DEFINISI Kanker yang terjadi pada serviks uteri, suatu daerah pada organ perempuan yang merupakan pintu

masuk kearah rahim yang terletak antar rahim dan liang senggama (6).

DISTRIBUSI DAN FREKUENSI Kanker serviks merupakan jenis kanker yang paling banyak nomor tiga di dunia. Bahkan di Indonesia saja, setiap satu jam seorang wanita meninggal karena kanker ini (1). Secara umum diseluruh dunia, naik insiden dan mortalitas KLR berada pada urutan k2 setelah kanker payudara, sedangkan pada negara berkembang KLR masih menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian pada wanita (6). Menurut penelitian, 16 dari 100.000 perempuan di seluruh dunia, menderita kanker seviks setiap tahunnya, dan 9 dari 100.000 orang penderita akan meninggal dunia. setiap dua menit, ada seorang perempuan di dunia meninggal karena kanker serviks. dampaknya penyakit ini menjelma menjadi perenggut nyawanomor dua pada perempuan setelah kanker payudara. disusul dengan kanker paru. Di Indonesia sendiri diperkirakan muncul 41 kasus baru, dan 20 perempuan meninggal dunia karena penyakit tersebut. Kanker serviks terbanyak muncul pada usia 35 hingga 55 tahun. Namun, karena progresifitasnya (dari tahap pra kanker sampai jadi kanker), rata-rata tiga sampai sepuluh tahun, maka dapat pula mincul pada perempuan dengan usia lebih muda (2).

BATASAN Kanker servik disebut juga "silent killer" karena perkembangan kanker ini sangat sulit dideteksi. Perjalanan dari infeksi virus menjadi kanker membutuhkan waktu cukup lama, sekitar 10-20 tahun. Proses ini seringkali tidak disadari hingga

kemudian sampai pada tahap pra-kanker tanpa gejala. Oleh karena itu pengertian kanker serviks mutlak dipahami oleh kaum wanita di Indonesia (1).

TANDA DAN GEJALA Gejala dini yang dapat ditunjukkan oleh adanya kanker leher rahim adalah : - Keputihan. Pada permulaan penyakit yaitu pada stadium pre klinik belum dijumpai gejalagejala yang spesifik bahkan dijumpai tanpa gejala. Keluar cairan encer, keputihan yang berubah warna menjadi merah muda, lalu kecoklatan dan sangat berbau karena adanya jaringan nekrose karena infeksi. - Perdarahan dari kemaluan Awal keluhan yang timbul pada penderita kanker leher rahim adalah perdarahan dari kemaluan diluar siklus haid yang dimulai sedikit-sedikit yang makin lama makin banyak dan berbau busuk. (Yakub, 1993) Pada fase permulaan kanker leher rahim kemungkinan penderita belum mempunyai keluhan dan diagnosis biasanya dibuat secara kebetulan (skrining kesehatan penduduk). Pada fase lebih lanjut sebagai akibat nekrosis dan perubahan-perubahan proliferatif jaringan leher rahim timbul keluhan-keluhan sebagai berikut : - Perdarahan vaginal yang abnormal (intermensrual) - Perdarahan kontak / senggama - Keputihan vaginal yang abnormal - Gangguan miksi (disuria) - Gangguan defekasi - Nyeri di perut bawah menyebar - Limfedema

Pada stadium lanjut ketika tumor telah menyebar keluar dari leher rahim dan melibatkan jaringan dirongga panggul dapat dijumpai tanda lain seperti nyeri yang menjalar ke pinggul atau kaki. kuret. Dilanjutkan dengan biopsi. Beberapa penderita mengeluhkan nyeri berkemih. atau terjadi uremia bila telah terjadi penyumbatan kedua ureter. Apalagi dengan sistem imun atau kekebalan tubuh yang rendah. foto thoraks. Kanker serviks dapat terjadi jika infeksi HPV tidak sembuh dalam waktu yang lama. Oleh sebab itu kanker serviks disebut juga kanker leher rahim atau kanker mulut rahim. Penyebaran ke kelenjar getah bening tungkai bawah menimbulkan edema tungkai bawah. perdarahan rectum sampai sulit berkemih dan buang air besar. Bila ada kecurigaan penyebaran ke vesika atau rektum maka dikonfirmasi cengan biopsy dan pemeriksaan histopatologik PERJALANAN/PATOLOGI Penyebab utama kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV atau virus papiloma manusia). infeksi akan mengganas dan menyebabkan sel kanker (1). yaitu sel kolumnar dan sel skuamosa. Pemeriksaan tersebut terdiri dari inspeksi. sistoskopi. BNO/IVP. inspekulo dan pemeriksaan dalam. Sel skuamus ini sangat berperan dalam perkembangan kanker serviks. Standar pemeriksaan yang dianjurkan adalah pemeriksaan klinik yang merupakan dasar dalam menentukan stadium penyakit. rectoskopi. palpasi. Awalnya sel kanker berkembang dari serviks / mulut rahim yang letaknya berada di bawah rahim dan di atas vagina. hematuria. Sekitar 70% kejadian kanker serviks merupakan akibat dari HPV 16 dan HPV 18. . kolposkopi. Di mulut rahim ada dua jenis sel.

Colposcope adalah seperti lensa magnifying dengan cahaya di ujung. Jika hasil Pap smear menghasilkan pre-cancerous atau kanker leher rahim. tetapi dibutuhkan hanya beberapa menit. Ini disebut biopsi. mereka dapat dipelajari lebih lanjut untuk melihat seberapa cepat mereka tumbuh. Jika sel-sel kanker. Ada beberapa cara untuk melakukan biopsi. Colposcopy Colposcopy dilakukan dalam banyak cara yang sama seperti Pap smear.Diagnosis Pengujian yang diperlukan untuk membuat diagnosis lebih lanjut. Biopsi Biopsi biasanya diperlukan untuk membuat diagnosis pasti kanker. Cairan mungkin mengusap ke leher rahim untuk membuat wilayah normal muncul dengan lebih jelas. Biopsi mungkin tidak nyaman. Ini akan mencakup pemeriksaan perut dan panggul. dokter Anda akan mengatur tes untuk mengkonfirmasi diagnosis. Biopsi colposcopic dilakukan selama colposcopy. . Dokter Anda mungkin menduga Anda punya Kanker Serviks setelah berbicara dengan Anda tentang kesehatan Anda dan menyelesaikan pemeriksaan fisik. Anda mungkin akan kram ringan mirip dengan nyeri haid dan beberapa perdarahan vagina ringan selama beberapa hari sesudahnya (4). Sampel jaringan dari leher rahim sering diambil selama colposcopy. Maka dokter Anda menggunakan alat khusus yang disebut colposcope untuk melihat bagian dalam permukaan leher rahim dan vagina. Speculum (sebuah plastik bening atau perangkat logam) pertama kali dimasukkan ke dalam vagina terus dinding vagina terbuka. Tes ini juga dapat digunakan untuk “tahap” dan “kelas” kanker. Biopsi forceps digunakan untuk menghilangkan sejumlah kecil jaringan dari daerah yang tampak mencurigakan. Sel-sel yang diambil dari leher rahim dan diperiksa di bawah mikroskop. Anda mungkin memiliki satu atau lebih dari pengujian berikut (4).

pisau bedah bedah (pemotongan pisau dingin) atau laser (pemotongan laser). Alat sempit yang berbentuk seperti sendok. dimasukkan ke dalam bagian atas servik menuju rahim. Hasilnya menunjukkan seberapa baik organ tubuh Anda bekerja dan apakah Anda mengidap kanker. Berbentuk kerucut potongan leher rahim dapat dihapus menggunakan loop kawat tipis yang dipanaskan oleh arus listrik (LEEP). Kadang-kadang semua kanker dapat benar-benar dihapus oleh biopsi kerucut dan tidak ada perawatan lebih lanjut diperlukan (4). Biopsi kerucut menghapus sepotong berbentuk kerucut jaringan dari leher rahim. Jumlah sel darah merah Anda . Beberapa jaringan lapisan atas leher rahim diambil dengan gesekan lembut pakai curette. ketidaknyamanan dan beberapa pendarahan yang dapat terus selama 2 sampai 4 minggu setelah prosedur. Biopsi kerucut membutuhkan anestesi umum (Anda akan tidak sadar). Biopsi kerucut dapat menyebabkan kram ringan. Endocervical curettage juga dapat dilakukan selama colposcopy pada waktu yang sama seperti biopsi colposcopic untuk mencari tahu jika ada perubahan sel precancerous atau sel-sel kanker di bagian atas leher rahim. Tes darah Tes darah adalah mengambil dan belajar untuk melihat apakah jenis sel darah normal dalam jumlah dan kelas. Anda tidak boleh berhubungan intim atau memasukkan sesuatu ke dalam vagina.com/gejala-kanker-serviks dokter untuk melihat daerah dan panduan alat-alat yang digunakan untuk melakukan biopsi. Selama beberapa minggu setelah biopsi kerucut. disebut curette. Anestesi lokal (pembekuan) dapat digunakan untuk mematikan serviks. Anestesi lokal (pembekuan) dapat digunakan untuk mematikan serviks.terutama di bagian bawah leher rahim. Colposcope digunakan untuk membantu http://afghanaus. Biopsi kerucut dilakukan jika sampel lebih jaringan yang dibutuhkan.

59. Menggunakan sinar-x. 68. 56. Studi pencitraan Studi pencitraan memungkinkan jaringan. 51. 66. dan tipe 70. Distribusi geografis tipe HPV berbeda untuk tiap-tiap negara. Atau bisa juga dari kloset di WC umum yang sudah terkontaminasi virus (jadi sebelum duduk. Tes ini biasanya tanpa rasa sakit dan tidak memerlukan anestesi(4) PENULARAN Virus ini dapat menyebar melalui sentuhan: misalnya. tim kesehatan Anda dapat mendapatkan gambar ukuran tumor dan melihat jika itu telah menyebar. CT scan. MRI atau tulang scan. sering berganti pasangan. karena HVP ditularkan melalui hubungan seksual (70 persen kasus). HPV meninfeksi semua orang. maka daerah serviks Anda dapat terinfeksi. Golongan dewasa muda (18 hingga 28 tahun) paling sering terinfeksi HPV. organ dan tulang untuk melihat secara lebih rinci. Dimana HPV . 45. Human papilloma Virus tipe 16 dan 18 adalah yang paling sering ditemukan di dunia. 18. rentan terkena infeksi. lalu Anda menyentuh daerah genital.juga diperiksa untuk melihat apakah Anda memiliki anemia (sel darah merah yang rendah) dari leher rahim pendarahan (4). 31. 58. khususnya kelompok resiko tinggi seperti HPV tipe 16. ultrasound. 33. Anda harus selalu membersihkan dengan alkohol) (1). 52. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan terjadi pada perempuan yang setia pada satu pasangan saja (2). FAKTOR RISIKO Resiko mayor Infeksi Human Papilloma Virus (HPV). 35. 39. baik perempuan maupun laki-laki. karena biasanya sudah aktif secara seksual. ada virus HPV di tangan Anda. Perempuan yang berhubungan seksual dibawah usia 20 tahun.

Segera konsultasi dengan dokter! .tipe 16 umumnya ditemukan negara barat seperti Eropa. Memiliki terlalu banyak anak (lebih dari 5 anak). berganti-ganti partner seks. Semakin tua maka semakin tinggi risiko. tidak bau dan tidak gatal. Virus HPV dapat menular melalui hubungan seksual. semakin sering trauma terjadi. maka virus HPV dapat menular dan menginfeksi Anda. Seandainya seorang pria berhubungan seks dengan seorang wanita yang menderita kanker servik. Sedangkan untuk tipe 18 banyak ditemukan di Asia. HPV merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. USA dan lain-lain. Pada saat Anda melahirkan secara alami. Keputihan yang berlangsung terus-menerus dan tidak diobati. Namun hal ini bukan berarti jika keluarga Anda bebas kanker serviks maka Anda tidak akan terkena! Anda harus tetap berhati-hati dan melakukan tindakan pencegahan. semakin tinggi resiko kanker serviks. lendir berwarna bening. Semakin sering janin melewati serviks. kemudian pria tersebut berhubungan sex dengan Anda. Ada dua macam keputihan. Hubungan seksual di usia yang terlalu muda. artinya keputihan Anda tidak normal. yang dapat memicu aktifnya sel kanker. Jika salah satu dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi. janin akan melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks. (1) Wanita berusia di atas 40 tahun lebih rentan terkena kanker serviks. Pada keputihan yang normal. atau berhubungan seks dengan pria yang sering berganti pasangan. Faktor genetik tidak terlalu berperan dalam terjadinya kanker serviks. yaitu normal dan tidak normal.

dapat mengurangi kebersihan genital disertai kemungkinan meningkatnya timbulnya kanker mulut rahim. imunitas dan kebersihan perseorangan. Pemakaian pembalut wanita yang mengandung bahan dioksin (bahan pemutih yang dipakai untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas). vitamin E dan asam folat. kurangnya konsumsi vitamin C. lender serviks pada wanita perokok mengaandung nikotin dan zat-zat lainnya yang terdapat di dalam rokok. WHO melaporkan resiko relatif pada pemakaian kontrasepsi oral sebesar 1. (YKI Sumut. supaya khitan itu dilakukan untuk kebersihan dan kesehatan.Membasuh atau membersihkan genital dengan air yang tidak bersih. misalnya air sungai atau air di toilet umum yang tidak terawat. 1997) . (Sjamsuddin. 2001) .Kontrasepsi hormonal atau IUD / AKDR Kontrasepsi oral yang dipakai dalam jangka panjang yaitu lebih dari 5 tahun dapat meningkatkan resiko relatif 1. Merokok Wanita perokok mempunyai resiko 2 kali lebih besar terkena kanker leher rahim dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok. 2001) .Hygiene dan sirkumsisi Suami yang tidak dikhitan. Kebiasaan merokok juga menambah risiko kanker serviks. Penelitian menunjukkan. golongan sosial ekonomi rendah umumnya kuantitas dan kualitas makanan kurang hal ini mempengaruhi imunitas tubuh. Daya tahan tubuh yang lemah. Oleh sebab itu dianjurkan .19 kali dan meningkat sesuai dengan lamanya pemakaian. (Sjamsuddin.53 kali. (Dalimartha. 2003) .Sosial Ekonomi Kanker serviks banyak dijumpai pada golongan ekonomi rendah mungkin faktor sosial ekonomi erat kaitannya dengan gizi. Zat–zat tersebut akan menurunkan daya tahan serviks disamping merupakan kokarsinogen infeksi virus. Air yang kotor banyak mengandung kuman dan bakteri.

Umumnya pada stadium awal tindakan operasi menjadi pilihan pertama. 2B : parametrium sudah terkena 7. 3 : kanker sudah mencapai panggul. Penyebaranx sudah smpai 1/3 distal vagina 8. dikhawatirkan akan terjadinya proses metaplasia. 4 : meluas keluar pelvis atau secara klinik sidj mngenai vsika urinaria dan rektum 11. 4A : menyebar k organ sekitarnya 12. Stadium 1 : kanker terbatas pada serviks uteri 2. 2A : parametrium masih bebas 6. 1995) KLASIFIKASI (5) 1. tetapi belum mencapai dinding panggul. Ada juga tindakan pengobatan berupa gabungan yang terdiri dari operasi dan radiasi. 4b : telah terjadi penyebarab ke organ yang lebih jauh lokasinya PENGOBATAN untuk pengobatan kanker mulut rahim ditentukan oleh berat ringan penyakit atau stadium. radiasi dan kemoterapi. atau operasi.Tali IUD akan menyebabkan trauma pada leher rahim. 1A : kanker preklinik yang di diagnosa hanya secara mikroskopis 3. 5. 2 : kanker meluas keluar serviks. 3A belum smpai dinding vagina 9. radiasi dan kemoterapi. Pilihan modalitas pengobatan lain seperti penyinaran dan pemberian sitostatika (kemoterapi) dilakukan pada kasus yang lanjut atau khusus. Kanker sudah mengenai vagina 1/3 bagian bawah. Pada pemeriksaann reaktal tdk ada celah antara tumor dan dnding panggul. 1B : lesi dengan dimensi lebih besar dari stadium 1A 4. operasi dan kemoterapi. . 3b : mencapai dinding vaginadengan tidak berfungsinya ginjal 10. (BKKBN.

spatula). Serta vaksinasi terhadap virus papiloma yang bertujuan mencegah dan pengobatan terhadap infeksi virus.1. tehnisi sitologi / ahli patologi terlatih. vitamin C dan vitamin E. Reagents. Cara yang bisa dilakukan dalam rangka menurunkan faktor resiko seperti mencegah hubungan seksual pada usia dini. . (3) Deteksi Dini Kanker Leher Rahim 2. Mikroskop. Pengiriman slide yang handal ke lokasi pengujian dan pembacaan slide. Tes ini memerlukan prasarana yang lengkap dan kompleks yaitu : Materi (slide. cepat dan tidak atau relatif kurang rasa nyerinya. “Pemberian vaksin dilakukan sedini mungkin sebelum seseorang aktif melakukan hubungan seksual. kemudian dioleskan pada slide. jumlah pasangan seks. sehingga ada beberapa wanita berkembang menjadi kanker leher rahim meskipun secara teratur melakukan pemeriksaan test Pap.” ucap Bambang.PENCEGAHAN pencegahan kanker serviks merupakan langkah yang mesti dilakukan. Sel tersebut diperiksa dengan mikroskop untuk mencari lesi prakanker atau perubahan keganasan. dan kebiasaan merokok. Tindakan pap smear sangat mudah. Hal lain yang bisa dilakukan adalah memperbanyak mengkonsumsi sayuran berwarna hijau tua dan kuning yaitu yang banyak mengandung beta karoten.1 Tes PAP Pap smear (juga dikenal sebagai tes Pap) adalah suatu tindakan medis yang mana mengambil sampel sel dari serviks (leher rahim) seorang wanita (serviks merupakan bagian ujung dari uterus yang masuk ke dalam vagina). Pemeriksaan ini spesifitas dan sensitifitasnya tidak terlalu tinggi. Pencegahan ini bertujuan menghilangkan resiko perilaku seksual yang meningkatkan paparan terhadap virus papiloma manusia. faktor pada pria.

Jika salah satu komponen tidak ada. namun ketersediaan alat ini terbatas karena mahal. Oleh karena itu alat ini lebih sering digunakan dalam prosedur pemeriksaan lanjut dari hasil tes pap abnormal. ( Nuranna. dipulas terlebih dahulu dengan asam asetat 3-5%. 2007) Telah diakui bahwa pemeriksaan tes Pap mampu menurunkan kematian akibat kanker serviks di beberapa negara. Pada porsio dengan kelainan (infeksi Human Papilloma Virus atau Neoplasia Intraepitel Serviks) terlebih bercak putih atau perubahan corakan pembuluh darah. yaitu : Inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) dan Inspeksi visual dengan asam asetat dan pembesaran gineskopi (IVAB) Kolposkopi Pemeriksaan melihat porsio (juga vagina dan vulva) dengan pembesaran 10-15x..dll. Sensitivitas dan Spesifisitas Tes Pap bervariasi dari 50-98%. Servikografi Pemeriksaan kelainan di porsio dengan membuat foto pembesaran porsio setelah dipulas dengan asam asetat 3-5% yang dapat dilakukan oleh bidan. Program skala kecil akan mengalami biaya yang lebih besar. Pap Net (dengan komputerisasi). untuk menampilkan porsio. Kolposkopi dapat berperan sebagai alat skrining awal. 200 Kajian Terhadap Berbagai Metode Pemeriksaan Alternatif Kanker Leher Rahim Beberapa metode pemeriksaan kanker leher rahim selain Tes Pap telah dikenal.. (FK.UI. Tes molekul DNAHPV. Servikologi. Hasil foto serviks dikirim ke ahli genokologi (yang bersertifikat untuk menilai) . seluruh program tidak berjalan. walaupun tentu ada kekurangan. antara lain: Kolposkopi. Dan hingga metode skrining yang lebih sederhana.

UI.Pap Net (dengan komputerisasi) Pada dasarnya pemeriksaan Pap Net berdasarkan pemeriksaan slide Tes Pap. 18.5 x dapat digunakan untuk meningkatkan deteksi dini dengan sitologi.dll. NIS (Neoplasia Intraepitel Serviks) dan kanker leher rahim mengandung DNA-HPV. ( Azis. 2001) Inspeksi Visual dengan Asam Asetat dan pembesaran gineskopi (IVAB) Gineskopi menggunakan teleskop monokuler. Slide hasil Tes Pap yang mengandung sel abnormal dievaluasi ulang oleh ahli patologi/sitologi.. Tes DNA-HPV Telah dibuktikan bahwa lebih 90% kondiloma serviks. 31. Biopsi atau pemeriksaan kolposkopi dapat segera disarankan bila tampak daerah berwarna putih dengan pulasan asam asetat. Hubungannya dinilai kuat dan tipe HPV mempunyai hubungan patologi yang berbeda Tipe 6 dan 11 termasuk tipe HPV resiko rendah jarang ditemukan pada karsinoma infasif kecuali karsinoma verukosa. Sementara itu tipe 16. Dicurigai kanker. Bedanya untuk mengidentifikasi sel abnormal dilakukan secara komputerisasi. dan kanal endocervix dengan mata telanjang (tanpa pembesaran) dengan asam asetat. Saat ini dijaringan Pap net yang ada di Indonesia slidenya dikirim ke Hongkong. (FK. Laporan hasil : Tes-positif. ( Nuranna.. SCJ (squamocolumnar junction). ringan dengan pembesaran 2. Tes-negatif. 2001 IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) Sebagai Metode Pemeriksaan Alternatif Yang Sesuai Untuk Indonesia . Hanya digunakan sebagai tes penapisan. 2001) Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) Pemeriksaan visual exocervix. dan 45 tergolong tipe risiko tinggi.

11 Siapa Yang Harus Menjalani Tes IVA Menjalani tes kanker atau pra-kanker dianjurkan bagi semua wanita berusia 30 dan 45 tahun. Pertimbangan tersebut didasarkan oleh pemikiran. agaknya metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) layak dipilih sebagai metode pemeriksaan alternatif untuk kanker leher rahim.Usia muda saat pertama kali melakukan hubungan seksual (usia<20) .Dapat dilaksanakan oleh Tenaga Kesehatan bukan Dokter Ginekologi. penilaian ganda untuk sensitivitas dan spesifitas menunjukkan bahwa tes ini sebanding dengan Pap smear dan HPV atau kolposkopi. Manfaat dari IVA antara lain : memenuhi kriteria tes penapisan yang baik. Kanker leher rahim menempati angka tertinggi diantara wanita berusia antara 40 dan 50 tahun. biasanya 10 sampai 20 tahun lebih awal. praktis dan sangat mampu dilaksanakan. Selain itu juga kenyataannya skrining massal dengan tes Pap belum mampu dilaksanakanantara lain karena keterbatasan ahli patologi/sitologi dan teknisi sitologi. (FK.Metode skrining IVA sesuai untuk pelayanan sederhana. diantaranya sebagai berikut: . dapat dilakukan oleh bidan disetiap tempat pemeriksaan kesehatan ibu. . 2007) Mengkaji masalah penanggulangan kanker leher rahim yang ada di Indonesia dan adanya pilihan metode yang mudah diujikan diberbagai negara . bahwa temuan sensitifitas dan spesitifitas tes Pap bervariasi dari 50-98%. sehingga tes harus dilakukan pada usia dimana lesi pra-kanker lebih mungkin terdeteksi.Mudah.. ..dll.UI. bahwa metode pemeriksaan iva itu . .Alat-alat yang dibutuhkan sangat sederhana. .Pemikiran perlunya metode pemeriksaan alternatif dilandasi oleh fakta. Sejumlah faktor resiko yang berhubungan dengan perkembangan kanker leher rahim.

HIV/AIDS) atau mengunakan costicosteroid secara kronis (mis. 2007 Kapan Harus Menjalani Tes IVA Tes IVA dapat dilakukan kapan saja dalam siklus menstruasi. Bimbingan diberikan untuk tiap hasil tes... pada masa kehamilan dan saat asuhan nifas atau paska keguguran. Tes tersebut dapat dilakukan pada wanita yang dicurigai atau diketahui memiliki IMS atau HIV/AIDS..dll. kunjungan ulang untuk tes IVA setiap 1 tahun secara berkala atau 3/5 tahun paling lama) atau isu-isu khusus yang harus dibahas seperti kapan dan dimana pengobatan dapat diberikan. Untuk masing-masing hasil akan diberikan beberapa instruksi baik yang sederhana untuk ibu tersebut (mis. seperti Chlamydia atau gonorrhea..UI.Riwayat pernah mengalami IMS (Infeksi Menular Seksual). Pencegahan tingkat I .pengobatan asma atau lupus) berisiko lebih tinggi terjadinya kanker leher rahim jika mereka memiliki HPV. dan kapan perlu merujuk untuk tes tambahan atau pengobatan yang lebih lanjut.. ibu yang mengalami masalah penurunan kekebalan tubuh (mis.. Aspek promkes : Upaya pencegahan kanker meliputi : I.Memiliki banyak pasangan seksual (wanita atau pasangannya) . risiko potensial dan manfaat pengobatan. dan khususnya HIV/AIDS .Ibu atau saudara perempuan yang memiliki kanker leher rahim . termasuk ketika konseling dibutuhkan.Merokok Selain itu. termasuk saat menstruasi. (FK.Hasil Pap Smear sebelumnya yang tak normal .

kuning telur. b. wortel. Satu molekul beta karoten akan menjadi dua molekul vitamin A di dalam tubuh. Vitamin C (asam askorbat) . misalnya : Intervensi sumber keterpaparan II. a. labu. hati. kubis merah. Kampanye kesehatan masyarakat 2. vitamin C. misalnya 1.a) Promosi kesehatan masyarakat. Pencegahan tingkat II c) Diagnosa dini d) Pengobatan. vitamin E dan selenium dikenal sebagai zat antioksidan yang dapat merangsang sistem imun tubuh untuk melawan radikal bebas yang membentuk karsinogen (substansi yang dapat menimbulkan kanker). Bahan makanan yang mengandung vitamin A diantaranya ialah : Minyak hati ikan kod. bayam. pepaya dan daun ubi jalar (12. misalnya daun singkong (ketela pohon) mengandung 3300 μgram/100 gram. bedah III Pencegahan tingkat III e) Rehabilitasi. termasuk menghalangi rusaknya sel normal lainnya. misalnya perawatan rumah ASPEK GIZI Betakaroten. kemoterapi 2. Vitamin A (beta karoten) Vitamin ini dapat dijumpai dalam sayuran hijau. Promosi kesehatan b) Pencegahan khusus. misalna : 1. 13). Program pendidikan kesehatan masyarakat 3. dikenal sebagai betakaroten. brokoli.

berbeda dengan yang diberi vitamin E. c. d. dan lain-lain. jeruk. Sebuah studi menandai bahwa suplementasi Vitamin B2 mengurangi jumlah sel-sel yang kemungkinan merupakan sel-sel prakanker di dalam esophagus (12). ginjal dan paru. kol. Bahan makanan yang mengandung vitamin D diantaranya ialah : susu. sel limfoma.25-hidroksi) dapat menghambat penggandaan sel kanker. Studi di University of California. Vitamin E melindungi efek samping merugikan akibat terapi radiasi dan kurangi toksisitas akibat kemoterapi pada hewan percobaan. tempe. e. San Diego.Asam askorbat dapat mencegah berbagai substansi penyebab kanker. apel. sekarang ditambahkan pada beberapa makanan seperti pada produk olahan daging untuk mencegah pembentukan nitrosamine bahkan sebelum ia memasuki tubuh kita. Vitamin C. Pada hewan (hamster).13). Bentuk aktif vitamin dalam tabung percobaan mempunyai sifat antikanker. Jenis tumor meliputi payudara. Seperti halnya pada beta karotin. Vitamin D (cholecalciferol) Suplemen vitamin D dalam bentuk aktifnya (1. kanker esofagus. menghambat pertumbuhan sel leukimia. terutama nitrosamine. Vitamin B3 (niasin) . Vitamin K (phyto menadione) Vitamin K mampu menghambat beragam tumor pada manusia secara in vitro (di dalam tabung percobaan). sesungguhnya. jambu biji merah dan melon (12. Vitamin B2 (riboflavin) Kekurangan vitamin B2 dihubungkan dengan kanker esofagus di beberapa daerah di dunia. Vitamin ini juga digunakan untuk meredam kejadian kanker lainnya seperti kanker darah (leukimia). perut. Pada manusia. Vitamin E (dl-alpha tocopherol) Vitamin E meningkatkan kemampuan Selenium dalam menghambat kanker payudara pada hewan percobaan. vitamin E dapat menghambat kondisi awal kanker payudara. yang tidak diberi vitamin E dan dipaparkan zat karsinogenik (zat penyebab kanker) dalam tubuhnya berkembang kanker. kolon. g. selada dan brokoli (12). stroberi. f. sel kanker payudara. Bahan makanan yang mengandung vitamin C diantaranya ialah: tomat. minyak hati ikan kod (12. memperlihatkan bahwa kekurangan vitamin D dan kalsium berperan terhadap terjadinya kanker kolorektal. Bahan makanan yang mengandung vitamin K diantaranya ialah : daun katuk.13). keju (12). sel melanoma berat. kanker servik (mulut rahim). di dalam tubuh. kekurangan vitamin E berkaitan erat dengan tingginya resiko kanker paru. Bahan makanan yang mengandung vitamin E diantaranya ialah : kacang-kacangan. bayam.

Vitamin B12 (cyanocobalamin) Vitamin ini melindungi dari kanker. alkohol dan narkotika (12). Hanya setelah 4 bulan. Mereka kemudian dibagi menjadi 2 kelompok. untuk mengurangi efek toksis (peracunan) dari kemoterapi itu sendiri. Asam Folat (Folic Acid) Menurut beberapa penelitian. . i.Niasin yang sengaja ditambahkan. Vitamin ini juga digunakan untuk mendetoksifikasi polutan. Vitamin B6 (pyridoxine) Vitamin B6 telah ditemukan dapat menghambat pertumbuhan sejumlah sel-sel kanker dari jenis yang berbeda di laboratorium. efek dari kombinasi asam folat dan vitamin B12 mulai terlihat nyata. yang dapat menyebabkan kanker serviks dapat dicegah (12). satu kelompok menerima 10 mg asam folat dan 500 µg vitamin B12 tiap hari. Menguji hipotesa ini. Tikus yang diberi vitamin B6 (dalam bentuk pyridoxal) dan kemudian diinjeksi dengan sel-sel melanoma memiliki lebih dari dua kali lipat pengurangan pertumbuhan tumor dibandingkan dengan tikus yang tidak mendapatkan vitamin ini (12). terutama kanker yang dipicu oleh merokok. Vitamin ini biasanya diberikan pula pada penderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi. j. h. 1. Dengan suplementasi asam folat. Diet oral diberikan kepada penderita yang masih bisa menelan cukup makanan dan keberhasilannya memerlukan kerjasama yang baik antara dokter. Kelompok yang menerima vitamin secara signifikan memiliki lebih sedikit sel-sel yang diklasifikasikan sebagai potensial pra-kanker (12). kelompok lainnya menerima plasebo. nutrisi enteral dan nutrisi parenteral (14): a. wanita penderita kanker serviks (mulut rahim) kadar asam folat dalam darahnya rendah. para peneliti mempelajari 73 pria yang merokok satu bungkus sehari selama paling sedikit 20 tahun. ahli gizi. penderita dan keluarga. Penatalaksanaan Diet Penderita Kanker Serviks Terdapat 3 pilihan dalam pemberian nutrisi yaitu diet oral. Semua memiliki perubahan pra-kanker yang potensial dalam jaringan bronchialnya. perubahan abnormal sel-sel mulut rahim (cervical dysplasis). tapi tidak ada satupun yang sudah berkembang menjadi kanker. dilaporkan juga dapat mencegah kanker.

gunakan anaesthetic mouthwash sebelum makan. gangguan pencernaan dan absorbsi. Terdapat juga sediaan tinggi protein atau mengandung zat yang dibutuhkan untuk meningkakan status imunologis penderita (14). mencegah atrofi mukosa usus dan translokasi bakteri. bombesin. Nutrisi enteral adalah cara pemberian makanan melalui selang/tube ke saluran pencernaan. hindari makanan cair).b. Diet enteral mempunyai efek enterotropik indirek dengan menstimulasi hormon usus seperti gastrin. penderita pasca gastrektomi memerlukan pemberian secara pelan-pelan 200 cc/jam. neurotensin. penderita short bowel. food lubrixant seperti butter. Bila pemberian nutrisi diperlukan untuk jangka lama atau ada kesulitan pemasangan selang dapat dilakukan secara bedah atau endoskopi yaitu esofagostomi. radiation induced enteritis 100 cc/jam. pasca laringektomi supraglotik (makanan padat dan lembut. malabsorbsi. margarine dan milk untuk xerostomia. mempertahankan aktivitas metabolik serta keseimbangan hormonal dan enzimatik antara traktus gastrointestinal dan liver. dapat juga menggunakan formula nutrisi enteral yang beredar dipasaran yang secara umum terdapat 2 kategori berdasarkan kandungan karbohidrat lemak dan protein yaitu full digestion formula dan partial digestion formula. c. Bahan makanan untuk nutrisi enteral dapat disediakan dengan melalui konsultasi gizi. menelan dan ekshalasi). usahakan dalam bentuk cair atau hyghly . sedangkan fungsi pencernaan dan absorbsi usus masih cukup baik. makanan dingin lebih baik daripada panas. Pemasangan selang yang umum adalah melalui hidung sampai ke lambung (Nasogastric tube). Daftar makanan yang sering diberikan pada penderita kanker sesuai jenis gangguan sistem pencernaan: penderita dengan ulserasi pada mukosa mulut (makanan yang lembut atau lunak atau mengandung cairan. gastrostomi atau jejonostomi (14). Nutrisi parenteral total (TPN) diberikan pada penderita dengan gangguan proses menelan. memelihara gut-associated lymphoid tissue (GALT) yang berperan dalam imunitas mukosa usus. Penderita dengan kanker kepala leher di mana saluran cerna masih baik dapat diberikan bolus 300 – 500 cc beberapa kali perhari. Nutrisi enteral bila penderita tidak bisa menelan dalam jumlah cukup. untuk mengatasi kesulitan menelan penderita melakukan proses inhalasi. Selama sistem pencernaan masih berfungsi atau berfungsi sebagian dan tidak ada kontraindikasi maka diet enteral (EN) harus dipertimbangkan. karena diet enteral lebih fisiologis karena meningkatkan aliran darah mukosa intestinal. Gastrin mempunyai efek tropik pada lambung. enteroglucagon. duodenum dan colon sehingga dapat mempertahankan integritas usus. Kecepatan pemberian nutrisi enteral tergantung pada kondisi penderita. striktura esofagus (makanan lemak.

vitamin E. Konsumsi lemak sedang (kurang dari 30% total energi) Perbanyak konsumsi berbagai jenis sayuran hijau dan buah-buahan Masukan energi cukup sehingga mencapai berat badan normal Batasi alkohol Kurangi makanan olahan yang menggunakan garam (diasin). Menentukan pedoman diet dalam kaitannya dengan kanker. batasi lemak. zink dan vitamin B12 secara parenteral. serta alkohol. d. berikan tambahan zat besi dan vitamin B12 parenteral) insufisiensi pankreas (batasi lemak. medium chain triglyceride. tambahkan kalsium. reseksi usus = short bowel (makanan porsi kecil dan sering. magnesium. harus dipertimbangkan kemungkinan adanya hubungan antar zat gizi terhadap risiko kanker. suplemen enzim pankreas). monokarbohidrat dan laktosa. batasi monosakarida dan laktosa. b. chronic radiation enteritis (batasi lemak. makanan olahan (penggaraman dan pengasinan). vitamin A dan karoten. e. c. energi. diasap.caloric nutritional supplements). pengasapan perlu diperhatikan (14). reseksi lambung (5 atau 6 kali makanan kecil perhari. serat makanan. Peranan vitamin C. dan cuka . Secara singkat pedoman diet dapat dirumuskan sebagai berikut (14): a. serat dan laktose). Zat-zat gizi termaksud adalah lemak. serat. untuk pederita paska reseksi ileum terminale.

Website Informasi Kesehatan Reproduksi Indonesia. Gejala Kanker Serviks 5. an Nur Fatimah FKM UI. http://kankerserviks.1. Adam Malik Medan Tahun 2008.html 2.com/gejala-kanker-serviks/. 4 januari 2012. 2009 6. SpOG.org/info/penyebab-kanker-serviks. Bahaya kanker serviks bagi wanita 4. USU . Faktor2 yg mmpengaruhi kejadian kanker leher rahim pada penderita yang datang berobat di RSUP H. Melva. Dr. Freddy Dinata. http://afghanaus. hilman hilmansyah. Bahaya kanker serviks bagi perempuan 3. Universitas Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful