P. 1
Info Transmisi Matic

Info Transmisi Matic

|Views: 1,665|Likes:
Published by Dimas Pratama Putra

More info:

Published by: Dimas Pratama Putra on Aug 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/14/2012

pdf

text

original

Kamis, 14 Oktober 2010 14:21 WIB Kesalahan pemakaian adalah faktor terbesar kedua yang mampu memperpendek umur pakai

transmisi matik setelah kerusakan akibat penggantian. “Lima belas persen kerusakan transmisi matik gara-gara cara penggunaan yang keliru,” Ricky Ricardo, spesialis transmisi matik dari bengkel Ricardo Matic. Alangkah baiknya jika angka 15 persen itu bisa diperkecil atau malah dieliminir. Padahal pemakaiannya sangat sederhana. Toh memang didesain untuk menambah kenyamanan dan memudahkan pengemudi. Makanya untuk bergerak maju, cukup posisikan tuas di „D‟, lantas transmisi akan melakukan kalkulasi sedemikian rupa hingga mengatur tingkat percepatan sesuai kebutuhan. Di edisi 06 lalu, kami pernah memuat bagaimana cara memperlakukan transmisi matik yang benar. Namun kali ini kami coba sajikan dari sudut kontradiktif – kesalahan yang kerap terjadi saat menggunakan transmisi matik.

1. Mengurut percepatan Banyak pengguna awam transmisi tanpa pedal kopling ini, terpaku pada indikator percepatan yang biasa ada di jalur tuas. Kasus yang biasa dijumpai, pengemudi memposisikan tuas di „L‟ atau „1‟ pada saat start. Lantas kemudian digeser ke „2‟, „3‟, („4‟) dan baru ke „D‟. Alasannya, agar dimulai dari gir terendah terlebih dahulu. Padahal justru keliru. “Mau diposisikan di „2‟, „3‟, „4‟ atau „D‟, semua awalnya pun mulai dari posisi terendah, yaitu „1‟ atau „L‟,” tukas Ricky Ricardo. Perpindahan yang terlalu dini atau malah telat dan tidak sesuai dengan kondisi aktual kendaraan, malah berpotensi merusak sistem.

2. Left foot braking Sistem matik didesain tanpa pedal kopling, otomatis kaki kiri nganggur. Kondisi ini bisa jadi bumerang. Jangan coba-coba menginjak pedal rem dengan kaki kiri. “Bisa-bisa malah panic brake (karena menginjak terlalu keras),” wanti Bintarto Agung atau biasa disapa Tato. Pasalnya kekuatan kaki kiri – yang biasa dipakai untuk menginjak pedal kopling – tiga kali lipat dari kaki kanan. Secara teknis pun, jika kaki kiri mengaktifkan rem sementara kaki kanan masih menginjak pedal gas, lambat laun girboks berpotensi rontok. Teknik left foot braking hanya digunakan oleh pengemudi terlatih seperti pembalap. Perlu pengalaman dan ketrampilan khusus.

3. Mesin mogok lantaran posisi tuas Mesin divonis bermasalah atau diklaim mogok lantaran tidak mau distart. Padahal gara-gara tuas transmisi tidak di posisi „P‟ atau „N‟. “Transmisi matik hanya mau distart saat tuas ada di posisi „P‟ atau „N‟,” jelas Ricky. Biasanya kerap dilakukan di sistem matik model lama tanpa pengaman. Jika di matik modern, anak kunci tidak bisa dicabut jika tuas transmisi tidak di „P‟. Otomatis, mobil bertransmisi matik tidak bisa diparkir paralel.

Misalnya saat mobil masih bergerak mundur. „1‟. Jangan ragu menginjak pedal rem untuk memastikannya. „2‟ atau „3‟. Sport mode di kecepatan konstan Ide berbagai pilihan mode di transmisi matik adalah menyesuaikan kebutuhan pengemudi. instruktur IDDC. Sebaiknya tunggu sampai mobil benar-benar berhenti. Menggunakan mode Sport di kecepatan konstan hanya akan membuat perhitungan konsumsi bbm meleset dari seharusnya karena penggunaan bbm tentu lebih boros.” ungkap Bintarto Agung.4. tuas transmisi langsung diposisikan di „D‟. Kekonyolan ini lambat laun berbuntut rontoknya gigi-gigi komponen di girboks matik. bahkan ia menambahkan. Hal yang sama juga diakui oleh Ricky. Pasalnya tangan kiri nyaris terbebas dari tongkat persneling. dengan . Ujung-ujungnya. pastikan tuas berada di posisi „N‟ Lebih konsentrasi Dari segi keselamatan berkendara.” sahut Ricky. mobil bertransmisi matik tidak bisa dipancing dengan cara didorong Saat mobil matik harus diderek. 5. semakin banyak pula komponen yang bekerja. Sebaiknya Anda tahu… • Frekuensi penggunaan rem pada transmisi matik lebih sering daripada girboks manual • Anda tidak perlu memposisikan tuas di „N‟ saat mengantre dikala macet atau di lampu merah. “Transmisi matik bisa mengubah cara nyetir. “Idealnya konsentrasi dan fokus pengemudi lebih tertuju pada jalan dan lalu lintas yang dilaluinya. Pasalnya jika terlalu sering pindah. terutama penggantian oli transmisi matik (ATF) sesuai jadwal bisa memperpanjang umur pakai • • Saat mobil mogok (mesin mati). Selain itu ada Economy atau Normal Mode untuk mengirit bahan bakar. Atau sebaliknya. Memasukkan gigi berlawanan arah mobil Dengan alasan terburu-buru. Misalnya Power atau Sport Mode untuk akselerasi lebih responsif. acapkali pengguna matik tidak menghiraukan mobil masih bergerak namun dipaksa bergerak ke arah sebaliknya. Perpindahan gigi lebih teratur dan pengemudi jadi lebih rileks. tuas di posisi „R‟ saat mobil masih bergerak maju. Bisa dinetralkan saat berhenti cukup lama • • Mobil hanya mau distart saat tuas berada di „N‟ atau „P‟ Melakukan perawatan sesuai petunjuk. mengemudi mobil matik akan membuat tubuh pengemudi lebih nyaman dan rileks.

Masalahnya. sebaiknya gantilah oli matik yang ada di karter oli setiap 5. Melihat kondisi ini. bagaimana transmisi otomatis bisa berumur puluhan tahun kalau olinya saja jarang diganti? “Sekitar 85% kerusakan transmisi otomatis disebabkan penggantian oli yang tak sesuai pemakaian atau terlalu menuruti anjuran pabrik.4 liter. Hal itu berdasarkan pengalaman Ricky Ricardo dari bengkel Ricardo Matic. soalnya harus mengganti satu set transmisi. Kalau di Indonesia. pemilik mobil memang harus disiplin mengikuti buku petunjuk dari pabrik untuk interval penggantian pelumas. Biasanya pelat kopling akan habis dan hangus berwarna hitam.000 km. yang harus diganti adalah plat kopling dan kampas-kampas lain. Ketika mengganti oli matik sebaiknya menggunakan spesifikasinya sama atau lebih tinggi. Seperti halnya yang diterapkan di Singapura atau di Jepang. Bahkan ada yang mengklaim oli matik tak perlu diganti karena dianggap lifetime. Honda Civic mencapai Rp 10 jutaan. kalau Anda mau awet. Mobil yang berumur 5 tahun telah dianggap sampah. umumnya mobil diharapkan bisa berumur puluhan tahun.” sebut Ricky. Rabu. Tapi. Indikasi transmisi otomatis bermasalah. Kalau sudah begini. Ini untuk menjaga keawetan solenoid-solenoid yang ada di matik komputer. akan berimbas membuat mesin lebih awet. Lalu perpindahan mulai jauh dan kasar serta sulit untuk mundur. Kalau sudah begini tentu perbaikannya menguras kocek. Ia mencontohkan Honda Civic 2000 yang baru berjarak tempuh 52. Untuk transmisi otomatis non komputer. Toh jumlahnya hanya sekitar 2. jangan diganti dengan Dextron II. biasanya dimulai dari lambatnya reaksi sewaktu tuas digeser ke posisi „D‟. Nah.000 km harus dilakukan pengurasan oli matik disertai membersihkan filter yang terbuat dari kawat kasa. Kebanyakan buku petunjuk perawatan mobil dari ATPM. gunakan oli ATF Dextron II/III. Bila filter dari kertas. Tidak ketinggalan penggantian paking set. untuk urusan oli transmisi otomatis. Sebab pada umumnya mobil dirancang untuk berumur tidak lebih dari lima tahun. Lalu setiap 20. Bisa lebih mahal apabila dilakukan di bengkel resmi. 24 November 2010 15:49 WIB Mengganti Oli Transmisi Otomatis Idealnya. menganjurkan penggantian oli transmisi otomatis setiap 40.penggunaan yang tepat dan benar. Jadi kalau spesifikasinya Dextron III. Memaksimalkan Transmisi Otomatis More Sharing ServicesShare|Share on facebookShare on myspaceShare on googleShare on twitter . Karena oli matik sifatnya netral.000 km. sebaiknya pakai Dextron III yang full Synthetic.826 km tapi transmisi otomatisnya sudah jebol. sebaiknya ganti. Masalah oli dari merek berbeda. tidak masalah. Sementara yang dilengkapi komputer. lebih hitam pekat dibanding baru yang warna merah. spesialis transmisi otomatis di Jakarta. Begitu juga olinya. Tidak masalah bagi mereka untuk tidak mengganti oli. memang tak bisa menyalahkan ATPM. Kasusnya banyak. tak selamanya secara saklek mesti menuruti prosedur buku manual. Karena oli sintetik tak menghantarkan arus listrik.

Apa itu L. Bila dahulu matik hanya sebatas membaca sensor kecepatan dalam beroperasi. Tidak responsif. Tak lain lantaran menggunakan kopling tipe basah. Namun masih sedikit pemilik yang mampu memaksimalkan kemampuan transmisi matik. Atau memindahkan tuas ke posisi angka 2 bila sebelumnya overdrive dalam posisi OFF. Jadi bila Anda ingin mendapatkan efek engine brake di jalan menurun atau hendak menyalip. Anda dapat menggunakan overdrive OFF jika sebelumnya overdrive dalam posisi ON. 2. dan menginjak pedal gas atau rem saja saat berkendara. Sedangkan angka 2. kini matik telah memiliki beragam sensor yang menunjang kemampuannya dan menyesuaikan dengan gaya mengemudi. Hal ini berlaku untuk transmisi matik 4-speed. seluruh perbandingan gigi transmisi (1. hal itu tak sepenuhnya benar. Bila Anda beranggapan L atau 1 hanya digunakan pada jalan menanjak karena merupakan gigi 1. Pasalnya transmisi akan mengunci di gigi 1. Padahal itu tidak benar.Foto : Aditya Oka Jumat. Kemacetan lalu lintas merupakan salah satu faktor yang membuat konsumen memilih kendaraan bertransmisi matik. sulit menyalip atau tidak memiliki engine brake di jalan menurun sudah menjadi risiko yang harus diterima pemilik kendaraan matik. Masih banyak yang menggangap mobil bertransmisi otomatis kurang responsif. . otomatis memang masih memiliki gejala slip lebih banyak. 2 dan 3. menandakan gigi yang dapat beroperasi adalah 1 dan 2. 2 dan D? Pada transmisi otomatis 4-percepatan. Sementara posisi tuas di D dengan overdrive OFF. menandakan gigi yang bekerja adalah 1. Apalagi perkembangan teknologi transmisi telah berkembang pesat. umumnya tersedia pilihan L atau 1. yang ditandai matinya indikator O/D di dasbor. 3. Bila dibanding transmisi manual. Tak heran bila banyak orang yang hanya memanfaatkan posisi Drive (D). Dan angka dua adalah posisi di gigi 2. matik pun mampu membuat mobil Anda terasa agresif. Di sini Electronic Control Unit (ECU) pun mengumpulkan beragam data yang dikumpulkan dari sensor-sensor itu untuk diolah dan disesuaikan dengan kondisi jalan atau gaya mengemudi. L atau angka 1 memang diperuntukkan jalan menanjak curam atau kecepatan rendah. 4) digunakan secara otomatis. Serta P dan R untuk fungsi parkir dan mundur. 27 Agustus 2010 19:55 WIB Permintaan kendaraan bertransmis otomatis dari tahun ke tahun kian meningkat. Namun berbicara agresif. Bila overdrive dalam posisi ON. 2 dan D untuk menjalankan kendaraan. lemah di tanjakan.

Hal itu bisa juga dilakukan dengan cara kickdown (menekan pedal gas dalam-dalam).000 rpm. Pada mode ini. Umumnya sistem ini bisa diaktifkan dengan menggerakkan tuas transmisi atau menekan tombol. Atau mengemudi sambil memanfaatkan puncak tenaga atau torsi dari mesin. Tapi kini SUV atau MPV pun sudah menerapkannya. rentang tenaga akan terjaga dan efek engine brake pun lebih terasa dengan mode ini. Efeknya. Meski bisa dilakukan secara manual. Biasanya berupa tombol. transmisi akan mempertahankan posisi gigi lebih lama dari biasanya. tuas persneling pun bisa dipindah ke posisi netral (N) saat kunci kontak sudah dicabut. menggunakan tombol di setir atau paddleshift. Mode manual Teknologi perpindahan gigi secara manual atau sekuensial sudah banyak diaplikasi beberapa mobil bertransmisi otomatis. Atau secara otomatis memindahkan gigi ke posisi satu ketika mobil berhenti walau sesaat. tuas atau lubang untuk anak kunci bertuliskan Shift Lock Release.Dengan cara ini akselerasi yang dihasilkan bisa lebih cepat. Sementara Anda membutuhkan respons yang cepat. Shift lock release Fitur ini berguna saat mobil diparkir paralel. Dengan sistem ini. Mode Sport Beberapa produsen mobil menyediakan mode Sport pada transmisi otomatisnya. Sementara pada mode Sport. Contohnya adalah pada transmisi Shiftronic. Tapi beberapa mobil memiliki reaksi perpindahan gigi yang lamban. biasanya produsen tetap menerapkan perpindahan gigi secara otomatis ketika putaran mesin sampai di red line untuk safety. Dulunya sistem ini hanya digunakan pada mobil premium atau sports car. Dengan mengaktifkannya. . Sementara perpindahan gigi dapat dilakukan dengan menggerakkan tuas persneling ke depan-belakang atau kiri-kanan. perpindahan gigi itu terjadi pada putaran mesin lebih tinggi. Misalnya perpindahan gigi dalam kondisi normal dilakukan secara otomatis pada putaran mesin sekitar 2. Steptronic atau Tiptronic. Anda dapat memindahkan posisi gigi lebih akurat sesuai kebutuhan.

Perilaku pengemudi untuk memindahkan posisi tuas ke N (Neutral) saat berhenti di tengah kemacetan. Sekitar 40. sesempurna sebuah sistem dirancang. Nah.Kenali Problem Transmisi Otomatis More Sharing ServicesShare|Share on facebookShare on myspaceShare on googleShare on twitter Foto : Pekik Udi Irianto Kamis. Apa saja yang mungkin terjadi dengan transmisi otomatis mobil Anda? Silakan simak beberapa gejala kerusakan berikut ini.000 km hingga tidak perlu diganti selama transmisi tidak mengalami kendala. Namun. Indikasi: Entakan saat perpindahan gigi Penyebab: Agar perpindahan setiap gigi transmisi otomatis atau saat tuas berpindah posisi tetap halus tanpa terjadi hentakan. Dan kini. Selain itu. entakan akan terjadi. merupakan salah satu cara agar peningkatan suhu oli transmisi dapat sedikit diredam. Apalagi bila kendaraan kerap berhadapan dengan kemacetan lalu lintas. bila mengingat sistem trasmisi matik telah dirancang untuk kondisi iklim tropis. dimana asupan udara segar begitu terbatas dan tingginya suhu di sekitar mobil. 01 Juli 2010 15:11 WIB ATPM memiliki prosedur penggantian oli transmisi secara berkala yang begitu lama. tramsmisi otomatis telah dirancang dengan modul pengatur sendiri sehingga tak hanya bersifat mekanikal. Kerusakan seperti per patah atau piston macet dapat menjadi penyebab hentakan ini terjadi. Kontrol elektrik pun sudah menjadi satu bagian tersendiri untuk mengatur kinerja transmisi otomatis selain secara mekanikal. peranti solenoid control valve berfungsi untuk meredam hal tersebut. kemungkinan mengunci di salah satu posisi gigi pun . Hal ini dimungkinkan. kerusakan pada control valve juga dapat terjadi. Tak heran bila teknologi Grade Logic Control pada Honda atau mode Tiptronic hadir dari kepintaran sebuah unit pengontrol transmisi. Indikasi: Mengunci di salah satu gigi Penyebab: Bila solenoid control valve sudah tidak dapat lagi bekerja. dimana di dalamnya terdapat komponen per dan piston. bila kinerja solenoid ini tidak optimal. Pendinginan oli transmisi merupakan proses terpenting untuk menjaga transmisi agar dapat selalu bekerja optimal. kerusakan tetap dapat saja terjadi.

Bila komponen ini terkena air. Kerusakan menerjang banjir Air merupakan momok pada komponen bergerak di kendaraan. Dan bila hal ini yang terjadi. membuat pelumasan pada clutch atau pelat kopling menjadi berkurang dan berakibat pada kerusakan. Pertanyaannya. bila tuas perseneling tidak dapat digerakan akibat kerusakan komponen yang berjumlah 5 buah untuk transmisi otomatis 4-percepatan. termasuk transmisi otomatis. pihak ATPM pasti . Selain itu. kenapa sampai rusak total? Jika kerusakan adalah kesalahan produksi. maka modul transmisi akan memerintahkan untuk menjalankan „safe mode‟ untuk memaksa pengemudi berhenti berkendara. Indikasi: Mobil tidak mau berakselerasi Penyebab: Terjadi kerusakan pada vehicle speed sensor. Kian diperparah. Jadi bila kerusakan ini terjadi. Apalagi jika harus mengganti seluruh bagian secara utuh.dapat terjadi. posisi vehicle speed sensor di transmisi tergolong cukup rendah. disebabkan oleh kerusakan pada sil di dalam transmisi. Bocornya sil membuat tekanan di saluran oli pada transmisi otomatis menjadi menurun. Penyebabnya adalah pengetahuan yang minim terhadap transmisi pintar ini sebagai penyalur tenaga mesin ke roda. tidak demikian dengan transmisi. Indikasi: Perlu putaran tinggi agar mobil dapat berjalan Penyebab: Gejala seperti kopling selip ini pada transmisi manual. Selain itu. 17 Juni 2010 14:35 WIB Asumsi negatif mengenai mobil bertransmisi otomatis masih tetap kuat di masyarakat kita. Umumnya air bisa masuk melalui lubang ventilasi di transmisi. Bila selang hawa transmisi ini terbuka atau robek. sil pada kabel spidometer juga memungkinkan air menyusup masuk ke dalam transmisi. besar kemungkinan terjadi hubungan pendek. Kenali Nyawa Transmisi Otomatis More Sharing ServicesShare|Share on facebookShare on myspaceShare on googleShare on twitter Kamis. solenoid control valve akan langsung diserangnya dan ketiga gejala di atas akan mungkin terjadi. Perbaikan transmisi otomatis memang terbilang mahal. kemungkinan air masuk menjadi lebih besar. Peranti elektronik ini memiliki fungsi sebagai safe mode ketika temperatur mesin melebihi batas suhu kerjanya. Efeknya. Bila pada mesin dilengkapi katup searah.

Dengan begitu akselerasi transmisi otomatis yang mengandalkan spesifikasi ATF ini jauh lebih spontan dan responsif.000 km sekali. Previa. Sementara ATF dengan spesifikasi WS digunakan pada Toyota Yaris. Ambil contoh Toyota Avanza dan Rush cukup menggunakan ATF dengan spesifikasi Dexron III seperti transmisi otomatis konvensional. Namun semuanya tergantung Anda sendiri sebagai penggunanya. Ia menambahkan jika ATF lebih sering diganti akan jauh lebih baik lagi. “Penggunaan jenis ATF yang tidak sesuai dengan spesifikasi transmisi bisa mengakibatkan gejala abnormal seperti dari shift shock atau entakan saat perpindahan gigi. Salah satu kelebihan ATF jenis ini adalah viskositas yang lebih baik dan titik didih lebih tinggi.bertanggung jawab selama masih dalam masa garansi. Crown. Ini merupakan interval paling jarang agar transmisi terhindar dari masalah. Standarisasi ATF beberapa ATPM di Indonesia • Audi: TT.000 km dan menguras seluruh ATF setiap 20. Tanpa pelumas ini. Semuanya mengacu terhadap peningkatan performa transmisi otomatis untuk mengurangi gejala selip pada transmisi sekaligus meningkatkan waktu reaksinya. Vios. yaitu T-IV.” ujar Iwan Abdurahman. ATF jenis WS menghasilkan reaksi lebih cepat dibanding T-IV karena sifatnya yang lebih encer dan lebih cepat melakukan penetrasi melalui body valve transmisi modern yang lebih kecil dibanding matik konvensional. A3 G 052 025-A2 • Ford: Mercon V • GM: Dexron III • Honda: Z-1 • Mitsubishi: SP-II/III • Nissan: Matic J/K . pemilik bengkel transmisi otomatis di bilangan Cikokol Tangerang. Baik jumlah maupun kualitas ATF harus selalu dijaga.” jelas Iwan Abdurahman. tenaga mesin tidak akan tersalurkan ke roda. kerusakan yang terjadi disebabkan oleh kesalahan pemilik dalam merawat transmisi pintar ini. Rancang bangun transmisi otomatis saat ini memiliki lebih banyak sensor elektrikal dibanding transmisi otomatis konvensional. Hal ini juga membantu mengurangi gejala selip yang umum terjadi. Ia berani menjamin perawatan rutin seperti ini bisa menghindarkan transmisi dari berbagai masalah yang kerap terjadi sekaligus meningkatkan umur penggunaan transmisi tersebut.” tutur Ricky Ricardo. Pada mobil-mobil terbaru. Sementara Toyota Kijang Innova dan Fortuner membutuhkan spesifikasi ATF yang lebih baik lagi. Perbedaan tingkat viskositas ATF WS dan T-IV tak bisa dilihat maupun dirasakan hanya dengan mengandalkan jari. Alphard. Lifetime transmisi otomatis Apa yang menentukan daya tahan sebuah transmisi otomatis? “Semuanya tergantung dari „nyawa‟ transmisi matik yaitu ATF. dan Land Cruiser 200 Series. Transmisi otomatis yang digunakan mobil-mobil ini membutuhkan ATF dengan performa lebih tinggi lagi yang memiliki viskositas atau kekentalan lebih rendah.000 km sekali dengan menggunakan ATF Genuine Toyota.000 km dan T-IV dan WS setiap 100. Camry. trainer PT Toyota-Astra Motor. transmisi otomatisnya membutuhkan ATF dengan spesifikasi lebih baik lagi. Oli ATF (automatic transmision fluid) merupakan elemen yang sangat esensial di sini. Bahkan Ricky menganjurkan penggantian ATF setiap 5. “Untuk Toyota. untuk spesifikasi Dexron III harus diganti setiap 80. Namun saat bekerja. Namun dalam banyak kasus.

Selain perawatan. Jika masih ringan. Jika menemukan cairan berwarna itu. Pastikan ATF pengganti sesuai dengan spesifikasi yang digunakan transmisi mobil Anda. Misalnya Tiptronic. T-IV. jangan jalankan mobil dan segera telepon bengkel. Beban kerjanya yang berat membuat fluida pada transmisi otomatis punya umur pakai yang mesti dipatuhi. 05 Desember 2010 11:01 WIB Konstruksi sebuah girboks otomatis modern biasanya terdiri 3-6 rasio dengan tambahan mode Economy atau Sport. Setiap pabrikan menggunakan nama berbeda untuk fasilitas ini. Baca buku petunjuk saat hendak mengganti oli transmisi otomatis (ATF). Kebocoran Apabila terlihat tetesan oli di bawah mobil. Memeriksa volume dan kondisi oli . 2. Fluida ini juga bertugas melumasi semua komponen bergerak sekaligus sebagai pendingin transmisi. Lakukan konsultasi di bengkel resmi terdekat di kota Anda sebelum melakukan penggantian ATF. Namun kalau volume oli yang bocor begitu banyak. segera bawa mobil ke bengkel.• Proton: SP-II/III • Toyota: T-III (Dexron III). ada beberapa cara analisa kerusakan dan penyebab yang bisa dicermati. Secara umum. girboks modern juga dilengkapi mode pengoperasian manual. Bila penggantian fluida tak dilakukan tak diganti berkala. Selain beroperasi seperti matik biasa. kenali warnanya. telusuri sumbernya dan pastikan berasal dari transmisi. Merawat Transmisi Otomatis More Sharing ServicesShare|Share on facebookShare on myspaceShare on googleShare on twitter Foto : Pekik Udi Irianto Minggu. prinsip kerja transmisi otomatis adalah memindahkan tenaga mesin ke roda melalui media fluida. Salah satu penyebabnya adalah kebocoran gasket. komponen transmisi mudah aus. dan WS Perhatian! 1. Biasanya cairan oli transmisi berwarna coklat kemerahan. Sehingga perbaikan berbiaya tinggi bisa dihindari. 3. Steptronic atau Multitronic. Selectomatic.

Selalu pindahkan posisi tuas dengan tepat sesuai kondisi dan kebutuhannya. seluk beluk menggunakan transmisi otomatis di jalan.Jangan kira tak ada batang pengukur (dipstick) buat mengukur volume oli transmisi. Ganti oli transmisi Perhatikan buku manual mobil. supaya bisa mencapai dasar rumah transmisi. Juga lebih panjang dari dipstick oli mesin. Kalau tidak. Kalau Anda menemukan garis oli rendah. berarti terjadi masalah di transmisi. Jika ada. menarik kendaraan lain. . Perhatikan cairan yang menempel di kain atau kertas. kapan interval penggantian oli. Gunakanlah pelumas dengan kandungan antiaus untuk mencegah kerusakan dari gir. isi pelumas transmisi sesuai kebutuhan secepatnya. Umumnya penggantian oli dilakukan tiap 10 hingga 25 ribu km dengan pemakaian di beberapa kondisi seperti macet. Itu bisa membuat pemindahan gigi jadi halus dan meminimalkan penggantian komponen transmisi. Perpindahan tuas Sayangilah transmisi Anda. kondisinya bersih dan transparan tanpa serbuk atau butiran hitam. Letaknya dekat dipstick oli mesin. tapi lebih ke bawah. Lakukan dengan teratur. Masukkan kembali batang pengukur oli dan ulangi langkah tadi. Nah. menanjak dan turunan. Jika masih baik. bisa Anda simak di waktu mendatang di website ini. Tarik batang dan hapuslah oli dengan kain atau kertas putih. suhu panas dan dingin. pelat kopling dan cakram. carilah apa ada kebocoran. maka ia akan melayani lebih lama.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->