MAKALAH PELAJARAN PEMBIAKAN SECARA GENERATIF PADA TUMBUHAN JAGUNG

NAMA ANGGOTA KELOMPOK: AGUNG WIBAWA.U ANJAS BAGASKARA.S DEVY LAILASARI YAYU RAHAYU

• Perkembangbiakan generatif adalah perkembangbiakan yang didahului peleburan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. tumbuhan dibedakan menjadi dua macama. • Menurut alat letak kelaminnya dalam pohon. Tumbuhan berumah dua yaitu bila dalam satu pohon terdapat alat kelamin jantan saja atau alat kelamin betina saja. . Tumbuhan berumah satu yaitu bila dalam satu pohon terdapat alat kelamin jantan dan alat kelamin betina. 2. antara lain : 1.

Perantara manusia disebut antropogami. Perantara hewan disebut zoogami. Contoh : pada tanaman air. b. penyerbukan dibedakan menjadi 4 : a. c. siput disebut malakogami. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu). kelelawar disebut kiroptorogami d. Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. . Perantara angin disebut anemogami. Contoh : pada pinus. damar. inti vegetatif mati.• Penyerbukan adalah proses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. rumput-rumputan. Bila serangga disebut entomogami. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga menghasilkan endosperma (makanan cadangan bagi embrio). burung disebut ornitogami. Proses penyerbukan Butir serbuk/serbuk sari yang jatuh menempel pada kepala putik kemudian membentuk buluh serbuk (2 inti. Perantara air disebut hidrogami. b. Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies. satu inti sperma membuahi sel telur menghasilkan embrio. dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. Menurut asal serbuk sari. inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) inti generatif membelah menjadi 2 inti sperma sampai di mikropil. c. Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama. Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami. Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. kecil dan kering.

. kecil dan kering. Contoh : pada pinus. b. Satu inti sperma lain membuahi inti kandung lembaga menghasilkan endosperma (makanan cadangan bagi embrio). Perantara air disebut hidrogami. satu inti sperma membuahi sel telur menghasilkan embrio. dapat terjadi bila butir serbuknya amat ringan. siput disebut malakogami. Geitonogami (penyerbukan tetangga) Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu).• Penyerbukan adalah proses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. Proses penyerbukan Butir serbuk/serbuk sari yang jatuh menempel pada kepala putik kemudian membentuk buluh serbuk (2 inti. Perantara manusia disebut antropogami. inti vegetatif dan inti generatif) berjalan ke arah mikropil (pintu kandung lembaga) inti generatif membelah menjadi 2 inti sperma sampai di mikropil. Bila serangga disebut entomogami. inti vegetatif mati. Perantara angin disebut anemogami. penyerbukan dibedakan menjadi 4 : a. b. Autogami (penyerbukan sendiri) Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama. c. kelelawar disebut kiroptorogami d. burung disebut ornitogami. Perantara hewan disebut zoogami. Alogami (penyerbukan silang) Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies. Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara : a. Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia. c. Bila terjadi pada saat bunga belum mekar disebut kleistogami. rumput-rumputan. Contoh : pada tanaman air. damar. Menurut asal serbuk sari.

… .keragaman genetic tentu sangat penting sebagai salah satu upaya untuk mempermudah seleksi yang akan dilakukan oleh para pemulia tanaman.• Persilangan merupakan salah satu teknik untuk memperbanyak variasi/keragaman genetik dari suatu populasi tanaman. ketika persilangan dilakukan maka terjadi segregasi pada gamet tetua jantan dan betina. tanaman menyerbuk sendiri (autogami) yang memiliki bunga sempurna (hermaprhodit/banci) karena putik dan benangsari terletak dalam satu bunga.

Tanaman Jagung 2. 6. Sebaiknya polinasi dilakukan beberapa kali agar semua silk terserbuki. Label ( Kertas yang tidak gampang rusak dan tinta yang tidak gampang luntur ) 3. potong bunga jantan di bawah penutupnya lalu goyangkan agar tepung sari keluar. potong ujung silk kira – kira 2 cm diatas bekas pemotongan pertama dan lakukan penyerbukan sendiri tutup kembali bunga betina segera setelah diserbuki. Klip / Isolasi 6. Gunting 3. 4. Beri lebel yang berisi tanggal penyerbukan. Apabila bunga betina sudah resetif dan tepung sari sudah masak. Tutup tassel dengan kertas kedap air sebelum tepung sari masak. Kantung Penutup Bunga Jantan 4. identitas tetua dan nama penyerbuk. . 3. Kantung Penutup Bunga Betina 5. Potong ujung tongkol jagung pada tetua betina sebelum silk bunga betina keluar dari kelobot kemudian tutup dengan kertas kedap air. 2. buka penutup tongkol tetua betina.2 Metode Penyerbukan Pada Tanaman Jagung 1. 5.• Bahan Dan Alat 1. Pilih individu tanaman yang akan digunakan sebagai tetua.

melakukan penanaman lebih dari 1 tanaman (umur sama atau berbeda). dll. dilakukan secara beruntun sepanjang tahun dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain untuk mendapat keuntungan maksimum. padi gogo. tetapi riskan terhadap ancaman hama dan penyakit. . tumpang sari beda umur seperti jagung. kedelai. b. d. Tanaman Campuran ( Mixed Cropping ) : penanaman terdiri beberapa tanaman dan tumbuh tanpa diatur jarak tanam maupun larikannya. Lahan efisien. Contoh: jagung muda. Contoh: jagung disisipkan kacang tanah. Penentuan Pola Tanaman Beberapa pola tanam yang biasa diterapkan : a. padi gogo. waktu jagung menjelang panen disisipkan kacang panjang. Contoh: tumpang sari sama umur seperti jagung dan kedelai. Tumpang sari ( intercropping ).• D. kedelai. ubi kayu. Tumpang gilir ( Multiple Cropping ). kacang tanah. c. Tanaman Bersisipan ( Relay Cropping ): pola tanam dengan menyisipkan satu atau beberapa jenis tanaman selain tanaman pokok (dalam waktu tanam yang bersamaan atau waktu yang berbeda). ketela pohon. Contoh: tanaman campuran seperti jagung. semua tercampur jadi satu. Teknik Penanaman 1.

kedalaman 20 cm. Saluran ini dibuat terutama pada tanah yang drainasenya jelek. penyiapan lahan dengan sistem TOT dan gulma disemprot dengan herbisida berbahan aktif glifosat sebanyak 3 lt/ha. sisa tanaman yang cukup banyak dapat dibuat pupuk organik/dikomposkan dicampur dengan pupuk kandang diolah dengan menggunakan Ragi Kompos dan dikembalikan lagi ke lahan. Pada tanah bertekstur ringan. mengurangi pemakaian bahan bakar untuk mengolah tanah dengan traktor. mengurangi erosi. Pada lahan dengan pH kurang dari 5. sedang dan berat. Sebaliknya. Keuntungan penyiapan lahan dengan teknik olah tanah konservasi adalah dapat memajukan waktu tanam. tanah dikapur (dolomit dosis 300 kg/ha) dengan cara menyebar kapur/dolomit merata/pada calon barisan tanaman yang nanti akan ditanami • satu } bulan sebelum tanam. . dan meningkatkan kandungan air tanah. Tanah bertekstur berat perlu pengolahan intensif. Budidaya jagung dengan teknik penyiapan lahan konservasi dapat berhasil baik pada tanah bertekstur ringan sampai sedang dan ditunjang oleh drainase yang baik. Tanah yang akan ditanami dicangkul/dibajak sedalam 15-20 cm.• • Penyiapan dan Pengolahan Lahan • Lahan dibersihkan dari sisa tanaman sebelumnya. tanah bertekstur ringan sampai sedang dapat disiapkan dengan teknik olah tanah konservasi seperti olah tanah minimum [OTM] atau TOT [Tanpa Olah Tanah]. kemudian diratakan. menghemat tenaga kerja. Setiap 3 m dibuat saluran drainase sepanjang barisan tanaman. Cara penyiapan lahan sangat bergantung pada fisik tanah seperti tekstur tanah. Lebar saluran 25-30 cm.

Penyiangan pertama umur 10-15 hari setelah tanam. • Pembumbunan tanaman jagung dilakukan pada saat tanaman umur 4 – 5 minggu.• Pemeliharaan • Pemeliharaan meliputi kegiatan : penyiangan. • Penyiangan fase pertumbuhan awal sangat baik dilakukan agar tidak terjadi persaingan dalam pemanfaatan unsur hara dengan tanaman pengganggu (gulma). • Penyiangan dilakukan satu atau dua kali selama periode tumbuh tanaman tergantung pertumbuhan gulma. pembumbunan dan pengaturan drainase. • Kegiatan pembumbunan tanaman dapat memperbaikan drainase pada lahan pertanaman. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful