DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………………..2 BAB II PEMBAHASAN…………………………………………………………………3 BAB III PENUTUP…………………………………………………………………… 16 DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………… 17

1

hukum. kerusuhan. adat istiadat dan lainnya yang disebut sebagai budaya politik. Menganalisis type-type budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indoneisa c. atau alokasi sumber-sumber yang ada. Politik secara umum menyangkut proses penentuan tujuan Negara dan cara melaksanakannya. dan bahkan penculikan-penculikan aktivis-aktivis politik. Pelaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut peraturan. Sebagaimana kita ketahui bahwa politik merupakan suatu rangkaian asas.1 LATAR BELAKANG Tentunya kita pernah menyaksikan secara langsung maupun tidak langsung melalui televise dan media massa lainnya pelaksanaan pemilu. kampanye partai politik. Mendeskripsikan pengertian budaya politik b. demonstrasi. keadaan. pilkada. cara. pembagian. dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu yang dikehendaki. prinsip. Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya plitik d. Kebijakan-kebijakan umum hanya dapat dilakukan dengan kekuasaan dan untuk memperoleh kekuasaan itulah diperlukan sarana politik yang disebut partai politik. Menampilkan peran serta budaya politik partisipan 2 . Adapun hal yang akan dibahah dimakalah ini yaitu : a. Sebagai warga Negara Indonesia.BAB I PENDAHULUAN 1. jalan. kita harus memahami budaya politik yang demokratis berdasarkan pancasila dan UUD 1945 agar kehidupan berbangsa dan bernegara dapat berjalan dengan baik. pemerintahan. Pola-pola perilaku tersebut menyangkut kehidupan bernagara.

artinya akal. Salah satu unsure kebudayaan yang bersifat universal adalah system kemasyarakatan yang didlamnya terdapat organisasi kekuasaan atau politik. Selanjutnya dikembangkan menjadi kata budidaya yang artinya kemampuan akal budi seseorang ataupun sekelompok orang. b. termasuk kegiatan berbagai kelompok baik partai poltik maupun 3 . Pengertian budaya Secara etimologis. dan Akhlaq (Bahasa Arab) artinya peradaban atau budi. kebudayaan adalah ciptaan dari suatu bangsa.BAB II PEMBAHASAN 1. kebudayaan adalah keseluruhan sisitem gagasan. Politik menyangkut tujuan-tujuan seluruh masyarakat. sehingga merupakan satu kesatuan harmonis. antara lain: Culture (Bahasa Inggris) artinya budaya. Hatta . Menurut Zoetmulder. Menurut Koentjaraningrat. Colore (Bahasa Latin) artinya budaya. istilah kebudayaan berasal dari beberapa bahasa. Pengertian budaya politik a. Pengertian Politik Pada umumnya istilah politik dapat diartikan sebagai bermacam-macam kegiatqn dalam suatu system politk atau Negara yang menyangkut proses menetukan tujuan-tujuan dari system itu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu. tindak dan hasil karya dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik manusia dengan cara belajar. Kebudayaan dimiliki oleh setiap masyarakat dan selalu berkembang dalam upaya memenuhi segala kebutuhan masyarakat. kebudayaan adalah perkembangan terpimpin oleh manusia budayawan dari kemungkinan-kemungkinan dan tenaga-tenaga alam terutama alam manusia. Sedangkan menurut Moh. Kata “kebudayaan” berasala dari bahasa Sanskerta yaitu buddhaya yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi.

Berbeda dengan posisi seseorang terhadap pengaruh prosese politik. perlu ditentukan kebijaksanaan-kebijaksanaan umum yang menyangkut pengaturan dan pembagian sumber-sumber yang ada. tetapi dilain pihak. dan tawar menawar politik dapat mempengaruhi seseeorang dalam waktu tertentu. 2. di sisi lain terdapat kemampuan setiap orang untuk mempengaruhi proses politik. paksaan. pengambilan keputusan. manusia mempunyai naluri untuk hidup berkawan dan hidup bersama dengan orang lain secara rukun. Setidaknya. Namun demikian. Dimasa modern ini hampir dapat dipastikan bahwa tidak seorang pun dapat melepaskan diri dari pengaruh politik. Untuk melaksanakan tujuan-tujuan itu. seperti konflik. manipulasi sumber kekuasaan. Timbulnya kelompok-kelompok terseebut disebabkan oleh dua sifat manusia yang bertentangan satu sama lain. seseorang dapat saja mengalami dampak dari berbagai bentuk dan tahapan proses politik. kadar pengaruh poltik terhadap setiap orang tidaklah sama. baik untuk membina kerja sama maupun untuk menyelesaikan konflik yang mungkin akan timbul dalam proses tersebut. Hakikat Manusia Sebagai makhluk social. kekuasaaan. perlu dimiliki kekuasaan dan kewenangan yang akan dipakai. Pengambilan keputusan menyangkut seleksi antara beberapa alternative dan penyusutan skala prioritas dari tujuan-tujuan yang telah dipilih.individu. Di satu pihak dia ingin kerjasama. dan pembagian kekuasaan. Konsep-konsep pokok politik adalah Negara. salah satu dari bentuk proses politik. Untuk melaksanakan kebijaksanaan itu. kebijakan. dia cenderung untuk bersaing dengan sesame manusia. Apabila seseorang tidak luput dari pengaruh politik maka hanya orang-orang tertentu yang memiliki kemampuan mempengaruhi proses 4 . kesediaan menerima pengaruh dan kekuatan diri untuk menghindar akan menentukan gradasi pengaruh olitik terhadap individu. setiap manusia mempunyai hasrat untuk hidup bersama sehingga muncul kelompok-kelompok. Akan tetapi. Manusia sebagai Insan politik a.

harapan. kelompok penekan (pressure group). Suasana kehidupan politik pemerintahan biasanya disebut suprastruktur politik. media 5 .politik. yaitu suatu kelompok manusia yang terorganisir yang menepati suatu wilayah tertentu sebagai tempat tinggal bersama untuk mewujudkan kesejahteraan umum. dan tuntutan. Sementara infrastruktur politik didalamnya terdiri atas beberapa asosiasi atau kelompok pertain politik (political party). Suprastruktur politik terdiri atas lembaga legislative. fungsi dan wewenang serta hubungan kewenangan antar lembaga Negara yang ada. Suasana Kehidupan Politik Suatu Bangsa Suasana kehidupan politik suatu bangsa dapat dibedakan menjadi dua bagian. sisitem kekuasaan untuk mengatur hubngan individu dan kelompok individu satu sama lain atau dengan Negara dan antara Negara dengan Negara. Dan sebaliknya suasana kehidupan politik rakyat disebut infrastruktur politik. Jadi. cara memperoleh. Politik juga diartikan sebagai seni dan ilmu pengetahuan yang mengandung pengertian adanya hubungan dan kerja sama yang meliputi hubungan setiap individu dengan yang lainnya. Mereka itu adalah orang yang menguasai sumber daya dan teknologi politik serta mempunyai tekad atau daya juang. politik dalam arti luas berkaitan dengan pemerintahan. Kedua. Peran rakyat sebagai pelaku politik berfungsi sebagai input yang berwujud keinginan. eksekutif. dan lembaga-lembaga kekuasaanserta pelaksanaan hak-hak warga Negara dalam turut serta dan berperan dalam mengambil keputusan. hubungan individu atau kelompok individu dengan Negara. b. Pertama. dan yudikatif. poltik berasal dari kata “polis” yang berarti Negara kota. kelompok kepentingan (interest group). c. Didlamnya juga terdapat bentuk. suasana kehidupan politik pemerintahan yang berkaitan dengan kehidupan lembagalembaga Negara. dan hubungan Negara dengan Negara. Hubungan Manusia dengan Politik Secara etimologis. suasana kehidupan politik rakyat yang berkaitan dengan pengelompokkan warga Negara atau anggota masyarakat kedalam berbagai macam golongan yang biasanya disebut sebagai kekuatan social poltik.

Negara adalah alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan masnisia dalam masarakat dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat. Masyarakat Politik a. Karena itu. Pendidikan politik Panggabean memberikan batasan pendidikan politik sebagai cara suatu masyarakat mentransfer kultur politiknya dari generasi ke generasi.komunikasi politik (media of political communication). Nilai yang dimaksud adalah nilai-nilai instrinsik yang terkandung didalam pancasila dan UUD 1945. Kultur politk adalah keseluruhan paduan dari nilai. dan para tokoh politik (political figures). Definisi Negara Berbicara soal masyarakat politik sebenarnya juga membahas masalah Negara. 2. sesuai dengan kecakapan mereka masing-masing. Negara timbul karena adanya kebutuhan dan keinginan manusia yang beraneka ragam yang menyebabkan mereka harus bekrja sama untuk memenuhi kebutuhan mereka. Kerja sama ini timbul karena setiap orang tidak mampu memenuhi kebutuhannya secara sendirisendiri. Keyakinan empiric ialah keyakinan fundamental yang dihayati masyarakat mengenai sifat hakikat dari system politik yang dianggap memadai dengan pandangan hidup masyarakat yang bersangkutan. 6 . kelompok mahasiswa (student group). Negara adalah alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan masnisia dalam masKesatuan mereka inilah yang kemudian disebut masyarakat atau Negara. dan lambing-lambang ekspresif. kelompok wartawan (journalism group). Kesatuan mereka inilah yang kemudian disebut masyarakat atau Negara. d. tiap orang mempunyai tugas sendiri dan bekerja sama untuk memenuhi kepentingan mereka.2 BUDAYA POLITIK YANG BERKEMBANG DALAM MASYARAKAT INDONESIA 1. Negara merupakan integrasi dari kekuasaan politik. Negara merupakan integrasi dari kekuasaan politik. keyakinan empiric.

Misalnya. Konflik-konflik ideologis berbagai golongan di masyarakat Indonesia 7 . maksudnya semua peraturan perundang-undangan disusun dan berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali. Hal ini disebabkan manusia sebagai anggota dari masyarakat selalu berkembang secara dinamis yang memungkinkan terciptanya suatu kondisi tertentu yang diinginkan. Manusia hidup dalam suasana kerjasama. Sifat-sifat Negara Menurut Miriam Budiardjo. Negara dapat melakukan tindakan apapun demi kesejahteraan dan kemakmuran serta keamanan masyarakat.  Sifat memaksa. c.b. Sarana untuk itu antara lain polisi. dan jaksa. maksudnya Negara berhak memonopoli dalam menetapkan tujuan bersama dari masyarakat. Nagara memiliki kekuasaan untuk memakai kekerasan fisik secara legal. tidak jarang diliputi suasana-suasana konflik. Dalam upaya mencapai kondisi itu. maksudnya agar peraturan perundang-undangan ditaati dalam rangka mewujudkan ketertiban masyarakatsehingga Negara memiliki sifat memaksa. Sifat memaksa ini berbeda dengan organisasi lainnya karena aturan-aturan yang dikeluarkan oleh ngara lebih mengikat. all embrassing). Tatanan Kehidupan Masyarakat Politik Dalam perkembangannya kehidupan masyarakat selalu mengalmi perubahan-perubahan baik positif amupun negative.  Sifat Mencangkup Semua. Sifat mencangkup ini sangat penting untuk diperhatikan karena setiap langkah yang dilakukan oleh pemerintah harus dipahami dan dipatuhi oleh setiap warga Negara. yaitu memaksa. monopoli. sekaligus suasana antagonistis dan penuh pertentangan. (all encompassing. dan mencangkup semua. peraturan tentang pajak yang ditujukan untuk semua warga Negara. pada umumnya setiap Negara mempunyai tiga sifat. tentara.  Sifat monopoli.

ideology. dan sebagainya. pejabat pemerintah. pemerintah. Misalnya. demo menuntut pengusutan kasusu-kasu hak asasi manusia. (armed attack). kerusuhan Poso. kerusuhan Mei 1998. yaitu kegiatan yang dilakukan oleh sejumlah orang yang dengan tidak menggunakan kekerasan untuk melakukan protes terhadap suatu rezim. tidak mengherankan apabila konflikkonflik ideologis tersebut tumbuh berdampingan dengan timbulnya konflik-konflik yang bersifat politis akibat pertentangan-pertentangan didalam pembagian status.khususnya. kerusuhan 27 Juli 1996. yakni suatu tindakan kekerasan yang dilakukan untuk kepentingan suatu kelompok tertentu dengan maksud melemahkan atau bahkan menghancurkan kekuasaan daari kelompok lain. kekuasaan. kerusuhan menggunkan kekerasan secara fisik yang biasanya diikitu pengrusakan barang-barang. Bedanya. b) Kerusuhan. demo menolak kenaikan harga BBM. pemukulan atau bahkan pembunuhan. a) Demonstrasi. kerusuhan dalah pada dasarnya sama dengan demonstrasi. dan lain sebagainya. Oleh karena itu. Ada beberapa indikasi yang biasa dipakai oleh para ahli ilmu-ilmu social untuk menilai intensitas pertentangan-pertentangan politik dalam suatu masyarakat. 8 . c) Serangan bersenjata. konflik yang terjadi di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) sebagai akibat dari upaya Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang ingin melepaskan diri dari pangkuan NKRI. atau peristiwa 27 Juili. Misalnya. Cirri lain yang membedakan kerusuhan dari demonstarsi adalah kenyataan bahwa kerusuhan terutama ditandai oleh spontanitas sebagai akibat dari suatu insiden dan perilaku kelompok yang kacau. kebijaksanaan yang sedang dilaksanakan atau bahkan baru direncanakan. telah menjadi sebab timbulnya kesulitan-kesulitan untuk mengembangkan aturan permainan (rules of the game). Misalnya. dan sumber-sumber ekonomi yang terbatas dalam masyarakat.

 Adanya pemerintahan yang bersih. mampu mampu menyelenggarakan pemerintahan Selain menyelenggarakan pembangunan dalam meningkatkan taraf hidup rakyat dan mampu melindungi seluruh tumpah darah dan segenap bangsa Indonesia sehingga tercipta suasana dan perasaan aman. Suatu consensus nasional mengenai “sisitem nilai” yang akan mendasari hubungan-hubungan social diantara para anggota suatu masyarakat bangsa. merupakan consensus nasional mengetahui bagaimana suatu kehidupan bersama sebagai bangsa harus diwujudkan atau diselenggarakan. diyakini. Pertama. ekonomi. social budaya. Factor umum merupakan factor yang mempengaruhi terciptanya ketahanan nasional dibidang ideology. yaitu factor umum dan khusus. dipahami. Kedua. meluputi sebagai berikut :  Adanya ideology nasional yang dapat mewujudkan suatu realitas politik dan memiliki fleksibilitas yang dapat menyesuaikan dan mengisi kebutuhan dan tuntutan zaman.d) Banyaknya jumlah kematian sebagai akibat dari kekerasan politik. Suatu integrasi nasional yang tangguh hanya akan berkembang diatas consensus nasional mengenai batas-batas suatu masyarakt politik dan system politik yang berlaku bagi seluruh masyarakat tersebut. dan pertahanan keamanan. merupakan kesadaran dari sejumlah orang bahwa mereka bersama-sama merupakan warga dari suatu bangsa yang membedakan apakah seseorang termasuk sebagai warga dari suatu bangsa atau tidak. yang efektif. dan diamalkan serta diamankan oleh seganap lapisan masyarakat. serta mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari rakyat. demoratis.  Adanya pimpinan nasional yang kuat dan berwibawa. Sedangkan factor khusus yang menentukan tingkat ketahanan nasional di bidang politik. Ideology nasional harus benar-benar dimengerti. itu. 9 . dan efisien. Ada beberapa factor yang mempengaruhi tingkat ketahanan nasional di bidang politik. bebas dari bahaya dan ketakutan. mampu mengisi aspirasi dan cita-cita rakyat. dihayati. misalnya penculikan dan pembunuhan dengan motif politik dan sebagainya.

perhatian. terhadap system keseluruhan. baik berupa kebanggaan.anggota masyarakat cenderung tidak menaruh minat terhadap objek-objek politk yang luas. Para pelaku politik sering melakukan peranannya serempak dengan perananya dalam bidang ekonomi. Adanya masyarakat yang mempunyai kesadaran politik. dikoreksi. antara lain : a) Budaya Politik Parokial Budaya politik parochial berlangsung dalam masyarakat tradisional. keagamaan. menyerah saja kepada segala kebijaksanaan dan keputusan para pemegang jabatan politik dianggap oleh masyarakat sebagai sesuatu yang tidak dapat diubah. Posisinya sebagai kaula. anggota masyarakat dapat dikatakan sebagai posisi yang pasif. Tipe-tipe Budaya Politik yang Berkembang dalam Masyarakat Indonesia Dalam masyarakat atau kehidupan politik dikenal tiga tipe budaya. bahwa mereka mengakui adanya pusat kewenangan atau kekuasaan politik dalam masyarakat. dan mengikuti segala instruksi dan anjuran pimpinan politiknya. mungkin pula kesadaran. Kesadaran yang menonjol dari anggota masyarakat dalam bidang poltik. anggota masyarakat mempunyai minat. patuh. Orientasi anggota masyarakat yang nyata terhadap objek politik dapat dilihat dari pernyataannya. dan lain-lain. maupun sikap bermusuhan terhadap system politik. 2. dimana masyarakatnya masih sederhana dengan spesialisasi yang sangat kecil. terutama dari segi output politik. ungkapan sikap dukungan. Tiada jalan bagi anggota masyarakat kecuali menrima system politik sebagaimana adanya. b) Budaya Politik Kaula Dalam budaya politik kaula (subjek). dan oleh karena itu. disiplin nasional. apalagi ditantang. dan dinamika social yang tinggi sehingga tumbuh motivasi dan aktivitas konstruktif yang membangkitkan partisipasi aktif dalam pembangunan nasional. ssetia. c) Budaya Politik Partisipan 10 . Mereka menganggap dirinya tidak berdaya mempengaruhi atau mengubah system politik.

3 PENTINGNYA SOSIALISASI PERKEMBANGAN BUDAYA POLITIK 1. banyak hal yang harus dikaji ketika hubungan antara elit poltik dan massa pendukungnya belakangan ini seolah sekedar hubungan antara anak dan bapak yang belum dijiwai oleh semangat demokrasi itu sendiri. dan mampu memelihara stabilitas politik perlu diupayakan adanya tata cara berpolitik yang didasarkan pada kenyataan obyektif bahwa manusia adalah sebagai subjek Negara. dinamis. Hal ini sangat membahayakan bagi perkembangan suatu bangsa yang sarat dengan heterogenitas seperti Indonesia yang sangat membutuhkan ketahanan dan stabilitas politik. Budaya politik partisipan dalam pemahaman yang demikian tidak lain merupakan wujud dari dilaksanakannya budaya demokrasi dalam masyarakat. setiap anggota msyarakat terlibat dalam sisitem politik yang berlaku betapa kecil peran yang dijalankannya. Seseorang dengan sendirinya menyadari setiap hak dan tanggung jawabnya.Budaya politik partisipan ditandai oleh anggota masyarakat yang aktif dalam kehidupan politik. dan sebagainya. dan untuk rakyat. kehidupan politik dalam Negara harus benar-benar merealisasikan tujuan demi harkat dan martabat manusia. Seseorang dalam budaya politik partisipan dapat menilai dengan penuh kesadaran system politik secara totalitas. Guna mewujudkan ketahanan politik sebagai kondisi kehidupan politik bangsa yang sehat. Negara harus mendasarkan pada tuntutan hak dasar kemanusiaan yang dalam istilah ilmu hukum dan kenegaraan disebut Hak Asasi Manusia.dalam system politik. Akan tetapi. Cara-cara Berpolitik dalam Masyarakat Perkembangan demokrasi dewasa ini mempunyai dampak bagi kehidupan politik di Indonesia. oleh. 2. Masyarakat dalam menentukan figure-figur pemimpin bangsa kurang berpikir secara rasional karena masih bersikap paternalistis dan feodalistis. input dan output maupun possisi dirinya dalam politik. Sebab budaya demokrasi member tekanan pada pelaksanaan pemeritahan dari. melaporkan bila menemukan penyelewengan hukum sesuai prosedur. Oleh karena itu. Munculnya partai-partai politik turut menyemarakkan proses demokrasi. Dengan demikian. Misalnya mengkritisi kebijakn pemerintah melalui opini-opini di media massa. mematuhi peraturan perundang-undangan. Hal ini sebagai perwujudan hak atas martabat kemanusiaan 11 .

atau mufakat. dan pola perdagangan. pemeliharaan. 31 Tahun 2002 tentang partai politik dan UU No. dan menyatakan pendapat. Melalui kebebasan yang bertanggung jawab. Partai politik merupakan komponen yang sangat penting dalam system politik demokrasi. yaitu memberikan kebebasan. Perubahan social terjadi karena beberapa factor. Penerapan Budaya Politik Pelaksanaan budaya poltik secara demokratis perlu dipahami oleh setiap warga Negara Indonesia agar mampu mewujudkan cita-cita Negara. segenap warga Negara memiliki hak untuk berkumpul dan berserikat guna mewujudkan cita-cita politiknya secara nyata. Perselisihan harus dapat diselesaikan melalui perundingan dan dialog terbuka untuk mencapai kompromi. rakyat dapat mewujudkan haknya untuk menyatakan pendapat tentang arah kehidupan dan masa depannya dalam bermasyarakat dan bernegara. Dengan demikian. dan kebersamaan. penataan kepartaian harus bertumpu pada kaidahkaidah kedaulatan rakyat. terutama dalam proses reformasi dewasa ini harus berdasarkan pada moralitas yang mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. 2. berserikat. 12 . consensus. seperti halnya UU No. kesetaraan. Pengembangan politik Negara. Menurut Miriam Budiardjo. Pemerintah harus dapat menyesuaikan kebijaksanaannya terhadap perubahan-perubahan dan mengendalikannya. penerapan budaya politik dapat dilakukan dengan menerapkan nilai-nilai berikut :  Menyelesaikan perselaisihan secara damai dan melembanga.  Menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam suatu masyarakat yang sedang berubah. kepadatan penduduk. Pembentukan. 12 Tahun 2003 tentang pemilihan umum. dan pengembangan partai politik pada dasarnya merupakan salah satu pencerminan hak warga Negara untuk berkumpul.sehingga system politik Negara harus mampu menciptakan system yang menjamin hak-hak tersebut. seperti kemajuan teknologi. Dalam setiap masyarakat terdapat beda pendapat serta kepentingan yang dalam alam demokrasi dianggap wajar untuk diperjuangkan. Melalui partai politik.

ekonomi. coup d’ etat dianggap tidak wajar. System politik demokrasi Indonesia termasuk didalamnya adalah pembangunan partai politik. yaitu menghendaki terjadinya atau terwujudnya keadilan dan kebenaran. harus mengacu dan berpedoman kepada pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman sikap dan perilaku berpolitik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. mengangkat diri sendiri. pergantian pimpinan atas dasar turunan. Berwatak negative. Berwatak positif. dan budaya baik didalam infrastruktur maupun suprastruktur. 2. walaupun sebagian kecil masyarakat ada yang merasa diperlakukan tidak adil. social. dan tingkah laku. perlu terselengaranya masyarakat yang terbuka dan kebebasan politik yang memungkinkan timbulnya fleksibilitas dan tersedianya berbagai alternative dalam tindakan politik. Menyelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur. politik berkarakter atau berwatak positif maupun negative. Golongan minoritas yang biasanya terkena paksaan akan lebih menerimanya apabila diberi kesempatan turut serta dalam merumuskan kebijaksanaan.  Membatasi pemakaian kekerasan sampai minimum. Dalam masyarakat demokratis keadilan merupakan cita-cita bersama. Namun demikian.  Menjamin tegaknya keadilan. yaitu dalam usaha mewujudkan keadilan dan kebenaran kadang-kadang bersifat destruktif dan menggunakan segala cara asal tujuan tercapai. kepentingan. Dalam masyarakat demokratis. Keanekaragaman tercermin dalam keanekaragaman pendapat.  Mengakui dan menanggap wajar adanya kenekaragaman. Didalam pembangnan partai politik juga menyangkut pembangunan fungsi partai politik itu sendiri. Pembangunan partai politk harus memperhatikan pembangunan karakter politik karena sperti kita ketahui. keanekaragaman tetap berada dalam kerangka persatuan bangsa dan Negara. yaitu memperjuangkan kepentingan-kepentingan rakyat. baik kepentingan politik.4 PERAN SERTA BUDAYA POLITIK PARTISIPAN 13 .

 Memiliki toleransi yang tinggi terhadap perbedaan pendapat 14 . Komunikasi Politik Komunikasi politik merupakan suatu hubungan timbal balik dalam kehidupan bermasyarakat. ideology. Tujuan politik yang sama antara partai politik denga tujuan Negara diharakan tidak akan terjadi kompetisi politik yang tidak sehat antar partai politik. Setiap kegiatan partai politik tidak akan mengorbankan kepentingan-kepentingan nasional. Pada norma-norma.  Mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga Negara.1. mengingat tiap partai politik akan mempunyai disiplin politik. berbangsa. Peran serta masyarakat dalam budaya politik partisipan dapat diwujudkan melalui tindakan-tindakan berikut :  Kemampuan berpartisipasi aktif dalam kehidupan politik dengan menggunakan hak poltitk dalam pemilu. 2. Partisipasi Politik Demokrasi merupakan salah satu bentuk pelaksanaan budaya politik. Adapun tujuan politik tidak dapat dilepaskan dari tujuan partai politik dan tujuan partai politik juga seharudnya adalah sama dengan tujuan politik yang termaktub dalam UUD Negara. dan bernegara dimana rakyat merupakan sumber aspirasi dan sumber pimpinan nasional. Budaya politik di Indonesia pada hakikatnya telah melekat dalam system politik yang berlaku di Indonesia. dan disiplin nasional. disiplin social. nilai-nilai serta ketentuan yang ada di Negara kita budaya politik selalu terkait dengan system politik yang berlaku yaitu demokrasi pancasila. Komunikasi politik secara vertical maupun horizontal baik didalam suprastruktur maupun infrastruktur dimaksudkan untuk mewujudkan adanya pengertian-pengertian politik yang dapat diterima oleh semua pihak untuk terwujudnya tujuan politik. dan Negara.

 Kemampuan berpartisipasi terhadap kegiatan dilingkungan BAB III PENUTUP A. menggerakkan serta seluruh potensi nasional. Berjiwa besar menerima kelebihan orang lain dan berlapang dada menerima kekalahan.  Menyampaikan hak demokrasinya sebagaimana diatur dalam UU. SIMPULAN Berdasarkan pembahasan tentang “Budaya Politik” dapat disimpulkan bahwa : Sebagai bangsa yang berdaulat. 15 . mengerahkan. Pertahanan dan keamanan Negara republic Indonesia silaksanakan dengan menyusun. kemampuan menjaga dan melindungi seluruh wilayah Negara dari berbagai ancaman dan gangguan baik berasal dari dalam negeri maupun dari luar negeri.  Mengutamakan musyawarah yang menyangkut kepentingan bersama. tidak dapat dihindari lagi. termasuk kekuatan masyarakat diseluruh bidang kehidupan nasional secara terintegrasi dan terkoordinasi.

dan budaya. ras. Karena bangsa Indonesia terrdiri dari berbagai macam suku. SARAN Dalam berpolitik sebaikya dilakukan menurut kaidah-kaidah dan aturan-aturan yang sesuai agar tercipta integrasi nasional. agama. BAB IV DAFTAR PUSTAKA Buku Pendidikan Kewarganegaraan Google “Budaya Ploitik” 16 .B.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful