BAB I PENDAHULUAN A.

PENDAHULUAN Sistem Pendidikan yang berkualitas diharapkan mampu menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas dan professional dibidangnya dan tidak saja unggul dalam penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi tetapi memiliki keunggulan dan ketahanan fisik, kekuatan mental (jujur, disiplin, sabar dan bertanggung-jawab) Upaya peningkatan mutu kualitas Sumber Daya Manusia yang cerdas, terampil, berakhlak mulia dan mampu hidup bersaing adalah tuntutan dari perkembangan zaman pada saat ini. Oleh karena itu upaya peningkatan SDM ini harus diprogramkan secara terstruktur, berkesinambungan dan di evaluasi secara berkala. Hal ini menjadi semakin penting karena perubahan-perubahan akibat perkembangan ilmu pegetahuan dan teknologi (Iptek) serta komunkasi menjadi semakin tidak kentara. Salah satu bagian yang penting dalam upaya tersebut adalah sekolah sebagai fungsi pendidikan berkewajban untuk mengembangkan kemampuan serta membentuk watak dan kepribadian bangsa yang bermartabat, khususnya generasi muda sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan nasional. Kompetensi penyelenggaraan pendidikan yang mengacu pada kompetensi siswa yang diarahkan pada kompetensi multiple intelegensi sangatlah diharapkan. Oleh karena itu Upaya pengembangan Potensi Diri Siswa sangatlah diperlukan dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. B. TUJUAN 1. 2. 3. Mengembangkan seluruh potensi siswa secara maksimal, baik potensi akademik maupun non akademik. Menyiapakan warga negara menuju masyarakat belajar yang cerdas dan memahami nilai-nilai masyarakat yang beradab. Menemukan dan memunculkan potensi-potensi yang ada pada diri siswa sehingga timbul kecakapan hdup (life skiill) yang bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat. Memberikan kemampuan minimal untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan hidup bermasyarakat Menumbuhkan daya tangkal pada diri siswa terhadap pengaruh negatif yang datang dari luar maupun dari dalam lingkungan sekolah

4. 5.

1

SASARAN PEMBINAAN Sasaran Pembinaan adalah (a) upaya penyelamatan dan (b) pemberdayaan Potensi diri Siswa kelas X. Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial. budaya dan alam sekitar. berdedikasi. Guru Mata Pelajaran b. Mampu melahirkan SDM yang memiliki keimanan. XI dan XII SMK N 1 Bumijawa tahun 2012 / 2013 dengan jumlah sebanyak orang siswa E. meningkatkan kesegaran jasmani dan daya kreasi siswa untuk memantapkan keseimbangan antara pertumbuhan jasmani dan rohani. C. 7. Pelatih 2 . D. Program Pembinaan Ekstrakurikuler 3. 2. Guru Bimbingan Karir (BK) c. Melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kab. berkualitas. ketaqwaan. Tegal 2. kompetitif. Difasilitasi dan dibimbing oleh : a. Meningkatan apresiasi dan penghayatan seni. Program Unggulan Akademik dan Non Akademik. STRATEGI PEMBINAAN 1. 9. Menumbuhkan sikap berbangsa dan bernegara dengan berdasarkan Pancasila. mandiri dan profesional. Pembina OSIS d.6. RUANG LINGKUP PEMBINAAN KESISWAAN 1. 8. HASIL YANG DIHARAPKAN 1. Mampu meningkatkan prestasi siswa sesuai bakat dan minat siswa 3. Mampu meningkatkan pelayanan pendidikan kepada siswa melalui jalur pembinaan penyelamatan siswa dari bahaya perilaku menyimpang di kalangan siswa dan jalur pemberdayaan potensi diri F. Program Pembinaan Kesiswaan (OSIS) 2. Pembina Ekstrakurikuler e.

terbagi menjadi 3 lingkup pembinaan yaitu : 1. Oleh karena itu setiap siswa secara otomatis menjadi anggota OSIS. Menyiapkan siswa agar menjadi warga masyarakat yang berakhlak mulia. Program Pembinaan Ekstrakurkuler 3. Program Pembinaan OSIS 2. Karena OSIS merupakan wadah organisasi siswa di sekolah. (Permendiknas No 39 Tahun 2008. menghormati hak-hak asasi manusia dalam rangka mewujudkan masyarakat madani (civil society). 2. Pengertian Satu-satunya wadah organisasi siswa di sekolah untuk mencapai tujuan pembinaan dan pengembangan kesiswaan adalah Organisasi Intra Sekolah disingkat OSIS. PROGRAM PEMBINAAN OSIS 1. OSIS bersifat intra sekolah. demokratis. Program Unggulan Akademik dan Non Akademik A. dan tidak menjadi Bagian dari organisasi lain yang ada di luar sekolah. untuk : 1. 4. Pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa 3 .BAB II URAIAN DAN MEKANISME PEMBINAAN KESISWAAN Seperti dikemukakan pada bagian terdahulu bahwa upaya pembinaan kesiswaan. artinya tidak ada hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain. Tujuan Organisasi ini bertujuan mempersiapkan siswa sebagai kader penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani pembangunan nasional. 3. Bab I pasal 1) 3. dan kreativitas. Mengaktualisasikan potensi siswa dalam pencapaian prestasi unggulan sesuai bakat dan minat. Mengembangkan potensi siswa secara optimal dan terpadu yg meliputi bakat. 2. Memantapkan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dariusaha dan pengaruh negatif dan bertentangan dengan tujuan pendidikan. minat. Materi Pembinaan Materi pembinaan kesiswaan (OSIS) mencakup : 1. Keanggotaan itu secara otomatis berakhir dengan keluarnya siswa dari sekolah yang bersangkutan.

4.Pembinaan Budi Luhur atau Akhlak Mulia Pembinaan Kepribadian Unggul. pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) 10. Pembinaan Demokrasi. 2. Perwakilan Kelas 4 . Pembinaan kualitas jasmani . pendidikan politik. Rincian tugas pembinan OSIS adalah : a) bertanggung jawab atas seluruh pembinaan dan pengembangan OSIS di sekolah b) memberikan nasihat kepada perwakilan kelas dan pengurus. wawasan kebangsaan. pembinaan komunikasi dalam bahasa inggris. Perangkat OSIS Perangkat OSIS terdiri dari : 1) Pembina OSIS 2) Perwakilan kelas 3) Pengurus OSIS 4) Anggota OSIS 5. 9. dan bela negara 4. Pembinaan sastra dan budaya. f) Menghadiri rapat-rapat OSIS g) Mengadakan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas OSIS b. dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat 5. Rincian dan tugas Perangkat OSIS a. c) mengesahkan keanggotaan perwakilan kelas dengan surat keputusan kepala sekolah.kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural.kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi. Pembinaan kreativitas keterampilan dan kewiraswastaan 7. Pembina OSIS Pembina OSIS bertanggung jawab atas seluruh pengelolaan. 3. hak asasi manusia. 6. d) Mengesahkan dan melantik pengurus OSIS denga surat keputusan kepala sekolah. 8.seni. pembinaan dan pengembangan OSIS di sekolah. e) Mengarahkan penyusunan anggaran rumah tangga dan program kerja OSIS. lingkungan hidup. Pembinaan Prestasi akademik.

kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural.seni. 4) Memilih pengurus OSIS dan daftar calon yang telah disiapkan. Pembinaan Kepribadian Unggul. dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat 5. Pembinaan Seksi : 5 . mengajukan usul-usul untuk dijadikan program kerja OSIS dan menilai laporan pertanggungjawaban pengurus OSIS pada akhir masa jabatannya. Pengurus OSIS Pengurus OSIS terdiri atas : a) seorang ketua dan dua orang wakil ketua b) seorang sekretaris dan dua orang wakil sekretaris c) seorang bendahara dan seorang wakil bendahara d) sepuluh orang ketua seksi yaitu : 1. lingkungan hidup. Pembinaan Budi Luhur atau Akhlak Mulia 3. Setiap kelas diwakili oleh 2 (dua) orang siswa. 5) Menilai laporan pertanggungjawaban dan segala tugas pengurus Osis pada akhir masa jabatannya. wawasan kebangsaan. d. hak asasi manusia. Pembinaan kreativitas keterampilan dan kewiraswastaan 7. Pembinaan Demokrasi. c) Perwakilan kelas bertanggung jawab langsung kepada Pembina OSIS d) Masa jabatan perwakilan kelas selama 1 tahun ajaran. 6. Pembinaan Prestasi akademik. Pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa 2. b) Perwakilan kelas bertugas memilih pengurus OSIS.kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi. Pembinaan komunikasi dalam bahasa inggris. Pembinaan sastra dan budaya. c. dan bela negara 4. 9. pendidikan politik. Pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) 10. Pembinaan kualitas jasmani . e) Rincian tugas perwakilan kelas adalah : 1) mewakili kelasnya dalam rapat perwakilan kelas 2) mengajukan usul kegiatan untuk dijadikan program kerja OSIS 3) mengajukan calon pengurus OSIS berdasarkan hasil-hasil rapat kelas. 6) Menyusun Anggaran Rumah Tangga. 8.a) Perwakilan kelas terdiri atas wakil-wakil kelas.

Menumbuhkembangkan kesadaran utk rela berkorban terhadap sesama 5. Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masingmasing. Melaksanakan gotong royong dan kerja bakti (bakti sosial). Mempelajari dan meneruskan nilai-nilai luhur. antara lain: 1. dan bela negara 1. Melaksanakan tata tertib dan kultur sekolah. Mengunjungi dan mempelajari tempat2 bernilai sejarah 5. kepeloporan. Melaksanakan kegiatan kepramukaan 4. Mengadakan kegiatan lomba yang bernuansa keagamaan. serta hari2 besar nasional 2. keindahan. 6. Menjaga dam menghormati symbol-simbol dan lambing-lambang negara 8. dan kerindangan) Seksi III : Pembinaan kepribadian unggul. Melaksanakan kegiatan 7K (keamanan. Menumbuhkembangkan sikap hormat dan menghargai warga sekolah 6. Memperingati hari-hari besar keagamaan. Melaksanakan norma-norma yang berlaku dan tata krama pergaulan. Membina toleransi kehidupan antar umat beragama. Seksi II : Pembinaan budi pekerti luhur atau akhlak mulia. olahraga sesuai dengan bakat dan minat a. 5. Melaksanakan perbuatan amaliah sesuai dengan norma agama.Seksi I : Pembinaan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME. 3. Mengadakan lomba mata pelajaran/program keahlian 6 . Menyanyikan lagu-lagu nasional (Mars & Hymne) 3. seni. kekeluargaan. ketertiban. 3. wawasan kebangsaan. Melaksanakan kegiatan bela negara 7. Melakukan pertukaran siswa antar daerah dan antar negara Seksi IV : Pembinaan prestasi akademik. 2. 4. 4. dan semangat perjuangan para pahlawan 6. Mengembangkan dan memberdayakan kegiatan keagamaan di sekolah. kedamaian. antara lain: 1. kebersihan. Melaksanakan upacara bendera pd hari senin dan/atau sabtu. 2.

Mengikuti kegiatan workshop. Melaksanakan latihan kepemimpinan siswa. Melaksanakan kegiatan orientasi siswa baru yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan. 5. diskusi. Menyelenggarakan festival dan lomba seni j. 2. seminar. hak asasi manusia. Melaksanakan kewajiban dan hak diri dan orang lain dalam pergaulan masyarakat. Mengadakan pameran karya inovatif dan hasil penelitian g. pendidikan politik. Melaksanakan kegiatan dengan prinsip kejujuran. 3. 2. 3. Melaksanakan kegiatan kelompok belajar. transparan. dan profesional. Meningkatkan kemampuan keterampilan siswa melalui sertifikasi kompetensi siswa berkebutuhan khusus. Memantapkan dan mengembangkan peran siswa di dalam OSIS sesuai dengan tugasnya masing-masing. Meningkatkan kreativitas dan keterampilan di bidang barang dan jasa. Meningkatkan usaha koperasi siswa dan unit produksi. 4. Mengadakan studi banding dan kunjungan (studi wisata) ke tempattempat sumber belajar e.b. Mendesain dan memproduksi media pembelajaran f. antara lain: 1. 5. Menyelenggarakan lomba dan pertandingan olahraga Seksi V : Pembinaan demokrasi. Membentuk klub sains. keterampilan dan kewirausahaan. Menyelenggarakan kegiatan ilmiah c. Seksi VI : Pembinaan kreativitas. 7. antara lain: 1. lingkungan hidup. Meningkatkan kreativitas dan keterampilan dalam menciptakan suatu barang menjadi lebih berguna. Seksi VII : 7 . seni. kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural. Mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah h. 4. diskusi panel yang bernuansa iptek d. Melaksanakan praktek kerja nyata (PKN)/pengalaman kerja lapangan (PKL)/praktek kerja industri (Prakerin). dan olahraga i. debat dan pidato. Melaksanakan penghijauan dan perindangan lingkungan sekolah. 6.

Khusus untuk ketua OSIS . minuman keras. Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan narkotika. karena akan menghadapi ujian Nasional. Melaksanakan hidup aktif. Syarat Pengurus OSIS 1. Menyelenggarakan festival/lomba. menyampaikan laporan pertangungjawaban kepada rapat perwakilan kelas pada akhir masa jabatannya. 2. e. guru. f. Rincian Tugas Pengurus OSIS a. dan zat adiktif (narkoba). Melaksanakan usaha kesehatan sekolah (UKS). antara lain: 1. tidak duduk di kelas terakhir. Mengembangkan wawasan dan keterampilan siswa di bidang sastra. memiliki wawasan mengenai kondisi yang sedang dihadapi bangsanya. Seksi VIII Pembinaan sastra dan budaya. Bertanggung jawab langsung kepada perwakilan kelas dan pembina OSIS. Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa 2.Pembinaan kualitas jasmani. ditambah persyaratan : 8. 5. 3. c. antara lain: 1. bertugas menyusun dan melaksanakan program kerja OSIS sesuai dengan AD ART b. 4. Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat. psikotropika. Melaksanakan pengamanan jajan anak sekolah. 10. Meningkatkan daya cipta sastra. 8 . 4. kemampuan. Dapat mengatur waktu dengan sebaik-baiknya. 2. 7. Melakukan diversifikasi pangan. Pengurus dicalonkan oleh perwakilan kelas 7.sehingga pelajarannnya tidak terganggu karena menjadi pengurus OSIS 6. dan teman 3. Mermiliki budi pekerti luhur dan sopan santun terhadap orang tua. mempunyai kemampuan berpikir yang jernih 9. sastra dan budaya. kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi. Meningkatkan apresiasi budaya. Memiliki kemauan. merokok. Memiliki bakat sebagai pemimpin siswa 4. 6. dan HIV/AIDS. 3. dan pengetahuan yang memadai 5. Meningkatkan kesehatan reproduksi remaja.

Rapat Pleno perwakilan kelas adalah rapat yang dihadiri seluruh anggota perwakilan kelas. Mempunyai masa kerja selama satu tahun pelajaran. sekretaris. pemilihan pengurus OSIS d. Acara . Rapat ini diadakan untuk : a. ata meninggal dunia d. (3) Bicara secara lisa maupun tertulis. wakil ketua. seorang wakil ketua dan seorang sekretaris b. persiapan tatacara pemilihan ketua. Setiap anggota mempunyai hak : (1) mendapat perlakuan yang sama sesuai bakat. sekretaris. Keuangan Keuangan OSIS diperloleh dari dana yang disediakan oleh sekolah. minat dan kemampuannya (2) memilih dan dipilih sebagai perwakilan kelas atau pengurus. waktu dan tempat rapat dikonsultasikan dengan pembina OSIS 2. Anggota OSIS a. Kesiswaan dan Ketua OSIS. Forum Organisasi a. g. 6. penilaian laporan peranggungjawaban pemgurus OSIS pada akhir masa jabatan. e. 9 .d. bendahara dan wakil bendahara untyk membicarakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan pekerjaan sehari-hari. bendahara dan wakil ketua. Keanggotan berakhir apabila siswa yang bersangklutan tidak menjadi siswa lagi di sekolah tersebut. dan sumbangan yang tidak mengikat serta usaha lain yang sah. Rapat-rapat 1. Anggota OSIS tidak memerlukan kartu anggota c. Rapat pengurus a) Rapat pleno pengurus adalah rapat yang dihadiri seluruh anggota pleno pengurus OSIS b) Rapat pengurus harian adalah rapat pengurus yang dihadiri oleh ketua. Anggota OSIS secara otomatis adalah siswa yang masih aktif belajar pada sekolah yang bersangkutan b. dan ditandatangani oleh 2 orang yaitu Wakasek Ur. pencalonan pengurus OSIS c. Keuangan OSIS disimpan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Bumijawa dengan nama rekening OSIS SMK Negeri 1 Bumijawa . 7.

2. wakil sekretaris I. potensi. bakat.c) Rapat koordinasi adalah rapat yang dihadiri oleh sah serang wakil ketua I. bendahara dan seksi I sampai dengan seksi VIII. 10 . Visi b. B. Visi dan Misi a. 1. potensi. bakat. PROGRAM PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER 1. 1) Menyediakan sejumlah kegiatan yang dapat dipilih oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan. keluarga dan masyarakat. bakat dan minat secara optimal. 8. yaitu : (1) Manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur. Meningkatkan peran serta siswa dalam membina sekolah sebagai wawasan wiyata mandala sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh yang bertentangan dengan kebudayaan nasional 2. (1) Memiliki pengetahuan dan keterampilan (2) Sehat jasmani dan rohani (3) Kepribadian yang mantap dan mandiri (4) Rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah/madrasah secara berkala dan terprogram. 3. Sasaran/Target Pembinaan. 2) Menyelenggarakan kegiatan yang memberikan kesempatan peserta didik mengespresikan diri secara bebas melalui kegiatan mandiri dan atau kelompok. serta tumbuhnya kemandirian dan kebahagiaan peserta didik yang berguna untuk diri sendiri. Menumbuhkan daya tangkal pada diri siswa terhadap pengaruh negatf yang datang dari luar maupun dari dalam lingkungan sekolah. sekretaris. Tujuan Umum Menunjang pencapaian tujuan institusional dalam upaya pembentukan manusia Indonesia seutuhnya berdasarkan Pancasila. Pengertian Kegiatan Ekstra Kurikuler Kegiatan Ekstra Kurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar jam pelajaran biasa yang dilakukan di sekolah/luar sekolah untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan. Misi Visi kegiatan ekstra kurikuler adalah berkembangnya potensi. dan minat mereka.

mental dan agama untuk hidup dalam masyarakat. bakat dan minat mereka. f. Rekreatif. Menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab dalam upaya melestarikan lingkungan alam dan budaya k. c. Memberikan bekal kemampuan berorganisasi melalui kegiatan di sekolah dan di luar sekolah. Menambah pengetahuan dan keterampilan kepada siswa untuk memanfaatkan potensi lingkungan alam. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan suasana rileks. Menanamkan budaya kerja dan etos kerja yang diperlukan untuk pembangunan berkelanjutan l. b. Mengembangkan kemampuan siswa untuk memanfaatkan kegiatan industri dan dunia usaha (kewiraswastaan) d. e. 11 . Sosial. mengembirakan dan menyenangkan bagi peserta didik yang menunjang proses perkembangan.4. Menanamkan dan menambah wawasan kerohanian. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas peserta didik sesuai dengan potensi. Pengembangan. kerja keras dan disiplin melalui kegiatan ekstrakurikuler. b. j. tanggungjawab dan disiplin melalui kegiatan koperasi sekolah h. Menanamkan kemampuan dan keterampilan melakukan tindakan dan perilaku hidup sehat secara jasmani dan rohani. Tujuan Khusus a. c. mencukupi kebutuhannya sendiri maupun membantu kebutuhan orangtuanya. bangsa dan negara. Mengembangkan keterampilan dan nilai-nilai kemanusiaan. Memberikan bekal kemampuan berbakti dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah. keterampilan dan sikap untuk menjadi manusia seutuhnya. kerjasama. lingkungan sosial dan lingkungan budaya. ketekunan. 5. Memberikan pengayaan kepada siswa yang menyangkut aspek pengetahuan. m. i. Fungsi Kegiatan Ekstra Kurikuler a. Memberikan bekal keterampilan praktis yang diperlukan siswa untuk hidup di masyarakat. Menanamkan kemampuan meneliti dan mengembangkan daya cipta untuk menemukan hal baru g. Menanamkan nilai-nilai gotong royong. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik.

Volly Ball 3. f. Tenis Meja 2) Bulu tanagkis 3) Renang 4) Takraw 5) Olah raga prestasi lainnya b. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan . Bidang dan Jenis Kegiatan Pembinaan a. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan keinginan dan diikuti secara sukarela peserta didik. yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler mengembangkan kesiapan karir peserta didik. Prinsip Kegiatan Ekstra Kurikuler untuk potensi. Bidang Olah raga 1. e. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat. Kemanfaatan sosial. Bidang Seni 1) Seni Sunda 2) Seni Teater 3) Seni Tradisional ( Anklung) dll 4) Seni Modern 5) Melukis/Kaligrafi c.d. 7. b. d. Pembinaan Ketaqwaan Terhayap Tuhan Yang Maha Esa a. Pilihan. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler dalam suasana yang disukai dan mengembirakan peserta didik. Bidang wawasan Kebangsaan 1) Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) 2) Pecinta Alam (Napak Rimba) 3) Palang Merah Remaja (PMR) 4) Pramuka 5) Kelompok Ilmah Remaja (KIR) 6) English Club d. Persiapan karir. yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang menuntut keikutsertaan peserta didik secara penuh. 6. c. Keterlibatan aktif. bakat dan minat peserta didik masing-masing. Menyenangkan. Individual. RMS 12 a. Etos kerja. Sepak Bola 2.

berpasangan. kelompok maupun menurut rombongan belajar (klasikal) b. 1. efisiensi dan efektifitas bimbingan kegiatan ekstrakurikuler perlu disusun program kegiatan bimbingan siswa. pelaksanaan. Pembinaan keterampilan dan Kewirausahaan 1) Koperasi Siswa 2) Jurnalistik/Mading 8. d. Peranan dan Tugas Guru/Kepala Sekolah Dalam kegiatan ekstrakurikuler tugas guru antara lain memberikan rangsangan dan motivasi serta arahan-arahan/pembinaan mulai dari persiapan. Komponen yang perlu dimasukan dalam program ini meliputi kegiatan yang dilaksanakan pada tahap persiapan. PEMBINA EKSTRAKURIKULER No. Sebagai Dinamisator/akselelator Mendorong aktifitas siswa agar dapat melakukan kegiatan yang lebih banyak dan lebih bervariasi dari segi kualitas dan kreatifitas siswa. Selama kegiatan ekstrakurikuler berlangsung. penilaian. penilaian dan tindak lanjut kegiatan ekstrakurikuler 10. pelaksanaan. peranan guru/kepala sekolah adalah sebagai berikut : a. 9. penilaian dan upaya pengembangan. pelaksanaan. 2 3 4 5 Nama Jabatan Wakasek Kesiswaan Pemb. Wakasek Kesiswaan Pembina Pramuka Pembina Pramuka Pembina PMR Keterangan 13 . tempat berkonsultasi untuk kegiatan dari tahap persiapan. Sebagai konselor Memberikan bimbingan dan menjadi nara sumber. Sebagai fasilitator/tutor Berperan memberikan materi dan membantu kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler c. Sebagai Motivator Memberikan rangsangan dan dorongan bagi siswa agar dapat mau melakukan sesuatu secara perorangan. tidak lanjut dan pengembangannya. Penyusunan Program Bimbingan Kegiatan Ekstrakurikuler Untuk menunjang kelancaran.e.

d. XI dan XII yang memiliki potensi dan prestasi yang dapat dikembangkan. TIK. Pengertian Program Unggulan adalah program kegiatan kesiswaan merupakan program prioritas sekolah dengan fokus : yang a. 14 . Sasaran Pembinaan Sasaran pembinaan adalah seluruh siswa kelas X. Tercapainya sumber daya manusia yang kreatif. Biologi. OR Koperasi Siswa Koord.6 7 8 9 10 11 12 Pembina PMR Pembina KIR Pembina PA Pembina ESC Koord. b. Seni C. Memiliki keunggulan prestasi akademik dan atau non akademik untuk bidang tertentu sebagai bukti pertanggungjawaban keberhasilan pendidikan kepada masyarakat. matematika. PROGRAM UNGGULAN AKADEMIK DAN NON AKADEMIK 1. Mampu berprestasi dalam kegiatan Olimpiade/Lomba Cepat Tepat/Porseni/Porpelajar di tingkat Kota/Provinsi dan Tingkat Nasional 2. inovatif dengan ketangguhan intelektual dan kekuatan moral. Bahasa Inggris dan Ekonomi Akuntansi untuk Jurusan IPS. Adanya perubahan dari siswa pasif menjadi siswa aktif c. Program Unggulan Akademik yaitu Fisika. Kimia.

BAB III PENUTUP Demikian Program Kerja Pembinaan Kesiswaan yang merupakan upaya program Pengembangan Potensi Diri Siswa di SMK Negeri 1 Bumijawa tahun pelajaran 2012/2013 dengan harapan dapat terlaksana sesuai dengan tujuan dan target yang diharapkan. Oleh karena itu upaya pemahaman terhadap program kerja ini dapat diupayakan secara maksimal demi terwujudnya Visi dan Misi SMA Negeri 1 Sagaranten. 15 . Program Kerja ini tidak mungkin bisa terlaksana tanpa adanya dukungan dari semua pihak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful