Sejarah Perkembangan Sosiologi Di Indonesia Secara Singkat

pembelajaran anak usia dini (0-3 tahun) PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI (0-3 TAHUN) Pembelajaran anak usia dini berbeda dengan anak sekolah dasar. Yang diperlukan disini adalah pemberian stimulasi yang paling efektif. Dalam masalah ini, ibu sangat berperan penting dalam menentukan kecerdasan anak. Stimulasi sebaiknya diberikan secara kompleks tapi ringan, mulai dari stimulasi bahasa gerakan dan sentuhan 1. Pemberian Stimulasi yang Tepat Bahasa dan suara Bayi yang baru lahir sekalipun tidak bisa berbicara tapi perlu diberi stimulasi bahasa. Fungsi berbahasa bersama fungsi perkembangan pemecah masalah visualmotor merupakan indikator yang paling baik dari ada tidaknya gangguan perkembangan intelek. Selanjutnya, berikan stimulasi bahasa melalui pembicaraan. Ajaklah bayi bicara dengan suara yang lembut dan bahasa yang halus. Anggaplah sang bayi sudah mampu berbicara. Lantunkan lagu-lagu dengan ritme yang indah dan teratur. Anda bisa memutarkan musik, karena musik sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Karena musik memiliki 3 unsur yaitu irama mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa, sedangkan harmoni dapat mempengaruhi ruh. 2. Musik dan Kecerdasan Bayi Bagaimana musik mempengaruhi otak bayi? Proses pengenalan musik akan melibatkan banyak daerah otak. Di otak terdapat pusat asosiasi penglihatan dan pendengaran yang berfungsi mengartikan objek yang dilihat dan didengar. Informasi dari pusat yang berada di permukaan otak tersebut akan diteruskan ke pusat emosi yang diatur dalam sistem limbik. Dari pusat pengatur emosi ini ... Read More Makalah-Dunia remaja BAB IPENDAHULUANA.LATAR BELAKANG MASALAHRemaja merupakan salah satu periode kehidupan yang dimulai dengan perubahan biologis pada masa pubertas dan diakhiri dengan masuknya seseorang ke dalam tahap kedewasaan. Dua ratus tahun yang lalu, periode ini tidak dikenali.Kata-kata ‘remaja' belum digunakan, dan masa perkembangan hanya dibedakan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Munculnya kemampuan bereproduksi yang disebut dengan ‘pubertas‘ menjadi batas antara dua tahap perkembangan ini.Munculnya tahap remaja dalam periode kematangan seksual dan sosial ditandai dengan semakin berkembangnya kompleksitas masyarakat. Sejalan dengan makin beragamnya fungsi sosial, semakin meningkat pula kualifikasi yang diperlukan dalam dunia kerja. Hal ini mendorong berkembangnya pendidikan formal. Secara bersamaan, peraturan yang melarang penggunaan tenaga kerja anak-anak, semakin meningkatnya usia harapan hidup, dan faktor lain yang berpengaruh terhadap transformasi sosial memberikan sumbangan terhadap semakin mantabnya masa remaja sebagai salah satu tahap perkembangan yang penting.Untuk waktu yang lama, remaja dimaknai sebagai masa transisi, tidak lebih dari masa selintas menuju kedewasaan, masa yang ditandai dengan instabilitas dan keresahan. Meskipun remaja bermasalah tidak bisa dianggap mewakili kelompok usia remaja secara keseluruhan, pada saat yang bersamaan remaja dipandang sebagai periode emosi yang tidak stabil dan terganggu, serta masa pemberontakan.Saat ini, dengan pengetahuan ilmiah pada proses pengalaman remaja, masa remaja secara luas dipandang sebagai periode ... Read More Pengertian Antropologi ... Read More Pengertian, Mazhab-mazhab dan Perkembangan Sosiologi di Indonesia Pertanyaan :1. Berikan gambaran ringkas tentang sejarah teori-teori sosiologi ?2. Mazhab-mazhab dalam sosiologi ?3. Perkembangan sosiologi di Indonesia ?Pembahasan :1. Teori - teori sosiologiØ Gambaran Ringkas Tentang Sejarah Teori-Teori SosiologiTeori pada hakekatnya adalah hubungan antara dua fakta atau

1/4

23) adalah sebagai berikut. Tetapi perhatian dan pikiran tentang manusia dalm konteks masyarakat telah dimulai sejak jauh sebelum masa Comte. atau skemata (dalam bentuk tunggal disebut skema) yang dimulai dari terbentuknya struktur berpikir secara logis. Piaget menyamakan anak dengan peneliti yang selalu sibuk membangun teori-teorinya tentang dunia di sekitarnya. Perkembangan dan cara belajar anak terjadi dan dipengaruhi oleh konteks social budaya yang majemuk. emosi..Gambaran tentang perkembangan sosiologi dari sudut teoritis. Plato menyatakan. melalui interaksinya dengan lingkungan di sekitarnya. karena yang pertama kali mengemukakan istilah atau pengertian “Sosiologi”.. Salah satu teori yang berpengaruh dalam menjelaskan perkembangan kognitif ini adalah teori Piaget..Plato adalah filosof Romawi yang menelaah masyarakat secara sistematis untuk pertama kalinya. bahasa. Read More KARAKTERISTIK ANAK USIA TK DAN IMPLIKASINYATERHADAP PEMBELAJARAN Mengenal karakteristik peserta didik untuk kepentingan proses pembelajaran merupakan hal yang penting. Perkembangan dan belajar merupakan interaksi kematangan biologis . anak membangun kemampuan kognitif melalui interaksinya dengan dunia di sekitarnya. Teori ini dibangun berdasarkan dua sudut pandang yang disebut sudut pandang aliran struktural (structuralism) dan aliran konstruktif (constructivism).e. 2007 : 1. khusus.c. dan kgnitif anak terjadi dalam suatu urutan tertentu yang relative dapat diramalkan. Lebih mengkhususkan fakta yang dipelajari oleh sosiologi. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang relatif muda umurnya. Aliran struktural yang mewarnai teori Piaget dapat dilihat dari pandangannya tentang inteligensi yang berkembang melalui serangkaian tahap perkembangan yang ditandai oleh perkembangan kualitas struktur kognitif. yang hidup dari tahun 1896 sampai tahun 1980. social. Ikhtisar dari sesuatu yang telah diketahui serta diuji kebenarannya.. Adanya pemahaman yang jelastentang karakteristik peserta didik akan memberikan kontribusi terhadap 2/4 . dan kgnitif anak saling berkaitan dan saling mempengaruhi satu sama lain..lebih. Adapun prinsip-prinsip perkembangan anak usia dini menurut Bredekamp dan Coople (Siti Aisyah dkk. terorganisasi dan terinternalisasi.d. Anak adalah pembelajar aktif.17 – 1. Pengertian Kognitif Kognitif adalah proses yang terjadi secara internal di dalam pusat susunan syaraf pada waktu manusia sedang berpikir (Gagne. dan pengetahuan yang diperolehnya. bahwa masyarakat sebenarnya merupakan refleksi dari . Dalam hal ini. Ia merupakan salah seorang yang memmuskan teori yang dapat menjelaskan fase-fase perkembangan kognitif.. Aliran konstruktif terlihat dari pandangan Piaget yang menyatakan bahwa. kemudian . Kemampuan kognitif ini berkembang secara bertahap. Mengembangkan sistem klasifikasi fakta.l976: 71). sejalan dengan perkembangan fisik dan syaraf-syaraf yang berada di pusat susunan syaraf. Memberikan petunjuk terhadap kekurangan pada yang memperdalam pengetahuannya di bidang sosiologi. membina struktur-struktur konsep dan mengembangkan definisi yang penting untuk penelitian.b. Perkembangan anak berlangsung ke arah yang makin kompleks. Perkembangan fisik/motorik. karena mulai berkembang sejak masanya Comte. social.. adalah seorang ahli biologi dan psikologi berkebangsaan Swiss. Fakta tersebut adalah hal yang dapat diteliti dan secara umum dapat diuji dengan empiris. Perkembangan berlangsung dalam rentang yang bervariasi antar anak dan antar bidang pengembangan dari masing-masing fungsi. Read More Prinsip-prinsip Perkembangan Anak Usia Dini Prinsip-prinsip perkembangan anak usia dini berbeda dengan prinsip-prinsip perkembangan fase kanak-kanak akhir dan seterusnya. Hasil dari interaksi ini adalah terbentuknya struktur kognitil. atau fakta yang diatur menurut cara tertentu. yang berusaha membangun pemahamannya tentang tentang lingkungan sekitar dari pengalaman fisik. Bagi orang yang mendalami sosiologi maka teori-teori tersebut mempunyai beberapa manfaat yaitu:a.Masa Auguste Comte digunakan sebagai pembatas. akan dapat memberikan petunjuk tentang bagaimana mengendalikan perkembangan sosiologi pada masa depan. Jean Piaget. sosial. Pengalaman awal anak memiliki pengaruh kumulatif dan tertunda terhadap perkembangan anak. Memberikan kemungkinan untuk mengadakan proyek sosial. emosional. Perkembangan aspek fisik. Read More FASE PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI FASE PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI A.

serta menjaga keseimbangan. tetapi kendala tersebut bukanlah musuhnya. para guru dapat merancang danmelaksanakan kegiatan pembelajaransesuai perkembangan anak. Pada usia 5 atau 6 tahun keinginan untuk melakukan kegiatan berbahaya bertambah. Mereka akan menjadi orang-orang yang paling cocok untuk belajar bagaimana menghadapi kendala tersebut. berjinjit. Pada usia 5 atau 6 tahun koordinasi gerakan motorik halus berkembang pesat. serta mendapat manfaat dari segala perubahan positif dalam masyarakat. Manipulasi symbol. Sistem pendidikan. penelitian. seperti balapan sepeda. Pada usia 4 tahun koordinasi gerakan motorik halus anak sangat berkembang bahkan hampir sempurna. Read More Perkembangan Motorik Kasar dan Halus Perkembangan Motorik Kasar dan Perkembangan Motorik Halus Perkembangan Motorik Kasar dan Perkembangan Motorik Halus Perkembangan Motorik Kasar Tugas perkembangan jasmani berupa koordinasi gerakan tubuh. Proses berfikir anak berpusat pada penguasaan simbol-simbol seperti kata-kata yang mampu mengung-kapkan pengalaman masa lalu. Conger.Dikaitkan dengan teori ini. Perkembangan Gerakan Motorik Halus Perkembangan motorik halus anak taman kanak-kanak ditekankan pada koordinasi gerakan motorik halus dalam hal ini berkaitan dengan kegiatan meletakkan atau memegang suatu objek dengan menggunakan jari tangan. dikhawatirkan akan menggelincirkan kehidupan mereka menjadi masyarakat yang infantile.. Mareka akan menjadi orang yang paling mampu berkreasi dan mencapai kesuksesan karena hasil terbaik dalam IPTEK. suatu masyarakat yang kekanak-kanakan. merupakankarakteristik penting dari tahap praoperasional. Hal ini tampak dalam menirusesuatu yang tertunda sehingga menghasilkan suatu tindakan yang telah dilihat dimasa lalu dan dalam imajinasi anak-anak atau pura-pura bermain (Piaget. melompat. Anak pada masa ini menyenangi kegiatan lomba. kesempatan. lengan. Hal ini disebabkan oleh keinginan anak untuk meletakkan balok secara sempurna sehingga kadang-kadang meruntuhkan bangunan itu sendiri. Piaget mengkatagorikan empat tahapan perkembangankognitif dan afektif yang dilalui manusia. anak-anak berkembang secara kognitif melalui keterlibatan aktif dengan lingkungannya. Tercerabutnya para belia ini dari masa kanak-kanaknya.. dan kesenian tidak dapat dipaksakan dari hati yang mengerdil. Untuk itu akan akan dilakukan 3/4 . Pembahasan berikut ini tidak akan mengurangi secara rinci teori-teori perkembangan anak usiaini karena hal itu perlu kajian tersendiri. Padahal anak perlu menjadi anak untuk dapat menjadi manusia dewasa. Namun dalam uraian ini akandiidentifikasi sejumlah karakteridtik anak usia TK untuk kepentingan pembahasan pengelolaan kelas di TK. bergantung.pencapaian tujuan pembelajaran secara efektif. melempar dan menangkap.. Pada tahap ini perkembangan anak sudahditandai dengan per-kem-bangan bahasa dan berbagai bentuk representasi lainnyaserta perkem-bangan konseptual yang pesat. anak sangat menyenangi kegiatan fisik yang mengandung bahaya. seperti mengkoordinasikan gerakan mata dengan tangan..Menurut Mushtafa (2002) praktik pendidikan dan pengajaran anak usiadini selama beberapa dasawarsa belakangan ini sangat dipengaruhi oleh teori perkembangan Jean Piaget. Mereka yang memiliki motivasi belajar yang kuat mungkin saja akan menghadapi kendala-kendala dari sebuah ketidakadilan. dan kontribusi. dan . Mereka memiliki kecenderungan alami untuk menguasai hal-hal tersebut yang akan membuatnya sukses pada abad ke 21. Neil Postman seorang sosiolog Amerika pada tahun 80-an sangat mencemaskan akan hilangnya masa kanak-kanak dalam kehidupan anak. seperti melompat dari tempat tinggi atau bergantung dengan kepala menggelantung ke bawah. Menurut teori ini. termasuk kata-kata. seperti berlari. perkembangan anak usia dini berada pada tahap berpikir praoperasional (usia 2-7 tahun). 2. terutama pada pendidikan anak usia dini terjebak dalam suatu pemikiran yang tidak memberi kesempatan pada anak untuk bertumbuh memekarkan dirinya sesuai dengan potensi dan keunikan yang mereka miliki sebagai anak. 1951)yang dikutip Mussen. Walaupun demikian anak usia ini masih mengalami kesulitan dalam menyusun balok-balok menjadi suatu bangunan. Pada masa ini anak telah mampu mengkoordinasikan gerakan visual motorik. Pada anak usia 4 tahun. Kagen dan Huston . Berdasarkan pemahaman yang jelas tentang karakteristik peserta didik. Read More Perkembangan Anak Usia Dini Anak-anak yang memiliki motivasi kuat untuk belajar akan mempunyai masa depan yang cerah diwarnai penemuan. Kegiatan ini diperlukan dalam meningkatkan keterampilan koordinasi gerakan motorik kasar. balapan lari atau kegiatan lainnya yang mengandung bahaya.

Keduanya akan sanagat mempengaruhi kepribadian.. Orangtua bersama para pendidik dan lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam membantu anak mengembangkan potensi kecerdasan yang dimilikinya tersebut.. Termasuk juga telah membawa kecerdasan intelektual yang dikenal sebagai Inteligent Question dan kecerdasan emosional yang dikenal sebagai Emotional Question.. Padahal. dan ceria.beberapa kajian ilmiah terkait dengan teori-teori klasik dan kekinian yang diharapkan dapat membangun . cerdas. Sedangkan pada usia 8 tahun kapasitas kecerdasan anak yang sudah terbangun mencapai 80 persen. Kecerdasan baru mencapai 100 persen setelah anak berusia 18. Hasil pendataan Depdiknas tahun 2004. telah membawa karakter dan sifatnya sendiri. Karena itu. kecerdasan anak mencapai 50 persen. pendidikan pada usia dini sangat penting untuk membantu anak mengembangkan kecerdasannya.4 persen dari 11. Kapasitas kecerdasan anak dimulai sejak usia dini. Ada persamaan persepsi di kalangan ahli pendidikan di seluruh dunia . Setiap anak yang dilahirkan. bahkan dapat juga mempengaruhi keberhasilan atau kegagalannya.. pendidikan anak dini usia merupakan investasi untuk menyiapkan generasi penerus yang sehat. Read More 4/4 . Jauh di bawah usia sekolah. Read More MENGENAL KECERDASAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA DINI Mengenal Kecerdasan Emosional pada anak usia dini Anak adalah aset yang amat berharga bagi orangtua sekaligus sebagai investasi nyata di masa mendatang. pendidikan usia dini justru belum banyak mendapat perhatian banyak pihak. Hasil penelitian Depdiknas menyebutkan pada usia 4 tahun. Sayangnya. baru 31.5 juta anak usia 0–6 tahun yang mendapat pendidikan.