TRASNFUSI DARAH BERPENGARUH PADA POLA PERNAFASAN BAYI PRETERM

11

Oleh : Komariah Tristina

8/12/12

Latar Belakang
22

Ø

Anemia phisiologys muncul lebih awal dan lebih sering pada bayi preterm. Penurunan konsentrasi Hb sering mempengaruhi periode pernafasan dan periode apnea.

Ø

8/12/12

Mempelajari pola pernafasan yang bebas selama maturitas dan perubahan lingkungan.Manfaat Penelitian 33 1) Melihat perubahan secara cepat dari hematokrit pada bayi preterm. 8/12/12 1) .

Apneu Prematur. Paru kronis telah diatasi sebelum dilakukan penelitian. NEC dan Peny. PDA. 8/12/12 . Sepsis. Depresi Pernafasan.Metode dan Sampel 44 • • • Bayi yang dipilh adalah bayi preterm Bayi yang telah dilakukan transfusi Masalah klinis seperti HMD. Dilatasi Ventrikel. Perdarahan intra Ventrikel.

. tekanan O2 terus-menerus (1) . suplemen oksigen (1). 30 bayi preterm yang bernafas dengan udara biasa.Cont. 8 telah disingkirkan karena mereka mendapat aminopilin (2). mendapat asupan oral dan tumbuh secara normal 8/12/12 • .. tidak mengidap penyakit jantung paru. 55 • 38 bayi yang diteliti.

8/12/12 • .3 minggu.438 ± 266 gram.6 ± 20.Cont. 66 • Pada 30 bayi preterm dengan usia kehamilan 30 ± 2... Apabila hematokrit pasien mengalami penurun an hingga 25-28% maka pasien akan mendapat transfusi 10mL/kg PRC untuk 2 hingga 3 jam. usia post natal 46.8 hari dengan berat badan 1.

takikardi dan peningkatan episode apneu.. • 8/12/12 . Antikoagulan yang digunakan adalah sitrat. posfat. 77 • Bayi dengan hematokrit tinggi setelah transfusi akan terlihat letargi. asupan gizi yang kurang. dan dextrose..Cont.

8/12/12 • • . Setelah 3x dicuci menggunakan normal salin kemudian dimasukkan ke dalam kantong transfusi darah.Cont. Crossmath hanya digunakan jika terdapat antibody. Jika uji antibody / antikoagulan negatif... 88 • PRC yang ditransfusikan berumur 5 hari atau kurang. Resus O negatif maka hasil crossmath tidak digunakan.

560 900-2000 8/12/12 .Karakteristik Fisik Bayi 99 Karakteristik klinis Usia Kehamilan (minggu) Usia bayi pada saat penelitian (hari) Berat Lahir (g) Berat bayi pada saat penelitian (g) Mean ±SD 30.8 18-105 1.6±20.3 Range 26-35 46.0±2.040±235 1.438 ±266 700-1.

10 10 • Sebelum dan setelah transfusi.. tingkat hematokrit ditentukan dari sampel darah dengan heel stick. Hanya pernafasan yang berhenti yang dianalysis 8/12/12 • • • ..Cont. Pengukuran tekanan darah arteri menggunakan oscillometer Denyut jantung dan pola pernafasan harus dicatat sebelum dan setelah transfusi dengan corometrics monitor bayi.

Cont. 11 11 • Yang dikeluarkan dari analysis periode aktifitas berdasarkan dari catatan fluktuasi denyut jantung yang tertinggi dan oleh perubahan pernafasan berdasarkan pola pernafasan dengan perubahan catatan yang sangat menyimpang... 8/12/12 .

12 12 Penelitian yang dianalisys meliputi : Ø Ø Ø Lamanya periode pernafasan Episode pernafasan paling panjang Lamanaya jumlah episode apneu dari 5 sampai 10 detik Lamanya jumlah episode apneu dari 11 sampai 20 detik 8/12/12 Ø .Cont...

8/12/12 .Cont. 13 13 Ø Ø Ø Ø Lamanya jumlah episode apneu >20 detik Lamanya jumlah episode apneu sementara Jumlah total dari episode bradikardi dan Jumlah episode bradikardi tanpa apneu..

8/12/12 . episode pernafasan < 20 detik .Periode Pernafasan 14 14 Adalah tiga atau lebih episode dari lamanya apneu yang berlangsung > 3 detik.

2).Hasil 15 15 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1). Bayi preterm memiliki pernafasan yang tidak teratur pada saat anemia dari pada setelah dikoreksi anemianya. 8/12/12 . Pernafasan yang tidak teratur kemungkinan disebabkan oleh hipoksia sedang dan meningkatkan faktor risiko apneu sebagai akibat dari depresi pernafasan.

16 16 3).2±13.. 4). Waktu pernafasan menurun sama dengan waktu pernafasan berhenti selama 5-10 detik dan 11-20 detik (p< 0.8%±4. Tidak ada perubahan kecepatan pernafasan dan Tekanan darah. hematokrit akan meningkat dari 27.0% ± 2. Denyut jantung turun dari 157.6 x/m – 148. 8/12/12 .Cont.5). Setelah transfusi.9 x/m.5% sampai 35..4 ±13.7%.

6±15.4 8/12/12 NS .9±10.3 51.2±11.2 (breaths/mi n) 49.6±12.2±13.2 157.001 Setalah Transfusi Nilai P RR 48.8 52.6 70.0±10.1±10.5±12.9 NS NS NS .6 40.5 148±13.17 17 Vital Signs dan Tingkat Hematokrit Sebelum dan Setelah Transfusi Sebelum Transfusi BP (mm Hg) Systolic Diastolic Mean HR (beats/min) 73.8±8.7 39.

0 (0-20. Pernafasan berhenti 9.4 (0-17.0) 5.5) periode bernafasan (min) No.10 s / 100 min No.01 .3) 1.7) .1 (0-27.4 (0-2.0) sementara 5 .4.05 0 8/12/12 0.7-26.01 .0 (0-35.1) (min/100min) Panjang episode dari 3.1 (0-2.2-3.2) 0 (0-0.9 (0.0 (1. Pernafasan berhenti 0 (0-1.4) .5 .Pola Pernafasan Sebelum dan Setelah Transfusi Pola pernafasan 18 18 Sebelum transfusi Setelah transfusi Nilai P 1.05 Lama periode pernafasan 6.1) sementara 11-20s /100 min No.1) 0. Pernafasan berhenti 0 sementara > 20s / 100 min Lama pernafasan berhenti 0.

8/12/12 • .Kesimpulan 19 19 • Telah dilakukan penelitian pada 30 bayi preterm yang mendapat asupan oral dan tumbuh secara normal serta telah mendapat transfusi PRC. Setelah dilakukan transfusi ada penurunan yang bermakna dari denyut jantung dengan nilai p<0.5 dan perubahan yang signifikan pada pola pernafasan setelah transfusi.

usia kehamilan. usia postnatal. berat postnatal. Anemia yang cukup berat menyebabkan hipoksia jaringan dan berhubungan dengan penurunan pusat pernafasan pada hewan dan apneu pada bayi preterm. tingkat hematokrit.Cont. BP atau denyut jantung. 20 20 • Tidak ada karakteristik yang berarti dari berat badan lahir.. 8/12/12 • • . Hypoksia menyebabkan depresi pernafasan pada bayi baru lahir dan berhubungan peningkatan kejadian episode pernafasan apneu.

Stockman JA III: A nemia of prematurity. J Pediatr 1971. Arc Dis Child 1978. GarbyL. Pearson HA: Physiologic anemia of the new born. 53:885-860. Holland BM. 79 : 132-138.4:239-257. Wardrop CAJ. Veale KEA. Schulman J: Anemia of prematurity. et al : Nonphysiologic anemia of prematurity. 8/12/12 Bratteby LE.DAFTAR PUSTAKA 21 21 • O’Brian RT. Groth T: Studies on erytho- • • • • . 54: 663-672. Clin perinatal 19977. J Pediatr 1959.

22 22 TERIMAKASIH 8/12/12 .