P. 1
IPS KELAS 7

IPS KELAS 7

4.69

|Views: 190,531|Likes:
Published by kangiyan

More info:

Published by: kangiyan on Jan 14, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2015

Sections

Pada subbab sebelumnya kamu telah mempelajari tentang kegiatan
pokok ekonomi, yaitu konsumsi, produksi, dan distribusi. Pada pembahasan
berikut ini akan diperdalam tentang bentuk-bentuk badan usaha sebagai
tempat berlangsungnya kegiatan produksi.

1.Pengertian Usaha, Perusahaan, dan Badan Usaha

Sering kita menggunakan istilah usaha, perusahaan, dan badan usaha
dalam pengertian yang sama. Usaha merupakan suatu kegiatan yang
dilakukan dengan tujuan memperoleh hasil yang berupa laba. Apabila suatu
usaha dikelola dengan baik, lama-kelamaan akan berkembang dan menjadi
kegiatan usaha yang tetap. Usaha yang demikian dinamakan perusahaan.
Jadi, perusahaan adalah kegiatan usaha yang bersifat tetap, dilakukan secara
terus-menerus, dan dikelola secara baik dengan tujuan menghasilkan barang
dan jasa sehingga dapat melayani kepentingan umum sekaligus memperoleh
laba. Suatu kegiatan usaha tidak dapat disebut perusahaan jika tidak
diwujudkan dalam badan usaha. Apa yang dimaksud badan usaha?
Badan usaha merupakan suatu unit ekonomi yang mengkombinasikan
seluruh sumber daya ekonomi, seperti sumber daya alam, manusia, modal,
serta kewirausahaan untuk menghasilkan barang dan jasa. Orang yang
memiliki dan mengendalikan operasi badan usaha disebut pengusaha.
Bisakah kamu membedakan antara perusahaan dan badan usaha? Memang
hanya ada sedikit perbedaan, badan usaha ditujukan untuk mencari
keuntungan (profit oriented), sedangkan perusahaan lebih berorientasi pada
output yang berupa barang atau jasa (product oriented). Akan tetapi, proses
produksi yang dilakukan perusahaan akan menghasilkan barang dan jasa
yang akhirnya dijual dengan tujuan mendapatkan keuntungan.

2.Jenis-Jenis Badan Usaha

Apabila kamu amati di sekitarmu, kamu akan menemukan berbagai
jenis badan usaha. Kamu dapat menjelaskan jenis-jenis badan usaha
berdasarkan beberapa sudut pandang, misalnya dari lapangan usaha, pemilik
modal, dan bentuk hukumnya.

a.Badan Usaha Menurut Lapangan Usaha

Berdasarkan lapangan usahanya, jenis-jenis badan usaha sebagai berikut.

1)Ekstraktif

Kegiatan utama badan usaha yang bergerak di bidang usaha
ini adalah mengambil bahan-bahan/barang-barang yang terdapat
di alam. Misalnya, pertambangan, penggalian, perikanan laut, dan
perburuan. Perusahaan ekstraktif biasanya menghasilkan bahan-
bahan dasar, seperti minyak bumi, batu bara, gamping, pasir, ikan,
dan kayu. Barang-barang tersebut bukan dibudidayakan oleh
manusia, melainkan disediakan alam.

2)Pertanian atau Agraris

Kegiatan pertanian dilakukan oleh badan usaha yang mengolah
tanah dengan bantuan kesuburan tanah. Tentu produk yang
dihasilkan merupakan produk pertanian. Dapatkah kamu me-
nyebutkan contohnya? Contohnya tanaman pangan seperti padi,
jagung, kedelai, ubi, serta hasil perkebunan seperti karet, kelapa
sawit, kopi, dan teh.

214

Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Kelas VII

3)Peternakan

Badan usaha di bidang peternakan melakukan produksi dengan
cara mengambil hasil-hasil dari hewan ternak. Kegiatan peternakan
dilakukan dengan memelihara dan pembiakan hewan ternak.
Mungkin di sekitar daerah tempatmu terdapat peternakan. Jenis
hewan apa yang diternakkan? Biasanya jenis hewan yang
diternakkan adalah sapi, kambing, ayam, dan burung puyuh. Hasil
produksi di bidang ini adalah susu, daging, telur, dan kulit. Hasil
peternakan dapat menyediakan bahan-bahan untuk lauk-pauk dan
kulitnya sebagai bahan kerajinan.

4)Industri

Kegiatan produksi ini dilakukan dengan mengolah atau
mengubah barang-barang, bisa pengolahan bahan mentah menjadi
barang jadi atau barang mentah menjadi setengah jadi atau barang
setengah jadi menjadi barang jadi. Contoh industri yang
menghasilkan barang setengah jadi adalah industri yang mengolah
kapas menjadi benang atau mengolah kayu menjadi bubuk kertas.
Contoh industri yang mengolah barang jadi misalnya industri
pakaian jadi.

Usaha industri ada yang dilakukan secara sederhana, ada pula
yang dilakukan dalam skala besar. Industri kecil atau disebut industri
mikro biasanya menggunakan modal kecil dan teknologi yang
sederhana. Jenis industri ini biasanya dilakukan oleh rumah tangga
dengan jumlah tenaga kerja yang sedikit. Industri yang berskala
besar, tentu diperlukan modal yang besar dan teknologi yang lebih
tinggi.

Foto: Doly Eni Khalifah

Gambar 6.21Perbankan contoh bidang usaha jasa.

5)Jasa

Perusahaan jasa merupakan perusahaan yang kegiatan
usahanya bergerak di bidang pemberian jasa (layanan)
kepada konsumen dengan tujuan memperoleh imbalan jasa.
Dengan kata lain, bidang jasa merupakan usaha produksi
yang proses produksinya dilakukan untuk menghasilkan
pelayanan atau membantu proses produksi lain tanpa
mengubah barang itu sendiri. Usaha jasa dapat bergerak di
bidang finansial (keuangan) dan nonfinansial. Contoh usaha
di bidang jasa finansial adalah perbankan dan sewa guna. Di
bidang nonfinansial misalnya transportasi, pergudangan,
asuransi, perdagangan, dan persewaan.

b.Badan Usaha Menurut Pemilik Modal

Setiap kegiatan usaha pasti memerlukan modal dalam pendiriannya.
Kepemilikan modal dalam badan usaha akan mempengaruhi bentuk
pertanggungjawaban, tujuan usaha, dan peranan badan usaha tersebut
dalam perekonomian.

1)Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan badan usaha
yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara.
Modal ini diperoleh dari penyertaan langsung berasal dari kekayaan
negara yang dipisahkan. Kekayaan yang dipisahkan adalah kekayaan
negara yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
(APBN) untuk dijadikan penyertaan modal negara pada badan
usaha milik pemerintah.

215

Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Kelas VII

Tujuan utama didirikannya BUMN untuk memberikan
pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.
BUMN tidak hanya bertujuan untuk memperoleh laba, tetapi juga
sebagai penyeimbang kekuatan-kekuatan di pasar dan penunjang
pelaksanaan kebijakan negara.
BUMN banyak bergerak dalam cabang-cabang ekonomi yang
penting dan menyangkut kehidupan rakyat banyak. Misalnya, bahan
bakar minyak dipegang PT Pertamina, listrik dipegang PT PLN, dan
telekomunikasi dipegang PT Telkom.

2)Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Badan usaha ini seluruh modalnya berasal dari pihak swasta
yang dimiliki seseorang atau beberapa orang. Berbeda dengan
BUMN, badan usaha swasta mempunyai tujuan mencari
keuntungan seoptimal mungkin untuk mengembangkan usaha dan
modal serta membuka lapangan pekerjaan.
Badan usaha milik swasta juga mempunyai peran yang penting
dalam perekonomian negara. Selain berperan dalam menyediakan
barang dan jasa, badan usaha swasta juga membantu pemerintah
dalam usaha mengurangi pengangguran serta memberi kontribusi
dalam pemasukan kas negara berupa pajak.

3)Koperasi

Pernahkah kamu mendengar istilah ”saka guru” perekonomian
Indonesia? Apa yang dimaksud dengan istilah tersebut? Yang
dimaksud ”saka guru” perekonomian adalah koperasi. Koperasi
merupakan badan usaha yang ingin dijadikan dasar bagi kegiatan
ekonomi Indonesia. Mengapa badan usaha yang berbentuk koperasi
ini yang dipilih? Koperasi merupakan usaha bersama dengan tujuan
utama meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Dengan asas
kekeluargaan, menjadikan koperasi sebagai usaha yang paling
merakyat.

Modal koperasi diperoleh dari anggotanya yang berupa
simpanan pokok, simpanan wajib, dan simpanan sukarela. Koperasi
merupakan badan usaha yang mengutamakan kepentingan anggota,
tetapi tujuannya untuk memperoleh laba juga tidak diabaikan. Laba
yang diperoleh koperasi akan digunakan untuk mengembangkan
usaha dan sebagian lagi akan dibagikan sebagai sisa hasil usaha
(SHU) kepada anggotanya.
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang
Perkoperasian, menyatakan bahwa koperasi adalah badan usaha
yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi
dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi,
sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas
asas kekeluargaan.

Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada
khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun
tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan
masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila
serta Undang-Undang Dasar 1945.
Ada beberapa jenis usaha koperasi. Misalnya koperasi konsumsi
yang berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari anggotanya.
Koperasi produksi merupakan koperasi yang berusaha menghasilkan
barang-barang. Ada pula koperasi serbausaha.

216

Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Kelas VII

Sumber: static.flicker.com

Gambar 6.22Salon kecantikan

merupakan contoh bentuk

badan usaha perorangan.

c.Badan Usaha Menurut Bentuk Hukumnya

Kegiatan ekonomi formal menuntut adanya kekuatan hukum yang
menjadi landasan usaha. Salah satu syarat agar memiliki kekuatan hukum
adalah memiliki bentuk organisasi, tempat kedudukan usaha, jenis
kegiatan, dan perizinan yang jelas. Jenis-jenis badan usaha formal
berdasarkan bentuknya sebagai berikut.

1)Perusahaan Perseorangan

Perusahaan perseorangan adalah suatu bentuk badan usaha
yang seluruh modal dan tanggung jawabnya dimiliki oleh seseorang
secara pribadi. Jadi, semua risiko dan kegiatan usaha menjadi
tanggung jawab penuh pengusaha. Besarnya perusahaan
perseorangan biasanya terbatas pada kemampuan pemiliknya.
Contoh perusahaan perseorangan adalah penginapan, penggilingan
padi, toko serbaada, dan restoran.
Untuk mendirikan perusahaan perseorangan tidak ada undang-
undang yang mengatur izin usaha secara khusus. Namun, untuk
beberapa jenis usaha, perusahaan perseorangan baru boleh
melakukan aktivitasnya setelah mendapat izin dari pemerintah
daerah setempat, misalnya salon kecantikan, penginapan, dan
rumah sakit atau klinik.

2)Firma (Fa)

Firma (Fa) adalah suatu persekutuan antara dua orang atau
lebih yang menjalankan usaha dengan satu nama dan bertujuan
untuk membagi hasil yang diperoleh dari persekutuan itu. Apabila
badan usaha ini bangkrut, semua anggota firma harus ikut
bertanggung jawab sampai harta miliknya ikut dipertanggungkan.
Firma biasanya dibentuk di kalangan anggota yang sudah saling
kenal, bahkan bisa juga di kalangan saudara atau famili.
Pendiriannya dilakukan di hadapan notaris dengan membuat akta
pendirian sebagai bukti tertulis. Firma lebih baik daripada
perusahaan perseorangan sebab memiliki modal lebih besar dan
dikelola lebih dari satu orang. Contoh usaha yang berbadan hukum
firma adalah konsultan hukum dan pengacara.

3)Persekutuan Komanditer (CV)

Commanditaire Vennotschaap (CV) berasal dari bahasa
Belanda. Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah
persekutuan komanditer atau perseroan komanditer. Persekutuan
komanditer adalah suatu persekutuan yang terdiri atas beberapa
orang yang menjalankan usaha dan beberapa orang yang hanya
menyerahkan modal. Orang yang terlibat dalam CV disebut sekutu.
Jadi, ada dua jenis sekutu dalam CV.
a)Sekutu aktif/sekutu komplementer, yaitu sekutu yang
menjalankan dan memimpin perusahaan.
b)Sekutu pasif/sekutu komanditer, yaitu sekutu yang
memercayakan modalnya kepada sekutu aktif dan tidak
bertanggung jawab menjalankan usahanya.
Dua sekutu tersebut menyerahkan modalnya bersama-sama
dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Tanggung jawab
sekutu komanditer terbatas hanya pada sejumlah modal yang
ditanam. Jika utang badan usaha melebihi modal yang ada, utang
itu menjadi tanggung jawab sekutu komplementer. Begitu pula
dengan hak atas keuntungan akan dibagi tergantung besar kecilnya

217

Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Kelas VII

modal yang disetor. Usaha-usaha yang dijalankan badan usaha
berbentuk CV ini, misalnya transportasi atau kontraktor. Coba kamu
perhatikan di lingkungan sekitarmu. Adakah badan usaha ini? Apa
namanya dan bergerak di bidang apa?

4)Perseroan Terbatas (PT)

Badan usaha berbentuk PT merupakan badan usaha
yang paling sering kamu jumpai. Perseroan terbatas juga
disebut Naamloze Vennotschap (NV). Badan usaha ini
bergerak di berbagai bidang seperti komunikasi, berbagai
macam industri, barang konsumsi, maupun jasa.
Contohnya PT Indosat, PT Indofood Sukses Makmur, dan
masih banyak lagi.

Perseroan terbatas (PT) adalah suatu persekutuan
antara dua orang atau lebih yang menjalankan usahanya
dengan modal yang diperoleh dari pengeluaran saham
kepada para anggotanya. Saham adalah tanda penyertaan
modal pada perseroan terbatas (PT). Pemegang saham atau
pesero bertanggung jawab terbatas hanya sebesar modal
yang ditanam. Keuntungan bagi pesero diberikan dalam
bentuk dividen. Permodalan PT yang terdiri beberapa
pesero jumlahnya tidak berubah-ubah. Namun, kekayaan
PT dapat berubah tergantung adanya keuntungan atau
kerugian.

Pengelolaan PT diserahkan kepada dewan direksi. Dalam
menjalankan tugasnya, dewan direksi diawasi oleh dewan komisaris.
Komponen yang memegang kekuasaan tertinggi dalam PT adalah
rapat umum pemegang saham (RUPS). Dalam RUPS ditentukan
kegiatan badan usaha ini akan dijalankan, mengangkat dan
memberhentikan direksi dan dewan komisaris serta mengatur
pembagian dividen untuk para pesero. Berdasarkan sahamnya, PT
ini dapat dibedakan menjadi PT tertutup, yaitu yang pemilik
sahamnya dibatasi (keluarga atau kolega) dan PT terbuka, yaitu
yang bisa dimiliki masyarakat, misalnya PT Astra Internasional Tbk.

d.Badan Usaha Menurut Jumlah Pekerja

Pengelompokan badan usaha menurut banyaknya pekerja terdiri

atas sebagai berikut.

1)Perusahaan Kecil

Perusahaan kecil adalah perusahaan yang memiliki tenaga
antara 5–19 orang. Biasanya kamu akan menjumpai perusahaan
ini ketika melihat sebuah industri rumah tangga. Adakah industri
rumah tangga di daerah sekitarmu? Perusahaan ini dipimpin dan
dikelola oleh pemiliknya sendiri serta dibantu beberapa karyawan
atau anggota keluarganya sendiri. Perusahaan ini biasanya didirikan
dalam bentuk badan usaha perseorangan.

2)Perusahaan Sedang

Perusahaan sedang adalah perusahaan yang memiliki tenaga
kerja antara 20–99 orang. Pengelolaan usaha ini sudah lebih baik
dibandingkan dengan perusahaan kecil. Perusahaan ini sudah
menggunakan jasa orang lain untuk membantu mengelola usahanya
walaupun pemiliknya tetap aktif ikut dalam mengelola perusahaan
tersebut.

Foto: Doly Eni Khalifah

Gambar 6.23Perusahaan berbentuk perseroan

terbatas.

218

Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Kelas VII

Sumber: www.georgiaaiha.org

Gambar 6.24Badan usaha yang profesional harus

mempunyai staf manajemen yang

andal.

3)Perusahaan Besar

Perusahaan besar adalah perusahaan yang memiliki tenaga
kerja lebih dari 100 orang. Perusahaan ini memiliki kapasitas
produksi yang besar. Oleh karena jumlah karyawan dan hasil
produksinya sangat besar, pengelolaan perusahaan ini sudah
menerapkan sistem manajemen yang rapi dan profesional. Jadi,
dalam perusahaan terdapat pembagian kerja atau spesialisasi.

3.Kriteria Badan Usaha yang Dikelola secara Manusiawi dan

Profesional

Kriteria pengelolaan perusahaan secara profesional dan manusiawi
antara lain sebagai berikut.

a.Mempunyai Manajemen yang Baik

Faktor manajemen sangat dibutuhkan dalam usaha apa pun.
Manajemen merupakan suatu sistem pengelolaan perusahaan
secara efektif dan efisien untuk mewujudkan tujuan perusaha-
an. Efektif artinya sesuai dengan tujuan, efisien artinya hasil yang
didapat lebih tinggi dari pengorbanan. Apabila sistem
manajemennya baik, perusahaan akan berhasil. Jika
manajemennya buruk, perusahaan tidak akan berhasil.

b.Adanya Spesialisasi (Pembagian) Kerja

Spesialisasi mendorong perusahaan untuk meningkatkan
hasil produksinya. Oleh karena itu, para pekerja melakukan
pekerjaan sesuai dengan bidang keahliannya. Dengan
pembagian kerja ini, tidak akan terjadi tumpang tindih tanggung
jawab dalam perusahaan.

c.Akuntabilitas

Hal ini berkaitan dengan sistem pengelolaan keuangan yang
dilakukan perusahaan. Dalam melaporkan kinerjanya perusahaan harus
menyajikan secara akuntabel sehingga pihak-pihak yang berkepentingan
dapat mengetahui secara transparan dan jelas. Misalnya laporan
keuangan dibuat secara rutin dalam bentuk laporan semesteran,
triwulanan, atau bulanan.

d.Kemandirian

Sikap ini menuntut pengelola perusahaan dalam menjalankan
kegiatan usahanya untuk melepaskan diri dari berbagai pengaruh atau
tekanan yang berasal dari pihak tertentu yang dapat mengganggu,
merugikan, atau mengurangi objektivitas pengambilan keputusan.

e.Keadilan

Perlakuan adil dimaksudkan untuk diberikan kepada pihak
manajemen perusahaan, karyawan, dan masyarakat sekitar. Misalnya
karyawan diberikan hak upah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, masyarakat sekitar diberi kesempatan untuk bekerja di
perusahaan dan pembangunan fisik sekitar perusahaan ditingkatkan.

f.Memperhatikan Kelestarian Lingkungan

Keberhasilan perusahaan tidak hanya dipengaruhi oleh pihak
manajemen tetapi dari lingkungan sekitar perusahaan. Oleh karena
itu, perusahaan harus menjaga lingkungan sekitar dari dampak yang
ditimbulkan oleh perusahaan, baik dampak positif maupun negatif.
Misalnya, limbah industri harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang
ke sungai atau laut.

219

Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Kelas VII

Pertimbangan yang Diperlukan dalam Berbisnis

Sebuah rencana yang matang sangat diperlukan

dalam memulai usaha. Pertimbangan apakah yang

dibutuhkan ketika ingin memulai suatu usaha?

Simaklah informasi yang sangat berguna berikut ini.

a.Jenis Usaha yang Ingin Dibuat

Usaha di sekitar kita sangat banyak, ada

yang dimulai dari pengalaman, pengamatan, atau

hobi. Mungkin ada temanmu yang suka meng-

gambar dan pandai merangkai kata indah,

mengapa tidak membuat kartu ucapan lucu untuk

dijual pada hari istimewa?

b.Dana yang Dibutuhkan dan Asal Dana

Diperoleh

Setiap bisnis membutuhkan modal. Sering

orang mengurungkan bisnis karena tidak memiliki

modal. Pikirkanlah usaha terbaik untuk

mengumpulkan modal. Kamu memiliki banyak

alternatif seperti menyisihkan uang saku,

memakai tabungan, patungan dengan teman

atau meminjam dari orang tua.

c.Persaingan Usaha

Setelah menentukan produk yang akan

dibuat, kamu perlu mengetahui sainganmu.

Mungkin kamu menemukan ide-ide baru yang

belum ada saingannya, tetapi jika usaha tersebut

berhasil pasti akan menarik datangnya pesaing

baru.

d.Konsumen

Setiap produksi barang ditujukan untuk

konsumen. Jadi, kebutuhan dan selera konsumen

juga harus diperhatikan agar barang jualanmu

laku. Kamu harus melihat konsumennya. Jika

kamu ingin berjualan roti kering, konsumenmu

adalah ibu-ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga

tentu lebih cermat dan teliti dalam hal memilih

barang. Jadi, kamu perlu mengusahakan harga

murah dan kualitas produk yang baik.

e.Tempat Usaha

Tempat usaha menentukan keberhasilan

suatu bisnis. Tempat yang ramai dan dilalui orang

akan lebih menguntungkan daripada tempat yang

sepi.

f.Pemasaran

Rencana pemasaran perlu dibuat untuk

menentukan strategi terbaik dalam memper-

kenalkan produk kepada konsumen dengan dana

yang tersedia. Strategi yang digunakan sebagai

berikut.

1)Langsung menanyakan kepada calon

pembeli apakah mereka tertarik dengan

produkmu dengan harga yang kamu tawar-

kan.

2)Tunjukkan dan tawarkan beberapa contoh

untuk dipakai atau dicicipi.

3)Buatlah kemasan yang menarik.

4.Peran Pemerintah sebagai Pengatur dan Pelaku Kegiatan

Ekonomi

Dalam perekonomian pemerintah berperan sebagai pengatur kegiatan
ekonomi. Dalam hal ini pemerintah dapat mengatur, mengarahkan, dan
mengendalikan kegiatan ekonomi melalui berbagai kebijakan, peraturan,
undang-undang, dan pengawasan secara langsung di lapangan. Bentuk peran
pemerintah dalam mengatur kegiatan ekonomi sebagai berikut.
a.Membuat perencanaan ekonomi jangka pendek, menengah, dan
panjang untuk mengarahkan kehidupan ekonomi ke kondisi yang
diinginkan.
b.Menyediakan sarana dan prasarana publik untuk mendukung kebutuhan
fisik dan nonfisik masyarakat. Misalnya jembatan, sekolah, tempat
ibadah, jalan raya, rumah sakit, dan pertahanan keamanan.
c.Menetapkan peraturan untuk mengatur, melindungi, atau mengarahkan
kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi agar sesuai dengan program
pembangunan. Misalnya melakukan operasi pasar atas harga kebutuhan
bahan pokok yang naik.
d.Pengawasan jalannya perekonomian, misalnya saat terjadi kelangkaan
minyak tanah, pemerintah perlu mengawasi distribusi agar pasokan
minyak tidak terlambat.

220

Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Kelas VII

e.Menjaga stabilitas harga, yaitu dengan jalan mengendalikan inflasi.
f.Mengadakan bimbingan dan penyuluhan kepada pelaku ekonomi yang
masih lemah atau bagi pengusaha yang baru melakukan kegiatan usaha.
g.Menyediakan kebutuhan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat.
Misalnya bahan bakar dan bahan kebutuhan pokok.
h.Menentukan kebijakan ekonomi yang terkait dengan luar negeri.

Pak Rudi adalah seorang karyawan swasta yang

pensiun pada usia 50 tahun dan ingin memulai usaha

sendiri. Sebagai seorang yang berkecimpung di dunia

pariwisata, Pak Rudi ingin membuka sebuah rumah

makan pemancingan di pusat kota. Sebagian besar

rumah makan seperti itu memang berada di luar kota

atau tempat-tempat berhawa sejuk. Namun, Pak Rudi

ingin menghadirkan suasana pedesaan, tempat di

pusat kota sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh

jika ingin menikmatinya.

Pak Rudi memiliki uang tabungan dan sebagian

lagi akan meminjam pada bank. Dana itu digunakan

untuk merenovasi tempat dan modal usaha.

Diperkirakan pendapatan kotor per bulan adalah

Rp50.000.000,00 dan biaya operasional

Rp30.000.000,00. Dengan demikian, laba bersihnya

Rp20.000.000,00.

Coba diskusikanlah bersama tiga orang

temanmu!

a.Bentuk badan usaha apa yang sedang dirintis

Pak Rudi?

b.Berdasarkan bentuk badan usaha tersebut

bagaimana risiko dan peluang yang akan

dihadapi Pak Rudi?

c.Faktor-faktor produksi apa yang akan diolah

Pak Rudi dan apa saja output-nya?

d.Seandainya Pak Rudi ingin agar usahanya

berhasil, kriteria atau syarat-syarat apa yang

harus ia jalani?

e.Buatlah hasil kesimpulan kelompokmu dan

bagilah pendapat dengan kelompok-kelompok

lainnya!

A.Pilihlah jawaban yang tepat!

1.Tujuan utama melakukan kegiatan usaha adalah
. . . .
a.mencari keuntungan
b.memenuhi anjuran pemerintah
c.memenuhi kebutuhan pemilik usaha
d.mempermudah distribusi barang dan jasa

2.Berikut ini merupakan contoh badan usaha
agraris yaitu . . . .
a.perkebunan teh
b.penangkapan ikan
c.penambangan batu bara
d.pengolahan minyak bumi

3.Badan usaha yang di dalamnya terdapat
tanggung jawab tidak terbatas adalah . . . .
a.firma
b.perseroan terbatas
c.persekutuan komanditer
d.perusahaan perseorangan

4.Suatu badan usaha yang mempunyai manajemen
yang profesional dan jumlah tenaga kerja lebih
dari seratus orang disebut perusahaan . . . .
a.kecil
b.besar
c.menengah
d.rumah tangga

5.Berikut kebaikan perusahaan perseorangan . . . .
a.besar perusahaan tidak terbatas
b.mudah mendapatkan modal
c.seluruh keuntungan menjadi hak pemiliknya
d.risiko ditanggung bersama-sama

6.Ciri badan usaha yang sukses dalam kegiatannya
adalah . . . .
a.sumbangan sosialnya besar
b.jumlah modal terus meningkat
c.jumlah karyawan semakin banyak
d.keuntungan yang diperoleh semakin besar

221

Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Kelas VII

7.Fungsi sosial koperasi adalah . . . .
a.meningkatkan ekspor
b.memupuk persaudaraan
c.meningkatkan kemakmuran
d.membantu masyarakat miskin

8.Saham adalah modal bagi badan usaha yang
berbentuk . . . .
a.firma
b.koperasi
c.perusahaan umum
d.perseroan terbatas

9.Tujuan dari BUMN adalah . . . .
a.mencari keuntungan
b.menyejahterakan anggota direksi
c.menyejahterakan masyarakat luas
d.mengatur laba untuk pemerintah

10.Apabila sebuah persekutuan komanditer
bangkrut, maka . . . .
a.modal yang tersisa dibagi rata
b.anggota pasif turut melunasi utang
c.perusahaan tidak perlu melunasi utangnya
d.anggota aktif bertanggung jawab hingga
kekayaan pribadi

B.Jawablah pertanyaan dengan tepat!

1.Sebutkan ciri-ciri badan usaha!
2.Sebutkan dan jelaskan badan usaha menurut
lapangan usahanya!
3.Berilah penjelasan tentang bentuk-bentuk
BUMN dan berikan contohnya (minimal tiga)!
4.Jelaskan tentang perusahaan perseorangan!
5.Jelaskan kriteria pengelolaan badan usaha yang
profesional dan manusiawi!

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->