P. 1
BukuBse.belajarOnlineGratis.com-Smp Kelas 9 Ips Lilis Yuliati-1

BukuBse.belajarOnlineGratis.com-Smp Kelas 9 Ips Lilis Yuliati-1

5.0

|Views: 49,459|Likes:
Published by BelajarOnlineGratis
membaca online buku sekolah elektronik kemdiknas untuk siswa-siswi kelas 3 SMP/MTS atau download gratis juga bisa
membaca online buku sekolah elektronik kemdiknas untuk siswa-siswi kelas 3 SMP/MTS atau download gratis juga bisa

More info:

Published by: BelajarOnlineGratis on Aug 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/28/2015

pdf

text

original

C.

IPS IX untuk SMP/MTs

112

Dengan memiliki HP model terbaru dan tercanggih
dianggap mempunyai status sosial yang lebih tinggi
dibandingkan dengan orang yang tidak mempunyai
HP.

Penemuan-penemuan baru yang membawa
pembaruan dalam kehidupan di masyarakat disebut
inovasi
inovasi

inovasi
inovasi
inovasi. Terjadinya inovasi di masyarakat melalui
dua tahap, yaitu:
1)discovery, adalah penemuan dari suatu unsur
kebudayaan baru baik berupa ide atau alat
oleh orang atau sekelompok orang;
2)invention, adalah penemuan baru yang sudah diakui, diterima serta di-
terapkan oleh masyarakat.

c.Pertentangan (Konflik) di Masyarakat

Kehidupan masyarakat yang
dinamis dan heterogen memungkinkan
terjadinya konflik. Konflik dapat
terjadi antarindividual, antara individu
dengan kelompok maupun antar-
kelompok. Konflik mudah terjadi pada
masyarakat yang sedang berkembang.
Konflik di masyarakat dapat ber-
sumber dari perbedaan pandangan
tentang nilai, norma atau adat istiadat,
dan perilaku sosial.
Pertentangan tentang nilai, norma,
adat istiadat, dan perilaku akan me-
nimbulkan perubahan bila individu atau kelompok tersebut telah beralih dari
nilai, norma, adat istiadat, dan perilaku sosial yang telah dijalankan selama ini.
Contohnya pertentangan antara generasi muda dengan generasi tua dalam
menilai dan menyikapi masuknya budaya Barat ke Indonesia. Apabila dalam
perkembangan selanjutnya generasi muda menerima dan memakai budaya Barat
berarti telah terjadi perubahan sosial dan budaya.

d.Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi

Pemberontakan atau revolusi pada suatu negara akan membawa perubahan
sosial dan budaya masyarakatnya. Karena revolusi akan berpengaruh besar
pada perubahan struktur masyarakat dan lembaga masyarakat mulai dari
lembaga yang terkecil yaitu keluarga sampai lembaga-lembaga negara.
Contohnya revolusi yang meletus di Rusia pada tahun 1917 telah mengubah
negara Rusia dari bentuk kerajaan absolut menjadi negara diktator proletariat.
Revolusi tersebut juga telah mengubah lembaga-lembaga kemasyarakatan mulai
bentuk negara sampai keluarga batih.

Sumber: Dokumen penerbit,
2006

Gambar 5.6
Gambar 5.6

Gambar 5.6
Gambar 5.6
Gambar 5.6 Handphone
dapat mengubah status sosial
dalam masyarakat.

Sumber: http://www.malangkab.go.id

Gambar 5.7
Gambar 5.7

Gambar 5.7
Gambar 5.7
Gambar 5.7 Konflik di masyarakat dapat
menyebabkan perubahan sosial budaya.

Bab 5 Perubahan Sosial Budaya113

2.Faktor dari Luar Masyarakat

a.Pengaruh Lingkungan Fisik yang Ada di Sekitar Manusia

Faktor lingkungan fisik yang dapat
mengubah kondisi sosial budaya masya-
rakat antara lain adanya gempa bumi,
banjir, tanah longsor, dan angin topan.
Dengan adanya bencana alam tersebut
masyarakat pindah ke tempat baru
yang lebih aman.
Di tempat baru mereka harus me-
nyesuaikan dengan lingkungan alam
yang baru. Berarti telah terjadi per-
ubahan sosial budaya. Contohnya
bencana alam tsunami yang meng-
guncang Aceh menyebabkan perpindahan permukiman rakyat Aceh dari daerah
pantai ke tempat yang lebih tinggi yaitu di pegunungan. Perpindahan ini akan
menyebabkan perubahan mata pencaharian dari nelayan ke mata pencaharian
yang lain, misalnya pertanian dan perkebunan.

b.Peperangan

Peperangan antara negara satu dengan negara lain menyebabkan perubahan
sosial budaya masyarakatnya. Karena negara yang menang perang biasanya
memaksakan nilai-nilai dan cara-cara dari lembaga masyarakat yang dianutnya
kepada negara yang kalah perang.
Contohnya tergulingnya Rezim Taliban di Afganistan oleh Amerika Serikat
menyebabkan perubahan besar-besaran masyarakatnya. Perubahan tersebut
terjadi karena Amerika Serikat memberlakukan nilai-nilai dan norma-norma
yang berlaku di Amerika kepada rakyat Afganistan.

c.Pengaruh Budaya Masyarakat Lain

Faktor pengaruh budaya masyarakat lain lebih mudah terjadi pada
masyarakat yang terbuka daripada masyarakat yang tertutup. Pada masyarakat
yang terbuka mudah menerima unsur-unsur budaya lain dan mudah berinteraksi
dengan masyarakat luar. Sedangkan pada masyarakat tertutup sulit menerima
unsur-unsur budaya luar juga tidak mudah untuk berinteraksi dengan orang
atau masyarakat lain.

Apabila dua bangsa atau masyarakat sering berinteraksi maka akan terjadi
hubungan timbal balik dan saling memengaruhi. Interaksi tersebut dalam bidang
budaya akan menimbulkan terjadinya difusi, asimilasi, dan akulturasi kebudayaan.

Sumber: Dokumen Penerbit

Gambar 5.8
Gambar 5.8

Gambar 5.8
Gambar 5.8
Gambar 5.8 Bencana alam dapat
mengubah kondisi sosial budaya masyarakat.

IPS IX untuk SMP/MTs

114

Faktor yang memengaruhi perubahan sosial budaya dapat dibedakan
menjadi dua, yaitu faktor pendorong dan faktor penghambat.

1.Faktor Pendorong Perubahan Sosial Budaya

a.Kontak dengan Kebudayaan Lain

Kontak dengan kebudayaan antara masyarakat yang satu dengan
masyarakat yang lain melalui proses difusi kebudayaan. Difusi kebudayaan
dapat mendorong terjadinya perubahan sosial budaya karena dengan difusi
suatu penemuan baru akan disebarkan dan diteruskan kepada masyarakat luas.

b.Sistem Pendidikan Formal yang Maju

Sistem pendidikan formal mengajarkan bermacam-macam kemampuan
kepada seseorang. Salah satu kemampuan tersebut adalah dapat berpikir secara
ilmiah, rasional, dan objektif. Dengan kemampuan tersebut seseorang akan
dapat menilai baik buruknya suatu kebudayaan serta manfaatnya bagi kehidupan.

c.Sistem Terbuka Lapisan Masyarakat (Open Stratification)

Masyarakat dengan sistem lapisan yang terbuka cenderung lebih mudah
mengalami perubahan daripada masyarakat dengan sistem lapisan tertutup.
Sistem lapisan masyarakat yang terbuka memungkinkan memberi gerak sosial
vertikal yang lebih luas sehingga memberi kesempatan kepada seseorang untuk
maju atas dasar kemampuan sendiri.

d.Penduduk yang Heterogen

Penduduk yang heterogen adalah penduduk yang terdiri atas kelompok-
kelompok sosial, ras, budaya, dan ideologi yang berbeda. Perbedaan-perbedaan
tersebut akan mempermudah terjadinya konflik yang mendorong terjadinya
perubahan.

e.Orientasi ke Masa Depan

Masyarakat yang mempunyai orientasi ke masa
depan akan merencanakan dan mempersiapkan
kehidupannya dengan baik. Hal ini akan mendorong
terjadinya perubahan sosial budaya.

f.Sikap Menghargai Hasil Karya Seseorang
dan Keinginan untuk Maju

Masyarakat yang menghargai hasil karya orang
lain akan mendorong anggotanya giat mengadakan
penelitian-penelitian untuk menciptakan penemuan-
penemuan baru. Hadiah Nobel merupakan satu
contoh penghargaan kepada seseorang yang telah
menciptakan suatu karya yang bermanfaat bagi
kehidupan manusia di dunia.

Faktor Pendorong dan Penghambat Jalannya Proses
Perubahan Sosial Budaya

D.

Sumber: Solopos, 12 Juli 2006
Gambar 5.
Gambar 5.

Gambar 5.
Gambar 5.
Gambar 5.9
9

9
9
9 Pemberian
hadiah merupakan wujud
sikap menghargai hasil karya
orang lain.

Bab 5 Perubahan Sosial Budaya115

2.Faktor yang Menghambat Perubahan Sosial Budaya

Ada beberapa faktor yang menghambat atau menghalangi jalannya
perubahan sosial budaya. Berikut ini faktor-faktor tersebut.

a.Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain

Faktor ini pada umumnya terjadi pada masyarakat yang terisolir, kurang
melakukan hubungan dengan masyarakat luar sehingga menyebabkan mereka
kurang mendapat informasi tentang perkembangan dunia luar, terutama
informasi-informasi yang dapat memperkaya kebudayaannya. Akibatnya pola-
pola pemikiran masyarakatnya sangat dipengaruhi oleh pola-pola pemikiran
sempit serta tetap mempertahankan tradisi yang tidak mendorong kemajuan.
Hal ini dapat terlihat pada masyarakat-masyarakat terasing seperti masyarakat
Badui Dalam di Banten.

b.Perkembangan Ilmu Pengetahuan yang Lambat

Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat umumnya juga terdapat pada
masyarakat yang terisolasi, tertutup atau akibat adanya penjajahan. Akibat
kurang melakukan hubungan dengan masyarakat luar, perkembangan ilmu
pengetahuan pada masyarakat terasing maupun tertutup menjadi terhambat.
Hal ini disebabkan karena pada masyarakat terasing tidak dapat mengetahui
perkembangan-perkembangan yang terjadi pada masyarakat lain. Selain itu,
penjajahan juga dapat menyebabkan terlambatnya perkembangan ilmu
pengetahuan pada suatu masyarakat. Kondisi ini pernah dialami bangsa Indo-
nesia ketika dijajah oleh Belanda dan Jepang. Banyak masyarakat yang tidak
mampu menempuh pendidikan sehingga masyarakat menjadi bodoh.

c.Sikap Masyarakat yang Sangat Tradisional

Sikap tradisional terdapat pada masyarakat yang mengagung-agungkan
tradisi dan kejayaan masa lampau serta anggapan bahwa tradisi mutlak tidak
dapat diubah. Kondisi demikian dapat mengakibatkan terhambatnya perubahan
sosial dalam masyarakat tersebut. Hal ini dikarenakan masyarakat tidak mau
menerima penemuan baru dari luar masyarakatnya. Padahal dengan adanya
sikap terbuka dengan penemuan baru merupakan merupakan salah satu faktor
yang mendorong terjadinya perubahan sosial budaya. Akibatnya perubahan
apapun yang terjadi pada masyarakat ini akan selalu berlangsung lambat.

d.Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam Kuat
dalam Masyarakat (Vested Interests)

Dalam setiap organisasi sosial yang mengenal sistem lapisan, pasti ada
sekelompok orang yang menikmati kedudukan perubahan. Misalnya pada
masyarakat yang sedang mengalami transisi, biasanya ada kelompok-kelompok
dalam masyarakat yang dianggap sebagai pelopor proses transisi. Karena selalu
mengidentifikasikan diri dengan usaha dan jasa-jasanya menyebabkan mereka
sulit melepaskan kedudukannya dalam proses perubahan.

IPS IX untuk SMP/MTs

116

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->