PENYAKIT-PENYAKIT HATI 1. SOMBONG Sombong atau istilah bahasa Arab al-takabur.

Orang yang sombong bererti tidak mensyukuri nikmat yang dianugerahkan kepadanya. Allah melarang kaum muslimin berlaku sombong, karena perbuatan ini akan mengakibatkan hal-hal yang telah tersebut dalam firman Allah berikut ini : “Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang telah Kami binasakan, yang sudah bersenangsenang dalam kehidupannya; maka itulah tempat kediaman mereka yang tiada didiami (lagi) sesudah mereka, kecuali sebagian kecil. Dan Kami adalah pewarisnya”. (QS. 28 : 58). Penjelasan ayat tadi mengatakan bahwa Allah menghukum orang-orang yang berlaku sombong suatu siksaan yang merusak mereka, tidak patut lagi dihuni, kecuali hanya beberapa saat yang digunakan oleh para mufasir sebagai tempat singgah. Setelah itu, tak ada seorangpun yang mau mendiami atau memilikinya, karena semuanya adalah menjadi milik Allah. Cukuplah kiranya contoh ayat di atas dapat dijadikan teladan atau perumpamaan bagi orang-orang yang hendak berlaku sombong, agar mereka mau meninggalkan kebiasaannya dan kembali meniti jalan yang benar. Termasuk di antara gejala-gejala sombong ialah : mengingkari nikmat, terlalu mewah, terlalu berlebih-lebihan, takabur dan menimbulkan kerusakan di bumi. Semua perbuatan tersebut akibatnya akan merusak umat apabila tersiar di dalamnya, dan juga dapat merusak setiap individu atau kelompok masyarakat. Artikel-artikel berikutnya akan membahas gejala-gejala dari perbuatan sombong dengan terperinci, dan kami akan jelaskan pula bahaya-bahaya yang diakibatkan olehnya yang tentu saja amatlah fatal akibatnya baik terhadap individu maupun masyarakat.

Sifat Takabur dan Pengobatannya dalam Islam Takabur adalah salah satu diantara dosa-dosa yang besar. Allah melarang kita berperilaku takabur. Allah telah berfirman : “Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar”. (QS. 7 : 46). “Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong”. (QS. 16 : 23). “Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang”. (QS. 40 : 35).

Gejala-gejala sombong sangat banyak ragamnya. Di antaranya ialah besar diri, menghina orang lain, tidak mau menurut nasihat orang lain yang benar, tidak mau disamakan dengan orang lain dan lain sebagainya. Rasulullah SAW memberi penjelasan mengenai gejala-gejala sifat sombong, diantaranya ialah tidak mau tunduk kepada barang yang hak. Beliau bersabda : ‫الكبر بطر الحق وغمط الناس‬ “Takabur adalah menolak barang yang hak dan menghina serta meremehkan orang lain”. Berdasarkan pengertian hadits di atas, maka orang-orang yang tidak mau tunduk atau menurut ia adalah orang yang sombong. Demikian pula seseorang yang menghina atau meremehkan orang lain. Adapun faktor yang menyebabkan seseorang berlaku sombong, mungkin dikarenakan seseorang merasa dirinya lebih istimewa dari pada orang lain, baik dari segi pengetahuannya, pekerjaannya, keturunannya, kekayaannya, pangkatnya, kekuasaannya, banyaknya para pengikuti, atau kecantikannya. Gejala terakhir ini kebanyakan berlaku di kalangan kaum wanita. Takabur dapat menimbulkan malapetaka pada masyarakat. Sejarah telah membuktikan bahaya perbuatan ini bagi masyarakat yang tak terhitung banyaknya. Sifat takabur tumbuh dari perasaan egoisme yang menyolok, membuat dari kita tidak mau mencintai orang lain atau membaktikan diri pada masyarakat. Takabur adalah sumber segala kedengkian dan persengketaan di antara individu-individu di dalam masyarakat. Mengagungkan diri atau menghina orang lain akan membentuk sifat yang amat tercela, yaitu membuat pelakunya merasa benci terhadap orang lain. Sifat takabur ini dapat merusak diri sendiri, karena penyebab utamanya ialah perasaan kagum terhadap dirinya sendiri. Barang siapa merasa kagum terhadap dirinya, ia akan besar kepala; tidak mau mendengar nasihat orang lain dan keras kepala dengan pendapatnya sendiri, sehingga akan menyeret pelakunya kepada kerugian. Takabur atau sombong terhadap orang lain, lama kelamaan akan bersikap takabur terhadap Allah. Apabila sudah sampai ke taraf ini, berarti kerusakan yang nyata bagi pelakunya. Ketika iblis takabur terhadap nabi Adam dengan perkataannya : “Aku lebih baik dari padanya (Adam)”. Akhirnya ia berbuat takabur terhadap Allah dan melanggar perintah-Nya. Ia tidak mau bersujud kepada Adam, akhirnya ia terkutuk selama-lamanya. Lalu Allah mengusir Iblis dari surga. Berikut ini ayat Al-Qur’an yang menceritakan tentang pengusiran Iblis dari surga : “Allah berfirman : Turunlah kamu dari surga ini; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”. (QS. 7 : 13). Rasulullah SAW melarang kita berbuat takabur dan beliau menjelaskan bahwa dosa takabur adalah besar. Beliau bersabda :

‫بينما رجل ممن كان قبلكم يجر ازاره من الخيلء خسف به, فهو يتجاجل فى الرض الى يوم القيامة )رواه البخارى‬ “Tersebutlah seorang lelaki dari orang-orang sebelum kamu, ia menyeret selendangnyadengan rasa takabur. Akhirnya ia disiksa Allah timbul tenggelam di dalam perut bumi sampai hari kiamat”( Hadits riwayat Bukhari). Di antara sabda-sabda Rasulullah mengenai perbuatan takabur ialah : ‫ان ال ل ينظر الى من يجر ازاره بطرا ل يدخل الجنة من كان فى قلبه مثقال ذرة من كبر, قيل يا رسول ال : ان الرجل يحب‬ ‫ان يكون ثوبه حسنا ونعله حسنا, قال : ان ال جميل يحب الجمال, الكبر بطر الحق وغمط الناس )رواه مسلم‬ “Sesungguhnya Allah tidak akan memberi rahmat-Nya kepada orang yang suka menyeret selendangnya karena sombong. Tak akan bisa masuk surga seseorang yang dalam hatinya rasa takabur sekalipun seberat biji sawi”. Beliau ditanya : “Wahai Rasulullah, seseorang tentu menyenangi baju baik dan sandal yang baik”. Beliau menjawab : “Sesungguhnya Allah itu cantik dan mencintai kecantikan; yang dinamakan takabur ialah menolak barang yang baik, dan menghina orang lain”( Hadits riwayat Muslim). ‫ل يزال الرجل يتكبر ويذهب بنفسه حتى يكتب فى الجبارين فيصيبه ما أصابهم‬ “Seseorang yang terus-menerus berlaku takabur di mana saja berada, dalam tulisan amalnya ia akan dimasukkan ke dalam orang-orang yang takabur sehingga ia akan mendapat (siksaan) seperti mereka.( Hadits riwayat Muslim ) ‫من نعظم فى نفسه واختال فى مشيته لقي ال وهو عليه غضبان )رواه المام احمد‬ “Barangsiapa merasa besar diri dan berlaku sombong , kelak ia akan bertemu dengan Allah dalam keadaan marah kepadanya.( Hadits riwayat Imam Ahmad dan Imam Khamsah ) Hadits terakhir ini sama dengan maksud firman Allah dalam Al-Qur’an berikut ini : “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri”. (QS. 31 : 18). Salah satu gejala sombong atau takabur, ialah apa yang kita lihat pada masa sekarang, di kalangan para pemilik kendaraan bermotor terutama sekali kaum muda. Mereka terlalu berlebih-lebihan dalam menghiasi kendaraan-kendaraan mereka, dan memakai klakson yang bersuara keras sehingga mengejutkan orang lain yang sedang istirahat atau yang sedang sakit. Sepak terjang mereka hanya terdorong oleh perasaan sombong tanpa menghiraukan keadaan orang lain. mereka tidak cukup sampai di situ saja, bahkan kenalpot kendaraan mereka dibuka sehingga suara mesin kendaraan membisingkan telinga, dan dengan kecepatan yang gila mereka suka melarikan kendaraannya sehingga membahayakan orang lain. semoga saja polisi bisa menertibkan gejala ini dan menindak para pelakunya demi lancarnya keamanan.

Hal ini akan menjadi pendorong bagi dirinya untuk memberantas sifat sombong yang mengidap pada dirinya. Akhirnya Muhallab merasa malu terhadap dirinya sendiri. (QS. Allah menciptakannya lalu menentukannya. dan menganjurkan agar hal itu dijadikan sebagai peringatan. Sesudah menjalani kehidupan dalam batas-batas umur yang sudah ditentukan di dunia ini. Ia harus ingat bahwa asalnya dari tanah. Apabila manusia menyadari hakikat dirinya. alangkah amat sangat kekafirannya? Dari apakah Allah menciptakannya?” Dari setetes air mani. yaitu ketika kita merasa bahwa diri kita memiliki kelebihan tertentu yang tidak dimiliki orang lain. siapa saya ini?”. lalu ia meninggalkan kebiasaannya. Kemudian Dia memudahkan jalannya. 17 : 37). hanya itulah yang kau andalkan”. Siapa saja yang mau merenungkan hal ini dari awal sampai akhir ia tak mungkin bis berbuat sombong. Allah telah berfirman : “Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong. Orang itu menjawab : “Ya. sedangkan ia dikeluarkan dari dua jalan kencing (pertama dari ayahnya dan yang kedua dari ibunya)”. Oleh karena itu. lalu dari setetes air mani yang hina.Untuk pengobatan terhadap penyakit takabur ini. kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur. cara jalanmu adalah cara yang dibenci oleh Allah dan Rasul-Nya”. Ibnul Mubarok pernah berkata. Dia membangkitkannya kembali”. Imam Hanafie berkata : “Alangkah mengherankan tingkah laku anak Adam yang takabur. (QS. Al-Qur’an mengajak manusia agar memikirkan hal ini. kemudian bila Dia menghendaki. Kini." . Al-Qur’an mengajak umat manusia untuk merenungkan asal kejadiannya. maka seseorang harus merenungkan asal kejadiannya. 80 : 17 – 22) Salah seorang di antara kaum muslimin melihat Muhallab (dia adalah orang yang terkaya) berjalan dengan penuh sombong memakai jubbah yang terbuat dari kain sutera. (2) Pengertian 'Ujub 'Ujub adalah mengagumi diri sendiri. karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung”. asalmu adalah mani yang hina dan akhirmu adalah bangkai yang menjijikkan. "Perasaan 'ujub adalah ketika engkau merasa bahwa dirimu memiliki kelebihan tertentu yang tidak dimiliki oleh orang lain. saya mengetahui siapa anda. ia akan menjadi mayat. ia akan mati dan terus dikubur. Muhallab menjawab : “Tidak tahukah engkau. Kemudian berkatalah ia menegur Muhallab: “Hai hamba Allah. maka ia akan merasa betapa hinanya asal kejadian dirinya. Allah telah berfirman : “Binasalah manusia.

dan banyak orang yang kagum dan memujinya. Kekuasaan Setiap penguasa biasanya mempunyai kebebasan bertindak tanpa ada protes dari orang yang ada di sekelilingnya." Memang setiap orang mempunyai kelebihan tertentu yang tidak dimiliki oleh orang lain. Makin lama perasaan itu akan menumpuk dalam hatinya. Faktor Penyebab Timbulnya 'Ujub Ada beberapa hal yang bisa menimbulkan perasaan 'ujub di hati setiap orang. "Perasaan 'ujub adalah kecintaan seseorang pada suatu karunia dan merasa memilikinya sendiri. Jikalau ia mendengarnya. akan mudah dirasuki perasaan 'ujub dalam hatinya. karena ia merasa bisa mengungguli orang lain yang ada di sekitarnya dan tidak menyadari bahwa segala sesuatu yang diraihnya adalah atas kehendak Alloh yang Maha Kuasa. di antaranya adalah : 1.Imam Al Ghozali menuturkan. maka ia akan semakin dekat kepada kebinasaan dan kegagalan sedikit demi sedikit. Tidak seorangpun yang memiliki sesuatu di alam semesta ini walaupun sekecil atom kecuali Alloh k. Karena orang yang mempercayai pujian itu akan selalu merasa bangga dan dirinya punya kelebihan. Al Maidah : 120) Maksud dari ayat di atas adalah apapun yang kita miliki. sampai-sampai beliau bersabda. niscaya ia tidak akan sukses. Rosululloh pernah terkejut ketika melihat seseorang yang memuji orang lain secara langsung. 3. semuanya adalah milik Alloh yang dipinjamkan kepada kita agar kita dapat memanfaatkannya dan sebagai ujian bagi kita. Banyak meraih kesuksesan Seseorang yang selalu sukses dalam meraih cita-cita dan usahanya. sehingga menjadikannya malas untuk berbuat kebajikan. tanpa mengembalikan keutamaannya kepada Alloh k." 2. engkau dapat membinasakan orang yang engkau puji. dapat menimbulkan perasaan 'ujub dan egois pada diri orang yang dipujinya. Fenomena semacam ini akan menyebabkan hati seseorang mudah dimasuki perasaan 'ujub. tetapi milik siapakah semua kelebihan itu ? Allohk berfirman : "Bagi Alloh semua kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di antaranya. "Sungguh dengan pujianmu itu. Seperti kisah Raja Namrud yang ." (QS. Banyak dipuji orang Pujian seseorang secara langsung kepada orang lain.

lalu ia memandang kepada kelebihan dirinya dan melupakan bahwa semua itu adalah nikmat Alloh yang bisa lenyap setiap saat. Diantara dampak dari sifat 'ujub tersebut adalah : 1. Bahaya 'Ujub Sifat 'ujub membawa akibat buruk dan menyeret kepada kehancuran. tentulah tidak akan menyebut dirinya sebagai Tuhan. Membatalkan pahala . 4. maka dia semakin kagum terhadap dirinya sendiri.menyebut dirinya sebagai Tuhan. 6. Tidak mau bermusyawarah. karena dia menjadi seorang penguasa. postur tubuh yang ideal. menganggap bodoh orang-orang yang tak sependapat dengannya. Kondisi seperti itu akan melahirkan sikap otoriter dengan pendapatnya sendiri. Semuanya itu akan memudahkan timbulnya perasaan 'ujub pada hati seseorang. Dan seandainya di lemah dan miskin. karena merasa mampu dapat menyelesaikan segala permasalahan kehidupannya tanpa campur tangan orang lain. Lalai atau tidak memahami hakikat dirinya sendiri. dan melecehkan pendapat orang lain. cantik. baik bagi pelakunya maupun bagi amal perbuatannya. kemudian menjadi bangkai. 5. Apabila seseorang lalai atau tidak memahami hakikat bahwa dirinya berasal dari air yang hina serta akan kembali ke dalam tanah. Mempunyai intelektualitas dan kecerdasan yang tinggi Orang yang mempunyai intelektualitas dan kecerdasan yang lebih. Perasaan seperti ini akan diperkuat oleh bisikan setan yang pada akhirnya akan muncul sifat kagum terhadap diri sendiri. tampang ganteng dan sebagainya. berarti orang tersebut telah kemasukan sifat 'ujub. biasanya merasa bangga dengan dirinya sendiri dan egois. Karena semakin banyak yang mengenalnya. Memiliki kesempurnaan fisik Orang yang memiliki kesempurnaan fisik seperti suara bagus. maka orang seperti ini akan mudah merasa bahwa dirinya hebat. Tersohor di kalangan orang banyak Tersohor di kalangan orang banyak merupakan cobaan besar bagi diri seseorang. 7.

Pada akhirnya ia terbiasa meremehkan orang lain atau merasa dirinya lebih tinggi daripada orang lain dan tidak mau menghormati orang lain. Bersamaan dengan perjalanan waktu. Karena Alloh tidak akan menerima amalan kebajikan sedikitpun kecuali dengan ikhlas karena-Nya. Menyebabkan orang lain membenci pelakunya. maka pahalanya akan gugur dan amalannya akan sia-sia. Terjerumus ke dalam sikap ghurur (terperdaya) dan takabur. "Seseorang yang menyesali dosanya. Menyebabkan mengumbar nafsu dan melupaka dosa-dosa Seseorang yang mempunyai perasaan 'ujub akan selalu menilai dirinya baik dan tidak pernah menilai dirinya buruk dan serba kekurangan. Itulah yang disebut takabur. maka ia menanti rahmat Alloh. yaitu perasaan ujub. Nabi n bersabda. " Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat perasaan sombong meskipun hanya sebesar biji sawi. orang yang 'ujub tidak akan banyak temannya. "Andaikan kalian tidak pernah berbuat dosa sedikitpun. karena 'ujub telah mengingkari karunia Alloh yang seharusnya kita syukuri. Al Bazzar). Nasa'i) 4. pasti aku khawatir kalau kalian berbuat dosa yang lebih besar." (HR. hawa nafsu yang diumbar dan kekaguman seseorang pada dirinya sendiri. Syeikh Mustofa As Sibai berkata. Thobroni).Seseorang yang merasa 'ujub dengan amal kebajikannya. Orang yang kagum pada diri sendiri akan lupa melakukan instropeksi diri. hal itu akan menjadi penyakit hatinya. mengagumi diri sendiri dan sombong. Rosululloh n bersabda : "Tiga hal yang membinasakan : Kekikiran yang diperturutkan. 2. Menyebabkan Murka Alloh Nabi n bersabda. Baihaqi) Perasaan 'ujub menyebabkan murka Alloh. 3. orang tidak suka terhadap orang yang membanggakan diri. bahkan ia akan dibenci meskipun luas ilmunya dan terpandang kedudukannya. Sedang seseorang yang merasa 'ujub." 6." (HR. Nabi bersabda. "Separuh kepandaian yang disertai tawadhuk lebih disenangi oleh orang banyak dan lebih bermanfaat bagi mereka daripada kepandaian yang sempurna yang disertai kecongkakan. Oleh karena itu." (HR. maka ia menanti murka Alloh. Pada umumnya. Menyebabkan Su'ul Khotimah dan kerugian di Akherat . (HR. sehingga ia selalu mengumbar keinginan hawa nafsunya dan tidak merasa kalau dirinya telah berbuat dosa. 5.

kemudian ia tidak bersikap tawadhuk. yang setiap orang merasa jijik melihatnya. maka badan tidak ada harganya lagi sama sekali. "Barangsiapa yang diberi kelebihan harta." Cara menanggulangi Penyakit 'ujub Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh setiap orang muslim agar dirinya terhindar dari penyakit 'ujub. Dia harus sadar bahwa sekalipun umurnya panjang. maka ia akan masuk neraka. Nasa'i) Orang yang mempunyai sifat 'ujub biasanya suka menyebut-nyebut kembali sesuatu yang sudah diberikan. Umar a pernah berkata. Andaikan nyawa tersebut meninggalkan badannya. 2. lalu kembali lagi ke tanah dan menjadi bangkai yang berbau busuk dan setiap orang tidak suka mencium baunya." (HR. 3. atau kecantikan. "Tidak akan masuk surga orang yang suka menyebut-nyebut kembali pemberiannya."Siapapun yang mengakui dirinya berilmu. maka ia seorang yang bodoh dan siapapun yang mengaku dirinya akan masuk surga. namun tetap akan mati. Kesadaran seperti ini akan mendorong seseorang untuk meluruskan akhlaknya yang bengkok.Nabi n bersabda. maka semua itu akan berakibat buruk baginya pada hari kiamat. kemudian hidup di sebuah kampung abadi yaitu akherat." Qotadah berkata. sebelum nafasnya meninggalkan jasadnya dan sebelum hilang kesempatan untuk bertaubat. dan pecandu minuman keras. atau pakaian. kemudian dari air mani yang hina. Dia harus sadar bahwa tubuhnya pertama-tama dibuat dari tanah yang diinjak-injak manusia dan binatang. diantaranya adalah : 1. Selalu sadar akan hakikat dunia dan akherat Hendaklah seseorang selalu sadar bahwa dunia adalah tempat menanam kebahagiaan kehidupan akherat. seorang yang durhaka. Selalu mengingat nikmat Alloh Alloh l berfirman : . atau ilmu. Selalu mengingat akan hakikat diri Orang yang kagum pada diri sendiri hendaknya sadar bahwa nyawa yang ada dalam tubuhnya semata-mata anugerah Alloh l.

mudah dideteksi gejala awal dari segala bentuk penyakit hati. kemiskinan. Al Qur'an juga telah mengingatkan kita akan akibat dari penyakit 'ujub. Tidak berkawan dengan orang yang kagum diri Sebaiknya. 6. dan lain sebagainya. niscaya kamu tidak akan dapat menghitungnya. Selalu memohon bantuan dari Alloh Dengan cara berdoa dan senantiasa memohon perlindungan dari-Nya agar terhindar dari penyakit kagum diri dan tidak terjerumus ke dalamnya. khususnya penyakit 'ujub dan berbagai sebabnya. Seperti halnya kisah Fir'aun." (QS. Ibrohim : 34) Dengan kesadaran seperti ini. dan kebutuhan kepada Alloh. Qorun. Selalu bermuhasabah (Introspeksi diri) Dengan demikian. Penyembuhan dengan Al Qur'an Al Qur'an sangat mujarab untuk mengobati berbagai penyakit hati. 5. berkawanlah dengan orang-orang yang tawadhuk dan memahami status dirinya. ziarah kubur dan merenungkan keadaan ahli kubur Cara semacam ini akan mendorong seseorang untuk meninggalkan perasaan kagum diri dan panyakit hati lainnya. sombong. Maka tidaklah pantas jika seseorang mengagumi dirinya sendiri sementara dia adalah makhluk yang tak mampu berdiri sendiri. 7. terutama penyakit kagum diri. penyakit ini akan mudah diobati. dan bangga diri. 9. dan Al Qur'an juga telah mengenalkan diri kita kepada kita.(@ys_N) . 4. Karena Al Qur'an telah mengenalkan diri kita kepada Alloh. sehingga dia akan membersihkan diri dari penyakit kagum diri dan berusaha terhindar darinya. yaitu kelemahan. seseorang akan merasa lemah dan merasa butuh kepada Alloh. Hal semacam itu sangat membantu seseorang untuk meninggalkan perangai buruk kagum diri."Dan jika kamu menghitung nikmat Alloh. bahkan keadaan orang yang meninggal dunia. 8. Selalu ingat tentang kematian dan kehidupan setelah mati Kesadaran seperti ini akan mendorong seseorang meninggalkan perasaan kagum diri karena takut akan berbagai kesengsaraan hidup setelah mati. Dengan demikian. Memperhatikan keadaan orang yang sedang sakit.

Ia boleh diertikan dengan rasa kagum terhadap diri sendiri atau bahasa yang lebih mudah ialah “perasan”. Mensucikan Jiwa Dr. Menjelang Hidayah Sa'id Hawa. Ia berlaku samada depan manusia atau bersendirian. Imam ibnu Taymiyah berkata: ‫الرياء من باب الشراك بالخلق والعجب من باب الشراك بالنفس‬ “ Riya adalah menyengutui tuhan dengan mahkluk dan ujub adalah menyengutui tuhan dengan diri sendiri. Adapun ujub adalah perasaan yang ada dalam yang rasa kagum dan terpesona dengan diri sendiri. PERBEZAAN UJUB DAN RIYA Riya adalah beramal kepada manusia dan mestilah semasa adanya manusia. dakwah. pandai berpidato. Ia disebabkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki manusia samaada kelebihan dunia seperti baju yang cantik.Referensi : Al Ghozali. zikir dan sebagainya. Ujub adalah tergolong dari maksiat hati yang lebih besar dari maksiat zahir. kejayaan ataupun kelebihan akhirat seperti solat jemaah . qiamul lail.” . Menggapai Ridla Illahi Dr. Majdi Al Hilali Pengertian ujub Sifat ujub adalah sifat yang melanda umat Islam sekarang. Sayyid Muhammad Nuh.

Maksudnya bila seorang itu rasa kagum dengan blognya atau bacaan qurannya yang sedap maka dia telah menyengutui tuhan dengan dirinya sebab kehebatan blognya atau kesedapan bacaan Qurannya adalah daripada tuhan. bloger yang ramai yg banyak follower bahwa banyak tidak memberi makna . Tuhan menegaskan bahawa banyaknya mereka .tidak memberi makna sedikit pun pada buat mereka Oleh berhati2lah kepada guru yang rasa kagum dengan banyak anak muridnya. (25 : at-Taubah Disini menunjukkan ujub dengan banyaknya tentera (10. . Sepatutnya dia hanya kagum kepada tuhannya sahaja. UJUB DENGAN BANYAKNYA PENGIKUT DAN AHLI Firman Allah swt: ‫لقد ن َركم ال في مواطن كثيرة ويوم حنين إذ أعجبتكم كثرتكم فلم تغن عنكم شيئا وضاقت عليكم الرض بما رحبت ثم وليتم‬ ُ ْ ّ َ ّ ُ ْ َ ُ َ َ ِ ُ ْ َ ُ ُ ْ َ َ ْ َ َ َ ً ْ َ ْ ُ َ ِ ْ ُ ْ َ َ ْ ُ ُ َ ْ َ ْ ُ ْ َ َ ْ َ ْ ِ ٍ ْ َ ُ َ ْ َ َ ٍ َ ِ َ َ ِ َ َ ِ ّ ُ ُ َ ‫َ َ ْ َص‬ َ ِ ِْ ّ ‫مدبرين‬ Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mu'minin) di medan peperangan yang" banyak. penganjur program yang kagum dengan ramai pesertanya. maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfa'at kepadamu sedikitpun. persatuan yang kagum dengan banyak ahlinya. kemudian kamu (lari kebelakang dengan bercerai-berai. dan (ingatlah) peperangan Hunain.000) ketika itu menyebabkan mereka telah tewas pada pusingan pertama.malahan mendatangkan kemurkaan tuhan seperti dalam tajuk seterusnya . Kenapa dia kagum dirinya dan dalam masa mengetahui ia dari tuhan. dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu. yaitu diwaktu kamu menjadi UJUB (kagum) dengan banyaknya jumlah (mu).

tuhan dengan manusia sebagini sehingga Allah menenggelamkan dia sehingga hari kiamat -:Ingatlah wahai manusia yang kagum dengan dirinya disebabkan .PENYAKIT HATI YANG MASIH MELANDA TERUTAMA SIFAT UJUB KEMURKAAN TUHAN KEPADA YANG KAGUM DENGAN DIRINYA :Nabi saw bersabda ‫بينما رجل يمشي في حلة تعجبه نفسه مرجل جمته إذ خسف ال به فمو يتجلجل في الرض إلى يوم القيامة‬ Apabila seorang lelaki sedang berjalan dengan memakai baju dan rambut yang disikat ” meneybabkan dia rasa kagum dengan pakain dan dandanan rambutnya (perasan lawa). Lihat betapa murkanya .:MORAL KITA TEWAS DAN GAGAL BUKAN KERANA SEDIKIT AHLI TETAPI KERANA .rupa paras yang cantik .Bilik yang cantik - .(Hadis sahih riwayat Bukhari (5789) dan Muslim ( 2088 Kita digalakkan untuk memakai cantik tetapi dilarang untuk merasa kagum dengan diri kita tetapi kita hendaklah melihat Allah yang memberinya nikmat. Lalu Allah menenggelamkan dia ke dalam muka bumi dan dia terus ditenggelamkan sampai “.hari kiamat .

oleh .Hadis riwayat Bazzar (80) dengan sanad yang hasan :Imam Nawawi berkata . Ingatlah ianya dari tuhan.itu kagumlah hanya kepada tuhan bukan diri sendiri UJUB PEROSAK AMALAN :Nabi saw bersabda ‫ثلث مهلكات شح مطاع وهوى متبع وإعجاب المرء بنفسه‬ Tiga perkara yang merosakkan: Sikap kedekut yang ditaati. hawa nafsu yang diikuti dan ” “.Petah berpidato dan berhujjah Kenderaan yang mahal baju yg branded rumah yang cantik masakan yang sedap blog yang menarik skill dalam permainan result exam yg bagus Dengan Azab Allah yang akan berikan didunia dan akhirat.rasa kagum dengan diri sendiri .

Namun ibadah yang menghasilakan rasa kagum dan bangga itu adalah ditolak dan hasil dari tipu daya syaitan.bertahajud tetapi berasa kagum dengan amalan tahajud tadi Ibadah yang sebenar akan menyebabkan hati seorang itu semakin tunduk dan hina dengan tuhannya. Sesiapa kagum” “. Lihat apa yang berlaku kepada seorang sahabat Nabi Abu :Ubaidah al-Jarrah yang menjadi imam. Setelah selesai beliau berkata . berapa banyak pelita yang dipadam apinya oleh angin ” “.dengan amalannya akan terbatal amalannya Oleh itu orang yang beramal tidak kira apa amalan tersebut hendaklah menjauhi rasa kagum dengan amalannya seperti mana orang yang qiamullail pada malam hari rasa :bahawa dia orang yang baik atau soleh.Ketahuilah bahawa keikhlasan akan terdedah dengan penyakit ujub. Berkata Nabi Isa alaihis salam ‫يا معشر الحواريين كم من سراج قد أطفأه الريح وكم من عابد قد أفسده العجب‬ Wahai para penolong-penolongku.dan berapa ramai orang yang beribadat dirosakkan amalannya oleh sifat ujub :Muthrif rahimahullah telah berkata ‫لن أبيت نائما وأصبح نادما أحب إلي من أن أبيت قائما وأصبح معجبا‬ Kalau aku tidur tanpa tahajud dan bangun dalam keadaan menyesal lebih baik dari aku ” “.

yaitu: baik dan buruk. hadis dan para ulama yang perlu dipelajari. Yang lebih penting hendaklah dia belajar dari guru murabbi untuk menghilangkan sifat ujub ini. Jika iman dan takwa lebih berkuasa. Diantara sifat buruk .Syaitan sentiasa menghasut aku supaya merasa aku ini lebih dari orang di belakang ku” “. Orang yang memimpin rasa kagum dengan kepimpinannya. maka hidup seseorang akan aman daripada pengaruh sifat buruk yang didalangi syaitan. kejahilan dan ingkar akan perintah Allah.ini Kesimpulan Ujub ini adalah penyakit yang melanda semua manusia. Minhajul Qasidin dan Sahih Bukhari Pengertian tamak (3 ) Tanbihun – Dalam diri manusia terdapat 2 sifat.pada cuti musim panas insyaAllah Rujukan: Hattim Sonamak oleh Dr Majdi Hilali. manakala sifat buruk selalu didorong nafsu. Dr Majdi telah membahaskannya dalam kitab Hattim Sonamak dan menganggap manusia yang ujub ini menyembah dirinya. Orang yang berilmu rasa kagum dengan ilmunya. Aku tidak mahu jadi imam sampai bila2 Hendak buat amal itu pun satu benda yg susah tetapi hendak menjaga amalan dari perosak adalah lebih susah. Saya berhasrat untuk mendiskusikan kitab ini .(bila jadi imam) . syptom2 ujub dan penawar ujub menurut Quran. Sifat yang baik dilandaskan atas dasar rasa keimanan. seperti: sifat kebinatangan. Saya hanya menyebut sedikit sahaja tentang perihal ujub ini. Kedua sifat ini saling bertentangan antara satu sama lain. Manusia terdedah dengan ujub pada setiap ketika. Orang yang berdakwah rasa kagum dengan dakwahnya. ketakwaan dan kemanusiaan. banyaklah lagi tentang bahaya ujub. Rugilah jika amalan kita yang sedikit ini habis ditelan oleh ujub. Orang yang bertahajud kagum dengan tahajudnya. Semua amalan tadi akan dirosakkan dengan sifat ujub itu. Hai ya Allah jaga lah hati-hati kami dari sifat ujub . Oleh itu hendaklah dia berusha untuk menidakkan sifat ujub tersebut.

Sebagian orang arif berkata. karena orang tamak lupa tujuan sebenarnya amanah hidup di dunia ini. Sifat ini dijelaskan oleh Syeikh Ahmad Rifai sebagai sebab timbulnya rasa dengki. semakin bertambah rasa dahaganya.”[3] Tamak timbul dari waham iaitu ragu-ragu dengan rezeki yang dijamin oleh Allah SWT. tetapi sebaliknya menjadi satu bebanan hidup. Dari definisi diatas bisa kita fahami. Mereka tidak peduli hal lain. permusuhan dan perbuatan keji dan mungkar lainnya. Waham atau imajinasi itulah yang memproduksi hijab-hijab penghalang antara kita dengan Allah SWT.yang kita kenal adalah tamak. kekuasaan. Secara bahasa tamak berarti rakus hatinya. yang kemudian pada penghujungnya mengakibatkan manusia lupa kepada Allah SWT. Sedang menurut istilah tamak adalah cinta kepada dunia (harta) terlalu berlebihan tanpa memperhatikan hukum haram yang mengakibatkan adanya dosa besar[1]. semakin banyak ia meminum air laut. Dorongan imajinatif. yaitu sifat yang berlawanan dengan Qanaah (menerima dengan lapang dada). dan fasilitas makhluk. Sesungguhnya Allah menciptakan manusia sebagai khalifah untuk melaksanakan tanggung jawab sebagai hamba-Nya. sifat ini digambarkan oleh beliau seperti orang yang haus yang hendak minum air laut. kehidupan akhirat serta menjauhi kewajiban agama. kehidupannya hanya disibukkan untuk terus mendapat apa yang diinginkannya. Sifat rakus terhadap dunia menyebabkan manusia menjadi hina.[2] Orang yang tamak senantiasa lapar dan dahaga kehidupan dunia. bahwa tamak adalah sikap rakus terhadap hal-hal yang bersifat kebendaan tanpa memperhitungkan mana yang halal dan haram. Jadi. bertambahnya harta tidak akan menghasilkan kepuasan hidup karena keberhasilan dalam mengumpulkan harta akan menimbulkan harapan untuk mendapatkan harta benda baru yang lebih banyak. Seperti dalam firman-Nya: ‫وما خلقت الجن والنس إل ليعبدون‬ ْ ُ ُ ْ َ ِ ّ ِ َ ْ ِْ َ ّ ِ ْ ُ ْ ََ َ َ “ Dan ِ ku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepadaA Ku. melainkan mengisi segenap ruang untuk memuaskan nafsu tamaknya. Maksudnya. dan lamunan-lamunan panjang yang palsu senantiasa menjuruskan kita pada ketamakan dan segala bentuk keinginan yang ada kaitannya dengan kekuatan. Karena itu Ibnu Athaillah melanjutkan: “Tak ada yang lebih mendorong kepada Tamak melainkan imajinasi (waham) itu sendiri”. Sehingga pencerahan cahaya yakin sirna ditutup oleh hal-hal yang imajiner belaka.” Maka perlu kita renungkan firman Allah SWT dalam surat Asy-Syu’araa’ ayat 88-89: . Selanjutnya. semakin rasa lapar dan dahaga untuk mendapatkan lebih banyak lagi. Makin banyak yang diperoleh dan menjadi miliknya. “Jangan sampai anda menduga bahwa diri anda hadir di depan Allah sementara ada sesuatu di belakang anda yang masih menarik diri anda. hasud. mereka sebenarnya tidak dapat menikmati kebaikan dari apa yang dimiliki.

dijelaskan dalam surah Al-‘Aadiyat ayat 6-11: . Bagaimana bisa dia menghampiri Allah. maka dalam matan Al-Hikam-nya.ٍ ْ َِ ٍ ْ َ ِ َ ‫يوم ل ينفع مال ول بنون )88( إل من أتى ال بقلب سليم‬ ََ ْ َ ّ ِ َ ْ َُ َ ّ ٌ َ ُ َ ْ َ َ َ ْ َ 88. Hijab kaum khawas al. Tamak dan sangkaan tidak berpisah. Kesimpulannya memang imajinasi itu menjadi hijab. (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna. sementara ubudiyah. maka alam semestalah yang bersama anda. siapa yang menjadi hamba Allah.” Padahal seluruh jagad semesta ini adalah hamba Allah dan tunduk atas perintah-Nya. Inilah yang terjadi pada orang tamak. Hijab kaum awam. Apabila tidak ada lagi keinginannya untuk memiliki apa yang berada di dalam tangan orang lain. Allah SWT memberi ancaman keras kepada mereka yang tamak. Karena itu jika ketamakan menyimpulkan kehinaan. berarti bebas dari segala hal selain Allah. berupa dorongan imajinatif untuk bergantung dengan sesama makhluk dan terhalang untuk berjalan menuju kepada Allah. barulah dia bebas berjalan menuju Allah SWT. beliau melanjutkan: “Anda adalah bebas merdeka manakala asa anda putus dari orang yang anda tamaki.khawash (kalangan sangat khusus) adalah halangan yang terbebas dari hijab. dia hanya boleh merdeka jika dia membuang sifat ini. Orang yang ragu-ragu terhadap jaminan Allah SWT menafikan kewajiban yang diamanatkan kepadanya serta rajin mencari apa yang dijamin untuknya sehingga mengambil yang menjadi jaminan untuk orang lain. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. Hijab kaum khawash (kalangan khusus) manakala masih berbekas adanya wujud dunia dan terpaku pada cahaya-cahaya pencerahan. jika amanat yang diserahkan kepadanya diabaikan dan tanggungjawab yang dipikulkan kepadanya pun ia campakkan. yaqin dan wara’ menumbuhkan kemuliaan dan kebebasan. pangkat dan harta tidak memerdekakan seseorang yang tamak. Kekuasaan. 3. Qalb al-Salim adalah hati yang selamat dari segala hal selain Allah SWT. Jika anda berada dan bersama dengan jagad semesta. dan anda menjadi budak bagi yang anda harapkan. sepanjang tidak melihat yang mencipta alam semesta. 89. hijab terbagi dalam tiga macam: 1. 2. Dari segi implementasinya.

Dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin. apabila bumi digoncangkan berturut-turut. Sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka. Dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil). Dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta[4]. Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar. sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim[6]. tidak berterima kasih kepada Tuhannya. 8. Allah berfirman: 16) ‫)وأما إذا ماابتله فقدر عليه رزقه فيقول ربي أهانن‬ ِ َ َ َ ْ ّ َ ُ ْ ُ َ َ ُ َ ْ ِ ِ ْ َ َ َ َ َ َ ُ َ َ ْ َ َ ِ ّ ََ 18) ‫)كل بل ل تكرمون اليتيم )71( ول تحاضون على طعام المسكين‬ َ ْ ِ ْ ِ ْ ِ َ َ ََ َ ْ ّ َ َ َ َ َ ْ َِْ َ ْ ُ ِ ْ ُ ّ ْ َ ّ َ 20) ‫)وتأكلون التراث أكل لما )91( وتحبون المال حبا جما‬ ّ َ ُّ َ َ ْ َ ْ ِّ َُ ّ ّ ً ْ َ َ َ ّ َ ْ ُُ ْ َ َ 22) ‫)كل إذا دكت الرض دكا دكا )12( وجاء ربك والملك صفاصفا‬ ّ َ ّ َ ُ ََ ْ َ َ ّ َ َ َ َ َّ َّ ُ ْ َ ْ ِ ُّ َِ ّ َ 23) ‫)وجاى ء يومئذ بجهنم يومئذ يتذكر النسان وأنى له الذكرى‬ َ ْ ّ ُ َ ّ ََ ُ َ ْ ِْ ُ ّ َ َ ّ ٍ ِ َ ْ َ َ ّ َ َ ِ ٍ ِ َ ْ َ َ ْ ِ َ Artinya: 16. Sekali-kali tidak (demikian). Jangan (berbuat demikian). 9.ّ ُ ِ ُ ّ َِ ‫يوم ل ينفع مال ول بنون )88( إل من أتى ال بقلب سليمإن النسان لربه لكنود )6( وإنه على ذالك لشهيد )7( وإنه لحب‬ ٌ ْ ِ َ َ َ ِ َ َ َ ُ ّ َِ ٌ ْ ُ َ َ ِ ّ َ ِ َ َ ْ ِْ ّ ِ ٍ ْ ِ َ ٍ ْ َ ِ َ ََ ْ َ ّ ِ َ ْ َُ َ ّ ٌ َ ُ َ ْ َ َ َ ْ َ 8) ‫)الخير لشديد‬ ٌِْ َ َ ِ َْ ْ 10) ‫)أفل يعلم إذابعثر ما فى القبور )9( وحصل ما فى الصدور‬ ِ ْ ُّ ِ َ َّ َُ ِ ْ ُ ُ ْ ِ َ َ ِ ْ ُ َ ِ ُ َْ َ َ َ َ 11) ‫)إن ربهم بهم يومئذ لخبير‬ ٌ ْ َِ ّ ٍ َِ ْ َ ْ ِ ِ ْ ُ َّ ّ ِ 6. Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur. Dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada. 10. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya Maka Dia berkata: “Tuhanku menghinakanku”[5]. 18. Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan. 21. Dalam surah al-Fajr ayat 16-23. Dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya. 11. 17. . 19. 7. 20.

memang!” Jawab Nabi Ibrahim as. Lihatlah kata Tamak terdiri dari huruf-huruf yang berlubang: Tha’ .” Ketika Nabi Ibrahim dihukum oleh Raja Namrud untuk dibakar. saya tidak melihat kemuliaan kecuali menghilangkan hasrat terhadap sesama makhluk. yaitu : sabar. menghilangkan keterkaitan sesama makhluk termasuk dengan Jibril as. “Saya berkata dalam diri saya.” Cara mengobati penyakit tamak: Obat dari penyakit ini terdiri dari tiga unsur. Kisah Abul Abbas al-Mursy ketika masa awal di Iskandariyah. Kalau ditanya apa pekerjaanmu wahai tamak? “Pekerjaanku adalah menciptakan kehinaan. Syeikh Abul Abbas al-Mursy berkata: “Demi Allah. yaitu: ‫. karena kenal saya. Kalau tamak ditanya siapa bapakmu? Maka sang tamak mengatakan. Dan datanglah Tuhanmu. dan itu pun dengan kalimat kepasrahan total kepada Allah. akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. ‫ ع‬semua huruf ini apabila di satukan maka akan berlubang. Malaikat Jibril As. “kalau begitu mohonlah kepada-Nya.” Mari kita contoh Nabiyullah Ibrahim as. “Siapa yang merasakan cinta terhadap sesuatu dari dunia. Padahal segala hal selain Allah adalah sirna. “Kalau untukmu tidak. ingin sekali menolongnya. م‬Ain : . “Keraguan terhadap takdir . “Apa kau memerlukan sesuatu (pertolongan?)” tawar Jibril.” Tiba-tiba muncul hatif/hawatif (bisikan ruhani) “Keselamatan dalam agama itu melalui sikap meninggalkan tamak terhadap sesama. 23. dan hanya memohon pertolongan dengan Allah. Bahkan beliau juga mengatakan. “Sesungguhnya aku tidak senang dengan yang bisa sirna. “Cukuplah permohonanku bahwa Dia mengetahui kondisiku. dan pada hari itu ingatlah manusia.” Beliau dijaga oleh Allah sehingga tidak terjerumus dalam tamak. Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam. ketika mengatakan. “Orang yang tamak tak pernah kenyang selamanya. Ekonomis dalam kehidupan dan arif dalam membelanjakan harta. siapa tahu ia tidak mau mengambil uang saya. suatu ketika ingin sedekah kepada orang yang ia kenal dengan harga separo dirham. .” Lalu Nabi Ibrahim balik menjawab. Secara keseluruhan terangkum dalam hal-hal berikut ini: 1.” Jika ditanya apa tujuanmu? “Tujuanku adalah menghalangi hamba dengan Allah.‫ : ط‬Mim :‫‘ . tetapi kalau kepada Allah.22. dan amal.”. berarti ia telah dibunuh oleh pedang ketamakan. ilmu. sedang Malaikat berbaris-baris. طمع‬ Abul Hasan Al-Warraq ra berkata.” Coba kita renungkan bagaimana Nabi Ibrahim as.

Jika sebuah pintu rezeki tertutup baginya. 4. Barangsiapa yang lebih mementingkan hawa nafsunya dibandingkan kemuliaan dirinya. 3. sesungguhnya rezeki akan tetap menunggunya di pintu-pintu yang lain. Memikirkan orang-orang Yahudi dan Nasrani. Setelah itu hendaklah dia melihat kepada para nabi dan orang shalih. 5. lalu menyuruh akalnya untuk memilih antara makhluk yang mulia di sisi Allah ataukah menyerupai penghuni dunia yang hina. Hendaklah dia mengetahui bahwa qana`ah itu adalah kemuliaan karena sudah merasa tercukupi. maka hendaklah setiap muslim berlomba-lomba untuk mencapai derajat kedudukan tertinggi. dalam kerakusan dan tamak itu ada kehinaan karena dengan kedua sifat tersebut dia merasa tidak pernah cukup. Hadits ini berlaku dalam urusan dunia. menyimak perkataan dan keadaan mereka. yang bisa dibantu dengan membatasi harapan-harapan yang hendak dicapainya dan merasa yakin bahwa dia pasti akan mendapatkan rezeki dari Allah. maka dia tidak perlu gusar memikirkan masa depan.” . orang-orang yang hina dan bodoh karena tenggelam dalam kenikmatan. Rasulullah SAW bersabda: ْ ُ ْ ََ ِ َ َ ْ ِ ُ َ ْ َ َ ْ َ ُ َ ْ َ ُ ّ ِ َ ْ ُ َ ْ َ َ ُ ْ َ َِ ُ ُ ْ َ َ َ ْ ُ ْ ِ َ َ ْ َ ْ َ َِ ُ ُ ْ ُ ‫أنظروا إلى من أسفل منكم ول تنظروا إلى من هو فوقكم فأنه أجدر أن ل تزدروا نعمة ال عليكم‬ “Lihatlah orang yang di bawah kalian dan janganlah melihat orang yang di atas kalian.” (Hadits riwayat Muslim). dimana bagiannya telah tergariskan. Allah-lah yang memberi rezki kepadanya dan kepadamu. Dia harus mengerti bahwa menumpuk harta itu bisa menimbulkan dampak yang kurang baik[7]. karena yang demikian itu lebih layak bagi kalian untuk tidak memandang hina nikmat yang Allah limpahkan kepada kalian.2. Adapun dalam urusan akhirat. dan Dia Maha mendengar lagi Maha mengetahui. berarti dia adalah orang yang lemah akalnya dan tipis imannya. karena dia mengharapkan kesembuhan selama-lamanya. seperti orang sakit yang harus menunggu pahitnya obat saat menelannya. hendaknya anda menghilangkan hasrat harapanmu kepada sesama makhluk. dalam soal rizki. Jika seseorang bisa mendapatkan keperluan yang mencukupinya. Penopang urusan ini adalah sabar dan membatasi harapan serta menyadari bahwa sasaran kesabarannya di dunia hanya berlangsung tidak seberapa lama untuk mendapatkan kenikmatan yang abadi. dan jangan membuat dirimu hina di hadapan mereka. Oleh karena itu hatinya tidak perlu merasa gusar. Karena itu wahai penempuh Jalan Ilahi. sebagaimana di jelaskan dalam surat Al-‘Ankabut ayat 60: ُ ْ َِ ْ ُ ْ ِ ّ َ ُ َ ْ ُ ّ َِ َ ُ ُ ْ َ ُ َ َ ْ ِ ُ ِ ْ َ ّ ٍ ّ َ ْ ّ ْ ّ ََ َ ‫وكأين من دابة ل تحمل رزقها ال يرزقها وإياكم وهو السميع العليم‬ Artinya: “Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezkinya sendiri.

Dasar pijakan hukum lainnya. من كا َ يريد حرث الخرة نزد له فى حرثه . Si anjing tidak memperdulikan apakah ia dimaki. apakah dengan menengadahkan kedua tangan.” Ayat ini menjelaskan bahwa aspek ke-rakus-an manusia lebih cenderung terhadap unsur-unsur bendawi (uang. ومن كان يريد حرث الدنيا نؤته منها . Ibnu Majah dan Hakim). Si tamak tidak memperdulikan bagaimana dia mendapatkan apa yang dia hajatkan. dia menjadi hina dalam pandangan makhluk dan lebih buruk lagi kedudukannya di sisi Allah SWT. Para ulama mengatakan bahwa: Artinya: “Tidaklah panjang dahan kehinaan melainkan yang tumbuh dari benih tamak”. Sebagaimana para ulama berpendapat: . Dia umpama anjing yang lidahnya selalu terjulur melihat apa yang ada di tangan orang lain. dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia. Sikap tamak meletakkan urusan mencari kekayaan dan kedudukan dengan jalan keterlaluan dan terdorong melakukan perbuatan salah. وما له فى الخر ِ من نصيب‬ ٍ ْ ِ ّ ْ ِ ‫َ ْ َ ن ُ ِ ْ ُ َ ْ َ ْ َ ِ َ ِ َ ِ ْ َ ُ ِ ْ َ ْ ِ ِ َ َ ْ َ َ ُ ِ ْ ُ َ ْ َ ّ ْ َ ُ ْ ِ ِ ِ ْ َ َ َ َ ُ ِ ْ َ ِ َة‬ Artinya: “ Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya. penyakit tamak akan mengikis perasaan malu dan menghapuskan harga diri. walaupun perbuatan itu bertentangan dengan syariat. dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat. kemuliaan dunia berupa jabatan dan imbalan yang diterima). Dahan-dahan kehinaan akan menjalar dan terhulur ke sana ke mari. Tamak diibaratkan sebagai benih yang menumbuhkan pohon kehinaan. sebagaimana dalam surah Asy Syuraa ayat 20: ‫. Orang yang tamak dalam mencari kesenangan duniawi. menipu ataupun memaksa. sanggup melakukan apa saja asalkan tujuannya tercapai.Rasulullah SAW pernah bersabda yang maksudnya: “Hari kiamat telah hampir dan manusia masih lagi bertambah tamak kepada dunia dan bertambah jauh dengan Allah. memujuk rayu.” (Hadis riwayat Tirmizi. sementara rezeki orang lain masuk di dalam rezekinya. diusir atau dipukul asalkan ia bisa mendapatkan apa yang ia mau. Si tamak melihat seolah-olah rezeki untuknya tidak terbatas. sehingga akan semakin bercabang kepada penyakit lainnya. sebab itu menjadi hak untuk mengambil hak orang lain.

Sebagaimana dinyatakan oleh ulama: ‫هي الدنيا أقل من القليل . Oleh karena itu. Kuala lumpur . Ibnu dahlan El-Madary Shollallahu Ala Muhammad Wa Aalihi Seri Kembangan. kemewahan. maka ia termasuk dalam golongan yang hina”. Orang tamak senantiasa tidak puas dan cukup dengan apa yang dimiliki. adapun orang-orang yang selalu asyik dan terlena kepadanya (dunia). pangkat dan jabatan) itu semua sedikit tidak ada nilainya. orang tamak tidak pernah merasa dirinya sebagai hamba-Nya. وعاشقها أذل من الذليل‬ “Yang dinamakan dunia (harta. Orang-orang ini sekalipun secara lahiriyah memiliki segalanya. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka Itulah orang-orang yang merugi”.ِ ْ ِّ َ ِ ّ َ َ َ ُ ِ َ َ ِ ْ َِ ْ َ ِ ّ َ َ َ ْ ّ َ ِ ‫هي الدنيا أقل من القليل . Sebaliknya. mari kita telaah firman Allah SWT: ِ ِ ْ ِ ْ َ ْ ُ ُ َ ْ َ َ َ ْ ُ ُ َ ْ َ ْ ُ ِ ُْ َ ْ َُ َ َ ْ ِ ّ َ َّ َ ‫. Sikap terlalu cintakan kebendaan dan kemewahan mendorong perasaan untuk memiliki semua apa yang ada di dunia ini. وعاشقها أذل من الذليلوالحريص فقير ولو كان ملك الدنيا‬ َ ْ ّ َ ْ ِ َ َ ْ ََ ٌ ْ ِ َ ُ ْ ِ َ ْ َ ِْ ِّ َ ِ ّ َ َ َ ُ ِ َ َ ِ ْ َِ ْ َ ِ ّ َ َ َ ْ ّ َ ِ “Orang tamak itu fakir hatinya. walaupun ia memiliki dunia beserta isinya”[9]. tetapi bathinnya kosong dan selalu tidak puas dengan pemberian dan anugerah Allah SWT. Sungai Besi. janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah.يا أيها الذين ءامنوا ل تلهكم أموالكم ول أول دكم عن ذكر ال‬ َ ْ ُ ِ َ ْ ُ ُ َ ِ َُ َ ِ َ ْ َ ْ ّ ْ َ َ ‫ومن يفعل ذالك فأولئك هم الخاسرون‬ “Hai orang-orang beriman. mereka menjadi hamba kepada dunia dan bertuhankan nafsu. Mereka mempertaruhkan seluruh usaha dan fikirannya untuk mengejar bayang kemewahan dunia.

Riayah Akhir. Bab Ilmu Tasawuf. tanpa memperhitungkan haram dan dosa besar. artinya prasangka-prasangka buruk atau menyangka buruk terhadap Allah dan Rasul. Korasan 21. [1] Syeh Ahmad Rifa’I. halaman 11. bisa juga lihat dalam kitab karangan beliau lainnya seperti dalam Abyan al-Hawaaij.12 Rabiul Akhir 1432H/17 Maret 2011:09:45PM. Korasan 21. Buruk sangka di dalam bahasa Arab disebut Su’uzhan. Islam Tarjumah: Komunitas. Doktrin dan tradisi. [5] Maksudnya ialah Allah menyalahkan orang-orang yang mengatakan bahwa kekayaan itu adalah suatu kemuliaan dan kemiskinan adalah suatu kehinaan seperti yang tersebut pada ayat 15 dan 16. beralih kita kepada masalah buruk sangka. [6] Yang dimaksud dengan tidak memuliakan anak yatim ialah tidak memberikan hak-haknya dan tidak berbuat baik kepadanya. Halaman 8. halaman 134 [3] Surah Adz-Dzariyat ayat 56 [4] Sebagian ahli tafsir menerangkan bahwa maksud ayat ini Ialah: manusia itu sangat kuat cintanya kepada harta sehingga ia menjadi bakhil. Halaman 11. tetapi sebenarnya kekayaan dan kemiskinan adalah ujian Tuhan bagi hamba-hamba-Nya. Bab Ilmu Tasawuf.Nya dan juga berprasangka buruk serta curiga kepada orang lain tanpa alasan : Kita perhatikan Firman Allah SWT yang termaktub di dalam kitab suci Al-Qur’an • . Riayah Akhir. [7] Ibnu Qudamah al-Maqdisi: Mukhtashar Minhajul Qashidin [8] Syeh Ahmad Rifa’I. Desember 2006. baris 3. RaSAIL: Semarang. baris 1 [9] Ibid———————————————————–. [2] Shodiq Abdullah. Korasan 21. Asn Al-Miqashad beliau menjelaskan tamak adalah: Lebih banyak berharap kepada dunia. baris 9 [10] Surah Al-Munafiquun ayat 9 Pengertian buruk sangka (5) Saudaraku.

melainkan tipuan. Termasuk su’uzhan kepada Allah adalah kita menganggap Allah tidak mengabulkan do’a kita. sehingga semua orang bersikap lain kepada dirinya ? . Hal ini semua merupakan bentuk-bentuk kemunafikan. jauhilah olehmu kebanyakan dari prasangka.Rasulullah SAW sangat melarang orang berburuk sangka : Perhatikan Sabda Nabi Muhammad SAW • Sekali-kali janganlah kamu berburuk sangka. Muslim dan Daud Mencari-cari kesalahan orang lain dan menggunjing adalah membicarakan aib dan keburukan seseorang. Inilah yang dinamakan su’uzhan kepada Allah dan Rasul-Nya. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Maka tentunya kamu merasa jijik kepadanya. dibenci . karena ” sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa. Di dalam ayat kedua di atas ada 3 (tiga) perbuatan yang harus dihindari : oleh orang-orang yang beriman. Dan bertakwalah kepada Allah. Allah menciptakan kita dalam kondisi yang jelek dan lain-lain.Allah SWT dan Rasul-Nya serta akan dibenci dan dihindari (dikucilkan) orang lain Kemudian seperti penyakit hati lainnya maka penyakit buruk sangka ini disebabkan oleh : . kemudian disangka bahwa dia mencuri. Bagaimanakah perasaan orang yang tidak mencuri. Sementara akibat yang ditimbulkan dari berburuk sangka antara lain adalah : Dapat memutuskan tali silaturahmi.” (QS. Dan janganlah kamu mengintai-intai dan janganlah kamu saling berebut dan janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling membelakangi dan (jadilah kamu hamba Allah yang bersaudara.Dan ingatlah ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang dihatinya ada penyakit ” berkata : “Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kita. dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Dan ketika orang itu datang. Ini adalah perbuatan hina dan pengecut Saudaraku. Berprasangka buruk (b. Bukhari. Al-Ahzab (: 12 : Dan di dalam ayat yang lain Allah SWT juga berfirman • Hai orang-orang yang beriman.” (QS. mengotori pikiran.berganti dengan memuji dan menyanjung. Sesungguhnya Allah Maha (Penerima tobat lagi Maha Penyayang. merugikan orang lain dan diri sendiri. Ketiga hal tersebut adalah a. karena sungguh buruk sangka itu adalah ” perkataan yang paling bohong. Menggunjing orang lain Buruk sangka adalah dosa. Al-Hujurat : 12 Ayat pertama menjelaskan kepada kita bahwa orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit hati itu menganggap bahwa Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan apa-apa kepada manusia. karena ia adalah tuduhan yang tidak beralasan dan bisa memutuskan silaturahmi di antara dua orang yang berbaik.” (HR. Memata-matai orang (mencari-cari kesalahan orang lain c. kemudian . Orang asyik sekali membongkar rahasia keburukan dan kebusukan seseorang. buruk sangka adalah dosa dan setiap dosa akan berakibat sengsara bagi siapa saja yang melakukannya. ketika orang orang itu tidak ada. sedang ia tidak hadir. maka pembicaraan pun berhenti dengan sendirinya.

mendapatkan keuntungan pribadi yang banyak dengan jalan pintas : Didalam kitab suci Al-Qur’an Allah SWT berfirman • Hai orang-orang yang beriman.berkhianat Khianat merupakan penyakit yang sangat berbahaya. dengan demikian tentunya bahwa kita juga tidak mau kalau diri kita dijadikan objek.kelak apabila meninggal dunia masuk neraka Kemudian bagaimana cara menghindari penyakit Khianat itu ? Saudaraku. menyadari akibat perbuatan khianat. Dan di antara akibat yang ditimbulkan oleh penyakit khianat antara lain adalah : Merugikan diri sendiri dan orang lain. khianat berarti mengingkari tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya. yaitu : Usahakan membayangkan bagaimana sedihnya kalau diri kita dijadikan objek buruk sangka. khianat juga biasanya muncul karena ingin . Lakukan yang positif misalnya dengan mempererat tali persaudaraan.santapan-santapan bergizi seperti tholabul ilmi. Selain itu. Al-Anfal : 27 : Dan di dalam sebuah Hadist. baik bagi diri penderitanya maupun bagi masyarakat dan bahkan negaranya. antara lain seperti tersebut ini : Membiasakan diri melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap segala hal dihadapi. Khianat artinya mengingkari tanggung jawab. bersabda Rasulullah SAW • Tunaikanlah amanat itu kepada orang yang telah mempercayai mu dan janganlah kamu ” (berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu. Ada juga hadist lain yang menyatakan bahwa salah satu dari ciri (tanda) orang munafik adalah . saya sudahi dulu tulisan (artikel) religius saya ini.” (QS. bagaimana cara menghindari buruk sangka itu ? Berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk kita menghindari penyakit buruk sangka. berbuat tidak setia atau melanggar (mengingkari) janji yang telah dibuat. Ashabus Sunan Hadist di atas memerintahkan kita untuk menunaikan amanat dan melarang kita berkhianat.” (HR. baik datangnya dari orang lain maupun dari Allah SWT. sedang kamu (mengetahui. ada beberapa cara menghindari penyakit khianat. menumbuhkan kesadaran dan hormat menghormati dan jangan dilupakan isi rohani kita dengan . Secara luas. tidak akan dipercaya orang. baik bagi diri sendiri maupun orang lain. sehingga nawaitu penulis yang mengketengahkan artikel …ini sebagai syiar dakwah menjadi dapat tersebar luaskan . dengan banyak belajar tentang ilmu-ilmu agama Saudaraku. harapan saya semoga tulisan ini mendapat tempat di hati setiap pembaca. sekarang pembahasan kita sampai pada setentang pengertian khianat. menghancurkan sendi-sendi kehidupan bermasyarakat. tidak percaya diri. dibenci Allah SWT dan Rasul-Nya serta . menuruti bujukan syetan. kelompok seperjuangan atau negara.terhindar dari penyakit khianat Saudaraku. begitu juga orang lain. Lantas. janganlah kamu mengkianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan” (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu. Penyakit hati khianat ini muncul karena adanya dorongan untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan mengorbankan sahabat.Menuruti hawa nafsu. jujur terhadap keadaan dan selalu mensyukuri nikmat serta selalu berdo’a kepada Allah SWT agar . iri dengan orang lain dan kurangnya mensyukuri nikmat Allah SWT.

marah.Buruk sangka Buruk sangka adalah satu dari penyakit hati yang amat kronik. yang menjadi dalang utamanya ialah si munafik Abdullah bin Abi Salul. Saidatina Aishah r. 2. dengan ‘zikrullah’ itu. tenang tenteramlah hati manusia. baiklah anggota seluruhnya. dendam.a meninggalkan tempat duduknya di atas unta (pondok . Buruk sangka yang bertujuan baik. seperti hasad. Dalam Sirah An-Nabawi. yang akan mempengaruhi anggota-anggota badan yang lain supaya mengikut kehendaknya. Walau apapun tujuannya. rosaklah sekaliannya. iaitu kisah ‘Hadis Ifqi’ (berita dusta) yang cuba disebarluaskan oleh musuhmusuh Islam.” (ar-Rad: 28) Buruk sangka yang dimaksudkan di sini ialah buruk sangka yang tidak baik. Ia mengheret sifatsifat mazmumah yang lain bersarang di hati.” (Riwayat Bukhari dan Muslim) Buruk sangka dibahagikan kepada dua jenis: 1. tetapi turut memusnah individu lain sebagai mangsanya.t berfirman yang bermaksud: “(Iaitu) orang-orang yang beriman dan tenang tenteram hati mereka dengan ‘zikrullah’. itulah yang dikatakan hati. buruk sangka tetap memberi impak yang sangat negatif. dan apabila ia rosak.w bersabda yang bermaksud: “…Ketahuilah bahawa di dalam anggota badan ada seketul daging. bongkak. seperti untuk menyedar dan memperbaiki seseorang yang dikatakan melakukan kejahatan. ia akan menjadi manusia yang sentiasa resah. gelisah dan tidak tenteram. tidak punya masa untuk mengingati Allah s. zalim dan sebagainya. Ketahuilah. Buruk sangka juga tidak lahir tersendiri. sombong. Buruk sangka yang bertujuan jahat demi untuk menjatuhkan maruah kedudukan seseorang. Dengan sebab itulah. Apabila sifat-sifat tersebut meneraju dan memacu kehidupan seseorang insan. dengki. Apabila ia baik. jarang ada manusia yang terselamat daripada terkena bahana prasangka. kita berdepan dengan satu peristiwa yang menimpa rasulullah s. Islam sangat melarang daripada berprasangka. Rasulullah s.w.a.w dan keluarga baginda.a. Ceritanya bermula pada saat kepulangan tentera Islam di bawah pimpinan Rasulullah s. Ia bukan sahaja menjarah dengan parah hati dan jiwa pengidapnya.w. Allah s.t.a.w dari suatu medan perang. kerana sentiasa sibuk mencari keaiban dan kelemahan orang lain. malah ia lahir bersama dengan sifat-sifat mazmumah yang lain sebagai pakej pelengkap. Ketahuilah.

Seperti biasa Rasulullah menempatkan seorang petugas terakhir di belakang pasukan tenteranya sebagai pengawal. Ia teringat akan perihal kisah Nabi Yaakob a. dan kepada Allah jualah dipohonkan pertolongan mengenai apa yang kamu katakan itu. beliau ternampak satu bayang-bayang bergerak. Sesampainya di tempat tentera. Aisyah berpatah balik mencari rantai itu. Mana mungkin Allah membiarkan Rasul-Nya dan kekasih-Nya tertekan perasaan begitu sahaja. Tentu dapat kita bayangkan betapa keadaan Rasulullah s. akan beroleh seksa yang berat (di dunia dan diakhirat kelak).w. Aisyah terus menunggu di situ dengan harapan mereka akan menyedari kehilangannya. .t.kecil yang diletak di atas kenderaan seperti pada zaman raja dahulu kala) untuk ‘menunaikan hajat’. sedangkan dia sedar dirinya suci dan bersih. Semua orang menyaksikan ketibaan mereka berdua.w ketika itu dalam menghadapi peristiwa tersebut. Aisyah bersabar menantikan ketentuan Allah s. Apa yang terdaya dilakukan oleh Aisyah selain menangis. mereka terus mengangkat pondok kecil itu ke atas belakang unta dengan sangkaan Aisyah berada di dalamnya. iaitu Safwan bin al-Mukthal. kerana Aisyah berbadan kecil dan ringan.t terhadap dirinya. didapatinya tentera sudah berangkat meninggalkan tempat itu. Dengan itu turunlah firman Allah s.w. Mereka sampai di Madinah ketika waktu Zuhur. Mereka yang ditugaskan mengawasi keselamatan Aisyah tidak sedar ketiadaan Aisyah dalam tempat duduk itu.w. Apabila diamat-amatinya. janganlah kamu menyangka (berita yang dusta) itu buruk bagi kamu. ternyata itu adalah Aisyah.s yang katanya: “…Kalau demikian. Tiap-tiap seorang di antara mereka akan beroleh hukuman sepadan dengan kesalahan yang dilakukannya itu. beliau mendapati rantai lehernya telah hilang.a. dan orang yang mengambil bahagian besar dalam menyebarkannya di antara mereka. Pada ketika Safwan membuat pemeriksaan terakhir. Apabila beliau kembali.t yang menyatakan kesucian Aisyah: “Sesungguhnya orang-orang yang membawa datangnya berita yang amat dusta itu. bahkan ia baik bagi kamu. ialah segolongan dari kalangan kamu. bersabarlah aku dengan sebaik-baiknya. tiba juga penentuan Allah s. Lalu beliau merendahkan untanya dan menyuruh Aisyah menaiki unta itu dan beliau berjalan di belakang tanpa bercakap sepatah pun dengan Aisyah.” Akhirnya. Seluruh kota Madinah gempar dan heboh. Cerita sumbang dan palsu diuar-uarkan oleh musuh-musuh Islam.” Peristiwa tersebut memberi pengajaran yang sangat besar bagi setiap orang yang cepat bersangka buruk daripada mengutamakan sangka baik. Keadaan berlangsung selama sebulan.

Perbaikilah diri kita dan bersihkanlah ia dari sifat buruk. Kesemuanya itu adalah gara-gara perangai buruk sangka. Islam menyeru umatnya agar mendahulukan bersangka baik daripada cepat bersangka buruk. Bermuhasabah diri setiap hari. mengundang segala macam keruntuhan. 4. Antaranya: 1. melempar tohmahan. Justeru. berpecah belah dan sebagainya. Tiada penawar mahupun yang berasaskan sainstifik atau tradisional yang mampu mengubati dan menyembuhkan penyakit buruk sangka ini. jadikanlah diri kita seorang yang dapat menguasai was-was. tetapi jangan mencari kekurangan orang lain. Namun para ulama dan cendiakawan Islam ada menyarankan beberapa cara. . masyarakat menjadi porak-peranda. Godaan dan tipu helah syaitan atau iblis: Buruk sangka adalah jalan terbaik bagi syaitan merangsang manusia untuk bergaduh. kerana disebalik buruk sangka akan mengundang sifat-sifat keji yang lain. Sangka buruk boleh terjadi dengan berbagai-bagai sebab. Buruk sangka terhadap diri sendiri. Keburukan batinnya: Seseorang yang biasa membuat tipu helah dan penipuan akan merasakan orang lain juga sama sepertinya. Kelemahan jiwa: Jiwa yang lemah akan mendorong seseorang mudah terikut dengan pemikiran yang negatif dan buruk terhadap orang lain. 4. antaranya: 1. membuat pakatan jahat. Jiwa mangsanya hancur luluh. Ia merasa dengki kalau ada orang lain mendahului dalam mengecapi sesuatu kejayaan atau membuat sesuatu kebaikan ataupun mendengar orang memuji musuhnya di hadapannya. mengumpat. Perasaan sombong dan bongkak: Perasaan ini menyebabkan seseorang itu merasakan dirinya lebih baik daripada orang lain. bukan orang yang dikuasai was-was. 2. 3. perasaan amat tertekan. tetapi bergaullah dengan orang yang diburuk sangka terhadapnya itu dengan lebih rapat dan berdoalah untuk kebaikkan baginya. kedamaian akan musnah.Buruk sangka yang sedemikian itu adalah wadah kehancuran. 2. rumah tangga kian rapuh.

. dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. shalat dan shadaqoh?. 6. malah juga isteri. dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu. Pengertian Pengertian dendam menurut bahasa adalah rasa ingin melakukan pembalasan. kaya dan pandai dalam melakukan diplomasi. mawaddah dan bersikap toleransi itu adalah nikmat yang sangat besar. Hendaknya kamu menjadi hamba Allah yang bersaudara satu sama yang lain (yang muslim) dan tidaklah halal bagi (setiap) muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari”. Abu Daud dan Turmudzi). menurut Syar’i. (HR. Kisah-kisah Abu Sufyan adalah salah seorang tokoh terkemuka di kalangan masyarakat kota Mekkah. Kita akan kehilangan ramai khalik dan disisih oleh masyarakat. Ingatlah selalu bahawa mahabbah. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan. Jawab sahabat: “Tentu mau”. 2. baik ketika Nabi dan para sahabatnya masih bermukim di Mekkah. saudara-mara. Jangan musnahkan nikmat itu dengan sifat buruk sangka. Ingatlah selalu. dendam adalah menyimpan permusuhan di dalam hati dan menunggu kesempatan untuk melepaskannya. Kita akan kehilangan rakan. belakang membelakangi. Dia seorang yang dihormati. (HR. Susunan MUHAMAD SALEH (6 ) Pengertian Dendam 1.” Selain itu Rasulullah SAW juga pernah bersabda. “Janganlah kamu putus hubungan. Sedangkan. ”32. hasut menghasut. Namun hatinya nyaris tertutup terhadap risalah kebenaran yang dibawakan Nabi. kekasih. 1. benci membenci. • “Maukah aku beritahukan kepadamu perkara yang lebih utama dari puasa.5. Dia tidak tanggung-tanggung dalam upayanya untuk memusuhi Nabi dan kaum muslimin. bahawa buruk sangka boleh merosakkan diri kita. Bukhori dan Muslim) • 1. maupun ketika kaum muslimin sudah berada di Madinah. dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. karena rusaknya perdamaian di antara kamu adalah menjadi pencukur yakni perusak agama”. Allah SWT berfirman. Sabda Nabi saw: “yaitu mendamaikan di antara kamu.

menuju Mekkah sebagai akibat pelanggaran yang dilakukan oleh kaum Quraisy terhadap perjanjian Hudaibiyah. 3. Penyebab & Akibat Dendam Dendam adalah penyakit hati yang diajarkan Islam untuk menghindarinya. di mana dirinya akan selalu mendapatkan kesulitan atas perbuatan dendamnya. apalagi setelah kaum Quraisy berhasil “memaksa” kaum muslimin untuk menerima gencatan senjata yang sifatnya merugikan. Namun keangkuhan Abu Sufyan ini berubah menjadi kekhawatiran yang amat sangat. untuk mengetahui tujuan dari misi militer muslim itu. Rasa takjubnya yang amat sangat melihat besarnya jumlah pasukan muslim.Beberapa kali Abu Sufyan memimpin ekspedisi militer kaum Quraisy untuk memerangi Nabi. telah membuka hati Abu Sufyan untuk menerima ajaran Islam. Selain itu dendam akan menyebabkan perpecahan dan pertikaian dalam Islam. ketika dia diterima menghadap Nabi. telah mendorongnya untuk berusaha menemui Rasulullah. padahal Hindun inilah yang melakukan perbuatan keji dengan melakukan mutilasi terhadap jenazah Hamzah ra. yang dengan pasukan muslim yang amat besar berkemah tidak jauh dari kota Mekkah. Sekalipun dia terpaksa menanggung malu akibat kegagalan pasukan-pasukan Quraisy untuk menghancurkan kaum muslimin dalam Perang Khandak. Abu Sufyan berusaha untuk dapat menemui Nabi. yang syahid dalam Perang Uhud. Kesadarannya bahwa kaum Quraisy berada di pihak yang salah karena melanggar perjanjian itu. tidak memiliki rasa dendam terhadap kaum yang menzaliminya itu. Dengan meminta bantuan al-Abbas. dangkalnya iman. ketaatan kaum muslimin kepada Rasulullah dan ketakutannya pada bayangan kehancuran kota leluhurnya bila kaum muslimin bergerak menyerbu kota Mekkah. isteri Abu Sufyan. suatu perbuatan yang menjadikan Nabi amat berduka. dan bahkan memberikan jaminan keamanan kepada penduduk Mekkah yang mencari perlindungan di rumah Abu Sufyan. tak memiliki rasa murahhati sehingga sulit memaafkan kesalahan orang. seorang paman Nabi yang telah menjadi muslim. Rasulullah pun memberikan pengampunan kepada Hindun. Rasulullah yang pernah merasakan kezaliman dari orang-orang Quraisy dan para pemukanya. dalam perjanjian Hudaibiyah. ketika dia menerima informasi bahwa Rasulullah saw menggerakkan kaum muslimin dalam jumlah yang sangat besar pada tahun ke-9 setelah terjadinya peristiwa hijrah. Bentuk Dendam Ada beberapa bentuk dendam. Dendam disebabkan sempitnya hati. yaitu • Rasa ingin membalas pada orang yang pernah menyakitinya . dia tetap merasa bahwa kedudukan mereka yang menentang Nabi dan kaum muslimin masih cukup kuat. 4. Akibatnya hanya akan kembali kepada dirinya sendiri. 1.

lalu apa sih artinya dari sifat ini mari kita bahas disini untuk sedikit memberi renungan tentang sifat yang tidak baik kita lakukan dan sebisa mungkin kita berusaha untuk menghilangkannya mari kita simak bersama definisi pengertian dendam . dan selalu mencari kesempatan untuk melampiaskan sakit hatinya agar lawannya mendapat celaka. Sifat marah (gadab) itu terus dipelihara dan tidak segra diobati dengan memaafkan. sebagai orang islam kita dilarang memiliki rasa dendam. Misalnya. Gangguan dan tekanan itu berupa siksaan. bahkan melemparinya . perlakuan orang Thaif terhadap rasulullah para sahabatnya yang telah mengusirnya. Pengertian dendam secara istilah adalah perasaan ingin membalas karena sakit hati yag timbul sebab permusuhan. karena dendam hanya akan menyebabkan perpecahan dan pertikaian dalam Islam 6. mengenai sifat buruk manusia yaitu dendam dan Munafik. Kesimpulan Dendam adalah penyakit hati dalam bentuk rasa permusuhan dan mencari kesempatan untuk dapat membalas dendam. bukan dendam. Rasulullah juga memberikan teladan tentang perilaku pemaaf. 5. Hikmah Sebagai orang islam. barulah ia merasa puas.• Rasa ingin melampiaskan rasa dendam pada orang yang tidak menyakitinya 1. meskipun nabi memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kaum kafir Quraisy. karena dendam hanya akan menyebabkan perpecahan dan pertikaian dalam islam Pengertian dendam dan munafik dalam Islam . dijelaskan bahwa Hiqdu atau dendam berawal dari sifat pemarah. maka akan menjadi dendam terhadap orang yang menyakiti kita. Pengertian Dendam Dendam dalam bahasa Arab disebut juga dengan Al-Hiqdu ‫ .akan tetapi ketika Fathul Makkah Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya tidak membalas perbuatan orang-orang kafir tersebut. kita dilarang untuk mempunyai sifat dendam. sehingga nabi dan para sdahabatnya hijrah ke Madinah. hinaan bahkan ada anggota keluarganya yang dibunuh. Bahkan nabi mengumandangkan perdamaian dan memaafkan kesalahan – kesalahan mereka pada waktu yang lalu. ددددد‬Menurut Al-Gazali dalam bukunya Ihya Ulumud Din jilid III. Nabi muhammad SAW dan para sahabatnya ketika mereka berdakwah di Makkah selalu mendapatkan tekanan dan gangguan yang berat yang dilakukan oleh kaum kafir Quraisy. 1.Kali ini share tentang Ilmu agama Islam.

واليعْفواواليصفحوا ألتحبون أن يغفر ال لكم وال غفوررحيم )النور‬ ٌ ْ ِ ّ ُ ْ ُ َ ُ َ ْ ُ َ ُ َ ِ ْ ُ ْ َ َ ْ ِّ َُ َ ْ ُ َ ْ َ ْ َ ْ ُ َ ْ َ Artinya: “Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada .”(HR... jiwanya akan selalu bergemuruh oleh perasaan yang tidak nyaman c. )الحجرات‬ ْ ُ َ َ َ ِ َ ِ َ َ َ ً ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ َ َ َ َ ْ ُّ ِ َ َ ْ ّ ْ ُ َ ْ ََ ّ ِ ُ ّ َ ّ َ َ Artinya: “Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan dan manjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenalmengenal. berilah petunujuk atas kaumku karena sesungguhnya mereka itu belum mengetahui. Selalu marah ketika mendengar kebaikan orang yang dibenci e. Bahaya sifat dendam a. Menghindar bila bertemu dengan orang yang dibenci Padahal Allah menciptakan manusia dimuka bumi bukan untuk bermusuh-musuhan dan saling dendam. melainkan agar saling kenal-menganal. bahwa akhlak yang pantas dimilki oleh kaum beriman bukanlah sifat dendam dan sombong.” Kisah diatas memberikan gambaran . Ciri-ciri sifat dendam · Tujuan hidupnya membinasakan orang yang menjadi lawannya · Perbuatan yang dilakukannya selalu bertujuan mengalahkan lawannya · Tidak merasa puas bila lawannya belum mendapatkan kekalahan · Hobi menyimpan rasa sakit hati dan berusaha membalas dikemudian hari · Tidak mau mamaafkan kesalahan orang lain · Selalu menjelek-jelekkan orang lain dan membuka aib orang lain 3. Firman Allah: (13 : ‫ياأيها الناس إنا خلقنكم من ذكر وأنثى وجعلنكم شعوبا وقبائل لتعارفوا. Allah berfirman (199 : ‫خذ العف َ وأمر با لعرف وأعرض عن الجهلين )العراف‬ َ ْ ِ ِ َ ْ ِ َ ْ ِ ْ َ َ ِ ْ ُ ْ ِ ْ ُ ْ َ ‫ُ ِ ْ َ ْو‬ Artinya: “jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh. Dikucilkan dalam pergaulan 4.”(An-Nuur : 22) 2.Muslim) b. Cara menghindari sifat dendam .dengan batu. tetapi adalah sifat terpuji diantaranya memaafkan kesalahan orang lain.”(al-Hujurat :13) d. apakah kamu tidak ingin Allah mengampunimu? Dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang. Ketika malaikat menawari Rasulullah untuk menghancurkan kaum itu Rasulullah justru berdoa : َ ْ ُ َْ َ َ ْ ُ ّ ِ َ ِ ْ َ ِ ْ ّ ُ َّ ‫اللهم اهد قومى فإنهم ليعلمون‬ Artinya: “Ya Allah.Al-A’raf : 199) Allah berfirman (22 :‫. Perbuatan yang dibenci oleh Allah ‫أبغض الرجل إلى ال ألد الخصام )أخرجه مسلم‬ ِ َ ِ ْ ّ ََ ِ َِ ِ ُ ّ ُ َ ْ َ Artinya: “orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang menaruh dendam kesumat (bertengkar).. saling menghormati dengan sesama.”(Qs.. Hilangnya ketenangan jiwa.

Senantiasa ingat kepada Allah dalam keadaan apapun c.a. Mengetahui bahaya dari sifat dendam b. Memaafkan kesalahan orang lain d. Saling menghormati dan menyayangi sesama manusia .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful