P. 1
Makalah Keanekaragaman Hayati

Makalah Keanekaragaman Hayati

|Views: 3,090|Likes:
Published by Yuriska Andiri

More info:

Published by: Yuriska Andiri on Aug 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2013

pdf

text

original

Tugas Teknologi Produksi Bersih

Disusun oleh :

Yuriska Andiri
Teknik Kimia
114.08.2007

Institut Teknologi Indonesia

2012

Sekilas Mengenai Wilayah Perairan di Indonesia

Tidak ada negara bila tidak ada wilayah. Ini berarti eksistensi wilayah sangat
penting bagi suatu negara sebagaimana juga halnya dengan Negara Indonesia. Secara
fisikal wilayah suatu negara dapat hanya berupa daratan saja atau berupa daratan dan lautan
(perairan). Sehingga dalam dalam perkembangannya kemudian dikenal negara-negara
kepulauan dan negara pantai. Indonesia adalah negara kepulauan yang besar dan penting.
Sebagai negara kepulauan, maka jelas Negara Indonesia memiliki wilayah daratan dan
lautan (perairan). Wilayah perairan Indonesia berada diantara dan sekitar pulau-pulaunya,
dengan luas kurang lebih 5.193.250 km2 terletak pada posisi silang antara dua benua, Asia
dan Australia, dan antara dua samudra Hindia dan Pasifik.

Wilayah kedaulatan dan yuridiksi Indonesia terbentang dari 6°08' LU hingga 11°15'
LS, dan dari 94°45' BT hingga 141°05' BT terletak di posisi geografis sangat strategis, karena
menjadi penghubung dua samudera dan dua benua, Samudera India dengan Samudera Pasifik,
dan Benua Asia dengan Benua Australia. Kepulauan Indonesia terdiri dari 17.508 pulau besar
dan pulau kecil dan memiliki garis pantai 81.000 km, serta luas laut terbesar di dunia yaitu 5,8
juta km2 (DEPLU 2005).

Wilayah laut Indonesia mencakup 12 mil laut ke arah luar garis pantai, selain itu
Indonesia memiliki wilayah yuridiksi nasional yang meliputi Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
sejauh 200 mil dan landas kontinen sampai sejauh 350 mil dari garis pantai.

Dengan ditetapkannya konvensi PBB tentang hukum laut Internasional 1982, wilayah
laut Indonesia yang dapat dimanfaatkan diperkirakan mencapai 7.9 juta km2 terdiri dari 1.8 juta
km2 daratan, 3.2 juta km2 laut teritorial dan 2.9 juta km2 perairan ZEE. Wilayah perairan 6.1
juta km2 tersebut adalah 77% dari seluruh luas Indonesia, dengan kata lain luas laut Indonesia
adalah tiga kali luas daratannya.

Wilayah Daratan dan Lautan
Indonesia

Luas

Km2

%

Km2

%

Daratan

1,826,440

23

Perairan Laut

6,120,673

77

Laut teroterial

3,205,695

40

Zona Ekonomi Eksklusif

2,914,978

37

Total

7,947,113

100

Berikut ini adalah data-data geografis Indonesia

Lokasi

:Sebelah tenggara Asia, di Kepulauan
Melayu antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Koordinat geografis

: 6°LU - 11°08'LS dan dari 95°'BT - 141°45'BT

Referensi peta

: Asia Tenggara

Wilayah

: total darat: 1.922.570 km²
daratan non-air: 1.829.570 km²
daratan berair: 93.000 km²
lautan: 3.257.483 km²

Garis batas Negara

: SQZ
total: 2.830 km: Malaysia 1.782 km, Papua
Nugini 820 km, Timor Leste 228 km
Negara tetangga yang tidak berbatasan darat: India di
barat laut

Aceh, Australia, Singapura, Filipina, Vietnam, Thail
and, Brunei
Darussalam, Kamboja, Thailand, Birma, Palau

Garis pantai

: 54.716 km

Klaim kelautan

: diukur dari garis dasar kepulauan yang diklaim

zona ekonomi khusus

: 200 mil laut

laut yang merupakan wilayah negara: 12 mil laut

Cuaca

: tropis; panas, lembap; sedikit lebih sejuk di dataran
tinggi

Dataran

: kebanyakan dataran rendah di pesisir; pulau-pulau
yang lebih besar mempunyai pegunungan di
pedalaman

Tertinggi & terendah

:titik terendah: Samudra Hindia 0 m
titik tertinggi: Puncak Jaya 5.030 m

Sumber daya alam

: minyak, tanah, kayu, gas alam, kuningan, timah,
bauksit, tembaga, tanah yang subur, batubara, emas,
perak

Kegunaan tanah

:tanah yang subur: 9,9%
tanaman permanen: 7,2%
lainnya: 82,9% (perk. 1998)

Wilayah yang diairi

: 48.150 km² (perk. 1998)

I.Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati atau biodiversitas (Bahasa Inggris: biodiversity) adalah
suatu istilah pembahasan yang mencakup semua bentuk kehidupan, yang secara ilmiah
dapat dikelompokkan menurut skala organisasi biologisnya, yaitu mencakup gen,
spesies tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme serta ekosistem dan proses-

proses ekologi dimana bentuk kehidupan ini merupakan bagiannya. Dapat juga diartikan
sebagai kondisi keanekaragaman bentuk kehidupan dalam ekosistem atau bioma tertentu.
Keanekaragaman hayati seringkali digunakan sebagai ukuran kesehatan sistem biologis.

Keanekaragaman hayati tidak terdistribusi secara merata di bumi, wilayah tropis
memiliki keanekaragaman hayati yang lebih kaya, dan jumlah keanekaragaman hayati terus
menurun jika semakin jauh dari ekuator.

Keanekaragaman hayati yang ditemukan di bumi adalah hasil dari miliaran tahun
proses evolusi. Asal muasal kehidupan belum diketahui secara pasti dalam sains. Hingga
sekitar 600 juta tahun yang lalu, kehidupan di bumi hanya berupa archaea, bakteri,
protozoa, dan organisme uniseluler lainnya sebelum organisme multiseluler muncul dan
menyebabkan ledakan keanekaragaman hayati yang begitu cepat, namun secara periodik
dan eventual juga terjadi kepunahan secara besar-besaran akibat aktivitas bumi, iklim,
dan luar angkasa.

Keanekaan sistem pengetahuan dan kebudayaan masyarakat juga terkait erat
dengan keanekaragaman hayati. Sehingga keanekaragaman hayati mencakup semua bentuk
kehidupan di muka bumi, mulai dari makhluk sederhana seperti jamur dan bakteri hingga
makhluk yang mampu berpikir seperti manusia, mulai dari satu tegakan pohon di
pekarangan rumah hingga ribuan tegakan pohon yang membentuk suatu sistem jejaring
kehidupan yang rumit.

Proses evolusi memiliki arti bahwa kolam keragaman hidup bersifat dinamis, akan
meningkat ketika varian genetik baru dihasilkan, spesies atau ekosistem baru terbentuk;
akan menurun ketika varian genetik dalam salah satu spesies berkurang, salah satu spesies
punah atau sebuah ekosistem yang kompleks menghilang. Konsep ini meliputi hubungan
antar makhluk hidup dan proses-prosesnya.

Peringkat negara dengan keanekaragaman dan endemisme tertinggi di dunia

Negara

Nilai
Keanekaragaman

Nilai
Endemisme

Nilai Total

Brazil

30

18

48

Indonesia

18

22

40

Kolombia

26

10

36

Australia

5

16

21

Mexico

8

7

15

Madagaskar

2

12

14

Peru

9

3

12

Cina

7

2

9

Filipina

0

8

8

India

4

4

8

Ekuador

5

0

5

Venezuela

3

0

3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->