3) Insekta : Insekta memiliki alat ekskresi Tubula atau Pembuluh Malpighi.

Mekanismenya :
Pembuluh Malpighi bagian dalam tersusun oleh selapis sel epitelyang berperan dalam pemindahan urea, limbah nitrogen dan air dari hemolimfa ke dalam rongga pembuluh.Bahan" yang penting danair masuk kedalam pembluh lalu diserap kembali oleh rektum secara osmosis untuk diedarkanke seluruh tubuh melalui hemolimfa, sebaliknya bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai kristal asam urat yang akan dikeluarkan melalui anus.

. Organ Sistem Ekskresi Serangga. Alat ekskresi pada serangga, contohnya belalang adalah tubulus Malpighi (Gambar 8.11). Badan Malpighi berbentuk buluh-buluh halus yang terikat pada ujung usus posterior belalang dan berwarna kekuningan. Zat-zat buangan diambil dari cairan tubuh (hemolimfa) oleh saluran Malpighi di bagian ujung. Kemudian, cairan masuk ke bagian proksimal lalu masuk ke usus belakang dan dikeluarkan bersama feses dalam bentuk kristalkristal asam urat (Hopson & Wessells, 1990: 598).

12 Sistem ekskresi pada (a) ikan air tawar dan (b) ikan air laut. ikan air tawar menjaga jaringan tubuhnya agar tetap dalam keadaan hipertonik. memiliki cara adaptasi yang berbeda. Dengan sedikit minum dan mengeluarkan urine dalam volume besar. sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan sekitarnya. Tubulus ginjal pada ikan mengalami modifikasi menjadi saluran yang berperan dalam transport spermatozoa (duktus eferen) ke arah kloaka. Organ Sistem Ekskresi Pisces (Ikan). Ikan air laut tidak memiliki glomerulus sehingga mekanisme filtrasi tidak terjadi dan reabsorpsi pada tubulus juga terjadi dalam skala yang kecil. mesonefros akan berkembang menjadi ginjal opistonefros. .12). Ginjal pada ikan adalah sepasang ginjal sederhana yang disebut mesonefros. Ikan yang hidup di air laut. Ikan memiliki bentuk ginjal yang berbeda. ikan air laut beradaptasi dengan banyak meminum air laut. Ekskresi amonia dilakukan dengan cara difusi melalui insangnya. misalnya hiu. melakukan desalinasi (menghilangkan kadar garam dengan melepaskannya lewat insang). Pada ikan air tawar. kondisi lingkungan sekitar yang hipotonis membuat jaringan ikan sangat mudah mengalami kelebihan cairan. Hal ini berbeda dengan pengeluaran urine dari ikan Chondrichthyes. Mekanisme filtrasi dan reabsorpsi juga terjadi pada ginjal ikan. dan menghasilkan sedikit urine (Gambar 8. sedangkan air hanya sedikit diserap. Ikan air laut sangat mudah mengalami dehidrasi karena air dalam tubuhnya akan cenderung mengalir keluar ke lingkungan sekitar melalui insang.a. Ginjal ikan air tawar memiliki kemiripan dengan ginjal manusia. Ikan hiu mengeluarkan urine melalui seluruh permukaan kulitnya. mengikuti perbedaan tekanan osmotik. Mineral dan zat-zat makanan lebih banyak diabsorbsi. Gambar 8. Urine yang dihasilkan akan dikeluarkan melalui lubang di dekat anus. Oleh karena itu. Setelah dewasa.