DEFINISI Kanker yang terjadi pada serviks uteri, suatu daerah pada organ perempuan yang merupakan pintu

masuk kearah rahim yang terletak antar rahim dan liang senggama (6).

DISTRIBUSI DAN FREKUENSI Kanker serviks merupakan jenis kanker yang paling banyak nomor tiga di dunia. Bahkan di Indonesia saja, setiap satu jam seorang wanita meninggal karena kanker ini (1). Secara umum diseluruh dunia, naik insiden dan mortalitas KLR berada pada urutan k2 setelah kanker payudara, sedangkan pada negara berkembang KLR masih menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian pada wanita (6). Menurut penelitian, 16 dari 100.000 perempuan di seluruh dunia, menderita kanker seviks setiap tahunnya, dan 9 dari 100.000 orang penderita akan meninggal dunia. setiap dua menit, ada seorang perempuan di dunia meninggal karena kanker serviks. dampaknya penyakit ini menjelma menjadi perenggut nyawanomor dua pada perempuan setelah kanker payudara. disusul dengan kanker paru. Di Indonesia sendiri diperkirakan muncul 41 kasus baru, dan 20 perempuan meninggal dunia karena penyakit tersebut. Kanker serviks terbanyak muncul pada usia 35 hingga 55 tahun. Namun, karena progresifitasnya (dari tahap pra kanker sampai jadi kanker), rata-rata tiga sampai sepuluh tahun, maka dapat pula mincul pada perempuan dengan usia lebih muda (2).

BATASAN Kanker servik disebut juga "silent killer" karena perkembangan kanker ini sangat sulit dideteksi. Perjalanan dari infeksi virus menjadi kanker membutuhkan waktu cukup lama, sekitar 10-20 tahun. Proses ini seringkali tidak disadari hingga

kemudian sampai pada tahap pra-kanker tanpa gejala. Oleh karena itu pengertian kanker serviks mutlak dipahami oleh kaum wanita di Indonesia (1).

TANDA DAN GEJALA Gejala dini yang dapat ditunjukkan oleh adanya kanker leher rahim adalah : - Keputihan. Pada permulaan penyakit yaitu pada stadium pre klinik belum dijumpai gejalagejala yang spesifik bahkan dijumpai tanpa gejala. Keluar cairan encer, keputihan yang berubah warna menjadi merah muda, lalu kecoklatan dan sangat berbau karena adanya jaringan nekrose karena infeksi. - Perdarahan dari kemaluan Awal keluhan yang timbul pada penderita kanker leher rahim adalah perdarahan dari kemaluan diluar siklus haid yang dimulai sedikit-sedikit yang makin lama makin banyak dan berbau busuk. (Yakub, 1993) Pada fase permulaan kanker leher rahim kemungkinan penderita belum mempunyai keluhan dan diagnosis biasanya dibuat secara kebetulan (skrining kesehatan penduduk). Pada fase lebih lanjut sebagai akibat nekrosis dan perubahan-perubahan proliferatif jaringan leher rahim timbul keluhan-keluhan sebagai berikut : - Perdarahan vaginal yang abnormal (intermensrual) - Perdarahan kontak / senggama - Keputihan vaginal yang abnormal - Gangguan miksi (disuria) - Gangguan defekasi - Nyeri di perut bawah menyebar - Limfedema

Sekitar 70% kejadian kanker serviks merupakan akibat dari HPV 16 dan HPV 18. kolposkopi. Pemeriksaan tersebut terdiri dari inspeksi. perdarahan rectum sampai sulit berkemih dan buang air besar. hematuria. Apalagi dengan sistem imun atau kekebalan tubuh yang rendah. rectoskopi. Oleh sebab itu kanker serviks disebut juga kanker leher rahim atau kanker mulut rahim. inspekulo dan pemeriksaan dalam. infeksi akan mengganas dan menyebabkan sel kanker (1). Kanker serviks dapat terjadi jika infeksi HPV tidak sembuh dalam waktu yang lama. foto thoraks. Dilanjutkan dengan biopsi. Di mulut rahim ada dua jenis sel. Standar pemeriksaan yang dianjurkan adalah pemeriksaan klinik yang merupakan dasar dalam menentukan stadium penyakit. Awalnya sel kanker berkembang dari serviks / mulut rahim yang letaknya berada di bawah rahim dan di atas vagina. kuret. sistoskopi. Bila ada kecurigaan penyebaran ke vesika atau rektum maka dikonfirmasi cengan biopsy dan pemeriksaan histopatologik PERJALANAN/PATOLOGI Penyebab utama kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV atau virus papiloma manusia). Penyebaran ke kelenjar getah bening tungkai bawah menimbulkan edema tungkai bawah. palpasi. . atau terjadi uremia bila telah terjadi penyumbatan kedua ureter.Pada stadium lanjut ketika tumor telah menyebar keluar dari leher rahim dan melibatkan jaringan dirongga panggul dapat dijumpai tanda lain seperti nyeri yang menjalar ke pinggul atau kaki. Beberapa penderita mengeluhkan nyeri berkemih. Sel skuamus ini sangat berperan dalam perkembangan kanker serviks. yaitu sel kolumnar dan sel skuamosa. BNO/IVP.

Dokter Anda mungkin menduga Anda punya Kanker Serviks setelah berbicara dengan Anda tentang kesehatan Anda dan menyelesaikan pemeriksaan fisik. tetapi dibutuhkan hanya beberapa menit. . Maka dokter Anda menggunakan alat khusus yang disebut colposcope untuk melihat bagian dalam permukaan leher rahim dan vagina. Sampel jaringan dari leher rahim sering diambil selama colposcopy. Biopsi Biopsi biasanya diperlukan untuk membuat diagnosis pasti kanker. Cairan mungkin mengusap ke leher rahim untuk membuat wilayah normal muncul dengan lebih jelas. Biopsi mungkin tidak nyaman. Jika hasil Pap smear menghasilkan pre-cancerous atau kanker leher rahim. Ini akan mencakup pemeriksaan perut dan panggul. Speculum (sebuah plastik bening atau perangkat logam) pertama kali dimasukkan ke dalam vagina terus dinding vagina terbuka. dokter Anda akan mengatur tes untuk mengkonfirmasi diagnosis. Anda mungkin memiliki satu atau lebih dari pengujian berikut (4). Biopsi forceps digunakan untuk menghilangkan sejumlah kecil jaringan dari daerah yang tampak mencurigakan. Anda mungkin akan kram ringan mirip dengan nyeri haid dan beberapa perdarahan vagina ringan selama beberapa hari sesudahnya (4). Colposcope adalah seperti lensa magnifying dengan cahaya di ujung. Ada beberapa cara untuk melakukan biopsi. Jika sel-sel kanker. Colposcopy Colposcopy dilakukan dalam banyak cara yang sama seperti Pap smear. Sel-sel yang diambil dari leher rahim dan diperiksa di bawah mikroskop. Biopsi colposcopic dilakukan selama colposcopy. mereka dapat dipelajari lebih lanjut untuk melihat seberapa cepat mereka tumbuh. Ini disebut biopsi. Tes ini juga dapat digunakan untuk “tahap” dan “kelas” kanker.Diagnosis Pengujian yang diperlukan untuk membuat diagnosis lebih lanjut.

Beberapa jaringan lapisan atas leher rahim diambil dengan gesekan lembut pakai curette. Anestesi lokal (pembekuan) dapat digunakan untuk mematikan serviks. Selama beberapa minggu setelah biopsi kerucut. Anestesi lokal (pembekuan) dapat digunakan untuk mematikan serviks. disebut curette. Biopsi kerucut dilakukan jika sampel lebih jaringan yang dibutuhkan. Colposcope digunakan untuk membantu http://afghanaus.com/gejala-kanker-serviks dokter untuk melihat daerah dan panduan alat-alat yang digunakan untuk melakukan biopsi. Endocervical curettage juga dapat dilakukan selama colposcopy pada waktu yang sama seperti biopsi colposcopic untuk mencari tahu jika ada perubahan sel precancerous atau sel-sel kanker di bagian atas leher rahim. Biopsi kerucut membutuhkan anestesi umum (Anda akan tidak sadar). pisau bedah bedah (pemotongan pisau dingin) atau laser (pemotongan laser). Biopsi kerucut dapat menyebabkan kram ringan. Tes darah Tes darah adalah mengambil dan belajar untuk melihat apakah jenis sel darah normal dalam jumlah dan kelas. Berbentuk kerucut potongan leher rahim dapat dihapus menggunakan loop kawat tipis yang dipanaskan oleh arus listrik (LEEP). dimasukkan ke dalam bagian atas servik menuju rahim. Hasilnya menunjukkan seberapa baik organ tubuh Anda bekerja dan apakah Anda mengidap kanker. Biopsi kerucut menghapus sepotong berbentuk kerucut jaringan dari leher rahim. Jumlah sel darah merah Anda . Kadang-kadang semua kanker dapat benar-benar dihapus oleh biopsi kerucut dan tidak ada perawatan lebih lanjut diperlukan (4). Alat sempit yang berbentuk seperti sendok. Anda tidak boleh berhubungan intim atau memasukkan sesuatu ke dalam vagina. ketidaknyamanan dan beberapa pendarahan yang dapat terus selama 2 sampai 4 minggu setelah prosedur.terutama di bagian bawah leher rahim.

khususnya kelompok resiko tinggi seperti HPV tipe 16. Menggunakan sinar-x. 68. 56. Dimana HPV . 39. CT scan. maka daerah serviks Anda dapat terinfeksi. dan tipe 70. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan terjadi pada perempuan yang setia pada satu pasangan saja (2). 58. Atau bisa juga dari kloset di WC umum yang sudah terkontaminasi virus (jadi sebelum duduk. sering berganti pasangan.juga diperiksa untuk melihat apakah Anda memiliki anemia (sel darah merah yang rendah) dari leher rahim pendarahan (4). karena HVP ditularkan melalui hubungan seksual (70 persen kasus). Perempuan yang berhubungan seksual dibawah usia 20 tahun. 18. baik perempuan maupun laki-laki. ultrasound. ada virus HPV di tangan Anda. Golongan dewasa muda (18 hingga 28 tahun) paling sering terinfeksi HPV. Tes ini biasanya tanpa rasa sakit dan tidak memerlukan anestesi(4) PENULARAN Virus ini dapat menyebar melalui sentuhan: misalnya. HPV meninfeksi semua orang. 59. rentan terkena infeksi. FAKTOR RISIKO Resiko mayor Infeksi Human Papilloma Virus (HPV). 31. Distribusi geografis tipe HPV berbeda untuk tiap-tiap negara. tim kesehatan Anda dapat mendapatkan gambar ukuran tumor dan melihat jika itu telah menyebar. 52. karena biasanya sudah aktif secara seksual. MRI atau tulang scan. 51. 35. lalu Anda menyentuh daerah genital. organ dan tulang untuk melihat secara lebih rinci. 45. Studi pencitraan Studi pencitraan memungkinkan jaringan. 33. Human papilloma Virus tipe 16 dan 18 adalah yang paling sering ditemukan di dunia. 66. Anda harus selalu membersihkan dengan alkohol) (1).

Hubungan seksual di usia yang terlalu muda. Semakin tua maka semakin tinggi risiko. HPV merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. Segera konsultasi dengan dokter! . (1) Wanita berusia di atas 40 tahun lebih rentan terkena kanker serviks. Ada dua macam keputihan. Semakin sering janin melewati serviks. Seandainya seorang pria berhubungan seks dengan seorang wanita yang menderita kanker servik. tidak bau dan tidak gatal. USA dan lain-lain. berganti-ganti partner seks. Memiliki terlalu banyak anak (lebih dari 5 anak). Sedangkan untuk tipe 18 banyak ditemukan di Asia. Virus HPV dapat menular melalui hubungan seksual. Jika salah satu dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi. Faktor genetik tidak terlalu berperan dalam terjadinya kanker serviks. atau berhubungan seks dengan pria yang sering berganti pasangan. artinya keputihan Anda tidak normal. Keputihan yang berlangsung terus-menerus dan tidak diobati. Pada saat Anda melahirkan secara alami. maka virus HPV dapat menular dan menginfeksi Anda. kemudian pria tersebut berhubungan sex dengan Anda. yang dapat memicu aktifnya sel kanker. semakin sering trauma terjadi. yaitu normal dan tidak normal. semakin tinggi resiko kanker serviks. Pada keputihan yang normal. Namun hal ini bukan berarti jika keluarga Anda bebas kanker serviks maka Anda tidak akan terkena! Anda harus tetap berhati-hati dan melakukan tindakan pencegahan. janin akan melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks. lendir berwarna bening.tipe 16 umumnya ditemukan negara barat seperti Eropa.

Sosial Ekonomi Kanker serviks banyak dijumpai pada golongan ekonomi rendah mungkin faktor sosial ekonomi erat kaitannya dengan gizi. Air yang kotor banyak mengandung kuman dan bakteri. Pemakaian pembalut wanita yang mengandung bahan dioksin (bahan pemutih yang dipakai untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas). WHO melaporkan resiko relatif pada pemakaian kontrasepsi oral sebesar 1. Penelitian menunjukkan. Kebiasaan merokok juga menambah risiko kanker serviks. vitamin E dan asam folat. (Dalimartha. 2003) . supaya khitan itu dilakukan untuk kebersihan dan kesehatan. dapat mengurangi kebersihan genital disertai kemungkinan meningkatnya timbulnya kanker mulut rahim. (Sjamsuddin. golongan sosial ekonomi rendah umumnya kuantitas dan kualitas makanan kurang hal ini mempengaruhi imunitas tubuh. Daya tahan tubuh yang lemah.Membasuh atau membersihkan genital dengan air yang tidak bersih.Hygiene dan sirkumsisi Suami yang tidak dikhitan. (YKI Sumut. 2001) . Oleh sebab itu dianjurkan . lender serviks pada wanita perokok mengaandung nikotin dan zat-zat lainnya yang terdapat di dalam rokok. 2001) .Kontrasepsi hormonal atau IUD / AKDR Kontrasepsi oral yang dipakai dalam jangka panjang yaitu lebih dari 5 tahun dapat meningkatkan resiko relatif 1. (Sjamsuddin. 1997) . Zat–zat tersebut akan menurunkan daya tahan serviks disamping merupakan kokarsinogen infeksi virus.53 kali.19 kali dan meningkat sesuai dengan lamanya pemakaian. Merokok Wanita perokok mempunyai resiko 2 kali lebih besar terkena kanker leher rahim dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok. misalnya air sungai atau air di toilet umum yang tidak terawat. kurangnya konsumsi vitamin C. imunitas dan kebersihan perseorangan.

Pilihan modalitas pengobatan lain seperti penyinaran dan pemberian sitostatika (kemoterapi) dilakukan pada kasus yang lanjut atau khusus. 5. 1995) KLASIFIKASI (5) 1. radiasi dan kemoterapi. 2B : parametrium sudah terkena 7. Ada juga tindakan pengobatan berupa gabungan yang terdiri dari operasi dan radiasi. Penyebaranx sudah smpai 1/3 distal vagina 8. 3 : kanker sudah mencapai panggul. 4A : menyebar k organ sekitarnya 12. 2A : parametrium masih bebas 6. radiasi dan kemoterapi. 4 : meluas keluar pelvis atau secara klinik sidj mngenai vsika urinaria dan rektum 11. Umumnya pada stadium awal tindakan operasi menjadi pilihan pertama. Kanker sudah mengenai vagina 1/3 bagian bawah. (BKKBN. 4b : telah terjadi penyebarab ke organ yang lebih jauh lokasinya PENGOBATAN untuk pengobatan kanker mulut rahim ditentukan oleh berat ringan penyakit atau stadium.Tali IUD akan menyebabkan trauma pada leher rahim. 2 : kanker meluas keluar serviks. . tetapi belum mencapai dinding panggul. Pada pemeriksaann reaktal tdk ada celah antara tumor dan dnding panggul. atau operasi. 1B : lesi dengan dimensi lebih besar dari stadium 1A 4. 3b : mencapai dinding vaginadengan tidak berfungsinya ginjal 10. operasi dan kemoterapi. 3A belum smpai dinding vagina 9. dikhawatirkan akan terjadinya proses metaplasia. Stadium 1 : kanker terbatas pada serviks uteri 2. 1A : kanker preklinik yang di diagnosa hanya secara mikroskopis 3.

vitamin C dan vitamin E. spatula). sehingga ada beberapa wanita berkembang menjadi kanker leher rahim meskipun secara teratur melakukan pemeriksaan test Pap. kemudian dioleskan pada slide. “Pemberian vaksin dilakukan sedini mungkin sebelum seseorang aktif melakukan hubungan seksual. cepat dan tidak atau relatif kurang rasa nyerinya. Mikroskop. Tindakan pap smear sangat mudah. faktor pada pria.PENCEGAHAN pencegahan kanker serviks merupakan langkah yang mesti dilakukan. Hal lain yang bisa dilakukan adalah memperbanyak mengkonsumsi sayuran berwarna hijau tua dan kuning yaitu yang banyak mengandung beta karoten. Serta vaksinasi terhadap virus papiloma yang bertujuan mencegah dan pengobatan terhadap infeksi virus.” ucap Bambang. Sel tersebut diperiksa dengan mikroskop untuk mencari lesi prakanker atau perubahan keganasan. (3) Deteksi Dini Kanker Leher Rahim 2. Pencegahan ini bertujuan menghilangkan resiko perilaku seksual yang meningkatkan paparan terhadap virus papiloma manusia. Pemeriksaan ini spesifitas dan sensitifitasnya tidak terlalu tinggi. . tehnisi sitologi / ahli patologi terlatih. dan kebiasaan merokok. Reagents.1.1 Tes PAP Pap smear (juga dikenal sebagai tes Pap) adalah suatu tindakan medis yang mana mengambil sampel sel dari serviks (leher rahim) seorang wanita (serviks merupakan bagian ujung dari uterus yang masuk ke dalam vagina). jumlah pasangan seks. Cara yang bisa dilakukan dalam rangka menurunkan faktor resiko seperti mencegah hubungan seksual pada usia dini. Pengiriman slide yang handal ke lokasi pengujian dan pembacaan slide. Tes ini memerlukan prasarana yang lengkap dan kompleks yaitu : Materi (slide.

Program skala kecil akan mengalami biaya yang lebih besar. seluruh program tidak berjalan. (FK. Oleh karena itu alat ini lebih sering digunakan dalam prosedur pemeriksaan lanjut dari hasil tes pap abnormal. Sensitivitas dan Spesifisitas Tes Pap bervariasi dari 50-98%. walaupun tentu ada kekurangan. Servikografi Pemeriksaan kelainan di porsio dengan membuat foto pembesaran porsio setelah dipulas dengan asam asetat 3-5% yang dapat dilakukan oleh bidan. ( Nuranna.UI. dipulas terlebih dahulu dengan asam asetat 3-5%. namun ketersediaan alat ini terbatas karena mahal.dll. Tes molekul DNAHPV. yaitu : Inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) dan Inspeksi visual dengan asam asetat dan pembesaran gineskopi (IVAB) Kolposkopi Pemeriksaan melihat porsio (juga vagina dan vulva) dengan pembesaran 10-15x.Jika salah satu komponen tidak ada. Servikologi. untuk menampilkan porsio. Pada porsio dengan kelainan (infeksi Human Papilloma Virus atau Neoplasia Intraepitel Serviks) terlebih bercak putih atau perubahan corakan pembuluh darah. Dan hingga metode skrining yang lebih sederhana. Kolposkopi dapat berperan sebagai alat skrining awal.. Pap Net (dengan komputerisasi). 200 Kajian Terhadap Berbagai Metode Pemeriksaan Alternatif Kanker Leher Rahim Beberapa metode pemeriksaan kanker leher rahim selain Tes Pap telah dikenal. antara lain: Kolposkopi. 2007) Telah diakui bahwa pemeriksaan tes Pap mampu menurunkan kematian akibat kanker serviks di beberapa negara.. Hasil foto serviks dikirim ke ahli genokologi (yang bersertifikat untuk menilai) .

( Azis. 2001 IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) Sebagai Metode Pemeriksaan Alternatif Yang Sesuai Untuk Indonesia . SCJ (squamocolumnar junction). Tes-negatif. Tes DNA-HPV Telah dibuktikan bahwa lebih 90% kondiloma serviks.Pap Net (dengan komputerisasi) Pada dasarnya pemeriksaan Pap Net berdasarkan pemeriksaan slide Tes Pap.5 x dapat digunakan untuk meningkatkan deteksi dini dengan sitologi.dll.. Slide hasil Tes Pap yang mengandung sel abnormal dievaluasi ulang oleh ahli patologi/sitologi. ( Nuranna. 18. (FK.. Biopsi atau pemeriksaan kolposkopi dapat segera disarankan bila tampak daerah berwarna putih dengan pulasan asam asetat. 31. 2001) Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) Pemeriksaan visual exocervix.UI. NIS (Neoplasia Intraepitel Serviks) dan kanker leher rahim mengandung DNA-HPV. ringan dengan pembesaran 2. dan 45 tergolong tipe risiko tinggi. dan kanal endocervix dengan mata telanjang (tanpa pembesaran) dengan asam asetat. Saat ini dijaringan Pap net yang ada di Indonesia slidenya dikirim ke Hongkong. Sementara itu tipe 16. Laporan hasil : Tes-positif. Hubungannya dinilai kuat dan tipe HPV mempunyai hubungan patologi yang berbeda Tipe 6 dan 11 termasuk tipe HPV resiko rendah jarang ditemukan pada karsinoma infasif kecuali karsinoma verukosa. Hanya digunakan sebagai tes penapisan. Bedanya untuk mengidentifikasi sel abnormal dilakukan secara komputerisasi. 2001) Inspeksi Visual dengan Asam Asetat dan pembesaran gineskopi (IVAB) Gineskopi menggunakan teleskop monokuler. Dicurigai kanker.

(FK. Sejumlah faktor resiko yang berhubungan dengan perkembangan kanker leher rahim. bahwa metode pemeriksaan iva itu .Dapat dilaksanakan oleh Tenaga Kesehatan bukan Dokter Ginekologi. 2007) Mengkaji masalah penanggulangan kanker leher rahim yang ada di Indonesia dan adanya pilihan metode yang mudah diujikan diberbagai negara .dll.. agaknya metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) layak dipilih sebagai metode pemeriksaan alternatif untuk kanker leher rahim.Pemikiran perlunya metode pemeriksaan alternatif dilandasi oleh fakta. . Manfaat dari IVA antara lain : memenuhi kriteria tes penapisan yang baik.. . bahwa temuan sensitifitas dan spesitifitas tes Pap bervariasi dari 50-98%. 11 Siapa Yang Harus Menjalani Tes IVA Menjalani tes kanker atau pra-kanker dianjurkan bagi semua wanita berusia 30 dan 45 tahun.UI. Kanker leher rahim menempati angka tertinggi diantara wanita berusia antara 40 dan 50 tahun.Mudah. . dapat dilakukan oleh bidan disetiap tempat pemeriksaan kesehatan ibu. diantaranya sebagai berikut: . biasanya 10 sampai 20 tahun lebih awal. sehingga tes harus dilakukan pada usia dimana lesi pra-kanker lebih mungkin terdeteksi. Pertimbangan tersebut didasarkan oleh pemikiran.Usia muda saat pertama kali melakukan hubungan seksual (usia<20) .Alat-alat yang dibutuhkan sangat sederhana. Selain itu juga kenyataannya skrining massal dengan tes Pap belum mampu dilaksanakanantara lain karena keterbatasan ahli patologi/sitologi dan teknisi sitologi. penilaian ganda untuk sensitivitas dan spesifitas menunjukkan bahwa tes ini sebanding dengan Pap smear dan HPV atau kolposkopi. .Metode skrining IVA sesuai untuk pelayanan sederhana. praktis dan sangat mampu dilaksanakan.

UI.Ibu atau saudara perempuan yang memiliki kanker leher rahim .Memiliki banyak pasangan seksual (wanita atau pasangannya) .dll. kunjungan ulang untuk tes IVA setiap 1 tahun secara berkala atau 3/5 tahun paling lama) atau isu-isu khusus yang harus dibahas seperti kapan dan dimana pengobatan dapat diberikan. (FK.Hasil Pap Smear sebelumnya yang tak normal . Pencegahan tingkat I ...Riwayat pernah mengalami IMS (Infeksi Menular Seksual). seperti Chlamydia atau gonorrhea. termasuk saat menstruasi. HIV/AIDS) atau mengunakan costicosteroid secara kronis (mis. 2007 Kapan Harus Menjalani Tes IVA Tes IVA dapat dilakukan kapan saja dalam siklus menstruasi. termasuk ketika konseling dibutuhkan.Merokok Selain itu. pada masa kehamilan dan saat asuhan nifas atau paska keguguran.. risiko potensial dan manfaat pengobatan. Bimbingan diberikan untuk tiap hasil tes. dan kapan perlu merujuk untuk tes tambahan atau pengobatan yang lebih lanjut. Tes tersebut dapat dilakukan pada wanita yang dicurigai atau diketahui memiliki IMS atau HIV/AIDS... Aspek promkes : Upaya pencegahan kanker meliputi : I. dan khususnya HIV/AIDS . ibu yang mengalami masalah penurunan kekebalan tubuh (mis.pengobatan asma atau lupus) berisiko lebih tinggi terjadinya kanker leher rahim jika mereka memiliki HPV.. Untuk masing-masing hasil akan diberikan beberapa instruksi baik yang sederhana untuk ibu tersebut (mis.

vitamin E dan selenium dikenal sebagai zat antioksidan yang dapat merangsang sistem imun tubuh untuk melawan radikal bebas yang membentuk karsinogen (substansi yang dapat menimbulkan kanker). b. bayam. Program pendidikan kesehatan masyarakat 3. Vitamin A (beta karoten) Vitamin ini dapat dijumpai dalam sayuran hijau. labu. a. Vitamin C (asam askorbat) . pepaya dan daun ubi jalar (12. Kampanye kesehatan masyarakat 2. misalnya daun singkong (ketela pohon) mengandung 3300 μgram/100 gram. dikenal sebagai betakaroten. hati. misalna : 1. misalnya : Intervensi sumber keterpaparan II. kuning telur. termasuk menghalangi rusaknya sel normal lainnya. Pencegahan tingkat II c) Diagnosa dini d) Pengobatan. kemoterapi 2. vitamin C. Bahan makanan yang mengandung vitamin A diantaranya ialah : Minyak hati ikan kod.a) Promosi kesehatan masyarakat. misalnya 1. brokoli. misalnya perawatan rumah ASPEK GIZI Betakaroten. kubis merah. Satu molekul beta karoten akan menjadi dua molekul vitamin A di dalam tubuh. wortel. Promosi kesehatan b) Pencegahan khusus. 13). bedah III Pencegahan tingkat III e) Rehabilitasi.

perut. tempe. kekurangan vitamin E berkaitan erat dengan tingginya resiko kanker paru. vitamin E dapat menghambat kondisi awal kanker payudara. Bahan makanan yang mengandung vitamin C diantaranya ialah: tomat. Vitamin E (dl-alpha tocopherol) Vitamin E meningkatkan kemampuan Selenium dalam menghambat kanker payudara pada hewan percobaan. kolon. Vitamin C. sel melanoma berat. yang tidak diberi vitamin E dan dipaparkan zat karsinogenik (zat penyebab kanker) dalam tubuhnya berkembang kanker. memperlihatkan bahwa kekurangan vitamin D dan kalsium berperan terhadap terjadinya kanker kolorektal.13).25-hidroksi) dapat menghambat penggandaan sel kanker. sel kanker payudara. menghambat pertumbuhan sel leukimia. Bahan makanan yang mengandung vitamin E diantaranya ialah : kacang-kacangan. Vitamin K (phyto menadione) Vitamin K mampu menghambat beragam tumor pada manusia secara in vitro (di dalam tabung percobaan). keju (12). jambu biji merah dan melon (12. sekarang ditambahkan pada beberapa makanan seperti pada produk olahan daging untuk mencegah pembentukan nitrosamine bahkan sebelum ia memasuki tubuh kita. Pada manusia. jeruk. e.Asam askorbat dapat mencegah berbagai substansi penyebab kanker. Pada hewan (hamster). kanker servik (mulut rahim). Bahan makanan yang mengandung vitamin D diantaranya ialah : susu. Vitamin B3 (niasin) . Vitamin D (cholecalciferol) Suplemen vitamin D dalam bentuk aktifnya (1. San Diego. g. Studi di University of California. terutama nitrosamine. selada dan brokoli (12). ginjal dan paru. Bentuk aktif vitamin dalam tabung percobaan mempunyai sifat antikanker. stroberi. Sebuah studi menandai bahwa suplementasi Vitamin B2 mengurangi jumlah sel-sel yang kemungkinan merupakan sel-sel prakanker di dalam esophagus (12). Jenis tumor meliputi payudara. bayam. kol. Seperti halnya pada beta karotin. kanker esofagus. Vitamin B2 (riboflavin) Kekurangan vitamin B2 dihubungkan dengan kanker esofagus di beberapa daerah di dunia. Bahan makanan yang mengandung vitamin K diantaranya ialah : daun katuk.13). Vitamin ini juga digunakan untuk meredam kejadian kanker lainnya seperti kanker darah (leukimia). d. sesungguhnya. di dalam tubuh. Vitamin E melindungi efek samping merugikan akibat terapi radiasi dan kurangi toksisitas akibat kemoterapi pada hewan percobaan. c. apel. dan lain-lain. berbeda dengan yang diberi vitamin E. sel limfoma. f. minyak hati ikan kod (12.

kelompok lainnya menerima plasebo. nutrisi enteral dan nutrisi parenteral (14): a. Kelompok yang menerima vitamin secara signifikan memiliki lebih sedikit sel-sel yang diklasifikasikan sebagai potensial pra-kanker (12). 1. j. h. perubahan abnormal sel-sel mulut rahim (cervical dysplasis). Vitamin ini biasanya diberikan pula pada penderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi. Penatalaksanaan Diet Penderita Kanker Serviks Terdapat 3 pilihan dalam pemberian nutrisi yaitu diet oral. wanita penderita kanker serviks (mulut rahim) kadar asam folat dalam darahnya rendah. .Niasin yang sengaja ditambahkan. ahli gizi. Mereka kemudian dibagi menjadi 2 kelompok. alkohol dan narkotika (12). Asam Folat (Folic Acid) Menurut beberapa penelitian. Tikus yang diberi vitamin B6 (dalam bentuk pyridoxal) dan kemudian diinjeksi dengan sel-sel melanoma memiliki lebih dari dua kali lipat pengurangan pertumbuhan tumor dibandingkan dengan tikus yang tidak mendapatkan vitamin ini (12). para peneliti mempelajari 73 pria yang merokok satu bungkus sehari selama paling sedikit 20 tahun. Dengan suplementasi asam folat. satu kelompok menerima 10 mg asam folat dan 500 µg vitamin B12 tiap hari. dilaporkan juga dapat mencegah kanker. efek dari kombinasi asam folat dan vitamin B12 mulai terlihat nyata. yang dapat menyebabkan kanker serviks dapat dicegah (12). untuk mengurangi efek toksis (peracunan) dari kemoterapi itu sendiri. Vitamin B6 (pyridoxine) Vitamin B6 telah ditemukan dapat menghambat pertumbuhan sejumlah sel-sel kanker dari jenis yang berbeda di laboratorium. Vitamin B12 (cyanocobalamin) Vitamin ini melindungi dari kanker. penderita dan keluarga. Semua memiliki perubahan pra-kanker yang potensial dalam jaringan bronchialnya. i. tapi tidak ada satupun yang sudah berkembang menjadi kanker. terutama kanker yang dipicu oleh merokok. Menguji hipotesa ini. Vitamin ini juga digunakan untuk mendetoksifikasi polutan. Hanya setelah 4 bulan. Diet oral diberikan kepada penderita yang masih bisa menelan cukup makanan dan keberhasilannya memerlukan kerjasama yang baik antara dokter.

Nutrisi enteral adalah cara pemberian makanan melalui selang/tube ke saluran pencernaan. hindari makanan cair). mencegah atrofi mukosa usus dan translokasi bakteri. Nutrisi parenteral total (TPN) diberikan pada penderita dengan gangguan proses menelan. Bila pemberian nutrisi diperlukan untuk jangka lama atau ada kesulitan pemasangan selang dapat dilakukan secara bedah atau endoskopi yaitu esofagostomi. Selama sistem pencernaan masih berfungsi atau berfungsi sebagian dan tidak ada kontraindikasi maka diet enteral (EN) harus dipertimbangkan. Gastrin mempunyai efek tropik pada lambung. malabsorbsi. Daftar makanan yang sering diberikan pada penderita kanker sesuai jenis gangguan sistem pencernaan: penderita dengan ulserasi pada mukosa mulut (makanan yang lembut atau lunak atau mengandung cairan. duodenum dan colon sehingga dapat mempertahankan integritas usus. makanan dingin lebih baik daripada panas. radiation induced enteritis 100 cc/jam. neurotensin. gunakan anaesthetic mouthwash sebelum makan.b. gastrostomi atau jejonostomi (14). penderita short bowel. sedangkan fungsi pencernaan dan absorbsi usus masih cukup baik. enteroglucagon. memelihara gut-associated lymphoid tissue (GALT) yang berperan dalam imunitas mukosa usus. Pemasangan selang yang umum adalah melalui hidung sampai ke lambung (Nasogastric tube). food lubrixant seperti butter. pasca laringektomi supraglotik (makanan padat dan lembut. Nutrisi enteral bila penderita tidak bisa menelan dalam jumlah cukup. bombesin. mempertahankan aktivitas metabolik serta keseimbangan hormonal dan enzimatik antara traktus gastrointestinal dan liver. Bahan makanan untuk nutrisi enteral dapat disediakan dengan melalui konsultasi gizi. Penderita dengan kanker kepala leher di mana saluran cerna masih baik dapat diberikan bolus 300 – 500 cc beberapa kali perhari. Terdapat juga sediaan tinggi protein atau mengandung zat yang dibutuhkan untuk meningkakan status imunologis penderita (14). penderita pasca gastrektomi memerlukan pemberian secara pelan-pelan 200 cc/jam. Kecepatan pemberian nutrisi enteral tergantung pada kondisi penderita. usahakan dalam bentuk cair atau hyghly . menelan dan ekshalasi). untuk mengatasi kesulitan menelan penderita melakukan proses inhalasi. dapat juga menggunakan formula nutrisi enteral yang beredar dipasaran yang secara umum terdapat 2 kategori berdasarkan kandungan karbohidrat lemak dan protein yaitu full digestion formula dan partial digestion formula. karena diet enteral lebih fisiologis karena meningkatkan aliran darah mukosa intestinal. gangguan pencernaan dan absorbsi. c. striktura esofagus (makanan lemak. Diet enteral mempunyai efek enterotropik indirek dengan menstimulasi hormon usus seperti gastrin. margarine dan milk untuk xerostomia.

energi. berikan tambahan zat besi dan vitamin B12 parenteral) insufisiensi pankreas (batasi lemak. Zat-zat gizi termaksud adalah lemak. Menentukan pedoman diet dalam kaitannya dengan kanker. batasi lemak. magnesium. harus dipertimbangkan kemungkinan adanya hubungan antar zat gizi terhadap risiko kanker. Konsumsi lemak sedang (kurang dari 30% total energi) Perbanyak konsumsi berbagai jenis sayuran hijau dan buah-buahan Masukan energi cukup sehingga mencapai berat badan normal Batasi alkohol Kurangi makanan olahan yang menggunakan garam (diasin). makanan olahan (penggaraman dan pengasinan). tambahkan kalsium. serta alkohol. chronic radiation enteritis (batasi lemak. Peranan vitamin C. reseksi usus = short bowel (makanan porsi kecil dan sering. serat. serat dan laktose). Secara singkat pedoman diet dapat dirumuskan sebagai berikut (14): a. dan cuka . suplemen enzim pankreas). pengasapan perlu diperhatikan (14). zink dan vitamin B12 secara parenteral. monokarbohidrat dan laktosa. c.caloric nutritional supplements). medium chain triglyceride. e. batasi monosakarida dan laktosa. untuk pederita paska reseksi ileum terminale. diasap. vitamin A dan karoten. d. vitamin E. reseksi lambung (5 atau 6 kali makanan kecil perhari. serat makanan. b.

4 januari 2012. http://afghanaus. http://kankerserviks. Melva. SpOG. Adam Malik Medan Tahun 2008. Universitas Indonesia. Website Informasi Kesehatan Reproduksi Indonesia.1. an Nur Fatimah FKM UI. hilman hilmansyah.com/gejala-kanker-serviks/. Freddy Dinata. 2009 6. Faktor2 yg mmpengaruhi kejadian kanker leher rahim pada penderita yang datang berobat di RSUP H. Bahaya kanker serviks bagi wanita 4.html 2. Dr.org/info/penyebab-kanker-serviks. Gejala Kanker Serviks 5. USU . Bahaya kanker serviks bagi perempuan 3.