P. 1
MATEMATIKA KELAS 8

MATEMATIKA KELAS 8

4.57

|Views: 153,761|Likes:
Published by kangiyan

More info:

Published by: kangiyan on Jan 14, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

10/22/2015

1.Luas Persegi dan Luas Segitiga Siku-Siku

Perhatikan Gambar 5.1.
Pada gambar tersebut tampak sebuah persegi ABCD yang
panjang sisinya s satuan panjang.
Luas persegi ABCD= sisi sisi
L= s s
L= s2

satuan luas

Selanjutnya, perhatikan Gambar 5.2.
Pada gambar tersebut tampak sebuah persegi panjang PQRS
yang panjangnya p dan lebarnya lsatuan. Diagonal QS membagi
persegi panjang PQRS menjadi dua buah segitiga siku-siku, yaitu
PQS dan QRS. Luas persegi panjang PQRS sama dengan
jumlah luas PQS dan QRS. Adapun luas PQS sama dengan
luas QRS, sehingga diperoleh

luas PQSluasQRS
1

luaspersegipanjangPQRS

2


Karena persegi panjang PQRS berukuran panjang p dan lebar

l, luas PQS = 1

2

pl atau

luas segitiga siku-siku = 1

alastinggi

2
Luas persegi dan luas segitiga siku-siku sangat bermanfaat
dalam menemukan teorema Pythagoras.

2.Menemukan Teorema Pythagoras

Untuk menemukan teorema Pythagoras lakukan kegiatan
berikut. Ambillah dua potong kertas berbentuk persegi berukuran
(b + c) cm seperti tampak pada Gambar 5.3 (i) dan 5.3 (ii). Kita
akan menemukan hubungan antara besarnya a,b, dan c.

A

B

C

D

s

s

Gambar 5.1

Q

P

S

R

p

l

Gambar 5.2

119

Teorema Pythagoras

Gambar 5.3 (i) menunjukkan persegi ABCD berukuran
(b + c) cm. Pada keempat sudutnya buatlah empat segitiga siku-
siku dengan panjang sisi siku-sikunya b cm dan c cm.
Dari Gambar 5.3 (i) tampak bahwa luas persegi ABCD sama
dengan luas persegi (luas daerah yang tidak diarsir) ditambah luas
empat segitiga siku-siku (luas daerah yang diarsir), sehingga
diperoleh
luas daerah yang diarsir= luas empat segitiga siku-siku
1

4

2

2


bc

bc

dan luas daerah yang tidak diarsir= luas persegi PQRS
=a a = a2

.
Lalu buatlah persegi EFGH berukuran (b + c) cm seperti
tampak pada gambar 5.3 (ii). Pada dua buah sudutnya buatlah
empat segitiga siku-siku sedemikian sehingga membentuk dua
persegi panjang berukuran (b c) cm.
Dari Gambar 5.3 (ii) tampak bahwa luas persegi EFGH sama
dengan luas persegi (luas daerah yang tidak diarsir) ditambah luas
empat segitiga siku-siku (luas daerah yang diarsir), sehingga
diperoleh
luas daerah yang diarsir= luas dua persegi panjang
= 2 b c
= 2 bc
luas daerah yang tidak diarsir =luas persegi KMGN+ luas persegi
OFML
=(b b) + (c c)
= b
2

+ c2
.
Dari Gambar 5.3 (i) dan 5.3 (ii) tampak bahwa ukuran persegi
ABCD = ukuran persegi EFGH, sehingga diperoleh
luas persegi ABCD

= luas persegi EFGH

2bc + a2

= 2bc + b2

+ c2

a2

= b2

+ c2
.
Kesimpulan di atas jika digambarkan akan tampak seperti pada
Gambar 5.3 (iii).

Luas daerah persegi yang panjang sisinya adalah sisi miring
suatu segitiga siku-siku sama dengan jumlah luas daerah
persegi yang panjang sisinya adalah sisi siku-siku segitiga
tersebut.

D

A

B

C

a

a

a

a2

a

c

c

c

c

b

b

b

b

P

R

Q

S

(i)

E

F

G

H

b

b2

b

b

c

c

c

cc2

K

L

M

N

O

(ii)

a

a2

b

b2

cc2

(iii)

Gambar 5.3

120

Matematika Konsep dan Aplikasinya 2

Kesimpulan tersebut selanjutnya dikenal dengan teorema
Pythagoras. Teorema Pythagoras tersebut selanjutnya dapat
dirumuskan seperti berikut.

Untuk setiap segitiga siku-siku, berlaku kuadrat panjang sisi
miring sama dengan jumlah kuadrat panjang sisi siku-sikunya.

Jika ABC adalah segitiga siku-siku dengan a panjang sisi mi-
ring, sedangkan b dan c panjang sisi siku-sikunya maka berlaku

a2

= b2

+ c2
.
Pernyataan di atas jika diubah ke bentuk pengurangan menjadi

b2

= a2

c2

atau

c2

= a2

b2
.

Nyatakan hubungan yang
berlaku mengenai sisi-sisi
segitiga pada gambar di
bawah ini.

a.

p

q

r

b.

l

k

m

Gambar 5.5

Penyelesaian:

Karena kedua segitiga di samping adalah segitiga siku-
siku, maka berlaku teorema Pythagoras, yaitu kuadrat
panjang sisi miring = jumlah kuadrat sisi siku-sikunya,
sehingga berlaku
a. q2

= p2

+ r2

ataup2

= q2

r2

r2

= q2

p2

b. k2

= l2

+ m2

ataul2

= k2

m2

m2

= k2

l2

A

B

C

a

b

c

Gambar 5.4

(Berpikir kritis)

Bentuklah kelompok yang terdiri atas 2 orang, 1 pria dan 1 wanita.
Buatlah empat buah segitiga siku-siku dengan ukuran yang berbeda
pada kertas karton. Guntinglah segitiga-segitiga tersebut.
Ukurlah panjang sisi setiap segitiga tersebut. Lalu ujilah, apakah
panjang sisi setiap segitiga tersebut memenuhi teorema
Pythagoras? Ceritakan pengalamanmu secara singkat di depan
kelas.

121

Teorema Pythagoras

Kerjakan soal-soal berikut di buku tugasmu.

1.

A

B

C

(i)

a

b

c

A

B

C

(iii)

ab
c

A

B

C

(ii)

a

b

c

A

B

C

(iv)

a

b

c

Berdasarkan gambar di atas salin dan
lengkapilah tabel berikut. Hubungan
apakah yang tampak pada kolom luas C
dan luas A + B?

2.Gunakan teorema Pythagoras untuk me-
nyatakan persamaan-persamaan yang
berlaku pada segitiga berikut.

a

b

c

e

f

d

(i)

(ii)

h

i

g

k

j

l

(iii)

(iv)

3.Ukurlah panjang sisi setiap segitiga siku-
siku pada soal no. 2 di atas. Cek, apakah
kuadrat panjang sisi miring = kuadrat
panjang kedua sisi siku-sikunya. Ujilah
jawabanmu dengan jawaban soal no. 2.

Gambar

Luas Daerah Persegi
A

B

C

A + B

i
ii
iii
iv

3.Menggunakan Teorema Pythagoras untuk Menghitung
Panjang Salah Satu Sisi Segitiga Siku-Siku jika Kedua
Sisi Lain Diketahui

Dengan menggunakan teorema Pythagoras kita dapat
menghitung panjang salah satu sisi segitiga siku-siku jika panjang
kedua sisi lain diketahui.

122

Matematika Konsep dan Aplikasinya 2

3.Diketahui segitiga PQR siku-siku di P
dengan PQ = 12 cm dan QR = 13 cm.
a.Buatlah sketsa segitiga tersebut.
b.Tentukan panjang PR.
4.Panjang hipotenusa suatu segitiga siku-
siku adalah 15 cm, sedangkan panjang
sisi siku-sikunya 12 cm dan x cm.
Berapakah nilai x?

5.

A

B

C

D

25 cm

9 cm

12 cm

Pada gambar di atas, diketahui panjang
AB = 12 cm, BC = 9 cm, dan CD = 25
cm. Tentukan panjang AD.

1.Gunakan teorema Pythagoras untuk
menghitung nilai x pada gambar berikut.

2.Hitunglah nilai y pada setiap segitiga
berikut.

Kerjakan soal-soal berikut di buku tugasmu.

Diketahui segitiga ABC
siku-siku di B dengan AB
= 6 cm dan BC = 8 cm.
Hitunglah panjang AC.

Penyelesaian:

Dengan menggunakan teorema Pythagoras berlaku
AC2

=AB2

+ BC2

=62

+ 82
=36 + 64
=100
AC=10010

Jadi, panjang AC = 10 cm.

x

24

25

8

6

x

(c)

(d)

x

12

9

x

10

26

(a)

(b)

40

24

y

3,5

12,5y

(c)

(d)

y

y

8

3y

4y

20

(a)

(b)

A

B

C

6 cm

8 cm

Gambar 5.6

123

Teorema Pythagoras

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->