P. 1
Corong Buchner

Corong Buchner

|Views: 1,849|Likes:
#TugasOspek
#TugasOspek

More info:

Published by: Koo Adrianti Rossa Smith on Aug 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/20/2013

pdf

text

original

CORONG BUCHNER

Prinsip Kerja : Corong buchner merupakan alat yang cukup sederhana yang biasanya digunakan di laboratorium, berbentuk seperti corong yang bagian dasarnya memiliki beberapa pori dan berdiameter besar, biasanya terbuat dari porselen, kaca atau plastik. Ukuran corong ini pun cukup bervariasi, ada yang berdiamaeter cukup besar, sedang dan juga ukuran kecil. Corong buchner lebih menitik beratkan pada penggunaan prinsip kerja tekanan udara, yaitu memisahkan endapan dari pelarutnya atau cairan dari residunya dengan cara menyedot udara di dalam corong dengan pump buchner atau pompa vakum sehingga tekanan didalamnya lebih kecil dari pada yang didalamnya, yaitu hampir sama dengan nol dan air yang ada di dalam corong dapat menetes serta menghasilkan filtrat yang lebih banyak dan residu atau ampasnya dapat tetap ditinggalkan didalam corong tersebut. Agar lebih efektif biasanya diletakan pula kertas penyaring yang diameternya sama dengan diameter corong, agar tingkat kemurnian cairan yang dihasilkan lebih besar. Setelah disaring melalu corong buchner, biasanya filtratnya akan langsung dimasukkan ke dalam erlenmeyer buchner yang mampu menahan tekanan sebesar 5 atm dan digunakan untuk menampung cairan hasil filtrasi. : Kegunaan corong buchner sendiri adalah untuk memfiltrasi atau memisahkan suatu cairan (filtrat) dari endapannya(residu), dan biasanya filtrat lah yang akan digunakan dalam proses selanjutnya. Tapi dalam beberapa kasus, sejumlah residu dipisahkan dari filtratnya dalam rangka untuk mempercepat pengeringan dari pada residu itu sendiri.

Kegunaan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->