P. 1
Bani Abbasiyah

Bani Abbasiyah

|Views: 54|Likes:
Published by Abdul Mu'thi Tegal

More info:

Published by: Abdul Mu'thi Tegal on Aug 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2012

pdf

text

original

Bani Abbasiyah

1

Bani Abbasiyah
‫نيدساّبعلا‬ Kekhalifahan Abbasiyah

750 – 1258

Wilayah kekuasan terluas Bani Abbasiyah
Ibu kota Bahasa Agama Bagdad, Kairo Arab(resmi), Aram, Armenia, Berber, Georgia, Yunani, Yahudi, Persia Tengah, Turkik Islam

Pemerintahan Monarki Sejarah - Didirikan - Dibubarkan 750 1258

Bani Abbasiyah atau Kekhalifahan Abbasiyah (Arab: ‫ ,نيدساّبعلا‬al-Abbāsidīn) adalah kekhalifahan kedua Islam yang berkuasa di Baghdad (sekarang ibu kota Irak). Kekhalifahan ini berkembang pesat dan menjadikan dunia Islam sebagai pusat pengetahuan dengan menerjemahkan dan melanjutkan tradisi keilmuan Yunani dan Persia. Kekhalifahan ini berkuasa setelah merebutnya dari Bani Umayyah dan menundukan semua wilayahnya kecuali Andalusia. Bani Abbasiyah dirujuk kepada keturunan dari paman Nabi Muhammad yang termuda, yaitu Abbas bin Abdul-Muththalib (566-652), oleh karena itu mereka juga termasuk ke dalam Bani Hasyim. Berkuasa mulai tahun 750 dan memindahkan ibukota dari Damaskus ke Baghdad. Berkembang selama dua abad, tetapi pelan-pelan meredup setelah naiknya bangsa Turki yang sebelumnya merupakan bahagian dari tentara kekhalifahan yang mereka bentuk, dan dikenal dengan nama Mamluk. Selama 150 tahun mengambil kekuasaan memintas Iran, kekhalifahan dipaksa untuk menyerahkan kekuasaan kepada dinasti-dinasti setempat, yang sering disebut amir atau sultan. Menyerahkan Andalusia kepada keturunan Bani Umayyah yang melarikan diri, Maghreb dan Ifriqiya kepada Aghlabid dan Fatimiyah. Kejatuhan totalnya pada tahun 1258 disebabkan serangan bangsa Mongol yang dipimpin Hulagu Khan yang menghancurkan Baghdad dan tak menyisakan sedikitpun dari pengetahuan yang dihimpun di perpustakaan Baghdad. Keturunan dari Bani Abbasiyah termasuk suku al-Abbasi saat ini banyak bertempat tinggal di timur laut Tikrit, Iraq sekarang.

Namun kemudian. Periode Ketiga (334 H/945 M . masa kekuasaan dinasti Bani Buwaih dalam pemerintahan khilafah Abbasiyah. Di sisi lain. khususnya orang Turki (dan kemudian diikuti oleh Mamluk di Mesir pada pertengahan abad ke-13). Berdasarkan perubahan pola pemerintahan dan politik. seorang muslim Syiah dari dinasti Fatimiyyah mengaku dari keturunan anak perempuannya Nabi Muhammad. 2. Menuju puncak keemasan Khilafah Abbasiyah merupakan kelanjutan dari khilafah sebelumnya dari Bani Umayyah. Pada masa pemerintahannya.232 H/847 M). Masa pemerintahan Abu al-Abbas. kekhalifahan tetap bertahan sebagai simbol yang menyatukan umat Islam. Selanjutnya digantikan oleh Abu Ja'far al-Manshur (754-775 M). Namun setelah periode ini berakhir. Dinasti Fatimiyyah kemudian runtuh pada tahun 1171. disebut periode pengaruh Turki pertama. Sedangkan Bani Umayyah bisa bertahan dan terus memimpin komunitas Muslim di Spanyol.334 H/945 M). Meskipun begitu. biasanya disebut juga dengan masa pengaruh Turki kedua (di bawah kendali) Kesultanan Seljuk Raya (salajiqah al-Kubra/Seljuk agung). ia mulai memperluas daerah kekuasaannya sampai ke Mesir dan Palestina. sampai akhirnya dijatuhkan kembali pada tahun 1031. pertentangan ini semakin memuncak dan akhirnya pada tahun 750. 5. Bani Abbasiyah mengklaim bahwa dinasti mereka tak dapat disaingi. sosial. Periode Pertama (132 H/750 M . kemakmuran masyarakat mencapai tingkat tertinggi. mulai mendapatkan pengaruh dan mulai memisahkan diri dari kekhalifahan. Pada periode pertama pemerintahan Bani Abbas mencapai masa keemasannya. Periode ini juga berhasil menyiapkan landasan bagi perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan dalam Islam. Abu al-Abbas al-Saffah berhasil meruntuhkan Daulah Umayyah dan kemudian dilantik sebagai khalifah. cicit dari Abbas menjalankan kampanye untuk mengembalikan kekuasaan pemerintahan kepada keluarga Bani Hasyim di Parsi pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Tunisia dan Libya. Selanjutnya pada masa pemerintahan Khalifah Marwan II. pemerintahan Bani Abbas mulai menurun dalam bidang politik. 4. Tetapi pada tahun 940 kekuatan kekhalifahan menyusut ketika orang-orang non-Arab. meskipun filsafat dan ilmu pengetahuan terus berkembang. masa khalifah bebas dari pengaruh dinasti lain.447 H/1055 M). Kekuasaannya berlangsung dalam rentang waktu yang panjang. dan hanya menyisakan Mesir sebagai daerah kekuasaan Bani Fatimiyyah.590 H/l194 M). yang keras menghadapi lawan-lawannya terutama dari Bani . pendiri dinasti ini sangat singkat. Pada awalnya ia hanya menguasai Maroko. sehingga timbul kekuasaan ganda di daerah Afrika Utara.Bani Abbasiyah 2 Pendahuluan Pada awalnya Muhammad bin Ali. dimana pendiri dari khilafah ini adalah Abdullah al-Saffah ibn Muhammad ibn Ali ibn Abdullah ibn al-Abbas Rahimahullah. Aljazair. sebelum akhirnya Bani Abbasyiah berhasil merebut kembali daerah yang sebelumnya telah mereka kuasai. dari tahun 132 H (750 M) s/d. masa kekuasaan daulah Bani Seljuk dalam pemerintahan khilafah Abbasiyah. Said bin Husain. Periode Kedua (232 H/847 M . Periode ini disebut juga masa pengaruh Persia kedua. Secara politis. dan budaya. para sejarawan biasanya membagi masa pemerintahan Daulah Abbas menjadi lima periode: 1.656 H/1258 M). Periode Kelima (590 H/1194 M . disebut periode pengaruh Arab dan Persia pertama. yaitu dari tahun 750-754 M. kemudian mereka mengklaim kembali gelar Khalifah pada tahun 929. mengkonsolidasikan kembali kepemimpinan gaya Islam dan menyuburkan ilmu pengetahuan dan pengembangan budaya Timur Tengah. Periode Keempat (447 H/1055 M . 3. 656 H (1258 M). Namun kemudian. Bani Abbasiyah berhasil memegang kekuasaan kekhalifahan selama tiga abad. tetapi kekuasaannya hanya efektif di sekitar kota Baghdad dan diakhiri oleh invasi dari bangsa Mongol. para khalifah betul-betul tokoh yang kuat dan merupakan pusat kekuasaan politik dan agama sekaligus. mengklaim dirinya sebagai Khalifah pada tahun 909. Pola pemerintahan yang diterapkan oleh Daulah Abbasiyah berbeda-beda sesuai dengan perubahan politik.

lembaga pendidikan dokter. keduanya adalah pamannya sendiri yang ditunjuk sebagai gubernur oleh khalifah sebelumnya di Syria dan Mesir dibunuh karena tidak bersedia membaiatnya. ilmu pengetahuan. Diantara usaha-usaha tersebut adalah merebut benteng-benteng di Asia. berasal dari Balkh. Popularitas daulah Abbasiyah mencapai puncaknya di zaman khalifah Harun Ar-Rasyid Rahimahullah (786-809 M) dan puteranya al-Ma'mun (813-833 M). berbeda dari daulat Bani Umayyah. Disamping itu. Pada masa inilah negara Islam menempatkan dirinya sebagai negara terkuat dan tak tertandingi. Bizantium membayar upeti tahunan. dia menciptakan tradisi baru dengan mengangkat Wazir sebagai koordinator dari kementrian yang ada. Turki di bagian lain Oxus dan India. Wazir pertama yang diangkat adalah Khalid bin Barmak. pengertian khalifah kembali berubah. Harun Ar-Rasyid (786-809 M). al-Manshur memerintahkan Abu Muslim al-Khurasani melakukannya. dan belakangan gelar tahta ini lebih populer daripada nama yang sebenarnya. Baghdad. karena dikhawatirkan akan menjadi pesaing baginya. Pada masa al-Manshur. al-Ma'mun (813-833 M). Dia berkata: 3 “ Innama anii Sulthan Allah fi ardhihi (sesungguhnya saya adalah kekuasaan Tuhan di bumi-Nya) ” Dengan demikian. dan kepolisian negara disamping membenahi angkatan bersenjata. al-Watsiq (842-847 M). Kalau dulu hanya sekedar untuk mengantar surat. pemandian-pemandian umum juga dibangun. pendidikan.Bani Abbasiyah Umayyah. sosial. seperti al-Manshur. kesehatan. Kesejahteraan. Pada masa al-Manshur ini. Khalifah al-Manshur berusaha menaklukkan kembali daerah-daerah yang sebelumnya membebaskan diri dari pemerintah pusat. Disamping itu. maka puncak keemasan dari dinasti ini berada pada tujuh khalifah sesudahnya. Ke utara bala tentaranya melintasi pegunungan Taurus dan mendekati selat Bosphorus. wilayah Coppadocia dan Cicilia pada tahun 756-758 M. Pada masa al-Mahdi perekonomian mulai meningkat dengan peningkatan di sektor pertanian melalui irigasi dan peningkatan hasil pertambangan seperti perak. diantaranya dengan membuat semacam lembaga eksekutif dan yudikatif. dan juga Syi'ah. jawatan pos ditugaskan untuk menghimpun seluruh informasi di daerah-daerah sehingga administrasi kenegaraan dapat berjalan lancar. untuk lebih memantapkan dan menjaga stabilitas negara yang baru berdiri itu. dan kebudayaan serta kesusasteraan berada pada zaman keemasannya. dan mendirikan rumah sakit. Kalau dasar-dasar pemerintahan daulah Abbasiyah diletakkan dan dibangun oleh Abu al-Abbas as-Saffah dan al-Manshur. Pada masanya sudah terdapat paling tidak sekitar 800 orang dokter. dekat bekas ibu kota Persia. Dengan demikian. Persia. tembaga dan besi. Terkecuali itu dagang transit antara Timur dan Barat juga banyak membawa kekayaan. tahun 762 M. Jawatan pos yang sudah ada sejak masa dinasti Bani Umayyah ditingkatkan peranannya dengan tambahan tugas. bukan dari manusia. dekat Kufah. tokoh-tokoh besar yang mungkin menjadi saingan baginya satu per satu disingkirkannya. Abdullah bin Ali dan Shalih bin Ali. kota Malatia. Untuk memperkuat kekuasaannya. Dia menunjuk Muhammad ibn Abdurrahman sebagai hakim pada lembaga kehakiman negara. al-Mu'tashim (833-842 M). Pada mulanya ibu kota negara adalah al-Hasyimiyah. Namun. Ctesiphon. dan kemudian menghukum mati Abu Muslim al-Khurasani pada tahun 755 M. Bala tentaranya juga berhadapan dengan pasukan Turki Khazar di Kaukasus. dia berdamai dengan kaisar Constantine V dan selama gencatan senjata 758-765 M. bukan pula sekedar pelanjut Nabi sebagaimana pada masa al. konsep khilafah dalam pandangannya dan berlanjut ke generasi sesudahnya merupakan mandat dari Allah. . Dia juga membentuk lembaga protokol negara. al-Mansyur memindahkan ibu kota negara ke kota yang baru dibangunnya. Bashrah menjadi pelabuhan yang penting. yaitu al-Mahdi (775-785 M). dan farmasi. dan memantapkan keamanan di daerah perbatasan. pusat pemerintahan dinasti Bani Abbas berada di tengah-tengah bangsa Persia. sekretaris negara.Khulafa' al-Rasyiduun. al-Hadi (775. dan al-Mutawakkil (847-861 M). Kekayaan negara banyak dimanfaatkan Harun al-Rasyid untuk keperluan sosial.786 M). emas. Para direktur jawatan pos bertugas melaporkan tingkah laku gubernur setempat kepada khalifah. Di ibu kota yang baru ini al-Manshur melakukan konsolidasi dan penertiban pemerintahannya. Daylami di laut Kaspia. Khawarij. khalifah-khalifah Abbasiyah memakai "gelar tahta". Di bidang pemerintahan. Di pihak lain.

Sebagaimana diuraikan di atas. penerjemahan buku-buku asing digalakkan. ilmu yang dituntut adalah ilmu-ilmu agama. Ketika itu. 2. Perkembangan lembaga pendidikan itu mencerminkan terjadinya perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan. dalam periode ini banyak tantangan dan gerakan politik yang mengganggu stabilitas. 3. Disamping itu.Bani Abbasiyah Al-Ma'mun. Perpustakaan pada masa itu lebih merupakan sebuah universitas. semuanya dapat dipadamkan. pergi keluar daerah menuntut ilmu kepada seorang atau beberapa orang ahli dalam bidangnya masing-masing. dinasti Abbasiyah mengadakan perubahan sistem ketentaraan. kemajuan itu paling tidak. ada pula ciri-ciri menonjol dinasti Bani Abbas yang tak terdapat di zaman Bani Umayyah. yaitu lembaga pendidikan terendah. memberi peluang besar kepada orang-orang Turki untuk masuk dalam pemerintahan. tempat anak-anak mengenal dasar-dasar bacaan. Dengan berpindahnya ibu kota ke Baghdad. Jabatan ini tidak ada di dalam pemerintahan Bani Umayyah. dan konflik antar bangsa dan aliran pemikiran keagamaan. fiqh dan bahasa. di awal Islam. khalifah berikutnya (833-842 M). hadits. ia menggaji penerjemah-penerjemah dari golongan Kristen dan penganut agama lain yang ahli (wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah). Praktek orang-orang muslim mengikuti perang sudah terhenti. dengan berdirinya perpustakaan dan akademi. belum ada tentara khusus yang profesional. Sedangkan dinasti Bani Umayyah sangat berorientasi kepada Arab Islam. Maktab/Kuttab dan masjid. gerakan Syi'ah. dikenal sebagai khalifah yang sangat cinta kepada ilmu filsafat. lembaga pendidikan terdiri dari dua tingkat: 1. misalnya. Pada masa pemerintahannya. Untuk menerjemahkan buku-buku Yunani. tidak berarti seluruhnya berawal dari kreativitas penguasa Bani Abbas sendiri. 2. menulis dan berdiskusi. Sebagian di antaranya sudah dimulai sejak awal kebangkitan Islam. dan tempat para remaja belajar dasar-dasar ilmu agama. Walaupun demikian. gerakan Zindiq di Persia. Dalam periode pertama dan ketiga pemerintahan Abbasiyah. dan pada periode kedua dan keempat bangsa Turki sangat dominan dalam politik dan pemerintahan dinasti ini. Lembaga-lembaga ini kemudian berkembang pada masa pemerintahan Bani Abbas. 1. kekuatan militer dinasti Bani Abbas menjadi sangat kuat. Disamping itu. Pengajarannya berlangsung di masjid-masjid atau di rumah-rumah ulama bersangkutan. Inilah perbedaan pokok antara Bani Abbas dan Bani Umayyah. Dalam bidang pendidikan. baik dari kalangan Bani Abbas sendiri maupun dari luar. Al-Mu'tasim. pemerintahan Bani Abbas menjadi jauh dari pengaruh Arab Islam. yaitu: 4 . karena di samping terdapat kitab-kitab. Dengan demikian. keterlibatan mereka dimulai sebagai tentara pengawal. Tingkat pendalaman. Gerakan-gerakan itu seperti gerakan sisa-sisa Bani Umayyah dan kalangan intern Bani Abbas. pengganti Harun Ar-Rasyid. Ketentaraan profesional baru terbentuk pada masa pemerintahan Bani Abbas. salah satu karya besarnya yang terpenting adalah pembangunan Baitul-Hikmah. pada masa Bani Abbas ada jabatan wazir. juga ditentukan oleh dua hal. seperti tafsir. dimana para pelajar yang ingin memperdalam ilmunya. Pada umumnya. baik sebagai bahasa administrasi yang sudah berlaku sejak zaman Bani Umayyah. pusat penerjemahan yang berfungsi sebagai perguruan tinggi dengan perpustakaan yang besar. Sebelumnya. Dari gambaran di atas Bani Abbasiyah pada periode pertama lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam daripada perluasan wilayah. Hal ini sangat ditentukan oleh perkembangan bahasa Arab. Bagi anak penguasa pendidikan bisa berlangsung di istana atau di rumah penguasa tersebut dengan memanggil ulama ahli ke sana. di sana orang juga dapat membaca. yang membawahi kepala-kepala departemen. lembaga pendidikan sudah mulai berkembang. Tentara dibina secara khusus menjadi prajurit-prajurit profesional. Tidak seperti pada masa Daulah Umayyah. Akan tetapi. hitungan dan tulisan. revolusi al-Khawarij di Afrika Utara. pengaruh kebudayaan Persia sangat kuat. Ia juga banyak mendirikan sekolah. Dalam penyelenggaraan negara. puncak perkembangan kebudayaan dan pemikiran Islam terjadi pada masa pemerintahan Bani Abbas. maupun sebagai bahasa ilmu pengetahuan. Pada masa Al-Ma'mun inilah Baghdad mulai menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan.

Fase pertama. mazhab ini lebih banyak menggunakan pemikiran rasional daripada hadits. pada masa pemerintahan Bani Abbas banyak para mujtahid lain yang mengeluarkan pendapatnya secara bebas dan mendirikan madzhab-nya pula. Imam-imam madzhab hukum yang empat hidup pada masa pemerintahan Abbasiyah pertama. karena Al-Asy'ari sebelumnya adalah pengikut Mu'tazilah. Hal yang sama juga terlihat dalam ilmu fiqh dan terutama dalam ilmu teologi. kota yang berada di tengah-tengah kebudayaan Persia yang hidup kemasyarakatannya telah mencapai tingkat kemajuan yang lebih tinggi. aliran tradisional di bidang teologi yang dicetuskan oleh Abu al-Hasan al-Asy'ari (873-935 M) yang lahir pada masa Bani Abbas ini juga banyak sekali terpengaruh oleh logika Yunani. pemikiran-pemikirannya yang lebih kompleks dan sempurna baru mereka rumuskan pada masa pemerintahan Bani Abbas periode pertama. Gerakan terjemahan yang berlangsung dalam tiga fase. Kedua metode ini memang berkembang pada masa pemerintahan Bani Abbas. Sedangkan pengaruh Yunani masuk melalui terjemahan-terjemahan dalam banyak bidang ilmu. juga berkembang pesat pada masa Bani Abbas. Bangsa-bangsa itu memberi saham tertentu dalam perkembangan ilmu pengetahuan dalam Islam. Aliran-aliran sesat yang sudah ada pada masa Bani Umayyah. pada masa khalifah al-Manshur hingga Harun Ar-Rasyid. 2. Kedua. sehingga memudahkan para pencari dan penulis hadits bekerja. Dalam bidang tafsir. Muridnya dan sekaligus pelanjutnya. Akan tetapi perkembangan pemikirannya masih terbatas. Berbeda dengan Imam Abu Hanifah. Ini terjadi. Perkembangan logika di kalangan umat Islam sangat mempengaruhi perkembangan dua bidang ilmu tersebut. Buku-buku yang banyak diterjemahkan adalah dalam bidang filsafat dan kedokteran. Abu Yusuf. Pengaruh dari kebudayaan bangsa yang sudah maju tersebut. seperti Khawarij. Tokoh perumus pemikiran Mu'tazilah yang terbesar adalah Abu al-Huzail al-Allaf (135-235 H/752-849M) dan al-Nazzam (185-221 H/801-835M). Hal itu mungkin terutama disebabkan oleh tersedianya fasilitas dan transportasi. filsafat dan sastra. karena pengikutnya tidak berkembang. sebagaimana sudah disebutkan. Bidang-bidang ilmu yang diterjemahkan semakin meluas. tafsir bi al-ma'tsur. sangat kuat di bidang pemerintahan. Pendapat dua tokoh mazhab hukum itu ditengahi oleh Imam Syafi'i Rahimahullah (767-820 M). Disamping empat pendiri madzhab besar tersebut. Pengaruh India terlihat dalam bidang kedokteran. sejak awal sudah dikenal dua metode. Imam Abu Hanifah Rahimahullah (700-767 M) dalam pendapat-pendapat hukumnya dipengaruhi oleh perkembangan yang terjadi di Kufah. terutama filsafat. Namun. yaitu metode rasional yang lebih banyak bertumpu kepada pendapat dan pikiran daripada hadits dan pendapat sahabat. Asy'ariyah. ilmu matematika dan astronomi.Bani Abbasiyah 1. tafsir bi al-ra'yi. Fase ketiga berlangsung setelah tahun 300 H. Akan tetapi. Akan tetapi jelas sekali bahwa tafsir dengan metode bi al-ra'yi. Karena itu. tetapi juga ilmu pengetahuan agama. Hal ini mereka lakukan untuk menjaga dan memurnikan ajaran Islam dari kebudayaan serta adat istiadat orang-orang non-Arab. setelah terjadi kontak dengan pemikiran Yunani yang membawa pemikiran filsafat dan rasionalisme dalam Islam. Fase kedua berlangsung mulai masa khalifah al-Ma'mun hingga tahun 300 H. terutama setelah adanya pembuatan kertas. (tafsir rasional). dan Imam Ahmad ibn Hanbal Rahimahullah (780-855 M) yang mengembalikan sistim madzhab dan pendapat akal semata kepada hadits Nabi serta memerintahkan para muridnya untuk berpegang kepada hadits Nabi serta pemahaman para sahabat Nabi. Penulisan hadits. Hal yang sama berlaku pula dalam bidang sastra. Terjadinya asimilasi antara bangsa Arab dengan bangsa-bangsa lain yang lebih dahulu mengalami perkembangan dalam bidang ilmu pengetahuan. Murji'ah dan Mu'tazilah pun ada. sangat dipengaruhi oleh perkembangan pemikiran filsafat dan ilmu pengetahuan. Imam Malik Rahimahullah (713-795 M) banyak menggunakan hadits dan tradisi masyarakat Madinah. bukan saja membawa kemajuan di bidang ilmu pengetahuan umum. menjadi Qadhi al-Qudhat di zaman Harun Ar-Rasyid. pemikiran dan mazhab itu hilang bersama berlalunya zaman. bangsa-bangsa non-Arab banyak yang masuk Islam. Teologi rasional Mu'tazilah muncul di ujung pemerintahan Bani Umayyah. Pengaruh Persia. Asimilasi berlangsung secara efektif dan bernilai guna. penafsiran pertama. 5 . Disamping itu. yaitu interpretasi tradisional dengan mengambil interpretasi dari Nabi dan para sahabat. Pada masa pemerintahan Bani Abbas. bangsa Persia banyak berjasa dalam perkembangan ilmu. terutama melalui gerakan terjemahan. Pada fase ini yang banyak diterjemahkan adalah karya-karya dalam bidang astronomi dan manthiq.

namun setelah periode ini berakhir. Salah satu inovasi besar pada masa ini adalah diterjemahkannya karya-karya di bidang pengetahuan. Dalam bidang optikal Abu Ali al-Hasan ibn al-Haitsami. Dia juga ahli dalam ilmu geografi. antara lain al-Farabi. yang terkenal diantaranya ialah asy-Syifa'. Menurut teorinya yang kemudian terbukti kebenarannya bendalah yang mengirim cahaya ke mata. Tambahan pula. banyak diantara mereka bukan Islam dan bukan Arab Muslim. logika. kenegaraan. dunia Islam mengalami peningkatan besar-besaran di bidang ilmu pengetahuan. Kata aljabar berasal dari judul bukunya. Mereka ini memainkan peranan yang penting dalam menterjemahkan dan mengembangkan karya Kesusasteraan Yunani dan Hindu. al-Jabr wa al-Muqoibalah. matematika. terkenal sebagai orang yang menentang pendapat bahwa mata mengirim cahaya ke benda yang dilihat. Dia berpendapat bahwa logam seperti timah. dan Hindustan. Sumbangan mereka ini menyebabkan seorang ahli filsafat Yunani yaitu Aristoteles terkenal di Eropa. peradaban Islam juga mengalami masa kemunduran. sehingga di sana terdapat aliran yang disebut dengan Averroisme. karena berbagai kondisi yang ada di umat muslim saat itu pada akhirnya kekhalifahan ini hanya menjadi simbol dan bahkan tentara Mamluk ini. filsafat. dan ilmu zaman pra-Islam kepada masyarakat Kristen Eropa. ilmu kedokteraan berada di tangan Ibn Sina. . Ilmu-ilmu ini kemudiannya diperbaiki lagi oleh beberapa tokoh Islam seperti Al-Biruni dan sebagainya. Di bidang kimia. Ibnu Sina yang juga seorang filosof berhasil menemukan sistem peredaran darah pada manusia. kejayaan dan kegemilangan. yang pada mulanya mengambil inisiatif merebut kekuasaan kerajaan Ayyubiyyah yang pada masa itu merupakan kepanjangan tangan dari khilafah Bani Abbas. Al-Farabi banyak menulis buku tentang filsafat. banyak berpengaruh di Barat dalam bidang filsafat. Pada masa ini. dan filosofi dari Yunani. yang kemudian dikenal dengan Bani Mamalik berhasil berkuasa. Tokoh-tokoh terkenal dalam bidang filsafat. kimia dan sejarah. etika dan interpretasi terhadap filsafat Aristoteles. Dalam lapangan kedokteran dikenal nama ar-Razi dan Ibnu Sina. dan Ibnu Rusyd. Dia juga orang pertama yang menyusun buku mengenai kedokteran anak.Bani Abbasiyah Pengaruh gerakan terjemahan terlihat dalam perkembangan ilmu pengetahuan umum. Masa keemasan ini mencapai puncaknya terutama pada masa kekuasaan Bani Abbas periode pertama. Ini adalah suatu inovasi sebab sebelumnya yang digunakan adalah tentara bayaran dari Turki. Ibn Sina juga banyak mengarang buku tentang filsafat. Bagaimanapun tentara Mamluk membantu sekaligus menyulitkan kekhalifahan Abbasiyah. Ibnu Rusyd yang di Barat lebih dikenal dengan nama Averroes. Diantara karyanya adalah al-Qoonuun fi al-Thibb yang merupakan ensiklopedi kedokteran paling besar dalam sejarah. pada zaman ini menyaksikan penemuan ilmu geografi. Ibnu Sina. kemajuan yang tidak ada tandingannya di kala itu. kemajuan politik berjalan seiring dengan kemajuan peradaban dan kebudayaan. Sesudahnya. Dialah yang menciptakan ilmu aljabar. Di bidang matematika terkenal nama Muhammad ibn Musa al-Khawarizmi. menulis ringkasan ilmu astronomi yang diterjemahkan ke dalam bahasa Latin oleh Gerard Cremona dan Johannes Hispalensis. 6 Pengaruh Mamluk Kekhalifahan Abbasiyah adalah yang pertama kali mengorganisasikan penggunaan tentara-tentara budak yang disebut Mamluk pada abad ke-9. sastra. yang di Eropa dikenal dengan nama Alhazen. yang dikenal di Eropa dengan nama Al-Faragnus. yang juga mahir dalam bidang astronomi. terkenal nama Jabir ibn Hayyan. terutama di bidang astronomi. besi dan tembaga dapat diubah menjadi emas atau perak dengan mencampurkan suatu zat tertentu. jiwa. Dibentuk oleh Al-Ma'mun. hal ini disebabkan karena para penguasa Ayyubiyyah waktu itu kurang tegas dalam memimpin kerajaan. Pada masa kekhalifahan ini. dan astronomi seperti Euclid dan Claudius Ptolemy. kedokteran. Wallahul Musta’an. Banyak golongan pemikir lahir zaman ini. Demikianlah kemajuan politik dan kebudayaan yang pernah dicapai oleh pemerintahan Islam pada masa klasik. Diantara karyanya adalah Muuruj al-Zahab wa Ma'aadzin al-Jawahir. Persia. sehingga Islam mencapai masa keemasan. Ar-Razi adalah tokoh pertama yang membedakan antara penyakit cacar dengan measles. Dalam bidang sejarah terkenal nama al-Mas'udi. Dalam lapangan astronomi terkenal nama al-Fazari sebagai astronom Islam yang pertama kali menyusun astrolobe. Al-Farghani. tentara-tentara budak ini didominasi oleh bangsa Turki tetapi juga banyak diisi oleh bangsa Berber dari Afrika Utara dan Slav dari Eropa Timur.

Tentara Turki berhasil merebut kekuasaan tersebut. seperti terlihat pada periode kedua dan seterusnya. Pengaruh Bani Seljuk Setelah jatuhnya kekuasaan Bani Buwaih ke tangan Bani Seljuk atau Salajiqah Al-Kubro (Seljuk Agung). Hal ini sebenarnya juga terjadi pada pemerintahan-pemerintahan Islam sebelumnya. Walaupun berkuasa Bani Mamalik tetap menyatakan diri berada di bawah kekuasaan (simbolik) kekhalifahan. 3. pada periode ketiga (334-447 H/l055 M). posisi dan kedudukan khalifah Abbasiyah sedikit lebih baik. Setelah kekuasaan berada di tangan orang-orang Turki pada periode kedua. perebutan kekuasaan sering terjadi. Yang ada hanyalah usaha merebut kekuasaannya dengan membiarkan jabatan khalifah tetap dipegang Bani Abbas. Keuangan negara sangat sulit karena biaya yang dikeluarkan untuk tentara bayaran sangat besar. tidak ada usaha untuk merebut jabatan khilafah dari tangan Bani Abbas.Bani Abbasiyah Bani Mamalik ini mendirikan kesultanan sendiri di Mesir dan memindahkan ibu kota dari Baghdad ke Cairo setelah berbagai serangan dari tentara tartar dan kehancuran Baghdad sendiri setelah serangan Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan. dimana khalifah Abbasiyyah tetap sebagai kepala negara. Bersamaan dengan itu. Dengan profesionalisasi angkatan bersenjata. terutama di awal berdirinya. ketergantungan khalifah kepada mereka sangat tinggi. Luasnya wilayah kekuasaan daulah Abbasiyyah sementara komunikasi pusat dengan daerah sulit dilakukan. Akan tetapi. Di tangan mereka khalifah bagaikan boneka yang tak bisa berbuat apa-apa. tingkat saling percaya di kalangan para penguasa dan pelaksana pemerintahan sangat rendah. Tetapi. sedangkan kekusaan dapat didirikan di pusat maupun daerah yang jauh dari pusat pemerintahan dalam bentuk dinasti-dinasti kecil yang merdeka. dengan membiarkan jabatan tetap dipegang bani Abbas. daulah Abbasiyah berada di bawah pengaruh kekuasaan Bani Buwaih yang berpaham Syi'ah. 2. Kemunduran Faktor-faktor penting yang menyebabkan kemunduran Bani Abbas pada masa ini. Pada saat kekuatan militer menurun. Diantara faktor lain yang menyebabkan peran politik Bani Abbas menurun adalah perebutan kekuasaan di pusat pemerintahan. . karena khalifah sudah dianggap sebagai jabatan keagamaan yang sakral dan tidak bisa diganggu gugat lagi. paling tidak kewibawaannya dalam bidang agama dikembalikan bahkan mereka terus menjaga keutuhan dan keamanan untuk membendung faham Syi'ah dan mengembangkan manhaj Sunni yang dianut oleh mereka. adalah: 1. Sedangkan kekuasaan dapat didirikan di pusat maupun di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan dalam bentuk dinasti-dinasti kecil yang merdeka. khalifah tidak sanggup memaksa pengiriman pajak ke Baghdad. Hal ini terjadi karena khalifah sudah dianggap sebagai jabatan keagamaan yang sakral dan tidak bisa diganggu gugat lagi. pada masa-masa berikutnya. Pada masa pemerintahan Bani Abbas. Bahkan merekalah yang memilih dan menjatuhkan khalifah sesuai dengan keinginan politik mereka. 7 Pengaruh Bani Buwaih Faktor lain yang menyebabkan peran politik Bani Abbas menurun adalah perebutan kekuasaan di pusat pemerintahan. meskipun khalifah tidak berdaya. sehingga banyak daerah memerdekakan diri. apa yang terjadi pada pemerintahan Abbasiyah berbeda dengan yang terjadi sebelumnya.

Bahkan dalam kenyataannya. Fenomena ini mungkin bersamaan dengan datangnya pemimpin-pemimpin yang memiliki kekuatan militer di propinsi-propinsi tertentu yang membuat mereka benar-benar independen. dengan pembayaran upeti itu. Seseorang yang ditunjuk menjadi gubernur oleh khalifah. Kecuali Bani Umayyah di Spanyol dan Bani Idrisiyyah di Marokko. seperti dalam kesusasteraan dan karya-karya ilmiah. dengan berbagai cara diantaranya pemberontakan yang dilakukan oleh pemimpin lokal dan mereka berhasil memperoleh kemerdekaan penuh. Masa disintegrasi ini terjadi setelah pemerintahan periode pertama Bani Abbasiyah mencapai masa keemasannya. Pengangkatan anggota militer Turki ini. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. tetapi beberapa diantaranya bahkan berusaha menguasai khalifah itu sendiri. sehingga meskipun dirasakan dalam hampir semua segi kehidupan. Nampaknya. Ada kemungkinan bahwa para khalifah Abbasiyah sudah cukup puas dengan pengakuan nominal dari propinsi-propinsi tertentu. Secara riil. Alasannya adalah : 1. Hubungannya dengan khilafah ditandai dengan pembayaran pajak. para penguasa Abbasiyah mempekerjakan orang-orang profesional di bidang kemiliteran. terutama di bidang politik. disamping persoalan-persoalan keagamaan.Bani Abbasiyah 8 Masa Disintegrasi (1000-1250 M) Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam dari pada persoalan politik itu. mulai dari awal berdirinya sampai masa keruntuhannya. Kekuatan militer Abbasiyah waktu itu mulai mengalami kemunduran. Menurut Ibnu Khaldun. Apalagi pada periode pertama pemerintahan dinasti Abbasiyah. Kekuasaan dinasti ini tidak pernah diakui di Spanyol dan seluruh Afrika Utara. khususnya tentara Turki dengan sistem perbudakan baru seperti diuraikan di atas. daerah-daerah itu berada di bawah kekuasaan gubernur-gubernur propinsi bersangkutan. seperti daulah Aghlabiyah di Tunisia dan Thahiriyyah di Khurasan. Akibat dari kebijaksanaan yang lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam daripada persoalan politik itu. banyak daerah tidak dikuasai khalifah. 2. Wilayah kekuasaan Bani Umayyah. sebenarnya keruntuhan kekuasaan Bani Abbas mulai terlihat sejak awal abad kesembilan. sejajar dengan batas-batas wilayah kekuasaan Islam. mereka tidak bersungguh-sungguh menghapuskan fanatisme tersebut. kedudukannya semakin bertambah kuat. Hal ini tidak seluruhnya benar untuk diterapkan pada pemerintahan Bani Abbas. Mereka bukan saja menggerogoti kekuasaan khalifah. 2. dalam perkembangan selanjutnya teryata menjadi ancaman besar terhadap kekuasaan khalifah. Ini bisa terjadi dalam salah satu dari dua cara: 1. Akan tetapi berbicara tentang politik Islam dalam lintasan sejarah. Gerakan inilah yang banyak memberikan inspirasi terhadap gerakan politik. Penguasa Bani Abbas lebih menitik beratkan pembinaan peradaban dan kebudayaan daripada politik dan ekspansi. propinsi-propinsi tertentu di pinggiran mulai lepas dari genggaman penguasa Bani Abbas. Dimana salah satu . sudah muncul fanatisme kebangsaan berupa gerakan syu'u arabiyah (kebangsaan/anti Arab). seperti daulah Bani Umayyah di Spanyol dan Bani Idrisiyyah di Marokko. Mungkin para khalifah tidak cukup kuat untuk membuat mereka tunduk kepadanya. pada masa berikutnya pemerintahan dinasti ini mulai menurun. propinsi-propinsi itu pada mulanya tetap patuh membayar upeti selama mereka menyaksikan Baghdad stabil dan khalifah mampu mengatasi pergolakan-pergolakan yang muncul. Seorang pemimpin lokal memimpin suatu pemberontakan dan berhasil memperoleh kemerdekaan penuh. Sebagai gantinya. Disintegrasi dalam bidang politik sebenarnya sudah mulai terjadi di akhir zaman Bani Umayyah. kecuali Mesir yang bersifat sebentar-sebentar dan kebanyakan bersifat nominal. akan terlihat perbedaan antara pemerintahan Bani Umayyah dengan pemerintahan Bani Abbas. Namun pada saat wibawa khalifah sudah memudar mereka melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad. bahkan ada diantara mereka yang justru melibatkan diri dalam konflik kebangsaan dan keagamaan itu. para khalifah tidak sadar akan bahaya politik dari fanatisme kebangsaan dan aliran keagamaan itu.

wilayah kekuasaan Abbasiyah pada periode pertama sangat luas. seperti Maroko. Sementara itu. meliputi berbagai bangsa yang berbeda. Dalam sejarah kekuasaan Bani Abbas terlihat bahwa apabila khalifah kuat. Mesir. para khalifah menjalankan sistem perbudakan baru. 1. karena para khalifah adalah orang-orang kuat yang mampu menjaga keseimbangan kekuatan. Kehancuran Baghdad akibat serangan tentara Mongol ini awal babak baru dalam sejarah Islam. Persia. naik tahta. seorang khalifah yang lemah. hanya karena khalifah pada periode ini sangat kuat. para menteri cenderung berperan sebagai kepala pegawai sipil. sebagaimana diuraikan terdahulu. Menurut Ibnu Khaldun. Keduanya sama-sama tertindas. Sistem perbudakan ini telah mempertinggi pengaruh bangsa Persia dan Turki. . Namun demikian. Sementara itu bangsa Arab beranggapan bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka adalah darah (ras) istimewa dan mereka menganggap rendah bangsa non-Arab ('ajam). Sulit bagi orang-orang Arab untuk melupakan Bani Umayyah. khilafah Abbasiyah tidak ditegakkan di atas ashabiyah tradisional. walaupun banyak sekali dinasti Islam berdiri. Pada masa itu mereka merupakan warga kelas satu. dominasi tentara Turki tak terbendung lagi. Wilayah kekuasaan khalifah yang sempit ini menunjukkan kelemahan politiknya. Baghdad dapat direbut dan dihancur luluhkan tanpa perlawanan yang berarti. Fanatisme kebangsaan ini nampaknya dibiarkan berkembang oleh penguasa. Mereka menginginkan sebuah dinasti dengan raja dan pegawai dari Persia pula. Meskipun demikian. Setelah al-Mutawakkil.Bani Abbasiyah sebabnya adalah kecenderungan penguasa untuk hidup mewah dan kelemahan khalifah dalam memimpin roda pemerintahan. sudah merdeka dan berkuasa kembali. Berakhirnya kekuasaan Dinasti Seljuk atas Baghdad atau khilafah Abbasiyah merupakan awal dari periode kelima. Orang-orang Arab sendiri terpecah belah dengan adanya ashabiyah (kesukuan). Akan tetapi. mereka dianggap sebagai hamba. faktor-faktor penyebab kemunduran itu tidak datang secara tiba-tiba. dan selanjutnya beralih kepada Dinasti Seljuk pada periode keempat. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut: 9 Persaingan antar Bangsa Khilafah Abbasiyah didirikan oleh Bani Abbas yang bersekutu dengan orang-orang Persia. masing-masing faktor tersebut saling berkaitan satu sama lain. ada dua sebab dinasti Bani Abbas memilih orang-orang Persia daripada orang-orang Arab. namun yang terbanyak adalah dinasti kecil. Oleh Bani Abbas. Dengan demikian. Kecuali Islam. dinasti Bani Abbas tetap mempertahankan persekutuan itu. mereka merasa bahwa negara adalah milik mereka. Pada periode ini. mereka mempunyai kekuasaan atas rakyat berdasarkan kekuasaan khalifah. Pada masa inilah tentara Mongol dan Tartar menyerang Baghdad. khalifah Abbasiyah tidak lagi berada di bawah kekuasaan suatu dinasti tertentu. Mereka diberi nasab dinasti dan mendapat gaji. Sebagaimana terlihat dalam periodisasi khilafah Abbasiyah. Budak-budak bangsa Persia atau Turki dijadikan pegawai dan tentara. disamping fanatisme kearaban. Posisi ini kemudian direbut oleh Bani Buwaih. Karena jumlah dan kekuatan mereka yang besar. masa kemunduran dimulai sejak periode kedua. mereka akan berkuasa mengatur roda pemerintahan. Setelah khilafah Abbasiyah berdiri. muncul juga fanatisme bangsa-bangsa lain yang melahirkan gerakan syu'ubiyah. Irak. yang disebut masa pertengahan. Selain itu. Disamping kelemahan khalifah. pada waktu itu tidak ada kesadaran yang merajut elemen-elemen yang bermacam-macam tersebut dengan kuat. Benih-benihnya sudah terlihat pada periode pertama. Kekuasaan berada di tangan orang-orang Turki. Mereka disatukan dengan bangsa Semit. stabilitas politik dapat terjaga. Kecenderungan masing-masing bangsa untuk mendominasi kekuasaan sudah dirasakan sejak awal khalifah Abbasiyah berdiri. banyak faktor lain yang menyebabkan khilafah Abbasiyah menjadi mundur. Syria. bangsa Persia. 2. tetapi hanya di Baghdad dan sekitarnya. Akibatnya. orang-orang Persia tidak merasa puas. Ada diantaranya yang cukup besar. Sejak itu kekuasaan Bani Abbas sebenarnya sudah berakhir. tetapi jika khalifah lemah. Turki dan India. Para khalifah Abbasiyah. pada periode ketiga. benih-benih itu tidak sempat berkembang. Persekutuan dilatar belakangi oleh persamaan nasib kedua golongan itu pada masa Bani Umayyah berkuasa.

(266-318 H/878-930 M). 'Alawiyah di Thabaristan. (205-259 H/820-872 M). didirikan oleh Rukn al-Din Abu Thalib Tuqhril Bek ibn Mikail ibn Seljuk ibn Tuqaq. d. 3. Bani Shafariyah di Fars. . (380-489 H/990-1095 M). Yang berbangsa Arab: 1. Seljuk Ruum atau Asia kecil di Asia tengah(Jazirah Anatolia). (487-511 H/1094-1117 M). (403-545 H/1011-1150 M). (470-700 H/1077-1299 M). Bani Seljuk/Salajiqah dan cabang-cabangnya: a. al-Barzuqani. 5. 2. Ghaznawiyah di Afganistan. (261-389 H/873-998 M). (564-648 H/1167-1250 M). (348-406 H/959-1015 M). 5. (172-375 H/788-985 M). e.1002 M). Mazyadiyyah di Hillah. (386-489 H/996-1 095 M). Seljuk Irak di Irak dan Kurdistan. Ukailiyyah di Maushil. 8. atau Seljuk Agung. Idrisiyyah di Maghrib. Seljuk besar. 2. al-Ayyubiyyah. Abu 'Ali.Bani Abbasiyah Munculnya dinasti-dinasti yang lahir dan ada yang melepaskan diri dari kekuasaan Baghdad pada masa khilafah Abbasiyah. Hamdaniyah di Aleppo dan Maushil. didirikan oleh Sulthan Shalahuddin al-ayyubi setelah keberhasilannya memenangkan Perang Salib periode ke III. 6. 3. (250-316 H/864-928 M). (317-394 H/929. (320-560 H/932-1163 M). Bani Sajiyyah di Azerbaijan. Seljuk Kinnan di Kirman. (433-583 H/1040-1187 M). Seljuk ini menguasai Baghdad dan memerintah selama sekitar 93 tahun (429-522H/1037-1127 M). Ikhsyidiyah di Turkistan. c. Mirdasiyyah di Aleppo. (351-585 H/962-1189 M). 3. 7. 4. b. bahkan menguasai Baghdad. 2. Yang berbangsa Kurdi: 1. Aghlabiyyah di Tunisia (184-289 H/800-900 M). Seljuk Syria atau Syam di Syria. Dulafiyah di Kurdistan. (254-290 H/868-901 M). 3. Dan Sulthan Alib Arselan Rahimahullah memenangkan Perang Salib ke I atas kaisar Romanus IV dan berhasil menawannya. Bani Samaniyah di Transoxania. (414-472 H/1023-1079 M). 10 Yang berbangsa Turki: 1. 2. 4. (254-292 H/837-903 M). Bani Thahiriyyah di Khurasan. (210-285 H/825-898 M). (320-447 H/ 932-1055 M). Bani Buwaih. Thuluniyah di Mesir. (511-590 H/1117-1194 M). 4. diantaranya adalah: Yang berbangsa Persia: 1.

Syi'ah pernah berkuasa di dalam khilafah Abbasiyah melalui Bani Buwaih lebih dari seratus tahun. Fanatisme keagamaan berkaitan erat dengan persoalan kebangsaan. kondisi ekonomi yang buruk memperlemah kekuatan politik dinasti Abbasiyah kedua. Al-Mansur berusaha keras memberantasnya. Dari latar belakang dinasti-dinasti itu. Konflik yang dilatarbelakangi agama tidak terbatas pada konflik antara muslim dan zindiq atau Ahlussunnah dengan Syi'ah saja. nampak jelas adanya persaingan antarbangsa. Antara keduanya sering terjadi konflik yang kadang-kadang juga melibatkan penguasa. sehingga banyak aliran Syi'ah yang dipandang ghulat (ekstrim) dan dianggap menyimpang oleh penganut Syi'ah sendiri. bahkan Al-Mahdi merasa perlu mendirikan jawatan khusus untuk mengawasi kegiatan orang-orang Zindiq dan melakukan mihnah dengan tujuan memberantas bid'ah. semua itu tidak menghentikan kegiatan mereka. dinasti-dinasti itu juga dilatar belakangi paham keagamaan. Menurunnya pendapatan negara itu disebabkan oleh makin menyempitnya wilayah kekuasaan. Pada saat gerakan ini mulai tersudut. Aliran Syi'ah memang dikenal sebagai aliran politik dalam Islam yang berhadapan dengan paham Ahlussunnah. diperingannya pajak dan banyaknya dinasti-dinasti kecil yang memerdekakan diri dan tidak lagi membayar upeti. Sedangkan pengeluaran membengkak antara lain disebabkan oleh kehidupan para khalifah dan pejabat semakin mewah. 11 Kemerosotan Ekonomi Khilafah Abbasiyah juga mengalami kemunduran di bidang ekonomi bersamaan dengan kemunduran di bidang politik. misalnya. Zoroasterisme dan Mazdakisme. faktor ini saling berkaitan dan tak terpisahkan. Gerakan al-Afsyin dan Qaramithah adalah contoh konflik bersenjata itu. sehingga Baitul-Mal penuh dengan harta. Munculnya aliran-aliran sesat dan fanatisme kesukuan. Dana yang masuk lebih besar dari yang keluar. banyaknya terjadi kerusuhan yang mengganggu perekonomian rakyat. aliran Mu'tazilah dibatalkan sebagai aliran negara dan golongan Sunni kembali naik daun. Akan tetapi.). ada yang berlatar belakang Syi'ah maupun Sunni. dengan menjadikan Mu'tazilah sebagai mazhab resmi negara dan melakukan mihnah. Mu'tazilah yang cenderung rasional dituduh sebagai pembuat bid'ah oleh golongan salafy. Munculnya gerakan yang dikenal dengan gerakan Zindiq ini menggoda rasa keimanan para khalifah. . Namun anaknya.Bani Abbasiyah Yang mengaku dirinya sebagai khilafah: 1. khalifah ketujuh dinasti Abbasiyah (813-833 M). pendukungnya banyak berlindung di balik ajaran Syi'ah. Al-Mutawakkil. Pada periode pertama. Kondisi politik yang tidak stabil menyebabkan perekonomian negara morat-marit. kembali memperkenankan orang Syi'ah "menziarahi" makam Husein tersebut. Sebaliknya. terutama antara Arab. Setelah khilafah memasuki periode kemunduran. sampai kepada konflik bersenjata yang menumpahkan darah di kedua belah pihak. Perselisihan antara dua golongan ini dipertajam oleh al-Ma'mun. Karena cita-cita orang Persia tidak sepenuhnya tercapai. Disamping latar belakang kebangsaan. pendapatan negara menurun sementara pengeluaran meningkat lebih besar. pemerintahan Bani Abbas merupakan pemerintahan yang kaya. Dinasti Idrisiyah di Marokko dan khilafah Fathimiyah di Mesir adalah dua dinasti Syi'ah yang memerdekakan diri dari Baghdad yang Sunni. Tidak tolerannya pengikut Hanbali terhadap Mu'tazilah yang rasional dipandang oleh tokoh-tokoh ahli filsafat telah menyempitkan horizon intelektual padahal para salaf telah berusaha untuk mengembalikan ajaran Islam secara murni sesuai dengan yang dibawa oleh Rasulullah. semacam pajak hasil bumi. Pada masa al-Mutawakkil (847-861 M). Konflik antara kaum beriman dengan golongan Zindiq berlanjut mulai dari bentuk yang sangat sederhana seperti polemik tentang ajaran. kekecewaan mendorong sebagian mereka mempropagandakan ajaran Manuisme. tetapi juga antar aliran dalam Islam. Pertambahan dana yang besar diperoleh antara lain dari al-Kharaj. Umayyah di Spanyol. memerintahkan agar makam Husein Ibn Ali di Karballa dihancurkan. al-Muntashir (861-862 M. jenis pengeluaran makin beragam dan para pejabat melakukan korupsi. 2. Fatimiyah di Mesir. Persia dan Turki.

Tentara Mongol. Ghuz.. Disamping itu. Sebagaimana sebelumhnya tentara Sulthan Alp Arselan Rahimahullah tahun 464 H (1071 M). yang hanya berkekuatan 15.. saat Paus Urbanus II berseru kepada umat Kristen di Eropa untuk melakukan perang suci. panglima tentara Mongol. terkeping-keping oleh perpecahan dan perselisihan dari dalam.. menjadi sebab binasanya jiwa-jiwa berharga ” Ancaman dari Luar Apa yang disebutkan di atas adalah faktor-faktor internal.000 prajurit. tetapi malah terpecah belah. Perbedaan pendapat mengenai soal-soal abstrak yang tidak mungkin ada kepastiannya dalam suatu kehidupan yang mempunyai akhir. dalam peristiwa ini berhasil mengalahkan tentara Romawi yang berjumlah 2.Pendapat bahwa rakyat dan kepala agama mustahil berbuat salah . hanya Armenia dan Maronit Lebanon yang tertarik dengan Perang Salib dan melibatkan diri dalam tentara Salib. Namun. sangat membenci Islam karena ia banyak dipengaruhi oleh orang-orang Budha dan Kristen Nestorian. Pengaruh perang salib juga terlihat dalam penyerbuan tentara Mongol. selalu menimbulkan kepahitan yang lebih besar dan permusuhan yang lebih sengit dari perbedaan-perbedaan mengenai hal-hal yang masih dalam lingkungan pengetahuan manusia.. setelah menghancur leburkan pusat-pusat Islam. Kerugian-kerugian ini mengakibatkan kekuatan politik umat Islam menjadi lemah. diantara komunitas-komunitas Kristen Timur. 1. Perancis dan Armenia. ikut memperbaiki Yerusalem. terdiri dari tentara Romawi. orang-orang Kristen Eropa terpanggil untuk ikut berperang setelah Paus Urbanus II (1088-1099 M) mengeluarkan fatwanya. 2. Pemikiran-pemikiran tersebut mempunyai efek yang tidak menguntungkan bagi pengembangan kreativitas intelektual Islam konon sampai sekarang. Perang Salib yang berlangsung beberapa gelombang atau periode dan menelan banyak korban.. Serangan tentara Mongol ke wilayah kekuasaan Islam. . Soal kehendak bebas manusia. Perang Salib itu juga membakar semangat perlawanan orang-orang Kristen yang berada di wilayah kekuasaan Islam. serta menghambat pengaruh dan invasi dari tentara Muslim atas wilayah Kristen. namun kerugian yang mereka derita banyak sekali.. ada pula faktor-faktor eksternal yang menyebabkan khilafah Abbasiyah lemah dan akhirnya hancur. Dalam kondisi demikian mereka bukan menjadi bersatu. telah menyebabkan kekacauan yang rumit dalam Islam . Banyak daulah kecil yang memerdekakan diri dari pemerintahan pusat Abbasiyah di Baghdad. Disebutkan bahwa Hulagu Khan. al-Akraj. Namun pada masa Dinasti Seljuk yang menganut paham Sunni. Sebagaimana telah disebutkan. Gereja-gereja Kristen berasosiasi dengan orang-orang Mongol yang anti Islam itu dan diperkeras di kantong-kantong ahlul-kitab. untuk memperoleh kembali keleluasaan berziarah di Baitul Maqdis yang dikuasai oleh Penguasa Seljuk. karena peperangan itu terjadi di wilayahnya. Dengan didukung penguasa aliran Asy'ariyah tumbuh subur dan berjaya.Bani Abbasiyah Aliran Mu'tazilah bangkit kembali pada masa Bani Buwaih.000. Walaupun umat Islam berhasil mempertahankan daerah-daerahnya dari tentara Salib. Pikiran-pikiran al-Ghazali yang mendukung aliran ini menjadi ciri utama paham Ahlussunnah. peristiwa ini dikenal dengan peristiwa Manzikert. penyingkiran golongan Mu'tazilah mulai dilakukan secara sistematis. Syed Ameer Ali mengatakan: 12 “ Agama Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam seperti juga agama Isa ‘alaihis salaam. Perang Salib Perang Salib ini terjadi pada tahun 1095 M. al-Hajr.000 orang. Berkenaan dengan konflik keagamaan itu.

putera khalifah. Kota Baghdad sendiri dihancurkan rata dengan tanah. Hulagu Khan akan menjamin posisimu.Bermulanya Kekhalifahan Bani Abbasiyah. la tidak menginginkan sesuatu kecuali kepatuhan. dan meneruskan kepungannya terhadap kerajaan Byzantium.Masjid Besar Cordoba dibangun. Mereka semua. betul-betul tidak berdaya dan tidak mampu membendung "topan" tentara Hulagu Khan. Dengan pembunuhan yang kejam ini berakhirlah kekuasaan Abbasiyah di Baghdad. Spanyol. 752 . • 1071 . Hulagu Khan ingin mengawinkan anak perempuannya dengan Abu Bakr Ibn Mu'tashim.Kaidah keilmuan mulai terbentuk. Khalifah Al-Musta'shim. Pemerintahan Abbasiyah-Seljuk dimulai sampai sekitar tahun 1258 ketika tentara Mongol menghancurkan Baghdad.1258). sebagaimana kota-kota lain yang dilalui tentara Mongol tersebut. Ibn Alqami ingin mengambil kesempatan dengan menipu khalifah. wazir khilafah Abbasiyah. . 1055 . Dengan demikian. 805 . Kronologi Kekhalifahan Bani Abbasiyyah • • • • • • • • • • • • • • 750 . 1000 .000 tentara berhasil mengalahkan gabungan tentara salib yang dipimpim oleh Kaisar Romanus IV yang berjumlah 200. Aljabar diciptakan oleh Al-Khawarizmi.Kampanye melawan Byzantium.000 tentara.Tentara Kristen menawan Toledo. Jatuhnya kota Baghdad pada tahun 1258 M ke tangan bangsa Mongol bukan saja mengakhiri kekuasaan khilafah Bani Abbasiyah di sana. Keberangkatan khalifah disusul oleh para pembesar istana yang terdiri dari ahli fikih dan orang-orang terpandang.Serangan ke utara Perancis. 809 .000 orang tiba di salah satu pintu Baghdad. 786 .Multan dan Ghur ditawan. Hadiah-hadiah itu dibagi-bagikan Hulagu kepada para panglimanya. 800 . Sulthan Alp Arselan beserta pasukannya yang hanya berjumlah 15. Kekalahan tentara Abbasiyyah di Spanyol. sebagaimana kakek-kakekmu terhadap sulthan-sulthan Seljuk".Bani Abbasiyah 13 Serangan Bangsa Mongol dan Jatuhnya Baghdad Pada tahun 565 H/1258 M. Merebut Pulau Rhodes dan Siprus. karena Bagdad sebagai pusat kebudayaan dan peradaban Islam yang sangat kaya dengan khazanah ilmu pengetahuan itu ikut pula lenyap dibumihanguskan oleh pasukan Mongol yang dipimpin Hulaghu Khan tersebut. tetapi juga merupakan awal dari masa kemunduran politik dan peradaban Islam. Apa yang dikatakan wazirnya temyata tidak benar. 1005 .Peristiwa Manzikert. Pada saat yang kritis tersebut.Abd ar-Rahman I mendirikan kerajaan Bani Umayyah di Spanyol. tentara Mongol yang berkekuatan sekitar 200.Pemberontakan Abdullah bin Ali.wafatnya Harun ar-Rasyid. 792 . al-Amin terbunuh dan al-Ma'mun menjadi khalifah. 756 . sebelum melanjutkan gerakan ke Syria dan Mesir. 814 . la keluar bersama beberapa orang pengikut dengan membawa mutiara.Baghdad dikuasai oleh tentara Turki Seljuk. • 1085 . la mengatakan kepada khalifah. permata dan hadiah-hadiah berharga lainnya untuk diserahkan kepada Hulagu Khan. 755 . Walaupun sudah dihancurkan.Pembangunan kota Bagdad. al-Amin dilantik menjadi khalifah. Pembunuhan Abu Muslim. • 1072 .Abu al-Abbas al-Saffah menjadi Khalifah pertama Bani Abbasiyah. "Saya telah menemui mereka untuk perjanjian damai. termasuk wazir sendiri.Perang saudara antara al-Amin dan al-Ma'mun. dibunuh dengan leher dipancung secara bergiliran. 763 . Tetapi.Harun ar-Rasyid menjadi Khalifah.Sulthan Alp Arselan berhasil menguasai Asia Tengah (Anatolia). penguasa terakhir Bani Abbas di Baghdad (1243 . Khalifah menerima usul itu. Hulagu Khan memantapkan kekuasaannya di Baghdad selama dua tahun. sambutan Hulagu Khan sungguh di luar dugaan khalifah.

AL-WATSIQ (k. AL-HADI (k.Tentara Salib merebut Baitulmuqaddis. AL-MU'TADHID (k. 1194 . 813-833) 8. 866-869) 11. AL-MUSTA'IN (k. 842-847) 7. ABBAS pendiri Bani Abbasiyah Ibnu Abbas Ali Muhammad Ibrahim 1. AR-RASYID (k.Tentara Muslim merebut Delhi. AL-MAHDI (k.Perang Salib pertama dimulai. 1236 . 809-813) 9. 861-862) al-Muwaffaq 4.Tentara Mongol menyerang dan memusnahkan Baghdad. AS-SAFFAH (k. AL-MA'MUN (k. Spanyol. AL-MANSUR (k. 862-866) 14. 1099 . 750-754) 2. AL-MUKTAFI (k. 1144 . AL-MUHTADI (k. 892-902) 17. 902-908) 18. Tamatnya pemerintahan Kerajaan Bani Abbasiyyah di Baghdad. pemerintahan Muslim di sana berakhir.Bani Abbasiyah • • • • • • • • 1091 . 1187 . 1258 . 908-935) 19. AL-MU'TASIM (k. AL-MU'TAZZ (k. mulai dari Abbas bin Abdul-Muththalib sampai khalifah terakhir dari Bani Abbasiyah yang berkuasa di Baghdad. AL-AMIN (k.Tentara Salib merebut Cordoba. AL-MUQTADIR (k. 870-892) 16. AL-MUTAWAKKIL (k. 786-809) 6. AL-QAHIR (k.Salahuddin Al-Ayubbi merebut Baitulmuqaddis dari tentara Salib. AL-MU'TAMID (k. 785-786 al-Qasim Ibrahim al-Mubarak Musa al-Mu'taman 12. 14 Silsilah para khalifah Dibawah ini merupakan silsilah para khalifah dari Bani Abbasiyah. 869-870) 15. Perang Salib Kedua dimulai. 754-775 3. 932-934) . 833-842 10. Kejatuhan Baghdad. 847-861) 13. Mereka membunuh semua penduduknya. Perang Salib Ketiga dimulai. India. AL-MUNTASHIR (k.Bangsa Norman merebut Sisilia. Ribuan penduduk terbunuh.Nur al-Din merebut Edessa dari tentara Salib. 775-785) 5. 1095 .

Kekhalifahan Abbasiyah di Kairo . AL-MUTHI' (k. AL-MUSTANSHIR (k. merupakan nomor urut seseorang menjadi khalifah. AZH-ZHAHIR (k. 1135-1136) 30. 1118-1135) 30. 946-974) 22. 1226-1242) 37. ATH-THA'I (k. AL-MUSTANSHIR II Berkuasa di Kairo 36. AL-MUSTANJID (k. 1160-1170) 33. AR-RADHI (k. • Nama dengan huruf kapital merupakan khalifah yang berkuasa. 1094-1118) 29. AL-MUQTAFI (k. AL-MUSTAZHIR (k. AR-RASYID (k. 944-946) 25. 1075-1094) 28. AL-MUSTARSYID (k. 974-991) 32. merupakan tahun kekuasaan • Angka. 1170-1180) 34. AN-NASHIR (k. 1136-1160) 24. AL-QADIR (k. AL-MUSTADHI' (k. AL-MUSTA'SHIM (k. 934-940) Ishaq 21. AL-MUTTAQI (k. AL-QA'IM (k. 1225-1226) 1. AL-MUSTAKFI (k. AL-MUQTADI (k. 991-1031) 26. 1242-1258) [1] Catatan: • k.Bani Abbasiyah 15 20. 940-944) 23. 1031-1075) 27. 1180-1225) 35.

Sejarah Bani Abbasiyyah. Sejarah Para Penguasa Islam. Jakarta: AL-KAUTSAR. 2. Terbitan PT. ISBN 979-592-175-4 .Bani Abbasiyah 16 • • • • • • • • • Al-Mustanshir II 1261 Al-Hakim 1262-1302 Al-Mustakfi I 1302-1340 Al-Wathiq I 1340-1341 Al-Hakim II 1341-1352 Al-Mu'tadid I 1352-1362 Al-Wathiq II 1383-1386 Al-Mu'tasim 1386-1389 • • • • • • • • Al-Mutawakkil I (kembali berkuasa) 1389-1406 Al-Musta'in 1406-1414 Al-Mu'tadid II 1414-1441 Al-Mustakfi II 1441-1451 Al-Qa'im 1451-1455 Al-Mustanjid 1455-1479 Al-Mutawakkil II 1479-1497 Al-Mustamsik 1497-1508 Al-Mutawakkil III 1508-1517 Al-Mutawakkil I 1362-1383 • Sumber Lain 1. Al-Bidaayah Wan Nihaayah. 3. Imam. Ibn Katsir. 2006. Muhammad Syu'ub. Ibn Khaldun. TARIKH KHULAFA`. Lihat pula • Khalifah • Bani Umayyah Referensi [1] AS-SUYUTHI. Tarikh Islamy.Bulan Bintang.

0/ .wikipedia Lisensi Creative Commons Attribution-Share Alike 3. Ludger1961.org/w/index.1258 (AD). Aday.wikipedia. Easyplex.svg  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Aminamina. 47 suntingan anonim Sumber Gambar. Indolences. 4 suntingan anonim Berkas:Abbasids Dynasty 750 .wikipedia.org/w/index.wikipedia. Lisensi dan Kontributor Berkas:Fatimid_Flag.php?title=Berkas:Fatimid_Flag. Jazle.PNG  Lisensi: Creative Commons Attribution-Sharealike 2. Kembangraps. Bennylin.php?title=Berkas:Flag_of_Afghanistan_pre-1901.5  Kontributor: Original uploader was Arab League at en. Hary guntara.org/w/index.svg  Sumber: http://id.php?title=Berkas:Abbasids_Dynasty_750_-_1258_(AD). Paradoctor. Ezagren. VoteITP. Rocket000. Hayabusa future. Arkwatem.png  Sumber: http://id.wikipedia Berkas:Flag of Afghanistan pre-1901.php?oldid=3509683  Kontributor: *drew. Albertus Aditya.org/w/index.wikipedia. Homo lupus. Borgx.0 Unported http:/ / creativecommons. PavelD. Alamnirvana.PNG  Sumber: http://id.Sumber dan Kontributor Artikel 17 Sumber dan Kontributor Artikel Bani Abbasiyah  Sumber: http://id.png  Lisensi: Public Domain  Kontributor: Original uploader was Orange Tuesday at en. Naval Scene. Aditthegrat. org/ licenses/ by-sa/ 3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->