P. 1
BukuBse.belajarOnlineGratis.com-Smp Kelas 9 Ips Lilis Yuliati-1

BukuBse.belajarOnlineGratis.com-Smp Kelas 9 Ips Lilis Yuliati-1

5.0

|Views: 49,055|Likes:
Published by BelajarOnlineGratis
membaca online buku sekolah elektronik kemdiknas untuk siswa-siswi kelas 3 SMP/MTS atau download gratis juga bisa
membaca online buku sekolah elektronik kemdiknas untuk siswa-siswi kelas 3 SMP/MTS atau download gratis juga bisa

More info:

Published by: BelajarOnlineGratis on Aug 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/28/2015

pdf

text

original

G.

Bab 5 Perubahan Sosial Budaya121

b.Orientasi kolektif, yaitu sikap keber-
samaan, tidak egois dan bahkan tidak
suka berbeda pendapat.
c.Partikularisme, yaitu sikap mengedepan-
kan atau menonjolkan hal-hal subjektif
yang bersifat khusus, misalnya menonjol-
kan sifat kedaerahan, keagamaan,
kekerabatan, dan lain-lain.
d.Askripsi berhubungan dengan mutu atau
sifat khusus yang tidak diperoleh
berdasarkan suatu usaha yang disengaja,
tetapi lebih merupakan keadaan yang sudah merupakan kebiasaan atau
keharusan. Dari sifat ini, maka masyarakat pedesaan sukar berubah, sesuatu
diterima apa adanya, dan berkembang tradisionalisme dan konservativisme.
e.Kekaburan (diffuseness), sesuatu yang tidak jelas dan tidak tegas terutama
hubungan antarpribadi. Misalnya dalam mengutarakan sesuatu kepada or-
ang lain dengan menggunakan bahasa yang berbelit-belit.

2.Masyarakat Kota

Kota dapat diartikan sebagai suatu sistem jaringan kehidupan manusia yang
ditandai dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan diwarnai dengan pelapisan
sosial ekonomi yang heterogen serta masyarakatnya yang individualistis dan
materialistis. Masyarakat kota adalah masyarakat yang bertempat tinggal di
perkotaan.

Masyarakat kota tergolong masyarakat modern, sehingga lebih mudah
menerima perubahan sosial budaya. Masyarakat kota lebih mengenal hukum
negara daripada hukum adat atau tradisi. Pelaksanaan hukum adat di kota hampir
tidak berlaku, apabila ada yang melaksanakan itupun pada lingkungan terbatas.
Pelaksanaan hukum adat di kota semakin berkurang karena masyarakat kota
mempunyai cara berpikir yang ilmiah dan rasional. Keanekaragaman tradisi adat-
istiadat warganya juga bisa menjadi alasan tersebut.

Sebagai masyarakat modern masya-rakat kota
mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.
a.Netralitas efektif, artinya memperlihat-kan sikap
netral, acuh tak acuh, dan tidak mempedulikan
jika menurut pendapatnya tidak ada sangkut-
pautnya dengan kepentingan pribadinya.
b.Orientasi diri, artinya mementingkan kepentingan
sendiri, dan bahkan tidak segan-segan menentang
jika tidak memuaskan atau dirasakan melanggar
kepentingannya.
c.Universalisme, masyarakat modern biasanya mengambil ukuran-ukuran
yang objektif dengan landasan aturan-aturan atau syarat-syarat yang ada.

Desa adalah suatu perwujudan
geografis yang ditimbulkan oleh
unsur-unsur fisiografis, sosial,
ekonomi, politis dan kultural
yang terdapat di situ, dalam
hubungannya dan pengaruh
timbal balik dengan daerah
lainnya (Prof. Dr. R. Bintarto).

Kota adalah suatu bentang
budaya yang ditimbulkan oleh
unsur-unsur alami dan nonalami
dengan gejala pemusatan
penduduk yang cukup besar,
dengan corak kehidupan yang
bersifat heterogen dan matrialis-
tis dibandingkan daerah bela-
kangnya (Prof. Dr. R. Bintarto).

IPS IX untuk SMP/MTs

122

d.Prestasi, masyarakat modern suka mengejar prestasi, karena prestasi
mendorong orang terus maju. Oleh karena itu mobilitas vertikal masyarakat
kota lebih terbuka sifatnya bila dibandingkan dengan masyarakat desa.
e.Spesivitas, menunjukkan sikap yang tegas dan jelas dalam hubungan
antarpribadi. Orang kota biasanya tidak suka basa-basi.
Kondisi desa dan kota yang berbeda sangat berpengaruh pada perubahan
sosial budaya masyarakatnya. Masyarakat kota yang memiliki tingkat budaya
yang tinggi, daya kreativitas yang baik dan dinamika kehidupan yang kompleks
akan lebih mudah mengalami perubahan dan pembaruan. Sebaliknya masyarakat
desa yang homogen menyebabkan dinamika kehidupan lebih lamban sehingga
perubahan sosial budaya pun berjalan sangat lambat.
Lalu bagaimana masyarakat desa dan masyarakat kota menyikapi perubahan?
Dalam menyikapi perubahan sosial budaya, ada perbedaan antara masyarakat
desa dengan masyarakat kota. Pada masyarakat desa dalam menghadapi
perubahan pada umumnya bersikap tertutup, was-was (apatis) dan acuh tak
acuh. Sikap was-was, curiga dan menutup diri dari segala pengaruh perubahan
sosial budaya umumnya dilakukan oleh masyarakat desa yang telah merasa
nyaman dengan kondisi kehidupan masyarakat yang ada. Adapun sikap acuh
tak acuh umumnya ditunjukkan oleh masyarakat desa yang kurang memahami
manfaat dan arti strategis perubahan sosial budaya bagi kehidupannya, sehingga
perubahan terjadi sangat lambat.
Sebaliknya pada masyarakat kota dalam menghadapi perubahan sosial
budaya lebih bersikap terbuka (open minded), antisipatif dan selektif. Sikap
terbuka merupakan langkah pertama dalam upaya menerima pengaruh perubahan
sosial budaya, karena sikap terbuka tersebut akan membuat masyarakat kota
lebih dinamis, tidak terbelenggu pada hal-hal yang bersifat tradisi dan kolot
sehingga masyarakat kota lebih mudah menerima perubahan. Selain itu sikap
antisipatif dan selektif ditunjukkan masyarakat kota dalam menilai hal-hal yang
akan atau sedang terjadi kaitannya dengan pengaruh perubahan sosial budaya
tersebut bagi kehidupannya. Sikap-sikap tersebut yang memengaruhi perubahan
sosial budaya di masyarakat kota berjalan cepat.

Revolusi yang terjadi pada tahun 1945 - 1949 dan reformasi 1998
yang pernah terjadi di negara kita Indonesia, merupakan perubahan yang
berlangsung cepat dan menyangkut sendi-sendi kehidupan masyarakat,
berbangsa, dan bernegara. Bacalah kembali sejarah panjang berdirinya negara
Republik Indonesia dan gerakan reformasi pada tahun 1998. Lakukan
wawancara dan tanyakan pada orang tua kalian di rumah atau orang-orang
yang tahu, perubahan apa saja yang telah terjadi di negeri ini selama masa
revolusi tahun 1945 - 1949 dan reformasi 1998!
Tulislah hasil wawancara kalian di selembar kertas folio kemudian
kumpulkan pada bapak/ibu guru.

Tugas
Individu

Bab 5 Perubahan Sosial Budaya123

Perubahan sosial adalah perubahan unsur-unsur sosial dalam masyarakat
sehingga terbentuk tata kehidupan sosial yang baru dalam masyarakat.

Bentuk-bentuk perubahan sosial terdiri atas perubahan evolusi, perubahan
revolusi, perubahan yang pengaruhnya besar dan kecil, perubahan-
perubahan yang direncanakan dan yang tidak direncanakan.

Perubahan budaya adalah perubahan unsur-unsur kebudayaan karena
perubahan pola pikir masyarkat sebagai pendukung kebudayaan.

Bentuk-bentuk perubahan kebudayaan yaitu difusi kebudayaan, asimilasi
kebudayaan, cultural animosity, inovasi.

Perubahan sosial berhubungan dengan perubahan kebudayaan, maka
apabila terjadi perubahan pada unsur-unsur kebudayaan yang funda-
mental akan diikuti oleh perubahan sosial.

Faktor penyebab perubahan sosial budaya dikelompokkan menjadi dua,
yaitu faktor dari dalam dan faktor dari luar masyarakat.

Faktor pendorong perubahan sosial budaya yaitu kontak dengan budaya
lain, sistem pendidikan masyarakat, sistem terbuka lapisan masyarakat,
orientasi ke masa depan, dan sikap menghargai hasil karya orang lain.

Faktor penghambat perubahan sosial budaya yaitu kurangnya hubungan
dengan masyarakat lain, perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat,
rasa takut akan adanya kegoyahan pada integrasi kebudayaan, hambatan-
hambatan yang bersifat ideologis.

Perubahan kebudayaan dapat menimbulkan dampak positif dan dampak
negatif.

Dua sikap masyarakat dalam menghadapi perubahan sosial budaya, yaitu
conformity (proses penyesuaian diri) dan deviation (penyimpangan).

Ada tiga perilaku manusia dalam menyikapi perubahan, yaitu tipe perilaku
masyarakat yang mengharapkan perubahan dan menolak perubahan,
serta tipe perilaku masyarakat yang bersikap apatis terhadap perubahan
sosial budaya.

Masyarakat desa bersifat statis tradisional sehingga lamban dalam
menerima perubahan sosial budaya.

Masyarakat kota bersifat modern sehingga lebih mudah dalam menerima
perubahan sosial budaya.

Rangkuman
Rangkuman

Rangkuman
Rangkuman
Rangkuman

Perubahan sosial budaya disebabkan oleh beberapa faktor, baik yang
berasal dari dalam atau luar masyarakat, seperti diciptakan banyak
penemuan-penemuan baru. Terkait dengan penemuan-penemuan baru,
bentuklah kelompok yang terdiri atas 3 - 4 siswa. Kemudian, carilah
satu contoh penemuan baru yang dapat mengubah kehidupan sosial dan
budaya masyarakat di lingkungan sekitar kalian. Faktor-faktor apakah
yang paling dominan memengaruhi munculnya penemuan baru tersebut?
Jelaskan pendapat kelompok kalian.

Tugas
Kelompok

IPS IX untuk SMP/MTs

124

A.Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1.
1.

1.
1.
1.Perubahan yang menunjuk pada modi-
fikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola
kehidupan manusia merupakan definisi
perubahan sosial menurut ... .
a.Roucek dan Waren
b.Samuel Koenig
c.Selo Soemardjan
d.Kingley Davis

2.
2.

2.
2.
2.Perubahan yang berlangsung lama dengan
rentetan perubahan kecil yang saling
mengikuti dengan lambat disebut ... .
a.evolusi

c.revolusi

b.modifikasi

d.mutasi

3.
3.

3.
3.
3.Orang atau kelompok orang yang
mendapat kepercayaan masyarakat
sebagai pemimpin lembaga kemasya-
rakatan untuk mengadakan perubahan
dinamakan ... .
a.unplanned change
b.unintended change
c.agent of change
d.intended change
44444.....Suatu penemuan baru yang sudah diterima
dan dipakai masyarakat disebut ... .
a.discovery

c.invention

b.inovasi

d.aplikasi

5.
5.

5.
5.
5.Ciri-ciri masyarakat kota yang cen-
derung bersifat negatif yaitu ... .
a.orientasi diri
b.prestasi
c.universalisme
d.spesifitas

6.
6.

6.
6.
6.Kebudayaan berasal dari kata buddhayah,
yang berasal dari bahasa ... .
a.Sanskerta

c.Arab

b.Latin

d.Indonesia

7.
7.

7.
7.
7.Masyarakat desa bersifat statis sehingga
proses sosialnya berjalan ... .
a.lambat

c.cepat
b.sangat lambatd.sangat cepat

8.
8.

8.
8.
8.Berikut ini contoh perubahan yang
direncanakan yaitu ….
a.evolusi masyarakat
b.revolusi industri
c.mode pakaian
d.pembangunan

9.
9.

9.
9.
9.Berikut ini yang bukan merupakan
contoh masyarakat yang mengalami
disintegrasi yaitu ….
a.kenakalan remaja
b.timbulnya gerakan sparatis seperti
GAM dan OPM
c.munculnya kriminalitas
d.Gerakan Indonesia Bersatu

10.
10.

10.
10.
10.Jumlah penduduk suatu negara atau
wilayah bersifat dinamis, artinya ….
a.selalu berkurang
b.selalu bertambah
c.selalu mengalami perubahan
d.tetap

11.
11.

11.
11.
11.Unsur kebudayaan universal yang paling
sulit mengalami perubahan yaitu ….
a.teknologi

c.ekonomi

b.religi

d.bahasa

Setiap kehidupan manusia selalu mengalami perubahan baik itu yang
positif maupun negatif, baik menuju kearah kemajuan atau bahkan
kemunduran. Tinggal bagaimana kita memfilter dan menyikapinya. Jika
perubahan itu merupakan sesuatu yang negatif, janganlah kita sampai
larut dan ikut terbawa didalamnya. Namun jika perubahan itu membawa
sesuatu yang positif dalam diri kita sebaiknya kita responsif pada
perubahan itu agar kita menjadi selangkah lebih maju.

Refleksi

Soal-Soal Latihan

Bab 5 Perubahan Sosial Budaya125

12.
12.

12.
12.
12.Masyarakat kota dalam bertindak
dilandasi cara berpikir yang rasional,
artinya ….
a.sesuai aturan
b.secara logis
c.bersifat ilmiah
d.orientasi ke depan

13.
13.

13.
13.
13.Gerakan masyarakat Indonesia untuk
melakukan perubahan dan pembaruan
dalam kehidupan bermasyarakat, ber-
bangsa, dan bernegara disebut ….
a.modernisasic.westernisasi
b.reformasi

d.globalisasi

14.
14.

14.
14.
14.Anggota masyarakat yang tidak cocok
dengan nilai-nilai dan norma-norma yang
berlaku mengambil sikap ….
a.deviasi

c.adaptasi

b.conformity

d.akselerasi

15.
15.

15.
15.
15.Perubahan sosial budaya mudah terjadi
pada masyarakat yang memiliki ciri-ciri
sebagai berikut ….
a.homogen, irrasional, tertutup
b.terbuka, heterogen, rasional
c.objektif, homogen, irrasional
d.rasional, homogen, tertutup

20.
20.

20.
20.
20.Masyarakat selalu mengalami perubah-
an baik cepat atau lambat. Hal ini berarti
masyarakat tersebut ….
a.stagnasi

c.statis

b.dinamis

d.posesif

16.
16.

16.
16.
16.Berdirinya rumah-rumah kumuh di
perkotaan merupakan contoh per-
ubahan yang ….
a.direncanakan
b.tidak direncanakan
c.pengaruhnya besar
d.pengaruhnya kecil

17.
17.

17.
17.
17.Pelaksanaan PELITA dalam proses
pembangunan di Indonesia merupakan
contoh ….
a.agent of change
b.planned change
c.urban change
d.unintended change

18.
18.

18.
18.
18.Pesatnya perkembangan teknologi
komunikasi dan internet dapat mem-
percepat proses ….
a.asimilasi kebudayaan
b.akulturasi kebudayaan
c.difusi kebudayaan
d.animosity kebudayaan

19.
19.

19.
19.
19.Perubahan dikatakan memiliki pengaruh
besar bagi masyarakat apabila perubah-
an tersebut ….
a.mengubah sendi-sendi kehidupan
masyarakat yang penting
b.membawa dampak yang besar
c.berlangsung lama
d.terjadi pada semua orang

B.Jawablah dengan singkat dan benar!

1.
1.

1.
1.
1.Sebutkan empat ciri-ciri perubahan sosial!
2.
2.

2.
2.
2.Sebutkan tujuh unsur kebudayaan universal!
3.
3.

3.
3.
3.Sebutkan dua alasan tipe perilaku masyarakat yang menolak perubahan sosial budaya!
4.
4.

4.
4.
4.Sebutkan empat keragaman pada masyarakat kota!
5.
5.

5.
5.
5.Apa yang dimaksud agen of change?
6.
6.

6.
6.
6.Jelaskan pengaruh bencana gempa bumi terhadap perubahan sosial budaya di masyarakat!
7.
7.

7.
7.
7.Bagaimana suatu masyarakat dikatakan mengalami perubahan?
8.
8.

8.
8.
8.Bagaimana caramu menyikapi tayangan televisi atau hiburan film-film Barat yang
menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan di masyarakat?

9.
9.

9.
9.
9.Jelaskan pendapatmu bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah termasuk
dalam perubahan yang direncanakan!

10.
10.

10.
10.
10.Jelaskan bahwa penemuan-penemuan baru khususnya di bidang teknologi merupakan
faktor penyebab perubahan sosial budaya!

IPS IX untuk SMP/MTs

126

BAB 6
UANG DAN LEMBAGA KEUANGAN

Peta Konsep

Uang

Lembaga Keuangan
Bukan Bank

Bank

Permodalan

Dana
Pensiun

Perusahaan
Perasuransian

Perum
Pegadaian

Lembaga
Pembiayaan

Bank
Sentral

Bank
Umum

Kebijakan
Pemerintah

Bab 6 Uang dan Lembaga Keuangan127

Dalam perekonomian yang semakin modern, uang memainkan peranan
yang sangat penting bagi semua kegiatan masyarakat. Uang sudah merupakan
suatu kebutuhan, bahkan uang menjadi salah satu penentu stabilitas dan
kemajuan perekonomian di suatu negara. Apabila ditelusuri tentang sejarah
uang, secara terinci berawal dari kegiatan tukar menukar barang yang terjadi
pada masa purba, kemudian tukar menukar dengan perantara uang barang dan
akhirnya uang digunakan sebagai alat tukar menukar seperti sekarang ini. Untuk
memenuhi kebutuhan uang, pemerintah menciptakan uang melalui bank sentral.
Terkait dengan masalah uang, maka peran lembaga keuangan (terutama bank)
sangatlah besar.

Pembahasan pokok-pokok materi yang akan kalian pelajari berikut ini
akan membuat kalian mampu memahami tentang uang dan lembaga keuangan
bank dan bukan bank dalam kegiatan ekonomi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->