HIDROSFER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN A.

Unsur-unsur Utama Siklus Hidrologi Hidrosfer dapat diartikan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Diperkirakan hampir tiga per empat muka bumi tertutup oleh air. Air di bumi memiliki jumlah yang tetap dan senantiasa bergerak dalam suatu lingkaran peredaran yang disebut siklus hidrologi, siklus air, atau daur hidrologi. Siklus air dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sebagai berikut: 1. Siklus kecil, yaitu air laut menguap, mengalami kondensasi menjadi awan dan hujan, lalu jatuh ke laut. 2. Siklus sedang, yaitu air laut menguap, mengalami kondensasi dan angin membawa air, membentuk awan di atas daratan, jatuh sebagai hujan, lalu masuk ke tanah, selokan, sungai, dan ke laut lagi. 3. Siklus besar, yaitu air laut menguap menjadi gas kemudian membentuk kristal-kristal es di atas laut, dibawa angin ke daratan (pegunungan tinggi), jatuh sebagai salju, membentuk gletser (lapisan es yang mencair), masuk ke sungai, lalu kembali ke laut. Lihat gambar berikut : Gambar : 5.1. Siklus Hidrologi

Sumber : Buku Geografi Kelas X, K. Wardiyatmoko, Penerbit Erlangga Terjadinya siklus air tersebut disebabkan oleh adanya proses-proses yang mengikuti gejala meteorologis dan klimatologis, antara lain : 1. Evaporasi, yaitu penguapan benda-benda abiotik dan merupakan proses perubahan wujud air menjadi gas. Penguapan di bumi 80% berasal dari penguapan air laut. 2. Transpriasi, yaitu proses pelepasan uap air dari tumbuh-tumbuhan melaui stomata atau mulut daun. 3. Evapotranspirasi, yaitu proses gabungan evaporasi dan transpirasi. 4. Kondensasi, yaitu proses perubahan wujud uap air menjadi air akibat pendinginan. 5. Adveksi, yaitu transportasi air pada gerakan horisontal seperti transportasi panas dan uap air dari satu lokasi ke lokasi yang lain oleh gerakan udara mendatar. 6. Presipitasi, yaitu segala bentuk curahan atau hujan dari atmosfer ke bumi yang meliputi hujan air, hujan es, dan hujan salju. 7. Run off (aliran permukaan), yaitu pergerakkan aliran air di permukaan tanah melalui sungai dan anak sungai. 8. Infiltrasi, yaitu perembesan atau pergerakkan air ke dalam tanah melalui pori tanah secara vertikal. 9. Perkolasi, yaitu perembesan atau pergerakkan air ke dalam tanah melalui pori tanah secara horisontal. Identifikasi Berbagai Jenis Perairan 1. Sungai, sungai adalah air tawar yang mengalir dari sumbernya di daratan menuju dan bermuara di laut, danau, atau sungai lain yang lebih besar. Ada berbagai bentuk atau tipe sungai yaitu: 1. Sungai konsekwen lateral, yakni sungai yang arah alirannya menuruni lereng-lereng asli yang ada di permukaan bumi seperti dome, block mountain, atau dataran yang baru terangkat. 2. Sungai konsekwen longitudinal, yakni sungai yang alirannya sejajar dengan antiklinal (bagian puncak gelombang pegunungan). 3. Sungai subsekwen, yakni sungai yang terjadi jika pada sebuah sungai konsekwen lateral terjadi erosi mundur yang akhirnya akan sampai ke puncak lerengnya, sehingga sungai tersebut akan mengadakan erosi ke samping dan memperluas lembahnya. 4. Sungai superimposed, yakni sungai yang mengalir pada lapisan sedimen datar yang menutupi lapisan batuan di bawahnya. 5. Sungai anteseden, yakni sungai yang arah alirannya tetap karena dapat mengimbangi pengangkatan yang terjadi.

Angulat adalah pola aliran yang tidak membentuk sudut siku-siku tetapi lebih kecil atau lebih besar dari 900. 6. yang secara lambat terangkat dan arah pengangkatan tersebut berlawanan dengn arah arus sungai. Di samping itu. Serpihan batuan yang terbawa oleh aliran yang deras juga turut mengikis dan mempercepat pendalaman saluran. 9. dimana aliran mengalir lambat sehingga air mempunyai kesempatan untuk mengendapkan material yang dibawanya. Sungai anaklinal. Ada berbagai pola aliran sungai sebagai berikut: 1. yakni sungai yang mengalir dari daerah yang berlainan struktur geologinya. Pelebaran lembah sungai Pada daerah datar. Wardiyatmoko. Hal ini disebabkan lambatnya kecepatan arus yang mengalir. Dendritik adalah pola aliran yang mirip cabang atau akar tanaman. Sungai insekwen. . Cara kerja ini disebut sebagai pengikisan hidrolik. akan terbentuk suatu endapat yang disebut delta. Terbentuknya meander ialah karena adanya reaksi dari aliran sungai terhadap batu-batuan yang relatif homogen dan kurang resisten terhadap erosi. yakni sungai yang terjadi tanpa ditentukan oleh sebab-sebab yang nyata. yakni sungai yang tidak dapat mempertahankan arah alirannya melawan suatu pengangkatan. 6. 11. Trelis adalah pola aliran yang berbentuk seperti tralis. K. kecepatan aliran sungai. Kenampakan ini sering didapati pada aliran sungai di daerah dataran rendah. sungai memiliki aliran yang cukup kuat. Anular adalah variasi dari radial pattern. 5. Delta memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. yang pola alirannya menuju ke pusat depresi tersebut. Delta Pada ujung aliran dekat muara di laut atau danau. baik yang berupa patahan sesungguhnya atau hanya joint (retakan). Penerbit Erlangga b. Sungai obsekwen. Radial sentripetal adalah pola aliran pada suatu kawah atau crater dan suatu kaldera dari gunung berapi atau depresi lainnya. yakni sungai yang mengalir mengalir menuruni permukaan patahan. 2. yakni sungai yang membawa air dari daerah yang berlawanan geomorfologinya. yakni sungai yang mengalir pada permukaan. sehingga mengubah arahnya untuk menyesuaikan diri.Sungai resekwen. prosesi erosi yang bekerja lebih banyak adalah erosi menyamping (lateral). 1. 4. sehingga gradien dari sungai itu besar dan sungainya dapat mengambil jalan ke tempat yang terendah dengan arah yang kurang lebih lurus. Sungai komposit. dan pemanjangan. Ada faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan tersebut antara lain: jenis batuan. dan musim. 7. Pertumbuhan suatu lembah sungai dapat berjalan melalui tiga proses yakni: pendalaman. Radial sentrifugal adalah pola aliran pada kerucut gunung berapi atau dome yang baru mencapai stadium muda dan pola alirannya menuruni lereng-lereng pegunungan. Meander Sungai Meander adalah bentuk kelokan-kelokan aliran sungai. Sungai kompound. makin besar pula aktivitas pengikisan dan pengangkutan. Rektangular adalah pola aliran yang terdapat pada daerah yang mempunyai struktur patahan. berjalan pula proses pengikisan kimiawi berupa pelarutan dan reaksi asam terhadap dasar dan tepi saluran sungai. Paralel adalah pola aliran yang terdapat pada suatu daerah yang luas dan miring sekali. 8. d. Sumber : Buku Geografi Kelas X. yang disebut sebagai pengikisan mekanik. Pendalaman lembah sungai Di daerah hulu sungai dengan perbedaan ketinggian masih cukup besar. PERTEMUAN KE 11 Identifikasi Berbagai Proses Pelapukan/Pengikisan Sungai Makin besar kemiringan aliran sungai. Bagian dari lengkung meander yang selalu mendapat sedimentasi sehingga menyebabkan aliran tersebut berpindah disebut under cut. yakni sungai yang mengalir menuruni dip slope (kemiringan patahan) dari formasi-formasi daerah tersebut dan searah dengan sungai resekwen lateral. 8. penimbunan akan semakin intensif pada daerah datar. jadi berlawanan dengan dip dari formasi-formasi patahan 7. Sungai reverse. c. 2. 3. Sebaliknya. 10. Kekuatan aliran erosi bekerja dengan cara menumbuk dan menggerus dasar sungai. pelebaran.

misalnya runtuhan gunung morine ujun dari gletser. pada stadium dewasa lembah sungai akan memiliki ciri sebagai berikut: a) Gradien sungai menjadi lebih kecil. kadar garamnya sebesar 18. . b) Erosi yang berperanan penting adalah erosi lateral. intan. dan kerikil. b) Sungai masih banyak mempunyai erosi basis sementara. setelah zaman es berakhir. Sungai mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. misalnya Waduk Jatiluhur. dan lain-lain. e. aliran lava yang membendung lembah sungai. Danau air tawar Danau air tawar terutama terdapat di daerah-daerah humid (basah) dimana curah hujan tinggi. misalnya dengan dibuat waduk. timbah aluvial. danau kawah di Gunung Kelud. Contoh-contoh danau dengan kadar garam yang tinggi adalah Great Salt Lake. e) Pada dasar lembah terdapat dataran banjir (flood plain) dan pada flood plain sungai membentuk kelokan (meander). b. c. Danau Toba yang merupakan danau kaldera. Danau karena erosi sungai.3. c) Daya angkut aliran air sungai masih merupakan daya angkut yang terbesar. (b) Sungai dapat memberikan mata pencaharian penduduk seperti pengambilan pasir. dan lain sebagainya. contoh: danau tapal kuda (oxbow lake). Danau Danau ialah suatu kumpulan air dalam cekungan tertentu. danau vulkanis terbentuk akibat adanya aktivitas vulkanis. bahan-bahan lepas maupun terikat. sehingga daratan bertambah maju. Hal ini disebabkan karena daya kikis vertikal yang kuat akibat gradien masih besar. PERTEMUAN KE 11 B. slenk. Danau terbendung. genting. Di Indonesia terdapat banyak danau vulkanis mislanya: Mar Gunung Lamongan. (d) Sungai dapat digunakan untuk kepentingan pengairan. Menurut macam airnya.6% dan Danau Merah (dekat Laut Asam). f) Dengan dasar lembah sungai sudah merata maka tidak terdapat lagi erosi dasar sungai. (g) Sungai mempunyai peranan yang penting bagi kelangsungan suatu industri yang banyak memerlukan air. misalnya sebagai berikut: (a) Sungai banyak mengandung bahan-bahan bangunan seperti pasir. dan lain-lain. yang berarti menambah pula muka daratan. danau dapat dibagi menjadi beberapa jenis sebagai berikut: a. (c) Air terjun sungai dapat digunakan sebagai sumber pembangkit tenaga listrik. b. Contohnya adalah danau-danau air tawar dari air hujan adalah danau-danau di Indonesia. Danau dolina. yang biasanya berbentuk mangkuk. sedangkan erosi vertikal praktis sudah tidak terjadi. serta Great Basin di Amerika Serikat. dan perikanan. batubatu. Danau vulkanis. dan lain sebagainya. batu kali. misalnya industri bata. (e) Untuk menambah kesuburan tanah karena sungai banyak mengandung mineral yang banyak dibutuhkan suatu tanaman. dan karena pertumbuhan delta. kadar garamnya 32%. Contoh danau tektonik adalah Danau Nyasa dan Danau Tanganyika di Afrika Timur. Danau tektonik. Selanjutnya. d) Lebar pada bagian bawah lembah sama dengan lebar saluran sungai. Beberapa contoh waduk yang terdapat di Indonesia. f. e. dimana penguapan yang terjadi sangat kuat. kebutuhan oksigen biologi/Biological Oxygen Demand (BOD) dan kebutuhan oksigen kimiawi/Chemical Oxygen Demand (COD). Danau lembah gletser. sehingga aliran airnya akan tertahan dan akhirnya membentuk danau. Kualitas fisik air sungai dan pemanfaatan sungai Penurunan kualitas air sungai dapat ditunjukkan dengan adanya perubahan kadar parameter tertentu seperti kadar PH. Waduk Saguling. dan tidak memiliki aliran keluaran. yang ukuran lebarnya melebihi dalamnya. Menurut terjadinya. Danau air asin Pada umumnya danau air asin terdapat di daerah semi arid dan arid. danau Dolina/Dolin merupakan danau yang terdapat di daerah karst dan umumnya berupa danau kecil yang bersifat temporer. pencarian bijih emas. danau dapat dibedakan menjadi dua sebagai berikut: a. d. Contoh danau air tawar dari air hujan atau salju adalah danau-danau di Kanada. c) Pada bagian akhir stadium dewasa sungai sudah mengalami pendataran dasar sungai. Pemanjangan lembah sungai Pemanjangan lembah dapat terajdi karena terjadinya penurunan permukaan laut. terjadi karena gerak dislokasi (perpindahan lokasi) di permukaan bumi yang menimbulkan bentuk-bentuk patahan. (f) Hasil pengendapan sungai dapat menghasilkan dataran aluvial yang subur. daerah-daerah yang dahulunya dilalui gletser menjadi kering dan diisi oleh air. Waduk Gajahmungkur. Pada stadium muda pembentukan lembah mulai terjadi dengan tanda-tanda sebagai berikut: a) Penampang lintang dari lembah berbentuk V. d) Lembah sungai berbentuk U. e) Dasar lembah masih belum merata.

Sumur yang demikian disebut sumur artesis. Kadar pori adalah jumlah ruang di celah butir-butir tanah yang dinyatakan dengan bilangan persen. Derajat keasaman (pH) di daerah ini mencapai 4. sehingga kemampuan untuk meneruskan air juga kecil. Potensi Air Permukaan dan Air Tanah Air tanah adalah bagian air yang berada pada lapisan di bawah permukaan tanah. Daerah-daerah aliran sungai. 1. dapat dibedakan menjadi dua bagian. Pembentukan delta-delta dan pelumpuran di danau.000 km2.000 – 5. Rawa yang airnya tidak selalu tergantung Rawa jenis ini menampung air tawar yang berasal dari limpahan air sungai pada saat air laut pasang dan airnya relatif mengering pada saat air laut surut. digunakan kalau bentuk DAS tidak memanjang dan sempit.Suatu danau dapat hilang disebabkan oleh bermacam-macam faktor yang memainkan peranannya secara terpisah maupun gabungan. dibagi 3 yaitu di daerah hulu sungai. e. sehingga tempat itu makin rendah dan akibatnya air danau keluar lebih banyak. jenis batuan yang dilalui DAS. Pengendapan jasad tumbuh-tumbuhan dan binatang-binatang yang mati akan mempercepat proses pendangkalan dasar danau. b. Sebagai objek wisata. digunakan kalau luas DAS lebih besar dari 5. Penguapan yang kuat. 3. c. Sedangkan cepat atau lambatnya air hujan terkumpul di alur sangat tergantung pada bentuk lereng DAS. yaitu geluh. PERTEMUAN KE 12 A. dan di daerah hilir sungai. Lapisan Kedap Kadar pori lapisan kedap atau tak tembus air sangat kecil. air akan memancar ke luar dari sumur yang dibor. Oleh karena itu. 2. Metode Thiessen. dan lempung. Pada daerah yang letak permukaan air tanahnya lebih rendah dari permukaan air tanah pada daerah tangkapan hujannya. Rawa yang airnya tidak terlalu asam dapat untuk daerah perikanan. kemampuan untuk meneruskan air juga besar.5 atau kurang dengan warna air yang kemerah-kemerahan. Berdasarkan kenyataan tersebut terdapat dua jenis lapisan batuan utama. Daerah Aliran Sungai (DAS) Kumpulan sungai pada suatu sistem cekungan dengan aliran keluar atau muara tunggal membentuk Daerah Aliran Sungai (DAS). b.000 km2. Faktor-faktor itu ialah: a. Sebagai sumber pembangkit listrik. dan banyak sedikitnya air yang jatuh ke alur pada waktu hujan. B. yaitu: a. Rawa yang airnya selalu tergenang Tanah-tanah di daerah rawa yang selalu tergenang airnya tidak dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian karena lahannya tertutup tanah gambut yang tebal. Gerakan tektonik berupa pengangkatan dasar danau. Biasanya. Rawa dilihat dari genangan airnya. DAS merupakan daerah yang landai dan subur. terutama di daerah arid. yaitu lapisan kedap (impermeable) dan lapisan tak kedap air (permeable). DAS di hulu sungai berbukit-bukit dan lerengnya curam sehingga banyak ditemukan jeram. b. DAS di bagian tengah sungai. Rawa yang terdapat pergantian air tawar dapat untuk areal sawah. Metode Isohyet. d. Perhitungan banyaknya hujan di DAS dapat dilakukan dengan menggunakan dua cara berikut: 1. C. Faktor-faktor yang mempengaruhi DAS adalah iklim. Rawa dapat dimanfaatkan sebagai berikut: a. Rawa Rawa adalah daerah di sekitar sungai atau muara sungai yang cukup besar yang merupakan tanah lumpur dengan kadar air relatif tinggi. dengan luas antara1. daerah tengah sungai. Contoh lapisan kedap. Volume air yang meresap ke dalam tanah tergantung pada jenis lapisan batuannya. Penampang Air Tanah . Di daerah hilir sungai. napal. Lapisan Tak Kedap Kadar pori lapisan tak kedap air atau tembus air cukup besar. c. Sungai-sungai yang meninggalkan danau menimbulkan erosi dasar pada bibir danau. 2. Isohyet adalah garis dalam peta yang menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai jumlah curah hujan yang sama selama suatu periode tertentu. keadaannya relatif landai sehingga jalur transportasi dan komunikasinya relatif mudah.

Perusakan hutan dan lahan penghijauan harus dicegah agar tidak menimbulkan ketimpangan tata air. C. Peraturan yang ditetapkan pemerintah agar diaati dalam pemanfaatan air tanah (tawar) di daerah pantai. Kepadatan penduduk dan permukiman yang berlebihan juga harus dicegah. . Penerbit Erlangga Untuk menjaga agar kelestarian air tanah di lingkungan kita tetap terjamin. sedimentasi (pengendapan). 7. Untuk pemanfaatan air tanah tertekan. Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengurangi risiko banjir antara lain : 1. hutan payau. maka perlu dicegah hal-hal berikut : a. e. Pelaksanaan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) diperketat. Penggunaan air tanah yang berlebih-lebihan. Di kawasan perkotaan dibuat kapal-kapal sungai. hutan pasang surut. Upaya penghijauan dan penghutanan kembali wilayah gundul untuk mempertinggi kapasitas peresapan air. 2. B. dibuat tanggul-tanggul pada tepi kota sepanjang batas aliran sungai. Menurut bentuknya pantai dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu pantai landai dan pantai terjal. Terlindungi dari gempuran ombak dan arus pasang surut yang kuat. Pesisir adalah daratan di tepi laut yang tergenang pada saat air pasang dan kering pada saat air laut surut. 4. K. Mendatangkan kerugian bagi manusia. Daerah sawah yang tergenang air akan mengakibatkan gagal panen. agar tidak terjadi perluasan. Pantai dan Pesisir Laut Pantai adalah bagian daratan yang berbatasan dengan laut yang masih terpengaruh oleh proses-proses abrasi (pengikisan oleh air laut). g. dan pasang surut air laut. Ekosistem Pantai/Pesisir 1. Pembuatan tanggul-tanggul di pinggir sungai untuk menahan luapan air sungai pada musim hujan. d. dapat dilakukan dengan teknologi pengeboran. karena berkaitan dengan membesarnya konsumsi air tanah. Pembuangan/kontaminasi limbah terhadap air tanah agar dihindarkan. tanah. 4. Wardiyatmoko. selokan-selokan air. atau hutan bakau. misalnya untuk keperluan industri dan pertanian. terhadap rencana pembangunan. 5. Banjir Penyebab dan Usaha Mengurangi Risiko Banjir Beberapa dampak adanya banjir yaitu sebagai berikut : 1. 6. f. c. baik limbah domestik (dari masyarakat) maupun limbah industri. Daerah permukiman penduduk yang terkena banjir akan terjadi polusi air. 2. Pembuatan bendungan serba guna untuk menampung dan memanfaatkan air sepanjang tahun. Peningkatan kesadaran penduduk dalam upaya memelihara lingkungan hidup melalui pendidikan formal/nonformal dan melalui media PERTEMUAN KE 14 A. khususnya terhadap air tanah. 3. Pembuatan teras-teras dan guludan pada lahan miring yang memenuhi syarat bagi pencegahan erosi 1. 3. dibuat pintu air. Pembuatan terusan saluran air. b. Hutan Mangrove Hutan mangrove juga disebut hutan pantai.Hutan mangrove dapat hidup dengan subur kalau wilayah pesisir tersebut memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: a.Sumber : Buku Geografi Kelas X. Pemanfaatan Air Tanah Pemanfaatan air tanah dapat dilakukan dengan mudah yakni dengan menggali atau mengebor lapisan tanah. Konversi atau perubahan penggunaan lahan dalam suatu daerah aliran sungai harus diperhitungkan dampak dan manfaatnya. Diadakan pelurusan sungai dan pengerukan sungai bagian dasar lembah pada musim kemarau. sehingga muncul air artesis yang bermanfaat untuk berbagai keperluan hidup dan budaya.

c. 2) Tempat berkembangbiaknya biota perairan. Zona neritik. b. Sebagai bahan untuk membuat kertas. Hutan mangrove merupakan ekosistem yang sangat penting di wilayah pesisir sebab memiliki fungsi ekologis dan fungsi ekonomis. Sebagai tempat berkembangbiaknya ikan-ikan kecil dan udang. c. Aliran sungai banyak mengandung lumpur. d. Terumbu Karang Terumbu karang merupakan ekosistem yang khas terdapat di daerah tropis. c. teripang. C. Bahan penyamak kulit dan pupuk hijau. Kadar garam antara 30-35 per mil. Fungsi ekonomis dari hutan mangrove yaitu untuk: a. Rumput Laut Rumput laut tumbuh pada perairan yang memiliki substrat keras yang kokoh untuk tempat melekat.5 m/detik. Kadar garam antara 25-35 per mil. b. Pembagian Laut Menurut Letaknya Menurut letaknya. 4. c. bagian cekungan lautan yang dalamnya 50-200 m. c. Daerahnya landai atau datar. Tumbuhan padang lamun. Zona abisal. Penyerap limbah. Zona litoral atau jalur-pasang. Sebagai penyedia bahan makanan berbagai ikan yang hidup di padang lamun.b. e. Bahan bakar. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan rumput laut yaitu: a. f. d. Kalau terjadi sedimentasi. Kedalaman laut antara 20-30 m. Memiliki muara sungai yang besar dan delta. sehingga sinar matahari dapat menembus. alga. Temperatur antara 20-40 derajat Celcius. b. udang. Penahan amukan angin taufan dan gelombang yang besar. Zona epineritik. bagian cekungan lautan yang terletak di antara pasang naik dan pasang surut. Tempat berkembangbiaknya berbagai macam ikan. e. b. Kedalaman sekitar 10 meter dari permukaan laut. e. Pembagian Laut Menurut Zona Kedalamannya Menurut zona atau jalur kedalamannya. Ekosistem terumbu karang memiliki dua fungsi. yaitu fungsi ekologi dan fungsi ekonomi. Padang Lamun Lamun adalah tumbuhan berbunga yang dapat menyesuaikan diri untuk hidup di dasar laut. . Kedalaman tidak lebih dari 10 meter. e. 2) Bahan bangunan dan jalan. Zona batial. laut dapat dibedakan menjadi beberapa zona sebagai berikut : a. Kecepatan arus sekitar 0. c. c. d. 3) Bahan baku cinderamata dan bahan perhiasan. bahan kertas dan bahan bangunan. Penyedia nutrien bagi biota perairan. 2. serta bahan industri. laut dapat dibagi dalam tiga golongan. Pencegah intrusi air laut. dan kerang mutiara. c. b.000 m. d. Fungsi ekologi terumbu karang yaitu 1) Penyedia nutrien bagi perairan. pertumbuhan terumbu karang terhambat. Ada tidaknya sedimentasi. Adapun fungsi ekologis dari hutan mangrove yaitu a. Perabot rumah tangga. Sebagai bahan untuk membuat pupuk. Zona Pesisir dan Laut Oceanografi adalah ilmu yang mempelajari keadaan lautan. b.000 m. Terbentuknya ekosistem terumbu karang tergantung pada faktor-faktor sebagai berikut a. b. bagian cekungan lautan yang dalamnya 200-2. Perairan laut dangkal berlumpur dan mengandung pasir. d. a. bagian cekungan lautan yang dalamnya > 2. b. Suhu perairan sejuk. 1. Fungsi padang lamun di lingkungan pesisir adalah sebagai berikut: a. yaitu sebagai berikut: . Penahan abrasi. bagian cekungan lautan di antara garis-garis surut dan tempat paling dalam yang masih dapat dicapai oleh daya sinar matahari (pada umumnya sampai sedalam 50 m). Arus laut tidak begitu deras. Fungsi ekonomi terumbu karang yaitu: 1) Menghasilkan berbagai jenis ikan. Kejernihan air laut. 2. sangat tergantung pada faktor-faktor berikut: a. Sebagai perangkap sedimen sehingga terhindar dari erosi. Temperatur antara 25-29 derajat Celcius. d. f. Kadar garam air laut antara 10-30 per mil. Temperatur antara 20-300C. e. d.

3. dan Laut Tengah. Di Samudera Pasifik 1) Di sebelah utara khatulistiwa (a) Arus Khatulistiwa Utara.830 meter. Menurut terjadinya 1) Arus karena perbedaan kadar garam atau berat jenis air laut. memanjang sempit dan terjal. Morfologi Laut dan Gerak Air Laut a. Menurut suhunya 1) Arus panas ialah bila suhu laut lebih pantas daripada suhu air laut di sekitarnya. PERTEMUAN KE 15 : 4. Palung Laut Sunda atau Palung Laut Jawa dengan kedalaman 7.450 meter. dan Pegunungan di Samudera Hindia di sebelah selatan Pulau Jawa memanjang ke arah timur sampai di Nusa Tenggara Timur. misalnya Arus Teluk. Contoh: Laut Karibia. 3) Arus karena perbedaan niveau (beda tinggi muka air). mengalir di sepanjang pesisir barat Amerika Utara ke arah selatan menuju ke khatulistiwa. yang terletak antara Australia dan Pulau Irian. misalnya arus bawah di Selat Gibraltar. 5) Arus karena pasang naik dan surut. memiliki nama atau istilah yang lain. Arus ini merupakan lanjutan arus Kuroshio. dan Palung Laut Jepang dengan kedalaman 9. akan tetapi. 2) Arus atas ialah arus laut yang bergerak di permukaan laut. Contoh: Palung Laut Filipina atau Palung Laut Mindanao dengan kedalaman 10. laut juga dapat dibedakan menjadi tiga golongan sebagai berikut: a. 2) Punggung laut (Redge). Contoh Dangkalan Laut Utara. Morfologi Dasar Laut Di dasar laut. Contoh Pegunungan di Samudera Atlantik. c. Contoh: Cekungan Laut Timur. arahnya menuju ke utara. b. dan Laut Hitam. Pegunungan Atlantik Selatan dari sebelah utara Asension sampai Pulau Bouvet. c. Laut Kaspia. merupakan lanjutan arus khatulistiwa utara karena setelah sampai di dekat Kepulauan Filipina. c. Laut regresi atau Laut menyempit. Macam-macam relief dasar laut antara lain sebagai berikut: Paparan benua (Continental shelf). a.435 meter. yaitu dasar laut yang sangat dalam. b. yaitu dasar laut yang dalam berbentuk oval menyerupai suatu baskom yang luas. Arus laut dan gerakannya di tiga samudera besar dapat dijelaskan sebagai berikut : a. Arus Laut a. Pembagian Laut Menurut Terjadinya Menurut terjadinya. Laut transgresi atau Laut meluas. yaitu laut yang terjadi karena perubahan permukaan air laut positif. yaitu laut yang terletak antara dua benua yang memiliki gejala-gejala gunung api dan mempunyai gugusan pulau-pulau. Laut Jepang. 2) Arus dingin ialah bila suhu arus laut lebih ringan dari laut di sekitarnya. yang terletak di 1) sekitar kepulauan Inggris dan merupakan bagian Benua Eropa. yaitu laut yang terjadi pada zaman es (merupakan kebalikan dari laut transgresi). yaitu bagian lautan yang terletak di pinggir benua serta terhalang dari lautan luas oleh gugusan pulau atau jazirah. Laut ingresi atau Laut tanah turun. yaitu bagian lautan yang hampir seluruhnya dikelilingi oleh daratan. seolaholah merupakan lembah di dasar laut. b. memanjang. merupakan arus panas yang mengalir menuju ke arah barat sejajar dengan garis khatulistiwa dan ditimbulkan serta didorong oleh Angin Pasat Timur Laut. Laut pertengahan atau Laut Tengah. gelombang laut. misalnya arus California. (b) Arus Kuroshio. 2) Arus karena angin. . dan sempit yang di kanan kirinya merupakan laut dalam. 3) Palung Laut (Trench). baik yang disebabkan oleh kenaikan permukaan air laut itu sendiri atau oleh turunnya daratan perlahan-lahan. dan pasang surut air laut. b. yaitu dasar lautan yang dangkal dan merupakan daratan yang meluas serta terdapat di sepanjang pantai. termasuk arus menyimpang (pengaruh daratan) dan arus dingin. Gerak Air Laut Gerakan air laut meliputi arus laut. 4) Arus karena pengaruh daratan/benua. sehingga sebagian dari daratan digenangi air. (c) Arus California. yaitu Pegunungan Atlantik Utara dari Kepulauan Azora sampai ke Sint Paul. Laut pedalaman. Menurut letaknya 1) Arus bawah ialah arus laut yang bergerak di bawah permukaan laut. sebenarnya terdapat relief yang hampir sama seperti di daratan. 4) Cekungan Laut (Basin). Contoh: Luat Baltik. yaitu dasar lautan yang dangkal. misalnya arus Labrador. Laut ini terjadi karena turunnya tanah sebagai akibat tekanan vertikal (gaya endogen) yang menimbulkan patahan. Dangkalan Sahul.Laut tepi.

2) Di sebelah selatan khatulistiwa (a) Arus Khatulistiwa Selatan. merupakan lanjutan dari sebagian arus Angin Barat. merupakan arus dingin yang mengalir dari Laut Kutub Utara ke selatan menyusuri Pantai Timur Tanah Hijau. c. (c) Arus Benguela. merupakan arus dingin yang didorong oleh angin timur dan mengalir dari Selat Bering menuju ke selatan dan berakhir di sebelah timur Kepulauan Jepang karena di tempat ini arus tersebut bertemu dengan arus Kuroshio. Gelombang tsunami di Laut Cina Selatan. merupakan lanjutan dari sebagian Arus Brazilia yang mengalir ke arah timur (pada lintang 300 – 400 LS) sejajar dengan garis ekuator. yang mengalir ke arah utara menyusur Pantai Barat Benua Australia. b. merupakan arus panas yang mengalir menuju ke barat sejajar dengan garis khatulistiwa yang nantinya pecah menjadi dua (Arus Maskarena dan Arus Agulhas setelah sampai di timur Madagaskar). sesuai dengan gerakan angin musim yang menimbulkannya. 2) Di sebelah selatan khatulistiwa (a) Arus Khatulistiwa Selatan. merupakan arus panas. merupakan lanjutan arus khatulistiwa selatan yang mengalir di sepanjang pesisir Australia Timur dari arah utara ke selatan (sebelah timur Great Barrier Reef). merupakan arus panas yang mengalir menuju ke barat sejajar dengan garis khatulistiwa. sehari-hari ombak atau gelombang itu bergerak dari perairan yang luas menjalar menuju pantai kemudian pecah di dekat garis pantai. Gelombang tsunami yang terbentuk akibat tekanan angin badai jauh di depannya . Gelombang memecah pantai. (b) Arus Musim Timur Laut. merupakan arus panas yang mengalir menuju ke timur menyusuri Laut Arab dan Teluk Benguela. (b) Arus Teluk atau Gulfstream. Dikalangan pelaut atau pelayaran menamakannya badai “typhoon” dan gelombang tsunami yang ditimbulkannya disebut “tyhpoon invested waters”. merupakan arus menyimpang dan termasuk arus dingin. yang mengalir ke arah utara menyusuri Pantai Barat Afrika Selatan. terjadi karena siklon tropis. merupakan lanjutan dari sebagian arus Angin Barat. merupakan lanjutan dari sebagai arus Angin Barat yang mengalir di sepanjang barat Amerika Selatan menyusur ke arah utara. merupakan arus menyimpang dan merupakan arus panas. (e) Arus Canari. merupakan arus menyimpang gaya segera diperkuat oleh dorongan angin besar dan merupakan arus panas. (a) Arus Musim Barat Daya. Gelombang adalah alunan permukaan air yang umumnya ditimbulkan oleh tiupan angin di atas laut. 2) Di sebelah selatan khatulistiwa (a) Arus Khatulistiwa Selatan. 3) Di sepanjang garis khatulistiwa Arus pengisi atau arus perata ini disebut “arus kompensasi”.(d) Arus Oyashio. (c) Arus Australia Timur. (d) Arus Angin Barat. (b) Arus Maskarena dan Arus Agulhas. (b) Arus Brazilia. merupakan arus panas yang mengalir menuju ke barat sejajar dengan garis khatulistiwa. merupakan lanjutan dari sebagian arus Angin Barat yang mengalir ke arah selatan menyusuri Pantai Timur Amerika Selatan (khususnya Brazilia). b. (c) Arus Tanah Hijau Timur atau Arus Greenlad Timur. (b) Arus Humboldt atau Arus Peru. (d) Arus Labrador. merupakan lanjutan dari sebagian arus Australia Timur yang mengalir menuju ke timur (pada lintang 300 – 400 LS) dan sejajar dengan garis ekuator. Arus ini didorong oleh Angin Barat. merupakan arus panas yang mengalir menuju ke barat menyusuri Teluk Benguela dan Laut Arab. (d) Arus Angin Barat. a. Di Samudera Hindia 1) Di sebelah utara khatulistiwa Arus laut samudera ini keadaanya berbeda dengan samudera lain. Contohnya adalah Arus Sungsang Khatulistiwa. sebab arah gerakan arus tak tetap dalam setahun melainkan berganti arah dalam setengah tahun. Badai typhoon dengan kecepatan 200-300 km/jam menimbulkan gelombang tsunami menjadi kacau-balau dan beradu satu dengan lainnya dengan tenaga yang luar biasa kuatnya. yang mengalir di sepanjang garis khatulistiwa ke timur dan merupakan arus panas. berasal dari Laut Kutub Utara yang mengalir ke selatan menyusuri pantai timur Labrador. Gelombang tsunami yaitu tinggi gelombangnya lebih 20 meter. sejajar dengan garis khatulistiwa. (c) Arus Angin Barat. Di Samudera Atlantik 1) Di sebelah utara khatulistiwa (a) Arus Khatulistiwa Utara. yang mengalir menuju ke barat.

karena permukaannya selalu tertutup es. Garam. dan Salinitas Air Laut A.34% b. berasal dari tulang-tulang ikan dan kotoran burung pemakan ikan. Suara ini akan dipantulkan kembali oleh dasar laut yang kemudian diterima oleh hidrofon. Besar kecilnya penguapan di tempat tersebut. Magnesium Sulfat (MgSO4) : 4. Untuk mengetahui kedalaman suatu perairan dapat dilakukan pendugaan dengan beberapa cara. 5) Warna ungu. yakni semacam mikrofon dalam air yang dipasang di kapal. misalnya Laut Merah. B. Warna air laut ada beberapa macam karena beberapa sebab berikut: 1) Pada umumnya lautan berwarna biru. Besar kecilnya kadar garam di laut ditentukan oleh faktor-faktor berikut ini: a. Suhu atau Temperatur Air Laut Temperatur atau suhu air laut di suatu tempat ditentukan oleh besar kecilnya pemanasan matahari. Batu duga. Badai siklun dan gelombang tsunami di Asia Selatan. dan sebagainya. letak lintang geografis tempat itu. E. Besar kecilnya atau banyak sedikitnya sungai yang bermuara di tempat tersebut. Kalsium Karbonat (CaCO3) : 0. Menurut Clarke. badai yang bergerak dari Samudera Hindia ke Teluk Benggala dan Laut Arab disebut “Cycloon” (baca: siklon). hal ini disebabkan oleh sinar matahari yang bergelombang pendek (sinar biru) dipantulkan lebih banyak daripada sinar lain. Organisme. Gelombang oleh gempa laut dan gempa vulkanik Gempa tektonik yang episentrumnya di dasar laut (gempa laut) menimbulkan gelombang tsunami yang luar biasa tingginya.78%. globigerine (foraminifera). c. misalnya: Sungai Kuning di Cina (Sungai Huang). dan Indus (Pakistan). Contoh Sumber Daya Laut dan Pemanfaatannya Mineral. Kalsium Sulfat (CaSO4) : 3. Kalium Sulfat (K2SO4) : 2. Brahmaputra (Bangladesh).22% c.5 mm dan digulungkan pada sebuah tromol dari sebuah katrol. antara lain sebagai berikut: a.88% g. d. misalnya laut di Kutub Utara dan Kutub Selatan. 2. . Kualitas Air Laut Kualitas air laut ditentukan oleh kosentrasi bahan kimia terlarut dalam air. Natrium Klorida (NaCl) : 77. 6) Warna hitam. Kecerahan. 3. karena di dasarnya terdapat lumpur hitam. di dalam air laut terdapat larutan garam seperti: a.akan merambat dengan permukaan lebih tinggi daripada permukaan air di sekitarnya. Kualitas. Biasanya pada alat ini digunakan kawat piano yang berdiameter 1-1. 2) Warna kuning. karena adanya organisme kecil yang mengeluarkan sinar-sinar fosfor. Kalium karbonat. dari atas kapal dikirimkan gelombang suara ke arah dasar laut melalui sebuah alat yang disebut echo sounder. Warna merah. b. berasal dari kerang. misalnya Laut Ambon. C. akrena adanya lumpur yang diendapkan dekat pantai yang memantulkan warna hijau dan karena adanya plankton-plankton dalam jumlah besar.64% d. karena dasarnya terdapat lumpur kuning. karena banyaknya binatang-binatang kecil berwarna merah yang terapung-apung. berasal dari sebangsa lumut (pottash). 4) Warna putih. d. 4. Magnesium Klorida (MgCl3) : 10. dan Endapatan Laut Mineral laut berasal dari daratan yang dibawa oleh aliran sungai-sungai. misalnya Laut Hitam. Besar kecilnya curah hujan di tempat tersebut. 3) Warna hijau. Hampir setiap tahun siklon dan gelombang tsunami menyumbat muara Sungai Gangga (India).60% e. Suhu. pada sebuah kapal ditempatkan sebuah peralatan pengukur. Kecerahan Air Laut Kecerahan atau warna air laut tergantung pada zat-zat organik maupun anorganik yang ada di laut. PERTEMUAN KE 16 D. Gema duga. Kekayaan fauna dan flora laut sama halnya dengan daratan. tempat-tempat pembuatan garam dijumpai di Pulau Madura dan Rembang.74% f. dan biasanya untuk pupuk. Kapur. c. Fosfat. Gelombang semacam ini disebut “alun timbul” atau dalam dunia pelayaran lazim disebut “deining”. Mineral itu antara lain adalah: 1. b. Banyak sedikitnya air yang berasal dari gletser. Magnesium Bromida (MgBr2) : 0. Pada umumnya organisme laut dapat dibagi menjadi dua bagian. dan keadaan angin. 5. Salinitas Air Laut Salinitas atau kadar garam air laut ialah banyaknya garam (dinyatakan dengan gram) yang terdapat dalam satu liter air laut.

terutama materi-materi dari daratan yang dibawa oleh sungai-sungai. b. h. Dalam memanfaatkan sumber daya laut harus diperhitungkan proses pengembangan alam agar sumber daya laut tidak habis. Pemerintah Indonesia mengeluarkan Undang-undang No. terutama terdiri dari kapur berasam arang dan asam kersik. yaitu endapan yang terdiri atas sisa-sisa halus. e. G. ialah golongan organisme yang tidak mempunyai alat-alat badan sendiri untuk bergerak. Pada tanggal 18 Februari 1960 dikeluarkan pula Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) No. Beberapa jenis endapan lumpur berturut-turut dari pantai ke laut dalam : 1) Endapan lumpur terigen. Kebijaksanaan samudera harus meliputi dunia sebab. Endapan lumpur radiolaria atau lumpur laut merah. misalnya landak laut. jadi tidak ada bagian samudera tertutup yang digunakan sendiri untuk tujuan tertentu. Sisa hasil industri dilarang dibuang ke laut sebab mempengaruhi keanekaragaman dan kesehatan jenis kehidupan di samudera. Vitalitas samudera harus dilestarikan. yaitu: (1) Nekton. pada tanggal 13 Desember 1957 pemerintah Indonesia mengeluarkan suatu deklarasi yang dikenal dengan Deklarasi Juanda yang melahirkan Wawasan Nusantara. siput laut. ada konsekuensinya terhadap semua orang. ubur-ubur. 2) Endapan lumpur globigerina. Bentos ini dapat pula dibagi menjadi dua golongan. Sebagai prasarana perhubungan dan pengangkutan 2. misalnya tiram. Sebagai pengatur iklim 6. ialah binatang-binatang laut yang hidupnya di dasar laut. 4 tahun 1960 tentang wilayah perairan Indonesia dengan negara-negara tetangga sebagai berikut. Wawasan Nusantara dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Dalam upaya mengelola perairan laut untuk pelestariannya. Lalu lintas samudera harus aman dan tertib. pengelola sumber daya bahan mineral. Contoh: semua jenis ikan. d. ialah organisme yang hidupnya tak tergantung pada dasar laut dan umumnya menjadi penghuni lapisan air bagian atas. 4 tahun 1960 yang menjamin adanya hak lintas damai (innocent passage) bagi kapal-kapal asing di perairan Indonesia. 2) Pelagos. Sebagai tempat rekreasi 5. Contoh: jenis-jenis binatang bersel satu : radiolaria. Sebagai pembangkit tenaga 3. (2) Plankton. Pemanfaatan dan Pelestarian Perairan Laut Manfaat wilayah perairan laut dalam kaitannya dengan kehidupan dapat dirinci sebagai berikut. dan tumbuh-tumbuhan bersel satu: algae. Gerakan mereka tergantung pada arus yang disebabkan oleh angin atau perbedaan suhu. a. Sebagai lahan perikanan 4. g. ialah golongan organisme yang mempunyai alat badan sendiri untuk bergerak sehingga dapat tinggal di daerah tertentu yang menyediakan banyak makanan atau tempat-tempat yang keadaannya baik bagi mereka. dan sebagainya. yaitu endapan yang sebagian berasal dari hasil-hasil letusan gunung api di dalam laut dan sebagian berasal dari sisa-sisa binatang yang amat kecil yang berangka zat kersik. Semua negara harus memikul tanggung jawab menjadi penjaga. 3) . yaitu endapan yang terdiri atas sisa-sisa binatang dan tumbuhtumbuhan yang telah mati. i. baik pemakaian maupun penyalahgunaan laut. Samudera harus digunakan untu perdamaian bukan untuk perang. maka diperlukan rangkaian peraturan dan garis pedoman yang seragam. diatomea. ikan dan lain sebagainya atas perairan lepas pantai sampai 200 mil yang telah ditetapkan. Sebagai tempat pertahanan dan keamanan Dalam Konferensi Hukum Laut tahun 1984 telah ditetapkan pedoman-pedoman pelestarian laut sebagai berikut: a. demikian juga binatang-binatang bersel banyak yang kecil seperti sebangsa udang kecil-kecil. yang bergerak di dasar laut. RI dengan Malaysia: mengenai landas kontinental Selat Malaka dan Laut Natuna (Laut Cina Selatan). foraminifera. Dalam deklarasi itu ditentukan bahwa batas perairan wilayah Indonesia adalah 12 mil dari garis dasar pantai masing-masing pulau sampai titik terluar. Pengetahuan mengenai kehidupan di laut harus ditingkatkan dan disebarkan. koral. dan sebagainya. Perjanjian ini diadakan di Kuala Lumpur tanggal 27 Oktober 1969 dan mulai berlaku tanggal 7 November 1969. f. atmosfer. Pada tahun 1973. yaitu: (1) Bentos sesial. Harus dibentuk satu Otorita Samudera Dunia. 1. Kebijaksanaan samudera harus mencakup semua sistem air tawar. yang hidupnya terikat pada suatu tempat. 1 tahun 1973 tentang Landas Kontinen Indonesia yang secara langsung mengukuhkan Perpu No. F. Pelagos dapat dibedakan menjadi dua golongan. Sebelumnya berlaku hak lintas bebas (free passage).1) Bentos. dan samudera semuanya tadi adalah mata rantai daur air. Sebagai lahan pertanian laut (revolusi biru) 7. jenis-jenis brochipoda dan sebagainya. dan (2) Bentos vagil. c.

Laut Cina Selatan. d. RI dengan Australia: mengenai penetapan garis batas daerah-daerah dasar laut selatan Pulau Tanimbar dan Pulau Timor. Bagian Utara berbatasan dengan Selat Malaka. dan di bawah laut menjadi “hak eksklusif” Negara Republik Indonesia. Perjanjian ini diadakan di Jakarta tanggal 9 Oktober 1973 dan mulai berlaku tanggal 8 November 1973. dapat disimpulkan bahwa batas wilayah negara Indonesia adalah: a. Malaysia. berbatasan dengan Samudera Pasifik dan Papua Nugini. . RI dengan Australia: mengenai penetapan garis batas dasar laut tertentu (Laut Arafuru dan daerah Utara Papua – Papua Nugini). c. Perjanjian ini diadakan di Bangkok tanggal 17 Desember 1971 dan mulai berlaku tanggal 7 April 1972. c. Laut Sulawesi. Pada tanggal 21 Maret 1980 Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan pengumuman tentang Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia sejauh 200 mil. Perjanjian ini diadakan di Canberra tanggal 18 Mei 1971 dan mulai berlaku tanggal 18 November 1973. dasar laut. RI dengan Malaysia dan Thailand: mengenai landas kontinen Selat Malaka bagian Utara. segala sumber daya hayati maupun sumber daya alam lainnya yang berada di bawah permukaan laut. Perjanjian ini diadakan di Jakarta tanggal 8 Agustus 1974 dan mulai berlaku pada saat ditandatangani.RI dengan Thailand: mengenai landas kontinen Selat Malaka bagian Utara dan Laut Andaman. e. b. RI dengan Singapura: mengenai penetapan garis batas laut wilayah (laut teritorial). diukur dari garis dasar wilayah darat Indonesia. Laut Arafuru (antara Papua (Irian Jaya) dan Australia). berbatasan dengan Samudera Hindia (Indonesia). Perjanjian ini diadakan di Kuala Lumpur tanggal 21 Desember 1971 dan mulai berlaku tanggal 16 Juli 1973. Bagian Timur. Perjanjian ini diadakan di Jakarta tanggal 25 Mei 1973 dan mulai berlaku pada saat ditandatangani. RI dengan India: mengenai penetapan garis batas dan landas kontinen Laut Andaman. Dari uraian di atas. Bagian Selatan. g. Bagian Barat. berbatasan dengan Timor Timur. b. Menurut ZEE. dan Samudera Pasifik. dan Samudera Hindia. f.