A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

A to Z

Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK. A
ADEG IRAS, PAMOR, adalah nama pamor yang menyerupai garis lurus mulai dari ujung bilah sampai pangkalnya yang bersinggungan dengan bagian ganja. Pada bagian ganja, pamor ini seolah menyambung lagi sampai kebagian yang bersinggungan dengan pesi. Pamor ini dinilai baik tuahnya dan tergolong pamor langka. ADEG SIJI, lihat SADA SA’LER. ADEG WENGKON, lihat TEJA KINURUNG. AENGTONG TONG, nama desa di Serunggi, Sumenep yang sampai kini masih membuat keris dan tombak. Desa ini dulu merupakan tempat tinggal para EMPU yang memenuhi kebutuhan kerajaan Sumenep dan kini masih ada beberapa orang yang bekerja sebagai pandai keris seperti Jaknal, Jembar, Jekri, Hoji dan lain lain. AEROLIT, adalah batu pamor yang sangat keras dan berasal meteor, bila telah menjadi pamor akan berwarna kuning keabu-abuan. Gradasi warnanya tidak terlalu kontras dibandingkan dengan kehitaman warna besi dasar sehingga sulit dilihat mata, pamor dari bahan ini sering juga disebut Jalada. AKHODIYAT, PAMOR, adalah bagian dari kelompok pamor yang memiliki kecemerlangan lebih gemerlap dari bagian pamor lainnya. Pada satu permukaan bilah keris, ada bagian yang kecemerlangan pamornya menonjol dibanding kecemerlangan pamor disekitarnya dan sepintas lalu mirip dengan lelehan logam keperakan yang putih mengkilap. Menurut EMPU Fausan Pusposukadgo, ini terjadi karena suhu yang tepat pada saat penempaan dan bukan dibuat oleh logam perak seperti dugaan orang, Pamor ini tidak dapat direncanakan dan tergolong pamor Tiban, pamor ini banyak disukai orang, di Madura dan Jawa Timur disebut Pamor Deling. AKIM, nama seorang pembuat keris yang hidup diawal abad 20, dijaman penjajahan Belanda dan tinggal di kampung 21 Ilir, Palembang. ALIAMAI, sebutan orang Serawak, Brunei, Sabah dan sebagian penduduk Mindanau Selatan untuk menyebut keris. Diperkirakan dari bahasa Sulu di Mindanau Selatan. ALIP, nama pamor yang selalu menempati sor-soran, terutama pada sebilah keris, namun kadang ditemui juga di tombak. Termasuk pamor titipan dan pamor Rekan. Bentuknya hanya merupakan garis lurus, tebal sepanjang sekitar 4 sampai 6 cm dan kadangkala ujung garis itu membelok patah sedikit. Pamor Alip bukan merupakan pamor Sada Saler terputus, tetapi sengaja dibuat begitu dan karena titipan kadangkala terdapat disela pamor lainnya yang lebih dominan. Bagi sebagian orang, pamor ini mempunyai tuah baik yakni memperkuat iman, tahan godaan dan tidak tergolong pamor pemilih hanya pemiliknya harus berpantang terhadap beberapa hal. AMBANYU MILI, lihat ILINING WARIH. AMBER, MINYAK, campuran minyak keris dengan bau yang keras memberi kesan sakral, ada yang menyebut minyak Misik.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

1

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

ANDA AGUNG, salah satu bentuk pamor berbentuk garisgaris menyudut, bersusun-susun, berjajar keatas dari pangkal keujung bilah, tergolong pamor tidak pemilih dan dipercaya dapat memperlancar karier. Termasuk pamor Miring.

ANGGA CUWIRI, EMPU terkenal pada jaman kerajaan Majapahit sekitar abad 14, buatannya dikenali dengan tanda sebagai berikut : Ganjanya relatif berukuran panjang dibanding dengan keris buatan jaman Majapahit lainnya. Gulu melednya berkesan kekar dan kokoh. Buntut cecaknya tergolong ngunceng mati. Bagian gendokannya montok, gembung. Bilah kerisnya berukuran sedang tetapi agak ramping dan agak tebal, besinya matang tempaan berwarna hitam kebiruan namun mempunyai kesan kering. Dibanding dengan bentuk keris secara menyeluruh, bagian sor-soran agak terlalu lebar, blumbangannya juga lebar dan luas. Pamornya sederhana, kebanyakan Wos Wutah atau Pulo Tirto. Keris buatan EMPU Angga Cuwiri mempunyai kesan penampilan yang keras, berwibawa dan meyakinkan.

ANDORAN, salah satu cara mengenakan keris sebagai pakaian kelengkapan Adat Jawa Tengah terutama di Surakarta. Keris diselipkan di sela lipatan sabuk lontong, diantara lipatan kedua dan ketiga. Kedudukan keris tegak, ditengah punggung si pemakai sedangkan hulu dan warangka keris menghadap kekiri. Cara ini dipakai untuk menghadap orang yang dihormati, umpamanya Raja atau berada ditempat yang perlu dihormati seperti mesjid, makam dan sebagainya.

ANGGABAH KOPONG, salah satu dari 4 macam bentuk ujung sebilah keris atau tombak, menyerupai sekam padi kopong biasanya buatan Pajajaran atau Tuban banyak yang berbentuk Anggabah Kopong. ANJANI, NI EMPU, EMPU wanita terkenal dijaman Pajajaran sekitar abad 11, umumnya bilahnya tipis, panjangnya cukup dan manis, besinya pilihan, tempaan matang dan berwarna hitam. Pamornya tergolong Mubyar, biasanya Udan Mas, Wos Wutah atau Pendaringan Kebak dan pamor sejenis itu. ANGGREK KAMAROGAN, KINATAH, adalah hiasan berupa pahatan relief (gambar timbul) pada sebilah keris atau tombak. Bentuknya berupa rangkaian bunga anggrek. Pahatan ini hampir selalu dilapisi dengan logam emas atau emas dan perak, paling sedikit hiasan ini memenuhi setengah bilah. Dahulu yang berhak memakai ini hanya kerabat Raja dan Patihnya saja.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

2

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

ANOMAN, Nama dapur keris Luk Lima. Ukuran panjang bilahnya sedang, memakai kembang kacang, lambe gajahnya hanya satu, pakai ri pandan, sogokannya rangkap dan panjang sampai kepucuk bilah, selain itu tidak ada ricikan lain. Keris ini gampang dikenali karena sogokannya yang panjang tersebut.

ANUKARTO, PAMOR, lihat pamor rekan. AREN, KAYU, jenis kayu biasanya untuk tangkai tombak (Landeyan, bahasa Jawa), karena cukup berat biasa dipakai prajurit berbadan cukup kuat. ARJANATI, KANJENG KYAI, salah satu tombak pusaka Pura Pakualaman, Yogyakarta. Bentuknya tidak biasa termasuk Kalawija, bilah lurus, pipih dan dibagian pangkal seolah digigit moncong Naga bersayap. Sayap naga tersebut dua susun, depan dan belakang dan masing masing susun memiliki lima bulu. Tombak ini tergolong nom-noman. ASIHAN, PAMOR, gambar motifnya seolah menyatu antara gambar yang ada di bilah keris dan pamor yang ada di bagian ganja nya, pamor ini tidak berdiri sendiri dan selalu digabingkan dengan pamor lain yang lebih dominan seperti Ngulit Semangka Asihan dan sebagainya. AWAR-AWAR, KAYU, sering dipakai untuk rangka keris karena memiliki poleng hitam seperti kayu Timoho walau tidak seindah Timoho serta bahannya lunak.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

3

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

B
BADAELA, pamor yang dianggap kurang baik termasuk pamor tiban dan terletak di sor-soran, karena tuahnya buruk maka sering diberikan ke museum atau dilarung.

BAKUNG, nama dapur keris luk lima, ukuran panjang bilahnya sedang. Cekungan pejetannya dalam, tikel alis dan greneng, selain itu tidak ada ricikan lain. BALEBANG, dapur keris luk lima, ukuran panjang bilah sedang, kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap pakai sraweyan, tanpa greneng. Selain luk lima juga ada Balebang luk tujuh dengan kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap dan sraweyan. BALEWISA, KANJENG KYAI, pusaka Kraton Yogyakarta, berdapur Parungsari, wrangka dari kayu Timoho dengan pendok bunton terbuat dari suasa. Semula milik Tumenggung Sasranegara kemudian diberikan ke anaknya Tumenggung Sasradiningrat yang menjadi menantu Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I, keris ini kembali ke Kraton dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V.

BANGO DOLOG, Dapur keris luk tiga , ukuran bilah sedang, memakai kembang kacang, lambe gajah dua, pejetannya dangkal, memakai tikel alis. Bagian belakang bilah, dipangkal (sor-soran) tepinya tidak tajam sampai ke luk yang ke dua selain itu tidak ada ricikan lainnya.

BANCEAN, Wrangka kombinasi gaya Surakarta dan Yogyakarta disebut juga Bincihan. BANDOTAN, Salah satu dapur tombak luk tujuh, sepertiga panjang tombak lurus sedangkan dua pertiga baru ada luk nya, sisi kiri/kanan bawah ada gandiknya berukir naga kadang dihias kinatah, badan kedua naga tersebut menyatu dan menghilang membentuk ada-ada yang besar dan menonjol mengikuti luk. BANJURA, KI EMPU, seorang EMPU pada kerajaan Demak dan jarang tercatat dibuku, buatannya bentuk ganjanya datar, rata dan tipis, guru melednya kecil , sirah cicaknya panjang tetapi tidak sampai meruncing pada bagian ujung. Bilahnya sedang dan ramping seperti buatan EMPU Majapahit tetapi besinya memberi kesan “kering” berpori dan kurang tempaan, pamornya sederhana, kembang kacangnya ramping tetapi lingkarannya besar, blumbangannya berukuran dalam tapi sempit, sogokannya dangkal dan panjangnya cukup, secara keseluruhan memberi kesan wingit. BANYAK ANGREM, salah satu dapur tombak seperti angsa mengeram, tidak symetris, lebar bagian bawah, permukaan datar tetapi memakai ada-ada tipis ditengah bilah, ricikan lain tidak ada. Dapur ini banyak terdapat pada tombak lama dan dibuat bukan untuk berperang tetapi sebagai pusaka.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

4

Permukaan bilah tombak berdapur umumnya nggigir sapi. Sisi bilah paling bawah bentuknya menyudut. BARU. guru meled juga panjang. wingit. ada yang menyebut namanya Ciung Wanara. Bentuknya merupakan berkas garis yang melengkung setengah lingkaran atau menyudut dan tergolong pamor miring serta pamor rekan . tidak memakai ada-ada tetapi memakai bungkul berukuran besar namun tipis dan tidak begitu menonjol. BARU. memakai ada-ada dan bungkul kecil. biasa dipakai orang Malaysia. tetapi permukaan bilah yang menghadap kebawah bentuknya datar. Bilahnya simetris. Tombak ini memakai kruwingan dikiri kanan bagian bungkul tetapi permukaan bilahnya tidak memakai ada-ada. BARU PENATAS. pipih dan tipis. bagian tengah ada tekukan landai seperti pinggang tetapi tidak begitu ramping. memakai bungkul diatas mentuk. Tombak ini memakai bungkul dibagian sor-soran. permukaan bilah tombak diatas bagian bungkul berbentuk ngadal meteng. Bentuk menyerupai daun bambu dengan sedikit lekukan landai dibagian bawah pinggangnya. besi keris hitam berkesan padat dan liat dan secara keseluruhan memberi kesan angker. tombak salah satu dapur lurus. diatas bagian metuk ada bungkul besar. Lebar bagian bawah pinggang sedikit lebih kecil dari atas pinggang. BARU KARNA. menyerupai daun bambu. nama salah satu dapur tombak lurus. lihat BARU KUPING. nama salah satu dapur tombak lurus. bilahnya simetris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BANYAK WIDE. pamor yang selalu menempati bagian sor-soran sebuah keris. salah satu dapur tombak lurus. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 5 . KANGJENG KIAI. permukaan bilah tombak diatas bungkul berbentuk ngadal meteng. nama salah satu dapur tombak lurus. BARU CEKEL. BARU KALANTAKA. sirah cecak membulat tetapi tepat bagian cocor meruncing kecil . BARU GRONONG. lebar bagian bawah pinggang lebih besar daripada bagian atas. Bilahnya agak tebal. Lebar bilah bagian atas lebih sempit disbanding bagian bawah pinggang. bilah diatas sor-soran berbentuk ngadal meteng. banyak dijumpai terutama pada tombak buatan Majapahit dan Belambangan. Memakai ada-ada. tipis. nama salah satu dapur tombak lurus. KANGJENG KYAI. dengan sedikit lekukan landai pada bagian bawahnya. hasil karyanya ganjanya tergolong panjang (ganja wuwung). EMPU. Mempunyai lekukan seperti pinggang ditengah. Bagian dibawah pinggang ini lebih besar daripada bagian diatasnya. Sisi bilah yang menghadap kearah bawah membulat membentuk semacam separuh elips. tombak pusaka Kraton Yogyakarta. dibawah ada-ada ada bungkul kecil. simetris. Hampir mirip bentuknya dengan tombak dapur Baru. BARU TEROPONG. semula milik Ki Sawunggaling dari Bagelen kemudian diberikan ke Pangeran Mangkubumi melawan penjajahan Belanda. sebutan bagi pamor Luwu. badik. hidup jaman Pajajaran. salah satu dapur tombak lurus. Keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Carita Luk 11. mempunyai lekukan landai dibagian tengah bilah yang menyerupai pinggang. Dapur Baru ini tergolong popular. Lebar bilah bagian bawah sedikit lebih lebar daripada bagian atas pinggang. bentuknya pipih. pedang atau tombak. BARU KUPING. wrangkanya kayu Trembalo. pendoknya emas blimbingan rinaja warna. tuahnya bisa melindungi dari bahaya tak terduga. berdapur baru. bilahnya simetris. BATU LAPAK. dibagian sisi tengah bilah ada lekukan landai membentuk semacam pinggang yang tidak begitu ramping. bagian tengah bilah agak kebawah ada tekukan landai membentuk semacam pinggang yang cukup ramping. BASSI PAMARO. Singapore dan Brunei dan menjadi bahan dagangan semenjak jaman Majapahit. BATANG GAJAH. Diatas metuk ada bungkul.

tembaga. tanda kerisnya Panjang bilah sedang. gambaran pada wrangka kayu Timoho yang berupa bintik besar dan kecil berwarna hitam tersebar tak beraturan. seng. kembang kacangnya bagus tetapi lambe gajahnya tergolong kecil. lihat MASUH. pejetannya dangkal. golok pendek dan orang orang tua mengatakan bahwa besi kuningan merupakan campuran unsure besi. masing masing gumpalan terpisah jarak 0. Tuahnya memelihara ketenangan dan ketentraman rumah tangga. gandiknya panjang. bagian ganja agak sempit dibandingkan buatan Tuban lainnya dan termasuk ganja wuwung.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BAWANG SEBUNGKAL. BERAS WUTAH. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 6 . BEKEL JATI. pamor yang gambarnya merupakan bentuk gumpalan yang mengelompok rapat. Sogokannya dangkal dan pendek. lebar bilah dan ketebalannya cukup. Panjang bilahnya pendek lurus. BESUT. Bendo Segara. EMPU. Dipercaya mempunyai kekuatan gaib menjadi orang kebal terhadap senjata lain. BENDO SAGODO. perak. condong kedepan sehingga berkesan menunduk. hidup di Tuban pada jaman Majapahit. menempati sor-soran keris tergolong pamor miring dan rekan. janurnya dibuat agak tumpul dan umumnya berpamor Wos Wutah. pamor dengan bentuk mirip dengan irisan bawang. lihat WOS WUTAH. BETOK. katanya mempunyai tuah yang baik untuk mencari rezeki. Udan Mas. BERAS WUTAH PELET. timbal. emas. atau wesi kuning sebutan senjata tradisional yang terbuat logam bewarna kuning biasa berbentuk bukan keris tetapi pangot. patrem. salah satu dapur keris berukuran bilahnya lebar dibandingkan bilah keris lainnya. Tuahnya gampang mencari rezeki dan pamor ini tidak pemilih. timah putih. BESI KUNING. dan merupakan keris yang tua umurnya. Jika kerisnya berluk. maka luk nya dangkal (kemba).5 cm – 1 cm dan tergolong pamor rekan.

bentuknya menyerupai pinggang yang sempit dan ramping. sogokannya dua. bagian bawah pinggang ini lebih lebar dibandingkan bagian atas pinggang. Wrangkanya terbuat dari kayu Timoho dengan pendok dari emas bertahta berlian. bagian bawah pinggang ini lebih lebar dibandingkan bagian atas pinggang. nama pusaka kraton Yogyakarta berdapur Pasopati berpamor sekar pala dengan wrangka kayu cendana. tanpa tikel alis. Semula ini punya Sultan HAMENGKU BUWONO I yang dianugrahkan ke Pangeran Hadikusuma. memakai kembang kacang. memakai greneng lengkap atau hanya ri pandan. BIRING DRAJIT. Disisi paling bawah ada dua bagian yang menyudut. luk 11. BLANDARAN . BIRING LANANG. ukurannya normal. Pamor ini tergolong mahal dan susah pembuatannya. Keris ini merupakan putran atau duplikat dari pusaka kraton Surakarta yang juga bernama Kyai Blabar. ricikannya memakai kembang kacang. Tombak ini memakai ada-ada tipis ditengah bilah mulai bawah sampai ke ujung. salah satu dapur tombak lurus. Sisi bilah tombak di bagian tengah ada lekukan dalam. berdapur Carita. Disisi paling bawah ada dua bagian yang menyudut. BIRAWA. akhirnya setelah berganti ganti pemilik kembali lagi ke Kraton dengan harga 300 ripis.bentuknya menyerupai pinggang yang sempit dan ramping. KANGJENG KYAI. Sisi bilah tombak di bagian tengah ada lekukan dalam. terbuat dari kayu keras dengan KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 7 . dahulu digunakan prajurit berkuda mengejar musuh atau acara Rampogan dan Watangan (latihan perang-perangan untuk prajurit berkuda) setelah ujungnya diganti dengan semacam bahan lunak. BLANDONGAN. jenggot susun. pendok dibuat emas murni dan berbentuk blewehan. BLARAK NGIRID. Semula dimiliki Pangeran Hadikusumo tetapi pada pemerintahan HAMENGKU BUWONO V ditarik kembali ke kraton. BLABAR. alat untuk merendam tosan aji sebelum dicuci dan diwarangi. salah satu dapur keris luk 13. tangkai tombak sekitar 3 atau 4 meter panjangnya. Separuh bilah tombak kebawah permukaannya berbentuk ngadal meteng tetapi selebihnya datar saja. pamor ini kadang disebut Blarak Sinered atau Blarak Ginered. bilahnya simetris. tanpa sogokan. lambe gajah dua. putranya. Separuh bilah tombak kebawah permukaannya berbentuk ngadal meteng tetapi selebihnya datar saja. KANGJENG KYAI. LANDEYAN. Tombak ini memakai ada-ada tipis ditengah bilah mulai bawah sampai ke ujung. salah satu dapur tombak lurus seperti Biring Drajit. Selain itu memakai Sraweyan dan greneng lengkap. keris pusaka Kraton Yogyakarta. lambe gajah satu. termasuk pamor miring dan rekan bentuknya mirip daun kelapa dengan pelepahnya dan tuahnya untuk kewibawaan dan kepemimpinan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BIMA KURDA. Selain luk 13 ada juga yang luk 23 dan ukuran kerisnya lebih panjang dari kalawija.

sirah cicaknya tidak begitu meruncing pada ujungnya. BRAJAGUNA III.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK ukuran 70 cm x 20 cm x 15 cm. Bentuk ganjanya agak melengkung. sisi bilah tengah ada lekukan landai membentuk pinggang yang ramping menyempit. pada jaman HAMENGKU BUWONO V dikembalikan ke Kraton. seorang EMPU terkenal dijaman Surakarta. BONGKOT. perbedaan karyanya adalah ganjanya lebih lebar. BONG AMPEL. Kalau tanpa kembang kacang. banyak menggunakan baja pada pembuatannya. tebalnya sekitar 2 kali lipat dan berbentuk ngadal meteng. keris buatannya mirip buatan ayahnya hanya agak lebih pendek. hidup dijaman PAKU BUWONO V. banyak dimiliki pengusaha . dikiri kanan garis ada bulatan bulatan kecil yang menempel garis . Tanda tanda lain. Ia membuat hampir semua motif pamor namun yang terbanyak adalah Wos Wutah. Sogokannya makin menyempit kearah ujung. gagah dan meyakinkan. Penampilan keris keras. menancapnya pamor pada bilah kuat dan pandes. Keris dan tombak buatannya terkenal amat kuat dan dapat menembus perisai. Disisi bilah bagian bawah ada dua tonjolan menyudut. Ron Ganduru. Karyanya dikenali sebagai berikut. Semula milik Penembahan Mangkurat. Pamornya rumit. pusaka kraton Jogya. EMPU terkenal jaman Surakarta dan buatannya sering disebut tangguh Mangkubumen. tergolong pamor rekan. Permukaan seluruh tombak ini ngadal meteng. BONANG RINENTENG. bilahnya berukuran agak panjang disbanding keris buatan Mataram. simetris. berdapur Sabuk Inten. hidup pada jaman PAKU BUWONO IV di Surakarta. Kara Welang. salah satu dapur tombak lurus. Guru meled dan wetengannya berukuran sedang. BOWOROSO. Pedaringan Kebak. lihat BUNGKUL. kalau membuat pamor miring rapi sekali. Tuahnya membawa rezeki dan berwibawa tinggi. organisasi pecinta keris di Surakarta. Blumbangannya dangkal. EMPU. lembut dan biasanya merata di seluruh permukaan bilah. Blandongan disebut juga Kowen. bentuknya agak melengkung. Jalen dan lambe gajahnya berukuran sedang. anak dari EMPU Brajaguna I. cucu Brajaguna I. BONGGOL. merupakan garis lurus ditengah bilah keris atau tombak mulai dari ujung pangkal sampai ujung bilah. wetengannya ramping. buntut urang melebar KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 8 . lihat SOR-SORAN. wrangka dari Timoho.5 cm dan bulatan terdiri dari lingkaran yang tersusun. BRAJAKARYA. BONTIT. luk 11. EMPU. Wengkon. gandiknya agak miring. BRAJAGUNA II. sirah cecak meruncing diujungnya. KANGJENG KYAI. BLUMBANGAN. tengahnya ada lekukan dan kadang diukir. Lar Gangsir. Naga Rangsang. banyak yang mengatakan EMPU ini berasal dari Madura. Ganjanya tergolong ganja Sebit Ron Tal. putra HAMENGKU BUWONO II. EMPU. atau Pejetan atau Pijetan adalah bagian keris yang berupa cekungan atau lekukan pada bagian bawah bilah keris letaknya dibelakang bagian gandik dan didepan bagian bungkul. pendok bunton dari suasa. BRAJAGUNA I. Kalau membuat kembang kacang bentuknya serupa gelung wayang. antar lingkaran berjarak 1 – 1. jalur pamor tidak ada yang bertindihan satu sama lain.

Kalau membuat kembang kacang seperti gelung wayang. biasanya pamornya nginden. rumit dan sering nginden. Karyanya dikenali dengan ganjanya tergolong Sebit Ron Tal. secara keseluruhan kerisnya berpenampilan tampan dan gagah walau ukurannya tidak besar. Pusaka kraton Yogyakarta. jika tanpa kembang kacang. hidup dijaman Sunan PAKU BUWONO IX. BRAMA DEDALI. Kembang kacangnya seperti gelung wayang. Kalau tanpa kembang kacang. kalau keris lurus maka gandiknya miring. tipis. bentuk warangka gaya Yogyakarta. pada dapur Brojol tidak ada alis. bagian gandik dibuat miring. pamor tebal tebal tapi tidak rapat satu sama lain. gandik polos. salah satu cara memakai keris sebagai pelengkap adat Jawa tengah terutama Surakarta. sirah cecak meruncing bagian ujung. Semula milik Penembahan Mangkurat dan konon ditemukan di Dieng. KANGJENG KYAI. tetapi sogokannya sempit. gulu meled serta wetengannya sedang. janurnya dibuat menyerupai lidi. lebar. Versi kedua bilahnya sedang dan lurus. pamornya penuh. BRANGGAH.bilahnya berukuran sedang tetapi tebal. ada dua versi. begitu juga wetengannya. Ukuran bilah sedang besinya hitam keunguan dan matang tempaan. Bilah keris berukuran sedang. Cara ini digunakan apabila membawa keris Raja/Pangeran sebagai bukti utusannya tetapi yang boleh melihat hanya orang yang dituju. kerisnya disebut tangguh Mangkubumen. ujung buntut urangnya melebar. EMPU. posisi agak tegak. bentuk pamor pada ujung keris. tetapi terlebih dahulu keris harus dibungkus dengan singep sehingga seluruh bagian wrangkanya tidak terlihat. BROJOL. Kesan penampilannya gagah. EMPU. Beda dengan Tilam Upih. gandiknya polos tipis. penampilannya gagah meyakinkan. mendatar. wrangka dari kayu Trembalo. blumbangannya normal. blumbangan atau pejetan lebar agak dangkal. buatannya ganjanya ramping. Penampilan nya tampan tenang dan meyakinkan. BRONGSONG. BRAJASETIKA. EMPU yang hidup dijaman Surakarta. kalau membuat Da pada Ron Da ujung ujungnya meruncing tetapi lekukannya tidak begitu dalam. kalau membuat bagian Da pada Ron Da ujung-ujungnya runcing dan lekukannya dalam. tombak. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 9 . BUNGKALAN. sirah cecak meruncing pada bagian ujungnya. pendok suasa bentuknya blewehan. besinya matang tempaan dan berkesan padat. bagian Da pada Ron Da dibuat besar dan jelas. BRAJASETAMA. biasanya pamor mlumah serta teratur rapi. keris diselipkan di Sabuk Lontong diantara lipatan kedua dan ketiga. ujung buntut urangnya melebar. dangkal dan melengkung dekat ujung. pamor penuh merata diseluruh permukaan bilah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dibagian ujungnya. dapur Tilam Upih. gandiknya dibuat miring. umumnya tegolong pamor mlumah. di Surakarta disebut Ladrang sedang di Madura disebut Daunan. bentuknya khas bagian belakang menyerupai helai daun . itu sebabnya disebut juga godongan. gulu meled berukuran sedang. Pamor apapun kalau pada bagian dekat ujung bilah bentuknya seperti lidah ular bercabang dua disebut pamor bungkalan dan tergolong pamor yang disukai. kadang memekai ganja iras tanpa ricikan lainnya. motif sederhana. sogokannya agak dalam. pakai pejetan tanpa ricikan lainnya. Wonosobo. sogokan agak dalam dan melengkung ujungnya. besinya matang tempaan. salah satu dapur keris lurus. pejetan dangkal dan samar samar. kembang kacang dibuat menyerupai gelung wayang. pertama bilah pendek.

BUNTEL MAYIT. Keris luk 9. BUNTUT CECAK. Banyak yang beranggapan pamor ini kurang baik tetapi untuk orang yang kuat bisa mudah mendapatkan rezeki. BUTA IJO. buntutan atau kepet. lihat WUNGKUL. bagian ganja makin menyempit terus sampai hampir keujung namun dekat ujung ukurannya melebar kembali. memakai sogokan rangkap. sebutan ujung belakang ganja . setelah bagian gandok. paduan pamor miring dan mlumah. BUNTUT URANG. bagian paling belakang dari ganja kadang disebut buntut urang walau kurang tepat. gandik polos tanpa ricikan lain lagi. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 10 . pedang atau tombak. sraweyan dan ri pandan. Merupakan pamor rekan. bedor. tergolong pamor pemilih. ukuran bilah sedang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BUNGKUL. Bagian ganja sebelah ujung itu papak tidak meruncing. pamor yang bentuknya menyerupai lilitan kain menutupi seluruh bilah keris.

bisa segi 3. dikenal juga sebagai EMPU Kyai Mustopo. Tombak dengan motif cacing kanil tidak pipih tetapi bulat atau persegi. CARITA BUNTALA. Suatu kebiasaan keliru yang dilakukan pemilik keris dimasa lampau yaitu merendam bilah kerisnya dengan bisa ular atau isi perut ketonggeng. EMPU. luk ada di atas. sopan dan rapi menyenangkan. lambe gajah satu. sraweyan. sraweyan. CARITA. CARANG MUSTOPO. keris luk 3. nama salah satu dapur tombak luk 3. keris ini mudah dikenali dari luk nya. keris yang lurus rata rata lebih tebal dibandingkan yang luk. CALURING. 4 atau berbentuk belimbing. memakai jalen. atau Cluring merupakan dapur keris luk 11. ukuran ganja seimbang dan serasi dengan panjang bilah. kerisnya dikenali sebagai berikut . Pamornya sederhana berpenampilan tampan. kembang kacang. Ada juga Carita luk 11. matang tempaan dan rapih. keris luk 13.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK C CACAP. ukuran bilah sedang memakai kembang kacang. memakai kembang kacang dengan sogokan rangkap tanpa ricikan lain. ukuran bilah sedang. lambe gajah satu. memakai greneng dan pejetan. lihat KANCINGAN. CAMPUR BAWUR. hidup dijaman PAKU BUWONO IV. bilah panjang dan tebal. Ada juga luk 15. lambe gajah dua. CARANG SOKA. memakai kembang kacang. Tombak cacing kanil sekarang berubah fungsi bukan sebagai tombak tetapi banyak digunakan sebagai tongkat komando. ri pandan. sraweyan. gulu meled sempit. Bilah ramping dengan posisi agak merunduk. lambe gajah satu. bawah dan tengah keris sehingga keris cenderung lurus. ri pandan. memakai kembang kacang. buntut cicak model buntut urang. CACING KANIL. hal ini bisa merusak bilah . ri pandan. sogokan rangkap dan greneng. pada cacing kanil maka luk mengarah kesegala arah. keris luk 13. 5 atau 7. Keris luk 9. sogokan keris rangkap. luk nya makin keujung makin rapat. CANCINGAN. bilah sedang. ganja model Sebit Ron Tal. Ada juga Caluring luk 13 dengan ricikan yang sama. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 11 . kruwingan tidak melengkung landai tetapi berbentuk patah kaku. mirip cacing menggeliat dan berbentuk beda dengan luk keris biasa.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CARITA BUNGKEM. gusen sampai keujung bilah. sraweyan dan ri pandan. jenggot. CELURIT. kembang kacang bungkem. ukuran sedang. jenggot dan greneng serta lis-lisan dan gusen. lambe gajah satu. lambe gajah dua. panjang bilah sedang. CARITA GENENGAN. jenggot. keris luk 9. ada yang mengatakan harus ditambahi dengan kruwingan. greneng tanpa sogokan. sraweyan dan greneng lengkap. CARITA PRASAJA. kembang kacang. gusen. kembang kacang. bilah sedang. dus sogokan normal. lambe gajah dua. CARITA KANAWA. luknya dalam. Dapur ini disebut juga Carita Gunungan. kembang kacang. keris luk 11. CARITA KAPRABON. kembang kacang. sraweyan. bilah sedang. bilah sedang. kembang kacang. jenggot dan lambe gajah satu. kruwingan. keris luk 11. keris luk 11. mirip arit. CARUBUK. lis-lisan. tikel alis. panjang bilah sedang. jalen dan jalu memet. CARITA DALEMAN. lambe gajah dua. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 12 . sraweyan. keris luk 11. keris luk 11. CARITA GANDU. jalu memet. panjang bilah normal. keris luk 7. jalen. senjata tradisional Madura. sogokan rangkap. ri pandan. sraweyan dan ri pandan. sabit tetapi bagian lengkung diujungnya lebih panjang dan runcing. kembang kacang dan lambe gajah dua.

panjang sampai lebih dari setengah bilah. kayu cendana dari Sumbawa terkenal harum baunya lebih dari cendana jawa. sogokan hanya satu didepan dan ukuran panjang sampai ujung bilah. CEPLOK BANTENG. CEPLOK KELOR. luk terletak diujung keris. bagian gandik terletak dibelakang. bahan pembuat wrangka yang banyak disukai terutama didaerah Surakarta sekitarnya. CENGKRONG.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CENDANA KAYU. lambe gajah satu. dua lambe gajah ditepi bilah menghadap kebawah didekat bagian mentuk. tuahnya dapat menawarkan ilmu jahat. salah satu dapur keris lurus. Tuahnya baik untuk kewibawaan. CONDONG CAMPUR. CENDANA MINYAK. Pohonnya berkayu keras dengan tinggi bisa mencapai 15 m. untuk meminyaki keris. bulatan bulatan sebesar daun kelor agak lonjong. 5. tanpa ricikan apa apa. kadang bersinggungan dan menyebar diseluruh permukaan kayu wrangka. menyeluruh di wrangka. bagian paling depan dari ganja dan merupakan bagian ujung dari sirah cicak. salah satu dapur keris lurus. salah satu dapur tombak luk 13 mempunyai semacam kembang kacang. COCOR. Cocor ada yang tumpul ada yang runcing. pelet kayu timoho. dulu banyak dimiliki oleh alim ulama. PELET. lihat Mendak. bilahnya sedang posisinya agak membungkuk. CITRO. 7. PELET. kebanyakan buatan Mataram. pelet kayu timoho yang bintik bintik besar rapat satu sama lainnya. panjang bilah sedang dengan kembang kacang. sogokan belakang tidak ada. selain itu memakai ada-ada tipis disepanjang bilah. karena mudah menguap dan terlalu kental maka dicampur minyak klentik atau minyak mesin. Urat kayu cendana yang bagus disebut ngulit urang. makin bagus makin mahal harganya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 13 . beberapa jenis dapur cengkrong ada yang luk 3. selain itu juga memakai gusen dan lislisan. kadang disebut cucuk. CINCIN KERIS. doreng.

gandik terletak dibelakang berukuran panjang dan terdapat kruwingan yang jelas dan tegas.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CUNDRIK. CURIGA. biasanya sebelum diberikan ke menantu terlebih dahulu diberikan kepada anak perempuannya. salah satu dapur keris lurus berukuran kecil sekitar sejengkal bilahnya umumnya agak tebal dan membungkuk. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 14 . Bila suatu saat mereka bercerai maka keris itu dikembalikan kepada anak perempuan tersebut. CUNDUK UKEL. keris yang diberikan mertua kepada menantu nya sebagai ikatan keluarganya. sepintas seperti keris Cengkrong. kata lain dari keris yang lebih halus dan sopan.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 15 . warangkanya dari kayu trembalo. lihat URUBING DILAH. bentuk deder itu ada ratusan. Ricikan lainnya tidak ada. pamor yang hampir mirip pamor Sada Saler. ditengah bilahnya memakai ada-ada yang ukurannya besar dan tebal sehingga terlihat jelas. DAN RIRIS. DARADASIH. Penamaan dapur keris ada patokannya. sesuai dengan ricikan yang terdapat pada keris itu dan jumlah luk nya. DAPUR. tidak setiap orang bisa cocok. Riau. adalah penamaan ragam bentuk atau tipe keris. kayu yang dianggap baik di Jawa adalah kayu Tayuman sedang di Malaysia. Brunei adalah kayu kemuning. patokan dan pembakuan ini biasanya disebut pakem dapur keris. DARADASIH MENGGAH. permukaan bilah pada separuh bagian atas cenderung datar tetapi bagian bawah berbentuk ngadal meteng. Dalam dunia perkerisan. Tuahnya menambah kewibawaan dan keberanian serta keteguhan hati. termasuk pamor pemilih. tergolong pamor rekan dan banyak terdapat pada keris dan tombak buatan Madura. bagian hulu keris terbuat dari kayu untuk pegangan keris itu. bedanya garis yang menjulur sepanjamg bilah tidak berbentuk garis biasa tetapi lukisan pamor yang mirip dengan pintalan tambang atau pintalan tali. ada pembakuannya. lihat PANDAN IRIS. DAMAR MURUB. bilahnya tebal dan ditepinya ada gusen serta lis-lisan. tiap daerah punya ciri sendiri. salah satu dapur tombak luk 5. pada luk pertama terdapat pudak sategal.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK D DADUNG MUNTIR. buatan Empu Supo dibuat jaman HAMENGKU BUWONO V. Kayunya biasanya dipilih yang gampang diukir tetapi harus keras dan punya urat yang indah. Sisi bilah yang menghadap terdapat semacam kembang kacang dan dua lambe gajah yang kecil kecil ukurannya. serta kruwingan dibagian sor-soran. keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Jalak Sangu Tumpeng. merupakan putran dari KKA KOPEK. DANUWARSA. pendoknya dari suasa. sisi bilah bagian bawah tombak ini berbentuk menyudut. KANGJENG KYAI. di Yogyakarta dan surakarta disebut juga ukiran. nama salah satu dapur tombak luk 5. DEDER.

kalau mengumpul diujung bilah disebut Deling Pucuk dan kalau dibagian pesi disebut Deling Paksi. lihat WUNGKUL. DUNGKUL. DUWUNG. Mempunyai kembang kacang. PELET. tombak bercabang dua. PAMOR. gamvaran warangka kayu timoho berupa jurai jurai berwarna hitam atau coklat pada permukaan kayu. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 16 . ada yang lurus dan ada yang ber luk 3. padanan kata keris. kegunaannya lebih sebagai tombak pusaka yang tidak dipakai secara langsung dalam pertempuran. gambaran ini selain di kayu timoho juga ada pada kayu cendana dan kayu yang lain. dianggap lebih halus dan biasa digunakan oleh priyayi Jawa. nama keris luk 21. 5 atau lebih. DORENG PELET. tetapi mulai tengah bilah sampai ujung tipis dan datar. kalau menyebar dibilah keris disebut Delung Settong. lambe gajah dua dan sraweyan. sepintas mirip kulit harimau. tergolong kalawija. ukuran kerisnya sedikit lebih panjang daripada keris bukan kalawija. nama lain dari Akhodiat di Madura. DORA MENGGALA. DWISULA. karena indahnya maka timoho pelet dewadaru banyak dicari orang. tuahnya bisa mendapat keberuntungan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK DELING. DEWADARU. memakai pudak sategal dan kruwingan . nama gambar pada warangka yang berupa garis garis tipis dan tebal berwarna hitam atau coklat tua berjajar dari atas kebawah atau miring. salah satu dapur tombak luk 5. Tergolong keris langka dan buatan lama. tidak terlalu populer dibandingkan tombak Trisula. biasanya dibuat indah bahkan ada yang diberi kinatah. Pada sisi bilah uang menghadap kebawah terdapat bentuk yang menyerupai kembang kacang dan satu lambe gajah berukuran kecil. bilah bagian bwah sor-soran agal tebal. DRAJIT.

Disesuaikan dengan baju yang dipakai. katanya pemiliknya akan sering mendapat musibah karena ulahnya sendiri. bagian yang menonjol pada sisi atas ditepi sebuah warangka gaya Surakarta. penunggu dan semacamnya. tanjeg. Sebuah epek baru dapat dikenakan bila dilengkapi timang. ERI CANGKRING. semacam kepala ikat pinggang. Tanda tanda kerisnya tidak tercatat hanya selalu membuat keris gaya Mataraman. ilmu yang memusatkan pada apa yang tidak tampak dari luar. ENTO-ENTO. Pembuatannya tergolong sukar dan karena dapat dirancang maka termasuk pamor rekan. bedanya lebih kurus dan tergolong pamor miring. ilmu mengenai keris yang tampak dari luar dan merupakan lawan dari esoteri keris. berbentuk menyudut tajam menonjol sekitar 0. EPEK. sebaiknya dibuang atau dilarung . Terlepas dari benar atau tidaknya maka esoteri ini merupakan salah satu budaya per-kerisan dan dibicarakan juga dinegara lain dan kadang sering dibicarakan dari sudut agama. atau ngento-ento merupakan nama desa di Sleman yang pada masa silam merupakan tempat Empu Supo Winangun. semacam ikat pinggang tradisional dan merupakan kelengkapan pakaian Jawa. ESOTERI KERIS. membicarakan mengenai tuah. daya magis.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK E EKSOTERI KERIS.5 cm dan tempatnya sejajar dengan tengah lobang searah dengan garis pesi keris. Pamor ini tergolong pemilih dan dipercaya dapat menambah wibawa pemiliknya. ENTO WAYANG. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 17 . ENDAS BAJA. kadang ada yang berwarna dasar merah. pengaruh. Apa yang dilakukan serba salah. pada umumnya berwarna dasar hitam. sepintas seperti pamor Ron Genduru. Menurunkan Empu Jeno Harumbrojo dan Empu Genyo. tayuh. biru atau hijau. Madura atau Bali. khasiat. ERI WADER. Empu yang hidup zaman Kartasura. manfaat. Yogyakarta. pamor yang menurut banyak orang bertuah buruk. anak Empu Supanjang dan leluhur Empu Jeno. pamornya selalu terdapat pada bagian sor-soran. lebar sekitar 6 cm dan panjang sekitar 95 cm sampai 140 cm. terbuat dari bludru dan kadang dihiah benang emas atau manik manik. pamor yang menyerupai tulang ikan.

Sebagian pecinta keris menolak menggunakan warangka gading ini karena kekerasannya dapat membuat aus bilah keris dan merusak pamor. adaadanya tebal dan nyata. berdapur Gada dengan hiasan sinarasah emas. sebutan orang Madura untuk warangka model Gayaman. itulah sebabnya keris pusaka tidak ada yang diberi warangka gading. GANA KIKIK. KANGJENG KYAI. terjadi pemberontakan yang dipimpin Adipati Pragola. Permukaan yang tidak tertutup hiasan gajah singa dihiasi ornamen hiasan lain. Jenggala dan Singasari menggunakan hiasan itu. GAJAH SINGA. keris pusaka Kraton Yogyakarta. gajah Thailand agak kekuningan warna gadingnya dan keretakan agak banyak. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 18 . Gajah Sumatra gadingnya termasuk paling mahal dengan warna lebih putih dan keretakan tidak banyak. pendoknya dari emas bertahtakan intan berlian. gading gajah afrika umumnya panjangnya mencapai 2 m dengan berat rata-rata 21 kg sedang gajah asia beratnya sekitar 19 kg dengan panjang ratarata 160 cm saja. Tuban. berdapur Gajah Manglar. berasal dari pemberian pendeta dari Pratiwagung pada Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. GADA TAPAN. Kinatah gajah singa diberikan karena keris tersebut telah berjasa membantu pemiliknya. ini untuk peringatan Mataram memadamkan pemberontakan Pati karena Gajah Singa artinya perlambang angka tahun sesuai dengan candra sengkala. warangka dari kayu Timoho. Jawa Tengah bagian utara. Kini KK Gada Tapan dan KK Gada Wahana menjadi dua tombak pendamping pusaka KK Ageng Pleret. gandik keris ini diukir dengan bentuk srigala sedang melolong. kaki depan tegak sedang kaki belakang ditekuk. sedang gajah Afrika banyak retak gadingnya. Semua keris para prajurit sampai perwira dikumpulkan dan diberi hiasan kinatah Gajah Singa kemudian dikembalikan lagi kepada yang punya. KANGKENG KYAI. keris ini memakai gusen. berdapur Gada. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. nama salah satu jenis hiasan kinatah yang ditempatkan bagian bawah ganja. tombak pusaka Kraton Yogyakarta. Gajah melambangkan angka 8 sedangkan Singa angka 5. diserahkan kepada putranya Pangeran Demang dan pada zaman Sultan HAMENGKU BUWONO V kembali ke Kraton.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK G GABILAHAN. khususnya bergaya Madura. Walau penghargaan kinatah Gajah Singa diberikan pada zaman Mataram tetapi ada juga keris buatan Majapahit. GADING. dapur ini tergolong populer dan banyak penggemarnya karena indah bentuknya dan tinggi mutunya. waktu itu didaerah Pati. salah satu dapur keris lurus yang panjang bilahnya berukuran sedang. puasa Kraton Jogya. curiga (keris) angka 5 dan tunggal melambangkan angka 1 dan karena candra sengkala (lambang angka tahun) selalu dibaca dari belakang maka yang dimaksud adalah 1558 kalender Jawa. bahan baku untuk warangka yang banyak jumlahnya. Ada yang menyebutnya dapur Kikik saja atau Naga Kikik. KANGJENG KYAI. GAJAH MANGLAR. GADA WAHANA. sesudah pemberontakan berhasil dipadamkan maka Raja Mataram memberikan tanda kehormatan Kinatah Gajah Singa pada prajuritnya. terjadi pada pemerintahan Sultan Agung Anyokrokusumo.

sedang bagian “ekor” disebut buntut cecak.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK GANDAR. banyak dicari oleh Dalang. Bagian gandik ini hampir selalu berada dibagian depan keris. Brunei. Kata “gandik” dalam bahasa Jawa berarti batu penggilas yang bentuknya bulat panjang. adalah bagian “raut muka” dari sebilah keris. Ganja yang tidak berpamor. kegunaannya untuk melindungi bilah keris. dibuat dari kayu yang tidak terlalu kerasbentuknya bulat panjang dan pipih. dengan hanya melihat bagian ganjanya yang tampak orang akan menduga keris itu berdapur apa. GANDRUNG. GANDAR IRAS. warangka ini paling banyak dipakai orang KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 19 . Ketiga karena ganjanya rusak dan diganti. pada jaman dulu banyak orang yang memahami ilmu keris terutama isoterinya. Pertama. ganja Sebit Ron Tal. bagian depanya mirip kepala cecak disebut sirah cecak. GANJA WULUNG. nama salah satu bentuk warangka didaerah Surakarta dan Yogyakarta. namun sering disebut ganja saja. bagian ganja keris yang bagus itu dilepas lalu dijadikan campuran bahan baku pembuatan keris duplikat. makanya disebut gayaman. warangka yang menyatu dengan gandar . warangka dari kayu Trembalo dan pendok bertahta rajawarna. ganja mewakili lambang yoni sedang bilahnya melambangkan lingga. jadi seluruhnya dibuat dari satu bongkah kayu tanpa sambungan apapun. Wilut. bagian bawah dari sebilah keris. gambaran pada warangka kayu Timoho berupa bulatan besar tidak teratur dipermukaan. bagian “perut” ganja disebut Wetengan atau Gendok. PELET. adalah salah satu bagian dari warangka keris. Bentuk gayaman Yogyakarta agak beda dengan gayaman Surakarta. Ukuran dan ketebalannya bermacam-macam. keris pusaka Kraton Yogyakarta. Bagian bilah dan bagian ganja dari sebilah keris merupakan kesatuan yang tak terpisahkan melambangkan kesatuan lingga dan yoni. Keris ini buatan Penembahan Mangkurat dizaman pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. ada yang dilengkapi racikan lain. Kelap Lintah. Kedua. GANDAWISESA. GANDIK. pamornya apa. mirip bentuk buah gayam. Bentuknya sepintas mirip buntut cecak tanpa kaki. Ragam bentuk ganja ada beberapa macam. pada bagian tengahnya ada lobang untuk memasukan bagian pesi. Serawak dan Sabah serta Riau disebut juga Aring. begitu pula bagian perut dan ekornya . KANGJENG KYAI. Wulung. Dungkul. berdapur Naga Siluman. sedangkan keris aslinya dibuatkan ganja wulung. GANJA. seolaholah merupakan alas atau dasar keris tersebut. banyak pendapat emngapa kerisnya berpamor bagus sedangkan ganjanya tidak berpamor. keris itu adalah keris yang bagus kemudian dibuatkan putran-nya (duplikat). banyak gandar dilapisi selongsong logam berukir indah dan disebut pendok. begitu pula gayaman Madura (gabilahan). hanya pada beberapa dapur keris antara lain dapur “cengkrong” yang letaknya dibelakang dari bilah keris. GAYAMAN. dan apa tuahnya dengan demikian apabila orang tersebut telah tertebak apa tuah kerisnya dia merasa seperti “ditelanjangi” sehingga untuk menutupinya dia memesan ganja wulung. Warangka Gandar Iras selalu lebih mahal dari warangka biasa karena bahan kayu yang utuh dan cukup untuk membuat warangka ini sulit dicari dan banyak bahan terbuang dalam proses pembuatannya. Letaknya tepat diatas sirah cecak. Disemenanjung Melayu. selain indah bertuah baik dan disenangi orang sekeliling. Ada gandik polos.

salah satu dapur tombak lurus seperti daun bamby. simetris dan tipis. pendok dari pendok slorok terbuat dari suasa. GRENENG. hanya petugas khusus dan kerabat raja tertentu yang boleh masuk. sedang seloroknya dari emas murni. keris pusaka Kraton Yogyakarta. KANGJENG KYAI. kakak empu Jeno walau garapannya masih kalah dari empu Genyo. GODONG ANDONG. bilahnya tipis. menyerupai daun sirih. Ada yang mengatakan bahwa bentuk greneng merupakan tandatangan sang empu karena setiap empu terutama bagian Ron Da selalu berbeda satu dengan lainnya. Keris ini dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dari abdi dalem bernama Bekel Wasadikara. ringkas ukurannya dan tidak mudah patah dan umum digunakan sehari-hari sebagai kelengkapan pakaian daerah. salah satu dapur tombak lurus seperti daun dadap. salah satu dapur tombak bilah lurus dan bilahnya simetris. GENYODIHARDJO. pandai keris dari Yogyakarta. GODONG PRING. bagian tepi bilah ini bentuknya menyerupai gerigi dengan ujung-ujung runcing. GODONG DADAP. simetris kiri dan kanan. ricikan lain tidak ada . atau wetengan atau waduk adalah nama bagian tengah ganja. Sebagian orang menyebutnya wadukan. GIRIREJO. salah satu dapur tombak lurus berukuran kecil. salah satu bagian keris yang merupakan bagian tepi dari punggung keris sebelah pangkal. GOLOK. bentuknya menggembung bagaikan perut kenyang. bagian tengah dari bawah ke ujung terdapat ada-ada. Biasanya tombak ini berukuran kecil kadang disebut dapur Ron Dadap. berdapur Carita luk 11. Ditengah bilah dari bawah sampai atas memakai ada-ada tipis. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 20 . lebar.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK karena lebih sederhana . bangunan khusus di keratom tempat penyimpan pusaka. bentuknya agak beragam umumnya berbentuk lameng pendek bagian punggungnya cembung pada ujungnya. Bentuk variasi dari gerigi ini berbeda dari daerah satu ke yang lain tetapi bentuk dasarnya sama. salah satu jenis pedang sabet dan berat bobotnya. bentuknya mirip gadong andong. GEDONG PUSAKA. simetris dan tipis. GODONG SEDAH. GENDOK. dapur ini banyak terdapat pada tombak kuno terutama buatan zaman Pajajaran dan Segaluh. ricikannya yang lain tidak ada. sedang bagian depannya lurus. Yang tajam hanya sisi depannya. biasa disebut Ron Sedah. hampir tak ada ada-ada. pamor ini tergolong populer dan banyak dijumpai. pada bagian bawah ada lekukan landai yang berbentuk semacam pinggang. warangka dari kayu Timoho. Ditengah bagian gendok terdapat lubang untuk memasukan pesi. ditengah memakai ada-ada dari pangkal hingga ujung bilah. lebar ditengah pipih.

Keris ini buatan empu keraton pada jaman pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. berdapur Carita dengan bagian ganja bertahtakan intan. Tombak ini umumnya menyerupai gunungan wayang kulit. janurnya berbentuk mirip lidi.H2O. pendoknya jenis blewahan terbuat dari emas bertahtakan intan permata raja warna. pusaka Keraton Yogyakarta. KYAI. berdapur Jalak. mineral besi terdiri dari trioksida besi yang terikat air berwarna kekuningan. Kalau membuat bagian Dha pada Ron Dha. KANGJENG KYAI. GULING. banyak keris karya Ki Empu Guling memakai Ganja Wulung. dibagian gulu meled ini. buntut urangnya berbentuk nguceng mati dan tidak pakai tunggakan. GUNA. Jadi mirip bagian leher seekor cicak. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 21 . empu terkenal di zaman Mataram. Banyak diantaranya tidak memakai bahan pamor. Kerisnya berukuran panjang dan besar dan pada umumnya berdapur lurus. pamor yang menyerupai binatang kala atau ketonggeng dengan ekor mencuat keatas. Madiun. Penampilan keris secara keseluruhan memberi kesan gagah. lembut dan padat. ukuran bilah lebih besar dari rata rata buatan Majapahit tapi lebih ramping. GUSEN. lekukannya tergolong dangkal . ukuran ganjanya menyempit dibandingkan dengan bagian depannya. Sogokannya dangkal tapi panjang. ganjanya melengkung. merah dan kecoklatan. adalah daerah sempit sepanjang tepi bilah keris atau tombak. Warangkanya dari kayu Timoho dengan pendok emas rajawarna. Kalau membuat kembang kacang bentuknya melingkar sekali. daerah sempit itu yang dibatasi oleh tepi bilah yang tajam dengan garis lis-lisan. besi ini kurang baik untuk bahan keris karena mudah keropos dan berpori. gulu melednya sempit sirah cecak berbentuk lonjong dan meruncing pada ujungnya. Besi yang dipakai 2 rupa. orang Madiun dan Jawa Timur menyebutnya keris pamor waja. selain ada-ada pada bagian sor-soran tombak ini tidak punya ricikan apapun. sampai saat ini keris buatan Kyai Guna masih populer didaerah Madiun dan Ponorogo dan sekitarnya. pamor ini tergolong baik untuk menolak sesuatu yang tidak dikehendaki dan tergolong pemilih. salah satu bagian dari ganja yang letaknya dibelakang sirah cecak. GULU MELED. Tanda tandanya adalah. rumus kimianya Fe2O3. Pamor ini selalu terletak di sor-soran. GUNUNGAN.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK GOTHITE. putranya. GUNAWISESA. GUMBOLO GENI. tinggal di Magetan. terus tetap kecil sampai kebawah. yaitu hitam keabu-abuan dibagian tengah dan hitam legam dibagian pinggir bilah. semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I diberikan ke Pangeran Adinegara. Karya karyanya demikian indah. berbilah tipis dan lebar. jika tidak memakai kembang kacang maka gandiknya agak panjang dan tidak begitu miring. empu terkenal yang hidup dijaman penjajahan Belanda. warangkanya dari kayu Timaha. Karena dari bahan baja maka keris Kyai Guna terkenal amat kuat dan dapat melubangi kepingan logam. keris pusaka keraton Yogyakarta. Pamornya rumit dan halus. EMPU. berwibawa dan anggun. selanjutnya jatuh ketangan Temenggung Mertadiningrat dan dikembalikan ke keraton pada mas Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. jalennya pendek tapi lambe gajahnya menonjol panjang. nama salah satu dapur tombak yang bentuknya menyerupai gunungan wayang kulit. KANGJENG KYAI. GUTUK API.

bentuk ini sudah jarang dipakai namun dulu banyak dibuat orang di Jambi. warangka dari kayu Timoho. terbuat dari bahan kayu yang keras. dengan ukiran bahan gading. KANGJENG KYAI. gading atau perak.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK H HARJAMULYA. HULU BURUNG. Jambi. Riau. Riau dan Semenanjung Melayu serta Pathani (Thailand Selatan). Dipulau Jawa bentuk ini dijumpai juga didaerah Surakarta dan disebut Rajamala. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 22 . Serawak. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Cengkrong. Brunei dan Sabah. terbuat dari kayu keras. Keris ini didapat Sri Sultan Hamengku Buwono II dari “Kangjeng Gubermen” sewaktu Sultan ditawan di Penang. nama salah satu jenis hulu keris berbentuk burung. Bangkinang. bahkan ada pula yang dari perak. HULU PEKAKAK. pendok blewahan terbuat dari emas. nama hulu keris terkenal disemenanjung Malaka. Bentuknya menyerupai kepala raksasa dengan mata besar dan hidung panjang yang distilir. gading atau gigi ikan duyung.

di Jawa disebut teknik Sinarasah. INDARTO. Alamatnya . dalam pembuatannya teknik Inlay lebih mudah daripada pembuatan kinatah. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 23 . sepintas lalu seperti lidah api yang menjulur. INLAY.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK I ILAT-ILATAN. caranya dengan membuat guratan dipermukaan bilah. berwarna hitam metalik atau setengah metalik. Garis-garis ini ada yang utuh dan ada yang putus-putus. ada yang menyebutnya banyu mili atau toya mili. terkenal dengan nama pasir Ilmenit.. tuahnya memperluas pergaulan dengan lapisan masyarakat. Sepintas pamor ini mirip pamor Adeg. alur yang terjadi kemudian diisi dengan cairan emas atau perak. pamor ini tidak memilih. oleh karena itu dinamakan kendit ilat-ilatan. salah satu cara menghias tosan aji. keris keris buatan pulau Jawa diduga banyak menggunakan bahan mineral ini. Tipes. Pamor ini tergolong pamor rekan.TiO2. tuah pelet ini baik. banyak dijumpai dalam pasir besi. KENDIT. ILINING WARIH. Teknik ini banyak digunakan untuk membuat pedang di Iran terutama dikota Isfahan dan Shiraz. nama pamor yang bentuk gambarannya menyerupai garis-garis membujur dari pangkal keujung bilah. nama gambar pelet pada kayu Timoho. lagipula garis tepi pelet itu tidak rata lurus melainkan seperti sobek sobek. ahli pembuat Warangka dari Surakarta. bedanya pamor ini tidak sehalus pamor Adeg. MRANGGI. Rumus kimianya Fe2O. ILMENIT. gambarnya mirip gambar pelet kendit biasa tetapi tidak menyambung dan agak bergelombang. jalan Nirbitan no 3. jenis material besi terdiri dari trioksida besi-titanium. Surakarta. tetapi banyak yang bercabang. lagipula garis-garis tersebut menampilkan kesan seperti air yang mengalir. pemiliknya mudah “mengikat” pengikut dan orang dibawah pengaruhnya sehingga banyak dicari mereka yang ingin menjadi pemimpin.

bagian sirah cecak meruncing dibagian ujungnya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 24 . sorsoran agak tebal. Garis Ganjanya datar termasuk Ganja Wuwung. blumbangannya agak dalam. nama salah satu dapur keris. nama salah satu dapur keris lurus ukuran bilah lebar. memiliki sogokan rangkap. KANGJENG KYAI. EMPU yang hidup dijaman Majapahit. lihat KALOLA JAKA PRATAMA. kemudian menjadi permaisuri Sri Sultan HAMENGKU BUWONO II sehingga kerisnya juga menjadi pusaka kraton. berdapur Pandawa Paniwen Panji Sekar. Tikel alisnya juga dalam. keris pusaka kraton Yogyakarta. lambe gajahnya panjang. Gandiknya polos. JAKA TUWA. Majapahit. pamornya rumit dan halus. Semula milik Adipati Purwadiningrat dari Magetan diberikan ke putrinya Kangjang Ratu Kedaton. tadinya milik Penembahan Mangkurat. pejetannya dangkal. kemudian ditarik ke Kraton dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. sogokan rangkap dan tipis. begitu pula sogokannya dalam dan panjang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK J JAKA LOLA. ricikan lain tidak ada. lihat JAKA TUWA. atau JALAK DINGIN. warangkanya dari kayu Timoho dengan pendok emas bertahtakan Raja Werdi. JALAK. JAKA UPA. secara keseluruhan keris buatan Empu ini berpenampilan keras gagah walau ukuran bilahnya tergolong kecil. Dibanding sogokan keris lain maka sogokan keris ini tergolong sempit. warangka dari kayu Timoho Bosokan Kendit Putih. bedanya terletak pada gusen. JALAK DINDING. Besi yang digunakan hitam legam berserat halus. pejetan dan sogokan rangkap tapi pendek. bagian janurnya dibuat tajam. ganja ini berukuran “agak gemuk” disbanding dengan ukuran bilah kerisnya. Besinya mempunyai kesan ngelempung bagai tanah liat. Sepintas mirip sekali dengan keris Tilam Sari. memakai gusen. keris bilah lurus. panjang bilahnya sedang. panjangnya sedang. gandiknya polos. Keris buatannya mempunyai ciri. Ukuran bilahnya sedang. JALAK BUDA. kadang disebut juga JAKA UPA. nama salah satu pusaka Kraton Yogyakarta. keris yang bilahnya lebar. pendek dan lurus. pejetan dan pakai tingil. EMPU. tinggal dikabupaten Jenu. Permukaan keris ini tidak rata melainkan kropos bopeng. KANGJENG KYAI. bilah keris tidak terlalu menunduk dibanding dengan keris buatan Majapahit lainnya. pakai tikel alis. Keris ini merupakan duplikat (putran) dari KK Sengkelat yang dibuat dihalaman Kraton. panjang sogokannya hanya separuh dari ukuran normal. JAKA SURA. gandiknya polos pejetannya dangkal. kadang pakai tinggil. pendoknya blewahan terbuat dari suasa. JAKA TUWA. sehingga dikenal juga dengan nama EMPU Adipati Jenu. berdapur Sengkelat Luk 13. Kalau membuat kembang kacang selalu berbentuk Nguku Bima. lurus. ukuran panjang bilahnya sedang.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JALAK MAKARA, seperti pamor JALAK hanya bagian bawah gandinya diukir timbul MAKARA.

JALAK NGORE, adalah salah satu dapur keris lurus, panjang bilah sedang, ada-adanya terlihat jelas dan tebal sampai keujung bilah, gandik polos, pakai pejetan, sraweyan dan greneng.

JALAK PITURUN, atau disebut juga JAKA PITURUN, keris lurus dengan panjang sedang dan gandik polos, memakai pejetan, tingil, ada-adanya jelas dan sogokannya rangkap. Bentuknya mirip Jalak Sangu Tumpeng, bedanya Jalak Piturun tidak pakai tikel alis dan ada-adanya tidak jelas.

JALAK NGUWUH, keris lurus dengan panjang sedang, gandik polos, memakai pejetan dan tingil. Adaada terlihat jelas dan tebal, sampai keujung bilah. Bentuknya mirip Tilam Sari, kadang dinamakan Jalak Nguwoh.

JALAK NYUCUP MADU, keris lurus, panjang normal, pejetan, gandik polos, greneng dan sogokan berukuran pendek didepan. Umumnya sogokan sempit dan dalam, memakai tikel alis. JALAK SANGU TUMPENG, salah satu dapur keris bilah lurus, ukurannya sedang, gandiknya polos memakai tikel alis, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan dan tingil. Ricikan lain tak ada. Tuahnya memudahkan mencari rejeki dan pamornya tidak pemilih. Biasanya dipunyai pedagang, pegawai Bank, pengusaha.

JALEN, bagian keris yang berbentuk tonjolan runcing, hanya satu buah, letaknya persis diketiak kembang kacang.

JALAK SUMELANG GANDRING, keris dapur lurus, bilah sedang, gandik polos, pejetan dan sogokan satu didepan. Sogokan belakang tidak ada, memakai tikel alai, kruwingan dan tingil. Bagian ada-adanya cukup jelas.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

25

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JALU MEMET, nama bagian keris yang berupa tonjolan runcing, kecil, pada bagian paling bawah dari gandik. Diatas bagian Jalu Memet ini hampir selalu ada Lambe Gajah. JAMANG MURUB, keris dapur lurus, panjang bilah sedang, bentuknya khas, karena gandiknya polos lebih miring disbanding gandik keris lain, memakai blumbangan, sogokan rangkap berukuran pendek, memakai lis-lisan dan gusen, ada-adanya cukup jelas. JANGKUNG MANGKUNEGORO, lihat Segoro Winotan. JANGKUNG, keris luk 3 ukurannya panjang, bilahnya sedang, kembang kacang berbentuk gula milir, sogokan rangkap dengan ri pandan.

JANGKUNG PACAR, Luk 3 panjang bilahnya sedang, kembang kacang, jenggot, lambe gajah dua, sogokan depan berukuran panjang, ada yang sampai tengah bilah dan ada yang sampai pucuk.

JAPAN, EMPU, terkenal dijaman Surakarta Hadiningrat, keris buatannya berciri ganjanya agak melengkung, gulu melednya agak gemuk, sirah cicak meruncing pada bagian ujungnya, wetengannya meramping, buntut urangnya melebar. Bilahnya berukuran sedang , besi tempaannya matang, pamornya menancap lumer pandes pada permukaan bilahnya, motif pamor sederhana, Wos Wutah, Pendaringan Kebak dan pamor sejenis. Bilahnya tidak begitu condong kedepan disbanding dengan keris buatan Surakarta lainnya. Kalau membuat kembang kacang mirip gelung wayang, sogokan agak dalam dan makin meruncing keujung, blumbangannya lebar, dalamnya cukup. Kalau tanpa kembang kacang, gandiknya miring, secara keseluruhan berpenampilan berani dan berwibawa. JARAN GUYANG, keris dengan Luk 7, gandiknya polos, pakai blumbangan, tingil atau tidak ada tingil melainkan greneng wuwung. JAKASUKADGA, EMPU, terkenal dijaman PAKU BUWONO IX di Surakarta, buatannya banyak dicintai penggemar keris karena apik dan rapi. Pamornya nginden, ukurannya sedang, tidak terlalu tebal, besinya matang tempaan dan berwarna kebiruan, biasanya berpamor wos wutah, Pendaringan Kebak, Bendo Segoro, Buntut pari dan sejenisnya. Bagian ganja mendatar, sirah cicak berukuran sedang, guru meled dan wetengannya juga sedang, buntut urang melebar diujungnya, kembang kacangnya dibuat menyerupai gelung wayang, lambe gajahnya manis, sogokannya dalam, makin keujung makin sempit, bagian Dha pada Ron Dha dibuat rapi dan jelas. Jika mempunyai luk maka luknya mempunyai lekukan yang dalam sehingga secara keseluruhan berpenampilan menarik hati, tampan dan anggun. JARUDEH, keris luk 9, ukuran sedang, kembang kacang dan lambe gajah satu, memakai jenggot dan sogokan. JARUMAN, keris luk 9, ukuran bilah sedang, sogokan rangkap dan memakai sraweyan, gandiknya polos.

JAWA DEMAM, hulu keris yang dikenal di Semenanjung Malaysia, Jambi, Riau, Brunei, Sabah, berbentuk manusia dengan ikat kapala. Sedang melipat tangan didepan, bentuk distilir dengan indah terkadang masih dihiasi dengan ukiran halus dan rumit. Umumnya dari kayu keras, gading atau perak.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

26

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JAROT ASEM, nama pamor keris atau tombak yang tergolong langka, gambarnya menyerupai serabut kasar saling menyilang tetapi tidak saling tindih, tergolong pamor sukar pembuatannya dan masuk pamor rekan. Tidak memilih dan juga bertuah pemiliknya lebih teguh hatinya dan besar tekadnya.

JENO HARUMBROJO, EMPU, Kalangan pakar dan penggemar mengakui bahwa EMPU yang ada di Jawa saat ini tinggal satu, yaitu EMPU Djeno Harumbrodjo yang tinggal di desa Gatak, Sleman Yogyakarta (15 km barat Yogya) dari silsilahnya EMPU ini memang keturunan ke 15 dari EMPU Supo pada jaman kerajaan majapahit (abad 13).

JENGGOT, atau JANGGUT, nama bagian keris yang bentuknya berupa tonjolan runcing yang terletak di “dahi” kembang kacang. Jumlah tonjolan ini pada umumnya tiga buah berderetan. JERUK NIPIS, lihat NIPIS, JERUK. JIMAT, KANGJENG KYAI, salah satu Tombak Pusaka Kraton Yogyakarta, berdapur KUDUP GAMBIR, dimiliki Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I sejak masih menjadi Pangeran Mangkubumi. JIRAK, EMPU, terkenal didaerah Tuban jaman akhir Majapahit sekitar abad 12, keris buatannya bertanda khusus, besinya keras, kering tapi padat. Pamornya lembut menggerombol rapat, kebanyakan Wos Wutah atau Ngulit Semangka. Bentuk bilah manis menyenangkan, bagian “pinggang” bilahnya menyempit ramping, panjang bilah sedang, tebal tipisnya cukup. Kalau pakai sogokan dibuat dangkal, gandiknya pendek ganjanya tergolong ganja wuwung, guru meled dan bagian ganjanya sempit, secara keseluruhan keris ini berpenampilan ayu, cantik dan anggun. JOHAN MANGANKALA, salah satu dapur keris luk 13, panjang normal, gandik polos, dua sogokan normal, sraweyan dan greneng lengkap. JWALANA, lihat Pamor Tiban.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

27

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

K
KACANG, EMPU KI, terkenal didaerah Madura pada jaman Majapahit mulai berdiri, tandanya bilah lebar, ukurannya agak lebih panjang dari keris lainnya, besinya keras berpori halus namuk karena mengelompok ada kesan kasar. Ganjanya menampilkan kesan miring, kedudukan keris pada ganja miring kedepan sehingga ada kesan menunduk sopan, bagian gandiknya miring, kalau memakai kembang kacang maka bagian itu relatip besar tetapi ramping, kesannya keris keras, kasar tapi tidak sombong. KAGOK, model warangka atau ukiran hulu keris yang tidak bergaya Yogyakarta atau Surakarta. Warangka gaya Surakarta mengikuti gaya pesisiran dengan sedikit pembaharuan pada bentuknya sedang warangka gaya Yogyakarta mengikuti gaya Tunggaksemi dengan sedikit pembaharuan pula. Warangka model kagok dibuat didaerah yang tidak fanatik model Surakarta atau Yogya misalkan Kedu, Banyumas, Bagelen, Jepara tetapi masing masing daerah juga punya cirri khas daerah masing masing. KALA CAKRA, Kitanah, hiasan berupa pahatan atau relief pada bilah keris atau tombak. Bentuknya berupa binatang Kala dan sebuah lingkaran Cakra. Penambahan ini dimaksudkan sebagai rajah, yakni gambar yang dianggap mempunyai tuah tertentu. Kinatah ini ada yang dilapis emas atau perak.

KALA LUNGA, keris Luk 23, ukuran panjang lebih panjang dari keris biasa memakai kembang kacang, jenggot, lambe gajah dua, jalen dan jalu memet. Memakai sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan dan greneng lengkap, termasuk keris langka, seandainya ada biasanya keris lama.

KALA NADAH, keris luk 5, memakai pejetan dan sraweyan, ada sogokan rangkap tetapi hanya pada satu sisi, sisi lain polos tanpa sogokan, ukuran panjang bilah sedang dan termasuk keris langka.

KALA TINANTANG, keris luk 21, ukuran lebih panjang, memakai kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap, ukuran normal, memakai sraweyan dan greneng lengkap, tergolong keris langka dan buatan lama. KALAWIJA, keris yang luknya lebih besar dari 13, menurut berita, semua keris yang dibuat lebih dari luk 13 diperuntukan khusus untuk mereka yang dinilai masyarakat mempunyai penampilan atau pribadi yang lain umpamanya cacat badan, ahli sastra, tari dan sebagainya. KANCINGAN, keris dengan Luk 17, ricikannya sederhana, hanya kembang kacang, lambe gajah satu dan tingil saja. KANDA BASUKI, keris lurus, ukuran bilah sedang, memakai kembang kacang, lambe gajah satu, tetapi memakai Jalu Memet dan greneng lengkap. KALIANJIR EMPU, hidup dijaman Panembahan Senopati, Mataram, tanda tanda kerisnya, Ganja model Sebit Ron Tal ukuran sedang, sirah cecak agak kecil, gulu melednya sempit, yang terbanyak memakai ganja wuwung, tidak memakai pamor. Bilahnya berukuran sedang, baik panjang, lebar maupun tebalnya, kalau membuat luk maka terlihat menyenangkan, kembang kacang seperti gelung wayang, sogokan serasi

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

28

bagian “pinggang” bilah agak ramping. keris dan tombaknya biasanya berukuran kecil dan sederhana garapannya. ukuran bilah sedang. Bagian ganjanya manis bentuknya dan tergolong Sebit Ron . jenis besi pembuat keris. lambe gajah satu. Bagian sor-soran dibuat agak tebal. ramuan dari campuran bubuk belerang. greneng didepan dan belakang. sraweyan. KARACAN. ukuran bilah sedang. memakai kembang kacang. jalen dan lambe gajahnya biasanya kecil. KARANG KIJANG. warnya hitam kebiruan. Kembang kacang. menurut Ronggowarsito. EMPU. KARNA TANDING. ukuran sedang. desa dikawasan Sumenep. KARA WELANG. sirah cicaknya membulat seperti irisan buah melinjo. kalau pakai sogokan. KANDANGAN. atau MAHESA DENGEN. KEBO DENGEN. salah satu dapur keris Luk 13. bagian keris letaknya diujung belakang ganja. KANYUT. pembuat keris yang hidup di Bangil. besi Karang Kijang adalah besi yang berurat. lambe gajah satu. keris luk 5. uratnya seperti air laut. memikat namun anggun. jika membuat pejetan atau blumbangan agak sempit dan dalam ukurannya. maka sogokannya dalam. terkenal didaerah Madura dan hidup dijaman awal Majapahit. gunanya untuk menuakan keris. nama salah satu dapur keris lurus. lambe gajah hanya satu dan ri pandan. penamaan atas salah satu jenis besi. memakai sogokan rangkap. KAMALAN. garam dapur dan kadang air jeruk nipis (jeruk pecel). bentuknya menyerupai duri pipih yang melengkung runcing. gandiknya panjang. pamornya lembut tapi meriah. sebuah kanyut tidak mungkin dimiliki oleh ganja yang buntut cecaknya berbentuk nguceng mati. KARIMO. lihat KARNA TINANDING. salah satu dapur tombak luk 7. Hidup dijaman Belanda. dibagian buntuk cecak yang berbentuk buntut urang. Jawa Timur. keris yang sudah dikamal maka permukaannya akan terkikis sehingga tidak tampak bekas gerinda. KASA. sogokan rangkap dan sraweyan. kedudukan bilah condong kedepan. Ada yang mengatakan tidak pakai greneng melainkan kembang kacang dan satu lambe gajah didepan dan belakang. KANTAR. berwarna hitam kehijauan. keris luk 13. permukaan bilahnya ngadal meteng dengan ada-ada yang hampir tak terlihat karena tipis. tombak dan barang pusaka lainnya. tombak ini juga memakai bungkul tetapi kecil dan tipis.Ukuran lebar tombak ini dibagian bawah agak jauh lebih lebar disbanding bagian tengahnya. Karacan termasuk dapur tombak yang langka. KATUB. sisi bilah paling bawah berbentuk menyudut. KARNA TINANDING. kikir atau asahan. ukuran bilah sedang memakai kembang kacang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 29 . Madura bekas tempat tinggal EMPU Keleng. Kerisnya dinilai indah dan ampuh. Katanya baik untuk pegawai negeri untuk mengangkat derajatnya. Pertama keris dengan bilah simetris. jadi seakan akan buntut urang itu dilengkungkan keatas. bentuknya ada dua macam. Keris buatannya berkesan luwes menyenangkan tetapi wingit dan angker. BESI. Penampilan keris secara keseluruhan menarik hati. pamornya tidak tergolong meriah dan biasanya Pulo Tirto. hijau seperti rumput layu.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dan berukuran dalam. keris ini memakai kembang kacang.

tidak halus dan lumer. angker. bagian janurnya dibuat tajam sampai puyuhan. Ganjanya iras dan bentuknya kelap lintah. pamor tidak diketahui tetapi pendoknya suasa bentuknya blewahan. keris yang dalam pembuatannya lebih mementingkan tuah dari pada keindahan garapannya. tanpa ricikan apa-apa. keris luk 5. sirah cicak tidak lancip. pemilihan besi atau keindahan pamor sehingga berkesan wingit. sogokannya dalam dan panjang. Walau secara umum bentuknya sama tetapi kembang kacang ada beberapa variasi bentuk yaitu Nguku Bima. ganjanya agak panjang. Empu ini jarang membuat keris luk. dianggap mempunyai tuah yang baik bagi penggemar tosan aji untuk menetralkan pengaruh yang kurang baik dari keris lainnya. Semar Tinandu dan Semar Betak. salah satu dapur keris lurus. Nicolaas Hartingh. bentuk Dha pada Ron Dha tidak tegas. Empu Keleng menggunakan besi yang madas dan mentah. atau Tlale Gajah. kalau diraba terasa nyekrak. bilahnya simetris. KELENG. Pogok. Penempatan pamor pada bilah tidak menentu. gandik ini polos didepan dan belakang. keris Pusaka Kraton Yogyakarta yang dianggap PUSAKA UTAMA. KERIS PUSAKA KANGJENG KYAI AGENG KOPEK. antara lain beras wutah. Betok. Gula Milir dan Nyunti selain itu walau bentuk dasarnya sama tetapi ada beda antara daerah satu dan lainnya. jung isi dunya dan lain lain. Besi itu berkesan kering tapi montok. ukurannya sedang. KEMBANG KACANG. Berdapur Jalak Sangu Tumpeng dengan warangka kayu Cendana wangi. pada umumnya jenisnya pamor mlumah. bentuknya bagai tunas tumbuh. Kembang Kacang ini selalu menempel pada bagian atas dari bagian gandik. Ricikan lain tidak ada dan tergolong langka. tergolong ganja wuwung. Sabah disebut Belalai Gajah. hidup jaman Pajajaran. mempunyai 2 buah gandik. KELEM. adalah nama bagian keris yang bentuknya mirip namanya. biasanya keris lurus. buntut urangnya ada yang papak dan ada yang ngunceng mati.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KELAP LINTAH. Di Semenanjung Malaysia. atau MAHISA DENGDENG. atau Sekar Kacang.. Tetapi karena yang membuat seorang Empu maka factor keindahan tetap ada pada keris tersebut. bulat dan kokoh agak panjang. KKA KOPEK dulu tanda mata Susuhunan PAKU BUWONO III kepada Pangeran Mangkubumi melalui Gubernur dan Direktur Pesisir Utara Pulau Jawa. bagian bawah cenderung merupakan garis lurus. Pamornya lembut. KEBO DENGDENG. KERIS TAYUHAN. Kalau memakai kembang kacang. sewaktu beliau dinobatkan sebagai Sultan Yogyakarta pada tanggal 13 februari 1755. Brunei. Keris keris yang masuk jenis ini antara lain berdapur Jalak Budo. Riau. jika dilihat pamor itu kurang jelas. tapi tidak ruwet. penamaan jenis pamor melalui kesan penglihatan dan rabaan. Ini terjadi karena bahan pamor bukan dari mutu yang baik. Tikel alis agak pendek. EMPU. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 30 . mempunyai sogokan rangkap dan tembus dari satu sisi ke sisi yang lain. tanda kerisnya. KERIS TINDIH. Gandiknya tidak terlalu miring.

kebanyakan merupakan ganja wilut dan kelap lintah. pedang dan lainnya. ricikan lain tidak ada. KENDIT PELET. besi yang digunakan 2 rupa. Ganja buatan Ki Nom. pakai greneng. halus dan padat serta rapi penempatannya. cara memakai keris di Jawa Tengah. KENANGA GINUBAH. atau KEWALAN. gambar pada warangka kayu Timoho berupa garis hitam atau coklat melingkar sempurna mendatar ditengah warangka keris atau tombak. kembang kacang dengan lambe gajah satu.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS PUSAKA KANGJENG KYAI AGENG JAKA PITURUN. hulu keris dan warangkanya tetap menghadap kearah kiri. keris diselipkan disela sabuk lonthong. lihat KENDIT SIMBAR. jalennya kecil dan lambe gajahnya pendek. Mewah dan berwibawa. keris luk 9. biasanya hanya ada pada keris tangguh Madura. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 31 . Pellet kendit ada beberapa antara lain Kendit Putih. KENDIT ILAT-ILATAN. bentuknya sederhana sekali. wrangka kayu Timoho denganpendok Suasa dihias batu permata. beberapa ahli keris memperkirakan bahwa usia Ki Nom memang panjang sekali. dan bila diamati dari sisi atas akan berkesan ramping. bentuk menyerupai untaian bunga kenanga. tetapi berkesan kokoh. MINYAK. Tetapi sebagian ahli mengatakan bahwa terdapat beberapa empu dengan nama Supo Anom yang merupakan turunan Empu tersebut. Blumbangannya dangkal dan menyempit kearah ujung. KLENTIK. bagian tengah yang bercampur pamor warna besinya hitam keabu-abuan atau hitam keunguan tetapi dibagian pinggir hitam legam. KIDANG SOKA. tanda tanda utama memberi penampilan anggun. kedudukan keris condong ke arah tangan kiri. KEWAL. Ada pula yang pakai ri pandan. diantara lipatan kedua dan ketiga. dalam keadaan aman dilarang. Demikian pula orang biasa dilarang menggunakan cara ini. Sampai sekarang keris nya selalu dicari dan harganya mahal. KIKIK. terkenal di akhir Kerajaan Majapahit sampai ke jaman pemerintahan Sultan Agung di Mataram. ukuran bilah panjang. Janurnya menyerupai batang lidi. bisa membuat pemiliknya mempunyai kepribadian menarik dan menonjol dilingkungannya. Agar tidak berbau tengik biasanya dicampur minyak cendana. Keris keris dan tombak Ki Supo Anom memang indah sekali. sirah cecaknya montok dan meruncing ujungnya. Bagian kembang kacang dibuat seperti gelung wayang. tetapi tebalnya lebih disbanding keris buatan Mataram lainnya. kenanga atau melati. KIDANG MILAR. dianggap keris jabatan Raja Yogyakarta. EMPU. dipunggung. lebarnya juga sedang. Cara ini hanya boleh dipakai para prajurit dalam situasi darurat. oleh karena itu dinamakan Ki NOM oleh Sultan Agung karena kekagumannya terhadap Ki Nom. ukuran panjang bilah sedang. KI NOM. banyak diantaranya diberi kinatah baik yang jenis Anggrek Kamoragan atau kenis yang lain. Bilah buatannya selalu berbentuk nggigir lembu. keris luk 9. sraweyan dan greneng. Pamornya rumit. KKA JAKA PITURUN selalu dipakai Pangeran Mangkubumi semasa berperang melawan Belanda. Gambaran kendit ini tidak hanya pada kayu Timoho saja tetapi juga pada kayu Elo Wana serta beberapa kayu lainnya. keris. Kendit Simbar dan Kendit Rante. gulu melednya besar dan kokoh. pamor yang tergolong pemilih. Ukuran panjangnya sedang. berdapur Jalak Dinding. lihat GANA KIKIK. dari buah kelapa digunakan untuk mengolesi tombak.

kecil dan hulunya menyatu dengan bilahnya. PELET. pejetannya dibuat dalam. Dalam kerisologi. gambar di warangka timoho berupa garis hitam atau coklat tua tetapi garis itu tidak rata melainkan robek-robek seperti nyala lidah api sehingga disebut juga Kendit Ilat-ilatan. tuahnya dipercaya disegani orang. Kalau membuat kembang kacang. Di Jawa dinamakan keris Pejetan. gambaran pada kayu Timoho berupa garis putih melingkar pada warna dasar kayu yang coklat kehitaman. alur garis pamor agak kaku dan tidak begitu halus. nama tombak pusaka Kraton Yogyakarta. besinya halus nglugut (berbulu bisa-miang). KERIS MAJAPAHIT. KODOK. Keris sajen dibuat khusus untuk keperluan sesaji tetapi ada yang menyebutnya keris Majapahit padahal keris Majapahit sebenarnya bentuknya indah dan mutunya tinggi. Bilahnya tidak begitu lebar sehingga memberi kesan ramping. Prajurit ini berhasil membunuh Mayor Clereq sehingga tombaknya dinamakan Klerek dan diminta Pangeran Mangkubumi sebagai pusaka Kraton. sogokan berukuran panjang. pakai pijetan. berdapur Bandotan Luk 9. lihat KERIS SAJEN. sirah cecak meruncing pada ujungnya gulu melednya berukuran sedang. EMPU. Sabah. jalennya pendek. pamornya rumit. sraweyan. istilah yang dipakai di Semenanjung Malaysia. prajurit Pangeran Mangkubumi. KANGJENG KYAI. sering dicari polisi atau jaksa untuk “mengikat” terdakwa agar tidak lari. keris Pejetan termasuk dalam golongan keris Tayuhan yang lebih mementingkan kekuatan gaibnya dibandingkan penampilan luar. gambaran pada kayu Timoho berupa garis hitam atau coklat tua yang terputus-putus tetapi saling rapat satu sama lainnya. KERIS SAJEN. KLEREK. Keris saja kebanyakan berpamor sanak. ri pandan serta greneng. keris jenis ini biasanya dipesan untuk diberikan sebagai kenang-kenangan atau tanda mata. KERIS AGEMAN. ganjanya mendatar. tapi buku yang lain tidak menyebut demikian apalagi ada perbedaan diantara karya keduanya. atau Kalika Benda. Ada yang menyebut keris Kala Bendu. kesan keseluruhan galak tapi menyenangkan (sumingit). memakai gandik polos. keris yang dalam pembuatannya lebih mementingkan keindahannya daripada tuahnya. Ciri-cirinya. KENDIT RANTE. semula milik Prawirarana. KLIKABENDA. ditengah sawah atau sungai dan banyak yang sudah tidak utuh karena karat namun karena itulah sering dibayangkan keris tersebut bertuah dan ampuh. Brunei. janurnya dibuat tajam. nama salah satu keris luk 9. Kedudukan bilahnya begitu condong kedepan memberi kesan membungkuk. bagian ini seolah membengkak bagian pangkalnya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KENDIT PUTIH. KENDIT SIMBAR. penamaan terhadap keris yang sederhana. hulu yang terbuat dari logam ini biasanya berupa gambaran manusia yang distilir. KERIS PICHIT. Banyak keris sajen ditemui di lading. Riau untuk keris yang permukaan bilahnya terdapat lekukan lekukan yang menyerupai bekas pijitan. tidak sesederhana keris sajen. ada yang menyebutkan EMPU KODOK nama lain dari EMPU SUPO ANOM. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 32 . terkenal dijaman Mataram dan hidup di Madiun.

panjangnya sekitar 20 sampai 25 cm dan beratnya sekitar 300 gram. gandiknya agak tegak. kembang kacangnya seperti tunas tumbuh. istilah yang digunakan untuk menilai keadaan “tertanamnya” pamor pada besi bilah keris. bentuk huruf Dha pada Ron Dha tidak jelas. nama bentuk pamor yang menyerupai bentuk obat nyamuk melingkar. menambah kewibawaan pemiliknya. Empu ini menggunakan besi padat. menyuburkan tanah dan lainnya. kalau kujang adalah senjata genggam maka Kudi termasuk tombak tangkai pendek sepanjang sekitar 65 – 80 cm. memberi kesan kokoh. terbuat dari besi. Hidup dijaman Pajajaran sekitar abad 11. sogokannya panjang dan dalam. KUWUNG. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 33 . KUL BUNTET. tergolong pamor pemilih dan tergolong pamor miring. panjang dan membulat bagian depan. sebenarnya khusus dipakai petani. keris yang memakai pamor ini biasanya keris Tayuhan. pamor yang menyerupai kulit ular belang. sehingga keris buatannya mempunyai kesan menunduk. Kerisnya agak lebih besar dan panjang. Tandanya bagian bawah ganjanya cenderung lurus. EMPU. warangkanya agak aneh sehingga memasukan kudi dari samping bilah bukan dari atas. Banyak yang percaya kujang bisa mengusir hama tanaman.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KORO WELANG. kedudukan bilah pada ganjanya agak miring. KUDI. mulai dibuat sekitar abad 8 atau 9. KUMAMBANG. sopan. Termasuk pamor miring dan sukar dibuat serta pemilih. Ada yang berpamor dan kinatah emas. Bila hanya menempel saja dan tidak tertanam kuat maka disebut pamor kumambang (mengambang). baja dan bahan pamor. karyanya kebanyakan berdapur lurus. senjata mirip kujang. banyak terdapat di Jawa dan Madura. Merupakan pamor titpan yang bisa dibuat kemudian. senjata khas Parahiyangan. biasanya terletak dibagian sor-soran. KUJANG. janurnya dibuat tajam sampai ke pujuhan.

karyanya ditandai dengan ganja melengkung. oleh karena itu hanya prajurit kraton yang berbadan tegap yang menggunakannya. Milik Pangeran Hadiwinata yang diberikan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. keris ini tergolong langka. kayu yang biasa digunakan sebagai tangkai tombak (landeyan). buntuk urang melebar pada ujungnya. KANGJENG KYAI. dibungkus kain putih dengan bunga dan sedikit kemenyan setelah itu dilarung ditengah kali yang dalam atau laut. panjangnya lebih dari 1 meter. LARUNG. sisi tajam didepan yang dibawah membentuk garis cekung kemudian berubah cembung sepintas seperti huruf S. gandiknya polos. biasanya untuk yang bertuah buruk. selain nama dapur keris juga nama dapur pedang. nama salah satu dapur keris. biasanya keris dibersihkan dulu. berdapur Sangkelat luk 13. LEGI. gulu meled dan sirah cicaknya besar. salah satu dapur keris luk 3. bentuknya agak aneh. sejajar dengan isi punggung terdapat kruwingan. Seluruh isi punggung pedang majal. kayu ini dengan olahan yang baik tidak mudah patah dan ringan serta tetap lurus. salah satu dapur pedang yang tergolong pedang sabet. tiga perempat punggung bilahnya lurus selebihnya sampai keujung melengkung seperti garis cembung. LIMAN LUK TIGA. yang berupa pedang panjangnya sekitar 85 – 95 cm ujungnya runcing. LALER MENGENG. bagian blumbangan atau pejetan biasanya dangkal dan penuh dengan pamor. dan tidak terlalu menonjol keluar. walau tergolong pedang suduk tetapi sering menjadi pedang sabet. alurnya agak lebar. Bagian yang lurus majal sedang yang cekung makin keujung makin tajam. sogokannya berukuran pendek. LAR BANGO. bilahnya sedang dan lurus. Dua pertiga bagian punggung merupakan garis lurus. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 34 . tempaannya padat dan matang. Banyak yang digarap apik dan dihias dengan pamor yang indah. ukuran panjangnya normal. lambe gajah kecil runcing. terkenal pada jaman Mataram. ricikannya kembang kacang (biasanya kecil). Karena titik beratnya mengarah keujung. KAYU. Dapur ini tergolong langka dan hanya pada keris keris tua. warangkanya dari kayu cendana. pada bagian gandik sor-soran terdapat gambar timbul berupa gajah utuh. maka penggunaannya tidak gampang. sogokannya rangkap memanjang hingga pucuk bilah. bilah berukuran sedang dan besi berwarna hitam keabu-abuan. seluruh sisi yang tajam lurus datar. gandiknya panjang. kembang kacang terbalik. LENGIS. pamor rumit dan padat. EMPU. pendoknya suasa blewahan. penampilan memberi kesan lembut dan tampan. LAMENG. atau LAR NGANTAP adalah salah satu dapur keris bilah lurus. keris pusaka Kraton Yogyakarta. Kalau membuat kembang kacang mirip gelung wayang. pejetan. tikel alis dan tingil. bagian dibagian ujung lebih lebar disbanding pangkalnya. Titik berat tidak begitu mengarah keujung sehingga enak digunakan. Sementara yang keris tergolong keris lurus. Gandiknya miring dan tikel alisnya pendek. kalau salah menggunakan tangan bisa terkilir. memakai pejetan. bentuknya hampir sama dengan keris Naga Siluman luk 3.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK L LAKEN MANIK. Sejajar dengan sisi lurus punggung terdapat kruwingan. selebihnya lengkung yang cekung. dibuang. LAR NGATAP. ukuran panjang bilahnya sedang pipih.

gandiknya panjang dan tidak begitu miring. ada yang mengatakan beliau berasal dari Madura. LUJUGUNA. sedang jumlah terkecil adalah 3 walau ada yang menyebutkan bahwa keris luk 1 itu ada. LUMER PANDES. pamor yang tertanam kuat dibilah. Perancis. jumlahnya selalu GANJIL tidak pernah genap. dulu yang berhak memakainya adalah abdi dalem berpangkat KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 35 . terkenal pada jaman Kerajaan Kartasura. jika memakai luk tergolong rengkol. gulu melednya panjang sehingga terkesan kurus. kurang halus dan tidak nyekrak. bilahnya berukuran agak panjang dibandingkan buatan Mataram pada umumnya. LINTANG MAS. kasar dan tegas. bagian yang menyerupai Dha pada RON DHA kurang jelas. jumlah terbanyak biasanya 13 tetapi ada yang lebih dari itu sampai 29 dinamakan KALAWIJA. janurnya dibuat tajam sampai ke puyuhan. jika tombak ber luk 9. Tandanya buntut urangnya selalu nguceng mati. sisi ujung bawah tombak berbentuk menyudut. Pada umumnya dilapisi dengan kinatah emas. ganjanya tergolong ganja wuwung. yakni tidak perih kalau diraba. LIS LISAN. lambe gajahnya panjang menonjol. LUK. Ada juga keris Jawa menggunakan besi in kemungkinan menggunakan sisa dari kereta kerajaan yang berasal dari Eropa. KANGJENG KYAI. Pamornya banyak. LIMONIT.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK mulai kepala. Jerman. sederhana. Bentuk hiasan mirip dengan motif batik. lambe gajahnya pendek. EMPU. besinya berkesan padas mentah. dapur Pasopati. sogokannya pendek. pamor yang bentuknya berupa bulatan berlapis seperti pamor Udan Mas. kelabu gelap atau coklat tua. Apabila ada sogokan biasanya dalam dan panjang. salah satu mineral besi terikat air. limaran merupakan deretan pola segitiga melingkar penuh (tepung gelang – bhs Jawa) pada metuk. LIMARAN. kain. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. guru melegnya panjang dan sirah cecaknya membulat. LUNG GANDU. dan sedang dibagian atas gandik. biasanya dari eropa. garis batas sepanjang tepi bilah keris sejak dari atas kembang kacang keujung bilah terus kebawah lagi sampai mendekati greneng. warnanya kuning. bagian kelok keris. kaki sampai ekor. terkenal pada jaman Pajajaran. khusus dibagian metuk pada sebilah tombak. LONING. hiasan berupa relief (gambar timbul) di sebilah keris atau tombak. salah satu dapur tombak lurus. pahatan relief biasanya dilapisi emas. ricikan lain hanyalah greneng dan ada-ada. Tergolong pamor pemilih cocok untuk pedagang permata. EMPU. kembang kacang memberi kesan manis tapi kokoh. Dibuat pada Pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono II dan diberikan ke putrinya Kangjeng Ratu Maduretno dan kembali ke Kraton di jaman Sri Sultan Hamengku Buwono V LINGIRAN. Kalau membuat kembang kacang bentuknya Nguku Bimo. menyembul keluar halus tapi jelas. nama salah satu dapur keris / tombak. seluruh permukaan bilah tertutup kinatah Lung-lungan bentuknya nggigir sapi dengan ada-ada tipis disepanjang bilah. LUNG KAMAROGAN. jika tanpa kembang kacang. KINATAH. sirah cecak lonjong dan meruncing pada ujungnya. bagai irisan buah melinjo. penampilannya gagah. tanda kerisnya adalah : ganjanya berbentuk garis datar. Ukuran gandik dan bentuknya sedang sedang saja. jalennya berukuran besar. Blumbangannya dibuat dalam. salah satu motif hiasan kinatah dan sinarasah. bilahnya lebar dibagian tengah. tetapi lapisan bulatannya lebih banyak sehingga garis tengah bulatan mencapai 1 cm atau lebih. LINDRI. dengan posisi saling menyilang. Warangka dari kayu Timoho dan pendoknya emas murni bertahtakan rajawarna. potongan melintang tombak biasanya berbentuk segitiga dan tombak ini berukuran panjang. badan. Karena susah dibuatnya kini dapur ini langka dan jarang ditemui.

LUWU. Walau bukan batu meteor tetapi bersipat seperti batu meteor sehingga bisa sebagai bahan pamor. biji besi berasal dari pegunungan Torongku dan Ussu diwilayah Luwu. PAMOR. hiasan ini ada yang sepertiga keris. Sulawesi Selatan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Wedana Kliwon. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 36 . ada yang setengahnya dan ada pula yang sampai ujung bilah.

jika dijentik dengungnya sember. memakai kembang kacang. lihat Kebo Teki. bilah berbadan lebar. lihat Kebo Lajer. Jalennya juga berukuran besar. bagian bawahnya rata. dapur Luk 3. Pusaka kraton Yogyakarta. kalau memakai kembang kacang maka kembang kacangnya besar dan ramping. lis-lisannya melingkar seluruh bilah. dapur keris luk 15. keris itu agak tipis dibandingkan buatan Tuban. gadik polos. Sogokannya rangkap sampai ketengah bialah atau kepucuk. MALELA KENDAGA. lihat Kebo Dendeng. ukuran bilah sedang. MAHESA DENDENG. Keris dengan besi ini biasanya keris lama karena pengolahan bahan pasir besi menjadi besi tidak sempurna MALIK. Kemudian diserahkan ke Kraton pada masa pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Sogokannya berukuran dalam. Mulai dari atas gandik sampai kebagian buntut cecak. jika bilah itu dicuci dalam keadaan putih bersih seakan mengeluarkan bau rempah. memakai pejetan dan tikel alis. MAESALENGI. berwibawa dan tegas. menurut para ahli tuah besi ini buruk sehingga pemiliknya sukar mencari rejeki. Warangka dari kayu Trembalo dengan pendok dari emas Rajawarna. MAHESA LANANG. greneng lengkap. Sebagian pecinta keris membedakan Malela menjadi Pasir Malela dan Malela Kendaga. Keristal keristal yang berkerlip akan tampak terang jika bilah keris itu akan tampak terang bila bilah keris itu dalam keadaan putih bersih. MAHESA TEKI. Ganja ini tergolong ganja wuwung. MAHESA NEMPUH. nama jenis besi bahan pembuatan tosan aji. permukaannya kasar dan warnanya hitam keabuabuan. buatan Penembahan Mangkurat dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dan merupakan putran dari keris milik Tumenggung Sastranegara. MAHESA LAJER. Pendoknya dari suasa. Tanda tanda keirnya. pamor keris umumnya lembut dan mubyar. jenggot. ukuran bilah sedang. besinya halus keras tapi berpori. penamaan jenis besi bahan keris atau tosan aji lainnya yang pada permukaan eolah bertaburan kristal kecil yang mengkilap. MAHESA NABRANG. KANGJENG KYAI. tikel alis dan greneng. yang Pasir Malela maka kerlipnya membiaskan warna putih keperakan sedang Malale Kendaga berwarna kuning emas. gandiknya polos.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK M MACAN. MAHESA GENDARI. gandiknya miring. pusaka Kraton Yogyakarta. berdapur kebo Lajer. Ganjanya berukuran normal. EMPU KI. Keris kerisnya berpenampilan keras. MAHESA SOKA. ada yang mengatakan dapur Paniwen ada yang mengatakan Sengkelat. tetapi kaku. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 37 . dapur tidak diketahui pasti. terkenal di daerah Madura pada awal kerajaan Majapahit. Semula milik Adipati Danurejo yang bergelar KPH Kusumoyudo. lihat Kebo Lajer. dihias kinarasah emas permata hingga pucuk. dapur Luk 3. warna besi hitam kehijauan. warangka dari kayu Timoho. lambe gajahnya dua. bupati Mancanegara. KANGJENG KYAI.

MANIKEM. Tergolong pamor rekan. MANGLAR MUNGA. MENGKON. pakai tikel alis. ini membersihkan bilah dari sisa minyak. merupakan nama pamor keris. berdapur lameng. salah satu dapur luk 3 dengan panjang bilahnya sedang. pedang pusaka milik Kraton Yogyakarta. banyak dijumpai di keris buatan Madura. Setelah direndam. KANGJENG KYAI. warangka Timoho dengan pendok emas. salah satu dapur keris Luk 3. diatas bagian mentuk terdapat bungkul dan diatas bungkul terdapat adaada sepanjang bilah. Pamor ini pamor rekan dan pemilih. Ricikan lainnya adalah ri pandan susun. KANGJENG KYAI. MANGUN ONENG. memakai pijetan. juga cocok untuk orang yang lemah lembut atau kasar. setelah dihancurkan menjadi bubuk. karena dicurigai akan berkhianat maka Mangkubumi memerintahkan orang menghukum mati Mangun Oneng dengan Pedang dan kemudian menjadikan pedang tersebut pusaka kraton. lambe gajah satu. MARANGI. nama salah satu dapur tombak luk 9.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MANCUNGAN. berpenampilan sedang. tombak atau pedang yang bentuknya menyerupai bunga kelapa dalam untaian. dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. memakai kembang kacang. Warangan yang baik adalah berupa kristal warangan alam yang berwarna jingga kemerahan. Bulatan satu dengan lainnya dihubungkan dengan garis garis pamor. pejetannya dangkal. bentuk pamor yang serupa dengan Ujung Gunung hanya letaknya terbalik. digosok dengan sikat gigi secara perlahan agar tidak merusak pamor. disebut mutih. Kisahnya saat Pangeran Mangkubumi menjadi Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. ukiran gaya Yogyakarta. dibawa selalu oleh abdi dalem wanita yang senantiasa berada dibelakang raja dalam setiap upacara besar di kraton. bisa juga dengan memakai buah mengkudu masak sekitar 15 buah. tepi bilah tombak bagian bawah membentuk sudut dengan tepi menghadap kebawah. Jika proses ini berjalan baik maka pamor akan tampak maksimal dan indah. berjajar berderetan dari pangkal sampai ujung bilah. Cara mewarangi ditiap daerah berbeda walau tujuannya sama. tuahnya menambah wibawa pemiliknya. pakai greneng. keris pusaka kraton Yogyakarta. panjang bilahnya sedang. sesuai untuk orang baik tinggi atau pendek. tuahnya mudah mencari rejeki dan menonjol dipergaulan. nama salah satu dapur lurus yang ukuran bilahnya sedang. MANDRABAHNING. Bagian yang lancip justru menghadap ke pangkal. Disukai pedagang dan pengusaha karena tuahnya gampang mencari rejeki. atau mewarangi adalah pekerjaan membersihkan dan memberi warangan pada bilah keris atau tosan aji lainnya. jenggot. Ada pula yang badannya “menghilang” ditengah bilah. seringkali rendaman ini memakan waktu 1 minggu atau lebih. permukaan bilah seluruhnya berbentuk nggigir sapi. MANGGAR. dibilas. gusen dan ri pandan. Sebelum diwarangi. tikel alis. merupakan putran dari keris KK TOYATINABAN. saat itu banyak bupati kraton Surakarta ingin bergabung antara lain Mangun Oneng dari Pati. gandiknya diukir dengan gajah bersayap berbadan naga dan badan ini meliuk ditengah bilah sampai keatas. tergantung dengan tebal karat atau banyak kotoran. tidak memilih dan tergolong langka. warangan atau karat. Tujuannya untuk menampilkan gambaran pamor sekaligus menambah keawetan keris tersebut. garis tengah bulatan mencapai 1. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 38 . MANGKURAT (1). maka bilah dicuci dengan air jeruk nipis dicampur buah klerak atau bisa juga dengan sabun colek. sogokan rangkap ukuran normal. keris harus lebih dahulu dibersihkan sampai putih. MANGKURAT (2). Sisa warangan lama dan karat dibersihkan dengan cara merendam dalam air kelapa basi (setelah disimpan sekitar 2 minggu). Pamor ini merupakan kumpulan dari bulatan lonjong kecil yang mirip dengan bulatan pamor Wiji Timun yang letaknya berserakan saling menyudut. bagian gandiknya polos. Pamor Manggar tersusun dari pangkal sampai ujung bilah. Proses ini diulang sampai bilah berwarna putih dan tidak ada lagi minyak atau kotoran lain menempel di bilah. MANGKURAT. berdapur jangkung mayat.5 – 2 cm dan tiap bulatan terdiri lebih dari 8 lapis. pamor yang gambarnya merupakan bulatan bulatan berlapis. UKIRAN.

lihat buntut urang. salah satu dapur keris lurus ukuran sedang. tuah dari Mekangkang Lanang baik untuk prajurit. Keris buatan Surakarta banyak yang ujungnya berbentuk mbuntut tuma. ada dua macam yaitu Mekangkang Lanang dan Wadon. lambe gajah satu. MAYAT MIRING. dapur keris lurus berukuran sedang. MBUNTUT URANG. keris dan lainnya. bisa menambah waibawa. bedanya pada Mbatok Mengkureb garis dibawah sirah cicak den gulu meled juga cekung. ini terjadi saat dibuat suhu terlalu tinggi sehingga bahan pamor luluh kedalam bahan besinya. tanpa tikel alis. salah satu dari 4 macam bentuk ujung bilah keris atau tombak. nama pamor yang tergolong langka. MBATOK MENGKUREB. greneng lengkap. nama salah satu dapur keris Luk 7. adalah salah satu dapur keris lurus berukuran sedang. Memakai sogokan didepan. Pamor apapun yang ada degradasi warna antara besi dan pamor tidak jelas disebut mbugisan. Gandik polos dengan pejetan. penamaan pamor berdasarkan kesan penglihatan terhadap pamor tersebut.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dicampur dengan air perasan jeruk nipis. Bagian besi ditempa berulang kali sehingga kotoran dan kandungan karbon keluar sebagai percikan bunga api. tahap awal pembuatan tombak. MEKANGKANG. lagi pula bentuk ini kebanyakan hanya disukai oleh pecinta keris di daerah Surakarta. Untuk Mekangkang Wadon warnanya ungu tua kebiruan. dilihat dari samping seperti garis cekung. gandik polos. Konon baik untuk pegawai agar disayang atasan. Ricikan kembang kacang. sogokan belakang dan pejetan. Mirip ganja sebit ron tal. jarak antara luk pada bagian dekat dengan ujung bilah lebih rapat satu sama lain disbanding dengan bawahannya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 39 . ganjanya agak membungkuk dan bagian gandiknya polos. MBUGISAN. sebutan model ganja keris yang bentuknya melengkung. nama jenis bahan besi untuk membuat keris. Sering karena mendapatkan warangan susah. liat dan mudah dibentuk. tergolong pamor rekan dan bertuah dikasihi rekan sekelilingnya tetapi teramasuk pamor pemilih. tetapi hasilnya kurang baik. MAYANG MEKAR. MEGANTARA. Memakai gusen. MASUH. Bila posisi bilah tidak membungkuk biasa disebut dapur MAYAT saja. Memakai greneng. jalen dan greneng. MARAK. pada permukaannya seolah tersebar kristal kecil yang membiaskan warna kebiruan. sogokan rangkap. Kadang disebut dapur Merak. warnanya hitam keunguan dan jika diamati teliti seakan mempunyai semacam urat urat halus tetapi kalau diraba permukaannya halus lumer dan kalu dijentik berbunyi dengung yang panjang. model luknya menyerupai dapur Murma Malela. maka orang menggunakan arsenikum. jika dijentik berbunyi dengung pendek. jika sudah selesai maka besi ini menjadi besi wasuhan yang bersifat ulet. menyerupai bentuk ekor kutu rambut. MBUNTUT TUMA. ukuran normal tetapi bagian janurnya tebal sehingga jarak sogokan depan dan belakang terkesan jauh. MARA SEBA.

kesannya ramping dan manis namun keras berwibawa. Jika memakai sogokan biasanya dangkal dan agak pendek. biasanya ada 6 atau 8 lapis bulatan. Bukan pamor pemilih. MINETTE. MESEM. sogokan rangkap. MELATI SINEBAR. teratai. lihat Wiji Timun. Letaknya tepat dibawah sor-soran. merupakan bagian tombak yang bentuknya seperti cincin. Terbuat dari logam perak. atau Mundarang. emas atau suasa/kuningan. bentuknya sedang. dapur keris lurus berukuran sedang. MELATI RINENTENG. penampang bulatan terluar sekitar 1 cm. perlengkapan hiasan pada sebilah keris. Memakai kembang kacang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 40 . tergolong pamor rekan dan tidak memilih. Memakai kembang kacang. Seringkali ditambah permata. MENDARANG. sebutan lain melati rinonce. jenis mineral besi berwarna coklat terdiri dari trioksida besi terikat air dengan rumus kimia Fe2O3H2O. pamor berbentuk kumpulan bulatan menyebar berurutan dari ujung bilah sampai pangkal. lambe gajah satu. METUK. Tanda keris buatannya. Dipercaya baik untuk mencari rejaki.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MELATI RINONCE. EMPU. termasuk pamor rekan. empu yang hidup didaerah Blambangan pada jaman Majapahit. besinya umumnya hitam dengan tempaan matang namun ada kesan glugut seperti berbulu halus. lambe gajah satu. disukai pengusaha dan pedagang. MIJI TIMUN keras diujungnya. Pamornya umumnya merata penuh tetapi tidak mubyar. MENDAK. bentuknya seperti cincin melingkar pada pangkal pesi sebilah keris. maka bilah tombak tidak. MENDUNG. Sering dihias dengan ukiran berbagai motif seperti limaran. pamor yang bentuknya mirip untaian bunga melati yang diuntai dengan benang mulai ujung pangkal sampai ujung bilah. Kalau memakai luk biasanya dalam dan rengkol memberi kesan padat. keris lurus dengan panjang bilah sedang. intan berlian atau batu mulia lainnya. Kegunaannya untuk menahan bilah tombak apabila ada benturan masuk kedalam tangkainya. harganya bisa bervariasi dan menentukan status social pemakainya. sraweyan dan greneng lengkap.

Banyak membuat pamor miring. dapur Pendawa Cinarita. MLOYOGATI. Tuahnya menangkal segala sesuatu yang tidak diingini. tergolong dapur langka. MRUTUSEWU. nama empu yang kurang terkenal dari Blambangan dijaman Majapahit. Keris ini didapat sebagai hadiah untuk Sri Sultan Hamengku Buwono II ketika ditawan di Pulau Penang. Pamor ini sangat keras dan tidak hilang dikikir dengan kikir baja karena terbuat dari bahan titanium yang keras. melati. umumnya campuran minyak cendana. MULYAKUSUMA. Ia harus bisa memahami watak pemesannya agar bentuk warangkanya sesuai dengan sifat orang tersebut. tidak pemilih dan tuahnya untuk pergaulan. PAMOR. kenanga dan lainnya. MUNGGUL. Sudah jarang dipakai karena populasi Rase yang tinggal sedikit. didekat alat kelaminnya. Tersebar dari pangkal sampai ujung bilah. MURMA MALELA. pamor ini pemilih. luk 5 dengan warangka dari Cendana. EMPU. sepintas mirip pamor Sisik Sewu. Ricikannya. Salah satu keris dapur luk 7 dengan luk makin kearah pucuk makin rapat. Ganjanya sering model Mbatok Mengkurep. tombak atau sarung pedang. Garis ini bukan garis yang utuh melainkan terputus-putus. MINYAK RASE. Pendoknya jenis blewahan serta dari suasa. MRAMBUT. terpercaya dan manis dipandang. Dianggap pamor yang baik dan sukar dicari. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. sepintas lalu seperti pamor Adeg. bentuknya seperti bisul. bahan pembuat minyak keris dari binatang Rase. campuran beberapa jenis minyak digunakan untuk pewangi dan pengawet tosan aji. MRANGGI. kembang kacang dan lambe gajah dua. secara keseluruhan kerisnya memberi kesan tangkas. orang yang punya keahlian membuat warangka keris. Minyak yang kurang baik akan menyebabkan bau tengik. mengakibatkan jamur dan merusak bilah. bedanya pamor Adeg garisnya tidak terputus. pamor ini terdapat di badik badik buatan Bugis dan Luwu. bentuk pamor menyerupai garis yang membujur dari pangkal keujung bilah. Biasanya juga sebagai tukang mewarangi. sejenis Musang. salah satu bentuk pamor dengan gambaran merupakan kumpulan garis-garis dan bulatan yang saling berdekatan sehingga tampak ruwet. menonjol dari permukaan bilah sebesar biji kacang hijau atau lebih besar sedikit. Termasuk pamor mlumah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MINYAK KERIS. baik dan tahan lama. Selain itu mengetahui sifat kayu dan jenisnya agar menghasilkan bentuk warangka yang artistic. Kerisnya berbilah kecil agak tebal tetapi ramping. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 41 . sebagai pencampur umumnya minyak klentik atau sekarang banyak dipakai minyak Singer. Besinya seringkali berwarna hitam kelam pada tempaannya. KANGJENG KYAI. sering selain pada keris Jawa .

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 42 .A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MUTIH KERIS. Biasanya direndam air kelapa basi baru disikat perlahan lahan dilarutan jeruk nipis berkali-kali sampai sisa warangan dan minyak hilang sama sekali dan keris tampak putih seperti pisau dapur yang baru diasah. satu tahapan dari membersihkan serta mewarangi keris.

NAGA. Ricikan lain adalah sraweyan. NAGA RANGSANG. nama pamor yang letaknya didaerah sorsoran. lambe gajah satu. berdapur Pasopati. salah satu dapur keris luk 7. Keris ini memakai greneng. pendok dari emas bertahta intan permata. NAGA PENGANTEN.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK N NABI SULAIMAN. lihat NAGA TAPA. dengan pendok Emas Rajawarna. pada umumnya dihiasi kinatah emas. Dibuat di Tamanan Kraton. bentuk pamor yang mirip dengan Blarak Ngirid. NAGA SALIRA. NAGA GAJAH. gandik keris diukir kepala gajah lengkap dengan telinga dan belalai tetapi tanpa badan. dapurnya tidak jelas. KANGJENG KYAI. liaht Naga Salira. selain itu tak ada ricikan lain. ri pandan dan greneng. keris ini gandiknya kembar depan belakang dan diukir kepala Naga dengan badan saling membelit mengikuti kelokan luk pada bilah keris. adapun pecinta keris menyebutnya Naga Liman. NAGA LIMAN. keterangannya tidak jelas. ukuran bilah sedang. NAGA KERAS. Tujuannya untuk meredam sifat galak dari penampilan Naganya. warangka kayu Timoho jenis bosokan. NAGA KIKIK. keris luk 7. tuahnya baik terutama dalam keadaan darurat tetapi pamor ini pemilih dan katanya hanya raja atau keturunannya yang bisa memilikinya. tetapi menurut buku lama keris ini dinamakan Naga Sasra luk 7. pusaka kraton Yogyakarta. salah satu dapur keris luk 5. tempat pembuatannya di Pulo Gedong. NAGA PUSPITA. ada yang mengatakan berdapur Sengkelat tetapi ada yang mengatakan berdapur Naga Sastra. pada Blarak Ngirid arahnya keujung sedang Naga Rangsang sebaliknya. salah satu dapur luk 9. pendok dari emas bertahtakan permata. lihat NAGA GAJAH. dibuat di jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO II. lihat GANA KIKIK. tetapi pamornya pemilih. Seringkali pada moncong dua Naga tersebut dijejali dengan butiran emas atau berlian. memakai kembang kacang. Keris ini tergolong langka. semula milik Sri Sunan HAMENGKU BUWONO I. pamor Kembang Pala. dimasa pemerintahan Sri Sunan HAMENGKU BUWONO I. pusaka kraton Yogyakarta. Setelah selasai diberikan pada Gusti Raden Mas Surojo yang kemudian menjadi Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. KANGJENG KYAI. Bagian ganja memakai greneng. sogokan rangkap dan sraweyan. bentuknya ada 2 macam. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 43 . Ada yang mengatakan gandiknya dibuat dengan bentuk kepala Naga dengan ekornya meliuk mengikuti belokan luk sampai keujung. Warangkanya kayu Trembalo. KANGJENG KYAI. NAGA KIKIK LUK LIMA. pamor yang dibentuk kemudian setelah bilah keris selesai dikerjakan. Warangkanya kayu Cendana. berdapur Jalak dengan Gandik Naga. NAGA RANGSANG. Bentuk pamor menyerupai bintang segi enam. perbedaan hanya pada arah garis yang menyerupai daun kelapa. merupakan pamor titipan. Kadang memakai gusen. seandainya ada kemungkinan bikinan baru atau tangguh muda. mungkin dapurnya Naga Tapa. Taman Sari. NAGA PASA. salah satu Pusaka Kraton Yogyakarta. Tuahnya menambah wibawa.

NGERON TEBU. jadi pada gandik diukir kepala Naga bukan Srigala. penamaan bentuk permukaan bilah keris atau tombak. sebutan untuk keris atau tombak yang belum lama dibuatnya. ukuran bilah sedang. Dapur Ngamper Buto tergolong langka. salah satu dapur luk 13. lihat Singa Barong. NAGA SILUMAN (1). keris luk 17. salah satu dapur keris luk 13. bagian gandik ada ukiran Naga dengan mulut menganga lalu badan naga menghilang dibagian bilah. kembang kacang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Yang pertama : Gandik keris ini diukir dengan bentuk Serigala duduk. pada dapur Nagasastra yang baik biasanya dilapisi dengan logam emas (Kinatah mas). NAGA TAPA. atau Nggigir Sapi. NGINDEN. bagian gandik diukir dengan kepala Naga sedang badan mengikuti luk ditengah bilah sampai keujung. ukuran panjang bilahnya sedang. ri pandan dan greneng. Memakai adaada jelas dan disisi kiri kanan bagian ada-ada itu memberi kesan “montok”.banyak dijumpai keris nem-neman buatan Surakarta. NGAMAL. gandik diukir Kepala Naga sedang badan Naga ditengah bilah sampai ujung. pamor yang tampak berlemak disebut Nggajih. kadang dinamakan Naga Kikik luk 5. penamaan terhadap bentuk permukaan bilah keris atau tombak jika permukaan itu cembung dan menyerupai punggung binatang kadal yang sedang mengandung sehingga disebut Ngadal Meteng. NAGASASTRA. penamaan tepi bilah yang tidak rata dan menggerigi karena penempatan bahan pamor ditepi bilah. NGAMPER BUTA. jalen blumbangan dan greneng lengkap. NAGA SILUMAN (2). bedanya pada bagian badan lengkap dengan sisiknya sedang Naga Siluman tidak. NAGA SINGA. penampilan pamor yang seolah dapat membiaskan cahaya berkilau seperti akik. maka permukaan bilah seperti itu dinamakan Nggigir Lembu. ganja nya biasanya Kelap Lintah. selain itu terdapat sraweyan. Jadi pamor jenis apapun kalau tampaknya berlemak disebut Nggajih seperti Ngulit Semangka Nggajih dan sebagainya. bagian gandik diukir kepala Naga dan badan menghilang menyatu dengan bilah. salah satu dapur keris lurus dengan bilah sedang. NGGIGIR LEMBU. sebagian orang mengatakan ini kurang baik karena tepinya tidak rata tapi sebgian lagi mengatakan baik. NGADAL METENG. NEM-NEMAN. Pelet. berlaku di Surakarta. Dapur ini tergolong popular. salah satu dapur keris luk 7. lambe gajah satu. sebagian menyebutkan keris ini berdapur Naga Pasa. Biasanya memakai greneng lengkap. dapur Nagasastra ada yang luk nya 9 dan 11 sehingga harus disebut luknya. NGGAJIH. sumber lain mengatakan mirip dengan Naga Siluman. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 44 . Pelet. ricikan lain kruwingan. tergolong Kalawija. Yogyakarta dan sekitar dijaman Sunan Pakubuwono IX dan X serta Sri Sultan Hamengku Buwono VII dan VIII. lihat Nyamel. penamaan pamor berdasarkan kesan penglihatan. ri pandan dan greneng. Keris ini menggunakan bahan pamor lebih banyak dibandingkan keris biasa.

NGRING SEMBEN. salah satu dapur tombak lurus. tergolong pamor mlumah dan cocok dipakai siapapun. kanan sisi bilah. atau dimasukan kedalam minyak baru ke air. diteruskan ada-ada sampai ujung bilah dan permukaannya berbentuk Nggigir Sapi. nama pamor yang berbentuk mirip hurup S terletak dibagian sor-soran. sedang ujungnya meruncing tetapi tidak melingkar seperti gelung wayang. tangan kiri memegang pendok atau gandarnya. hulu keris berbentuk kepala dan tubuh tokoh wayang. NYAMEL. JERUK. NGLEMPUNG. sehingga bilah keris keluar dari warangka. NGUNUS PUSAKA. tombak dll. NUR. NGUKU BIMA. bilah simetris. salah satu cara melepas keris dari Warangkanya. Ujungnya meruncing seolah merupakan ujung sumbu lilin atau lampu minyak. Tergolong pamor tiban. kebanyakan berbahan kayu dan diukir lalu disungging. nama pamor yang mirip kulit semangka. Nyepuhi pekerjaan yang paling banyak resikonya jika gagal maka keris yang telah 99% selesai akan gagal. bagian atas menyerupai bentuk Daun Andong. bentuk gambaran pellet kayu Timoho. NIPIS. jeruk yang digunakan untuk mencuci dan pembersih keris. tuahnya memperluas pergaulan. salah satu dapur tombak lurus. Caranya dengan memegang ukiran (hulu keris) dengan tangan kanan. Tuahnya baik sebagai tempat bertanya. tergolong pamor pemilih. bentuk tak menentu tetapi mendekati bulat. segera dimasukan kedalam air dingin atau air ramuan atau air kembang setaman.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK NGINGRIM. sedikit dibagian bawah ada pudak sategal simetris di kiri. banyak terdapat pada ujung tombak. cocok untuk guru. symetris. NGLOLOS PUSAKA. salah satu cara melepaskan keris dari warangka dengan cara menggerakan warangka tersebut. jenis besi yang penampilannya mempunyai kesan padat dan matang tempaan. NGUCENG MATI. menyerupai kuku Bima dalam Wayang.lebar bilah bagian atas pinggang lebih sempit dibandingkan bawahnya. NGUDUP GAMBIR. NYEPUHI. ilmiahnya bernama NYAMBA. menyerupai dapur Baru. gading atau bahan logam. bagian diatas mentuk ada bungkul tipis. Tangan kiri memegang bagian pendok atau gandar keris kemudian bergerak menjauhi badan sedangkan tangan kanan tetap. Warna garis itu hitam dan coklat tua diatas kayu berwarna coklat keputihan atau abu-abu. di Jawa Tengah dan Timur disebut Jeruk Pecel. Disukai walau sederhana tetapi indah. salah satu ragam pelet pada kayu Timoho. Tangan kanan memegang hulu keris. bagian tengah sisi bilah ada lekukan landai menyerupai pinggang. bhs Jawa). ganja ini banyak terdapat pada keris buatan Pajajaran. langsung rusak tidak bisa diperbaiki lagi. NGULIT SEMANGKA. kemudian tangan kanan bergerak keluar manjauhi badan sedangkan tangan kiri tetap pada tempatnya. Tuban dan Madura tua. Besi yang nglempung seolah tidak berpori sehingga tidak gampang kropos. kayu ini biasanya mahal harganya. cara yang digunakan empu agar kerisnya tidak mudah bengkok dan tidak gampang majal. bagian pangkal besar dan lebar sehingga menimbulkan kesan kokoh. keris yang sudah selesai penggarapannya dibakar lagi sampai sekitar 500 derajat C. menyerupai kuncup Bunga Gambir yang belum mekar. salah satu dari 4 macam bentuk ujung sebilah keris atau tombak. salah satu bentuk ujung dari buntut cecak pada sebuah ganja. Citrus Aurantifiola. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 45 . gambaran itu berupa garis-garis pendek dan panjang bercampur sejajar tak beraturan. NGRING HESTI. Ada juga yang berhulu tanduk. berupa noda hitam besar (ceplok-ceplok. salah satu bentuk Kembang kacang. cara ini hanya dilakukan bila akan digunakan untuk maksud yang kurang baik.

menyerupai tusukan sate. selain Nyujen ada yang berbentuk Gabah Kopong atau Mbuntut Tuma.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK NYUJEN. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 46 . salah satu dari 4 bentuk ujung keris atau tombak. keris buatan luar Jawa banyak yang Nyujen Sate.

yang umum keris dicondongkan kearah tangan kanan dengan hulu dan warangka menghadap ke kiri. salah satu cara pemakaian keris di Jawa Tengah khususnya di daerah Surakarta.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK O OGLENG. Keris diselipkan disela sabuk lontong dilipatan kedua dan ketiga dari atas. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 47 .

tetapi banyak juga yang menyukainya. sepintas seperti lelehan putih keperakan. PAKEM KERIS. berwibawa dan menarik hati. mungkin karena karyanya tidak banyak. menonjol dari permukaan bilah sebesar biji kacang hijau atau lebih besar sedikit. Umumnya keris buatan empu ini berwarna hitam padat liat dan berkesan kering. Pamor ini sangat keras dan tidak bisa hilang walau dikikir dengan baja karena sifat bahannya sangat keras (Titanium). panutan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK P PAGELEN. PAKUBUWANAN. walau karyanya indah namun disbanding empu yang lain dia kurang terkenal. PAMOR AKHODIYAT. tetapi kadang ada perbedaan sedikit dari apa yang dianut oleh satu dengan yang lain. PAMOR MAS KEMAMBANG. termasuk baik tuahnya. terjadi karena proses pemanasan yang suhunya terlalu tinggi. adalah bilah keris yang retak terbelah dibagian tengah atau bawah. Penampilannya memberikan kesan tenang. seolah tertancap kuat di bilah. PAMOR MUNGGUL. pamornya lembut dan pandes. EMPU. sirah cecak agak membulat dan blumbangannya berukuran luas. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 48 . pamor yang gambar motifnya sudah dirancang terlebih dahulu dan biasanya berdasarkan pesenan calon pemilik keris. pegangan dan rujukan segala sesuatu mengenai yang berkaitan dengan eksoteri keris. bahan besi dan pamor menyatu terlalu erat sehingga batas besi dan pamor susah dilihat dengan mata. ukirannya berpenampilan “kendo” sesuai dengan orang yang berwatak sabar. PAMETRI WIJI. pamor yang bentuknya seperti bisul. Ini yang terjadi karena suhu yang tepat saat penempaan. organisasi pecinta budaya keris dan senjata traditional Indonesia. Walau termasuk keris cacat. Ganjanya panjang dan lurus berbentuk Ganja Wuwung. PAMENGKANG JAGAD. Empu yang hidup dijaman Pajajaran. PAMOR LULUHAN. terbanyak Wos Wutah. Ukuran bilahnya panjang lebar dan besar. Yang banyak memakai pamor ini adalah keris buatan Blambangan. memberi kesan gagah. UKIRAN. di Jakarta tahun 1983 didirikan juga organisasi serupa. ini karena sewaktu penempaan suhunya kurang tinggi sehingga satu saat penempelan besi dan pamor akan lepas dan retak. Bentuknya merupakan garis mendatar yang berlapis-lapis. model hulu keris gaya Yogyakarta. lembut dan sedang tingginya. gambar pamor sederhana. Di Yogya didirikan sekitar tahun 1982. kedudukan keris pada ganjanya tidak terlalu membungkuk. guru melednya panjang. PAMOR REKAN. pamor yang letaknya dibagian Ganja. adalah bagian kelompok pamor yang mempunyai kecerahan lebih dari yang lain.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 49 .

bentuknya bulatan berlapis-lapis. jumlah bulatan yang menyerupai “mata-kayu” itu paling sedikit 6 buah. paling sedikit ada 3 lapisan. Pamor ini tergolong baik dan dicari orang. Pandaringan Kebak. si empu hanya menempa sambil berdoa. Tunggak Semi dll. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 50 .A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PAMOR SUMBER. PAMOR TIBAN. Dalam sebuah ganja. pamor ini tergolong baik dan dicari orang. tidak direncanakan terlebih dulu. PAMOR WINIH. pamor yang letaknya dibagian ganja. Pulo Tirto. paling sedikit tiga lapisan. semacam “mata-kayu”. pamor yang terletak dibagian ganja bentuknya berupa bulatan berlapis-lapis. contohnya Wos Wutah.

istilah untuk menyatakan “tertanamnya” pamor pada wilah besi. PANAH.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Macam o. Terdiri dari dua bagian yaitu busur dan anak panah. Penyebutan pamor pandes biasanya hanya digunakan untuk mengamati tangguh keris. secara menyeluruh seperti lidah ular bercabang. senjata traditional yang dijumpai disemua daerah. misalnya salah satu tanda keris buatan empu Ki Nom adalah. PAMOR. Kemudian dibagian ganja. kayu atau rotan. PANCURAN MAS. Di Indonesia biasanya busar dibuat dari kayu atau bambu sedang anak panah dari bambu. pamornya Pandes. Gambarnya berupa garis lurus mulai ujung bilah sampai pangkal yang bersinggungan dengan bagian ganja. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 51 . pamor yang gambar motifnya menempati dua pertiga bagian keris. yaitu bagian bilah dan ganja. Pamor ini tampaknya seolah tertanam kuat pada bilah besi dan menyembul keluar kepermukaan dengan jelas dan tegas. garis itu pecah menjadi dua. Pamor ini dinilai baik untuk pedagang dan pengusaha. PANDES.

PANINGSET. nama salah satu dapur tombak luk 3. yakni datar. PANGOT. Walau dibuat dari besi baja. bahkan tidak ada yang nyata nyata muncul. memakai gandik yang dibentuk menyerupai kepala Naga dikedua sisi didaerah sor-soran. memakai sogokan rangkap. Badan Naga mengikuti lekukan tepi bilah sesuai dengan luknya. KANGJENG KYAI. Seluruh permukaan bilah berbentuk nggigir sapi. baik panjangnya. Punggung bilah tumpul. Pada ujung bilah bentuknya agak mencuat kebelakang. nama seorang empu terkenal dijaman Majapahit. sedang diatasnya pipih datar saja. berwibawa oleh karena itu banyak diminati pejabat negara atau mereka yang tergolong pemimpin. Oleh kebanyakan pecinta keris. Dan karena keindahan serta kesempurnaan garapannya maka nilai dan mas kawin keris buatan Pangeran Sedayu tergolong yang tertinggi dibandingkan yang lain. PANGGANG LELE. nama salah satu dapur tombak luk 3. bentuknya menyerupai pisau dapur tetapi dibentuk rapi dan indah. termasuk ricikannya digarap dengan cermat. luk 13 dan berdapur Parungsari. Bilahnya berukuran sedang. Semula keris ini milik Pangeran Mangkukusuma yang kemudian dipersembahkan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. atau PANGERAN SENDANG SEDAYU. Diatas begian mentuk terdapat bungkul yang dilanjutkan dengan ada-ada sampai keujung bilah. keris pusaka kraton Yogya. salah satu senjata tradisional di Jawa dan Bali. Kesannya seolah-olah besi itu selalu basah bahkan menurut pecinta keris cukup diberi minyak dua tahun sekali dan dibersihkan serta diwarangi tiap 5 tahun sekali. Pamor keris ini tergolong pamor luluhan yang lembut sekali. bagian buntut cecaknya berbentuk buntut urang. Pangot memang dibuat untuk keperluan praktis. Ganjanya tergolong Ganja Wuwung. demikian pula ukuran bagian bagian ganja semua serba serasi. hitam. ayu dan sempurna. besinya selalu dari bahan pilihan. Salah satu tanda paling menyolok. Ricikan lain tidak ada. PANGERAN SEDAYU. halus dan lumer matang tempaan. kadang diberi pamor. sraweyan dan greneng. Begitu rapinya sampai-sampai tepi bagian sogokannya mempunyai kesan tajam. PANIMBAL. buatan Pangeran Sedayu dianggap sebagai keris yang paling sempurna dari semua keris yang ada. Diatas bagian mentuk terdapat bungkul yang diteruskan dengan ada-ada yang terlihat jelas sampai keujung bilah. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 52 . warangka dari kayu Trembalo dengan pendok dari emas murni bertahta emas permata dikelilingi manik manik. lebar maupun tebalnya. disisi bilah yang menghadap kebawah terdapat semacam bentuk yang menyerupai jenggot. tangkas. sedang ditengah bilah diantara badan Naga tersebut berbentuk ngadal meteng. Tombak ini tergolong langka dan biasanya dari jaman Mataram Sultanagungan. Seluruh bagian keris. rapi. Kerisnya dapat ditandai dengan cirri sebagai berikut. salah satu dapur tombak luk 5 atau 7.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PANDU NAGA. Separuh panjang tombak bagian bawah permukaannya berbentuk ngadal meteng. pendek kata semua dibuat serasi. Pendapat ini didasarkan karena memang besi itu benarbenar tahan karat. PANGGANG WELUT. namun dibagian ujung dekat buntut cecak agak melengkung kebawah. pamor yang muncul ke permukaan bilah sedikit sekali. salah satu dapur keris luk 9. Keris buatannya mempunyai penampilan tampan. lambe gajah ada dua. disisi bilah yang menghadap kebawah ada semacam bentuk yang menyerupai jenggot. Ukuran ganja sedang. ukuran sedang memakai kembang kacang.

keris pusaka kraton Yogya. ukuran bilah sedang. Keris ini berukuran bilah sedang. pamor sederhana. kadangkadang kembang kacangnya pogok. Warangka dari kayu Timoho dengan pendok dari emas. keris ini buatan Empu Lurah Supa dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dan merupakan putran KKA Panungkup. menangani ububan dan menambah arang di perapian serta kerja kasar lainnya. tergolong pedang tanpa pamor. PANJAK. Seorang panjak yang menyerap ilmu sang empu suatu saat bisa juga menjadi empu. pamor yang gambarnya menyerupai untaian bulir padi. Sogokannya dalam. umunya Pulo Tirto atau Wos Wutah. begitu juga kalau membuat gusen dan lis-lisan. janurnya dibuat tajam. bagian dekat ujungnya agak lebih lebar disbanding pangkalnya. wetengannya juga sedang. Bagian sisi yang depan membentuk garis cembung dan tajam seluruhnya. PANJI WILIS. JAKATUWA. walau belum punya nama sendiri tetapi keris buatannya cukup indah. Hiasan emas itu diukir indah. memakai kembang kacang. jelas dan manis sekali. PARANG ILANG. berdapur Sempana dengan luk sinarasah. tetapi ada yang mengatakan ini dapur Sengkelat. Kruwingannya jelas. salah satu pusaka kraton Yogya. Pembuatannya sederhana tanpa pamor. tetapi tergolong sulit dan banyak hambatan pembuatannya. jenis hiasan emas yang ditempelkan pada bagian depan gandik keris atau sirah cecak ganja. sogokan rangkap. jenggot. Kegunaan untuk berburu dan merambah hutan. tergolong tidak memilih. Bagian ada-ada dibuat rapi sehingga ujung bilah. dibuat oleh empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. ukuran bilahnya sedang. berdapur Pendawa Paniwen walau nama ini tidak ada dalam Pakem Dapur Keris. salah satu dapur keris lurus. Keris buatan Panjak Sedayu mempunyai penampilan manis berwibawa tetapi tidak seanggun buatan Pangeran Sedayu. pejetan dan greneng. mulai bagian pangkal sampai ujung. teknik pemasangan bisa kinatah atau sinarasah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PANIWEN. sejenis senjata tajam tradisional berbentuk pedang. pendok emas Rajawarna. selain itu sogokan nya rangkap. KANGJENG KYAI. sraweyan dan greneng. tandanya punggung bilah tumpul merupakan garis cekung. ujungnya agak melengkung. mencari rotan dan kadar bajanya lebih banyak dibandingkan pedang sejenis. PARANG LANDUNG. Bilahnya berukuran sedang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 53 . cocok bagi semua orang. Kalau membuat Dha pada bagian Ron Dha. Ia merupakan tenaga kasar yang kerjanya menempa. tanda tanda lainya bagian ganja mempunyai sirah cecak yang meruncing ujungnya. Sisi punggungnya tumpul. lambe gajahnya satu. sebutan orang yang bekerja pada seorang empu. atau Panji Nom. PARUNG SARI. memakai kembang kacang. sraweyan. PANJAK SEDAYU. Guru melednya sedang. Merupakan putran KK. PARI SAWULI. sebutan bagi kelompok pembantu empu Pangeran Sedayu yang juga membuat keris mirip dengan karya empu Pangeran Sedayu pada jaman Majapahit. nama salah satu dapur keris luk 9. PANUNGKUP. warangka dari kayu Timaha. sedang sisi yang didepan tajam seluruhnya. sraweyan dan greneng. biasanya untuk berburu. KANGJENG KYAI. panjang sekali sekitar 125 cm atau lebih. PANJI HARJAMANIK. besinya hitam berserat. bentuknya berkesan agak membungkuk mamakai sogokan rangkap. PANJIANOM. salah satu dapur keris luk 13.

Senjata tajam berbentuk pisau panjang. Kedua. Pedang Sabet. pasikutannya rapi mengesankan . PENDAWA. PEDANG. atau sikutan. PEJETAN.galak). gandiknya polos. Keris ini banyak dipunyai dalang dan tergolong dapur popular. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 54 .A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PASIKUTAN. ada dua macam pedang yaitu : Petama. Pedang Suduk. biasa digunakan prajurit jaga kraton. lambe gajahnya satu. sogokan rangkap. dan bagus (tampan). Pedang di Indonesia bentuknya hampir menyerupai pedang dari daratan China dibandingakn dengan yang dari Eropa atau Arab. terlebih dahulu ditentukan pasikutannya. tangguh Blambangan. PENDAWA CINARITA. greneng. Keris ini tergolong cacat dan tidak begitu disukai orang karena retaknya disebabkan tidak menempel dengan sempurna saton dengan lapisan bajanya sewaktu penempaan karena suhu kurang tinggi. nama salah satu dapur keris lurus. Ditinjau dari bentuk mata bilahnya. keris luk 5. PASOPATI. Apakah pasikutan itu kau (janggal). Contohnya : Keris tangguh Majapahit. keras tapi tampan dan sebagainya. memakai sogokan dua. istilah untuk menilai gaya irama bentuk dan kesan perwatakan tosan aji. biasanya sebelum ahli tangguh menentukan tangguh sebilah keris. ukuran bilahnya sedang dan menampilkan kesan ramping. PEGAT WAJA. bagian adaadanya tebal dan tampak jelas. sogokan rangkap. odol (kasar). Kadangkala Pasopati juga memakai gusen dan lis-lisan.5 m. ukuran normal serta ri pandan. sogokan dua. PEMAOS. Nama Pasopati ini berlainan dengan senjata pusaka Arjuna. memakai kembang kacang. tangkai tombak yang panjangnya sekitar 2. sepintas mirip dapur keris Pulanggeni. PENDAWA LARE. lambe gajah satu. keris luk 5. sraweyan dan greneng lengkap. ricikannya memakai kembang kacang pogok. wingit (angker). yaitu pedang yang memakainya dengan cara menusuk tubuh lawan. yaitu pedang yang memakainya dengan cara membabat tubuh lawan. LANDEYAN. Ukurannya sedang. sedeng (sedang). istilah yang digunakan untuk menyatakan keadaan keris yang retak pada sisi tajam bilahnya. hampir seluruh suku bangsa mempunyai jenis pedang. demes (rapi menyenangkan). sraweyan. tangguh Mataram Senapaten pasikutannya tangkas. tangguh Tuban pasikutannya sedang. prigel (tangkas). kemba (hambar). tanpa semu (tidak berkesan). sereng (keras. lih Blumbangan. atau Pendawa Carita nama salah satu dapur keris luk 5 memakai kembang kacang. lambe gajah satu. pasikutannya angker tapi tangkas. wagu (kurang serasi). ada-ada nya jelas. khususnya keris.

Ragam ukirannya bermacam-macam. emas. tamansari dsb. Pewarnaan pendok bukan dengan cat tetapi biasanya dengan bahan tradisional. kuningn. lapisan pelindung bagian gandar dari warangka keris. warna kemalo lazim yang dipakai adalah hijau. PENDOK. biasanya terbuat dari logam perak. Bahan pendok umumnya logam murah seperti kuningan atau tembaga. sogokan rangkap. semen. bukan dipahat melainkan “dicukit” dengan alat yang tajam sehingga terjadi alur-alur indah seperti yang dikehendaki. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 55 . sraweyan dan ri pandan. hitam dan coklat. Selain dipakai di Surakarta. Yogyakarta dan Madura juga di Bali. ada pula yang dihiasi ukiran dan pahatan. Pendok ini ada yang tanpa hiasan sama sekali. jenis pendok yang menutupi seluruh bagian gandar dari warangka keris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PENDAWA PRASAJA. PENDOK BUNTON. Pendok jenis ini disukai di Surakarta dan Yogyakarta. PENDOK KEMALO. Pendok dibuat dengan rapi dan ukiran lembut dan kadangkala diberi hiasan intan berlian atau batu mulia. tembaga. nama keris luk 5. merah. atau Kemalon. PENDOK CUKITAN. lambe gajahnya satu. alas-alasan. memakai kembang kacang. adalah pendok yang diberi warna. ukuran panjang bilah sedang. pendok yang dihiasi dengan ukiran cukitan.warna itu mempunyai arti dan kedudukan si pemakai di lingkungan kraton.

PAMOR. menggunakan sogokan rangkap. LANDEYAN. KANGJENG KYAI. PINARAN MENDANG. setelah sampai di keraton Surakarta dinamakan Kangjeng Kyai Pamor dan dipakai sebagai cadangan pembuat pamor keris/tombak. gandik panjang dan polos. PENGARAB-ARAB. PENUKUP. Bagian depan justru tajam. digunakan khusus untuk menghukum mati yang dilakukan oleh petugas disebut Abdidalem Singoranu. KANGJENG KYAI. PITRANG. PENDOK TOPENGAN. pendok yang hanya menutupi sebagian dari gandar sebuah warangka keris. menyerupai pendok Buton. PENGGING WITORADYO. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 56 . Bagian depan pendok dibuat semacam sobekan/celah selebar 1 – 2 cm untuk memperlihatkan keindahan urat kayu bahan gandarnya. PUCUKAN. Ricikan lain tidak ada. PRAMBANAN. nama salah satu pedang pusaka kraton Yogyakarta. biasa dipakai di Yogya dan Surakarta. biasanya berupa keris luk. bagian bawah yang merupakan tangkai keris. anggabah kopong dan nyujen. Bagian inilah yang masuk kedalam hulu dengan panjang sekitar 5 – 7 cm dengan penampang 5 – 7 mm. batu meteor yang jatuh didaerah Prambanan pertengahan abad 18. banyak dipakai warangka dari Surakarta dan Yogya. yakni lekukannya amat dalam dibanding keris biasa. mbuntut tuma. Bisa Intan. PINARAK. Mirah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PENDOK KRAWANGAN. meteor pertama diambil atas perintah Sri Paku Buwono III tanggal 13 februari 1784 dan kedua lebih besar lagi diambil atas perintah PAKU BUWONO IV pada tanggal 12 februari 1797. PENDOK TRETES. gandiknya panjang dibelakang. pendok yang hanya menutup sebagian gandar dari sebuah Warangka keris. Pendok Slorok disebut juga pendok Blewahan. salah satu dapur keris lurus. banyak dipakai warangka gaya Madura. nama salah satu dapur keris lurus. bilahnya sedang dengan posisi agak membungkuk. PENDOK SLOROK. Pusaka kraton Yogya berupa tombak serta dianggap paling tinggi kedudukannya. ragam bentuknya ada ngudup gambir. pendok yang dihiasi dengan permata. tetapi bagian depannya dihias dengan ukiran pahatan yang berlubang-lubang. Jamrut dan dijaman dulu hanya kalangan bangsawan saja yang boleh menggunakan pendok ini. Bilahnya berukuran sedang. Ujung itu selalu runcing. Berdapur Lameng. atau Pucuk adalah bagian paling ujung atas dari sebilah keris atau tombak. PESI. PLERET. PANGERAN EMPU. terdiri atas dua bagian. jenis tangkai tombak dengan panjang 195 – 225 cm. tombak dengan landeyan penukup ini dulu digunakan untuk pertempuran jarak dekat sehingga harus dilatih secara khusus untuk bisa menggunakannya. Bagian tengah depan dibuat celah memanjang yang gunanya memperlihatkan keindahan urat kayu gandar. bagian luknya amat rengkol. sebagian menyebut Mendang Pinaran. Sogokannya rangkap sepintas seperti Kebo Lajer. berdapur Pleret. nama salah satu tangguh didunia perkerisan atau tombak. Hanya Raja atau Pangeran Sepuh yang diijinkan mencuci atau menjamah tombak ini. Umumnya besinya matang tempaan dan mempunyai kesan lumer pandes pamornya. Di Jawa Timur disebut dengan istilah Paksi.

keris. nama gambar warangka kayu Timoho berupa bintik atau garis tebal berwarna hitam atau coklat tua atau hitam pucat. nama pamor yang bentuk gambarnya merupakan sebuah danau dengan beberapa pulau ditengahnya. PULANGGENI. lihat Wulan-wulan. Selain itu Pudak sategal juga merupakan nama keris berdapur lurus dengan kembang kacang. PURNAMA DADARI. pejetan. lih TIMOHO. Pudak sategal yang ada dibagian depan bertengger diatas gandik sekitar 3. gambaran pada Warangka kayu Timoho yang menyerupai pelet Tulak. PUTRI KINURUNG. adalah nama salah satu bagian keris yang terletak diatas sor-soran. didepan dan dibelakang. Dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dari mranggi bernama Mas Darmapanembung. nama pamor yang mirip Wos Wutah. suka mengenakan pakaian rapi dan mewah. KANGJENG KYAI. Pelet. Pelet. merupakan pamor tiban dan bertuah menambah ketrentaman dan rejeki serta baik untuk pergaulan. Ukiran. KANGJENG KYAI.5 cm sedang dibelakang menempel di tepi bilah sekitar 6. Ukiran Putri Kinurung ini sesuai dikenakan oleh orang yang pesolek. warangkanya Kayu Trembalo. bentuk ricikannya menyerupai kelopak bunga dengan ujung ujung yang runcing. PURNAMA SADHA. sehingga walau sebenarnya nilai pusaka itu biasa tetapi bagi pemiliknya nilainya tinggi sekali. ditepi bilah. setelah meninggal maka keris tersebut dikembalikan ke kraton kemudian diberikan sebagai tanda jabatan ke Patih yang baru. PUDAK SINUMPET. banyak yang menyukainya terutama bagi pemegang uang seperti bendahara. dapur keris luk 5. tidak hitam legam tetapi berwarna lebih muda. Penempatan menyebar tidak merata. model ukiran gaya Yogya sepintas seperti ukiran lainnya tetapi di bonggol dihias dengan ukiran pahat. PUNTING. demikian seterusnya. benda peninggalan nenek moyang. pusaka kraton Yogyakarta. mempunyai sraweyan dan greneng lengkap. PUSAKA. Keris. mirip pulau-pulau.5 cm dari ujung ganja. bisa berupa rumah. kasir dsb. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 57 . tergolong pamor tiban dan tidak pemilih. ukurannya sedang. keris pusaka kraton Yogya berdapur Tilam Upih. Gradasi warnanya tidak begitu kontras seperti lukisan awan atau mendung. lih Pesi. hanya menghiasi sebagian kecil dari bilah tombak. greneng dan pudak sategal. Terdiri dari dua bagian. kruwingan . gandiknya polos.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PUDAK SATEGAL. Hanya garis hitam tebal ditengah. PULAS. PULANGGENI. pendok dari emas dihias rinaja werdi. benda lainnya seperti pusaka. lambe gajah satu. merupakan pegangan jabatan Patih kraton. PULO TIRTA. PUTRI KINURUNG. PURBANIYAT. semula dimiliki Kangjeng Pangeran Ageng Ario Danurejo I.

lebar. bentuknya agak simetris dengan kedua gandik dihias bentuk manusia atau monyet. Biasanya berpamor sederhana. pamornya umumnya sederhana. merupakan nama dapur keris lurus yang ukuran panjang bilahnya agak pendek. PUTUT KEMBAR. salah satu dapur keris lurus. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 58 . bentuk serupa dapur putut tetapi gandiknya ada dua. lih PESI. gandiknya diukir seperti orang duduk atau monyet duduk tanpa ricikan lain. PUTUT.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PUTING KERIS. Ada yang menyebut ini keris Umyang walaupun ini salah kaprah karena Empu Umyang hidup pada jaman kerajaan Pajang.

keris ini duplikat K. tetapi keris ini masih bisa diperbaiki oleh empu atau pengrajin keris. Pendok Raja Werdi disebut juga pendok Rinaja Warna atau Rinarja Werdi. EMPU. Tergolong pamor rekan. pamornya tergolong mubyar. berupa sederet bulatan yang berlubang ditengahnya. panjang bilahnya sedang. hiasan yang biasa diberikan pada sebuah pendok dengan cara menempelkan warna warni manik manik dan batu mulia. REGOL. lubang ini terjadi bukan karena aus tetapi karena pembuatan nya ada kekeliruan. RAJA WERDI. salah satu dapur keris lurus. warangkanya dari kayu trembalo dengan pendok blewahan dari emas. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 59 . RARA SIDUWA. tetapi ada yang bukan greneng melainkan tingil. berdapur Bondan. sopan tapi cukup berwibawa. ia tergolong pamor miring. RANTE.A. dibuat Empu Lurah Ngabehi Supo dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. pada umumnya pamor ini terselip di pamor wos wutah atau ngulit semangka. pamor yang gambarannya mirip dengan rante. gandik polos. salah satu dapur keris luk 15. Keris ini mempunyai bentuk ganja yang khas. REJENG. mungkin termasuk Kalawija. bagian bawah lurus dan luk nya mulai dari tengah bilah. tidak pemilih dan tuahnya baik untuk mencari kekayaan dan tidak bersipat boros. luk 15. hidup di Surakarta dijaman Sunan Paku Buwono V. Tuahnya buruk. REGOL. lambe gajah satu dan greneng. Pada umumnya lubang itu berupa celah yang terdapat pada pertemuan antara bagian bawah keris dengan bagian atas ganja. secara keseluruhan penampilannya kalem. keris ini tergolong langka. dapur ini tergolong langka dan hanya terdapat pada keris tua saja. tergolong pamor tiban. biasanya tidak begitu condong kedepan melainkan cenderung tegak. bentuknya khas. REGOL. pusaka kraton Yogyakarta. bulatan itu dihubungkan dengan pamor yang menyerupai garis. pamor ini termasuk pemilih. pamor yang hampir mirip dengan Adeg. RAMBUT DARADAH. mempunyai 2 buah gandik didepan dan belakang. tuahnya baik dimiliki oleh pengantin baru atau pasangan yang menghendaki anak yang baik berbudi luhur dan mulia. tuahnya baik dan berjiwa kepemimpinan. besi berwarna hitam dan keabu-abuan. tikel alis dan greneng. tetapi pada jarak tertentu terdapat lekukan pinggir pamor. pijetan juga dua didepan dan belakang. salah satu dapur keris luk 5. rickan hanya pejetan serta tingil saja. bisa boros. Ukurannya sedang tetapi agak tipis dibandingkan keris sejamannya. kerisnya ditandai dengan : Ganja nya Sebit Ron Tal. penempelan ini diatur rapi dan cantik disekitar tepi bagian mlewahan pendok. biasanya pamor rekan. RAHTAMA. salah satu dapur keris yang tergolong Kalawija. pamor yang terletak di sor-soran. sebutan keris yang cacat berlobang pada bagian sor-soran nya. bagian gendok tidak begitu cembung dan buntut cecak tergolong model buntut urang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK R RANGGA PASUNG. KANGJENG KYAI.K. sirah cicaknya meruncing bagian ujungnya. memakai kembang kacang. RANDA BESER. RANGGA WILAH.

REMPELAS. memakai kembang kacang. salah satu dapur keris lurus. Jadi ri cangkring merupakan bagian yang berpasangan. sor-soran. tengah dan pucukan. ladrang atau daunan. tombak atau pedang. yakni bagian wilahan atau bilah. branggah. adalah nama dari bagian keris. salah satu dapur tombak luk 5. pamor yang sudah dirancang terlebih dahulu seperti Blarak Ngirid. RENGGO. Secara garis besar sebilah keris dapat dibagi menjadi 3 bagian. ditepi bilah yang menghadap kebawah terdapat dua tonjolan menyudut serupa lambe gajah. lambe gajah ada dua. tuahnya menjadikan pemiliknya terpandang. Pamor ini tergolong pemilih dan kadang disebut juga Pamor Bulu Ayam. lihat RAJA WERDI. RON GENDURU. ganja dan pesi. wibawa dan pandai memimpin orang. RI CANGKRING. Pujangga Jawa terkenal dari kraton Surakarta. Ron Genduru. DAUN. lihat GODONG DADAP. gandiknya panjang. panjang bilah sedang. Bagian wilahan atau bilah juga dibagi 3 bagian utama. atau dari jenis pohon Celtis rigescens Planch. daun dari jenis pohon Ficus sp. tombak ini memakai sapit abon dan semacam alur serupa sogokan yang mengelilingi sapit abon itu. RONGGOWARSITO. sogokannya satu didepan. Lawannya adalah KEMBA artinya luk nya tidak begitu nyata. RINAJA WARNA. menulis buku tentang keris yang berjugul PAKEM PUSAKA. Yogyakarta atau Madura. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 60 . Bilahnya tebal tetapi datar saja tanpa ada–ada.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK REKAN. RENGKOL. RON SEDAH. pamor yang gambarnya menyerupai duri ikan. ukiran. PAMOR. Daun amplas yang telah kering digunakan untuk menghaluskan permukaan kayu warangka. Kupu Tarung dlsb. senjata traditional dari ACEH. Tergolong pamor miring dan termasuk pamor rekan. kedalamannya dangkal. RON DADAP. RENCONG. RICIKAN. Udan Mas. semua peralatan dari kayu. Tuahnya menambah kewibawaan dan baik bagi prajurit tetapi pamor ini tergolong pemilih. RADEN NGABEHI. Bentuknya menyerupai daun genduru. sepintas seperti pamor Ron Genduru tetapi daunnya lebih jarang dan tipis sehingga menimbulkan kesan kurus. bentuknya merupakan tonjolan landai yang arahnya sejajar dengan letak lubang tempat pesi keris masuk warangka. RI PANDAN. Terletak ditepi kira dan kanan bagian atas warangka baik model gayaman. RON TEKI. penamaan bagi luk keris atau tombak oleh pecinta keris di Jawa. selain itu memakai pejetan. pamor popular dan mahal harganya. Pada bagian sor-soran inilah ricikan keris banyak ditemukan. luk yang “rengkol” artinya luk yang lekukannya amat dalam. nama bagian dari warangka keris gaya Solo. lihat GODONG SEDAH.

tuahnya mudah mencari rejeki dan disegani orang. sebutan bagi Badik di Kalimantan Timur dan Sabah. Tergolong pamor mlumah. Jarak antar ruas bekisar 2. sebagian menyebut Badik Rudus. pamor yang menyerupai daun Pakis. nama salah satu dapur keris lurus yang tepinya mempunyai ketiak-ketiak seperti pudak sategal yang bersusun dari atas kebawah.5 – 4. RUDUS. biasanya jaran ruas dibagian pangkal lebih rapat dibandingkan dibagian ujung. Keris ini hanya terdapat di Bangkinang. ROS-ROSAN TEBU. pamor yang berbentuk batang tebu yang beruas pendek. Riau dan pada umumnya tidak berpamor serta besinya halus sekali. tergolong pamor miring dan rekan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK RON PAKIS. juga termasuk pamor popular dan mahal harganya dan sering dikacaukan namanya dengan pamor Bulu Ayam. RUAS BAMBU. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 61 . tergolong pamor rekan dan tidak memilih.5 cm.

sirah cecak berbentuk membulat. gandiknya membulat tebal. SALA KETINGAL. bilahnya simetris dan tebal. Pedang ini sering digunakan secara praktis di pertempuran dan juga banyak yang dijadikan pusaka. bagian tengah menyempit menyerupai pinggang. lihat PEDANG SABET. Sebenarnya Sadak yang ini merupakan bentuk tombak pendek dengan pegangan (hulu) hanya sejengkal. padat dan memberi kesan kering. ricikan sederhana. kemudian sisi itu berubah bentuk cekung yang makin keujung makin tajam. panjang bilahnya sedang. tangguh dan meyakinkan. lambe gajah dua. disis bilah bagian bawah disamping bungkul ada bentuk menyudut. dibagian depan saja. gandik polos. Selain itu Sadak juga merupakan nama sejenis tosan aji berpamor yang bentuknya mirip dengan pinsil. salah satu dapur pedang yang tergolong Pedang Suduk. pejetan. EMPU. SADA LANANG. dewasa ini sering dipakai sebagai isi dari tongkat komando. sogokan hanya satu didepan. sogokan rangkap. sisi punggung terdiri dari 2 bagian. dibawah ada-ada ada bungkul. memakai kembang kacang. salah satu dapur keris luk 11. Empu ini menyusun pamor dengan rumit. SABUK INTEN. yang bawah lurus sampai dua pertiga panjang majal. Sabuk Tampar juga ada yang luk 11. hanya bentuknya lebih tipis dan berpamor yang apik. Godong Andong. SADA SALER. sisi pedang yang tajam. merupakan sisi lengkung yang cembung. ukuran panjang bilah sedang. luknya rengkol (dalam). memakai kembang kacang. ukuran sogokan tidak begitu panjang . ganjanya datar dan tergolong ganja wuwung. Panjang sekitar 85 – 95 Cm. SADAK. panjang dan tebal memberi kesan gagah . gandik polos. Kesannya gagah. Bagian ujungnya runcing. SABUK TALI. merupaka salah satu dapur tombak lurus. Kerisnya berukuran besar. menyebar dipermukaan bilah. pada sisi punggung yang lurus didekatnya ada kruwingan. mirip potongan buah Melinjo. sraweyan dan ri pandan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 62 . blumbangannya berukuran lebar. lih SADA SALER. salah satu keris luk 11. tegas. besi yang digunakan bersifat liat. lambe gajah satu. Adeg Siji atau Sada Siji. dibeberapa tempat disebut Sada Lanang. salah satu keris luk 9. hidup di Tuban pada awal Kerajaan Majapahit. didepan. sogokan satu didepan dan sraweyan. sering dipanggil Empu Salaita atau Empu Galaita. panjang keris sedang. salah satu bentuk pamor yang berbentuk garis memujur dari pangkal keujung bilah keris. Memakai ada-ada sampai ketengah bilah. sogokan hanya satu. memakai tingil. Pamor ini tidak memilih. Bentuk atas menyerupai SALAHITA. Kadang ada yang luk 13. sejajar dengan sisi pedang. sraweyan dan ri pandan. gulu melednya jenjang dan ujung ganja berbentuk nguceng mati. SABUK TAMPAR. namun ada yang mengatakan itu adalah dapur Sengkelat.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK S SABET PEDANG.

Tombak ini termasuk langka karena mungkin terlalu indah dan mahal bila diproduksi kebanyakan. biasa disebut juga Jangkung Mangku Negoro. jenggot. Sisi bilah diujung bawah tombak berbentuk menyudut. menyerupai ada-ada besar yang terputus. SANGA-SANGA. ada yang memakai tikel alis. salah satu bentuk ganja keris. sogokan rangkap ukuran normal. lambe gajahnya satu. jalu memet dan sogokan rangkap yang ukurannya panjang sampai sekitar pertengahan bilah. SAPIT ABON. salah satu dapur keris lurus. tidak memakai greneng maupun tingil tetapi memakai sraweyan. panjang bilah sedang. kembang kacang. kedua versi itu benar semua. permukaan bilahnya nggigir sapi dengan ada-ada tipis sepanjang bilah. keris luk 9. greneng susun. jalen. Sebit Ron berbeda dengan Sebit Ron Tal. jenggot.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SAMPUR. kembang kacang. yaitu bentuk semacam penjepit bilah. greneng dan Ron Dha nunut. nama pamor berbentuk bulatan bulatan kecil. jumlahnya 3 buah. bilahnya simetris. memakai kembang kacang. kruwingan. salah satu dapur keris luk 11. bentuknya agak lengkung melandai. lambe gajahnya satu. tipis dan tidak memakai ada-ada. Keris-keris buatan Mataram banyak yang memakai ganja Sebit Ron Tal. jalen. SEGARA WINOTAN.ukuran bilah sedang. sebgian berlapis sebagian tidak. tikel alis. luk 3. memakai kembang kacang. tergolong popular dan dicari Pejabat. tikel alis. SEBIT RON TAL. Bawang Sebungkal dll. pipih. panjang bilah sedang. nama pamor yang serupa pamor Kudung tetapi dibawahnya ada pamor lain. ukuran panjang bilahnya sedang. Ada yang menamakan juga dapur Sinom Pudak Sategal. jenggot. dengki dari orang lain terhadap dirinya. tetapi tidak begitu ramping. keris dengan luk 15. menyebar keseluruh permukaan bilah. pamor ini dapat menjauhkan rasa iri. nama salah satu dapur keris. lambe gajah dua. Sisi bagian tengah bilah ada lekukan dangkal dan landai menyerupai bentuk pinggang. Disbanding bagian Wetengan maka bagian Sirah Cicak dan bagian Buntut Urang kedudukannya agak turun. SEGARA WEDI. ricikan lain greneng. SEDET. ukuran panjang bilahnya sedang. Diatas jajaran bulatan itu ada lagi beberapa bulatan berjajar keatas. Tetapi ada yang mengatakan Pamor ini bentuknya berupa bulatan-bulatan berlapis. Dibagian sor-soran ada bentuk sapit abon. salah satu dapur tombak luk 9. sraweyan. SANTAN. pamor ini menyebabkan yang punya mudah mencari rejaki dan bukan pamor pemilih.ukuran bilah bagian atas pinggang lebih sempit disbanding bagian bawah. Pamor yang dibawah dibagian sorsoran bisa berupa Wos Wutah. Selain itu memakai pudak sategal. memakai pejetan. sogokannya rangkap ukuran normal tetapi sogokan KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 63 . ada-ada dan sogokannya rangkap. pakai jalen. lambe gajahnya dua. memakai kembang kacang. Letaknya berjajar dibagian sor-soran. SEGARA MUNCAR. nama bagian yang permukaannya melandai dibagian belakang bagian gendok dari sebuah ganja. Menurut pecinta keris. seluruh permukaan bilah tertutup kinatah lung-lungan. nama salah satu dapur tombak lurus. SEBIT RON. SATRIYA PINAYUNGAN. adapula yang tidak.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK tersebut menyatu sampai keujung bilah. dapur ini tergolong langka. salah satu dapur tombak lurus. Tanda tanda kerisnya ialah Ganjanya tipis. sogokannya biasa tetapi blumbangannya agak sempit dan dalam. buntut cicaknya meruncing. lih Sekar Tebu. datar dan tergolong ganja wuwung. SEKAR ANGGREK. biasanya pudak sategalnya lebih besar dari pudak sategal keris. sisi bilah bagian tengah melebar. Gulu melednya sempit. pamor keris atau tombak. sedang pada pamor Sekar Mangar yang lebih jelas adalah gambar “untaian dan tangkainya”. pamor keris dengan gambar menyerupai untaian bunga. dan kruwingan. ditengah ada pamir yang menyerupai garis tebal dari pangkal bilah keujung. seluruh tepi bilah diatas pudak sategal memakai gusen dan lis-lisan. PELET. Pamornya seolah hanya mengambang dipermukaan bilah. Wetengannya ramping sekali. setiap gerombol terdiri dari dua. tergolong pamor rekan. ia hampir mirip dengan pamor Sekar Anggrek. bilahnya simetris. Pamor ini tergolong rekan dan pemilih. hidup dijaman kerajaan Demak. SEKAR GLAGAH. Tuahnya memudahkan pemiliknya mencari rejeki. pada permukaannya tergambar dua atu tiga bintik besar berwarna hitam atau coklat tua. pamor seperti buah buah kopi dalam untaian ranting. Secara keseluruhan keris buatannya berkesan sederhana tapi berwibawa. Memakai pudak sategal. EMPU. SEKAR MANGGAR. sepintas mirip Pamor Bunga Pala. Memakai kruwingan dan greneng lengkap. KI. letaknya tidak teratur. gambar pada warangka Timoho. sepintas seperti pamor Mangar tetapi pada pamor Mangar maka “bunga kelapa” nya lebih besar dan lebih jelas. sirah cicaknya panjang. SELEH. SEGARA WINOTAN. tergolong pamor rekan. tuahnya mudah mencari keberuntungan. kembang kacangnya agak kurus tetapi lingkarannya agak lebar. berpori dan agak kekuningan. pamor yang menyerupai untaian bungan anggrek. SEKAR LAMPES. Pamor ini menyebabkan terkenal dalam pergaulan. menyerupai bentuk untaian bunga pala . dikiri kanan garis itu ada bulatan bulatan kecil yang menggerombol terpisah pisah. motif pamornya sederhana seperti Wos Wutah. SEKAR JANTUNG. Disisi bilah bagian bawah ada bentuk menyudut. mirip Sekar Anggrek dan Sekar Pala. bagian ujung bunga lebih berkembang (mekrok – jawa). Tuahnya dapat menjadikan pemiliknya terkenal. merupakan pamor tidak pemilih dan tergolong pamor rekan. sehingga banyak dicari pedagang dan pengusaha. tuahnya menambah kebijaksanaan pemiliknya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 64 . tiga atau empat bulatan kecil. SEKAR PALA. nama pamor yang gambarannya menyerupai untaian bunga kelapa. SEKAR KOPI. biasanya dimiliki Dalang atau Pesinden.bedanya pada Sekar Anggrek. Di Sabah dan Serawak disebut Aliamai Lok Tiga. Ukuran bilah kerisnya hampir serupa dengan buatan Majapahit tetapi besinya tampak seperti kurang tempaan.

atau Sempana Klentang adalah nama keris luk 9. Keris ini tergolong langka dan tua. SEMAR BETAK. yakni bisa menangkal pengaruh buruk keris lain. ukuran bilahnya pendek tetapi lebih besar dibandingkan bilah keris lain pada umumnya. lebar dan lurus. ada yang menyebutnya SEMPANER. bedanya pada Pamor Sekar Susun gambar bunganya lebih besar. memakai kembang kacang. melainkan mengumpul ditengah bilah. lambe gajah satu. Gandiknya tergolong tipis dan pejetannya dangkal. SELOKARANG. Bedanya ujung garis pamor yang menyerupai gambar daun kelapa tidak sampai ketepi bilah. SEMPANA BENER. dikalangan pecinta keris sering dianggap keris tindih. Pamor ini tergolong pemilih. biasanya bentuk bilah memberi kesan membungkuk. atau SEMAR BETAK atau Semar Petak. SUPONO BENER. ukuran normal. tergolong amat langka. nama salah satu dapur keris lurus. tikel alis dan ri pandan. luknya tidak dalam. sepintas lalu menyerupai pamor Tunggak Semi. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 65 . Bilahnya sedang. Selain itu ia memakai sogokan dua. nama salah satu dapur keris lurus. bilahnya pendek. kuningan dihiasi dengan intan berlian dan batu mulia lainnya. salah satu hiasan pada hulu keris (gagang keris). tipis tapi lebar dan menampilkan kesan gendut. Dapur keris ini tergolong sederhana dan hanya ada pada keris keris tua. Guratan garisnya juga lebih halus. SEMPANA. tergolong pamor Mlumah yang sukar pembuatannya. nama salah satu dapur keris . memakai kembang kacang. bilahnya berukuran panjang. Katanya keris ini baik bagi yang ingin mencari pengikut. SEPANA KALENTANG. lih Sepana. SELUT. pamornya tidak pemilih dan biasanya terdapat dikeris nom-noman. merupakan pamor Miring dan Rekan. SEKAR TEBU. sebesar bola pingpong dengan garis tengah 35 – 45 mm. bintik ini ada yang bentuknya bulat dan ada yang lonjong. atas dan bawah. Dapur keris ini jarang terdapat di keris baru ataupun lama. pamor yang gambarnya menyerupai batang karang dilaut. SEMBUR. ri pandan dan tikel alis. gambar pada warangka Timoho berupa bintik bintik kecil berwarna hitam atau coklat tua dan relatif merata dipermukaan kayu.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SEKAR SUSUN. Keris ini tergolong populer dan banyak jumlahnya. emas. ukuran bilahnya tergolong pendek. Biasanya dimiliki oleh pemimpin peguruan silat atau pimpinan aliran kebatinan. SEMAR MESEM. pamor yang mirip Blarak Ngirid atau Blarak Sinered.. tetapi bagian seminya memanjang terus sampai keujung bilah. SEMAR TINANDU. gandiknya tebal diukir kepala gajah dan dibawah gandik ada lubangnya. memakai kembang kacang. pamor yang mirip Melati Rinonce. SEPANER. nama salah satu dapur keris lurus. terbuat dari logam berukir seperti perak. Keris ini memakai kembang kacang bersusun dua. Bagian sor-sorannya agak tebal. selut yang mahal bisa berharga jutaan rupiah. tembaga. PELET.

SETRA BANYU. bentuk ini tergolong aneh dan keris ini juga langka sekali. ukuran panjang bilahnya sedang. ukuran bilahnya sedang. ganja datar. lurus dan agak membungkuk. sraweyan. nama darur luk 7. ganggeng kanyut dan sebagainya. tuahnya baik untuk membangun kerukunan suami istri. Lar Gangsir. buntut urangnya panjang dan tipis. ukuran bilahnya sedang dan hanya ada sraweyan saja. Tergolong popular dan disukai oleh Jaksa atau Pembela karena katanya dapat mempengaruhi lawan bicara. bagian pejetan dibuat sempit dan dangkal. greneng.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SENGKELAT. kadang kadang ada tingil kembar dikanan kirinya. tikel alis pendek dan dangkal. ri pandan. salah satu dapur keris luk 13. Tetapi ada pendapat yang menyatakan dapur Sepang bilahnya simetris. nama salah satu dapur keris lurus. kembang kacangnya kurus. nama salah satu dapur keris luk 7. SEPOKAL. SEPANA BUNGKEM. SEPANA PANJUL. atau Sempana. Tergolong langka dan agak jarang dijumpai. jika ada jenggot namanya dapur Parungsari. pejetannya dalam. Empu ini menyenangi pamor miring seperti Adeg. nama dapur keris luk 7. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 66 . atau Sumpono. panjang bilahnya sedang. Selain itu ricikannya adalah sogokan rangkap. SENGKOL. sirah cecaknya berukuran sedang. wetengannya montok. sraweyan. memakai kembang kacang. Keris ini banyak jumlahnya. atau Sempana Panjul. EMPU. memakai kembang kacang tanpa pejetan. gandiknya tebal. Secara keseluruhan bagian ganjanya agak lebih panjang dibanding dengan keris buatan Majapahit lainnya. tergolong ganja wuwung. sraweyan dan ri pandan. Ukuran bilah agak lebih panjang dari buatan dari buatan Majapahit umumnya tetapi lebar bilahnya cukup sehingga memberi kesan ramping. janurnya tumpul. salah satu dapur keris luk 13. Ganja keris berdapur Sengkol ini polos. Namun ada yang menyebutkan bahwa Sengkelat tidak memakai jenggot. lambe gajah panjang. gulu melednya panjang. lambe gajah satu dan memakai jenggot. tetapi karena sering dicarai maka banyak terjadi pemalsuan yang tadinya tidak bungkem dibuat menjadi bungkem dengan cara membentuk kembali kembang kacangnya menjadi bungkem. jalennya pendek. memakai kembang kacang tetapi kembang kacangnya bungkem. ri pandan dan greneng. tanpa ricikan lainnya. nama salah satu dapur keris luk 1. SEPANA. keris ini memakai kembang kacang. tanpa ricikan. SEPANG. tanpa gandik. kruwingan. memakai kembang kacang. pakai greneng atau tingil. nama empu yang hidup didesa Tesih pada kerajaan Majapahit dengan tanda buatannya sebagai berikut. Bentuk keris amat sederhana. Kalau membuat sogokan dangkal tapi panjang. luknya satu dipangkal bilah.

SIMBAR INTEN. Tombak ini biasanya sederhana sekali tanpa ada-ada. Warangka dari kayu Trembalo. ukuran bilahnya pendek lebar. tombaknya lebar dan pipih. saat perutnya terkena Kyai Pleret maka ususnya yang keluar diselipkan ke kerisnya tetapi ketika terdesak maka Arya Penangsang lupa dan mencabut kerisnya sehingga usunya terburai.biasanya memakai ganja iras. dalam dunia keris maka bahan ini biasa dipakai untuk batu bahan pamor yang hanya mengandung besi saja. dikasihi orang dan selalu selamat. biasanya buatan Pajajaran dan Segaluh. pamor ini hanya ada di keris atau tombak. Lurus. berdapur Pandawa Panimbal Singa. Pekerjaan ini memerlukan pengalaman. Kata Sikunyir berasal dari Sekunar. pendoknya dari emas. nama keris pusaka buatan Mataram yang kemudian menjadi milik Sultan Jambi. tombak ini tergolong langks. bentuknya mirip melahan jantung pisang. SI GINJE. istri RM Said. Sikim Aceh tergolong pedang sabet. Bobotnya tidak begitu berat sehingga mudah memainkannya. Pada bilah keris. agar dapat berhenti pada saat yang tepat. tuahnya katanya mudah mencarai rejeki. atau kecoklatan dengan permulaan yang mengkilat. bentuk sirah cicak yang tergolong Sikunyir juga hanya ada pada keris buatan Malaysia dan Brunei saja. Digunakan ketika melawan Sutawijaya. SILAK WAJA. Keris buatan Tamanan Surakarta ini semula milik Pangeran Mangkubumi sebelum menjadi raja kemudian diberikan ke putrinya Kangjeng Ratu Bendara. tanpa bungkul. sesudah jadi menjadi keris yang sakti dan diberikan Raja Mataram ke Raja Jambi. biasanya memakai metuk iras. SIKIM ACEH. selain itu juga merupakan nama tombak lurus. salah satu bentuk kapal disana. putri ini menikah dengan Kangjeng Pangeran Haryo Diponegoro sesudah itu diwarisi oleh anak angkatnya. bagian tengah bilah bentuknya seperti jantung pisang. punggung pedang ini majal sedang sisi depannya tajam seluruhnya. konon dibuat di jaman Sri Sultan Agung. Diduga dahulu dibiat bukan untuk kegunaan praktis tetapi sebagai pusaka. nama salah satu dapur keris lurus. mineral besi terdiri dari kristal-kristal karbonat besi. besi yang untuk membuatnya diambil dari 9 tempat yang berlainan . SIKUNYIR. terbuat dari besi dan baja dengan panjang sekitar 80 – 90 cm. nama keris milik Adipati Jipang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SETAN KOBER. bentuk ganja yang bagian sirah cicaknya menonjol kedepan dan runcing. setelah selesai penempaan maka calaon keris dikikir untuk mengeluarkan pamornya. Bagian punggung bilah agak tebal. tetapi mulai tengah sampai tepi depannya tipis sekali. besi bahan pembuatannya pun diambil aneka macam alat yang berbeda namun semua berawalan dengan hurup “Pa” (P). Setelah bercerai. Pangeran Mangkurat dan dikembalikan ke kraton. Arya Penangsang. proses ini dimulai dari tepi bilah makin lama ketengah. Ada yang menyebut pamor wulung. SIGAR JANTUNG. merupakan salah satu tahap dalam pembuatan tosan aji. tetapi ini yang tercantum di kraton. gandiknya tipis dan pejetannya sempit. keris ini menurut cerita hanya ditempa pada hari Jum’at saja dengan setiap menempa hanya satu kali pukulan. begitu saktinya sehingga katanya jika keris ini menyentuh daun saja maka seluruh pohon akan layu dan akhirnya tumbang. SIMBANG KURUNG. Penamaan ini hanya dikenal di Malaysia dan Brunei. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. sebutan pamor yang merupakan garis melintang pada gandik atau kembang kacang. Pedang khas daerah Aceh. pamor dari bahan ini warnanya hitam dan umunya dinamakan Pamor Sanak atau Nyanak. Mineral ini berupa kelabu putih kekuningan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 67 . SIDERIT. rumusnya FeCO3. nama ini tidak ada dalem Pakem Keris. Kalau berlebihan akan banyak pamor hilang begitu sebaliknya. KANGJENG KYAI.

Tanda keris buatannya. sogokan rangkap.kalau memakai luk. Ganjanya berukuran normal. EMPU. Hulu dan warangkanya menghadap kebawah. atau Anyikep Pusaka. termasuk pamor miring dan pamor rekan. sebagai kelengkapan pakaian di Jawa Tengah. tuahnya bisa mengangkat derajat pemiliknya. empu terkenal hidup dijaman Sri Sunan Pakubuwono IX di Surakarta. Guru melet dan wetengannya berukuran sedang. Cara ini biasanya dipakai oleh ulama yang mengenakan jubah atau dalam keadaan darurat perang. padat dan liat. bila keris itu ditegakkan. Bilahnya berukuran sedang. tergolong pemilih. atau Sinrasah. menangkal guna-guna. tergolong Sebit Ron Tal. dapur ini sering disebut dapur KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 68 . Blumbangan dan sogokannya berukuran sedang. greneng. Pamornya rumit dan halus. Ujung buntut urangnya melebar. SINGAWIJAYA. tergolong ganja wuwung. lungan) dan ditempel dengan emas atau perak. Bagian bawahnya lurus. sirah cicak berkesan montok tetapi meruncing pada ujungnya. sraweyan. Bagian Dha pada Ron Dha. Kembang kacangnya seperti gelung wayang. Pamornya pandes. SIKEP. salah satu cara memakai keris. ganjanya agak melengkung. disayang atasan. bagian blumbangannya berukuran luas. jenggot dan greneng lengkap. Pamornya lembut. Gandiknya agak panjang dan tebal. panjang bilahnya sedang. salah satu dapur keris luk 7.jika pamor itu jenis miring. nama salah satu dapur kerid lurus. wetengannya kurang gemuk. Tanda tandanya. panjang dan janurnya dibuat tajam. Kruwingannya nyata dan rapi. EMPU. SINOM. ditengah bilah diukir gambar timbul (relief. SIKIR. Sirah cicaknya membulat. bagian gandiknya diukir bentuk kepala Singa yang menyerupai KILIN di budaya cona. SIKI. Besi yang diguanakan biasanya matang tempaan dan warnanya hitam keabu-abuan. Pendaringan Kbak atau sejenisnya. Tergolong langka karena sulit membuatnya. nama pamor yang sepintas seperti rumpun padi yang terpotong daunnya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SIMBANG PATAWE. Kedudukan keris miring kearah tangan kanan. tipis. guru melednya panjang. ricikan lain kembang kacang. kalau ada ron-dho nya . SINGA BARONG. Keris buatannya pada umumnya lurus. pamor yang bentuknya menyerupai tiga garis melintang pada bagian gandik atau kembang kacang. yang agak beda olah dan tempaan besinya tidak sehalus garapan Pangeran Sedayu. bentuk luknya dalam. Ukuran panjang bilahnya sedang.kadangkala memakai sogokan. Ricikan lainnya. ri pandan. SIMBAR-SIMBAR. Keris dan tombaknya mirip buatan Pangeran Sedayu. sebutan bagi pamor yang menyerupai dua garis melintang pada gandik atau kembang kacang. SINARASAH. EMPU. bentuknya agak aneh. kedudukan bilah. SIMBANG RAJA. Umumnya berupa Wos Wutah. salah satu dapur keris luk 5. Keris buatannya berpenampilan sopan dan lembut. seolah menancap kuat pada permukaan bilah. Lambe gajah satu. panjang bilahnya sedang. juga dikenal Empu Ki Jikir. serat-serat alur pamor halus sekali. hidup dijaman Pajajaran. besinya hitam tetapi memberi kesan kering. posisinya terlalu menunduk disbanding keris Majapahit yang lainnya. pakai pejetan. Besinya biasanya hitam. bentuk huruf Dho kurang jelas. ganjanya datar tergolong ganja wuwung. memakai kembang kacang. biasanya dengan motif lung. sraweyan dan ri pandan. Pamornya katanya untuk pengasihan dan dihormati orang sekitarnya. Sogokannya dalam. sirah cecak meruncing kecil. Kembang kacangnya menyerupai gelung wayang. agak condong kedepan. tidak meriah tetapi rapi teratur dipermukaan bilah. bentuk dha pada ron dha dibuat jelas. empu ini lain dengan empu Singkir. jalennya kurang ramping. Gulu Melednya panjang. seorang empu hidup di Sedayu pada jaman Majapahit. Tuahnya menambah wibawa pemiliknya. keris diselipkan dilipatan sabuk lontong bagian dada.

Ujung pedang ini runcing.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Naga Singa. bentuknya menyerupai garis cembung. Disepanjang bilah terdapat ada-ada. SODO. SIRAP. bagian keris yang terdapat pada sor-soran. sebutan untuk pamor berbeda tetapi pada sisi bilah yang sama. Antara pamor satu dan lain dipisahkan jarak sekitar 1 cm atau lebih.pamor ini merupakan kumpulan bulatan bulatan kecil yang berlapis lapis. pusaka kraton Yogya. Pada sisi tombak sebelah bawah dekat bagian metuk terdapat bentuk yang menyerupai jenggot. SLEWAH. Bagian didekat ujung bilah lebih lebar daripada bagian pangkalnya. tetapi jika Pamor Udan Mas itu menyebar maka pada pamor Sisik Sewu menggumpal. dinamakan pamor DWIWARNA. SIRAH CICAK. keris ini berdapur Tilam Upih. Yang dikelilingi semacam bentuk kepompong. nama tombak luk 5. Tuahnya memperlancar rejeki dan menambah derajat pemiliknya. warangka kayu Timaha dan pendok dari emas rajawarna. pamor yang banyak dicari pengusaha yang mempunyai karyawan banyak. Panjang pedang ini sekitar 90 sampai 115 cm. SOGOKAN DEPAN. Sisi depan yang tajam lurus saja.sisi bilah paling bawah membentuk semacam sudut. lebih dalam dari alur Tikel Alis. Bagian bawah majal. Dibagian bawah bilah pedang Sokayana. yang bentuknya (jika dilihat dari bawah) seperti kepala cicak. mirip hurup S yang miring. nama pedang tergolong pedang suduk. tuahnya baik untuk kepemimpinan. bagian keris yang terdapat pada sor-soran. tombak ini buatan Majapahit terutama Pengging Witoradyo. tergolong pamor tiban. SOKAYANA. Sisi punggungnya terdiri dari dua bagian. tergolong pedang sabet. lekukannya dalam. Ada juga yang berluk 7 dan 9. Tetapi yang dibagian atas menjadi agak cembung. separuh panjang bilah yang dibawahnya bentuknya lurus. tak ada kruwingan. sejajar dengan bagian punggung yang lurus. berwibawa dan disayang orang. tetapi karena titik berat ada di ujung maka menggunakannya harus hati hati. Terletak di sor-soran. bagian bawah sogokan depan ini menyatu dengan blumbangan. KANGJENG KYAI. Ukurannya rata rata lebih kecil dari Udan Mas. dengan ujung runcing kecil. SIRAT. bia pamor tidak dipisahkan oleh jarak atau jaraknya kecil. bagian punggung pedang yang bawah majal tetapi makin keujung makin tajam. dengan ada-ada terlihat jelas. bagian paling depan dari Ganja. pamor yang bentuk gambarnya menyerupai anak kunci. Ujungnya mempunyai bentuk khas. Pamor ini tidak pemilih. SIPAT KELOR. Merupakan duplikat dari keris Raden Adipati Danurejo III (Kangjeng Pangeran Kusumoyudo) di Japan. berupa alur tegak. Walau tidak seterkenal Udan Mas tetapi bagi yang percaya tuahnya sama. tanpa bungkul. Sisi bilah pedang yang tajam didepan. beberapa keris ini dihias kinatah emas dan berlian. Dibelakang sogokan belakang biasanya ada sraweyan. luk hanya terdapat dibagian dekat ujung. SISIK SEWU. Keris ini dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana pada pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono V. Ada yang menyebut pamor ini :Pamor Teja Bungkus atau Bima Bungkus. SLADANG ASTO. Pedang Sokayana selain digunakan dalam KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 69 . salah satu dapur tombak luk 3. Antara sogokan depan dan belakang dinamakan Janur. SOGOKAN BELAKANG. Tergolong popular. Permukaan bilahnya nggigir lembu. bagian didekat metuk lurus. Letaknya dibelakang bagian pejetan atau blumbangan. luknya rengkol. tergolong pedang sabet. terdapat kruwingan. berupa alur tegak disamping sogokan depan. panjangnya sekitar dua pertiga panjang bilah sedang bagian sisanya merupakan garis cekung yang makin keujung makin tajam.

Bentuknya serupa keris dari Jawa hanya saja lebih besar dan panjang. tidak cantik tapi berwibawa. atau Srewehan. SRI SADANA. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 70 . Mulanya kepunyaan Penembahan Mangkurat dan ditarik ke istana pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Paling banyak berdapur brojol. Disisi tombak paling bawah. warangka dari kayu Cendana dengan pendok emas murni rinajawarna. Permukaan bilahnya ngadal meteng. rata rata 65 cm. SRAWEYAN. sraweyan dan tingil. nama keris di Mindanao. yaitu pada permukaan bilah terdapat lekuakan seperti pejetan dan beberapa keris buatannya memakai ganja iras. hanya saja bahan bajanya lebih banyak. KAYU. dari suasa bertahta permata. jika bagus bisa menyamai harga kayu Timoho. SUMELANG GANDRING. ada dua bagian yang bentuknya menyudut pada masing masing sisinya. Pendoknya bunton. keselamatan dan ketentraman. berdapur Pasopati.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK peperangan juga sebagai pedang pusaka dan digarap apik serta indah. SOMBRO. keris pusaka kraton Yogyakarta. memakai sogokan satu didepan. nama salah satu dapur keris lurus yang bilahnya sedang. ri pandan. beberapa jenis pamor khusus juga menempati bagian sor-soran ini. Bentuk keris buatannya sederhana . Pembuatan sundang saat ini sudah jarang dilakukan lagi. lebar bagian pangkal sekitar 12 cm. milik Pangeran Ngabehi dan keris ini dibuat Empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V SUJEN AMPEL. Sujen Ampel juga dipakai untuk nama dapur tombak lurus. diatas bagian ganja. besi dan baja serta bahan pamor. nama salah satu pusaka kraton yagya. nama salah satu dapur keris lurus yang panjang bilahnya sednag tetapi agak tebal. bagian ini disebut bongkot. jenis pohon kayu yang sering digunakan membuat warangka keris. Banyak diantaranya tergolong keris pejetan. KANGJENG KYAI. jika sudah tua maka warna urat kayunya berwarna coklat tua dan htam ber-kembang kembang. KAYU. Banyak juga yang membuat kotak keris dari kayu ini. Harganya tergantung indah tidaknya ganbar kembang ini. Titik beratnya tidak terlalu mengarah keujung sehingga mudah digunakan. dibeberapa daerah disebut Angsana Kembang. pohon ini banyak terdapat di Jawa bagian Selatan. bagian paling bawah dari bilah keris. bahan bakunya sama dengan keris. Sering disebut Angsana Keling. berdapur Tilam Upih. jenggot . Ricikan lain tidak ada. warangka kayu Timoho. SOR-SORAN. sering digunakan semagai warangka keris atau tombak. Bentuk tombak ini agak mirip dengan dapur tombak TUMBUK. Setelah terkenal di Pajajaran. walau termasuk pedang suduk tetapi bisa juga digunakan sebagai pedang sabet. SUNDANG. menghindarkan hama tanaman. kepulauan Sulu. Selain itu memakai kembang kacang. SONO KELING. ukuran bilahnya tidak panjang. meskipun bukan jenis kayu terbaik tetapi banyak yang menggunakan karena cukup murah. Semua nya merupakan keris lurus. seorang Empu wanita terkenal sekitar abad 10 silam berasal dari kerajaan Pajajaran. Philipine. KANGJENG KYAI. EMPU NI MBOK. sisi bilah bagian tengah ada lekukan landai yang membentuk pinggang yang amat ramping. lambe gajahnya satu. Keris ini memakai gandik polos. Dikenal mempunyai kekuatan ghaib untuk membantu melahirkan. sempit. Keris ini merupakan putran dari Kyai Sugihan Sultan Agungan. pamornya sederhana. Pada bagian sor-soran ini terdapat bagian bagian utama keris yang disebut ricikan. SUGIHAN. tetapi besinya tergolong pilihan. SONO KEMBANG. bagian keris yang bentuknya melandai dibelakang bagian sogokan belakang sampai kebagian greneng. jika sudah kering maka urat kayunya berwarna kehitaman. empu ini pindah ke Tuban yang menjadi Bandar terkenal di Jawa.

Sepintas mirip pamor Bendo segoro. Pamor ini tergolong pamor tiban. namun pamor ini mempunyai bulatan bulatan kosong ditengah bilah. SUMUR SINOBO. WARANGKA . sekitar akhir abad 12. Empu ini tidak memperhatikan pamor. dua atau tiga. namun bulatan bulatannya lebih rapat satu sama lain. Keris buatan empu ini terkenal ampuh. SUMUR BANDUNG. keris diselipkan kesabuk lonthong dilipatan paling atas. hulu keris dan warangkanya juga menghadap kekanan kearah bawah. penempatannya tidak menyebar tetapi menggerombol dan mengelompok rapat. biasanya menganut cara melukis wayang kulit (Sunggingan). lih Sempana.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SUMPANA. bulatan kosong ini boleh sat. sehingga seluruh bagian gandar keris tertutup oleh sabuk. gambar pamor yang hampir sama dengan Pendaringan Kebak. sedangkan Supagati mendapat nama Ki Supadi dan mendapat jabatan Demang. SUPA ANOM. Jaka Supa mendapat gelar Pangeran dan diberi tanah bebas pajak Sedayu. adalah warangka keris yang setelah selesai dibentuk dihias dengan lukisan tangan dengan pola lukis tertentu. SUMSUM BURON. EMPU. Empu Supagati adalah adik dari Empu Jaka Supa yang diperintah oleh Raja Majapahit mencari pusaka KK Sumelang Gandring. dia menyertai kakaknya ke Blambangan dan merhasil menemukan keris tersebut. empu yang tinggal di Blambangan pada awal kerajaan Majapahit. lebih lebar. penempatan pamornya tidak merata. serasi dengan lengkungan luk yang pertama. Ukuran bilahnya kecil. kelak menjadi Pangeran Sendang Sedayu. Pamor ini bisa rekan atau tiban. SUNGKEMAN. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 71 . namun penggarapan tiap bagian kerisnya dilakukan dengan cermat dan indah. bagian ujung sogokan melengking sedkit. biasanya keris atau tombak buatannya berpamor Wos Wutah. keras dan seperti “berurat”. besinya hitam padat. EMPU. tinggi derajatnya sehingga disukai oleh TNI atau pegawai Negeri. EMPU. Bagian ganjanya agak tipis. SUPAGATI. salah satu pamor yang bentuknya menyerupai bulatan bulatan lingkaran bersusun. lih SEPANER. Kerisnya condong kekanan. SUNGGINGAN. lih PANGERAN SEDAYU. SUPANA BENER. warangka ini tergolong mewah dan mahal harganya. SUPA MADRANGI. sebenarnya beliau berasal dari Majapahit tetapi kemudian pindah ke Blambangan. lih KI NOM. ramping. berderet dari pangkal sampai ujung bilah. salah satu cara memakai keris di Jawa Tengah. manis tetapi ada kesan galak. hanya menempati sebagian permukaan bilah. pamor yang mirip Wos Wutah. tidak pemilih serta mudah mencari rejeki dan luas pergaulannya. tetapi untuk warangka ini tidak diperlukan kayu dari kwalitas yang terbaik. Dibanding Uler Lulut maka bulatan-bulatannya lebih terpisah. Caranya membuat sogokan manis dan tak terlalu dalam. Kerisnya bisa ditandai sebagai berikut. Tergolong pamor rekan dan tuahnya mendatangkan rejeki serta buka pamor pemilih. Namun masing masing kelompok terpisah satu sama lain.

SURA LASEM. empu yang hidup jaman Sunan Paku Buwono III dari Surakarta. Penampilannya memberi kesan manis tetapi angker. hidup di Tuban diawal Kerajaan Majapahit. Jika gandiknya polos. lebar cukup tetapi agak tebal dibanding keris Majapahit atau Mataram. berdapur Jalak. Ganjanya tergolong ganja wuwung. SUPAJAYA. anak dari Empu Pitrang. sehingga secara keseluruhan tampak manis dan serasi. Bilah diatas sor-soran membentuk seperti pinggang. panjangnya cukup. mudah dibentuk dan tidak menyebabkan aus bilah mata tombak. gaya nya walau masih berciri Tuban tetapi juga terpengaruh gaya Majapahit. janurnya majal. gelar Empu Jaka Sura. Sirah cicak membulat seperti potongan buah mlinjo. keris buatannya banyak jumlahnya dan buatannya indah. TUMENGGUNG. gulu melednya berukuran panjang. Wos Wutah atau yang sejenis. namun kesannya rapi dan tertancap kuat di bilah. sejenis kayu yang biasanya digunakan penutup tombak. Lambe gajah nya juga kecil. ganjanya walau tidak terlalu besar tetapi memberi kesan montok dan luwes. pamornya lembut kurang mubyar. SURATMAN. lambe gajahnya kecil. sogokannya dangkal . Pamornya tidak terlalu lembut. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. Gulu melednya jenjang. Istilah latinnya. Bialhnya umumnya besar. EMPU. birawa. sirah cicaknya besar. panjang. banyak menggunakan bahan baja. kalau kerisnya luk maka luknya dangkal. Jika membuat keris kinatah biasanya dibuat tidak memakai bahan pamor dan besi yang digunakan berwarna hitam kehijauan. karyanya selalu dibuat cermat dan berpamor indah. Sogokannya dangkal. SUREN. memberi kesan kokoh. Ukuran kerisnya tidak terlalu besar dibandingkan keris Tuban yang lain. KAYU. ganjanya ganja wuwung bentuknya datar. pendok dari emas 24 karat “tinurut manik sasotya” artinya emas bertahtakan mutu manikam. Toona sureni Merr. Kembang kacangnya bagus. Bagian gendokannya menampilkan kesan montok. KANGJENG KYAI. SURA CURIGA. Kayu ini lunak. Keris buatannya sebagai berikut. EMPU. biasanya bermotif lung-lungan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 72 . sebagian orang menyebut empu Sura Timan. bentuknya datar. Keris buatan Ki Suratman biasanya dibuat dari bahan besi yang liat dan padat. Motifnya biasanya Udan Mas. keris yang dibuat kinatah indah sekali. warangka kayu trembalo. empu dari Tuban yang hidup jaman Pajajaran sekitar abad 11. Janurnya tumpul. Blumbangannya lebar. Kembang kacangnya terlalu kecil dibandingkan ukuran bilah. membulat. penampilannya memberi kesan gagah dan tangkas. gandik itu tebal. EMPU. Tandanya bilah keris agak panjang. gendokannya gemuk. garis pamornya lembut dan rapih.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SUPRADIYA. Besinya tampak seperti berserat.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 73 .

berbadan tegap atau tinggi besar. warangka dari cendana wangi. taji ayam dikenakan sebagai kelengkapan adat. keris pusaka kraton Yogyakarta. Biasanya kayu kemuning. senjata tikam traditional daerah Lampung dan Bengkulu. terbuat dari besi berlapis baja. ilmu tradisional untuk menentukan kegunaan keris. Malaysia. TAYUH. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 74 . ujungnya meruncing dan membengkok sehingga menyerupai bentuk taji ayam. nama keris luk 3. tergolong pamor rekan. TAPAK KUDA. menghapalkan dan mengulang mantera tertentu dengan bimbingan orang yang menguasai ilmu tersebut. Serasi bila dikenakan orang yang keras. TEJA BUNGKUS. lih TARIMAN. hulu keris gaya Yogyakarta berpenampilan keras. agak kenceng. TEBU SAUYUN. bentuknya mirip ulekan cabai. dibuat empu Supa dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Panjangnya kira kira sejengkal diberi sarung dari kayu dilapisi logam. cara pembuatannya. cara ini hanya dapat dipelajari dengan cara tradisional antara lain dengan berpuasa. bagian tengah bilah relatif tebal. baik dari pamor. tombak atau pusaka lainnya. UKIRAN. gandiknya polos. dapur Sengkelat. Ukiran model Taman Banaran juga sesuai dipakai orang yang berperawakan sedang. TANJEG. sebab bila dulu keris tersebut dipunyai oleh prajurit maka tidak akan cocok bila dimiliki oleh pedagang dan sebagainya. melihat penampilan lahiriyah sebuah keris. Tetapi pamor ini pemilih. tuahnya dapat mengangkat ke drajat lebih tinggi. UKIRAN. harus dilihat apakah salah satu sisi itu memang tidak ada pamornya atau karena aus.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK T TAJI AYAM. Selain pada keris juga ada di pedang dan tombak. bentuknya dan rabaannya. Jambi. berpenampilan agak “kendo” sehingga cocok untuk orang berwatak sabar dan lembut. dihias dengan ukiran rumit. Kalimantan Barat. bentuknya serupa pisau dengan bagian tajam pada dua sisi mata. Hulunya menghadap kekanan. ilmu yang digunakan apakah keris tersebut cocok dengan orang yang bersangkutan. pamor yang mirip goresan kuas besar dibidang lukisan. gading atau perak. KANGJENG KYAI. Pertama. besi. TAMBAHKUSUMA. memakai pejetan. ada dua macam. biasanya perak. Brunei. kadang kadang berpamor. TARIMO. hulu keris yang banyak terdapat di Riau. TAMBAL. Tuahnya menangkal wabah penyakit. lih SIRAT. Hulu keris ini biasanya dibuat dari kayu keras. kadang ada yang memakai gusen. TANGKIS. Cara memakai diselipkan dilipatan kain sarung dibagian depan. TAMAN NGABEYAN. rusak. TAMAN BANARAN. pendok dari emas blimbingan. orang Malaysia menyebutnya “Kopiah Pak Haji” karena seperti kopiah Haji. Ilmu ini terutama bermanfaat untuk meningkatkan kepekaan seseorang agar dia dapat menangkap kesan karakter sebilah keris dan menyesuaikan dengankesan karakter dari calon pemiliknya. pamor yang hanya pada salah satu sisi bilah saja tidak perduli bentuknya pamor apa. penempatan luk merata disepanjang bilah. ukuran panjang bilah sedang. Kedua dengan mengandalkan kemampuan batin secara tradisional. salah satu model hulu keris kraton Yogyakarta. merupakan putran dari KK Tambahkusuma. sraweyan dan greneng lengkap. sebagian masuk pamor miring dan sebagian mlumah. Seorang ahli tanjeg biasanya akan ditanyai apabila seseorang akan membeli atau mendapatkan sebilah keris.

Pamornya kebanyakan pamor miring. adalah bagian dari keris yang berupa alur dangkal melengkung seperti alis.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TEJA KINURUNG. Kayu Timoho (Kleinhovia hospita) oleh orang bali disebut Purnama Sadha. Keris ini merupakan putran dari KK Sengkelat dibuat pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. Bagian greneng pembuatan aksara Dho kurang lengkap sehingga terasa kurang manis. Dapur ini paling banyak terdapat di Jawa. TELAGA MEMBLENG. lih TILAM UPIH TILAM SARI. yang sederhana dari kuningan atau tembaga. bagian sirah cicaknya menyudut agak meruncing. Pamor ini tergolong tiban dan membuat pemiliknya bersifat hemat. salah satu dapur keris lurus dengan ukuran bilah sedang. tanda kerisnya. motif dari urat kayunya mempunyai nama sendiri sendiri dan dinamakan pellet. TIMOHO. besinya padat. Timang selalu dibuat dari logam. TILAM PUTIH. warangka dari kayu Timoho. TIMANG. empu yang tinggal di Kadipaten Blambangan pada Jaman Majapahit sekitar abad 12. Orang Jawa percaya bahwa kayu Timoho ada penunggunya sehingga untuk menebang harus memilih hari baik dan bulan baik. tikel alisnya juga pendek. TEMBAROK. dapur Sengkelat luk 13. pejetan. Sedangkan warna urat kayu yang tergolong pelet coklat tua kehitaman. sedang yang baik dari perak atau emas dan sering dihiasi ukiran indah atau intan berlian. kesannya ramping. pamor yang motifnya tidak dirancang dulu dan diserahkan kepada Tuhan YME saja. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 75 . TEJA KUSUMA. Hampir semua pakaian adat di Jawa dan Madura menggunakan ikat pinggang epek dengan timangnya. TILAM UPIH. Pamor. manis. pusaka kraton Yogya. bagian guru melednya sempit. Warna dasar umumnya coklat kopi susu ke abu-abuan. kalau Tilam Sari ada greneng atau tingil maka Tilam Upih tidak. tikel alis. tikel alis dan pejetan tanpa ricikan lain. nama salah satu pamor yang selalu menempati bagian pejetan atau blumbangan. tapi keras dan berwibawa. adalah bagian kepala dari epek. ricikannya adalah : gandik polos. ukuran wilah sedang. lih TILAM UPIH. gandiknya polos. Tuahnya baik bagi pegawai negri atau orang yang bekerja untuk negara. orang Lombok menyebutnya kayu Brura. lih Wengkon. gandiknya berukuran pendek. alur dangkal ini dimulai dari atas gandik membelok keatas sepanjang lebih kurang 35 mm. Kalau membuat ganja. TIBAN. Beda dengan Tilam Sari. pamor yang merupakan perpaduan Sada-saler dan Wengkon. termasuk pamor rekan dan tidak pemilih. yaitu semacam ikat pinggang yang bentuknya khas. nama sejenis kayu yang banyak digunakan untuk warangka keris atau tombak. TILAM PETAK. padat. KANGJENG KYAI. bentuknya menyerupai lingkaran-lingkaran berlapis menyerupai gambar peta pulau-pulau. tingil atau greneng. TIKEL ALIS. warna hitam dan matang tempaan. TEPEN. EMPU. pendok dari suasa bertahtakan permata. nama salah satu dapur keris lurus serupa dengan Tilam Upih. kalau membuat sogokan agak pendek disbanding ukuran normal tetapi dalamnya cukup.

gulu melednya sempit dan lekukannya tidak begitu dalam. Mata tombak di Jawa hampir semuanya berpamor dan bisa indah sekali dan seperti keris juga mempunyai nama dapur seperti Baru Kuping. Tombak terdiri dari dua bagian penting. biasanya Wos Wutah atau Pendaringan Kebak. empu yang hidup dijaman kerajaan Surakarta. gandiknya miring. berlingir seperti buah belimbing dan panjang mata tombak antara 12 sampai 60 cm. semacam ruang tamu. sogokannya berukuran dalam dan makin meruncing kearah ujung dan didekat ujungnya agak melengkung. Sulawesi Selatan yang dikenal penghasil bahan pembuat pamor yang biasanya disebut Pamor Luwu. nama gunung didaerah Luwu. orang sering menyebut dengan kayu Ambon. warangka dari kayu Timoho dengan pendok suasa bertahtakan intan. pamor yang dibuat secara sengaja yang dipasang atau disusulkan setelah keris selesai dibuat. kerisnya sering disebut Tangguh Mangkubumen. TOTOK. secara keseluruhan kerisnya memberi kesan tampan lembut dan anggun. nama salah satu dapur tombak lurus. wetengannya ramping dan bagian buntut urangnya melebar pipih. TITIPAN. secara keseluruhan bentuknya mirip dapur Sadak tetapi lebih tebal bilahnya. TITANIUM. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 76 . Janurnya menyerupai lidi dan blumbangannya luas dan lebar. berdapur Jangkung Mayat. diperkirakan sudah digunakan oleh Empu sejak abad ke 10 dan mereka mendapatkannya dari meteor yang jatuh ke bumi. mencari ikan atau menghadapi binatang buas. bagian atas menyerupai bentuk daun andong. Dibagian sisi tengah bilah ada tekukan landai. TOYA TINABAN. senjata tradisional dikenal di hampir semua bangsa didunia . sejenis pohon untuk bahan pembuatan warangka keris. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. KANGJENG KYAI. Trembalo Jawa (Cassia glauca L). Tangkai tombak umumnya dari kayu. yaitu mata tombak disebelah ujung yang runcing dan bagian tangkai atau gagang. nama salah satu dapur tombak lurus mirip dapur Baru Kalantaka. Trembalo Aceh (Dysoxylum acutangulum Miq). dipajang dibagian Pendopo. Panggang Lele dan lainnya. TOMBAK. TORRONGKU dan USSU.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TIRTADANGSA. diserahkan ke putranya Pangeran Hangabehi dan dikembalikan ke kraton dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. unsure logam yang amat keras. sirah cicaknya meruncing diujungnya. Ganjanya agak melengkung dan tergolong Sebit Ron Tal. besinya matang tempaan. bagian tengahnya menyerupai pinggang. pada mulanya digunakan sebagai alat untuk berburu. Sisi bilah yang menghadap bilah membulat membentuk semacam separuh elips. bentunya bermacam-macam. TREMBALO. Pamor yang hanya mengumpul dibagian sor-soran saja kemudian berhenti tak ada kelanjutannya lagi. pamornya rumit. istilah Jawa untuk segala senjata traditional yang dibuat dari besi yang dianggap sebagai pusaka. Bilahnya tebal dan memakai ada-ada dan dibawah ada-ada ada bungkul berukuran kecil. baja dan kadang diberi pamor. tombak biasanya diletakan berdiri dengan memasukan kedalam lubang Jagrak.KAYU. Towok. Pada suku Jawa. Kalau membuat Kembang Kacang seperti Gelung Wayang. Keris buatannya berukuran sedang. Panjangnya bisa 40 sampai 360 cm. PAMOR. bamboo atau rotan. keris pusaka kraton Yogya. kemudian untuk berperang. EMPU. kayu trembalo ini banyak dicari orang karena memiliki garis sejajar yang sangat indah. Pamor ini dinilai kurang baik untuk orang yang masih aktif bekerja karena dapat menurunkan ambisi untuk maju tetapi baik untuk yang sudah pensiun atau berusia lanjut karena dapat menumbuhkan rasa tentram. Sebagian orang menyebut juga pamor Tarima. Mata tombak biasanya dari besi. tahan karat. TRIMAN. TOGOK. meriah dan merata diseluruh bilah. ada yang pipih meruncing. Kalau keris itu tanpa kembang kacang. Bagian dibawah pinggang lebih lebar dari bagian atasnya. Tidak memakai ada-ada tetapi permukaan bilahnya ngadal meteng. kerucut memanjang. tahan panas dan warnanya putih mengkilat. bentuknya semacam pinggang tidak begitu ramping. walau bukan batu meteorit tetapi terkenal sejak jaman Majapahit dan menjadi barang dagangan laris. TOSAN AJI. biasanya digunakan untuk Pamor. Biasanya dikerjakan empu atas pesanan sipemilik keris. Tombak ini memakai bungkul berukuran besar dibagian atas bagian metuk.

pandai bergaul. ada yang luk 3 atau 5 dan ada juga yang kombinasi. memakai tikel alis dan greneng. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III dan kembali dipemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V setelah diserahkan ke seseorang bernama Mukidin. memakai tikel alis. bentuk tombak dapur Trisula banyak ragamnya. lih ANGSAR. Warangkanya dari kayu Timoho. umumnya bilahnya lebih panjang dibandingkan keris biasa. pamor ini tidak pemilih. TULAK. lih Petukon. sisi bilah lurus tanpa pinggang tebal. bilahnya simetris. keris dengn luk 21. karena agak mirip keduanya maka pamor ini sering dikacaukan orang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TRI MURDA. KANGJENG KYAI. TRI SIRAH. PELET. TULAK. sogokan rangkap ukurannya normal. bentuknya merupakan gabungan Kenanga Ginubah dengan Ganggeng Kanyut. pendok kemalon. TUMENGGUNG. salah satu dapur tombak lurus. ada yang lurus. ditengah menjadi pamor Adeg. memakai ada-ada. Tombak dapur ini popular dan banyak disukai. nama salah satu dapur tombak lurus. pamor yang terolong langka. warna putih dan slorok dari emas kinatah rinajawarna. TRIWARNA. pamor ini menyebabkan pemiliknya disukai masyarakat. TUKON. bagian tengahnya umumnya berwarna lebih hitam dibandingkan bagian pinggirnya. bentuknya menyerupai dapur Kudup Melati. bilah bagian atas pinggang lebih lebar KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 77 . bedanya arah hadap sudut pamor. TUMBUK. kalau pamor Kudung menghadap keujung keris maka pamor Tulak sebaliknya. permukaan bilah bagian atas berbentuk Ngadal meteng. pipih dan tebal. bilahnya simetris. pamor keris atau tombak yang menyerupai pamor kudung. sisi bilah bagian tengah terdapat lekukan landai membentuk semacam pinggang yang ramping. nama gambar pada warangka kayu Timoho yang berupa garis garis tebal dari atas kebawah. TUAH. TUMPER INAS. TUMPAL KELI. ricikannya gandik polos. berwarna hitam atau coklat tua. sebutan pamor keris atau tombak yang sesungguhnya terdiri dari 3 macam nama pamor. ini yang disebut Triwarna. pamor ini tidak pemilih dan bisa melindungi dari perbuatan jahat orang lain. menurut Pakem seharusnya Parungsari itu luk 13. misalnya sebilah keris dibagian bawah ada pamor Wos Wutah. berdapur Parungsari luk 11. salah satu keris pusaka kraton Yagyakarta. salah satu dapur tombak bercabang 3. TRISULA. lambe gajah satu. salah satu dapur keris luk 19. ujungnya Lawe Setukal. memakai kembang kacang. tergolong kalawija.

pamor yang ada hanya dibagian sor-soran dari keris. Tergolong pamor tiban. banyak amal dan kuat ibadahnya. kaki dan tangan. pamor yang menurut pecinta keris mempunyai tuah yang buruk. bentuk batas ujung belakang antara bagian ganja dan bagian wilah. badan. selalu menempati bagian sorsoran. jika bentuk batas itu merupakan garis lengkung. TUNGGAK SEMI. untuk memilikinya ada beberapa syarat berat antara lain berperilaku jujur. Tombak ini memakai pudak sategal dan kruwingan. Ditepi bilah dibagian paling bawah terdapat satu tonjolan yang berbentuk menyudut. pamor yang bentuknya menyerupai gambar sederhana dari bentuk manusia. disebut Tungkakan. umumnya ada di keris nemneman. berlapis dan pada bagian ujung bentuk itu seolah “tumbuh” lagi pamor lain seperti tunas bersemi. TUNDUNG. tombak atau benda pusaka lainnya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 78 . Menurut buku kuno dapat menolak penyakit. TUNGGUL WULUNG.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dari bagian bawahnya. pemiliknya sering terusir dari suatu tempat baik dengan alas an atau tidak. terutama didaerah Blumbangan atau Pejetan. TUNGKAKAN. ada bagian menyerupai kepala. Bentuknya merupakan garis yang tak beraturan.

Kemuning atau akar jati. alat pompa tradisional dengan teknik sederhana berfungsi memompakan udara ke tungku perapian gunanya mengatur panas bara arang sesuai kehendak empu. bulatan itu terdiri dari lingkaran bersusun. paling tidak terdiri dari 3 lingkaran atau lebih.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK U UBUBAN. Cendana. keris semacam ini biasa disebut Keris Sajen. bentuknya bulatan bulatan kecil tersebar diseluruh permukaan bilah. dalam perkerisan Jawa maka pamor ini yang paling baik berasal dari tangguh Pajajaran dan Tuban. UKEL. CUNDUK. Penampang lobang sekitar 12 sampai 15 cm dengan tinggi sekitar 150 cm. Ukiran atau hulu keris yang berpamor dan menyatu dengan bilah keris di Jawa Tengah dan Timur sering disebut Deder Iras. Orang yang menjalankan duduk disebuah kursi tinggi dan disebut PANJAK. Tayuman. Terbuat dari kayu atau batang kelapa yang dilubangi tengahnya sehingga berbentuk silinder. Ukirannya hampir seluruhnya berbentuk manusia yang distilir halus. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 79 . gading. sebagian kecil berbentuk hewan dan tumbuhan yang distilir. Untuk kayu biasanya Timoho. pamor yang amat terkenal. dipasang tegak dua batang berjajar. sedang didaerah Yogyakarta dan Surakarta disebut Deder atau Dederan. mendatangkan rejeki dan berbakat kaya. lihat Cunduk Ukel. kadang dari tanduk. UDAN MAS. fosil graham gajah. bagian keris yang merupakan tempat pegangan tangan. Bahan biasanya dari kayu dengan urat yang bagus serta gampang dibentuk. Tergolong pamor mlumah dan rekan serta tidak pemilih. diluar Jawa disebut HULU KERIS. UKIRAN.

spadan dengan buatan Mataram. Memberi kesan seperti orang kekenyangan. pamor bagaikan tubuh seekor ulat. Lambe Gajah agak panjang. Berdapur Sengkelat luk 13. rumit dan biasanya bermotif Beras Wutah. menambah kewibawaan dan sebagian orang menyebut pamor Hurap-hurap. yaitu pendok emas bertahta intan. KANGJENG KYAI. dengan demikian mutu besi yang kurang baij itu tertutup oleh pamot yang mewah. Secara keseluruhan keris buatannya Wingit berwibawa. Pamor ini tergolong pamor rekan. memudahkan menagih hutang dan melindungi harta kekayaan pemiliknya. empu kerajaan Pajang yang terkenal. Pendaringan Kebak atau sejenisnya. UNTU WALANG. biasanya memakai Luk. paling baik dipunyai guru atau pendidik. UMAYI. tergolong Sebit Ron Tal. Semula milik Tumenggung Mangunnegoro kemudian diberikan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. Kembang kacangnya menyerupai gelung Wayang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK ULER LULUT. bedanya kalau wengkon garis yang menjadi “bingkai” dari tepi merupakan garis lurus sedang Untu Walang garis itu merupakan gambaran serupa mata gergaji. sirah cicak meruncing pada ujungnya. Pamor penuh merata dipermukaan . UMYANG. tergolong pamor Mlumah. warangka dari Timoho Bosokan. pamor ini merupakan kombinasi pamor Miring dan Mlumah. URUB JINGGA. pendok emas “sinasotya”. tapi manis bentuknya. EMPU. sebetulnya merupakan gabungan bentuk bulatan-bulatan yang menempel rapat satu sama lain dari pangkal sampai ujung bilah. Banyak yang percaya buatannya baik tuahnya. Ganjanya mendatar tergolong ganja wuwung dan ukurannya besar dan tebal. kata katanya banyak didengar. gulu melednya sempit dan agak dalam lekukannya. EMPU. Sebagian pecinta keris di Yogyakarta dan Surakarta berpendapat tanda buatan Empu Umyang adalah : bilah berukuran sedang. tetapi pendapat ini tidak banyak pengikutnya. URAB-URAB. jarang yang lurus. secara keseluruhan mulai bagian sor-soran sampai pucuk bilahnya tergolong lebar dan agak tebal. Beberapa diantaranya berbentuk “Ngeron-tebu”. Ukuran bilah agak panjang dibandingkan keris Majapahit lainnya. bedanya pada pamor ini garis pamornya lebih tebal dan nyata. sogokan makin keujung makin sempit. sirah cecak agak pendek tetapi meruncing ujungnya. Pamor ini pemilih dan bertuah membuat dipercaya orang sekeliling. Besi yang digunakan kurang matang tetapi pamornya penuh dan rumit. kedudukan bilah terlalu tunduk kedepan bila disbanding dengan bilah lain. Kembang kacangnya berukuran besar dan kokoh. ganjanya agak melengkung. empu terkenal di Jaman Mataram. guru meled dan wetengannya berukuran sedang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 80 .janurnya tajam. Tergolong pamor pemilih. bilah selalu disertai gusen yang jelas dan rapi sampai ujung. sogokannya dibuat dalam. pejetan agak dangkal tapi lebar. kruwingannya jelas dan lebar. Karena luk pertama yang aneh maka keris ini bukan menghadap kedepan tetapi mendongak kebelakang. kebanyakan berupa luk dan luk pertama berbentuk aneh. masa Sultan Agung. pamor yang mirip Jarot Asem. pamor yang menyerupai pamor Tepen atau Wengkon. panjang dan ujung agak melengkung. tidak terlalu membungkuk. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. jalennya terlalu menonjol. Tanda tandanya. Bertuah baik dan tidak memilih serta Rekan.

Keris ini mudah dikenali dengan adanya sebuah luk diujungnya dan tergolong langka. lurus tetapi dipucuk bilah ada luk satu. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 81 .A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK URUBING DILAH. gandik polos memakai pejetan. bilah berukuran sedang. salah satu dapur keris luk satu. tikel alis dan greneng. disebut dapur DAMAR MURUB.

ini tidak berkaitan dengan bentuk dapur. ada juga yang dibuat meter dari akar. Gaya pembuatan keris atau tombak yang dapat menimbulkan kesan (mengekspresikan) watak dan karakter tertentu. WANA. istilah latinnya Schontenia ovata Korth. ada yang mengatakan besi ini agak berpori. seringkali warangkanya lebih mahal dari harga kerisnya. sarung atau pengaman bilah keris. Warangan alami sejak dulu berasal dari Tiongkok dan paling baik untuk mewarangi. WALANG SINUDUK. Mewarangi keris dilakukan setelah dibersihkan dan biasanya pada bulan Suro. Warangan yang lebih rendah mutunya berwarna kuning kotor dinamakan Atal. WANDA. pamor maupun tangguhnya. Misalkan keris berdapur Tilam Upih berpamor Wos Wutah dari Tangguh Mataram. Warangkanya gaya Surakarta dari kayu Trembalo dengan pendok “Salak Tinatah”. pusaka Kraton Yogyakarta.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK W WADUK. jenis besi pembuat keris. tetap lurus dan cukup ringan. Gambar pamor akan lebih indah dan jelas. Untuk kalangan berada . pemiliknya menjadi panutan dan cocok untuk guru. atau Walang Sinudukan. misalnya warangka sunggingan alas alasan dengan dasar putih. ada yang berwanda Brangasan (mudah marah) maupun berwanda Kemayu (Genit). Madura dan beberapa tempat lain. biasa digunakan untuk gagang tombak (Landeyan). tombak atau tosan aji lainnya. melapisi bilah dengan warangan disebut mewarangi atau marangi. baru terakhir sekitar 1 meter dari permukaan tanah. Istilah Wanda dikaitkan dengan penampilan masing masing keris. sedangkan istilah pasikutan lebih banyak dikaitkan tangguh keris. didatangkan dari Thailand dan kurang baik untuk mewarangi. warangka biasanya dihias dengan permata atau logam. Wanda dalam dunia keris sama dengan Wanda dalam pewayangan. berdapur Parungsari. kering dan warnanya abu-abu kehitaman. pamor tergolong pemilih dan pamor Rekan. perak atau kuningan. bahan mineral mengandung ARSENIKUM. sebutan warangka biasanya di Jawa. semacam pelindung. lih GENDOK. WARANGAN. WALULIN. bila menebang dengan benar maka kayu ini tidak mudah patah. Jaman dulu ada larangan tak tertulis yang melarang masyarakat biasa menggunakan beberapa model warangka. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 82 . Warangka keris umumnya terbuat dari kayu. pemuka masyarakat dan pemimpin agama. dalam beberapa hal istilah wanda hampir sama dengan istilah pasikutan. dipakai untuk mengawetkan keris. untuk menilai wanda diperlukan kepekaan rasa seni tinggi. KANGJENG KYAI. biasanya emas. Didaerah lainnya disebut sarung keris. warna nya jingga kemerahan dengan semacam alur warna merah seperti urat pada kristalnya. KAYU. Semula milik Kiai Wanadikrama dari Kauman kemudian dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. WARANGKA. luk 13. WALIKUKUN. tetapi sedikit sekali pengetahuan mengenai bahan ini. kata lain yang lebih halus dari keris (lihat juga Duwung). WANGKINGAN.

Sebilah keris seringkali mempunyai lebih dari satu warangka. Tetapi karena warangka ini mudah rusak maka biasanya untuk berperang digunakan yang lebih praktis dan sederhana yaitu LADRANG. Perbedaan ke 3 macam warangka itu dikarenakan beda penggunaannya. warangka Gayaman. pendok Tinaretes. SENDANG WALIKAT.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Pendok Kemalon warna merah. LADRANG. GAYAMAN dan SENDANG WALIKAT. Ada pula warangka yang dilukis (diSUNGGING). pendok tatah dengan motif semen huk. tampan dan bagiannya rumit. Madura dan Bali. Ketiga bentuk dasar ini dikenal di Jawa. kebesaran atau acara yang sifatnya gembira. yang paling penting adalah mutu lukisan sunggingannya. sedangkan daerah lain umumnya Gayaman dan Walikat saja. “sportif”. bahkan karean dapur yang lain bisa membuat warangka tersebut berbeda walau dari daerah yang sama. Bentuk dasar bisa berbeda tiap daerahnya walau sama sama. warangka ini tidak perlu menggunakan kayu mahal. merupakan warangka yang paling sederhana. Ragam bentuk warangka ada 3 macam. kalau warangka bekas digunakan keris lain disebut warangka randan (janda). KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 83 . misalnya menjadi Pengantin. misalnya. biasanya untuk jenis keris ukuran kecil dan pendek. Ini bentuknya lebih digunakan untuk acara umum atau sehari-hari. Biasanya lukisan ini dikerjakan oleh penyungging wayang. ini untuk menghadiri upacara resmi. LADRANG dibuat gagah. di Jawa biasanya disebut warangka yang tua diwayuh oleh yang muda (dimadu).

ganja wilut bentuknya tidak datar dan tidak melengkung melainkan mirip huruf S tidur seperti ulat sedang berjalan. lih GENDOK. Tergolong pamor Rekan dan tuahnya membuat hemat. WENGKON. pemilik keris ini tidak boleh menghutangkan atau membungakan uang. WINGIT. WEWE PUTIH. menakutkan. dapur Sengkelat luk 13. WERANI. WIRING DRAJIT. L. Keris ini merupakan putran dari KK. lih Biring Drajit. Keris ini dibeli 18 ripis oleh Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V ketika masih remaja. nama pamor yang gambarannya menyerupai garis bingkai disepanjang tepi bilah keris. KAYU. WINDUADI. istilah latinnya Hibiscus Macrophyllus Roxb. KANGJENG KYAI. WETENGAN. Pamor ini biasa juga disebut pamor Tepen atau pamor Lis-lisan. KANGJENG KYAI. WIRING LANANG. salah satu bentuk ganja keris. warangka dari kayu Timaha dengan pendok dari Suasa. sejenis besi pembuat keris dan tosan aji lainnya berwarna pucat dengan kristal bening keperakan menyebar dipermukaan. Dibuat atas pesanan Sri Sultan HAMENGKU KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 84 . warnanya hitam keunguan. GANJA. salah satu pusaka kraton Yogyakarta. merupakan keris pusaka kraton Yogyakarta. bagian utama dari keris selain bagian ganja dan pesi. disebut juga dengan istilah wilah. bahan ini sangat ampuh dan kalau dibawa perang maka pembawanya tidak terlihat musuh. jenis kayu yang biasa digunakan untuk membuat tangkai tombak. WARU LAUT. istilah latinnya Hibiscus filiaceus. KAYU. Kayu ini tergolong murah dan banyak dipakai. Menurut pecinta keris. Sengkelat dibuat Empu Lurah Supo pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. WILAHAN. WISA PRAMANA. pendoknya emas murni bertahtakan intan permata. walau serat seratnya kurang baik. warangka dari kayu Timoho. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. menyeramkan. bisa berarti berwibawa. Namum menurut buku kuno. lih Biring Lanang. WILUT. berdapur Carita. tahan terhadap godaan serta merupakan pamor yang tidak pemilih. menurut buku kuno sebagai senjata besi ini ampuh sekali. jenis besi pembuat keris warnanya kuning kehijauan dan tuahnya baik untuk mencari rejaki.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK WARU GUNUNG. KANGJENG KYAI. WATU LAPAK. juga untuk tombak. warangka dari kayu Timoho dengan pendok blewahan dari suasa. menimbulkan kesan angker. lih BATU LAPAK. dapur Sabuk Inten luk 11. WELANGI. jenis besi pembuat keris. WISA MANDRA AJI. Ganja ini hanya terdapat pada keris dengan dapur khusus. awakawakan atau bilah.

WUNGKUL. salah satu dapur keris luk 3. Gandiknya polos. pejetannya dangkal. Ganja ini banyak digunakan di jaman Pajajaran dan Tuban. WULAN-WULAN. tergolong langka dan biasanya keris lama. walau bentuknya sederhana tetapi jika serasi dengan bentuk bilahnya akan tampak anggun. WUWUNG (2). agak mirip melati sinebar tapi ukurannya agak besar. Keris ini duplikat dari KK KOPEK. artinya ganja yang bentuknya seperti hurup W terbalik. ia tidak melengkung. sogokannya satu didepan. asal Empu Brajaguna yang terkenal di kraton Surakarta. atau Dungkul atau Bungkul. pamor yang paling banyak terdapat berupa bulatan dan garis tak beraturan. diberikan ke Penembahan Mangkurat kemudian diwariskan ke Tumenggung Reksanegara dan dibeli kembali oleh Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. mirip bumbungan rumah. pusak kraton Yagyakarta. nama salah satu dapur keris lurus. biasanya dimiliki pedagang atau pengusaha karena katanya pemiliknya mudah mencari rejeki. dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 85 . bilahnya sedang gandiknya agak panjang. KANGJENG KYAI. keris ini dungkul. panjang bilahnya sedang. WUWUNG (1). tergolong pamor mlumah dan tidak pemilih. khusus keris ini bagian yang tajam hanya pada satu sisi saja yaitu sisi depan sedang sisi belakang tumpul sampai sekitar tiga perempat bilah. dapur Jalak Sangu Tumpeng. tempat di Madura. pamor yang berupa bulatan bulatan yang terpisah satu sama lainnya. nama salah satu bentuk ganja keris. diselesaikan di Pulo Gedong.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BUWONO II. warangka dari kayu Timoho dan pendok kemalon putih berslorok emas intan. WOS WUTAH. WONOAYU. tergolong pamor tiban. pada dasarnya rata dan datar. pamor mlumah dan tidak memilih. WISAPRATANDA.

bilahnya agak membungkuk. ganjanya kelap lintah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Y koordinasi Paku Buwono V. panjang. Yang kedua gandiknya berada dibelakang. YASADIPURA II. YONI. YUYU RUMPUNG. pemiliknya akan sering dirundung malang. salah satu dapur keris lurus. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 86 . membahas mengenai Pakem Keris dan Tombak Jawa dibawah YOGAPATI. Tahun 1814 beliau menulis Serat Centini bersama RM Ranggasutrasna dan RM Sastrodipura. bilahnya berukuran sedang. pekerjaan ini selesai tahun 1823. pamor yang oleh banyak penggemar keris dianggap buruk. pamor ini terletak di sor-soran dan tergolong pamor Tiban. sehingga sebaiknya dilarung atau diserahkan ke Museum saja. Biasanya dimiliki petani dan mempunyai tuah membantu menangkal serangan hama dan menyuburkan tanaman. yang pertama. Ini menunjukan ketinggian ilmu empu yang membuat. gandiknya panjang dan diatas gandik ada kembang kacangnya berukuran kecil. ada 2 versi mengenai keris berdapur ini. pujangga terkenal Kraton Solo. semacam daya atau kekuatan gaib yang menurut ahli esoteri dianggap sebagai kekuatan yang ada pada tuah keris.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful