Definisi Profesion Pekerjaan yang memerlukan pengetahuan dan kepakaran tertentu.

Definisi Profesional Seseorang yang pakar dalam bidang tertentu, sentiasa mengembangkan pengetahuan dan kemahirannya, serta memberi perkhidmatan yang berkualiti. Definisi Profesionalisme Satu set ciri; pengetahuan, kepakaran, sikap, dan nilai dalam sesuatu profesion.

Menurut Lieberman (Sufean Hussein, 1996): Ciri-ciri profesion itu ialah: (1) Menyediakan perkhidmatan yang unik dan penting, serta mempunyai matlamat (1.)yang jelas untuk masyarakat dan negara. (2) Semasa menjalankan tugas, banyak keupayaan dan kebolehan intelek digunakan. Parkay (1990): Ahli profesional mempraktikkan pekerjaan mereka dengan darjah autonomi (kuasa membuat keputusan) yang tinggi. Profesionalisme dilihat dari segi mengutamakan mutu perkhidmatan, dedikasi terhadap pekerjaan, dan tidak mementingkan pendapatan atau ganjaran. (INTAN, 1995). Seseorang profesional hendaklah menjadi ahli kepada sesuatu organisasi yang berkuasa menentukan nilai tara untuk kemasukan, mengawal mutu perkhidmatan, dan penyingkiran ahlinya. Ahli sesuatu profesion hendaklah mematuhi kod etika yang ditentukan oleh organisasi profesion yang terlibat. Seseorang yang dikatakan profesional hendaklah sedar bahawa tanggungjawab ialah amanah Allah yang wajib dilaksanakan dan akan dipersoalkan nanti di alam akhirat. (Abdul Halim, 1996).

melakukan. maka kepala sekolah dapat meminta bantuan wakilnya atau guru senior untuk melakukan supervisi. dan metoda keilmuan/teknologi/seni yang menaungi/koheren dengan materi ajar. Dengan demikian seorang guru perlu memiliki kemampuan khusus.Definisi Profesionalisme Guru Istilah profesional pada umumnya adalah orang yang mendapat upah atau gaji dari apa yang dikerjakan. Keberhasilan kepala sekolah sebagai supervisor antara lain dapat ditunjukkan oleh meningkatnya kinerja guru yang ditandai dengan kesadaran dan keterampilan melaksanakan tugas secara bertanggung jawab. kemampuan yang tidak mungkin dimiliki oleh orang yang bukan guru ”a teacher is person sharged with the responbility of helping orthers to learn and to behave in new different ways” (Cooper. Dalam konteks ini bahwa yang dimaksud dengan profesional adalah guru. dan melaksanakan evaluasi pembelajaran. 2007). (b) materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. Dari pengertian di atas seorang guru yang profesional harus memenuhi empat kompetensi guru yang telah ditetapkan dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen yaitu : (1) Kompetensi pedagogik. 1990). dan . (c) hubungan konsep antar mata pelajaran terkait. Profesionalisme guru adalah kemampuan guru untuk melakukan tugas pokoknya sebagai pendidik dan pengajar meliputi kemampuan merencanakan. (Martinis Yamin. kemahiran atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi. (d) penerapan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. struktur. Pada prinsipnya setiap guru harus disupervisi secara periodik dalam melaksanakan tugasnya. 2008). Pekerjaan profesional ditunjang oleh suatu ilmu tertentu secara mendalam yang hanya mungkin diperoleh dari lembaga-lembaga pendidikan yang sesuai sehingga kinerjanya didasarkan kepada keilmuan yang dimilikinya yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah (Wina Sanjaya. yaitu kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang meliputi: (a) konsep. baik dikerjakan secara sempurna maupun tidak. Jika jumlah guru cukup banyak. Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian.

(b) materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. (b) stabil. (g) menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. (d) penerapan konsep-konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. struktur. (3) Kompetensi profesional. (e) berwibawa. dan (e) kompetisi secara profesional dalam konteks global dengan tetap melestarikan nilai dan budaya nasional. yaitu merupakan kemampuan kepribadian yang: (a) mantap. (c) dewasa. (4) Kompetensi sosial yaitu merupakan kemampuan pendidik sebagai bagian dari . (f) berakhlak mulia. (h) mengevaluasi kinerja sendiri. dan (i) mengembangkan diri secara berkelanjutan. dan metoda keilmuan/teknologi/seni yang menaungi/koheren dengan materi ajar. yaitu merupakan kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang meliputi: (a) konsep.(e) kompetisi secara profesional dalam konteks global dengan tetap melestarikan nilai dan budaya nasional. (d) arif dan bijaksana. (c) hubungan konsep antar mata pelajaran terkait. (2) Kompetensi kepribadian.

siswa. dalam pandangan umum pendidik tidak hanya dikenal sebagai guru.masyarakat untuk : (a) berkomunikasi lisan dan tulisan. (c) bergaul secara efektif dengan peserta didik. 2006). dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan. menggunakan metode mengajar. (c) melaksanakan evaluasi belajar: menganalisis hasil evaluasi belajar. Menurut Suryasubroto (2002) tugas guru dalam proses pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam tiga kegiatan yaitu (a) menyusun program pengajaran seperti program tahunan pelaksanaan kurikulum. dan (d) bergaul secara santun dengan masyarakat sekitar. (b) menyajikan/melaksanakan pengajaran seperti menyampaikan materi. program semester/catur wulan. siswa dapat memperoleh menu sajian bahan ajar yang diolah dalam kurikulum nasional ataupun dalam kurikulum muatan lokal. (b) menggunakan teknologi komunikasi dan informasi secara fungsional. Guru. orangtua/wali peserta didik. dan kurikulum merupakan tiga komponen utama dalam sistem pendidikan nasional. baik yang didirikan oleh pemerintah maupun masyarakat atau swasta. pelatih. menggunakan media /sumber.1986). ”Secara umum. melaporkan hasil evaluasi belajar. tenaga kependidikan. sesame pendidik. melalui lembaga pendidikan di sekolah. program satuan pengajaran. guru selalu disebut sebagai salah satu komponen utama pendidikan yang amat penting” (Suparlan. Melalui mediator guru atau pendidik. mengelola kelas/mengelola interaksi belajar mengajar. Dengan demikian. . Ketiga komponen pendidikan itu merupakan condition sine quanon´ atau syarat mutlak dalam proses pendidikan di sekolah. Guru adalah seseorang yang memiliki tugas sebagai fasilitator agar siswa dapat belajar dan atau mengembangkan potensi dasar dan kemampuannya secara optimal. baik sebagai pekerjaan ataupun sebagai profesi. pengajar. dan pembimbing tetapi juga sebagai “social agent hired by society to help facilitate member of society who attend schools” (Cooper.

tetapi merupakan dinamisator yang mengantar potensi-potensi peserta didik ke arah kerativitas.Ke depan tuntutan meningkatkan kualitas guru yang profesional lagi hangat dibicarakan dan diupayakan oleh pemerintah sekarang. 2006). Guru profesional bukan lagi merupakan sosok yang berfungsi sebagai robot. dan (3) dalam bidang kemasyarakatan” (Isjoni. (2) dalam bidang kemanusiaan. . ”Tugas seorang guru profesional meliputi tiga bidang utama (1) dalam bidang profesion.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful