FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN SOSIAL BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Pada dasarnya setiap masyarakat yang

ada di muka bumi ini dalam hidupnya dapat d ipastikan akan mengalami apa yag dinamakan dengan perubahan-perubahan. Adanya pe rubahan-perubahan tersebut akan dapat diketahui bila kita melakukan sutu perband ingan dengan menelaah suatu masyarakat pada masa tertentu yang kemudian dibandin gkan dengan keadaan masyarakat pada masa lampau. Perubahan-perubahan yang terjad i dalam masyarakat, pada intinya merupakan suatu proses yang terjadi terus mener us, ini arinya bahwa masyarakat pada kenyataannya akan mengalami perubahan-perub ahan. Tetapi perubahan yang terjadi pada suatu masyarakat dengan masyarakat yang lain tidaklah sama. Perubahan sosial adalah segala perubahan yang terjadi dalam lembaga kemasyarakat an dalam suatu masyarakat, yang memengaruhi€ sistem sosialnya. Tekanan pada defini si tersebut adalah pada lembaga masyarakat sebagai himpunan kelompok manusia dim ana perubahan memengaruhi struktur masyarakat lainnya. Perubahan sosial terjadi karena adanya perubahan dalam unsur-unsur yang mempertahankan keseimbangan masya rakat seperti misalnya perubahan dalam unsur geografis, biologis, ekonomis, dan kebudayaan. Perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan budaya. Perubahan dalam kebuday aan mencakup semua bagian, yaitu meliputi kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, filsafat, dan lainnya. Akan tetapi, perubahan tersebut tidak memengaruhi organi sasi sosial masyarakatnya. Ruang lingkup perubahan kebudayaan lebih luas dibandi ngkan perubahan sosial. Namun demikian, dalam prakteknya di lapangan kedua jenis perubahan tersebut sangat sulit untuk dipisahkan. Dalam setiap prakteknya di lapangan, perubahan sosial dapat terjadi sangat lamba t maupun sangat cepat. Hal ini tergantung pada faktor-faktor yang menunjang peru bahan sosial dalam masyarakat tersebut. Pada konsep-konsep yang ada, faktor-fakt or ini dibagi menjadi 2, yakni faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor-fa ktor ini lah yang menentukan bagaimana laju perubahan sosial dalam masyarakat. U ntuk pembahasan lebih lanjut, kedua faktor ini akan penulis jelaskan pada bab Ti njauan Pustaka. Perumusan Masalah Beberapa rumusan masalah yang dapat dikaji dari uraian-uraian di atas, antara la in: Perubahan sosial pada masyarakat dipengaruhi oleh pelbagai faktor berdasarkan ar ah timbulnya pengaruh, sebutkan dan jelaskan? Sebutkan pengertian faktor pendukung dan penghambat dalam perubahan sosial/masya rakat? Sebutkan hal-hal apa sajakah yang termasuk dalam faktor pendukung dan penghambat ? Tujuan Makalah ini bertujuan untuk: Untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang menimbulkan terjadinya perubahan so sial berdasarkan arah timbulnya pengaruh. Untuk mengetahui pengertian faktor pendukung dan penghambat dalam perubahan sosi al masyarakat. Untuk memaparkan faktor-faktor apa saja yang termasuk dalam faktor pendukung dan penghambat. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Perubahan Sosial Perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat yang me ncakup perubahan dalam aspek-aspek struktur dari suatu masyarakat, atau karena t erjadinya perubahan dari faktor lingkungan, dikarenakan berubahnya sistem kompos isi penduduk, keadaan geografis, serta berubahnya sistem hubungan sosial, maupun perubahan pada lembaga kemasyarakatannya. Perubahan ini menyangkut pada seluruh segmen yang terjadi di masyarakat pada waktu tertentu. Perubahan sosial dalam m

jalannya unsur kebudayaanbaru yang ter sebar ke lain-lain bagian masyarakat. Berikut adalah penjelasan faktorfaktor perubahan sosial berdasarkan arah timbulnya pengaruh. dipelajari dan akhirnya dipakai dalam masyarakat yang bersangkutan. Setiap segmen masyarakat hendaknya fleksibel terhadap perubahan yang a kan terjadi baik cepat maupun lambat. M misalnya saja pertentangan antara generasi muda dengan generasi tua. 2)€€€€€€€€€€€€ Adanya penemuan-penemuan baru yang berkembang di masyarakat. Hal ini dikarenakan tidak akan menyebabkan terjadinya perubahan pa da lembaga-lembaga kemasyarakatan. Keadaan seperti ini pasti akan me ngakibatkan perubahan dalam masyarakat. Internal Factor Internal factor (faktor dalam) adalah faktor-faktor yang berasal dari dalam masy arakat itu yang menyebabkan timbulnya perubahan pada masyarakat itu sendiri baik secara individu. Misalnya. yakni hubungan kerja. terjadinya proses industriali sasi pada masyarakat yang masih agraris. dan yang lainnya. maupun stratifi kasi social. Perubahan sosial yang besar pada umumnya adalah perubahan yang akan memb awa pengaruh yang besar pada masyarakat. hal tersebut akan mempengaruhi lembaga-lembaga kemasyarakatan yang ada. menerima serta menerapkan penemuan baru tersebut. dan sebalikn ya generasi tua tidak menyenangi hal tersebut. 1)€€€€€€€€€€€€ Dinamika penduduk. Konsep dinamika kelompok menjadi sebuah bahasan yang menarik untuk memahami perubahan sosial. klasifik asi masyarakat. Discovery sendiri akan beru bah menjadi invention. Suatu proses social dan kebudayaan yang besar. 3)€€€€€€€€€€€€ Munculnya berbagai bentuk pertentangan (conflict) dalam masyarakat. yaitu pertambahan dan penurunan jumlah penduduk. dan cara-cara unsure kebudayaan baru tadi diterima. mengenal system bagi hasil. Discovery adalah penemuan unsur kebudayaan y ang baru.asyarakat bukan merupakan sebuah hasil atau produk tetapi merupakan sebuah prose s. Arah Timbulnya Faktor Perubahan Sosial Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. yakni perubahan sosial yang besar dan perubahan sosial yang kecil. baik penemuan yan baru (discovery) ataupun penemuan baru yang bersifat menyempurnakan dari bentuk penemuan lama (invention). pasti akan terjadi. Misalnya. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum ya ng terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan sosial merupakan sebuah keputusan bersama yang diambil oleh anggota masyarakat. baik berupa alat ataupun yang berupa gagasan yang diciptakan oleh seor ang individu atau serangkaian ciptaan para individu. khusus nya dalam lembaga kemasyarakatannya. a. dimana sebelumnya tidak pernah mengenal. Generasi mu da pada umumnya lebih senang menerima unsur-unsur kebudayaan asing. masyarakat akan mengurangi tingkat pengaruh negatif dari perubahan ini. Sedangkan perubahan sosial yang kecil adalah peruba han-perubahan yang terjadi pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa a kibat yang langsung pada masyarakat. Pertentang terjadi antara individu dengan kelompok atau antara kelompok dengan kelompok. Sedangkan berkurangnya jumlah penduduk akan berakibat terjadinya kekosongan baik dalam pembagian kerja. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Di sini lembaga-lembaga kemasyarakatan akan terkena pengaruhnya. perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat. sistem pemilikan tanah. kelompok ataupun organisasi. jika masyarakat sudah mengakui. 4)€€€€€€€€€€€€ Terjadinya pemberontakan atau revolusi sehingga mampu menyulut terjadinya peru . Dengan keunggulan seperti itu. Pros es tersebut meliputi suatu penemuan baru. dan lainnya. Dalam kehidupan nyata. perubahan sosi al dibagi menjadi 2. tidak akan membawa pengaruh yang langsung pada masyarakat secara keseluruhan. Salah satu contohnya disini adalah orang ak an mengenal hak milik atas tanah. tetapi terjadi dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama disebut dengan inovasi. Berdasarkan besar kecilnya pengaruh yang terjadi pada masyarakat. Pe nemuan baru sebagai akibat terjadinya perubahan-perubahan dapat dibedakan dalam pengertian discovery dan invention. perubahan bentuk potongan rambut pada seseorang. Berikut ini sebab-sebab perubahan sosial yang bersumber dari dalam masyarakat (sebab intern). Arah timbulnya peng aruh pun dapat berasal dari dalam maupun luar. Pertambaha yang sangat cepat akan mengakibatkan perubahan dalam struktur masyarakat.

Misalnya. maka mereka harus menyesuaikan diri dengan keadaan al am dan lingkungan yang baru tersebut. untuk me mberikan wawasan serta menerima hal-hal baru. b. maka akan muncul proses imitasi yang lamb at laun unsur-unsur kebudayaan asli dapat bergeser atau diganti oleh unsur-unsur kebudayaan baru tersebut. yang lama dengan yang baru. Kondisi ini terkadang memaksa masyarakat suatu d mengungsi meninggalkan tanah kelahirannya. baik perang saudara maupun perang antarnegara dapat menyeba han. maka disebut cultural animosity. pada suku atau negara yang k alah. karena pihak yang menang biasanya akan dapat memaksakan ideologi dan kebuda yaannya kepada pihak yang kalah. 2)€€€€€€€€€€€€ Adanya peperangan.ahan besar. Bertemunya dua kebudayaan yang ber enghasilkan perubahan. Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan untuk maju Bila sikap itu telah dikenal secara luas oleh masyarakat. B iasanya hal ini diakibatkan karena adanya kebijaksanaan atau ide-ide yang berbed a. juga memberikan bagaimana caranya dapat berfikir secara ilmiah. Faktor pendorong terse but menurut Soerjono Soekanto antara lain: Kontak dengan kebudayaan lain Salah satu proses yang menyangkut hal ini adalah diffusion (difusi). Revolusi yang terjadi pada suatu masyarakat akanm membawa akibat ber ubahnya segala tata cara yang berflaku pada lembaga-lembaga kemasyarakatannya. Pengaruh-pengaruh itu dapat timbul melalui proses per dagangan dan penyebaran agama. Jika pengaruh suatu kebudayaan dapat diterima tanpa paksa an. 3)€€€€€€€€€€€€ Adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Revolusi tersebut menyebabkan perubahan yang mendasar. Contohnya. karena difusi memper kaya dan menambah unsur-unsur kebudayaan yang seringkali memerlukan perubahan-pe rubahan dalam lembaga-lembaga kemasyarakatan. menjadi pendorong untuk melahirkan karya-karya yang belum pernah dibuat. . maka masyarakat akan d apat menjadi pendorong bagi terjadinya penemuan-penemuan baru. External f actor atau faktor luar adalah faktor-faktor yang berasal dari luar masyarakat ya ng menyebabkan timbulnya perubahan pada masyarakat. Revolusi Rusia (Oktober 1917) yang mampu menggulingkan pemerintahan kekaisaran dan mengubahnya menjadi sistem diktator proletariat yang dilandaskan pada doktrin Marxis. Proses difusi dapat menyebabkan lancarnya proses perubahan. Hal seperti ini akan dapat membantu setiap manus ia untuk menilai apakah kebudayaan masyarakatnya akan dapat memenuh kebutuhan za man atau tidak. pada masyarakat juga dikenal external factor. terjadinya perang antarsuku ataupun n egara akan berakibat munculnya perubahan-perubahan. Pada umunya mereka yang menang akan memaksakan kebiasaan-kebiasaan yang bi asa dilakukan oleh masyarakatnya. Pendidikan juga mengajarkan kepada individu untuk dapat berfikir secara obyektif. maka disebut demonstration effect. Jika suatu kebudayaan mempunyai taraf y ang lebih tinggi dari kebudayaan lain. Dengan proses tersebut manusia mampu untuk menghimpun penemuan-penemuan baru yan g telah dihasilkan. masyarakatnya mengalami perubahan-perubahan yang sangat berarti. bai k dari tatanan negara hingga tatanan dalam keluarga. atau kebudayaan yang dimilikinya kepada suku a tau negara yang mengalami kekalahan. Difusi adal ah proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari individu kepada individu lain. Adanya proses penerimaan pengaruh kebuday aan asing ini disebut dengan akulturasi. sehingga menyebabkan timbulnya perubahan. suatu penemuan baru yang telah dit erima oleh masyarakat dapat diteruskan dan disebar luaskan kepada semua masyarak at. hingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Hal ini kemungkinan besar juga dapat memen garuhi perubahan pada struktur dan pola kelembagaannya. diakibatkan adanya faktor yan g mendorongnya. External Factor Selain internal factor. Jika pengaruh suatu kebudayaan saling men olak. Apabila masyarakat tersebut mendiami tempat tinggal yang baru. Sistem pendidikan formal yang maju Pada dasarnya pendidikan memberikan nilai-nilai tertentu bagi individu. Dengan terjadinya difusi. Berikut ini sebab-sebab peru bahan sosial yang bersumber dari luar masyarakat (sebab ekstern). Contohnya hadiah nobel. jepang yang kalah perang dalam P erang Dunia II. 1)€€€€€€€€€€€€ Adanya pengaruh bencana alam. Faktor Pendukung dan Penghalang Proses Perubahan Faktor Pendukung Proses Perubahan Terjadinya suatu proses perubahan pada masyarakat. Misalnya.

Contoh. Karena selalu m engidentifikasi diri dengan usaha-usaha dan jasa-jasanya. Hal ini biasanya terjadi dalam suatu masyarakat yang kehidupannya terasing. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain. Karena adan ya anggapan bahwa perubahan yang akan terjadi belum tentu lebih baik dari yang s udah ada. Faktor pe nghalang tersebut antara lain: Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat Terlambatnya ilmu pengetahuan dapat diakibatkan karena suatu masyarakat tersebut hidup dalam keterasingan dan dapat pula karena ditindas oleh masyarakat lain. Sikap masyarakat yang tradisional Adanya suatu sikap yang membanggakan dan memperthankan tradisi-tradisi lama dari suatu masyarakat akan berpengaruh pada terjadinya proses perubahan. Identifikasi adalah suatu tingkah laku dari seseorang. Adanya penduduk yang heterogen Terdapatnya penduduk yang memiliki latar belakang kelompok-kelompok social yang berbeda-beda. juga akan mengakibatkan revolusi dalam kehidupan masyarakat. misalnya ideology. Karena adanya kekhawatiran kalau hal yang baru tersebut diikuti dapat m enimbulkan kepahitan atau penderitaan lagi. Adanya hambatan yang bersifat ideologis. t etapi juga ada faktor penghambat terjadinya proses perubahan tersebut.Toleransi terhadap perbuatan-perbuatan yang menyimpang (deviation) Adanya toleransi tersebut berakibat perbuatan-perbuatan yang menyimpang itu akan melembaga. maka masyarakat ituakan memiliki prasangka buruk terhadap hal yang baru t ersebut. Adanya orientasi ke masa depan Terdapatnya pemikiran-pemikiran yang mengutamakan masa yang akan datang. Adanya kepentingan yang telah tertanam dengan kuatnya. Jadi bila hal-hal yang baru dan beras al dari masyarakat-masyarakat yang pernah membuat suatu masyarakat tersebut mend erita. Sistem terbuka pada lapisan masyarakat Adanya system yang terbuka di dalam lapisan masyarakat akan dapat menimbulkan te rdapatnya gerak social vertical yang luas atau berarti member kesempatan kepada para individu untuk maju atas dasar kemampuan sendiri. dan berlangsung dalam waktu yang panj ang. Pada masyarakat yang mengalami transisi. Kare na apa yang dilakukan harus diorientasikan pada perubahan di masa yang akan data ng. Hal ini dilakukannya agar ia dapat diperla kukan sama dengan orang yang dianggapnya memiliki status yang tinggi tersebut. tentunya ada golongan-golongan dalam masyarakat yang dianggap sebagai pelopor proses transisi. Hambatan ini biasanya terjadi pada adanya usaha-usaha untuk merubah unsur-unsur . Adanya prasangka buruk terhadap hal-hal baru. ras yang berbeda akan mudah menyulut terjadinya konflik. Jadi masyarakat tersebut tid ak mendapatkan bahan perbandingan yang lebih baik untuk dapat dibandingkan denga n pola-pola yang telah ada pada masyarakat tersebut. Terjdinya konflik ini akan dapat menjadi pendorong perubahan-perubahan sosial di dalam masyarakat. dalam masyarakat feodal dan juga pada masyarakat yang sedang mengalami t ransisi. Di dalam proses perubhan tidak selamanya hanya terdapat faktor pendorong saja. Organisasi sosial yang telah mengenal system lapisan dapat dipastikan aka nada s ekelompok individu yang memanfaatkan kedudukan dalam proses perubahan tersebut. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu Terjadinya ketidakpuasan dalam masyarakat. sulit bagi mereka untu k melepaskan kedudukannya di dalam suatu proses perubahan. Anggapan seperti inibiasanya terjadi pada masyarakat yang pernah mengalami hal y ang pahit dari suatu masyarakat yang lain. dan akhirnya dapat menjadi kebiasaan yang terus menerus dilakukan ol eh masyarakat. Hal seperti ini akan bera kibat seseorang mengadakan identifikasi dengan orang-orang yang memiliki status yang lebih tinggi. dapat b erakibat mulai terjadinya perubahan-perubahan dalam system social yang ada. hingga€ orang tersebut merasa memiliki kedudukan yang sama dengan orang yang dianggapnya memiliki golongan yang lebih tinggi. yang membawa akibat suatu masyarakat tidak akan mengetahui terjadinya perkenmbanganperkembangan yang ada pada masyarakat yang lainnya.

Faktor-faktor tersebut dapat berasal dari dalam masyarakat itu sen diri (internal factor) serta juga dapat berasal dari luar lingkupan masyarakat ( External factor). Hal ini dapat dihindari dengan jalan menggunakan pihak ketiga sebagai p enyampai gagasan tersebut kepada masyarakat. Mereka tidak yakin€ bahwa perubahan akan membawa perubahan untuk hari esok. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perubahan masyarakat ber dasarkan arah antara lain. misalnya ada golongan yang menentang pel aksanaan keluarga berencanasaja. kontak dengan kebudayaan lain. keluarga berencana. juga terdapat kekuatan pen gganggu. Internal Factor yang didalamnya terdapat pelbagai fak tor.€ Kekuatan pengganggu ini bersumber dari: Kekuatan-kekuatan di dalam masyarakat yang bersaing untuk memperoleh dukungan se luruh masyarakat dalam proses pembangunan. PENUTUP KESIMPULAN Suatu perubahan social dalam kehidupan masyarakat dipengaruhi oleh beberapa fakt or yang bertindak sebagai pendukung dan penghambat jalannya proses perubahan soc ial tersebut. Sedangkan faktor yang kedua adalah External Factor. Dinamika Penduduk. yang dianggapnya telah membawa sesuatu yang baik bagi pendahulu-pendahulunya. sikap menghargai hasil karya seseorang dan kei nginan untuk maju. secara umum memang akan merugikan masyarakat itu sendiri. Hambatan tersebut selain dari kekuatan yang bertahan. si stem pendidikan formal yang maju. karena masyarakat tersebut akan mempertahankan alat. Kesulitan atau kekomplekkan perubahan yang berakibat lambatnya penerimaan masyar akat terhadap perubahan yang akan dilakukan. Kekurangan sumber daya yang diperlukan dalam bentuk kekurangan pengetahuan. Karena setiap anggota dari suatu masyarakat umumnya memiliki keinginan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih darip ada yang sudah didapatnya. Karena akan diartikan sebagai usaha yang bertentangan denga n ideologi masyarakat yang telah menjadi dasar yang kokoh bagi masyarakat terseb ut. Faktor penghambat perubahan social antara lain. yang dapat mengganggu pelaksanaan pembangunan. Kekurangan atau tidak tersedianya sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan perubahan diinginkan. Faktor-faktor yang menghalangi terjadinya proses perubahan tersebut. konservasi hutan dan lain-lain. perkembangan ilmu pengetahuan ya . Perang dan Kebudayaan masyarakat lain. terdir i dari Bencana Alam. karena mereka memerlukan kepastian untu k hari esok. Perbaikan gizi. Faktor pendukung perubahan social antara lain. Munculnya pertentangan. Dan apabila pola perilaku yang sudah menja di adat tersebut sudah tidak dapat lagi digunakan. Menentang tipe perubahan tertentu saja. akan tetapi tidak menentang pembangunan-pembang unan lainnya. dan Terj adinya Pemberontakan. pengertian. Biasanya golongan yang paling rendah da lam masyarakat selalu menolak perubahan. Beranggapan bahwa sumber perubahan tersebut tidak tepat. Adat atau kebiasaan Biasanya pola perilaku yang sudah menjadi adat bagi suatu masyarakat akan selalu dipatuhi dan dijalankan dengan baik. Faktor penghambat dari proses perubahan social ini dikatakan sebagai kekuatan pe ngganggu atau kekuatan bertahan yang ada di dalam masyarakat. keterampilan. k etidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu dan adanya ori entasi ke masa depan. Penemuan-penemuan baru. kekuatan bertahan adalah kekuatan yang bersumber dari bagian-bagian masyarakat yang: Menentang segala macam bentuk perubahan.kebudayaan rohaniah. tena ga ahli. adanya penduduk yang heterogen. Hal tersebut tidak akan diperolehnya jika masyarakat tersebut tidak mendapatkan adanya perubahan-perubahan dan hal-hal yang baru. maka akan sulit untuk merubah nya. sistem terbuka pada lapisan masyarakat. Golongan ini pada dasar nya tidak menentang perubahan itu sendiri. Hal ini dapat menimbulkan perpecahan. toleransi terhadap perbuatan-perbuatan yang menyimpang (devia tion). Sudah puas dengan keadaan yang ada. biaya dan sarana serta yang lainnya. akan tetapi tidak menerima perubahan tersebut oleh karena orang yang menimbulkan gagasan perubahan tidak dapat mereka terima. adalah beberapa contoh dari bagian itu.

Perubahan social dalam masyarakat._Faktor-Fakto r_Eksternal_9.ac.org/mw/FaktorFaktor_Penghambat_Perubahan_Sosial_Budaya_9. DAFTAR PUSTAKA Anonim. http://www.1 [29 September 2009] ——-.id/docmodul/pengan tar_sosiologi_dan_ilmu_sosial_dasar/bab7_perubahan_sosial. 2009.gunadarma. Perubahan Sosial.org /mw/BAB_5.crayonpedia. Faktor Internal dan Faktor Eksternal. http://www.1 [29 September 2009] . 2009. 2009. 2009.crayonpedia._PERUBAHAN_SOSIAL_DALAM_MASYARAKAT [29 September 2009] ——-. adanya kepentingan yang telah tert anam dengan kuatnya. http://www. http://www.pdf [29 September 2009 ] Crayonpedia._Faktor%E2%80%93Faktor_Internal.org/mw/Contoh_Perilaku_Masyarakat_Sebagai_Akibat_Adanya_ Perubahan_Sosial_Budaya_9.1 [29 September 2009] ——-.1 [29 September 2009] ——-. Contoh Perilaku Masyarakat Sebagai Akibat Adanya Perubahan Sosial Budaya.ng lambat. adanya hambatan yang bersifat ideologis dan adat a tau kebiasaan.crayonpedia.crayonpedia. http://elearning. kurangnya hubungan dengan masyarakat lain.org/mw/Faktor-F aktor_Pendorong_Perubahan_Sosial_Masyarakat_9. Faktor Penghambat Perubahan Sosial.org/mw/Fakto r-Faktor_Penyebab_Perubahan_Sosial. 2009.crayonpedia. sikap masyarakat yang tradisional. Faktor Pendorong Perubahan Sosial. 2009. adanya prasangka buruk terhadap hal-hal baru. http://www.