penyimpangan-sosial

Judul

PENYIMPANGAN SOSIAL

Mata Pelajaran : Sosiologi Kelas : II (Dua) Nomor Modul : Sos.II.01

Penulis: Drs. Arief Herdiyanto C. Penyunting Materi: Drs. Eko Triraharjo, M.Pd. Penyunting Media: Dra. Indrayanti Christanto, M.Pd.

DAFTAR ISI
IDENTITAS DAFTAR ISI PENDAHULUAN Kegiatan Belajar 1: PENGERTIAN PENYIMPANGAN SOSIAL ................... 5 Petunjuk .......................................................................... 5 Uraian Materi .................................................................. 5 1. Pengertian Penyimpangan Sosial .............................. 5 2. Faktor-faktor Penyimpangan Sosial .......................... 7 3. Penyimpangan Individual .......................................... 8 4. Kategori Penyimpangan ............................................ 8 5. Penyimpangan Kolektif ............................................ 10 TUGAS KEGIATAN 1 ....................................................... 12 Kegiatan Belajar 2: DAMPAK PENYIMPANGAN SOSIAL ............................ Petunjuk .......................................................................... Uraian Materi .................................................................. 1. Dampak Penyimpangan Sosial terhadap Diri Sendiri/Individu .................................................. 2. Dampak Penyimpangan Sosial terhadap Masyarakat/Kelompok ............................................. TUGAS KEGIATAN 2 ....................................................... Kegiatan Belajar 3: USAHA ANTISIPASI DAN MENGATASI PENYIMPANGAN SOSIAL ............................................ Petunjuk .......................................................................... Uraian Materi .................................................................. 1. Upaya-upaya Mengantisipasi Penyimpangan Sosial ......................................................................... 2. Upaya-upaya Mengatasi Penyimpangan Sosial......... 3. Sikap yang cocok dalam Menghadapi Penyimpangan Sosial ................................................ TUGAS KEGIATAN 3 ....................................................... 15 15 15 15 16 18

19 19 19 19 20 21 23

PENUTUP ........................................................................................................ 27 KUNCI KEGIATAN ........................................................................................... 30 DAFTAR ISTILAH ........................................................................................... 33 DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 33

PENDAHULUAN
Salam jumpa! Kita bertemu kembali dengan mata pelajaran Sosiologi. Bagaimana keadaan Anda? Baik-baik saja bukan? Semoga Anda selalu dalam keadaan sehat walafiat! Dengan demikian Anda bisa mulai belajar. Pernahkah Anda sadari dalam kehidupan ini pasti kita pernah berkawan atau berteman? Dengan kata lain kita mesti bermasyarakat? Dalam mata pelajaran Sosiologi ini kita akan mendapatkan pengetahuan untuk berkawan dengan baik dan menjadi anggota masyarakat yang menyadari akan kewajiban, hak, status dan peranan yang kita miliki. Dalam bermasyarakat kita sering menemukan suatu keadaan atau kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang mulai tidak patuh pada aturan, tata tertib dan mengabaikan nilai dan norma. Itulah suatu keadaan atau kondisi yang disebut dengan istilah Penyimpangan Sosial. Sebagai warga masyarakat sudah selayaknya kalau kita punya niat untuk tidak berbuat hal seperti itu dan mau berusaha untuk turun tangan mengatasinya. Kemampuan Anda untuk dapat mengantisipasi dan mengatasi Penyimpangan Sosial dalam masyarakat, merupakan tujuan pencapaian hasil pembelajaran Anda dalam Modul ini. Modul ini terbagi menjadi 3 kegiatan. 1. Kegiatan Belajar 1 : Pengertian Penyimpangan Sosial. 2. Kegiatan Belajar 2 : Dampak Penyimpangan Sosial. 3. Kegiatan Belajar 3 : Usaha Antisipasi dan Mengatasi Penyimpangan Sosial. Modul ini hendaknya dapat Anda selesaikan dalam waktu 4 jam pelajaran atau 4 x 45 menit termasuk penyelesaian tugas-tugasnya. Namun tidak tertutup kemungkinan apabila Anda dapat menyelesaikan kurang dari waktu tersebut. Pahamilah tujuan sebelum membaca uraian. Catat bagian-bagian yang belum paham sebagai bahan diskusi dengan teman, guru. Pada akhir setiap kegiatan belajar Anda, terdapat soal-soal latihan dan tugas yang harus Anda kerjakan. Pada akhir modul ini disediakan kunci jawaban. Pergunakan kunci tersebut setelah Anda selesai mengerjakan latihan dan tugas Anda. Diharapkan Anda mampu mengukur atau menilai sendiri kemajuan belajar Anda melalui kunci jawaban tersebut.

kegiatan demi kegiatan. Apabila masih kurang paham. Anda pasti mampu menguasai dengan baik semua materi pelajaran dalam Modul ini. semoga Anda sukses! . bacalah kembali kalimat demi kalimat lebih cermat dan penuh konsentrasi. bilamana menemukan kesulitan dalam memahami materi modul ini. Bisa juga Anda melakukan diskusi dengan teman atau bertanya pada guru bina Anda. Bacaan-bacaan lain yang menunjang seperti koran. Selamat belajar.Dengan cara belajar berurutan. majalah dan sebagainya dapat pula Anda gunakan untuk referensi Anda.

menguraikan pengertian penyimpangan kolektif. Definisi-definisi penyimpangan sosial: a. 2. Van Der Zanden: Penyimpangan perilaku merupakan perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagai hal yang tercela dan diluar batas toleransi. 4. James W. Sejauh mana penyimpangan itu terjadi. Pengertian Penyimpangan Sosial Penyimpangan sosial atau perilaku menyimpang. Suatu perilaku dianggap menyimpang apabila tidak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat atau dengan kata lain penyimpangan (deviation) adalah segala macam pola perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri (conformity) terhadap kehendak masyarakat. Robert M. dan 5. dalam skala luas atau sempit tentu akan berakibat terganggunya keseimbangan kehidupan dalam masyarakat. mengkategorikan penyimpangan individual. Lawang: Perilaku menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang. 1.Kegiatan Belajar 1 PENYIMPANGAN SOSIAL Setelah mempelajari kegiatan belajar 1 ini Anda diharapkan dapat: 1. Z. Penyimpangan sosial dapat terjadi dimanapun dan dilakukan oleh siapapun. sadar atau tidak sadar pernah kita alami atau kita lakukan. Bagaimana. b. untuk memperjelas pengertian penyimpangan sosial. mendefinisikan penyimpangan individual. 3. besar atau kecil. menjelaskan faktor-faktor penyimpangan sosial. apakah Anda dapat memahami? Atau belum. menyimpulkan penyimpangan sosial menurut beberapa ahli. 5 . marilah kita pelajari beberapa definisi para ahli.

pembunuh. telepon. Contohnya: . karena merupakan tindakan pengulangan dari penyimpangan sebelumnya. . 1 s/d no. BTN dsb. .pemerkosa. Pelaku didominasi oleh tindakan menyimpang tersebut.c. Penyimpangan Sekunder (secondary deviation) Penyimpangan yang berupa perbuatan yang dilakukan seseorang yang secara umum dikenal sebagai perilaku menyimpang. Untuk lebih memperjelas pengertian Anda tentang Penyimpangan Sosial. Ciri penyimpangan ini bersifat temporer atau sementara. Penyimpangan Primer (Primary Deviation) Penyimpangan yang dilakukan seseorang akan tetapi si pelaku masih dapat diterima masyarakat. tidak dilakukan secara berulang-ulang dan masih dapat ditolerir oleh masyarakat. Diskusikan jawaban Anda dengan teman-temanmu! 6 . amatilah gambar berikut ini: Judi Pelacur/WTS Pencuri Gambar 1. penjudi.melanggar rambu-rambu lalu lintas. pengguna obat-obatan terlarang. .menunggak iuran listrik.pemabuk. 5 diatas coba Anda jawab di kertas jawaban tersendiri.ngebut di jalanan. pelacuran. mengapa termasuk sebagai perilaku menyimpang. Lemert (1951): Penyimpangan dibagi menjadi dua bentuk: 1). Penyimpangan ini tidak bisa ditolerir oleh masyarakat. Contohnya: . perampok. . Perilaku menyimpang di masyarakat Mabuk Madat/candu/ngganja Dari gambar no. 2).

menjadi teladan namun kadangkala terjadi pemimpin justru memberi contoh yang salah. 2). Van Der Zanden Faktor-faktor penyimpangan sosial adalah sebagai berikut: 1). karena umumnya mereka sibuk dengan usaha memenuhi kebutuhan hidup yang pokok (makan). Karena masyarakat mentolerir tindakan tersebut maka terjadilah tindak perilaku menyimpang. melainkan berdasarkan ukuran longgar tidaknya norma dan nilai sosial suatu masyarakat. masalah etika dan estetika kurang diperhatikan. kedua alis yang menyambung menjadi satu dan sebagainya. Berdasarkan ciri-ciri tertentu orang bisa diidentifikasi menjadi penjahat atau tidak. Dapat juga karena pengalaman traumatis yang dialami seseorang. Contoh: Masyarakat yang tinggal di lingkungan kumuh. Psikologis Menjelaskan sebab terjadinya penyimpangan ada kaitannya dengan kepribadian retak atau kepribadian yang memiliki kecenderungan untuk melakukan penyimpangan. Sosialisasi yang tidak sempurna. sehingga menimbulkan perilaku menyimpang. Di masyarakat sering terjadi proses sosialisasi yang tidak sempurna. Hal itu oleh masyarakat umum dianggap perilaku menyimpang. Ciriciri fisik tersebut antara lain: bentuk muka. Sosialisasi sub kebudayaan yang menyimpang. Longgar/tidaknya nilai dan norma. Misalnya: kumpul kebo di Indonesia dianggap penyimpangan. Biologis Misalnya orang yang lahir sebagai pencopet atau pembangkang. yaitu suatu kebudayaan khusus yang normanya bertentangan dengan norma-norma budaya yang dominan/ pada umumnya. Norma dan nilai sosial masyarakat yang satu berbeda dengan norma dan nilai sosial masyarakat yang lain. Menurut Casare Lombroso Perilaku menyimpang disebabkan oleh faktor-faktor: 1). seperti melakukan KKN. 3). Ukuran perilaku menyimpang bukan pada ukuran baik buruk atau benar salah menurut pengertian umum. Contoh: di masyarakat seorang pemimpin idealnya bertindak sebagai panutan atau pedoman. buang sampah sembarangan dsb. di masyarakat barat merupakan hal yang biasa dan wajar. Faktor-faktor Penyimpangan Sosial a. Menurut James W. Ia membuat penjelasan mengenai “si penjahat yang sejak lahir”.2. sering cekcok. Perilaku menyimpang terjadi pada masyarakat yang memiliki nilai-nilai sub kebudayaan yang menyimpang. 7 . mengeluarkan kata-kata kotor. b. 2).

3). b. Contoh pemakaian obat terlarang/narkoba antara lain: . maka akan muncul penyimpangan pada perilakunya.Narkotika (candu. kerugian harta benda atau jiwa di lingkungannya. Sosiologis Menjelaskan sebab terjadinya perilaku menyimpang ada kaitannya dengan sosialisasi yang kurang tepat. Tidak taat kepada peringatan orang-orang yang berwenang di lingkungannya.Alkoholisme.Psikotropika (ectassy. c. penyimpangannya disebut pelanggar. 8 . 3. Apakah Anda pernah melakukan penyimpangan individual? Semoga tidak! Namun kadangkala karena kekhilafan kita sebagai manusia biasa penyimpangan individual itu pernah kita lakukan. Kategori Penyimpangan Individual Yang termasuk dalam tindak penyimpangan individual antara lain: a. Penyimpangan yang bersifat individual sesuai dengan kadar penyimpangannya dapat dibagi menjadi beberapa hal. pelanggaran. Tidak patuh nasihat orang tua agar mengubah pendirian yang kurang baik. Penyalahgunaan narkoba Merupakan bentuk penyelewengan terhadap nilai. menimbulkan rasa tidak aman/tertib. amphetamin) . Mengabaikan norma-norma umum. Penyimpangan ini disebabkan oleh kelainan jiwa seseorang atau karena perilaku yang jahat/tindak kriminalitas. Melanggar norma-norma umum yang berlaku. b. d. Apabila seseorang dalam kehidupannya mengalami sosialisasi yang tidak sempurna. Individu tidak dapat menyerap norma-norma kultural budayanya atau individu yang menyimpang harus belajar bagaimana melakukan penyimpangan. Penyimpangan Individual (Individual Deviation) Penyimpangan individual merupakan penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang yang berupa pelanggaran terhadap norma-norma suatu kebudayaan yang telah mapan. Proses sosialisasi yang tidak sempurna. penyimpangannya disebut pembangkang. norma sosial dan agama. Contohnya: seseorang menjadi pencuri karena terbentuk oleh lingkungannya yang banyak melakukan tidak ketidakjujuran. bukan? Marilah kita lanjutkan kembali belajarnya! 4. antara lain: a. Bagaimana kalau hal itu terjadi? Tentu Anda akan minta maaf pada lingkungan Anda dan berjanji untuk tidak mengulangi kembali perbuatan itu. magadon. putau) . penyimpangannya disebut perusuh atau penjahat. penyimpangannya disebut pembandel. ganja. pencurian dan sebagainya.

Pedophilia . penipuan.) Gambar 2. kekuasaan. Obat-obatan psikotropika d. Penyimpangan seksual Adalah perilaku seksual yang tidak lazim dilakukan seseorang. Pelacuran lebih disebabkan oleh tidak masaknya jiwa seseorang atau pola kepribadiannya yang tidak seimbang.c.Sodomi .Perzinahan . Penyimpangan ini antara lain: . Yang termasuk ke dalam tindak kriminal antara lain: pencurian. sosial dan agama. Gaya hidup Penyimpangan dalam bentuk gaya hidup yang lain dari perilaku umum atau biasanya. pembunuhan. Tindak kejahatan/kriminal Tindakan yang bertentangan dengan norma hukum. perampokan dan pemerkosaan. Beberapa jenis penyimpangan seksual: .Lesbianisme dan Homosexual .Sikap arogansi Kesombongan terhadap sesuatu yang dimilikinya seperti kepandaian. kekayaan dsb. penganiayaan.Sadisme . f. keluarga dsb. 9 .Transvestitisme . Pelacuran Pelacuran dapat diartikan sebagai suatu pekerjaan menyerahkan diri kepada umum untuk dapat melakukan perbuatan sexual dengan mendapatkan upah.Kumpul kebo e. Contoh: seseorang menjadi pelacur karena mengalami masalah (ekonomi.

Dengan demikian kita bisa melanjutkan belajarnya dengan bahasan penyimpangan kolektif berikut ini: 5. umumnya sebagai akibat pengaruh pergaulan/teman. melainkan sekedar untuk balas dendam atau pamer kekuatan/unjuk kemampuan. misalnya kebut-kebutan. Penyimpangan yang dilakukan secara kelompok/kolektif antara lain: a.- Sikap eksentrik Perbuatan yang menyimpang dari biasanya. misalnya laki-laki beranting di telinga. Bagaimana. Kenakalan remaja Karena keinginan membuktikan keberanian dalam melakukan hal-hal yang dianggap bergengsi. membentuk geng-geng yang membuat onar dsb. rambut gondrong dsb. Tujuan perkelahian bukan untuk mencapai nilai yang positif. Namun bila ada yang sulit catatlah hal-hal yang belum Anda pahami tersebut sebagai bahan diskusi atau pertanyaan pada saat tatap muka. 10 . Demikian juga tawuran yang terjadi antar kelompok/etnis/warga yang akhir-akhir ini sering muncul. Mereka patuh pada norma kelompoknya yang kuat dan biasanya bertentangan dengan norma masyarakat yang berlaku. Penyimpangan ini dilakukan oleh sekelompok orang yang beraksi secara bersama-sama (kolektif). Penyimpangan Kolektif (Group Deviation) Penyimpangan kolektif yaitu: penyimpangan yang dilakukan secara bersamasama atau secara berkelompok. sekelompok orang melakukan tindakan-tindakan menyerempet bahaya. apakah Anda telah paham seluruh kategori penyimpangan individual? Semoga. sehingga dianggap aneh. supaya jangan disingkirkan dari kelompoknya. Tawuran/perkelahian pelajar Perkelahian antar pelajar termasuk jenis kenakalan remaja yang pada umumnya terjadi di kota-kota besar sebagai akibat kompleknya kehidupan di kota besar. Penyimpangan yang dilakukan kelompok. b. Kesatuan dan persatuan dalam kelompok dapat memaksa seseorang ikut dalam kejahatan kelompok.

Kegiatan belajar 1 telah kita akhiri disini. Sebelum mengerjakan latihan/tugas. Penyimpangan kebudayaan Karena ketidakmampuan menyerap norma-norma kebudayaan kedalam kepribadian masing-masing individu dalam kelompok maka dapat terjadi pelanggaran terhadap norma-norma budayanya. Untuk lebih memahami dan memperkaya khasanah pengetahuan Anda tentang penyimpangan sosial.Gambar 3. Perkelahian/tawuran pelajar c. bacalah kembali materi pelajaran sekali lagi. Contoh: tradisi yang mewajibkan mas kawin yang tinggi dalam masyarakat tradisional banyak ditentang karena tidak lagi sesuai dengan tuntutan zaman. kerjakanlah tugas-tugas berikut ini: 11 .

(rr) Miras disita dari gudang . 10 Oktober 2002 Saat itu para petugas sedang menghalau para pelajar yang sedang tawuran.” kata Kapolsek Pancoran mas AKP Antonius Sudjito didampingi Kanit Resintel Iptu Momo Supandi.9 gram. IR Juanda kemarin. AKBP Drs Setyo Wasisto SH. karena miras menjadi sumber awal kejahatan. Yaitu sebanyak 180 botol dari gudang rumah warga di jalan Kartini.98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 98765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 12 Dari artikel tersebut Anda akan mendapatkan beberapa penyimpangan sosial yang bakal terjadi atau tengah terjadi. Masukkan masing-masing dalam kategorinya! Baca dengan seksama artikel di bawah ini: Asongan merangkap jual ganja Saat diringkus di tempat tawuran Jl. dengan berbagai jenis miras berupa topi miring. Kota Baru. 20. tersangka tidak melakukan perlawanan. Sehingga petugas segera menangkap dan menggeledah isi tas yang dibawa tersangka dan menemukan ganja itu. seorang pedagang asongan yang tinggal di Jl. Mansion house dan arak orangtua. Menurut Kapolresta Bogor. Ciapus. tersangka berada sekitar lokasi tawuran pelajar. Namun setelah didekati petugas tersangka berusaha menghindar. Pepaya. (rm) DEPOK (Pos Kota). BOGOR (Pos Kota). saat ditangkap. sekitar 300 botol dari gudang rumah warga Kampung Lio. KEGIATAN 1 (A) Sumber: Pos Kota. Selasa malam. “Operasi ini merupakan langkah antisipasi. Bogor ditangkap petugas karena membawa narkotika jenis Ganja seberat 0. Domingus Menar. Semula petugas mencurigai tersangka sebagai provokator aksi tawuran itu. dan sisanya dari rumah warga Jalan Cagar Alam. tersangka yang berada disekitar menunjukkan gelagat yang mencurigakan. Berhasil mengusir pelajar yang tawuran. Sekitar 500 botol minuman keras (Miras) disita Polsek Pancoranmas dari tempat berbeda dalam operasi kepolisian. Jelaskan masing-masing penyimpangan sosial yang terjadi dalam lembar kerja Anda.

5. memenuhi harapan jiwa. kolektif d. penyimpangan seksual c. adalah penyimpangan …. sosialisasi. 4. menuruti dorongan hati b. tawuran warga. 3. penyimpangan primer d. 1. campuran e. Perilaku menyimpang merupakan perbuatan yang …. kenakalan remaja e. penyalahgunaan narkoba b. tawuran pelajar. 13 . merupakan penyimpangan melalui faktor: a. Penyimpangan ini biasanya disebabkan oleh kelainan jiwa atau karena perilaku jahat: a. Penyimpangan ini sebagai akibat pengaruh pergaulan/teman. mengabaikan nilai dan norma e. a. mematuhi tata tertib c. pribadi b. fisiologis e. a. sosiologis d. gaya hidup e.KEGIATAN 1 (B) Beri tanda silang (X) pada jawaban yang benar. Menurut Cesare Lombrosso “si penjahat yang sejak lahir”. penyimpangan kolektif c. 2. melarang berbuat baik d. kebersamaan. biologis b. penyimpangan individual b. kriminalitas d. Yang bukan termasuk kategori penyimpangan individual adalah…. individual c. a. psikologis c.

14 .

Terganggunya perkembangan jiwa Secara umum pelaku penyimpangan sosial akan tertekan secara psikologis karena ditolak oleh masyarakat. Pengucilan secara hukum. Akibat tidak diterimanya/ditolak perilaku individu yang bertentangan dengan nilai dan norma masyarakat. b. Pengucilan melalui agama. Sebagai tolok ukur menyimpang atau tidaknya suatu perilaku ditentukan oleh norma-norma atau nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. Baik penyimpangan ringan maupun penyimpangan berat akan berdampak pada terganggunya perkembangan 15 . 1. dsb. Pengucilan dalam berbagai bidang. mengidentifikasi dampak penyimpangan sosial terhadap masyarakat/ kelompok. antara lain pelaku penyalahgunaan narkoba. Pengucilan kepada pelaku penyimpangan dilakukan oleh masyarakat dengan tujuan supaya pelaku penyimpangan menyadari kesalahannya dan tindak penyimpangannya tidak menulari anggota masyarakat yang lain. Terkucil Umumnya dialami oleh pelaku penyimpangan individual. 2. menunjukkan dampak penyimpangan terhadap diri sendiri. pada agama tertentu (contohnya: Katolik) ada hak-hak tertentu yang tidak boleh diterima oleh si pelaku penyimpangan. Dampak Penyimpangan Sosial Terhadap Diri Sendiri/ Individu Seseorang yang melakukan tindak penyimpangan oleh masyarakat akan dicap sebagai penyimpang (devian). Setiap tindakan yang bertentangan dengan norma yang berlaku dalam masyarakat akan dianggap sebagai penyimpangan dan harus ditolak. maka berdampaklah bagi si individu tersebut hal-hal sebagai berikut: a. melalui penjara.Kegiatan Belajar 2 DAMPAK PENYIMPANGAN SOSIAL Setelah mempelajari kegiatan belajar 2 ini Anda diharapkan dapat: 1. tindak kejahatan/kriminal. antara lain: hukum. kurungan. penyimpangan seksual. misalnya tidak boleh menerima sakramen tertentu bilamana seseorang melakukan tindakan penyimpangan (berdosa). adat/budaya dan agama.

16 . c.mental atau jiwanya. akhirnya bermuara kepada penentangan terhadap norma masyarakat. Contoh: seorang residivis dalam penjara akan mendapatkan kawan sesama penjahat. Kriminalitas Tindak kejahatan. Dampak Penyimpangan Sosial Terhadap Masyarakat/kelompok Seorang pelaku penyimpangan senantiasa berusaha mencari kawan yang sama untuk bergaul bersama. sehingga dalam masyarakat muncullah kriminalitas-kriminalitas baru. mustahil seorang pelaku tindak penyimpangan tidak pernah merasa malu. tindak kekerasan seorang kadangkala hasil penularan seorang individu lain. dengan tujuan supaya mendapatkan ‘teman’. Dampak yang ditimbulkan selain terhadap individu juga terhadap kelompok/masyarakat. sehingga tindak kejahatan akan muncul berkelompok dalam masyarakat. terlebih-lebih pada penyimpangan yang memang diakibatkan dan yang mempunyai sasaran pada jaringan otaknya. misalnya pada pelaku penyalahgunaan narkoba dan kelainan seksual. sehingga sekeluarnya dari penjara akan membentuk ‘kelompok penjahat’. Gambar 4. Lamakelamaan berkumpullah berbagai individu pelaku penyimpangan menjadi penyimpangan kelompok. Suasana persidangan 2. Sekecil apapun rasa bersalah itu pasti akan muncul karena tindak penyimpangan tersebut telah merugikan orang lain. hilangnya harta benda bahkan nyawa. merasa bersalah bahkan merasa menyesal telah melanggar nilai-nilai dan norma masyarakatnya. Dampak apa saja yang muncul akibat adanya tindak penyimpangan terhadap kelompok masyarakat? Marilah kita bahas: a. Rasa bersalah Sebagai manusia yang merupakan mahluk yang berakal budi.

atau bertanyalah kepada guru bina Anda. kerjakan tugas-tugas berikut ini: 17 . pecandu obat bius. karena tindak penyimpangan sebagai eksesnya. Dan bilamana ada yang Anda belum mengerti betul. Selamat sekali lagi! Sekarang. Contoh: pemberontakan. maka muncullah sikap apatis pada pelaksanaan nilai-nilai dan norma dalam masyarakat. Contoh: karena pengaruh film-film luar yang mempertontonkan tindak penyimpangan yang dianggap hal yang wajar disana. Merton mengemukakan teori yang menjelaskan bahwa perilaku menyimpang itu merupakan penyimpangan melalui struktur sosial. Sehingga nilai dan norma menjadi pudar kewibawaannya untuk mengatur tata tertib dalam masyarakat. Terganggunya keseimbangan sosial Robert K. Pudarnya nilai dan norma Karena pelaku penyimpangan tidak mendapatkan sangsi yang tegas dan jelas. catatlah lalu diskusikan dengan teman. akan mampu menimbulkan orang yang tidak percaya lagi pada nilai dan norma di Indonesia. Juga karena pengaruh globalisasi di bidang informasi dan hiburan memudahkan masuknya pengaruh asing yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia mampu memudarkan nilai dan norma. Karena masyarakat merupakan struktur sosial. Cobalah Anda baca sekali lagi. c. maka tindak penyimpangan pasti akan berdampak terhadap masyarakat yang akan mengganggu keseimbangan sosialnya. Nah… kegiatan belajar ke 2 telah Anda selesaikan. gelandangan. pemabuk dsb. Selamat.b.

Selamat Anda telah bekerja dengan baik! Marilah kita lanjutkan dengan kegiatan belajar berikutnya! 18 . Andi dibuang dari keluarganya karena selalu melakukan penyimpangan termasuk pengucilan melalui lembaga …. yaitu bila …. terjadi pengucilan pada pelaku penyimpangan. Masyarakat dapat mengalami keadaan yang labil. Pengucilan melalui jalur hukum diselesaikan lewat lembaga …. 3. Setiap penyimpangan bertentangan dengan kehendak masyarakat dan harus…. pasien penyakit jiwa yang disebabkan oleh penyalahgunaan narkoba. 9. 7. Krisis kewibawaan adalah salah satu dampak pudarnya …. Catat. Dan …. dan …. mulai pudarnya nilai dan norma dalam masyarakat. Pengaruh globalisasi bisa menimbulkan pudarnya …. 8. 2) berupa pengucilan di dalam …. KEGIATAN 2 (B) Lengkapilah kalimat-kalimat di bawah ini dengan pernyataan yang betul/cocok 1. Pemakai obat terlarang dapat menimbulkan rusaknya jaringan …. Sanksinya (soal no. 2. 3. Obat terlarang ialah obat yang dapat menimbulkan …. tanpa aturan atau anomie. 6. 5. 2. 4. Penyimpangan melalui struktur sosial adalah pendapat …. dianggap biasa. adakah: 1.KEGIATAN 2 (A) Amatilah keadaan masyarakat di lingkungan Anda berada. 10.

b. Pelaksanaan Peraturan Yang Konsisten Segala bentuk peraturan yang dikeluarkan pada hakekatnya adalah usaha mencegah adanya tindak penyimpangan. perilaku atau tindakan yang dilakukan seseorang melaui langkah-langkah tertentu untuk menghadapi peristiwa yang kemungkinan terjadi. menentukan sikap yang cocok dalam menghadapi penyimpangan sosial. Adapun tujuan proses sosialisasi antara lain sebagai berikut: .pengendalian diri . 3.pengembangan keterampilan . menunjukkan upaya-upaya mengantisipasi penyimpangan sosial. Jadi sebelum tindak penyimpangan terjadi atau akan terjadi seseorang telah siap dengan berbagai ‘perisai’ untuk menghadapinya. niscaya tindak penyimpangan tidak akan dilakukan oleh si individu tersebut. Dengan melihat tujuan sosialisasi tersebut jelas ada penanaman nilai dan norma.pelatihan komunikasi . Upaya mengantisipasi tersebut melalui: a. Penanaman nilai dan norma yang kuat Penanaman nilai dan norma pada seseorang individu melalui proses sosialisasi. Namun apabila peraturan-peraturan yang dikeluarkan tidak konsisten justru akan dapat menimbulkan tindak 19 .pembiasaan aturan. sekaligus juga sebagai sarana/alat penindak laku penyimpangan. menunjukkan contoh upaya-upaya mengatasi penyimpangan sosial. Upaya-upaya Mengantisipasi Penyimpangan Sosial Antisipasi adala usaha sadar yang berupa sikap. 2.pembentukan konsep diri . 1.Kegiatan Belajar 3 USAHA MENGANTISIPASI DAN MENGATASI PENYIMPANGAN SOSIAL Setelah mempelajari kegiatan belajar 3 ini Anda diharapkan dapat: 1. Apabila tujuan sosialisasi tersebut terpenuhi pada seseorang individu dengan ideal.

norma dan peraturan yang berlaku yang telah dilanggarnya. apabila seseorang tersebut siap memberi jawaban dan tanggapan (positif) atas suatu keadaan. Namun. sikap-sikap dan lain-lain.penyimpangan. Kepada pelaku penyimpangan sosial kesadaran kembali untuk berlaku sesuai dengan nilai. Dengan demikian ia akan mempunyai pola pikir. sifat yang khas yang dimiliki seseorang yang berkembang apabila orang tadi berhubungan dengan orang lain. Sanksi yang tegas Apa itu sanksi? Sanksi yaitu persetujuan atau penolakan terhadap perilaku tertentu. yang berupa hukuman yang tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku demi pemulihan keadaan masyarakat untuk tertib dan teratur kembali. pola interaksi yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakatnya. Seseorang disebut berkepribadian. Apabila seseorang berkepribadian teguh ia akan mempunyai sikap yang melatarbelakangi semua tindakannya. c. Lembaga Permasyarakatan (LP) sangat diharapkan untuk mengadakan penyuluhanpenyuluhan tersebut. pengadilan. Langkah-langkah apa yang dapat kita lakukan? a. sedangkan penolakan adalah sanksi negatif yang mencakup pemulihan keadaan. Pada pelaku penyimpangan sudah selayaknya mendapatkan sanksi yang tegas. kita masing-masing berusaha untuk mengatasinya. pemenuhan keadaan dan hukuman. Penyuluhan-penyuluhan Melalui jalur penyuluhan. secara pribadi individu hendaklah sudah berupaya mengantisipasinya. 20 . apabila penyimpangan sosial terjadi juga. norma dan peraturan yang berlaku. Sanksi diperlukan untuk menjamin tercapainya tujuan dan dipatuhinya norma-norma. Terlebih-lebih pada pelaku tindak kejahatan/ kriminal. Apa yang dimaksud dengan konsisten? Konsisten adalah: satu dan lainnya saling berhubungan dan tidak bertentangan atau apa yang disebut dengan ajeg. Newcomb kepribadian adalah: Kebiasaan. b. harus melalui penyuluhan secara terus menerus dan berkesinambungan. Peran lembaga-lembaga agama. 2. Persetujuan adalah sanksi positif. kepolisian. pola perilaku. Berkepribadian Kuat dan Teguh Apa yang dimaksud dengan Kepribadian? Menurut Theodore M. penataran ataupun diskusi-diskusi dapat disampaikan kepada masyarakat penyadaran kembali pelaksanaan nilai. Upaya-upaya Mengatasi Penyimpangan Sosial Sebelum kita menemui penyimpangan sosial terjadi dalam masyarakat.

21 . Sikap Yang Cocok Dalam Menghadapi Penyimpangan Sosial Dalam menghadapi baik sebelum maupun sesudah terjadinya penyimpangan sosial kita perlu bersikap. Penyimpangan sosial tidak akan muncul dari individu-individu yang berpikir positif (positive thinking). tenang dan tentram. sehingga pelaku penyimpangan tersebut akan mampu dan mau meneladani kita. itulah yang dimaksud dengan Rehabilitasi. Pecandu Narkoba. yang pada akhirnya dia akan tidak lagi berperilaku menyimpang. Semoga! b. Dengan berpikir positif maka kita akan berperilaku dan berbuat hal yang positif pula.Gambar 5. Seandainya setiap insan/individu masing-masing mempunyai kepribadian yang matang. Rehabilitasi sosial Untuk mengembalikan peranan dan status pelaku penyimpangan ke dalam masyarakat kembali seperti keadaan sebelum penyimpangan terjadi. Wanita Tuna Susila dsb. Panti-panti rehabilitasi sosial sangat dibutuhkan untuk pelaku penyimpangan tertentu. Kepada pelaku tindak penyimpangan kita juga harus mampu menunjukkan sikap positive thinking. maka pengaruh buruk tidak akan bisa membuatnya berperilaku menyimpang. Tidak mudah terpengaruh Masih ingat dengan kepribadian? Asal kita punya kepribadian yang kuat dan teguh niscaya kita tidak mudah atau gampang terpengaruh pada hal-hal yang tidak baik atau menyimpang. dunia ini akan damai. Sikap-sikap apa saja yang dapat kita perbuat? a. 3. misalnya Panti Rehabilitasi Anak Nakal. Suasana Seminar/ penyuluhan/diskusi c. Berpikir positif (Positive Thinking) egala sesuatu yang kita pikirkan hendaknya mengenai hal-hal yang baikbaik saja (positif).

penyimpangan perilaku b. pembinaan di LP (rutan) c. gaya hidup. pendidikan agama a. kebiasaan baik b. dibuang dari adat/ keluarga b. mabuk-mabukan a. dikeluarkan dari sekolah c. UU no. kriminal c. kriminal. kriminal Mengatasi 2. kenakalan remaja. penyalahgunaan narkoba b. dilarang merokok b. sikap terpuji c. kenakalan remaja. undang-undang yg berlaku (mis. Berkepribadian kuat dan teguh 1. Parmadisiwi. Panti wanita nakal c. penyalahgunaan narkoba b. marilah kita cari contoh-contoh konkritnya. Penyuluhanpenyuluhan a.c. perkelahian pelajar. Pelaksanaan peraturan yang konsisten 3. phobia Mengantisipasi 2. tawuran c. kenakalan remaja. Penanaman nilai dan norma CONTOH NYATA a. Kenapa? Karena apabila kita memiliki dua sikap tersebut akan menimbulkan tindakan penyimpangan serta pelaku penyimpang yang lain akan merasa dirinya tersaingi sehingga ia akan berbuat lagi penyimpangan demi penyimpangan. penyalahgunaan narkoba b. bolos c.9 tahun 1976 a. kriminal b. maka tindakan/pelaku penyimpangan tidak akan muncul. mabuk-mabukan. Mengurangi Arogansi dan Sikap Eksentrik Tanpa adanya kesombongan dan menonjolkan sifat unik/eksentrik kita. Guna lebih memperdalam pemahaman Anda. kenakalan remaja. mandiri BENTUK PENYIMPANGAN a. Kami harap Anda sudah mengerti dan paham betul. sosialisasi tidak sempurna b. pendidikan seks c. tawuran. kenakalan remaja 3. penyalahgunaan narkoba a. Pemahaman usaha mengantisipasi dan mengatasi penyimpangan sosial telah berakhir. dari masing-masing upaya mengantisipasi dan mengatasi penyimpangan sosial dari dalam tabel berikut ini sebelum Anda mengerjakan tugas-tugas. RSKO b. pelacuran c. Rehabilitasi sosial 22 . aturan keluarga b. penjara/kurungan a. seks pra nikah c. diskusi kenakalan remaja a. kenakalan remaja. Panti rehabilitasi anak nakal a. TABEL CONTOH DAN BENTUK PENYIMPANGAN DALAM MENGANTISIPASI DAN MENGATASI PENYIMPANGAN SOSIAL UPAYA HAL 1. tawuran c. tindak kejahatan/kriminal a. Sanksi yang tegas a. tata tertib sekolah c. penyuluhan narkoba b.

Banyak waktu luang 2. Mempunyai kepribadian yang positif. 23 . solidaritas yang positif Tawuran Pelajar 3.KEGIATAN 3A Buatlah jaringan penyebab dan jaringan pemecahan masalah seperti contoh di bawah ini: Jaringan Penyebab 1. keluarga harmonis 4. Penanaman kedisiplinan. harga diri 4. Solidaritas dengan teman Tawuran Pelajar 3. pengecut dsb Jaringan Solusi (pemecahan masalah) 1. Penyimpangan seksual. Takut dikatakan banci. 2. Mempunyai kebanggaan yang positif. Memperbanyak kegiatan sekolah 2. Menunjukkan keberanian. kuat dan teguh Buatlah jaringan seperti contoh dengan masalah sebagai berikut: 1. Penggunaan obat terlarang.

penganiayaan d. Contoh perilaku menyimpang primer adalah …. peraturan konsisten. pembunuhan b. kepribadian kuat c. narkoba e. penipuan. pengrusakan dan pembakaran dalam bentrok massa d. Brutalisme. pengendara mobil menabrak pejalan kaki karena mabuk e. penipuan. penyuluhan. korupsi. kumpul kebo. 5. percaya diri. Akibat buruk yang dapat timbul dari perkelahian pelajar adalah …. sanksi yang tegas. seorang yang tinggal di tempat pelacuran b. meningkatnya pengawasan guru. narkotik. persaingan yang dilakukan di dalam suatu organisasi d. poligami dilakukan tanpa seizin istri pertama. penyelundup memberi uang pada petugas yang korup. korupsi pejabat pemerintah b. terbatasnya kebebasan siswa e.KEGIATAN 3 (B) Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang benar. 24 . penanaman nilai dan norma yang kuat. 4. 3. sanksi yang tegas. a. sanksi yang tegas. Perilaku menyimpang yang termasuk tindak kriminal adalah …. Normatif d. penganiayaan. Penyimpangan terhadap nilai dan norma dinamakan: a. arogansi. minum minuman keras hingga mabuk di diskotik e. 1. semakin ketatnya disiplin sekolah b. 2. rehabilitasi sosial b. Deviation b. sikap yang tegas. Abnormal e. anak perempuan yang suka berpakaian laki-laki c. Upaya-upaya mengantisipasi penyimpangan sosial antara lain: a. kumpul kebo. kolusi. 6. pembatasan kegiatan ekstrakurikuler c. terganggunya suasana belajar d. berkepribadian kuat e. korupsi c. Berikut ini termasuk contoh dari penyimpangan sebagai hasil sosialisasi yang tidak sempurna: a. pemerkosaan. a. peraturan yang konsisten. eksentrik. a. peraturan konsisten d. penanaman nilai dan norma. rehabilitasi sosial. Anomie c. penjarahan terhadap gudang beras c.

4 dan 5 d. Perhatikan pernyataan berikut: 1. 3. 2. toleransi b. 8. organis d. keinginan masyarakat untuk melenyapkan pelakunya e. toleransi masyarakat. positive thinking c. 2. 2. 5. Dari pernyataan-pernyataan tersebut. 10. 3. pelatihan komunikasi. 2. mengurangi arogansi d.7. terganggunya ketertiban dan keamanan. antisipatif e. hilangnya nyawa seseorang. perilaku menyimpang dapat membuat akibat negatif baik bagi individu sendiri maupun bagi kelompoknya. berkepribadian kuat e. 2. a. panti rehabilitasi korban narkoba b. a. keengganan masyarakat untuk menerimanya kembali b. 9. Salah satu contoh upaya mengatasi penyimpangan sosial adalah …. 4 dan 5. positive thinking. Sikap yang cocok dalam menghadapi penyimpangan sosial: a. 3 dan 4 b. a. 1. 4. 25 . kecurigaan materi. yaitu nomor…. ketidakmampuan pelaku bergaul kembali c. 1. Pelaku dari penyimpangan primer mempunyai hubungan dengan masyarakat sekitarnya yang ditandai dengan …. tidak ada halangan untuk menjadi anggota masyarakat lagi. cacat fisik. akomodatif c. 3 dan 5 c. 1. adanya upaya persaingan dari masyarakat sekitarnya d. 4 dan 5 e. 3. 1.

26 .

sosiologis. c. Menurut James W. Kalau sekiranya Anda masih merasa kurang paham.Penyimpangan primer Dilakukan seseorang tetapi pelaku masih dapat diterima masyarakat. Lemert (1951) . Selamat! Semoga Anda telah paham benar dengan bahasan Penyimpangan Sosial ini. sehingga menjadi benar-benar paham. maka lebih baik Anda membacanya berulang-ulang dan penuh konsentrasi. b. Z. Anda bisa juga membaca rangkuman di bawah ini. James W. 2.psikologis . 3.nilai dan norma . Definisi Penyimpangan Sosial menurut: a.PENUTUP Anda telah menyelesaikan modul ini dengan baik. .sosialisasi sub kebudayaan yang menyimpang b. Robert M. Faktor-faktor Penyimpangan Sosial a. Van Der Zenden . Pengertian Penyimpangan Sosial Segala macam pola perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri (conformity) terhadap kehendak masyarakat. 27 . Menurut Casare Lombrosso . Lawang Semua tindakan menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang. RANGKUMAN 1. Van Der Zanden Penyimpangan perilaku merupakan perilaku yang oleh sejumlah besar orang dianggap sebagai hal yang tercela dan diluar batas toleransi.biologis .sosialisasi yang tidak sempurna .Penyimpangan sekunder Perbuatan yang dilakukan secara umum dikenal sebagai pelaku penyimpangan.

Penyimpangan Individual (Individual Deviation) Penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang yang berupa pelanggaran terhadap norma-norma suatu kebudayaan yang telah mapan. melanggar ketertiban. pelacuran d. Terganggunya keseimbangan sosial Karena pelaku penyimpangan adalah bagian dari struktur sosial. Menurut kadar penyimpangan dibagi antara lain: . kerugian harta benda dan nyawa.4. Penyimpangan Kolektif (group deviation) Penyimpangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang beraksi secara bersama-sama (kolektif) yang patuh pada adanya norma kelompoknya yang kuat dan bertentangan dengan norma masyarakat yang berlaku. 5.pembangkang : tidak taat peringatan .pembandel : tidak patuh nasihat . 8. penyalahgunaan narkotika b. tindak kejahatan/kriminal. b. Penyimpangan kolektif antara lain: a. Dampak penyimpangan terhadap masyarakat/kelompok a. terkucil Dialami oleh pelaku penyimpangan: narkoba. b.perusuh/penjahat : mengabaikan norma umum. tawuran/perkelahian pelajar c. penyimpangan kebudayaan 7. 28 . penyimpangan seksual. c. Dampak Penyimpangan Terhadap Diri Sendiri/Individu a. Terganggunya perkembangan jiwa Dialami oleh pelaku penyimpangan penyalahgunaan narkoba dan kelainan seksual. kenakalan remaja b. proses sosialisasi yang tidak sempurna c. tindak kejahatan/kriminal f. Rasa bersalah Dialami hampir semua pelaku penyimpangan.pelanggar : melanggar norma umum . gaya hidup 6. maka penyimpangan yang dilakukan akan mengganggu keseimbangan sosial. penyimpangan seksual e. Kategori Penyimpangan Individual a. Kriminalitas Munculnya kelompok baru penjahat akibat sosialisasi menyimpang kaum residivis.

Rehabilitasi sosial Mengembalikan diri seperti keadaan sebelum terjadi penyimpangan. b. Mengurangi arogansi dan sikap eksentrik Mengurangi kesombongan dan sikap eksentrik/unik yang dimiliki individu. Pelaksanaan peraturan yang konsisten Usaha mencegah penyimpangan dengan memberlakukan peraturan yang konsisten. bisa juga bertanya kepada guru bina Anda. kuat dan teguh. diskusi atau mencari sumbersumber lain. sesuai hukum yang berlaku. Sanksi yang tegas Pada pelaku penyimpangan sudah selayaknya mendapatkan sanksi yang berupa hukuman yang tegas. b. 11. berperilaku sesuai dengan nilai dan norma melalui penyuluhan-penyuluhan. Berkepribadian yang kuat dan teguh ikap dan sifat yang dimiliki secara khas dari seorang individu yang siap memberi jawaban/tanggapan (positif) atas suatu keadaan sehingga mampu berpikir. c. c.9. Usaha-usaha mengatasi penyimpangan sosial a. Upaya-upaya mengantisipasi penyimpangan sosial Usaha/langkah tertentu untuk menghadapi peristiwa yang kemungkinan terjadi. b. c. 10. Usaha itu antara lain: a. berperilaku yang baik. Tidak mudah terpengaruh Dengan kepribadian yang kuat dan teguh. Positive thinking (berpikir positif) Kepada pelaku tindak kejahatan kita tunjukkan sikap positif thinking. Kalau sekiranya Anda masih kurang paham tidak ada jeleknya kalau Anda berusaha untuk lebih memahami dengan bertanya kepada teman. Penanaman nilai dan norma yang kuat Melalui proses sosialisasi ditanamkan nilai-norma pada setiap individu secara baik dan kuat.Sikap yang cocok dalam menghadapi penyimpangan sosial a. Anda pasti berhasil! 29 . Penyuluhan-penyuluhan Kepada pelaku penyimpangan kita ajak untuk kembali sadar hukum.

Ada/tidak pudarnya nilai dan norma. 3. 5. 2. Nilai dan norma 10. d a a e c KEGIATAN 2 (A) Hasil pengamatan: 1. pengadilan 3. penjara/kurungan 4. penyimpangan 7. Robert K. yaitu: . 3. Merton 9. otak 5.Penyalahgunaan narkoba yang terdiri dari: 1. 2. KEGIATAN 2 (B) 1. Adat 30 .KEGIATAN 1(A) Penyimpangan sosial yang terjadi: 1. ketergantungan/ketagihan/kecanduan 8. ditolak 2. yaitu: . KEGIATAN 1(B) 1. Narkotika (ganja) 2. Kategori penyimpangan sosial kolektif. Ada/tidak pasien penyakit jiwa akibat narkoba. Alkoholisme 2. Kategori penyimpangan sosial individual. nilai dan norma 6. Terjadi/tidak pengucilan.Tawuran pelajar. 4.

faktor psikologis. teman sekolah Penggunaan obat terlarang 3. takut dikatakan pengecut 4. mampu memilih teman yang baik di lingkungan. teman bermain. kepribadian retak. pengaruh lingkungan. kurangnya penanaman nilai-nilai agama dan pendidikan seks sejak dini 2. penanaman nilainilai agama sejak dini dalam keluarga 2. diperkosa. mempunyai rasa percaya diri.KEGIATAN 3 (A) 1. Jaringan penyebab 1. mencari jalan pintas dalam menghadapi masalah Jaringan solusi (pemecahan masalah) 1. mampu memecahkan masalah yang dihadapi secara rasional 2. terpaksa 4. dipaksa berbuat. kelompok Penggunaan obat terlarang 3. ikut-ikutan. prinsip yang kuat 4. pengaruh pergaulan teman bermain dan lain-lain Penyimpangan seksual 3. kurangnya penanaman nilai-nilai agama sejak dini 2. Jaringan penyebab 1. teman bermain. kepribadian ganda 31 .

d 3. c 5. b 7. pengobatan. a 6. 3. a 32 . e 9. a 8. mampu memilih teman bermain dan teman bergaul Penggunaan obat terlarang 4. e 10. melakukan terapi kepribadian. c 4. dan sebagainya. a 2.Jaringan solusi (pemecahan masalah) 1. perlunya penanaman nilai agama dan pendidikan seks sejak dini 2. mempunyai prinsip/ kepribadian yang kuat KEGIATAN 3 (B) 1.

Conformity: Kecenderungan menyesuaikan diri pada norma-norma dan nilai-nilai dalam suatu masyarakat. DAFTAR PUSTAKA Dra. Transvestitisme: Kecenderungan menggunakan. 1997. Pedophilia: Pelampiasan nafsu seksual kepada anak-anak kecil. memakai alat-alat lawan jenisnya. Soerjono Soekanto. Kun Maryati & Juju Suryawati S. Bandung. Residivis: terpidana. Sosiologi jilid I untuk SMU kelas 2. M. 2000. 2001. Sadisme: Kecenderungan untuk berbuat kasar. 1984. Sosiologi Suatu Pendekatan-Baru. E. Kusmono Hadi. 2002. Jakarta. Psikotropika: Zat/obat yang mempunyai efek dalam fungsi berpikir yang menimbulkan ketagihan dan ketergantungan. J. Ningsih. 33 . Jakarta. Penerbit Erlangga. Sosiologi untuk SMU kelas 2. Mohamad Anwar. Armico. Jakarta. 1999. Lukman Hakim & Dra. 1996. Drs. Penuntun Belajar Sosiologi jilid 1 untuk SMU. Grafindo Media Pratama. Berkenalan Dengan Sosiologi. Sodomi: Hubungan kelamin melalui anus.. CV Rajawali. Andi Mulya. PT. Pegangan Sosiologi untuk kelas 2 SMU. PT. Sitorus. misalnya laki-laki pakai pakaian wanita. Sudjarwati. Sosiologi Suatu Pengantar. Laurent Widyasusanto.Pd. Pradnya Paramita. Esis. menyakiti. Drs. Jakarta. orang yang pernah dijatuhi hukuman (penjara). Jakarta. Jakarta. Piranti.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful