P. 1
Pengertian Sombong Menurut Islam

Pengertian Sombong Menurut Islam

|Views: 1,519|Likes:
Published by Abu Ilham

More info:

Published by: Abu Ilham on Aug 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2013

pdf

text

original

PENYAKIT-PENYAKIT HATI 1. SOMBONG Sombong atau istilah bahasa Arab al-takabur.

Orang yang sombong bererti tidak mensyukuri nikmat yang dianugerahkan kepadanya. Allah melarang kaum muslimin berlaku sombong, karena perbuatan ini akan mengakibatkan hal-hal yang telah tersebut dalam firman Allah berikut ini : “Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang telah Kami binasakan, yang sudah bersenangsenang dalam kehidupannya; maka itulah tempat kediaman mereka yang tiada didiami (lagi) sesudah mereka, kecuali sebagian kecil. Dan Kami adalah pewarisnya”. (QS. 28 : 58). Penjelasan ayat tadi mengatakan bahwa Allah menghukum orang-orang yang berlaku sombong suatu siksaan yang merusak mereka, tidak patut lagi dihuni, kecuali hanya beberapa saat yang digunakan oleh para mufasir sebagai tempat singgah. Setelah itu, tak ada seorangpun yang mau mendiami atau memilikinya, karena semuanya adalah menjadi milik Allah. Cukuplah kiranya contoh ayat di atas dapat dijadikan teladan atau perumpamaan bagi orang-orang yang hendak berlaku sombong, agar mereka mau meninggalkan kebiasaannya dan kembali meniti jalan yang benar. Termasuk di antara gejala-gejala sombong ialah : mengingkari nikmat, terlalu mewah, terlalu berlebih-lebihan, takabur dan menimbulkan kerusakan di bumi. Semua perbuatan tersebut akibatnya akan merusak umat apabila tersiar di dalamnya, dan juga dapat merusak setiap individu atau kelompok masyarakat. Artikel-artikel berikutnya akan membahas gejala-gejala dari perbuatan sombong dengan terperinci, dan kami akan jelaskan pula bahaya-bahaya yang diakibatkan olehnya yang tentu saja amatlah fatal akibatnya baik terhadap individu maupun masyarakat.

Sifat Takabur dan Pengobatannya dalam Islam Takabur adalah salah satu diantara dosa-dosa yang besar. Allah melarang kita berperilaku takabur. Allah telah berfirman : “Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar”. (QS. 7 : 46). “Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong”. (QS. 16 : 23). “Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang”. (QS. 40 : 35).

Gejala-gejala sombong sangat banyak ragamnya. Di antaranya ialah besar diri, menghina orang lain, tidak mau menurut nasihat orang lain yang benar, tidak mau disamakan dengan orang lain dan lain sebagainya. Rasulullah SAW memberi penjelasan mengenai gejala-gejala sifat sombong, diantaranya ialah tidak mau tunduk kepada barang yang hak. Beliau bersabda : ‫الكبر بطر الحق وغمط الناس‬ “Takabur adalah menolak barang yang hak dan menghina serta meremehkan orang lain”. Berdasarkan pengertian hadits di atas, maka orang-orang yang tidak mau tunduk atau menurut ia adalah orang yang sombong. Demikian pula seseorang yang menghina atau meremehkan orang lain. Adapun faktor yang menyebabkan seseorang berlaku sombong, mungkin dikarenakan seseorang merasa dirinya lebih istimewa dari pada orang lain, baik dari segi pengetahuannya, pekerjaannya, keturunannya, kekayaannya, pangkatnya, kekuasaannya, banyaknya para pengikuti, atau kecantikannya. Gejala terakhir ini kebanyakan berlaku di kalangan kaum wanita. Takabur dapat menimbulkan malapetaka pada masyarakat. Sejarah telah membuktikan bahaya perbuatan ini bagi masyarakat yang tak terhitung banyaknya. Sifat takabur tumbuh dari perasaan egoisme yang menyolok, membuat dari kita tidak mau mencintai orang lain atau membaktikan diri pada masyarakat. Takabur adalah sumber segala kedengkian dan persengketaan di antara individu-individu di dalam masyarakat. Mengagungkan diri atau menghina orang lain akan membentuk sifat yang amat tercela, yaitu membuat pelakunya merasa benci terhadap orang lain. Sifat takabur ini dapat merusak diri sendiri, karena penyebab utamanya ialah perasaan kagum terhadap dirinya sendiri. Barang siapa merasa kagum terhadap dirinya, ia akan besar kepala; tidak mau mendengar nasihat orang lain dan keras kepala dengan pendapatnya sendiri, sehingga akan menyeret pelakunya kepada kerugian. Takabur atau sombong terhadap orang lain, lama kelamaan akan bersikap takabur terhadap Allah. Apabila sudah sampai ke taraf ini, berarti kerusakan yang nyata bagi pelakunya. Ketika iblis takabur terhadap nabi Adam dengan perkataannya : “Aku lebih baik dari padanya (Adam)”. Akhirnya ia berbuat takabur terhadap Allah dan melanggar perintah-Nya. Ia tidak mau bersujud kepada Adam, akhirnya ia terkutuk selama-lamanya. Lalu Allah mengusir Iblis dari surga. Berikut ini ayat Al-Qur’an yang menceritakan tentang pengusiran Iblis dari surga : “Allah berfirman : Turunlah kamu dari surga ini; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”. (QS. 7 : 13). Rasulullah SAW melarang kita berbuat takabur dan beliau menjelaskan bahwa dosa takabur adalah besar. Beliau bersabda :

‫بينما رجل ممن كان قبلكم يجر ازاره من الخيلء خسف به, فهو يتجاجل فى الرض الى يوم القيامة )رواه البخارى‬ “Tersebutlah seorang lelaki dari orang-orang sebelum kamu, ia menyeret selendangnyadengan rasa takabur. Akhirnya ia disiksa Allah timbul tenggelam di dalam perut bumi sampai hari kiamat”( Hadits riwayat Bukhari). Di antara sabda-sabda Rasulullah mengenai perbuatan takabur ialah : ‫ان ال ل ينظر الى من يجر ازاره بطرا ل يدخل الجنة من كان فى قلبه مثقال ذرة من كبر, قيل يا رسول ال : ان الرجل يحب‬ ‫ان يكون ثوبه حسنا ونعله حسنا, قال : ان ال جميل يحب الجمال, الكبر بطر الحق وغمط الناس )رواه مسلم‬ “Sesungguhnya Allah tidak akan memberi rahmat-Nya kepada orang yang suka menyeret selendangnya karena sombong. Tak akan bisa masuk surga seseorang yang dalam hatinya rasa takabur sekalipun seberat biji sawi”. Beliau ditanya : “Wahai Rasulullah, seseorang tentu menyenangi baju baik dan sandal yang baik”. Beliau menjawab : “Sesungguhnya Allah itu cantik dan mencintai kecantikan; yang dinamakan takabur ialah menolak barang yang baik, dan menghina orang lain”( Hadits riwayat Muslim). ‫ل يزال الرجل يتكبر ويذهب بنفسه حتى يكتب فى الجبارين فيصيبه ما أصابهم‬ “Seseorang yang terus-menerus berlaku takabur di mana saja berada, dalam tulisan amalnya ia akan dimasukkan ke dalam orang-orang yang takabur sehingga ia akan mendapat (siksaan) seperti mereka.( Hadits riwayat Muslim ) ‫من نعظم فى نفسه واختال فى مشيته لقي ال وهو عليه غضبان )رواه المام احمد‬ “Barangsiapa merasa besar diri dan berlaku sombong , kelak ia akan bertemu dengan Allah dalam keadaan marah kepadanya.( Hadits riwayat Imam Ahmad dan Imam Khamsah ) Hadits terakhir ini sama dengan maksud firman Allah dalam Al-Qur’an berikut ini : “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri”. (QS. 31 : 18). Salah satu gejala sombong atau takabur, ialah apa yang kita lihat pada masa sekarang, di kalangan para pemilik kendaraan bermotor terutama sekali kaum muda. Mereka terlalu berlebih-lebihan dalam menghiasi kendaraan-kendaraan mereka, dan memakai klakson yang bersuara keras sehingga mengejutkan orang lain yang sedang istirahat atau yang sedang sakit. Sepak terjang mereka hanya terdorong oleh perasaan sombong tanpa menghiraukan keadaan orang lain. mereka tidak cukup sampai di situ saja, bahkan kenalpot kendaraan mereka dibuka sehingga suara mesin kendaraan membisingkan telinga, dan dengan kecepatan yang gila mereka suka melarikan kendaraannya sehingga membahayakan orang lain. semoga saja polisi bisa menertibkan gejala ini dan menindak para pelakunya demi lancarnya keamanan.

Untuk pengobatan terhadap penyakit takabur ini." . siapa saya ini?”. saya mengetahui siapa anda. Akhirnya Muhallab merasa malu terhadap dirinya sendiri. Sesudah menjalani kehidupan dalam batas-batas umur yang sudah ditentukan di dunia ini. (QS. Imam Hanafie berkata : “Alangkah mengherankan tingkah laku anak Adam yang takabur. dan menganjurkan agar hal itu dijadikan sebagai peringatan. Kini. lalu dari setetes air mani yang hina. Allah telah berfirman : “Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong. cara jalanmu adalah cara yang dibenci oleh Allah dan Rasul-Nya”. lalu ia meninggalkan kebiasaannya. 80 : 17 – 22) Salah seorang di antara kaum muslimin melihat Muhallab (dia adalah orang yang terkaya) berjalan dengan penuh sombong memakai jubbah yang terbuat dari kain sutera. Kemudian Dia memudahkan jalannya. sedangkan ia dikeluarkan dari dua jalan kencing (pertama dari ayahnya dan yang kedua dari ibunya)”. (QS. Ia harus ingat bahwa asalnya dari tanah. maka seseorang harus merenungkan asal kejadiannya. Al-Qur’an mengajak manusia agar memikirkan hal ini. alangkah amat sangat kekafirannya? Dari apakah Allah menciptakannya?” Dari setetes air mani. Al-Qur’an mengajak umat manusia untuk merenungkan asal kejadiannya. Ibnul Mubarok pernah berkata. ia akan mati dan terus dikubur. Allah menciptakannya lalu menentukannya. Allah telah berfirman : “Binasalah manusia. 17 : 37). maka ia akan merasa betapa hinanya asal kejadian dirinya. hanya itulah yang kau andalkan”. (2) Pengertian 'Ujub 'Ujub adalah mengagumi diri sendiri. Hal ini akan menjadi pendorong bagi dirinya untuk memberantas sifat sombong yang mengidap pada dirinya. Apabila manusia menyadari hakikat dirinya. Orang itu menjawab : “Ya. Oleh karena itu. ia akan menjadi mayat. kemudian bila Dia menghendaki. asalmu adalah mani yang hina dan akhirmu adalah bangkai yang menjijikkan. karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung”. Dia membangkitkannya kembali”. Siapa saja yang mau merenungkan hal ini dari awal sampai akhir ia tak mungkin bis berbuat sombong. yaitu ketika kita merasa bahwa diri kita memiliki kelebihan tertentu yang tidak dimiliki orang lain. kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur. Kemudian berkatalah ia menegur Muhallab: “Hai hamba Allah. Muhallab menjawab : “Tidak tahukah engkau. "Perasaan 'ujub adalah ketika engkau merasa bahwa dirimu memiliki kelebihan tertentu yang tidak dimiliki oleh orang lain.

Makin lama perasaan itu akan menumpuk dalam hatinya." 2. di antaranya adalah : 1. 3. Kekuasaan Setiap penguasa biasanya mempunyai kebebasan bertindak tanpa ada protes dari orang yang ada di sekelilingnya." Memang setiap orang mempunyai kelebihan tertentu yang tidak dimiliki oleh orang lain. Al Maidah : 120) Maksud dari ayat di atas adalah apapun yang kita miliki. Banyak meraih kesuksesan Seseorang yang selalu sukses dalam meraih cita-cita dan usahanya. sehingga menjadikannya malas untuk berbuat kebajikan. engkau dapat membinasakan orang yang engkau puji. sampai-sampai beliau bersabda. Banyak dipuji orang Pujian seseorang secara langsung kepada orang lain. tanpa mengembalikan keutamaannya kepada Alloh k. Karena orang yang mempercayai pujian itu akan selalu merasa bangga dan dirinya punya kelebihan. "Sungguh dengan pujianmu itu. Tidak seorangpun yang memiliki sesuatu di alam semesta ini walaupun sekecil atom kecuali Alloh k. Seperti kisah Raja Namrud yang . akan mudah dirasuki perasaan 'ujub dalam hatinya.Imam Al Ghozali menuturkan. Rosululloh pernah terkejut ketika melihat seseorang yang memuji orang lain secara langsung. Fenomena semacam ini akan menyebabkan hati seseorang mudah dimasuki perasaan 'ujub. dan banyak orang yang kagum dan memujinya. Jikalau ia mendengarnya. Faktor Penyebab Timbulnya 'Ujub Ada beberapa hal yang bisa menimbulkan perasaan 'ujub di hati setiap orang. dapat menimbulkan perasaan 'ujub dan egois pada diri orang yang dipujinya. niscaya ia tidak akan sukses. semuanya adalah milik Alloh yang dipinjamkan kepada kita agar kita dapat memanfaatkannya dan sebagai ujian bagi kita." (QS. maka ia akan semakin dekat kepada kebinasaan dan kegagalan sedikit demi sedikit. karena ia merasa bisa mengungguli orang lain yang ada di sekitarnya dan tidak menyadari bahwa segala sesuatu yang diraihnya adalah atas kehendak Alloh yang Maha Kuasa. "Perasaan 'ujub adalah kecintaan seseorang pada suatu karunia dan merasa memilikinya sendiri. tetapi milik siapakah semua kelebihan itu ? Allohk berfirman : "Bagi Alloh semua kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di antaranya.

tentulah tidak akan menyebut dirinya sebagai Tuhan. Memiliki kesempurnaan fisik Orang yang memiliki kesempurnaan fisik seperti suara bagus. 4. 7. kemudian menjadi bangkai. 5. Tersohor di kalangan orang banyak Tersohor di kalangan orang banyak merupakan cobaan besar bagi diri seseorang. tampang ganteng dan sebagainya. berarti orang tersebut telah kemasukan sifat 'ujub. Apabila seseorang lalai atau tidak memahami hakikat bahwa dirinya berasal dari air yang hina serta akan kembali ke dalam tanah. cantik. Diantara dampak dari sifat 'ujub tersebut adalah : 1. Dan seandainya di lemah dan miskin. Perasaan seperti ini akan diperkuat oleh bisikan setan yang pada akhirnya akan muncul sifat kagum terhadap diri sendiri. postur tubuh yang ideal. maka orang seperti ini akan mudah merasa bahwa dirinya hebat. Semuanya itu akan memudahkan timbulnya perasaan 'ujub pada hati seseorang. Tidak mau bermusyawarah. biasanya merasa bangga dengan dirinya sendiri dan egois. Mempunyai intelektualitas dan kecerdasan yang tinggi Orang yang mempunyai intelektualitas dan kecerdasan yang lebih. Karena semakin banyak yang mengenalnya. Lalai atau tidak memahami hakikat dirinya sendiri. Membatalkan pahala . 6. maka dia semakin kagum terhadap dirinya sendiri. karena dia menjadi seorang penguasa. baik bagi pelakunya maupun bagi amal perbuatannya. lalu ia memandang kepada kelebihan dirinya dan melupakan bahwa semua itu adalah nikmat Alloh yang bisa lenyap setiap saat. karena merasa mampu dapat menyelesaikan segala permasalahan kehidupannya tanpa campur tangan orang lain. menganggap bodoh orang-orang yang tak sependapat dengannya. dan melecehkan pendapat orang lain. Kondisi seperti itu akan melahirkan sikap otoriter dengan pendapatnya sendiri.menyebut dirinya sebagai Tuhan. Bahaya 'Ujub Sifat 'ujub membawa akibat buruk dan menyeret kepada kehancuran.

Pada umumnya. yaitu perasaan ujub. karena 'ujub telah mengingkari karunia Alloh yang seharusnya kita syukuri. Menyebabkan Murka Alloh Nabi n bersabda. pasti aku khawatir kalau kalian berbuat dosa yang lebih besar. Orang yang kagum pada diri sendiri akan lupa melakukan instropeksi diri. "Andaikan kalian tidak pernah berbuat dosa sedikitpun. Nasa'i) 4. hal itu akan menjadi penyakit hatinya. 2. Karena Alloh tidak akan menerima amalan kebajikan sedikitpun kecuali dengan ikhlas karena-Nya. 3. Itulah yang disebut takabur." (HR. Oleh karena itu. Syeikh Mustofa As Sibai berkata. maka ia menanti rahmat Alloh. " Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat perasaan sombong meskipun hanya sebesar biji sawi." 6. Pada akhirnya ia terbiasa meremehkan orang lain atau merasa dirinya lebih tinggi daripada orang lain dan tidak mau menghormati orang lain. (HR. orang tidak suka terhadap orang yang membanggakan diri. orang yang 'ujub tidak akan banyak temannya. bahkan ia akan dibenci meskipun luas ilmunya dan terpandang kedudukannya. hawa nafsu yang diumbar dan kekaguman seseorang pada dirinya sendiri. Terjerumus ke dalam sikap ghurur (terperdaya) dan takabur. sehingga ia selalu mengumbar keinginan hawa nafsunya dan tidak merasa kalau dirinya telah berbuat dosa. Al Bazzar)." (HR. 5.Seseorang yang merasa 'ujub dengan amal kebajikannya. Menyebabkan mengumbar nafsu dan melupaka dosa-dosa Seseorang yang mempunyai perasaan 'ujub akan selalu menilai dirinya baik dan tidak pernah menilai dirinya buruk dan serba kekurangan. Rosululloh n bersabda : "Tiga hal yang membinasakan : Kekikiran yang diperturutkan. Nabi n bersabda. maka ia menanti murka Alloh. "Seseorang yang menyesali dosanya. "Separuh kepandaian yang disertai tawadhuk lebih disenangi oleh orang banyak dan lebih bermanfaat bagi mereka daripada kepandaian yang sempurna yang disertai kecongkakan. Thobroni). maka pahalanya akan gugur dan amalannya akan sia-sia." (HR. Baihaqi) Perasaan 'ujub menyebabkan murka Alloh. Nabi bersabda. Sedang seseorang yang merasa 'ujub. Bersamaan dengan perjalanan waktu. Menyebabkan Su'ul Khotimah dan kerugian di Akherat . mengagumi diri sendiri dan sombong. Menyebabkan orang lain membenci pelakunya.

maka ia seorang yang bodoh dan siapapun yang mengaku dirinya akan masuk surga. lalu kembali lagi ke tanah dan menjadi bangkai yang berbau busuk dan setiap orang tidak suka mencium baunya. "Barangsiapa yang diberi kelebihan harta. Nasa'i) Orang yang mempunyai sifat 'ujub biasanya suka menyebut-nyebut kembali sesuatu yang sudah diberikan. Selalu sadar akan hakikat dunia dan akherat Hendaklah seseorang selalu sadar bahwa dunia adalah tempat menanam kebahagiaan kehidupan akherat. maka semua itu akan berakibat buruk baginya pada hari kiamat. "Tidak akan masuk surga orang yang suka menyebut-nyebut kembali pemberiannya. seorang yang durhaka. yang setiap orang merasa jijik melihatnya. 2. Selalu mengingat akan hakikat diri Orang yang kagum pada diri sendiri hendaknya sadar bahwa nyawa yang ada dalam tubuhnya semata-mata anugerah Alloh l. sebelum nafasnya meninggalkan jasadnya dan sebelum hilang kesempatan untuk bertaubat. dan pecandu minuman keras. Selalu mengingat nikmat Alloh Alloh l berfirman : . kemudian ia tidak bersikap tawadhuk. kemudian dari air mani yang hina. Dia harus sadar bahwa sekalipun umurnya panjang. maka ia akan masuk neraka. diantaranya adalah : 1. Kesadaran seperti ini akan mendorong seseorang untuk meluruskan akhlaknya yang bengkok. namun tetap akan mati. atau kecantikan." Cara menanggulangi Penyakit 'ujub Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh setiap orang muslim agar dirinya terhindar dari penyakit 'ujub. maka badan tidak ada harganya lagi sama sekali. atau pakaian. Andaikan nyawa tersebut meninggalkan badannya. Dia harus sadar bahwa tubuhnya pertama-tama dibuat dari tanah yang diinjak-injak manusia dan binatang." (HR." Qotadah berkata. Umar a pernah berkata."Siapapun yang mengakui dirinya berilmu.Nabi n bersabda. atau ilmu. kemudian hidup di sebuah kampung abadi yaitu akherat. 3.

mudah dideteksi gejala awal dari segala bentuk penyakit hati. Qorun. 7. seseorang akan merasa lemah dan merasa butuh kepada Alloh. sombong. Selalu memohon bantuan dari Alloh Dengan cara berdoa dan senantiasa memohon perlindungan dari-Nya agar terhindar dari penyakit kagum diri dan tidak terjerumus ke dalamnya. Memperhatikan keadaan orang yang sedang sakit. Karena Al Qur'an telah mengenalkan diri kita kepada Alloh. berkawanlah dengan orang-orang yang tawadhuk dan memahami status dirinya. dan bangga diri. dan lain sebagainya. dan Al Qur'an juga telah mengenalkan diri kita kepada kita. kemiskinan. terutama penyakit kagum diri. ziarah kubur dan merenungkan keadaan ahli kubur Cara semacam ini akan mendorong seseorang untuk meninggalkan perasaan kagum diri dan panyakit hati lainnya. Tidak berkawan dengan orang yang kagum diri Sebaiknya. niscaya kamu tidak akan dapat menghitungnya. 4. khususnya penyakit 'ujub dan berbagai sebabnya. dan kebutuhan kepada Alloh. 6. Al Qur'an juga telah mengingatkan kita akan akibat dari penyakit 'ujub. Maka tidaklah pantas jika seseorang mengagumi dirinya sendiri sementara dia adalah makhluk yang tak mampu berdiri sendiri. 9. Seperti halnya kisah Fir'aun. Dengan demikian. Ibrohim : 34) Dengan kesadaran seperti ini." (QS. sehingga dia akan membersihkan diri dari penyakit kagum diri dan berusaha terhindar darinya. Selalu bermuhasabah (Introspeksi diri) Dengan demikian. 5. Hal semacam itu sangat membantu seseorang untuk meninggalkan perangai buruk kagum diri. 8.(@ys_N) ."Dan jika kamu menghitung nikmat Alloh. penyakit ini akan mudah diobati. yaitu kelemahan. Penyembuhan dengan Al Qur'an Al Qur'an sangat mujarab untuk mengobati berbagai penyakit hati. Selalu ingat tentang kematian dan kehidupan setelah mati Kesadaran seperti ini akan mendorong seseorang meninggalkan perasaan kagum diri karena takut akan berbagai kesengsaraan hidup setelah mati. bahkan keadaan orang yang meninggal dunia.

Adapun ujub adalah perasaan yang ada dalam yang rasa kagum dan terpesona dengan diri sendiri. Menjelang Hidayah Sa'id Hawa. Ia berlaku samada depan manusia atau bersendirian. qiamul lail. dakwah. Sayyid Muhammad Nuh.” . Ia boleh diertikan dengan rasa kagum terhadap diri sendiri atau bahasa yang lebih mudah ialah “perasan”.Referensi : Al Ghozali. Menggapai Ridla Illahi Dr. kejayaan ataupun kelebihan akhirat seperti solat jemaah . Ia disebabkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki manusia samaada kelebihan dunia seperti baju yang cantik. Mensucikan Jiwa Dr. pandai berpidato. Ujub adalah tergolong dari maksiat hati yang lebih besar dari maksiat zahir. PERBEZAAN UJUB DAN RIYA Riya adalah beramal kepada manusia dan mestilah semasa adanya manusia. zikir dan sebagainya. Majdi Al Hilali Pengertian ujub Sifat ujub adalah sifat yang melanda umat Islam sekarang. Imam ibnu Taymiyah berkata: ‫الرياء من باب الشراك بالخلق والعجب من باب الشراك بالنفس‬ “ Riya adalah menyengutui tuhan dengan mahkluk dan ujub adalah menyengutui tuhan dengan diri sendiri.

dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu.tidak memberi makna sedikit pun pada buat mereka Oleh berhati2lah kepada guru yang rasa kagum dengan banyak anak muridnya. penganjur program yang kagum dengan ramai pesertanya.Maksudnya bila seorang itu rasa kagum dengan blognya atau bacaan qurannya yang sedap maka dia telah menyengutui tuhan dengan dirinya sebab kehebatan blognya atau kesedapan bacaan Qurannya adalah daripada tuhan. (25 : at-Taubah Disini menunjukkan ujub dengan banyaknya tentera (10. bloger yang ramai yg banyak follower bahwa banyak tidak memberi makna . UJUB DENGAN BANYAKNYA PENGIKUT DAN AHLI Firman Allah swt: ‫لقد ن َركم ال في مواطن كثيرة ويوم حنين إذ أعجبتكم كثرتكم فلم تغن عنكم شيئا وضاقت عليكم الرض بما رحبت ثم وليتم‬ ُ ْ ّ َ ّ ُ ْ َ ُ َ َ ِ ُ ْ َ ُ ُ ْ َ َ ْ َ َ َ ً ْ َ ْ ُ َ ِ ْ ُ ْ َ َ ْ ُ ُ َ ْ َ ْ ُ ْ َ َ ْ َ ْ ِ ٍ ْ َ ُ َ ْ َ َ ٍ َ ِ َ َ ِ َ َ ِ ّ ُ ُ َ ‫َ َ ْ َص‬ َ ِ ِْ ّ ‫مدبرين‬ Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mu'minin) di medan peperangan yang" banyak.malahan mendatangkan kemurkaan tuhan seperti dalam tajuk seterusnya . Sepatutnya dia hanya kagum kepada tuhannya sahaja. kemudian kamu (lari kebelakang dengan bercerai-berai.000) ketika itu menyebabkan mereka telah tewas pada pusingan pertama. Kenapa dia kagum dirinya dan dalam masa mengetahui ia dari tuhan. yaitu diwaktu kamu menjadi UJUB (kagum) dengan banyaknya jumlah (mu). persatuan yang kagum dengan banyak ahlinya. Tuhan menegaskan bahawa banyaknya mereka . maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfa'at kepadamu sedikitpun. dan (ingatlah) peperangan Hunain. .

PENYAKIT HATI YANG MASIH MELANDA TERUTAMA SIFAT UJUB KEMURKAAN TUHAN KEPADA YANG KAGUM DENGAN DIRINYA :Nabi saw bersabda ‫بينما رجل يمشي في حلة تعجبه نفسه مرجل جمته إذ خسف ال به فمو يتجلجل في الرض إلى يوم القيامة‬ Apabila seorang lelaki sedang berjalan dengan memakai baju dan rambut yang disikat ” meneybabkan dia rasa kagum dengan pakain dan dandanan rambutnya (perasan lawa).hari kiamat .(Hadis sahih riwayat Bukhari (5789) dan Muslim ( 2088 Kita digalakkan untuk memakai cantik tetapi dilarang untuk merasa kagum dengan diri kita tetapi kita hendaklah melihat Allah yang memberinya nikmat.:MORAL KITA TEWAS DAN GAGAL BUKAN KERANA SEDIKIT AHLI TETAPI KERANA .Bilik yang cantik - .tuhan dengan manusia sebagini sehingga Allah menenggelamkan dia sehingga hari kiamat -:Ingatlah wahai manusia yang kagum dengan dirinya disebabkan .rupa paras yang cantik . Lihat betapa murkanya . Lalu Allah menenggelamkan dia ke dalam muka bumi dan dia terus ditenggelamkan sampai “.

Hadis riwayat Bazzar (80) dengan sanad yang hasan :Imam Nawawi berkata . hawa nafsu yang diikuti dan ” “.itu kagumlah hanya kepada tuhan bukan diri sendiri UJUB PEROSAK AMALAN :Nabi saw bersabda ‫ثلث مهلكات شح مطاع وهوى متبع وإعجاب المرء بنفسه‬ Tiga perkara yang merosakkan: Sikap kedekut yang ditaati.rasa kagum dengan diri sendiri . oleh . Ingatlah ianya dari tuhan.Petah berpidato dan berhujjah Kenderaan yang mahal baju yg branded rumah yang cantik masakan yang sedap blog yang menarik skill dalam permainan result exam yg bagus Dengan Azab Allah yang akan berikan didunia dan akhirat.

Setelah selesai beliau berkata . Sesiapa kagum” “.Ketahuilah bahawa keikhlasan akan terdedah dengan penyakit ujub. berapa banyak pelita yang dipadam apinya oleh angin ” “. Namun ibadah yang menghasilakan rasa kagum dan bangga itu adalah ditolak dan hasil dari tipu daya syaitan.dengan amalannya akan terbatal amalannya Oleh itu orang yang beramal tidak kira apa amalan tersebut hendaklah menjauhi rasa kagum dengan amalannya seperti mana orang yang qiamullail pada malam hari rasa :bahawa dia orang yang baik atau soleh. Lihat apa yang berlaku kepada seorang sahabat Nabi Abu :Ubaidah al-Jarrah yang menjadi imam.dan berapa ramai orang yang beribadat dirosakkan amalannya oleh sifat ujub :Muthrif rahimahullah telah berkata ‫لن أبيت نائما وأصبح نادما أحب إلي من أن أبيت قائما وأصبح معجبا‬ Kalau aku tidur tanpa tahajud dan bangun dalam keadaan menyesal lebih baik dari aku ” “.bertahajud tetapi berasa kagum dengan amalan tahajud tadi Ibadah yang sebenar akan menyebabkan hati seorang itu semakin tunduk dan hina dengan tuhannya. Berkata Nabi Isa alaihis salam ‫يا معشر الحواريين كم من سراج قد أطفأه الريح وكم من عابد قد أفسده العجب‬ Wahai para penolong-penolongku.

Oleh itu hendaklah dia berusha untuk menidakkan sifat ujub tersebut. Hai ya Allah jaga lah hati-hati kami dari sifat ujub . Yang lebih penting hendaklah dia belajar dari guru murabbi untuk menghilangkan sifat ujub ini. Orang yang berilmu rasa kagum dengan ilmunya. Aku tidak mahu jadi imam sampai bila2 Hendak buat amal itu pun satu benda yg susah tetapi hendak menjaga amalan dari perosak adalah lebih susah. Orang yang berdakwah rasa kagum dengan dakwahnya. Rugilah jika amalan kita yang sedikit ini habis ditelan oleh ujub. Orang yang bertahajud kagum dengan tahajudnya.ini Kesimpulan Ujub ini adalah penyakit yang melanda semua manusia. syptom2 ujub dan penawar ujub menurut Quran. banyaklah lagi tentang bahaya ujub. manakala sifat buruk selalu didorong nafsu. Jika iman dan takwa lebih berkuasa. Minhajul Qasidin dan Sahih Bukhari Pengertian tamak (3 ) Tanbihun – Dalam diri manusia terdapat 2 sifat. Saya berhasrat untuk mendiskusikan kitab ini . Orang yang memimpin rasa kagum dengan kepimpinannya. Kedua sifat ini saling bertentangan antara satu sama lain. kejahilan dan ingkar akan perintah Allah. seperti: sifat kebinatangan. maka hidup seseorang akan aman daripada pengaruh sifat buruk yang didalangi syaitan.Syaitan sentiasa menghasut aku supaya merasa aku ini lebih dari orang di belakang ku” “. Manusia terdedah dengan ujub pada setiap ketika. Diantara sifat buruk . Saya hanya menyebut sedikit sahaja tentang perihal ujub ini. hadis dan para ulama yang perlu dipelajari. Semua amalan tadi akan dirosakkan dengan sifat ujub itu.pada cuti musim panas insyaAllah Rujukan: Hattim Sonamak oleh Dr Majdi Hilali.(bila jadi imam) . Dr Majdi telah membahaskannya dalam kitab Hattim Sonamak dan menganggap manusia yang ujub ini menyembah dirinya. ketakwaan dan kemanusiaan. Sifat yang baik dilandaskan atas dasar rasa keimanan. yaitu: baik dan buruk.

dan fasilitas makhluk. kekuasaan. permusuhan dan perbuatan keji dan mungkar lainnya. kehidupannya hanya disibukkan untuk terus mendapat apa yang diinginkannya. Sifat rakus terhadap dunia menyebabkan manusia menjadi hina. bahwa tamak adalah sikap rakus terhadap hal-hal yang bersifat kebendaan tanpa memperhitungkan mana yang halal dan haram. yang kemudian pada penghujungnya mengakibatkan manusia lupa kepada Allah SWT. kehidupan akhirat serta menjauhi kewajiban agama. semakin banyak ia meminum air laut. Dari definisi diatas bisa kita fahami. Sebagian orang arif berkata. Secara bahasa tamak berarti rakus hatinya. Waham atau imajinasi itulah yang memproduksi hijab-hijab penghalang antara kita dengan Allah SWT. dan lamunan-lamunan panjang yang palsu senantiasa menjuruskan kita pada ketamakan dan segala bentuk keinginan yang ada kaitannya dengan kekuatan.yang kita kenal adalah tamak. semakin rasa lapar dan dahaga untuk mendapatkan lebih banyak lagi. Jadi. hasud. Sifat ini dijelaskan oleh Syeikh Ahmad Rifai sebagai sebab timbulnya rasa dengki. Sesungguhnya Allah menciptakan manusia sebagai khalifah untuk melaksanakan tanggung jawab sebagai hamba-Nya. tetapi sebaliknya menjadi satu bebanan hidup. sifat ini digambarkan oleh beliau seperti orang yang haus yang hendak minum air laut. karena orang tamak lupa tujuan sebenarnya amanah hidup di dunia ini. “Jangan sampai anda menduga bahwa diri anda hadir di depan Allah sementara ada sesuatu di belakang anda yang masih menarik diri anda. Mereka tidak peduli hal lain. mereka sebenarnya tidak dapat menikmati kebaikan dari apa yang dimiliki. semakin bertambah rasa dahaganya. Sehingga pencerahan cahaya yakin sirna ditutup oleh hal-hal yang imajiner belaka. Maksudnya. Makin banyak yang diperoleh dan menjadi miliknya.”[3] Tamak timbul dari waham iaitu ragu-ragu dengan rezeki yang dijamin oleh Allah SWT. Seperti dalam firman-Nya: ‫وما خلقت الجن والنس إل ليعبدون‬ ْ ُ ُ ْ َ ِ ّ ِ َ ْ ِْ َ ّ ِ ْ ُ ْ ََ َ َ “ Dan ِ ku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepadaA Ku. Karena itu Ibnu Athaillah melanjutkan: “Tak ada yang lebih mendorong kepada Tamak melainkan imajinasi (waham) itu sendiri”. bertambahnya harta tidak akan menghasilkan kepuasan hidup karena keberhasilan dalam mengumpulkan harta akan menimbulkan harapan untuk mendapatkan harta benda baru yang lebih banyak.” Maka perlu kita renungkan firman Allah SWT dalam surat Asy-Syu’araa’ ayat 88-89: . Selanjutnya. melainkan mengisi segenap ruang untuk memuaskan nafsu tamaknya. yaitu sifat yang berlawanan dengan Qanaah (menerima dengan lapang dada). Dorongan imajinatif.[2] Orang yang tamak senantiasa lapar dan dahaga kehidupan dunia. Sedang menurut istilah tamak adalah cinta kepada dunia (harta) terlalu berlebihan tanpa memperhatikan hukum haram yang mengakibatkan adanya dosa besar[1].

(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna. Inilah yang terjadi pada orang tamak. Hijab kaum khawash (kalangan khusus) manakala masih berbekas adanya wujud dunia dan terpaku pada cahaya-cahaya pencerahan. 3. Allah SWT memberi ancaman keras kepada mereka yang tamak. Dari segi implementasinya. beliau melanjutkan: “Anda adalah bebas merdeka manakala asa anda putus dari orang yang anda tamaki. dia hanya boleh merdeka jika dia membuang sifat ini. berupa dorongan imajinatif untuk bergantung dengan sesama makhluk dan terhalang untuk berjalan menuju kepada Allah. sepanjang tidak melihat yang mencipta alam semesta. Orang yang ragu-ragu terhadap jaminan Allah SWT menafikan kewajiban yang diamanatkan kepadanya serta rajin mencari apa yang dijamin untuknya sehingga mengambil yang menjadi jaminan untuk orang lain. Tamak dan sangkaan tidak berpisah. barulah dia bebas berjalan menuju Allah SWT. dan anda menjadi budak bagi yang anda harapkan. Qalb al-Salim adalah hati yang selamat dari segala hal selain Allah SWT. Hijab kaum khawas al. Apabila tidak ada lagi keinginannya untuk memiliki apa yang berada di dalam tangan orang lain. Jika anda berada dan bersama dengan jagad semesta.ٍ ْ َِ ٍ ْ َ ِ َ ‫يوم ل ينفع مال ول بنون )88( إل من أتى ال بقلب سليم‬ ََ ْ َ ّ ِ َ ْ َُ َ ّ ٌ َ ُ َ ْ َ َ َ ْ َ 88. 89. Kesimpulannya memang imajinasi itu menjadi hijab. dijelaskan dalam surah Al-‘Aadiyat ayat 6-11: . Karena itu jika ketamakan menyimpulkan kehinaan. jika amanat yang diserahkan kepadanya diabaikan dan tanggungjawab yang dipikulkan kepadanya pun ia campakkan. Kekuasaan. 2. Bagaimana bisa dia menghampiri Allah. berarti bebas dari segala hal selain Allah. Hijab kaum awam.khawash (kalangan sangat khusus) adalah halangan yang terbebas dari hijab. hijab terbagi dalam tiga macam: 1.” Padahal seluruh jagad semesta ini adalah hamba Allah dan tunduk atas perintah-Nya. sementara ubudiyah. siapa yang menjadi hamba Allah. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. pangkat dan harta tidak memerdekakan seseorang yang tamak. yaqin dan wara’ menumbuhkan kemuliaan dan kebebasan. maka alam semestalah yang bersama anda. maka dalam matan Al-Hikam-nya.

8. . Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur. Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar. Dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya. Sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka. 19. tidak berterima kasih kepada Tuhannya. Allah berfirman: 16) ‫)وأما إذا ماابتله فقدر عليه رزقه فيقول ربي أهانن‬ ِ َ َ َ ْ ّ َ ُ ْ ُ َ َ ُ َ ْ ِ ِ ْ َ َ َ َ َ َ ُ َ َ ْ َ َ ِ ّ ََ 18) ‫)كل بل ل تكرمون اليتيم )71( ول تحاضون على طعام المسكين‬ َ ْ ِ ْ ِ ْ ِ َ َ ََ َ ْ ّ َ َ َ َ َ ْ َِْ َ ْ ُ ِ ْ ُ ّ ْ َ ّ َ 20) ‫)وتأكلون التراث أكل لما )91( وتحبون المال حبا جما‬ ّ َ ُّ َ َ ْ َ ْ ِّ َُ ّ ّ ً ْ َ َ َ ّ َ ْ ُُ ْ َ َ 22) ‫)كل إذا دكت الرض دكا دكا )12( وجاء ربك والملك صفاصفا‬ ّ َ ّ َ ُ ََ ْ َ َ ّ َ َ َ َ َّ َّ ُ ْ َ ْ ِ ُّ َِ ّ َ 23) ‫)وجاى ء يومئذ بجهنم يومئذ يتذكر النسان وأنى له الذكرى‬ َ ْ ّ ُ َ ّ ََ ُ َ ْ ِْ ُ ّ َ َ ّ ٍ ِ َ ْ َ َ ّ َ َ ِ ٍ ِ َ ْ َ َ ْ ِ َ Artinya: 16. 11. Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.ّ ُ ِ ُ ّ َِ ‫يوم ل ينفع مال ول بنون )88( إل من أتى ال بقلب سليمإن النسان لربه لكنود )6( وإنه على ذالك لشهيد )7( وإنه لحب‬ ٌ ْ ِ َ َ َ ِ َ َ َ ُ ّ َِ ٌ ْ ُ َ َ ِ ّ َ ِ َ َ ْ ِْ ّ ِ ٍ ْ ِ َ ٍ ْ َ ِ َ ََ ْ َ ّ ِ َ ْ َُ َ ّ ٌ َ ُ َ ْ َ َ َ ْ َ 8) ‫)الخير لشديد‬ ٌِْ َ َ ِ َْ ْ 10) ‫)أفل يعلم إذابعثر ما فى القبور )9( وحصل ما فى الصدور‬ ِ ْ ُّ ِ َ َّ َُ ِ ْ ُ ُ ْ ِ َ َ ِ ْ ُ َ ِ ُ َْ َ َ َ َ 11) ‫)إن ربهم بهم يومئذ لخبير‬ ٌ ْ َِ ّ ٍ َِ ْ َ ْ ِ ِ ْ ُ َّ ّ ِ 6. 9. 18. Dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta[4]. Dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada. Jangan (berbuat demikian). 17. apabila bumi digoncangkan berturut-turut. sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim[6]. 21. 20. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya Maka Dia berkata: “Tuhanku menghinakanku”[5]. Dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin. Sekali-kali tidak (demikian). Dalam surah al-Fajr ayat 16-23. Dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil). 10. 7.

memang!” Jawab Nabi Ibrahim as. “Kalau untukmu tidak.” Mari kita contoh Nabiyullah Ibrahim as.” Cara mengobati penyakit tamak: Obat dari penyakit ini terdiri dari tiga unsur. Syeikh Abul Abbas al-Mursy berkata: “Demi Allah. “Cukuplah permohonanku bahwa Dia mengetahui kondisiku. ilmu. “Orang yang tamak tak pernah kenyang selamanya. siapa tahu ia tidak mau mengambil uang saya. Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam. Secara keseluruhan terangkum dalam hal-hal berikut ini: 1. 23. dan itu pun dengan kalimat kepasrahan total kepada Allah.‫ : ط‬Mim :‫‘ . dan hanya memohon pertolongan dengan Allah. Kalau tamak ditanya siapa bapakmu? Maka sang tamak mengatakan. Bahkan beliau juga mengatakan. ‫ ع‬semua huruf ini apabila di satukan maka akan berlubang. “Keraguan terhadap takdir . “Apa kau memerlukan sesuatu (pertolongan?)” tawar Jibril. akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. “Siapa yang merasakan cinta terhadap sesuatu dari dunia. karena kenal saya. Lihatlah kata Tamak terdiri dari huruf-huruf yang berlubang: Tha’ . “Saya berkata dalam diri saya.” Lalu Nabi Ibrahim balik menjawab. ketika mengatakan. Padahal segala hal selain Allah adalah sirna. saya tidak melihat kemuliaan kecuali menghilangkan hasrat terhadap sesama makhluk. Kalau ditanya apa pekerjaanmu wahai tamak? “Pekerjaanku adalah menciptakan kehinaan. yaitu: ‫. Malaikat Jibril As. “Sesungguhnya aku tidak senang dengan yang bisa sirna. suatu ketika ingin sedekah kepada orang yang ia kenal dengan harga separo dirham.” Beliau dijaga oleh Allah sehingga tidak terjerumus dalam tamak. Ekonomis dalam kehidupan dan arif dalam membelanjakan harta.”. ingin sekali menolongnya. م‬Ain : . sedang Malaikat berbaris-baris. tetapi kalau kepada Allah. dan pada hari itu ingatlah manusia. “kalau begitu mohonlah kepada-Nya. Kisah Abul Abbas al-Mursy ketika masa awal di Iskandariyah. menghilangkan keterkaitan sesama makhluk termasuk dengan Jibril as. Dan datanglah Tuhanmu. طمع‬ Abul Hasan Al-Warraq ra berkata.” Tiba-tiba muncul hatif/hawatif (bisikan ruhani) “Keselamatan dalam agama itu melalui sikap meninggalkan tamak terhadap sesama.” Coba kita renungkan bagaimana Nabi Ibrahim as.” Jika ditanya apa tujuanmu? “Tujuanku adalah menghalangi hamba dengan Allah. . yaitu : sabar. dan amal. berarti ia telah dibunuh oleh pedang ketamakan.22.” Ketika Nabi Ibrahim dihukum oleh Raja Namrud untuk dibakar.

dalam soal rizki. Adapun dalam urusan akhirat. dan jangan membuat dirimu hina di hadapan mereka. Hendaklah dia mengetahui bahwa qana`ah itu adalah kemuliaan karena sudah merasa tercukupi. Memikirkan orang-orang Yahudi dan Nasrani. Hadits ini berlaku dalam urusan dunia. berarti dia adalah orang yang lemah akalnya dan tipis imannya. 5. 4. Karena itu wahai penempuh Jalan Ilahi. dalam kerakusan dan tamak itu ada kehinaan karena dengan kedua sifat tersebut dia merasa tidak pernah cukup. menyimak perkataan dan keadaan mereka. 3. Rasulullah SAW bersabda: ْ ُ ْ ََ ِ َ َ ْ ِ ُ َ ْ َ َ ْ َ ُ َ ْ َ ُ ّ ِ َ ْ ُ َ ْ َ َ ُ ْ َ َِ ُ ُ ْ َ َ َ ْ ُ ْ ِ َ َ ْ َ ْ َ َِ ُ ُ ْ ُ ‫أنظروا إلى من أسفل منكم ول تنظروا إلى من هو فوقكم فأنه أجدر أن ل تزدروا نعمة ال عليكم‬ “Lihatlah orang yang di bawah kalian dan janganlah melihat orang yang di atas kalian. yang bisa dibantu dengan membatasi harapan-harapan yang hendak dicapainya dan merasa yakin bahwa dia pasti akan mendapatkan rezeki dari Allah. sesungguhnya rezeki akan tetap menunggunya di pintu-pintu yang lain. dimana bagiannya telah tergariskan. Setelah itu hendaklah dia melihat kepada para nabi dan orang shalih. maka hendaklah setiap muslim berlomba-lomba untuk mencapai derajat kedudukan tertinggi. maka dia tidak perlu gusar memikirkan masa depan. dan Dia Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” (Hadits riwayat Muslim). Allah-lah yang memberi rezki kepadanya dan kepadamu. Barangsiapa yang lebih mementingkan hawa nafsunya dibandingkan kemuliaan dirinya. Dia harus mengerti bahwa menumpuk harta itu bisa menimbulkan dampak yang kurang baik[7]. lalu menyuruh akalnya untuk memilih antara makhluk yang mulia di sisi Allah ataukah menyerupai penghuni dunia yang hina. karena yang demikian itu lebih layak bagi kalian untuk tidak memandang hina nikmat yang Allah limpahkan kepada kalian. hendaknya anda menghilangkan hasrat harapanmu kepada sesama makhluk. seperti orang sakit yang harus menunggu pahitnya obat saat menelannya. Penopang urusan ini adalah sabar dan membatasi harapan serta menyadari bahwa sasaran kesabarannya di dunia hanya berlangsung tidak seberapa lama untuk mendapatkan kenikmatan yang abadi. Oleh karena itu hatinya tidak perlu merasa gusar. Jika seseorang bisa mendapatkan keperluan yang mencukupinya. sebagaimana di jelaskan dalam surat Al-‘Ankabut ayat 60: ُ ْ َِ ْ ُ ْ ِ ّ َ ُ َ ْ ُ ّ َِ َ ُ ُ ْ َ ُ َ َ ْ ِ ُ ِ ْ َ ّ ٍ ّ َ ْ ّ ْ ّ ََ َ ‫وكأين من دابة ل تحمل رزقها ال يرزقها وإياكم وهو السميع العليم‬ Artinya: “Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezkinya sendiri.2.” . karena dia mengharapkan kesembuhan selama-lamanya. orang-orang yang hina dan bodoh karena tenggelam dalam kenikmatan. Jika sebuah pintu rezeki tertutup baginya.

Orang yang tamak dalam mencari kesenangan duniawi. dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia. Si tamak tidak memperdulikan bagaimana dia mendapatkan apa yang dia hajatkan. sebagaimana dalam surah Asy Syuraa ayat 20: ‫. Ibnu Majah dan Hakim). Dasar pijakan hukum lainnya. sebab itu menjadi hak untuk mengambil hak orang lain. Tamak diibaratkan sebagai benih yang menumbuhkan pohon kehinaan. Dia umpama anjing yang lidahnya selalu terjulur melihat apa yang ada di tangan orang lain. ومن كان يريد حرث الدنيا نؤته منها . penyakit tamak akan mengikis perasaan malu dan menghapuskan harga diri. menipu ataupun memaksa. Para ulama mengatakan bahwa: Artinya: “Tidaklah panjang dahan kehinaan melainkan yang tumbuh dari benih tamak”. apakah dengan menengadahkan kedua tangan.” Ayat ini menjelaskan bahwa aspek ke-rakus-an manusia lebih cenderung terhadap unsur-unsur bendawi (uang. kemuliaan dunia berupa jabatan dan imbalan yang diterima). Sikap tamak meletakkan urusan mencari kekayaan dan kedudukan dengan jalan keterlaluan dan terdorong melakukan perbuatan salah. Sebagaimana para ulama berpendapat: . diusir atau dipukul asalkan ia bisa mendapatkan apa yang ia mau. وما له فى الخر ِ من نصيب‬ ٍ ْ ِ ّ ْ ِ ‫َ ْ َ ن ُ ِ ْ ُ َ ْ َ ْ َ ِ َ ِ َ ِ ْ َ ُ ِ ْ َ ْ ِ ِ َ َ ْ َ َ ُ ِ ْ ُ َ ْ َ ّ ْ َ ُ ْ ِ ِ ِ ْ َ َ َ َ ُ ِ ْ َ ِ َة‬ Artinya: “ Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya. Si anjing tidak memperdulikan apakah ia dimaki. walaupun perbuatan itu bertentangan dengan syariat. sementara rezeki orang lain masuk di dalam rezekinya. memujuk rayu. sanggup melakukan apa saja asalkan tujuannya tercapai. Dahan-dahan kehinaan akan menjalar dan terhulur ke sana ke mari.” (Hadis riwayat Tirmizi. dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat. dia menjadi hina dalam pandangan makhluk dan lebih buruk lagi kedudukannya di sisi Allah SWT. من كا َ يريد حرث الخرة نزد له فى حرثه . Si tamak melihat seolah-olah rezeki untuknya tidak terbatas.Rasulullah SAW pernah bersabda yang maksudnya: “Hari kiamat telah hampir dan manusia masih lagi bertambah tamak kepada dunia dan bertambah jauh dengan Allah. sehingga akan semakin bercabang kepada penyakit lainnya.

Sungai Besi. Kuala lumpur . maka ia termasuk dalam golongan yang hina”. Ibnu dahlan El-Madary Shollallahu Ala Muhammad Wa Aalihi Seri Kembangan. Sebaliknya. mereka menjadi hamba kepada dunia dan bertuhankan nafsu. Oleh karena itu.يا أيها الذين ءامنوا ل تلهكم أموالكم ول أول دكم عن ذكر ال‬ َ ْ ُ ِ َ ْ ُ ُ َ ِ َُ َ ِ َ ْ َ ْ ّ ْ َ َ ‫ومن يفعل ذالك فأولئك هم الخاسرون‬ “Hai orang-orang beriman. adapun orang-orang yang selalu asyik dan terlena kepadanya (dunia). Sebagaimana dinyatakan oleh ulama: ‫هي الدنيا أقل من القليل . walaupun ia memiliki dunia beserta isinya”[9]. وعاشقها أذل من الذليل‬ “Yang dinamakan dunia (harta. janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. وعاشقها أذل من الذليلوالحريص فقير ولو كان ملك الدنيا‬ َ ْ ّ َ ْ ِ َ َ ْ ََ ٌ ْ ِ َ ُ ْ ِ َ ْ َ ِْ ِّ َ ِ ّ َ َ َ ُ ِ َ َ ِ ْ َِ ْ َ ِ ّ َ َ َ ْ ّ َ ِ “Orang tamak itu fakir hatinya. Orang-orang ini sekalipun secara lahiriyah memiliki segalanya. mari kita telaah firman Allah SWT: ِ ِ ْ ِ ْ َ ْ ُ ُ َ ْ َ َ َ ْ ُ ُ َ ْ َ ْ ُ ِ ُْ َ ْ َُ َ َ ْ ِ ّ َ َّ َ ‫. pangkat dan jabatan) itu semua sedikit tidak ada nilainya. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka Itulah orang-orang yang merugi”. kemewahan. Orang tamak senantiasa tidak puas dan cukup dengan apa yang dimiliki.ِ ْ ِّ َ ِ ّ َ َ َ ُ ِ َ َ ِ ْ َِ ْ َ ِ ّ َ َ َ ْ ّ َ ِ ‫هي الدنيا أقل من القليل . Mereka mempertaruhkan seluruh usaha dan fikirannya untuk mengejar bayang kemewahan dunia. orang tamak tidak pernah merasa dirinya sebagai hamba-Nya. Sikap terlalu cintakan kebendaan dan kemewahan mendorong perasaan untuk memiliki semua apa yang ada di dunia ini. tetapi bathinnya kosong dan selalu tidak puas dengan pemberian dan anugerah Allah SWT.

Halaman 11. [1] Syeh Ahmad Rifa’I. Halaman 8.Nya dan juga berprasangka buruk serta curiga kepada orang lain tanpa alasan : Kita perhatikan Firman Allah SWT yang termaktub di dalam kitab suci Al-Qur’an • . baris 3. Riayah Akhir.12 Rabiul Akhir 1432H/17 Maret 2011:09:45PM. Asn Al-Miqashad beliau menjelaskan tamak adalah: Lebih banyak berharap kepada dunia. halaman 134 [3] Surah Adz-Dzariyat ayat 56 [4] Sebagian ahli tafsir menerangkan bahwa maksud ayat ini Ialah: manusia itu sangat kuat cintanya kepada harta sehingga ia menjadi bakhil. [5] Maksudnya ialah Allah menyalahkan orang-orang yang mengatakan bahwa kekayaan itu adalah suatu kemuliaan dan kemiskinan adalah suatu kehinaan seperti yang tersebut pada ayat 15 dan 16. Riayah Akhir. Buruk sangka di dalam bahasa Arab disebut Su’uzhan. tanpa memperhitungkan haram dan dosa besar. Doktrin dan tradisi. tetapi sebenarnya kekayaan dan kemiskinan adalah ujian Tuhan bagi hamba-hamba-Nya. baris 1 [9] Ibid———————————————————–. beralih kita kepada masalah buruk sangka. [6] Yang dimaksud dengan tidak memuliakan anak yatim ialah tidak memberikan hak-haknya dan tidak berbuat baik kepadanya. artinya prasangka-prasangka buruk atau menyangka buruk terhadap Allah dan Rasul. [2] Shodiq Abdullah. halaman 11. bisa juga lihat dalam kitab karangan beliau lainnya seperti dalam Abyan al-Hawaaij. Bab Ilmu Tasawuf. Bab Ilmu Tasawuf. Korasan 21. [7] Ibnu Qudamah al-Maqdisi: Mukhtashar Minhajul Qashidin [8] Syeh Ahmad Rifa’I. baris 9 [10] Surah Al-Munafiquun ayat 9 Pengertian buruk sangka (5) Saudaraku. Korasan 21. Islam Tarjumah: Komunitas. Desember 2006. RaSAIL: Semarang. Korasan 21.

Inilah yang dinamakan su’uzhan kepada Allah dan Rasul-Nya. Al-Hujurat : 12 Ayat pertama menjelaskan kepada kita bahwa orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit hati itu menganggap bahwa Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan apa-apa kepada manusia. Sementara akibat yang ditimbulkan dari berburuk sangka antara lain adalah : Dapat memutuskan tali silaturahmi. maka pembicaraan pun berhenti dengan sendirinya. Ketiga hal tersebut adalah a. Allah menciptakan kita dalam kondisi yang jelek dan lain-lain. merugikan orang lain dan diri sendiri. Sesungguhnya Allah Maha (Penerima tobat lagi Maha Penyayang.berganti dengan memuji dan menyanjung. Di dalam ayat kedua di atas ada 3 (tiga) perbuatan yang harus dihindari : oleh orang-orang yang beriman. Dan janganlah kamu mengintai-intai dan janganlah kamu saling berebut dan janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling membelakangi dan (jadilah kamu hamba Allah yang bersaudara. Bukhari. karena ” sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa. dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. buruk sangka adalah dosa dan setiap dosa akan berakibat sengsara bagi siapa saja yang melakukannya. kemudian disangka bahwa dia mencuri.” (QS. Ini adalah perbuatan hina dan pengecut Saudaraku.Rasulullah SAW sangat melarang orang berburuk sangka : Perhatikan Sabda Nabi Muhammad SAW • Sekali-kali janganlah kamu berburuk sangka. melainkan tipuan. Dan bertakwalah kepada Allah. sedang ia tidak hadir. Memata-matai orang (mencari-cari kesalahan orang lain c. kemudian . mengotori pikiran. Muslim dan Daud Mencari-cari kesalahan orang lain dan menggunjing adalah membicarakan aib dan keburukan seseorang. jauhilah olehmu kebanyakan dari prasangka. karena sungguh buruk sangka itu adalah ” perkataan yang paling bohong. Berprasangka buruk (b. Al-Ahzab (: 12 : Dan di dalam ayat yang lain Allah SWT juga berfirman • Hai orang-orang yang beriman. Orang asyik sekali membongkar rahasia keburukan dan kebusukan seseorang. dibenci . Menggunjing orang lain Buruk sangka adalah dosa. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Maka tentunya kamu merasa jijik kepadanya. Hal ini semua merupakan bentuk-bentuk kemunafikan. karena ia adalah tuduhan yang tidak beralasan dan bisa memutuskan silaturahmi di antara dua orang yang berbaik.” (QS.” (HR.Allah SWT dan Rasul-Nya serta akan dibenci dan dihindari (dikucilkan) orang lain Kemudian seperti penyakit hati lainnya maka penyakit buruk sangka ini disebabkan oleh : . Dan ketika orang itu datang.Dan ingatlah ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang dihatinya ada penyakit ” berkata : “Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kita. Termasuk su’uzhan kepada Allah adalah kita menganggap Allah tidak mengabulkan do’a kita. sehingga semua orang bersikap lain kepada dirinya ? . Bagaimanakah perasaan orang yang tidak mencuri. ketika orang orang itu tidak ada.

” (QS. ada beberapa cara menghindari penyakit khianat. Penyakit hati khianat ini muncul karena adanya dorongan untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan mengorbankan sahabat.” (HR.mendapatkan keuntungan pribadi yang banyak dengan jalan pintas : Didalam kitab suci Al-Qur’an Allah SWT berfirman • Hai orang-orang yang beriman. yaitu : Usahakan membayangkan bagaimana sedihnya kalau diri kita dijadikan objek buruk sangka. menghancurkan sendi-sendi kehidupan bermasyarakat. Lantas. Al-Anfal : 27 : Dan di dalam sebuah Hadist. harapan saya semoga tulisan ini mendapat tempat di hati setiap pembaca. Secara luas. dibenci Allah SWT dan Rasul-Nya serta . Lakukan yang positif misalnya dengan mempererat tali persaudaraan. antara lain seperti tersebut ini : Membiasakan diri melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. sehingga nawaitu penulis yang mengketengahkan artikel …ini sebagai syiar dakwah menjadi dapat tersebar luaskan . Ada juga hadist lain yang menyatakan bahwa salah satu dari ciri (tanda) orang munafik adalah .santapan-santapan bergizi seperti tholabul ilmi. tidak percaya diri. kelompok seperjuangan atau negara. berbuat tidak setia atau melanggar (mengingkari) janji yang telah dibuat. bersabda Rasulullah SAW • Tunaikanlah amanat itu kepada orang yang telah mempercayai mu dan janganlah kamu ” (berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu. saya sudahi dulu tulisan (artikel) religius saya ini. Dan di antara akibat yang ditimbulkan oleh penyakit khianat antara lain adalah : Merugikan diri sendiri dan orang lain.Menuruti hawa nafsu. begitu juga orang lain.berkhianat Khianat merupakan penyakit yang sangat berbahaya.terhindar dari penyakit khianat Saudaraku. Ashabus Sunan Hadist di atas memerintahkan kita untuk menunaikan amanat dan melarang kita berkhianat. menumbuhkan kesadaran dan hormat menghormati dan jangan dilupakan isi rohani kita dengan . dengan banyak belajar tentang ilmu-ilmu agama Saudaraku. menuruti bujukan syetan. khianat juga biasanya muncul karena ingin . Khianat artinya mengingkari tanggung jawab.kelak apabila meninggal dunia masuk neraka Kemudian bagaimana cara menghindari penyakit Khianat itu ? Saudaraku. menyadari akibat perbuatan khianat. tidak akan dipercaya orang. sedang kamu (mengetahui. baik bagi diri sendiri maupun orang lain. janganlah kamu mengkianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan” (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu. sekarang pembahasan kita sampai pada setentang pengertian khianat. iri dengan orang lain dan kurangnya mensyukuri nikmat Allah SWT. dengan demikian tentunya bahwa kita juga tidak mau kalau diri kita dijadikan objek. menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap segala hal dihadapi. jujur terhadap keadaan dan selalu mensyukuri nikmat serta selalu berdo’a kepada Allah SWT agar . baik datangnya dari orang lain maupun dari Allah SWT. baik bagi diri penderitanya maupun bagi masyarakat dan bahkan negaranya. khianat berarti mengingkari tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya. Selain itu. bagaimana cara menghindari buruk sangka itu ? Berikut ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk kita menghindari penyakit buruk sangka.

Buruk sangka yang bertujuan jahat demi untuk menjatuhkan maruah kedudukan seseorang. seperti hasad.w dan keluarga baginda. Dengan sebab itulah. sombong. ia akan menjadi manusia yang sentiasa resah. dan apabila ia rosak.Buruk sangka Buruk sangka adalah satu dari penyakit hati yang amat kronik. yang akan mempengaruhi anggota-anggota badan yang lain supaya mengikut kehendaknya. Buruk sangka yang bertujuan baik. malah ia lahir bersama dengan sifat-sifat mazmumah yang lain sebagai pakej pelengkap.a meninggalkan tempat duduknya di atas unta (pondok . Islam sangat melarang daripada berprasangka. baiklah anggota seluruhnya. Ia bukan sahaja menjarah dengan parah hati dan jiwa pengidapnya. tetapi turut memusnah individu lain sebagai mangsanya. Ketahuilah. dengan ‘zikrullah’ itu. Rasulullah s.a. Allah s. gelisah dan tidak tenteram. rosaklah sekaliannya. 2. iaitu kisah ‘Hadis Ifqi’ (berita dusta) yang cuba disebarluaskan oleh musuhmusuh Islam. itulah yang dikatakan hati. Ia mengheret sifatsifat mazmumah yang lain bersarang di hati. Saidatina Aishah r. dengki.a.w bersabda yang bermaksud: “…Ketahuilah bahawa di dalam anggota badan ada seketul daging. Ketahuilah. tidak punya masa untuk mengingati Allah s.” (Riwayat Bukhari dan Muslim) Buruk sangka dibahagikan kepada dua jenis: 1.” (ar-Rad: 28) Buruk sangka yang dimaksudkan di sini ialah buruk sangka yang tidak baik.w. dendam. bongkak.t berfirman yang bermaksud: “(Iaitu) orang-orang yang beriman dan tenang tenteram hati mereka dengan ‘zikrullah’. seperti untuk menyedar dan memperbaiki seseorang yang dikatakan melakukan kejahatan. Apabila sifat-sifat tersebut meneraju dan memacu kehidupan seseorang insan. Buruk sangka juga tidak lahir tersendiri. jarang ada manusia yang terselamat daripada terkena bahana prasangka. zalim dan sebagainya. Dalam Sirah An-Nabawi. kerana sentiasa sibuk mencari keaiban dan kelemahan orang lain. Ceritanya bermula pada saat kepulangan tentera Islam di bawah pimpinan Rasulullah s.w dari suatu medan perang. buruk sangka tetap memberi impak yang sangat negatif. marah.a.w. tenang tenteramlah hati manusia. Walau apapun tujuannya. kita berdepan dengan satu peristiwa yang menimpa rasulullah s. Apabila ia baik.t. yang menjadi dalang utamanya ialah si munafik Abdullah bin Abi Salul.

ialah segolongan dari kalangan kamu. tiba juga penentuan Allah s. Dengan itu turunlah firman Allah s. Keadaan berlangsung selama sebulan.w. Aisyah terus menunggu di situ dengan harapan mereka akan menyedari kehilangannya. bersabarlah aku dengan sebaik-baiknya.a. sedangkan dia sedar dirinya suci dan bersih. didapatinya tentera sudah berangkat meninggalkan tempat itu. iaitu Safwan bin al-Mukthal.w. Cerita sumbang dan palsu diuar-uarkan oleh musuh-musuh Islam.” Peristiwa tersebut memberi pengajaran yang sangat besar bagi setiap orang yang cepat bersangka buruk daripada mengutamakan sangka baik. Apabila diamat-amatinya. Pada ketika Safwan membuat pemeriksaan terakhir. Mana mungkin Allah membiarkan Rasul-Nya dan kekasih-Nya tertekan perasaan begitu sahaja. mereka terus mengangkat pondok kecil itu ke atas belakang unta dengan sangkaan Aisyah berada di dalamnya.w ketika itu dalam menghadapi peristiwa tersebut. Apa yang terdaya dilakukan oleh Aisyah selain menangis. beliau mendapati rantai lehernya telah hilang. Tentu dapat kita bayangkan betapa keadaan Rasulullah s.t. Seluruh kota Madinah gempar dan heboh. bahkan ia baik bagi kamu. . ternyata itu adalah Aisyah.t yang menyatakan kesucian Aisyah: “Sesungguhnya orang-orang yang membawa datangnya berita yang amat dusta itu.t terhadap dirinya. Aisyah bersabar menantikan ketentuan Allah s. Seperti biasa Rasulullah menempatkan seorang petugas terakhir di belakang pasukan tenteranya sebagai pengawal. janganlah kamu menyangka (berita yang dusta) itu buruk bagi kamu. Mereka yang ditugaskan mengawasi keselamatan Aisyah tidak sedar ketiadaan Aisyah dalam tempat duduk itu. Sesampainya di tempat tentera.s yang katanya: “…Kalau demikian. dan kepada Allah jualah dipohonkan pertolongan mengenai apa yang kamu katakan itu.w. Semua orang menyaksikan ketibaan mereka berdua. Aisyah berpatah balik mencari rantai itu. Ia teringat akan perihal kisah Nabi Yaakob a. Lalu beliau merendahkan untanya dan menyuruh Aisyah menaiki unta itu dan beliau berjalan di belakang tanpa bercakap sepatah pun dengan Aisyah. kerana Aisyah berbadan kecil dan ringan. Apabila beliau kembali. Mereka sampai di Madinah ketika waktu Zuhur. Tiap-tiap seorang di antara mereka akan beroleh hukuman sepadan dengan kesalahan yang dilakukannya itu. beliau ternampak satu bayang-bayang bergerak.” Akhirnya. dan orang yang mengambil bahagian besar dalam menyebarkannya di antara mereka.kecil yang diletak di atas kenderaan seperti pada zaman raja dahulu kala) untuk ‘menunaikan hajat’. akan beroleh seksa yang berat (di dunia dan diakhirat kelak).

Justeru. melempar tohmahan. jadikanlah diri kita seorang yang dapat menguasai was-was. Perbaikilah diri kita dan bersihkanlah ia dari sifat buruk. mengumpat. antaranya: 1. Islam menyeru umatnya agar mendahulukan bersangka baik daripada cepat bersangka buruk. Godaan dan tipu helah syaitan atau iblis: Buruk sangka adalah jalan terbaik bagi syaitan merangsang manusia untuk bergaduh. kerana disebalik buruk sangka akan mengundang sifat-sifat keji yang lain. berpecah belah dan sebagainya. tetapi bergaullah dengan orang yang diburuk sangka terhadapnya itu dengan lebih rapat dan berdoalah untuk kebaikkan baginya. Ia merasa dengki kalau ada orang lain mendahului dalam mengecapi sesuatu kejayaan atau membuat sesuatu kebaikan ataupun mendengar orang memuji musuhnya di hadapannya. Bermuhasabah diri setiap hari. Antaranya: 1. Perasaan sombong dan bongkak: Perasaan ini menyebabkan seseorang itu merasakan dirinya lebih baik daripada orang lain. membuat pakatan jahat. Keburukan batinnya: Seseorang yang biasa membuat tipu helah dan penipuan akan merasakan orang lain juga sama sepertinya. masyarakat menjadi porak-peranda. Tiada penawar mahupun yang berasaskan sainstifik atau tradisional yang mampu mengubati dan menyembuhkan penyakit buruk sangka ini. tetapi jangan mencari kekurangan orang lain. Jiwa mangsanya hancur luluh. 4. Buruk sangka terhadap diri sendiri. Kelemahan jiwa: Jiwa yang lemah akan mendorong seseorang mudah terikut dengan pemikiran yang negatif dan buruk terhadap orang lain. Namun para ulama dan cendiakawan Islam ada menyarankan beberapa cara. 2. Sangka buruk boleh terjadi dengan berbagai-bagai sebab. kedamaian akan musnah. 3. bukan orang yang dikuasai was-was. . rumah tangga kian rapuh. perasaan amat tertekan. 2. mengundang segala macam keruntuhan. 4.Buruk sangka yang sedemikian itu adalah wadah kehancuran. Kesemuanya itu adalah gara-gara perangai buruk sangka.

belakang membelakangi. Kisah-kisah Abu Sufyan adalah salah seorang tokoh terkemuka di kalangan masyarakat kota Mekkah. Sedangkan. Hendaknya kamu menjadi hamba Allah yang bersaudara satu sama yang lain (yang muslim) dan tidaklah halal bagi (setiap) muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari”. ”32. Allah SWT berfirman. menurut Syar’i.” Selain itu Rasulullah SAW juga pernah bersabda. mawaddah dan bersikap toleransi itu adalah nikmat yang sangat besar. • “Maukah aku beritahukan kepadamu perkara yang lebih utama dari puasa. Dia seorang yang dihormati. saudara-mara. shalat dan shadaqoh?. Pengertian Pengertian dendam menurut bahasa adalah rasa ingin melakukan pembalasan. karena rusaknya perdamaian di antara kamu adalah menjadi pencukur yakni perusak agama”. dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Abu Daud dan Turmudzi). hasut menghasut. 1. dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan. (HR. malah juga isteri. Jawab sahabat: “Tentu mau”. . (HR. Sabda Nabi saw: “yaitu mendamaikan di antara kamu. maupun ketika kaum muslimin sudah berada di Madinah.5. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu. benci membenci. Kita akan kehilangan rakan. Susunan MUHAMAD SALEH (6 ) Pengertian Dendam 1. Ingatlah selalu. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan. 2. Dia tidak tanggung-tanggung dalam upayanya untuk memusuhi Nabi dan kaum muslimin. Jangan musnahkan nikmat itu dengan sifat buruk sangka. kekasih. Namun hatinya nyaris tertutup terhadap risalah kebenaran yang dibawakan Nabi. dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. Kita akan kehilangan ramai khalik dan disisih oleh masyarakat. “Janganlah kamu putus hubungan. Bukhori dan Muslim) • 1. bahawa buruk sangka boleh merosakkan diri kita. Ingatlah selalu bahawa mahabbah. baik ketika Nabi dan para sahabatnya masih bermukim di Mekkah. 6. kaya dan pandai dalam melakukan diplomasi. dendam adalah menyimpan permusuhan di dalam hati dan menunggu kesempatan untuk melepaskannya.

Dendam disebabkan sempitnya hati. dan bahkan memberikan jaminan keamanan kepada penduduk Mekkah yang mencari perlindungan di rumah Abu Sufyan. 1. Rasulullah yang pernah merasakan kezaliman dari orang-orang Quraisy dan para pemukanya. isteri Abu Sufyan. ketaatan kaum muslimin kepada Rasulullah dan ketakutannya pada bayangan kehancuran kota leluhurnya bila kaum muslimin bergerak menyerbu kota Mekkah. Namun keangkuhan Abu Sufyan ini berubah menjadi kekhawatiran yang amat sangat. Akibatnya hanya akan kembali kepada dirinya sendiri. dangkalnya iman. yang syahid dalam Perang Uhud. Rasulullah pun memberikan pengampunan kepada Hindun. Dengan meminta bantuan al-Abbas. dalam perjanjian Hudaibiyah. di mana dirinya akan selalu mendapatkan kesulitan atas perbuatan dendamnya. Rasa takjubnya yang amat sangat melihat besarnya jumlah pasukan muslim. seorang paman Nabi yang telah menjadi muslim. yang dengan pasukan muslim yang amat besar berkemah tidak jauh dari kota Mekkah. Bentuk Dendam Ada beberapa bentuk dendam. tidak memiliki rasa dendam terhadap kaum yang menzaliminya itu. padahal Hindun inilah yang melakukan perbuatan keji dengan melakukan mutilasi terhadap jenazah Hamzah ra. telah mendorongnya untuk berusaha menemui Rasulullah. dia tetap merasa bahwa kedudukan mereka yang menentang Nabi dan kaum muslimin masih cukup kuat.Beberapa kali Abu Sufyan memimpin ekspedisi militer kaum Quraisy untuk memerangi Nabi. menuju Mekkah sebagai akibat pelanggaran yang dilakukan oleh kaum Quraisy terhadap perjanjian Hudaibiyah. Kesadarannya bahwa kaum Quraisy berada di pihak yang salah karena melanggar perjanjian itu. ketika dia menerima informasi bahwa Rasulullah saw menggerakkan kaum muslimin dalam jumlah yang sangat besar pada tahun ke-9 setelah terjadinya peristiwa hijrah. 4. apalagi setelah kaum Quraisy berhasil “memaksa” kaum muslimin untuk menerima gencatan senjata yang sifatnya merugikan. Abu Sufyan berusaha untuk dapat menemui Nabi. yaitu • Rasa ingin membalas pada orang yang pernah menyakitinya . ketika dia diterima menghadap Nabi. telah membuka hati Abu Sufyan untuk menerima ajaran Islam. Selain itu dendam akan menyebabkan perpecahan dan pertikaian dalam Islam. 3. Sekalipun dia terpaksa menanggung malu akibat kegagalan pasukan-pasukan Quraisy untuk menghancurkan kaum muslimin dalam Perang Khandak. suatu perbuatan yang menjadikan Nabi amat berduka. Penyebab & Akibat Dendam Dendam adalah penyakit hati yang diajarkan Islam untuk menghindarinya. tak memiliki rasa murahhati sehingga sulit memaafkan kesalahan orang. untuk mengetahui tujuan dari misi militer muslim itu.

hinaan bahkan ada anggota keluarganya yang dibunuh.Kali ini share tentang Ilmu agama Islam. Rasulullah juga memberikan teladan tentang perilaku pemaaf. Pengertian Dendam Dendam dalam bahasa Arab disebut juga dengan Al-Hiqdu ‫ . Kesimpulan Dendam adalah penyakit hati dalam bentuk rasa permusuhan dan mencari kesempatan untuk dapat membalas dendam.• Rasa ingin melampiaskan rasa dendam pada orang yang tidak menyakitinya 1. Pengertian dendam secara istilah adalah perasaan ingin membalas karena sakit hati yag timbul sebab permusuhan. ددددد‬Menurut Al-Gazali dalam bukunya Ihya Ulumud Din jilid III. sehingga nabi dan para sdahabatnya hijrah ke Madinah. 5. Sifat marah (gadab) itu terus dipelihara dan tidak segra diobati dengan memaafkan.akan tetapi ketika Fathul Makkah Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya tidak membalas perbuatan orang-orang kafir tersebut. 1. Nabi muhammad SAW dan para sahabatnya ketika mereka berdakwah di Makkah selalu mendapatkan tekanan dan gangguan yang berat yang dilakukan oleh kaum kafir Quraisy. perlakuan orang Thaif terhadap rasulullah para sahabatnya yang telah mengusirnya. Gangguan dan tekanan itu berupa siksaan. kita dilarang untuk mempunyai sifat dendam. barulah ia merasa puas. bukan dendam. mengenai sifat buruk manusia yaitu dendam dan Munafik. lalu apa sih artinya dari sifat ini mari kita bahas disini untuk sedikit memberi renungan tentang sifat yang tidak baik kita lakukan dan sebisa mungkin kita berusaha untuk menghilangkannya mari kita simak bersama definisi pengertian dendam . Misalnya. meskipun nabi memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan kaum kafir Quraisy. karena dendam hanya akan menyebabkan perpecahan dan pertikaian dalam islam Pengertian dendam dan munafik dalam Islam . sebagai orang islam kita dilarang memiliki rasa dendam. Bahkan nabi mengumandangkan perdamaian dan memaafkan kesalahan – kesalahan mereka pada waktu yang lalu. Hikmah Sebagai orang islam. karena dendam hanya akan menyebabkan perpecahan dan pertikaian dalam Islam 6. dijelaskan bahwa Hiqdu atau dendam berawal dari sifat pemarah. bahkan melemparinya . maka akan menjadi dendam terhadap orang yang menyakiti kita. dan selalu mencari kesempatan untuk melampiaskan sakit hatinya agar lawannya mendapat celaka.

. Firman Allah: (13 : ‫ياأيها الناس إنا خلقنكم من ذكر وأنثى وجعلنكم شعوبا وقبائل لتعارفوا. Menghindar bila bertemu dengan orang yang dibenci Padahal Allah menciptakan manusia dimuka bumi bukan untuk bermusuh-musuhan dan saling dendam. Hilangnya ketenangan jiwa.. melainkan agar saling kenal-menganal. واليعْفواواليصفحوا ألتحبون أن يغفر ال لكم وال غفوررحيم )النور‬ ٌ ْ ِ ّ ُ ْ ُ َ ُ َ ْ ُ َ ُ َ ِ ْ ُ ْ َ َ ْ ِّ َُ َ ْ ُ َ ْ َ ْ َ ْ ُ َ ْ َ Artinya: “Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada .”(Qs. saling menghormati dengan sesama. Allah berfirman (199 : ‫خذ العف َ وأمر با لعرف وأعرض عن الجهلين )العراف‬ َ ْ ِ ِ َ ْ ِ َ ْ ِ ْ َ َ ِ ْ ُ ْ ِ ْ ُ ْ َ ‫ُ ِ ْ َ ْو‬ Artinya: “jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh. bahwa akhlak yang pantas dimilki oleh kaum beriman bukanlah sifat dendam dan sombong.dengan batu.Al-A’raf : 199) Allah berfirman (22 :‫. apakah kamu tidak ingin Allah mengampunimu? Dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang.. Selalu marah ketika mendengar kebaikan orang yang dibenci e.”(An-Nuur : 22) 2. Ketika malaikat menawari Rasulullah untuk menghancurkan kaum itu Rasulullah justru berdoa : َ ْ ُ َْ َ َ ْ ُ ّ ِ َ ِ ْ َ ِ ْ ّ ُ َّ ‫اللهم اهد قومى فإنهم ليعلمون‬ Artinya: “Ya Allah. Cara menghindari sifat dendam .” Kisah diatas memberikan gambaran . Perbuatan yang dibenci oleh Allah ‫أبغض الرجل إلى ال ألد الخصام )أخرجه مسلم‬ ِ َ ِ ْ ّ ََ ِ َِ ِ ُ ّ ُ َ ْ َ Artinya: “orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang menaruh dendam kesumat (bertengkar). )الحجرات‬ ْ ُ َ َ َ ِ َ ِ َ َ َ ً ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ َ َ َ َ ْ ُّ ِ َ َ ْ ّ ْ ُ َ ْ ََ ّ ِ ُ ّ َ ّ َ َ Artinya: “Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan dan manjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenalmengenal. berilah petunujuk atas kaumku karena sesungguhnya mereka itu belum mengetahui. Ciri-ciri sifat dendam · Tujuan hidupnya membinasakan orang yang menjadi lawannya · Perbuatan yang dilakukannya selalu bertujuan mengalahkan lawannya · Tidak merasa puas bila lawannya belum mendapatkan kekalahan · Hobi menyimpan rasa sakit hati dan berusaha membalas dikemudian hari · Tidak mau mamaafkan kesalahan orang lain · Selalu menjelek-jelekkan orang lain dan membuka aib orang lain 3. tetapi adalah sifat terpuji diantaranya memaafkan kesalahan orang lain.”(al-Hujurat :13) d. Dikucilkan dalam pergaulan 4.Muslim) b. Bahaya sifat dendam a. jiwanya akan selalu bergemuruh oleh perasaan yang tidak nyaman c..”(HR.

Memaafkan kesalahan orang lain d. Mengetahui bahaya dari sifat dendam b.a. Saling menghormati dan menyayangi sesama manusia . Senantiasa ingat kepada Allah dalam keadaan apapun c.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->