A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

A to Z

Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK. A
ADEG IRAS, PAMOR, adalah nama pamor yang menyerupai garis lurus mulai dari ujung bilah sampai pangkalnya yang bersinggungan dengan bagian ganja. Pada bagian ganja, pamor ini seolah menyambung lagi sampai kebagian yang bersinggungan dengan pesi. Pamor ini dinilai baik tuahnya dan tergolong pamor langka. ADEG SIJI, lihat SADA SA’LER. ADEG WENGKON, lihat TEJA KINURUNG. AENGTONG TONG, nama desa di Serunggi, Sumenep yang sampai kini masih membuat keris dan tombak. Desa ini dulu merupakan tempat tinggal para EMPU yang memenuhi kebutuhan kerajaan Sumenep dan kini masih ada beberapa orang yang bekerja sebagai pandai keris seperti Jaknal, Jembar, Jekri, Hoji dan lain lain. AEROLIT, adalah batu pamor yang sangat keras dan berasal meteor, bila telah menjadi pamor akan berwarna kuning keabu-abuan. Gradasi warnanya tidak terlalu kontras dibandingkan dengan kehitaman warna besi dasar sehingga sulit dilihat mata, pamor dari bahan ini sering juga disebut Jalada. AKHODIYAT, PAMOR, adalah bagian dari kelompok pamor yang memiliki kecemerlangan lebih gemerlap dari bagian pamor lainnya. Pada satu permukaan bilah keris, ada bagian yang kecemerlangan pamornya menonjol dibanding kecemerlangan pamor disekitarnya dan sepintas lalu mirip dengan lelehan logam keperakan yang putih mengkilap. Menurut EMPU Fausan Pusposukadgo, ini terjadi karena suhu yang tepat pada saat penempaan dan bukan dibuat oleh logam perak seperti dugaan orang, Pamor ini tidak dapat direncanakan dan tergolong pamor Tiban, pamor ini banyak disukai orang, di Madura dan Jawa Timur disebut Pamor Deling. AKIM, nama seorang pembuat keris yang hidup diawal abad 20, dijaman penjajahan Belanda dan tinggal di kampung 21 Ilir, Palembang. ALIAMAI, sebutan orang Serawak, Brunei, Sabah dan sebagian penduduk Mindanau Selatan untuk menyebut keris. Diperkirakan dari bahasa Sulu di Mindanau Selatan. ALIP, nama pamor yang selalu menempati sor-soran, terutama pada sebilah keris, namun kadang ditemui juga di tombak. Termasuk pamor titipan dan pamor Rekan. Bentuknya hanya merupakan garis lurus, tebal sepanjang sekitar 4 sampai 6 cm dan kadangkala ujung garis itu membelok patah sedikit. Pamor Alip bukan merupakan pamor Sada Saler terputus, tetapi sengaja dibuat begitu dan karena titipan kadangkala terdapat disela pamor lainnya yang lebih dominan. Bagi sebagian orang, pamor ini mempunyai tuah baik yakni memperkuat iman, tahan godaan dan tidak tergolong pamor pemilih hanya pemiliknya harus berpantang terhadap beberapa hal. AMBANYU MILI, lihat ILINING WARIH. AMBER, MINYAK, campuran minyak keris dengan bau yang keras memberi kesan sakral, ada yang menyebut minyak Misik.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

1

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

ANDA AGUNG, salah satu bentuk pamor berbentuk garisgaris menyudut, bersusun-susun, berjajar keatas dari pangkal keujung bilah, tergolong pamor tidak pemilih dan dipercaya dapat memperlancar karier. Termasuk pamor Miring.

ANGGA CUWIRI, EMPU terkenal pada jaman kerajaan Majapahit sekitar abad 14, buatannya dikenali dengan tanda sebagai berikut : Ganjanya relatif berukuran panjang dibanding dengan keris buatan jaman Majapahit lainnya. Gulu melednya berkesan kekar dan kokoh. Buntut cecaknya tergolong ngunceng mati. Bagian gendokannya montok, gembung. Bilah kerisnya berukuran sedang tetapi agak ramping dan agak tebal, besinya matang tempaan berwarna hitam kebiruan namun mempunyai kesan kering. Dibanding dengan bentuk keris secara menyeluruh, bagian sor-soran agak terlalu lebar, blumbangannya juga lebar dan luas. Pamornya sederhana, kebanyakan Wos Wutah atau Pulo Tirto. Keris buatan EMPU Angga Cuwiri mempunyai kesan penampilan yang keras, berwibawa dan meyakinkan.

ANDORAN, salah satu cara mengenakan keris sebagai pakaian kelengkapan Adat Jawa Tengah terutama di Surakarta. Keris diselipkan di sela lipatan sabuk lontong, diantara lipatan kedua dan ketiga. Kedudukan keris tegak, ditengah punggung si pemakai sedangkan hulu dan warangka keris menghadap kekiri. Cara ini dipakai untuk menghadap orang yang dihormati, umpamanya Raja atau berada ditempat yang perlu dihormati seperti mesjid, makam dan sebagainya.

ANGGABAH KOPONG, salah satu dari 4 macam bentuk ujung sebilah keris atau tombak, menyerupai sekam padi kopong biasanya buatan Pajajaran atau Tuban banyak yang berbentuk Anggabah Kopong. ANJANI, NI EMPU, EMPU wanita terkenal dijaman Pajajaran sekitar abad 11, umumnya bilahnya tipis, panjangnya cukup dan manis, besinya pilihan, tempaan matang dan berwarna hitam. Pamornya tergolong Mubyar, biasanya Udan Mas, Wos Wutah atau Pendaringan Kebak dan pamor sejenis itu. ANGGREK KAMAROGAN, KINATAH, adalah hiasan berupa pahatan relief (gambar timbul) pada sebilah keris atau tombak. Bentuknya berupa rangkaian bunga anggrek. Pahatan ini hampir selalu dilapisi dengan logam emas atau emas dan perak, paling sedikit hiasan ini memenuhi setengah bilah. Dahulu yang berhak memakai ini hanya kerabat Raja dan Patihnya saja.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

2

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

ANOMAN, Nama dapur keris Luk Lima. Ukuran panjang bilahnya sedang, memakai kembang kacang, lambe gajahnya hanya satu, pakai ri pandan, sogokannya rangkap dan panjang sampai kepucuk bilah, selain itu tidak ada ricikan lain. Keris ini gampang dikenali karena sogokannya yang panjang tersebut.

ANUKARTO, PAMOR, lihat pamor rekan. AREN, KAYU, jenis kayu biasanya untuk tangkai tombak (Landeyan, bahasa Jawa), karena cukup berat biasa dipakai prajurit berbadan cukup kuat. ARJANATI, KANJENG KYAI, salah satu tombak pusaka Pura Pakualaman, Yogyakarta. Bentuknya tidak biasa termasuk Kalawija, bilah lurus, pipih dan dibagian pangkal seolah digigit moncong Naga bersayap. Sayap naga tersebut dua susun, depan dan belakang dan masing masing susun memiliki lima bulu. Tombak ini tergolong nom-noman. ASIHAN, PAMOR, gambar motifnya seolah menyatu antara gambar yang ada di bilah keris dan pamor yang ada di bagian ganja nya, pamor ini tidak berdiri sendiri dan selalu digabingkan dengan pamor lain yang lebih dominan seperti Ngulit Semangka Asihan dan sebagainya. AWAR-AWAR, KAYU, sering dipakai untuk rangka keris karena memiliki poleng hitam seperti kayu Timoho walau tidak seindah Timoho serta bahannya lunak.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

3

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

B
BADAELA, pamor yang dianggap kurang baik termasuk pamor tiban dan terletak di sor-soran, karena tuahnya buruk maka sering diberikan ke museum atau dilarung.

BAKUNG, nama dapur keris luk lima, ukuran panjang bilahnya sedang. Cekungan pejetannya dalam, tikel alis dan greneng, selain itu tidak ada ricikan lain. BALEBANG, dapur keris luk lima, ukuran panjang bilah sedang, kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap pakai sraweyan, tanpa greneng. Selain luk lima juga ada Balebang luk tujuh dengan kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap dan sraweyan. BALEWISA, KANJENG KYAI, pusaka Kraton Yogyakarta, berdapur Parungsari, wrangka dari kayu Timoho dengan pendok bunton terbuat dari suasa. Semula milik Tumenggung Sasranegara kemudian diberikan ke anaknya Tumenggung Sasradiningrat yang menjadi menantu Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I, keris ini kembali ke Kraton dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V.

BANGO DOLOG, Dapur keris luk tiga , ukuran bilah sedang, memakai kembang kacang, lambe gajah dua, pejetannya dangkal, memakai tikel alis. Bagian belakang bilah, dipangkal (sor-soran) tepinya tidak tajam sampai ke luk yang ke dua selain itu tidak ada ricikan lainnya.

BANCEAN, Wrangka kombinasi gaya Surakarta dan Yogyakarta disebut juga Bincihan. BANDOTAN, Salah satu dapur tombak luk tujuh, sepertiga panjang tombak lurus sedangkan dua pertiga baru ada luk nya, sisi kiri/kanan bawah ada gandiknya berukir naga kadang dihias kinatah, badan kedua naga tersebut menyatu dan menghilang membentuk ada-ada yang besar dan menonjol mengikuti luk. BANJURA, KI EMPU, seorang EMPU pada kerajaan Demak dan jarang tercatat dibuku, buatannya bentuk ganjanya datar, rata dan tipis, guru melednya kecil , sirah cicaknya panjang tetapi tidak sampai meruncing pada bagian ujung. Bilahnya sedang dan ramping seperti buatan EMPU Majapahit tetapi besinya memberi kesan “kering” berpori dan kurang tempaan, pamornya sederhana, kembang kacangnya ramping tetapi lingkarannya besar, blumbangannya berukuran dalam tapi sempit, sogokannya dangkal dan panjangnya cukup, secara keseluruhan memberi kesan wingit. BANYAK ANGREM, salah satu dapur tombak seperti angsa mengeram, tidak symetris, lebar bagian bawah, permukaan datar tetapi memakai ada-ada tipis ditengah bilah, ricikan lain tidak ada. Dapur ini banyak terdapat pada tombak lama dan dibuat bukan untuk berperang tetapi sebagai pusaka.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

4

Bilahnya agak tebal. Diatas metuk ada bungkul. BATANG GAJAH. simetris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BANYAK WIDE. bilah diatas sor-soran berbentuk ngadal meteng. guru meled juga panjang. Tombak ini memakai kruwingan dikiri kanan bagian bungkul tetapi permukaan bilahnya tidak memakai ada-ada. salah satu dapur tombak lurus. Bilahnya simetris. dibawah ada-ada ada bungkul kecil. Hampir mirip bentuknya dengan tombak dapur Baru. lebar bagian bawah pinggang lebih besar daripada bagian atas. pendoknya emas blimbingan rinaja warna. nama salah satu dapur tombak lurus. EMPU. diatas bagian metuk ada bungkul besar. Dapur Baru ini tergolong popular. Bentuknya merupakan berkas garis yang melengkung setengah lingkaran atau menyudut dan tergolong pamor miring serta pamor rekan . BARU KALANTAKA. besi keris hitam berkesan padat dan liat dan secara keseluruhan memberi kesan angker. BARU KARNA. permukaan bilah tombak diatas bagian bungkul berbentuk ngadal meteng. tuahnya bisa melindungi dari bahaya tak terduga. ada yang menyebut namanya Ciung Wanara. Lebar bilah bagian bawah sedikit lebih lebar daripada bagian atas pinggang. lihat BARU KUPING. bilahnya simetris. biasa dipakai orang Malaysia. BARU. berdapur baru. Lebar bagian bawah pinggang sedikit lebih kecil dari atas pinggang. tombak pusaka Kraton Yogyakarta. KANGJENG KYAI. bilahnya simetris. nama salah satu dapur tombak lurus. pipih dan tipis. BARU GRONONG. Sisi bilah yang menghadap kearah bawah membulat membentuk semacam separuh elips. BARU. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 5 . bagian tengah ada tekukan landai seperti pinggang tetapi tidak begitu ramping. wingit. pamor yang selalu menempati bagian sor-soran sebuah keris. tetapi permukaan bilah yang menghadap kebawah bentuknya datar. Memakai ada-ada. tipis. BARU CEKEL. dengan sedikit lekukan landai pada bagian bawahnya. semula milik Ki Sawunggaling dari Bagelen kemudian diberikan ke Pangeran Mangkubumi melawan penjajahan Belanda. hasil karyanya ganjanya tergolong panjang (ganja wuwung). BARU TEROPONG. Permukaan bilah tombak berdapur umumnya nggigir sapi. mempunyai lekukan landai dibagian tengah bilah yang menyerupai pinggang. nama salah satu dapur tombak lurus. Mempunyai lekukan seperti pinggang ditengah. Singapore dan Brunei dan menjadi bahan dagangan semenjak jaman Majapahit. tidak memakai ada-ada tetapi memakai bungkul berukuran besar namun tipis dan tidak begitu menonjol. BASSI PAMARO. permukaan bilah tombak diatas bungkul berbentuk ngadal meteng. Tombak ini memakai bungkul dibagian sor-soran. pedang atau tombak. BATU LAPAK. Bentuk menyerupai daun bambu dengan sedikit lekukan landai dibagian bawah pinggangnya. hidup jaman Pajajaran. bentuknya pipih. sebutan bagi pamor Luwu. sirah cecak membulat tetapi tepat bagian cocor meruncing kecil . menyerupai daun bambu. dibagian sisi tengah bilah ada lekukan landai membentuk semacam pinggang yang tidak begitu ramping. KANGJENG KIAI. bagian tengah bilah agak kebawah ada tekukan landai membentuk semacam pinggang yang cukup ramping. badik. nama salah satu dapur tombak lurus. salah satu dapur tombak lurus. banyak dijumpai terutama pada tombak buatan Majapahit dan Belambangan. BARU PENATAS. tombak salah satu dapur lurus. memakai bungkul diatas mentuk. Sisi bilah paling bawah bentuknya menyudut. BARU KUPING. Bagian dibawah pinggang ini lebih besar daripada bagian diatasnya. memakai ada-ada dan bungkul kecil. Lebar bilah bagian atas lebih sempit disbanding bagian bawah pinggang. Keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Carita Luk 11. wrangkanya kayu Trembalo.

Sogokannya dangkal dan pendek. BETOK. kembang kacangnya bagus tetapi lambe gajahnya tergolong kecil. tembaga. gandiknya panjang. BERAS WUTAH PELET. EMPU.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BAWANG SEBUNGKAL. hidup di Tuban pada jaman Majapahit. Bendo Segara. bagian ganja agak sempit dibandingkan buatan Tuban lainnya dan termasuk ganja wuwung. lebar bilah dan ketebalannya cukup. lihat MASUH. Panjang bilahnya pendek lurus. atau wesi kuning sebutan senjata tradisional yang terbuat logam bewarna kuning biasa berbentuk bukan keris tetapi pangot. maka luk nya dangkal (kemba). perak. dan merupakan keris yang tua umurnya. BESI KUNING. Udan Mas. Dipercaya mempunyai kekuatan gaib menjadi orang kebal terhadap senjata lain. masing masing gumpalan terpisah jarak 0. salah satu dapur keris berukuran bilahnya lebar dibandingkan bilah keris lainnya. pejetannya dangkal. gambaran pada wrangka kayu Timoho yang berupa bintik besar dan kecil berwarna hitam tersebar tak beraturan. pamor yang gambarnya merupakan bentuk gumpalan yang mengelompok rapat. janurnya dibuat agak tumpul dan umumnya berpamor Wos Wutah. seng. golok pendek dan orang orang tua mengatakan bahwa besi kuningan merupakan campuran unsure besi. BERAS WUTAH. tanda kerisnya Panjang bilah sedang. lihat WOS WUTAH. BENDO SAGODO. patrem. timbal. condong kedepan sehingga berkesan menunduk. BESUT. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 6 . timah putih. Tuahnya gampang mencari rezeki dan pamor ini tidak pemilih. emas. Tuahnya memelihara ketenangan dan ketentraman rumah tangga. menempati sor-soran keris tergolong pamor miring dan rekan. pamor dengan bentuk mirip dengan irisan bawang.5 cm – 1 cm dan tergolong pamor rekan. katanya mempunyai tuah yang baik untuk mencari rezeki. Jika kerisnya berluk. BEKEL JATI.

nama pusaka kraton Yogyakarta berdapur Pasopati berpamor sekar pala dengan wrangka kayu cendana. jenggot susun. Disisi paling bawah ada dua bagian yang menyudut. LANDEYAN. ukurannya normal. salah satu dapur tombak lurus. KANGJENG KYAI. dahulu digunakan prajurit berkuda mengejar musuh atau acara Rampogan dan Watangan (latihan perang-perangan untuk prajurit berkuda) setelah ujungnya diganti dengan semacam bahan lunak. pamor ini kadang disebut Blarak Sinered atau Blarak Ginered. memakai kembang kacang. Separuh bilah tombak kebawah permukaannya berbentuk ngadal meteng tetapi selebihnya datar saja. keris pusaka Kraton Yogyakarta. lambe gajah satu. tanpa sogokan. akhirnya setelah berganti ganti pemilik kembali lagi ke Kraton dengan harga 300 ripis. Selain itu memakai Sraweyan dan greneng lengkap. tanpa tikel alis. luk 11. Semula ini punya Sultan HAMENGKU BUWONO I yang dianugrahkan ke Pangeran Hadikusuma. Pamor ini tergolong mahal dan susah pembuatannya. ricikannya memakai kembang kacang. Semula dimiliki Pangeran Hadikusumo tetapi pada pemerintahan HAMENGKU BUWONO V ditarik kembali ke kraton. Separuh bilah tombak kebawah permukaannya berbentuk ngadal meteng tetapi selebihnya datar saja. putranya. sogokannya dua. BLANDONGAN. BIRAWA. BLABAR. berdapur Carita.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BIMA KURDA. termasuk pamor miring dan rekan bentuknya mirip daun kelapa dengan pelepahnya dan tuahnya untuk kewibawaan dan kepemimpinan. Sisi bilah tombak di bagian tengah ada lekukan dalam. Sisi bilah tombak di bagian tengah ada lekukan dalam. bilahnya simetris. salah satu dapur keris luk 13. bagian bawah pinggang ini lebih lebar dibandingkan bagian atas pinggang. Tombak ini memakai ada-ada tipis ditengah bilah mulai bawah sampai ke ujung. lambe gajah dua. Tombak ini memakai ada-ada tipis ditengah bilah mulai bawah sampai ke ujung. alat untuk merendam tosan aji sebelum dicuci dan diwarangi. KANGJENG KYAI. bagian bawah pinggang ini lebih lebar dibandingkan bagian atas pinggang. BLANDARAN . Selain luk 13 ada juga yang luk 23 dan ukuran kerisnya lebih panjang dari kalawija.bentuknya menyerupai pinggang yang sempit dan ramping.bentuknya menyerupai pinggang yang sempit dan ramping. Wrangkanya terbuat dari kayu Timoho dengan pendok dari emas bertahta berlian. terbuat dari kayu keras dengan KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 7 . BIRING DRAJIT. Disisi paling bawah ada dua bagian yang menyudut. pendok dibuat emas murni dan berbentuk blewehan. BLARAK NGIRID. BIRING LANANG. salah satu dapur tombak lurus seperti Biring Drajit. Keris ini merupakan putran atau duplikat dari pusaka kraton Surakarta yang juga bernama Kyai Blabar. tangkai tombak sekitar 3 atau 4 meter panjangnya. memakai greneng lengkap atau hanya ri pandan.

perbedaan karyanya adalah ganjanya lebih lebar. tergolong pamor rekan. anak dari EMPU Brajaguna I. organisasi pecinta keris di Surakarta. Pamornya rumit.5 cm dan bulatan terdiri dari lingkaran yang tersusun. Karyanya dikenali sebagai berikut. pendok bunton dari suasa. bentuknya agak melengkung. cucu Brajaguna I. kalau membuat pamor miring rapi sekali. keris buatannya mirip buatan ayahnya hanya agak lebih pendek. BONTIT. Naga Rangsang. Penampilan keris keras. wetengannya ramping. BONGKOT. Semula milik Penembahan Mangkurat. Pedaringan Kebak. BRAJAGUNA I. merupakan garis lurus ditengah bilah keris atau tombak mulai dari ujung pangkal sampai ujung bilah. Disisi bilah bagian bawah ada dua tonjolan menyudut. Tanda tanda lain. luk 11. lihat SOR-SORAN. salah satu dapur tombak lurus. KANGJENG KYAI. Blumbangannya dangkal. banyak dimiliki pengusaha . Kalau membuat kembang kacang bentuknya serupa gelung wayang. lembut dan biasanya merata di seluruh permukaan bilah. BONANG RINENTENG. banyak yang mengatakan EMPU ini berasal dari Madura. hidup dijaman PAKU BUWONO V. banyak menggunakan baja pada pembuatannya. tengahnya ada lekukan dan kadang diukir. gagah dan meyakinkan. BOWOROSO. Ron Ganduru. Blandongan disebut juga Kowen. Kara Welang. Permukaan seluruh tombak ini ngadal meteng. BONGGOL. seorang EMPU terkenal dijaman Surakarta. Sogokannya makin menyempit kearah ujung. sirah cecak meruncing diujungnya. berdapur Sabuk Inten. Jalen dan lambe gajahnya berukuran sedang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK ukuran 70 cm x 20 cm x 15 cm. pusaka kraton Jogya. Keris dan tombak buatannya terkenal amat kuat dan dapat menembus perisai. sisi bilah tengah ada lekukan landai membentuk pinggang yang ramping menyempit. BRAJAGUNA II. atau Pejetan atau Pijetan adalah bagian keris yang berupa cekungan atau lekukan pada bagian bawah bilah keris letaknya dibelakang bagian gandik dan didepan bagian bungkul. BONG AMPEL. menancapnya pamor pada bilah kuat dan pandes. lihat BUNGKUL. tebalnya sekitar 2 kali lipat dan berbentuk ngadal meteng. bilahnya berukuran agak panjang disbanding keris buatan Mataram. Tuahnya membawa rezeki dan berwibawa tinggi. Bentuk ganjanya agak melengkung. putra HAMENGKU BUWONO II. Lar Gangsir. Ia membuat hampir semua motif pamor namun yang terbanyak adalah Wos Wutah. EMPU. EMPU terkenal jaman Surakarta dan buatannya sering disebut tangguh Mangkubumen. Kalau tanpa kembang kacang. pada jaman HAMENGKU BUWONO V dikembalikan ke Kraton. hidup pada jaman PAKU BUWONO IV di Surakarta. Guru meled dan wetengannya berukuran sedang. antar lingkaran berjarak 1 – 1. dikiri kanan garis ada bulatan bulatan kecil yang menempel garis . BRAJAKARYA. jalur pamor tidak ada yang bertindihan satu sama lain. wrangka dari Timoho. simetris. sirah cicaknya tidak begitu meruncing pada ujungnya. BLUMBANGAN. buntut urang melebar KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 8 . EMPU. EMPU. BRAJAGUNA III. Ganjanya tergolong ganja Sebit Ron Tal. gandiknya agak miring. Wengkon.

itu sebabnya disebut juga godongan. Kesan penampilannya gagah. Pusaka kraton Yogyakarta. Kembang kacangnya seperti gelung wayang. bentuk warangka gaya Yogyakarta. Kalau tanpa kembang kacang. gandiknya dibuat miring. penampilannya gagah meyakinkan. janurnya dibuat menyerupai lidi. mendatar. besinya matang tempaan dan berkesan padat. pamor penuh merata diseluruh permukaan bilah. pertama bilah pendek. ujung buntut urangnya melebar. EMPU yang hidup dijaman Surakarta. gulu meled serta wetengannya sedang. kerisnya disebut tangguh Mangkubumen. EMPU. BROJOL. Bilah keris berukuran sedang. bagian Da pada Ron Da dibuat besar dan jelas. biasanya pamornya nginden. Beda dengan Tilam Upih.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dibagian ujungnya. kalau keris lurus maka gandiknya miring. keris diselipkan di Sabuk Lontong diantara lipatan kedua dan ketiga. pada dapur Brojol tidak ada alis. begitu juga wetengannya. BRAMA DEDALI. dangkal dan melengkung dekat ujung. pendok suasa bentuknya blewehan. Penampilan nya tampan tenang dan meyakinkan. gandiknya polos tipis. kembang kacang dibuat menyerupai gelung wayang. Kalau membuat kembang kacang seperti gelung wayang. kalau membuat bagian Da pada Ron Da ujung-ujungnya runcing dan lekukannya dalam. rumit dan sering nginden. kalau membuat Da pada Ron Da ujung ujungnya meruncing tetapi lekukannya tidak begitu dalam. gandik polos. umumnya tegolong pamor mlumah. tipis. salah satu cara memakai keris sebagai pelengkap adat Jawa tengah terutama Surakarta. bentuk pamor pada ujung keris. salah satu dapur keris lurus. EMPU. posisi agak tegak. Versi kedua bilahnya sedang dan lurus. dapur Tilam Upih. ada dua versi. biasanya pamor mlumah serta teratur rapi. sogokannya agak dalam. bentuknya khas bagian belakang menyerupai helai daun . pamor tebal tebal tapi tidak rapat satu sama lain. KANGJENG KYAI. tetapi terlebih dahulu keris harus dibungkus dengan singep sehingga seluruh bagian wrangkanya tidak terlihat. motif sederhana. besinya matang tempaan. secara keseluruhan kerisnya berpenampilan tampan dan gagah walau ukurannya tidak besar. pejetan dangkal dan samar samar. kadang memekai ganja iras tanpa ricikan lainnya. lebar. Semula milik Penembahan Mangkurat dan konon ditemukan di Dieng. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 9 . di Surakarta disebut Ladrang sedang di Madura disebut Daunan. BRAJASETIKA. buatannya ganjanya ramping. BRONGSONG. tetapi sogokannya sempit. sogokan agak dalam dan melengkung ujungnya. sirah cecak meruncing bagian ujung. pamornya penuh. pakai pejetan tanpa ricikan lainnya. bagian gandik dibuat miring. gulu meled berukuran sedang. BRAJASETAMA. jika tanpa kembang kacang. Wonosobo.bilahnya berukuran sedang tetapi tebal. Pamor apapun kalau pada bagian dekat ujung bilah bentuknya seperti lidah ular bercabang dua disebut pamor bungkalan dan tergolong pamor yang disukai. ujung buntut urangnya melebar. Ukuran bilah sedang besinya hitam keunguan dan matang tempaan. BUNGKALAN. Karyanya dikenali dengan ganjanya tergolong Sebit Ron Tal. BRANGGAH. blumbangan atau pejetan lebar agak dangkal. Cara ini digunakan apabila membawa keris Raja/Pangeran sebagai bukti utusannya tetapi yang boleh melihat hanya orang yang dituju. wrangka dari kayu Trembalo. tombak. sirah cecak meruncing pada bagian ujungnya. blumbangannya normal. hidup dijaman Sunan PAKU BUWONO IX.

Banyak yang beranggapan pamor ini kurang baik tetapi untuk orang yang kuat bisa mudah mendapatkan rezeki. BUTA IJO. BUNTEL MAYIT. gandik polos tanpa ricikan lain lagi. sraweyan dan ri pandan. Keris luk 9. pamor yang bentuknya menyerupai lilitan kain menutupi seluruh bilah keris. buntutan atau kepet. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 10 . BUNTUT CECAK. sebutan ujung belakang ganja . memakai sogokan rangkap. Merupakan pamor rekan. lihat WUNGKUL. bedor. ukuran bilah sedang. tergolong pamor pemilih. pedang atau tombak. setelah bagian gandok. Bagian ganja sebelah ujung itu papak tidak meruncing. bagian paling belakang dari ganja kadang disebut buntut urang walau kurang tepat.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BUNGKUL. bagian ganja makin menyempit terus sampai hampir keujung namun dekat ujung ukurannya melebar kembali. paduan pamor miring dan mlumah. BUNTUT URANG.

keris ini mudah dikenali dari luk nya. keris luk 13. buntut cicak model buntut urang. CACING KANIL. CARITA BUNTALA. memakai greneng dan pejetan. sogokan keris rangkap. Ada juga Caluring luk 13 dengan ricikan yang sama. kerisnya dikenali sebagai berikut . kembang kacang. bilah sedang. 4 atau berbentuk belimbing. sraweyan. memakai jalen. Pamornya sederhana berpenampilan tampan. ukuran bilah sedang. lambe gajah satu. CALURING. Ada juga luk 15. ri pandan. Keris luk 9. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 11 . CARANG SOKA. keris luk 3. EMPU. bawah dan tengah keris sehingga keris cenderung lurus. dikenal juga sebagai EMPU Kyai Mustopo. mirip cacing menggeliat dan berbentuk beda dengan luk keris biasa. bilah panjang dan tebal. memakai kembang kacang. sopan dan rapi menyenangkan. sraweyan. bisa segi 3. Suatu kebiasaan keliru yang dilakukan pemilik keris dimasa lampau yaitu merendam bilah kerisnya dengan bisa ular atau isi perut ketonggeng. gulu meled sempit. Tombak dengan motif cacing kanil tidak pipih tetapi bulat atau persegi. Ada juga Carita luk 11. matang tempaan dan rapih. CANCINGAN. ri pandan. sogokan rangkap dan greneng. kruwingan tidak melengkung landai tetapi berbentuk patah kaku. memakai kembang kacang. ri pandan. CARANG MUSTOPO. ukuran ganja seimbang dan serasi dengan panjang bilah. luk ada di atas.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK C CACAP. ganja model Sebit Ron Tal. lihat KANCINGAN. lambe gajah dua. hal ini bisa merusak bilah . keris yang lurus rata rata lebih tebal dibandingkan yang luk. hidup dijaman PAKU BUWONO IV. Tombak cacing kanil sekarang berubah fungsi bukan sebagai tombak tetapi banyak digunakan sebagai tongkat komando. 5 atau 7. pada cacing kanil maka luk mengarah kesegala arah. nama salah satu dapur tombak luk 3. ukuran bilah sedang memakai kembang kacang. keris luk 13. luk nya makin keujung makin rapat. sraweyan. lambe gajah satu. atau Cluring merupakan dapur keris luk 11. CAMPUR BAWUR. lambe gajah satu. CARITA. Bilah ramping dengan posisi agak merunduk. memakai kembang kacang dengan sogokan rangkap tanpa ricikan lain.

CARITA GANDU. kembang kacang. jenggot. CARUBUK. CARITA KANAWA. sraweyan dan greneng lengkap. panjang bilah normal. lambe gajah dua. sraweyan dan ri pandan. keris luk 11. bilah sedang. kembang kacang. gusen. gusen sampai keujung bilah. CELURIT. sraweyan. panjang bilah sedang. lambe gajah satu. panjang bilah sedang. dus sogokan normal. jalen. sogokan rangkap. kembang kacang. CARITA DALEMAN. senjata tradisional Madura. jenggot dan lambe gajah satu. CARITA GENENGAN. lambe gajah dua. Dapur ini disebut juga Carita Gunungan. kembang kacang bungkem. tikel alis.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CARITA BUNGKEM. jalen dan jalu memet. keris luk 11. ri pandan. keris luk 11. sraweyan. keris luk 11. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 12 . bilah sedang. jenggot dan greneng serta lis-lisan dan gusen. jenggot. kruwingan. keris luk 11. sabit tetapi bagian lengkung diujungnya lebih panjang dan runcing. mirip arit. luknya dalam. kembang kacang dan lambe gajah dua. ada yang mengatakan harus ditambahi dengan kruwingan. jalu memet. lis-lisan. kembang kacang. sraweyan dan ri pandan. CARITA KAPRABON. CARITA PRASAJA. lambe gajah dua. keris luk 7. greneng tanpa sogokan. kembang kacang. keris luk 9. ukuran sedang. bilah sedang.

salah satu dapur keris lurus. CENGKRONG. CENDANA MINYAK. lambe gajah satu. COCOR. pelet kayu timoho. menyeluruh di wrangka. PELET. 5. CEPLOK KELOR. salah satu dapur tombak luk 13 mempunyai semacam kembang kacang. PELET. Pohonnya berkayu keras dengan tinggi bisa mencapai 15 m. luk terletak diujung keris. karena mudah menguap dan terlalu kental maka dicampur minyak klentik atau minyak mesin. CINCIN KERIS. salah satu dapur keris lurus. Urat kayu cendana yang bagus disebut ngulit urang. CEPLOK BANTENG. doreng. Tuahnya baik untuk kewibawaan. kadang bersinggungan dan menyebar diseluruh permukaan kayu wrangka. tanpa ricikan apa apa. panjang bilah sedang dengan kembang kacang. untuk meminyaki keris. tuahnya dapat menawarkan ilmu jahat. panjang sampai lebih dari setengah bilah. selain itu juga memakai gusen dan lislisan. lihat Mendak. 7. sogokan hanya satu didepan dan ukuran panjang sampai ujung bilah. beberapa jenis dapur cengkrong ada yang luk 3.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CENDANA KAYU. pelet kayu timoho yang bintik bintik besar rapat satu sama lainnya. dua lambe gajah ditepi bilah menghadap kebawah didekat bagian mentuk. sogokan belakang tidak ada. dulu banyak dimiliki oleh alim ulama. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 13 . CONDONG CAMPUR. bilahnya sedang posisinya agak membungkuk. bulatan bulatan sebesar daun kelor agak lonjong. kayu cendana dari Sumbawa terkenal harum baunya lebih dari cendana jawa. makin bagus makin mahal harganya. bahan pembuat wrangka yang banyak disukai terutama didaerah Surakarta sekitarnya. bagian gandik terletak dibelakang. selain itu memakai ada-ada tipis disepanjang bilah. kadang disebut cucuk. Cocor ada yang tumpul ada yang runcing. CITRO. kebanyakan buatan Mataram. bagian paling depan dari ganja dan merupakan bagian ujung dari sirah cicak.

keris yang diberikan mertua kepada menantu nya sebagai ikatan keluarganya. CURIGA.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CUNDRIK. gandik terletak dibelakang berukuran panjang dan terdapat kruwingan yang jelas dan tegas. sepintas seperti keris Cengkrong. biasanya sebelum diberikan ke menantu terlebih dahulu diberikan kepada anak perempuannya. Bila suatu saat mereka bercerai maka keris itu dikembalikan kepada anak perempuan tersebut. CUNDUK UKEL. salah satu dapur keris lurus berukuran kecil sekitar sejengkal bilahnya umumnya agak tebal dan membungkuk. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 14 . kata lain dari keris yang lebih halus dan sopan.

serta kruwingan dibagian sor-soran. Kayunya biasanya dipilih yang gampang diukir tetapi harus keras dan punya urat yang indah. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 15 . merupakan putran dari KKA KOPEK. Brunei adalah kayu kemuning. tiap daerah punya ciri sendiri. salah satu dapur tombak luk 5. Ricikan lainnya tidak ada. DARADASIH. nama salah satu dapur tombak luk 5. adalah penamaan ragam bentuk atau tipe keris. Dalam dunia perkerisan. Tuahnya menambah kewibawaan dan keberanian serta keteguhan hati. DAMAR MURUB.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK D DADUNG MUNTIR. Sisi bilah yang menghadap terdapat semacam kembang kacang dan dua lambe gajah yang kecil kecil ukurannya. termasuk pamor pemilih. sisi bilah bagian bawah tombak ini berbentuk menyudut. bedanya garis yang menjulur sepanjamg bilah tidak berbentuk garis biasa tetapi lukisan pamor yang mirip dengan pintalan tambang atau pintalan tali. tidak setiap orang bisa cocok. tergolong pamor rekan dan banyak terdapat pada keris dan tombak buatan Madura. di Yogyakarta dan surakarta disebut juga ukiran. warangkanya dari kayu trembalo. DEDER. KANGJENG KYAI. pamor yang hampir mirip pamor Sada Saler. buatan Empu Supo dibuat jaman HAMENGKU BUWONO V. DAN RIRIS. kayu yang dianggap baik di Jawa adalah kayu Tayuman sedang di Malaysia. lihat URUBING DILAH. ada pembakuannya. DAPUR. bentuk deder itu ada ratusan. DANUWARSA. bagian hulu keris terbuat dari kayu untuk pegangan keris itu. sesuai dengan ricikan yang terdapat pada keris itu dan jumlah luk nya. bilahnya tebal dan ditepinya ada gusen serta lis-lisan. DARADASIH MENGGAH. Penamaan dapur keris ada patokannya. patokan dan pembakuan ini biasanya disebut pakem dapur keris. pada luk pertama terdapat pudak sategal. ditengah bilahnya memakai ada-ada yang ukurannya besar dan tebal sehingga terlihat jelas. pendoknya dari suasa. keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Jalak Sangu Tumpeng. permukaan bilah pada separuh bagian atas cenderung datar tetapi bagian bawah berbentuk ngadal meteng. Riau. lihat PANDAN IRIS.

DORENG PELET. DEWADARU. kalau menyebar dibilah keris disebut Delung Settong. salah satu dapur tombak luk 5. lihat WUNGKUL. DORA MENGGALA. DRAJIT. 5 atau lebih. memakai pudak sategal dan kruwingan . ukuran kerisnya sedikit lebih panjang daripada keris bukan kalawija. nama lain dari Akhodiat di Madura. tuahnya bisa mendapat keberuntungan. tombak bercabang dua. karena indahnya maka timoho pelet dewadaru banyak dicari orang. padanan kata keris. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 16 .A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK DELING. kegunaannya lebih sebagai tombak pusaka yang tidak dipakai secara langsung dalam pertempuran. Tergolong keris langka dan buatan lama. DUWUNG. PAMOR. Mempunyai kembang kacang. nama keris luk 21. bilah bagian bwah sor-soran agal tebal. DUNGKUL. PELET. tetapi mulai tengah bilah sampai ujung tipis dan datar. gamvaran warangka kayu timoho berupa jurai jurai berwarna hitam atau coklat pada permukaan kayu. kalau mengumpul diujung bilah disebut Deling Pucuk dan kalau dibagian pesi disebut Deling Paksi. tergolong kalawija. nama gambar pada warangka yang berupa garis garis tipis dan tebal berwarna hitam atau coklat tua berjajar dari atas kebawah atau miring. ada yang lurus dan ada yang ber luk 3. tidak terlalu populer dibandingkan tombak Trisula. dianggap lebih halus dan biasa digunakan oleh priyayi Jawa. DWISULA. biasanya dibuat indah bahkan ada yang diberi kinatah. Pada sisi bilah uang menghadap kebawah terdapat bentuk yang menyerupai kembang kacang dan satu lambe gajah berukuran kecil. lambe gajah dua dan sraweyan. sepintas mirip kulit harimau. gambaran ini selain di kayu timoho juga ada pada kayu cendana dan kayu yang lain.

Sebuah epek baru dapat dikenakan bila dilengkapi timang. ENTO WAYANG. Menurunkan Empu Jeno Harumbrojo dan Empu Genyo. khasiat. Tanda tanda kerisnya tidak tercatat hanya selalu membuat keris gaya Mataraman. ERI CANGKRING. anak Empu Supanjang dan leluhur Empu Jeno. Disesuaikan dengan baju yang dipakai. Yogyakarta. tanjeg. manfaat. pengaruh. semacam kepala ikat pinggang. membicarakan mengenai tuah. bagian yang menonjol pada sisi atas ditepi sebuah warangka gaya Surakarta. EPEK. pada umumnya berwarna dasar hitam. biru atau hijau. sepintas seperti pamor Ron Genduru. Apa yang dilakukan serba salah. berbentuk menyudut tajam menonjol sekitar 0. Empu yang hidup zaman Kartasura. Pamor ini tergolong pemilih dan dipercaya dapat menambah wibawa pemiliknya. ENDAS BAJA. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 17 . terbuat dari bludru dan kadang dihiah benang emas atau manik manik. sebaiknya dibuang atau dilarung . bedanya lebih kurus dan tergolong pamor miring. semacam ikat pinggang tradisional dan merupakan kelengkapan pakaian Jawa. atau ngento-ento merupakan nama desa di Sleman yang pada masa silam merupakan tempat Empu Supo Winangun. katanya pemiliknya akan sering mendapat musibah karena ulahnya sendiri. pamor yang menyerupai tulang ikan. Madura atau Bali. ERI WADER. pamor yang menurut banyak orang bertuah buruk. ESOTERI KERIS. daya magis. Pembuatannya tergolong sukar dan karena dapat dirancang maka termasuk pamor rekan. tayuh.5 cm dan tempatnya sejajar dengan tengah lobang searah dengan garis pesi keris. ilmu mengenai keris yang tampak dari luar dan merupakan lawan dari esoteri keris. pamornya selalu terdapat pada bagian sor-soran. lebar sekitar 6 cm dan panjang sekitar 95 cm sampai 140 cm. Terlepas dari benar atau tidaknya maka esoteri ini merupakan salah satu budaya per-kerisan dan dibicarakan juga dinegara lain dan kadang sering dibicarakan dari sudut agama. penunggu dan semacamnya. ENTO-ENTO. kadang ada yang berwarna dasar merah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK E EKSOTERI KERIS. ilmu yang memusatkan pada apa yang tidak tampak dari luar.

kaki depan tegak sedang kaki belakang ditekuk. Gajah Sumatra gadingnya termasuk paling mahal dengan warna lebih putih dan keretakan tidak banyak. gandik keris ini diukir dengan bentuk srigala sedang melolong. GADING. Kinatah gajah singa diberikan karena keris tersebut telah berjasa membantu pemiliknya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK G GABILAHAN. Jenggala dan Singasari menggunakan hiasan itu. nama salah satu jenis hiasan kinatah yang ditempatkan bagian bawah ganja. sedang gajah Afrika banyak retak gadingnya. KANGJENG KYAI. berdapur Gada dengan hiasan sinarasah emas. GAJAH MANGLAR. gading gajah afrika umumnya panjangnya mencapai 2 m dengan berat rata-rata 21 kg sedang gajah asia beratnya sekitar 19 kg dengan panjang ratarata 160 cm saja. khususnya bergaya Madura. ini untuk peringatan Mataram memadamkan pemberontakan Pati karena Gajah Singa artinya perlambang angka tahun sesuai dengan candra sengkala. gajah Thailand agak kekuningan warna gadingnya dan keretakan agak banyak. Permukaan yang tidak tertutup hiasan gajah singa dihiasi ornamen hiasan lain. Tuban. itulah sebabnya keris pusaka tidak ada yang diberi warangka gading. KANGKENG KYAI. bahan baku untuk warangka yang banyak jumlahnya. berdapur Gajah Manglar. Kini KK Gada Tapan dan KK Gada Wahana menjadi dua tombak pendamping pusaka KK Ageng Pleret. warangka dari kayu Timoho. KANGJENG KYAI. pendoknya dari emas bertahtakan intan berlian. curiga (keris) angka 5 dan tunggal melambangkan angka 1 dan karena candra sengkala (lambang angka tahun) selalu dibaca dari belakang maka yang dimaksud adalah 1558 kalender Jawa. Gajah melambangkan angka 8 sedangkan Singa angka 5. GANA KIKIK. GADA TAPAN. puasa Kraton Jogya. waktu itu didaerah Pati. terjadi pemberontakan yang dipimpin Adipati Pragola. GADA WAHANA. sesudah pemberontakan berhasil dipadamkan maka Raja Mataram memberikan tanda kehormatan Kinatah Gajah Singa pada prajuritnya. dapur ini tergolong populer dan banyak penggemarnya karena indah bentuknya dan tinggi mutunya. keris ini memakai gusen. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. salah satu dapur keris lurus yang panjang bilahnya berukuran sedang. berdapur Gada. adaadanya tebal dan nyata. Semua keris para prajurit sampai perwira dikumpulkan dan diberi hiasan kinatah Gajah Singa kemudian dikembalikan lagi kepada yang punya. GAJAH SINGA. tombak pusaka Kraton Yogyakarta. Sebagian pecinta keris menolak menggunakan warangka gading ini karena kekerasannya dapat membuat aus bilah keris dan merusak pamor. Jawa Tengah bagian utara. diserahkan kepada putranya Pangeran Demang dan pada zaman Sultan HAMENGKU BUWONO V kembali ke Kraton. keris pusaka Kraton Yogyakarta. Ada yang menyebutnya dapur Kikik saja atau Naga Kikik. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 18 . Walau penghargaan kinatah Gajah Singa diberikan pada zaman Mataram tetapi ada juga keris buatan Majapahit. terjadi pada pemerintahan Sultan Agung Anyokrokusumo. sebutan orang Madura untuk warangka model Gayaman. berasal dari pemberian pendeta dari Pratiwagung pada Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III.

Keris ini buatan Penembahan Mangkurat dizaman pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. gambaran pada warangka kayu Timoho berupa bulatan besar tidak teratur dipermukaan. Ragam bentuk ganja ada beberapa macam. bagian bawah dari sebilah keris. begitu pula bagian perut dan ekornya . Bentuk gayaman Yogyakarta agak beda dengan gayaman Surakarta. adalah salah satu bagian dari warangka keris. PELET. dan apa tuahnya dengan demikian apabila orang tersebut telah tertebak apa tuah kerisnya dia merasa seperti “ditelanjangi” sehingga untuk menutupinya dia memesan ganja wulung. ada yang dilengkapi racikan lain. keris itu adalah keris yang bagus kemudian dibuatkan putran-nya (duplikat). ganja Sebit Ron Tal. Warangka Gandar Iras selalu lebih mahal dari warangka biasa karena bahan kayu yang utuh dan cukup untuk membuat warangka ini sulit dicari dan banyak bahan terbuang dalam proses pembuatannya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK GANDAR. Wilut. Ukuran dan ketebalannya bermacam-macam. warangka dari kayu Trembalo dan pendok bertahta rajawarna. GAYAMAN. GANDAR IRAS. pamornya apa. banyak pendapat emngapa kerisnya berpamor bagus sedangkan ganjanya tidak berpamor. bagian depanya mirip kepala cecak disebut sirah cecak. Pertama. Bentuknya sepintas mirip buntut cecak tanpa kaki. Ada gandik polos. hanya pada beberapa dapur keris antara lain dapur “cengkrong” yang letaknya dibelakang dari bilah keris. GANDAWISESA. Letaknya tepat diatas sirah cecak. banyak dicari oleh Dalang. Kata “gandik” dalam bahasa Jawa berarti batu penggilas yang bentuknya bulat panjang. dibuat dari kayu yang tidak terlalu kerasbentuknya bulat panjang dan pipih. selain indah bertuah baik dan disenangi orang sekeliling. keris pusaka Kraton Yogyakarta. Ketiga karena ganjanya rusak dan diganti. GANJA. GANDIK. namun sering disebut ganja saja. Kelap Lintah. seolaholah merupakan alas atau dasar keris tersebut. Dungkul. bagian “perut” ganja disebut Wetengan atau Gendok. pada bagian tengahnya ada lobang untuk memasukan bagian pesi. Bagian bilah dan bagian ganja dari sebilah keris merupakan kesatuan yang tak terpisahkan melambangkan kesatuan lingga dan yoni. berdapur Naga Siluman. Brunei. sedang bagian “ekor” disebut buntut cecak. Kedua. GANJA WULUNG. begitu pula gayaman Madura (gabilahan). dengan hanya melihat bagian ganjanya yang tampak orang akan menduga keris itu berdapur apa. nama salah satu bentuk warangka didaerah Surakarta dan Yogyakarta. Ganja yang tidak berpamor. warangka yang menyatu dengan gandar . mirip bentuk buah gayam. warangka ini paling banyak dipakai orang KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 19 . makanya disebut gayaman. ganja mewakili lambang yoni sedang bilahnya melambangkan lingga. Bagian gandik ini hampir selalu berada dibagian depan keris. banyak gandar dilapisi selongsong logam berukir indah dan disebut pendok. sedangkan keris aslinya dibuatkan ganja wulung. pada jaman dulu banyak orang yang memahami ilmu keris terutama isoterinya. jadi seluruhnya dibuat dari satu bongkah kayu tanpa sambungan apapun. Serawak dan Sabah serta Riau disebut juga Aring. Disemenanjung Melayu. adalah bagian “raut muka” dari sebilah keris. KANGJENG KYAI. kegunaannya untuk melindungi bilah keris. Wulung. bagian ganja keris yang bagus itu dilepas lalu dijadikan campuran bahan baku pembuatan keris duplikat. GANDRUNG.

Ditengah bilah dari bawah sampai atas memakai ada-ada tipis. pada bagian bawah ada lekukan landai yang berbentuk semacam pinggang. lebar ditengah pipih. ricikannya yang lain tidak ada. salah satu bagian keris yang merupakan bagian tepi dari punggung keris sebelah pangkal. GODONG DADAP. GRENENG. bentuknya menggembung bagaikan perut kenyang. GENDOK. biasa disebut Ron Sedah. hampir tak ada ada-ada. Yang tajam hanya sisi depannya. dapur ini banyak terdapat pada tombak kuno terutama buatan zaman Pajajaran dan Segaluh. Biasanya tombak ini berukuran kecil kadang disebut dapur Ron Dadap. ringkas ukurannya dan tidak mudah patah dan umum digunakan sehari-hari sebagai kelengkapan pakaian daerah. GODONG ANDONG. GENYODIHARDJO. sedang seloroknya dari emas murni. GOLOK. KANGJENG KYAI. menyerupai daun sirih. bagian tengah dari bawah ke ujung terdapat ada-ada. pamor ini tergolong populer dan banyak dijumpai. lebar. Keris ini dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dari abdi dalem bernama Bekel Wasadikara. Bentuk variasi dari gerigi ini berbeda dari daerah satu ke yang lain tetapi bentuk dasarnya sama. warangka dari kayu Timoho. berdapur Carita luk 11. simetris dan tipis. ricikan lain tidak ada . bentuknya agak beragam umumnya berbentuk lameng pendek bagian punggungnya cembung pada ujungnya. bentuknya mirip gadong andong. GIRIREJO. Sebagian orang menyebutnya wadukan. salah satu dapur tombak lurus berukuran kecil. GEDONG PUSAKA. salah satu dapur tombak lurus seperti daun dadap. ditengah memakai ada-ada dari pangkal hingga ujung bilah. Ditengah bagian gendok terdapat lubang untuk memasukan pesi. sedang bagian depannya lurus. salah satu dapur tombak lurus seperti daun bamby. pandai keris dari Yogyakarta. GODONG PRING. salah satu jenis pedang sabet dan berat bobotnya. bilahnya tipis. simetris dan tipis. simetris kiri dan kanan. keris pusaka Kraton Yogyakarta. GODONG SEDAH. pendok dari pendok slorok terbuat dari suasa. kakak empu Jeno walau garapannya masih kalah dari empu Genyo. Ada yang mengatakan bahwa bentuk greneng merupakan tandatangan sang empu karena setiap empu terutama bagian Ron Da selalu berbeda satu dengan lainnya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 20 . atau wetengan atau waduk adalah nama bagian tengah ganja. hanya petugas khusus dan kerabat raja tertentu yang boleh masuk. bangunan khusus di keratom tempat penyimpan pusaka. salah satu dapur tombak bilah lurus dan bilahnya simetris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK karena lebih sederhana . bagian tepi bilah ini bentuknya menyerupai gerigi dengan ujung-ujung runcing.

orang Madiun dan Jawa Timur menyebutnya keris pamor waja. Pamornya rumit dan halus. banyak keris karya Ki Empu Guling memakai Ganja Wulung. yaitu hitam keabu-abuan dibagian tengah dan hitam legam dibagian pinggir bilah. tinggal di Magetan. Pamor ini selalu terletak di sor-soran. berdapur Jalak. empu terkenal yang hidup dijaman penjajahan Belanda. berwibawa dan anggun. Banyak diantaranya tidak memakai bahan pamor. Jadi mirip bagian leher seekor cicak. warangkanya dari kayu Timaha. GUMBOLO GENI. ganjanya melengkung. EMPU. merah dan kecoklatan. semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I diberikan ke Pangeran Adinegara. buntut urangnya berbentuk nguceng mati dan tidak pakai tunggakan. Besi yang dipakai 2 rupa. Tanda tandanya adalah. Karena dari bahan baja maka keris Kyai Guna terkenal amat kuat dan dapat melubangi kepingan logam.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK GOTHITE. GUNUNGAN. Madiun. GUNAWISESA. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 21 . mineral besi terdiri dari trioksida besi yang terikat air berwarna kekuningan. GULING. GUNA. Keris ini buatan empu keraton pada jaman pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. GUTUK API. dibagian gulu meled ini. Tombak ini umumnya menyerupai gunungan wayang kulit. GUSEN. pamor yang menyerupai binatang kala atau ketonggeng dengan ekor mencuat keatas.H2O. Warangkanya dari kayu Timoho dengan pendok emas rajawarna. empu terkenal di zaman Mataram. keris pusaka keraton Yogyakarta. jalennya pendek tapi lambe gajahnya menonjol panjang. Kalau membuat kembang kacang bentuknya melingkar sekali. pamor ini tergolong baik untuk menolak sesuatu yang tidak dikehendaki dan tergolong pemilih. rumus kimianya Fe2O3. pusaka Keraton Yogyakarta. selain ada-ada pada bagian sor-soran tombak ini tidak punya ricikan apapun. nama salah satu dapur tombak yang bentuknya menyerupai gunungan wayang kulit. janurnya berbentuk mirip lidi. GULU MELED. besi ini kurang baik untuk bahan keris karena mudah keropos dan berpori. Karya karyanya demikian indah. gulu melednya sempit sirah cecak berbentuk lonjong dan meruncing pada ujungnya. berbilah tipis dan lebar. KANGJENG KYAI. daerah sempit itu yang dibatasi oleh tepi bilah yang tajam dengan garis lis-lisan. Kerisnya berukuran panjang dan besar dan pada umumnya berdapur lurus. putranya. pendoknya jenis blewahan terbuat dari emas bertahtakan intan permata raja warna. berdapur Carita dengan bagian ganja bertahtakan intan. ukuran ganjanya menyempit dibandingkan dengan bagian depannya. lekukannya tergolong dangkal . lembut dan padat. selanjutnya jatuh ketangan Temenggung Mertadiningrat dan dikembalikan ke keraton pada mas Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. terus tetap kecil sampai kebawah. Sogokannya dangkal tapi panjang. sampai saat ini keris buatan Kyai Guna masih populer didaerah Madiun dan Ponorogo dan sekitarnya. jika tidak memakai kembang kacang maka gandiknya agak panjang dan tidak begitu miring. KANGJENG KYAI. ukuran bilah lebih besar dari rata rata buatan Majapahit tapi lebih ramping. Penampilan keris secara keseluruhan memberi kesan gagah. salah satu bagian dari ganja yang letaknya dibelakang sirah cecak. KYAI. adalah daerah sempit sepanjang tepi bilah keris atau tombak. Kalau membuat bagian Dha pada Ron Dha.

terbuat dari kayu keras. Bangkinang. Riau. terbuat dari bahan kayu yang keras. Riau dan Semenanjung Melayu serta Pathani (Thailand Selatan). KANGJENG KYAI. nama hulu keris terkenal disemenanjung Malaka. dengan ukiran bahan gading. Serawak. bentuk ini sudah jarang dipakai namun dulu banyak dibuat orang di Jambi. Dipulau Jawa bentuk ini dijumpai juga didaerah Surakarta dan disebut Rajamala. nama salah satu jenis hulu keris berbentuk burung. HULU BURUNG. Jambi. HULU PEKAKAK. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Cengkrong. warangka dari kayu Timoho. Bentuknya menyerupai kepala raksasa dengan mata besar dan hidung panjang yang distilir. Brunei dan Sabah. gading atau gigi ikan duyung. pendok blewahan terbuat dari emas.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK H HARJAMULYA. Keris ini didapat Sri Sultan Hamengku Buwono II dari “Kangjeng Gubermen” sewaktu Sultan ditawan di Penang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 22 . bahkan ada pula yang dari perak. gading atau perak.

pamor ini tidak memilih. gambarnya mirip gambar pelet kendit biasa tetapi tidak menyambung dan agak bergelombang. nama gambar pelet pada kayu Timoho. alur yang terjadi kemudian diisi dengan cairan emas atau perak. nama pamor yang bentuk gambarannya menyerupai garis-garis membujur dari pangkal keujung bilah. KENDIT. ILMENIT. INLAY. ada yang menyebutnya banyu mili atau toya mili.TiO2. salah satu cara menghias tosan aji. sepintas lalu seperti lidah api yang menjulur. terkenal dengan nama pasir Ilmenit. pemiliknya mudah “mengikat” pengikut dan orang dibawah pengaruhnya sehingga banyak dicari mereka yang ingin menjadi pemimpin. INDARTO. keris keris buatan pulau Jawa diduga banyak menggunakan bahan mineral ini. MRANGGI. Rumus kimianya Fe2O. berwarna hitam metalik atau setengah metalik. tuahnya memperluas pergaulan dengan lapisan masyarakat. ahli pembuat Warangka dari Surakarta. di Jawa disebut teknik Sinarasah. tuah pelet ini baik. oleh karena itu dinamakan kendit ilat-ilatan. ILINING WARIH. jalan Nirbitan no 3. Surakarta. bedanya pamor ini tidak sehalus pamor Adeg.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK I ILAT-ILATAN. jenis material besi terdiri dari trioksida besi-titanium. lagipula garis tepi pelet itu tidak rata lurus melainkan seperti sobek sobek. Tipes. dalam pembuatannya teknik Inlay lebih mudah daripada pembuatan kinatah. Pamor ini tergolong pamor rekan. Alamatnya . caranya dengan membuat guratan dipermukaan bilah. Teknik ini banyak digunakan untuk membuat pedang di Iran terutama dikota Isfahan dan Shiraz. lagipula garis-garis tersebut menampilkan kesan seperti air yang mengalir. tetapi banyak yang bercabang. Garis-garis ini ada yang utuh dan ada yang putus-putus. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 23 . Sepintas pamor ini mirip pamor Adeg. banyak dijumpai dalam pasir besi..

Ukuran bilahnya sedang. sehingga dikenal juga dengan nama EMPU Adipati Jenu. ukuran panjang bilahnya sedang. warangkanya dari kayu Timoho dengan pendok emas bertahtakan Raja Werdi. lurus. panjangnya sedang. warangka dari kayu Timoho Bosokan Kendit Putih. KANGJENG KYAI. Tikel alisnya juga dalam. pejetannya dangkal. KANGJENG KYAI. Garis Ganjanya datar termasuk Ganja Wuwung. panjang bilahnya sedang. pakai tikel alis. tadinya milik Penembahan Mangkurat. bagian sirah cecak meruncing dibagian ujungnya. blumbangannya agak dalam. bilah keris tidak terlalu menunduk dibanding dengan keris buatan Majapahit lainnya. ganja ini berukuran “agak gemuk” disbanding dengan ukuran bilah kerisnya. JAKA TUWA. atau JALAK DINGIN. lihat KALOLA JAKA PRATAMA. pamornya rumit dan halus. begitu pula sogokannya dalam dan panjang. gandiknya polos. Besinya mempunyai kesan ngelempung bagai tanah liat. Kalau membuat kembang kacang selalu berbentuk Nguku Bima. Besi yang digunakan hitam legam berserat halus. Majapahit. gandiknya polos pejetannya dangkal. keris bilah lurus. berdapur Pandawa Paniwen Panji Sekar. kadang pakai tinggil. nama salah satu dapur keris lurus ukuran bilah lebar. memiliki sogokan rangkap.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK J JAKA LOLA. lambe gajahnya panjang. pendek dan lurus. keris yang bilahnya lebar. pendoknya blewahan terbuat dari suasa. EMPU yang hidup dijaman Majapahit. Gandiknya polos. bedanya terletak pada gusen. kemudian ditarik ke Kraton dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. kadang disebut juga JAKA UPA. Permukaan keris ini tidak rata melainkan kropos bopeng. EMPU. memakai gusen. nama salah satu dapur keris. tinggal dikabupaten Jenu. nama salah satu pusaka Kraton Yogyakarta. Dibanding sogokan keris lain maka sogokan keris ini tergolong sempit. JALAK BUDA. berdapur Sengkelat Luk 13. bagian janurnya dibuat tajam. JAKA TUWA. secara keseluruhan keris buatan Empu ini berpenampilan keras gagah walau ukuran bilahnya tergolong kecil. Keris buatannya mempunyai ciri. JAKA SURA. Keris ini merupakan duplikat (putran) dari KK Sengkelat yang dibuat dihalaman Kraton. keris pusaka kraton Yogyakarta. pejetan dan sogokan rangkap tapi pendek. Sepintas mirip sekali dengan keris Tilam Sari. sorsoran agak tebal. JALAK DINDING. sogokan rangkap dan tipis. JALAK. panjang sogokannya hanya separuh dari ukuran normal. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 24 . kemudian menjadi permaisuri Sri Sultan HAMENGKU BUWONO II sehingga kerisnya juga menjadi pusaka kraton. pejetan dan pakai tingil. ricikan lain tidak ada. Semula milik Adipati Purwadiningrat dari Magetan diberikan ke putrinya Kangjang Ratu Kedaton. JAKA UPA. lihat JAKA TUWA.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JALAK MAKARA, seperti pamor JALAK hanya bagian bawah gandinya diukir timbul MAKARA.

JALAK NGORE, adalah salah satu dapur keris lurus, panjang bilah sedang, ada-adanya terlihat jelas dan tebal sampai keujung bilah, gandik polos, pakai pejetan, sraweyan dan greneng.

JALAK PITURUN, atau disebut juga JAKA PITURUN, keris lurus dengan panjang sedang dan gandik polos, memakai pejetan, tingil, ada-adanya jelas dan sogokannya rangkap. Bentuknya mirip Jalak Sangu Tumpeng, bedanya Jalak Piturun tidak pakai tikel alis dan ada-adanya tidak jelas.

JALAK NGUWUH, keris lurus dengan panjang sedang, gandik polos, memakai pejetan dan tingil. Adaada terlihat jelas dan tebal, sampai keujung bilah. Bentuknya mirip Tilam Sari, kadang dinamakan Jalak Nguwoh.

JALAK NYUCUP MADU, keris lurus, panjang normal, pejetan, gandik polos, greneng dan sogokan berukuran pendek didepan. Umumnya sogokan sempit dan dalam, memakai tikel alis. JALAK SANGU TUMPENG, salah satu dapur keris bilah lurus, ukurannya sedang, gandiknya polos memakai tikel alis, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan dan tingil. Ricikan lain tak ada. Tuahnya memudahkan mencari rejeki dan pamornya tidak pemilih. Biasanya dipunyai pedagang, pegawai Bank, pengusaha.

JALEN, bagian keris yang berbentuk tonjolan runcing, hanya satu buah, letaknya persis diketiak kembang kacang.

JALAK SUMELANG GANDRING, keris dapur lurus, bilah sedang, gandik polos, pejetan dan sogokan satu didepan. Sogokan belakang tidak ada, memakai tikel alai, kruwingan dan tingil. Bagian ada-adanya cukup jelas.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

25

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JALU MEMET, nama bagian keris yang berupa tonjolan runcing, kecil, pada bagian paling bawah dari gandik. Diatas bagian Jalu Memet ini hampir selalu ada Lambe Gajah. JAMANG MURUB, keris dapur lurus, panjang bilah sedang, bentuknya khas, karena gandiknya polos lebih miring disbanding gandik keris lain, memakai blumbangan, sogokan rangkap berukuran pendek, memakai lis-lisan dan gusen, ada-adanya cukup jelas. JANGKUNG MANGKUNEGORO, lihat Segoro Winotan. JANGKUNG, keris luk 3 ukurannya panjang, bilahnya sedang, kembang kacang berbentuk gula milir, sogokan rangkap dengan ri pandan.

JANGKUNG PACAR, Luk 3 panjang bilahnya sedang, kembang kacang, jenggot, lambe gajah dua, sogokan depan berukuran panjang, ada yang sampai tengah bilah dan ada yang sampai pucuk.

JAPAN, EMPU, terkenal dijaman Surakarta Hadiningrat, keris buatannya berciri ganjanya agak melengkung, gulu melednya agak gemuk, sirah cicak meruncing pada bagian ujungnya, wetengannya meramping, buntut urangnya melebar. Bilahnya berukuran sedang , besi tempaannya matang, pamornya menancap lumer pandes pada permukaan bilahnya, motif pamor sederhana, Wos Wutah, Pendaringan Kebak dan pamor sejenis. Bilahnya tidak begitu condong kedepan disbanding dengan keris buatan Surakarta lainnya. Kalau membuat kembang kacang mirip gelung wayang, sogokan agak dalam dan makin meruncing keujung, blumbangannya lebar, dalamnya cukup. Kalau tanpa kembang kacang, gandiknya miring, secara keseluruhan berpenampilan berani dan berwibawa. JARAN GUYANG, keris dengan Luk 7, gandiknya polos, pakai blumbangan, tingil atau tidak ada tingil melainkan greneng wuwung. JAKASUKADGA, EMPU, terkenal dijaman PAKU BUWONO IX di Surakarta, buatannya banyak dicintai penggemar keris karena apik dan rapi. Pamornya nginden, ukurannya sedang, tidak terlalu tebal, besinya matang tempaan dan berwarna kebiruan, biasanya berpamor wos wutah, Pendaringan Kebak, Bendo Segoro, Buntut pari dan sejenisnya. Bagian ganja mendatar, sirah cicak berukuran sedang, guru meled dan wetengannya juga sedang, buntut urang melebar diujungnya, kembang kacangnya dibuat menyerupai gelung wayang, lambe gajahnya manis, sogokannya dalam, makin keujung makin sempit, bagian Dha pada Ron Dha dibuat rapi dan jelas. Jika mempunyai luk maka luknya mempunyai lekukan yang dalam sehingga secara keseluruhan berpenampilan menarik hati, tampan dan anggun. JARUDEH, keris luk 9, ukuran sedang, kembang kacang dan lambe gajah satu, memakai jenggot dan sogokan. JARUMAN, keris luk 9, ukuran bilah sedang, sogokan rangkap dan memakai sraweyan, gandiknya polos.

JAWA DEMAM, hulu keris yang dikenal di Semenanjung Malaysia, Jambi, Riau, Brunei, Sabah, berbentuk manusia dengan ikat kapala. Sedang melipat tangan didepan, bentuk distilir dengan indah terkadang masih dihiasi dengan ukiran halus dan rumit. Umumnya dari kayu keras, gading atau perak.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

26

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JAROT ASEM, nama pamor keris atau tombak yang tergolong langka, gambarnya menyerupai serabut kasar saling menyilang tetapi tidak saling tindih, tergolong pamor sukar pembuatannya dan masuk pamor rekan. Tidak memilih dan juga bertuah pemiliknya lebih teguh hatinya dan besar tekadnya.

JENO HARUMBROJO, EMPU, Kalangan pakar dan penggemar mengakui bahwa EMPU yang ada di Jawa saat ini tinggal satu, yaitu EMPU Djeno Harumbrodjo yang tinggal di desa Gatak, Sleman Yogyakarta (15 km barat Yogya) dari silsilahnya EMPU ini memang keturunan ke 15 dari EMPU Supo pada jaman kerajaan majapahit (abad 13).

JENGGOT, atau JANGGUT, nama bagian keris yang bentuknya berupa tonjolan runcing yang terletak di “dahi” kembang kacang. Jumlah tonjolan ini pada umumnya tiga buah berderetan. JERUK NIPIS, lihat NIPIS, JERUK. JIMAT, KANGJENG KYAI, salah satu Tombak Pusaka Kraton Yogyakarta, berdapur KUDUP GAMBIR, dimiliki Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I sejak masih menjadi Pangeran Mangkubumi. JIRAK, EMPU, terkenal didaerah Tuban jaman akhir Majapahit sekitar abad 12, keris buatannya bertanda khusus, besinya keras, kering tapi padat. Pamornya lembut menggerombol rapat, kebanyakan Wos Wutah atau Ngulit Semangka. Bentuk bilah manis menyenangkan, bagian “pinggang” bilahnya menyempit ramping, panjang bilah sedang, tebal tipisnya cukup. Kalau pakai sogokan dibuat dangkal, gandiknya pendek ganjanya tergolong ganja wuwung, guru meled dan bagian ganjanya sempit, secara keseluruhan keris ini berpenampilan ayu, cantik dan anggun. JOHAN MANGANKALA, salah satu dapur keris luk 13, panjang normal, gandik polos, dua sogokan normal, sraweyan dan greneng lengkap. JWALANA, lihat Pamor Tiban.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

27

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

K
KACANG, EMPU KI, terkenal didaerah Madura pada jaman Majapahit mulai berdiri, tandanya bilah lebar, ukurannya agak lebih panjang dari keris lainnya, besinya keras berpori halus namuk karena mengelompok ada kesan kasar. Ganjanya menampilkan kesan miring, kedudukan keris pada ganja miring kedepan sehingga ada kesan menunduk sopan, bagian gandiknya miring, kalau memakai kembang kacang maka bagian itu relatip besar tetapi ramping, kesannya keris keras, kasar tapi tidak sombong. KAGOK, model warangka atau ukiran hulu keris yang tidak bergaya Yogyakarta atau Surakarta. Warangka gaya Surakarta mengikuti gaya pesisiran dengan sedikit pembaharuan pada bentuknya sedang warangka gaya Yogyakarta mengikuti gaya Tunggaksemi dengan sedikit pembaharuan pula. Warangka model kagok dibuat didaerah yang tidak fanatik model Surakarta atau Yogya misalkan Kedu, Banyumas, Bagelen, Jepara tetapi masing masing daerah juga punya cirri khas daerah masing masing. KALA CAKRA, Kitanah, hiasan berupa pahatan atau relief pada bilah keris atau tombak. Bentuknya berupa binatang Kala dan sebuah lingkaran Cakra. Penambahan ini dimaksudkan sebagai rajah, yakni gambar yang dianggap mempunyai tuah tertentu. Kinatah ini ada yang dilapis emas atau perak.

KALA LUNGA, keris Luk 23, ukuran panjang lebih panjang dari keris biasa memakai kembang kacang, jenggot, lambe gajah dua, jalen dan jalu memet. Memakai sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan dan greneng lengkap, termasuk keris langka, seandainya ada biasanya keris lama.

KALA NADAH, keris luk 5, memakai pejetan dan sraweyan, ada sogokan rangkap tetapi hanya pada satu sisi, sisi lain polos tanpa sogokan, ukuran panjang bilah sedang dan termasuk keris langka.

KALA TINANTANG, keris luk 21, ukuran lebih panjang, memakai kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap, ukuran normal, memakai sraweyan dan greneng lengkap, tergolong keris langka dan buatan lama. KALAWIJA, keris yang luknya lebih besar dari 13, menurut berita, semua keris yang dibuat lebih dari luk 13 diperuntukan khusus untuk mereka yang dinilai masyarakat mempunyai penampilan atau pribadi yang lain umpamanya cacat badan, ahli sastra, tari dan sebagainya. KANCINGAN, keris dengan Luk 17, ricikannya sederhana, hanya kembang kacang, lambe gajah satu dan tingil saja. KANDA BASUKI, keris lurus, ukuran bilah sedang, memakai kembang kacang, lambe gajah satu, tetapi memakai Jalu Memet dan greneng lengkap. KALIANJIR EMPU, hidup dijaman Panembahan Senopati, Mataram, tanda tanda kerisnya, Ganja model Sebit Ron Tal ukuran sedang, sirah cecak agak kecil, gulu melednya sempit, yang terbanyak memakai ganja wuwung, tidak memakai pamor. Bilahnya berukuran sedang, baik panjang, lebar maupun tebalnya, kalau membuat luk maka terlihat menyenangkan, kembang kacang seperti gelung wayang, sogokan serasi

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

28

keris luk 13. sogokan rangkap dan sraweyan. lambe gajah satu. jika membuat pejetan atau blumbangan agak sempit dan dalam ukurannya. KARNA TANDING. Pertama keris dengan bilah simetris. nama salah satu dapur keris lurus. lihat KARNA TINANDING. KEBO DENGEN. Ada yang mengatakan tidak pakai greneng melainkan kembang kacang dan satu lambe gajah didepan dan belakang. desa dikawasan Sumenep. ukuran bilah sedang. ukuran bilah sedang. KANDANGAN.bagian “pinggang” bilah agak ramping. KANTAR.Ukuran lebar tombak ini dibagian bawah agak jauh lebih lebar disbanding bagian tengahnya. KATUB. kikir atau asahan. menurut Ronggowarsito. KARNA TINANDING. pamornya tidak tergolong meriah dan biasanya Pulo Tirto. bentuknya ada dua macam. berwarna hitam kehijauan. Kerisnya dinilai indah dan ampuh. kedudukan bilah condong kedepan. pamornya lembut tapi meriah. salah satu dapur tombak luk 7. sirah cicaknya membulat seperti irisan buah melinjo. tombak ini juga memakai bungkul tetapi kecil dan tipis. besi Karang Kijang adalah besi yang berurat. bagian keris letaknya diujung belakang ganja. garam dapur dan kadang air jeruk nipis (jeruk pecel). memikat namun anggun. dibagian buntuk cecak yang berbentuk buntut urang. KANYUT. KARACAN. terkenal didaerah Madura dan hidup dijaman awal Majapahit. lambe gajah satu. sraweyan. warnya hitam kebiruan. pembuat keris yang hidup di Bangil. Katanya baik untuk pegawai negeri untuk mengangkat derajatnya. bentuknya menyerupai duri pipih yang melengkung runcing. sebuah kanyut tidak mungkin dimiliki oleh ganja yang buntut cecaknya berbentuk nguceng mati. KAMALAN. BESI. keris yang sudah dikamal maka permukaannya akan terkikis sehingga tidak tampak bekas gerinda. Bagian ganjanya manis bentuknya dan tergolong Sebit Ron . Penampilan keris secara keseluruhan menarik hati. jadi seakan akan buntut urang itu dilengkungkan keatas. atau MAHESA DENGEN. ukuran bilah sedang memakai kembang kacang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 29 . ukuran sedang. Karacan termasuk dapur tombak yang langka. KARANG KIJANG. lambe gajah hanya satu dan ri pandan. salah satu dapur keris Luk 13. KARA WELANG. Jawa Timur. tombak dan barang pusaka lainnya. greneng didepan dan belakang. Kembang kacang. KASA. maka sogokannya dalam. kalau pakai sogokan. penamaan atas salah satu jenis besi. keris luk 5.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dan berukuran dalam. memakai kembang kacang. uratnya seperti air laut. gunanya untuk menuakan keris. Madura bekas tempat tinggal EMPU Keleng. memakai sogokan rangkap. KARIMO. sisi bilah paling bawah berbentuk menyudut. keris dan tombaknya biasanya berukuran kecil dan sederhana garapannya. jenis besi pembuat keris. Hidup dijaman Belanda. EMPU. Bagian sor-soran dibuat agak tebal. gandiknya panjang. permukaan bilahnya ngadal meteng dengan ada-ada yang hampir tak terlihat karena tipis. ramuan dari campuran bubuk belerang. hijau seperti rumput layu. keris ini memakai kembang kacang. jalen dan lambe gajahnya biasanya kecil. Keris buatannya berkesan luwes menyenangkan tetapi wingit dan angker.

pada umumnya jenisnya pamor mlumah. kalau diraba terasa nyekrak. keris yang dalam pembuatannya lebih mementingkan tuah dari pada keindahan garapannya. penamaan jenis pamor melalui kesan penglihatan dan rabaan. Gandiknya tidak terlalu miring. angker. KELENG.. mempunyai sogokan rangkap dan tembus dari satu sisi ke sisi yang lain. Sabah disebut Belalai Gajah. Ini terjadi karena bahan pamor bukan dari mutu yang baik. tanpa ricikan apa-apa. KKA KOPEK dulu tanda mata Susuhunan PAKU BUWONO III kepada Pangeran Mangkubumi melalui Gubernur dan Direktur Pesisir Utara Pulau Jawa. sogokannya dalam dan panjang. Betok. pamor tidak diketahui tetapi pendoknya suasa bentuknya blewahan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 30 . bentuknya bagai tunas tumbuh. keris Pusaka Kraton Yogyakarta yang dianggap PUSAKA UTAMA. KEMBANG KACANG. hidup jaman Pajajaran. Brunei. bilahnya simetris. ukurannya sedang. Ricikan lain tidak ada dan tergolong langka. bulat dan kokoh agak panjang. Pogok. Tetapi karena yang membuat seorang Empu maka factor keindahan tetap ada pada keris tersebut. buntut urangnya ada yang papak dan ada yang ngunceng mati. adalah nama bagian keris yang bentuknya mirip namanya. Berdapur Jalak Sangu Tumpeng dengan warangka kayu Cendana wangi. KERIS TINDIH. Walau secara umum bentuknya sama tetapi kembang kacang ada beberapa variasi bentuk yaitu Nguku Bima. KEBO DENGDENG. Nicolaas Hartingh. Tikel alis agak pendek. jung isi dunya dan lain lain. Empu ini jarang membuat keris luk. tanda kerisnya. bagian bawah cenderung merupakan garis lurus. mempunyai 2 buah gandik. KERIS PUSAKA KANGJENG KYAI AGENG KOPEK. tergolong ganja wuwung. atau Sekar Kacang. sirah cicak tidak lancip. KERIS TAYUHAN. KELEM. Gula Milir dan Nyunti selain itu walau bentuk dasarnya sama tetapi ada beda antara daerah satu dan lainnya. bentuk Dha pada Ron Dha tidak tegas. ganjanya agak panjang. Empu Keleng menggunakan besi yang madas dan mentah. gandik ini polos didepan dan belakang. Keris keris yang masuk jenis ini antara lain berdapur Jalak Budo. Ganjanya iras dan bentuknya kelap lintah. salah satu dapur keris lurus. keris luk 5. EMPU. antara lain beras wutah. Pamornya lembut. atau MAHISA DENGDENG. Di Semenanjung Malaysia.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KELAP LINTAH. atau Tlale Gajah. dianggap mempunyai tuah yang baik bagi penggemar tosan aji untuk menetralkan pengaruh yang kurang baik dari keris lainnya. tidak halus dan lumer. Kembang Kacang ini selalu menempel pada bagian atas dari bagian gandik. bagian janurnya dibuat tajam sampai puyuhan. sewaktu beliau dinobatkan sebagai Sultan Yogyakarta pada tanggal 13 februari 1755. jika dilihat pamor itu kurang jelas. Besi itu berkesan kering tapi montok. Riau. pemilihan besi atau keindahan pamor sehingga berkesan wingit. Kalau memakai kembang kacang. Semar Tinandu dan Semar Betak. biasanya keris lurus. tapi tidak ruwet. Penempatan pamor pada bilah tidak menentu.

berdapur Jalak Dinding. ukuran bilah panjang. KKA JAKA PITURUN selalu dipakai Pangeran Mangkubumi semasa berperang melawan Belanda. KIDANG MILAR. hulu keris dan warangkanya tetap menghadap kearah kiri. KIDANG SOKA. sirah cecaknya montok dan meruncing ujungnya. bentuknya sederhana sekali.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS PUSAKA KANGJENG KYAI AGENG JAKA PITURUN. dalam keadaan aman dilarang. Blumbangannya dangkal dan menyempit kearah ujung. dari buah kelapa digunakan untuk mengolesi tombak. keris luk 9. wrangka kayu Timoho denganpendok Suasa dihias batu permata. Mewah dan berwibawa. keris diselipkan disela sabuk lonthong. Cara ini hanya boleh dipakai para prajurit dalam situasi darurat. lihat GANA KIKIK. bagian tengah yang bercampur pamor warna besinya hitam keabu-abuan atau hitam keunguan tetapi dibagian pinggir hitam legam. bentuk menyerupai untaian bunga kenanga. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 31 . gulu melednya besar dan kokoh. pamor yang tergolong pemilih. kembang kacang dengan lambe gajah satu. ricikan lain tidak ada. Bilah buatannya selalu berbentuk nggigir lembu. lebarnya juga sedang. Pamornya rumit. dipunggung. biasanya hanya ada pada keris tangguh Madura. KEWAL. diantara lipatan kedua dan ketiga. sraweyan dan greneng. Ganja buatan Ki Nom. Ukuran panjangnya sedang. keris. dan bila diamati dari sisi atas akan berkesan ramping. beberapa ahli keris memperkirakan bahwa usia Ki Nom memang panjang sekali. keris luk 9. tetapi tebalnya lebih disbanding keris buatan Mataram lainnya. terkenal di akhir Kerajaan Majapahit sampai ke jaman pemerintahan Sultan Agung di Mataram. kebanyakan merupakan ganja wilut dan kelap lintah. oleh karena itu dinamakan Ki NOM oleh Sultan Agung karena kekagumannya terhadap Ki Nom. lihat KENDIT SIMBAR. EMPU. kenanga atau melati. gambar pada warangka kayu Timoho berupa garis hitam atau coklat melingkar sempurna mendatar ditengah warangka keris atau tombak. KI NOM. Sampai sekarang keris nya selalu dicari dan harganya mahal. tanda tanda utama memberi penampilan anggun. jalennya kecil dan lambe gajahnya pendek. Gambaran kendit ini tidak hanya pada kayu Timoho saja tetapi juga pada kayu Elo Wana serta beberapa kayu lainnya. bisa membuat pemiliknya mempunyai kepribadian menarik dan menonjol dilingkungannya. pakai greneng. Pellet kendit ada beberapa antara lain Kendit Putih. ukuran panjang bilah sedang. tetapi berkesan kokoh. KENDIT PELET. Demikian pula orang biasa dilarang menggunakan cara ini. Ada pula yang pakai ri pandan. KLENTIK. halus dan padat serta rapi penempatannya. cara memakai keris di Jawa Tengah. MINYAK. besi yang digunakan 2 rupa. Keris keris dan tombak Ki Supo Anom memang indah sekali. kedudukan keris condong ke arah tangan kiri. KENDIT ILAT-ILATAN. Agar tidak berbau tengik biasanya dicampur minyak cendana. KIKIK. banyak diantaranya diberi kinatah baik yang jenis Anggrek Kamoragan atau kenis yang lain. Tetapi sebagian ahli mengatakan bahwa terdapat beberapa empu dengan nama Supo Anom yang merupakan turunan Empu tersebut. KENANGA GINUBAH. dianggap keris jabatan Raja Yogyakarta. Janurnya menyerupai batang lidi. pedang dan lainnya. Kendit Simbar dan Kendit Rante. atau KEWALAN. Bagian kembang kacang dibuat seperti gelung wayang.

pakai pijetan. ditengah sawah atau sungai dan banyak yang sudah tidak utuh karena karat namun karena itulah sering dibayangkan keris tersebut bertuah dan ampuh. semula milik Prawirarana. jalennya pendek. kecil dan hulunya menyatu dengan bilahnya. Di Jawa dinamakan keris Pejetan. keris yang dalam pembuatannya lebih mementingkan keindahannya daripada tuahnya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KENDIT PUTIH. berdapur Bandotan Luk 9. KODOK. Dalam kerisologi. Brunei. tidak sesederhana keris sajen. Keris saja kebanyakan berpamor sanak. Prajurit ini berhasil membunuh Mayor Clereq sehingga tombaknya dinamakan Klerek dan diminta Pangeran Mangkubumi sebagai pusaka Kraton. kesan keseluruhan galak tapi menyenangkan (sumingit). KENDIT SIMBAR. sraweyan. gambaran pada kayu Timoho berupa garis hitam atau coklat tua yang terputus-putus tetapi saling rapat satu sama lainnya. bagian ini seolah membengkak bagian pangkalnya. pamornya rumit. gambaran pada kayu Timoho berupa garis putih melingkar pada warna dasar kayu yang coklat kehitaman. KERIS SAJEN. janurnya dibuat tajam. KLIKABENDA. Ada yang menyebut keris Kala Bendu. Ciri-cirinya. sogokan berukuran panjang. KANGJENG KYAI. pejetannya dibuat dalam. tapi buku yang lain tidak menyebut demikian apalagi ada perbedaan diantara karya keduanya. KLEREK. sirah cecak meruncing pada ujungnya gulu melednya berukuran sedang. atau Kalika Benda. KERIS PICHIT. istilah yang dipakai di Semenanjung Malaysia. lihat KERIS SAJEN. EMPU. Sabah. Kalau membuat kembang kacang. Banyak keris sajen ditemui di lading. Riau untuk keris yang permukaan bilahnya terdapat lekukan lekukan yang menyerupai bekas pijitan. penamaan terhadap keris yang sederhana. PELET. KERIS AGEMAN. sering dicari polisi atau jaksa untuk “mengikat” terdakwa agar tidak lari. Bilahnya tidak begitu lebar sehingga memberi kesan ramping. memakai gandik polos. Keris sajen dibuat khusus untuk keperluan sesaji tetapi ada yang menyebutnya keris Majapahit padahal keris Majapahit sebenarnya bentuknya indah dan mutunya tinggi. terkenal dijaman Mataram dan hidup di Madiun. tuahnya dipercaya disegani orang. KERIS MAJAPAHIT. Kedudukan bilahnya begitu condong kedepan memberi kesan membungkuk. gambar di warangka timoho berupa garis hitam atau coklat tua tetapi garis itu tidak rata melainkan robek-robek seperti nyala lidah api sehingga disebut juga Kendit Ilat-ilatan. alur garis pamor agak kaku dan tidak begitu halus. ganjanya mendatar. KENDIT RANTE. keris Pejetan termasuk dalam golongan keris Tayuhan yang lebih mementingkan kekuatan gaibnya dibandingkan penampilan luar. nama salah satu keris luk 9. prajurit Pangeran Mangkubumi. nama tombak pusaka Kraton Yogyakarta. ri pandan serta greneng. besinya halus nglugut (berbulu bisa-miang). hulu yang terbuat dari logam ini biasanya berupa gambaran manusia yang distilir. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 32 . ada yang menyebutkan EMPU KODOK nama lain dari EMPU SUPO ANOM. keris jenis ini biasanya dipesan untuk diberikan sebagai kenang-kenangan atau tanda mata.

nama bentuk pamor yang menyerupai bentuk obat nyamuk melingkar. janurnya dibuat tajam sampai ke pujuhan. menambah kewibawaan pemiliknya. sopan. Tandanya bagian bawah ganjanya cenderung lurus. terbuat dari besi. bentuk huruf Dha pada Ron Dha tidak jelas. keris yang memakai pamor ini biasanya keris Tayuhan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 33 . Hidup dijaman Pajajaran sekitar abad 11. KUDI. Ada yang berpamor dan kinatah emas. panjang dan membulat bagian depan. KUWUNG. KUJANG. baja dan bahan pamor. sehingga keris buatannya mempunyai kesan menunduk. Termasuk pamor miring dan sukar dibuat serta pemilih. gandiknya agak tegak. sogokannya panjang dan dalam. Bila hanya menempel saja dan tidak tertanam kuat maka disebut pamor kumambang (mengambang). sebenarnya khusus dipakai petani. senjata khas Parahiyangan. warangkanya agak aneh sehingga memasukan kudi dari samping bilah bukan dari atas. KUMAMBANG. Merupakan pamor titpan yang bisa dibuat kemudian. senjata mirip kujang. biasanya terletak dibagian sor-soran. EMPU. Empu ini menggunakan besi padat. kalau kujang adalah senjata genggam maka Kudi termasuk tombak tangkai pendek sepanjang sekitar 65 – 80 cm. menyuburkan tanah dan lainnya. Kerisnya agak lebih besar dan panjang. KUL BUNTET. kembang kacangnya seperti tunas tumbuh.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KORO WELANG. panjangnya sekitar 20 sampai 25 cm dan beratnya sekitar 300 gram. istilah yang digunakan untuk menilai keadaan “tertanamnya” pamor pada besi bilah keris. karyanya kebanyakan berdapur lurus. kedudukan bilah pada ganjanya agak miring. banyak terdapat di Jawa dan Madura. Banyak yang percaya kujang bisa mengusir hama tanaman. pamor yang menyerupai kulit ular belang. mulai dibuat sekitar abad 8 atau 9. tergolong pamor pemilih dan tergolong pamor miring. memberi kesan kokoh.

kayu ini dengan olahan yang baik tidak mudah patah dan ringan serta tetap lurus. Titik berat tidak begitu mengarah keujung sehingga enak digunakan. tempaannya padat dan matang. bagian dibagian ujung lebih lebar disbanding pangkalnya. berdapur Sangkelat luk 13. Gandiknya miring dan tikel alisnya pendek. gandiknya polos. memakai pejetan. kembang kacang terbalik. LENGIS. karyanya ditandai dengan ganja melengkung. KAYU. LAMENG. pada bagian gandik sor-soran terdapat gambar timbul berupa gajah utuh. bentuknya agak aneh. gulu meled dan sirah cicaknya besar. gandiknya panjang. Sementara yang keris tergolong keris lurus. EMPU. Bagian yang lurus majal sedang yang cekung makin keujung makin tajam. nama salah satu dapur keris. selebihnya lengkung yang cekung. Seluruh isi punggung pedang majal. bilahnya sedang dan lurus. Dapur ini tergolong langka dan hanya pada keris keris tua. pamor rumit dan padat. LARUNG. dan tidak terlalu menonjol keluar. kayu yang biasa digunakan sebagai tangkai tombak (landeyan). panjangnya lebih dari 1 meter. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 34 . sogokannya berukuran pendek. Karena titik beratnya mengarah keujung. dibuang. bentuknya hampir sama dengan keris Naga Siluman luk 3. maka penggunaannya tidak gampang. warangkanya dari kayu cendana. selain nama dapur keris juga nama dapur pedang. salah satu dapur keris luk 3. KANGJENG KYAI. ukuran panjangnya normal. LEGI.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK L LAKEN MANIK. Dua pertiga bagian punggung merupakan garis lurus. Kalau membuat kembang kacang mirip gelung wayang. ricikannya kembang kacang (biasanya kecil). bilah berukuran sedang dan besi berwarna hitam keabu-abuan. oleh karena itu hanya prajurit kraton yang berbadan tegap yang menggunakannya. sejajar dengan isi punggung terdapat kruwingan. seluruh sisi yang tajam lurus datar. alurnya agak lebar. kalau salah menggunakan tangan bisa terkilir. LAR NGATAP. tikel alis dan tingil. Sejajar dengan sisi lurus punggung terdapat kruwingan. Milik Pangeran Hadiwinata yang diberikan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. walau tergolong pedang suduk tetapi sering menjadi pedang sabet. keris ini tergolong langka. bagian blumbangan atau pejetan biasanya dangkal dan penuh dengan pamor. penampilan memberi kesan lembut dan tampan. keris pusaka Kraton Yogyakarta. terkenal pada jaman Mataram. atau LAR NGANTAP adalah salah satu dapur keris bilah lurus. pendoknya suasa blewahan. LALER MENGENG. Banyak yang digarap apik dan dihias dengan pamor yang indah. LIMAN LUK TIGA. tiga perempat punggung bilahnya lurus selebihnya sampai keujung melengkung seperti garis cembung. sisi tajam didepan yang dibawah membentuk garis cekung kemudian berubah cembung sepintas seperti huruf S. LAR BANGO. sogokannya rangkap memanjang hingga pucuk bilah. buntuk urang melebar pada ujungnya. pejetan. lambe gajah kecil runcing. dibungkus kain putih dengan bunga dan sedikit kemenyan setelah itu dilarung ditengah kali yang dalam atau laut. salah satu dapur pedang yang tergolong pedang sabet. ukuran panjang bilahnya sedang pipih. yang berupa pedang panjangnya sekitar 85 – 95 cm ujungnya runcing. biasanya untuk yang bertuah buruk. biasanya keris dibersihkan dulu.

pamor yang bentuknya berupa bulatan berlapis seperti pamor Udan Mas. yakni tidak perih kalau diraba. jumlah terbanyak biasanya 13 tetapi ada yang lebih dari itu sampai 29 dinamakan KALAWIJA. bagai irisan buah melinjo. pamor yang tertanam kuat dibilah. Ada juga keris Jawa menggunakan besi in kemungkinan menggunakan sisa dari kereta kerajaan yang berasal dari Eropa. tanda kerisnya adalah : ganjanya berbentuk garis datar. Dibuat pada Pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono II dan diberikan ke putrinya Kangjeng Ratu Maduretno dan kembali ke Kraton di jaman Sri Sultan Hamengku Buwono V LINGIRAN. penampilannya gagah. Warangka dari kayu Timoho dan pendoknya emas murni bertahtakan rajawarna. LUMER PANDES. LUK. Bentuk hiasan mirip dengan motif batik. guru melegnya panjang dan sirah cecaknya membulat. dan sedang dibagian atas gandik. dapur Pasopati. jika tombak ber luk 9. jumlahnya selalu GANJIL tidak pernah genap. ganjanya tergolong ganja wuwung. salah satu dapur tombak lurus. kembang kacang memberi kesan manis tapi kokoh. salah satu mineral besi terikat air. Pada umumnya dilapisi dengan kinatah emas. potongan melintang tombak biasanya berbentuk segitiga dan tombak ini berukuran panjang. gandiknya panjang dan tidak begitu miring. menyembul keluar halus tapi jelas. lambe gajahnya pendek. KANGJENG KYAI. gulu melednya panjang sehingga terkesan kurus. LUNG KAMAROGAN. LONING. bagian kelok keris. nama salah satu dapur keris / tombak. khusus dibagian metuk pada sebilah tombak. salah satu motif hiasan kinatah dan sinarasah. Blumbangannya dibuat dalam.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK mulai kepala. ricikan lain hanyalah greneng dan ada-ada. LINTANG MAS. warnanya kuning. terkenal pada jaman Kerajaan Kartasura. Jerman. sisi ujung bawah tombak berbentuk menyudut. EMPU. Apabila ada sogokan biasanya dalam dan panjang. pahatan relief biasanya dilapisi emas. kain. EMPU. dulu yang berhak memakainya adalah abdi dalem berpangkat KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 35 . sogokannya pendek. Ukuran gandik dan bentuknya sedang sedang saja. garis batas sepanjang tepi bilah keris sejak dari atas kembang kacang keujung bilah terus kebawah lagi sampai mendekati greneng. sedang jumlah terkecil adalah 3 walau ada yang menyebutkan bahwa keris luk 1 itu ada. jalennya berukuran besar. LIMARAN. Tandanya buntut urangnya selalu nguceng mati. besinya berkesan padas mentah. bagian yang menyerupai Dha pada RON DHA kurang jelas. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. jika tanpa kembang kacang. sederhana. Tergolong pamor pemilih cocok untuk pedagang permata. KINATAH. terkenal pada jaman Pajajaran. janurnya dibuat tajam sampai ke puyuhan. LUNG GANDU. hiasan berupa relief (gambar timbul) di sebilah keris atau tombak. bilahnya berukuran agak panjang dibandingkan buatan Mataram pada umumnya. Kalau membuat kembang kacang bentuknya Nguku Bimo. LUJUGUNA. LIS LISAN. Perancis. jika memakai luk tergolong rengkol. seluruh permukaan bilah tertutup kinatah Lung-lungan bentuknya nggigir sapi dengan ada-ada tipis disepanjang bilah. badan. bilahnya lebar dibagian tengah. kurang halus dan tidak nyekrak. LIMONIT. tetapi lapisan bulatannya lebih banyak sehingga garis tengah bulatan mencapai 1 cm atau lebih. Karena susah dibuatnya kini dapur ini langka dan jarang ditemui. limaran merupakan deretan pola segitiga melingkar penuh (tepung gelang – bhs Jawa) pada metuk. kasar dan tegas. LINDRI. ada yang mengatakan beliau berasal dari Madura. dengan posisi saling menyilang. biasanya dari eropa. Pamornya banyak. sirah cecak lonjong dan meruncing pada ujungnya. lambe gajahnya panjang menonjol. kelabu gelap atau coklat tua. kaki sampai ekor.

LUWU. Walau bukan batu meteor tetapi bersipat seperti batu meteor sehingga bisa sebagai bahan pamor. PAMOR.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Wedana Kliwon. ada yang setengahnya dan ada pula yang sampai ujung bilah. hiasan ini ada yang sepertiga keris. biji besi berasal dari pegunungan Torongku dan Ussu diwilayah Luwu. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 36 . Sulawesi Selatan.

Tanda tanda keirnya. gandiknya miring. pusaka Kraton Yogyakarta.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK M MACAN. berwibawa dan tegas. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 37 . jenggot. Mulai dari atas gandik sampai kebagian buntut cecak. ukuran bilah sedang. lihat Kebo Lajer. terkenal di daerah Madura pada awal kerajaan Majapahit. dihias kinarasah emas permata hingga pucuk. jika bilah itu dicuci dalam keadaan putih bersih seakan mengeluarkan bau rempah. yang Pasir Malela maka kerlipnya membiaskan warna putih keperakan sedang Malale Kendaga berwarna kuning emas. MAHESA NABRANG. dapur Luk 3. dapur tidak diketahui pasti. Pusaka kraton Yogyakarta. lihat Kebo Lajer. Ganja ini tergolong ganja wuwung. bagian bawahnya rata. ada yang mengatakan dapur Paniwen ada yang mengatakan Sengkelat. memakai pejetan dan tikel alis. buatan Penembahan Mangkurat dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dan merupakan putran dari keris milik Tumenggung Sastranegara. bupati Mancanegara. gandiknya polos. Sogokannya rangkap sampai ketengah bialah atau kepucuk. MAHESA DENDENG. MAHESA GENDARI. Pendoknya dari suasa. kalau memakai kembang kacang maka kembang kacangnya besar dan ramping. berdapur kebo Lajer. MALELA KENDAGA. permukaannya kasar dan warnanya hitam keabuabuan. tikel alis dan greneng. gadik polos. lambe gajahnya dua. Keris dengan besi ini biasanya keris lama karena pengolahan bahan pasir besi menjadi besi tidak sempurna MALIK. lihat Kebo Dendeng. KANGJENG KYAI. Kemudian diserahkan ke Kraton pada masa pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Keris kerisnya berpenampilan keras. warna besi hitam kehijauan. lihat Kebo Teki. Jalennya juga berukuran besar. Sebagian pecinta keris membedakan Malela menjadi Pasir Malela dan Malela Kendaga. MAHESA TEKI. dapur keris luk 15. MAHESA LANANG. jika dijentik dengungnya sember. penamaan jenis besi bahan keris atau tosan aji lainnya yang pada permukaan eolah bertaburan kristal kecil yang mengkilap. MAHESA SOKA. tetapi kaku. MAESALENGI. warangka dari kayu Timoho. besinya halus keras tapi berpori. ukuran bilah sedang. KANGJENG KYAI. Semula milik Adipati Danurejo yang bergelar KPH Kusumoyudo. dapur Luk 3. menurut para ahli tuah besi ini buruk sehingga pemiliknya sukar mencari rejeki. Sogokannya berukuran dalam. pamor keris umumnya lembut dan mubyar. keris itu agak tipis dibandingkan buatan Tuban. bilah berbadan lebar. greneng lengkap. MAHESA NEMPUH. EMPU KI. memakai kembang kacang. MAHESA LAJER. Ganjanya berukuran normal. Warangka dari kayu Trembalo dengan pendok dari emas Rajawarna. Keristal keristal yang berkerlip akan tampak terang jika bilah keris itu akan tampak terang bila bilah keris itu dalam keadaan putih bersih. nama jenis besi bahan pembuatan tosan aji. lis-lisannya melingkar seluruh bilah.

jenggot. digosok dengan sikat gigi secara perlahan agar tidak merusak pamor.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MANCUNGAN. maka bilah dicuci dengan air jeruk nipis dicampur buah klerak atau bisa juga dengan sabun colek. banyak dijumpai di keris buatan Madura. MANIKEM. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 38 . tidak memilih dan tergolong langka. MANGUN ONENG. ini membersihkan bilah dari sisa minyak. tuahnya menambah wibawa pemiliknya. MANDRABAHNING. sesuai untuk orang baik tinggi atau pendek. merupakan nama pamor keris. berdapur jangkung mayat. Pamor ini pamor rekan dan pemilih. Ada pula yang badannya “menghilang” ditengah bilah. Warangan yang baik adalah berupa kristal warangan alam yang berwarna jingga kemerahan. MARANGI. Setelah direndam. Ricikan lainnya adalah ri pandan susun. tuahnya mudah mencari rejeki dan menonjol dipergaulan. salah satu dapur luk 3 dengan panjang bilahnya sedang. setelah dihancurkan menjadi bubuk. tombak atau pedang yang bentuknya menyerupai bunga kelapa dalam untaian. Cara mewarangi ditiap daerah berbeda walau tujuannya sama. salah satu dapur keris Luk 3. Jika proses ini berjalan baik maka pamor akan tampak maksimal dan indah. berpenampilan sedang. atau mewarangi adalah pekerjaan membersihkan dan memberi warangan pada bilah keris atau tosan aji lainnya. keris pusaka kraton Yogyakarta. nama salah satu dapur lurus yang ukuran bilahnya sedang. pamor yang gambarnya merupakan bulatan bulatan berlapis. keris harus lebih dahulu dibersihkan sampai putih. tergantung dengan tebal karat atau banyak kotoran. Pamor ini merupakan kumpulan dari bulatan lonjong kecil yang mirip dengan bulatan pamor Wiji Timun yang letaknya berserakan saling menyudut. dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. MANGLAR MUNGA. Disukai pedagang dan pengusaha karena tuahnya gampang mencari rejeki. MANGKURAT (2). panjang bilahnya sedang. diatas bagian mentuk terdapat bungkul dan diatas bungkul terdapat adaada sepanjang bilah. bentuk pamor yang serupa dengan Ujung Gunung hanya letaknya terbalik. Bagian yang lancip justru menghadap ke pangkal. Bulatan satu dengan lainnya dihubungkan dengan garis garis pamor. dibawa selalu oleh abdi dalem wanita yang senantiasa berada dibelakang raja dalam setiap upacara besar di kraton. garis tengah bulatan mencapai 1. Tergolong pamor rekan. tikel alis. pedang pusaka milik Kraton Yogyakarta. KANGJENG KYAI. merupakan putran dari keris KK TOYATINABAN. berdapur lameng. gandiknya diukir dengan gajah bersayap berbadan naga dan badan ini meliuk ditengah bilah sampai keatas. Sisa warangan lama dan karat dibersihkan dengan cara merendam dalam air kelapa basi (setelah disimpan sekitar 2 minggu). saat itu banyak bupati kraton Surakarta ingin bergabung antara lain Mangun Oneng dari Pati. MANGKURAT (1). MANGKURAT. lambe gajah satu. karena dicurigai akan berkhianat maka Mangkubumi memerintahkan orang menghukum mati Mangun Oneng dengan Pedang dan kemudian menjadikan pedang tersebut pusaka kraton. memakai kembang kacang. UKIRAN. sogokan rangkap ukuran normal.5 – 2 cm dan tiap bulatan terdiri lebih dari 8 lapis. berjajar berderetan dari pangkal sampai ujung bilah. bisa juga dengan memakai buah mengkudu masak sekitar 15 buah. warangka Timoho dengan pendok emas. disebut mutih. KANGJENG KYAI. warangan atau karat. Sebelum diwarangi. gusen dan ri pandan. Kisahnya saat Pangeran Mangkubumi menjadi Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. tepi bilah tombak bagian bawah membentuk sudut dengan tepi menghadap kebawah. MANGGAR. permukaan bilah seluruhnya berbentuk nggigir sapi. ukiran gaya Yogyakarta. Tujuannya untuk menampilkan gambaran pamor sekaligus menambah keawetan keris tersebut. nama salah satu dapur tombak luk 9. pakai greneng. Proses ini diulang sampai bilah berwarna putih dan tidak ada lagi minyak atau kotoran lain menempel di bilah. seringkali rendaman ini memakan waktu 1 minggu atau lebih. pejetannya dangkal. juga cocok untuk orang yang lemah lembut atau kasar. Pamor Manggar tersusun dari pangkal sampai ujung bilah. MENGKON. dibilas. pakai tikel alis. bagian gandiknya polos. memakai pijetan.

sogokan belakang dan pejetan. dilihat dari samping seperti garis cekung. tanpa tikel alis. penamaan pamor berdasarkan kesan penglihatan terhadap pamor tersebut. salah satu dapur keris lurus ukuran sedang. MBUNTUT TUMA. MEKANGKANG. sebutan model ganja keris yang bentuknya melengkung. keris dan lainnya. jalen dan greneng. dapur keris lurus berukuran sedang. nama salah satu dapur keris Luk 7. jarak antara luk pada bagian dekat dengan ujung bilah lebih rapat satu sama lain disbanding dengan bawahannya. Bagian besi ditempa berulang kali sehingga kotoran dan kandungan karbon keluar sebagai percikan bunga api. Bila posisi bilah tidak membungkuk biasa disebut dapur MAYAT saja. adalah salah satu dapur keris lurus berukuran sedang. liat dan mudah dibentuk. Sering karena mendapatkan warangan susah. MARA SEBA. Mirip ganja sebit ron tal. model luknya menyerupai dapur Murma Malela. MAYAT MIRING. sogokan rangkap. lambe gajah satu. ada dua macam yaitu Mekangkang Lanang dan Wadon. ini terjadi saat dibuat suhu terlalu tinggi sehingga bahan pamor luluh kedalam bahan besinya. Memakai greneng. Gandik polos dengan pejetan. salah satu dari 4 macam bentuk ujung bilah keris atau tombak. bisa menambah waibawa. MARAK. ukuran normal tetapi bagian janurnya tebal sehingga jarak sogokan depan dan belakang terkesan jauh. lagi pula bentuk ini kebanyakan hanya disukai oleh pecinta keris di daerah Surakarta.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dicampur dengan air perasan jeruk nipis. MAYANG MEKAR. Untuk Mekangkang Wadon warnanya ungu tua kebiruan. bedanya pada Mbatok Mengkureb garis dibawah sirah cicak den gulu meled juga cekung. nama jenis bahan besi untuk membuat keris. tetapi hasilnya kurang baik. maka orang menggunakan arsenikum. jika sudah selesai maka besi ini menjadi besi wasuhan yang bersifat ulet. nama pamor yang tergolong langka. gandik polos. Memakai gusen. Konon baik untuk pegawai agar disayang atasan. pada permukaannya seolah tersebar kristal kecil yang membiaskan warna kebiruan. tahap awal pembuatan tombak. MEGANTARA. tuah dari Mekangkang Lanang baik untuk prajurit. warnanya hitam keunguan dan jika diamati teliti seakan mempunyai semacam urat urat halus tetapi kalau diraba permukaannya halus lumer dan kalu dijentik berbunyi dengung yang panjang. lihat buntut urang. Ricikan kembang kacang. greneng lengkap. MASUH. Memakai sogokan didepan. Pamor apapun yang ada degradasi warna antara besi dan pamor tidak jelas disebut mbugisan. MBUNTUT URANG. menyerupai bentuk ekor kutu rambut. jika dijentik berbunyi dengung pendek. ganjanya agak membungkuk dan bagian gandiknya polos. MBUGISAN. MBATOK MENGKUREB. Kadang disebut dapur Merak. Keris buatan Surakarta banyak yang ujungnya berbentuk mbuntut tuma. tergolong pamor rekan dan bertuah dikasihi rekan sekelilingnya tetapi teramasuk pamor pemilih. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 39 .

lambe gajah satu. besinya umumnya hitam dengan tempaan matang namun ada kesan glugut seperti berbulu halus. lambe gajah satu. termasuk pamor rekan. EMPU. sogokan rangkap. Memakai kembang kacang. MELATI RINENTENG. kesannya ramping dan manis namun keras berwibawa. MELATI SINEBAR. Sering dihias dengan ukiran berbagai motif seperti limaran. MENDUNG. penampang bulatan terluar sekitar 1 cm.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MELATI RINONCE. disukai pengusaha dan pedagang. MINETTE. Pamornya umumnya merata penuh tetapi tidak mubyar. jenis mineral besi berwarna coklat terdiri dari trioksida besi terikat air dengan rumus kimia Fe2O3H2O. teratai. keris lurus dengan panjang bilah sedang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 40 . Terbuat dari logam perak. MENDAK. Tanda keris buatannya. Memakai kembang kacang. Jika memakai sogokan biasanya dangkal dan agak pendek. sebutan lain melati rinonce. MESEM. perlengkapan hiasan pada sebilah keris. intan berlian atau batu mulia lainnya. harganya bisa bervariasi dan menentukan status social pemakainya. pamor berbentuk kumpulan bulatan menyebar berurutan dari ujung bilah sampai pangkal. biasanya ada 6 atau 8 lapis bulatan. Kalau memakai luk biasanya dalam dan rengkol memberi kesan padat. METUK. emas atau suasa/kuningan. bentuknya sedang. pamor yang bentuknya mirip untaian bunga melati yang diuntai dengan benang mulai ujung pangkal sampai ujung bilah. dapur keris lurus berukuran sedang. MENDARANG. empu yang hidup didaerah Blambangan pada jaman Majapahit. Letaknya tepat dibawah sor-soran. Seringkali ditambah permata. tergolong pamor rekan dan tidak memilih. Bukan pamor pemilih. MIJI TIMUN keras diujungnya. atau Mundarang. sraweyan dan greneng lengkap. Kegunaannya untuk menahan bilah tombak apabila ada benturan masuk kedalam tangkainya. Dipercaya baik untuk mencari rejaki. maka bilah tombak tidak. lihat Wiji Timun. bentuknya seperti cincin melingkar pada pangkal pesi sebilah keris. merupakan bagian tombak yang bentuknya seperti cincin.

Ia harus bisa memahami watak pemesannya agar bentuk warangkanya sesuai dengan sifat orang tersebut. tombak atau sarung pedang. salah satu bentuk pamor dengan gambaran merupakan kumpulan garis-garis dan bulatan yang saling berdekatan sehingga tampak ruwet. Pamor ini sangat keras dan tidak hilang dikikir dengan kikir baja karena terbuat dari bahan titanium yang keras. Besinya seringkali berwarna hitam kelam pada tempaannya. baik dan tahan lama. dapur Pendawa Cinarita. Tersebar dari pangkal sampai ujung bilah. tidak pemilih dan tuahnya untuk pergaulan. Sudah jarang dipakai karena populasi Rase yang tinggal sedikit. kenanga dan lainnya. sejenis Musang. bahan pembuat minyak keris dari binatang Rase. melati. pamor ini terdapat di badik badik buatan Bugis dan Luwu. didekat alat kelaminnya. MURMA MALELA. MRUTUSEWU. Salah satu keris dapur luk 7 dengan luk makin kearah pucuk makin rapat. MUNGGUL. Minyak yang kurang baik akan menyebabkan bau tengik. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 41 . MLOYOGATI. Dianggap pamor yang baik dan sukar dicari. KANGJENG KYAI. mengakibatkan jamur dan merusak bilah. Ganjanya sering model Mbatok Mengkurep. sepintas mirip pamor Sisik Sewu. menonjol dari permukaan bilah sebesar biji kacang hijau atau lebih besar sedikit. tergolong dapur langka. sepintas lalu seperti pamor Adeg. Selain itu mengetahui sifat kayu dan jenisnya agar menghasilkan bentuk warangka yang artistic. Termasuk pamor mlumah. MRANGGI. EMPU. Garis ini bukan garis yang utuh melainkan terputus-putus. bedanya pamor Adeg garisnya tidak terputus. MRAMBUT. terpercaya dan manis dipandang. orang yang punya keahlian membuat warangka keris. sebagai pencampur umumnya minyak klentik atau sekarang banyak dipakai minyak Singer. PAMOR. Ricikannya. Keris ini didapat sebagai hadiah untuk Sri Sultan Hamengku Buwono II ketika ditawan di Pulau Penang. luk 5 dengan warangka dari Cendana. Tuahnya menangkal segala sesuatu yang tidak diingini. kembang kacang dan lambe gajah dua. bentuk pamor menyerupai garis yang membujur dari pangkal keujung bilah. campuran beberapa jenis minyak digunakan untuk pewangi dan pengawet tosan aji. nama empu yang kurang terkenal dari Blambangan dijaman Majapahit. MINYAK RASE. umumnya campuran minyak cendana. Pendoknya jenis blewahan serta dari suasa. pamor ini pemilih. secara keseluruhan kerisnya memberi kesan tangkas. bentuknya seperti bisul. sering selain pada keris Jawa . Banyak membuat pamor miring. Kerisnya berbilah kecil agak tebal tetapi ramping. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. MULYAKUSUMA. Biasanya juga sebagai tukang mewarangi.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MINYAK KERIS.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MUTIH KERIS. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 42 . Biasanya direndam air kelapa basi baru disikat perlahan lahan dilarutan jeruk nipis berkali-kali sampai sisa warangan dan minyak hilang sama sekali dan keris tampak putih seperti pisau dapur yang baru diasah. satu tahapan dari membersihkan serta mewarangi keris.

selain itu tak ada ricikan lain. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 43 . pamor Kembang Pala. sogokan rangkap dan sraweyan. dapurnya tidak jelas. NAGA GAJAH. adapun pecinta keris menyebutnya Naga Liman. KANGJENG KYAI. Warangkanya kayu Cendana. liaht Naga Salira. NAGA PUSPITA. bentuknya ada 2 macam. Ada yang mengatakan gandiknya dibuat dengan bentuk kepala Naga dengan ekornya meliuk mengikuti belokan luk sampai keujung. seandainya ada kemungkinan bikinan baru atau tangguh muda. KANGJENG KYAI. Tuahnya menambah wibawa. ada yang mengatakan berdapur Sengkelat tetapi ada yang mengatakan berdapur Naga Sastra. Tujuannya untuk meredam sifat galak dari penampilan Naganya. NAGA PENGANTEN. merupakan pamor titipan. ukuran bilah sedang. pada umumnya dihiasi kinatah emas. pusaka kraton Yogyakarta. warangka kayu Timoho jenis bosokan. Seringkali pada moncong dua Naga tersebut dijejali dengan butiran emas atau berlian. NAGA. dimasa pemerintahan Sri Sunan HAMENGKU BUWONO I. bentuk pamor yang mirip dengan Blarak Ngirid. keterangannya tidak jelas. NAGA KIKIK. keris luk 7. Dibuat di Tamanan Kraton. nama pamor yang letaknya didaerah sorsoran. pada Blarak Ngirid arahnya keujung sedang Naga Rangsang sebaliknya. Ricikan lain adalah sraweyan. Setelah selasai diberikan pada Gusti Raden Mas Surojo yang kemudian menjadi Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. salah satu dapur keris luk 5. tuahnya baik terutama dalam keadaan darurat tetapi pamor ini pemilih dan katanya hanya raja atau keturunannya yang bisa memilikinya. mungkin dapurnya Naga Tapa. pamor yang dibentuk kemudian setelah bilah keris selesai dikerjakan. berdapur Jalak dengan Gandik Naga. NAGA RANGSANG. salah satu dapur keris luk 7. keris ini gandiknya kembar depan belakang dan diukir kepala Naga dengan badan saling membelit mengikuti kelokan luk pada bilah keris. tetapi menurut buku lama keris ini dinamakan Naga Sasra luk 7. lambe gajah satu. dengan pendok Emas Rajawarna. Keris ini memakai greneng. NAGA RANGSANG. tempat pembuatannya di Pulo Gedong. tetapi pamornya pemilih. lihat NAGA TAPA. memakai kembang kacang. NAGA KERAS. pendok dari emas bertahtakan permata. lihat GANA KIKIK.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK N NABI SULAIMAN. Taman Sari. NAGA LIMAN. ri pandan dan greneng. salah satu Pusaka Kraton Yogyakarta. salah satu dapur luk 9. Warangkanya kayu Trembalo. NAGA KIKIK LUK LIMA. KANGJENG KYAI. pusaka kraton Yogyakarta. Kadang memakai gusen. perbedaan hanya pada arah garis yang menyerupai daun kelapa. Keris ini tergolong langka. Bagian ganja memakai greneng. lihat NAGA GAJAH. semula milik Sri Sunan HAMENGKU BUWONO I. berdapur Pasopati. NAGA PASA. dibuat di jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO II. Bentuk pamor menyerupai bintang segi enam. pendok dari emas bertahta intan permata. gandik keris diukir kepala gajah lengkap dengan telinga dan belalai tetapi tanpa badan. NAGA SALIRA.

Keris ini menggunakan bahan pamor lebih banyak dibandingkan keris biasa. lambe gajah satu. NGGAJIH. NAGA TAPA. NGADAL METENG. kembang kacang. sebagian menyebutkan keris ini berdapur Naga Pasa. ricikan lain kruwingan. NAGA SINGA. penamaan tepi bilah yang tidak rata dan menggerigi karena penempatan bahan pamor ditepi bilah. bagian gandik diukir dengan kepala Naga sedang badan mengikuti luk ditengah bilah sampai keujung. penamaan terhadap bentuk permukaan bilah keris atau tombak jika permukaan itu cembung dan menyerupai punggung binatang kadal yang sedang mengandung sehingga disebut Ngadal Meteng.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Yang pertama : Gandik keris ini diukir dengan bentuk Serigala duduk. penamaan bentuk permukaan bilah keris atau tombak. ukuran bilah sedang. ri pandan dan greneng. tergolong Kalawija. Dapur ini tergolong popular. NAGASASTRA. bedanya pada bagian badan lengkap dengan sisiknya sedang Naga Siluman tidak. bagian gandik ada ukiran Naga dengan mulut menganga lalu badan naga menghilang dibagian bilah. NAGA SILUMAN (1). NGERON TEBU. salah satu dapur keris lurus dengan bilah sedang. penamaan pamor berdasarkan kesan penglihatan. dapur Nagasastra ada yang luk nya 9 dan 11 sehingga harus disebut luknya. ukuran panjang bilahnya sedang. NGINDEN. kadang dinamakan Naga Kikik luk 5. Yogyakarta dan sekitar dijaman Sunan Pakubuwono IX dan X serta Sri Sultan Hamengku Buwono VII dan VIII. Dapur Ngamper Buto tergolong langka. NGAMPER BUTA. salah satu dapur luk 13.banyak dijumpai keris nem-neman buatan Surakarta. lihat Nyamel. NGGIGIR LEMBU. sumber lain mengatakan mirip dengan Naga Siluman. sebutan untuk keris atau tombak yang belum lama dibuatnya. maka permukaan bilah seperti itu dinamakan Nggigir Lembu. ri pandan dan greneng. Jadi pamor jenis apapun kalau tampaknya berlemak disebut Nggajih seperti Ngulit Semangka Nggajih dan sebagainya. penampilan pamor yang seolah dapat membiaskan cahaya berkilau seperti akik. Biasanya memakai greneng lengkap. pada dapur Nagasastra yang baik biasanya dilapisi dengan logam emas (Kinatah mas). Pelet. Pelet. keris luk 17. atau Nggigir Sapi. ganja nya biasanya Kelap Lintah. NGAMAL. Memakai adaada jelas dan disisi kiri kanan bagian ada-ada itu memberi kesan “montok”. salah satu dapur keris luk 7. NAGA SILUMAN (2). jalen blumbangan dan greneng lengkap. lihat Singa Barong. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 44 . pamor yang tampak berlemak disebut Nggajih. berlaku di Surakarta. salah satu dapur keris luk 13. bagian gandik diukir kepala Naga dan badan menghilang menyatu dengan bilah. selain itu terdapat sraweyan. sebagian orang mengatakan ini kurang baik karena tepinya tidak rata tapi sebgian lagi mengatakan baik. gandik diukir Kepala Naga sedang badan Naga ditengah bilah sampai ujung. jadi pada gandik diukir kepala Naga bukan Srigala. NEM-NEMAN.

bilah simetris. menyerupai kuncup Bunga Gambir yang belum mekar. Warna garis itu hitam dan coklat tua diatas kayu berwarna coklat keputihan atau abu-abu. salah satu cara melepaskan keris dari warangka dengan cara menggerakan warangka tersebut. sedikit dibagian bawah ada pudak sategal simetris di kiri. gambaran itu berupa garis-garis pendek dan panjang bercampur sejajar tak beraturan. NGUKU BIMA.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK NGINGRIM. cocok untuk guru. salah satu dari 4 macam bentuk ujung sebilah keris atau tombak. JERUK. di Jawa Tengah dan Timur disebut Jeruk Pecel. Ujungnya meruncing seolah merupakan ujung sumbu lilin atau lampu minyak. NGRING SEMBEN. cara ini hanya dilakukan bila akan digunakan untuk maksud yang kurang baik. cara yang digunakan empu agar kerisnya tidak mudah bengkok dan tidak gampang majal. salah satu cara melepas keris dari Warangkanya. salah satu bentuk Kembang kacang. bhs Jawa). nama pamor yang mirip kulit semangka. kebanyakan berbahan kayu dan diukir lalu disungging. Citrus Aurantifiola. jeruk yang digunakan untuk mencuci dan pembersih keris. NYAMEL. kemudian tangan kanan bergerak keluar manjauhi badan sedangkan tangan kiri tetap pada tempatnya. NIPIS. kanan sisi bilah. bentuk tak menentu tetapi mendekati bulat. NGULIT SEMANGKA. Tuahnya baik sebagai tempat bertanya. bentuk gambaran pellet kayu Timoho. tergolong pamor pemilih. NGRING HESTI. atau dimasukan kedalam minyak baru ke air. NYEPUHI. bagian tengah sisi bilah ada lekukan landai menyerupai pinggang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 45 . NGUNUS PUSAKA. banyak terdapat pada ujung tombak. menyerupai dapur Baru. ganja ini banyak terdapat pada keris buatan Pajajaran. bagian pangkal besar dan lebar sehingga menimbulkan kesan kokoh. menyerupai kuku Bima dalam Wayang. tangan kiri memegang pendok atau gandarnya. keris yang sudah selesai penggarapannya dibakar lagi sampai sekitar 500 derajat C. NGUDUP GAMBIR. Besi yang nglempung seolah tidak berpori sehingga tidak gampang kropos. NGLEMPUNG. sehingga bilah keris keluar dari warangka. ilmiahnya bernama NYAMBA. Nyepuhi pekerjaan yang paling banyak resikonya jika gagal maka keris yang telah 99% selesai akan gagal. jenis besi yang penampilannya mempunyai kesan padat dan matang tempaan. salah satu dapur tombak lurus. gading atau bahan logam. Ada juga yang berhulu tanduk. sedang ujungnya meruncing tetapi tidak melingkar seperti gelung wayang. bagian atas menyerupai bentuk Daun Andong. Caranya dengan memegang ukiran (hulu keris) dengan tangan kanan. langsung rusak tidak bisa diperbaiki lagi. Tuban dan Madura tua. berupa noda hitam besar (ceplok-ceplok. Tangan kanan memegang hulu keris. diteruskan ada-ada sampai ujung bilah dan permukaannya berbentuk Nggigir Sapi. Disukai walau sederhana tetapi indah. salah satu dapur tombak lurus. NUR. tergolong pamor mlumah dan cocok dipakai siapapun. tuahnya memperluas pergaulan. nama pamor yang berbentuk mirip hurup S terletak dibagian sor-soran. salah satu bentuk ujung dari buntut cecak pada sebuah ganja. segera dimasukan kedalam air dingin atau air ramuan atau air kembang setaman. kayu ini biasanya mahal harganya. salah satu ragam pelet pada kayu Timoho. tombak dll. hulu keris berbentuk kepala dan tubuh tokoh wayang. bagian diatas mentuk ada bungkul tipis. Tergolong pamor tiban.lebar bilah bagian atas pinggang lebih sempit dibandingkan bawahnya. NGLOLOS PUSAKA. NGUCENG MATI. symetris. Tangan kiri memegang bagian pendok atau gandar keris kemudian bergerak menjauhi badan sedangkan tangan kanan tetap.

salah satu dari 4 bentuk ujung keris atau tombak. keris buatan luar Jawa banyak yang Nyujen Sate.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK NYUJEN. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 46 . menyerupai tusukan sate. selain Nyujen ada yang berbentuk Gabah Kopong atau Mbuntut Tuma.

yang umum keris dicondongkan kearah tangan kanan dengan hulu dan warangka menghadap ke kiri.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK O OGLENG. salah satu cara pemakaian keris di Jawa Tengah khususnya di daerah Surakarta. Keris diselipkan disela sabuk lontong dilipatan kedua dan ketiga dari atas. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 47 .

seolah tertancap kuat di bilah. guru melednya panjang. di Jakarta tahun 1983 didirikan juga organisasi serupa. PAMOR MUNGGUL. Umumnya keris buatan empu ini berwarna hitam padat liat dan berkesan kering. ukirannya berpenampilan “kendo” sesuai dengan orang yang berwatak sabar. Ukuran bilahnya panjang lebar dan besar. terbanyak Wos Wutah. memberi kesan gagah. PAMETRI WIJI. panutan. PAMENGKANG JAGAD. Ganjanya panjang dan lurus berbentuk Ganja Wuwung. PAMOR LULUHAN. Penampilannya memberikan kesan tenang. Bentuknya merupakan garis mendatar yang berlapis-lapis. pamor yang gambar motifnya sudah dirancang terlebih dahulu dan biasanya berdasarkan pesenan calon pemilik keris. model hulu keris gaya Yogyakarta. PAKEM KERIS. tetapi banyak juga yang menyukainya. PAMOR MAS KEMAMBANG. gambar pamor sederhana. walau karyanya indah namun disbanding empu yang lain dia kurang terkenal. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 48 . termasuk baik tuahnya. tetapi kadang ada perbedaan sedikit dari apa yang dianut oleh satu dengan yang lain. EMPU. sepintas seperti lelehan putih keperakan. PAKUBUWANAN. Empu yang hidup dijaman Pajajaran. Ini yang terjadi karena suhu yang tepat saat penempaan. adalah bagian kelompok pamor yang mempunyai kecerahan lebih dari yang lain. menonjol dari permukaan bilah sebesar biji kacang hijau atau lebih besar sedikit. sirah cecak agak membulat dan blumbangannya berukuran luas. PAMOR AKHODIYAT. kedudukan keris pada ganjanya tidak terlalu membungkuk. bahan besi dan pamor menyatu terlalu erat sehingga batas besi dan pamor susah dilihat dengan mata. adalah bilah keris yang retak terbelah dibagian tengah atau bawah. organisasi pecinta budaya keris dan senjata traditional Indonesia. Pamor ini sangat keras dan tidak bisa hilang walau dikikir dengan baja karena sifat bahannya sangat keras (Titanium). pamor yang letaknya dibagian Ganja. ini karena sewaktu penempaan suhunya kurang tinggi sehingga satu saat penempelan besi dan pamor akan lepas dan retak. Yang banyak memakai pamor ini adalah keris buatan Blambangan. mungkin karena karyanya tidak banyak. PAMOR REKAN. Di Yogya didirikan sekitar tahun 1982. lembut dan sedang tingginya. UKIRAN. pamor yang bentuknya seperti bisul. berwibawa dan menarik hati.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK P PAGELEN. pamornya lembut dan pandes. terjadi karena proses pemanasan yang suhunya terlalu tinggi. Walau termasuk keris cacat. pegangan dan rujukan segala sesuatu mengenai yang berkaitan dengan eksoteri keris.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 49 .

Pulo Tirto.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PAMOR SUMBER. semacam “mata-kayu”. pamor yang letaknya dibagian ganja. Pandaringan Kebak. contohnya Wos Wutah. pamor ini tergolong baik dan dicari orang. Pamor ini tergolong baik dan dicari orang. PAMOR TIBAN. PAMOR WINIH. si empu hanya menempa sambil berdoa. jumlah bulatan yang menyerupai “mata-kayu” itu paling sedikit 6 buah. tidak direncanakan terlebih dulu. paling sedikit ada 3 lapisan. Tunggak Semi dll. pamor yang terletak dibagian ganja bentuknya berupa bulatan berlapis-lapis. paling sedikit tiga lapisan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 50 . bentuknya bulatan berlapis-lapis. Dalam sebuah ganja.

kayu atau rotan. Pamor ini tampaknya seolah tertanam kuat pada bilah besi dan menyembul keluar kepermukaan dengan jelas dan tegas. Terdiri dari dua bagian yaitu busur dan anak panah. Pamor ini dinilai baik untuk pedagang dan pengusaha. misalnya salah satu tanda keris buatan empu Ki Nom adalah. Gambarnya berupa garis lurus mulai ujung bilah sampai pangkal yang bersinggungan dengan bagian ganja. pamor yang gambar motifnya menempati dua pertiga bagian keris. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 51 . Penyebutan pamor pandes biasanya hanya digunakan untuk mengamati tangguh keris. Di Indonesia biasanya busar dibuat dari kayu atau bambu sedang anak panah dari bambu. garis itu pecah menjadi dua. secara menyeluruh seperti lidah ular bercabang. PAMOR. Kemudian dibagian ganja. senjata traditional yang dijumpai disemua daerah. PANAH.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Macam o. istilah untuk menyatakan “tertanamnya” pamor pada wilah besi. PANDES. yaitu bagian bilah dan ganja. pamornya Pandes. PANCURAN MAS.

salah satu dapur tombak luk 5 atau 7. Separuh panjang tombak bagian bawah permukaannya berbentuk ngadal meteng. pendek kata semua dibuat serasi. tangkas. PANINGSET. ayu dan sempurna. PANGGANG WELUT. Punggung bilah tumpul. Begitu rapinya sampai-sampai tepi bagian sogokannya mempunyai kesan tajam. namun dibagian ujung dekat buntut cecak agak melengkung kebawah. Pada ujung bilah bentuknya agak mencuat kebelakang. lebar maupun tebalnya. Salah satu tanda paling menyolok. nama salah satu dapur tombak luk 3. lambe gajah ada dua. disisi bilah yang menghadap kebawah ada semacam bentuk yang menyerupai jenggot. demikian pula ukuran bagian bagian ganja semua serba serasi. Badan Naga mengikuti lekukan tepi bilah sesuai dengan luknya. Seluruh permukaan bilah berbentuk nggigir sapi. Oleh kebanyakan pecinta keris. salah satu dapur keris luk 9. bagian buntut cecaknya berbentuk buntut urang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 52 .A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PANDU NAGA. Bilahnya berukuran sedang. baik panjangnya. ukuran sedang memakai kembang kacang. PANIMBAL. Ukuran ganja sedang. Walau dibuat dari besi baja. Kerisnya dapat ditandai dengan cirri sebagai berikut. sraweyan dan greneng. Ricikan lain tidak ada. PANGOT. atau PANGERAN SENDANG SEDAYU. Pangot memang dibuat untuk keperluan praktis. Pendapat ini didasarkan karena memang besi itu benarbenar tahan karat. rapi. Diatas begian mentuk terdapat bungkul yang dilanjutkan dengan ada-ada sampai keujung bilah. halus dan lumer matang tempaan. nama salah satu dapur tombak luk 3. memakai gandik yang dibentuk menyerupai kepala Naga dikedua sisi didaerah sor-soran. PANGERAN SEDAYU. yakni datar. disisi bilah yang menghadap kebawah terdapat semacam bentuk yang menyerupai jenggot. warangka dari kayu Trembalo dengan pendok dari emas murni bertahta emas permata dikelilingi manik manik. kadang diberi pamor. Dan karena keindahan serta kesempurnaan garapannya maka nilai dan mas kawin keris buatan Pangeran Sedayu tergolong yang tertinggi dibandingkan yang lain. bahkan tidak ada yang nyata nyata muncul. Diatas bagian mentuk terdapat bungkul yang diteruskan dengan ada-ada yang terlihat jelas sampai keujung bilah. keris pusaka kraton Yogya. berwibawa oleh karena itu banyak diminati pejabat negara atau mereka yang tergolong pemimpin. Ganjanya tergolong Ganja Wuwung. memakai sogokan rangkap. Kesannya seolah-olah besi itu selalu basah bahkan menurut pecinta keris cukup diberi minyak dua tahun sekali dan dibersihkan serta diwarangi tiap 5 tahun sekali. sedang diatasnya pipih datar saja. Seluruh bagian keris. KANGJENG KYAI. PANGGANG LELE. bentuknya menyerupai pisau dapur tetapi dibentuk rapi dan indah. besinya selalu dari bahan pilihan. buatan Pangeran Sedayu dianggap sebagai keris yang paling sempurna dari semua keris yang ada. pamor yang muncul ke permukaan bilah sedikit sekali. sedang ditengah bilah diantara badan Naga tersebut berbentuk ngadal meteng. Pamor keris ini tergolong pamor luluhan yang lembut sekali. Tombak ini tergolong langka dan biasanya dari jaman Mataram Sultanagungan. nama seorang empu terkenal dijaman Majapahit. salah satu senjata tradisional di Jawa dan Bali. termasuk ricikannya digarap dengan cermat. luk 13 dan berdapur Parungsari. hitam. Semula keris ini milik Pangeran Mangkukusuma yang kemudian dipersembahkan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Keris buatannya mempunyai penampilan tampan.

Ia merupakan tenaga kasar yang kerjanya menempa. PANJI WILIS. Pembuatannya sederhana tanpa pamor. atau Panji Nom. dibuat oleh empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Merupakan putran KK. wetengannya juga sedang. Warangka dari kayu Timoho dengan pendok dari emas. PANJAK. berdapur Pendawa Paniwen walau nama ini tidak ada dalam Pakem Dapur Keris. sebutan bagi kelompok pembantu empu Pangeran Sedayu yang juga membuat keris mirip dengan karya empu Pangeran Sedayu pada jaman Majapahit. jenggot. Kalau membuat Dha pada bagian Ron Dha. PANJI HARJAMANIK. tandanya punggung bilah tumpul merupakan garis cekung. teknik pemasangan bisa kinatah atau sinarasah. sraweyan dan greneng. pamor sederhana. salah satu dapur keris lurus. bagian dekat ujungnya agak lebih lebar disbanding pangkalnya. warangka dari kayu Timaha. Kruwingannya jelas. tetapi tergolong sulit dan banyak hambatan pembuatannya. ukuran bilahnya sedang. KANGJENG KYAI. sraweyan. Sisi punggungnya tumpul. Bilahnya berukuran sedang. lambe gajahnya satu. PARUNG SARI. salah satu dapur keris luk 13. keris pusaka kraton Yogya. memakai kembang kacang. salah satu pusaka kraton Yogya. begitu juga kalau membuat gusen dan lis-lisan. mencari rotan dan kadar bajanya lebih banyak dibandingkan pedang sejenis. menangani ububan dan menambah arang di perapian serta kerja kasar lainnya. pamor yang gambarnya menyerupai untaian bulir padi. tetapi ada yang mengatakan ini dapur Sengkelat. tergolong pedang tanpa pamor. pejetan dan greneng. sebutan orang yang bekerja pada seorang empu. Seorang panjak yang menyerap ilmu sang empu suatu saat bisa juga menjadi empu. keris ini buatan Empu Lurah Supa dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dan merupakan putran KKA Panungkup. tanda tanda lainya bagian ganja mempunyai sirah cecak yang meruncing ujungnya. nama salah satu dapur keris luk 9. berdapur Sempana dengan luk sinarasah. Hiasan emas itu diukir indah. biasanya untuk berburu. Keris ini berukuran bilah sedang. PANUNGKUP. tergolong tidak memilih. KANGJENG KYAI. Bagian sisi yang depan membentuk garis cembung dan tajam seluruhnya. panjang sekali sekitar 125 cm atau lebih.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PANIWEN. Keris buatan Panjak Sedayu mempunyai penampilan manis berwibawa tetapi tidak seanggun buatan Pangeran Sedayu. besinya hitam berserat. ujungnya agak melengkung. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 53 . PARI SAWULI. Bagian ada-ada dibuat rapi sehingga ujung bilah. Sogokannya dalam. sedang sisi yang didepan tajam seluruhnya. PANJIANOM. walau belum punya nama sendiri tetapi keris buatannya cukup indah. mulai bagian pangkal sampai ujung. JAKATUWA. sogokan rangkap. ukuran bilah sedang. PARANG LANDUNG. Kegunaan untuk berburu dan merambah hutan. sraweyan dan greneng. jenis hiasan emas yang ditempelkan pada bagian depan gandik keris atau sirah cecak ganja. sejenis senjata tajam tradisional berbentuk pedang. PANJAK SEDAYU. janurnya dibuat tajam. PARANG ILANG. Guru melednya sedang. pendok emas Rajawarna. bentuknya berkesan agak membungkuk mamakai sogokan rangkap. umunya Pulo Tirto atau Wos Wutah. cocok bagi semua orang. selain itu sogokan nya rangkap. kadangkadang kembang kacangnya pogok. memakai kembang kacang. jelas dan manis sekali.

PENDAWA LARE. atau Pendawa Carita nama salah satu dapur keris luk 5 memakai kembang kacang. sereng (keras. biasanya sebelum ahli tangguh menentukan tangguh sebilah keris. LANDEYAN. sogokan rangkap. keris luk 5. Keris ini banyak dipunyai dalang dan tergolong dapur popular. lambe gajah satu. Pedang Sabet. yaitu pedang yang memakainya dengan cara menusuk tubuh lawan. biasa digunakan prajurit jaga kraton. PASOPATI. tangguh Mataram Senapaten pasikutannya tangkas. Ukurannya sedang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 54 . khususnya keris. ada dua macam pedang yaitu : Petama. wagu (kurang serasi). memakai sogokan dua. Contohnya : Keris tangguh Majapahit. tangguh Tuban pasikutannya sedang. tangkai tombak yang panjangnya sekitar 2. PENDAWA. PEDANG.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PASIKUTAN. ada-ada nya jelas. Nama Pasopati ini berlainan dengan senjata pusaka Arjuna. keris luk 5. Keris ini tergolong cacat dan tidak begitu disukai orang karena retaknya disebabkan tidak menempel dengan sempurna saton dengan lapisan bajanya sewaktu penempaan karena suhu kurang tinggi. lih Blumbangan. Senjata tajam berbentuk pisau panjang. sepintas mirip dapur keris Pulanggeni. prigel (tangkas). gandiknya polos. Pedang di Indonesia bentuknya hampir menyerupai pedang dari daratan China dibandingakn dengan yang dari Eropa atau Arab. memakai kembang kacang. lambe gajahnya satu. pasikutannya angker tapi tangkas. odol (kasar). Kadangkala Pasopati juga memakai gusen dan lis-lisan. ricikannya memakai kembang kacang pogok. sraweyan dan greneng lengkap. wingit (angker).5 m. sraweyan. sedeng (sedang). Apakah pasikutan itu kau (janggal). istilah yang digunakan untuk menyatakan keadaan keris yang retak pada sisi tajam bilahnya. sogokan dua. hampir seluruh suku bangsa mempunyai jenis pedang. lambe gajah satu. PENDAWA CINARITA. bagian adaadanya tebal dan tampak jelas. keras tapi tampan dan sebagainya. sogokan rangkap. greneng. ukuran normal serta ri pandan. Kedua. Pedang Suduk. tanpa semu (tidak berkesan). dan bagus (tampan). terlebih dahulu ditentukan pasikutannya.galak). tangguh Blambangan. ukuran bilahnya sedang dan menampilkan kesan ramping. istilah untuk menilai gaya irama bentuk dan kesan perwatakan tosan aji. PEGAT WAJA. atau sikutan. nama salah satu dapur keris lurus. kemba (hambar). yaitu pedang yang memakainya dengan cara membabat tubuh lawan. pasikutannya rapi mengesankan . PEJETAN. demes (rapi menyenangkan). Ditinjau dari bentuk mata bilahnya. PEMAOS.

tembaga. ukuran panjang bilah sedang. memakai kembang kacang. Yogyakarta dan Madura juga di Bali. hitam dan coklat. PENDOK KEMALO. merah. sraweyan dan ri pandan. tamansari dsb. emas. jenis pendok yang menutupi seluruh bagian gandar dari warangka keris. sogokan rangkap. lapisan pelindung bagian gandar dari warangka keris. PENDOK. Ragam ukirannya bermacam-macam. Pendok jenis ini disukai di Surakarta dan Yogyakarta. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 55 . lambe gajahnya satu. biasanya terbuat dari logam perak. nama keris luk 5. kuningn.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PENDAWA PRASAJA. PENDOK BUNTON. atau Kemalon. Bahan pendok umumnya logam murah seperti kuningan atau tembaga. adalah pendok yang diberi warna. semen. warna kemalo lazim yang dipakai adalah hijau. PENDOK CUKITAN. ada pula yang dihiasi ukiran dan pahatan. Pendok dibuat dengan rapi dan ukiran lembut dan kadangkala diberi hiasan intan berlian atau batu mulia. pendok yang dihiasi dengan ukiran cukitan. Pewarnaan pendok bukan dengan cat tetapi biasanya dengan bahan tradisional.warna itu mempunyai arti dan kedudukan si pemakai di lingkungan kraton. Selain dipakai di Surakarta. bukan dipahat melainkan “dicukit” dengan alat yang tajam sehingga terjadi alur-alur indah seperti yang dikehendaki. alas-alasan. Pendok ini ada yang tanpa hiasan sama sekali.

jenis tangkai tombak dengan panjang 195 – 225 cm. bagian bawah yang merupakan tangkai keris. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 56 . PANGERAN EMPU. menggunakan sogokan rangkap. PENUKUP. Pendok Slorok disebut juga pendok Blewahan. PLERET. PENDOK TOPENGAN. Di Jawa Timur disebut dengan istilah Paksi. PENDOK TRETES. Bisa Intan. Berdapur Lameng. Mirah. biasa dipakai di Yogya dan Surakarta. atau Pucuk adalah bagian paling ujung atas dari sebilah keris atau tombak. terdiri atas dua bagian. nama salah satu dapur keris lurus. pendok yang hanya menutupi sebagian dari gandar sebuah warangka keris. nama salah satu tangguh didunia perkerisan atau tombak. LANDEYAN. PRAMBANAN. ragam bentuknya ada ngudup gambir. Bagian inilah yang masuk kedalam hulu dengan panjang sekitar 5 – 7 cm dengan penampang 5 – 7 mm. meteor pertama diambil atas perintah Sri Paku Buwono III tanggal 13 februari 1784 dan kedua lebih besar lagi diambil atas perintah PAKU BUWONO IV pada tanggal 12 februari 1797. banyak dipakai warangka gaya Madura. Bagian depan pendok dibuat semacam sobekan/celah selebar 1 – 2 cm untuk memperlihatkan keindahan urat kayu bahan gandarnya. tombak dengan landeyan penukup ini dulu digunakan untuk pertempuran jarak dekat sehingga harus dilatih secara khusus untuk bisa menggunakannya. PUCUKAN. Ricikan lain tidak ada. pendok yang dihiasi dengan permata. Jamrut dan dijaman dulu hanya kalangan bangsawan saja yang boleh menggunakan pendok ini. PENGARAB-ARAB. PINARAK. nama salah satu pedang pusaka kraton Yogyakarta. sebagian menyebut Mendang Pinaran. batu meteor yang jatuh didaerah Prambanan pertengahan abad 18. digunakan khusus untuk menghukum mati yang dilakukan oleh petugas disebut Abdidalem Singoranu. mbuntut tuma. berdapur Pleret. gandik panjang dan polos. PAMOR. Ujung itu selalu runcing. bilahnya sedang dengan posisi agak membungkuk. menyerupai pendok Buton. Bagian tengah depan dibuat celah memanjang yang gunanya memperlihatkan keindahan urat kayu gandar. Hanya Raja atau Pangeran Sepuh yang diijinkan mencuci atau menjamah tombak ini. Umumnya besinya matang tempaan dan mempunyai kesan lumer pandes pamornya. PENGGING WITORADYO. Sogokannya rangkap sepintas seperti Kebo Lajer. Bagian depan justru tajam. PESI. KANGJENG KYAI. anggabah kopong dan nyujen. salah satu dapur keris lurus. yakni lekukannya amat dalam dibanding keris biasa. PINARAN MENDANG. Bilahnya berukuran sedang. gandiknya panjang dibelakang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PENDOK KRAWANGAN. bagian luknya amat rengkol. pendok yang hanya menutup sebagian gandar dari sebuah Warangka keris. PENDOK SLOROK. PITRANG. KANGJENG KYAI. biasanya berupa keris luk. tetapi bagian depannya dihias dengan ukiran pahatan yang berlubang-lubang. banyak dipakai warangka dari Surakarta dan Yogya. Pusaka kraton Yogya berupa tombak serta dianggap paling tinggi kedudukannya. setelah sampai di keraton Surakarta dinamakan Kangjeng Kyai Pamor dan dipakai sebagai cadangan pembuat pamor keris/tombak.

banyak yang menyukainya terutama bagi pemegang uang seperti bendahara. lih Pesi. lih TIMOHO. PULANGGENI. gambaran pada Warangka kayu Timoho yang menyerupai pelet Tulak. KANGJENG KYAI. ditepi bilah. greneng dan pudak sategal. Keris. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 57 . Ukiran. demikian seterusnya. suka mengenakan pakaian rapi dan mewah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PUDAK SATEGAL. PULANGGENI. sehingga walau sebenarnya nilai pusaka itu biasa tetapi bagi pemiliknya nilainya tinggi sekali. tergolong pamor tiban dan tidak pemilih. dapur keris luk 5. Pudak sategal yang ada dibagian depan bertengger diatas gandik sekitar 3. kruwingan .5 cm sedang dibelakang menempel di tepi bilah sekitar 6. PURBANIYAT. PUSAKA. PUTRI KINURUNG. bisa berupa rumah. benda peninggalan nenek moyang. Pelet. lihat Wulan-wulan. merupakan pegangan jabatan Patih kraton. tidak hitam legam tetapi berwarna lebih muda. Terdiri dari dua bagian. ukurannya sedang. benda lainnya seperti pusaka. KANGJENG KYAI. PUDAK SINUMPET. pendok dari emas dihias rinaja werdi. keris pusaka kraton Yogya berdapur Tilam Upih. PURNAMA SADHA. nama gambar warangka kayu Timoho berupa bintik atau garis tebal berwarna hitam atau coklat tua atau hitam pucat. mempunyai sraweyan dan greneng lengkap. PUNTING. kasir dsb. Penempatan menyebar tidak merata. Selain itu Pudak sategal juga merupakan nama keris berdapur lurus dengan kembang kacang. gandiknya polos. Pelet. Ukiran Putri Kinurung ini sesuai dikenakan oleh orang yang pesolek. setelah meninggal maka keris tersebut dikembalikan ke kraton kemudian diberikan sebagai tanda jabatan ke Patih yang baru. Hanya garis hitam tebal ditengah. hanya menghiasi sebagian kecil dari bilah tombak. lambe gajah satu. PULO TIRTA. PUTRI KINURUNG. Gradasi warnanya tidak begitu kontras seperti lukisan awan atau mendung. PURNAMA DADARI. pusaka kraton Yogyakarta. nama pamor yang bentuk gambarnya merupakan sebuah danau dengan beberapa pulau ditengahnya. nama pamor yang mirip Wos Wutah. model ukiran gaya Yogya sepintas seperti ukiran lainnya tetapi di bonggol dihias dengan ukiran pahat. adalah nama salah satu bagian keris yang terletak diatas sor-soran. mirip pulau-pulau. bentuk ricikannya menyerupai kelopak bunga dengan ujung ujung yang runcing. Dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dari mranggi bernama Mas Darmapanembung. didepan dan dibelakang. keris. semula dimiliki Kangjeng Pangeran Ageng Ario Danurejo I. PULAS. merupakan pamor tiban dan bertuah menambah ketrentaman dan rejeki serta baik untuk pergaulan. warangkanya Kayu Trembalo.5 cm dari ujung ganja. pejetan.

bentuknya agak simetris dengan kedua gandik dihias bentuk manusia atau monyet. lih PESI.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PUTING KERIS. salah satu dapur keris lurus. Biasanya berpamor sederhana. Ada yang menyebut ini keris Umyang walaupun ini salah kaprah karena Empu Umyang hidup pada jaman kerajaan Pajang. PUTUT. bentuk serupa dapur putut tetapi gandiknya ada dua. merupakan nama dapur keris lurus yang ukuran panjang bilahnya agak pendek. PUTUT KEMBAR. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 58 . gandiknya diukir seperti orang duduk atau monyet duduk tanpa ricikan lain. pamornya umumnya sederhana. lebar.

berdapur Bondan. pamor yang gambarannya mirip dengan rante. mungkin termasuk Kalawija. dapur ini tergolong langka dan hanya terdapat pada keris tua saja. berupa sederet bulatan yang berlubang ditengahnya. memakai kembang kacang. pada umumnya pamor ini terselip di pamor wos wutah atau ngulit semangka. bisa boros. kerisnya ditandai dengan : Ganja nya Sebit Ron Tal. tetapi ada yang bukan greneng melainkan tingil.K. tergolong pamor tiban. RANGGA WILAH. biasanya tidak begitu condong kedepan melainkan cenderung tegak. pusaka kraton Yogyakarta. RANTE. tetapi pada jarak tertentu terdapat lekukan pinggir pamor. Tuahnya buruk.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK R RANGGA PASUNG. sopan tapi cukup berwibawa. dibuat Empu Lurah Ngabehi Supo dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. keris ini tergolong langka. sebutan keris yang cacat berlobang pada bagian sor-soran nya. mempunyai 2 buah gandik didepan dan belakang. REJENG. tuahnya baik dan berjiwa kepemimpinan. salah satu dapur keris yang tergolong Kalawija. KANGJENG KYAI.A. RAHTAMA. Pendok Raja Werdi disebut juga pendok Rinaja Warna atau Rinarja Werdi. sirah cicaknya meruncing bagian ujungnya. pamor yang hampir mirip dengan Adeg. panjang bilahnya sedang. biasanya pamor rekan. pamor yang terletak di sor-soran. keris ini duplikat K. RARA SIDUWA. pamor ini termasuk pemilih. bagian gendok tidak begitu cembung dan buntut cecak tergolong model buntut urang. tetapi keris ini masih bisa diperbaiki oleh empu atau pengrajin keris. besi berwarna hitam dan keabu-abuan. penempelan ini diatur rapi dan cantik disekitar tepi bagian mlewahan pendok. Keris ini mempunyai bentuk ganja yang khas. lambe gajah satu dan greneng. bagian bawah lurus dan luk nya mulai dari tengah bilah. ia tergolong pamor miring. salah satu dapur keris luk 15. luk 15. RAMBUT DARADAH. Tergolong pamor rekan. secara keseluruhan penampilannya kalem. salah satu dapur keris lurus. Pada umumnya lubang itu berupa celah yang terdapat pada pertemuan antara bagian bawah keris dengan bagian atas ganja. REGOL. RAJA WERDI. bulatan itu dihubungkan dengan pamor yang menyerupai garis. REGOL. REGOL. Ukurannya sedang tetapi agak tipis dibandingkan keris sejamannya. hidup di Surakarta dijaman Sunan Paku Buwono V. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 59 . hiasan yang biasa diberikan pada sebuah pendok dengan cara menempelkan warna warni manik manik dan batu mulia. EMPU. tikel alis dan greneng. warangkanya dari kayu trembalo dengan pendok blewahan dari emas. rickan hanya pejetan serta tingil saja. pijetan juga dua didepan dan belakang. tidak pemilih dan tuahnya baik untuk mencari kekayaan dan tidak bersipat boros. RANDA BESER. lubang ini terjadi bukan karena aus tetapi karena pembuatan nya ada kekeliruan. pamornya tergolong mubyar. gandik polos. bentuknya khas. salah satu dapur keris luk 5. tuahnya baik dimiliki oleh pengantin baru atau pasangan yang menghendaki anak yang baik berbudi luhur dan mulia.

ladrang atau daunan. RI PANDAN. RICIKAN. Kupu Tarung dlsb. yakni bagian wilahan atau bilah. senjata traditional dari ACEH. lihat RAJA WERDI. Jadi ri cangkring merupakan bagian yang berpasangan. RON GENDURU. ganja dan pesi. kedalamannya dangkal. bentuknya merupakan tonjolan landai yang arahnya sejajar dengan letak lubang tempat pesi keris masuk warangka. Secara garis besar sebilah keris dapat dibagi menjadi 3 bagian. gandiknya panjang. Ron Genduru. adalah nama dari bagian keris. sepintas seperti pamor Ron Genduru tetapi daunnya lebih jarang dan tipis sehingga menimbulkan kesan kurus. menulis buku tentang keris yang berjugul PAKEM PUSAKA. Bentuknya menyerupai daun genduru. sogokannya satu didepan. tuahnya menjadikan pemiliknya terpandang. tombak ini memakai sapit abon dan semacam alur serupa sogokan yang mengelilingi sapit abon itu. RON SEDAH. RI CANGKRING. PAMOR. panjang bilah sedang. REMPELAS. lihat GODONG SEDAH. RINAJA WARNA. Terletak ditepi kira dan kanan bagian atas warangka baik model gayaman. pamor popular dan mahal harganya. salah satu dapur tombak luk 5. branggah. RADEN NGABEHI. Pamor ini tergolong pemilih dan kadang disebut juga Pamor Bulu Ayam. atau dari jenis pohon Celtis rigescens Planch. RONGGOWARSITO. Pada bagian sor-soran inilah ricikan keris banyak ditemukan. ditepi bilah yang menghadap kebawah terdapat dua tonjolan menyudut serupa lambe gajah. sor-soran. RENCONG. tengah dan pucukan. Lawannya adalah KEMBA artinya luk nya tidak begitu nyata. lambe gajah ada dua. penamaan bagi luk keris atau tombak oleh pecinta keris di Jawa. pamor yang sudah dirancang terlebih dahulu seperti Blarak Ngirid. nama bagian dari warangka keris gaya Solo.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK REKAN. Pujangga Jawa terkenal dari kraton Surakarta. DAUN. RON TEKI. RENGGO. luk yang “rengkol” artinya luk yang lekukannya amat dalam. salah satu dapur keris lurus. memakai kembang kacang. RON DADAP. Bilahnya tebal tetapi datar saja tanpa ada–ada. Yogyakarta atau Madura. Tergolong pamor miring dan termasuk pamor rekan. Bagian wilahan atau bilah juga dibagi 3 bagian utama. semua peralatan dari kayu. RENGKOL. daun dari jenis pohon Ficus sp. selain itu memakai pejetan. wibawa dan pandai memimpin orang. Udan Mas. tombak atau pedang. Daun amplas yang telah kering digunakan untuk menghaluskan permukaan kayu warangka. pamor yang gambarnya menyerupai duri ikan. Tuahnya menambah kewibawaan dan baik bagi prajurit tetapi pamor ini tergolong pemilih. ukiran. lihat GODONG DADAP. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 60 .

sebagian menyebut Badik Rudus. Tergolong pamor mlumah. tuahnya mudah mencari rejeki dan disegani orang. nama salah satu dapur keris lurus yang tepinya mempunyai ketiak-ketiak seperti pudak sategal yang bersusun dari atas kebawah. sebutan bagi Badik di Kalimantan Timur dan Sabah. Riau dan pada umumnya tidak berpamor serta besinya halus sekali.5 – 4. pamor yang berbentuk batang tebu yang beruas pendek.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK RON PAKIS. ROS-ROSAN TEBU. RUDUS. tergolong pamor miring dan rekan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 61 . biasanya jaran ruas dibagian pangkal lebih rapat dibandingkan dibagian ujung. juga termasuk pamor popular dan mahal harganya dan sering dikacaukan namanya dengan pamor Bulu Ayam. Jarak antar ruas bekisar 2. tergolong pamor rekan dan tidak memilih. RUAS BAMBU. Keris ini hanya terdapat di Bangkinang. pamor yang menyerupai daun Pakis.5 cm.

Sabuk Tampar juga ada yang luk 11. sogokan satu didepan dan sraweyan. Memakai ada-ada sampai ketengah bilah. memakai kembang kacang. Kesannya gagah. Sebenarnya Sadak yang ini merupakan bentuk tombak pendek dengan pegangan (hulu) hanya sejengkal. disis bilah bagian bawah disamping bungkul ada bentuk menyudut. pejetan. luknya rengkol (dalam). Bentuk atas menyerupai SALAHITA. lih SADA SALER. sejajar dengan sisi pedang. kemudian sisi itu berubah bentuk cekung yang makin keujung makin tajam. lambe gajah dua. gandik polos. salah satu keris luk 11. padat dan memberi kesan kering. namun ada yang mengatakan itu adalah dapur Sengkelat. mirip potongan buah Melinjo. sirah cecak berbentuk membulat. besi yang digunakan bersifat liat. sraweyan dan ri pandan. bagian tengah menyempit menyerupai pinggang. Selain itu Sadak juga merupakan nama sejenis tosan aji berpamor yang bentuknya mirip dengan pinsil. Bagian ujungnya runcing. salah satu bentuk pamor yang berbentuk garis memujur dari pangkal keujung bilah keris. tegas. SADAK. Godong Andong. gulu melednya jenjang dan ujung ganja berbentuk nguceng mati. ricikan sederhana. merupaka salah satu dapur tombak lurus. Kadang ada yang luk 13.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK S SABET PEDANG. memakai kembang kacang. SALA KETINGAL. Panjang sekitar 85 – 95 Cm. SABUK TALI. dibagian depan saja. ukuran sogokan tidak begitu panjang . gandiknya membulat tebal. pada sisi punggung yang lurus didekatnya ada kruwingan. yang bawah lurus sampai dua pertiga panjang majal. salah satu keris luk 9. dewasa ini sering dipakai sebagai isi dari tongkat komando. Kerisnya berukuran besar. sering dipanggil Empu Salaita atau Empu Galaita. dibawah ada-ada ada bungkul. panjang keris sedang. blumbangannya berukuran lebar. Empu ini menyusun pamor dengan rumit. merupakan sisi lengkung yang cembung. SABUK TAMPAR. sogokan hanya satu didepan. dibeberapa tempat disebut Sada Lanang. didepan. salah satu dapur keris luk 11. Pedang ini sering digunakan secara praktis di pertempuran dan juga banyak yang dijadikan pusaka. SADA LANANG. sogokan rangkap. memakai tingil. hanya bentuknya lebih tipis dan berpamor yang apik. SADA SALER. sraweyan dan ri pandan. lihat PEDANG SABET. bilahnya simetris dan tebal. menyebar dipermukaan bilah. salah satu dapur pedang yang tergolong Pedang Suduk. gandik polos. ukuran panjang bilah sedang. Pamor ini tidak memilih. EMPU. ganjanya datar dan tergolong ganja wuwung. tangguh dan meyakinkan. hidup di Tuban pada awal Kerajaan Majapahit. lambe gajah satu. SABUK INTEN. sisi pedang yang tajam. panjang dan tebal memberi kesan gagah . sisi punggung terdiri dari 2 bagian. Adeg Siji atau Sada Siji. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 62 . panjang bilahnya sedang. sogokan hanya satu.

pakai jalen. SATRIYA PINAYUNGAN. biasa disebut juga Jangkung Mangku Negoro. Selain itu memakai pudak sategal. ukuran panjang bilahnya sedang. lambe gajahnya dua.ukuran bilah sedang. Sisi bagian tengah bilah ada lekukan dangkal dan landai menyerupai bentuk pinggang. nama salah satu dapur keris. tipis dan tidak memakai ada-ada. ukuran panjang bilahnya sedang. tergolong popular dan dicari Pejabat. nama pamor yang serupa pamor Kudung tetapi dibawahnya ada pamor lain. tikel alis. nama salah satu dapur tombak lurus. jalen. Disbanding bagian Wetengan maka bagian Sirah Cicak dan bagian Buntut Urang kedudukannya agak turun. SEGARA MUNCAR. Sisi bilah diujung bawah tombak berbentuk menyudut. kembang kacang. salah satu dapur keris lurus. panjang bilah sedang. Keris-keris buatan Mataram banyak yang memakai ganja Sebit Ron Tal. menyebar keseluruh permukaan bilah. SANGA-SANGA. memakai kembang kacang. jenggot. adapula yang tidak. pamor ini menyebabkan yang punya mudah mencari rejaki dan bukan pamor pemilih. SANTAN. Tombak ini termasuk langka karena mungkin terlalu indah dan mahal bila diproduksi kebanyakan. ada-ada dan sogokannya rangkap. menyerupai ada-ada besar yang terputus. jenggot. sebgian berlapis sebagian tidak. Dibagian sor-soran ada bentuk sapit abon. yaitu bentuk semacam penjepit bilah. Sebit Ron berbeda dengan Sebit Ron Tal. sogokan rangkap ukuran normal.ukuran bilah bagian atas pinggang lebih sempit disbanding bagian bawah. Menurut pecinta keris. Ada yang menamakan juga dapur Sinom Pudak Sategal. Bawang Sebungkal dll. SEGARA WEDI. SAPIT ABON. tetapi tidak begitu ramping. greneng susun.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SAMPUR. luk 3. bilahnya simetris. keris dengan luk 15. SEBIT RON. memakai pejetan. panjang bilah sedang. dengki dari orang lain terhadap dirinya. jalen. salah satu dapur keris luk 11. kembang kacang. keris luk 9. nama pamor berbentuk bulatan bulatan kecil. kedua versi itu benar semua. salah satu dapur tombak luk 9. seluruh permukaan bilah tertutup kinatah lung-lungan. pamor ini dapat menjauhkan rasa iri. ada yang memakai tikel alis. lambe gajahnya satu. memakai kembang kacang. ricikan lain greneng. lambe gajah dua. permukaan bilahnya nggigir sapi dengan ada-ada tipis sepanjang bilah. tikel alis. tidak memakai greneng maupun tingil tetapi memakai sraweyan. nama bagian yang permukaannya melandai dibagian belakang bagian gendok dari sebuah ganja. salah satu bentuk ganja keris. jumlahnya 3 buah. sraweyan. Diatas jajaran bulatan itu ada lagi beberapa bulatan berjajar keatas. sogokannya rangkap ukuran normal tetapi sogokan KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 63 . memakai kembang kacang. greneng dan Ron Dha nunut. SEDET. bentuknya agak lengkung melandai. pipih. SEBIT RON TAL. Letaknya berjajar dibagian sor-soran. Tetapi ada yang mengatakan Pamor ini bentuknya berupa bulatan-bulatan berlapis. jenggot. jalu memet dan sogokan rangkap yang ukurannya panjang sampai sekitar pertengahan bilah. lambe gajahnya satu. Pamor yang dibawah dibagian sorsoran bisa berupa Wos Wutah. kruwingan. SEGARA WINOTAN.

Tanda tanda kerisnya ialah Ganjanya tipis. KI. Secara keseluruhan keris buatannya berkesan sederhana tapi berwibawa. buntut cicaknya meruncing. biasanya pudak sategalnya lebih besar dari pudak sategal keris. EMPU. Gulu melednya sempit. Tuahnya memudahkan pemiliknya mencari rejeki. Pamornya seolah hanya mengambang dipermukaan bilah. menyerupai bentuk untaian bunga pala . pamor seperti buah buah kopi dalam untaian ranting. dapur ini tergolong langka. tuahnya mudah mencari keberuntungan. mirip Sekar Anggrek dan Sekar Pala. Pamor ini menyebabkan terkenal dalam pergaulan. pada permukaannya tergambar dua atu tiga bintik besar berwarna hitam atau coklat tua. SEKAR LAMPES. dikiri kanan garis itu ada bulatan bulatan kecil yang menggerombol terpisah pisah. SEKAR JANTUNG. PELET. SELEH. bilahnya simetris. dan kruwingan. nama pamor yang gambarannya menyerupai untaian bunga kelapa. sehingga banyak dicari pedagang dan pengusaha. Wetengannya ramping sekali. kembang kacangnya agak kurus tetapi lingkarannya agak lebar. setiap gerombol terdiri dari dua. ditengah ada pamir yang menyerupai garis tebal dari pangkal bilah keujung. sepintas mirip Pamor Bunga Pala. bagian ujung bunga lebih berkembang (mekrok – jawa). Memakai kruwingan dan greneng lengkap. sogokannya biasa tetapi blumbangannya agak sempit dan dalam. SEKAR ANGGREK. pamor keris dengan gambar menyerupai untaian bunga. sirah cicaknya panjang. sepintas seperti pamor Mangar tetapi pada pamor Mangar maka “bunga kelapa” nya lebih besar dan lebih jelas. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 64 . salah satu dapur tombak lurus. tergolong pamor rekan. Memakai pudak sategal. sedang pada pamor Sekar Mangar yang lebih jelas adalah gambar “untaian dan tangkainya”. pamor yang menyerupai untaian bungan anggrek. pamor keris atau tombak. tergolong pamor rekan. motif pamornya sederhana seperti Wos Wutah. SEKAR GLAGAH. sisi bilah bagian tengah melebar. lih Sekar Tebu. Di Sabah dan Serawak disebut Aliamai Lok Tiga. tiga atau empat bulatan kecil. seluruh tepi bilah diatas pudak sategal memakai gusen dan lis-lisan. Ukuran bilah kerisnya hampir serupa dengan buatan Majapahit tetapi besinya tampak seperti kurang tempaan. SEKAR MANGGAR. gambar pada warangka Timoho. datar dan tergolong ganja wuwung. Tuahnya dapat menjadikan pemiliknya terkenal. biasanya dimiliki Dalang atau Pesinden. berpori dan agak kekuningan. SEKAR KOPI.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK tersebut menyatu sampai keujung bilah. Pamor ini tergolong rekan dan pemilih. merupakan pamor tidak pemilih dan tergolong pamor rekan. tuahnya menambah kebijaksanaan pemiliknya. SEKAR PALA. ia hampir mirip dengan pamor Sekar Anggrek. SEGARA WINOTAN. Disisi bilah bagian bawah ada bentuk menyudut.bedanya pada Sekar Anggrek. letaknya tidak teratur. hidup dijaman kerajaan Demak.

memakai kembang kacang. Bilahnya sedang. luknya tidak dalam. ukuran normal. SEMPANA BENER. tergolong amat langka. yakni bisa menangkal pengaruh buruk keris lain. memakai kembang kacang. ukuran bilahnya pendek tetapi lebih besar dibandingkan bilah keris lain pada umumnya. gambar pada warangka Timoho berupa bintik bintik kecil berwarna hitam atau coklat tua dan relatif merata dipermukaan kayu. SEPANA KALENTANG. Biasanya dimiliki oleh pemimpin peguruan silat atau pimpinan aliran kebatinan. bintik ini ada yang bentuknya bulat dan ada yang lonjong. Keris ini memakai kembang kacang bersusun dua. emas. SEMPANA. SELUT. bedanya pada Pamor Sekar Susun gambar bunganya lebih besar. atau SEMAR BETAK atau Semar Petak. selut yang mahal bisa berharga jutaan rupiah. lambe gajah satu. atas dan bawah. SELOKARANG. ri pandan dan tikel alis. lebar dan lurus. Pamor ini tergolong pemilih. Guratan garisnya juga lebih halus. merupakan pamor Miring dan Rekan. Dapur keris ini jarang terdapat di keris baru ataupun lama. nama salah satu dapur keris lurus. tembaga. tetapi bagian seminya memanjang terus sampai keujung bilah. pamor yang mirip Blarak Ngirid atau Blarak Sinered. gandiknya tebal diukir kepala gajah dan dibawah gandik ada lubangnya. SEMAR MESEM. Gandiknya tergolong tipis dan pejetannya dangkal. SEPANER. SEMBUR. atau Sempana Klentang adalah nama keris luk 9. Bedanya ujung garis pamor yang menyerupai gambar daun kelapa tidak sampai ketepi bilah. bilahnya pendek. pamor yang mirip Melati Rinonce. bilahnya berukuran panjang. melainkan mengumpul ditengah bilah. tikel alis dan ri pandan. salah satu hiasan pada hulu keris (gagang keris). SEKAR TEBU. tergolong pamor Mlumah yang sukar pembuatannya.. nama salah satu dapur keris . nama salah satu dapur keris lurus. kuningan dihiasi dengan intan berlian dan batu mulia lainnya. sebesar bola pingpong dengan garis tengah 35 – 45 mm. SEMAR TINANDU. dikalangan pecinta keris sering dianggap keris tindih. pamor yang gambarnya menyerupai batang karang dilaut. sepintas lalu menyerupai pamor Tunggak Semi. Selain itu ia memakai sogokan dua. terbuat dari logam berukir seperti perak. biasanya bentuk bilah memberi kesan membungkuk. ukuran bilahnya tergolong pendek. ada yang menyebutnya SEMPANER. Keris ini tergolong populer dan banyak jumlahnya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 65 . Bagian sor-sorannya agak tebal. Katanya keris ini baik bagi yang ingin mencari pengikut. PELET. Keris ini tergolong langka dan tua. memakai kembang kacang. SUPONO BENER. pamornya tidak pemilih dan biasanya terdapat dikeris nom-noman. nama salah satu dapur keris lurus. Dapur keris ini tergolong sederhana dan hanya ada pada keris keris tua. lih Sepana.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SEKAR SUSUN. tipis tapi lebar dan menampilkan kesan gendut. SEMAR BETAK.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 66 . nama salah satu dapur keris luk 7. Kalau membuat sogokan dangkal tapi panjang. Tergolong popular dan disukai oleh Jaksa atau Pembela karena katanya dapat mempengaruhi lawan bicara. nama salah satu dapur keris luk 1. tergolong ganja wuwung. bentuk ini tergolong aneh dan keris ini juga langka sekali. buntut urangnya panjang dan tipis. pakai greneng atau tingil. gandiknya tebal. sirah cecaknya berukuran sedang. ri pandan. Empu ini menyenangi pamor miring seperti Adeg. ganggeng kanyut dan sebagainya. Namun ada yang menyebutkan bahwa Sengkelat tidak memakai jenggot. Ganja keris berdapur Sengkol ini polos. ukuran bilahnya sedang dan hanya ada sraweyan saja. tetapi karena sering dicarai maka banyak terjadi pemalsuan yang tadinya tidak bungkem dibuat menjadi bungkem dengan cara membentuk kembali kembang kacangnya menjadi bungkem. salah satu dapur keris luk 13. wetengannya montok. Secara keseluruhan bagian ganjanya agak lebih panjang dibanding dengan keris buatan Majapahit lainnya. atau Sempana. Ukuran bilah agak lebih panjang dari buatan dari buatan Majapahit umumnya tetapi lebar bilahnya cukup sehingga memberi kesan ramping. gulu melednya panjang. EMPU. tuahnya baik untuk membangun kerukunan suami istri. SEPANG. sraweyan dan ri pandan. SEPANA PANJUL. atau Sempana Panjul. kembang kacangnya kurus. sraweyan. greneng. jalennya pendek. memakai kembang kacang tetapi kembang kacangnya bungkem. SETRA BANYU. nama dapur keris luk 7. memakai kembang kacang tanpa pejetan. memakai kembang kacang. jika ada jenggot namanya dapur Parungsari. janurnya tumpul. tikel alis pendek dan dangkal. tanpa ricikan. nama empu yang hidup didesa Tesih pada kerajaan Majapahit dengan tanda buatannya sebagai berikut. bagian pejetan dibuat sempit dan dangkal. tanpa gandik. tanpa ricikan lainnya. lambe gajah panjang. SEPANA. Lar Gangsir. ganja datar. Selain itu ricikannya adalah sogokan rangkap. Keris ini banyak jumlahnya. luknya satu dipangkal bilah. sraweyan. kadang kadang ada tingil kembar dikanan kirinya. salah satu dapur keris luk 13. ukuran panjang bilahnya sedang. keris ini memakai kembang kacang. memakai kembang kacang. SEPANA BUNGKEM.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SENGKELAT. ukuran bilahnya sedang. Tetapi ada pendapat yang menyatakan dapur Sepang bilahnya simetris. kruwingan. Tergolong langka dan agak jarang dijumpai. atau Sumpono. panjang bilahnya sedang. nama darur luk 7. SENGKOL. ri pandan dan greneng. lambe gajah satu dan memakai jenggot. lurus dan agak membungkuk. pejetannya dalam. Bentuk keris amat sederhana. nama salah satu dapur keris lurus. SEPOKAL.

dalam dunia keris maka bahan ini biasa dipakai untuk batu bahan pamor yang hanya mengandung besi saja. Diduga dahulu dibiat bukan untuk kegunaan praktis tetapi sebagai pusaka. tetapi ini yang tercantum di kraton. Lurus. biasanya memakai metuk iras. pamor dari bahan ini warnanya hitam dan umunya dinamakan Pamor Sanak atau Nyanak. Tombak ini biasanya sederhana sekali tanpa ada-ada. setelah selesai penempaan maka calaon keris dikikir untuk mengeluarkan pamornya. Pangeran Mangkurat dan dikembalikan ke kraton. ukuran bilahnya pendek lebar. agar dapat berhenti pada saat yang tepat. Kata Sikunyir berasal dari Sekunar. nama keris pusaka buatan Mataram yang kemudian menjadi milik Sultan Jambi. dikasihi orang dan selalu selamat. Pedang khas daerah Aceh. pendoknya dari emas. atau kecoklatan dengan permulaan yang mengkilat. SIMBAR INTEN. Keris buatan Tamanan Surakarta ini semula milik Pangeran Mangkubumi sebelum menjadi raja kemudian diberikan ke putrinya Kangjeng Ratu Bendara. begitu saktinya sehingga katanya jika keris ini menyentuh daun saja maka seluruh pohon akan layu dan akhirnya tumbang. tombaknya lebar dan pipih. tombak ini tergolong langks. salah satu bentuk kapal disana. istri RM Said. besi yang untuk membuatnya diambil dari 9 tempat yang berlainan . putri ini menikah dengan Kangjeng Pangeran Haryo Diponegoro sesudah itu diwarisi oleh anak angkatnya. rumusnya FeCO3. SIKIM ACEH. bentuk sirah cicak yang tergolong Sikunyir juga hanya ada pada keris buatan Malaysia dan Brunei saja. Pada bilah keris. SIKUNYIR. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 67 . SI GINJE.biasanya memakai ganja iras. pamor ini hanya ada di keris atau tombak. SIMBANG KURUNG. terbuat dari besi dan baja dengan panjang sekitar 80 – 90 cm. nama salah satu dapur keris lurus. SIGAR JANTUNG. sesudah jadi menjadi keris yang sakti dan diberikan Raja Mataram ke Raja Jambi. Digunakan ketika melawan Sutawijaya. Penamaan ini hanya dikenal di Malaysia dan Brunei. bentuk ganja yang bagian sirah cicaknya menonjol kedepan dan runcing. biasanya buatan Pajajaran dan Segaluh. Arya Penangsang. KANGJENG KYAI. Bagian punggung bilah agak tebal. SIDERIT. gandiknya tipis dan pejetannya sempit. tanpa bungkul. Sikim Aceh tergolong pedang sabet. konon dibuat di jaman Sri Sultan Agung. tetapi mulai tengah sampai tepi depannya tipis sekali. merupakan salah satu tahap dalam pembuatan tosan aji. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. proses ini dimulai dari tepi bilah makin lama ketengah. Pekerjaan ini memerlukan pengalaman. Setelah bercerai. keris ini menurut cerita hanya ditempa pada hari Jum’at saja dengan setiap menempa hanya satu kali pukulan. selain itu juga merupakan nama tombak lurus. Warangka dari kayu Trembalo. saat perutnya terkena Kyai Pleret maka ususnya yang keluar diselipkan ke kerisnya tetapi ketika terdesak maka Arya Penangsang lupa dan mencabut kerisnya sehingga usunya terburai. Kalau berlebihan akan banyak pamor hilang begitu sebaliknya. nama keris milik Adipati Jipang. Ada yang menyebut pamor wulung. Mineral ini berupa kelabu putih kekuningan. nama ini tidak ada dalem Pakem Keris. Bobotnya tidak begitu berat sehingga mudah memainkannya. besi bahan pembuatannya pun diambil aneka macam alat yang berbeda namun semua berawalan dengan hurup “Pa” (P). berdapur Pandawa Panimbal Singa. tuahnya katanya mudah mencarai rejeki. mineral besi terdiri dari kristal-kristal karbonat besi.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SETAN KOBER. sebutan pamor yang merupakan garis melintang pada gandik atau kembang kacang. bentuknya mirip melahan jantung pisang. SILAK WAJA. bagian tengah bilah bentuknya seperti jantung pisang. punggung pedang ini majal sedang sisi depannya tajam seluruhnya.

memakai kembang kacang. salah satu dapur keris luk 5. keris diselipkan dilipatan sabuk lontong bagian dada. Ukuran panjang bilahnya sedang. kalau ada ron-dho nya . tergolong pemilih. empu terkenal hidup dijaman Sri Sunan Pakubuwono IX di Surakarta. bagian blumbangannya berukuran luas. Kembang kacangnya menyerupai gelung wayang. Kembang kacangnya seperti gelung wayang. ricikan lain kembang kacang. panjang dan janurnya dibuat tajam. menangkal guna-guna. kedudukan bilah. panjang bilahnya sedang. tergolong Sebit Ron Tal. Kruwingannya nyata dan rapi. salah satu cara memakai keris. Sogokannya dalam. bentuknya agak aneh. Pamornya rumit dan halus. ganjanya datar tergolong ganja wuwung. sirah cecak meruncing kecil. atau Anyikep Pusaka. Ricikan lainnya. pamor yang bentuknya menyerupai tiga garis melintang pada bagian gandik atau kembang kacang. tidak meriah tetapi rapi teratur dipermukaan bilah. Ganjanya berukuran normal. Sirah cicaknya membulat. Besinya biasanya hitam. empu ini lain dengan empu Singkir. termasuk pamor miring dan pamor rekan. atau Sinrasah. padat dan liat. SINGA BARONG. besinya hitam tetapi memberi kesan kering. tuahnya bisa mengangkat derajat pemiliknya.jika pamor itu jenis miring. EMPU. Tanda tandanya. jenggot dan greneng lengkap. sirah cicak berkesan montok tetapi meruncing pada ujungnya. sebagai kelengkapan pakaian di Jawa Tengah. salah satu dapur keris luk 7. SIMBAR-SIMBAR. sebutan bagi pamor yang menyerupai dua garis melintang pada gandik atau kembang kacang. SIMBANG RAJA. Pendaringan Kbak atau sejenisnya. Hulu dan warangkanya menghadap kebawah. SIKEP.kalau memakai luk. sraweyan. Keris buatannya pada umumnya lurus. bagian gandiknya diukir bentuk kepala Singa yang menyerupai KILIN di budaya cona. Umumnya berupa Wos Wutah. jalennya kurang ramping. seorang empu hidup di Sedayu pada jaman Majapahit. Tanda keris buatannya. wetengannya kurang gemuk.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SIMBANG PATAWE. ditengah bilah diukir gambar timbul (relief.kadangkala memakai sogokan. Pamornya pandes. nama pamor yang sepintas seperti rumpun padi yang terpotong daunnya. Pamornya katanya untuk pengasihan dan dihormati orang sekitarnya. Tergolong langka karena sulit membuatnya. sraweyan dan ri pandan. SINARASAH. SINOM. Keris dan tombaknya mirip buatan Pangeran Sedayu. greneng. nama salah satu dapur kerid lurus. tergolong ganja wuwung. pakai pejetan. disayang atasan. lungan) dan ditempel dengan emas atau perak. ri pandan. tipis. SIKI. hidup dijaman Pajajaran. Guru melet dan wetengannya berukuran sedang. Lambe gajah satu. Tuahnya menambah wibawa pemiliknya. EMPU. guru melednya panjang. EMPU. Bagian Dha pada Ron Dha. Pamornya lembut. Cara ini biasanya dipakai oleh ulama yang mengenakan jubah atau dalam keadaan darurat perang. Ujung buntut urangnya melebar. seolah menancap kuat pada permukaan bilah. bentuk dha pada ron dha dibuat jelas. dapur ini sering disebut dapur KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 68 . bila keris itu ditegakkan. Bilahnya berukuran sedang. Gandiknya agak panjang dan tebal. Gulu Melednya panjang. Besi yang diguanakan biasanya matang tempaan dan warnanya hitam keabu-abuan. posisinya terlalu menunduk disbanding keris Majapahit yang lainnya. bentuk luknya dalam. sogokan rangkap. serat-serat alur pamor halus sekali. Bagian bawahnya lurus. biasanya dengan motif lung. Kedudukan keris miring kearah tangan kanan. juga dikenal Empu Ki Jikir. agak condong kedepan. Blumbangan dan sogokannya berukuran sedang. yang agak beda olah dan tempaan besinya tidak sehalus garapan Pangeran Sedayu. bentuk huruf Dho kurang jelas. SINGAWIJAYA. Keris buatannya berpenampilan sopan dan lembut. SIKIR. panjang bilahnya sedang. ganjanya agak melengkung.

pamor yang bentuk gambarnya menyerupai anak kunci. berupa alur tegak. luknya rengkol. Ukurannya rata rata lebih kecil dari Udan Mas. SOGOKAN BELAKANG.pamor ini merupakan kumpulan bulatan bulatan kecil yang berlapis lapis. tergolong pamor tiban. Panjang pedang ini sekitar 90 sampai 115 cm. bagian bawah sogokan depan ini menyatu dengan blumbangan. SISIK SEWU. SIRAP. dengan ujung runcing kecil. warangka kayu Timaha dan pendok dari emas rajawarna. bentuknya menyerupai garis cembung. SLEWAH. Keris ini dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana pada pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono V. Ada yang menyebut pamor ini :Pamor Teja Bungkus atau Bima Bungkus. pusaka kraton Yogya. Sisi bilah pedang yang tajam didepan. SIRAH CICAK. bagian keris yang terdapat pada sor-soran. salah satu dapur tombak luk 3. SIPAT KELOR. berwibawa dan disayang orang. SODO. KANGJENG KYAI. Terletak di sor-soran. SLADANG ASTO.sisi bilah paling bawah membentuk semacam sudut. SIRAT. pamor yang banyak dicari pengusaha yang mempunyai karyawan banyak. Antara pamor satu dan lain dipisahkan jarak sekitar 1 cm atau lebih. terdapat kruwingan. bagian didekat metuk lurus. bia pamor tidak dipisahkan oleh jarak atau jaraknya kecil. bagian punggung pedang yang bawah majal tetapi makin keujung makin tajam. SOGOKAN DEPAN. luk hanya terdapat dibagian dekat ujung. nama tombak luk 5. lekukannya dalam. sejajar dengan bagian punggung yang lurus. Sisi depan yang tajam lurus saja. Ada juga yang berluk 7 dan 9. mirip hurup S yang miring. Walau tidak seterkenal Udan Mas tetapi bagi yang percaya tuahnya sama. separuh panjang bilah yang dibawahnya bentuknya lurus. Permukaan bilahnya nggigir lembu. dinamakan pamor DWIWARNA. Tergolong popular. Bagian didekat ujung bilah lebih lebar daripada bagian pangkalnya. tombak ini buatan Majapahit terutama Pengging Witoradyo. Ujung pedang ini runcing. Tuahnya memperlancar rejeki dan menambah derajat pemiliknya. berupa alur tegak disamping sogokan depan. tetapi karena titik berat ada di ujung maka menggunakannya harus hati hati. Bagian bawah majal. Disepanjang bilah terdapat ada-ada. beberapa keris ini dihias kinatah emas dan berlian. Pada sisi tombak sebelah bawah dekat bagian metuk terdapat bentuk yang menyerupai jenggot. Yang dikelilingi semacam bentuk kepompong. SOKAYANA. tuahnya baik untuk kepemimpinan. Dibagian bawah bilah pedang Sokayana. Antara sogokan depan dan belakang dinamakan Janur. sebutan untuk pamor berbeda tetapi pada sisi bilah yang sama. tak ada kruwingan. Tetapi yang dibagian atas menjadi agak cembung. Dibelakang sogokan belakang biasanya ada sraweyan. Sisi punggungnya terdiri dari dua bagian. yang bentuknya (jika dilihat dari bawah) seperti kepala cicak. lebih dalam dari alur Tikel Alis. bagian paling depan dari Ganja. bagian keris yang terdapat pada sor-soran. Merupakan duplikat dari keris Raden Adipati Danurejo III (Kangjeng Pangeran Kusumoyudo) di Japan. keris ini berdapur Tilam Upih. dengan ada-ada terlihat jelas. nama pedang tergolong pedang suduk. tergolong pedang sabet. tetapi jika Pamor Udan Mas itu menyebar maka pada pamor Sisik Sewu menggumpal. tanpa bungkul. tergolong pedang sabet. Ujungnya mempunyai bentuk khas. Pedang Sokayana selain digunakan dalam KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 69 . Pamor ini tidak pemilih.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Naga Singa. panjangnya sekitar dua pertiga panjang bilah sedang bagian sisanya merupakan garis cekung yang makin keujung makin tajam. Letaknya dibelakang bagian pejetan atau blumbangan.

berdapur Tilam Upih. walau termasuk pedang suduk tetapi bisa juga digunakan sebagai pedang sabet. beberapa jenis pamor khusus juga menempati bagian sor-soran ini. Selain itu memakai kembang kacang. KAYU. empu ini pindah ke Tuban yang menjadi Bandar terkenal di Jawa. sempit. Harganya tergantung indah tidaknya ganbar kembang ini. SRAWEYAN. SRI SADANA.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK peperangan juga sebagai pedang pusaka dan digarap apik serta indah. pohon ini banyak terdapat di Jawa bagian Selatan. Pendoknya bunton. KAYU. lebar bagian pangkal sekitar 12 cm. bagian ini disebut bongkot. Setelah terkenal di Pajajaran. Dikenal mempunyai kekuatan ghaib untuk membantu melahirkan. jenis pohon kayu yang sering digunakan membuat warangka keris. keris pusaka kraton Yogyakarta. nama salah satu dapur keris lurus yang panjang bilahnya sednag tetapi agak tebal. SOMBRO. KANGJENG KYAI. warangka kayu Timoho. dari suasa bertahta permata. sraweyan dan tingil. Permukaan bilahnya ngadal meteng. Semua nya merupakan keris lurus. nama keris di Mindanao. keselamatan dan ketentraman. besi dan baja serta bahan pamor. KANGJENG KYAI. Ricikan lain tidak ada. meskipun bukan jenis kayu terbaik tetapi banyak yang menggunakan karena cukup murah. Pada bagian sor-soran ini terdapat bagian bagian utama keris yang disebut ricikan. tidak cantik tapi berwibawa. ada dua bagian yang bentuknya menyudut pada masing masing sisinya. milik Pangeran Ngabehi dan keris ini dibuat Empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V SUJEN AMPEL. sisi bilah bagian tengah ada lekukan landai yang membentuk pinggang yang amat ramping. dibeberapa daerah disebut Angsana Kembang. menghindarkan hama tanaman. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 70 . Titik beratnya tidak terlalu mengarah keujung sehingga mudah digunakan. lambe gajahnya satu. jika sudah tua maka warna urat kayunya berwarna coklat tua dan htam ber-kembang kembang. Bentuknya serupa keris dari Jawa hanya saja lebih besar dan panjang. atau Srewehan. Disisi tombak paling bawah. kepulauan Sulu. seorang Empu wanita terkenal sekitar abad 10 silam berasal dari kerajaan Pajajaran. yaitu pada permukaan bilah terdapat lekuakan seperti pejetan dan beberapa keris buatannya memakai ganja iras. warangka dari kayu Cendana dengan pendok emas murni rinajawarna. Philipine. ukuran bilahnya tidak panjang. bagian keris yang bentuknya melandai dibelakang bagian sogokan belakang sampai kebagian greneng. jika sudah kering maka urat kayunya berwarna kehitaman. Sering disebut Angsana Keling. Bentuk tombak ini agak mirip dengan dapur tombak TUMBUK. Bentuk keris buatannya sederhana . Sujen Ampel juga dipakai untuk nama dapur tombak lurus. Pembuatan sundang saat ini sudah jarang dilakukan lagi. bahan bakunya sama dengan keris. SUNDANG. SUGIHAN. Paling banyak berdapur brojol. jika bagus bisa menyamai harga kayu Timoho. hanya saja bahan bajanya lebih banyak. Keris ini memakai gandik polos. jenggot . bagian paling bawah dari bilah keris. pamornya sederhana. nama salah satu pusaka kraton yagya. tetapi besinya tergolong pilihan. nama salah satu dapur keris lurus yang bilahnya sedang. Banyak juga yang membuat kotak keris dari kayu ini. berdapur Pasopati. EMPU NI MBOK. sering digunakan semagai warangka keris atau tombak. Keris ini merupakan putran dari Kyai Sugihan Sultan Agungan. memakai sogokan satu didepan. Banyak diantaranya tergolong keris pejetan. SUMELANG GANDRING. Mulanya kepunyaan Penembahan Mangkurat dan ditarik ke istana pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. ri pandan. SONO KELING. rata rata 65 cm. SOR-SORAN. diatas bagian ganja. SONO KEMBANG.

sehingga seluruh bagian gandar keris tertutup oleh sabuk. Namun masing masing kelompok terpisah satu sama lain. hulu keris dan warangkanya juga menghadap kekanan kearah bawah. EMPU. penempatannya tidak menyebar tetapi menggerombol dan mengelompok rapat. Tergolong pamor rekan dan tuahnya mendatangkan rejeki serta buka pamor pemilih. sedangkan Supagati mendapat nama Ki Supadi dan mendapat jabatan Demang. ramping. sekitar akhir abad 12. besinya hitam padat. gambar pamor yang hampir sama dengan Pendaringan Kebak. bagian ujung sogokan melengking sedkit. EMPU. namun pamor ini mempunyai bulatan bulatan kosong ditengah bilah. salah satu cara memakai keris di Jawa Tengah. SUNGKEMAN. dia menyertai kakaknya ke Blambangan dan merhasil menemukan keris tersebut. Keris buatan empu ini terkenal ampuh. SUPA ANOM. SUPANA BENER. keras dan seperti “berurat”. Kerisnya bisa ditandai sebagai berikut. Caranya membuat sogokan manis dan tak terlalu dalam. Ukuran bilahnya kecil. manis tetapi ada kesan galak. SUMSUM BURON. Kerisnya condong kekanan. SUMUR SINOBO. Bagian ganjanya agak tipis. warangka ini tergolong mewah dan mahal harganya. pamor yang mirip Wos Wutah. SUMUR BANDUNG. tetapi untuk warangka ini tidak diperlukan kayu dari kwalitas yang terbaik.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SUMPANA. lih KI NOM. Empu Supagati adalah adik dari Empu Jaka Supa yang diperintah oleh Raja Majapahit mencari pusaka KK Sumelang Gandring. sebenarnya beliau berasal dari Majapahit tetapi kemudian pindah ke Blambangan. SUPAGATI. tinggi derajatnya sehingga disukai oleh TNI atau pegawai Negeri. berderet dari pangkal sampai ujung bilah. lih PANGERAN SEDAYU. salah satu pamor yang bentuknya menyerupai bulatan bulatan lingkaran bersusun. biasanya keris atau tombak buatannya berpamor Wos Wutah. serasi dengan lengkungan luk yang pertama. empu yang tinggal di Blambangan pada awal kerajaan Majapahit. namun penggarapan tiap bagian kerisnya dilakukan dengan cermat dan indah. keris diselipkan kesabuk lonthong dilipatan paling atas. SUNGGINGAN. tidak pemilih serta mudah mencari rejeki dan luas pergaulannya. Jaka Supa mendapat gelar Pangeran dan diberi tanah bebas pajak Sedayu. SUPA MADRANGI. Pamor ini tergolong pamor tiban. dua atau tiga. Sepintas mirip pamor Bendo segoro. biasanya menganut cara melukis wayang kulit (Sunggingan). Empu ini tidak memperhatikan pamor. EMPU. penempatan pamornya tidak merata. Dibanding Uler Lulut maka bulatan-bulatannya lebih terpisah. lih Sempana. WARANGKA . Pamor ini bisa rekan atau tiban. hanya menempati sebagian permukaan bilah. lih SEPANER. lebih lebar. bulatan kosong ini boleh sat. namun bulatan bulatannya lebih rapat satu sama lain. adalah warangka keris yang setelah selesai dibentuk dihias dengan lukisan tangan dengan pola lukis tertentu. kelak menjadi Pangeran Sendang Sedayu. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 71 .

gelar Empu Jaka Sura. Penampilannya memberi kesan manis tetapi angker. Jika membuat keris kinatah biasanya dibuat tidak memakai bahan pamor dan besi yang digunakan berwarna hitam kehijauan. KAYU. Kembang kacangnya terlalu kecil dibandingkan ukuran bilah. Gulu melednya jenjang. Sirah cicak membulat seperti potongan buah mlinjo. Keris buatan Ki Suratman biasanya dibuat dari bahan besi yang liat dan padat. banyak menggunakan bahan baja. janurnya majal. Jika gandiknya polos. mudah dibentuk dan tidak menyebabkan aus bilah mata tombak.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SUPRADIYA. TUMENGGUNG. gulu melednya berukuran panjang. memberi kesan kokoh. Pamornya tidak terlalu lembut. Kembang kacangnya bagus. lambe gajahnya kecil. SURA CURIGA. panjangnya cukup. SUREN. penampilannya memberi kesan gagah dan tangkas. Blumbangannya lebar. keris yang dibuat kinatah indah sekali. sogokannya dangkal . empu dari Tuban yang hidup jaman Pajajaran sekitar abad 11. berdapur Jalak. Besinya tampak seperti berserat. Keris buatannya sebagai berikut. Istilah latinnya. Lambe gajah nya juga kecil. birawa. membulat. Ganjanya tergolong ganja wuwung. anak dari Empu Pitrang. gaya nya walau masih berciri Tuban tetapi juga terpengaruh gaya Majapahit. kalau kerisnya luk maka luknya dangkal. SURATMAN. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. pamornya lembut kurang mubyar. Sogokannya dangkal. empu yang hidup jaman Sunan Paku Buwono III dari Surakarta. SUPAJAYA. namun kesannya rapi dan tertancap kuat di bilah. Ukuran kerisnya tidak terlalu besar dibandingkan keris Tuban yang lain. warangka kayu trembalo. karyanya selalu dibuat cermat dan berpamor indah. Bagian gendokannya menampilkan kesan montok. pendok dari emas 24 karat “tinurut manik sasotya” artinya emas bertahtakan mutu manikam. bentuknya datar. KANGJENG KYAI. lebar cukup tetapi agak tebal dibanding keris Majapahit atau Mataram. Bialhnya umumnya besar. SURA LASEM. ganjanya walau tidak terlalu besar tetapi memberi kesan montok dan luwes. sirah cicaknya besar. biasanya bermotif lung-lungan. panjang. Janurnya tumpul. gandik itu tebal. Bilah diatas sor-soran membentuk seperti pinggang. EMPU. hidup di Tuban diawal Kerajaan Majapahit. gendokannya gemuk. garis pamornya lembut dan rapih. Motifnya biasanya Udan Mas. Tandanya bilah keris agak panjang. sejenis kayu yang biasanya digunakan penutup tombak. Toona sureni Merr. ganjanya ganja wuwung bentuknya datar. Wos Wutah atau yang sejenis. sebagian orang menyebut empu Sura Timan. keris buatannya banyak jumlahnya dan buatannya indah. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 72 . Kayu ini lunak. EMPU. EMPU. sehingga secara keseluruhan tampak manis dan serasi.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 73 .

salah satu model hulu keris kraton Yogyakarta. tuahnya dapat mengangkat ke drajat lebih tinggi. merupakan putran dari KK Tambahkusuma. sebab bila dulu keris tersebut dipunyai oleh prajurit maka tidak akan cocok bila dimiliki oleh pedagang dan sebagainya. berbadan tegap atau tinggi besar. ukuran panjang bilah sedang. gandiknya polos. TEBU SAUYUN. Cara memakai diselipkan dilipatan kain sarung dibagian depan. TAMBAL. Biasanya kayu kemuning. senjata tikam traditional daerah Lampung dan Bengkulu. sebagian masuk pamor miring dan sebagian mlumah. TAYUH. harus dilihat apakah salah satu sisi itu memang tidak ada pamornya atau karena aus. TAPAK KUDA. pamor yang hanya pada salah satu sisi bilah saja tidak perduli bentuknya pamor apa. Ukiran model Taman Banaran juga sesuai dipakai orang yang berperawakan sedang. dibuat empu Supa dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. TAMAN NGABEYAN. ilmu tradisional untuk menentukan kegunaan keris. Malaysia. Tuahnya menangkal wabah penyakit. berpenampilan agak “kendo” sehingga cocok untuk orang berwatak sabar dan lembut. biasanya perak. Tetapi pamor ini pemilih. UKIRAN. ilmu yang digunakan apakah keris tersebut cocok dengan orang yang bersangkutan. Serasi bila dikenakan orang yang keras. Panjangnya kira kira sejengkal diberi sarung dari kayu dilapisi logam. Hulunya menghadap kekanan. pendok dari emas blimbingan. Kedua dengan mengandalkan kemampuan batin secara tradisional. penempatan luk merata disepanjang bilah. gading atau perak. dapur Sengkelat. TANJEG. bagian tengah bilah relatif tebal. baik dari pamor. kadang ada yang memakai gusen.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK T TAJI AYAM. melihat penampilan lahiriyah sebuah keris. TEJA BUNGKUS. ujungnya meruncing dan membengkok sehingga menyerupai bentuk taji ayam. taji ayam dikenakan sebagai kelengkapan adat. dihias dengan ukiran rumit. TAMBAHKUSUMA. UKIRAN. Jambi. pamor yang mirip goresan kuas besar dibidang lukisan. agak kenceng. Brunei. memakai pejetan. tombak atau pusaka lainnya. hulu keris gaya Yogyakarta berpenampilan keras. besi. bentuknya dan rabaannya. Hulu keris ini biasanya dibuat dari kayu keras. cara pembuatannya. warangka dari cendana wangi. orang Malaysia menyebutnya “Kopiah Pak Haji” karena seperti kopiah Haji. rusak. Kalimantan Barat. Selain pada keris juga ada di pedang dan tombak. bentuknya serupa pisau dengan bagian tajam pada dua sisi mata. Seorang ahli tanjeg biasanya akan ditanyai apabila seseorang akan membeli atau mendapatkan sebilah keris. hulu keris yang banyak terdapat di Riau. terbuat dari besi berlapis baja. ada dua macam. kadang kadang berpamor. TAMAN BANARAN. menghapalkan dan mengulang mantera tertentu dengan bimbingan orang yang menguasai ilmu tersebut. cara ini hanya dapat dipelajari dengan cara tradisional antara lain dengan berpuasa. tergolong pamor rekan. Pertama. lih SIRAT. TARIMO. TANGKIS. nama keris luk 3. keris pusaka kraton Yogyakarta. Ilmu ini terutama bermanfaat untuk meningkatkan kepekaan seseorang agar dia dapat menangkap kesan karakter sebilah keris dan menyesuaikan dengankesan karakter dari calon pemiliknya. bentuknya mirip ulekan cabai. lih TARIMAN. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 74 . sraweyan dan greneng lengkap. KANGJENG KYAI.

lih Wengkon. termasuk pamor rekan dan tidak pemilih. TIMANG. motif dari urat kayunya mempunyai nama sendiri sendiri dan dinamakan pellet. Orang Jawa percaya bahwa kayu Timoho ada penunggunya sehingga untuk menebang harus memilih hari baik dan bulan baik. bagian guru melednya sempit. TIKEL ALIS. manis. TIBAN. Pamor. tikel alis. TIMOHO. Dapur ini paling banyak terdapat di Jawa. bagian sirah cicaknya menyudut agak meruncing. Keris ini merupakan putran dari KK Sengkelat dibuat pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. TEJA KUSUMA. pejetan. kalau Tilam Sari ada greneng atau tingil maka Tilam Upih tidak. Kalau membuat ganja. tikel alis dan pejetan tanpa ricikan lain. tanda kerisnya. Pamornya kebanyakan pamor miring. EMPU. KANGJENG KYAI. besinya padat. bentuknya menyerupai lingkaran-lingkaran berlapis menyerupai gambar peta pulau-pulau. salah satu dapur keris lurus dengan ukuran bilah sedang. pamor yang motifnya tidak dirancang dulu dan diserahkan kepada Tuhan YME saja. pusaka kraton Yogya. kalau membuat sogokan agak pendek disbanding ukuran normal tetapi dalamnya cukup. Pamor ini tergolong tiban dan membuat pemiliknya bersifat hemat. Sedangkan warna urat kayu yang tergolong pelet coklat tua kehitaman. orang Lombok menyebutnya kayu Brura. gandiknya berukuran pendek. empu yang tinggal di Kadipaten Blambangan pada Jaman Majapahit sekitar abad 12. ukuran wilah sedang. nama salah satu dapur keris lurus serupa dengan Tilam Upih. warna hitam dan matang tempaan. alur dangkal ini dimulai dari atas gandik membelok keatas sepanjang lebih kurang 35 mm. pamor yang merupakan perpaduan Sada-saler dan Wengkon. Timang selalu dibuat dari logam. Hampir semua pakaian adat di Jawa dan Madura menggunakan ikat pinggang epek dengan timangnya. adalah bagian kepala dari epek. kesannya ramping. yang sederhana dari kuningan atau tembaga. Beda dengan Tilam Sari. dapur Sengkelat luk 13. warangka dari kayu Timoho. TEMBAROK. Warna dasar umumnya coklat kopi susu ke abu-abuan. sedang yang baik dari perak atau emas dan sering dihiasi ukiran indah atau intan berlian. TILAM PUTIH. lih TILAM UPIH. nama sejenis kayu yang banyak digunakan untuk warangka keris atau tombak. TELAGA MEMBLENG. tingil atau greneng. padat.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TEJA KINURUNG. TILAM UPIH. Kayu Timoho (Kleinhovia hospita) oleh orang bali disebut Purnama Sadha. yaitu semacam ikat pinggang yang bentuknya khas. tapi keras dan berwibawa. TEPEN. lih TILAM UPIH TILAM SARI. Bagian greneng pembuatan aksara Dho kurang lengkap sehingga terasa kurang manis. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 75 . adalah bagian dari keris yang berupa alur dangkal melengkung seperti alis. tikel alisnya juga pendek. pendok dari suasa bertahtakan permata. gandiknya polos. ricikannya adalah : gandik polos. Tuahnya baik bagi pegawai negri atau orang yang bekerja untuk negara. TILAM PETAK. nama salah satu pamor yang selalu menempati bagian pejetan atau blumbangan.

tombak biasanya diletakan berdiri dengan memasukan kedalam lubang Jagrak. PAMOR. bamboo atau rotan. kemudian untuk berperang. Bagian dibawah pinggang lebih lebar dari bagian atasnya. TREMBALO. Pamor yang hanya mengumpul dibagian sor-soran saja kemudian berhenti tak ada kelanjutannya lagi. Panjangnya bisa 40 sampai 360 cm.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TIRTADANGSA. pamor yang dibuat secara sengaja yang dipasang atau disusulkan setelah keris selesai dibuat. Ganjanya agak melengkung dan tergolong Sebit Ron Tal. Kalau keris itu tanpa kembang kacang. pamornya rumit. nama salah satu dapur tombak lurus mirip dapur Baru Kalantaka. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. berlingir seperti buah belimbing dan panjang mata tombak antara 12 sampai 60 cm. Panggang Lele dan lainnya. wetengannya ramping dan bagian buntut urangnya melebar pipih. Tidak memakai ada-ada tetapi permukaan bilahnya ngadal meteng.KAYU. tahan panas dan warnanya putih mengkilat. Towok. kayu trembalo ini banyak dicari orang karena memiliki garis sejajar yang sangat indah. TOSAN AJI. nama gunung didaerah Luwu. tahan karat. Trembalo Jawa (Cassia glauca L). Sisi bilah yang menghadap bilah membulat membentuk semacam separuh elips. diperkirakan sudah digunakan oleh Empu sejak abad ke 10 dan mereka mendapatkannya dari meteor yang jatuh ke bumi. dipajang dibagian Pendopo. orang sering menyebut dengan kayu Ambon. mencari ikan atau menghadapi binatang buas. Keris buatannya berukuran sedang. diserahkan ke putranya Pangeran Hangabehi dan dikembalikan ke kraton dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. TRIMAN. Mata tombak di Jawa hampir semuanya berpamor dan bisa indah sekali dan seperti keris juga mempunyai nama dapur seperti Baru Kuping. sogokannya berukuran dalam dan makin meruncing kearah ujung dan didekat ujungnya agak melengkung. gandiknya miring. EMPU. TITIPAN. Janurnya menyerupai lidi dan blumbangannya luas dan lebar. Tangkai tombak umumnya dari kayu. meriah dan merata diseluruh bilah. Sebagian orang menyebut juga pamor Tarima. warangka dari kayu Timoho dengan pendok suasa bertahtakan intan. besinya matang tempaan. sirah cicaknya meruncing diujungnya. semacam ruang tamu. Bilahnya tebal dan memakai ada-ada dan dibawah ada-ada ada bungkul berukuran kecil. secara keseluruhan kerisnya memberi kesan tampan lembut dan anggun. Dibagian sisi tengah bilah ada tekukan landai. bentuknya semacam pinggang tidak begitu ramping. Pada suku Jawa. TITANIUM. KANGJENG KYAI. Pamor ini dinilai kurang baik untuk orang yang masih aktif bekerja karena dapat menurunkan ambisi untuk maju tetapi baik untuk yang sudah pensiun atau berusia lanjut karena dapat menumbuhkan rasa tentram. gulu melednya sempit dan lekukannya tidak begitu dalam. bagian atas menyerupai bentuk daun andong. keris pusaka kraton Yogya. kerucut memanjang. biasanya Wos Wutah atau Pendaringan Kebak. senjata tradisional dikenal di hampir semua bangsa didunia . Tombak terdiri dari dua bagian penting. TORRONGKU dan USSU. TOGOK. sejenis pohon untuk bahan pembuatan warangka keris. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 76 . nama salah satu dapur tombak lurus. Mata tombak biasanya dari besi. TOYA TINABAN. TOTOK. istilah Jawa untuk segala senjata traditional yang dibuat dari besi yang dianggap sebagai pusaka. kerisnya sering disebut Tangguh Mangkubumen. Sulawesi Selatan yang dikenal penghasil bahan pembuat pamor yang biasanya disebut Pamor Luwu. bentunya bermacam-macam. berdapur Jangkung Mayat. bagian tengahnya menyerupai pinggang. Biasanya dikerjakan empu atas pesanan sipemilik keris. Trembalo Aceh (Dysoxylum acutangulum Miq). unsure logam yang amat keras. secara keseluruhan bentuknya mirip dapur Sadak tetapi lebih tebal bilahnya. yaitu mata tombak disebelah ujung yang runcing dan bagian tangkai atau gagang. walau bukan batu meteorit tetapi terkenal sejak jaman Majapahit dan menjadi barang dagangan laris. pada mulanya digunakan sebagai alat untuk berburu. baja dan kadang diberi pamor. biasanya digunakan untuk Pamor. Tombak ini memakai bungkul berukuran besar dibagian atas bagian metuk. Kalau membuat Kembang Kacang seperti Gelung Wayang. TOMBAK. empu yang hidup dijaman kerajaan Surakarta. ada yang pipih meruncing.

salah satu keris pusaka kraton Yagyakarta. keris dengn luk 21. berwarna hitam atau coklat tua. TRI SIRAH. sisi bilah lurus tanpa pinggang tebal. ini yang disebut Triwarna. bilahnya simetris. bedanya arah hadap sudut pamor. bentuknya menyerupai dapur Kudup Melati. nama gambar pada warangka kayu Timoho yang berupa garis garis tebal dari atas kebawah. memakai ada-ada. bagian tengahnya umumnya berwarna lebih hitam dibandingkan bagian pinggirnya. bilahnya simetris. TRIWARNA. TUMENGGUNG. PELET. bentuk tombak dapur Trisula banyak ragamnya. ditengah menjadi pamor Adeg. tergolong kalawija. misalnya sebilah keris dibagian bawah ada pamor Wos Wutah. memakai tikel alis. ujungnya Lawe Setukal. memakai kembang kacang. salah satu dapur tombak lurus. ricikannya gandik polos. pamor ini tidak pemilih dan bisa melindungi dari perbuatan jahat orang lain. pipih dan tebal. KANGJENG KYAI. bentuknya merupakan gabungan Kenanga Ginubah dengan Ganggeng Kanyut. pandai bergaul. permukaan bilah bagian atas berbentuk Ngadal meteng. pamor keris atau tombak yang menyerupai pamor kudung. menurut Pakem seharusnya Parungsari itu luk 13. pendok kemalon. lih ANGSAR. TUAH. umumnya bilahnya lebih panjang dibandingkan keris biasa. pamor ini menyebabkan pemiliknya disukai masyarakat. karena agak mirip keduanya maka pamor ini sering dikacaukan orang. berdapur Parungsari luk 11. salah satu dapur keris luk 19. Warangkanya dari kayu Timoho. TUMPAL KELI. TUKON. bilah bagian atas pinggang lebih lebar KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 77 . Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III dan kembali dipemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V setelah diserahkan ke seseorang bernama Mukidin. TUMPER INAS.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TRI MURDA. Tombak dapur ini popular dan banyak disukai. sogokan rangkap ukurannya normal. ada yang luk 3 atau 5 dan ada juga yang kombinasi. ada yang lurus. salah satu dapur tombak bercabang 3. pamor yang terolong langka. TRISULA. nama salah satu dapur tombak lurus. sisi bilah bagian tengah terdapat lekukan landai membentuk semacam pinggang yang ramping. lambe gajah satu. warna putih dan slorok dari emas kinatah rinajawarna. TULAK. pamor ini tidak pemilih. lih Petukon. TULAK. kalau pamor Kudung menghadap keujung keris maka pamor Tulak sebaliknya. memakai tikel alis dan greneng. sebutan pamor keris atau tombak yang sesungguhnya terdiri dari 3 macam nama pamor. TUMBUK.

pamor yang bentuknya menyerupai gambar sederhana dari bentuk manusia. pamor yang menurut pecinta keris mempunyai tuah yang buruk. Bentuknya merupakan garis yang tak beraturan. bentuk batas ujung belakang antara bagian ganja dan bagian wilah. TUNGKAKAN. ada bagian menyerupai kepala. Ditepi bilah dibagian paling bawah terdapat satu tonjolan yang berbentuk menyudut. disebut Tungkakan. tombak atau benda pusaka lainnya. badan. Menurut buku kuno dapat menolak penyakit. banyak amal dan kuat ibadahnya. terutama didaerah Blumbangan atau Pejetan. umumnya ada di keris nemneman. Tergolong pamor tiban. jika bentuk batas itu merupakan garis lengkung. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 78 . selalu menempati bagian sorsoran. untuk memilikinya ada beberapa syarat berat antara lain berperilaku jujur. pamor yang ada hanya dibagian sor-soran dari keris. TUNGGUL WULUNG. TUNDUNG. TUNGGAK SEMI. Tombak ini memakai pudak sategal dan kruwingan. kaki dan tangan. berlapis dan pada bagian ujung bentuk itu seolah “tumbuh” lagi pamor lain seperti tunas bersemi. pemiliknya sering terusir dari suatu tempat baik dengan alas an atau tidak.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dari bagian bawahnya.

Kemuning atau akar jati. paling tidak terdiri dari 3 lingkaran atau lebih. Untuk kayu biasanya Timoho. diluar Jawa disebut HULU KERIS. Terbuat dari kayu atau batang kelapa yang dilubangi tengahnya sehingga berbentuk silinder. sedang didaerah Yogyakarta dan Surakarta disebut Deder atau Dederan. Ukirannya hampir seluruhnya berbentuk manusia yang distilir halus. Ukiran atau hulu keris yang berpamor dan menyatu dengan bilah keris di Jawa Tengah dan Timur sering disebut Deder Iras. CUNDUK. Cendana. Tergolong pamor mlumah dan rekan serta tidak pemilih. keris semacam ini biasa disebut Keris Sajen. bentuknya bulatan bulatan kecil tersebar diseluruh permukaan bilah. fosil graham gajah. UKIRAN. pamor yang amat terkenal. sebagian kecil berbentuk hewan dan tumbuhan yang distilir. lihat Cunduk Ukel. mendatangkan rejeki dan berbakat kaya. UDAN MAS. Bahan biasanya dari kayu dengan urat yang bagus serta gampang dibentuk. kadang dari tanduk. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 79 . bagian keris yang merupakan tempat pegangan tangan. gading. Tayuman. dalam perkerisan Jawa maka pamor ini yang paling baik berasal dari tangguh Pajajaran dan Tuban. dipasang tegak dua batang berjajar.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK U UBUBAN. Orang yang menjalankan duduk disebuah kursi tinggi dan disebut PANJAK. alat pompa tradisional dengan teknik sederhana berfungsi memompakan udara ke tungku perapian gunanya mengatur panas bara arang sesuai kehendak empu. Penampang lobang sekitar 12 sampai 15 cm dengan tinggi sekitar 150 cm. bulatan itu terdiri dari lingkaran bersusun. UKEL.

pamor ini merupakan kombinasi pamor Miring dan Mlumah. Berdapur Sengkelat luk 13. kedudukan bilah terlalu tunduk kedepan bila disbanding dengan bilah lain. ganjanya agak melengkung. Karena luk pertama yang aneh maka keris ini bukan menghadap kedepan tetapi mendongak kebelakang. spadan dengan buatan Mataram. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. URUB JINGGA. panjang dan ujung agak melengkung. Kembang kacangnya berukuran besar dan kokoh. pamor yang menyerupai pamor Tepen atau Wengkon. menambah kewibawaan dan sebagian orang menyebut pamor Hurap-hurap. Memberi kesan seperti orang kekenyangan. sirah cicak meruncing pada ujungnya. rumit dan biasanya bermotif Beras Wutah. UMYANG. sebetulnya merupakan gabungan bentuk bulatan-bulatan yang menempel rapat satu sama lain dari pangkal sampai ujung bilah. tetapi pendapat ini tidak banyak pengikutnya. UNTU WALANG. Pamor ini pemilih dan bertuah membuat dipercaya orang sekeliling. bilah selalu disertai gusen yang jelas dan rapi sampai ujung. pamor bagaikan tubuh seekor ulat. tapi manis bentuknya. pejetan agak dangkal tapi lebar. jalennya terlalu menonjol. Ukuran bilah agak panjang dibandingkan keris Majapahit lainnya. sogokannya dibuat dalam. bedanya kalau wengkon garis yang menjadi “bingkai” dari tepi merupakan garis lurus sedang Untu Walang garis itu merupakan gambaran serupa mata gergaji.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK ULER LULUT. biasanya memakai Luk. bedanya pada pamor ini garis pamornya lebih tebal dan nyata. EMPU. Pamor ini tergolong pamor rekan. Bertuah baik dan tidak memilih serta Rekan. Tanda tandanya. tergolong Sebit Ron Tal. guru meled dan wetengannya berukuran sedang. Sebagian pecinta keris di Yogyakarta dan Surakarta berpendapat tanda buatan Empu Umyang adalah : bilah berukuran sedang. dengan demikian mutu besi yang kurang baij itu tertutup oleh pamot yang mewah. gulu melednya sempit dan agak dalam lekukannya. Tergolong pamor pemilih. URAB-URAB. Semula milik Tumenggung Mangunnegoro kemudian diberikan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. pamor yang mirip Jarot Asem. warangka dari Timoho Bosokan. secara keseluruhan mulai bagian sor-soran sampai pucuk bilahnya tergolong lebar dan agak tebal. kata katanya banyak didengar. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 80 . jarang yang lurus. Besi yang digunakan kurang matang tetapi pamornya penuh dan rumit. kebanyakan berupa luk dan luk pertama berbentuk aneh. tidak terlalu membungkuk. memudahkan menagih hutang dan melindungi harta kekayaan pemiliknya. kruwingannya jelas dan lebar. Banyak yang percaya buatannya baik tuahnya. UMAYI. Lambe Gajah agak panjang. Secara keseluruhan keris buatannya Wingit berwibawa. yaitu pendok emas bertahta intan.janurnya tajam. Pendaringan Kebak atau sejenisnya. EMPU. Ganjanya mendatar tergolong ganja wuwung dan ukurannya besar dan tebal. sirah cecak agak pendek tetapi meruncing ujungnya. sogokan makin keujung makin sempit. paling baik dipunyai guru atau pendidik. pendok emas “sinasotya”. empu terkenal di Jaman Mataram. Beberapa diantaranya berbentuk “Ngeron-tebu”. tergolong pamor Mlumah. empu kerajaan Pajang yang terkenal. KANGJENG KYAI. masa Sultan Agung. Kembang kacangnya menyerupai gelung Wayang. Pamor penuh merata dipermukaan .

gandik polos memakai pejetan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 81 . disebut dapur DAMAR MURUB. lurus tetapi dipucuk bilah ada luk satu. salah satu dapur keris luk satu. bilah berukuran sedang. tikel alis dan greneng.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK URUBING DILAH. Keris ini mudah dikenali dengan adanya sebuah luk diujungnya dan tergolong langka.

WALANG SINUDUK. ada yang berwanda Brangasan (mudah marah) maupun berwanda Kemayu (Genit). istilah latinnya Schontenia ovata Korth. baru terakhir sekitar 1 meter dari permukaan tanah. jenis besi pembuat keris. ada yang mengatakan besi ini agak berpori. biasa digunakan untuk gagang tombak (Landeyan). misalnya warangka sunggingan alas alasan dengan dasar putih. warangka biasanya dihias dengan permata atau logam. pemiliknya menjadi panutan dan cocok untuk guru. WANA. melapisi bilah dengan warangan disebut mewarangi atau marangi. bila menebang dengan benar maka kayu ini tidak mudah patah. Istilah Wanda dikaitkan dengan penampilan masing masing keris. lih GENDOK. biasanya emas. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 82 . Warangkanya gaya Surakarta dari kayu Trembalo dengan pendok “Salak Tinatah”. ini tidak berkaitan dengan bentuk dapur. Gaya pembuatan keris atau tombak yang dapat menimbulkan kesan (mengekspresikan) watak dan karakter tertentu. Semula milik Kiai Wanadikrama dari Kauman kemudian dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. KAYU. kata lain yang lebih halus dari keris (lihat juga Duwung). dalam beberapa hal istilah wanda hampir sama dengan istilah pasikutan. Warangka keris umumnya terbuat dari kayu. WANDA. Warangan alami sejak dulu berasal dari Tiongkok dan paling baik untuk mewarangi. tetapi sedikit sekali pengetahuan mengenai bahan ini. WARANGAN. warna nya jingga kemerahan dengan semacam alur warna merah seperti urat pada kristalnya. semacam pelindung. Didaerah lainnya disebut sarung keris. Untuk kalangan berada . Jaman dulu ada larangan tak tertulis yang melarang masyarakat biasa menggunakan beberapa model warangka. untuk menilai wanda diperlukan kepekaan rasa seni tinggi. atau Walang Sinudukan. sedangkan istilah pasikutan lebih banyak dikaitkan tangguh keris. didatangkan dari Thailand dan kurang baik untuk mewarangi. sebutan warangka biasanya di Jawa. Warangan yang lebih rendah mutunya berwarna kuning kotor dinamakan Atal. Mewarangi keris dilakukan setelah dibersihkan dan biasanya pada bulan Suro. Gambar pamor akan lebih indah dan jelas. pusaka Kraton Yogyakarta. seringkali warangkanya lebih mahal dari harga kerisnya. dipakai untuk mengawetkan keris. WALIKUKUN. tombak atau tosan aji lainnya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK W WADUK. perak atau kuningan. pemuka masyarakat dan pemimpin agama. pamor maupun tangguhnya. WALULIN. Misalkan keris berdapur Tilam Upih berpamor Wos Wutah dari Tangguh Mataram. Wanda dalam dunia keris sama dengan Wanda dalam pewayangan. bahan mineral mengandung ARSENIKUM. tetap lurus dan cukup ringan. Madura dan beberapa tempat lain. sarung atau pengaman bilah keris. ada juga yang dibuat meter dari akar. kering dan warnanya abu-abu kehitaman. WARANGKA. WANGKINGAN. pamor tergolong pemilih dan pamor Rekan. KANGJENG KYAI. berdapur Parungsari. luk 13.

LADRANG. yang paling penting adalah mutu lukisan sunggingannya. warangka Gayaman. GAYAMAN dan SENDANG WALIKAT. Tetapi karena warangka ini mudah rusak maka biasanya untuk berperang digunakan yang lebih praktis dan sederhana yaitu LADRANG. LADRANG dibuat gagah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Pendok Kemalon warna merah. Perbedaan ke 3 macam warangka itu dikarenakan beda penggunaannya. sedangkan daerah lain umumnya Gayaman dan Walikat saja. biasanya untuk jenis keris ukuran kecil dan pendek. SENDANG WALIKAT. Ada pula warangka yang dilukis (diSUNGGING). pendok tatah dengan motif semen huk. Sebilah keris seringkali mempunyai lebih dari satu warangka. Madura dan Bali. Ketiga bentuk dasar ini dikenal di Jawa. kalau warangka bekas digunakan keris lain disebut warangka randan (janda). kebesaran atau acara yang sifatnya gembira. Biasanya lukisan ini dikerjakan oleh penyungging wayang. merupakan warangka yang paling sederhana. misalnya menjadi Pengantin. misalnya. di Jawa biasanya disebut warangka yang tua diwayuh oleh yang muda (dimadu). Ini bentuknya lebih digunakan untuk acara umum atau sehari-hari. pendok Tinaretes. bahkan karean dapur yang lain bisa membuat warangka tersebut berbeda walau dari daerah yang sama. ini untuk menghadiri upacara resmi. tampan dan bagiannya rumit. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 83 . Ragam bentuk warangka ada 3 macam. warangka ini tidak perlu menggunakan kayu mahal. Bentuk dasar bisa berbeda tiap daerahnya walau sama sama. “sportif”.

bahan ini sangat ampuh dan kalau dibawa perang maka pembawanya tidak terlihat musuh. KANGJENG KYAI. warangka dari kayu Timoho dengan pendok blewahan dari suasa. merupakan keris pusaka kraton Yogyakarta. Keris ini dibeli 18 ripis oleh Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V ketika masih remaja. WISA MANDRA AJI. tahan terhadap godaan serta merupakan pamor yang tidak pemilih. Menurut pecinta keris. KANGJENG KYAI. GANJA. L. awakawakan atau bilah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK WARU GUNUNG. WILAHAN. menurut buku kuno sebagai senjata besi ini ampuh sekali. jenis kayu yang biasa digunakan untuk membuat tangkai tombak. menimbulkan kesan angker. bagian utama dari keris selain bagian ganja dan pesi. Dibuat atas pesanan Sri Sultan HAMENGKU KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 84 . nama pamor yang gambarannya menyerupai garis bingkai disepanjang tepi bilah keris. menakutkan. Namum menurut buku kuno. WENGKON. warangka dari kayu Timoho. WATU LAPAK. KAYU. walau serat seratnya kurang baik. WIRING LANANG. WELANGI. bisa berarti berwibawa. lih Biring Lanang. Sengkelat dibuat Empu Lurah Supo pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. salah satu pusaka kraton Yogyakarta. juga untuk tombak. Kayu ini tergolong murah dan banyak dipakai. KAYU. lih BATU LAPAK. Tergolong pamor Rekan dan tuahnya membuat hemat. WARU LAUT. WISA PRAMANA. Keris ini merupakan putran dari KK. menyeramkan. disebut juga dengan istilah wilah. WERANI. dapur Sengkelat luk 13. ganja wilut bentuknya tidak datar dan tidak melengkung melainkan mirip huruf S tidur seperti ulat sedang berjalan. warangka dari kayu Timaha dengan pendok dari Suasa. istilah latinnya Hibiscus Macrophyllus Roxb. dapur Sabuk Inten luk 11. istilah latinnya Hibiscus filiaceus. WINGIT. KANGJENG KYAI. warnanya hitam keunguan. lih GENDOK. WIRING DRAJIT. Ganja ini hanya terdapat pada keris dengan dapur khusus. WETENGAN. pendoknya emas murni bertahtakan intan permata. pemilik keris ini tidak boleh menghutangkan atau membungakan uang. jenis besi pembuat keris. WEWE PUTIH. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. WILUT. WINDUADI. lih Biring Drajit. berdapur Carita. jenis besi pembuat keris warnanya kuning kehijauan dan tuahnya baik untuk mencari rejaki. sejenis besi pembuat keris dan tosan aji lainnya berwarna pucat dengan kristal bening keperakan menyebar dipermukaan. Pamor ini biasa juga disebut pamor Tepen atau pamor Lis-lisan. salah satu bentuk ganja keris.

WISAPRATANDA. warangka dari kayu Timoho dan pendok kemalon putih berslorok emas intan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 85 . pamor yang berupa bulatan bulatan yang terpisah satu sama lainnya. agak mirip melati sinebar tapi ukurannya agak besar. tempat di Madura. WUWUNG (2). pejetannya dangkal. mirip bumbungan rumah. biasanya dimiliki pedagang atau pengusaha karena katanya pemiliknya mudah mencari rejeki. WUNGKUL. walau bentuknya sederhana tetapi jika serasi dengan bentuk bilahnya akan tampak anggun. khusus keris ini bagian yang tajam hanya pada satu sisi saja yaitu sisi depan sedang sisi belakang tumpul sampai sekitar tiga perempat bilah. nama salah satu bentuk ganja keris. WONOAYU. dapur Jalak Sangu Tumpeng. tergolong langka dan biasanya keris lama. asal Empu Brajaguna yang terkenal di kraton Surakarta. ia tidak melengkung. pada dasarnya rata dan datar. Gandiknya polos. KANGJENG KYAI. diselesaikan di Pulo Gedong. panjang bilahnya sedang. nama salah satu dapur keris lurus. WOS WUTAH. diberikan ke Penembahan Mangkurat kemudian diwariskan ke Tumenggung Reksanegara dan dibeli kembali oleh Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. pamor mlumah dan tidak memilih. WULAN-WULAN. atau Dungkul atau Bungkul. pamor yang paling banyak terdapat berupa bulatan dan garis tak beraturan. salah satu dapur keris luk 3. artinya ganja yang bentuknya seperti hurup W terbalik. Keris ini duplikat dari KK KOPEK. tergolong pamor tiban. Ganja ini banyak digunakan di jaman Pajajaran dan Tuban. keris ini dungkul. pusak kraton Yagyakarta. WUWUNG (1). bilahnya sedang gandiknya agak panjang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BUWONO II. sogokannya satu didepan. dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. tergolong pamor mlumah dan tidak pemilih.

pekerjaan ini selesai tahun 1823. Yang kedua gandiknya berada dibelakang. pemiliknya akan sering dirundung malang. salah satu dapur keris lurus. pamor ini terletak di sor-soran dan tergolong pamor Tiban. bilahnya berukuran sedang. ada 2 versi mengenai keris berdapur ini. YONI. YUYU RUMPUNG. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 86 . Ini menunjukan ketinggian ilmu empu yang membuat. sehingga sebaiknya dilarung atau diserahkan ke Museum saja.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Y koordinasi Paku Buwono V. panjang. yang pertama. Tahun 1814 beliau menulis Serat Centini bersama RM Ranggasutrasna dan RM Sastrodipura. pujangga terkenal Kraton Solo. membahas mengenai Pakem Keris dan Tombak Jawa dibawah YOGAPATI. bilahnya agak membungkuk. gandiknya panjang dan diatas gandik ada kembang kacangnya berukuran kecil. Biasanya dimiliki petani dan mempunyai tuah membantu menangkal serangan hama dan menyuburkan tanaman. semacam daya atau kekuatan gaib yang menurut ahli esoteri dianggap sebagai kekuatan yang ada pada tuah keris. ganjanya kelap lintah. pamor yang oleh banyak penggemar keris dianggap buruk. YASADIPURA II.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful