P. 1
Buletin IRN Digital Edisi 33-Mari Bersinergi bersama Menginspirasi

Buletin IRN Digital Edisi 33-Mari Bersinergi bersama Menginspirasi

|Views: 87|Likes:
Published by komahiumy
Buletin International Relations News Edisi 33 Spesial MATAF memperkenalkan anda jurusan HI UMY dan KOMAHI UM diterbitkan oleh Divisi Pers Mahasiswa KOMAHI UMY. site: komahi.umy.ac.id | e-mail: persmakomahiumy@yahoo.com
Buletin International Relations News Edisi 33 Spesial MATAF memperkenalkan anda jurusan HI UMY dan KOMAHI UM diterbitkan oleh Divisi Pers Mahasiswa KOMAHI UMY. site: komahi.umy.ac.id | e-mail: persmakomahiumy@yahoo.com

More info:

Published by: komahiumy on Aug 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/02/2012

pdf

text

original

Edisi 33 / 19 Juni 2012-18 September 2012

Buletin

International Relations News
Spesial MATAF

site: komahi.umy.ac.id | e-mail: persmakomahiumy@yahoo.com

diterbitkan oleh:

Divisi Pers Mahasiswa Korps Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Daftar Isi
@ 4

Fokus I
Lulusan Hubungan Internasional, Mau Jadi Apa ?

@ 11

Reportase
Prodi HI Luncurkan Website dengan Tampilan Baru

@ 5

Fokus II
Mengenal Jurusan Kita

@ 11

Reportase
MATAF HI UMY hadirkan pembicara Tun Mahatir Mohammad

@ 6

Fokus III
Berkenalan dengan KOMAHI ... @ 12

Sikap
Bersinergi dalam Keberagaman

@ 7

Profil
Beda Orang, Beda Tanggungjawab: Potret Anis Abdillah dan Mohammad Ichsan @ 15 @ 14

Komentar Mahasiswa
Bagaimana kesan tentang MATAF dan pesan buat MABA dari anda ?

Extra
Senam Mahasiswa Indonesia

@ 8

Kaleidoskop
Realisasi Kegiatan KOMAHI

HIGHLIGHT

SIKAP
Bersinergi dalam Keberagaman
Hal. 12

Beranda Redaksi
Assalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah, buletin edisi ke-33 sekaligus merupakan buletin ke-3 dan terakhir yang kami terbitkan dalam periode kepengurusan 2011-2012 ini dapat kami hadirkan di hadapan pembaca. Sebuah perjalanan yang cukup panjang bagi sebuah karya jurnalistik berupa buletin sejak dirintis pertama kali dari edisi 1. Namun sebelum berbicara lebih jauh, tentunya hal ini tidak bisa terwujud tanpa ridha dari Allah SWT yang senantiasa memberikan kita nikmat sehat, dan nikmat ilmu sehingga kita bisa menjalani aktivitas kita sehari-hari. Tak lupa juga kita mengirimkan shalawat serta salam kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW. Buletin ini hadir sekaligus merangkap dengan edisi Spesial MATAF, sehingga buletin ini selain hadir secara online, juga kami bagikan kepada MABA yang mengikuti Masa Taaruf Hubungan Internasional UMY 2012. Berbeda dari edisi-edisi sebelumnya yang banyak mengangkat tema-tema Hubungan Internasional. Sesuai dengan semangat MABA, maka buletin ini banyak berisi pengenalan baik mengenai jurusan, hingga KOMAHI. Di samping itu, artikel motivasi juga turut menyertai kehadiran buletin ini. Mengangkat tema “Mari Bersinergi bersama Menginspirasi”, buletin edisi 33 ini terinspirasi dari tema yang juga diangkat dalam pelaksanaan MATAF. Seperti yang kita kenal, Yogyakarta kita kenal sebagai kota pelajar. Dimana para musafir ilmu berduyun-duyun datang ke Yogyakarta untuk meraup ilmu sebanyak-banyaknya baik dari penjuru Indonesia, hingga mahasiswa mancanegara. Kata Sinergi dalam tema buletin ini, senantiasa mengingatkan kita akan pentingnya menghargai perbedaan dan keberagaman, baik yang berupa Suku, Agama, Etnis, dan Ras, hingga perbedaan pendapat maupun egoism selaku manusia. Sehingga harapan kami, walaupun para pembaca datang dari daerah yang berbeda. Namun yang harus menjadi semangat kita berkuliah di Yogyakarta adalah keinginan untuk menjadi generasi emas, yakni generasi yang melahirkan ide-ide kreatif serta harapan baru bagi Indonesia. Demikian pengantar dari Redaksi. Wassalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh

Buletin IRN Digital ini diterbitkan oleh Divisi Pers Mahasiswa Korps Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Penasehat: Ali Muhammad, MA., Ph.D. Penanggung Jawab Umum: Anis Abdillah Pimpinan Umum: Ibda Fikrina Abda Pimpinan Redaksi: Achmad Zulfikar Reporter: Aditya Maulana Hasymi Deansa Sonia Hefranesa M. Nizar Sohyb Novita Permata Aji Novi Rizka A. Indra Jaya Wiranata M. Faldi Baskoro H. Editor: Mira Dewi Layout: Reynita Hutami Adiningsih Sirkulasi dan Iklan: Lutfi Maulana Hakim Sutrisno Triantoro Rahmadani Rahmi Ragil Risky Rachman Alamat Redaksi: Sekretariat KOMAHI UMY Gedung Ki Bagus Hadikusumo Lt. 2 UMY Ringroad Barat, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55183

FOKUS I
Lulusan Hubungan Internasional, Mau Jadi Apa ?
oleh Akhmad Rifky Setya Anugrah (Mahasiswa HI UMY peraih beasiswa SIAS University, China) Satu kisah ketika kami (Aku, Adya, Arina dan Dita) mengunjungi kedutaan besar Indonesia di Beijing pada saat perjalanan kami berlibur. Kami disambut oleh atase pendidikan RI untuk Beijing yaitu pak Chaerun Anwar. Beliau menyambut kami di kantornya bersama seorang stafnya bernama pak Riyanto yang telah 17 tahun berada di China. Kami banyak bercerita dengan pak Chaerun tentang China dan Indonesia mulai dari beasiswa pertukaran pelajar hingga perdagangan bebas yang terjalin antar kedua negara berkembang ini. Satu pembicaraan kami yang menarik bagiku ialah ketika pak Chaerun menanyakan kepada kami tentang jurusan kami. Sontak kami semua menjawab kami dari jurusan Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, karena memang kami semua di jurusan yang sama hanya Adya merupakan angkatan 2007, Dita 2008 sedang Aku dan Arina ialah angkatan 2010, mendengar hal tersebut pak Chaerun tersenyum lalu mengatakan kepada kami bahwa kalian beruntung masuk ke dalam jurusan Hubungan Internasional karena banyak lahan pekerjaan yang tersedia bagi para lulusan ini khususnya yang berhubungan mengani hubungan antar negara. Kami semakin tertarik mengenai apa yang di bicarakan oleh pak Chaerun. Karena memang banyak isu yang beredar di kalangan masyarakat khususnya mahasiswa mengenai apatisme lulusan-lulusan HI yang belum jelas masa depannya karena mungkin pemahaman mereka yang dangkal tentang apa dan bagaimana jurusan Hubungan Internasional ini. Selain itu mungkin Jurusan ini tidak secara spesifik mengarahkan lulusannya untuk masuk pada suatu lapangan pekerjaan tertentu tak seperti jurusan lain yang mungkin langsung menawarkan pekerjaan tertentu kepada lulusannya. Jurusan Hubungan Internasional memang tidak secara spesifik mengarahkan lulusannya untuk masuk ke pekerjaan tertentu, namun jurusan ini mengajaran kepada mahasiswanya mengenai soft skill yang Buletin IRN Digital Edisi 33 | 4 dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja, tak hanya politik internasional ataupun diplomasi namun juga emotional skill yang diselipkan dalam setiap materinya. itu lah mengapa lulusan Hubungan Internasional dapat masuk ke berbagai lapangan pekerjaan seperti Wartawan, Dosen, bahkan Diplomat. Kembali ke pembicaraan kami tadi, pak Chaerun menjelaskan bahwa di bidangnya di atase Pendidikan ia memiliki staff yang kesemuanya lulusan HI karena memang mereka memiliki kemampuan khusus dalam bidang ini. Ia juga mengatakan lulusan HI tak harus masuk ke Kemenlu yang notabene berurusan dengan luar negeri. Di berbagai departemen pemerintah seperti departemen perdagangan dan departemen perdagangan, mereka memiliki biro luar negeri nya tersendiri yang berhubungan langsung mengenai bidang-bidang tersebut dengan luar negeri. Nah intinya adalah ada berbagai macam pekerjaan yang disediakan oleh berbagai departemen meskipun secara kasat mata departemen tersebut berurusan dengan dalam negeri. Tinggal kita selaku mahasiswa jurusan Hubungan Internasional untuk membuka mata agar optimis dengan masa depan dan senantiasa menambah kualitas diri sebagai seorang yang patut diperhitungkan untuk mendapat pekerjaan yang layak. Jangan hanya jadi mahasiswa biasa yang lulus lalu tak memiliki modal plus untuk menunjang predikat kita sebagai sarjana. Bayangkan saja ada berapa perguruan tinggi yang memiliki prodi Hubungan Intenasional dan berapa lulusan mereka setiap tahunnya ditambah lagi lulusan dari jurusan lain yang juga dapat mengincar posisi-posisi tersebut. Maka harapan saya dengan tulisan ini ialah bagi mereka yang telah terlanjur masuk ke jurusan hubungan internasional janganlah berkecil hati karena kalian sesungguhnya telah “terjerumus ke jalan yang benar” dan terus tambah skill kalian agar menjadi pembeda dengan pesaing yang lain. sumber: http://hi.umy.ac.id/lulusan-hubunganinternasional-mau-jadi-apa/

FOKUS II

Mengenal Jurusan Kita
dengan kebutuhan external stakeholders (di antaranya perusahan-perusahan nasional dan multi nasional, Kementerrian Luar Negeri dan instansi pemerintahan lainnya, lembaga-lembaga penelitian dan pengajaran, pers, serta masyarakat pada umumnya). Salah satu upaya itu adalah dilakukannya perbaikan kurikulum pada tahun 2004 dan diberlakukan tahun ajaran 2005/2006, penyelenggaraan kelas internasional sejak tahun ajaran 2005/2006 yang telah diinisiasi sejak tahun 2003, dan program pemagangan bagi mahasiswa sejak tahun 2004. Visi Program Studi Hubungan International Menjadi salah satu program studi terdepan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi mengenai Program Studi Hubungan Internasional FISIPOL Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (HI-UMY) ilmu Hubungan Internasional pada umumnya, Kawasan berdiri pada 1 Maret 1981 dipelopori oleh Prof. Dr. Asia Pasifik dan Dunia Islam pada khususnya. Amien Rais. Status Akreditasi A telah dipertahankan Misi Program Studi Hubungan Internasional dua kali sejak 2004 dan 2009 (SK:021/BAN-PT/Ak-XII/ S1/VII/2009). HI UMY juga merupakan satu-satunya Menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Program Studi Hubungan Internasional (Prodi HI) yang bidang Ilmu Hubungan Internasional, terutama kajian memenangkan dana Program Hibah Kompetisi A3 Asia Pasifik dan Dunia Islam yang mampu oleh masyarakat yaitu dengan untuk tahun 2007,2008, dan 2009. Hingga kini HI UMY dimanfaatkan telah menghasilkan ribuan alumni yang telah tersebar di melaksanakan: berbagai lapangan pekerjaan, baik nasional maupun 1. Pendidikan dan pengajaran yang membekali mahasiswa dengan ilmu Hubungan Internasional, akhlak internasional. islami, dan keterampilan dalam menghadapi persaingan Sejarah global. Jurusan Ilmu Hubungan Internasional merupakan salah 2. Penelitian dan pengabdian yang relevan dengan satu jurusan pertama di lingkungan Universitas kebutuhan Indonesia. Muhammadiyah Yogyakarta. Dengan binaan dari Lulusan dan Alumni Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada, Jurusan Ilmu HI UMY juga menjadi HI UMY telah melahirkan ribuan alumni yang telah Jurusan Ilmu HI pertama di PTS lingkungan DIY dan tersebar dan bekerja di berbagai lapangan pekerjaan Jawa Tengah. Jurusan ini menjadi alternatif bagi diberbagai lapangan pekerjaan seperti Kementerian Luar peminat studi S1 jurusan HI yang waktu itu hanya Negeri (Kemlu), Kementerian Dalam Negeri, Dosen di tersedia di beberapa perguruan tinggi negeri dengan PTN dan PTS di Indonesia, Pemerintah Daerah (PEMDA), Multi-national Corporation (MNC), daya tampung sangat kecil. Legislatif, Bank, Media baik cetak maupun elektronik, Status Terdaftar diperoleh pada tahun 1985 sesuai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan lain-lain. dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia no. 0417/O/1985 Pembekalan Soft Skills dan Keterampilan Bahasa tentang Pemberian Status Terdaftar Pada Beberapa Mahasiswa dibekali dengan kemampuan berbahasa Fakultas di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Inggris pada setiap semester. Ditawarkan juga Yogyakarta. Pada tahun 1992, Jurusan HI mendapatkan pembekalan bahasa Mandarin, Jepang, serta bahasa status Diakui dan pada tahun 1995 berstatus Disamakan. Arab sebagai bahasa asing konsentrasi. Mahasiswa juga Dengan model akreditasi yang diperbaharui, Jurusan HI dibekali dengan keterampilan khusus (soft skill) mendapatkan Akreditasi “A” dari Badan Akreditasi mengenai kewirausahaan, resolusi konflik, diplomasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan status dan lain-lain. tersebut dipertahankan pada tahun 2004. Dengan predikat akreditasi A, jurusan HI UMY sumber: http://hi.umy.ac.id/sejarah/ berupaya untuk menciptakan lulusan yang relevan http://hi.umy.ac.id/tentang-jurusan-hi/ Buletin IRN Digital Edisi 33 | 5

FOKUS III

Berkenalan dengan KOMAHI...
KOMAHI UMY (Korps Mahasiswa H u b u n g a n Internasional U n i v e r s i t a s Muhammadiyah Y o g y a k a r t a ) merupakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hubungan Internasional UMY yang didirikan pada tanggal 8 Agustus 1988. KOMAHI UMY berfungsi sebagai wadah kreatifitas dan perjuangan aspirasi mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional UMY dengan mengedepankan semangat keterbukaan demi tercapainya KOMAHI UMY yang Islami, berkarakter, mandiri, dan profesional. KOMAHI UMY sebagai sebuah organisasi yang menaungi kepentingan-kepentingan mahasiswa HI UMY, memiliki tugas-tugas penting dalam melaksanakan program kerja. Program-program tersebut dituntut agar dapat mendistribusikan kepentingan-kepentingan mahasiswa HI UMY sehingga dapat memaksimalkan potensi yang ada dalam masyarakat HI di UMY. KOMAHI UMY setiap tahunnya memiliki program kerja yang variatif dalam rangka menjalankan fungsinya sebagai Himpunan Mahasiswa Jurusan. Program-program kerja tersebut mengantarkan KOMAHI UMY mendapat penghargaan ASEAN Ten Accomplished Youth Organization (ASEAN TAYO) perwakilan Indonesia pada 27 November 2007. KOMAHI UMY sebagai sebuah himpunan mahasiswa jurusan Hubungan Internasional juga berperan aktif di forum nasional yaitu Forum Komunikasi Mahasiswa Hubungan Internasional Indonesia (FKMHII) yang merupakan wadah intelektualitas mahasiswa HI seIndonesia. Organisasi ini terbagi menjadi 6 Divisi yang setiap divisinya memiliki spesifikasi tugas yang berbeda sehingga dapat menampung berbagai macam aspirasi mahasiswa HI UMY. Adapun divisi-divisi tersebut adalah: Divisi Penelitian, divisi ini melakukan penelitian ilmiah terhadap isu aktual baik yang terjadi di tingkat kampus, nasional maupun global. Divisi ini juga menggali aspirasi seluruh mahasiswa untuk diaktualisasikan dalam kinerja keorganisasian. Divisi Pengembangan Wacana, merupakan divisi yang bertugas merespon dan menganalisis setiap isu aktual yang terjadi di tingkat kampus, nasional, dan internasional yang diaktualisasikan dalam kinerja keorganisasian. Divisi Bahasa dan Budaya, merupakan divisi yang mengkaji secara ilmiah budaya-budaya lokal maupun asing dan kemudian mengenalkannya kepada mahasiswa HI UMY pada khususnya, terutama dalam meningkatkan kemampuan berbahasa asing. Divisi Pers Mahasiswa, merupakan divisi yang fokus dalam bidang jurnalistik. Divisi ini meningkatkan kualitas media informasi dan komunikasi untuk mengembangkan intelektualitas mahasiswa HI serta sebagai wadah sosialisasi keorganisasian. Divisi Minat dan Bakat, merupakan divisi di KOMAHI yang ada untuk menyeimbangkan sisi keilmuan dengan merespon minat dan bakat mahasiswa HI UMY di segala bidang khususnya non akademik. Divisi Jaringan dan Kerjasama, divisi ini melakukan pembinaan jaringan kerjasama dengan pihak internal dan eksternal UMY. Divisi ini aktif secara langsung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa HI se-Indonesia. Selain itu, KOMAHI UMY juga mengurusi beberapa agenda tahunan lain seperti Masa Ta‟aruf dan Bakti Sosial. KOMAHI UMY juga ikut menyukseskan Pertemuan Nasional “Forum Komunikasi Jurusan Hubungan Internasional” serta membantu Prodi HI UMY dalam memperoleh akreditasi A. Struktur Organisasi Periode 2011/2012 Badan Pelaksana Harian Ketua Umum : Anis Abdillah Sekretaris 1 : Binar Pratya Muflihaty Sekretaris 2 : Ary Aulia Fadli Bendahara : Diana Syifa Adliah Wakil Bendahara : Tri Wiyanti Koordinator Divisi Divisi Penelitian : Gita Indriani Syafitri Divisi Pengembangan Wacana : Febri Diniawati Divisi Bahasa dan Budaya : Eriksa Gutama Divisi Pers Mahasiswa : Ibda Fikrina Abda Divisi Minat dan Bakat : M.Z Saddam Divisi Jaringan dan Kerjasama : M.Dziqie A. Alfaraoqi sumber: http://komahi.umy.ac.id

Buletin IRN Digital Edisi 33 Buletin IRN Digital Edisi 32 | |66

PROFIL

Beda Orang, Beda Tanggungjawab
Anis Abdillah yang kami kenal dengan panggilan mas Aan merupakan Ketua KOMAHI UMY periode 2011-2012. Posisi yang diraihnya sekarang sebagai Ketua KOMAHI merupakan amanah yang diemban sejak dirinya terpilih melalui Musyawarah Keluarga Besar HI UMY, hingga ia dilantik pada 24 November silam. Menurutnya, amanah adalah kepercayaan yang diberikan kepada seseorang yang kemudian harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab, serta kesungguhan hati. Kesungguhan diri ini, mendorong saya dan teman-teman KOMAHI UMY untuk berkomitmen menjalankan amanah yang dititipkan mahasiswa HI UMY. Rasa saling memiliki dan bersama bertanggungjawab menjalankan organisasi sangat dibutuhkan dan perlu senantiasa dijaga demi majunya KOMAHI UMY. Dalam periode kepengurusan ini, saya berusaha membuat program kerja yang mewakili aspirasi mahasiswa HI UMY dengan tujuan memajukan sisi akademisnya, sehingga lulusan dari HI UMY mendapatkan kemampuan akademik dari kegiatan perkuliahan, maupun kegiatan pendukung akademik melalui himpunan mahasiswa jurusan. Pencapaian KOMAHI UMY pada periode ini dapat dilihat dari terlaksananya berbagai kegiatan antara lain: Workshop IROS (International Relations Goes to School) di SMAN 8 Yogyakarta dan Madrasah Muallimin, Bakti Sosial di Panti Asuhan Nailunnajah Piyungan, Pelatihan Bahasa Korea, Seminar Menulis Skripsi, Stand Up Comedy KOMAHI, Seminar Pendidikan dan Budaya Perancis, Jamming Music, Jelajah Budaya ke Solo dan Sangiran, International Relations Art of Challenges (Diplomatic Course, International Relations Research Workshop, School of Journalism), Seminar Nasional Campur Tangan Internasional, Language and Culture Festival, menerima kunjungan studi banding HMJ HI dari Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Diponegoro Semarang, memenangkan pertandingan futsal FKMHII Korwil 4 di UPN. Harapannya dari berbagai kegiatan kami (KOMAHI) dapat memberikan kesan kepada mahasiswa HI, serta mendapatkan manfaat dari kegiatan tersebut. Biografi: Lahir di Kebumen 26 Mei 1990 | MTs Ali Maksum Yk (2003-2006), MA Ali Maksum Yk (20062009) , dan Hubungan Internasional UMY (2009) | Ketua Panitia International Relations Festival (2011) Mohammad Ichsan disapa akrab mas Ichsan, merupakan aktor sentral dalam pelaksanaan MATAF HI UMY 2012. Posisinya sebagai ketua panitia memberinya tanggungjawab penuh untuk mengkoordinir pelaksanaan MATAF dengan penuh dedikasi. Terkait dengan tanggungjawab yang diberikan kepadanya, ia merasa lebih cenderung menggunakan kata 'amanah' dibandingkan dengan kata tanggung jawab. Di dalam benaknya amanah merupakan satu hal yang dititipkan oleh siapapun dengan dasar kepercayaan atas integritas kepada saya. Di matanya, kepercayaan adalah satu hal yang sangat berharga sehingga kita harus menjaganya dengan melaksanakan atau menjalankan amanah tersebut dengan semaksimal mungkin. Baginya, MATAF merupakan sebuah awal dan permulaan kita untuk menciptakan bukan hanya sebuah angkatan di satu jurusan, tapi kita menciptakan generasi yang akan membantu kita, menguatkan orang-orang terdahulu dengan saran dan kritiknya serta membimbing orang-orang yang datang belakangan dengan ilmu yang telah mereka dapatkan dan MATAF juga adalah etalase bagi jurusan kita. Hasil yang ingin dicapai dari pelaksanaan MATAF ini antara lain: jangka pendek, ia berharap mahasiswa baru dapat mengerti mekanisme berputarnya roda perkuliahan kampus, sehingga tidak ada lagi mahasiswa yang kebingungan dan beralasan mendapatkan kesulitan dalam kegiatan akademik dan non-akademik serta mendapatkan prestasi yang membanggakan didalam kampus ini. Sedangkan jangka yang lebih panjang, ia berharap bahwa cita-cita world class university yang ditargetkan oleh kampus kita dapat semakin terealisasi dengan hadirnya mahasiswa baru yang telah mengikuti MATAF yang diusahakan lebih edukatif dan lebih bermakna bagi langkah kehidupan berkampus mereka. Berkaitan dengan tema MATAF “Mari Bersinergi bersama Menginspirasi”, ia berharap kita bisa bersinergi yakni menyatukan visi dan misi untuk kemudian bersama-sama untuk menginspirasi melalui berbagai kegiatan yang kita tekuni. Biografi: Lahir di Jakarta 11 Agustus | SLTP Islam AlAzhar 6 Jakapermai (2001-2003), MAN Insan Cendekia Serpong (2003-2005). The Nile Center Cairo Egypt bidang Ilmu Bahasa Arab (2005-2007), Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab tingkat Takmiliy 1 (20072008), dan Hubungan Internasional UMY (2010). Buletin IRN Digital Edisi 33 | 7

KALEIDOSKOP

Realisasi Program

KOMAHI UMY Periode 2011-2012

Pengiriman delegasi untuk PNMHII XXIII di Universitas Katolik Parahyangan Bandung (19 November 2011 - 23 November 2011) dan PSNMHII XXIV di Universitas Paramadina Jakarta (22-26 April 2012). Kegiatan pertemuan nasional mahasiswa HI se-Indonesia merupakan pertemuan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Hubungan Internasional Indonesia (FKMHII). Kegiatan ini menjadi sarana komunikasi, silaturahmi dan penguatan bagi solidaritas mahasiswa HI se-Indonesia. Pelantikan Ketua KOMAHI dan Pengurus Inti (24 November 2011). Acara ini dilangsungkan satu kali dalam setiap periode kepengurusan. Pada acara ini dilantik ketua KOMAHI terpilih beserta jajaran ketua divisi yang akan menjalankan gerak roda organisasi dalam satu periode kepengurusan.

Rekrutmen Pengurus KOMAHI: Pembukaan Pendaftaran dan Pengembalian Berkas (11 November 2011 - 19 November 2011), Tes Tertulis dan Wawancara (30 November 2011), dan Training Organisasi (10-12 Desember 2011). Rekrutmen ini dilakukan setahun sekali setiap pergantian kepengurusan. Bagi anda yang berminat menjadi pengurus KOMAHI, persiapkan diri anda! Rapat Kerja (28-31 Desember 2011) dan Grand Meeting (2-3 Januari 2012). Kegiatan ini merupakan awal untuk merancang, mengusulkan, dan mengesahkan program untuk dijalankan oleh pengurus dalam satu periode kepengurusan. Hasil dari kegiatan ini berupa program kerja kepengurusan yang dijalankan oleh seluruh perangkat organisasi. International Relations Goes to School 2012 (22-23 Februari 2012) di SMAN 8 Yogyakarta dan Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan jurusan Hubungan Internasional UMY kepada siswa/i SMA, di samping itu kegiatan ini juga merupakan ajang untuk berbagi informasi mengenai isu HI terkini dengan menghadirkan pembicara dari Kementerian Luar Negeri RI. Pelatihan Bahasa Korea (5 Maret 2012) bersama M. Donny Kurniawan, Penulis Kamus Korea-Indonesia. Sebagai mahasiswa Hubungan Internasional, kemampuan berbahasa merupakan hal yang patut mendapatkan perhatian khusus. Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut, maka pelatihan ini ditujukan khusus untuk mahasiswa HI UMY. International Relations Forum Discussion (6 Maret,16 Maret, 5 April dan 31 Mei 2012). Kegiatan ini telah dilaksanakan sebanyak 4 kali, dengan mengangkat tema antara lain: Embargo Minyak Iran, Krisis Suriah, Konfusianisme, dan Pemberian Grasy Corby. Dalam diskusi ini melibatkan narasumber dari kalangan dosen, maupun mahasiswa.

Buletin IRN Digital Edisi 33 | 8

Stand Up Comedy (22 Maret, dan 10 April 2012). Dikenal dengan istilah Stand Up Comedy, acara ini sedang naik daun dan diminati oleh remaja sekarang ini. Program ini telah dilaksanakan sebanyak dua kali bertempat di Lobi FISIPOL dan Pendopo Kantin Selatan. Kegiatan ini menghadirkan comic yang berasal dari kalangan mahasiswa maupun dosen. Seminar Menulis Skripsi “Mari Terampil Menulis Skripsi (22 Maret 2012, dan 13 April 2012). Skripsi merupakan salah satu proses akademik yang harus dilalui oleh setiap mahasiswa ketika hendak meraih gelar sarjana. Untuk memfasilitasi mahasiswa memperdalam teknik penulisan skripsi, hadirlah kegiatan ini. Adapun kegiatan ini telah berlangsung sebanyak dua kali. Bakti Sosial “KOMAHI Berbagi” (24-25 Maret 2012). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai usaha untuk menumbuhkan semangat berbagi dan peduli di antara mahasiswa Hubungan Internasional UMY kepada mereka yang membutuhkan. Dari kegiatan ini disalurkan bantuan berupa pakaian, sembako, dan uang tunai. Seminar Pendidikan dan Budaya Perancis “Time to Explore France More” (12 April 2012). Guna menambah pengetahuan mahasiswa HI mengenai Pendidikan dan Budaya Negara lain, salah satunya ialah Perancis. KOMAHI mengadakan seminar ini bekerjasama dengan Lembaga Indonesia Perancis. Berbagai informasi tentang Perancis, hingga beasiswa yang ditawarkan didapatkan oleh mahasiswa di sini. Jamming Music “Music and Love for Us!” (28 April 2012). Penat dengan aktivitas kuliah ? KOMAHI menghadirkan kegiatan yang menghibur mahasiswa. Seluruh band yang tampil berasal dari mahasiswa, serta penontonnya pun dari mahasiswa. Kegiatan ini setidaknya memberikan penyegaran dalam menjalani aktivitas perkuliahan. Jelajah Budaya “Feel The Spirit of Solo” (6 Mei 2012). Kegiatan ini diikuti 32 orang mahasiswa, dengan mengunjungi Keraton Solo, dan Museum Purbakala Sangiran. Dari kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu modal bagi mahasiswa untuk lebih mengenal berbagai keanekaragaman budaya di Indonesia, salah satunya sejarah dan budaya di kota Solo. Seminar Nasional “Campur Tangan Internasional terhadap Separatisme di Indonesia” (10 Mei 2012). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya membuka wawasan pengetahuan mahasiswa HI terhadap isu terkini yang terjadi di Indonesia. Dengan menghadirkan Dr. Rizal Sukma (Direktur CSIS), di damping oleh Dr. Surwandono (Dosen HI UMY), keduanya memaparkan dengan lugas fakta-fakta terkait tema yang diangkat di hadapan ratusan mahasiswa HI, serta para akademisi. Diplomatic Course-International Relations Art of Challenges 2012 (19,21,22 Mei 2012). Kegiatan ini merupakan pembuka dari tiga rangkaian acara IRAC 2012. Diplomatic Course merupakan sarana pengenalan bagi mahasiswa HI mengenai cara bersidang ala diplomat PBB, maupun sikap yang dilakukan ketika menghadiri jamuan makan.
Buletin IRN Digital Edisi 33 | 9

Kegiatan Diplomatic Course ini terdiri dari tiga kegiatan yakni: Seminar Internasional dan Workshop, Simulasi Sidang Model PBB, dan Table Manner. Tema yang diangkat dalam Seminar ini yakni “Layakkah Palestina menjadi Anggota PBB”, sedangkan dalam Simulasi Sidang dibahas mengenai Posisi Palestina dalam PBB. International Relations Research Workshop-IRAC 2012 (28 Mei 2012). Rangkaian kedua dari IRAC 2012. Workshop penelitian terdiri atas dua subacara yakni kuliah umum dan presentasi makalah. Kuliah umum membahas tentang Teknik Pembuatan Proposal Penelitian. Sedangkan presentasi terbaik diraih oleh Dhana N. Kotahatuhaha dan Ghozy Abdussalam dengan judul makalah “Buruh Migran Indonesia dan Filipina”. Pelatihan Penulisan Jurnal (6 Juni 2012). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian kami terhadap kewajiban mahasiswa untuk mempublikasikan karyanya dalam bentuk jurnal ilmiah. Kewajiban tersebut didasarkan surat edaran DIKTI No. 152/E/T/2012 yang menyatakan bahwa “Untuk lulus program sarjana harus menghasilkan makalah yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah”. Dari kegiatan ini diharapkan memberikan bekal kepada mahasiswa mengenai tata cara penulisan serta pengajuan jurnal. School of Journalism-IRAC 2012 (8 Juni 2012). Rangkaian ketiga sekaligus terakhir dari IRAC 2012. Kegiatan ini terdiri atas dua sub-acara yakni: kelas jurnalistik, dan kelas public speaking. Dalam kegiatan ini dibagikan ilmu mengenai jurnalistik baik di media cetak, maupun media penyiaran. Diselingi dengan diskusi ringan, kegiatan ini menjadi sangat interaktif, sekaligus santai. Language and Cultural Festival (9 Juni 2012). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap keberagaman bahasa dan budaya di Dunia. Mengangkat tema “Cintailah Budaya, Tingkatkan Bahasa, Menggali Potensi untuk Berprestasi”, kegiatan ini terdiri dari English and Arabic Speech Contest. Ajang ini menjadi tempat untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan berbahasa. Mading International Relations News (Maret-Mei 2012). Mading ini merupakan salah satu produk jurnalistik yang dihasilkan oleh KOMAHI. Terbit setiap satu bulan sekali, mading ini setia menanti pembacanya di Lobi FISIPOL. Berita dan isu Internasional terkini diramu sedemikian rupa oleh tim Redaksi baik melalui tulisan mahasiswa, maupun tulisan dosen. Adapun edisi yang kami terbitkan dalam periode ini antara lain: Golden Shield Project China, Krisis Suriah, maupun Kelayakan Palestina sebagai Anggota PBB. Buletin International Relations News Digital (Februari, April, dan September 2012). Kebutuhan mahasiswa akan informasi yang akurat, padat, dan menarik mendorong kami untuk menyajikan sebuah buletin yang dikemas dengan gaya remaja, namun tetap padat informasi. Terbit dwi-bulanan, bulletin ini mengulas isu-isu tematik dalam Hubungan Internasional. Dalam periode KOMAHI menerbitkan tiga buletin dengan tema Humanitarian Diplomacy dari Masa ke Masa (bit.ly/buletinIRNdigital31) dan Human Trafficking di Abad 21 (bit.ly/buletinIRNdigital32), serta edisi yang anda baca ini. Distribusi buletin kami menggunakan fasilitas Scribd, hal ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, serta pemanfaatan teknologi informasi.
Buletin IRN Digital Edisi 33 | 10

REPORTASE
Prodi HI UMY Luncurkan Website dengan Tampilan Baru

Website merupakan salah satu cerminan keterbukaan suatu organisasi, maupun institusi terhadap masyarakat luas. Realitas inilah yang ditangkap oleh program studi Hubungan Internasional sebagai salah satu tuntutan di era modern ini. “Website dengan tampilan baru ini dihadirkan dalam rangka memberikan warna baru dan juga sebagai tanda penyambutan kepada mahasiswa baru angkatan 2012”, ungkap Sugito di ruang kerjanya. Di samping sebagai pusat informasi, website ini juga direncanakan sebagai ajang nostalgia bagi alumni HI UMY untuk mengenang masa-masa berkuliah di Yogyakarta. Seperti diketahui bahwa prodi HI UMY telah berdiri sejak 1981, tentunya banyak kenangan dari para alumni yang pernah bernaung di kampus UMY tercinta ini. Kunjungi website HI di hi.umy.ac.id. (*)

MATAF HI UMY hadirkan pembicara Tun Mahatir Mohammad
Tun Mahatir Mohammad yang merupakan Mantan Perdana Menteri Malaysia akan mengisi kuliah umum kepada mahasiswa baru di UMY. Hal ini diungkapkan oleh Mohammad Ichsan selaku Ketua Panitia MATAF HI di sela-sela rapat koordinasi. Seperti yang diketahui, MATAF merupakan ajang perkenalan kampus, namun tidak dapat dilupakan juga memiliki fungsi re-orientasi pemikiran bagi mahasiswa baru yang telah menanggalkan jubah „kesiswaannya‟. Pencerahan kembali terhadap pemikiran para agen perubahan ini merupakan suatu keharusan yang juga menjadi kewajiban bagi panitia untuk memfasilitasinya. Salah satu upaya yang dilakukan oleh panitia dengan mengadakan kegiatan kuliah umum. Mahatir Mohammad akan berbicara tentang Perdamaian Dunia dan Mengkriminalkan Perang: Suatu Inisiasi Regional. Hal ini sangat menarik mengingat kedua kata Perdamaian dan Perang merupakan dua hal yang saling bertolak belakang, namun rupanya mempunyai muara yang sama, ungkap Ichsan. Bagi seorang mahasiswa Hubungan Internasional penanaman nilai-nilai perdamaian sejak awal kuliah menjadi sangat penting, karena orientasi inilah yang diharapkan terbangun dalam kerangka pikir mahasiswa HI. Di samping itu, Hal ini menjadi suatu kewajiban bagi seluruh elemen bangsa, mengingat Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan Negara dan Rakyatnya agar turut menjaga ketertiban dunia. Apabila kita tidak membenahi negara kita terlebih dahulu, bagaimana kita dapat disegani oleh negara lain sebagai penegak tonggak perdamaian. Sekaranglah waktunya bagi anda menjadi agen perubahan, serta perdamaian, simpulnya. (*) Buletin IRN Digital Edisi 33 | 11

SIKAP
Bersinergi dalam Keberagaman
oleh Mohammad Ichsan (Mahasiswa HI UMY, Ketua Panitia MATAF HI 2012) Di semua tempat di seluruh belahan bumi ini pasti terdiri dari orang-orang yang berbeda baik bentuk fisiknya maupun sifatnya. Setiap perbedaan yang ada inilah yang membuat dunia ini berbentuk sekarang ini. Kemajuan peradaban yang dirasakan juga karena adanya singgungan dari semua perbedaan itu. Apa kuncinya? Kuncinya adalah sinergi. Banyak orang yang mendengar kata sinergi dari mulut para motivator atau buku-buku tapi tidak banyak yang bisa mengerti artinya. Secara sederhana, sinergi dapat diartikan sebagai kombinasi unsur atau bagian yang dapat menghasilkan keluaran lebih baik dan lebih besar. Kasus yang paling mudah yang dapat kita lihat adalah klub sepak bola atau grup orkestra. Secara gamblang kita dapat melihat bahwa dalam menciptakan tim yang handal diperlukan orangorang yang berbeda-beda terdiri dari pemegang biola, pianis, drum, dan sebagainya hingga dapat menciptakan alunan simfoni yang begitu apik dan sangat indah didengar. Begitupula sepak bola. Sebuah tim yang baik pastinya bukan terdiri dari striker saja atau bahkan kiper saja. Pasti terdiri dari beberapa orang yang memang handal di posisi masing-masing. Nah, inilah yang kita sebut dengan sinergi! Lebih dari sekedar dua contoh diatas yang telah dikemukakan, bahwa niat menciptakan atau meninggikan kebaikan itu perlu sinergi. Perkataan sahabat Rasulullah yakni Ali bin Abi Thalib, „kebaikan yang tidak terstruktur akan dikalahkan oleh kejahatan yang terstruktur‟, perlu dicamkan untuk kemudian kita realisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Bahwa kebaikan yang dimiliki seseorang tentu berbeda dengan orang yang lain. Ada yang kemampuannya dibidang finansial, ada yang mampu membantu tenaga, ada yang bisa membantu benda-benda medis dan lain-lain hingga kebaikan ini bersinergi menjadi sebuah organisasi kemanusiaan yang bisa menyelamatkan ribuan bahkan jutaan nyawa di muka bumi ini. Buletin IRN Digital Edisi 33 | 12 Secara klise jika mengikut pada pengertian saja, maka kejahatan yang bersinergi pun akan mendapatkan suatu hal yang „lebih‟. Seseorang yang ahli menodong hanya akan mendapat beberapa juta dalam satu kali aksinya. Seorang pembobol akun di bank juga sangat riskan dalam memindahkan jumlah uang yang sangat banyak kedalam rekeningnya. Ketika orang-orang jahat ini bersinergi dan berusaha merampok sebuah bank, tentu sinergi mereka membuahkan hasil yang lebih yakni lebih cepat dan lebih besar. Tapi tentu ini hanya sebuah ilustrasi yang bukan sebagai contoh untuk di tiru. Dalam lingkup sebagai pelajar hubungan internasional, sinergi dapat dilihat dari bagaimana Perserikatan Bangsa-Bangsa bekerja. Lebih dari 185 negara berkumpul dan bersinergi untuk menciptakan dunia yang lebih baik. Begitu juga dengan kelompokkelompok yang lebih kecil seperti ASEAN, G-20, Uni Eropa dan semacamnya yang menunjukkan bagaimana sinergi itu menghasilkan lebih banyak keuntungan dibandingkan dengan berjalan sendirian di muka bumi ini. Adapun konflik dan perang adalah hal yang tak dapat dipungkiri dalam proses mencapai sinergi yang lebih mapan untuk menghasilkan persekutuan dan kerjasama yang lebih dan lebih. Berbagai contoh diatas telah dapat menjadi bukti atau dalam bahasa hukumnya adalah bewijs untuk kemudian tidak ada alasan lagi untuk tidak melakukan sinergi diantara kita. Keberagaman yang ada akan terasa indah jika kita arahkan menuju kebersamaan dan kebersamaan yang ada tidak akan terasa jika tidak ada manfaatnya dan manfaat baru akan menyebar luas jika hal tersebut dapat menginspirasi orang lain. Seperti pelangi yang ada, warnanya yang berbeda-beda satu sama lainnya kemudian bersinergi membentuk kumpulan warna yang indah dan kemudian pelangi itu sudah dapat menginspirasi banyak pelukis dan pencipta lagu bahkan Katy Perry dalam lagu fireworks-nya membawa pelangi ini untuk menunjukkan keindahannya setelah badai. Inilah sinergi yang menghasilkan inspirasi. Lanjut hal. 13

Inspirasi, sesuatu yang menggerakkan hati untuk mencipta. Seseorang yang menjadi inspiratory adalah yang dapat menggerakkan orang lain, memberikan semangat, dan antusiasme untuk melakukan sesuatu dengan baik. Kebanyakan inspirasi datang dari mulut pemberi motivasi tapi sebenarnya hal tersebut kurang tepat karena inspirasi yang datang dari teladan yang baik dan inspirasi yang memberi jutaan makna dibanding hanya serentetan omongan adalah yang lebih utama. Islam mendidik umatnya untuk menjadi inspirasi bagi dunia karena Islam itu rahmatan lil „alamin yakni memberikan kesahajaan di seluruh penjuru bumi dan kesahajaan itu ada dengan saling memberikan dukungan dan sokongan semangat untuk terus melakukan hal yang baik dan paripurna. Apalagi bagi seorang muslim, jika ingin menjadi muslim yang baik, tentu ia harus sesuai dengan kodifikasinya dan salah satu cirinya bagi seorang musli yang baik adalah keberadaannya selalu dinantikan. Hal ini tidak mungkin tidak adalah dikarenakan kehadiran muslim tersebut memberikan manfaat bagi muslim yang lain dan kehadirannya dapat menyelesaikan masalah diantara kaum muslimin serta dapat menginspirasi muslim yang lain untuk melakukan hal yang bermanfaat pula. Maka berkaitan dengan tema masa ta‟aruf yang dilaksanakan oleh program

studi Hubungan Internasional UMY yakni „mari bersinergi, bersama menginspirasi‟ mengandung makna yang komprehensif sebagai penduduk dunia dan sebagai umat muslim. Keberjamaahan atau kebersamaan yang kita bangun dalam lingkup sekecil apapun adalah untuk bersama-sama menyamakan visi dan misi dan melakukan hal yang baik untuk kemudian dapat memberikan dukungan semangat dan menginspirasi bagi siapapun yang merasakan manfaatnya, melihat apa yang dilakukan, atau hanya sekedar mendengar apa yang telah diperbuat. Apalagi mengingat bahwa dalam program studi ini akan mencetak para pahlawan bangsa yang duduknya, berdirinya, dan jalannya bukan untuk kaliber rendah dan menengah tapi ia akan mendudukan dunia. Dunia tidak butuh siapa-siapa untuk menjalankan sistemnya tapi kita akan merasakan sistem dunia berjalan dengan baik dan terasa manfaatnya bagi semua jika kita dapat memberikan manfaat pada dunia sekecil apapun itu. Manfaat yang ada tentu akan terasa dengan adanya kebersamaan dalam melaksanakan hal tersebut. Maka mari kita semua bersinergi untuk kemudian bersamasama menginspirasi penduduk dunia untuk menjadikan dunia ini lebih nyaman dan lebih aman untuk kita tempati bersama. (*)

We Are Family !

Buletin IRN Digital Edisi 33 | 13

KoMa : Komentar Mahasiswa

“Bagaimana kesan tentang
MATAF dan pesan buat MABA dari anda ?”
“MATAF itu masa yang digunakan oleh mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan baru di UMY, selain itu MATAF juga menambah wawasan tentang jurusan dan paling penting bisa dapat teman baru. Harapannya MATAF tahun ini menciptakan kesan tersendiri bagi tiap pesertanya” Ibda Fikrina Abda Mahasiswi HI UMY 2009 “MATAF merupakan fase konkrit yang diperlukan seseorang, jika hendak masuk suatu universitas. MATAF akan mengenalkan kehidupan bermahasiswa dengan merubah kesiswaannya. Dari MATAF itulah seorang mahasiswa bisa mengerti posisi sehingga dapat mempertanggungjawabkan dirinya sebagai mahasiswa yang berkemajuan dalam segala aspek, baik emosional, spiritual maupun keintelektualannya. Dengan MATAF saya dapat mengenal diri saya, sehingga saya dapat menempatkan posisi hidup saya ditengah masyarakat kampus. Untuk MABA, pesan saya ikuti MATAF dengan hati yang ikhlas dari awal sampai akhir, jangan menjadikan MATAF sebagai beban. Dari MATAF kalian memperoleh ilmu dan teman-teman yang banyak. Nikmati MATAF dengan hati yang senang” Rijal Alam Muhammadi Mahasiswa HI UMY 2010
Buletin IRN Digital Edisi 33 | 14

“Kesan saya ketika mengikuti MATAF di UMY tahun lalu adalah kesenangan yang tak dibayangkan sebelumnya. Meskipun harus memenuhi perlengkapan yang cukup misterius tetapi saya dapat mengenal teman-teman baru dari berbagai daerah, maupun negara. Saya melihat semua panitia sangat semangat dan antusias sehingga acara-acara dapat terlaksana dengan lancar, tak lupa juga dengan semua orang yang bersifat ramah dan bersahabat sehingga aku merasa tenang mengikuti masa taaruf. Semoga MATAF tahun 2012 lebih baik dan seru” Ahmad Jawwad Mahasiswa HI UMY 2011 “MATAF membuat saya mengenal arti dari „mahasiswa‟ sendiri dan perkuliahan. Kalau gak ikut MATAF nyesel deh. MATAF bikin kita banyak kenal dengan yang lainnya dari seluruh Indonesia, dan tak lupa saya berterimakasih kepada kakak panitia atas pelayanan yang telah diberikan selama pelaksanaan MATAF” Febri Teguh Ramadhan Mahasiswa HI UMY 2011

Extra

Senam Mahasiswa Indonesia*
Cipt: nn

Aku ini Mahasiswa Indonesia Selalu Riang Gembira Agar Aku Awet Muda Kepalaku Mahasiswa Indonesia Selalu Riang Gembira Agar Aku Awet Muda Bahu Aku Mahasiswa Indonesia Selalu Riang Gembira Agar Aku Awet Muda Pinggul Aku Mahasiswa Indonesia Selalu Riang Gembira Agar Aku Awet Muda Kaki Aku Mahasiswa Indonesia Selalu Riang Gembira Agar Aku Awet Muda Semuanya Mahasiswa Indonesia Selalu Riang Gembira Agar Aku Awet Muda
*Diperkenalkan pada acara MATAF HI UMY 2012 di Sportorium UMY

Buletin IRN Digital Edisi 33 | 15

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->