P. 1
BAHASA INDONESIA KELAS 9

BAHASA INDONESIA KELAS 9

4.73

|Views: 63,813|Likes:
Published by kangiyan

More info:

Published by: kangiyan on Jan 14, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2015

Pidato adalah salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan
untuk menyampaikan berbagai informasi kepada khalayak ramai.
Pidato dapat dilakukan dalam berbagai konteks keperluan, misalnya:
pidato kenegaraan, pidato politik, ceramah ilmiah, ceramah
keagamaan, dan lain sebagainya. Karena pidato dan ceramah
sifatnya sekali ucap, maka untuk dapat memahami isi pidato tersebut
diperlukan konsentrasi yang sungguh-sungguh.
Supaya kalian makin dapat memahami materi ini, cobalah
minta salah seorang teman untuk berperan sebagai narasumber
yang menyampaikan pidato berikut ini. Pada saat pidato dibacakan,
simaklah dengan baik. Kalian tidak perlu membaca teks pidato.
Kalian cukup mendengarkan pembacaan pidato tersebut.

Tujuan Pembelajaran

Tujuan belajar kalian
adalah mampu mene-
mukan hal penting
dalam pidato serta
mampu menyimpulkan
pesan pidato yang
kalian dengar.

Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita

semua.

Hadirin yang terhormat, pada
kesempatan kali ini perkenankanlah saya
menyampaikan sedikit uraian tentang
“Pentingnya Komunikasi dalam Kehidupan”.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa
hampir 70% waktu kita digunakan untuk
berkomunikasi. Itu berarti, aktivitas kita
mulai bangun tidur bahkan sampai tidur lagi,
tidak pernah lepas dari berkomunikasi.
Dengan kata lain, kualitas (mutu) hidup kita
banyak ditentukan oleh bagaimana kita
berkomunikasi. Bagaimana komunikasi kita
dengan diri kita, sesama manusia (termasuk
istri/suami, anak, mertua, tetangga, dan
sebagainya), dan kepada Tuhan.

Hadirin yang terhormat, masalah
komunikasi yang pertama banyak ditentukan
oleh kesadaran dan kemauan kita untuk selalu
instrospeksi atau mawas diri. Apakah hari ini
kita sudah berusaha meningkatkan kualitas
diri kita dari hari kemarin? Termasuk dalam
hal komunikasi. Masalah kedua banyak
ditentukan oleh kesadaran dan kemauan kita
untuk selalu ingat dengan Tuhan, baik dalam
keadaan duduk, berdiri, dan berbaring.
Dengan mengingat Tuhan, hati akan menjadi
tenang. Masalah ketiga banyak ditentukan
oleh bagaimana kita menggunakan mulut
kita. Alhasil, urusan mulut banyak memberi-
kan andil dalam perjalanan kita menempuh

Pentingnya Komunikasi dalam Kehidupan

kehidupan. Pertama, bagaimana kita
menangkap komunikasi orang lain. Kedua,
bagaimana kita mengomunikasikan apa yang
ingin kita nyatakan, rasakan, maupun yang
tidak kita inginkan.

Pertengkaran, biasanya diawali oleh
sebuah proses komunikasi yang gagal. Saling
menyalahkan bukan lagi milik mereka yang
sudah dewasa. Mereka yang belum dewasa
pun sering melakukan hal yang serupa.
Mereka mudah menyalahkan jika temannya
melakukan sesuatu secara kurang pas menurut
ukurannya (meskipun secara objektif apa yang
dilakukan tidak salah). Mereka yang
bertengkar mungkin puas, dapat saling lempar
tuduhan dan kesalahan. Apabila hal ini
dilakukan oleh mereka yang menganggap
dirinya telah dewasa, maka sesungguhnya
mereka tidak lebih dari anak-anak yang sering
bertengkar dengan teman bermainnya.

Munculnya persepsi yang keliru dapat
memicu terjadinya pertengkaran. Persepsi
semacam itu disebabkan beberapa faktor,
antara lain: (1) kebiasaan buruk dalam
keluarga yang sering membicarakan keburukan
orang lain, (2) salah persepsi yang tidak
diluruskan, dan (3) pola saling menyalahkan
yang tetap dipertahankan.

Hadirin yang terhormat, demikianlah
uraian singkat yang dapat saya sampaikan,
mudah-mudahan dari uraian yang serba
singkat ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Berbahasa dan Bersastra Indonesia SMP Jilid 3

122

Kurang lebihnya saya mohon maaf.

Selamat pagi.

(Dikutip seperlunya dari: Kado Pernikahan untuk
Istriku, 2001)

Setelah menyimak pidato di atas, kalian dapat mencatat hal-
hal penting yang terdapat dalam pidato yang kalian dengar
sebagaimana berikut ini.

1.Hampir 70% waktu kita digunakan untuk berkomunikasi.
Itu berarti, kualitas hidup kita banyak ditentukan oleh
bagaimana kita berkomunikasi baik dengan diri sendiri,
orang lain, maupun dengan Tuhan.
2.Pertengkaran, biasanya diawali oleh sebuah proses
komunikasi yang gagal.
3.Munculnya persepsi yang keliru dapat memicu terjadinya
pertengkaran.
4.Persepsi yang salah disebabkan oleh kebiasaan buruk,
kesalahan persepsi lama yang tidak diluruskan, dan pola
saling menyalahkan yang tetap dipertahankan.

Kesimpulan yang dapat kalian ambil dari isi pidato yang kalian
dengar adalah pentingnya masalah komunikasi berkaitan dengan
kesadaran dan kemauan kita untuk selalu instrospeksi atau mawas
diri. Apakah hari ini kita sudah berusaha meningkatkan kualitas
diri kita dari hari kemarin? Karena hampir semua aktivitas kita
mulai bangun tidur sampai tidur lagi, tidak pernah lepas dari
berkomunikasi.

Uji Kemampuan 1

Persiapkan konsentrasimu untuk menyimak pidato yang akan
disampaikan oleh temanmu! Berikut teks pidato yang dibacakan
oleh temanmu.

Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita

semua.

Pada kesempatan ini, perkenankan
saya berbicara mengenai televisi dan bahaya
dehumanisasi. Jika televisi telah menjadi
semacam “agama” baru, di mana iklan-iklan
menjadi ayat-ayat sucinya, maka hati-hatilah.
Sebab “dakwahnya” bertalu-talu tanpa kenal
waktu, mengepung pikiran anak-anak, bapak
ibu, dan para pembantu.

Salah satu bentuk iklan yang paling
banyak dipergunakan untuk menawarkan

Awas Dehumanisasi

(meningkatkan kesadaran mengenai
pentingnya) barang mewah berangkat dari peta
mental yang menyesatkan ini: “Anda adalah
apa yang Anda pakai” atau “Anda adalah apa
yang Anda miliki”. Dan jika iklan-iklan
semacam itu terbukti mampu memosisikan
banyak produk dalam benak konsumen secara
efektif, maka proses dehumanisasi (pelecehan
terhadap harkat dan martabat manusia) sedang
melaju kencang dalam masyarakat kita.

Saudara sekalian, mari kita ambil
beberapa contoh sederhana. Iklan sebuah se-

(Sumber: Dok. Penerbit)

Pelajaran 6 Komunikasi

123

dan supermewah berbunyi “You are what you
drive”, iklan sebuah produk makanan yang
supermahal berbunyi “You are what you eat”,
iklan sebuah produk pakaian bermerek untuk
kelas atas menjadi “You are what you wear”,
iklan sebuah produk kosmetik wanita
dinyatakan dengan kalimat indah seperti
“Karena Anda begitu berharga, begitu juga
saya” (maka kenakanlah kosmetik ini), dan
seterusnya. Jadi, pertanyaan eksistensial yang
teramat penting seperti “siapakah aku?”
dijawab secara sembarangan: Anda adalah
mobil yang Anda kemudikan, dan Anda
adalah makanan yang Anda makan, serta
Anda adalah pakaian yang Anda kenakan, atau
Anda menjadi berharga jika menggunakan
kosmetik merek ini.

Mengidentifikasikan seseorang berdasar-
kan benda-benda mati semacam itu, jelas-
jelas melecehkan kemanusiaannya. Sebab
saya kira, tidak memerlukan kecerdasan ekstra
dan pendidikan tinggi untuk menyadari
bahwa kita, Anda dan saya, pertama-tama dan
terutama adalah manusia. Anda bukan mobil,
bukan makanan, bukan pakaian, bukan

kosmetik. Anda adalah Anda. Manusia.
Apabila sebagai manusia Anda kemudian
dilihat, diperlakukan, dihargai, dan dihormati
berdasarkan apa yang Anda pakai atau miliki,
maka apa namanya itu jika bukan pelecehan?

Dengan mengeksploitasi dimensi
kemanusiaan yang paling “rendah”, yakni
dimensi fisik, kita acapkali melupakan bahwa
sebagai manusia kita masih memiliki dimensi
mental-psikologikal, sosial-emosional, dan
rohani-spiritual.

Apabila iklan dengan peta mental “Anda
adalah apa yang Anda pakai atau miliki” saya
vonis menyesatkan, maka tak lain karena peta
mental di balik iklan tersebut menyamakan
derajat sebuah benda (entah itu mobil, jam
tangan mewah, makanan mahal, pakaian
bermerek, kosmetik ternama, dan sebagainya)
dengan manusia.

Sekian, mudah-mudahan ada manfaat-
nya bagi kita semua.

Selamat pagi.

(Sumber: www.pembelajar.com, 2005, dengan
pengubahan)

Selesaikan soal-soal berikut dengan cermat di buku tugas!

1.Apakah hal-hal penting yang terdapat dalam pidato yang telah
kamu simak?
2.Sebutkan pesan-pesan yang terdapat dalam pidato tersebut!
3.Buatlah kesimpulan isi pidato yang kamu dengar dengan
bahasamu!
4.Bagaimanakah kejelasan isi pidato yang disampaikan
temanmu?

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->