barang jaminan. Fiduaciary transfer of ownership. Kepercayaan yang dimaksud adalah bahwa kreditur tidak akan menjual barang yang dijadikan sebagai jaminan. . Gadai diatur dalam Pasal 1150-1161 KUHPerdata. Terdapat perjanjian pokok dan perjanjian tambahan antara lessor dan lessie. Gadai sebagai Hak Kebendaan yang Memberikan Jaminan Hak kebendaan adalah suatu hak yang memberikan kekuasaan langsung atas suatu benda yang dapat dipertahankan terhadap siapapun juga. Leasing   Yaitu perjanjian sewa barang modal usaha tertentu dengan mengangsur untuk suatu jangka waktu tertentu dan jumlah angsuran tertentu. c. transfer of ownershif  Yaitu perpindahan hak milik atas kepercayaan yang dipakai sebagai jaminan hutang.

maupun dengan perantaraan orang lain. tidak harus mengembalikan hasil dari benda bezit. kecuali terbukti sebaliknya. Jika dituntut oleh pemili knya. Bezit atas suatu benda bergerak merupakan alas hak yang sempurna. Hubungan kedudukan berkuasa (bezit) dan hak penerima gadai: Gadai adalah hak atas suatu kebendaan (hak kebendaan). yaitu menimbulkan hak kebendaan bagi yang beritikad baik melalui lembaga verjaaring. Memperoleh benda dengan cara untuk memperoleh hak milik. Fungsi kebendaan. maka ia bertanggungjawab atas kebendaan itu. 2. 2.Pasal 528 KUHPerdata yang berbunyi: “atas suatu kebendaan. 3. tidak tahu ia merugikan orang lain. Perlindungan hukum dalam berikut: 1. baik dengan diri sendiri. dan yang mempertahankan atau menikmatinya selaku orang yang memiliki kebendaan itu. Siapa yang . ia harus dianggap sebagai pemilik yang sah. hak pakai hasil. Dapat penggantian atas benda yang dibezit. 2. Fungsi polisionil. Peluang untuk menjadi pemilik benda karena verjaaring bagi yang beritikad baik. Hak mendapat penggantian ongkos-ongkos yang sudah dikeluarkan untuk benda tersebut. Siapa yang menguasai suatu kebendaan. siapapun yang membezit sesuatu benda maka ia mendapat perlindungan. hak pengabdian tanah. yaitu perlindungan hukum untuk mencegah adanya main hakim sendiri. Hak mendapat hasil dari bendanya. Dengan daluarsa dapat menjadi pemilik. baik hak milik. baik kedudukan berkuasa. hak gadai/ hipotik. 4. hak waris. Hak gadai adalah hak kebendaan. Kedudukan berkuasa adalah kedudukan seseorang yang menguasai suatu kebendaan. Prinsip dalam membezit adalah siapa yang menguasai suatu benda bergerak. fungsi kebendaan diantaranya adalah sebagai Bezit te goeder trouw: 1. seseorang dapat mempunyai . 3. Fungsi bezit diantaranya: 1.

Harus dilakukan oleh orang yang berwenang untuk menguasai benda. pendapat ini hanya menghilangkan salah satu syarat. dapatlah ia menuntut kembali barang nya itu sebagai miliknya. siapa yang kehilangan atau kecurian sesuatu barang.mendalilkan bahwa dirinya berhak. hanya barang siapa yang secara jujur membezit benda bergerak. . Pasal 1977 KUHPerdata yang berbunyi: “terhadap benda bergerak yang tidak berupa bunga. dengan tak mengurangi hak si tersebut yang belakangan ini untuk minta ganti rugi kepada orang dari siapa ia memperoleh barangnya”. tidak berlaku bagi barang-barang yang hilang atau yang berasal dari pencurian. dari siapa yang dalam tangannya ia ketemukan barangnya. Apabila dihubungkan dengan Pasal 584 KUHPerdata. bezit bukan atau tidak sama dengan hak milik. Berdasarkan legitimatie theorie. Pendapat ini bertentangan atau menghilangkan syarat sahnya penyerahan yang tercantum dalam Pasal 584 KUHPerdata:   Harus ada title yang sah. di dalam jangka waktu 3 tahun. Kedua syarat dihilangkan. ada 2 (dua) pendapat. dia adalah aman. cukup asal mengira diberikan oleh orang yang berwenang. maka ia harus membuktikannya. yaitu tidak perlu berasal dari orang yang berwenannguntuk menguasai benda. terhitung sejak hari hilangnya atau dicurinya barang itu. akan tetapi mengharuskan title yang sah untuk memperoleh hak milik. perlindungan yang diberikan oleh ayat (1). Namun demikian. maupun piutang yang tidak harus dibayar kepada si pembawa maka barangsiapa yang menguasainya dianggap sebagai pemiliknya. Terhadap pasal 1977 KUHPerdata. Pasal 1977 (2) sebagai pengecualian. cukup asal bezitternya te geode trouw.

akan benda yang akan dijaminkan adalah tanah. sedangkan dalam lembaga fidusia benda yang dijaminkan berada dalam penguasaan debitur namun bukti kepemilikannya berada dalam penguasaan kreditur. Contohnya. baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak. Memberikan hak masing-masing orang sesuai dengan bagiannya. menjadi tanggungan untuk segala perikatan perseorangan”. benda yang dijaminkan berada dalam penguasaan kreditur. Gadai dalam Buku II KUHPerdata. hak tanggungan adalah hak jaminan yang dibebankan pada hak atas tanah sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang No. Kerelaan untuk melunasi hutangnya terdapat dalam Pasal 1131 KUHPerdata yang berbunyi: “segala kebendaan si berutang. Kejujuran mengenai benda yang dijaminkan. Di dalam lembaga gadai.Pertemuan Keempat Rabu. baik yang sudah ada maupun yang baru akan ada di kemudian hari.5 Tahun 1960 tentang . 25 Juli 2012 Penanggungan dilakukan untuk menjaga nama baik debitur. kreditur harus memelihara barang yang telah digadaikan.4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan. Kemudian oleh BPN akan dikeluarkan sertipikat fidusia yang menyatakan bahwa tangah tersebut telah menjadi objek jaminan dalam perjanjian fidusia antara kreditur dan debitur. Di dalam adat. yang mengartikan bahwa (filosofis dalam berhutang):    Orang yang memiliki hutang harus bayar. Gadai adat adalah merupakan gadai lepas dimana kreditur seolah-olah menjadi pemilik barang. berlaku prinsip kepemilikan tanah secara adat karena selain hukum tertulis. tidak boleh merugikan orang lain. Intinya adalah mengenai hak retensi dimana barang gadai tidak dapat digunakan apabila tidak ada izin dari pemiliknya. Hak tanggungan terdapat dalam Undang-undang No. Gadai adat tidak sama dengan gadai yang terdapat dalam Buku II BW. Maka selanjutnya kreditur akan mendaftarkan bukti kepemilikan tanah ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) setelah dilakukan perjanjian fidusia antara kreditur dan debitur. ada juga hukum adat yang berlaku di Indonesia.

Asas-asas hak tanggungan:     Mempunyai kedudukan yang diutamakan bagi kreditur pemegangnya.Undang-undang Pokok Agraria (UUPA) berikut atau tidak berikut benda-benda lain yang merupakan suatu kesatuan dengan tanah untuk pelunasan hutang tertentu. Ciri-ciri hak tanggungan: 1. Wajib didaftarkan. 2. d. pembebanan hak atas tanah berlaku ketentuan yang terdapat dalam UUPA. berlaku ketentuan yang tercantum dalam Bab 21 Buku II BW. Terbit sertifikat hak tanggungan-lahirnya hak tanggungan Secara formal. 4. Ketentuan dalam Pasal 21 Undang-undang No. Memenuhi asas specialitas dan publisitas sehingga dapat mengikat pihak ketiga dan memberikan kepastian hukum bagi pihak tang berkepentingan. Secara material. Tidak dapat dibagi-bagi. Selalu mengikuti objek yang dijaminkan dalam tangan siapapun benda itu berada (droit de suite). Pendaftaran hak tanggungan oleh Kantor Pertanahan-asas publisitas. . Adanya kata “tertentu” menyatakan bahwa harus disebutkan secara sepihak. yang memberikan kedudukan yang diutamakan kepada kreditur tertentu terhadap krediturkreditur lainnya.4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan menyatakan apabila pemberi hak tanggungan dinyatakan pailit. objek hak tanggungantidak masuk dalam boedel kepailitan pemberi hak tanggungan sebelum kreditur pemegang hak tanggungan mengambil pelunasan dari hasil penjual objek hak tanggungan tersebut. Hanya dibebankan pada hak atas tanah yang telah ada. objeknya harus jelas. Lahirnya hak tanggungan : a. Memberikan kedudukan yang diutamakan kepada pemegangnya (droit de preference). Mudah dan pasti dalam pelaksanaan eksekusinya. Perjanjian pokok b. 3. Pemberian hak tanggungan dengan membuat akta pemberian hak tanggungan oleh PPAT-asas spesialitas c.

Dapat dijadikan jaminan untuk utang yang baru akan ada. Sertipikat yang telah dibubuhi catatan pembebanan hak tanggungan dikembalikan kepada pemegang hak atas tanah yang bersangkutan. Karena pembersihan hak tanggungan berdasarkan penetapan oleh PN d. Memberi kewenangan pemegang hak tanggungan untuk menyelamatkan hak tanggungan jika hal itu perlu dilakukan untuk pelaksanaan eksekusi atau mencegah hapusnya hak yang menjadi objek hak tanggungankarena melanggar ketentuan Undang-undang. Karena hapusnya hak atas stanah yang dibebani hak tanggungan Setelah hak tanggungan hapus. Karena dilepaskannya hak tanggungan oleh pemegang hak tanggungan tersebut c. Janji-janji dalam akta pembebanan hak tanggungan:  Membatasi kewenangan pemberi hak tanggungan untuk menyerahkan objek hak tanggungan dan/atau menentukan atau mengubah jangka waktu sewa dan/atau menerima uang sewa di muka.  Dapat menjamin lebih dari 1 (satu) utang. Karena hapusnya utang b. Janji yang diberikan oleh pemegang hak tanggungan pertama bahwa objek hak tanggungan tidak akan dibersihkan dari hak tanggungan. . maka Kantor Pertanahan menghapus catatan tersebut pada buku-buku hak atas tanah dan sertifikatnya. Hapusnya hak tanggungan antara lain: a. Pemberi hak tanggungan akan mengosongkan objek hak tanggungan pada waktu eksekusi.   Membatasi kewenangan pemberi hak tanggungan untuk mengubah bentuk atau tata susunan objek hak tanggungan.     Bahwa pemegang hak tanggungan pertma mempunyai hak untuk menjual atas kekuasaan sendiri objek hak tanggungan apabila debitur cidera janji. kecuali dengan persetujuan tertulis dari si penerima hak tanggungan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful