P. 1
Materi Akhlaq p Eko

Materi Akhlaq p Eko

|Views: 484|Likes:
Published by Eko Agus Triswanto

More info:

Published by: Eko Agus Triswanto on Aug 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

AKHLAK

DISAMPAIKAN OLEH: EKO AGUS TRISWANTO, S.Pd.,S.Si.
DALAM PONDOK RAMADHAN 1433 H SMK TEKNIK PAL SURABAYA

APA SICH AKHLAK ITU???
Menurut Prof. Dr. Ahmad Amin (ahli bidang Sejarah Kebudayaan dan sastra Arab) mengatakan bahwa akhlak adalah kebiasaan, kehendak. Di dalam Ensiklopedi pendidikan bahwa akhlak adalah budi pekerti, watak, kesusilaan yang merupakan akibat dari sikap jiwa yang benar terhadap khaliknya dan terhadap sesama manusia. menurut Iman Al-Ghozaly, Akhlak ialah sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan macam-macam perbuatan dengan gampang dan mudah tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan-pertimbangan.

Jadi pada hakekatnya Akhlak ialah suatu kondisi atau sifat yang telah menetap dalam jiwa dan kepribadian hingga dari situ timbullah berbagai macam perbuatan dengan cara spontan dan mudah tanpa dibuat-buat dan tanpa pemikiran.

MAHMUDAH / TERPUJI

AKHLAK
MADZMUMAH / TERCELA

AKHLAK MAHMUDAH
adalah akhlak terpuji atau akhlak yang mulia di sisi Allah dan di sisi manusia.
1. Mahabbah/Ikhlas adalah kecintaan kepada Allah dengan sepenuh

hati dan diwujudkan dalam ketaatan yang tulus terhadap agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW QS. Yunus ayat 5 Artinya : Dan (aku telah diperintah) Hadapkanlah wajahmu kepada agama yang tulus dan jangan engkau sekali – sekali engkau termasuk orang yang musrik.

2. Sifat Roja Roja adalah Rasa dan sikap yang penuh keyakinan bahwa Allah adalah tempat segala harap. QS. Al A’raf ayat 156 Artinya : Dan rahmatKu meliputi segala sesuatu 3. Sifat Syukur Syukur adalah menyatakan terima kasih atas segala nikmat Allah yang diterimanya dalam bentuk ucapan dan tindakan. QS. Al Baqarah 152 Artinya : Maka ingatlah kepadaKu maka Akupun akan ingat kepadamu, Bersyukurlah kepadaKu, dan janganlah kamu ingkar kepadaKu

4. Tawakal adalah mempercayakan diri kepada Allah dalam melaksanakan suatu rencana, bersandar kepada kekuatannya dalam melaksanakan pekerjaannya atau berserah diri sepenuhnya kepada Allah dalam menghadapi atau menunggu hasil dari suatu pekerjaan QS. Ali Imran ayat 159 Artinya : ... Kemudian, apabila engkau telah membuilatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang – orang yang bertawakal.

5. Ridho ialah menerima dengan rasa senang apa yang diberikan Allah baik berupa aturan hukum maupun qodho dan ketentuan nasib. Kedudukan ridho adalah merupakan sikap lanjut dari mahabbah dan hendaknya manusia tidak keberatan dalam melaksanakan perintah-perintah Allah. QS. Al-baqarah ayat 153 Artinya: Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu

QS. Ali Imron ayat 89 Artinya : Kecuali orang-orang yang bertaubat setelah itu, dan melakukan perbaikan, maka sungguh Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang

6. Taubat adalah membetulkan sikap yang salah dan mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan taat kembali kepada-Nya dengan memperbaharui niat untuk melakukan amal kebaikan.

7. Taqwa Taqwa adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangannya baik secara sembunyi maupun terang-terangan

QS. An Nisa ayat 131 Artinya : Dan milik Allahlah apa yang ada di langit dan di bumi, dan sungguh, Kami telah memerintahkan kepada orang yang diberi kitab suci sebelum kamu dan (juga) kepadamu agar kamu bertaqwa kepada Allah.

8. Adil Adil dalam bahasa arab dikelompokkan menjadi dua yaitu kata al-

‘adl dan al-‘idl.Al-‘adl adalah keadilan yang ukurannya didasarkan kalbu atau rasio,sedangkan al-‘idl adalah keadilan yang dapat diukur secara fisik dan dapat dirasakan oleh pancaindera seperti hitungan atau timbangan.

QS. An Nisa ayat 135 Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu.

9. Sabar Sabar adalah tahan terdapat setiap penderitaan atau yang tidak disenangi dengan sikap ridho dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

QS. Ar Ra’d ayat 22 Artinya : Dan orang orang yang sabar karena mengharap keridaan Tuhannya, melaksanakan salat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi sembunyi atau terang – terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang inilah yang mendapat tempat kesudahan yang baik.

10. Qona’ah Qona’ah adalah merasa cukup dengan apa yang dimiliki dan menjauhkan diri dari sifat ketidakpuasan atau kekurangan.
QS. Al Baqarah ayat 172 Artinya : Wahai orang orang yang beriman! Makanlah rezeki yang baik yang Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu hanya menyembah kepadaNya.

11. Husnudzon adalah “sikap atau keadaan jiwa yang berprasangka baik”. Orang yang mempunayi sikap husnudzon berarti orang senantiasa berprasangka baik, kepada sesama atau segala keputusan (takdir) Allah SWT. Maksudnya seluruh ucapan dan ragam gejala yang Nampak pada tingkah laku seseorang diterima sebagaimana adanya tanpa diiringi dugaandugaan yang tidak baik, begitupun pula bila segala sesuatu yang tidak tercapai maka sikapnya tidak akan menjauh dari Allah SWT.

AKHLAK MADZMUMAH
1. Sifat Ghibah adalah umpat atau pengunjingan, sedangkan

menurut istilah adalah menyebut atau memperdebatkan perihal seseorang ketika ia tidak ada dan sama sekali ia tidak menyukainya seandainya sampai kepadanya.

QS. Al Hujurat ayat 12 Artinya : ..., dan janganlah ada diantara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya sendiri yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertaqwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima Tobat dan maha Penyayang.

Sifat Khianat

adalah suatu sikap atau tindakan menyalahgunakan setiap kepercayaan (amanah) yang diberikan kepadanya yang semestinya disimpan, dipelihara atau disampaikan secara utuh kepada yang berhak.

QS. Al Anfal ayat 27 Artinya : Wahai orang – orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedangkan kamu mengetahui. Sifat Bakhil

adalah suatu sikap mental yang enggan mengeluarkan harta atau potensi lain yang menjadi keharusan untuk dikeluarkan atau diberikan kepada yang semestinya menerima.

QS. Muhammad ayat 38 Artinya : ... lalu diantara kamu ada orang yang kikir, dan barang siapa kikir maka sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri. ...

Sifat Hasad

adalah menginginkan hilangnya nikmat dari orang lain baik nikmat itu berupa kekayaan, ilmu pengetahuan ataupun kedudukan dengan disertai harapan agar ia mendapat nikmat tersebut atau tidak.

“Bila kamu memperoleh kebaikan, maka hal itu menyedihkan mereka, dan kalau kamu ditimpa kesusahan maka mereka girang karenanya.” (QS. Ali Imran: 120)
Sifat Hiqd Hiqd adalah seseorang yang hatinya tetap merasa berat dan benci kepada orang lain serta menghindarinya dan perasaan itu tetap melekat padanya
QS. An Nur ayat 22 Artinya : ... dan hendaklah mereka memafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah maha Pengampun, Maha Penyayang.

Taqqabur Taqqabur adalah sikap mental yang memandang rendah

terhadap orang lain, sementara ia memandang tinggi dan mulia terhadap dirinya sendiri.
QS. Al Anfal ayat 47 Artinya : Dan janganlah kamu seperti orang – orang yang keluar dari kampung halamannya dengan rasa angkuh dan ingin dipuji orang (riya’) serta menghalang – halangi (orang) dari jalan Allah. Allah meliputi segala yang mereka kerjakan. Munafik Munafik adalah antara perbuatan dengan ucapannya

tidak sesuai QS. Al Munafiqun ayat 2 Artinya : Mereka menjadikan sumpah sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Sungguh, betapa buruknya apa yang mereka kerjakan.

Murtad adalah orang yang keluar dari agama Islam QS. An Nisa ayat 137 Artinya : Sesungguhnya orang – orang yang beriman lalu kafir, kemudian beriman lagi, kemudian kafir lagi, lalu bertambah kekafirannya, maka Allah tidak mengampuni mereka dan tidak pula menunjukkan kepada mereka jalan yang lurus.

Musrik adalah orang yang menyembah kepada selain Allah atau meyakini segala sesuatu benda atau makhluk melebihi Allah SWT
QS. Al Baqarah ayat 92 Artinya : Dan sungguh, Musa telah datang kepadamu membaewa bukti – bukti kebenaran, kemudian kamu mengambil (patung) anak sapi (sebagai sesembahan) setelah (kepergiannya), dan kamu menjadi orang – orang yang zalim.

Su’udzon = Buruk Sangka

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purbasangka itu dosa.” [al-Hujurat: 12]

SEKIAN,

TERIMAKASIH

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->