P. 1
Artikel Global Warming

Artikel Global Warming

|Views: 26|Likes:
Published by ANnisa Luphh Tthata

More info:

Published by: ANnisa Luphh Tthata on Aug 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/12/2012

pdf

text

original

Artikel Global Warming

Blog ini adalah kumpulan artikel-artikel tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan global warming, perubahan iklim, nature dll.

Jumat, 09 Januari 2009
Pangeran Albert Kampanye Global Warming

PUNTA ARENAS, SENIN — Pangeran Albert II meninggalkan Monaco, Senin (5/1), memulai ekspedisi ke Antartika di Kutub Selatan untuk menggugah kepedulian publik terhadap pemanasan global (global warming). Perjalanan tersebut akan melengkapi pengalamannya yang lebih dulu mengunjungi Kutub Utara pada 2006. Ia akan menghabiskan waktu hingga 22 Januari dan berkunjung ke 26 base camp internasional yang ada di benua beku tersebut. Tempat kunjungan pertama yang dituju adalah King George Island yang merupakan stasiun penelitian bersama sejumlah negara. Dari sana, kapal akan singgah di Patriot Hill yang menjadi base camp peneliti AS dan Amundsmen-Scott yang merupakan pusat penelitian Perancis dan Italia. Selanjutnya, misi dilanjutkan ke Stasiun Vostok dan Novolazarevskaya yang menjadi pusat perhatian Russia. Dari sana, lanjut ke Stasiun Davis Australia, Stasiun Princess Elisabeth yang menjadi basis peneliti Belgia serta stasiun para peneliti Norwegia. "Ini merupakan salah satu kawasan paling sensitif di dunia. Segala sesuatu yang terjadi di Kutub Selatan seperti di Kutub Utara berpenagruh terhadap semua daearah di planet ini," ujarnya. Menurutnya, misi ekspedisi tersebut sekaligus menegaskan dukungan Monaco terhadap Traktat Antaryiksa yang bertujuan mencegah eksploitasi komersial maupun militer untuk kepentingan sempit masing-masing negara. Pangeran Albert II yang merupakan anak laki-laki Puteri Rainier selama ini dikenal sebagai tokoh yang peduli lingkungan. Suami artis cantik Hollywood Grace kelly itu telah alma aktif dalam kegiatan lingkungan bahkan mendirikan yayasan lingkungan pada tahun 2006.

Salah satunya menjadi salah satu penawar tertinggi untuk menamai spesies baru ikan-ikan yang ditemukan di Raja Ampat, Papua Barat melalui Blue Ocean Auction dua tahun lalu. Dana yang diberikan digunakan untuk mendanai konservasi lingkungan di daratan dan perairan dekat kawasan Kepala Burung Papua itu. Diposkan oleh AGW di 07:55 4 komentar Label: global warming, Monaco, Prince Albert II

Rabu, 07 Januari 2009
Ponsel dari botol bekas

Jangan buang bekas botol air mineral yang Anda minum karena barangkali kelak itu akan menjadi handphone yang Anda pakai. Motorola Inc, perusahaan teknologi informasi dari Amerika Serikat kemarin mengumumkan bahwa mereka telah membuat telepon seluler dengan bahan dasar botolbotol bekas. Motorola mengklaim ponsel yang dilepas dengan kode seri W233 Renew ini adalah perangkat komunikasi pertama di dunia yang bebas unsur karbon. Casing telepon terbuat dari plastik daur ulang, ada pun pengolahan plastik dilakukan dengan meminimalisasi pembakaran karbon saat peleburannya. Tidak hanya itu, seluruh proses pembuatan dan distribusi juga dilakukan dengan menekan penggunaan energi sampai 20 persen dari proses biasa. Dari sudut teknologi, ponsel ini sebetulnya tidak terlalu istimewa. Perlengkapan yang disediakan seperti laiknya ponsel yang sudah banyak beredar. Ada koneksi Wi-Fi, touchscreen, kemampuan video conferencing, dan jaringan GSM yang disempurnakan. Namun bagi mereka yang benarbenar prihatin pada lingkungan global, ponsel ini memberi alternatif baru. Harganya? Belum diumumkan, karena produk ini baru akan dipasarkan bulan depan. Saat ini, W233 masih dipamerkan di Consumer Electronic Shows yang akan dibuka pekan depan di Las Vegas.

negotiators have a December 2009 deadline to complete the next global warming treaty. biofuels and cleaner coal-fired plants. you can be sure that the United States will once again engage vigorously in these negotiations and help lead the world toward a new era of global cooperation on climate change. ponsel. invests in technologies to promote solar and wind power. wants to show that governments can balance environmental protection and economic growth." Obama said. "I promise you this: When I am president. Arnold Schwarzenegger opened his international climate change summit on Tuesday by upstaging himself with an even bigger political star — Presidentelect Barack Obama. Bush.S. Schwarzenegger. Obama said his administration is committed to a cause that has all but languished at the federal level during the term of President George W. or China — the world's largest emitters. In his roughly four-minute address to Schwarzenegger's conference. He said tackling climate change can create millions of new jobs as the U. Obama said the U." Obama told the participants. an approach also favored by Schwarzenegger. which would succeed the 1997 Kyoto Protocol. a Republican whose efforts to combat global warming in California have generated worldwide acclaim. Obama said he would establish annual targets to reduce emissions to their 1990 levels by 2020 and reduce them another 80 percent by 2050. And any nation that's willing to join the .S. does not include the U. gathering in Poland next month. "Once I take office. Calif.N. Negotiators want to cut in half the amount of carbon dioxide discharged into the atmosphere from transportation.Global Climate Summit BEVERLY HILLS. Obama also promoted anew his proposal to invest $15 billion each year to support private-sector efforts toward clean energy.N. which expires in 2012.source Diposkan oleh AGW di 11:29 1 komentar Label: global warming. industry and power generation by mid-century. (AP) — Gov. any governor who's willing to promote clean energy will have a partner in the White House. ramah lingkungan Arnold Schwarzenegger .S. He hopes his summit will influence negotiations over a new climate treaty during a U. economy would continue to weaken if climate change and dependence on foreign oil are not addressed. "Any company that's willing to invest in clean energy will have an ally in Washington. He reiterated his support for cutting greenhouse gas emissions using a cap-and-trade system. In a taped message to attendees. U. That treaty.

and other countries share technology and invest in his country. and foreign businesses.'s Intergovernmental Panel on Climate Change has said temperatures worldwide could increase between 4 degrees and 11 degrees Fahrenheit by 2100 unless nations reduce their emissions. "But of course. havequestioned whether cutting emissions will be too costly. Schwarzenegger addressed attendees from 19 other countries and 17 states." Schwarzenegger has signed partnerships with governors of seven Western states and four Canadian provinces to develop regional cap-and-trade systems. Just how countries will cut emissions remains a topic of intense debate. The U. He also has an agreement with the state of New York to explore linking California's future carbon market with a trading system in the Northeast.U.N. And Schwarzenegger along with governors from Illinois and Wisconsin signed agreements Tuesday night with government representatives from Brazil and Indonesia to combat tropical deforestation. China has argued that the U. "I still have friends in the business world that come to me and say that this is going to hurt the economy. Schwarzenegger said states. The nation's top climate bureaucrat reiterated that sentiment Tuesday in a meeting with reporters.S." Scientists say the kind of ambitious goals set by Schwarzenegger and Obama must be reached to minimize the consequences of rising global temperatures.S. as he has done as governor.400 invitations to regional government . "Even now." Schwarzenegger said in his opening remarks.S. and other industrialized countries should take the lead on cutting greenhouse gas emissions. He announced the conference in September and sent out some 1. as well as some European countries.cause of combating climate change will have an ally in the United States of America. He said China's success in reducing emissions in the future will depend on whether the U. are still five times higher than in China. per capita emissions in the U.S. The governor also has signed agreements with the United Kingdom and Australia's premier in Victoria to combat climate change. provinces and countries can cut emissions by forming partnerships. we believe very strongly it is going to help the economy. especially as the world grapples with the worsening financial crisis. director general of the Department of Climate Change at China's National Development Reform Commission." said Gao Guangsheng. Whether countries such as China will sign off on emission mandates remains a point of contention in international negotiations.

setara dengan luas 300 lapangan bola setiap jamnya. 05 Januari 2009 Punahnya hutan • • • • • • • • • • • • • Indonesia menghancurkan kira-kira 51 km persegi hutan setiap harinya. Kathleen Sebelius of Kansas and Jim Doyle of Wisconsin are co-hosts. /Associated Press Writer Liz Sidoti in Washington. contributed to this report. 04 Januari 2009 Es Kutub Mencair sudah mencapai lebih dari 2 triliun ton .200 eksemplar buku National Geographic 2.000 pabrik kertas yang sedang beroperasi penuh di seluruh dunia! Sebatang pohon (lebar 8 kaki.C. tinggi 4 kaki) dapat menghasilkan: 1000 s/d 2000 pound kertas 12 meja makan 7. The two-day summit at the Beverly Hilton Hotel has drawn more than 800 attendees to discuss strategies to cut greenhouse gas emissions.. policy experts and industry representatives. Diposkan oleh AGW di 01:09 1 komentar Label: global warming. selama pemrosesan tersebut juga menghasilkan energi kalor yang secara tidak langsung menyebabkan pemanasan global dan berbagai zat beracun seperti dioxin yang mematikan bagi makhluk hidup. Charlie Crist of Florida and Democratic governors Rod Blagojevich of Illinois. Republican Gov." Diposkan oleh AGW di 00:40 0 komentar Label: environment.370 amplop bisnis 1. dalam 4 kaki. Go Green./ "Be Veg. hutan Minggu.representatives. Schwarzenegger Senin.700 eksemplar surat kabar Selain menghasilkan kertas. Save the Planet. scientists. D. Ini benar-benar rekor dunia yang menyedihkan. Data dikutip dari website greenpeace se-Asia menyebutkan angka tersebut diperoleh dari kalkulasi data laporan State of the World's Forests 2007 yang dikeluarkan the UN Food & Agriculture Organization's (FAO) Aplaus edisi 48/ 9-22 juni 2007 (Analisa) Bayangkan di USA saja ada lebih dari 500 pabrik kertas dan secara global diperkirakan 10.5 juta tusuk gigi 942 buku skripsi 100 halaman 61.

"Namun. Selama lima tahun. pencairan es di Greenland tidak menyebabkan peningkatan air laut yang berarti. Bahkan menurut Luthcke. Diposkan oleh AGW di 02:30 3 komentar Label: es kutub.” lanjut Zwally. lebih dari setengahnya adalah es yang sebelumnya ada di Greenland. Ini menunjukkan tanda yang kuat dari pencairan dan amplifikasi.LEBIH dari dua triliun ton es di Kutub Utara dan Kutub Selatan mencair sejak tahun 2003. 31 Desember 2008 Global warming mengancam punah nya kehidupan di bumi ." kata ilmuwan es NASA Jay Zwally. saat ini Greenland turut meningkatkan setengah milimeter tingkat air laut per tahun. “Pencairan terus memburuk. es yang mencair dari Greenland tersebut mengalir ke Teluk Chesapeake dan mengalir ke laut lepas. global warming Rabu. Tidak ada perbaikan yang terjadi. pencairan lapisan es telah meningkatkan air laut setinggi seperlima inci dalam lima tahun terakhir. Mencairnya es di daratan sebenarnya tak berpengaruh langsung terhadap kenaikan muka air laut di seluruh dunia seperti mencairnya lautan beku. dan Alaska. Dari pengukuran tersebut. "Antara Greenland. Hasil pengukuran menggunakan data pengamatan satelit GRACE milik NASA itu menunjukkan bukti terbaru dampak dari pemanasan global. pencairan es di Greenland akan berlangsung semakin cepat." kata Scott Luthcke. Pada tahun 1990-an. geofisikawan NASA. Antartika.

26 Desember 2008 Eating Your Way to a smaller ‘Ecological Footprint’ . tetapi juga mengganggu interaksi seksual di kehidupan liar. Pada manusia. hampir pasti akan tumbuh menjadi pejantan. Hasil penghitungan mereka menunjukkan bahwa kenaikan suhu air sebesar 4 derajat Celcius.Global warming tidak hanya menyebabkan perubahan iklim. yang diprediksi akan terjadi sepanjang abad ini akan menghasilkan rasio pejantan dan betina sebesar 3 berbanding 1. dampaknya tetap mengancam kelangsungan hidupnya di muka Bumi sumber Diposkan oleh AGW di 15:18 1 komentar Label: global warming. Namun. Ancaman yang sama juga dihadapi kelompok ikan. Jika suhunya di atas suhu rata-rata. Antara lain. Penelitian terbaru yang dilakukan Natalia Ospina-Alvarez dan Fransesc Piferrer dari Marine Science Institute di Barcelona. menemukan bahwa 6 genus ikan—dari 20 yang terindikasi—nyata-nyata memiliki jenis kelamin yang ditentukan suhu pengeraman atau biasa disebut TSD (temperature-dependent sex determination). punah Jumat. kehidupan. biasa disebut pivotal temperature. kenaikan suhu global mungkin tak berpengaruh pada rasio jenis kelamin. Pada kebanyakan hewan melata (reptil). Salah satu dampak yang mengkhawatirkan adalah terganggunya perkembangbiakan makhluk hidup karena kenaikan suhu cenderung melahirkan banyak pejantan daripada betina. Jumlah betina akan jauh lebih kecil daripada pejantan. jenis kelamin ditentukan seberapa suhu pengeraman telur setelah dibuahi hingga menetas. genus Menidia dan Apistogramma. Hal tersebut akan menimbulkan masalah jika tingkat kenaikan suhu melaju lebih cepat daripada kemampuan alam melakukan adaptasi. Spanyol. Rasio tersebut sangat berisiko untuk menjamin kelangsungan hidup ikan.

dengan mengurangi jejak kaki ekologis juga berarti tidak merusak semua makhluk hidup selain manusia. membuatmu berjalan dengan langkah ringan di planet ini dan berbelas kasihan terhadap penghuninya. beralihlah ke pola makan vegetarian yang sehat dan ramah lingkungan.Tetapi mungkin yang paling mengkuatirkan adalah penghancuran hutan hujan untuk membuka lahan baru untuk menanam bahan makanan untuk pabrik peternakan hewan. Menjalankan pola makan daging.Dengan berpindah ke pola makan vegetarian. • • Industri pertanian menghabiskan dan menguras sumber daya dalam jumlah yang sangat besar. kita bisa menyelamatkan lebih dari 100 ekor hewan setahun dari kekejaman yang mengerikan industri daging. Dengan memilih pola makan vegetarian dibanding pola makan hewani. Memakan daging hewan menghancurkan hutan hujan.Pilihan makanan kita mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap lingkungan. Di Amerika Serikat. Sebagai bahan pertimbangan : Memakan daging hewan menyebabkan pemanasan global. 80 % dari lahan peternakan. Berpindah ke pola makan vegetarian mengurangi " jejak kaki ekologis ". babi dan sapi di pabrik peternakan menghasilkan hampir 89.000 pon kotoran yang terkontaminasi dengan antibiotik dan hormon yang disuntikkan pada hewan – hewan ini. telur dan produk hewani.Banyak pemerhati lingkungan yang kuatir penebangan dan pembakaran hutan Amazon untuk dijadikan lahan peternakan sapi. 70 % dari padi – padian. air dan minyak juga mengurangi pencemaran. kita bisa mengurangi konsumsi sumber daya tanah. Menurut EPA. dan sepertiga dari bahan bakar fosil digunakan untuk mengembangbiakkan hewan-hewan pedaging. Di Amerika Serikat. setengah dari sumber air. Dengan belas kasih. Diposkan oleh AGW di 21:26 0 komentar Posting Lama Beranda . Pabrik peternakan mencemari jalur air melebihi gabungan dari beberapa industri. Tentu saja. telur dan produk hewani ibarat menginjak – injak bumi ke dalam kehancuran karena berdampak buruk bagi lingkungan dan menguras sumber daya alam. • • Diperlukan lebih dari 16 pon legum hanya untuk menghasilkan 1 pon daging hewan. terutama KFC dalam menghancurkan hutan Amazon. setiap detik ayam. kalkun. Laporan utama Universitas Chicago di tahun 2006 menemukan bahwa menjalankan pola makan vegetarian memiliki pengaruh yang besar dalam memerangi pemanasan global dari pada menggunakan mobil hibrid.Laporan terbaru dari greenpeace menyalahkan Industri daging ayam.

"sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia"[1] melalui efek rumah kaca.[1] Ini mencerminkan besarnya kapasitas panas dari lautan. yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca. dan daratan Bumi.4 °C (2.1 hingga 6.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian. tindakan yang harus dilakukan untuk mengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau untuk beradaptasi terhadap konsekwensi-konsekwensi yang ada. Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat 1.21 September 2008 Artikel Global Warming Pemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer. Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut. jika ada. Penyebab pemanasan global . Hingga saat ini masih terjadi perdebatan politik dan publik di dunia mengenai apa. pemanasan dan kenaikan muka air laut diperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil.32 °F) selama seratus tahun terakhir. meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim.33 ± 0. masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut.74 ± 0. dan bagaimana pemanasan serta perubahan-perubahan yang terjadi tersebut akan bervariasi dari satu daerah ke daerah yang lain. Sebagian besar pemerintahan negara-negara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto.0 hingga 11. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0. laut. dan punahnya berbagai jenis hewan. hilangnya gletser.[1] Perbedaan angka perkiraan itu dikarenakan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa.[2] serta perubahan jumlah dan pola presipitasi.18 °C (1. Beberapa hal-hal yang masih diragukan para ilmuan adalah mengenai jumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik. serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100.

sehingga meningkatkan efek pendinginan. Akan tetapi sebaliknya. pemanasan pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Permukaan Bumi. karbon dioksida. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer. Sebagian dari panas ini sebagai radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. (Walaupun umpan balik ini meningkatkan kandungan air absolut di udara. akibat jumlah gas-gas tersebut telah berlebih di atmosfer. akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya.Efek Artikel utama untuk bagian rumah ini adalah: Efek rumah kaca kaca Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. Ketika energi ini mengenai permukaan Bumi.[3] Umpan balik ini hanya dapat dibalikkan secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer. awan akan memantulkan radiasi infra merah balik ke permukaan. sehingga akan meningkatkan efek pemanasan. kelembaban relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat). planet ini akan menjadi sangat dingin. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca. awan tersebut akan memantulkan sinar Matahari dan radiasi infra merah ke angkasa. karena tanpanya. Sebenarnya. Efek-efek umpan balik karena pengaruh awan sedang menjadi objek penelitian saat ini. Efek umpan balik Efek-efek dari agen penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. dan metana yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. ia berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan Bumi. semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya. Sebaliknya bila dilihat dari atas. pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara hingga tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air. Apakah efek netto-nya pemanasan atau pendinginan tergantung pada beberapa detail-detail tertentu . Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana kaca dalam rumah kaca. Pada kasus pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO2. pemanasan global menjadi akibatnya. Dengan temperatur rata-rata sebesar 15 °C (59 °F). bumi sebenarnya telah lebih panas 33 °C (59 °F) dengan efek rumah kaca (tanpanya suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi). Sebagai contoh adalah pada penguapan air. Sebagian besar energi tersebut dalam bentuk radiasi gelombang pendek. efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi. Efek rumah kaca yang dihasilkannya lebih besar bila dibandingkan oleh akibat gas CO2 sendiri. termasuk cahaya tampak. Hal tersebut terjadi berulang-ulang dan mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat. Bila dilihat dari bawah.

Matahari Terdapat hipotesa yang menyatakan bahwa variasi dari Matahari. Detail-detail ini sulit direpresentasikan dalam model iklim. Baik daratan maupun air memiliki kemampuan memantulkan cahaya lebih sedikit bila dibandingkan dengan es. serta efek pendinginan sejak tahun 1950. dengan kemungkinan diperkuat oleh umpan balik dari awan. Bersama dengan melelehnya es tersebut. Kemampuan lautan untuk menyerap karbon juga akan berkurang bila ia menghangat.) Fenomena variasi Matahari dikombinasikan dengan aktivitas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan dari masa pra-industri hingga tahun 1950. Hal ini akan menambah pemanasan dan menimbulkan lebih banyak lagi es yang mencair.[5] Variasi Variasi Artikel Matahari utama untuk selama bagian 30 ini adalah: tahun Variasi Matahari terakhir. [4] Ketika temperatur global meningkat.[7] yang tidak akan terjadi bila aktivitas Matahari menjadi kontributor utama pemanasan saat ini.[3] Umpan balik penting lainnya adalah hilangnya kemampuan memantulkan cahaya (albedo) oleh es. hal ini diakibatkan oleh menurunya tingkat nutrien pada zona mesopelagic sehingga membatasi pertumbuhan diatom daripada fitoplankton yang merupakan penyerap karbon yang rendah. Dua ilmuan dari Duke University mengestimasikan bahwa . (Penipisan lapisan ozon juga dapat memberikan efek pendinginan tersebut tetapi penipisan tersebut terjadi mulai akhir tahun 1970-an. Walaupun demikian. es yang berada di dekat kutub mencair dengan kecepatan yang terus meningkat. dan akibatnya akan menyerap lebih banyak radiasi Matahari. Selain itu. es yang meleleh juga akan melepas CH4 yang juga menimbulkan umpan balik positif.seperti tipe dan ketinggian awan tersebut. Pendinginan stratosfer bagian bawah paling tidak telah diamati sejak tahun 1960. Umpan balik positif akibat terlepasnya CO2 dan CH4 dari melunaknya tanah beku (permafrost) adalah mekanisme lainnya yang berkontribusi terhadap pemanasan.[8][9] Ada beberapa hasil penelitian yang menyatakan bahwa kontribusi Matahari mungkin telah diabaikan dalam pemanasan global. menjadi suatu siklus yang berkelanjutan. antara lain karena awan sangat kecil bila dibandingkan dengan jarak antara batas-batas komputasional dalam model iklim (sekitar 125 hingga 500 km untuk model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat).[6] Perbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya aktivitas Matahari akan memanaskan stratosfer sebaliknya efek rumah kaca akan mendinginkan stratosfer. umpan balik awan berada pada peringkat dua bila dibandingkan dengan umpan balik uap air dan dianggap positif (menambah pemanasan) dalam semua model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat. dapat memberi kontribusi dalam pemanasan saat ini. daratan atau air dibawahnya akan terbuka.

mereka juga mengemukakan bahwa efek pendinginan dari debu vulkanik dan aerosol sulfat juga telah dipandang remeh.[11] Walaupun demikian.Matahari mungkin telah berkontribusi terhadap 45-50% peningkatan temperatur rata-rata global selama periode 1900-2000. Setelah itu. Stasiun cuaca pada awalnya.07% dalam tingkat "keterangannya" selama 30 tahun terakhir. Temperatur terus bervariasi dari waktu ke waktu dan dari lokasi yang satu ke lokasi lainnya. Siklus Matahari hanya memberi peningkatan kecil sekitar 0. Efek ini terlalu kecil untuk berkontribusi terhadap pemansan global. Jerman dan Swiss menyatakan bahwa mereka tidak menemukan adanya peningkatan tingkat "keterangan" dari Matahari pada seribu tahun terakhir ini. Perlu bertahun-tahun pengamatan iklim untuk memperoleh data-data yang menunjukkan suatu kecenderungan (trend) yang jelas. tetapi mereka tidak mampu memberikan bukti-bukti yang tepat. data-data diperoleh dari stasiun cuaca yang terpercaya (terletak jauh dari perkotaan). mereka menyimpulkan bahwa bahkan dengan meningkatkan sensitivitas iklim terhadap pengaruh Matahari sekalipun. mengambil sampel atmosfer dari puncak gunung Mauna Loa di Hawai. terutama pada 70 persen permukaan planet yang tertutup lautan. serta dari satelit. Hasil pengukurannya menunjukkan terjadi peningkatan konsentrasi karbon dioksida di atmosfer. Para ilmuan juga telah lama menduga bahwa iklim global semakin menghangat. terletak dekat dengan daerah perkotaan sehingga pengukuran temperatur akan dipengaruhi oleh panas yang dipancarkan oleh bangunan dan kendaraan dan juga panas yang disimpan oleh material bangunan dan jalan. Catatan pada akhir 1980-an agak memperlihatkan kecenderungan penghangatan ini. komposisi dari atmosfer terus diukur dengan cermat. sebagian besar pemanasan yang terjadi pada dekade-dekade terakhir ini disebabkan oleh gas-gas rumah kaca.[12][13] Sebuah penelitian oleh Lockwood dan Fröhlich menemukan bahwa tidak ada hubungan antara pemanasan global dengan variasi Matahari sejak tahun 1985. Sejak 1957.[14] Mengukur Hasil pengukuran pemanasan konsentrasi CO2 di Mauna global Loa Pada awal 1896. Data-data yang lebih akurat ini menunjukkan bahwa kecenderungan menghangatnya permukaan Bumi benar-benar terjadi. Pada tahun 2006. sebuah tim ilmuan dari Amerika Serikat. dan sekitar 25-35% antara tahun 1980 dan 2000. Data-data ini memberikan pengukuran yang lebih akurat. para ilmuan beranggapan bahwa membakar bahan bakar fosil akan mengubah komposisi atmosfer dan dapat meningkatkan temperatur rata-rata global. Jika dilihat pada akhir abad .[10] Stott dan rekannya mengemukakan bahwa model iklim yang dijadikan pedoman saat ini membuat estimasi berlebihan terhadap efek gas-gas rumah kaca dibandingkan dengan pengaruh Matahari. Hipotesis ini dikonfirmasi tahun 1957 ketika para peneliti yang bekerja pada program penelitian global yaitu International Geophysical Year. baik melalui variasi dari output Matahari maupun variasi dalam sinar kosmis. akan tetapi data statistik ini hanya sedikit dan tidak dapat dipercaya. Data-data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa memang terjadi peningkatan konsentrasi dari gas-gas rumah kaca di atmosfer.

Dalam laporan yang dikeluarkannya tahun 2001. Garis hitam menunjukkan prakiraan terbaik. IPCC panel juga memperingatkan. sensitivitas iklimnya masih akan berada pada suatu rentang tertentu. dengan 1998 menjadi yang paling panas. para ahli memprediksi. yang mengasumsikan tidak ada tindakan yang dilakukan untuk mengurangi emisi. dengan beberapa penyederhanaan disebabkan keterbatasan kemampuan komputer. [15] Walaupun digunakan asumsi-asumsi yang sama terhadap konsentrasi gas rumah kaca di masa depan.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100. tercatat bahwa sepuluh tahun terhangat selama seratus tahun terakhir terjadi setelah tahun 1980. Akibatnya. iklim tetap terus menghangat selama periode tertentu akibat emisi yang telah dilepaskan sebelumnya. dan proses-proses lainya. Panel setuju bahwa pemanasan tersebut terutama disebabkan oleh aktifitas manusia yang menambah gas-gas rumah kaca ke atmosfer.0 °F hingga 11. manusia akan menghadapi masalah ini dengan resiko populasi yang sangat besar.0 hingga 11.6 derajat Celsius (1 derajat Fahrenheit) sejak 1861.4 °C (2. Model iklim Prakiraan peningkatan temperature terhadap beberapa skenario kestabilan (pita berwarna) berdasarkan Laporan Pandangan IPCC ke Empat.ke-20. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa temperatur udara global telah meningkat 0.4 °C (2. IPCC memprediksi peningkatan temperatur rata-rata global akan meningkat 1. Dengan memasukkan unsur-unsur ketidakpastian terhadap konsentrasi gas rumah kaca dan pemodelan iklim. Model-model ini memprediksikan bahwa penambahan gas-gas rumah kaca berefek pada iklim yang lebih hangat. karbon dioksida akan tetap berada di atmosfer selama seratus tahun atau lebih sebelum alam mampu menyerapnya kembali. bahwa meskipun konsentrasi gas di atmosfer tidak bertambah lagi sejak tahun 2100.[1] Model-model iklim juga digunakan untuk menyelidiki penyebab-penyebab perubahan iklim yang terjadi saat ini dengan membandingkan perubahan yang . dan tiga tahun terpanas terjadi setelah tahun 1990. Artikel utama untuk bagian ini adalah: Model iklim global Para ilmuan telah mempelajari pemanasan global berdasarkan model-model computer berdasarkan prinsip-prinsip dasar dinamikan fluida. Walaupun sebenarnya peristiwa perubahan iklim ini telah terjadi beberapa kali sepanjang sejarah Bumi. Jika emisi gas rumah kaca terus meningkat.1 °C hingga 6. Perhitungan pemanasan global pada tahun 2001 dari beberapa model iklim berdasarkan scenario SRES A2. IPCC memperkirakan pemanasan sekitar 1.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100. konsentrasi karbondioksioda di atmosfer dapat meningkat hingga tiga kali lipat pada awal abad ke-22 bila dibandingkan masa sebelum era industri. transfer radiasi. akan terjadi perubahan iklim secara dramatis.1 hingga 6. garis merah dan biru menunjukkan batas-batas kemungkinan yang dapat terjadi.

tetapi tidak mensimulasi semua aspek dari iklim. akan tetapi. daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara (Northern Hemisphere) akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. biasanya dari Laporan Khusus terhadap Skenario Emisi (Special Report on Emissions Scenarios / SRES) IPCC. Dampak pemanasan global Para ilmuan menggunakan model komputer dari temperatur. para ilmuan telah membuat beberapa prakiraan mengenai dampak pemanasan global terhadap cuaca. mereka menunjukkan bahwa pemanasan sejak tahun 1975 didominasi oleh emisi gas-gas yang dihasilkan manusia. model menghitung dengan menambahkan simulasi terhadap siklus karbon. Yang jarang dilakukan. Temperatur pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk meningkat. gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. yang biasanya menghasilkan umpan balik yang positif. Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. pola presipitasi. tinggi permukaan air laut. Cuaca Para ilmuan memperkirakan bahwa selama pemanasan global. Sebagian besar model-model iklim. walaupun responnya masih belum pasti (untuk skenario A2 SRES. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan.[16] Model-model ini tidak secara pasti menyatakan bahwa pemanasan yang terjadi antara tahun 1910 hingga 1945 disebabkan oleh proses alami atau aktivitas manusia. pertanian. Pada pegunungan di daerah subtropis. Akibatnya. mungkin tidak akan mengalaminya lagi. dan sirkulasi atmosfer untuk mempelajari pemanasan global. . respon bervariasi antara penambahan 20 dan 200 ppm CO2). [20] Saat ini juga terjadi diskusi-diskusi yang masih berlanjut mengenai apakah model-model iklim mengesampingkan efek-efek umpan balik dan tak langsung dari variasi Matahari. bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. dilakukan berdasarkan skenario-skenario gas rumah kaca. Berdasarkan model tersebut. Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan Utara tersebut. kehidupan hewan liar dan kesehatan manusia.[17][18][19] Pengaruh awan juga merupakan salah satu sumber yang menimbulkan ketidakpastian terhadap model-model yang dihasilkan saat ini.teramati dengan hasil prediksi model terhadap berbagai penyebab. baik alami maupun aktivitas manusia. Beberapa studi-studi juga menunjukkan beberapa umpan balik positif. ketika menghitung iklim di masa depan. Model iklim saat ini menghasilkan kemiripan yang cukup baik dengan perubahan temperature global hasil pengamatan selama seratus tahun terakhir. pantai. walaupun sekarang telah ada kemajuan dalam menyelesaikan masalah ini.

Berlawanan dengan pemanasan yang terjadi. sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. banjir akibat air pasang akan meningkat di daratan. pantai. Tinggi Artikel muka ini adalah: laut laut utama untuk bagian Kenaikan permukaan Perubahan tinggi rata-rata muka laut diukur dari daerah dengan lingkungan yang stabil secara geologi. di mana hal ini akan menurunkan proses pemanasan (lihat siklus air). Hal ini disebabkan karena uap air merupakan gas rumah kaca. Ketika atmosfer menghangat. Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim. sehingga keberadaannya akan meningkatkan efek insulasi pada atmosfer. Kenaikan 50 cm (20 inchi) akan menenggelamkan separuh dari rawa-rawa pantai di Amerika Serikat. Akan tetapi. Kelembaban yang tinggi akan meningkatkan curah hujan. terutama sekitar Greenland. Kenaikan 100 cm (40 inchi) akan menenggelamkan 6 persen daerah Belanda.Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan. sehingga akan memantulkan cahaya matahari kembali ke angkasa luar. beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi. Bahkan sedikit kenaikan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi ekosistem pantai. . lapisan permukaan lautan juga akan menghangat. yang lebih memperbanyak volume air di laut. Erosi dari tebing. Badai akan menjadi lebih sering. akan menjadi lebih besar. secara ratarata. Para ilmuan belum begitu yakin apakah kelembaban tersebut malah akan meningkatkan atau menurunkan pemanasan yang lebih jauh lagi.25 cm (4 .10 inchi) selama abad ke-20. air akan lebih cepat menguap dari tanah. uap air yang lebih banyak juga akan membentuk awan yang lebih banyak. dan banyak pulau-pulau. Negara-negara kaya akan menghabiskan dana yang sangat besar untuk melindungi daerah pantainya. 17. dan bukit pasir akan meningkat. Kenaikan muka laut ini akan menutupi sebagian besar dari Florida Everglades. Akibatnya beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. sekitar 1 persen untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan. Ketika tinggi lautan mencapai muara sungai.88 cm (4 . dan para ilmuan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 . sedangkan negaranegara miskin mungkin hanya dapat melakukan evakuasi dari daerah pantai. Rawarawa baru juga akan terbentuk. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub.5 persen daerah Bangladesh. Selain itu. (Curah hujan di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1 persen dalam seratus tahun terakhir ini)[21]. Topan badai (hurricane) yang memperoleh kekuatannya dari penguapan air. Perubahan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi kehidupan di daerah pantai.35 inchi) pada abad ke-21. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 . tetapi tidak di area perkotaan dan daerah yang sudah dibangun. Angin akan bertiup lebih kencang dan mungkin dengan pola yang berbeda.

Seperti meningkatnya kejadian Demam Berdarah karena munculnya ruang (ekosistem) baru untuk nyamuk ini berkembang biak. Di lain pihak. lahan pertanian tropis semi kering di beberapa bagian Afrika mungkin tidak dapat tumbuh. penyakit kulit. Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakitpenyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir. Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami serangan serangga dan penyakit yang lebih hebat. Dalam pemanasan global. mungkin akan mendapat keuntungan dari lebih tingginya curah hujan dan lebih lamanya masa tanam. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi. Hewan dan tumbuhan Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. Degradasi Lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease. seperti: diare. trauma psikologis. yang berfungsi sebagai reservoir alami. dan lain-lain. sebagai contoh. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit. Kesehatan manusia Perubahan cuaca dan lautan dapat mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian. akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam. Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi terhadap penyakit-penyakit . Akan tetapi. Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases). defisiensi mikronutrien. tetapi hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat. Bagian Selatan Kanada. mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat. Beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat berpindah menuju kutub mungkin juga akan musnah. malnutrisi. pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gununggunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) musim dingin. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan pertanian mungkin akan mati. hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya. badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma.Pertanian Orang mungkin beranggapan bahwa Bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari sebelumnya.

Kedua. ada sedikit perubahan tetapi cukup berarti. lapisan atmosfer terendah. terutama sulfat. Para ilmuwan yang mempertanyakan pemanasan global cenderung menunjukkan tiga perbedaan yang masih dipertanyakan antara prediksi model pemanasan global dengan perilaku sebenarnya yang terjadi pada iklim. jumlah total pemanasan selama abad ke-20 hanya separuh dari yang diprediksi oleh model. tidak memanas secepat prediksi model. Menurut beberapa kritikus. sebuah panel yang ditunjuk oleh National Academy of Sciences untuk membahas masalah ini mengakui bahwa pemanasan permukaan Bumi tidak dapat diragukan lagi. ke atmosfer.2 derajat Celsius (0. Partikulat ini. U. troposfer.[21] Pertanyaan ketiga masih membingungkan. Beberapa pengamat masih mempertanyakan apakah temperatur benar-benar meningkat.3 derajat Fahrenheit) daripada temperatur rata-rata 50 tahun terakhir. penyakit jantung dan paru kronis. pembacaan atmosfer tersebut benar. Para ilmuan telah lama memprediksi hal ini tetapi tidak memiliki cukup data untuk membuktikannya. . memantulkan sebagian sinar matahari kembali ke angkasa luar. pemanasan cenderung berhenti selama tiga dekade pada pertengahan abad ke-20. Pemanasan berkelanjutan akhirnya mengatasi efek ini. juga dikenal sebagai aerosol. Ketiga.S. pendukung adanya pemanasan global yakin dapat menjawab dua dari tiga pertanyaan tersebut. dan lain-lain. Pada bulan Januari 2000. Akan tetapi. sedangkan pengukuran atmosfer dari permukaan Bumi tidak dapat dipercaya. Keadaan pemanasan global sejak 1900 yang ternyata tidak seperti yang diprediksi disebabkan penyerapan panas secara besar oleh lautan. National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) memberikan hasil analisa baru tentang temperatur air yang diukur oleh para pengamat di seluruh dunia selama 50 tahun terakhir. Yang lainnya mengakui perubahan yang telah terjadi tetapi tetap membantah bahwa masih terlalu dini untuk membuat prediksi tentang keadaan di masa depan. Satelit mendeteksi lebih sedikit pemanasan di troposfer dibandingkan prediksi model. Kritikan seperti ini juga dapat membantah bukti-bukti yang menunjukkan kontribusi manusia terhadap pemanasan global dengan berargumen bahwa siklus alami dapat juga meningkatkan temperatur. alergi. Pada tahun 2000. Pertama. coccidiodomycosis.saluran pernafasan seperti asma. Mereka juga menunjukkan fakta-fakta bahwa pemanasan berkelanjutan dapat menguntungkan di beberapa daerah. Kurangnya pemanasan pada pertengahan abad disebabkan oleh besarnya polusi udara yang menyebarkan partikulat-partikulat. Hasil pengukuran tersebut memperlihatkan adanya kecenderungan pemanasan: temperatur laut dunia pada tahun 1998 lebih tinggi 0.[22] Perdebatan tentang pemanasan global Tidak semua ilmuwan setuju tentang keadaan dan akibat dari pemanasan global. Akan tetapi. sebagian lagi karena adanya kontrol terhadap polusi yang menyebabkan udara menjadi lebih bersih. bahkan ada masa pendinginan sebelum naik kembali pada tahun 1970-an.

Cara ini disebut carbon sequestration (menghilangkan karbon). Daerah pantai dapat dilindungi dengan dinding dan penghalang untuk mencegah masuknya air laut. memecahnya melalui fotosintesis. mencegah karbon dioksida dilepas ke atmosfer dengan menyimpan gas tersebut atau komponen karbon-nya di tempat lain. Kerusakan yang parah dapat diatasi dengan berbagai cara. Menghilangkan karbon Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak lagi. Kedua. Injeksi juga bisa dilakukan untuk mengisolasi gas ini di bawah tanah seperti dalam sumur minyak. Cara lainnya. seperti Amerika Serikat. pemerintah dapat membantu populasi di pantai untuk pindah ke daerah yang lebih tinggi. dapat menyelamatkan tumbuhan dan hewan dengan tetap menjaga koridor (jalur) habitatnya. Ada dua pendekatan utama untuk memperlambat semakin bertambahnya gas rumah kaca. Langkah untuk mengatasi hal ini adalah dengan penghutanan kembali yang berperan dalam mengurangi semakin bertambahnya gas rumah kaca. lapisan batubara atau aquifer. Langkah-langkah yang dilakukan atau yang sedang diskusikan saat ini tidak ada yang dapat mencegah pemanasan global di masa depan. terutama yang muda dan cepat pertumbuhannya. Caranya dengan menyuntikkan (menginjeksikan) gas tersebut ke sumur-sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke permukaan (lihat Enhanced Oil Recovery). Di banyak area. Di seluruh dunia. Tantangan yang ada saat ini adalah mengatasi efek yang timbul sambil melakukan langkah-langkah untuk mencegah semakin berubahnya iklim di masa depan. Spesies-spesies dapat secara perlahan-lahan berpindah sepanjang koridor ini untuk menuju ke habitat yang lebih dingin. di mana karbon dioksida yang terbawa ke permukaan bersama gas alam ditangkap dan diinjeksikan kembali ke aquifer sehingga tidak dapat kembali ke permukaan.pengukuran troposfer yang lebih rendah dari prediksi model tidak dapat dijelaskan secara jelas. . mengosongkan tanah yang belum dibangun dari selatan ke utara. Hal ini telah dilakukan di salah satu anjungan pengeboran lepas pantai Norwegia. Pengendalian pemanasan global Konsumsi total bahan bakar fosil di dunia meningkat sebesar 1 persen per-tahun. dan menyimpan karbon dalam kayunya. tanaman yang tumbuh kembali sedikit sekali karena tanah kehilangan kesuburannya ketika diubah untuk kegunaan yang lain. seperti untuk lahan pertanian atau pembangunan rumah tinggal. mengurangi produksi gas rumah kaca. tingkat perambahan hutan telah mencapai level yang mengkhawatirkan. Gas karbon dioksida juga dapat dihilangkan secara langsung. Beberapa negara. Pohon. menyerap karbon dioksida yang sangat banyak. Pertama.

terutama karena negara-negara . penggunaan energi terbaharui dan energi nuklir lebih mengurangi pelepasan karbon dioksida ke udara.Salah satu sumber penyumbang karbon dioksida adalah pembakaran bahan bakar fosil. Pada mulanya. Penggunaan bahan bakar fosil mulai meningkat pesat sejak revolusi industri pada abad ke-18. menjanjikan pengurangan emisi hingga 7 persen di bawah tingkat 1990. Persyaratan itu berhasil dipenuhi ketika tahun 2004. berkomitmen 8 persen. Banyak orang mengkritik Protokol Kyoto terlalu lemah. Ia juga menyangkal dengan menyatakan bahwa negara-negara berkembang tidak dibebani dengan persyaratan pengurangan karbon dioksida ini. Perjanjian ini. Presiden Amerika Serikat yang baru terpilih. walaupun kontroversial karena alasan keselamatan dan limbahnya yang berbahaya. yang belum diimplementasikan. Uni Eropa. Brazil. yang menginginkan perjanjian yang lebih keras. 160 negara merumuskan persetujuan yang lebih kuat yang dikenal dengan Protokol Kyoto. bahkan tidak melepas karbon dioksida sama sekali. menyerukan kepada 38 negara-negara industri yang memegang persentase paling besar dalam melepaskan gas-gas rumah kaca untuk memotong emisi mereka ke tingkat 5 persen di bawah emisi tahun 1990. memberikan jalan untuk berlakunya perjanjian ini mulai 16 Februari 2005. George W. pada Earth Summit di Rio de Janeiro. 150 negara berikrar untuk menghadapi masalah gas rumah kaca dan setuju untuk menterjemahkan maksud ini dalam suatu perjanjian yang mengikat. Pada saat itu. sebagian besar negara berkembang. ia hanya akan sedikit mengurangi bertambahnya konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfer. Bahkan jika perjanjian ini dilaksanakan segera. Walaupun demikian. Kyoto Protokol tidak berpengaruh apa-apa bila negara-negara industri yang bertanggung jawab menyumbang 55 persen dari emisi gas rumah kaca pada tahun 1990 tidak meratifikasinya. karena gas melepaskan karbon dioksida lebih sedikit bila dibandingkan dengan minyak apalagi bila dibandingkan dengan batubara. Pada tahun 1997 di Jepang. Perubahan tren penggunaan bahan bakar fosil ini sebenarnya secara tidak langsung telah mengurangi jumlah karbon dioksida yang dilepas ke udara. Pengurangan ini harus dapat dicapai paling lambat tahun 2012. batubara menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan oleh minyak bumi pada pertengahan abad ke-19. Bush mengumumkan bahwa perjanjian untuk pengurangan karbon dioksida tersebut menelan biaya yang sangat besar. pada tahun 2001. Persetujuan Artikel utama internasional Protokol Kyoto untuk bagian ini adalah: Kerjasama internasional diperlukan untuk mensukseskan pengurangan gas-gas rumah kaca. dan Jepang 6 persen. Akan tetapi. Di tahun 1992. Amerika Serikat mengajukan diri untuk melakukan pemotongan yang lebih ambisius. energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi. Energi nuklir. Sisa 122 negara lainnya. Suatu tindakan yang keras akan diperlukan nanti. Presiden Rusia Vladimir Putin meratifikasi perjanjian ini. tidak diminta untuk berkomitmen dalam pengurangan emisi gas. Pada abad ke-20.

yang dapat diperoleh dengan biaya yang lebih rendah. Sebagai contoh. Belanda. ia berada dalam posisi untuk menjual kredit emisi ke negara-negara industri lainnya. Setelah tahun 1997. Karena kemudian Rusia berhasil memotong emisinya lebih dari 5 persen di bawah tingkat 1990. terutama disebabkan oleh biaya energi. terutama mereka yang ada di Uni Eropa. Para penentang ini mengklaim bahwa biaya ekonomi yang diperlukan untuk melaksanakan Protokol Kyoto dapat menjapai 300 milyar dollar AS. Sebaliknya pendukung Protokol Kyoto percaya bahwa biaya yang diperlukan hanya sebesar 88 milyar dollar AS dan dapat lebih kurang lagi serta dikembalikan dalam bentuk penghematan uang setelah mengubah ke peralatan.berkembang yang dikecualikan dari perjanjian ini akan menghasilkan separuh dari emisi gas rumah kaca pada 2035. industri batubara dan perusahaan-perusahaan lainnya yang produksinya tergantung pada bahan bakar fosil. ekonomi Rusia sangat payah dan emisi gas rumah kacanya sangat tinggi. seperti Belanda. Pada tahun 1990. dan proses industri yang lebih effisien. negara industrialis besar yang juga pelopor lingkungan. Penolakan terhadap perjanjian ini di Amerika Serikat terutama dikemukakan oleh industri minyak. . Rusia. Pada suatu negara dengan kebijakan lingkungan yang ketat. ekonominya dapat terus tumbuh walaupun berbagai macam polusi telah dikurangi. Akan tetapi membatasi emisi karbon dioksida terbukti sulit dilakukan. Sebagai contoh. Penentang protokol ini memiliki posisi yang sangat kuat. Sistem ini disebut perdagangan karbon. dapat membeli kredit polusi di pasar. merupakan negara yang memperoleh keuntungan bila sistem ini diterapkan. kendaraan. Para negoisator merancang sistem di mana suatu negara yang memiliki program pembersihan yang sukses dapat mengambil keuntungan dengan menjual hak polusi yang tidak digunakan ke negara lain. negara yang sulit meningkatkan lagi hasilnya. para perwakilan dari penandatangan Protokol Kyoto bertemu secara reguler untuk menegoisasikan isu-isu yang belum terselesaikan seperti peraturan. metode dan pinalti yang wajib diterapkan pada setiap negara untuk memperlambat emisi gas rumah kaca. telah berhasil mengatasi berbagai macam polusi tetapi gagal untuk memenuhi targetnya dalam mengurangi produksi karbon dioksida.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->