PPN Pada PT Multi Indocitra, Tbk

Hardi Tanzil
Accounting

188 Jakarta Barat 11120. Tbk berdiri pada tanggal 11 Januari 1990. Tahun 1996 mendapatkan lisensi dari Pigeon Corporation Japan. Gajahmada No. PT Multi Indocitra. Tahun 2005 menjadi perusahaan publik.BAB I PENDAHULUAN Company Profile PT Multi Indocitra. . 6 Jl. Tbk beralamat di Green Central City Commercial Area Lt.

agar produk-produk tersebut mencapai pasarnya masing-masing dalam waktu singkat.BAB I PENDAHULUAN Visi dan Misi Visinya adalah menjadi pemasok utama yang terpilih untuk memasarkan produk yang aman. pemanfaatan sumber daya dan teknologi bagi kemudahan. dengan biaya yang semakin murah. . kenyamanan dan kepuasan pelanggan yang pada akhirnya akan meningkatkan stakeholder's value. tanggung jawab dan kepedulian yang makin tinggi. efektif dan efisien. berkualitas. Sedangkan misinya adalah meningkatkan kinerja yang berkelanjutan.

 Perusahaan . Jakarta dan Surabaya didukung 59 distributor. memiliki 3 fasilitas produksi.BAB I PENDAHULUAN  Perusahaan memiliki dua pusat distribusi utama. PT Pigeon Indonesia dan PT Honoris Industry. yaitu PT Multielok Cosmetic.

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di Atas Air. dll. Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPn BM). Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).BAB I PENDAHULUAN Latar belakang Pajak merupakan sumber utama pendapatan negara. dll. Pajak yang dipungut Pemerintah Daerah dari Propinsi adalah Pajak Kendaraan Bermotor dan kendaraan di Atas Air. . Jenis-jenis pajak yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak meliputi Pajak Penghasilan (PPh). Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

 Selisih antara Pajak Keluaran dan Pajak Masukan itulah yang dibayarkan ke Kas Negara dan dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak.  Dari proses pabrikan sampai ke konsumen akhir dikenakan PPN. Tbk mendistribusikan produk Pigeon dan HORI. .BAB I PENDAHULUAN  Kegiatan usaha PT Multi Indocitra.

2. 5. 7. 3. PPN adalah pajak atas konsumsi umum dalam negeri. PPN sebagai pajak objektif.BAB II ISI  Pengertian PPN. PPN merupakan pajak tidak langsung. . Mekanisme pemungutan PPN menggunakan faktur pajak. Multi Stage Tax. pajak atas barang konsumsi dan jasa di Daerah Pabean yang dikenakan secara bertingkat di setiap jalur produksi dan distribusi. PPN tidak menimbulkan dampak pajak beganda.  Karakteristik PPN: 1. PPN bersifat netral. 4. 6.

Penyerahan BKP/JKP dalam daerah Pabean.Impor BKP.Ekspor BKP berwujud dalam daerah Pabean.Ekspor BKP tidak berwujud dalam daerah Pabean. 2. 5.Membangun sendiri (Pasal 16C UU PPN).Penyerahan aktiva yang menurut tujuan semula tidak untuk diperjualbelikan. 2.Ekspor JKP. Objek-objek PPN dilihat dari segi orang atau badan: 1. 4. 3. 3.Pemanfaatan JKP dari luar daerah Pabean.Pemanfaatan BKP tidak berwujud dari luar daerah Pabean. .BAB II ISI Objek-objek PPN dilihat dari segi pengusaha: 1. 4.

Pengusaha 2.Kewajiban Pengusaha Kena Pajak Tarif PPN atas penyerahan BKP dan/atau JKP adalah sebesar 10% dari Dasar Pengenaan Pajak. .Pengusaha Kecil 4.Hubungan Istimewa 5.Pengusaha Kena Pajak 3.BAB II ISI Subyek Pajak: 1. Tarif PPN atas ekspor BKP adalah 0% dari Dasar Pengenaan Pajak Masukan yang telah dibayar untuk menghasilkan barang yang diekspor tetap dapat dikreditkan.

Jasa Kena Pajak (JKP) Pada prinsipnya semua jenis jasa merupakan JKP.  . kecuali ditentukan lain oleh UU PPN.BAB II ISI  Barang Kena Pajak (BKP) Pada prinsipnya semua barang merupakan Barang Kena Pajak kecuali ditentukan lain oleh undangundang.

Pada saat PKP rekanan menyampaikan tagihan kepada Pemungut PPN. Pada saat pembayaran termijn dalam hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan. 3.  Faktur Pajak Standar harus dibuat selambat-lambatnya: 1. 2.BAB II ISI  Faktur Pajak adalah bukti pemungutan pajak yang dibuat oleh PKP karena penyerahan BKP atau penyerahan JKP atau oleh Ditjen Bea dan Cukai karena impor BKP. 4. Pada akhir bulan berikutnya setelah bulan penyerahan BKP dan/atau JKP. . Pada saat penerimaan pembayaran dalam hal penerimaan pembayaran terjadi sebelum penyerahan BKP dan/atau JKP.

 Data diolah sesuai dengan produk Pigeon dan HORI. Tbk PPN yang harus dibayar = Pajak Keluaran – Pajak Masukan Pajak Keluaran didapat dari bagian EDP laporan tentang pajak keluaran dan nota retur.  Data yang sudah diolah diprint untuk lampiran Rekapan PPN.  .BAB II ISI  PPN di PT Multi Indocitra.

Membuat SSP. Bagian Finance membuat giro dan membayar pajak jika kurang bayar. Menginput ke e-SPT form 1111 Melapor ke Kantor Pelayanan Pajak .BAB II ISI    Pajak Masukan bagian Accounting dapat dari Faktur Pajak kiriman Vendor. Data kemudian diprint untuk menjadi lampiran pada Rekapan PPN       Membuat Rekapan PPN Diperiksa oleh Manager Accounting dan disetujui oleh Presiden Direktur. Bagian Accounting menginput DPP dan PPN.

BAB III KESIMPULAN .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful