RESUME KLIPING

TENTANG PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
(Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah PPHI)

Di susun oleh:

NURHADI YULIANTO 060710191088

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS JEMBER 2012

” kata Gayuh. “Mereka secara tersurat memberhentikan kami (312 buruh). sebelum PHK dilakukan. . sambung Gayuh. Namun. kami tidak menerima hasil audit akuntan publik perusahaan. Sampai saat ini kami juga tidak mengetahui kerugiannya apa. ketika perundingan baru berjalan dua kali. Padahal. Jumat (5/8). 05 Agustus 2011 | 16:58 WIB JAKARTA.Jumat. Kuasa hukum buruh PT Gimmill. “Jadi tiba-tiba baru perundingan dua kali tiba-tiba ada PHK.” jelasnya. Perwakilan buruh PT Gimmill Industrial Bintan hari ini mendatangi DPR untuk mengadukan nasib mereka yang hingga kini masih terkatung-katung. Bahkan. pihak manjemen PT Gimmll langsung memberhentikan sepihak. manajemen perusahaan berjanji akan melakukan perundingan sebanyak empat kali. Gayuh Arya H mengatakan. Alasannya operasional atas kerugian dua tahun berturut-turut. Ini yang kami tuntut.KASUS I PHK SEPIHAK Buruh PT Gimmill adukan nasib ke DPR Oleh Dwi Nur Oktaviani . PHK sepihak dilakukan karena selama dua tahun terakhir perusahaan selalu mengalami kerugian. kedatangannya itu untuk mengadukan pemutusan kerja sepihak terhadap 312 buruh PT Gimmill.

"Sampai sekarang pun belum ada penjelasan audit dari akuntan publik soal kejelasan apa sebenarnya yang terjadi. Terkait dengan adanya merger di tingkat international. permintaan mereka agar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan.Bahkan. Sebagai manusia yang dituntut untuk mengolah dan menata kehidupan yang bermartabat dan layak. Berawal pada tanggal 19 juli 2004 lahirlah sebuah merger antara Group 4 Flack dengan Securicor International di tingkat internasional.kontan. http://nasional.co. Eva Sundari dan Komisi IX Rieke Diah Pitaloka. di tengahtengah krisis ekonomi yang semakin sulit. maka para karyawan PT. Riau membentuk tim verifikasi laporan audit PT Gimmil Industrial Bintan yang dinyatakan rugi dua tahun berturut-turut pada 2009 dan 2010 belum jua digubris. pengangguran dimana-mana. Kasus PHK Karyawan Securicor (238 Orang) Setiap individu memiliki kewajiban dan hak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya." terangnya. Maka dalam hal ini bahwa setiap individu untuk selalu menjalankan aktifitas dengan bekerja pada berbagai sektor kehidupan. Perwakilan buruh PT Gimmill ini diterima oleh anggota Komisi III DPR. Menjadi fakta bagi karyawan buruh securicor yang telah bekerja puluhan tahun menggantungkan nasibnya akan tetapi telah menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Menjadi persoalan besar pada kondisi negara kita yang kini terpuruk. Securicor yang diwakili oleh Serikat Pekerja Securicor Indonesia mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen guna untuk membicarakan status mereka terkait dengan merger di tingkat Internasional . sulitnya lapangan kerja lebih diperparah lagi dengan menjamurnya pemutusan hubungan kerja dan kebijakan-kebijakan yang sering kali bertentangan dengan Undang-undang.id/news/buruh-pt-gimmill-adukan-nasib-ke-dpr Kasus II Pengabdian Yang Berujung PHK. sebut Gayuh lagi. dan salah satunya adalah bekerja sebagai karyawan buruh. masalah ini telah menjadi budaya dikalangan Perusahaan.

Agar pengusaha PT. Elsa Syarief. dkk (284 orang) pada posisi dan jabatan semula di PT. pertemuan tersebut tidak menghasilkan solusi apapun. hal pemberitahuan mogok kerja kepada perusahaan dan instansi yang terkait pada tanggal 25 April 2005 sebagai akibat dari gagalnya perundingan tentang merger (deadlock). Mengacu pada hal tersebut dengan ketidakjelasan status mereka maka karyawan PT. Denni Nurhendi. selalu mengatakan tidak ada merger dan tidak ada PHK. Presiden Direktur PT Securicor Indonesia.tersebut. sehingga divisi PGA dan ES telah menjadi imbasnya. dkk (284) orang. . PT. Securicor Indonesia dengan Serikat Pekerja Securicor Indonesia (SPSI) dimana pihak perusahaan diwakili oleh Leny Tohir selaku Direktur Keuangan dan SPSI di wakili oleh Fitrijansyah Toisutta akan tetapi kembali deadlock. dkk (284) orang. Akan tetapi. dan justru karyawan PT. memanggil dan mempekerjakan kembali pekerja Sdr.Securicor Indonesia. Persoalan ini terus bergulir dari mulai adanya perundingan antara manajemen PT. Pada tanggal 8 Maret 2005. membayarkan upah bulan mei 2005 kepada pekerja sdr. Denny Nurhendi. sehingga permasalahan ini ditangani oleh pihak Disnakertrans DKI Jakarta dan kemudian dilanjutkan ke P4P. yang lebih ironisnya adalah Ketua Serikat Pekerja Securicor cabang Surabaya di PHK karena alasan perampingan yang dikarenakan adanya merger di tingkat internasional. melaporkan diri untuk bekerja kembali pada pengusaha PT.Securicor Indonesia. Denni Nurhendi. dan P4P mengeluarkan putusan dimana pihak pekerja dalam putusannya dimenangkan. Securicor memberikan surat 0118/SP Sec/IV/2005. 3. akan tetapi pada kenyataanya justru PHK terjadi.Securicor Indonesia terhitung sejak 7 (tujuh) hari sejak diterimanya surat anjuran ini. Agar pengusaha PT. Akan tetapi pihak. Securicor Indonesia terhitung 7 (tujuh) hari setelah menerima anjuran ini. 2. Securicor dan kuasa hukumnya. Bill Thomas mengeluarkan pengumuman bahwa PHK mulai terjadi.Yang memutuskan rapat itu adalah Branch manager Surabaya. PHK ini mengakibatkan 11 karyawan kehilangan pekerjaan. Agar pekerja sdr. SH. Bahwa kemudian. Proses yang dilakukan ini juga tidak prosedural karena tidak ada anjuran dari P4P seperti di atur dalam UU tahun 1964 tentang PHK di atas 9 orang harus terlebih dahulu melaporkan ke instansi (P4P). Securicoryang semakin bingung dengan status mereka. Fakta dari P4P 1.

Akan tetapi pihak perusahaan tidak menerima isi putusan tersebut. Dan kondisi sekarang pihak perusahaan. Justru kuasa hukum dari perusahaan menganggap para karyawan telah melakukan pemerasan dan melakukan intimidasi.3 dan 4 UU No. Perjalanan kasus ini telah melewati proses-proses persidangan di P4 Pusat yang telah diputus pada tanggal 29 Juni 2005.H. M. Bahwa pekerja tetap tidak pernah minta di PHK.. Akan tetapi apabila terjadi PHK massal maka para pekerja minta untuk dibayarkan dengan ketentuan normatif 5 kali sesuai dengan pasal 156 ayat 2. Sebab berdasarkan bukti pihak pekerja hanya meminta pihak pengusaha untuk membayar pesangon sebanyak 5 PMTK apabila terjadi PHK massal dan ternyata perusahaan tidak merespon. Bahwa para pekerja meminta uang pembayaran terhitung dari bulan juli 2005 dan meminta dibayarkan hak-haknya yang selama ini belum terpenuhi. dan putusan itu telah diakui dan dibenarkan oleh Majlis Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta yang telah diambil dan dijadikan sebagai Pertimbangan hukum. dan . Kemudian perusahaan melakukan banding ke PT. Adapun terkait dengan aksi demo yang dilakukan oleh para serikat pekerja adalah untuk meminta: Dasar Tuntutan 1. Kemudian dengan melalui pertimbangan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta pada hari Rabu. Bahwa Penggugat melakukan pemutusan hubungan kerja bertentangan dengan pasal 3 ayat (1) UU No. 12 tahun 1964 karena penggugat mem-PHK pekerja tidak mengajukan ijin kepada P4 Pusat 3. Ternyata ungkapan tersebut tidak benar dan itu hanya rekayasa perusahaan karena selama ini berdasarkan bukti-bukti yang ada bahwa para pekerja sama sekali tidak minta untuk di PHK dan tidak pernah mengutarakan kepada kuasa hukum perusahaan soal pengunduran diri atapun mengeluarkan surat secara tertulis untuk minta di PHK. memberikan kejelasan bahwa perusahaan tidak mau menerima para karyawan untuk kembali bekerja dengan alasan Pihak Perusahaan sudah banyak yang dirugikan dan para pekerja sendiri menolak untuk bekerja kembali sehingga sudah dianggap mengundurkan diri. S. 13 tahun 2003 2. TUN Jakarta dan melalui kuasa hukumnya Elsza Syarief. Dan itu kebohongan besar. tanggal 11 Januari 2006 harumnya keadilan telah berpihak kepada buruh (238 karyawan) dan Majlis Hakim menolak isi gugatan penggugat untuk seluruhnya.H. melalui kuasa hukumnya tersebut telah mengajukan permohonan kasasi.

Diunduh dari: http://www. Padahal. Istilah populernya Telkom alias telekomisi." pungkas Koslan. disela Client Gathering and Talk Show di JW Marriott. pasti nilainya akan berkurang dan ini sudah mengurangi hak pekerja. 5 Juni 2012 14:46 WIB | Dibaca: 176 | | Editor: Tri Dayaning Reviati | Reporter : Dwi Pramesti SURYA Online. sepanjang Januari sampai Mei 2012 ada dua kasus PHK yang masuk ke kantornya. yang terjadi selama ini dari seluruh kasus PHK separo lebih masuk Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).surat tersebut telah diberitahukan ke PBHI sebagai pihak termohon kasasi II Intervensi.pbhi. "Kondisi ini diperparah dengan para pekerja yang akhirnya juga menyewa kuasa hukum yang tidak gratis. Hak-hak pekerja yang diberikan melalui pihak ketiga misalnya kuasa hukum. intinya berikanlah hak-hak pekerja secara langsung dan tidak perlu melalui pihak ketiga." ujarnya. SURABAYA . Ini kan cost juga! Misalnya hak pekerja yang seharusnya Rp 10 juta tinggal Rp 5 juta.html KASUS III Gunakan Pihak Ketiga Bisa Kuras Pesangon Selasa. dengan putusan yang telah diputuskan bisa menjadi nilai-nilai keadilan. Selasa (5/6/2012). Sayangnya banyak perusahaan yang mengabaikan hal ini.or. "Kasusnya saat ini sedang diproses dan perusahaan sudah bersedia membayarkan pesangon namun nilainya belum tahu. .blogspot. "Perusahaan tidak memberikan hak karyawan dengan semestinya." katanya.Mendapatkan uang pesangon sebetulnya adalah hak karyawan pada saat terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK). kebenaran dan kejujuran yang sejati. Mediator Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surabaya Koslan Sirait mengatakan. Menurut Koslan.id http://gitacintanyawilis.com/2010/05/contoh-analisa-kasus-phk.

24 JANUARI 2011 KASUS PHK Sepihak SIS Terhadap Mantan Gurunya Setelah Jakarta International School. Francois menggugat SIS. Francois juga sempat diperingati secara lisan. Francois menjelaskan ia dipekerjakan oleh SIS sejak 1 Juli 2006 hingga 31 Mei 2008. Pelanggaran yang dilakukan dalam masa percobaan Francois itu berupa perbuatan dan ucapan tidak pantas kepada staf SIS lainnya. Dalam surat gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Jakarta.com/2012/06/05/gunakan-pihak-ketiga-bisa-kuraspesangon KASUS IV SENIN. Jadi. 394 juta. Merasa dirugikan. 2 juta per bulan yang belum dibayar SIS sejak PHK hingga akhir masa kontraknya.tribunnews.http://surabaya. PHKnya dilakukan secara sepihak tanpa adanya surat peringatan terlebih dahulu. Francois Xavier Fortis. menurutnya. selama para . Pada 22 Februari lalu mediator Sudinakertrans telah mengeluarkan anjuran yang menyarankan SIS untuk membayar sisa upah Francois dalam kontrak tersebut. 20 juta per bulan dan tunjangan transpor dan akomodasi sebesar Rp. kini giliran Singapore International School (SIS) Pantai Indah Kapuk digugat oleh mantan gurunya. alias 23 bulan. Pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dianggap semena-mena menjadi sebab sang guru meradang. Ada beberapa hal yang jelas-jelas sudah disetujui di kontrak. ialah sisa gaji Rp. Kepala Bagian Hukum SIS Haifa Segeira menyatakan Francois telah melanggar suatu pasal dari perjanjian kerja. dipecat SIS karena telah dianggap telah melanggar peraturan perusahaan. Dalam anjuran Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudinakertrans) Jakarta Utara tertanggal 4 Januari 2007 dijelaskan Francois telah melanggar kontrak dengan berulang kali. Francois meminta ganti rugi sebesar Rp. warga negara Kanada. Guru tersebut di PHK karena melanggar kontrak berbentuk Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. Rinciannya. dan dasar kita PHK sudah tercantum dalam kontrak itu ujarnya. Atas perbuatannya itu. Lewat kantor hukum Adams & Co. Pada 30 Nopember 2006 Francois di PHK karena gagal dalam masa percobaan.

Jawa Timur. . tidak bertentangan dengan norma yang ada." kata Koordinator Aliansi Buruh Menggugat (ABM) Jawa Timur. mengabulkan 274 perkara pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang tahun 2009. Semua kasus PHK malah diseret ke PHI Surabaya. SIS tercatat mengakui perjanjian kerja mencantumkan masa orientasi dan SIS menyatakan Francois tak lulus masa orientasi itu. kasus PHK sepanjang tahun 2009 telah menyebabkan 30. perjanjian tersebut dapat dieksekusi. KOMPAS.com . Ia juga mengaku tak dapat memberi kejelasan apa tepatnya perbuatan Francois yang menyebabkan guru tersebut di PHK. Yang dilakukan SIS.Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Surabaya. Menurut dia. dalam surat anjuran Sudinakertrans. Yang jelas. di Surabaya. Iapun mengaku bingung mengapa Sudinakertrans kurang memperhatikan alasan dan bukti-bukti yang diajukan SIS. Dalam dokumen itu tidak dicantumkan adanya pemberian surat peringatan dari SIS pada Francois. Dan dinyatakan itu pula alasan Francois di-PHK.pihak sudah sepakat hal-hal yang tercantum dalam kontrak. sehingga sangat merugikan kaum buruh.com/berita/baca/ho[16459/kotrak-diputus-upah-pun-hangus KASUS V Nasib Buruh di Jatim Masih Memprihatinkan SURABAYA. Haifa menambahkan. Jamaludin. "Negara gagal menjamin hak atas pekerjaan untuk buruh.000 buruh lebih kehilangan pekerjaan. Sumber kasus diperoleh dari: http://www. Ini terjadi karena pihak Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jatim tidak merespons kasus PHK yang dilakukan dengan sewenang-wenang.hukumonline. karena mayoritas putusan mengabulkan PHK. Minggu.

63 persen. tepat. bahkan perusahaan itu juga menangguhkan UMK pada tahun ini." katanya (www. dan perusahan berdalih mengalami krisis.Sby tertanggal 24 Agustus 2009. hak berserikat. Ia menilai potret kondisi perburuhan di Jatim sepanjang tahun 2009 masih gelap." katanya. kebijakan Gubernur Jatim dalam penetapan UMK 2010 pada 18 November 2010 melalui Peraturan Gubernur Nomor 69 Tahun 2009." katanya. "PHI terbukti gagal mewujudkan keadilan. Hanya sebagian kecil PHK yang disebabkan tindakan indisipliner buruh. justru lebih parah. Perlindungan dan penegakan hukum masih jauh dari rasa keadilan sosial. "Ironisnya. katanya. dan kepastian hukum.com) http://arsip. karena UMK di Jatim hanya naik sekitar 7. juga merupakan politik buruh murah yang dikampanyekan kaum neoliberal. kecepatan. justru berani dan cepat memutus melalui Putusan 334/PDT/2009/PT." katanya.kompas. belum berorientasi untuk kesejahteraan buruh dan sarat pelanggaran HAM. pengadilan justru merampas upah buruh.gatra.php?id=133561 ANALISA KASUS Analisa Kasus . "Itu pun masih diwarnai dengan adanya 12 perusahaan yang menangguhkan pembayaran UMK seperti yang dialami buruh Sri Rejeki Pasuruan yang mengalami penangguhan UMK pada tahun 2009 dan perusahaan membayar buruh dengan UMK lama selama proses penangguhan itu. seperti Pengadilan Tinggi (PT) di Surabaya yang tidak berwenang mengadili sengketa kebijakan. karena sedikitnya 200 perusahaan di Jatim yang melanggar UMK dengan 175 ribu buruh lebih menjadi korban. sedangkan korban PHK lainnya berawal dari adanya buruh menuntut hak upah. Untuk kasus upah minimum kabupaten/kota (UMK) sepanjang tahun 2009."Mayoritas korban PHK itu merupakan buruh berstatus kontrak (outsourcing) dan sejenisnya.com/2010-01-03/artikel. Selain itu. murah. Pengadilan hanya menjadi alat untuk merampas hak buruh dan juga upah buruh.

Lebih jelas lagi. Prosedur yang diaplikasikan oleh seseorang yang tidak memeliki kepentingan pada hasil dan tidak memiliki dasar prasangka individu. 1. Procedural justice secara spesifik berfokus pada metode yang digunakan untuk menentukan hasil yang diterima. Prosedur dibuat dengan pengamanan yang memungkinkan salah satu salah atau keputusannya buruk. pemilik) yang berdampak pada keputusan. Prosedur yang diaplikasikan secara konsisten lintas waktu dan pada orang-orang yang berlainan. interactional justice. 4. Prosedur yang berdasarkan pada informasi yang sesuai dengan fakta. dapat kita tilik bahwasanya pekerja lebih menyukai untuk merespon secara positif apabila diberikan feedback yang kurang baik mengenai kinerjanya lewat proses penilaian yang jujur dalam tiga dimensi. . Consistency. Prosedur menjelaskan perhatian pada seluruh kelompok atau stakeholders (kepala pekerja. Bias suppression. 3. procedural juctice. Prosedur konsisten dengan pengembangan standar moral sebagai hal utama seperti invansi privasi. Representativeness. pelanggan.Dari kasus di atas. 5. 2. termasuk kekeliruan individu 6. procedural and interactional justice lebih berfokus pada prosesnya. Ethically. Berikut ini adalah tabel enam kunci prinsip yang menentukan telah melakukan apakah seseorang telah sesuai melakukan secara jujur sesuai dengan prosedur. Sementara outcome fairness lebih berfokus kepada hasil. dan. Correctability. situasi dimana seseorang kehilangan pekerjaannya sementara orang lain tidak sangat kondusif pada persepsi mengenai adanya ketidakjujuran hasil.[1] Outcome fairness berarti menilai bahwa seseorang menghargai hasil yang diterimanya tergantung dari hasil yang diterima pula oleh orang lain yang oleh orang itu mudah diidentifikasi. Ketiga dimensi tersebut yaitu. outcome fairness. Information accuracy.

malah meluas mencapai ratusan karyawan (238 orang). Berikut dengan bagaimana ini adalah empat keputusan determinan dibuat. Consideration. Explanation.Apabila procedural justice berhubungan hasil tersebut dapat diimplementasikan. Padahal dalam kenyataan. PHK yang terjadi tidak lebih dari PHK secara sepihak. Memperlakukan orang dengan mendalaminya dan aspek dari kejujuran prosedural yang menghormatinya 3. Securicor untuk melakukan mogok kerja kepada perusahaan dan instansi yang terkait sebagai akibat dari gagalnya perundingan tentang merger (deadlock). Mendengar apa yang menjadi perhatian seseorang 4. interactional justiceberhubungan dengan sifat interpersonal mengenai bagaimana dari interactional justice: 1. Mengembangkan menjustifikasi keputusan 2. padahal PT Securicor sendiri belum memenuhi kewajibannya untuk memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya. Dengan demikian. dimana dengan metode apapun dilakukan . PHK tersebut menunjukkan tidak adanya kesetaraan outcome yang diperoleh antara karyawan satu dengan karyawan lain. terbukti dengan PHK yang awalnya peruntukkannya hanya untuk beberapa karyawan. PHK yang dilakukan oleh PT Securicor jelasjelas tidak memenuhi outcomes fairness dimana adanya kejelasan dan kejujuran pihak PT. perusahaan seharusnya telah melakukan proses penilaian dengan berpatok pada prinsip procedural justice. kasus di atas membuktikan adanya ketidakmampuan manajemen perusahaan dalam melakukan pengelolaan sumber daya manusianya. Jika kita telusuri lebih dalam. Social sensitivity. Kasus PHK PT Securicor berawal karena ketidakjelasan status para pekerja akibat adanya merger di tingkat internasional.Securicorpada akhirnya menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Securicor atas penilaiannya hasil kinerja terhadap para karyawannya. yang juga telah ditemukan pada fakta P4P. Hal ini mendorong karyawan PT. Sebelum melakukan PHK. Identifikasi dengan perasaan orang lain. dengan dalih tidak terjadinya proses mergerdi pihak internasional.Karyawan buruh Securicor yang telah bekerja puluhan tahun dan menggantungkan nasibnya pada PT. Empathy.

Di sini sangat terlihat tidak adanya procedural justice sebagai prosedur yang menjunjung keadilan Selanjutnya. Ternyata ungkapan tersebut tidak benar dan itu hanya rekayasa perusahaan karena selama ini berdasarkan bukti-bukti yang ada bahwa para pekerja sama sekali tidak minta untuk di PHK dan tidak pernah mengutarakan kepada kuasa hukum perusahaan soal pengunduran diri atapun mengeluarkan surat secara tertulis untuk minta di PHK. permasalahan sudah muncul terlebih dahulu pada masa pembuatan perjanjian kontrak kerja. Ketika tahapan lewat meja hijau dipenuhi untuk penyelesaian sengketa PHK tersebut. Perjanjian kontrak . masalah PHK ini kemudian juga menyentuh dimensi interactional justice. yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan (consideration) sebelum pengambilan keputusan terjadi. Sebenarnya. Securicor. Berikut ini merupakan tahapannya: Analisa Kasus Pada dasarnya sebelum terjadi kasus PHK terhadap Francois . perusahaan juga dinilai karyawan tidak menjunjung social sensitivity akibat adanya PHK tersebut. di mana tidak ada penjelasan yang dinilai adil terkait PHK yangExplanation. PT Securicor member kejelasan bahwa perusahaan tidak mau menerima para karyawan untuk kembali bekerja dengan alasan Pihak Perusahaan sudah banyak yang dirugikan dan para pekerja sendiri menolak untuk bekerja kembali sehingga sudah dianggap mengundurkan diri. Karyawan berada dalam ketidakjelasan status.penilaian. Selain itu. Manajemen perusahaan juga mengesampingkan empathy terhadap karyawannya yang dalam hal ini telah melakukan pengabdian pada perusahaan selama puluhan tahun. apabila menerapkan alternative tahapan dalam penyelesaian dispute. Mengembangkan aspek dari kejujuran prosedural yang menjustifikasi keputusandijalankan perusahaan. nantinya akan meghasilkan sebuah keputusan yang menjunjung tinggi sebuah keadilan. Securicor di atas jelas belum mampu memenuhi tahapan ini dengan baik. perusahaan dapat menghindari hal-hal tersebut di atas. Hal tersebut terbukti dari adanya penolakan besar-besaran lewat unjuk rasa yang dilakukan oleh karyawan PT. PT.

kedua. Dalam melaksanakan PHk ini Pihak SIS tidak melakukan segala upaya yang harus dilaksanakan agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja. 13 Tahun 2003.13 Tahun 2003 angka 1 dan Kepmenakertrans No. Dalam hal ini Francois sama sekali tidak diberi surat peringatan dan langsung di PHK. Kalaupun ingin melakukan PHK seharusnya pihak SIS harus melalui proses PHK yang diatur oleh undang-undang sebagaimana diatur dalam pasal 151 UU No. Padahal jelas tercantum di pasal 58 angka 1 UU No. demi hukum menjadi PKWTT. selain itu maksud pemutusan hubungan kerja tersebut tidak dirundingkan terlebih dulu oleh pihak SIS dan Francois. Kontrak kerja tersebut juga mencantumkan masa percobaan kerja (masa orientasi). SIS menyatakan Francois tak lulus masa orientasi itu. Sementara pekerjaan yang dilakoni oleh Francois bersifat tetap dan tidak identik dengan pekerjaan yang dapat dibuat dengan PKWT. yang bersifat musiman.13 Tahun 2003 PWKT tidak dapat mensyaratkan adanya masa percobaan kerja. 100 tahun 2004 PKWT haya dapat dibuat untuk pekerjaan yang sekali selesai atau sementara sifatnya. . dan pengusaha (SIS) hanya dapat memutuskan hubungan kerja dengan pekerja setelah memperoleh penetapan dari lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industria. dan ketiga secara berturutturut.kerja dibuat dalam bentuk PKWT dimana jenis dan sifat pekerjaan yang ditentukan dalam kontrak kerja tersebut sebenarnya tidak sesuai dengan pekerjaan yang akan selesai dalam waktu tertentu. PHK dilakukan secara sepihak tanpa adanya surat peringatan terlebih dahulu. sebagaimana diatur dalam Pasal 158 UU No. Menurut pasal 59 UU No. Selain itu kesalahan Francois bukanlah termasuk kedalam kesalahan berat yang menyebabkan pengusaha dapat memutuskan hubungan kerja terhadap pekerja/buruh. 13 Tahun 2003. Padahal menurut pasal 161 angka 1 pengusaha dapat melakukan PHK setelah pekerja yang bersangkutan diberikan surat pemanggilan pertama. Menurut pasal 59 angka 7 yang tidak memenuhi ketentuan tersebut. Di angka 2 tegas dijelaskan apabila diisyaratkan masa percobaan kerja dalam PKWT maka masa percobaan kerja yang diisyaratkan batal demi hukum. dan berhubungan dengan produk baru.

Pembuatan kontrak kerja yang dibuat secara PKWT terhadap tenaga pendidk tidak sinkron pula terhadap hak para pendidik untuk mendapat jaminan kesejahteraan social yang memadai sebagaimana yang telah diatur dalam pasal 40 UU Sisdiknas No. . Dengan pembuatan kontrak kerja secara PKWT terhadap pendidik seperti tidak menghargai peran-peran tenaga pendidik dalam proses pengembangan ilmu pengetahuan bagi peserta didik. 20 tahun 2003. Kemudian hal-hal yang diatur dalam kontrak kerja apabila ada ketidaksesuaian dengan peraturan lebih atas yang berlaku sebaiknya dibatalkan karena akan menimbulkan banyak problema seperti yang terjadi pada kasus ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful