P. 1
Pendekatan Kognitif Behavioral

Pendekatan Kognitif Behavioral

|Views: 7,488|Likes:
Published by Ade Irma Arifin

More info:

Published by: Ade Irma Arifin on Aug 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/08/2014

pdf

text

original

Tujuh Faktor yang dapat digunakan untuk mendeteksi pikiran

irasional:

1.Lihat pada generalisasi yang berlebihan (overgeneralisasion),seperti

:‟saya mendapatkan nilai 50, pada mata pelajaran matematika, maka saya
memang tidak bisa metematika”

2. Lihat pada distorsi (distortion), kadang-kadang mengacu pada pikiran

yang beranggapan tentang keseluruhan atau tidak sama sekali (all or

nothing thinking), berpikir hitam-putih, semua baik atau semua buruk,

seperti “saya tidak dapat nilai A pada semua mata kuliah, lihat saja KRS
saya, saya memang bukan mahasiswa yang baik”

3.Lihat pada hal-hal yang dihapus (deletion), yaitu tendensi untuk berfokus

pada kejadian negative dan menghapus kejadian positif, seperti : “saya

kalah dua kali,dan menang satu kali, pada permainan berikutnya, saya pati

kalah.

4. Lihat pada hal-hal yang dianggap tragedy atau bencana

(catastrophising) yaitu kesalahan yang dilebih-lebihkan dan kebrhasilan

yang dikecilkanseperti :”Saya Cuma beruntung dapat nilai A”

5.Lihat pada penggunaan kata-kata absolute seeprti harus , selalu, tidak

boleh, tidak pernah “saya tidak boleh berbuat kesalahan”

57

6.Lihat pada pernyataan yang menunjukan ketidaksetujuan terhadap

sesuatu atau seseorang yang konseli piker mereka tidak dapat menahannya,

seperti “dia seharusnya dihukum dan tidak diperbolehkan bebas begitu
saja”.

7.Lihat pada ramalan (Fortune Telling) atau prediksi masa depan seperti

“saya hanya tahu bahwa teman saya tidak senang pada pesta saya”

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->