P. 1
Chapter II

Chapter II

|Views: 199|Likes:
Published by Vina Khansa
Uploaded from Google Docs
Uploaded from Google Docs

More info:

Published by: Vina Khansa on Aug 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2013

pdf

text

original

Dalam penggunaannya di Indonesia, menurut Soetomo (2006), konsep

community development juga diterjemahkan ke dalam beberapa istilah yang berbeda.

Sementara pihak menerjemahkan community development sebagai pembangunan

masyarakat. Dilihat dan terjemahan unsur kata-katanya barangkali tidak salah,

walaupun demikian dalam penggunaannya sebagai konsep yang bulat mungkin dapat

mendatangkan dualisme pengertian.

Universitas Sumatera Utara

Soetomo melanjutkan, dalam arti luas, pembangunan masyarakat berarti

perubahan sosial berencana baik dalam bidang ekonomi, teknologi, sosial maupun

politik. Pembangunan masyarakat dalam arti luas juga dapat berarti proses

pembangunan yang lebih memberikan fokus perhatian pada aspek/manusia dan

masyarakatnya. Dalam arti sempit, pembangunan masyarakat berarti perubahan sosial

berencana pada suatu lokalitas tertentu.

Sementara itu menurut Isbandi Rukminto Adi (2008) upaya pemberdayaan

masyarakat dapat dilihat dan sisi keberadaannya sebagai suatu program ataupun

sebagai suatu proses. Pemberdayaan sebagai suatu program, di mana pemberdayaan

dilihat dari tahapan-tahapan kegiatan guna mencapai suatu tujuan, yang biasanya

sudah ditentukan jangka waktunya. Misalnya, program pemberdayaan ekonomi

masyarakat dengan jangka waktu 1, 2, ataupun 5 tahun. Konsekuensi dari hal ini, bila

program itu selesai, dianggap pemberdayaan sudah selesai dilakukan. Hal seperti mi

banyak terjadi dengan sistem pembangunan berdasarkan proyek yang banyak

dikembangkan oleh lembaga-lembaga pemerintah, di mana proyek yang satu dan

yang lainnya kadangkala tidak berhubungan, bahkan tidak saling mengetahui apa

yang sedang dikerjakan oleh bagian yang lain, meskipun itu dalam satu lembaga yang

sama, sedangkan pada beberapa organisasi nonpemerintah kegiatannya juga tidak

jarang terputus karena telah berakhirnya dukungan dana dan pihak donor.

Sementara itu, kelompok yang lain ada pula yang melihat pemberdayaan

sebagai suatu proses. Sebagai suatu proses, pemberdayaan merupakan proses yang

berkesinambungan sepanjang hidup seseorang (on going process).

Universitas Sumatera Utara

Edi Suharto (2004) menyebut berdasarkan definisi-definisi yang ada

pemberdayaan juga dibedakan sebagai sebuah proses dan tujuan. Sebagai proses,

pemberdayaan adalah serangkaian kegiatan untuk memperkuat kekuasaan atau

keberdayaan kelompok lemah dalam masyarakat, termasuk individu-individu yang

mengalami masalah kemiskinan.

Sebagi tujuan, maka pemberdayaan menunjuk pada keadaan atau hasil yang

ingin dicapai oleh sebuah perubahan sosial; yaitu masyarakat miskin yang berdaya,

memiliki kekuasaan atau mempunyai pengetahuan dan kemampuan dalam memenuhi

kebutuhan hidupnya baik yang bersifat fisik, ekonomi, maupun sosial seperti

memiliki kepercayaan diri, mampu menyampaikan aspirasi, mempunyai mata

pencaharian, berpartisipasi dalam kegiatan sosial, dan mandiri dalam melaksanakan

tugas-tugas kehidupannya. Pengertian pemberdayaan sebagai tujuan seringkali

digunakan sebagai indikator keberhasilan pemberdayaan sebagai sebuah proses.

Hanya saja yang harus dipahami, menurut Jim Ife & Frank Tegoriero (2008),

pengembangan masyarakat bukan sekadar mengumpulkan orang-orang.

Pengembangan masyarakat melibatkan pemberdayaan masyarakat untuk saling

bekerja, mengembangkan struktur yang berarti orang-orang menjadi lebih tergantung

satu sama lain untuk mencapai segala sesuatu, dan mencari cara-cara yang memberi

pengaruh kepada setiap orang dan dihargai oleh orang lain. Proses kelompok,

inklusivitas, membangun kepercayaan, dan mengembangkan perasaan bersama untuk

mencapai tujuan sangat penting dalam pengembangan masyarakat, dan oleh karena

itu gagasan tentang masyarakat dapat dan seharusnya meluas ke semua proses

pengembangan masyarakat.

Universitas Sumatera Utara

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->