BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH Keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah dipengaruhi oleh faktorfaktor, antara lain : faktor internal, faktor eksternal, dan faktor psikologis siswa. Yang termasuk faktor internal yaitu : Kemampuan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, kemampuan siswa dalam menerima materi pelajaran, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Sedangkan yang termasuk faktor eksternal diantaranya yaitu : Lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar. Yang ketiga faktor fisikologis siswa yaitu keinginan yang timbul dalam dirinya untuk mencari ilmu pengetahuan. Apabila ketiga faktor tersebut sling mendukung, maka kemungkinan proses pembelajaran bisa berhasil sesuai dengan apa yang kita harapkan, keberhasilan itu dapat dilihat dari perolehan hasil ulangan yang dilaksanakan pada setiap akhir pembelajaran, dan dinyatakan dalam bentuk angka atau hurup. Berdasarkan hasil obserpasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan anlisis hasil evaluasi yang dilaksanakan oleh penulis, hasil ulangan semester I tahun ajaran 2010 /2011 kelas III di SDN 2 Kadipaten Desa Kadipaten Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya, pada mata pelajaran IPA menunjukan rendahnya kemampuan siswa dalam menguasai materi pembelajaran tentang “Kebutuhan Makhluk Hidup” hanya 6 orang dari seluruh siswa yang jumlahnya 13 orang yang mendapat nilai 70 ke atas atau hanya 46,1 %. Demikian juga halnya pada mata pelajaran IPS dengan materi “Kenampakkan Alam” dari jumlah 13 orang hanya 7 oang yang mampu menjawab pertanyaan denga benar, atau hanya 50,1 %. Melihat data tersebut, maka dapat dilihat tingakat kemampuan siswa dalam memahami materi masih rendah. Oleh karena itu maka penulis merasa perlu untuk melakukan perbaikan pembelajaran melalui tindakan penelitian kelas, dengan tujuan untuk meningkatkan penguasaan dan pemahaman siswa terhadap pelajaran, 1

dan untuk mengembangkan keterampilan bertanya siswa, sehingga bisa mencapai sesuai dengan yang diharapkan.

1. Identifikasi Masalah Dari hasil ulangan formatif I tahun pelajaran 2010 /2011 kelas III SDN 2 Kadipaten Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya pada mata pelajaran IPA menunjukan rendahnya kemampuan siswa dalam memahami materi tentang Kebutuhuhan Makhluk Hidup, hanya 6 orang dari jumlah 13 siswa yang mendapat nilai 70 keatas atau hanya 46,1 %, demikian halnya pada mata pelajaran IPS, akibat kurang tepatnya metode yang digunakan oleh guru untuk lebih memudahkan siswa dalam memahami materi tentang Kenampakkan Alam dan Buatan, hanya 7 orang yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar dari jumlah siswa 13 orang, atau hanya 51,1 %. Berdasarkan data-data di atas, dan atas saran serta pendapat dari teman sejawat dan supervisor, maka tersusun hasil dari identifikasi maslah sebagai berikut :

1. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam a. Siswa tidak memahami materi tentang ciri-ciri makhluk hidup. b. Pada saat pembelajaran banyak siswa yang tidak memperhatikan.

2. Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial a. Siswa belum mampu menjawab dengan benar pertanyaan tentang Kenampakan Alam dan Buatan. b. Pada saat guru menerangkan ada siswa yang ngantuk.

2. Analisis Masalah Setelah masalah teridentifikasi, melalui proses pembahasan masalah yang dilakukan dengan tean sejawat dan supervisor, penulis dapat menganalisis penyebab munculnya masalah tersebut.

Dalam Pelajaran IPA Penjelasan Guru terlal cepat Guru tidak menggunakan alat peraga Hanaya menggunakan satu metode saja

Dalam Pelajaran IPS Penggnaan metode yang kurang tepat Guru tidak memanfaatkan lingkungan sekitar yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran Bahasa yang digunakan sebaiknya menggunakan bahasa daerah

B. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan hasil analisis masalah tersebut, maka penulis akan memfokuskan perbaikan pembelajaran yang lebih spesifik, yaitu bagaimana upaya guru untuk menentukan kemampuan siswa dalam menguasai materi pembelajaran tentang kebutuhan Makhluk hidup, sebagai berikut : Untuk mata pelajaran IPA, bagaimana penggunaan alat peraga untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang ciri-ciri makhluk hidup. Sedangkan untuk mata pelajaran IPS adalah bagaimana penggunaan CTL

C. TUJUAN PENELITIAN Bertitik tolak dari permasalahan rendahnya penguasaan dan pemahaman terhadap materi yang telah diberikan, maka penulis perlu dikembangkan usaha perbaikan pembelajaran dengan tujuan antara lain : 1. Meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran 2. Meningkatkan kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru 3. Mengenal konsep-konsep dengan kehudupan masyarakat dan lingkungan 4. Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis, kritis, dan keterampilan dalam kehidupan sosial.

Bagi Sekolah Sekolah sebagai lembaga pendidikan dapat dijadikan sebagai tempat penelitian bagi guru untuk terus melakukan inovasi kearah yang lebih baik. MANFAAT PENELITIAN 1. Bagi Guru Membiasakan guru untuk menggunakan alat peraga yang tepat dalam setiap pembelajaran Dapat memecahkan masalah dalam pelaksanaan pembelajaran Guru lebih mudah dalam menyampaikan materi pembelajaran Guru lebih kreatif dalam menentukan media pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi yang disampaikan 2. 3.D. Bagi Siswa Siswa lebih terampil dalam bertanya jawab Siswa lebih mudah memahami materi tentang kebutuhan makhluk hidup Meningkatkan keterampilan siswa dalam bertanya jawab Menambah inovasi dan semangat belajar siswa Siswa bisa melihat secara nyata tentag kenampakkan alam dan buatan .

IPA adalah suatu sistem untuk mengetahui fenomena alam melalui kumpulan data yang diperoleh dari observasi dan percobaan. produk dan sikap. Dengan kata lain. Dengan demikian dapat diartikan bahwa IPA tidak hanaya merupakan kumpulan pengetahuan atau fakta-fakta tetapi IPA juga merupakan cara kerja. Jadi pengertian yang dimiliki saya merupakan 5 . orang atau sumber-sumber belajar lainnya. kejujuran. menerima dan mengolah informasi serta melibatkan diri dalam interaksi sosial. menyusun hipotesis. Proses belajar mencakup aktivitas siswa dalam mencari. hukum dan seterusnya. menarik kesimpulan dan seterusnya. prinsip. pembelajar dan pencipta. sikap dan perilaku siswa sehingga menjadi lebih jelas. Pembelajaran mempunyai arti sebagai upaya penataan lingkungan belajar yang memungkinkan siswa dapat belajar (Indrawati. siswa hendaknya diberi kesempatan untuk berinteraksi aktif dengan objek. berbuat. cara berpikir dan cara memecahkan masalah. penyelidik. IPA dipandang sebagai produk berarti berkaitan dengan konsep. observasi. bersikap. IPA dan Hakekat IPA Menurut Carin & Sund (1989). penemu. IPA sebagai proses menekankan pada langkah-langkah penyelidikan yang meliputi identifikasi masalah. Akhir dari belajar adalah terjadinya perubahan konsep. lebih masuk akal dan lebih bermanfaat bagi dirinya. ILMU PENGETAHUAN ALAM 1. IPA dipandang sebagai sikap berarti berkaitan dengan ketelitian.BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Melalui interaksi tersebut siswa memanfaatkan inderanya untuk membentuk dan menghasilkan pengertian. 2000). Ditinjau dari karakteristiknya. menguji hipotesis. siswa sekolah dasar memiliki rasa ingin tahu yang berlebihan. Sehubungan dengan hal tersebut. mengatur dan memantapkan perilaku. IPA dapat dipandang sebagai proses. membuat keputusan dan sebagainya.

Merencanakan percobaan atau penyelidikan 8. Keterampilan-keterampilan tersebut adalah : 1. Memprediksi atau meramalkan 6. Dengan demikian proses pembelajaran IPA seyogyanya dapat mengembangkan proses keterlibatan mental. fisik serta emosional siswa secara terus menerus melalui berbagai kegiatan. siswa akan mampu menemukan dan mengembangkan sendiri fakta dan konsep serta menumbuhkembangkan nilai yang dituntut. Dengan mengembangkan keterampilan-keterampilan memproseskan perolehan. Bidang garapannya itu meliputi gejala-gejala dan masalah kehidupan manusia di masyarakat. Menarik kesimpulan. Mengajukan dugaan 7. Pendekatan keterampilan proses menekankan pada proses pemerolehan. Keterampilan proses terdiri dari berbagai keterampilan yang satu sama lain tidak dapat dipisahkan. Menginterprestasikan atau menafsirkan 4. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat menunjang upaya mewujudkan keterlibatan aktif siswa baik fisik. ILMU PENGETAHUAN SOSIAL 1. pengembangan dan penerapan suatu konsep. Melalukan eksperimen 9. Dari gejala dan .hasil bentukannya sendiri bukan hasil bentukan guru. mental maupun emosional adalah pendekatan keterampilan proses. melainkan pada kenyataan kehidupan kemasyarakatan. Mengobservasi atau mengamati 2. Mengkomunikasikan 5. Tekanan yang dipelajari IPS berkenaan dengan gejala dan masalah kehidupan bukan pada teori dan keilmuannya. Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial IPS sebagai bidang studi memiliki garapan yang dipelajari cukup luas. Mengklasifikasi atau menafsirkan 3. B.

2. Memperhatikan kerangka kerja IPS. Sosiologi dan Ekonomi. Pada jenjang SD /MI mata pelajaran IPS memuat materi Geografi. Membekali anak didik dengan kemampuan berkomunikasi dengan sesama warga masyarakat dan berbagai bidang keilmuan serta bidang keahlian. Membekali anak didik dengan kemampuan mengidentifikasi. konsep dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial. . Melalui mata pelajaran IPS peserta didik diharapkan untuk dapat menjadi Warga Negara Indonesia yang demokratis dan bertanggung jawab. Sejarah. b. menganalisis dan menyusun alternatif pemecahan masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat. Membekali anak didik dengan pengetahuan sosial yang berguna dalam kehidupannya kelak di masyarakat.masalah sosial tadi ditelaah. dkk) Ilmu Pengetahuan Sosial ( IPS ) yang diartikan sebagai suatu studi masalah-masalah sosial yang dipilih dan dikembangkan dengan menggunakan pendekatan interdisipliner dan bertujuan agar masalahmasalah sosial itu dapat dipahami siswa ( Udin S. serta Warga Dunia yang cinta damai ( KTSP SD 2006 ). seperti dikemukakan di atas. dapat ditarik kesimpulan pengertian IPS sebagai berikut : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah bidang studi yang mempelajari. Winasaputra dlek ) Ilmu pengetahuan Sosial ( IPS ) adalah ilmu yang mengkaji seperangkat peristiwa. Tujuan Tujuan pendidikan IPS SD adalah sebagai berikut : a. c. menganalisa gejala dan masalah sosial di masyarakat dengan meninjau dari berbagai aspek kehidupan atau satu perpaduan (Ishak. menelaah. dianalisis faktor-faktornya sehingga dapat dirumuskan jalan pemecahannya. fakta.

sikap mental yang positif. e. perasaan. 3. dan tekhnologi. C. Membekali anak didik dengan kesadaran. Dalam kaitannya dengan proses komunikasi pembelajaran. media belajar dalam hal-hal tertentu bisa mewakili guru menyajikan informasi belajar kepada siswa. Kemampuan berkomunikasi dengan sesama warga masyarakat. Manfaat Manfaat mempelajari IPS. antara lain : a. Pengertian Media Pembelajaran / Alat Peraga Secara harfiah media diartikan sebagai medium atau perantara.d. d. alat peraga diartikan sebagai wahana penyalur pesan pembelajaran. Kemampuan mengembangkan pengetahuan sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta mempersiapkan diri untuk terjun sebagai anggota masyarakat. c. Membekali anak didik dengan kemampuan mengembangkan pengetahuan dan keilmuan IPS sesuai dengan perkembangn kehidupan. dan keterampilan terhadap pemanfaatn lingkungan hidup yang menjadi bagian dari kehidupan tersebut. . Jika program media itu didesain dan dikembangkan secara baik. perhatian dan kemauan anak didik sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar mengajar. Pengalaman langsung apabila guru IPS memanfaatkan lingkungan alam sekitar sebagai sumber belajar. ilmu pengetahuan. maka fungsi itu akan dapat diperankan oleh media meskipun tanpa keberadaan guru. masyarakat. MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA 1. b. menganalisis dan menyusun alternatif pemecahan masalah sosial yang terjadi di masyarakat. Kemampuan mengidentifikasi. Sebagai penyaji dan penyalur pesan. Miarso (1980) menegaskan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk merangsang pikiran.

Pengertian media pembelajaran banyak diungkapkan oleh para ahli pendidikan. pikiran dan perasaan si belajar dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Martin dan Briggs 1986 mengemukakan bahwa media pembelajaran mencakup semua sumber yang diperlukan untuk melakukan komunikasi dengan si-belajar. memproses dan menyusun kembali informasi dan menysusun kembali informasi visual atau verbal. Menurut Heinich. minat. Hal ini bisa berupa perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan pada perangkat keras. b. Malik 1994 media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran). Dari pengertian dan ciri-ciri di atas. seperti halnya di bawah ini : a. Dengan demikian media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan informasi dari guru ke siswa sehingga . Dari pengertian di atas. Media pembelajaran adalah mediamedia yang membawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan pembelajaran atau mengandung maksud-maksud pembelajaran. d. dapat diambil kesimpulan mengenai ciriciri media pembelajaran diantaranya : a. Penggunaanya dikhususkan atau dialokasikan pada kepentingannya. b. dapat disimpulkan bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi. Menurut H. c. fotografis atau elektronis untuk menangkap. Berlach dan Ely (1971) mengemukakan bahwa media dalam proses pembelajaran cenderung diartikan alat-alat grafis. merupakan alat untuk menjelaskan apa yang ada di buku pelajaran baik berupa kata-kata simbol atau bahkan angka-angka. Pemanfaatan media pembelajaran tidak sebatas pada suatu keilmuan tertentu tapi digunakan pada seluruh keilmuan. Sedangkan pembelajaran adalah usaha guru untuk menjadikan siswa melakukan kegiatan belajar. sehingga dapat merangsang perhatian. dkk 1985.

Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik Media dapat menampilkan informasi melalui suara. Guru tidak harus menjelaskan materi ajaran secara berulang-ulang. baik secara alami maupun manipulasi. meningkatkan kualitas hasil belajar siswa. Efisiensi dalam waktu dan tenaga Dengan media tujuan belajara akan lebih mudah tercapai secara maksimal dengan waktu dan tenaga seminimal mungkin. gerakan dan warna. b. Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan Dengan bantuan media pembelajaran. proses pembelajaran menjadi lebih interaktif. perhatian dan minat siswa dan pada akhinya dapat menjadikan siswa melakukan kegiatan belajar. tidak monoton dan tidak membosankan. sebab dengan . Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif Dengan media akan terjadinya komunikasi dua arah secara aktif. Manfaat Media Pembelajaran / Alat Peraga Secara umum manfaat media pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran lebih efektif dan efisien. c. memungkinkan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi proses belajar serta mengubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif. Manfaat media pembelajaran tersebut adalah : penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan. proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik.dapat merangsang pikiran. perasaan. sehingga membantu guru untuk menciptakan suasa belajar menjadi lebih hidup. sedangkan tanpa media guru cenderung bicara satu arah. efisiensi dalam waktu dan tenaga. 2. gambar. penafsiran yang berbeda antar guru dapat dihindari dan dapat mengurangi terjadinya kesenjangan informasi diantara siswa manapun berada. d. Sedangkan secara lebih khusus manfaat media pembelajaran adalah : a.

memotivasi belajar. Jenis Media Pembelajaran / Alat Peraga Dalam pembelajaran. media memiliki banyak fungsi / kegunaan antara lain. g. Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja Media pembelajaran dapat dirangsang sedemikian rupa sehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar dengan lebih leluasa dimanapun dan kapanpun tanpa tergantung seorang guru. Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa Media pembelajaran dapat membantu siswa menyerap materi belajar lebih mendalam dan utuh. Kegunaan media dalam mengatasi hambatan proses komunikasi adalah untuk mengatasi verbalisme. Bila dengan mendengar informasi verbal dari guru saja. e. . seperti membantu kesulitan belajar siswa. Perlu kita sadari waktu belajar di sekolah sangat terbatas dan waktu terbanyak justru di luar lingkungan sekolah. dan mengatasi keterbatasan fisik kelas. untuk mengatasi berbagai hambatan proses komunikasi. siswa kurang memahami pelajaran. menyentuh. Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar Proses pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga mendorong siswa untuk mencintai ilmu pengetahuan dan gemar mencari sendiri sumber-sumber ilmu pengetahuan. siswa akan lebih mudah memahami pelajaran. 3. h. sikap pasif siswa dalam belajar.sekali sajian menggunakan media. Mengubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif Guru dapat berbagi peran dengan media sehingga banyak memiliki waktu untuk memberi perhatian pada aspek-aspek edukatif lainnya. merasakan dan mengalami sendiri melalui media pemahaman siswa akan lebih baik. dan lain-lain. pembentukan kepribadian. f. tetapi jika diperkaya dengan kegiatan melihat.

Berkaitan dengan keterbatasan fisik kelas. Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa baik fisik maupun mental dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. dan lain sebagainya. memperbesar objek yang terlalu kecil. Konsep Dasar Pembelajaran berbasis kontesktual disajikan mengingat pembelajaran dalam Kurikulum 2004 lebih memberdayakan semua potensi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diharapkan. Proses pembelajaran . kreativitas. mendekatkan interaksi langsung dengan lingkungan nyata dan memberikan perangsang untuk mempersalahkan pengalaman. misalnya buah-buahan dari plastik.Dalam sikap pasif siswa antara lain menimbulkan kegiatan belajar. perkakas rumah tangga. maka dapat diganti dengan tiruannya yang sekarang ini cukup mudah didapatkan. Asep Heri Hermawan. hasil pembelajaran lebih bermakna bagi siswa. papan saku. baik gambar sederhana maupun gambar hasil peralatan mutakhir. maka dapat diganti dengan gambar. kepemimpinan.) 2006. Media pandang lainnya adalah kartu dengan segala bentuknya. Jika tiruan benda alamiah itu pun tidak ada. menyederhanakan objek yang rumit dan menggambarkan objek yang terlalu luas (pengembangan kurikulum dan pembelajaran modul II KB 2 hal 11-18-21) penerbit UT. kemandirian. PEMBELAJARAN KONSTEKTUAL 1. D. toleransi dan kecakapan hidup peserta didik. menarik perhatian. empatio. dan sebagainya. kerjasama. Hal ini dimaksudkan untuk mengembangkan dan meningkatkan kompetensi. media memiliki kegunaan untuk memperkecil objek yang terlalu besar. papan flanel. Dihadrikan. solidaritas. KK. mobil-mobilan. Dengan konsep itu. papan magnet.

konteks dan setting. Siswa menggunakan kemampuan berpikir kritis terlibat penuh dalam mengupayakan terjadinya proses pembelajaran yang efektif dan membawa skemata masing-masing ke dalam proses pembelajaran. Lakukan penilaian yang sebenarnya dengan berbagai cara. proses bekerja. Hasil belajar diukur dengan berbagai cara. Kembangkan sifat ingin tahu dengan bertanya. 2. dan mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan keterampilan barunya. Strategi pembelajaran lebih dipentingkan dari pada hasil. 3. Pembelajaran kontestual dapat dilakukan di berbagai tempat. Laksanakan sejauh mungkin kegiatan inkuiri untuk semua topik. Sesuatu yang baru merupakan pengetahuan dan keterampilan yang datang dari menemukan sendiri bukan dari apa yang dikatakan guru. rekaman. Maksudnya guru lebih banyak berurusan dengan strategi daripada memberi informasi. Karakteristik Pembelajaran Dalam kelas kontekstual. 5. Tugas guru mengelola kelas sebagai sebuah tim yang bekerja bersama untuk menemukan sesuatu yang baru bagi anggota kelas (siswa).berlangsung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami. Kembangkan pemikiran bahawa siswa akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri. penampilan. Konstruktivisme (Contructivism) belajar (belajar dalam kelompok- . langkahnya adalah sebagai berikut : 1. 4. tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuannya. yaitu : 1. 2. Komponen CTL Pendekatan CTL memiliki tujuh komponen utama. Secara garis besar. bukan transfer pengetahuan dari guru kepada siswa. Hadirkan model sebagai contoh pembelajaran. 3. hasil karya. Ciptakan masyarakat kelompok). Penerapan CTL dalam kelas cukup mudah. menemukan sendiri. tes dan lain-lain. 6.

guru tau audiens yang lain. teman sekelas. konsep atau kaidah yang siap untuk diambil dan diingat. menganalisis dan menyajikan hasil dalam tulisan. Refleksi (Reflection) 7. . Pengetahuan bukanlah perangkat fakta. Menemukan (Inquiry) 3. Menemukan merupakan bagian inti dari kegiatan pembelajaran berbasis CTL. tabel. Bertanya (Questioning) 4. bagan. Pemodelan (Modeling) 6. mengamati dan melakukan observasi. mengkonfirmasikan apa yang sudah diketahui dan mengarahkan perhatian pada aspek yang belum diketahuinya. Esensi dari teori konstruktivis adalah ide bahwa siswa harus menemukan dan mentransformasikan suatu informasi kompleks ke situasi lain. Masyarakat Belajar (Learning Community) 5. Adapun langkah kegiatan kegiatan menemukan terdiri dari merumuskan masalah. mengkomunikasikan atau menyajikan hasil karya pada pembaca. gambar dan karya lainnya. membimbing. Bertanya dalam pembelajaran dipandang sebagai kegiatan guru untuk medorong. Manusia harus mengkonstruksi pengetahuan itu dan memberi makna melalui pengalaman nyata. dan menilai kemampuan berpikir siswa. Penilaian yang sebenarnya (Autnentic Assessment) Konstruktivisme merupakan landasan berpikir pendekatan.2. yaitu bahwa pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit dan tidak sekonyong-konyong. Pengetahuan yang dimiliki seseorang selalu bermula dari bertanya. Bagi siswa. kegiatan bertanya merupakan bagaian penting dalam melaksanakan pembelajaran yang berbasis inkuiri. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh siswa diharapkan bukan hasil mengingat seperangkat fakta-fakta tetapi hasil menemukan sendiri. Bertanya merupakan strategi utama pembelajaran yang berbasis CTL. yaitu menggali informasi.

refleksi dapat dilakukan melalui pernyataan langsung tentang apa-apa yang diperoleh hari itu. Ketika seorang anak baru belajar meraut pensil dengan peraut elektonik ia bertanya kepada temannya “Bagaimana caranya? Tolong bantu aku! Lalu temannya yang sudah bisa. Salah satu bentuk pemodelan dapat berupa cara mengoperasikan sesuatu misalnya guru mendemonstrasikan cara menggunakan mikroskop. aktivitas atau pengetahuan yang baru diterima. saya harus lebih memperhatikan. keterampilan dan pengetahuan tertentu dapat diperoleh melalui pemodelan atau model yang bisa ditiru. catatan atau jurnal di buku siswa. Refleksi adalah cara berpikir tentang apa yang baru dipelajari atau berpikir ke belakang tentang apa-apa yang sudah dilakukan di masa yang lalu. Siswa mengendapkan apa yang baru dipelajarinya sebagai struktur pengetahuan baru merupakan pengayaan atau revisi dari pengetahuan sebelumnya. tetapi model dapat juga dirancang dengan melibatkan siswa. misalnya contoh tersebut dikatakan sebagai model. Hasil belajar diperoleh dari sharing antar teman. diskusi. Maka. Gambaran . Dalam pembelajaran berbasis CTL. mestinya kalau jajan. Pada akhir pembelajaran. Refleksi merupakan respon terhadap kejadian. Dalam pembelajaran berbasis CTL. siswa merenung “ Kalau begitu jajanan yang saya makan kurang baik bagi kesehatan. guru bukan satu-satunya model. kedua anak itu sudah membentuk masyarakat belajar/ learning community. Siswa lain dapat menggunakan model tersebut sebagai standar kompetensi yang harus dicapainya. Dalam kelas CTL guru disarankan selalu melaksanakan pembelajaran dalam kelompok-kelompok belajar. menunjukan cara mengoperasikan alat itu. kesan dan saran siswa mengenai pembelajaran hair itu. Assemen adalah proses pengumpulan berbagai data yang bisa memberikan gambaran perkembangan belajar siswa.Konsep learning community menyarankan agar hasil pembelajaran diperoleh dari kerjasama dengan orang lain. Misalnya. antar kelompok. dampaknya untuk kesehatan”. dan antar yang tahu ke yang belum tahu.

Penilaian autentik menilai pengetahuan keterampilan (performance) yang diperoleh siswa. Karena Assemen menekankan proses pembelajaran. Apabila data yang dikumpulkan guru mengidikasikan bahwa siswa mengalami kemacetan dalam belajar maka guru bisa segera mengambil tindakan yang tepat agar siswa dapat terbebas dari kemacetan belajar. bukan hanya hasil. Penilaian tidak hanya gur juga teman lainnya atau orang lain. maka data yang dikumpulkan harus diperoleh dari kegiatan nyata yang dikerjakan siswa pada saat melakukan proses pembelajaran.perkembangan belajar siswa perlu diketahui oleh guru agar guru bisa memastikan bahwa siswa mengalami proses belajar dengan benar. . Kemajuan belajar dinilai dari roses.

BAB III PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN A. Subyek Penelitian 1.1 Jadwal Kegiatan No 1 2 3 4 Siklus I I II II Hari / Tanggal Selasa / 3 Agustus 2010 Kamis / 5 Agustus 2010 Rabu / 18 Agustus 2010 Kamis / 19 Agustus 2010 Mata Pelajaran IPA IPA IPS IPS Ket Tabel 3. SD dan PLS Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya dengan jadwal sebagai berikut : Tabel 3. 5 Agustus 2010 Pengelompokan mahluk hidup dengan mahluk tak hidup  Membuktikan bahwa mahluk kehidupan bergerak 17 .2 Jadwal dan Fokus Perbaikan IPA No 1 Siklus I Hari Tanggal Senin. Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 03 Agustus sampai dengan 10 Agustus 2010 di kelas III SD Negeri 2 Kadipaten UPTD Pendidikan TK. 3 Agustus 2010    Fokus Perbaikan Memahami penggolongan mahluk hidup Memahami ciri-ciri mahluk hidup 2 II Rabu.

secara umum termasuk siswa yang aktif dan kreatif. dan dari masing-masing pelajaran dilaksanakan sebanyak dua siklus. Dalam uraian setiap mata pelajaran dibahas mengenai rencana. namun alangkah baiknya bila mereka mempunyai kompetensi yang lebih baik dari pula. Begitu pula dalam pembelajaran IPS. penggunaan media pembelajaran amatlah dibutuhkan sehingga hasil belajar diharapkan akan meningkat. 18 Agustus 2010  Fokus Perbaikan Meningkatkan pemahaman siswa tentang lingkungan alam dan buatan 2 II Kamis. Deskripsi Per Siklus Uraian pelaksanaan perbaikan pembelajaran terbagi menjadi 2 sesuai dengan mata pelajaran yang menjadi subjek penelitian. Berdasarkan karakter di atas maka Pada pembelajaran IPA. yaitu IPA (eksak) dan IPS (non eksak). . Karakteristik Siswa Siswa kelas III SDN Kadipaten. B.3 Jadwal dan Fokus Perbaikan IPS No 1 Siklus I Hari Tanggal Rabu.Tabel 3. 19 Agustus 2010  Meningkatkan pemahaman siswa tentang contoh-contoh lingkungan alam dan buatan 2. namun mereka dapat memecahkan persoalan dalam kehidupan seharihari terutama pada pembelajaran mata pelajaran IPA dan IPS. model pembelajaran kontekstual dengan menggunakan metode diskusidapat dipergunakan dalam proses pembelajaran jenjang sekolah dasar. Bukan hanya pengetahuan saja. mengingat pada model pembelajaran ini disamping siswa dituntut dapat bekerja sama dalam masingmasing kelompoknya juga siswa dituntut untuk mengatur dirinya sendiri sebagai orang yang belajar secara aktif dalam mengembangkan minatnya secara individual.

pelaksanaan. c. Pada rencana ini difokuskan pada keterampilan guru menggunakan media. Revisi dilakukan pada RPP yang lebih memberikan arah penggunaan media oleh guru. . Setelah diidentifikasi penyebab utama adalah kurangnya penggunaan media oleh guru. Setelah dianalisis muncul alternative untuk menggunakan media pembelajaran / alat peraga. Berdasarkan observasi ternyata kemampuan guru menggunakan media belum terampil. Refleksi Membahas hasil observasi dan hasil belajar siswa disarankan untuk melakukan perbaikan di siklus II. Sehingga siswa pun tidak optimal dalam pembelajaran. Pengamatan Pengamatan dilakukan untuk pengambilan data yang dibantu oleh teman sejawat sesuai dengan lembar observasi siklus I. b. Pelaksanaan Melalui penggunaan alat peraga tentang ciri-ciri mahluk hidup cukup lancar dilaksanakan walaupun belum optimal. Rencana Memperbaiki RPP siklus I dengan memperhatikan hasil observasi dan saran. Pelaksanaan Melalui penggunaan media pembelajaran dalam penyampaian materi tentang ciri-ciri mahluk hidup dengan beberapa revisi. Analisis. b. Ilmu Pengetahuan Alam Pelaksanaan perbaikan pembelajaran mata pelajaran IPA pada siklus I sebagai berikut a. Pelaksanaan perbaikan pembelajaran mata pelajaran IPA pada siklus II sebagai berikut a. Adapun uraian pelaksanaan perbaikan pembelajaran adalah sebagai berikut: 1. d. pengamatan dan refleksi. dan Mencari Alternatif Tindakan. Rencana Pada kegiatan ini hal-hal yang dilakukan berupa Identifikasi.

Setelah diidentifikasi ternyata penyebanya adalah kurang aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Ilmu Pengetahuan Sosial Pelaksanaan perbaikan pembelajaran mata pelajaran IPS pada siklus I sebagai berikut a. 1. Membahas alternative penyelesaian dari hambatan dari siswa. Pada siklus ini didapat informasi cukup memuaskan. Guru melaksanakan model pembelajaran ini cukup baik karena sebelumnya sudah dipersiapkan skenario pembelajarannya. d. Pelaksanaan Melalui penggunaan model pembelajaran konstektual pada pembelajaran IPS. dengan pembelajaran yang optimal hasil belajar pun optimal. guru sudah melaksanakan cukup. Pengamatan Pengamatan dilakukan untuk pengambilan data yang dibantu oleh teman sejawat sesuai dengan lembar observasi siklus I. . Pengamatan Pengamatan dilakukan untuk pengambilan data yang dibantu oleh teman sejawat sesuai dengan lembar observasi Siklus II. Refleksi Membahasa hasil observasi dan hasil belajar siswa. c. Guru sudah cukup terampil menggunakan media sehingga siswa lebih optimal dalam pembelajaran. d. Akhirnya dipilih model pembelajaran kontekstual. Refleksi Membahasa hasil observasi dan hasil belajar siswa dan saran untuk perbaikan siklus II. Analisis.. b.c. tetapi siswa belum optimal karena belum terbiasa. dan Mencari Alternatif Tindakan. Rencana Pada kegiatan ini hal-hal yang dilakukan berupa Identifikasi. Melalui kegiatan ini didapat informasi.

Maka muncul alternative dengan pertanyaan-pertanyaan yang kontektual dengan lingkungan sekitar dan mempersiapkan kelompokkelompok belajar siswa. c. sehingga hasil belajar siswa pun lebih meningkar. Rencana Memperbaiki RPP siklus I dengan memperhatikan hasil observasi dan saran. Dalam kegiatan ini didapat hasil yang cukup memuaskan. d.Pelaksanaan perbaikan pembelajaran mata pelajaran IPS pada siklus II sebagai berikut a. b. Pengamatan Pengamatan dilakukan untuk pengambilan data yang dibantu oleh teman sejawat sesuai dengan lembar observasi Siklus II. siswa dan guru terlihat optimal dalam pembelajaran. Dengan pembelajaran yang optimal hasil yang diperoleh pun cukup baik. Pelaksanaan Guru melaksanakan model pembelajaran konstektual ini cukup baik dan siswa aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. . Refleksi Membahas hasil observasi dan hasil belajar siswa.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Siklus II a). Tujuan Perbaikan pembelajaran 1). Hasil Penelitian Persiklus 1. Meningkatkan pemahaman siswa mellaui penggunaan alat peraga yang sesuai denagn materi pembelajaran 2). Siklus 1 a). Ziq’ul Haqq Nailah Popong Anisa Rofik Fauzi L/P P L L L L L P P L Nilai Siklus 1 40 80 40 70 90 50 60 70 70 Siklus II 60 100 60 90 100 70 80 80 80 Keterangan 22 . diperoleh hasil ulangan siswa sebagai berikut : Tabel 4.1 Daftar Nilai Siklus I dan II Mata Pelajaran IPA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Nama Siswa Dede Nesi Diva Ikhyarul J Farhan Amalulloh Fathurahman Haikal Fahrul A Muh. Ilmu Pengetahuan Alam a. Meningkatkan keaktifan siswa dalam proses perbaikan pembelajaran Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I dan siklus II dalam pembelajaran IPA.

1 Tabel 4.2 % 81.10 11 12 13 Salma Sopiah Taupikul Rohman Vinka Salsabila Ai Silva Rata-rata P L P P 90 100 50 50 66.1 % .2 81.1 Perolehan Nilai Pelajaran IPA Setelah Perbaikan 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 Siklus 1 Siklus II 66.1 Persentase 66.1 % Grafik 4.2 Rata-rata Nilai IPA Setiap Siklus No 1 2 Siklus I II Nilai Rata-rata 66.2 100 100 60 70 81.2 % 81.

Meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran 2).0 Keterangan .2. Siklus 1 a).3 Daftar Nilai Siklus I dan II Mata Pelajaran IPS No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Nama Siswa Dede Nesi Diva Ikhyarul J Farhan Amalulloh Fathurahman Haikal Fahrul A Muh. Ilmu Pengetahuan Sosial b. diperoleh hasil ulangan siswa sebagai berikut : Tabel 4.7 Siklus II 60 90 60 80 90 70 70 80 80 90 90 70 70 77. Meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kontekstual Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus I dan siklus II dalam pembelajaran IPS. Ziq’ul Haqq Nailah Popong Anisa Rofik Fauzi Salma Sopiah Taupikul Rohman Vinka Salsabila Ai Silva Rata-rata L/P P L L L L L P P L P L P P Nilai Siklus 1 40 80 40 70 80 60 60 70 70 80 80 50 60 64. Siklus II a). Tujuan Perbaikan Pembelajaran 1).

15 23.4 Rata-rata Nilai IPS Setiap Siklus No 1 2 Siklus I II Nilai Rata-rata 64.38 23.38 6.07 7.0 Persentase 64.7 % 77.70 Siklus II 30.07 15.76 7.5 Nilai Hasil Pengelompokan Mata Pelajaran IPA No 1 2 3 4 5 Skor Nilai 100 90 80 70 60 Nilai Siswa Siklus I 1 2 1 3 1 Siklus II 4 1 3 2 3 Persentase Siklus I 7.07 .7 % 77.70 23.7 77.Tabel 4.0 % Grafik 4.2 Perolehan Nilai Pelajaran IPS Setelah Perbaikan 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 Siklus 1 Siklus II 64.0 % Tabel 4.70 15.

38 - 100 100 Tabel 4.1 menunjukan bahwa terjadi peningkatan penguasaan siswa terhadap meteri pembelajaran IPA begitu pula pada .69 23. Deskripsi dan Refleksi Dari hasil temuan dan refleksi terhadap permasalahan fokus perbaikan pembelajaran menunjukan hasil yang meningkat pada penguasaan siswa terhadap materi pelajaran. motivasi belajar siswa lebih aktif belajar sehingga kualitas hasil belajar meningkat.80 23.38 Siklus II 27.38 - 3.07 30.70 15.07 7.76 15. Berdasarkan grafik 4.07 15.6 7 8 9 10 50 40 30 20 10 3 2 13 13 23.07 23.6 Nilai Hasil Pengelompokan Mata Pelajaran IPA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Skor Nilai 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 13 13 100 100 Nilai Siswa Siklus I 4 3 3 1 2 Siklus II 4 3 4 2 Persentase Siklus I 30.

Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) a.pelajaran IPS yang ditunjukan pada grafik 4. b. Pada Pelajaran IPA a. b. 2. Setelah melakukan refleksi maka diketahui keberhasilan dan kegagalan dari proses pembelajaran yang saya lakukan yaitu : 1.5 menunjukan bahwa nilai mata pelajaran IPA pada siklus I terdapay 7 orang siswa yang mendapat nilai 70 ke atas. Pada tabel 4. Keberhasilan 1) Dengan memberi arahan yang sistematis. pada siklus II terdapat 10 orang yang mendapay nilai 70 ke atas. Hal ini memperlihatkan bahwa pelajaran menunjukan adanya kemajuan pada penguasaan siswa terhadap materi pelajaran. siswa dapat melakukan pembelajaran sesuai dengan rencana dan tujuan 2) Dengan menggunakan alat peraga siswa lebih cepat memahami materi sehingga termotivasi untuk ikut aktif belajarnya. Jadi pada siklus ke II hanya 2 orang yang dibawah nilai 70.2. pada siklus II terdapat 11 orang. 2) Dengan menggunakan alat peraga sederhana dan sesuai dengan tingkat perkembangan siswa maka hasil belajar lebih bersifat permanen atau tidak mudah terlupakan. Keberhasilan 1) Dengan penjelasan materi yang sistematis dan tidak terlalu cepat siswa menjadi lebih mudah memahami materi.6 yang menunjukan nilai mata pelajaran IPS siswa mendapat nilai 70 ke atas pada siklus I terdapat 7 orang siswa. Kegagalan . Kegagalan 1) Belum bisa meningkatkan perhatian siswa pada pembelajaran 2) Belum berhasil membuat seluruh siswa mendapat hasil dengan nilai kategori tinggi dan sangat tinggi. Pada tabel 4.

Siklus I Dari temuan diketahui bahwa prosentase nilai rata-rata 66.1) Belum menarik perhatian siswa sepenuhnya pada saat proses pembelajaran berlangsung 2) Belum berhasil mebuat seluruh nilai siswa mencapai kategori tinggi dan sangat tinggi Disamping temuan di atas tetap dilakukan diagnosis supaya dilakukan perbaikan-perbaikan terhadap berbagai kekurangannya pada pembelajaran berikutnya. Setelah perhatian siswa pada konsep/topik yang akan dipelajari langkah selanjutnya mengembangkan pembelajaran yang dituntut . Pada akhirnya akan meningkatkan mutu pendidikan secara umum.2 % setelah melakukan refleksi di atas diindikasi karena dalam proses pembelajaran masih belum optimal diantaranya : 1) Motivasi belajar siswa masih rendah. IPA a. B. 2) Kurangnya alokasi waktu yang tersedia. Langkah pertama yang saya lakukan adalah memunculkan motivasi belajar yang ada pada diri siswa. Sehingga tetap terpelihara dalam upaya meningkatkan mutu belajar. 3) Guru kurang memberi kesempatan kepada siswa untuk berlatih mengerjakan soal-soal. 4) Penggunaan alat peraga kurang maksimal. Dengan temuan di atas penulis berusaha untuk memperbaiki proses pembelajaran yang disusun dalam rencana pembelajaran. Pembahasan dari Setiap Siklus 1. Hal ini saya lakukan karena terdapat hubungan antara motivasi belajar siswa dengan hasil belajar baik hasil lebih pada suatu waktu tertentu maupun terhadap hasil belajr selanjutnya.

Siswa dituntut melakukan proses dalam belajar. Siswa melakukan proses untuk menemukan konsep bahwa sifat-sifat bangun ruang dengan menggunakan alat peraga. berani mengemukakan pengetahuan yang sudah dimiliki mengenai konsep yang akan dipelajari. Kemudian mengoptimalkan penggunaan alat peraga dengan mempertimbangkan tempat yang strategis dapat dilihat oleh semua siswa-siswi dituntut untuk berani meniru dengan mengamati demonstrasi guru. berpikir sistematis bahwa belajar itu adalah suatu proses penggunan alat peraga yang konkrit yang sesuai dengan tahap perkembangan anak usia SD yaitu tahap operasional konkrit Jean Piaget (Sumatri. Siswa dituntut untuk dilatih kemandirian dalam pembelajaran menemukan konsep. 2004 : 3-6) b. perubahan perilaku dan pengalaman. .1 % setalah melakukan refleksi keadaan di atas diindentifikasi dalam proses pembelajaran sudah mengalami peningkatan misalnya : 1) Motivasi belajar siswa sudah relatif meningkat 2) Siswa sudah ikut terlibat aktif dalam pembelajaran 3) Pemanfaatan waktu sudah sesuai 4) Siswa sudah mengerjakan soal-soal latihan Saya berusaha memperbaiki pembelajaran dengan cara memberi kesempatan secara merata kepada semua siswa untuk berani menunjukan keaktifan dalam pembelajaran. hal ini saya lakukan karena dalam belajar terdapat tiga pokok yaitu : proses. Pembahasan siklus II Dari temuan diketahui bahwa prosentase nilai rata-rata 81.keterlibatan siswa.

b. Dalam rangka meningkatkan motivasi siswa untuk ikut belajar dan diberikan tugas yang sesuai. bermakna dan menarik bagi siswa.0 % setalah melakukan refleksi keadaan di atas diidentifikasi karena dalam proses pembelajaran sudah mengalami peningkatan meskipun masih terdapat kekurangan pembelajaran. Mengelompokan siswa dengan tujuan menciptakan hubungan yang baik antara siswa agar tidak mengganggu kelancaran pembelajaran. Pembahasan Siklus II Diketahui bahwa prosentase nilai rata-rata 77. 1) Motivasi belajar siswa sudah meningkat 2) Pemahaman peningkatan 3) Pemanfaatan waktu sudah baik dan penguasaan siswa sudah menunjukan yang menyebabkan kurang optimalnya proses .2. Pembahasan Siklus I Dari temuan diketahui bahwa prosentase nilai rata-rata 64. 7 % setalah melakukan refleksi keadaan di atas diidentifikasi karena dalam proses pembelajaran masih belum optimal diantaranya : 1) Motivasi belajar kurang 2) Pemahaman materi masih kurang 3) Alokasi waktu belum selesai 4) Siswa yang pintar masih mendominasi aktivitas pembelajarannya Dengan demikian peneliti berusaha memperbaiki pembelajaran dengan menyusun langkah-langkah tindakan yang dituangkan dalam rencana perbaikan pembelajaran. Ilmu Pengetahuan Sosial a. Memberi kesempatan kepada siswa memiliki rasa kebersamaan. Langkah pertama penulis lakukan adalah menyusun skenario pembelajaran dengan menggunakan alat peraga. Dengan adanya kebersamaan ini setiap anggota akan berpartisipasi aktif menyelesaikan tugas yang diberikan kepada kelompoknya.

(Ames and Archer (1987). Suciati dk. . Peran motivasi belajar seperti ini sangat menentukan keberhasilan siswa karena faktor kemandirian.. maka penulis berusaha untuk memperbaiki kekurangan dari proses pembelajaran dengan cara menerapkan disiplin secara fleksibel sehingga tercipta situasi belajar yang efektif. Saya melakukan tindakan perbaikan untuk lebih meningkatkan motivasi siswa. 2004 : 3-4). Guru dapat mengubah (meningkatkan) motivasi siswa.4) Hampir semua siswa terlihat dalam aktivitas pembelajaran Dengan temauan di atas. Siswa diberi kebebasan untuk melakukan tugas belajarnya asal tidak mengganggu siswa lain.

Belajar kelompok dapat mengembangkan hubungan antara personal.7 % dan siklus II mencapai 77. 32 . Dalam proses pembelajaran siswa lebih aktif. termotivasi untuk belajar dan menumbuhkan rasa ingin tahu.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. serta kemampuan berkomunikasi dan memberikan kontribusi sosial. Pembelajaran IPA dengan menggunakan alat peraga. hasil belajar siswa meningkat dan bersifat permanen atau tidak mudah dilupakan. ada beberapa hal yang sebaiknya dilaksanakan oleh guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran diantaranya : 1. Pembelajaran IPS dengan model pembelajaran konsekstual dimana guru menggunakan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran.2 %. siswa lebih termotivasi untuk belajar. 3. Peningkatan hasil belajar yang diperoleh pada siklus I mencapai 64. B.1 %. Kesimpulan Dari hasil kajian perbaikan pembejaran yang telah dilaksanakan di kelas III SD Negeri 2 Kadipaten Kecamatan Kadipaten dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1. senang. Peningkatan hasil belajar yang diperoleh pada siklus I mencapai rata-rata 66. siswa menjadi lebih tertarik. Saran dan Tindak Lanjut Berdasarkan kesimpulan di atas. siklus II mencapai 81. selain tumbunya kemampuan kognitif / intelektual siswa juga tumbuh sikap kepekaan sosial. 2. 0 %. yang memang sesuai dengan taraf berpikir siswa SD yaitu tahap operasional kongkrit (berpikir nyata). Pembelajaran dengan menggunakan alat peraga perlu dikembangkan pada materi pembelajaran yang berbeda. sehingga hasil belajar dirasakan oleh siswa lebih bermakna dan meningkat.

2. Pengalaman melaksanakan penelitian tindakan kelas ini. dapat dijadikan bahan kajian pada pertemuan dengan teman-teman sejawat melalui Kelompok Kerja Guru (KKG). . supaya belajar siswa aktif dan menyenangkan. 3. Perbaikan pembelajaran yang telah dilaksanakan dapat dijadikan pedoman guna mengatasi permasalahan lain yang ditemukan guru di kelas. sehingga masalah yang ditemukan di kelas dapat dicarikan solusinya. Model pembelajaran konsektual perlu dikembangkan pada mata pembelajaran lainnya. 4.

S. Mulyati Arifin. Winataputra. Bandung : PT.A. Senang Belajar Ilmu Pengetahuan Alam. dkk (2005). Raja Grafindo Persada. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar KTSP PSD. Renny Setiraeni. Jakarta : Pusat Perbukuan. Kelompok Kerja Pengawas TK / SD (2006).DAFTAR PUSTAKA Arsyad. Hj. Belajar Sains 3 Dengan Orientasi Keterampilan Eksperimen untuk SD Kelas 3 PT. Susi Susilawati. dkk 1978 : 42 (Materi Pembelajaran Ips SD) Universitas Terbuka. Rosiawaty (2008). Strategi Belajar Mengajar Universitas Terbuka. Ishak Dkk (Pendidikan IPS di SD) Universitas Terbuka. Muhammad Nursaban (2008). Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkunganku. Belajar Pengetahuan Sosial dengan Orientasi Keterampilan Sosial. M. Sarana Panca Karya Nusa. Pedoman Pembelajaran Sains secara kontekstual untuk guru SD Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat 2004.Dr (1996). 34 . dkk. Haryanto. Udin S. Lilih S (2004). Tasikmalaya Dinas Pendidikan. Belajar Pengetahuan Sosial Deng Kompetensi Dasar Keterampilan Dasar Keterampilan Sosial Bandung : PT. Sains untuk Sekolah Dasar Kelas III Elangga. Nita Suherneti. Hj. Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkunganku . Sarana Panca Karya Nusa.Pd. Jakarta : Pusat Pebukuan Udin S.Sarana Panca Karya Nusa. M. Dra. Hidayat. dkk (2008).Prof. Winataputra. Jakarta : Pusat Perbukuan. Azhar.. Media Pembelajaran Jakarta PT.

Kadipaten. Tasikmalaya Menyatakan bahwa Nama NIP Tempat Mengajar Jabatan : N. Demikian pernyataan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. KOMALAWATI. Kab. ETI NURHAYATI : 817646253 : S-1 PGSD : SD Negeri 2 Kadipaten : Cineam. yang merupakan tugas mata kuliah PDGK 4501 Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP).Pd.Pd NIP. 19640807 199301 2001 N. Teman Sejawat. S. KOMALAWATI. 2 Agustus 2010 Yang Membuat Pernyataan.Lampiran 1 SURAT PERNYATAAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama NIM Program Studi Tempat Mengajar Pokjar : N. : 19640807 099301 2001 : SD Negeri 2 Kadipaten : Guru Kelas Adalah teman sejawat yang akan membantu dalam pelaksanaan perbaikan pembelajaran. N. S. ETI NURHAYATI NIM. 817646253 .

ETI NURHAYATI : 817646253 : S-1 PGSD : Desa Kadipaten Kecamatan Kadipaten Kab. UNDANG YOYO. Mengetahui Kepala Sekolah Kadipaten. S. 2 Agustus 2010 Teman Sejawat. : 19640807 099301 2001 : SD Negeri 2 Kadipaten : Desa Kadipaten Kecamatan Kadipaten Kab. 19561010 197512 1002 N. Tasikmalaya Telephone : Menyatakan bersedia sebagai teman sejawat untuk mendampingi dalam pelaksanaan PKP atas nama : Nama NIP Tempat Mengajar Alamat Sekolah : N. S.Lampiran 2 KESEDIAAN SEBAGAI TEMAN SEJAWAT DALAM PENYELENGGARAAN PKP Kepada Kepala UPBJJ-UT Bandung Di Bandung Yang bertanda tangan di bawah ini.Pd NIP. S.Pd. Tasikmalaya Telephone : Demikian agar surat pernyataan ini dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. menerangkan bahwa : Nama NIP Tempat Mengajar Alamat Sekolah : N. KOMALAWATI.Pd. KOMALAWATI. 19640807 199301 2001 . NIP.

Mengelompokan mahluk hidup dengan mahluk tak hidup D. Menyebutkan dua macam ciri-ciri mahluk hidup 3. Setelah mengadakan tanya jawab siswa dapat menyebutkan ciri-ciri mahluk hidup 3. Tujuan Perbaikan Pembelajaran 1. Menyebutkan tiga macam benda yang termasuk kepada mahluk hidup 2. Standar Kompetensi Memahami ciri-ciri mahluk hidup serta hal-hal yang mempengaruhi perubahan pada mahluk hidup.Lampiran 3 Rencana Perbaikan Pembelajaran Siklus I Mata Pelajaran Kelas / Semester Hari / Tanggal Alokasi Waktu : : : : Ilmu Pengetahuan Alam III /I Selasa / 3 Agustus 2010 1 x 35 Menit A. Materi Pembelajaran 1. Indikator 1. B. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi ciri dan kebutuhan mahluk hidup C. Melalui penjelasan guru siswa dapat menyebutkan tiga macam benda yang termasuk kepada mahluk hidup 2. Melalui diskusi siswa dapat mengelompokan mahluk hidup dengan mahluk tak hidup. Macam – macam mahluk hidup . E.

2. Metode Pembelajaran 1. Langkah-langkah Pembelajaran 1. Diskusi G. Ciri-ciri mahluk hidup F. Guru memberikan pengliatan atas hasil kerja siswa g. b. Kegiatan Awal (5 menit) a. Siswa dan guru mengadakan tanya jawab tentang ciri-ciri mahluk hidup. Siswa memperhatikan benda-benda yang diperlihatkan oleh guru. Mengkondisikan siswa pada situasi pembelajaran yang baik b. Kegiatan Inti ( 20 menit ) a. Mengadakan evaluasi b. c. Dengan bimbingan guru siswa melakukan diskusi kelompok e. Menganalisis hasil evaluasi d. d. Memberikan tindak lanjut . Siswa dan guru membahas hasil diskusi kelompok f. Tanya Jawab 3. Siswa dan guru menyimpulkan materi pembelajaran 3. Mengadakan apersepsi berupa tanya jawab yang mengarah pada materi pembelajaran. Memeriksa hasil evaluasi c. Kegiatan Akhir ( 10 menit ) a. seperti : Apakah tumbuhan bergerak? Apakah kunci bisa memerlukan makanan? Apakah batu bisa bergerak? Apakah papan tulis bisa bernafas? 2. Menyampaikan tujuan pembelajaran c. Ceramah 2. Siswa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.

Manusia. Ayam. berkembang biak. Kunci Jawaban 1.....Tes Akhir 2. Mahluk tak hidup 5. dan tumbuhan termasuk kepada mahluk . Benda-benda disekitar kelas b. Bernapas ... Sarana dan Sumber Belajar 1. kursi. Bentuk Tes 4.Tes proses mengamati siswa dalam berdiskusi kelompok . itu membuktikan bahwa mahluk hidup itu. Sarana a......... 4. dan tumbuhan 2. papan tulis benda-benda itu termasuk kepada mahluk...dan... kambing... Bernafas. 2.. memerlukan makanan dll 3. Jenis Tes 3.. Batu. Alat Tes : Tulisan : Isian : Soal Evaluasi Soal Evaluasi Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar ! 1.... Sumber belajar a. hewan.. Sebutkan 2 macam ciri-ciri mahluk hidup 3. Benda-benda yang termasuk kepada mahluk hidup yaitu.. 5..H. Belajar Sains 3 PT Sarana Panca Karya b...... Sains untuk Sekolah Dasar Kelas III Erlangga I... meja. Adanya gerak turun naiknya dada pada manusia pada saat bernafas. Prosedur Tes : ........ Mahluk hidup 4. bergerak. Contoh benda hidup dan benda tak hidup 2. Evalusi 1..

Eti Nurhayati NIM. S. 3 Agustus 2010 Peneliti Undang Yoyo. Jumlah soal sebanyak lima nomor 2.Kriteria penilaian 1.Pd NIP. Setiap nomor diberi nilai 20 3. 8176466253 . 195610101975121002 N. Skor maksimal 100 Mengetahui Kepala Sekolah Kadipaten.

No 1 2 3 4 5 Mahluk Hidup Pohon Rambutan Batu Benda Tak Hidup Anggota Kelompok 1. 2.Lembar Kerja Siswa Mata Pelajaran IPA Lengkapi tabel dibawah ini dengan menuliskan contoh-contoh mahluk hidup dan tak hidup. 3. 4. . 5.

FORMAT PENILAIAN Keaktifan Siswa No Nama Siswa A B C Aktifitas Siswa A = Sangat Aktif B = Aktif C = Kurang Aktif .

3 Agustus 2010 Pengamat N.Lampiran 4 LEMBAR OBSERVASI SIKLUS I Mata Pelajaran Kelas / Semester Hari / Tanggal Fokus Observasi : Ilmu Pengetahuan Alam : III / I : Selasa / 3 Agustus 2010 : Strategi Pembelajaran Kemunculan No Aspek-Aspek yang diamati Ya 1 2 3 4 Pada kegiatan awal mengadakan apesepsi Menyampaikan tujuan pembelajaran Penyampaian materi tidak terlalu cepat Siswa diberi kesempatan untuk bertanya Membimbing siswa dalam berdiskusi 5 kelompok 6 7 Meyimpulkan materi pembelajaran Mengadakan evaluasi Cukup Cukup Tidak Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Keterangan Kadipaten. S.Pd NIP. Komalawati. 196408071993012001 .

Setelah mengadakan tanya jawab siswa dapat menyebutkan ciri-ciri mahluk hidup 3. Melalui diskusi siswa dapat mengelompokan mahluk hidup dengan mahluk tak hidup.Lampiran 5 Rencana Perbaikan Pembelajaran Siklus II Mata Pelajaran Kelas / Semester Hari / Tanggal Alokasi Waktu : : : : Ilmu Pengetahuan Alam III /I Kamis / 5 Agustus 2010 1 x 35 Menit A. Melalui penjelasan guru siswa dapat menyebutkan tiga macam benda yang termasuk kepada mahluk hidup 2. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi ciri dan kebutuhan mahluk hidup C. Materi Pembelajaran 1. B. E. Mengelompokan mahluk hidup dengan mahluk tak hidup D. Menyebutkan tiga macam benda yang termasuk kepada mahluk hidup 2. Menyebutkan dua macam ciri-ciri mahluk hidup 3. Tujuan Perbaikan Pembelajaran 1. Indikator 1. Standar Kompetensi Memahami ciri-ciri mahluk hidup serta hal-hal yang mempengaruhi perubahan pada mahluk hidup. Macam – macam mahluk hidup .

Langkah-langkah Pembelajaran 1. Siswa memperhatikan benda-benda yang diperlihatkan oleh guru. Siswa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. d. Memberikan tindak lanjut . Ceramah 2. Diskusi G. b. Mengadakan apersepsi berupa tanya jawab yang mengarah pada materi pembelajaran. Tanya Jawab 3. c. Guru memberikan pengliatan atas hasil kerja siswa g. Dengan bimbingan guru siswa melakukan diskusi kelompok e. seperti : Apakah tumbuhan bergerak? Apakah kunci bisa memerlukan makanan? Apakah batu bisa bergerak? Apakah papan tulis bisa bernafas? 2. Menganalisis hasil evaluasi d. Menyampaikan tujuan pembelajaran c. Kegiatan Inti ( 20 menit ) a. Kegiatan Akhir ( 10 menit ) a. Mengkondisikan siswa pada situasi pembelajaran yang baik b. Siswa dan guru menyimpulkan materi pembelajaran 3.2. Mengadakan evaluasi b. Siswa dan guru membahas hasil diskusi kelompok f. Ciri-ciri mahluk hidup F. Metode Pembelajaran 1. Memeriksa hasil evaluasi c. Siswa dan guru mengadakan tanya jawab tentang ciri-ciri mahluk hidup. Kegiatan Awal (5 menit) a.

Mahluk hidup 4.. berkembang biak... Kunci Jawaban 1. Sebutkan 2 macam ciri-ciri mahluk hidup 3..... Ayam. 4..... Mahluk tak hidup 5. bergerak. Benda-benda disekitar kelas b. 5... itu membuktikan bahwa mahluk hidup itu.. Bernafas. Batu. Bernapas .... Adanya gerak turun naiknya dada pada manusia pada saat bernafas..... Bentuk Tes 4. Manusia.. Contoh benda hidup dan benda tak hidup 2..dan. Sumber belajar a. Sarana a. Benda-benda yang termasuk kepada mahluk hidup yaitu.. hewan. papan tulis benda-benda itu termasuk kepada mahluk... dan tumbuhan 2. Alat Tes : Tulisan : Isian : Soal Evaluasi Soal Evaluasi Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar ! 1...H.Tes Akhir 2. Prosedur Tes : . Sains untuk Sekolah Dasar Kelas III Erlangga I... Belajar Sains 3 PT Sarana Panca Karya b... memerlukan makanan dll 3.Tes proses mengamati siswa dalam berdiskusi kelompok . kambing.. Sarana dan Sumber Belajar 1. Evalusi 1. Jenis Tes 3... kursi..... meja.... dan tumbuhan termasuk kepada mahluk . 2..

Kriteria penilaian 1. 8176466253 . Eti Nurhayati NIM. 195610101975121002 N. Setiap nomor diberi nilai 20 3.Pd NIP. S. 3 Agustus 2010 Peneliti Undang Yoyo. Jumlah soal sebanyak lima nomor 2. Skor maksimal 100 Mengetahui Kepala Sekolah Kadipaten.

Lampiran 6 LEMBAR OBSERVASI SIKLUS II Mata Pelajaran Kelas / Semester Hari / Tanggal Fokus Observasi : Ilmu Pengetahuan Alam : III / I : Kamis / 5 Agustus 2010 : Strategi Pembelajaran Kemunculan No Aspek-Aspek yang diamati Ya 1 2 3 4 Pada kegiatan awal mengadakan apesepsi Menyampaikan tujuan pembelajaran Penyampaian materi tidak terlalu cepat Siswa diberi kesempatan untuk bertanya Membimbing siswa dalam berdiskusi 5 kelompok 6 7 Meyimpulkan materi pembelajaran Mengadakan evaluasi Cukup Cukup Tidak Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Keterangan Kadipaten. 3 Agustus 2010 Pengamat N. S.Pd NIP. Komalawati. 196408071993012001 .

Arti lingkungan alam dan buatan 2. Melalui karyawisata siswa dapat menjelaskan arti lingkungan alam dan lingkungan buatan 2. Menjelaskan arti lingkungan alam 2. C. Materi Pembelajaran 1. 18 Agustus 2010 1 x 35 Menit A. Indikator 1. B. Tujuan Perbaikan Pembelajaran 1.Lampiran 7 Rencana Perbaikan Pembelajaran Siklus I Mata Pelajaran Kelas / Semester Hari / Tanggal Alokasi Waktu : : : : Ilmu Pengetahuan Sosial III /I Rabu. Standar Kompetensi Memahami lingkungan dan melaksanakan kerjasama di lingkungan sekitar rumah dan sekolah. Melalui tanya jawab dan diskusi kelompok siswa dapat menyebutkan contoh-contoh lingkungan alam dan buatan E. Menyebutkan contoh-contoh lingkungan alam dan buatan masing-masing sebanyak 2 macam D. Menjelaskan arti lingkungan buatan 3. Kompetensi Dasar Menceritakan lingkungan alam dan buatan disekitar rumah dan sekolah. Contoh-contoh lingkungan alam dan buatan .

Mengkondisikan siswa pada situasi pembelajaran yang kondusif. b. Memberikan tindak lanjut . Mengadakan evaluasi b. Siswa dan guru menyimpulkan materi pembelajaran 3. Langkah-langkah Pembelajaran 1. Menganalisis hasil evaluasi d. seperti : Pernahkah kalian melihat laut ? Sudahkah kalian melihat pegunungan ? Pernahkan kalian pergi ke pasar ? Pernahkah kalian melihat kolam ? 2. Siswa dan guru membahas hasil kerja kelompok g. siswa dibawa ke luar kelas untuk mengamati lingkungan di sekitar sekolah. Memeriksa hasil evaluasi c. Metode Pembelajaran 1. Kegiatan Awal ( 5 menit ) a.F. Dengan bimbingan guru siswa melakukan diskusi kelompok f. b. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok e. Mengadakan apesepsi berupa pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada materi pembelajaran. Karyawisata 2. Diskusi G. Kegiatan Akhir ( 10 menit ) a. Dengan bimbingan guru. Tanya jawab 3. Menyampaikan tujuan perbaikan pembelajaran c. Memberikan penguatan atas hasil kerja siswa h. Siswa membuat catatan-catatan kecil dari hasil pengamatannya c. Siswa dan guru mengadakan tanya jawab tentang lingkungan d. Kegiatan Inti ( 20 menit ) a.

......... 3.. Pegunungan.. Sumber Belajara a. Alat Tes : Tulisan : Isian : Soal Evaluasi Soal Evaluasi Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar ! 1... Evaluasi 1.. terminal..... PT Sarana Panca Karya Nusa c. Ilmu Pengetahuan Sosial 3 Pusat Perbukuan... PT Sarana Panca Karya Nusa d. danau. termasuk lingkungan....... 5.. Belajar Pengetahuan Sosial. pasar..... Lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran 2... Lingkungan yang terjadi secara alami.. Pendid . Kuci Jawaban 1.. Alam 2.. I.... disebut lingkungan. adalah contoh lingkungan.. laut..H. Bentuk Tes 4.. Bangunan sekolah dibuat untuk kepentingan......Tes proses mengamati keaktifan siswa dalam berdiskusi 2. Belajar Pengetahuan Sosial Dengan Orientasi Keterampilan Sosial. Sarana dan Sumber Belajar 1. Lingkungan yang dibuat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya... Bangunan sekolah..... Buatan 3.. Prosedur Tes : .. 4.. disebut lingkungan..... b.. Jenis Tes 3. 2. Sarana a.

S.Kriteria Penilaian 1.Pd NIP. 8176466253 . 3 Agustus 2010 Peneliti Undang Yoyo. Skor maksimal 100 Mengetahui Kepala Sekolah Kadipaten. Eti Nurhayati NIM. 195610101975121002 N. Setiap soal diberi nilai 20 3. Jumlah soal sebanyak 5 nomor 2.

3. 2. . 4. 5.LEMBAR KERJA SISWA Mata Pelajaran IPS Tulislah contoh-contoh lingkungan alam dan buatan pada kolom yang di bawah ini : Contoh-contoh Lingkungan Hidup Contoh-contoh Lingkungan Buatan No 1 2 3 4 5 Anggota Kelompok 1.

Lampiran 8 LEMBAR OBSERVASI SIKLUS I

Mata Pelajaran Kelas / Semester Hari / Tanggal Fokus Observasi

: Ilmu Pengetahuan Sosial : III / I : Rabu / 18 Agustus 2010 : Strategi Pembelajaran

No 1 2

Aspek-Aspek yang diamati Pada kegiatan awal mengadakan apesepsi Menyampaikan tujuan perbaikan pembelajaran

Kemunculan Ya Tidak

Keterangan Cukup Cukup

3

Menggunakan lingkungan sebagai media pembelajaran

4 5 6 7

Penyampaian materi tidak terlalu cepat Siswa diberi kesempatan untuk bertanya Membimbing siswa dalam berdiskusi Mengamatti siswa pada saat melakukan diskusi

Cukup

Cukup

8 9

Menyimpulkan materi pembelajaran Mengadakan evaluasi

Cukup Cukup

Kadipaten, 18 Agustus 2010 Pengamat

N. Komalawati, S.Pd NIP. 196408071993012001

Lampiran 9 Rencana Perbaikan Pembelajaran Siklus II

Mata Pelajaran Kelas / Semester Hari / Tanggal Alokasi Waktu

: : : :

Ilmu Pengetahuan Sosial III /I Kamis, 19 Agustus 2010 1 x 35 Menit

A. Standar Kompetensi Memahami lingkungan dan melaksanakan kerjasama di lingkungan sekitar rumah dan sekolah.

B. Kompetensi Dasar Menceritakan lingkungan alam dan buatan disekitar rumah dan sekolah.

C. Indikator 1. Menjelaskan arti lingkungan alam 2. Menjelaskan arti lingkungan buatan 3. Menyebutkan contoh-contoh lingkungan alam dan buatan masing-masing sebanyak 2 macam

D. Tujuan Perbaikan Pembelajaran 1. Melalui karyawisata siswa dapat menjelaskan arti lingkungan alam dan lingkungan buatan 2. Melalui tanya jawab dan diskusi kelompok siswa dapat menyebutkan contoh-contoh lingkungan alam dan buatan

E. Materi Pembelajaran 1. Arti lingkungan alam dan buatan 2. Contoh-contoh lingkungan alam dan buatan

F. Metode Pembelajaran 1. Karyawisata 2. Tanya jawab 3. Diskusi

G. Langkah-langkah Pembelajaran 4. Kegiatan Awal ( 5 menit ) a. Mengkondisikan siswa pada situasi pembelajaran yang kondusif. b. Menyampaikan tujuan perbaikan pembelajaran c. Mengadakan apesepsi berupa pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada materi pembelajaran, seperti : Pernahkah kalian melihat laut ? Sudahkah kalian melihat pegunungan ? Pernahkan kalian pergi ke pasar ? Pernahkah kalian melihat kolam ?

5. Kegiatan Inti ( 20 menit ) a. Dengan bimbingan guru, siswa dibawa ke luar kelas untuk mengamati lingkungan di sekitar sekolah. b. Siswa membuat catatan-catatan kecil dari hasil pengamatannya c. Siswa dan guru mengadakan tanya jawab tentang lingkungan d. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok e. Dengan bimbingan guru siswa melakukan diskusi kelompok f. Siswa dan guru membahas hasil kerja kelompok g. Memberikan penguatan atas hasil kerja siswa h. Siswa dan guru menyimpulkan materi pembelajaran 6. Kegiatan Akhir ( 10 menit ) a. Mengadakan evaluasi b. Memeriksa hasil evaluasi c. Menganalisis hasil evaluasi d. Memberikan tindak lanjut

.. I... Sarana a.. Alam 2.. PT Sarana Panca Karya Nusa c.. Pendid . Buatan 3. terminal... adalah contoh lingkungan. Bangunan sekolah...... Lingkungan yang terjadi secara alami... 2... Kuci Jawaban 1..... Alat Tes : Tulisan : Isian : Soal Evaluasi : . 4.. Jenis Tes 3..... PT Sarana Panca Karya Nusa d.. Belajar Pengetahuan Sosial. laut.....Tes proses mengamati keaktifan siswa dalam Soal Evaluasi Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar ! 1. Lingkungan yang dibuat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.. Lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran 2.... Bangunan sekolah dibuat untuk kepentingan.. termasuk lingkungan... b..... Bentuk Tes 4.. disebut lingkungan. Sarana dan Sumber Belajar 1.. pasar. Pegunungan..... danau.. Evaluasi 1. disebut lingkungan.H. Prosedur Tes berdiskusi 2. Sumber Belajara a... 5..... Ilmu Pengetahuan Sosial 3 Pusat Perbukuan.... Belajar Pengetahuan Sosial Dengan Orientasi Keterampilan Sosial... 3.

S.Kriteria Penilaian 1. Jumlah soal sebanyak 5 nomor 2. Skor maksimal 100 Mengetahui Kepala Sekolah Kadipaten. 195610101975121002 N. Setiap soal diberi nilai 20 3.Pd NIP. 8176466253 . Eti Nurhayati NIM. 3 Agustus 2010 Peneliti Undang Yoyo.

18 Agustus 2010 Pengamat N. 196408071993012001 . S.Lampiran 10 LEMBAR OBSERVASI SIKLUS II Mata Pelajaran Kelas / Semester Hari / Tanggal Fokus Observasi : Ilmu Pengetahuan Sosial : III / I : Kamis / 19 Agustus 2010 : Strategi Pembelajaran No 1 2 Aspek-Aspek yang diamati Pada kegiatan awal mengadakan apesepsi Menyampaikan tujuan perbaikan pembelajaran Kemunculan Ya Tidak Keterangan Cukup Cukup 3 Menggunakan lingkungan sebagai media pembelajaran 4 5 6 7 Penyampaian materi tidak terlalu cepat Siswa diberi kesempatan untuk bertanya Membimbing siswa dalam berdiskusi Mengamatti siswa pada saat melakukan diskusi Cukup Cukup 8 9 Menyimpulkan materi pembelajaran Mengadakan evaluasi Cukup Cukup Kadipaten.Pd NIP. Komalawati.

baik dalam penulisan.KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh SWT. Pengelola Pokjar Cineam Kabupaten Tasikmalaya. 5. 6. memberi arahan. 4. Anditrisna yang selalu memberi semangat dan selalu membantu penulis dalam menyusun laporan ini. Bapak Drs. Ahmad Anwar Yusa. Tanpa bantuan dan bimbingan penulis yakin laporan ini tidak akan selesai tepat waktunya. berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan ini. 2. maupun tata bahasanya. Bapak ir. pada mata pelajaran IPA dan IPS yang merupakan tugas mata kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) pada program S-1 PGSD. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan laporan ini. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada : 1. isi. 3.Pd selaku Supervisor / Pembimbing Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional program PGSD Universitas Terbuka. Dalam penyusunan laporan ini. Bapak Kepala Sekolah SD Negeri 2 Kadipaten yang telah memberi izin melaksanakan perbaikan pembelajaran. i . bimbingan dan dorongan kepada penulis dalam menyusun laporan ini. penulis sadar bahwa dalam penyusunan laporan ini masih banyak kekurangan dan ketidaksempurnaan. Rekan-rekan guru SD Negeri 2 Kadipaten yang telah membantu memberikan dukungan dan semangat kepada penulis dalam melaksanakan perbaikan pembelajaran. penulis banyak menerima bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak. Dengan berbagai keterbatasan yang penulis miliki. Laporan ini menyajikan hasil penelitian tentang perbaikan pembelajaran di kelas III SD Negeri 2 Kadipaten. M. Pengelola Program S-1 PGSD Universitas Terbuka UPBJJ Bandung.

Tasikmalaya. 18 Agustus 2010 Penulis ii .Akhirnya semoga laporan ini bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan referensi untuk membuat laporan sejenis serta dapat kiranya memenuhi harapan.

........................................................................ Ilmu Pengetahuan Sosial ................... 5 6 8 12 17 A.................................................. Media Pembelajaran / Alat Peraga ...... D.......................................................... Latar Belakang Masalah .................................... C...................................... BAB III PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN ................ Saran dan Tindak Lanjut .................................................................................... BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ..... Deskripsi Per Siklus........................................................... Ilmu Pengetahua Alam ........................... B............................. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN . Pembelajaran Kontekstual......................................................................................................................... 17 B........... 18 22 22 28 32 32 32 34 35 iii ................ A...................................................... 5 A. Hasil Penelitian Persiklus...... Pembahasan dari Setiap Siklus..................................... DAFTAR LAMPIRAN ……………………………………………………........................................................................... Rumusan Masalah C...................... DAFTAR TABEL …………………………………………………………..................................... A.............. B.................... Tujuan Masalah …………………………………………………… D....................... B............................................ Manfaat Penelitian......................... DAFTAR PUSTAKA... B...... Subyek Penelitian................................ LAMPIRAN........................... A................................................... Kesimpulan......................... DAFTAR GRAFIK ………………………………………………………… BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………… ………………………………………………..............................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ……………………………………………………...................... i iii iv v vi 1 1 3 3 4 DAFTAR ISI ………………………………………………………………............................ BAB II KAJIAN PUSTAKA.......

............................DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Surat Pernyataan dari teman sejawat ........................................................................................................... Lembar Observasi Perbaikan Pembelajaran Mata Pelajaran Eksak Siklus I ........ Lampiran 15 Lembar Pengamatan Siswa............................................................................... 54 55 Lampiran 9 RPP Siklus II Mata Pelajaran Non Eksak ........... 48 49 Lampiran 7 Lampiran 8 RPP siklus I Mata Pelajaran Non Eksak .. lembar Observasi perbaikan Pembelajaran Mata Pelajaran Eksak Siklus II ............................. Lampiran 10 Lembar Observasi Perbaikan Pembelajaran Mata Pelajaran Non Eksak Siklus II ............ Lampiran 14 Contoh Lembar Kerja Siswa Mata Pelajaran IPS ...................................................... 59 iv ........................ Lampiran 12 Foto Copy Kartu Mahasiswa ...................................................................................................................... 35 36 37 43 44 Lampiran 5 Lampiran 6 RPP Siklus II Mata Pelajaran Eksak ........ Lembar Observasi Perbaikan Pembelajaran Mata Pelajaran Non Eksak Siklus I .......... RPP Siklus I Mata Pelajaran Eksak ...... Lampiran 13 Contoh Lembar Kerja Siswa Mata Pelajaran IPA ....... Lampiran 11 Foto Copy TBS (Tanda Bukti Setor).............................. Kesediaan sebagai teman sejawat ............................................................................................................................................................................

17 17 18 22 23 24 25 25 26 Tabel 4.6 Nilai Hasil Pengelompokan Mata Pelajaran IPS ……………… v . Tabel 4. Tabel 4.2 Jadwal dan Fokus Perbaikan IPA ……………………………. ……………….3 Daftar Nilai Siklus I dan II Mata Pelajaran IPS Tabel 4.DAFTAR TABEL Tabel 3.2 Rata-rata Nilai IPA Setiap Siklus ………………………………... Tabel 3.1 Jadwal Kegiatan ……………………………………………….1 Daftar Nilai Siklus I dan II Mata Pelajaran IPA ………………… Tabel 4.4 Rata-rata Nilai IPS Setiap Siklus ………………………………. Tabel 3.3 Jadwal dan Fokus Perbaikan IPS ………………………………. Tabel 4.5 Nilai Hasil Pengelompokan Mata Pelajaran IPA ……………….

DAFTAR GRAFIK Grafik 4.1 Perolehan Nilai Pelajaran IPA Setelah Perbaikan …………… Grafik 4. 23 25 vi .2 Perolehan Nilai Pelajaran IPS Setelah Perbaikan …………….

Drs.Pd : Ahmad Anwar Yusa. Eti Nurhayati : 817646253 : S1 – PGSD : SD Negeri 2 Kadipaten : N. Komalawati. Sabtu. 31 Juli 2010 2. 21 Agustus 2010 5. M.2 : Cineam Kab. 18 September 2010 . 28 Agustus 2010 6. Sabtu. 7 Agustus 2010 3. 14 Agustus 2010 4. Sabtu. Sabtu. Sabtu. S.Pd Jadwal Bimbingan Tutorial : 1. Sabtu. Tasikmalaya : N.BIODATA MAHASISWA UPBJJ Masa Registrasi Pokjar Nama Mahasiswa NIM Program Studi Tempat Mengajar Teman Sejawat Supervisor / Pembimbing : UT BANDUNG : 2010.

Tasikmalaya : 2010. 817646253 . 18 September 2010 Peneliti AHMAD ANWAR YUSA.Pd NIP. Nama Mahasiswa NIM Program Studi Pokjar Masa Registrasi : N.2 Tempat Penelitian : SD Negeri 2 Kadipaten Menyetujui Supervisor Tasikmalaya. Eti Nurhayati : 817646253 : 089 / PGSD-S1 : Cineam Kab. Drs.LEMBAR PENGESAHAN Judul : Penggunaan Alat Peraga Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang Ciri-Ciri Mahluk Hidup dan Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. 195305311986011001 N. ETI NURHAYATI NIM. M.

IPS LAPORAN PKP-PGSD PENGGUNAAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS III TENTANG CIRI-CIRI MAHLUK HIDUP dan PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional (PDGK 4501) Disusun Oleh : Nama : N.IPA . ETI NURHAYATI NIM : 817646253 Program Studi : 089 / PGSD – S1 Pokjar : Cineam Kab. Tasikmalaya Masa Registrasi : 2010.2 UNIVERSITAS TERBUKA UPBJJ BANDUNG 2010 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful