Pengertian Syahadat

Syahadat adalah bagian yang fundamen atau fondasi utama dalam aqidah seorang muslim, dan karena syahadat ini memiliki nilai-nilai dan pengaruh yang besar dalam kehidupan serta pentingnya aqidah yang jelas dalam akal dan hati sehingga dapat melakukan ibadah kepada Allah dengan hujjah yang nyata. Oleh karena itu merupakan suatu kewajiban bagi kita untuk mengenal lebih dalam makna syahadat serta rukun-rukun dan syarat-syaratnya. Devinisi Shadat yaitu 1 persaksian; Isl persaksian dan pengakuan (ikrar) yg benar, diikrarkan dng lisan dan dibenarkan dng hati bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah; -- Rasul persaksian dan pengakuan (ikrar) terhadap kerasulan Muhammad saw tauhid persaksian dan pengakuan thd keesaan Allah Swt.; ber·sya·ha·dat v mengucapkan syahadat Makna syahadat „La Ilaaha Illallaah‟ ( ‫ ) ال إله إال هللا‬adalah bahwa tidak ada sesembahan yang berhak untuk disembah kecuali Allah SWT. Adapun rukun syahadat ada dua: artinya meniadakan. artinya menetapkan. Kalimat ( ‫ ) ال إله إال هللا‬di dalam syahadat yang berarti „tidak ada tuhan‟ merupakan bentuk nafyun atau peniadaan dan pengingkaran bagi seluruh sesembahan selain Allah. Sedangkan kalimat ( ‫ ) إال هللا‬yang berarti „kecuali Alla‟ merupakan bentuk penetapan ibadah bagi Allah semata, tidak ada sekutu baginya dalam ibadah, sebagaimana juga tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaanNya. Adapun syarat-syarat syahadat ( ‫ ) ال إله إال هللا‬yang merupakan tolak ukur kesempurnaan tauhid seseorang dan belum sempurna tauhidnya kecuali dengan syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut: Ilmu yang meniadakan kebodohan ( ‫) العلم المنافً للجهل‬ Allah SWT berfirman: ُ ْ َ ﴾91 :‫فاعْ لَم أ ََّنه الَ إِلَه إِالَّ هللا ُ واسْ َتغفرْ لِذ ْنبك ول ِْلمُؤمِ نٌْن والمُؤم َنات وهللا ُ ٌَعْ لَم م َتقلَّ َبكم وم ْثواكم ﴿محمد‬ َ ِ ِ ْ َ َ ِ ْ َ َ ِ َ ِْ َ َ ُْ َ َ َ ُْ َ ُ ُ Artinya: Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah, dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usaha dan tempat tinggalmu. (QS: Muhammad: 19). َ َ َ َّ ِ ِ ْ ُ ِ َ ْ َ ِ ُ ْ ﴾68:‫والَ ٌَملِك الَّذٌْن ٌَدعُون منْ دونه الشفاعة إِالَّ منْ شهد بالحق وهم ٌَعْ لَمُون ﴿الزخرف‬ َ َ ْ ُ َ ِّ َ ِ َ ِ َ َ Artinya: Dan orang-orang yang menyeru kepada selain Allah tidak mendapat syafa‟at (pertolongan di akhirat); kecuali orang yang mengakui yang hak (tauhid) dan mereka meyakini. (QS: AzZukhruf: 86).

Dan jika kamu taat kepada Allah dan rasulNya. Tidak ragu-ragu dan bimbang.Dalam hal ini Nabi Muhammad SAW bersabda: ‫عن عثمان بن عفان قال: قال رسول هللا صلى هللا علٌه وسلم: (من مات وهو ٌعلم أن ال إله إال هللا دخل الجنة‬ Artinya: Dari Utsman bin Affan. (QS: Al-Hujurat: 14-15). tetapi katakanlah „kami telah tunduk (islam). Dan dari Abi Sa‟id Al Khudri RA beliau meriwayatkan bahwa Nabi SAW pernah bersabda: ً‫قال موسى ٌا رب علمنً شٌئا أذكرك وأدعوك به، قال: ٌا موسى لو أن السموات السبع وعامرهن غٌري واألرض السبع ف‬ )‫كفة وال إله إال هللا فً كفة، مالت بهن (ال إله إال هللا) رواه ابن حبان والحاكم فً صحٌحه‬ Artinya: Musa berkata. Mereka itulah orang-orang yang benar. Kemudian (kalimat) La Ilaaha Illallaah berada di piringan timbangan yang lainnya. “Hai Musa! Sekiranya tujuh lapis langit dan ditempati selain aku. Dan diriwayatkan dalam hadis yang shahih: ‫أن رسول هللا صلى هللا علٌه وسلم أرسل أبا هرٌرة بنعلٌه قائال له: (من لقٌت من وراء هذا الحائط ٌشهد أن ال إله إال هللا‬ ‫مستٌقنا بها قلبه فبشره بالجنة‬ . maka pastilah piringan timbangan tersebut akan miring kepada kalimat „La Ilaaha Illallaah‟.” Katakanlah (kepada mereka). kemudia mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. maka dia masuk sorga. Keyakinan yang meniadakan keragu-raguan ( ‫) الٌقٌن المنافً للشك‬ Hendaknya seorang yang mengucapkan kalimat „La Ilaaha Illallaah‟ ( ‫ ) ال إله إال هللا‬dengan penuh keyakinan akan kandungan kalimat ini. “Siapa saja yang mati dan dia mengetahui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. yaitu agar mereka tidak ragu-ragu dan tidak bimbang dalam keimanan kepada Allah SWT. karena iman belum masuk ke dalam hatimu.” Allah berkata. Ibnu Hibban dan Hakim). (HR. dan tujuh lapis bumi berada di sebuah piringan timbangan.”Ya Tuhanku! Ajarilah aku sesuatu yang dengannya aku bias mengingatmu dan berdoa kepadaMu. Maha Penyayang. Dalam ayat ini Allah SWT memberikan syarat bagi kejujuran iman orang-orang Arab Badui tersebut. dia berkata: Rasulallah SAW bersabda. Dia tidak akan mengurangi sedikit pun (pahala) amalmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun. Allah SWT berfirman: ُ َ ُِْ َّ َ ْ‫قالَت األَعْ رابُ آمنا، قُل لَم تؤمنوا ولَكنْ قُولُوا أَسْ لَم َنا، ولَمَّا ٌَدخل اإل ٌْمانُ فًِ قُلُوبكم، وإِنْ تطِ ٌْعُوا هللا ورسُولَه الَ ٌَلِ ْتكم من‬ ُ ِ ُْ ِ َ ُ ِ ُْ ْ ْ ِ َ َ َ َ َ ِ ِ ُ ْ َ ْ َ ُ ِ َُ َ ِ َ ُِ ْ َ ُْ َ َُ َ َ ًِ‫أَعْ مالِكم شٌْئا ً إِنَّ هللا غفُور رح ٌْم، إ َِّنما المُؤمنون الَّذٌْن آمنوا باهلل ورسُولِه ثم لَم ٌَرْ َتابُوا وجاهدوا بأَمْوالِهم وأَ ْنفُسِ هم ف‬ ِ َ ٌ َ َ َ ِْ َ ِ َ َ ِ ِ َ ٌ ِْ ْ َّ ﴾91-91 :‫سبٌْل هللا أُولَئك هم الصَّادقُون ﴿الحجرات‬ َ ِ ُُ َ ِ ِ ِ َِ Artinya: Orang-orang Arab Badui berkata. “Kami telah beriman. “Kami belum beriman. Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah meraka yang beriman kepada Allah dan rasulNya.

‫وعن عبادة بن الصامت رضً هللا عنه قال: قال رسول هللا صلى هللا علٌه وسلم (من شهد أن ال إله إال هللا وحده ال‬ ،‫شرٌك له وأن محمدا عبده ورسوله، وأن عٌسى عبد هللا ورسوله، وكلمته ألقاها إلى مرٌم وروح منه، وأن الجنة حق‬ )‫والنار حق، أدخله هللا الجنة على ما كان من العمل (أخرجه البخاري ومسلم‬ Artinnya: Dari Ubadah bin Shomit RA. dan neraka adalah benar. Dan bahwa Isa adalah hamba Allah dan utusanNya. Allah masukkan dia ke dalam sorga berdasarkan amalannya. dia bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. (HR. dan merupakan ruh (yang ditiup) dariNya. (QS: Al-Kahfi: 110). َ ‫أَسْ عد الناس بشفاعتًِ منْ قال: الَ إِلَه إِالَّ هللا ُ خالِصا ً منْ ق ْلبه و َنفسِ ه‬ ِ ْ َ ِِ َ ِ َ َ َ َ َ َ َ ِ ِ َّ ُ َ Artinya: Manusia yang paling berbahagia dengan syafaatku adalah orang yang berkata „La Ilaaha Illallaah‟ tiada Tuhan selain Allah. baik yang besar maupun yang kecil. Allah SWT berfirman: ْ ُ ْ َ َ َّ ُُ ﴾1 :‫وما أُمرُوا إِالَّ لِ ٌَعْ بدوا هللاَ مُخلِصِ ٌْن لَه الدٌْن ح َنفاء، وٌق ٌْمُوا الصالَة وٌُؤتوا الزكاَة وذلِك دٌْنُ القٌمة ﴿البٌنة‬ ِ َ ِّ َ ِ َ َ َ َ َّ ِ ُ َ َ َ ُ َ ِّ ُ َ ِ َ َ Artinya: Padahal merka hanya diperintah untuk menyembah Allah dengan ikhlas mentaatiNya sematamata karena (menjalankan) agama. Artinya: Maka barang siapa yang mengharap pertemuan dengan TuhanNya hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia mempersekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya.Artinya: bahwa Rasulallah SAW mengutus Abu Hurairah dengan membawa kedua sendalnya seraya berkata kepadanya. Ikhlas yang meniadakan perbuatan syirik ( ‫) اإلخالص المنافً للشرك‬ Ikhlas adalah membersihkan amalan dengan niat yang bersih dari seluruh perbuatan syirik. dan hatinya yakin dengan kalimat itu. dan juga agar melaksanakan shalat dan menunaikan zakat. dan Muhammad adalah hamba dan utusanNya. dan kalimatNya yang disampaikan kepada Maryam. maka berilah dia kabar gembira akan sorga. Bukhori dan Muslim). Dan Bahwasanya sorga adalah sesuatu yang benar. dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar). dia berkata: Rasulallah SAW bersabda. secara ikhlas dari hati dan jiwanya. Di dalam hadis yang shahih juga Rasulallah SAW pernah bersabda: . “Siapa saja yang bersaksi bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah semata. “Siapa saja yang engkau temui di balik dinding ini. (QS: Al-Baiyyinah: 5). tidak ada sekutu baginya.

(QS: Al Baqoroh: 165).Artinya: Dari Utsman bin Malik RA. “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan bagi neraka orang yang berkata. dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat). adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya. „La Ilaaha Illallaah‟ (tidak ada Tuhan selain Allah). Artinya: Hai orang-orang yang beriman. (QS: Al-Ahzab:23). mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Maka di antara mereka ada yang gugur. barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya. dari Nabi SAW dia berkata. dan yang tidak takut kepada celaan . dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu. yang berjihad dijalan Allah. (QS: Al-Baqoroh: 8-9). dengan segenap kejujuran dari hatinya kecuali Allah haramkan dirinya dari neraka. bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya. Cinta yang meniadakan kemarahan dan kebencian Allah SWT berfirman: Artinya: Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah. padahal mereka Hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir.nunggu dan mereka tidak merobah (janjinya)." pada hal mereka itu Sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Kejujuran yang meniadakan kebohongan ( ‫) الصدق المنافً للكذب‬ Allah SWT berfirman: Artinya: Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian[22]. yang bersikap lemah Lembut terhadap orang yang mukmin. Artinya: Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang Telah mereka janjikan kepada Allah. dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal). “Tidak lah seseorang bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hambaNya dan utusanNya. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman. beliau bersabda. dari Nabi SAW. ‫عن معاذ بن جبل رضً هللا عنه عن النبً صلى هللا علٌه وسلم قال: ما من أحد ٌشهد أن ال إله إال هللا وأن محمدا‬ ‫عبده ورسوله صدقا من قلبه إال حرمه هللا على النار‬ Artinya: Dari Mu‟az bin Jabal RA.

dan dia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dia darinya sebagaimana dia benci dilemparkan kedalam neraka. lagi Maha Mengetahui. tanah itu adalah Qii‟aan. (HR. Sesungguhnya Demikianlah kami berbuat terhadap orang-orang yang berbuat jahat. maka minumlah mereka. Sikap menerima yang meniadakan penolakan Allah SWT memberitakan tentang sebuah kaum yang Dia timpakan azab kepada mereka karena mereka menolak untuk menerima kaliamat syahadah ini: Artinya: Maka Sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama dalam azab. menahan air sehingga Allah memberikan kebaikan dengan air itu kepada manusia. (QS: Al Maidah: 54). mencintai seseorang. Itulah karunia Allah. dia tidak mencintainya kecuali karena Allah. diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendakiNya. Dan di antara tanah itu ada yang gersang. Allah dan rasulNya lebih dia cintai dari pada yang lainnya. Di antara tanah itu ada yang menyerap air sehingga menumbuhkan pepohonan dan rerumputan yang banyak. Dan di dalam hadis Rasulallah bersabda: ‫ثالث من كن فٌه وجد بهن حالوة اإلٌمان: أن ٌكون هللا ورسوله أحب إلٌه مما سواهما، وأن ٌحب المرء ال ٌحبه إال‬ )‫هلل، وأن ٌكره أن ٌعود إلى الكفر بعد أن أنقذه هللا منه كما ٌكره أن ٌقذف فً النار (متفق علٌه‬ Artinya: Ada tiga hal yang apabila ada pada seseorang dengannya dia akan merasakan manisnya iman. tidak menahan air dan tidak juga bisa menumbuhkan pepohonan. Dan ada (air) yang jatuh pada jenis (tanah) yang lain. menyiram dan menanam. Itulah perumpamaan orang yang memahami agama Allah dan mendapatkan manfa‟at dari apa yang aku diutus .orang yang suka mencela. dan Allah Maha luas (pemberian-Nya). Bukhori dan Muslim). Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: "Laa ilaaha illallah" (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka menyombongkan diri.‫ٌرفع بذلك رأسا ولم ٌقبل هدى هللا الذي أرسلت به‬ Artinya: Perumpamaan ilmu dan hidayah yang Allah mengutus Aku dengannya adalah bagaikan hujan deras yang jatuh ke tanah. Dan mereka berkata: "Apakah Sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami Karena seorang penyair gila?" (QS: As-Shoffat:33-36) Dan dalam sebuah hadis Rasulallah bersabda: ‫مثل ما بعثنً هللا به من الهدى والعلم كمثل الغٌث الكثٌر أصاب أرضا، فكان منها قبلت الماء فأنبتت الكأل والعشب‬ ‫الكثٌر، وكان فٌها أجا دب أمسكت الماء فنفع هللا به الناس، فشربو وسقوا وزرعوا، وأصاب منها طائفة أخرى إنما‬ ‫هً قٌعان ال تمسك ماء وال تنبت كأل، فذلك مثل من فقه فً دٌن هللا ونفعه ما بعثنً هللا به فعلم وعلم، ومثل من لم‬ .

Jihad. Dan diriwayatkan dari rasulallah. dan mereka Itulah orang-orang yang beruntung. lalu dia mengetahui dan mengajarkannya. Sholat. Ketika para sahabat telah melaksanakan kandungan ayat tersebut kemudian Allah menghapus hukum ayat tersebut. dan Hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan. bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar Rasul menghukum (mengadili) di antara mereka[1045] ialah ucapan. Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya. meninggalkan dan tidak melaksanakan Allah SWT berfirman: Artinya: Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah. (QS: An-Nuur: 5152). "Kami mendengar.” Kemudian Rasulallah berkata. niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehandaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Ketika para sahabat rasulallah menerima dan menyebutkan kata-kata itu dengan lidah mereka. Maka mereka adalah orang. Allah turunkan setelah itu ayat selanjutnya: Artinya: Rasul Telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya. ampunanMu ya Tuhan kami dan hanya kepadaMu lah tempat kembali. “Apakah kalian ingin berkata sebagaimana apa yang elah dikatakan oleh ahli dua kitab sebelum kalian “Kami dengar dan Kami langgar”? Akan tetapi katakanlah. (QS: Al-Baqoroh: 285). para sahabatnya merasa berat. Allah SWT berfirman: Artinya: Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (QS: Luqman: 22). Maka Sesungguhnya ia Telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. “Kami dengar dan Kami taati. Kami tidak sanggup untuk melaksanakannya. sedang dia orang yang berbuat kebaikan. Artinya: Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin. dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.orang yang mendapat kemenangan. Sikap manut yang meniadakan sikap menolak. “Wahai rasulallah! Kami telah dibebani dengan amalan-amalan yang tidak bisa kami kerjakan. lalu mereka mendatangi Rasul SAW dan membungkuk seraya berkata.dengannya. ketika turun ayat ini kepadanya. (QS: Al-Baqoroh:284). dan kami patuh". Dan ayat ini telah turun juga kepadamu. dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan. Puasa dan Sedekah. dan perumpamaan orang yang bodoh dan tidak menerima hidayah yang Allah telah mengutusku dengannya. lalu menurunkan ayat: . demikian pula orang-orang yang beriman.

" (QS: Al-Baqoroh: 286). “Ya. “Telah Aku laksanakan.” . ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (QS: Al-Baqoroh: 286). “Ya. “Ya. “Ya. Rasulallah berkata. Rasulallah berkata. (QS: Al-Baqoroh:286).” Artinya: Ya Tuhan kami. dan rahmatilah kami. Rasulallah berkata. janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Rasulallah berkata. (mereka berdoa): "Ya Tuhan kami.” Artinya: beri ma'aflah Kami.” Dan di dalam riwayat Ibnu Abbas rasul berkata. janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. ampunilah Kami.Artinya: Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Engkaulah penolong kami. Maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” Artinya: Ya Tuhan kami. janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. (QS: Al-Baqoroh: 286).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful