P. 1
Pengertian Kendaraan Bermotor

Pengertian Kendaraan Bermotor

|Views: 134|Likes:
Published by RatNa Miccell

More info:

Published by: RatNa Miccell on Aug 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2012

pdf

text

original

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG KENDARAAN BERMOTOR

A. Pengertian Kendaraan Bermotor Kendaraan bermotor adalah kendaraan yang digerakkan oleh peralatan teknik untuk pergerakannya, dan digunakan untuk transportasi darat. Umumnya kendaraan bermotor menggunakan mesin pembakaran dalam (perkakas atau alat untuk menggerakkan atau membuat sesuatu yg dijalankan dengan roda, digerakkan oleh tenaga manusia atau motor penggerak, menggunakan bahan bakar minyak atau tenaga alam). Kendaraan bermotor memiliki roda, dan biasanya berjalan di atas jalanan. 10 Berdasarkan UU No. 14 tahun 1992 , yang dimaksud dengan peralatan teknik dapat berupa motor atau peralatan lainnya yang berfungsi untuk mengubah suatu sumber daya energi tertentu menjadi tenaga gerak kendaraan bermotor yang bersangkutan.Pengertian kata kendaraan bermotor dalam ketentuan ini adalah terpasang pada tempat sesuai dengan fungsinya. Termasuk dalam pengertian kendaraan bermotor adalah kereta gandengan atau kereta tempelan yang dirangkaikan dengan kendaraan bermotor sebagai penariknya. 11 B. Kendaraan Bermotor Sebagai Benda Bergerak

http://id.wikipedia.org/wiki/kendaraan_bermotor Indonesia, Undang - Undang Nomor 14 Tahun 1992 Tentang Perbankan, Lembaran Negara No.182
11

10

Universitas Sumatera Utara

bagian kekayaan. Dalam hukum perdata terdapat jenis dan macam .1997.Pengertian benda dalam KUH Perdata berasal dari dua istilah yaitu benda (Zaak) dan barang (goed). yaitu benda bergerak dan benda tidak bergerak .Alumni. Namun dalam berbagai pembagian benda tersebut yang utama dan mempunyai dampak yang luas berkaitan dengan pengikatan agunan adalah pembagian benda yaitu benda bergerak dan benda tidak bergerak. Pada umumnya yang diartikan dengan benda (berwujud. 13 Pengertian benda secara luas dapat di lihat dalam Pasal 499 KUH Perdata yang menyebutkan : “ Menurut paham Undang .Ghalia Indonesia. Benda atau kebendaan atau “zaak” (dalam bahasa Belanda) menunjuk pada sesuatu yang dapat dimiliki.benda berwujud (lichamelijk) dan benda tidak berwujud (onlichmamelijk).12 Pengertian benda secara sempit adalah sebagai barang yang dapat terlihat saja. benda yang dapat dipakai habis (vebruikbaar) dan benda yang tidak dapat dipakai habis (onvebruikbaar).macam pembagian benda .Mencari Sistim Hukum Benda Nasional.Undang yang dinamakan kebendaan adalah tiap-tiap barang dan tiap .hak) ialah segala sesuatu yang dapat dikuasai manusia dan dapat Mariam Darus Badrulzaman.hal 35 13 Try Widiyono. barang yang dapat dibagi dan barang yang tidak dapat dibagi dan lain sebagainya.Bandung. barang yang sudah ada dan barang yang masih akan ada.Agunan Kredit Dalam Financial Engineering.2009. barang yang ada dalam perdagangan dan barang yang ada di luar perdagangan .Bogor.hal 106 12 Universitas Sumatera Utara .tiap hak yang dapat dikuasai oleh hak milik”.

Untuk menjadi objek hukum ada syarat yang harus dipenuhi yaitu penguasaan manusia dan mempunyai nilai ekonomis dan karena itu dapat dijadikan sebagai objek (perbuatan) hukum. Selain itu ilmu hukum juga membedakan kebendaan ke dalam kebendaan yang sudah ada (tegen woordige zaken) dan kebendaan yang akan ada (toekoemstige zaken).Pokok-Pokok Hukum Perdata.hal. 14 Jika perkataan benda dipakai dalam arti kekayaan seseorang maka perkataan itu meliputi juga barang-barang yang tidak dapat terlihat yaitu hak-hak. Disini benda berarti sebagai lawan dari subjek “orang” dalam hukum. Kebendaan bergerak dan tidak bergerak. 60 16 R.Surbekti. hal 35 R. Benda atau kebendaan (zaak) menunjuk kepada sesuatu yang dapat dimiliki. misalnya hak piutang atau penagihan.Undang Hukum Perdata .Op.PT. Tjitrosudibio. 16 Ibid. hukum tentang kebendaan diatur dalam Buku II Kitab Undang . Surbekti dan R.cit hal 157-163. 15 14 Universitas Sumatera Utara . Dalam Buku II Kitab Undang Undang Hukum Perdata. benda (kebendaan) dibedakan ke dalam : 1.Undang Hukum Perdata.dijadikan objek hukum. 2.1982. Inter Masa Bandung. 15 Kebendaan merupakan suatu istilah dalam ilmu hukum yang berkonotasi secara langsung dengan istilah “benda”. 3. Jika hukum yang mengatur mengenai perikatan diatur dalam Buku III Kitab Undang .Bandung. Kebendaaan berwujud dan tidak berwujud. Kebendaan yang habis dipakai (vebruikbaar) dan kebendaan yang tidak habis dipakai(onverbruikbaar). Berbeda dengan istilah “perikatan” atau verbintenis.

Kendaraan bermotor kita masukkan menjadi suatu benda bergerak karena memenuhi beberapa unsur . 17 C. Kapal-kapal dan perahu-perahu serta tongkang-tongkang selain dari yang termasuk dalam kebendaan tidak bergerak.asas Umum Hukum Benda Menurut Sri Soedewi Mascjhoen Sofwan. Kitab Undang .Kebendaan bergerak dapat dilihat pada pasal 509 sampai pasal 518 BAGIAN KEEMPAT BUKU II Kitab UndangUndang Hukum Perdata) dan kebendaan yang digolongkan sebagai benda tidak bergerak dapat dilihat pada pasal 506 hingga pasal 508 BAGIAN KETIGA BUKU II Kitab Undang-Undang Hukum Perdata). setidaknya ada sepuluh asas umum dari hukum kebendaan meliputi : 1. Sero-sero atau saham-saham atau andil-andil yang diterbitkan oleh Perusahaan.unsur dari kebendaan bergerak seperti : 1. 2.benda yang karena sifatnya dapat berpindah atau yang dapat dipindah-pindahkan . 17 Ibid 159-161 Universitas Sumatera Utara .Berbeda dengan pembagian kebendaan ke dalam kebendaan berwujud dan tidak berwujud. Hak-hak yang terbit atas pemakaian dan penggunaan serta penuntutan kembali atas kebendaan bergerak. Benda .kebendaan mana saja yang digolongkan ke dalam kebendaan bergerak.Undang Hukum Perdata memberikan perumusan dan pengaturan yang tegas atas kebendaan . 4. Merupakan hukum pemaksa. Asas . 3.

yang lain daripada apa Dengan pengertian bahwa kecuali dalam hal bertentangan dengan Undang-Undang. Dapat dipindahkan. 5. hak milik atas kebendaan dapat dialihkan dari pemiliknya semula kepada pihak lainnya dengan segala akibat hukumnya. Asas tidak dapat dipisahkan.Pemisahan zaaklijkrechten itu tidak diperkenankan tetapi pemilik dapat membebani hak Universitas Sumatera Utara .hak kebendaan tidak akan memberikan wewenang yang sudah ditentukan dalam Undang-Undang. Objek dari hak kebendaan selalu adalah barang yang individuil bepaald. Asas individualitit. Asas totaliteit. Hak kebendaan selalu meletak atas keseluruhan objeknya (Pasal 500. kesusilaan dan ketertiban umum . misalnya pemilik. tidak dapat atas barang yang ditentukan menurut jenis dan jumlahnya. hewan.aturan hukum tidak dapat disimpangi oleh para pihak . 4. ia mempunyai zakelijkrecht itu atas keseluruhan zaak itu. Sebagaimana telah diketahui atas sesuatu benda itu hanya dapat diadakan hak kebendaan sebagaimana telah disebutkan dalam Undang-Undang .bagiannya yang tidak tersendiri.Artinya. Siapa yang mempunyai zakelijkrecht atas suatu zaak . berlakunya aturan . yaitu suatu barang yang dapat ditentukan. 3.Hak . mebel. Yang berhak tak dapat memindahtangankan sebagian wewenang yang termasuk suatu hak kebendaan yang ada padanya . 588. jadi juga atas bagian . Artinya orang hanya dapat sebagai pemilik dari barang yang berwujud yang merupakan kesatuan : rumah. 606 KUH Perdata dan sebagainya). 2.

Asas prioriteit. berlaku asas publisitas yaitu dengan pendaftaran dalam register umum. Sifat perjanjiannya. Seseorang yang untuk kepentingannya sendiri. Perlakuan terhadap benda. 8. Ius realiena meletak sebagian beban atas eigendom.maka hak yang membebani itu menjadi lenyap. Mengenai benda-benda yang tidak bergerak mengenai penyerahan dan pembebanannya. Sifat ini membawa serta bahwa ius realiena didahulukan.miliknya dengan iura in realiena.tidak dapat memperoleh hak gadai (menerima gadai) hak memungut hasil atas barangnya sendiri. Universitas Sumatera Utara . pembebanan. hak miliknya tetap utuh. 9. 10. Oleh karena itu perlu diatur urutannya. Semua hak kebendaan memberi wewenang yang sejenis dengan wewenang dari eigendom sekalipun luasnya berbeda-beda. kemudian membeli tanah itu maka hak Perlakuan terhadap benda bergerak dan tidak bergerak itu berlainan mengenai aturan . bezit dan verjaring. 6. Jika hak yang membebani dan yang dibebani itu terkumpul dalam satu tanah.aturan pemindahan . Ini kelihatannya seperti melepaskan sebagian dari wewenangnya . Asas publisitas. jadi selainnya hak milik hanya mungkin atas benda orang lain. 7. Tetapi itu hanya kelihatannya saja . Jadi jika orang mempunyai hak memungut hasil atas tanah memungut hasil itu menjadi lenyap. Asas percampuran (Vermenging) Hak kebendaan yang terbatas . Sedang mengenai benda bergerak cukup dengan penyerahan nyata tanpa pendaftaran dalam register umum.

Hukum Perdata: Hukum Benda. gadai. hipotik dan lain .hal 36. Sifat pejanjiannya disini adalah perjanjian zakelijk yaitu mengadakan hak kebendaan. 18 perjanjian untuk Sri Soedewi Masjchoen Sofwan.Orang yang mengadakan hak kebendaan itu yaitu misalnya mengadakan hak memungut hasil.1974.Jogjakarta Penerbit Liberty.lain itu mengadakan perjanjian. 18 Universitas Sumatera Utara .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->