A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

A to Z

Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK. A
ADEG IRAS, PAMOR, adalah nama pamor yang menyerupai garis lurus mulai dari ujung bilah sampai pangkalnya yang bersinggungan dengan bagian ganja. Pada bagian ganja, pamor ini seolah menyambung lagi sampai kebagian yang bersinggungan dengan pesi. Pamor ini dinilai baik tuahnya dan tergolong pamor langka. ADEG SIJI, lihat SADA SA’LER. ADEG WENGKON, lihat TEJA KINURUNG. AENGTONG TONG, nama desa di Serunggi, Sumenep yang sampai kini masih membuat keris dan tombak. Desa ini dulu merupakan tempat tinggal para EMPU yang memenuhi kebutuhan kerajaan Sumenep dan kini masih ada beberapa orang yang bekerja sebagai pandai keris seperti Jaknal, Jembar, Jekri, Hoji dan lain lain. AEROLIT, adalah batu pamor yang sangat keras dan berasal meteor, bila telah menjadi pamor akan berwarna kuning keabu-abuan. Gradasi warnanya tidak terlalu kontras dibandingkan dengan kehitaman warna besi dasar sehingga sulit dilihat mata, pamor dari bahan ini sering juga disebut Jalada. AKHODIYAT, PAMOR, adalah bagian dari kelompok pamor yang memiliki kecemerlangan lebih gemerlap dari bagian pamor lainnya. Pada satu permukaan bilah keris, ada bagian yang kecemerlangan pamornya menonjol dibanding kecemerlangan pamor disekitarnya dan sepintas lalu mirip dengan lelehan logam keperakan yang putih mengkilap. Menurut EMPU Fausan Pusposukadgo, ini terjadi karena suhu yang tepat pada saat penempaan dan bukan dibuat oleh logam perak seperti dugaan orang, Pamor ini tidak dapat direncanakan dan tergolong pamor Tiban, pamor ini banyak disukai orang, di Madura dan Jawa Timur disebut Pamor Deling. AKIM, nama seorang pembuat keris yang hidup diawal abad 20, dijaman penjajahan Belanda dan tinggal di kampung 21 Ilir, Palembang. ALIAMAI, sebutan orang Serawak, Brunei, Sabah dan sebagian penduduk Mindanau Selatan untuk menyebut keris. Diperkirakan dari bahasa Sulu di Mindanau Selatan. ALIP, nama pamor yang selalu menempati sor-soran, terutama pada sebilah keris, namun kadang ditemui juga di tombak. Termasuk pamor titipan dan pamor Rekan. Bentuknya hanya merupakan garis lurus, tebal sepanjang sekitar 4 sampai 6 cm dan kadangkala ujung garis itu membelok patah sedikit. Pamor Alip bukan merupakan pamor Sada Saler terputus, tetapi sengaja dibuat begitu dan karena titipan kadangkala terdapat disela pamor lainnya yang lebih dominan. Bagi sebagian orang, pamor ini mempunyai tuah baik yakni memperkuat iman, tahan godaan dan tidak tergolong pamor pemilih hanya pemiliknya harus berpantang terhadap beberapa hal. AMBANYU MILI, lihat ILINING WARIH. AMBER, MINYAK, campuran minyak keris dengan bau yang keras memberi kesan sakral, ada yang menyebut minyak Misik.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

1

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

ANDA AGUNG, salah satu bentuk pamor berbentuk garisgaris menyudut, bersusun-susun, berjajar keatas dari pangkal keujung bilah, tergolong pamor tidak pemilih dan dipercaya dapat memperlancar karier. Termasuk pamor Miring.

ANGGA CUWIRI, EMPU terkenal pada jaman kerajaan Majapahit sekitar abad 14, buatannya dikenali dengan tanda sebagai berikut : Ganjanya relatif berukuran panjang dibanding dengan keris buatan jaman Majapahit lainnya. Gulu melednya berkesan kekar dan kokoh. Buntut cecaknya tergolong ngunceng mati. Bagian gendokannya montok, gembung. Bilah kerisnya berukuran sedang tetapi agak ramping dan agak tebal, besinya matang tempaan berwarna hitam kebiruan namun mempunyai kesan kering. Dibanding dengan bentuk keris secara menyeluruh, bagian sor-soran agak terlalu lebar, blumbangannya juga lebar dan luas. Pamornya sederhana, kebanyakan Wos Wutah atau Pulo Tirto. Keris buatan EMPU Angga Cuwiri mempunyai kesan penampilan yang keras, berwibawa dan meyakinkan.

ANDORAN, salah satu cara mengenakan keris sebagai pakaian kelengkapan Adat Jawa Tengah terutama di Surakarta. Keris diselipkan di sela lipatan sabuk lontong, diantara lipatan kedua dan ketiga. Kedudukan keris tegak, ditengah punggung si pemakai sedangkan hulu dan warangka keris menghadap kekiri. Cara ini dipakai untuk menghadap orang yang dihormati, umpamanya Raja atau berada ditempat yang perlu dihormati seperti mesjid, makam dan sebagainya.

ANGGABAH KOPONG, salah satu dari 4 macam bentuk ujung sebilah keris atau tombak, menyerupai sekam padi kopong biasanya buatan Pajajaran atau Tuban banyak yang berbentuk Anggabah Kopong. ANJANI, NI EMPU, EMPU wanita terkenal dijaman Pajajaran sekitar abad 11, umumnya bilahnya tipis, panjangnya cukup dan manis, besinya pilihan, tempaan matang dan berwarna hitam. Pamornya tergolong Mubyar, biasanya Udan Mas, Wos Wutah atau Pendaringan Kebak dan pamor sejenis itu. ANGGREK KAMAROGAN, KINATAH, adalah hiasan berupa pahatan relief (gambar timbul) pada sebilah keris atau tombak. Bentuknya berupa rangkaian bunga anggrek. Pahatan ini hampir selalu dilapisi dengan logam emas atau emas dan perak, paling sedikit hiasan ini memenuhi setengah bilah. Dahulu yang berhak memakai ini hanya kerabat Raja dan Patihnya saja.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

2

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

ANOMAN, Nama dapur keris Luk Lima. Ukuran panjang bilahnya sedang, memakai kembang kacang, lambe gajahnya hanya satu, pakai ri pandan, sogokannya rangkap dan panjang sampai kepucuk bilah, selain itu tidak ada ricikan lain. Keris ini gampang dikenali karena sogokannya yang panjang tersebut.

ANUKARTO, PAMOR, lihat pamor rekan. AREN, KAYU, jenis kayu biasanya untuk tangkai tombak (Landeyan, bahasa Jawa), karena cukup berat biasa dipakai prajurit berbadan cukup kuat. ARJANATI, KANJENG KYAI, salah satu tombak pusaka Pura Pakualaman, Yogyakarta. Bentuknya tidak biasa termasuk Kalawija, bilah lurus, pipih dan dibagian pangkal seolah digigit moncong Naga bersayap. Sayap naga tersebut dua susun, depan dan belakang dan masing masing susun memiliki lima bulu. Tombak ini tergolong nom-noman. ASIHAN, PAMOR, gambar motifnya seolah menyatu antara gambar yang ada di bilah keris dan pamor yang ada di bagian ganja nya, pamor ini tidak berdiri sendiri dan selalu digabingkan dengan pamor lain yang lebih dominan seperti Ngulit Semangka Asihan dan sebagainya. AWAR-AWAR, KAYU, sering dipakai untuk rangka keris karena memiliki poleng hitam seperti kayu Timoho walau tidak seindah Timoho serta bahannya lunak.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

3

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

B
BADAELA, pamor yang dianggap kurang baik termasuk pamor tiban dan terletak di sor-soran, karena tuahnya buruk maka sering diberikan ke museum atau dilarung.

BAKUNG, nama dapur keris luk lima, ukuran panjang bilahnya sedang. Cekungan pejetannya dalam, tikel alis dan greneng, selain itu tidak ada ricikan lain. BALEBANG, dapur keris luk lima, ukuran panjang bilah sedang, kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap pakai sraweyan, tanpa greneng. Selain luk lima juga ada Balebang luk tujuh dengan kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap dan sraweyan. BALEWISA, KANJENG KYAI, pusaka Kraton Yogyakarta, berdapur Parungsari, wrangka dari kayu Timoho dengan pendok bunton terbuat dari suasa. Semula milik Tumenggung Sasranegara kemudian diberikan ke anaknya Tumenggung Sasradiningrat yang menjadi menantu Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I, keris ini kembali ke Kraton dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V.

BANGO DOLOG, Dapur keris luk tiga , ukuran bilah sedang, memakai kembang kacang, lambe gajah dua, pejetannya dangkal, memakai tikel alis. Bagian belakang bilah, dipangkal (sor-soran) tepinya tidak tajam sampai ke luk yang ke dua selain itu tidak ada ricikan lainnya.

BANCEAN, Wrangka kombinasi gaya Surakarta dan Yogyakarta disebut juga Bincihan. BANDOTAN, Salah satu dapur tombak luk tujuh, sepertiga panjang tombak lurus sedangkan dua pertiga baru ada luk nya, sisi kiri/kanan bawah ada gandiknya berukir naga kadang dihias kinatah, badan kedua naga tersebut menyatu dan menghilang membentuk ada-ada yang besar dan menonjol mengikuti luk. BANJURA, KI EMPU, seorang EMPU pada kerajaan Demak dan jarang tercatat dibuku, buatannya bentuk ganjanya datar, rata dan tipis, guru melednya kecil , sirah cicaknya panjang tetapi tidak sampai meruncing pada bagian ujung. Bilahnya sedang dan ramping seperti buatan EMPU Majapahit tetapi besinya memberi kesan “kering” berpori dan kurang tempaan, pamornya sederhana, kembang kacangnya ramping tetapi lingkarannya besar, blumbangannya berukuran dalam tapi sempit, sogokannya dangkal dan panjangnya cukup, secara keseluruhan memberi kesan wingit. BANYAK ANGREM, salah satu dapur tombak seperti angsa mengeram, tidak symetris, lebar bagian bawah, permukaan datar tetapi memakai ada-ada tipis ditengah bilah, ricikan lain tidak ada. Dapur ini banyak terdapat pada tombak lama dan dibuat bukan untuk berperang tetapi sebagai pusaka.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

4

mempunyai lekukan landai dibagian tengah bilah yang menyerupai pinggang. tidak memakai ada-ada tetapi memakai bungkul berukuran besar namun tipis dan tidak begitu menonjol. berdapur baru. tombak salah satu dapur lurus. wrangkanya kayu Trembalo. salah satu dapur tombak lurus. simetris. Bilahnya agak tebal. BATANG GAJAH. diatas bagian metuk ada bungkul besar. BARU GRONONG. dengan sedikit lekukan landai pada bagian bawahnya. bilahnya simetris. KANGJENG KYAI. bentuknya pipih. banyak dijumpai terutama pada tombak buatan Majapahit dan Belambangan. hidup jaman Pajajaran. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 5 . nama salah satu dapur tombak lurus. Sisi bilah paling bawah bentuknya menyudut. menyerupai daun bambu. EMPU. ada yang menyebut namanya Ciung Wanara. salah satu dapur tombak lurus. Mempunyai lekukan seperti pinggang ditengah. tipis. BARU. pipih dan tipis. memakai bungkul diatas mentuk. Lebar bagian bawah pinggang sedikit lebih kecil dari atas pinggang. KANGJENG KIAI. Memakai ada-ada. pamor yang selalu menempati bagian sor-soran sebuah keris. bilah diatas sor-soran berbentuk ngadal meteng. BASSI PAMARO. BARU KALANTAKA. BARU. besi keris hitam berkesan padat dan liat dan secara keseluruhan memberi kesan angker. Hampir mirip bentuknya dengan tombak dapur Baru. Bilahnya simetris. BARU KUPING. tombak pusaka Kraton Yogyakarta. Diatas metuk ada bungkul. Singapore dan Brunei dan menjadi bahan dagangan semenjak jaman Majapahit. memakai ada-ada dan bungkul kecil. sirah cecak membulat tetapi tepat bagian cocor meruncing kecil . lebar bagian bawah pinggang lebih besar daripada bagian atas. nama salah satu dapur tombak lurus. dibawah ada-ada ada bungkul kecil. badik. permukaan bilah tombak diatas bungkul berbentuk ngadal meteng. Bagian dibawah pinggang ini lebih besar daripada bagian diatasnya. BARU PENATAS. Lebar bilah bagian atas lebih sempit disbanding bagian bawah pinggang. dibagian sisi tengah bilah ada lekukan landai membentuk semacam pinggang yang tidak begitu ramping. bagian tengah ada tekukan landai seperti pinggang tetapi tidak begitu ramping. semula milik Ki Sawunggaling dari Bagelen kemudian diberikan ke Pangeran Mangkubumi melawan penjajahan Belanda. tetapi permukaan bilah yang menghadap kebawah bentuknya datar. permukaan bilah tombak diatas bagian bungkul berbentuk ngadal meteng. Sisi bilah yang menghadap kearah bawah membulat membentuk semacam separuh elips. Tombak ini memakai bungkul dibagian sor-soran. bagian tengah bilah agak kebawah ada tekukan landai membentuk semacam pinggang yang cukup ramping. Bentuknya merupakan berkas garis yang melengkung setengah lingkaran atau menyudut dan tergolong pamor miring serta pamor rekan . BARU CEKEL. lihat BARU KUPING. wingit. pedang atau tombak. sebutan bagi pamor Luwu. BATU LAPAK. nama salah satu dapur tombak lurus. Lebar bilah bagian bawah sedikit lebih lebar daripada bagian atas pinggang. pendoknya emas blimbingan rinaja warna. bilahnya simetris. Dapur Baru ini tergolong popular. Tombak ini memakai kruwingan dikiri kanan bagian bungkul tetapi permukaan bilahnya tidak memakai ada-ada. BARU KARNA. tuahnya bisa melindungi dari bahaya tak terduga. BARU TEROPONG. hasil karyanya ganjanya tergolong panjang (ganja wuwung). biasa dipakai orang Malaysia. Permukaan bilah tombak berdapur umumnya nggigir sapi. guru meled juga panjang. Bentuk menyerupai daun bambu dengan sedikit lekukan landai dibagian bawah pinggangnya. Keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Carita Luk 11.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BANYAK WIDE. nama salah satu dapur tombak lurus.

janurnya dibuat agak tumpul dan umumnya berpamor Wos Wutah. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 6 . BESUT. Dipercaya mempunyai kekuatan gaib menjadi orang kebal terhadap senjata lain. tanda kerisnya Panjang bilah sedang. tembaga. BEKEL JATI. atau wesi kuning sebutan senjata tradisional yang terbuat logam bewarna kuning biasa berbentuk bukan keris tetapi pangot. perak.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BAWANG SEBUNGKAL. bagian ganja agak sempit dibandingkan buatan Tuban lainnya dan termasuk ganja wuwung. lebar bilah dan ketebalannya cukup. BESI KUNING. salah satu dapur keris berukuran bilahnya lebar dibandingkan bilah keris lainnya. condong kedepan sehingga berkesan menunduk. pamor dengan bentuk mirip dengan irisan bawang. pamor yang gambarnya merupakan bentuk gumpalan yang mengelompok rapat. golok pendek dan orang orang tua mengatakan bahwa besi kuningan merupakan campuran unsure besi. BENDO SAGODO. seng. dan merupakan keris yang tua umurnya. timah putih. BETOK. pejetannya dangkal. BERAS WUTAH. BERAS WUTAH PELET. menempati sor-soran keris tergolong pamor miring dan rekan. timbal. Sogokannya dangkal dan pendek. lihat WOS WUTAH. Jika kerisnya berluk. lihat MASUH. Panjang bilahnya pendek lurus. gambaran pada wrangka kayu Timoho yang berupa bintik besar dan kecil berwarna hitam tersebar tak beraturan. gandiknya panjang. Tuahnya memelihara ketenangan dan ketentraman rumah tangga. Tuahnya gampang mencari rezeki dan pamor ini tidak pemilih. patrem. kembang kacangnya bagus tetapi lambe gajahnya tergolong kecil. Udan Mas. masing masing gumpalan terpisah jarak 0. maka luk nya dangkal (kemba).5 cm – 1 cm dan tergolong pamor rekan. EMPU. hidup di Tuban pada jaman Majapahit. katanya mempunyai tuah yang baik untuk mencari rezeki. Bendo Segara. emas.

Separuh bilah tombak kebawah permukaannya berbentuk ngadal meteng tetapi selebihnya datar saja. pendok dibuat emas murni dan berbentuk blewehan.bentuknya menyerupai pinggang yang sempit dan ramping. memakai kembang kacang. ukurannya normal. termasuk pamor miring dan rekan bentuknya mirip daun kelapa dengan pelepahnya dan tuahnya untuk kewibawaan dan kepemimpinan. Semula dimiliki Pangeran Hadikusumo tetapi pada pemerintahan HAMENGKU BUWONO V ditarik kembali ke kraton. Sisi bilah tombak di bagian tengah ada lekukan dalam. Pamor ini tergolong mahal dan susah pembuatannya. Separuh bilah tombak kebawah permukaannya berbentuk ngadal meteng tetapi selebihnya datar saja. BLABAR. salah satu dapur tombak lurus seperti Biring Drajit. terbuat dari kayu keras dengan KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 7 . Semula ini punya Sultan HAMENGKU BUWONO I yang dianugrahkan ke Pangeran Hadikusuma. Sisi bilah tombak di bagian tengah ada lekukan dalam. lambe gajah dua. tangkai tombak sekitar 3 atau 4 meter panjangnya. Tombak ini memakai ada-ada tipis ditengah bilah mulai bawah sampai ke ujung. Selain itu memakai Sraweyan dan greneng lengkap. jenggot susun. berdapur Carita. sogokannya dua. bagian bawah pinggang ini lebih lebar dibandingkan bagian atas pinggang. Disisi paling bawah ada dua bagian yang menyudut. BIRING LANANG.bentuknya menyerupai pinggang yang sempit dan ramping. salah satu dapur keris luk 13. Disisi paling bawah ada dua bagian yang menyudut. LANDEYAN. luk 11. alat untuk merendam tosan aji sebelum dicuci dan diwarangi. KANGJENG KYAI. putranya. tanpa sogokan. bilahnya simetris. memakai greneng lengkap atau hanya ri pandan. Keris ini merupakan putran atau duplikat dari pusaka kraton Surakarta yang juga bernama Kyai Blabar. Selain luk 13 ada juga yang luk 23 dan ukuran kerisnya lebih panjang dari kalawija. tanpa tikel alis. Wrangkanya terbuat dari kayu Timoho dengan pendok dari emas bertahta berlian. Tombak ini memakai ada-ada tipis ditengah bilah mulai bawah sampai ke ujung. BLANDONGAN. ricikannya memakai kembang kacang. nama pusaka kraton Yogyakarta berdapur Pasopati berpamor sekar pala dengan wrangka kayu cendana. bagian bawah pinggang ini lebih lebar dibandingkan bagian atas pinggang. BIRING DRAJIT. salah satu dapur tombak lurus. lambe gajah satu. dahulu digunakan prajurit berkuda mengejar musuh atau acara Rampogan dan Watangan (latihan perang-perangan untuk prajurit berkuda) setelah ujungnya diganti dengan semacam bahan lunak. BLANDARAN . BIRAWA. keris pusaka Kraton Yogyakarta. BLARAK NGIRID. akhirnya setelah berganti ganti pemilik kembali lagi ke Kraton dengan harga 300 ripis. KANGJENG KYAI. pamor ini kadang disebut Blarak Sinered atau Blarak Ginered.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BIMA KURDA.

BLUMBANGAN. Pamornya rumit. buntut urang melebar KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 8 . kalau membuat pamor miring rapi sekali. gandiknya agak miring. BRAJAGUNA II. putra HAMENGKU BUWONO II. Pedaringan Kebak. lembut dan biasanya merata di seluruh permukaan bilah. Naga Rangsang. pada jaman HAMENGKU BUWONO V dikembalikan ke Kraton. lihat SOR-SORAN. seorang EMPU terkenal dijaman Surakarta. Blumbangannya dangkal. banyak yang mengatakan EMPU ini berasal dari Madura. Ia membuat hampir semua motif pamor namun yang terbanyak adalah Wos Wutah. tebalnya sekitar 2 kali lipat dan berbentuk ngadal meteng. wrangka dari Timoho. BONTIT. BONGGOL. Bentuk ganjanya agak melengkung. Jalen dan lambe gajahnya berukuran sedang. perbedaan karyanya adalah ganjanya lebih lebar. Penampilan keris keras. bentuknya agak melengkung. Sogokannya makin menyempit kearah ujung. EMPU. Guru meled dan wetengannya berukuran sedang. Tuahnya membawa rezeki dan berwibawa tinggi. organisasi pecinta keris di Surakarta. merupakan garis lurus ditengah bilah keris atau tombak mulai dari ujung pangkal sampai ujung bilah. hidup pada jaman PAKU BUWONO IV di Surakarta. anak dari EMPU Brajaguna I. hidup dijaman PAKU BUWONO V. menancapnya pamor pada bilah kuat dan pandes. EMPU. BONGKOT. cucu Brajaguna I. tengahnya ada lekukan dan kadang diukir.5 cm dan bulatan terdiri dari lingkaran yang tersusun. pusaka kraton Jogya. BRAJAGUNA I. Tanda tanda lain. Kalau tanpa kembang kacang. Ganjanya tergolong ganja Sebit Ron Tal. BRAJAKARYA. jalur pamor tidak ada yang bertindihan satu sama lain. Kara Welang. keris buatannya mirip buatan ayahnya hanya agak lebih pendek. BOWOROSO. Disisi bilah bagian bawah ada dua tonjolan menyudut. gagah dan meyakinkan. lihat BUNGKUL. EMPU. KANGJENG KYAI. EMPU terkenal jaman Surakarta dan buatannya sering disebut tangguh Mangkubumen. BONG AMPEL. wetengannya ramping. bilahnya berukuran agak panjang disbanding keris buatan Mataram. sirah cecak meruncing diujungnya. BRAJAGUNA III. Kalau membuat kembang kacang bentuknya serupa gelung wayang. Semula milik Penembahan Mangkurat. dikiri kanan garis ada bulatan bulatan kecil yang menempel garis . berdapur Sabuk Inten. sisi bilah tengah ada lekukan landai membentuk pinggang yang ramping menyempit. Keris dan tombak buatannya terkenal amat kuat dan dapat menembus perisai. Ron Ganduru. BONANG RINENTENG. atau Pejetan atau Pijetan adalah bagian keris yang berupa cekungan atau lekukan pada bagian bawah bilah keris letaknya dibelakang bagian gandik dan didepan bagian bungkul. Lar Gangsir. luk 11. Permukaan seluruh tombak ini ngadal meteng. tergolong pamor rekan. antar lingkaran berjarak 1 – 1. pendok bunton dari suasa. Wengkon. Karyanya dikenali sebagai berikut. banyak dimiliki pengusaha . salah satu dapur tombak lurus.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK ukuran 70 cm x 20 cm x 15 cm. simetris. banyak menggunakan baja pada pembuatannya. sirah cicaknya tidak begitu meruncing pada ujungnya. Blandongan disebut juga Kowen.

lebar. BRAMA DEDALI. buatannya ganjanya ramping. wrangka dari kayu Trembalo. kembang kacang dibuat menyerupai gelung wayang. ujung buntut urangnya melebar. motif sederhana. bentuknya khas bagian belakang menyerupai helai daun . BROJOL. salah satu cara memakai keris sebagai pelengkap adat Jawa tengah terutama Surakarta. Kesan penampilannya gagah. tombak. pamor tebal tebal tapi tidak rapat satu sama lain. umumnya tegolong pamor mlumah. gulu meled serta wetengannya sedang. bentuk warangka gaya Yogyakarta. blumbangan atau pejetan lebar agak dangkal. Semula milik Penembahan Mangkurat dan konon ditemukan di Dieng. pamor penuh merata diseluruh permukaan bilah. Kalau tanpa kembang kacang. dapur Tilam Upih. gandiknya polos tipis. mendatar. posisi agak tegak. besinya matang tempaan. penampilannya gagah meyakinkan. begitu juga wetengannya. Ukuran bilah sedang besinya hitam keunguan dan matang tempaan. blumbangannya normal. gulu meled berukuran sedang. rumit dan sering nginden. pendok suasa bentuknya blewehan. tetapi terlebih dahulu keris harus dibungkus dengan singep sehingga seluruh bagian wrangkanya tidak terlihat. EMPU yang hidup dijaman Surakarta. Kalau membuat kembang kacang seperti gelung wayang. gandik polos. janurnya dibuat menyerupai lidi. EMPU. Cara ini digunakan apabila membawa keris Raja/Pangeran sebagai bukti utusannya tetapi yang boleh melihat hanya orang yang dituju. KANGJENG KYAI. keris diselipkan di Sabuk Lontong diantara lipatan kedua dan ketiga. ujung buntut urangnya melebar. pamornya penuh. besinya matang tempaan dan berkesan padat. Wonosobo. itu sebabnya disebut juga godongan. bagian Da pada Ron Da dibuat besar dan jelas. BRANGGAH. di Surakarta disebut Ladrang sedang di Madura disebut Daunan. sirah cecak meruncing pada bagian ujungnya. kerisnya disebut tangguh Mangkubumen. biasanya pamor mlumah serta teratur rapi. BUNGKALAN. kalau membuat Da pada Ron Da ujung ujungnya meruncing tetapi lekukannya tidak begitu dalam. pejetan dangkal dan samar samar. BRONGSONG. EMPU. jika tanpa kembang kacang. pakai pejetan tanpa ricikan lainnya. kalau keris lurus maka gandiknya miring. bentuk pamor pada ujung keris. kadang memekai ganja iras tanpa ricikan lainnya. kalau membuat bagian Da pada Ron Da ujung-ujungnya runcing dan lekukannya dalam. Bilah keris berukuran sedang. pada dapur Brojol tidak ada alis. Penampilan nya tampan tenang dan meyakinkan. BRAJASETIKA. Pamor apapun kalau pada bagian dekat ujung bilah bentuknya seperti lidah ular bercabang dua disebut pamor bungkalan dan tergolong pamor yang disukai. sogokan agak dalam dan melengkung ujungnya. tipis. Versi kedua bilahnya sedang dan lurus. hidup dijaman Sunan PAKU BUWONO IX. biasanya pamornya nginden. ada dua versi. salah satu dapur keris lurus. Beda dengan Tilam Upih. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 9 . bagian gandik dibuat miring. dangkal dan melengkung dekat ujung.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dibagian ujungnya. sirah cecak meruncing bagian ujung.bilahnya berukuran sedang tetapi tebal. Pusaka kraton Yogyakarta. secara keseluruhan kerisnya berpenampilan tampan dan gagah walau ukurannya tidak besar. Karyanya dikenali dengan ganjanya tergolong Sebit Ron Tal. sogokannya agak dalam. Kembang kacangnya seperti gelung wayang. tetapi sogokannya sempit. pertama bilah pendek. gandiknya dibuat miring. BRAJASETAMA.

tergolong pamor pemilih. Merupakan pamor rekan. setelah bagian gandok. BUNTUT CECAK. BUNTUT URANG. BUNTEL MAYIT. lihat WUNGKUL. pamor yang bentuknya menyerupai lilitan kain menutupi seluruh bilah keris. gandik polos tanpa ricikan lain lagi. memakai sogokan rangkap. bedor. paduan pamor miring dan mlumah. bagian paling belakang dari ganja kadang disebut buntut urang walau kurang tepat. buntutan atau kepet. Banyak yang beranggapan pamor ini kurang baik tetapi untuk orang yang kuat bisa mudah mendapatkan rezeki. Bagian ganja sebelah ujung itu papak tidak meruncing. ukuran bilah sedang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BUNGKUL. BUTA IJO. sraweyan dan ri pandan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 10 . sebutan ujung belakang ganja . pedang atau tombak. bagian ganja makin menyempit terus sampai hampir keujung namun dekat ujung ukurannya melebar kembali. Keris luk 9.

kembang kacang. nama salah satu dapur tombak luk 3. bilah panjang dan tebal. Tombak dengan motif cacing kanil tidak pipih tetapi bulat atau persegi. ri pandan. CAMPUR BAWUR. sopan dan rapi menyenangkan. lambe gajah dua. dikenal juga sebagai EMPU Kyai Mustopo. bawah dan tengah keris sehingga keris cenderung lurus. kerisnya dikenali sebagai berikut . ri pandan. EMPU. lambe gajah satu. CANCINGAN. lambe gajah satu. keris luk 13. ganja model Sebit Ron Tal. keris luk 13. sraweyan. luk nya makin keujung makin rapat. CARITA BUNTALA. kruwingan tidak melengkung landai tetapi berbentuk patah kaku. ukuran bilah sedang. memakai jalen. sraweyan. CARANG SOKA. memakai kembang kacang dengan sogokan rangkap tanpa ricikan lain. bilah sedang. 4 atau berbentuk belimbing. buntut cicak model buntut urang. keris yang lurus rata rata lebih tebal dibandingkan yang luk. Ada juga Carita luk 11. memakai kembang kacang. keris luk 3. Keris luk 9. Tombak cacing kanil sekarang berubah fungsi bukan sebagai tombak tetapi banyak digunakan sebagai tongkat komando. sogokan rangkap dan greneng. ukuran ganja seimbang dan serasi dengan panjang bilah. mirip cacing menggeliat dan berbentuk beda dengan luk keris biasa. bisa segi 3. lihat KANCINGAN. lambe gajah satu. CARANG MUSTOPO. memakai kembang kacang. 5 atau 7. memakai greneng dan pejetan. CARITA. Ada juga Caluring luk 13 dengan ricikan yang sama. CACING KANIL. gulu meled sempit.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK C CACAP. hidup dijaman PAKU BUWONO IV. atau Cluring merupakan dapur keris luk 11. Suatu kebiasaan keliru yang dilakukan pemilik keris dimasa lampau yaitu merendam bilah kerisnya dengan bisa ular atau isi perut ketonggeng. CALURING. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 11 . sogokan keris rangkap. Pamornya sederhana berpenampilan tampan. sraweyan. Ada juga luk 15. luk ada di atas. ukuran bilah sedang memakai kembang kacang. Bilah ramping dengan posisi agak merunduk. hal ini bisa merusak bilah . matang tempaan dan rapih. pada cacing kanil maka luk mengarah kesegala arah. ri pandan. keris ini mudah dikenali dari luk nya.

sraweyan dan ri pandan. kruwingan. luknya dalam. CARITA KAPRABON. keris luk 11. gusen sampai keujung bilah. jenggot. senjata tradisional Madura.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CARITA BUNGKEM. panjang bilah sedang. sabit tetapi bagian lengkung diujungnya lebih panjang dan runcing. panjang bilah normal. keris luk 9. CARITA GENENGAN. sraweyan. gusen. sogokan rangkap. lambe gajah dua. CARITA PRASAJA. jenggot dan greneng serta lis-lisan dan gusen. jalen dan jalu memet. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 12 . sraweyan dan greneng lengkap. bilah sedang. bilah sedang. lis-lisan. kembang kacang bungkem. CARUBUK. keris luk 11. jenggot dan lambe gajah satu. CARITA GANDU. panjang bilah sedang. ukuran sedang. kembang kacang. bilah sedang. keris luk 11. dus sogokan normal. kembang kacang. jenggot. ri pandan. CELURIT. kembang kacang. kembang kacang dan lambe gajah dua. sraweyan dan ri pandan. keris luk 11. keris luk 7. lambe gajah satu. tikel alis. CARITA KANAWA. jalen. keris luk 11. lambe gajah dua. mirip arit. jalu memet. sraweyan. kembang kacang. kembang kacang. CARITA DALEMAN. Dapur ini disebut juga Carita Gunungan. lambe gajah dua. greneng tanpa sogokan. ada yang mengatakan harus ditambahi dengan kruwingan.

bagian gandik terletak dibelakang. CINCIN KERIS. CENDANA MINYAK. PELET. panjang bilah sedang dengan kembang kacang. dua lambe gajah ditepi bilah menghadap kebawah didekat bagian mentuk. CITRO. PELET. dulu banyak dimiliki oleh alim ulama. 7. selain itu juga memakai gusen dan lislisan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CENDANA KAYU. Pohonnya berkayu keras dengan tinggi bisa mencapai 15 m. tanpa ricikan apa apa. sogokan hanya satu didepan dan ukuran panjang sampai ujung bilah. Tuahnya baik untuk kewibawaan. luk terletak diujung keris. CEPLOK BANTENG. CENGKRONG. menyeluruh di wrangka. kadang bersinggungan dan menyebar diseluruh permukaan kayu wrangka. makin bagus makin mahal harganya. lambe gajah satu. CONDONG CAMPUR. kadang disebut cucuk. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 13 . kebanyakan buatan Mataram. bagian paling depan dari ganja dan merupakan bagian ujung dari sirah cicak. doreng. Cocor ada yang tumpul ada yang runcing. pelet kayu timoho. bilahnya sedang posisinya agak membungkuk. salah satu dapur tombak luk 13 mempunyai semacam kembang kacang. salah satu dapur keris lurus. 5. panjang sampai lebih dari setengah bilah. beberapa jenis dapur cengkrong ada yang luk 3. lihat Mendak. karena mudah menguap dan terlalu kental maka dicampur minyak klentik atau minyak mesin. untuk meminyaki keris. selain itu memakai ada-ada tipis disepanjang bilah. tuahnya dapat menawarkan ilmu jahat. bulatan bulatan sebesar daun kelor agak lonjong. kayu cendana dari Sumbawa terkenal harum baunya lebih dari cendana jawa. CEPLOK KELOR. salah satu dapur keris lurus. pelet kayu timoho yang bintik bintik besar rapat satu sama lainnya. COCOR. bahan pembuat wrangka yang banyak disukai terutama didaerah Surakarta sekitarnya. Urat kayu cendana yang bagus disebut ngulit urang. sogokan belakang tidak ada.

sepintas seperti keris Cengkrong.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CUNDRIK. keris yang diberikan mertua kepada menantu nya sebagai ikatan keluarganya. Bila suatu saat mereka bercerai maka keris itu dikembalikan kepada anak perempuan tersebut. CUNDUK UKEL. CURIGA. salah satu dapur keris lurus berukuran kecil sekitar sejengkal bilahnya umumnya agak tebal dan membungkuk. gandik terletak dibelakang berukuran panjang dan terdapat kruwingan yang jelas dan tegas. biasanya sebelum diberikan ke menantu terlebih dahulu diberikan kepada anak perempuannya. kata lain dari keris yang lebih halus dan sopan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 14 .

warangkanya dari kayu trembalo. Dalam dunia perkerisan. Kayunya biasanya dipilih yang gampang diukir tetapi harus keras dan punya urat yang indah. KANGJENG KYAI. Ricikan lainnya tidak ada. keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Jalak Sangu Tumpeng. DAN RIRIS. lihat PANDAN IRIS. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 15 . di Yogyakarta dan surakarta disebut juga ukiran. bilahnya tebal dan ditepinya ada gusen serta lis-lisan. tiap daerah punya ciri sendiri. DARADASIH. bentuk deder itu ada ratusan. permukaan bilah pada separuh bagian atas cenderung datar tetapi bagian bawah berbentuk ngadal meteng. bagian hulu keris terbuat dari kayu untuk pegangan keris itu. DARADASIH MENGGAH. bedanya garis yang menjulur sepanjamg bilah tidak berbentuk garis biasa tetapi lukisan pamor yang mirip dengan pintalan tambang atau pintalan tali. patokan dan pembakuan ini biasanya disebut pakem dapur keris. Brunei adalah kayu kemuning. tidak setiap orang bisa cocok. buatan Empu Supo dibuat jaman HAMENGKU BUWONO V. ditengah bilahnya memakai ada-ada yang ukurannya besar dan tebal sehingga terlihat jelas. DAMAR MURUB. Penamaan dapur keris ada patokannya. pada luk pertama terdapat pudak sategal. sesuai dengan ricikan yang terdapat pada keris itu dan jumlah luk nya. Riau. termasuk pamor pemilih. adalah penamaan ragam bentuk atau tipe keris. nama salah satu dapur tombak luk 5. pamor yang hampir mirip pamor Sada Saler. DEDER. serta kruwingan dibagian sor-soran. tergolong pamor rekan dan banyak terdapat pada keris dan tombak buatan Madura. sisi bilah bagian bawah tombak ini berbentuk menyudut. salah satu dapur tombak luk 5. pendoknya dari suasa.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK D DADUNG MUNTIR. DAPUR. ada pembakuannya. DANUWARSA. lihat URUBING DILAH. Sisi bilah yang menghadap terdapat semacam kembang kacang dan dua lambe gajah yang kecil kecil ukurannya. Tuahnya menambah kewibawaan dan keberanian serta keteguhan hati. kayu yang dianggap baik di Jawa adalah kayu Tayuman sedang di Malaysia. merupakan putran dari KKA KOPEK.

biasanya dibuat indah bahkan ada yang diberi kinatah. kalau mengumpul diujung bilah disebut Deling Pucuk dan kalau dibagian pesi disebut Deling Paksi. tetapi mulai tengah bilah sampai ujung tipis dan datar. DUNGKUL. memakai pudak sategal dan kruwingan . ukuran kerisnya sedikit lebih panjang daripada keris bukan kalawija. DEWADARU. nama lain dari Akhodiat di Madura. DUWUNG. gamvaran warangka kayu timoho berupa jurai jurai berwarna hitam atau coklat pada permukaan kayu. DORENG PELET. PELET. karena indahnya maka timoho pelet dewadaru banyak dicari orang. lambe gajah dua dan sraweyan. nama gambar pada warangka yang berupa garis garis tipis dan tebal berwarna hitam atau coklat tua berjajar dari atas kebawah atau miring. lihat WUNGKUL. dianggap lebih halus dan biasa digunakan oleh priyayi Jawa.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK DELING. bilah bagian bwah sor-soran agal tebal. Mempunyai kembang kacang. kegunaannya lebih sebagai tombak pusaka yang tidak dipakai secara langsung dalam pertempuran. nama keris luk 21. PAMOR. tuahnya bisa mendapat keberuntungan. gambaran ini selain di kayu timoho juga ada pada kayu cendana dan kayu yang lain. padanan kata keris. tombak bercabang dua. DORA MENGGALA. Tergolong keris langka dan buatan lama. ada yang lurus dan ada yang ber luk 3. salah satu dapur tombak luk 5. tergolong kalawija. sepintas mirip kulit harimau. DWISULA. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 16 . Pada sisi bilah uang menghadap kebawah terdapat bentuk yang menyerupai kembang kacang dan satu lambe gajah berukuran kecil. kalau menyebar dibilah keris disebut Delung Settong. 5 atau lebih. tidak terlalu populer dibandingkan tombak Trisula. DRAJIT.

ilmu mengenai keris yang tampak dari luar dan merupakan lawan dari esoteri keris. berbentuk menyudut tajam menonjol sekitar 0. Pembuatannya tergolong sukar dan karena dapat dirancang maka termasuk pamor rekan. biru atau hijau. manfaat. Pamor ini tergolong pemilih dan dipercaya dapat menambah wibawa pemiliknya. pamor yang menyerupai tulang ikan. ENDAS BAJA. anak Empu Supanjang dan leluhur Empu Jeno. semacam kepala ikat pinggang. kadang ada yang berwarna dasar merah. Empu yang hidup zaman Kartasura. katanya pemiliknya akan sering mendapat musibah karena ulahnya sendiri. khasiat. Sebuah epek baru dapat dikenakan bila dilengkapi timang. lebar sekitar 6 cm dan panjang sekitar 95 cm sampai 140 cm.5 cm dan tempatnya sejajar dengan tengah lobang searah dengan garis pesi keris. ESOTERI KERIS. Menurunkan Empu Jeno Harumbrojo dan Empu Genyo. bedanya lebih kurus dan tergolong pamor miring. semacam ikat pinggang tradisional dan merupakan kelengkapan pakaian Jawa. Madura atau Bali. Disesuaikan dengan baju yang dipakai. sepintas seperti pamor Ron Genduru. Apa yang dilakukan serba salah. Terlepas dari benar atau tidaknya maka esoteri ini merupakan salah satu budaya per-kerisan dan dibicarakan juga dinegara lain dan kadang sering dibicarakan dari sudut agama. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 17 . bagian yang menonjol pada sisi atas ditepi sebuah warangka gaya Surakarta. Yogyakarta. atau ngento-ento merupakan nama desa di Sleman yang pada masa silam merupakan tempat Empu Supo Winangun. penunggu dan semacamnya. sebaiknya dibuang atau dilarung . tayuh. ENTO-ENTO. pamornya selalu terdapat pada bagian sor-soran. ERI WADER. ERI CANGKRING. pengaruh. terbuat dari bludru dan kadang dihiah benang emas atau manik manik. Tanda tanda kerisnya tidak tercatat hanya selalu membuat keris gaya Mataraman. pamor yang menurut banyak orang bertuah buruk. pada umumnya berwarna dasar hitam. ENTO WAYANG. daya magis. tanjeg. membicarakan mengenai tuah. EPEK. ilmu yang memusatkan pada apa yang tidak tampak dari luar.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK E EKSOTERI KERIS.

Semua keris para prajurit sampai perwira dikumpulkan dan diberi hiasan kinatah Gajah Singa kemudian dikembalikan lagi kepada yang punya. tombak pusaka Kraton Yogyakarta. salah satu dapur keris lurus yang panjang bilahnya berukuran sedang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 18 . terjadi pemberontakan yang dipimpin Adipati Pragola. Tuban. Kinatah gajah singa diberikan karena keris tersebut telah berjasa membantu pemiliknya. khususnya bergaya Madura. GAJAH MANGLAR. berasal dari pemberian pendeta dari Pratiwagung pada Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. sebutan orang Madura untuk warangka model Gayaman. KANGKENG KYAI.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK G GABILAHAN. pendoknya dari emas bertahtakan intan berlian. berdapur Gajah Manglar. kaki depan tegak sedang kaki belakang ditekuk. diserahkan kepada putranya Pangeran Demang dan pada zaman Sultan HAMENGKU BUWONO V kembali ke Kraton. bahan baku untuk warangka yang banyak jumlahnya. keris ini memakai gusen. Jenggala dan Singasari menggunakan hiasan itu. GADA TAPAN. Jawa Tengah bagian utara. waktu itu didaerah Pati. gajah Thailand agak kekuningan warna gadingnya dan keretakan agak banyak. GADING. Permukaan yang tidak tertutup hiasan gajah singa dihiasi ornamen hiasan lain. Ada yang menyebutnya dapur Kikik saja atau Naga Kikik. gandik keris ini diukir dengan bentuk srigala sedang melolong. berdapur Gada dengan hiasan sinarasah emas. Kini KK Gada Tapan dan KK Gada Wahana menjadi dua tombak pendamping pusaka KK Ageng Pleret. berdapur Gada. GAJAH SINGA. Walau penghargaan kinatah Gajah Singa diberikan pada zaman Mataram tetapi ada juga keris buatan Majapahit. KANGJENG KYAI. terjadi pada pemerintahan Sultan Agung Anyokrokusumo. Gajah melambangkan angka 8 sedangkan Singa angka 5. dapur ini tergolong populer dan banyak penggemarnya karena indah bentuknya dan tinggi mutunya. Sebagian pecinta keris menolak menggunakan warangka gading ini karena kekerasannya dapat membuat aus bilah keris dan merusak pamor. GADA WAHANA. GANA KIKIK. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. itulah sebabnya keris pusaka tidak ada yang diberi warangka gading. adaadanya tebal dan nyata. gading gajah afrika umumnya panjangnya mencapai 2 m dengan berat rata-rata 21 kg sedang gajah asia beratnya sekitar 19 kg dengan panjang ratarata 160 cm saja. KANGJENG KYAI. ini untuk peringatan Mataram memadamkan pemberontakan Pati karena Gajah Singa artinya perlambang angka tahun sesuai dengan candra sengkala. puasa Kraton Jogya. keris pusaka Kraton Yogyakarta. warangka dari kayu Timoho. Gajah Sumatra gadingnya termasuk paling mahal dengan warna lebih putih dan keretakan tidak banyak. sesudah pemberontakan berhasil dipadamkan maka Raja Mataram memberikan tanda kehormatan Kinatah Gajah Singa pada prajuritnya. nama salah satu jenis hiasan kinatah yang ditempatkan bagian bawah ganja. curiga (keris) angka 5 dan tunggal melambangkan angka 1 dan karena candra sengkala (lambang angka tahun) selalu dibaca dari belakang maka yang dimaksud adalah 1558 kalender Jawa. sedang gajah Afrika banyak retak gadingnya.

Ketiga karena ganjanya rusak dan diganti. Disemenanjung Melayu. Ukuran dan ketebalannya bermacam-macam. KANGJENG KYAI. Serawak dan Sabah serta Riau disebut juga Aring. ganja Sebit Ron Tal. mirip bentuk buah gayam. GANDAR IRAS. dan apa tuahnya dengan demikian apabila orang tersebut telah tertebak apa tuah kerisnya dia merasa seperti “ditelanjangi” sehingga untuk menutupinya dia memesan ganja wulung. banyak pendapat emngapa kerisnya berpamor bagus sedangkan ganjanya tidak berpamor. GANDAWISESA. bagian depanya mirip kepala cecak disebut sirah cecak. Bentuk gayaman Yogyakarta agak beda dengan gayaman Surakarta. namun sering disebut ganja saja. pada jaman dulu banyak orang yang memahami ilmu keris terutama isoterinya. adalah bagian “raut muka” dari sebilah keris. Bagian gandik ini hampir selalu berada dibagian depan keris. dengan hanya melihat bagian ganjanya yang tampak orang akan menduga keris itu berdapur apa. gambaran pada warangka kayu Timoho berupa bulatan besar tidak teratur dipermukaan. bagian bawah dari sebilah keris. ganja mewakili lambang yoni sedang bilahnya melambangkan lingga. begitu pula gayaman Madura (gabilahan). jadi seluruhnya dibuat dari satu bongkah kayu tanpa sambungan apapun. Letaknya tepat diatas sirah cecak. Ganja yang tidak berpamor. pamornya apa. adalah salah satu bagian dari warangka keris. sedang bagian “ekor” disebut buntut cecak. Ragam bentuk ganja ada beberapa macam. banyak dicari oleh Dalang. Bentuknya sepintas mirip buntut cecak tanpa kaki. bagian ganja keris yang bagus itu dilepas lalu dijadikan campuran bahan baku pembuatan keris duplikat. GANJA WULUNG. selain indah bertuah baik dan disenangi orang sekeliling. GANDRUNG.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK GANDAR. nama salah satu bentuk warangka didaerah Surakarta dan Yogyakarta. seolaholah merupakan alas atau dasar keris tersebut. warangka dari kayu Trembalo dan pendok bertahta rajawarna. GAYAMAN. kegunaannya untuk melindungi bilah keris. makanya disebut gayaman. GANJA. Wulung. Wilut. Keris ini buatan Penembahan Mangkurat dizaman pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. bagian “perut” ganja disebut Wetengan atau Gendok. ada yang dilengkapi racikan lain. Warangka Gandar Iras selalu lebih mahal dari warangka biasa karena bahan kayu yang utuh dan cukup untuk membuat warangka ini sulit dicari dan banyak bahan terbuang dalam proses pembuatannya. Pertama. GANDIK. Kelap Lintah. Brunei. PELET. begitu pula bagian perut dan ekornya . Dungkul. sedangkan keris aslinya dibuatkan ganja wulung. Ada gandik polos. pada bagian tengahnya ada lobang untuk memasukan bagian pesi. berdapur Naga Siluman. warangka ini paling banyak dipakai orang KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 19 . hanya pada beberapa dapur keris antara lain dapur “cengkrong” yang letaknya dibelakang dari bilah keris. Kedua. dibuat dari kayu yang tidak terlalu kerasbentuknya bulat panjang dan pipih. keris itu adalah keris yang bagus kemudian dibuatkan putran-nya (duplikat). warangka yang menyatu dengan gandar . keris pusaka Kraton Yogyakarta. banyak gandar dilapisi selongsong logam berukir indah dan disebut pendok. Kata “gandik” dalam bahasa Jawa berarti batu penggilas yang bentuknya bulat panjang. Bagian bilah dan bagian ganja dari sebilah keris merupakan kesatuan yang tak terpisahkan melambangkan kesatuan lingga dan yoni.

simetris kiri dan kanan. Sebagian orang menyebutnya wadukan. salah satu dapur tombak bilah lurus dan bilahnya simetris. GENYODIHARDJO. atau wetengan atau waduk adalah nama bagian tengah ganja. berdapur Carita luk 11. keris pusaka Kraton Yogyakarta. pendok dari pendok slorok terbuat dari suasa.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK karena lebih sederhana . KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 20 . salah satu dapur tombak lurus seperti daun bamby. menyerupai daun sirih. salah satu bagian keris yang merupakan bagian tepi dari punggung keris sebelah pangkal. KANGJENG KYAI. hanya petugas khusus dan kerabat raja tertentu yang boleh masuk. Yang tajam hanya sisi depannya. dapur ini banyak terdapat pada tombak kuno terutama buatan zaman Pajajaran dan Segaluh. salah satu jenis pedang sabet dan berat bobotnya. salah satu dapur tombak lurus seperti daun dadap. salah satu dapur tombak lurus berukuran kecil. pandai keris dari Yogyakarta. GEDONG PUSAKA. pada bagian bawah ada lekukan landai yang berbentuk semacam pinggang. ricikan lain tidak ada . bentuknya mirip gadong andong. hampir tak ada ada-ada. ringkas ukurannya dan tidak mudah patah dan umum digunakan sehari-hari sebagai kelengkapan pakaian daerah. simetris dan tipis. Bentuk variasi dari gerigi ini berbeda dari daerah satu ke yang lain tetapi bentuk dasarnya sama. Ditengah bagian gendok terdapat lubang untuk memasukan pesi. pamor ini tergolong populer dan banyak dijumpai. GOLOK. ricikannya yang lain tidak ada. warangka dari kayu Timoho. bagian tengah dari bawah ke ujung terdapat ada-ada. ditengah memakai ada-ada dari pangkal hingga ujung bilah. Biasanya tombak ini berukuran kecil kadang disebut dapur Ron Dadap. bagian tepi bilah ini bentuknya menyerupai gerigi dengan ujung-ujung runcing. GODONG DADAP. bangunan khusus di keratom tempat penyimpan pusaka. GODONG PRING. GODONG ANDONG. bilahnya tipis. GRENENG. lebar. GENDOK. Ditengah bilah dari bawah sampai atas memakai ada-ada tipis. GODONG SEDAH. Ada yang mengatakan bahwa bentuk greneng merupakan tandatangan sang empu karena setiap empu terutama bagian Ron Da selalu berbeda satu dengan lainnya. simetris dan tipis. biasa disebut Ron Sedah. kakak empu Jeno walau garapannya masih kalah dari empu Genyo. bentuknya agak beragam umumnya berbentuk lameng pendek bagian punggungnya cembung pada ujungnya. GIRIREJO. sedang bagian depannya lurus. Keris ini dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dari abdi dalem bernama Bekel Wasadikara. sedang seloroknya dari emas murni. bentuknya menggembung bagaikan perut kenyang. lebar ditengah pipih.

gulu melednya sempit sirah cecak berbentuk lonjong dan meruncing pada ujungnya. ukuran ganjanya menyempit dibandingkan dengan bagian depannya. nama salah satu dapur tombak yang bentuknya menyerupai gunungan wayang kulit. GULU MELED. jalennya pendek tapi lambe gajahnya menonjol panjang. GUTUK API. Jadi mirip bagian leher seekor cicak. pusaka Keraton Yogyakarta. besi ini kurang baik untuk bahan keris karena mudah keropos dan berpori. Banyak diantaranya tidak memakai bahan pamor. pamor yang menyerupai binatang kala atau ketonggeng dengan ekor mencuat keatas. ukuran bilah lebih besar dari rata rata buatan Majapahit tapi lebih ramping. berbilah tipis dan lebar. mineral besi terdiri dari trioksida besi yang terikat air berwarna kekuningan. dibagian gulu meled ini. semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I diberikan ke Pangeran Adinegara. Kalau membuat kembang kacang bentuknya melingkar sekali. yaitu hitam keabu-abuan dibagian tengah dan hitam legam dibagian pinggir bilah. berdapur Jalak. GUNA. daerah sempit itu yang dibatasi oleh tepi bilah yang tajam dengan garis lis-lisan. adalah daerah sempit sepanjang tepi bilah keris atau tombak. Tombak ini umumnya menyerupai gunungan wayang kulit. empu terkenal yang hidup dijaman penjajahan Belanda. sampai saat ini keris buatan Kyai Guna masih populer didaerah Madiun dan Ponorogo dan sekitarnya. Penampilan keris secara keseluruhan memberi kesan gagah. jika tidak memakai kembang kacang maka gandiknya agak panjang dan tidak begitu miring. EMPU. GUSEN. KANGJENG KYAI. Keris ini buatan empu keraton pada jaman pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. rumus kimianya Fe2O3. Karya karyanya demikian indah. buntut urangnya berbentuk nguceng mati dan tidak pakai tunggakan. Sogokannya dangkal tapi panjang. GUNUNGAN. terus tetap kecil sampai kebawah. warangkanya dari kayu Timaha. putranya. selanjutnya jatuh ketangan Temenggung Mertadiningrat dan dikembalikan ke keraton pada mas Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK GOTHITE. orang Madiun dan Jawa Timur menyebutnya keris pamor waja. Pamor ini selalu terletak di sor-soran. GULING. berdapur Carita dengan bagian ganja bertahtakan intan. janurnya berbentuk mirip lidi. KYAI. tinggal di Magetan. lekukannya tergolong dangkal . salah satu bagian dari ganja yang letaknya dibelakang sirah cecak.H2O. pendoknya jenis blewahan terbuat dari emas bertahtakan intan permata raja warna. banyak keris karya Ki Empu Guling memakai Ganja Wulung. Kalau membuat bagian Dha pada Ron Dha. Besi yang dipakai 2 rupa. GUNAWISESA. Tanda tandanya adalah. pamor ini tergolong baik untuk menolak sesuatu yang tidak dikehendaki dan tergolong pemilih. lembut dan padat. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 21 . GUMBOLO GENI. ganjanya melengkung. berwibawa dan anggun. Madiun. Pamornya rumit dan halus. keris pusaka keraton Yogyakarta. selain ada-ada pada bagian sor-soran tombak ini tidak punya ricikan apapun. Karena dari bahan baja maka keris Kyai Guna terkenal amat kuat dan dapat melubangi kepingan logam. merah dan kecoklatan. KANGJENG KYAI. empu terkenal di zaman Mataram. Warangkanya dari kayu Timoho dengan pendok emas rajawarna. Kerisnya berukuran panjang dan besar dan pada umumnya berdapur lurus.

terbuat dari bahan kayu yang keras. HULU PEKAKAK. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 22 . Jambi. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Cengkrong. terbuat dari kayu keras. HULU BURUNG. KANGJENG KYAI. bahkan ada pula yang dari perak. Bangkinang. gading atau perak. warangka dari kayu Timoho. Riau. Keris ini didapat Sri Sultan Hamengku Buwono II dari “Kangjeng Gubermen” sewaktu Sultan ditawan di Penang. Bentuknya menyerupai kepala raksasa dengan mata besar dan hidung panjang yang distilir.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK H HARJAMULYA. nama salah satu jenis hulu keris berbentuk burung. Brunei dan Sabah. Riau dan Semenanjung Melayu serta Pathani (Thailand Selatan). pendok blewahan terbuat dari emas. gading atau gigi ikan duyung. dengan ukiran bahan gading. Serawak. bentuk ini sudah jarang dipakai namun dulu banyak dibuat orang di Jambi. nama hulu keris terkenal disemenanjung Malaka. Dipulau Jawa bentuk ini dijumpai juga didaerah Surakarta dan disebut Rajamala.

ILINING WARIH. tuah pelet ini baik. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 23 . Surakarta. lagipula garis tepi pelet itu tidak rata lurus melainkan seperti sobek sobek. bedanya pamor ini tidak sehalus pamor Adeg. banyak dijumpai dalam pasir besi. Sepintas pamor ini mirip pamor Adeg.. di Jawa disebut teknik Sinarasah. pamor ini tidak memilih. berwarna hitam metalik atau setengah metalik. KENDIT. Tipes. lagipula garis-garis tersebut menampilkan kesan seperti air yang mengalir. INLAY. Teknik ini banyak digunakan untuk membuat pedang di Iran terutama dikota Isfahan dan Shiraz. ahli pembuat Warangka dari Surakarta. Alamatnya . nama gambar pelet pada kayu Timoho. terkenal dengan nama pasir Ilmenit. ILMENIT. keris keris buatan pulau Jawa diduga banyak menggunakan bahan mineral ini.TiO2. Pamor ini tergolong pamor rekan. jenis material besi terdiri dari trioksida besi-titanium. ada yang menyebutnya banyu mili atau toya mili. oleh karena itu dinamakan kendit ilat-ilatan. MRANGGI. dalam pembuatannya teknik Inlay lebih mudah daripada pembuatan kinatah. sepintas lalu seperti lidah api yang menjulur. tetapi banyak yang bercabang. pemiliknya mudah “mengikat” pengikut dan orang dibawah pengaruhnya sehingga banyak dicari mereka yang ingin menjadi pemimpin. salah satu cara menghias tosan aji. jalan Nirbitan no 3. tuahnya memperluas pergaulan dengan lapisan masyarakat. Rumus kimianya Fe2O. gambarnya mirip gambar pelet kendit biasa tetapi tidak menyambung dan agak bergelombang. INDARTO. nama pamor yang bentuk gambarannya menyerupai garis-garis membujur dari pangkal keujung bilah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK I ILAT-ILATAN. caranya dengan membuat guratan dipermukaan bilah. alur yang terjadi kemudian diisi dengan cairan emas atau perak. Garis-garis ini ada yang utuh dan ada yang putus-putus.

kadang disebut juga JAKA UPA. Kalau membuat kembang kacang selalu berbentuk Nguku Bima. tadinya milik Penembahan Mangkurat. bedanya terletak pada gusen. pendoknya blewahan terbuat dari suasa. tinggal dikabupaten Jenu. JAKA TUWA. KANGJENG KYAI. EMPU yang hidup dijaman Majapahit. pejetan dan pakai tingil. JAKA UPA. kadang pakai tinggil. blumbangannya agak dalam. bagian janurnya dibuat tajam. secara keseluruhan keris buatan Empu ini berpenampilan keras gagah walau ukuran bilahnya tergolong kecil. KANGJENG KYAI. Dibanding sogokan keris lain maka sogokan keris ini tergolong sempit. Besinya mempunyai kesan ngelempung bagai tanah liat. bilah keris tidak terlalu menunduk dibanding dengan keris buatan Majapahit lainnya. atau JALAK DINGIN. memiliki sogokan rangkap. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 24 . Semula milik Adipati Purwadiningrat dari Magetan diberikan ke putrinya Kangjang Ratu Kedaton. pakai tikel alis. Garis Ganjanya datar termasuk Ganja Wuwung. begitu pula sogokannya dalam dan panjang. nama salah satu dapur keris lurus ukuran bilah lebar. kemudian ditarik ke Kraton dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. kemudian menjadi permaisuri Sri Sultan HAMENGKU BUWONO II sehingga kerisnya juga menjadi pusaka kraton.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK J JAKA LOLA. JALAK BUDA. panjangnya sedang. sogokan rangkap dan tipis. JAKA TUWA. panjang bilahnya sedang. Tikel alisnya juga dalam. bagian sirah cecak meruncing dibagian ujungnya. Keris ini merupakan duplikat (putran) dari KK Sengkelat yang dibuat dihalaman Kraton. Permukaan keris ini tidak rata melainkan kropos bopeng. gandiknya polos. Gandiknya polos. ricikan lain tidak ada. Sepintas mirip sekali dengan keris Tilam Sari. Majapahit. JALAK. gandiknya polos pejetannya dangkal. lihat JAKA TUWA. nama salah satu dapur keris. keris pusaka kraton Yogyakarta. keris yang bilahnya lebar. Ukuran bilahnya sedang. ganja ini berukuran “agak gemuk” disbanding dengan ukuran bilah kerisnya. JAKA SURA. pendek dan lurus. sorsoran agak tebal. pejetan dan sogokan rangkap tapi pendek. berdapur Pandawa Paniwen Panji Sekar. nama salah satu pusaka Kraton Yogyakarta. warangka dari kayu Timoho Bosokan Kendit Putih. pejetannya dangkal. warangkanya dari kayu Timoho dengan pendok emas bertahtakan Raja Werdi. EMPU. lambe gajahnya panjang. Besi yang digunakan hitam legam berserat halus. Keris buatannya mempunyai ciri. lihat KALOLA JAKA PRATAMA. memakai gusen. berdapur Sengkelat Luk 13. ukuran panjang bilahnya sedang. pamornya rumit dan halus. sehingga dikenal juga dengan nama EMPU Adipati Jenu. keris bilah lurus. JALAK DINDING. lurus. panjang sogokannya hanya separuh dari ukuran normal.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JALAK MAKARA, seperti pamor JALAK hanya bagian bawah gandinya diukir timbul MAKARA.

JALAK NGORE, adalah salah satu dapur keris lurus, panjang bilah sedang, ada-adanya terlihat jelas dan tebal sampai keujung bilah, gandik polos, pakai pejetan, sraweyan dan greneng.

JALAK PITURUN, atau disebut juga JAKA PITURUN, keris lurus dengan panjang sedang dan gandik polos, memakai pejetan, tingil, ada-adanya jelas dan sogokannya rangkap. Bentuknya mirip Jalak Sangu Tumpeng, bedanya Jalak Piturun tidak pakai tikel alis dan ada-adanya tidak jelas.

JALAK NGUWUH, keris lurus dengan panjang sedang, gandik polos, memakai pejetan dan tingil. Adaada terlihat jelas dan tebal, sampai keujung bilah. Bentuknya mirip Tilam Sari, kadang dinamakan Jalak Nguwoh.

JALAK NYUCUP MADU, keris lurus, panjang normal, pejetan, gandik polos, greneng dan sogokan berukuran pendek didepan. Umumnya sogokan sempit dan dalam, memakai tikel alis. JALAK SANGU TUMPENG, salah satu dapur keris bilah lurus, ukurannya sedang, gandiknya polos memakai tikel alis, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan dan tingil. Ricikan lain tak ada. Tuahnya memudahkan mencari rejeki dan pamornya tidak pemilih. Biasanya dipunyai pedagang, pegawai Bank, pengusaha.

JALEN, bagian keris yang berbentuk tonjolan runcing, hanya satu buah, letaknya persis diketiak kembang kacang.

JALAK SUMELANG GANDRING, keris dapur lurus, bilah sedang, gandik polos, pejetan dan sogokan satu didepan. Sogokan belakang tidak ada, memakai tikel alai, kruwingan dan tingil. Bagian ada-adanya cukup jelas.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

25

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JALU MEMET, nama bagian keris yang berupa tonjolan runcing, kecil, pada bagian paling bawah dari gandik. Diatas bagian Jalu Memet ini hampir selalu ada Lambe Gajah. JAMANG MURUB, keris dapur lurus, panjang bilah sedang, bentuknya khas, karena gandiknya polos lebih miring disbanding gandik keris lain, memakai blumbangan, sogokan rangkap berukuran pendek, memakai lis-lisan dan gusen, ada-adanya cukup jelas. JANGKUNG MANGKUNEGORO, lihat Segoro Winotan. JANGKUNG, keris luk 3 ukurannya panjang, bilahnya sedang, kembang kacang berbentuk gula milir, sogokan rangkap dengan ri pandan.

JANGKUNG PACAR, Luk 3 panjang bilahnya sedang, kembang kacang, jenggot, lambe gajah dua, sogokan depan berukuran panjang, ada yang sampai tengah bilah dan ada yang sampai pucuk.

JAPAN, EMPU, terkenal dijaman Surakarta Hadiningrat, keris buatannya berciri ganjanya agak melengkung, gulu melednya agak gemuk, sirah cicak meruncing pada bagian ujungnya, wetengannya meramping, buntut urangnya melebar. Bilahnya berukuran sedang , besi tempaannya matang, pamornya menancap lumer pandes pada permukaan bilahnya, motif pamor sederhana, Wos Wutah, Pendaringan Kebak dan pamor sejenis. Bilahnya tidak begitu condong kedepan disbanding dengan keris buatan Surakarta lainnya. Kalau membuat kembang kacang mirip gelung wayang, sogokan agak dalam dan makin meruncing keujung, blumbangannya lebar, dalamnya cukup. Kalau tanpa kembang kacang, gandiknya miring, secara keseluruhan berpenampilan berani dan berwibawa. JARAN GUYANG, keris dengan Luk 7, gandiknya polos, pakai blumbangan, tingil atau tidak ada tingil melainkan greneng wuwung. JAKASUKADGA, EMPU, terkenal dijaman PAKU BUWONO IX di Surakarta, buatannya banyak dicintai penggemar keris karena apik dan rapi. Pamornya nginden, ukurannya sedang, tidak terlalu tebal, besinya matang tempaan dan berwarna kebiruan, biasanya berpamor wos wutah, Pendaringan Kebak, Bendo Segoro, Buntut pari dan sejenisnya. Bagian ganja mendatar, sirah cicak berukuran sedang, guru meled dan wetengannya juga sedang, buntut urang melebar diujungnya, kembang kacangnya dibuat menyerupai gelung wayang, lambe gajahnya manis, sogokannya dalam, makin keujung makin sempit, bagian Dha pada Ron Dha dibuat rapi dan jelas. Jika mempunyai luk maka luknya mempunyai lekukan yang dalam sehingga secara keseluruhan berpenampilan menarik hati, tampan dan anggun. JARUDEH, keris luk 9, ukuran sedang, kembang kacang dan lambe gajah satu, memakai jenggot dan sogokan. JARUMAN, keris luk 9, ukuran bilah sedang, sogokan rangkap dan memakai sraweyan, gandiknya polos.

JAWA DEMAM, hulu keris yang dikenal di Semenanjung Malaysia, Jambi, Riau, Brunei, Sabah, berbentuk manusia dengan ikat kapala. Sedang melipat tangan didepan, bentuk distilir dengan indah terkadang masih dihiasi dengan ukiran halus dan rumit. Umumnya dari kayu keras, gading atau perak.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

26

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JAROT ASEM, nama pamor keris atau tombak yang tergolong langka, gambarnya menyerupai serabut kasar saling menyilang tetapi tidak saling tindih, tergolong pamor sukar pembuatannya dan masuk pamor rekan. Tidak memilih dan juga bertuah pemiliknya lebih teguh hatinya dan besar tekadnya.

JENO HARUMBROJO, EMPU, Kalangan pakar dan penggemar mengakui bahwa EMPU yang ada di Jawa saat ini tinggal satu, yaitu EMPU Djeno Harumbrodjo yang tinggal di desa Gatak, Sleman Yogyakarta (15 km barat Yogya) dari silsilahnya EMPU ini memang keturunan ke 15 dari EMPU Supo pada jaman kerajaan majapahit (abad 13).

JENGGOT, atau JANGGUT, nama bagian keris yang bentuknya berupa tonjolan runcing yang terletak di “dahi” kembang kacang. Jumlah tonjolan ini pada umumnya tiga buah berderetan. JERUK NIPIS, lihat NIPIS, JERUK. JIMAT, KANGJENG KYAI, salah satu Tombak Pusaka Kraton Yogyakarta, berdapur KUDUP GAMBIR, dimiliki Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I sejak masih menjadi Pangeran Mangkubumi. JIRAK, EMPU, terkenal didaerah Tuban jaman akhir Majapahit sekitar abad 12, keris buatannya bertanda khusus, besinya keras, kering tapi padat. Pamornya lembut menggerombol rapat, kebanyakan Wos Wutah atau Ngulit Semangka. Bentuk bilah manis menyenangkan, bagian “pinggang” bilahnya menyempit ramping, panjang bilah sedang, tebal tipisnya cukup. Kalau pakai sogokan dibuat dangkal, gandiknya pendek ganjanya tergolong ganja wuwung, guru meled dan bagian ganjanya sempit, secara keseluruhan keris ini berpenampilan ayu, cantik dan anggun. JOHAN MANGANKALA, salah satu dapur keris luk 13, panjang normal, gandik polos, dua sogokan normal, sraweyan dan greneng lengkap. JWALANA, lihat Pamor Tiban.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

27

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

K
KACANG, EMPU KI, terkenal didaerah Madura pada jaman Majapahit mulai berdiri, tandanya bilah lebar, ukurannya agak lebih panjang dari keris lainnya, besinya keras berpori halus namuk karena mengelompok ada kesan kasar. Ganjanya menampilkan kesan miring, kedudukan keris pada ganja miring kedepan sehingga ada kesan menunduk sopan, bagian gandiknya miring, kalau memakai kembang kacang maka bagian itu relatip besar tetapi ramping, kesannya keris keras, kasar tapi tidak sombong. KAGOK, model warangka atau ukiran hulu keris yang tidak bergaya Yogyakarta atau Surakarta. Warangka gaya Surakarta mengikuti gaya pesisiran dengan sedikit pembaharuan pada bentuknya sedang warangka gaya Yogyakarta mengikuti gaya Tunggaksemi dengan sedikit pembaharuan pula. Warangka model kagok dibuat didaerah yang tidak fanatik model Surakarta atau Yogya misalkan Kedu, Banyumas, Bagelen, Jepara tetapi masing masing daerah juga punya cirri khas daerah masing masing. KALA CAKRA, Kitanah, hiasan berupa pahatan atau relief pada bilah keris atau tombak. Bentuknya berupa binatang Kala dan sebuah lingkaran Cakra. Penambahan ini dimaksudkan sebagai rajah, yakni gambar yang dianggap mempunyai tuah tertentu. Kinatah ini ada yang dilapis emas atau perak.

KALA LUNGA, keris Luk 23, ukuran panjang lebih panjang dari keris biasa memakai kembang kacang, jenggot, lambe gajah dua, jalen dan jalu memet. Memakai sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan dan greneng lengkap, termasuk keris langka, seandainya ada biasanya keris lama.

KALA NADAH, keris luk 5, memakai pejetan dan sraweyan, ada sogokan rangkap tetapi hanya pada satu sisi, sisi lain polos tanpa sogokan, ukuran panjang bilah sedang dan termasuk keris langka.

KALA TINANTANG, keris luk 21, ukuran lebih panjang, memakai kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap, ukuran normal, memakai sraweyan dan greneng lengkap, tergolong keris langka dan buatan lama. KALAWIJA, keris yang luknya lebih besar dari 13, menurut berita, semua keris yang dibuat lebih dari luk 13 diperuntukan khusus untuk mereka yang dinilai masyarakat mempunyai penampilan atau pribadi yang lain umpamanya cacat badan, ahli sastra, tari dan sebagainya. KANCINGAN, keris dengan Luk 17, ricikannya sederhana, hanya kembang kacang, lambe gajah satu dan tingil saja. KANDA BASUKI, keris lurus, ukuran bilah sedang, memakai kembang kacang, lambe gajah satu, tetapi memakai Jalu Memet dan greneng lengkap. KALIANJIR EMPU, hidup dijaman Panembahan Senopati, Mataram, tanda tanda kerisnya, Ganja model Sebit Ron Tal ukuran sedang, sirah cecak agak kecil, gulu melednya sempit, yang terbanyak memakai ganja wuwung, tidak memakai pamor. Bilahnya berukuran sedang, baik panjang, lebar maupun tebalnya, kalau membuat luk maka terlihat menyenangkan, kembang kacang seperti gelung wayang, sogokan serasi

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

28

Pertama keris dengan bilah simetris. ramuan dari campuran bubuk belerang. sebuah kanyut tidak mungkin dimiliki oleh ganja yang buntut cecaknya berbentuk nguceng mati. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 29 . memakai sogokan rangkap. pamornya lembut tapi meriah. KASA. Kembang kacang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dan berukuran dalam. KANDANGAN. jalen dan lambe gajahnya biasanya kecil. KAMALAN. lambe gajah satu. Bagian sor-soran dibuat agak tebal. BESI. lihat KARNA TINANDING. ukuran bilah sedang. bentuknya menyerupai duri pipih yang melengkung runcing. terkenal didaerah Madura dan hidup dijaman awal Majapahit. KATUB. KEBO DENGEN. dibagian buntuk cecak yang berbentuk buntut urang. pamornya tidak tergolong meriah dan biasanya Pulo Tirto. garam dapur dan kadang air jeruk nipis (jeruk pecel). kikir atau asahan. hijau seperti rumput layu. jika membuat pejetan atau blumbangan agak sempit dan dalam ukurannya. sirah cicaknya membulat seperti irisan buah melinjo. KARIMO. Ada yang mengatakan tidak pakai greneng melainkan kembang kacang dan satu lambe gajah didepan dan belakang. keris yang sudah dikamal maka permukaannya akan terkikis sehingga tidak tampak bekas gerinda. keris luk 5. sraweyan. Kerisnya dinilai indah dan ampuh. memikat namun anggun. Hidup dijaman Belanda. tombak dan barang pusaka lainnya. KANYUT. ukuran bilah sedang. maka sogokannya dalam. lambe gajah hanya satu dan ri pandan. memakai kembang kacang. bagian keris letaknya diujung belakang ganja. atau MAHESA DENGEN. sisi bilah paling bawah berbentuk menyudut. Keris buatannya berkesan luwes menyenangkan tetapi wingit dan angker. desa dikawasan Sumenep. keris dan tombaknya biasanya berukuran kecil dan sederhana garapannya. KARA WELANG. kedudukan bilah condong kedepan. Madura bekas tempat tinggal EMPU Keleng. besi Karang Kijang adalah besi yang berurat. permukaan bilahnya ngadal meteng dengan ada-ada yang hampir tak terlihat karena tipis. salah satu dapur tombak luk 7. jenis besi pembuat keris. kalau pakai sogokan. KANTAR. ukuran sedang. Karacan termasuk dapur tombak yang langka. Penampilan keris secara keseluruhan menarik hati. keris ini memakai kembang kacang. sogokan rangkap dan sraweyan. Jawa Timur. Bagian ganjanya manis bentuknya dan tergolong Sebit Ron . gunanya untuk menuakan keris. keris luk 13. KARNA TANDING. KARNA TINANDING. warnya hitam kebiruan. greneng didepan dan belakang.bagian “pinggang” bilah agak ramping. bentuknya ada dua macam. nama salah satu dapur keris lurus. KARANG KIJANG.Ukuran lebar tombak ini dibagian bawah agak jauh lebih lebar disbanding bagian tengahnya. gandiknya panjang. ukuran bilah sedang memakai kembang kacang. lambe gajah satu. EMPU. menurut Ronggowarsito. salah satu dapur keris Luk 13. tombak ini juga memakai bungkul tetapi kecil dan tipis. berwarna hitam kehijauan. pembuat keris yang hidup di Bangil. uratnya seperti air laut. Katanya baik untuk pegawai negeri untuk mengangkat derajatnya. KARACAN. jadi seakan akan buntut urang itu dilengkungkan keatas. penamaan atas salah satu jenis besi.

KELEM. pemilihan besi atau keindahan pamor sehingga berkesan wingit. Ini terjadi karena bahan pamor bukan dari mutu yang baik. mempunyai sogokan rangkap dan tembus dari satu sisi ke sisi yang lain. atau MAHISA DENGDENG. dianggap mempunyai tuah yang baik bagi penggemar tosan aji untuk menetralkan pengaruh yang kurang baik dari keris lainnya. Walau secara umum bentuknya sama tetapi kembang kacang ada beberapa variasi bentuk yaitu Nguku Bima. Berdapur Jalak Sangu Tumpeng dengan warangka kayu Cendana wangi. Di Semenanjung Malaysia. mempunyai 2 buah gandik. bentuknya bagai tunas tumbuh. tergolong ganja wuwung. antara lain beras wutah. Brunei. sewaktu beliau dinobatkan sebagai Sultan Yogyakarta pada tanggal 13 februari 1755. Gandiknya tidak terlalu miring. jung isi dunya dan lain lain. gandik ini polos didepan dan belakang. bentuk Dha pada Ron Dha tidak tegas. Besi itu berkesan kering tapi montok. keris yang dalam pembuatannya lebih mementingkan tuah dari pada keindahan garapannya. keris Pusaka Kraton Yogyakarta yang dianggap PUSAKA UTAMA. Keris keris yang masuk jenis ini antara lain berdapur Jalak Budo. Semar Tinandu dan Semar Betak. Empu ini jarang membuat keris luk. KELENG. biasanya keris lurus. jika dilihat pamor itu kurang jelas. Nicolaas Hartingh.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KELAP LINTAH. KEBO DENGDENG. Tetapi karena yang membuat seorang Empu maka factor keindahan tetap ada pada keris tersebut. atau Sekar Kacang. KKA KOPEK dulu tanda mata Susuhunan PAKU BUWONO III kepada Pangeran Mangkubumi melalui Gubernur dan Direktur Pesisir Utara Pulau Jawa. bagian janurnya dibuat tajam sampai puyuhan. Empu Keleng menggunakan besi yang madas dan mentah. angker. Penempatan pamor pada bilah tidak menentu. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 30 . Sabah disebut Belalai Gajah. KERIS PUSAKA KANGJENG KYAI AGENG KOPEK. salah satu dapur keris lurus. sogokannya dalam dan panjang. Pamornya lembut. ganjanya agak panjang. adalah nama bagian keris yang bentuknya mirip namanya. Tikel alis agak pendek. Riau. bulat dan kokoh agak panjang. tapi tidak ruwet. Betok. kalau diraba terasa nyekrak. Kalau memakai kembang kacang.. KERIS TAYUHAN. penamaan jenis pamor melalui kesan penglihatan dan rabaan. pamor tidak diketahui tetapi pendoknya suasa bentuknya blewahan. tidak halus dan lumer. Gula Milir dan Nyunti selain itu walau bentuk dasarnya sama tetapi ada beda antara daerah satu dan lainnya. Kembang Kacang ini selalu menempel pada bagian atas dari bagian gandik. bagian bawah cenderung merupakan garis lurus. bilahnya simetris. hidup jaman Pajajaran. atau Tlale Gajah. KEMBANG KACANG. EMPU. sirah cicak tidak lancip. buntut urangnya ada yang papak dan ada yang ngunceng mati. pada umumnya jenisnya pamor mlumah. Ricikan lain tidak ada dan tergolong langka. ukurannya sedang. KERIS TINDIH. tanpa ricikan apa-apa. tanda kerisnya. Ganjanya iras dan bentuknya kelap lintah. Pogok. keris luk 5.

Bagian kembang kacang dibuat seperti gelung wayang. lebarnya juga sedang. Sampai sekarang keris nya selalu dicari dan harganya mahal. tanda tanda utama memberi penampilan anggun. Pellet kendit ada beberapa antara lain Kendit Putih. Demikian pula orang biasa dilarang menggunakan cara ini. ukuran panjang bilah sedang. KENANGA GINUBAH. Ukuran panjangnya sedang. bentuk menyerupai untaian bunga kenanga. dari buah kelapa digunakan untuk mengolesi tombak. Janurnya menyerupai batang lidi. kedudukan keris condong ke arah tangan kiri. keris luk 9. oleh karena itu dinamakan Ki NOM oleh Sultan Agung karena kekagumannya terhadap Ki Nom. KEWAL. Ganja buatan Ki Nom.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS PUSAKA KANGJENG KYAI AGENG JAKA PITURUN. pakai greneng. Bilah buatannya selalu berbentuk nggigir lembu. dan bila diamati dari sisi atas akan berkesan ramping. hulu keris dan warangkanya tetap menghadap kearah kiri. banyak diantaranya diberi kinatah baik yang jenis Anggrek Kamoragan atau kenis yang lain. EMPU. Ada pula yang pakai ri pandan. Mewah dan berwibawa. tetapi tebalnya lebih disbanding keris buatan Mataram lainnya. keris luk 9. Blumbangannya dangkal dan menyempit kearah ujung. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 31 . diantara lipatan kedua dan ketiga. tetapi berkesan kokoh. bentuknya sederhana sekali. lihat KENDIT SIMBAR. KI NOM. ukuran bilah panjang. beberapa ahli keris memperkirakan bahwa usia Ki Nom memang panjang sekali. pedang dan lainnya. dalam keadaan aman dilarang. sirah cecaknya montok dan meruncing ujungnya. gambar pada warangka kayu Timoho berupa garis hitam atau coklat melingkar sempurna mendatar ditengah warangka keris atau tombak. Cara ini hanya boleh dipakai para prajurit dalam situasi darurat. Tetapi sebagian ahli mengatakan bahwa terdapat beberapa empu dengan nama Supo Anom yang merupakan turunan Empu tersebut. berdapur Jalak Dinding. dipunggung. jalennya kecil dan lambe gajahnya pendek. lihat GANA KIKIK. MINYAK. kenanga atau melati. KENDIT ILAT-ILATAN. gulu melednya besar dan kokoh. keris diselipkan disela sabuk lonthong. KIKIK. cara memakai keris di Jawa Tengah. kembang kacang dengan lambe gajah satu. Keris keris dan tombak Ki Supo Anom memang indah sekali. KLENTIK. dianggap keris jabatan Raja Yogyakarta. Gambaran kendit ini tidak hanya pada kayu Timoho saja tetapi juga pada kayu Elo Wana serta beberapa kayu lainnya. KIDANG MILAR. Pamornya rumit. ricikan lain tidak ada. Agar tidak berbau tengik biasanya dicampur minyak cendana. pamor yang tergolong pemilih. bisa membuat pemiliknya mempunyai kepribadian menarik dan menonjol dilingkungannya. KKA JAKA PITURUN selalu dipakai Pangeran Mangkubumi semasa berperang melawan Belanda. kebanyakan merupakan ganja wilut dan kelap lintah. besi yang digunakan 2 rupa. terkenal di akhir Kerajaan Majapahit sampai ke jaman pemerintahan Sultan Agung di Mataram. sraweyan dan greneng. biasanya hanya ada pada keris tangguh Madura. bagian tengah yang bercampur pamor warna besinya hitam keabu-abuan atau hitam keunguan tetapi dibagian pinggir hitam legam. wrangka kayu Timoho denganpendok Suasa dihias batu permata. Kendit Simbar dan Kendit Rante. atau KEWALAN. keris. KENDIT PELET. halus dan padat serta rapi penempatannya. KIDANG SOKA.

gambaran pada kayu Timoho berupa garis hitam atau coklat tua yang terputus-putus tetapi saling rapat satu sama lainnya. terkenal dijaman Mataram dan hidup di Madiun. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 32 . Keris sajen dibuat khusus untuk keperluan sesaji tetapi ada yang menyebutnya keris Majapahit padahal keris Majapahit sebenarnya bentuknya indah dan mutunya tinggi. ditengah sawah atau sungai dan banyak yang sudah tidak utuh karena karat namun karena itulah sering dibayangkan keris tersebut bertuah dan ampuh. EMPU. ri pandan serta greneng. jalennya pendek. Sabah. Di Jawa dinamakan keris Pejetan. gambaran pada kayu Timoho berupa garis putih melingkar pada warna dasar kayu yang coklat kehitaman. bagian ini seolah membengkak bagian pangkalnya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KENDIT PUTIH. KLIKABENDA. sraweyan. pakai pijetan. semula milik Prawirarana. keris jenis ini biasanya dipesan untuk diberikan sebagai kenang-kenangan atau tanda mata. keris yang dalam pembuatannya lebih mementingkan keindahannya daripada tuahnya. KODOK. nama salah satu keris luk 9. tidak sesederhana keris sajen. KENDIT SIMBAR. KERIS AGEMAN. memakai gandik polos. Brunei. Riau untuk keris yang permukaan bilahnya terdapat lekukan lekukan yang menyerupai bekas pijitan. istilah yang dipakai di Semenanjung Malaysia. ganjanya mendatar. pamornya rumit. Dalam kerisologi. janurnya dibuat tajam. KLEREK. KERIS PICHIT. Kalau membuat kembang kacang. penamaan terhadap keris yang sederhana. prajurit Pangeran Mangkubumi. Banyak keris sajen ditemui di lading. kesan keseluruhan galak tapi menyenangkan (sumingit). Ciri-cirinya. Kedudukan bilahnya begitu condong kedepan memberi kesan membungkuk. besinya halus nglugut (berbulu bisa-miang). keris Pejetan termasuk dalam golongan keris Tayuhan yang lebih mementingkan kekuatan gaibnya dibandingkan penampilan luar. tapi buku yang lain tidak menyebut demikian apalagi ada perbedaan diantara karya keduanya. KANGJENG KYAI. pejetannya dibuat dalam. berdapur Bandotan Luk 9. Keris saja kebanyakan berpamor sanak. Bilahnya tidak begitu lebar sehingga memberi kesan ramping. gambar di warangka timoho berupa garis hitam atau coklat tua tetapi garis itu tidak rata melainkan robek-robek seperti nyala lidah api sehingga disebut juga Kendit Ilat-ilatan. ada yang menyebutkan EMPU KODOK nama lain dari EMPU SUPO ANOM. hulu yang terbuat dari logam ini biasanya berupa gambaran manusia yang distilir. sogokan berukuran panjang. Ada yang menyebut keris Kala Bendu. KENDIT RANTE. sering dicari polisi atau jaksa untuk “mengikat” terdakwa agar tidak lari. kecil dan hulunya menyatu dengan bilahnya. KERIS MAJAPAHIT. PELET. alur garis pamor agak kaku dan tidak begitu halus. KERIS SAJEN. Prajurit ini berhasil membunuh Mayor Clereq sehingga tombaknya dinamakan Klerek dan diminta Pangeran Mangkubumi sebagai pusaka Kraton. atau Kalika Benda. tuahnya dipercaya disegani orang. sirah cecak meruncing pada ujungnya gulu melednya berukuran sedang. nama tombak pusaka Kraton Yogyakarta. lihat KERIS SAJEN.

terbuat dari besi. gandiknya agak tegak. senjata khas Parahiyangan. Merupakan pamor titpan yang bisa dibuat kemudian. sogokannya panjang dan dalam. Tandanya bagian bawah ganjanya cenderung lurus. Ada yang berpamor dan kinatah emas. sehingga keris buatannya mempunyai kesan menunduk.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KORO WELANG. istilah yang digunakan untuk menilai keadaan “tertanamnya” pamor pada besi bilah keris. memberi kesan kokoh. menyuburkan tanah dan lainnya. KUL BUNTET. janurnya dibuat tajam sampai ke pujuhan. Banyak yang percaya kujang bisa mengusir hama tanaman. Hidup dijaman Pajajaran sekitar abad 11. KUWUNG. tergolong pamor pemilih dan tergolong pamor miring. pamor yang menyerupai kulit ular belang. keris yang memakai pamor ini biasanya keris Tayuhan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 33 . baja dan bahan pamor. kedudukan bilah pada ganjanya agak miring. nama bentuk pamor yang menyerupai bentuk obat nyamuk melingkar. panjangnya sekitar 20 sampai 25 cm dan beratnya sekitar 300 gram. karyanya kebanyakan berdapur lurus. panjang dan membulat bagian depan. menambah kewibawaan pemiliknya. senjata mirip kujang. kalau kujang adalah senjata genggam maka Kudi termasuk tombak tangkai pendek sepanjang sekitar 65 – 80 cm. sopan. Bila hanya menempel saja dan tidak tertanam kuat maka disebut pamor kumambang (mengambang). kembang kacangnya seperti tunas tumbuh. Termasuk pamor miring dan sukar dibuat serta pemilih. sebenarnya khusus dipakai petani. Kerisnya agak lebih besar dan panjang. biasanya terletak dibagian sor-soran. KUJANG. Empu ini menggunakan besi padat. warangkanya agak aneh sehingga memasukan kudi dari samping bilah bukan dari atas. KUMAMBANG. banyak terdapat di Jawa dan Madura. KUDI. mulai dibuat sekitar abad 8 atau 9. bentuk huruf Dha pada Ron Dha tidak jelas. EMPU.

karyanya ditandai dengan ganja melengkung. kembang kacang terbalik. LAR NGATAP. Dapur ini tergolong langka dan hanya pada keris keris tua. Titik berat tidak begitu mengarah keujung sehingga enak digunakan. Milik Pangeran Hadiwinata yang diberikan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Sejajar dengan sisi lurus punggung terdapat kruwingan. ukuran panjang bilahnya sedang pipih. LARUNG. berdapur Sangkelat luk 13. bagian dibagian ujung lebih lebar disbanding pangkalnya. dibungkus kain putih dengan bunga dan sedikit kemenyan setelah itu dilarung ditengah kali yang dalam atau laut. sogokannya rangkap memanjang hingga pucuk bilah. bentuknya agak aneh. LENGIS. keris pusaka Kraton Yogyakarta. penampilan memberi kesan lembut dan tampan. oleh karena itu hanya prajurit kraton yang berbadan tegap yang menggunakannya. tikel alis dan tingil. Sementara yang keris tergolong keris lurus. ukuran panjangnya normal. sisi tajam didepan yang dibawah membentuk garis cekung kemudian berubah cembung sepintas seperti huruf S. LAR BANGO. biasanya keris dibersihkan dulu. dibuang. pejetan. kayu yang biasa digunakan sebagai tangkai tombak (landeyan). gulu meled dan sirah cicaknya besar. maka penggunaannya tidak gampang. LIMAN LUK TIGA. bilah berukuran sedang dan besi berwarna hitam keabu-abuan. tempaannya padat dan matang. KAYU. KANGJENG KYAI. Kalau membuat kembang kacang mirip gelung wayang. Seluruh isi punggung pedang majal. sejajar dengan isi punggung terdapat kruwingan. gandiknya polos. biasanya untuk yang bertuah buruk. salah satu dapur pedang yang tergolong pedang sabet. LAMENG. gandiknya panjang. pada bagian gandik sor-soran terdapat gambar timbul berupa gajah utuh. terkenal pada jaman Mataram. bagian blumbangan atau pejetan biasanya dangkal dan penuh dengan pamor. seluruh sisi yang tajam lurus datar. keris ini tergolong langka. tiga perempat punggung bilahnya lurus selebihnya sampai keujung melengkung seperti garis cembung. panjangnya lebih dari 1 meter. buntuk urang melebar pada ujungnya. Banyak yang digarap apik dan dihias dengan pamor yang indah. dan tidak terlalu menonjol keluar. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 34 . EMPU.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK L LAKEN MANIK. warangkanya dari kayu cendana. kalau salah menggunakan tangan bisa terkilir. Karena titik beratnya mengarah keujung. ricikannya kembang kacang (biasanya kecil). selebihnya lengkung yang cekung. bentuknya hampir sama dengan keris Naga Siluman luk 3. LEGI. sogokannya berukuran pendek. LALER MENGENG. pamor rumit dan padat. atau LAR NGANTAP adalah salah satu dapur keris bilah lurus. selain nama dapur keris juga nama dapur pedang. yang berupa pedang panjangnya sekitar 85 – 95 cm ujungnya runcing. walau tergolong pedang suduk tetapi sering menjadi pedang sabet. kayu ini dengan olahan yang baik tidak mudah patah dan ringan serta tetap lurus. memakai pejetan. pendoknya suasa blewahan. Dua pertiga bagian punggung merupakan garis lurus. salah satu dapur keris luk 3. Gandiknya miring dan tikel alisnya pendek. Bagian yang lurus majal sedang yang cekung makin keujung makin tajam. alurnya agak lebar. nama salah satu dapur keris. bilahnya sedang dan lurus. lambe gajah kecil runcing.

Kalau membuat kembang kacang bentuknya Nguku Bimo. Tergolong pamor pemilih cocok untuk pedagang permata. jika tombak ber luk 9. sogokannya pendek. bilahnya berukuran agak panjang dibandingkan buatan Mataram pada umumnya. EMPU. pamor yang bentuknya berupa bulatan berlapis seperti pamor Udan Mas. LUK. kurang halus dan tidak nyekrak. lambe gajahnya pendek. Apabila ada sogokan biasanya dalam dan panjang. salah satu motif hiasan kinatah dan sinarasah. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. LIS LISAN. gandiknya panjang dan tidak begitu miring. Pamornya banyak. sedang jumlah terkecil adalah 3 walau ada yang menyebutkan bahwa keris luk 1 itu ada. nama salah satu dapur keris / tombak. dulu yang berhak memakainya adalah abdi dalem berpangkat KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 35 . kain. tetapi lapisan bulatannya lebih banyak sehingga garis tengah bulatan mencapai 1 cm atau lebih. Pada umumnya dilapisi dengan kinatah emas. khusus dibagian metuk pada sebilah tombak. bagai irisan buah melinjo. terkenal pada jaman Kerajaan Kartasura. potongan melintang tombak biasanya berbentuk segitiga dan tombak ini berukuran panjang. tanda kerisnya adalah : ganjanya berbentuk garis datar. jumlahnya selalu GANJIL tidak pernah genap. janurnya dibuat tajam sampai ke puyuhan. Karena susah dibuatnya kini dapur ini langka dan jarang ditemui. dapur Pasopati. warnanya kuning. Perancis. sederhana. sirah cecak lonjong dan meruncing pada ujungnya. LIMARAN. salah satu mineral besi terikat air. pahatan relief biasanya dilapisi emas. Tandanya buntut urangnya selalu nguceng mati. kasar dan tegas. ricikan lain hanyalah greneng dan ada-ada. jika memakai luk tergolong rengkol. garis batas sepanjang tepi bilah keris sejak dari atas kembang kacang keujung bilah terus kebawah lagi sampai mendekati greneng. LUNG GANDU. menyembul keluar halus tapi jelas. gulu melednya panjang sehingga terkesan kurus. limaran merupakan deretan pola segitiga melingkar penuh (tepung gelang – bhs Jawa) pada metuk. LINTANG MAS. LINDRI.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK mulai kepala. Bentuk hiasan mirip dengan motif batik. hiasan berupa relief (gambar timbul) di sebilah keris atau tombak. biasanya dari eropa. Ukuran gandik dan bentuknya sedang sedang saja. LIMONIT. Warangka dari kayu Timoho dan pendoknya emas murni bertahtakan rajawarna. jika tanpa kembang kacang. kelabu gelap atau coklat tua. bilahnya lebar dibagian tengah. penampilannya gagah. Ada juga keris Jawa menggunakan besi in kemungkinan menggunakan sisa dari kereta kerajaan yang berasal dari Eropa. KINATAH. LUMER PANDES. Blumbangannya dibuat dalam. dengan posisi saling menyilang. kaki sampai ekor. ganjanya tergolong ganja wuwung. LUJUGUNA. LONING. ada yang mengatakan beliau berasal dari Madura. dan sedang dibagian atas gandik. lambe gajahnya panjang menonjol. badan. bagian yang menyerupai Dha pada RON DHA kurang jelas. sisi ujung bawah tombak berbentuk menyudut. pamor yang tertanam kuat dibilah. KANGJENG KYAI. bagian kelok keris. seluruh permukaan bilah tertutup kinatah Lung-lungan bentuknya nggigir sapi dengan ada-ada tipis disepanjang bilah. guru melegnya panjang dan sirah cecaknya membulat. Jerman. LUNG KAMAROGAN. yakni tidak perih kalau diraba. terkenal pada jaman Pajajaran. jalennya berukuran besar. kembang kacang memberi kesan manis tapi kokoh. jumlah terbanyak biasanya 13 tetapi ada yang lebih dari itu sampai 29 dinamakan KALAWIJA. Dibuat pada Pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono II dan diberikan ke putrinya Kangjeng Ratu Maduretno dan kembali ke Kraton di jaman Sri Sultan Hamengku Buwono V LINGIRAN. besinya berkesan padas mentah. EMPU. salah satu dapur tombak lurus.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 36 . Walau bukan batu meteor tetapi bersipat seperti batu meteor sehingga bisa sebagai bahan pamor.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Wedana Kliwon. ada yang setengahnya dan ada pula yang sampai ujung bilah. PAMOR. biji besi berasal dari pegunungan Torongku dan Ussu diwilayah Luwu. Sulawesi Selatan. hiasan ini ada yang sepertiga keris. LUWU.

dapur keris luk 15. Ganja ini tergolong ganja wuwung. memakai kembang kacang. tetapi kaku. Kemudian diserahkan ke Kraton pada masa pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Pusaka kraton Yogyakarta. greneng lengkap. terkenal di daerah Madura pada awal kerajaan Majapahit. Sogokannya berukuran dalam. buatan Penembahan Mangkurat dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dan merupakan putran dari keris milik Tumenggung Sastranegara. yang Pasir Malela maka kerlipnya membiaskan warna putih keperakan sedang Malale Kendaga berwarna kuning emas. MAESALENGI. Jalennya juga berukuran besar. gandiknya polos. Keristal keristal yang berkerlip akan tampak terang jika bilah keris itu akan tampak terang bila bilah keris itu dalam keadaan putih bersih. Mulai dari atas gandik sampai kebagian buntut cecak. lihat Kebo Teki. keris itu agak tipis dibandingkan buatan Tuban. lihat Kebo Lajer. MAHESA NABRANG. pusaka Kraton Yogyakarta. berwibawa dan tegas. penamaan jenis besi bahan keris atau tosan aji lainnya yang pada permukaan eolah bertaburan kristal kecil yang mengkilap. KANGJENG KYAI. lihat Kebo Lajer. memakai pejetan dan tikel alis. ada yang mengatakan dapur Paniwen ada yang mengatakan Sengkelat. jika bilah itu dicuci dalam keadaan putih bersih seakan mengeluarkan bau rempah. Ganjanya berukuran normal. Keris dengan besi ini biasanya keris lama karena pengolahan bahan pasir besi menjadi besi tidak sempurna MALIK. Warangka dari kayu Trembalo dengan pendok dari emas Rajawarna. lis-lisannya melingkar seluruh bilah. Semula milik Adipati Danurejo yang bergelar KPH Kusumoyudo. ukuran bilah sedang. MAHESA DENDENG. besinya halus keras tapi berpori. Sebagian pecinta keris membedakan Malela menjadi Pasir Malela dan Malela Kendaga. bupati Mancanegara. MAHESA TEKI. KANGJENG KYAI. jika dijentik dengungnya sember.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK M MACAN. menurut para ahli tuah besi ini buruk sehingga pemiliknya sukar mencari rejeki. dapur Luk 3. MAHESA NEMPUH. Tanda tanda keirnya. Pendoknya dari suasa. lihat Kebo Dendeng. dapur tidak diketahui pasti. gandiknya miring. tikel alis dan greneng. jenggot. Sogokannya rangkap sampai ketengah bialah atau kepucuk. pamor keris umumnya lembut dan mubyar. nama jenis besi bahan pembuatan tosan aji. Keris kerisnya berpenampilan keras. EMPU KI. dapur Luk 3. MAHESA GENDARI. MAHESA SOKA. gadik polos. MAHESA LANANG. MAHESA LAJER. berdapur kebo Lajer. kalau memakai kembang kacang maka kembang kacangnya besar dan ramping. ukuran bilah sedang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 37 . MALELA KENDAGA. permukaannya kasar dan warnanya hitam keabuabuan. warangka dari kayu Timoho. bilah berbadan lebar. lambe gajahnya dua. bagian bawahnya rata. warna besi hitam kehijauan. dihias kinarasah emas permata hingga pucuk.

UKIRAN. keris harus lebih dahulu dibersihkan sampai putih. lambe gajah satu. tidak memilih dan tergolong langka. tergantung dengan tebal karat atau banyak kotoran. tikel alis. maka bilah dicuci dengan air jeruk nipis dicampur buah klerak atau bisa juga dengan sabun colek. Sebelum diwarangi. Kisahnya saat Pangeran Mangkubumi menjadi Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. tuahnya menambah wibawa pemiliknya. tepi bilah tombak bagian bawah membentuk sudut dengan tepi menghadap kebawah. berpenampilan sedang. pejetannya dangkal. ukiran gaya Yogyakarta. diatas bagian mentuk terdapat bungkul dan diatas bungkul terdapat adaada sepanjang bilah. juga cocok untuk orang yang lemah lembut atau kasar. warangan atau karat. tombak atau pedang yang bentuknya menyerupai bunga kelapa dalam untaian. MANGLAR MUNGA. dibilas. MANGKURAT (1). nama salah satu dapur tombak luk 9. karena dicurigai akan berkhianat maka Mangkubumi memerintahkan orang menghukum mati Mangun Oneng dengan Pedang dan kemudian menjadikan pedang tersebut pusaka kraton. gandiknya diukir dengan gajah bersayap berbadan naga dan badan ini meliuk ditengah bilah sampai keatas. pakai tikel alis. MANGGAR. jenggot. Cara mewarangi ditiap daerah berbeda walau tujuannya sama. disebut mutih. Pamor ini merupakan kumpulan dari bulatan lonjong kecil yang mirip dengan bulatan pamor Wiji Timun yang letaknya berserakan saling menyudut. berdapur jangkung mayat. MANGUN ONENG. Proses ini diulang sampai bilah berwarna putih dan tidak ada lagi minyak atau kotoran lain menempel di bilah. Jika proses ini berjalan baik maka pamor akan tampak maksimal dan indah. salah satu dapur luk 3 dengan panjang bilahnya sedang.5 – 2 cm dan tiap bulatan terdiri lebih dari 8 lapis. Tergolong pamor rekan. permukaan bilah seluruhnya berbentuk nggigir sapi. MANGKURAT (2). Disukai pedagang dan pengusaha karena tuahnya gampang mencari rejeki. MARANGI. atau mewarangi adalah pekerjaan membersihkan dan memberi warangan pada bilah keris atau tosan aji lainnya. Bulatan satu dengan lainnya dihubungkan dengan garis garis pamor. sogokan rangkap ukuran normal. bisa juga dengan memakai buah mengkudu masak sekitar 15 buah. dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. setelah dihancurkan menjadi bubuk. MANIKEM. bagian gandiknya polos. Warangan yang baik adalah berupa kristal warangan alam yang berwarna jingga kemerahan. KANGJENG KYAI. garis tengah bulatan mencapai 1. ini membersihkan bilah dari sisa minyak. Sisa warangan lama dan karat dibersihkan dengan cara merendam dalam air kelapa basi (setelah disimpan sekitar 2 minggu). berjajar berderetan dari pangkal sampai ujung bilah. banyak dijumpai di keris buatan Madura. bentuk pamor yang serupa dengan Ujung Gunung hanya letaknya terbalik. memakai pijetan. Tujuannya untuk menampilkan gambaran pamor sekaligus menambah keawetan keris tersebut.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MANCUNGAN. saat itu banyak bupati kraton Surakarta ingin bergabung antara lain Mangun Oneng dari Pati. pakai greneng. Ricikan lainnya adalah ri pandan susun. nama salah satu dapur lurus yang ukuran bilahnya sedang. Pamor ini pamor rekan dan pemilih. gusen dan ri pandan. keris pusaka kraton Yogyakarta. berdapur lameng. pedang pusaka milik Kraton Yogyakarta. seringkali rendaman ini memakan waktu 1 minggu atau lebih. Bagian yang lancip justru menghadap ke pangkal. Pamor Manggar tersusun dari pangkal sampai ujung bilah. memakai kembang kacang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 38 . digosok dengan sikat gigi secara perlahan agar tidak merusak pamor. MANDRABAHNING. Ada pula yang badannya “menghilang” ditengah bilah. panjang bilahnya sedang. MANGKURAT. warangka Timoho dengan pendok emas. merupakan putran dari keris KK TOYATINABAN. tuahnya mudah mencari rejeki dan menonjol dipergaulan. KANGJENG KYAI. dibawa selalu oleh abdi dalem wanita yang senantiasa berada dibelakang raja dalam setiap upacara besar di kraton. salah satu dapur keris Luk 3. merupakan nama pamor keris. Setelah direndam. MENGKON. pamor yang gambarnya merupakan bulatan bulatan berlapis. sesuai untuk orang baik tinggi atau pendek.

MAYAT MIRING. pada permukaannya seolah tersebar kristal kecil yang membiaskan warna kebiruan. greneng lengkap. nama pamor yang tergolong langka. adalah salah satu dapur keris lurus berukuran sedang. penamaan pamor berdasarkan kesan penglihatan terhadap pamor tersebut. MEKANGKANG. menyerupai bentuk ekor kutu rambut. tetapi hasilnya kurang baik. jarak antara luk pada bagian dekat dengan ujung bilah lebih rapat satu sama lain disbanding dengan bawahannya. liat dan mudah dibentuk. Memakai sogokan didepan. model luknya menyerupai dapur Murma Malela. sebutan model ganja keris yang bentuknya melengkung. Memakai gusen. keris dan lainnya. nama salah satu dapur keris Luk 7. jalen dan greneng. tanpa tikel alis. lagi pula bentuk ini kebanyakan hanya disukai oleh pecinta keris di daerah Surakarta. Bagian besi ditempa berulang kali sehingga kotoran dan kandungan karbon keluar sebagai percikan bunga api. Konon baik untuk pegawai agar disayang atasan. jika sudah selesai maka besi ini menjadi besi wasuhan yang bersifat ulet. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 39 . jika dijentik berbunyi dengung pendek. bisa menambah waibawa. Ricikan kembang kacang. ukuran normal tetapi bagian janurnya tebal sehingga jarak sogokan depan dan belakang terkesan jauh. lambe gajah satu. Gandik polos dengan pejetan. ada dua macam yaitu Mekangkang Lanang dan Wadon.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dicampur dengan air perasan jeruk nipis. Bila posisi bilah tidak membungkuk biasa disebut dapur MAYAT saja. sogokan rangkap. bedanya pada Mbatok Mengkureb garis dibawah sirah cicak den gulu meled juga cekung. MBUNTUT TUMA. salah satu dari 4 macam bentuk ujung bilah keris atau tombak. gandik polos. ganjanya agak membungkuk dan bagian gandiknya polos. dapur keris lurus berukuran sedang. dilihat dari samping seperti garis cekung. MAYANG MEKAR. Mirip ganja sebit ron tal. sogokan belakang dan pejetan. salah satu dapur keris lurus ukuran sedang. lihat buntut urang. Keris buatan Surakarta banyak yang ujungnya berbentuk mbuntut tuma. warnanya hitam keunguan dan jika diamati teliti seakan mempunyai semacam urat urat halus tetapi kalau diraba permukaannya halus lumer dan kalu dijentik berbunyi dengung yang panjang. Sering karena mendapatkan warangan susah. Kadang disebut dapur Merak. tahap awal pembuatan tombak. Pamor apapun yang ada degradasi warna antara besi dan pamor tidak jelas disebut mbugisan. tuah dari Mekangkang Lanang baik untuk prajurit. nama jenis bahan besi untuk membuat keris. ini terjadi saat dibuat suhu terlalu tinggi sehingga bahan pamor luluh kedalam bahan besinya. MBUGISAN. maka orang menggunakan arsenikum. MARA SEBA. MBATOK MENGKUREB. Untuk Mekangkang Wadon warnanya ungu tua kebiruan. MARAK. tergolong pamor rekan dan bertuah dikasihi rekan sekelilingnya tetapi teramasuk pamor pemilih. MBUNTUT URANG. Memakai greneng. MEGANTARA. MASUH.

teratai. Dipercaya baik untuk mencari rejaki. bentuknya seperti cincin melingkar pada pangkal pesi sebilah keris. kesannya ramping dan manis namun keras berwibawa. biasanya ada 6 atau 8 lapis bulatan. Letaknya tepat dibawah sor-soran. MINETTE. dapur keris lurus berukuran sedang. bentuknya sedang. MIJI TIMUN keras diujungnya. Bukan pamor pemilih. disukai pengusaha dan pedagang. MENDAK. MELATI SINEBAR. lihat Wiji Timun. pamor yang bentuknya mirip untaian bunga melati yang diuntai dengan benang mulai ujung pangkal sampai ujung bilah. harganya bisa bervariasi dan menentukan status social pemakainya. METUK. MENDARANG. MELATI RINENTENG. maka bilah tombak tidak. MENDUNG. penampang bulatan terluar sekitar 1 cm. intan berlian atau batu mulia lainnya. sraweyan dan greneng lengkap. MESEM. sebutan lain melati rinonce. Pamornya umumnya merata penuh tetapi tidak mubyar. Jika memakai sogokan biasanya dangkal dan agak pendek. emas atau suasa/kuningan. tergolong pamor rekan dan tidak memilih. lambe gajah satu.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MELATI RINONCE. pamor berbentuk kumpulan bulatan menyebar berurutan dari ujung bilah sampai pangkal. perlengkapan hiasan pada sebilah keris. Sering dihias dengan ukiran berbagai motif seperti limaran. Kegunaannya untuk menahan bilah tombak apabila ada benturan masuk kedalam tangkainya. merupakan bagian tombak yang bentuknya seperti cincin. keris lurus dengan panjang bilah sedang. termasuk pamor rekan. Memakai kembang kacang. Seringkali ditambah permata. Kalau memakai luk biasanya dalam dan rengkol memberi kesan padat. empu yang hidup didaerah Blambangan pada jaman Majapahit. jenis mineral besi berwarna coklat terdiri dari trioksida besi terikat air dengan rumus kimia Fe2O3H2O. sogokan rangkap. lambe gajah satu. atau Mundarang. Tanda keris buatannya. EMPU. Memakai kembang kacang. besinya umumnya hitam dengan tempaan matang namun ada kesan glugut seperti berbulu halus. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 40 . Terbuat dari logam perak.

EMPU. Biasanya juga sebagai tukang mewarangi. salah satu bentuk pamor dengan gambaran merupakan kumpulan garis-garis dan bulatan yang saling berdekatan sehingga tampak ruwet. sebagai pencampur umumnya minyak klentik atau sekarang banyak dipakai minyak Singer. Keris ini didapat sebagai hadiah untuk Sri Sultan Hamengku Buwono II ketika ditawan di Pulau Penang. dapur Pendawa Cinarita. KANGJENG KYAI. Ricikannya. sering selain pada keris Jawa . Minyak yang kurang baik akan menyebabkan bau tengik. nama empu yang kurang terkenal dari Blambangan dijaman Majapahit. MULYAKUSUMA. melati. MRANGGI. Besinya seringkali berwarna hitam kelam pada tempaannya. Ganjanya sering model Mbatok Mengkurep. terpercaya dan manis dipandang. MRUTUSEWU. menonjol dari permukaan bilah sebesar biji kacang hijau atau lebih besar sedikit. pamor ini terdapat di badik badik buatan Bugis dan Luwu. secara keseluruhan kerisnya memberi kesan tangkas. Garis ini bukan garis yang utuh melainkan terputus-putus. MLOYOGATI. MURMA MALELA. kembang kacang dan lambe gajah dua. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. orang yang punya keahlian membuat warangka keris. Tuahnya menangkal segala sesuatu yang tidak diingini. Ia harus bisa memahami watak pemesannya agar bentuk warangkanya sesuai dengan sifat orang tersebut. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 41 . bentuk pamor menyerupai garis yang membujur dari pangkal keujung bilah. luk 5 dengan warangka dari Cendana. Pendoknya jenis blewahan serta dari suasa. pamor ini pemilih. sejenis Musang. sepintas mirip pamor Sisik Sewu. MINYAK RASE. didekat alat kelaminnya. MRAMBUT. sepintas lalu seperti pamor Adeg. mengakibatkan jamur dan merusak bilah. bahan pembuat minyak keris dari binatang Rase. campuran beberapa jenis minyak digunakan untuk pewangi dan pengawet tosan aji. Salah satu keris dapur luk 7 dengan luk makin kearah pucuk makin rapat. MUNGGUL. tidak pemilih dan tuahnya untuk pergaulan. Kerisnya berbilah kecil agak tebal tetapi ramping. kenanga dan lainnya. bentuknya seperti bisul. tergolong dapur langka. Banyak membuat pamor miring. tombak atau sarung pedang. Pamor ini sangat keras dan tidak hilang dikikir dengan kikir baja karena terbuat dari bahan titanium yang keras. Dianggap pamor yang baik dan sukar dicari. umumnya campuran minyak cendana. Selain itu mengetahui sifat kayu dan jenisnya agar menghasilkan bentuk warangka yang artistic. Termasuk pamor mlumah. bedanya pamor Adeg garisnya tidak terputus.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MINYAK KERIS. baik dan tahan lama. Sudah jarang dipakai karena populasi Rase yang tinggal sedikit. PAMOR. Tersebar dari pangkal sampai ujung bilah.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 42 . Biasanya direndam air kelapa basi baru disikat perlahan lahan dilarutan jeruk nipis berkali-kali sampai sisa warangan dan minyak hilang sama sekali dan keris tampak putih seperti pisau dapur yang baru diasah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MUTIH KERIS. satu tahapan dari membersihkan serta mewarangi keris.

semula milik Sri Sunan HAMENGKU BUWONO I. liaht Naga Salira. pusaka kraton Yogyakarta.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK N NABI SULAIMAN. dengan pendok Emas Rajawarna. KANGJENG KYAI. dapurnya tidak jelas. keris luk 7. seandainya ada kemungkinan bikinan baru atau tangguh muda. salah satu dapur luk 9. Dibuat di Tamanan Kraton. lihat GANA KIKIK. Setelah selasai diberikan pada Gusti Raden Mas Surojo yang kemudian menjadi Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. tempat pembuatannya di Pulo Gedong. berdapur Jalak dengan Gandik Naga. bentuk pamor yang mirip dengan Blarak Ngirid. dibuat di jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO II. pamor Kembang Pala. Keris ini tergolong langka. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 43 . Tuahnya menambah wibawa. NAGA KIKIK LUK LIMA. NAGA PENGANTEN. perbedaan hanya pada arah garis yang menyerupai daun kelapa. adapun pecinta keris menyebutnya Naga Liman. NAGA PASA. Taman Sari. Seringkali pada moncong dua Naga tersebut dijejali dengan butiran emas atau berlian. tetapi pamornya pemilih. NAGA KERAS. nama pamor yang letaknya didaerah sorsoran. lihat NAGA GAJAH. sogokan rangkap dan sraweyan. NAGA KIKIK. Warangkanya kayu Cendana. bentuknya ada 2 macam. ri pandan dan greneng. pendok dari emas bertahta intan permata. mungkin dapurnya Naga Tapa. Ada yang mengatakan gandiknya dibuat dengan bentuk kepala Naga dengan ekornya meliuk mengikuti belokan luk sampai keujung. salah satu Pusaka Kraton Yogyakarta. salah satu dapur keris luk 5. NAGA RANGSANG. warangka kayu Timoho jenis bosokan. NAGA RANGSANG. NAGA LIMAN. memakai kembang kacang. ada yang mengatakan berdapur Sengkelat tetapi ada yang mengatakan berdapur Naga Sastra. gandik keris diukir kepala gajah lengkap dengan telinga dan belalai tetapi tanpa badan. ukuran bilah sedang. Ricikan lain adalah sraweyan. Keris ini memakai greneng. keris ini gandiknya kembar depan belakang dan diukir kepala Naga dengan badan saling membelit mengikuti kelokan luk pada bilah keris. lihat NAGA TAPA. keterangannya tidak jelas. pendok dari emas bertahtakan permata. Warangkanya kayu Trembalo. berdapur Pasopati. KANGJENG KYAI. NAGA PUSPITA. tuahnya baik terutama dalam keadaan darurat tetapi pamor ini pemilih dan katanya hanya raja atau keturunannya yang bisa memilikinya. tetapi menurut buku lama keris ini dinamakan Naga Sasra luk 7. salah satu dapur keris luk 7. Tujuannya untuk meredam sifat galak dari penampilan Naganya. pamor yang dibentuk kemudian setelah bilah keris selesai dikerjakan. KANGJENG KYAI. merupakan pamor titipan. Bentuk pamor menyerupai bintang segi enam. dimasa pemerintahan Sri Sunan HAMENGKU BUWONO I. NAGA GAJAH. pada Blarak Ngirid arahnya keujung sedang Naga Rangsang sebaliknya. selain itu tak ada ricikan lain. NAGA. pada umumnya dihiasi kinatah emas. Kadang memakai gusen. pusaka kraton Yogyakarta. lambe gajah satu. Bagian ganja memakai greneng. NAGA SALIRA.

tergolong Kalawija. Jadi pamor jenis apapun kalau tampaknya berlemak disebut Nggajih seperti Ngulit Semangka Nggajih dan sebagainya. atau Nggigir Sapi. jalen blumbangan dan greneng lengkap. ricikan lain kruwingan. bedanya pada bagian badan lengkap dengan sisiknya sedang Naga Siluman tidak. bagian gandik ada ukiran Naga dengan mulut menganga lalu badan naga menghilang dibagian bilah. penamaan pamor berdasarkan kesan penglihatan. penamaan bentuk permukaan bilah keris atau tombak. penampilan pamor yang seolah dapat membiaskan cahaya berkilau seperti akik. bagian gandik diukir dengan kepala Naga sedang badan mengikuti luk ditengah bilah sampai keujung. salah satu dapur luk 13. Dapur Ngamper Buto tergolong langka. NGAMAL. ukuran panjang bilahnya sedang. lihat Nyamel. NGINDEN. ri pandan dan greneng. jadi pada gandik diukir kepala Naga bukan Srigala. NGGAJIH. ri pandan dan greneng. NAGA SILUMAN (1). kembang kacang. sebagian menyebutkan keris ini berdapur Naga Pasa. Biasanya memakai greneng lengkap. Memakai adaada jelas dan disisi kiri kanan bagian ada-ada itu memberi kesan “montok”. penamaan terhadap bentuk permukaan bilah keris atau tombak jika permukaan itu cembung dan menyerupai punggung binatang kadal yang sedang mengandung sehingga disebut Ngadal Meteng. NGAMPER BUTA. Pelet. Dapur ini tergolong popular. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 44 . Keris ini menggunakan bahan pamor lebih banyak dibandingkan keris biasa. pada dapur Nagasastra yang baik biasanya dilapisi dengan logam emas (Kinatah mas). NAGASASTRA. NGGIGIR LEMBU.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Yang pertama : Gandik keris ini diukir dengan bentuk Serigala duduk. gandik diukir Kepala Naga sedang badan Naga ditengah bilah sampai ujung. NGERON TEBU. NGADAL METENG. sebutan untuk keris atau tombak yang belum lama dibuatnya. lambe gajah satu. penamaan tepi bilah yang tidak rata dan menggerigi karena penempatan bahan pamor ditepi bilah. maka permukaan bilah seperti itu dinamakan Nggigir Lembu. lihat Singa Barong. keris luk 17. dapur Nagasastra ada yang luk nya 9 dan 11 sehingga harus disebut luknya. NAGA SILUMAN (2). NAGA SINGA. ukuran bilah sedang. salah satu dapur keris lurus dengan bilah sedang. bagian gandik diukir kepala Naga dan badan menghilang menyatu dengan bilah. NEM-NEMAN. pamor yang tampak berlemak disebut Nggajih. berlaku di Surakarta. salah satu dapur keris luk 7. sebagian orang mengatakan ini kurang baik karena tepinya tidak rata tapi sebgian lagi mengatakan baik. selain itu terdapat sraweyan. kadang dinamakan Naga Kikik luk 5. NAGA TAPA. Yogyakarta dan sekitar dijaman Sunan Pakubuwono IX dan X serta Sri Sultan Hamengku Buwono VII dan VIII. ganja nya biasanya Kelap Lintah. salah satu dapur keris luk 13.banyak dijumpai keris nem-neman buatan Surakarta. sumber lain mengatakan mirip dengan Naga Siluman. Pelet.

diteruskan ada-ada sampai ujung bilah dan permukaannya berbentuk Nggigir Sapi. NGUCENG MATI. Tangan kiri memegang bagian pendok atau gandar keris kemudian bergerak menjauhi badan sedangkan tangan kanan tetap. Tuban dan Madura tua. atau dimasukan kedalam minyak baru ke air. NGULIT SEMANGKA. kayu ini biasanya mahal harganya. menyerupai kuku Bima dalam Wayang. NGUDUP GAMBIR. di Jawa Tengah dan Timur disebut Jeruk Pecel. langsung rusak tidak bisa diperbaiki lagi.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK NGINGRIM. Ada juga yang berhulu tanduk. NIPIS. NGRING HESTI. NGUNUS PUSAKA. berupa noda hitam besar (ceplok-ceplok. sedang ujungnya meruncing tetapi tidak melingkar seperti gelung wayang. sehingga bilah keris keluar dari warangka. Nyepuhi pekerjaan yang paling banyak resikonya jika gagal maka keris yang telah 99% selesai akan gagal. cara yang digunakan empu agar kerisnya tidak mudah bengkok dan tidak gampang majal. NYEPUHI. NGRING SEMBEN. tergolong pamor pemilih. salah satu dapur tombak lurus. tombak dll. cara ini hanya dilakukan bila akan digunakan untuk maksud yang kurang baik. Citrus Aurantifiola. nama pamor yang berbentuk mirip hurup S terletak dibagian sor-soran. jeruk yang digunakan untuk mencuci dan pembersih keris. gading atau bahan logam. gambaran itu berupa garis-garis pendek dan panjang bercampur sejajar tak beraturan. JERUK. jenis besi yang penampilannya mempunyai kesan padat dan matang tempaan. Ujungnya meruncing seolah merupakan ujung sumbu lilin atau lampu minyak. sedikit dibagian bawah ada pudak sategal simetris di kiri. Caranya dengan memegang ukiran (hulu keris) dengan tangan kanan. Tergolong pamor tiban. segera dimasukan kedalam air dingin atau air ramuan atau air kembang setaman. cocok untuk guru. NGLEMPUNG. salah satu cara melepaskan keris dari warangka dengan cara menggerakan warangka tersebut. Disukai walau sederhana tetapi indah. bagian atas menyerupai bentuk Daun Andong. NYAMEL. kebanyakan berbahan kayu dan diukir lalu disungging. bagian tengah sisi bilah ada lekukan landai menyerupai pinggang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 45 . salah satu bentuk Kembang kacang. bhs Jawa). salah satu dapur tombak lurus. ganja ini banyak terdapat pada keris buatan Pajajaran. NGUKU BIMA. Tuahnya baik sebagai tempat bertanya. menyerupai dapur Baru. NGLOLOS PUSAKA. salah satu cara melepas keris dari Warangkanya. banyak terdapat pada ujung tombak. tangan kiri memegang pendok atau gandarnya. Tangan kanan memegang hulu keris. tuahnya memperluas pergaulan. ilmiahnya bernama NYAMBA. bagian pangkal besar dan lebar sehingga menimbulkan kesan kokoh. symetris. Warna garis itu hitam dan coklat tua diatas kayu berwarna coklat keputihan atau abu-abu. menyerupai kuncup Bunga Gambir yang belum mekar. keris yang sudah selesai penggarapannya dibakar lagi sampai sekitar 500 derajat C. bilah simetris. tergolong pamor mlumah dan cocok dipakai siapapun. bentuk gambaran pellet kayu Timoho. salah satu bentuk ujung dari buntut cecak pada sebuah ganja. bentuk tak menentu tetapi mendekati bulat. kemudian tangan kanan bergerak keluar manjauhi badan sedangkan tangan kiri tetap pada tempatnya. hulu keris berbentuk kepala dan tubuh tokoh wayang. Besi yang nglempung seolah tidak berpori sehingga tidak gampang kropos. nama pamor yang mirip kulit semangka.lebar bilah bagian atas pinggang lebih sempit dibandingkan bawahnya. kanan sisi bilah. salah satu ragam pelet pada kayu Timoho. salah satu dari 4 macam bentuk ujung sebilah keris atau tombak. bagian diatas mentuk ada bungkul tipis. NUR.

salah satu dari 4 bentuk ujung keris atau tombak. menyerupai tusukan sate.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK NYUJEN. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 46 . selain Nyujen ada yang berbentuk Gabah Kopong atau Mbuntut Tuma. keris buatan luar Jawa banyak yang Nyujen Sate.

Keris diselipkan disela sabuk lontong dilipatan kedua dan ketiga dari atas. salah satu cara pemakaian keris di Jawa Tengah khususnya di daerah Surakarta.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK O OGLENG. yang umum keris dicondongkan kearah tangan kanan dengan hulu dan warangka menghadap ke kiri. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 47 .

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 48 . termasuk baik tuahnya. sepintas seperti lelehan putih keperakan. adalah bagian kelompok pamor yang mempunyai kecerahan lebih dari yang lain. di Jakarta tahun 1983 didirikan juga organisasi serupa. pegangan dan rujukan segala sesuatu mengenai yang berkaitan dengan eksoteri keris. Ini yang terjadi karena suhu yang tepat saat penempaan. Di Yogya didirikan sekitar tahun 1982. terbanyak Wos Wutah. ini karena sewaktu penempaan suhunya kurang tinggi sehingga satu saat penempelan besi dan pamor akan lepas dan retak. Umumnya keris buatan empu ini berwarna hitam padat liat dan berkesan kering. kedudukan keris pada ganjanya tidak terlalu membungkuk. model hulu keris gaya Yogyakarta. Yang banyak memakai pamor ini adalah keris buatan Blambangan. bahan besi dan pamor menyatu terlalu erat sehingga batas besi dan pamor susah dilihat dengan mata. seolah tertancap kuat di bilah. Bentuknya merupakan garis mendatar yang berlapis-lapis. mungkin karena karyanya tidak banyak. PAMOR LULUHAN. PAMENGKANG JAGAD. PAMOR MUNGGUL. PAKUBUWANAN. PAMOR REKAN. organisasi pecinta budaya keris dan senjata traditional Indonesia. Empu yang hidup dijaman Pajajaran. EMPU. pamor yang gambar motifnya sudah dirancang terlebih dahulu dan biasanya berdasarkan pesenan calon pemilik keris. Ukuran bilahnya panjang lebar dan besar. sirah cecak agak membulat dan blumbangannya berukuran luas. Penampilannya memberikan kesan tenang. guru melednya panjang. Walau termasuk keris cacat. pamornya lembut dan pandes. adalah bilah keris yang retak terbelah dibagian tengah atau bawah. pamor yang letaknya dibagian Ganja. pamor yang bentuknya seperti bisul. UKIRAN.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK P PAGELEN. tetapi kadang ada perbedaan sedikit dari apa yang dianut oleh satu dengan yang lain. ukirannya berpenampilan “kendo” sesuai dengan orang yang berwatak sabar. PAKEM KERIS. berwibawa dan menarik hati. PAMETRI WIJI. PAMOR AKHODIYAT. tetapi banyak juga yang menyukainya. panutan. Pamor ini sangat keras dan tidak bisa hilang walau dikikir dengan baja karena sifat bahannya sangat keras (Titanium). terjadi karena proses pemanasan yang suhunya terlalu tinggi. gambar pamor sederhana. walau karyanya indah namun disbanding empu yang lain dia kurang terkenal. lembut dan sedang tingginya. memberi kesan gagah. menonjol dari permukaan bilah sebesar biji kacang hijau atau lebih besar sedikit. PAMOR MAS KEMAMBANG. Ganjanya panjang dan lurus berbentuk Ganja Wuwung.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 49 .

pamor yang terletak dibagian ganja bentuknya berupa bulatan berlapis-lapis. Pamor ini tergolong baik dan dicari orang. paling sedikit tiga lapisan. PAMOR WINIH. bentuknya bulatan berlapis-lapis. Dalam sebuah ganja. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 50 . semacam “mata-kayu”.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PAMOR SUMBER. pamor yang letaknya dibagian ganja. tidak direncanakan terlebih dulu. Pulo Tirto. paling sedikit ada 3 lapisan. pamor ini tergolong baik dan dicari orang. Tunggak Semi dll. contohnya Wos Wutah. Pandaringan Kebak. jumlah bulatan yang menyerupai “mata-kayu” itu paling sedikit 6 buah. si empu hanya menempa sambil berdoa. PAMOR TIBAN.

Di Indonesia biasanya busar dibuat dari kayu atau bambu sedang anak panah dari bambu. misalnya salah satu tanda keris buatan empu Ki Nom adalah. Pamor ini dinilai baik untuk pedagang dan pengusaha.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Macam o. kayu atau rotan. PANCURAN MAS. istilah untuk menyatakan “tertanamnya” pamor pada wilah besi. Penyebutan pamor pandes biasanya hanya digunakan untuk mengamati tangguh keris. Kemudian dibagian ganja. senjata traditional yang dijumpai disemua daerah. Pamor ini tampaknya seolah tertanam kuat pada bilah besi dan menyembul keluar kepermukaan dengan jelas dan tegas. pamor yang gambar motifnya menempati dua pertiga bagian keris. garis itu pecah menjadi dua. PANAH. PANDES. yaitu bagian bilah dan ganja. pamornya Pandes. Gambarnya berupa garis lurus mulai ujung bilah sampai pangkal yang bersinggungan dengan bagian ganja. Terdiri dari dua bagian yaitu busur dan anak panah. secara menyeluruh seperti lidah ular bercabang. PAMOR. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 51 .

salah satu dapur tombak luk 5 atau 7. Diatas bagian mentuk terdapat bungkul yang diteruskan dengan ada-ada yang terlihat jelas sampai keujung bilah. KANGJENG KYAI. termasuk ricikannya digarap dengan cermat. pamor yang muncul ke permukaan bilah sedikit sekali. pendek kata semua dibuat serasi. salah satu dapur keris luk 9. Oleh kebanyakan pecinta keris. Ganjanya tergolong Ganja Wuwung. Punggung bilah tumpul. sedang ditengah bilah diantara badan Naga tersebut berbentuk ngadal meteng. Ricikan lain tidak ada. keris pusaka kraton Yogya. Keris buatannya mempunyai penampilan tampan. memakai gandik yang dibentuk menyerupai kepala Naga dikedua sisi didaerah sor-soran. Ukuran ganja sedang. Seluruh permukaan bilah berbentuk nggigir sapi. Dan karena keindahan serta kesempurnaan garapannya maka nilai dan mas kawin keris buatan Pangeran Sedayu tergolong yang tertinggi dibandingkan yang lain. halus dan lumer matang tempaan. Begitu rapinya sampai-sampai tepi bagian sogokannya mempunyai kesan tajam. salah satu senjata tradisional di Jawa dan Bali. Seluruh bagian keris. PANGERAN SEDAYU.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PANDU NAGA. besinya selalu dari bahan pilihan. kadang diberi pamor. Semula keris ini milik Pangeran Mangkukusuma yang kemudian dipersembahkan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Walau dibuat dari besi baja. nama salah satu dapur tombak luk 3. nama seorang empu terkenal dijaman Majapahit. sedang diatasnya pipih datar saja. disisi bilah yang menghadap kebawah terdapat semacam bentuk yang menyerupai jenggot. rapi. hitam. baik panjangnya. buatan Pangeran Sedayu dianggap sebagai keris yang paling sempurna dari semua keris yang ada. bahkan tidak ada yang nyata nyata muncul. Salah satu tanda paling menyolok. sraweyan dan greneng. Diatas begian mentuk terdapat bungkul yang dilanjutkan dengan ada-ada sampai keujung bilah. Pada ujung bilah bentuknya agak mencuat kebelakang. Kerisnya dapat ditandai dengan cirri sebagai berikut. bagian buntut cecaknya berbentuk buntut urang. PANGOT. ayu dan sempurna. atau PANGERAN SENDANG SEDAYU. Kesannya seolah-olah besi itu selalu basah bahkan menurut pecinta keris cukup diberi minyak dua tahun sekali dan dibersihkan serta diwarangi tiap 5 tahun sekali. berwibawa oleh karena itu banyak diminati pejabat negara atau mereka yang tergolong pemimpin. PANINGSET. namun dibagian ujung dekat buntut cecak agak melengkung kebawah. demikian pula ukuran bagian bagian ganja semua serba serasi. tangkas. Badan Naga mengikuti lekukan tepi bilah sesuai dengan luknya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 52 . bentuknya menyerupai pisau dapur tetapi dibentuk rapi dan indah. memakai sogokan rangkap. lambe gajah ada dua. Pamor keris ini tergolong pamor luluhan yang lembut sekali. Pangot memang dibuat untuk keperluan praktis. Separuh panjang tombak bagian bawah permukaannya berbentuk ngadal meteng. nama salah satu dapur tombak luk 3. luk 13 dan berdapur Parungsari. disisi bilah yang menghadap kebawah ada semacam bentuk yang menyerupai jenggot. ukuran sedang memakai kembang kacang. Bilahnya berukuran sedang. yakni datar. warangka dari kayu Trembalo dengan pendok dari emas murni bertahta emas permata dikelilingi manik manik. PANIMBAL. Tombak ini tergolong langka dan biasanya dari jaman Mataram Sultanagungan. Pendapat ini didasarkan karena memang besi itu benarbenar tahan karat. PANGGANG LELE. PANGGANG WELUT. lebar maupun tebalnya.

pamor yang gambarnya menyerupai untaian bulir padi. sebutan bagi kelompok pembantu empu Pangeran Sedayu yang juga membuat keris mirip dengan karya empu Pangeran Sedayu pada jaman Majapahit. pejetan dan greneng. Sogokannya dalam. cocok bagi semua orang. kadangkadang kembang kacangnya pogok. PARUNG SARI. sejenis senjata tajam tradisional berbentuk pedang. salah satu pusaka kraton Yogya. Warangka dari kayu Timoho dengan pendok dari emas. pamor sederhana. PANJAK. dibuat oleh empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. warangka dari kayu Timaha. besinya hitam berserat. lambe gajahnya satu. Keris buatan Panjak Sedayu mempunyai penampilan manis berwibawa tetapi tidak seanggun buatan Pangeran Sedayu. PARANG LANDUNG. KANGJENG KYAI. menangani ububan dan menambah arang di perapian serta kerja kasar lainnya. salah satu dapur keris luk 13. PARANG ILANG. sedang sisi yang didepan tajam seluruhnya. Guru melednya sedang. PANJIANOM. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 53 . tanda tanda lainya bagian ganja mempunyai sirah cecak yang meruncing ujungnya. teknik pemasangan bisa kinatah atau sinarasah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PANIWEN. jelas dan manis sekali. sraweyan. Kalau membuat Dha pada bagian Ron Dha. atau Panji Nom. Kegunaan untuk berburu dan merambah hutan. wetengannya juga sedang. sraweyan dan greneng. PANJI WILIS. sraweyan dan greneng. mencari rotan dan kadar bajanya lebih banyak dibandingkan pedang sejenis. tergolong pedang tanpa pamor. KANGJENG KYAI. nama salah satu dapur keris luk 9. Bilahnya berukuran sedang. JAKATUWA. jenis hiasan emas yang ditempelkan pada bagian depan gandik keris atau sirah cecak ganja. PANJAK SEDAYU. pendok emas Rajawarna. biasanya untuk berburu. begitu juga kalau membuat gusen dan lis-lisan. umunya Pulo Tirto atau Wos Wutah. walau belum punya nama sendiri tetapi keris buatannya cukup indah. Pembuatannya sederhana tanpa pamor. Hiasan emas itu diukir indah. PARI SAWULI. memakai kembang kacang. Bagian ada-ada dibuat rapi sehingga ujung bilah. panjang sekali sekitar 125 cm atau lebih. Merupakan putran KK. tandanya punggung bilah tumpul merupakan garis cekung. berdapur Pendawa Paniwen walau nama ini tidak ada dalam Pakem Dapur Keris. salah satu dapur keris lurus. janurnya dibuat tajam. Ia merupakan tenaga kasar yang kerjanya menempa. Keris ini berukuran bilah sedang. Seorang panjak yang menyerap ilmu sang empu suatu saat bisa juga menjadi empu. tetapi ada yang mengatakan ini dapur Sengkelat. sebutan orang yang bekerja pada seorang empu. keris ini buatan Empu Lurah Supa dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dan merupakan putran KKA Panungkup. ujungnya agak melengkung. sogokan rangkap. bagian dekat ujungnya agak lebih lebar disbanding pangkalnya. berdapur Sempana dengan luk sinarasah. ukuran bilah sedang. selain itu sogokan nya rangkap. Bagian sisi yang depan membentuk garis cembung dan tajam seluruhnya. Sisi punggungnya tumpul. PANJI HARJAMANIK. PANUNGKUP. memakai kembang kacang. tergolong tidak memilih. jenggot. tetapi tergolong sulit dan banyak hambatan pembuatannya. Kruwingannya jelas. bentuknya berkesan agak membungkuk mamakai sogokan rangkap. ukuran bilahnya sedang. keris pusaka kraton Yogya. mulai bagian pangkal sampai ujung.

sraweyan. PENDAWA. greneng. ukuran bilahnya sedang dan menampilkan kesan ramping. tanpa semu (tidak berkesan). Ukurannya sedang. demes (rapi menyenangkan). istilah yang digunakan untuk menyatakan keadaan keris yang retak pada sisi tajam bilahnya. sereng (keras. ada dua macam pedang yaitu : Petama. lih Blumbangan. biasa digunakan prajurit jaga kraton. biasanya sebelum ahli tangguh menentukan tangguh sebilah keris. odol (kasar). lambe gajahnya satu. Keris ini tergolong cacat dan tidak begitu disukai orang karena retaknya disebabkan tidak menempel dengan sempurna saton dengan lapisan bajanya sewaktu penempaan karena suhu kurang tinggi. tangguh Blambangan. wingit (angker). Kadangkala Pasopati juga memakai gusen dan lis-lisan. PEJETAN. atau Pendawa Carita nama salah satu dapur keris luk 5 memakai kembang kacang. Contohnya : Keris tangguh Majapahit. sepintas mirip dapur keris Pulanggeni. lambe gajah satu. Apakah pasikutan itu kau (janggal). Ditinjau dari bentuk mata bilahnya. kemba (hambar). PENDAWA LARE. tangguh Tuban pasikutannya sedang. sogokan rangkap. Kedua. lambe gajah satu. Pedang Sabet. terlebih dahulu ditentukan pasikutannya. Nama Pasopati ini berlainan dengan senjata pusaka Arjuna. khususnya keris. atau sikutan. tangkai tombak yang panjangnya sekitar 2. Pedang Suduk. wagu (kurang serasi). PEDANG. ada-ada nya jelas. PEGAT WAJA. tangguh Mataram Senapaten pasikutannya tangkas. keras tapi tampan dan sebagainya. dan bagus (tampan). sogokan rangkap. sraweyan dan greneng lengkap.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PASIKUTAN. nama salah satu dapur keris lurus. prigel (tangkas). pasikutannya rapi mengesankan . bagian adaadanya tebal dan tampak jelas. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 54 . yaitu pedang yang memakainya dengan cara membabat tubuh lawan. istilah untuk menilai gaya irama bentuk dan kesan perwatakan tosan aji. sedeng (sedang). hampir seluruh suku bangsa mempunyai jenis pedang. LANDEYAN. sogokan dua. PASOPATI. ukuran normal serta ri pandan. yaitu pedang yang memakainya dengan cara menusuk tubuh lawan. PEMAOS. Senjata tajam berbentuk pisau panjang. keris luk 5. ricikannya memakai kembang kacang pogok. memakai kembang kacang. gandiknya polos. keris luk 5. memakai sogokan dua. Pedang di Indonesia bentuknya hampir menyerupai pedang dari daratan China dibandingakn dengan yang dari Eropa atau Arab.galak).5 m. pasikutannya angker tapi tangkas. Keris ini banyak dipunyai dalang dan tergolong dapur popular. PENDAWA CINARITA.

alas-alasan. tamansari dsb. Pendok dibuat dengan rapi dan ukiran lembut dan kadangkala diberi hiasan intan berlian atau batu mulia. sogokan rangkap. PENDOK BUNTON. PENDOK KEMALO. jenis pendok yang menutupi seluruh bagian gandar dari warangka keris. nama keris luk 5.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PENDAWA PRASAJA. memakai kembang kacang. atau Kemalon. merah. Pendok ini ada yang tanpa hiasan sama sekali. emas. Pewarnaan pendok bukan dengan cat tetapi biasanya dengan bahan tradisional. pendok yang dihiasi dengan ukiran cukitan. PENDOK CUKITAN. Selain dipakai di Surakarta. sraweyan dan ri pandan. biasanya terbuat dari logam perak. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 55 . PENDOK. ada pula yang dihiasi ukiran dan pahatan. tembaga. ukuran panjang bilah sedang. semen. lambe gajahnya satu. Bahan pendok umumnya logam murah seperti kuningan atau tembaga. Pendok jenis ini disukai di Surakarta dan Yogyakarta. Yogyakarta dan Madura juga di Bali. Ragam ukirannya bermacam-macam. hitam dan coklat. bukan dipahat melainkan “dicukit” dengan alat yang tajam sehingga terjadi alur-alur indah seperti yang dikehendaki.warna itu mempunyai arti dan kedudukan si pemakai di lingkungan kraton. lapisan pelindung bagian gandar dari warangka keris. kuningn. warna kemalo lazim yang dipakai adalah hijau. adalah pendok yang diberi warna.

berdapur Pleret. banyak dipakai warangka gaya Madura. PLERET. mbuntut tuma. biasa dipakai di Yogya dan Surakarta. LANDEYAN. PENGARAB-ARAB. Bagian depan justru tajam. pendok yang hanya menutup sebagian gandar dari sebuah Warangka keris. Bisa Intan. KANGJENG KYAI. Pendok Slorok disebut juga pendok Blewahan. yakni lekukannya amat dalam dibanding keris biasa. PUCUKAN. Jamrut dan dijaman dulu hanya kalangan bangsawan saja yang boleh menggunakan pendok ini.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PENDOK KRAWANGAN. KANGJENG KYAI. PITRANG. PENDOK SLOROK. ragam bentuknya ada ngudup gambir. Ricikan lain tidak ada. pendok yang hanya menutupi sebagian dari gandar sebuah warangka keris. bilahnya sedang dengan posisi agak membungkuk. digunakan khusus untuk menghukum mati yang dilakukan oleh petugas disebut Abdidalem Singoranu. PENUKUP. Bagian inilah yang masuk kedalam hulu dengan panjang sekitar 5 – 7 cm dengan penampang 5 – 7 mm. Berdapur Lameng. Bagian tengah depan dibuat celah memanjang yang gunanya memperlihatkan keindahan urat kayu gandar. gandiknya panjang dibelakang. setelah sampai di keraton Surakarta dinamakan Kangjeng Kyai Pamor dan dipakai sebagai cadangan pembuat pamor keris/tombak. PAMOR. biasanya berupa keris luk. Bagian depan pendok dibuat semacam sobekan/celah selebar 1 – 2 cm untuk memperlihatkan keindahan urat kayu bahan gandarnya. Pusaka kraton Yogya berupa tombak serta dianggap paling tinggi kedudukannya. PENDOK TRETES. Bilahnya berukuran sedang. PESI. bagian bawah yang merupakan tangkai keris. terdiri atas dua bagian. pendok yang dihiasi dengan permata. nama salah satu pedang pusaka kraton Yogyakarta. PINARAN MENDANG. salah satu dapur keris lurus. nama salah satu dapur keris lurus. PRAMBANAN. jenis tangkai tombak dengan panjang 195 – 225 cm. sebagian menyebut Mendang Pinaran. Di Jawa Timur disebut dengan istilah Paksi. PINARAK. PENDOK TOPENGAN. Ujung itu selalu runcing. tombak dengan landeyan penukup ini dulu digunakan untuk pertempuran jarak dekat sehingga harus dilatih secara khusus untuk bisa menggunakannya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 56 . nama salah satu tangguh didunia perkerisan atau tombak. bagian luknya amat rengkol. Mirah. banyak dipakai warangka dari Surakarta dan Yogya. menyerupai pendok Buton. anggabah kopong dan nyujen. PENGGING WITORADYO. Umumnya besinya matang tempaan dan mempunyai kesan lumer pandes pamornya. tetapi bagian depannya dihias dengan ukiran pahatan yang berlubang-lubang. batu meteor yang jatuh didaerah Prambanan pertengahan abad 18. atau Pucuk adalah bagian paling ujung atas dari sebilah keris atau tombak. PANGERAN EMPU. Sogokannya rangkap sepintas seperti Kebo Lajer. menggunakan sogokan rangkap. gandik panjang dan polos. meteor pertama diambil atas perintah Sri Paku Buwono III tanggal 13 februari 1784 dan kedua lebih besar lagi diambil atas perintah PAKU BUWONO IV pada tanggal 12 februari 1797. Hanya Raja atau Pangeran Sepuh yang diijinkan mencuci atau menjamah tombak ini.

demikian seterusnya. tidak hitam legam tetapi berwarna lebih muda. Selain itu Pudak sategal juga merupakan nama keris berdapur lurus dengan kembang kacang. tergolong pamor tiban dan tidak pemilih.5 cm dari ujung ganja. PUNTING. Ukiran. setelah meninggal maka keris tersebut dikembalikan ke kraton kemudian diberikan sebagai tanda jabatan ke Patih yang baru. pendok dari emas dihias rinaja werdi. bisa berupa rumah. kasir dsb. PURBANIYAT. PURNAMA DADARI. PULO TIRTA. benda lainnya seperti pusaka. Dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dari mranggi bernama Mas Darmapanembung. PUTRI KINURUNG. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 57 . benda peninggalan nenek moyang. mempunyai sraweyan dan greneng lengkap. sehingga walau sebenarnya nilai pusaka itu biasa tetapi bagi pemiliknya nilainya tinggi sekali. pusaka kraton Yogyakarta. KANGJENG KYAI. PUSAKA. Pelet. ukurannya sedang. nama pamor yang bentuk gambarnya merupakan sebuah danau dengan beberapa pulau ditengahnya. dapur keris luk 5. Gradasi warnanya tidak begitu kontras seperti lukisan awan atau mendung. suka mengenakan pakaian rapi dan mewah. PUTRI KINURUNG. greneng dan pudak sategal. PULANGGENI. lambe gajah satu. keris pusaka kraton Yogya berdapur Tilam Upih. nama gambar warangka kayu Timoho berupa bintik atau garis tebal berwarna hitam atau coklat tua atau hitam pucat. gandiknya polos. Terdiri dari dua bagian. nama pamor yang mirip Wos Wutah. kruwingan . bentuk ricikannya menyerupai kelopak bunga dengan ujung ujung yang runcing.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PUDAK SATEGAL. Ukiran Putri Kinurung ini sesuai dikenakan oleh orang yang pesolek. Pelet. KANGJENG KYAI. banyak yang menyukainya terutama bagi pemegang uang seperti bendahara. didepan dan dibelakang. merupakan pegangan jabatan Patih kraton. Pudak sategal yang ada dibagian depan bertengger diatas gandik sekitar 3. mirip pulau-pulau. model ukiran gaya Yogya sepintas seperti ukiran lainnya tetapi di bonggol dihias dengan ukiran pahat. Penempatan menyebar tidak merata. PULANGGENI. gambaran pada Warangka kayu Timoho yang menyerupai pelet Tulak. Keris. PULAS. Hanya garis hitam tebal ditengah. lih Pesi. merupakan pamor tiban dan bertuah menambah ketrentaman dan rejeki serta baik untuk pergaulan. ditepi bilah. PURNAMA SADHA. PUDAK SINUMPET. adalah nama salah satu bagian keris yang terletak diatas sor-soran. pejetan. hanya menghiasi sebagian kecil dari bilah tombak. keris. lihat Wulan-wulan.5 cm sedang dibelakang menempel di tepi bilah sekitar 6. warangkanya Kayu Trembalo. lih TIMOHO. semula dimiliki Kangjeng Pangeran Ageng Ario Danurejo I.

PUTUT. merupakan nama dapur keris lurus yang ukuran panjang bilahnya agak pendek. salah satu dapur keris lurus.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PUTING KERIS. gandiknya diukir seperti orang duduk atau monyet duduk tanpa ricikan lain. bentuknya agak simetris dengan kedua gandik dihias bentuk manusia atau monyet. PUTUT KEMBAR. bentuk serupa dapur putut tetapi gandiknya ada dua. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 58 . lebar. lih PESI. Biasanya berpamor sederhana. pamornya umumnya sederhana. Ada yang menyebut ini keris Umyang walaupun ini salah kaprah karena Empu Umyang hidup pada jaman kerajaan Pajang.

lubang ini terjadi bukan karena aus tetapi karena pembuatan nya ada kekeliruan.A.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK R RANGGA PASUNG. REGOL. pamor yang hampir mirip dengan Adeg. hiasan yang biasa diberikan pada sebuah pendok dengan cara menempelkan warna warni manik manik dan batu mulia. salah satu dapur keris luk 5. tikel alis dan greneng. mempunyai 2 buah gandik didepan dan belakang. pamor yang gambarannya mirip dengan rante. kerisnya ditandai dengan : Ganja nya Sebit Ron Tal. RARA SIDUWA. RANDA BESER. pamor yang terletak di sor-soran. sirah cicaknya meruncing bagian ujungnya. KANGJENG KYAI. hidup di Surakarta dijaman Sunan Paku Buwono V.K. EMPU. Ukurannya sedang tetapi agak tipis dibandingkan keris sejamannya. pamornya tergolong mubyar. sopan tapi cukup berwibawa. tetapi pada jarak tertentu terdapat lekukan pinggir pamor. memakai kembang kacang. bagian bawah lurus dan luk nya mulai dari tengah bilah. RAHTAMA. mungkin termasuk Kalawija. tergolong pamor tiban. penempelan ini diatur rapi dan cantik disekitar tepi bagian mlewahan pendok. tetapi ada yang bukan greneng melainkan tingil. REJENG. dapur ini tergolong langka dan hanya terdapat pada keris tua saja. bisa boros. tetapi keris ini masih bisa diperbaiki oleh empu atau pengrajin keris. RANGGA WILAH. keris ini tergolong langka. RANTE. REGOL. biasanya tidak begitu condong kedepan melainkan cenderung tegak. tuahnya baik dimiliki oleh pengantin baru atau pasangan yang menghendaki anak yang baik berbudi luhur dan mulia. bagian gendok tidak begitu cembung dan buntut cecak tergolong model buntut urang. RAMBUT DARADAH. Pendok Raja Werdi disebut juga pendok Rinaja Warna atau Rinarja Werdi. bentuknya khas. tuahnya baik dan berjiwa kepemimpinan. rickan hanya pejetan serta tingil saja. Tuahnya buruk. sebutan keris yang cacat berlobang pada bagian sor-soran nya. RAJA WERDI. salah satu dapur keris luk 15. pamor ini termasuk pemilih. ia tergolong pamor miring. REGOL. panjang bilahnya sedang. bulatan itu dihubungkan dengan pamor yang menyerupai garis. luk 15. salah satu dapur keris yang tergolong Kalawija. gandik polos. secara keseluruhan penampilannya kalem. lambe gajah satu dan greneng. tidak pemilih dan tuahnya baik untuk mencari kekayaan dan tidak bersipat boros. pada umumnya pamor ini terselip di pamor wos wutah atau ngulit semangka. salah satu dapur keris lurus. berupa sederet bulatan yang berlubang ditengahnya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 59 . dibuat Empu Lurah Ngabehi Supo dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Keris ini mempunyai bentuk ganja yang khas. berdapur Bondan. keris ini duplikat K. pijetan juga dua didepan dan belakang. Tergolong pamor rekan. warangkanya dari kayu trembalo dengan pendok blewahan dari emas. Pada umumnya lubang itu berupa celah yang terdapat pada pertemuan antara bagian bawah keris dengan bagian atas ganja. besi berwarna hitam dan keabu-abuan. pusaka kraton Yogyakarta. biasanya pamor rekan.

sogokannya satu didepan. pamor popular dan mahal harganya. salah satu dapur keris lurus. Yogyakarta atau Madura. Jadi ri cangkring merupakan bagian yang berpasangan. RINAJA WARNA. semua peralatan dari kayu. Secara garis besar sebilah keris dapat dibagi menjadi 3 bagian. tombak atau pedang. Terletak ditepi kira dan kanan bagian atas warangka baik model gayaman. Tergolong pamor miring dan termasuk pamor rekan. selain itu memakai pejetan. Daun amplas yang telah kering digunakan untuk menghaluskan permukaan kayu warangka.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK REKAN. atau dari jenis pohon Celtis rigescens Planch. sepintas seperti pamor Ron Genduru tetapi daunnya lebih jarang dan tipis sehingga menimbulkan kesan kurus. memakai kembang kacang. senjata traditional dari ACEH. adalah nama dari bagian keris. DAUN. luk yang “rengkol” artinya luk yang lekukannya amat dalam. lihat GODONG DADAP. RON DADAP. panjang bilah sedang. RONGGOWARSITO. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 60 . Lawannya adalah KEMBA artinya luk nya tidak begitu nyata. PAMOR. lihat GODONG SEDAH. ganja dan pesi. wibawa dan pandai memimpin orang. RENGKOL. tuahnya menjadikan pemiliknya terpandang. Pamor ini tergolong pemilih dan kadang disebut juga Pamor Bulu Ayam. Udan Mas. Kupu Tarung dlsb. tombak ini memakai sapit abon dan semacam alur serupa sogokan yang mengelilingi sapit abon itu. Pada bagian sor-soran inilah ricikan keris banyak ditemukan. lambe gajah ada dua. Pujangga Jawa terkenal dari kraton Surakarta. Bentuknya menyerupai daun genduru. kedalamannya dangkal. yakni bagian wilahan atau bilah. ladrang atau daunan. RI PANDAN. Ron Genduru. sor-soran. menulis buku tentang keris yang berjugul PAKEM PUSAKA. Bilahnya tebal tetapi datar saja tanpa ada–ada. pamor yang sudah dirancang terlebih dahulu seperti Blarak Ngirid. RENGGO. RI CANGKRING. bentuknya merupakan tonjolan landai yang arahnya sejajar dengan letak lubang tempat pesi keris masuk warangka. RENCONG. RON TEKI. branggah. Bagian wilahan atau bilah juga dibagi 3 bagian utama. ditepi bilah yang menghadap kebawah terdapat dua tonjolan menyudut serupa lambe gajah. salah satu dapur tombak luk 5. RICIKAN. nama bagian dari warangka keris gaya Solo. tengah dan pucukan. gandiknya panjang. RON SEDAH. ukiran. lihat RAJA WERDI. pamor yang gambarnya menyerupai duri ikan. penamaan bagi luk keris atau tombak oleh pecinta keris di Jawa. REMPELAS. daun dari jenis pohon Ficus sp. RON GENDURU. RADEN NGABEHI. Tuahnya menambah kewibawaan dan baik bagi prajurit tetapi pamor ini tergolong pemilih.

Jarak antar ruas bekisar 2. Keris ini hanya terdapat di Bangkinang. sebutan bagi Badik di Kalimantan Timur dan Sabah. Tergolong pamor mlumah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK RON PAKIS. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 61 .5 cm. sebagian menyebut Badik Rudus. tergolong pamor rekan dan tidak memilih. tuahnya mudah mencari rejeki dan disegani orang. tergolong pamor miring dan rekan. RUAS BAMBU. pamor yang berbentuk batang tebu yang beruas pendek. ROS-ROSAN TEBU. Riau dan pada umumnya tidak berpamor serta besinya halus sekali. biasanya jaran ruas dibagian pangkal lebih rapat dibandingkan dibagian ujung. juga termasuk pamor popular dan mahal harganya dan sering dikacaukan namanya dengan pamor Bulu Ayam. nama salah satu dapur keris lurus yang tepinya mempunyai ketiak-ketiak seperti pudak sategal yang bersusun dari atas kebawah. RUDUS. pamor yang menyerupai daun Pakis.5 – 4.

Selain itu Sadak juga merupakan nama sejenis tosan aji berpamor yang bentuknya mirip dengan pinsil. lambe gajah dua. Pamor ini tidak memilih. disis bilah bagian bawah disamping bungkul ada bentuk menyudut. bagian tengah menyempit menyerupai pinggang. salah satu keris luk 11. SALA KETINGAL. namun ada yang mengatakan itu adalah dapur Sengkelat. gulu melednya jenjang dan ujung ganja berbentuk nguceng mati. salah satu keris luk 9. dibeberapa tempat disebut Sada Lanang. besi yang digunakan bersifat liat. lihat PEDANG SABET. SADAK. memakai tingil. Panjang sekitar 85 – 95 Cm. memakai kembang kacang. memakai kembang kacang. didepan. hidup di Tuban pada awal Kerajaan Majapahit. Adeg Siji atau Sada Siji. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 62 . SABUK TALI. panjang keris sedang. bilahnya simetris dan tebal. Bentuk atas menyerupai SALAHITA. gandik polos. Kesannya gagah. Empu ini menyusun pamor dengan rumit. mirip potongan buah Melinjo. sogokan satu didepan dan sraweyan. ukuran sogokan tidak begitu panjang . panjang dan tebal memberi kesan gagah . salah satu dapur pedang yang tergolong Pedang Suduk. salah satu dapur keris luk 11. sogokan hanya satu didepan. SABUK TAMPAR. SADA SALER. merupaka salah satu dapur tombak lurus. sraweyan dan ri pandan. gandik polos. pejetan. EMPU. gandiknya membulat tebal. sraweyan dan ri pandan. sisi pedang yang tajam. tegas. sejajar dengan sisi pedang. SADA LANANG. blumbangannya berukuran lebar. hanya bentuknya lebih tipis dan berpamor yang apik. sogokan hanya satu. Sebenarnya Sadak yang ini merupakan bentuk tombak pendek dengan pegangan (hulu) hanya sejengkal. ricikan sederhana. panjang bilahnya sedang. Pedang ini sering digunakan secara praktis di pertempuran dan juga banyak yang dijadikan pusaka. Kerisnya berukuran besar. dibawah ada-ada ada bungkul. SABUK INTEN. ganjanya datar dan tergolong ganja wuwung. sogokan rangkap. salah satu bentuk pamor yang berbentuk garis memujur dari pangkal keujung bilah keris. sering dipanggil Empu Salaita atau Empu Galaita. menyebar dipermukaan bilah. padat dan memberi kesan kering. pada sisi punggung yang lurus didekatnya ada kruwingan. Sabuk Tampar juga ada yang luk 11. luknya rengkol (dalam). Memakai ada-ada sampai ketengah bilah. yang bawah lurus sampai dua pertiga panjang majal. sirah cecak berbentuk membulat. dewasa ini sering dipakai sebagai isi dari tongkat komando. merupakan sisi lengkung yang cembung. lih SADA SALER. sisi punggung terdiri dari 2 bagian. Godong Andong. kemudian sisi itu berubah bentuk cekung yang makin keujung makin tajam. lambe gajah satu. tangguh dan meyakinkan. Bagian ujungnya runcing. dibagian depan saja. Kadang ada yang luk 13.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK S SABET PEDANG. ukuran panjang bilah sedang.

keris dengan luk 15. memakai pejetan. jenggot. tikel alis. tergolong popular dan dicari Pejabat. jalu memet dan sogokan rangkap yang ukurannya panjang sampai sekitar pertengahan bilah. adapula yang tidak. greneng susun. SEGARA WEDI. nama bagian yang permukaannya melandai dibagian belakang bagian gendok dari sebuah ganja. menyerupai ada-ada besar yang terputus. Diatas jajaran bulatan itu ada lagi beberapa bulatan berjajar keatas. SEDET. Tombak ini termasuk langka karena mungkin terlalu indah dan mahal bila diproduksi kebanyakan. kembang kacang. Disbanding bagian Wetengan maka bagian Sirah Cicak dan bagian Buntut Urang kedudukannya agak turun. tetapi tidak begitu ramping. salah satu dapur keris lurus. SANTAN. jenggot. lambe gajahnya dua. tipis dan tidak memakai ada-ada. SEBIT RON. Selain itu memakai pudak sategal.ukuran bilah sedang. yaitu bentuk semacam penjepit bilah. Bawang Sebungkal dll. jalen. biasa disebut juga Jangkung Mangku Negoro. panjang bilah sedang. salah satu dapur keris luk 11. Dibagian sor-soran ada bentuk sapit abon. ada-ada dan sogokannya rangkap. pamor ini menyebabkan yang punya mudah mencari rejaki dan bukan pamor pemilih. nama salah satu dapur tombak lurus. ada yang memakai tikel alis. panjang bilah sedang. salah satu dapur tombak luk 9. Sisi bagian tengah bilah ada lekukan dangkal dan landai menyerupai bentuk pinggang. Pamor yang dibawah dibagian sorsoran bisa berupa Wos Wutah. ricikan lain greneng. SANGA-SANGA. SEBIT RON TAL. kembang kacang. Sisi bilah diujung bawah tombak berbentuk menyudut. lambe gajah dua. keris luk 9. tikel alis. Keris-keris buatan Mataram banyak yang memakai ganja Sebit Ron Tal. greneng dan Ron Dha nunut. salah satu bentuk ganja keris. SEGARA MUNCAR. seluruh permukaan bilah tertutup kinatah lung-lungan. kedua versi itu benar semua. permukaan bilahnya nggigir sapi dengan ada-ada tipis sepanjang bilah. pipih. tidak memakai greneng maupun tingil tetapi memakai sraweyan. ukuran panjang bilahnya sedang. jalen. bilahnya simetris. nama salah satu dapur keris. jumlahnya 3 buah. Tetapi ada yang mengatakan Pamor ini bentuknya berupa bulatan-bulatan berlapis. memakai kembang kacang. Ada yang menamakan juga dapur Sinom Pudak Sategal. memakai kembang kacang. Menurut pecinta keris. nama pamor berbentuk bulatan bulatan kecil.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SAMPUR. sebgian berlapis sebagian tidak. lambe gajahnya satu. dengki dari orang lain terhadap dirinya. nama pamor yang serupa pamor Kudung tetapi dibawahnya ada pamor lain. sogokannya rangkap ukuran normal tetapi sogokan KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 63 . Sebit Ron berbeda dengan Sebit Ron Tal. sogokan rangkap ukuran normal. ukuran panjang bilahnya sedang. jenggot. sraweyan. Letaknya berjajar dibagian sor-soran. luk 3. kruwingan. pamor ini dapat menjauhkan rasa iri. SATRIYA PINAYUNGAN. menyebar keseluruh permukaan bilah. memakai kembang kacang. lambe gajahnya satu.ukuran bilah bagian atas pinggang lebih sempit disbanding bagian bawah. pakai jalen. SEGARA WINOTAN. bentuknya agak lengkung melandai. SAPIT ABON.

sepintas seperti pamor Mangar tetapi pada pamor Mangar maka “bunga kelapa” nya lebih besar dan lebih jelas. sepintas mirip Pamor Bunga Pala. Disisi bilah bagian bawah ada bentuk menyudut. tergolong pamor rekan. Tuahnya dapat menjadikan pemiliknya terkenal.bedanya pada Sekar Anggrek. berpori dan agak kekuningan. motif pamornya sederhana seperti Wos Wutah. Tanda tanda kerisnya ialah Ganjanya tipis. tiga atau empat bulatan kecil. Pamor ini menyebabkan terkenal dalam pergaulan. sogokannya biasa tetapi blumbangannya agak sempit dan dalam. setiap gerombol terdiri dari dua. Wetengannya ramping sekali. Tuahnya memudahkan pemiliknya mencari rejeki. buntut cicaknya meruncing. pamor keris atau tombak. biasanya pudak sategalnya lebih besar dari pudak sategal keris. EMPU. dan kruwingan. tuahnya menambah kebijaksanaan pemiliknya. menyerupai bentuk untaian bunga pala . SEGARA WINOTAN. sedang pada pamor Sekar Mangar yang lebih jelas adalah gambar “untaian dan tangkainya”. Ukuran bilah kerisnya hampir serupa dengan buatan Majapahit tetapi besinya tampak seperti kurang tempaan. ditengah ada pamir yang menyerupai garis tebal dari pangkal bilah keujung. nama pamor yang gambarannya menyerupai untaian bunga kelapa. salah satu dapur tombak lurus. SELEH. SEKAR GLAGAH. Secara keseluruhan keris buatannya berkesan sederhana tapi berwibawa. datar dan tergolong ganja wuwung. SEKAR PALA. dapur ini tergolong langka. SEKAR ANGGREK. pamor keris dengan gambar menyerupai untaian bunga.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK tersebut menyatu sampai keujung bilah. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 64 . gambar pada warangka Timoho. SEKAR LAMPES. Di Sabah dan Serawak disebut Aliamai Lok Tiga. tuahnya mudah mencari keberuntungan. seluruh tepi bilah diatas pudak sategal memakai gusen dan lis-lisan. Gulu melednya sempit. sisi bilah bagian tengah melebar. pamor yang menyerupai untaian bungan anggrek. Memakai kruwingan dan greneng lengkap. sehingga banyak dicari pedagang dan pengusaha. letaknya tidak teratur. tergolong pamor rekan. Pamor ini tergolong rekan dan pemilih. Memakai pudak sategal. sirah cicaknya panjang. KI. SEKAR MANGGAR. mirip Sekar Anggrek dan Sekar Pala. pada permukaannya tergambar dua atu tiga bintik besar berwarna hitam atau coklat tua. Pamornya seolah hanya mengambang dipermukaan bilah. dikiri kanan garis itu ada bulatan bulatan kecil yang menggerombol terpisah pisah. SEKAR KOPI. pamor seperti buah buah kopi dalam untaian ranting. kembang kacangnya agak kurus tetapi lingkarannya agak lebar. ia hampir mirip dengan pamor Sekar Anggrek. lih Sekar Tebu. biasanya dimiliki Dalang atau Pesinden. bagian ujung bunga lebih berkembang (mekrok – jawa). bilahnya simetris. SEKAR JANTUNG. PELET. merupakan pamor tidak pemilih dan tergolong pamor rekan. hidup dijaman kerajaan Demak.

pamor yang mirip Blarak Ngirid atau Blarak Sinered. memakai kembang kacang. SEMAR TINANDU. tipis tapi lebar dan menampilkan kesan gendut. atau Sempana Klentang adalah nama keris luk 9. lih Sepana. nama salah satu dapur keris lurus. SELOKARANG. pamornya tidak pemilih dan biasanya terdapat dikeris nom-noman. nama salah satu dapur keris lurus. memakai kembang kacang. selut yang mahal bisa berharga jutaan rupiah. lebar dan lurus. dikalangan pecinta keris sering dianggap keris tindih. tergolong amat langka. Katanya keris ini baik bagi yang ingin mencari pengikut. ri pandan dan tikel alis. SEMPANA. tembaga. kuningan dihiasi dengan intan berlian dan batu mulia lainnya. Keris ini tergolong langka dan tua. memakai kembang kacang. SUPONO BENER. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 65 . sebesar bola pingpong dengan garis tengah 35 – 45 mm. gandiknya tebal diukir kepala gajah dan dibawah gandik ada lubangnya. salah satu hiasan pada hulu keris (gagang keris). Guratan garisnya juga lebih halus. biasanya bentuk bilah memberi kesan membungkuk. SELUT. ukuran bilahnya pendek tetapi lebih besar dibandingkan bilah keris lain pada umumnya. tikel alis dan ri pandan. luknya tidak dalam. tetapi bagian seminya memanjang terus sampai keujung bilah. SEKAR TEBU. atau SEMAR BETAK atau Semar Petak. Bedanya ujung garis pamor yang menyerupai gambar daun kelapa tidak sampai ketepi bilah. ada yang menyebutnya SEMPANER. SEPANER. tergolong pamor Mlumah yang sukar pembuatannya. yakni bisa menangkal pengaruh buruk keris lain. Dapur keris ini jarang terdapat di keris baru ataupun lama. SEMBUR. pamor yang gambarnya menyerupai batang karang dilaut. Bagian sor-sorannya agak tebal. bilahnya berukuran panjang. pamor yang mirip Melati Rinonce. SEMPANA BENER. Selain itu ia memakai sogokan dua. lambe gajah satu. ukuran bilahnya tergolong pendek. nama salah satu dapur keris . SEMAR BETAK.. ukuran normal. SEPANA KALENTANG. melainkan mengumpul ditengah bilah. Keris ini memakai kembang kacang bersusun dua. nama salah satu dapur keris lurus. Bilahnya sedang. Pamor ini tergolong pemilih. Dapur keris ini tergolong sederhana dan hanya ada pada keris keris tua. SEMAR MESEM. atas dan bawah. bilahnya pendek. terbuat dari logam berukir seperti perak. Biasanya dimiliki oleh pemimpin peguruan silat atau pimpinan aliran kebatinan. merupakan pamor Miring dan Rekan. Gandiknya tergolong tipis dan pejetannya dangkal. PELET. sepintas lalu menyerupai pamor Tunggak Semi. gambar pada warangka Timoho berupa bintik bintik kecil berwarna hitam atau coklat tua dan relatif merata dipermukaan kayu. bedanya pada Pamor Sekar Susun gambar bunganya lebih besar. emas. bintik ini ada yang bentuknya bulat dan ada yang lonjong. Keris ini tergolong populer dan banyak jumlahnya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SEKAR SUSUN.

tuahnya baik untuk membangun kerukunan suami istri. Ganja keris berdapur Sengkol ini polos. kruwingan. Bentuk keris amat sederhana. salah satu dapur keris luk 13. panjang bilahnya sedang. jalennya pendek. ri pandan dan greneng. kadang kadang ada tingil kembar dikanan kirinya. Lar Gangsir. atau Sempana Panjul. nama dapur keris luk 7. ri pandan. keris ini memakai kembang kacang. nama salah satu dapur keris luk 7. gandiknya tebal. Tergolong langka dan agak jarang dijumpai. pejetannya dalam. Kalau membuat sogokan dangkal tapi panjang. lurus dan agak membungkuk. memakai kembang kacang. atau Sempana. memakai kembang kacang tanpa pejetan. Secara keseluruhan bagian ganjanya agak lebih panjang dibanding dengan keris buatan Majapahit lainnya. sraweyan. ukuran bilahnya sedang. tanpa gandik. Tergolong popular dan disukai oleh Jaksa atau Pembela karena katanya dapat mempengaruhi lawan bicara. tergolong ganja wuwung. SEPANA BUNGKEM. EMPU. wetengannya montok. tanpa ricikan. nama empu yang hidup didesa Tesih pada kerajaan Majapahit dengan tanda buatannya sebagai berikut. atau Sumpono. ukuran panjang bilahnya sedang. memakai kembang kacang. nama salah satu dapur keris luk 1. sraweyan. lambe gajah satu dan memakai jenggot. SETRA BANYU. Empu ini menyenangi pamor miring seperti Adeg. pakai greneng atau tingil. nama salah satu dapur keris lurus. bagian pejetan dibuat sempit dan dangkal. luknya satu dipangkal bilah. SEPOKAL. salah satu dapur keris luk 13. sraweyan dan ri pandan. tikel alis pendek dan dangkal. Namun ada yang menyebutkan bahwa Sengkelat tidak memakai jenggot. SEPANA PANJUL. SEPANA. tanpa ricikan lainnya. janurnya tumpul. kembang kacangnya kurus. bentuk ini tergolong aneh dan keris ini juga langka sekali. ganja datar. greneng. jika ada jenggot namanya dapur Parungsari. SENGKOL. ganggeng kanyut dan sebagainya. Ukuran bilah agak lebih panjang dari buatan dari buatan Majapahit umumnya tetapi lebar bilahnya cukup sehingga memberi kesan ramping. Keris ini banyak jumlahnya. SEPANG. lambe gajah panjang. ukuran bilahnya sedang dan hanya ada sraweyan saja. Selain itu ricikannya adalah sogokan rangkap. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 66 . gulu melednya panjang. buntut urangnya panjang dan tipis. Tetapi ada pendapat yang menyatakan dapur Sepang bilahnya simetris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SENGKELAT. memakai kembang kacang tetapi kembang kacangnya bungkem. nama darur luk 7. tetapi karena sering dicarai maka banyak terjadi pemalsuan yang tadinya tidak bungkem dibuat menjadi bungkem dengan cara membentuk kembali kembang kacangnya menjadi bungkem. sirah cecaknya berukuran sedang.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SETAN KOBER. selain itu juga merupakan nama tombak lurus. besi bahan pembuatannya pun diambil aneka macam alat yang berbeda namun semua berawalan dengan hurup “Pa” (P). berdapur Pandawa Panimbal Singa. tetapi ini yang tercantum di kraton. Bagian punggung bilah agak tebal. SI GINJE. nama salah satu dapur keris lurus. pamor ini hanya ada di keris atau tombak. terbuat dari besi dan baja dengan panjang sekitar 80 – 90 cm. besi yang untuk membuatnya diambil dari 9 tempat yang berlainan . saat perutnya terkena Kyai Pleret maka ususnya yang keluar diselipkan ke kerisnya tetapi ketika terdesak maka Arya Penangsang lupa dan mencabut kerisnya sehingga usunya terburai. SIDERIT. Mineral ini berupa kelabu putih kekuningan. bentuk sirah cicak yang tergolong Sikunyir juga hanya ada pada keris buatan Malaysia dan Brunei saja. tuahnya katanya mudah mencarai rejeki. KANGJENG KYAI. SIMBAR INTEN. atau kecoklatan dengan permulaan yang mengkilat. agar dapat berhenti pada saat yang tepat. Pedang khas daerah Aceh. pendoknya dari emas. nama ini tidak ada dalem Pakem Keris. tombaknya lebar dan pipih. bentuknya mirip melahan jantung pisang. tanpa bungkul. pamor dari bahan ini warnanya hitam dan umunya dinamakan Pamor Sanak atau Nyanak. keris ini menurut cerita hanya ditempa pada hari Jum’at saja dengan setiap menempa hanya satu kali pukulan. setelah selesai penempaan maka calaon keris dikikir untuk mengeluarkan pamornya. Pada bilah keris. Sikim Aceh tergolong pedang sabet. punggung pedang ini majal sedang sisi depannya tajam seluruhnya. Setelah bercerai. Diduga dahulu dibiat bukan untuk kegunaan praktis tetapi sebagai pusaka. dalam dunia keris maka bahan ini biasa dipakai untuk batu bahan pamor yang hanya mengandung besi saja. tetapi mulai tengah sampai tepi depannya tipis sekali. Pekerjaan ini memerlukan pengalaman. biasanya buatan Pajajaran dan Segaluh. proses ini dimulai dari tepi bilah makin lama ketengah. Tombak ini biasanya sederhana sekali tanpa ada-ada. biasanya memakai metuk iras. bagian tengah bilah bentuknya seperti jantung pisang. gandiknya tipis dan pejetannya sempit. rumusnya FeCO3. Ada yang menyebut pamor wulung. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. Arya Penangsang.biasanya memakai ganja iras. istri RM Said. ukuran bilahnya pendek lebar. Bobotnya tidak begitu berat sehingga mudah memainkannya. nama keris milik Adipati Jipang. Kata Sikunyir berasal dari Sekunar. SIMBANG KURUNG. sebutan pamor yang merupakan garis melintang pada gandik atau kembang kacang. Kalau berlebihan akan banyak pamor hilang begitu sebaliknya. Warangka dari kayu Trembalo. bentuk ganja yang bagian sirah cicaknya menonjol kedepan dan runcing. Penamaan ini hanya dikenal di Malaysia dan Brunei. konon dibuat di jaman Sri Sultan Agung. Keris buatan Tamanan Surakarta ini semula milik Pangeran Mangkubumi sebelum menjadi raja kemudian diberikan ke putrinya Kangjeng Ratu Bendara. putri ini menikah dengan Kangjeng Pangeran Haryo Diponegoro sesudah itu diwarisi oleh anak angkatnya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 67 . nama keris pusaka buatan Mataram yang kemudian menjadi milik Sultan Jambi. sesudah jadi menjadi keris yang sakti dan diberikan Raja Mataram ke Raja Jambi. tombak ini tergolong langks. SIGAR JANTUNG. dikasihi orang dan selalu selamat. begitu saktinya sehingga katanya jika keris ini menyentuh daun saja maka seluruh pohon akan layu dan akhirnya tumbang. salah satu bentuk kapal disana. merupakan salah satu tahap dalam pembuatan tosan aji. mineral besi terdiri dari kristal-kristal karbonat besi. SILAK WAJA. Digunakan ketika melawan Sutawijaya. Pangeran Mangkurat dan dikembalikan ke kraton. Lurus. SIKIM ACEH. SIKUNYIR.

Hulu dan warangkanya menghadap kebawah. salah satu dapur keris luk 5. ricikan lain kembang kacang. Bagian bawahnya lurus. nama salah satu dapur kerid lurus. SIKI. termasuk pamor miring dan pamor rekan.kadangkala memakai sogokan. Besi yang diguanakan biasanya matang tempaan dan warnanya hitam keabu-abuan. bagian blumbangannya berukuran luas. SIKIR. ri pandan. Tanda keris buatannya. tergolong pemilih. EMPU. seorang empu hidup di Sedayu pada jaman Majapahit. atau Sinrasah. kedudukan bilah. yang agak beda olah dan tempaan besinya tidak sehalus garapan Pangeran Sedayu. SIMBANG RAJA. Tergolong langka karena sulit membuatnya. tergolong Sebit Ron Tal. seolah menancap kuat pada permukaan bilah. juga dikenal Empu Ki Jikir. ditengah bilah diukir gambar timbul (relief. SINGA BARONG. bila keris itu ditegakkan. nama pamor yang sepintas seperti rumpun padi yang terpotong daunnya. padat dan liat.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SIMBANG PATAWE. SINGAWIJAYA. tidak meriah tetapi rapi teratur dipermukaan bilah. Pamornya pandes. Lambe gajah satu. Bagian Dha pada Ron Dha. panjang bilahnya sedang. sraweyan dan ri pandan. ganjanya datar tergolong ganja wuwung. Pamornya lembut. Keris buatannya pada umumnya lurus. sraweyan. Gandiknya agak panjang dan tebal. Pamornya rumit dan halus. Kedudukan keris miring kearah tangan kanan. menangkal guna-guna. Tanda tandanya. sebagai kelengkapan pakaian di Jawa Tengah.kalau memakai luk. Kruwingannya nyata dan rapi. sirah cicak berkesan montok tetapi meruncing pada ujungnya. besinya hitam tetapi memberi kesan kering. Besinya biasanya hitam. salah satu dapur keris luk 7. dapur ini sering disebut dapur KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 68 . Kembang kacangnya menyerupai gelung wayang. Cara ini biasanya dipakai oleh ulama yang mengenakan jubah atau dalam keadaan darurat perang. jalennya kurang ramping. empu ini lain dengan empu Singkir. disayang atasan. bentuk dha pada ron dha dibuat jelas. sogokan rangkap. empu terkenal hidup dijaman Sri Sunan Pakubuwono IX di Surakarta. tipis. Gulu Melednya panjang.jika pamor itu jenis miring. salah satu cara memakai keris. Blumbangan dan sogokannya berukuran sedang. jenggot dan greneng lengkap. greneng. EMPU. panjang dan janurnya dibuat tajam. tuahnya bisa mengangkat derajat pemiliknya. posisinya terlalu menunduk disbanding keris Majapahit yang lainnya. Keris dan tombaknya mirip buatan Pangeran Sedayu. wetengannya kurang gemuk. keris diselipkan dilipatan sabuk lontong bagian dada. Guru melet dan wetengannya berukuran sedang. biasanya dengan motif lung. bentuk huruf Dho kurang jelas. Keris buatannya berpenampilan sopan dan lembut. sirah cecak meruncing kecil. sebutan bagi pamor yang menyerupai dua garis melintang pada gandik atau kembang kacang. Ujung buntut urangnya melebar. Ukuran panjang bilahnya sedang. serat-serat alur pamor halus sekali. Pamornya katanya untuk pengasihan dan dihormati orang sekitarnya. Umumnya berupa Wos Wutah. SINOM. SIMBAR-SIMBAR. Sogokannya dalam. bentuknya agak aneh. pakai pejetan. SINARASAH. Tuahnya menambah wibawa pemiliknya. SIKEP. ganjanya agak melengkung. EMPU. agak condong kedepan. panjang bilahnya sedang. bagian gandiknya diukir bentuk kepala Singa yang menyerupai KILIN di budaya cona. Bilahnya berukuran sedang. lungan) dan ditempel dengan emas atau perak. pamor yang bentuknya menyerupai tiga garis melintang pada bagian gandik atau kembang kacang. Pendaringan Kbak atau sejenisnya. memakai kembang kacang. tergolong ganja wuwung. guru melednya panjang. Sirah cicaknya membulat. bentuk luknya dalam. Ganjanya berukuran normal. kalau ada ron-dho nya . Ricikan lainnya. hidup dijaman Pajajaran. Kembang kacangnya seperti gelung wayang. atau Anyikep Pusaka.

pamor yang bentuk gambarnya menyerupai anak kunci. KANGJENG KYAI. SIRAT. SIPAT KELOR. Tuahnya memperlancar rejeki dan menambah derajat pemiliknya. Disepanjang bilah terdapat ada-ada. tetapi jika Pamor Udan Mas itu menyebar maka pada pamor Sisik Sewu menggumpal. Antara pamor satu dan lain dipisahkan jarak sekitar 1 cm atau lebih. Merupakan duplikat dari keris Raden Adipati Danurejo III (Kangjeng Pangeran Kusumoyudo) di Japan. Letaknya dibelakang bagian pejetan atau blumbangan. SOGOKAN BELAKANG. Sisi depan yang tajam lurus saja.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Naga Singa. Pedang Sokayana selain digunakan dalam KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 69 . bia pamor tidak dipisahkan oleh jarak atau jaraknya kecil. Keris ini dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana pada pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono V. Sisi bilah pedang yang tajam didepan. bagian didekat metuk lurus. bagian punggung pedang yang bawah majal tetapi makin keujung makin tajam. SIRAH CICAK. Bagian didekat ujung bilah lebih lebar daripada bagian pangkalnya. sejajar dengan bagian punggung yang lurus. berupa alur tegak disamping sogokan depan. bagian keris yang terdapat pada sor-soran. lekukannya dalam. Tetapi yang dibagian atas menjadi agak cembung. tak ada kruwingan. tanpa bungkul. luknya rengkol. pamor yang banyak dicari pengusaha yang mempunyai karyawan banyak. Bagian bawah majal. bagian bawah sogokan depan ini menyatu dengan blumbangan. Permukaan bilahnya nggigir lembu. salah satu dapur tombak luk 3. Ujung pedang ini runcing. dengan ada-ada terlihat jelas. Tergolong popular. tetapi karena titik berat ada di ujung maka menggunakannya harus hati hati. Terletak di sor-soran. nama pedang tergolong pedang suduk. terdapat kruwingan. sebutan untuk pamor berbeda tetapi pada sisi bilah yang sama. Sisi punggungnya terdiri dari dua bagian. dinamakan pamor DWIWARNA. luk hanya terdapat dibagian dekat ujung.sisi bilah paling bawah membentuk semacam sudut. separuh panjang bilah yang dibawahnya bentuknya lurus. SODO. Pamor ini tidak pemilih. SLEWAH. beberapa keris ini dihias kinatah emas dan berlian. Ada juga yang berluk 7 dan 9. SLADANG ASTO. bagian paling depan dari Ganja. Ujungnya mempunyai bentuk khas. yang bentuknya (jika dilihat dari bawah) seperti kepala cicak. SIRAP. SOGOKAN DEPAN. Ada yang menyebut pamor ini :Pamor Teja Bungkus atau Bima Bungkus. Ukurannya rata rata lebih kecil dari Udan Mas. lebih dalam dari alur Tikel Alis. tombak ini buatan Majapahit terutama Pengging Witoradyo. pusaka kraton Yogya. Walau tidak seterkenal Udan Mas tetapi bagi yang percaya tuahnya sama. Antara sogokan depan dan belakang dinamakan Janur. Pada sisi tombak sebelah bawah dekat bagian metuk terdapat bentuk yang menyerupai jenggot. SISIK SEWU. Yang dikelilingi semacam bentuk kepompong. tuahnya baik untuk kepemimpinan. warangka kayu Timaha dan pendok dari emas rajawarna. tergolong pedang sabet. dengan ujung runcing kecil. SOKAYANA. nama tombak luk 5. tergolong pedang sabet. Dibelakang sogokan belakang biasanya ada sraweyan. tergolong pamor tiban.pamor ini merupakan kumpulan bulatan bulatan kecil yang berlapis lapis. bagian keris yang terdapat pada sor-soran. Dibagian bawah bilah pedang Sokayana. bentuknya menyerupai garis cembung. panjangnya sekitar dua pertiga panjang bilah sedang bagian sisanya merupakan garis cekung yang makin keujung makin tajam. mirip hurup S yang miring. berwibawa dan disayang orang. berupa alur tegak. keris ini berdapur Tilam Upih. Panjang pedang ini sekitar 90 sampai 115 cm.

berdapur Pasopati. pohon ini banyak terdapat di Jawa bagian Selatan. warangka dari kayu Cendana dengan pendok emas murni rinajawarna. pamornya sederhana. bagian paling bawah dari bilah keris. Setelah terkenal di Pajajaran. Bentuk tombak ini agak mirip dengan dapur tombak TUMBUK. SOR-SORAN. jika sudah kering maka urat kayunya berwarna kehitaman. Ricikan lain tidak ada. dari suasa bertahta permata. Selain itu memakai kembang kacang. bagian keris yang bentuknya melandai dibelakang bagian sogokan belakang sampai kebagian greneng. ada dua bagian yang bentuknya menyudut pada masing masing sisinya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 70 . Mulanya kepunyaan Penembahan Mangkurat dan ditarik ke istana pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. menghindarkan hama tanaman. dibeberapa daerah disebut Angsana Kembang. jenggot . bahan bakunya sama dengan keris. EMPU NI MBOK. Pendoknya bunton. keselamatan dan ketentraman. SUMELANG GANDRING. jenis pohon kayu yang sering digunakan membuat warangka keris. SONO KEMBANG. meskipun bukan jenis kayu terbaik tetapi banyak yang menggunakan karena cukup murah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK peperangan juga sebagai pedang pusaka dan digarap apik serta indah. jika bagus bisa menyamai harga kayu Timoho. nama salah satu pusaka kraton yagya. SRAWEYAN. walau termasuk pedang suduk tetapi bisa juga digunakan sebagai pedang sabet. sering digunakan semagai warangka keris atau tombak. SRI SADANA. berdapur Tilam Upih. Pembuatan sundang saat ini sudah jarang dilakukan lagi. hanya saja bahan bajanya lebih banyak. besi dan baja serta bahan pamor. milik Pangeran Ngabehi dan keris ini dibuat Empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V SUJEN AMPEL. warangka kayu Timoho. KANGJENG KYAI. empu ini pindah ke Tuban yang menjadi Bandar terkenal di Jawa. jika sudah tua maka warna urat kayunya berwarna coklat tua dan htam ber-kembang kembang. SOMBRO. Permukaan bilahnya ngadal meteng. Disisi tombak paling bawah. Banyak diantaranya tergolong keris pejetan. Banyak juga yang membuat kotak keris dari kayu ini. keris pusaka kraton Yogyakarta. nama salah satu dapur keris lurus yang bilahnya sedang. KAYU. SUGIHAN. kepulauan Sulu. sempit. Bentuknya serupa keris dari Jawa hanya saja lebih besar dan panjang. Harganya tergantung indah tidaknya ganbar kembang ini. lebar bagian pangkal sekitar 12 cm. rata rata 65 cm. KAYU. Semua nya merupakan keris lurus. Pada bagian sor-soran ini terdapat bagian bagian utama keris yang disebut ricikan. bagian ini disebut bongkot. atau Srewehan. Bentuk keris buatannya sederhana . sisi bilah bagian tengah ada lekukan landai yang membentuk pinggang yang amat ramping. ukuran bilahnya tidak panjang. Keris ini memakai gandik polos. KANGJENG KYAI. nama salah satu dapur keris lurus yang panjang bilahnya sednag tetapi agak tebal. SONO KELING. Dikenal mempunyai kekuatan ghaib untuk membantu melahirkan. Philipine. Sujen Ampel juga dipakai untuk nama dapur tombak lurus. lambe gajahnya satu. diatas bagian ganja. Sering disebut Angsana Keling. memakai sogokan satu didepan. beberapa jenis pamor khusus juga menempati bagian sor-soran ini. Titik beratnya tidak terlalu mengarah keujung sehingga mudah digunakan. ri pandan. tidak cantik tapi berwibawa. Keris ini merupakan putran dari Kyai Sugihan Sultan Agungan. sraweyan dan tingil. SUNDANG. seorang Empu wanita terkenal sekitar abad 10 silam berasal dari kerajaan Pajajaran. yaitu pada permukaan bilah terdapat lekuakan seperti pejetan dan beberapa keris buatannya memakai ganja iras. tetapi besinya tergolong pilihan. nama keris di Mindanao. Paling banyak berdapur brojol.

warangka ini tergolong mewah dan mahal harganya. Bagian ganjanya agak tipis. SUPA MADRANGI. SUPA ANOM. lih SEPANER. gambar pamor yang hampir sama dengan Pendaringan Kebak. SUNGGINGAN. ramping. SUPAGATI. penempatan pamornya tidak merata. Empu ini tidak memperhatikan pamor. namun pamor ini mempunyai bulatan bulatan kosong ditengah bilah. sebenarnya beliau berasal dari Majapahit tetapi kemudian pindah ke Blambangan. Empu Supagati adalah adik dari Empu Jaka Supa yang diperintah oleh Raja Majapahit mencari pusaka KK Sumelang Gandring. namun bulatan bulatannya lebih rapat satu sama lain. EMPU. Namun masing masing kelompok terpisah satu sama lain. hulu keris dan warangkanya juga menghadap kekanan kearah bawah. lih KI NOM. SUMSUM BURON. bagian ujung sogokan melengking sedkit. SUMUR BANDUNG. SUNGKEMAN. Kerisnya bisa ditandai sebagai berikut. besinya hitam padat. Dibanding Uler Lulut maka bulatan-bulatannya lebih terpisah. Ukuran bilahnya kecil. SUPANA BENER. serasi dengan lengkungan luk yang pertama. EMPU. adalah warangka keris yang setelah selesai dibentuk dihias dengan lukisan tangan dengan pola lukis tertentu. biasanya keris atau tombak buatannya berpamor Wos Wutah. dia menyertai kakaknya ke Blambangan dan merhasil menemukan keris tersebut. Pamor ini tergolong pamor tiban. Kerisnya condong kekanan. manis tetapi ada kesan galak. EMPU. keras dan seperti “berurat”. kelak menjadi Pangeran Sendang Sedayu. Sepintas mirip pamor Bendo segoro. tidak pemilih serta mudah mencari rejeki dan luas pergaulannya. sekitar akhir abad 12.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SUMPANA. salah satu cara memakai keris di Jawa Tengah. lih Sempana. penempatannya tidak menyebar tetapi menggerombol dan mengelompok rapat. WARANGKA . lebih lebar. Jaka Supa mendapat gelar Pangeran dan diberi tanah bebas pajak Sedayu. empu yang tinggal di Blambangan pada awal kerajaan Majapahit. Caranya membuat sogokan manis dan tak terlalu dalam. tetapi untuk warangka ini tidak diperlukan kayu dari kwalitas yang terbaik. Pamor ini bisa rekan atau tiban. pamor yang mirip Wos Wutah. sehingga seluruh bagian gandar keris tertutup oleh sabuk. bulatan kosong ini boleh sat. Keris buatan empu ini terkenal ampuh. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 71 . lih PANGERAN SEDAYU. salah satu pamor yang bentuknya menyerupai bulatan bulatan lingkaran bersusun. berderet dari pangkal sampai ujung bilah. keris diselipkan kesabuk lonthong dilipatan paling atas. SUMUR SINOBO. tinggi derajatnya sehingga disukai oleh TNI atau pegawai Negeri. namun penggarapan tiap bagian kerisnya dilakukan dengan cermat dan indah. biasanya menganut cara melukis wayang kulit (Sunggingan). sedangkan Supagati mendapat nama Ki Supadi dan mendapat jabatan Demang. dua atau tiga. Tergolong pamor rekan dan tuahnya mendatangkan rejeki serta buka pamor pemilih. hanya menempati sebagian permukaan bilah.

Kembang kacangnya terlalu kecil dibandingkan ukuran bilah. Kayu ini lunak. sejenis kayu yang biasanya digunakan penutup tombak. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 72 . keris yang dibuat kinatah indah sekali. Motifnya biasanya Udan Mas. sebagian orang menyebut empu Sura Timan. Bagian gendokannya menampilkan kesan montok. Keris buatannya sebagai berikut. birawa. keris buatannya banyak jumlahnya dan buatannya indah. empu dari Tuban yang hidup jaman Pajajaran sekitar abad 11. KANGJENG KYAI. TUMENGGUNG. Gulu melednya jenjang. warangka kayu trembalo. EMPU. SURATMAN. SURA LASEM. membulat. namun kesannya rapi dan tertancap kuat di bilah. Sogokannya dangkal. janurnya majal. memberi kesan kokoh. pamornya lembut kurang mubyar. hidup di Tuban diawal Kerajaan Majapahit. Tandanya bilah keris agak panjang. Kembang kacangnya bagus. kalau kerisnya luk maka luknya dangkal. SURA CURIGA. Sirah cicak membulat seperti potongan buah mlinjo. Lambe gajah nya juga kecil. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. panjangnya cukup. Besinya tampak seperti berserat.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SUPRADIYA. ganjanya walau tidak terlalu besar tetapi memberi kesan montok dan luwes. gulu melednya berukuran panjang. SUPAJAYA. gelar Empu Jaka Sura. empu yang hidup jaman Sunan Paku Buwono III dari Surakarta. karyanya selalu dibuat cermat dan berpamor indah. EMPU. Keris buatan Ki Suratman biasanya dibuat dari bahan besi yang liat dan padat. gendokannya gemuk. Jika gandiknya polos. Ukuran kerisnya tidak terlalu besar dibandingkan keris Tuban yang lain. lebar cukup tetapi agak tebal dibanding keris Majapahit atau Mataram. ganjanya ganja wuwung bentuknya datar. Bilah diatas sor-soran membentuk seperti pinggang. Ganjanya tergolong ganja wuwung. anak dari Empu Pitrang. lambe gajahnya kecil. penampilannya memberi kesan gagah dan tangkas. Janurnya tumpul. Blumbangannya lebar. EMPU. gandik itu tebal. banyak menggunakan bahan baja. gaya nya walau masih berciri Tuban tetapi juga terpengaruh gaya Majapahit. biasanya bermotif lung-lungan. Penampilannya memberi kesan manis tetapi angker. sogokannya dangkal . Pamornya tidak terlalu lembut. berdapur Jalak. panjang. bentuknya datar. KAYU. SUREN. Wos Wutah atau yang sejenis. sirah cicaknya besar. Bialhnya umumnya besar. Jika membuat keris kinatah biasanya dibuat tidak memakai bahan pamor dan besi yang digunakan berwarna hitam kehijauan. mudah dibentuk dan tidak menyebabkan aus bilah mata tombak. sehingga secara keseluruhan tampak manis dan serasi. pendok dari emas 24 karat “tinurut manik sasotya” artinya emas bertahtakan mutu manikam. Istilah latinnya. garis pamornya lembut dan rapih. Toona sureni Merr.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 73 .

cara pembuatannya. Seorang ahli tanjeg biasanya akan ditanyai apabila seseorang akan membeli atau mendapatkan sebilah keris. pamor yang mirip goresan kuas besar dibidang lukisan. cara ini hanya dapat dipelajari dengan cara tradisional antara lain dengan berpuasa. nama keris luk 3. dibuat empu Supa dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. tuahnya dapat mengangkat ke drajat lebih tinggi. TANJEG. rusak. dihias dengan ukiran rumit. Biasanya kayu kemuning. Kalimantan Barat. lih SIRAT. Ilmu ini terutama bermanfaat untuk meningkatkan kepekaan seseorang agar dia dapat menangkap kesan karakter sebilah keris dan menyesuaikan dengankesan karakter dari calon pemiliknya. hulu keris gaya Yogyakarta berpenampilan keras. Panjangnya kira kira sejengkal diberi sarung dari kayu dilapisi logam. menghapalkan dan mengulang mantera tertentu dengan bimbingan orang yang menguasai ilmu tersebut. gading atau perak. agak kenceng. Hulunya menghadap kekanan. pamor yang hanya pada salah satu sisi bilah saja tidak perduli bentuknya pamor apa. kadang ada yang memakai gusen. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 74 . Hulu keris ini biasanya dibuat dari kayu keras. bentuknya mirip ulekan cabai. Ukiran model Taman Banaran juga sesuai dipakai orang yang berperawakan sedang. Selain pada keris juga ada di pedang dan tombak. berpenampilan agak “kendo” sehingga cocok untuk orang berwatak sabar dan lembut. penempatan luk merata disepanjang bilah. bagian tengah bilah relatif tebal. ilmu yang digunakan apakah keris tersebut cocok dengan orang yang bersangkutan. ilmu tradisional untuk menentukan kegunaan keris. ukuran panjang bilah sedang. gandiknya polos. hulu keris yang banyak terdapat di Riau. harus dilihat apakah salah satu sisi itu memang tidak ada pamornya atau karena aus. tergolong pamor rekan. sraweyan dan greneng lengkap. salah satu model hulu keris kraton Yogyakarta. orang Malaysia menyebutnya “Kopiah Pak Haji” karena seperti kopiah Haji. TAMAN BANARAN. besi. Serasi bila dikenakan orang yang keras. TAYUH. taji ayam dikenakan sebagai kelengkapan adat. Tetapi pamor ini pemilih. Brunei. biasanya perak. senjata tikam traditional daerah Lampung dan Bengkulu. TAMAN NGABEYAN. TEBU SAUYUN. kadang kadang berpamor. keris pusaka kraton Yogyakarta. Cara memakai diselipkan dilipatan kain sarung dibagian depan. dapur Sengkelat. ujungnya meruncing dan membengkok sehingga menyerupai bentuk taji ayam. TAMBAHKUSUMA. TEJA BUNGKUS. TANGKIS. ada dua macam. UKIRAN. Malaysia. TAPAK KUDA. KANGJENG KYAI. TARIMO. Tuahnya menangkal wabah penyakit. berbadan tegap atau tinggi besar. melihat penampilan lahiriyah sebuah keris. merupakan putran dari KK Tambahkusuma. Jambi. bentuknya dan rabaannya. Pertama. UKIRAN. TAMBAL.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK T TAJI AYAM. baik dari pamor. bentuknya serupa pisau dengan bagian tajam pada dua sisi mata. sebab bila dulu keris tersebut dipunyai oleh prajurit maka tidak akan cocok bila dimiliki oleh pedagang dan sebagainya. tombak atau pusaka lainnya. warangka dari cendana wangi. terbuat dari besi berlapis baja. Kedua dengan mengandalkan kemampuan batin secara tradisional. sebagian masuk pamor miring dan sebagian mlumah. pendok dari emas blimbingan. lih TARIMAN. memakai pejetan.

Warna dasar umumnya coklat kopi susu ke abu-abuan. pendok dari suasa bertahtakan permata. nama salah satu dapur keris lurus serupa dengan Tilam Upih. bagian guru melednya sempit. salah satu dapur keris lurus dengan ukuran bilah sedang. tikel alis dan pejetan tanpa ricikan lain. TIMANG. TILAM UPIH. manis. pejetan. Hampir semua pakaian adat di Jawa dan Madura menggunakan ikat pinggang epek dengan timangnya. nama salah satu pamor yang selalu menempati bagian pejetan atau blumbangan. pamor yang merupakan perpaduan Sada-saler dan Wengkon. orang Lombok menyebutnya kayu Brura. yaitu semacam ikat pinggang yang bentuknya khas. gandiknya polos. lih TILAM UPIH TILAM SARI. adalah bagian kepala dari epek. Kayu Timoho (Kleinhovia hospita) oleh orang bali disebut Purnama Sadha. sedang yang baik dari perak atau emas dan sering dihiasi ukiran indah atau intan berlian. tapi keras dan berwibawa. Tuahnya baik bagi pegawai negri atau orang yang bekerja untuk negara. ukuran wilah sedang. padat. termasuk pamor rekan dan tidak pemilih. empu yang tinggal di Kadipaten Blambangan pada Jaman Majapahit sekitar abad 12. Pamor. Sedangkan warna urat kayu yang tergolong pelet coklat tua kehitaman. besinya padat. TILAM PUTIH. pusaka kraton Yogya. yang sederhana dari kuningan atau tembaga. TIKEL ALIS. Pamornya kebanyakan pamor miring. Timang selalu dibuat dari logam. Dapur ini paling banyak terdapat di Jawa. pamor yang motifnya tidak dirancang dulu dan diserahkan kepada Tuhan YME saja. TILAM PETAK. TIBAN. TEMBAROK. tikel alis. lih Wengkon. KANGJENG KYAI. tikel alisnya juga pendek. bentuknya menyerupai lingkaran-lingkaran berlapis menyerupai gambar peta pulau-pulau. Pamor ini tergolong tiban dan membuat pemiliknya bersifat hemat. Kalau membuat ganja. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 75 . TEPEN. tingil atau greneng. Beda dengan Tilam Sari. motif dari urat kayunya mempunyai nama sendiri sendiri dan dinamakan pellet.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TEJA KINURUNG. kesannya ramping. Keris ini merupakan putran dari KK Sengkelat dibuat pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. Orang Jawa percaya bahwa kayu Timoho ada penunggunya sehingga untuk menebang harus memilih hari baik dan bulan baik. gandiknya berukuran pendek. TIMOHO. TEJA KUSUMA. Bagian greneng pembuatan aksara Dho kurang lengkap sehingga terasa kurang manis. kalau Tilam Sari ada greneng atau tingil maka Tilam Upih tidak. bagian sirah cicaknya menyudut agak meruncing. warna hitam dan matang tempaan. TELAGA MEMBLENG. adalah bagian dari keris yang berupa alur dangkal melengkung seperti alis. nama sejenis kayu yang banyak digunakan untuk warangka keris atau tombak. kalau membuat sogokan agak pendek disbanding ukuran normal tetapi dalamnya cukup. alur dangkal ini dimulai dari atas gandik membelok keatas sepanjang lebih kurang 35 mm. ricikannya adalah : gandik polos. lih TILAM UPIH. EMPU. warangka dari kayu Timoho. dapur Sengkelat luk 13. tanda kerisnya.

ada yang pipih meruncing. Panjangnya bisa 40 sampai 360 cm. diperkirakan sudah digunakan oleh Empu sejak abad ke 10 dan mereka mendapatkannya dari meteor yang jatuh ke bumi. gandiknya miring. Sulawesi Selatan yang dikenal penghasil bahan pembuat pamor yang biasanya disebut Pamor Luwu. TOMBAK. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. empu yang hidup dijaman kerajaan Surakarta. Ganjanya agak melengkung dan tergolong Sebit Ron Tal. TITANIUM. bentunya bermacam-macam. gulu melednya sempit dan lekukannya tidak begitu dalam. Panggang Lele dan lainnya. besinya matang tempaan. nama salah satu dapur tombak lurus mirip dapur Baru Kalantaka. tahan karat. Kalau keris itu tanpa kembang kacang. orang sering menyebut dengan kayu Ambon. keris pusaka kraton Yogya. nama salah satu dapur tombak lurus. Tombak ini memakai bungkul berukuran besar dibagian atas bagian metuk. Kalau membuat Kembang Kacang seperti Gelung Wayang. Bilahnya tebal dan memakai ada-ada dan dibawah ada-ada ada bungkul berukuran kecil. Janurnya menyerupai lidi dan blumbangannya luas dan lebar. secara keseluruhan bentuknya mirip dapur Sadak tetapi lebih tebal bilahnya. semacam ruang tamu. PAMOR. Mata tombak biasanya dari besi. kemudian untuk berperang. TOGOK. berlingir seperti buah belimbing dan panjang mata tombak antara 12 sampai 60 cm. EMPU. Pamor yang hanya mengumpul dibagian sor-soran saja kemudian berhenti tak ada kelanjutannya lagi. Mata tombak di Jawa hampir semuanya berpamor dan bisa indah sekali dan seperti keris juga mempunyai nama dapur seperti Baru Kuping.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TIRTADANGSA. TORRONGKU dan USSU. kerisnya sering disebut Tangguh Mangkubumen. wetengannya ramping dan bagian buntut urangnya melebar pipih. TITIPAN. mencari ikan atau menghadapi binatang buas. TREMBALO. warangka dari kayu Timoho dengan pendok suasa bertahtakan intan. KANGJENG KYAI. istilah Jawa untuk segala senjata traditional yang dibuat dari besi yang dianggap sebagai pusaka. pamornya rumit. Sisi bilah yang menghadap bilah membulat membentuk semacam separuh elips. Tidak memakai ada-ada tetapi permukaan bilahnya ngadal meteng. pada mulanya digunakan sebagai alat untuk berburu. diserahkan ke putranya Pangeran Hangabehi dan dikembalikan ke kraton dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. berdapur Jangkung Mayat. Tangkai tombak umumnya dari kayu. Dibagian sisi tengah bilah ada tekukan landai. Keris buatannya berukuran sedang. bentuknya semacam pinggang tidak begitu ramping. Pamor ini dinilai kurang baik untuk orang yang masih aktif bekerja karena dapat menurunkan ambisi untuk maju tetapi baik untuk yang sudah pensiun atau berusia lanjut karena dapat menumbuhkan rasa tentram. sogokannya berukuran dalam dan makin meruncing kearah ujung dan didekat ujungnya agak melengkung. Bagian dibawah pinggang lebih lebar dari bagian atasnya. meriah dan merata diseluruh bilah. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 76 . dipajang dibagian Pendopo. TOYA TINABAN. walau bukan batu meteorit tetapi terkenal sejak jaman Majapahit dan menjadi barang dagangan laris. biasanya digunakan untuk Pamor. bamboo atau rotan. senjata tradisional dikenal di hampir semua bangsa didunia . tombak biasanya diletakan berdiri dengan memasukan kedalam lubang Jagrak. tahan panas dan warnanya putih mengkilat. pamor yang dibuat secara sengaja yang dipasang atau disusulkan setelah keris selesai dibuat. bagian atas menyerupai bentuk daun andong. Sebagian orang menyebut juga pamor Tarima. sirah cicaknya meruncing diujungnya. secara keseluruhan kerisnya memberi kesan tampan lembut dan anggun. nama gunung didaerah Luwu. TOSAN AJI. Pada suku Jawa. baja dan kadang diberi pamor. Towok. bagian tengahnya menyerupai pinggang. TRIMAN. unsure logam yang amat keras. TOTOK. Tombak terdiri dari dua bagian penting. biasanya Wos Wutah atau Pendaringan Kebak. sejenis pohon untuk bahan pembuatan warangka keris. kayu trembalo ini banyak dicari orang karena memiliki garis sejajar yang sangat indah. Trembalo Aceh (Dysoxylum acutangulum Miq). yaitu mata tombak disebelah ujung yang runcing dan bagian tangkai atau gagang.KAYU. Biasanya dikerjakan empu atas pesanan sipemilik keris. kerucut memanjang. Trembalo Jawa (Cassia glauca L).

pandai bergaul. TUAH. ditengah menjadi pamor Adeg. menurut Pakem seharusnya Parungsari itu luk 13. bilahnya simetris. misalnya sebilah keris dibagian bawah ada pamor Wos Wutah. sisi bilah lurus tanpa pinggang tebal. bentuknya menyerupai dapur Kudup Melati. pamor ini tidak pemilih. lih ANGSAR. TUMPER INAS. pipih dan tebal. TRISULA. bilah bagian atas pinggang lebih lebar KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 77 . TUMENGGUNG. lih Petukon. pamor yang terolong langka. warna putih dan slorok dari emas kinatah rinajawarna. TRI SIRAH. nama gambar pada warangka kayu Timoho yang berupa garis garis tebal dari atas kebawah. keris dengn luk 21. KANGJENG KYAI. umumnya bilahnya lebih panjang dibandingkan keris biasa. ujungnya Lawe Setukal. salah satu dapur tombak lurus. pamor ini tidak pemilih dan bisa melindungi dari perbuatan jahat orang lain. berdapur Parungsari luk 11. sogokan rangkap ukurannya normal. bentuk tombak dapur Trisula banyak ragamnya. nama salah satu dapur tombak lurus. TUKON. TUMBUK. TULAK. salah satu keris pusaka kraton Yagyakarta. ada yang lurus. bentuknya merupakan gabungan Kenanga Ginubah dengan Ganggeng Kanyut. TULAK. pamor ini menyebabkan pemiliknya disukai masyarakat. bedanya arah hadap sudut pamor. karena agak mirip keduanya maka pamor ini sering dikacaukan orang. pendok kemalon. berwarna hitam atau coklat tua. permukaan bilah bagian atas berbentuk Ngadal meteng. memakai tikel alis dan greneng. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III dan kembali dipemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V setelah diserahkan ke seseorang bernama Mukidin. Warangkanya dari kayu Timoho. pamor keris atau tombak yang menyerupai pamor kudung. ini yang disebut Triwarna. memakai ada-ada.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TRI MURDA. sebutan pamor keris atau tombak yang sesungguhnya terdiri dari 3 macam nama pamor. ada yang luk 3 atau 5 dan ada juga yang kombinasi. salah satu dapur keris luk 19. Tombak dapur ini popular dan banyak disukai. memakai tikel alis. bilahnya simetris. memakai kembang kacang. salah satu dapur tombak bercabang 3. TRIWARNA. lambe gajah satu. PELET. sisi bilah bagian tengah terdapat lekukan landai membentuk semacam pinggang yang ramping. kalau pamor Kudung menghadap keujung keris maka pamor Tulak sebaliknya. tergolong kalawija. bagian tengahnya umumnya berwarna lebih hitam dibandingkan bagian pinggirnya. TUMPAL KELI. ricikannya gandik polos.

pamor yang ada hanya dibagian sor-soran dari keris. pamor yang menurut pecinta keris mempunyai tuah yang buruk. kaki dan tangan. ada bagian menyerupai kepala. badan. TUNGGAK SEMI. umumnya ada di keris nemneman. tombak atau benda pusaka lainnya. Tergolong pamor tiban. berlapis dan pada bagian ujung bentuk itu seolah “tumbuh” lagi pamor lain seperti tunas bersemi. pemiliknya sering terusir dari suatu tempat baik dengan alas an atau tidak. jika bentuk batas itu merupakan garis lengkung. TUNGKAKAN.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dari bagian bawahnya. Menurut buku kuno dapat menolak penyakit. selalu menempati bagian sorsoran. bentuk batas ujung belakang antara bagian ganja dan bagian wilah. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 78 . TUNDUNG. Ditepi bilah dibagian paling bawah terdapat satu tonjolan yang berbentuk menyudut. Bentuknya merupakan garis yang tak beraturan. banyak amal dan kuat ibadahnya. untuk memilikinya ada beberapa syarat berat antara lain berperilaku jujur. disebut Tungkakan. Tombak ini memakai pudak sategal dan kruwingan. terutama didaerah Blumbangan atau Pejetan. TUNGGUL WULUNG. pamor yang bentuknya menyerupai gambar sederhana dari bentuk manusia.

alat pompa tradisional dengan teknik sederhana berfungsi memompakan udara ke tungku perapian gunanya mengatur panas bara arang sesuai kehendak empu. bulatan itu terdiri dari lingkaran bersusun. Cendana.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK U UBUBAN. UKIRAN. sebagian kecil berbentuk hewan dan tumbuhan yang distilir. fosil graham gajah. gading. mendatangkan rejeki dan berbakat kaya. Penampang lobang sekitar 12 sampai 15 cm dengan tinggi sekitar 150 cm. Orang yang menjalankan duduk disebuah kursi tinggi dan disebut PANJAK. Ukirannya hampir seluruhnya berbentuk manusia yang distilir halus. UKEL. diluar Jawa disebut HULU KERIS. kadang dari tanduk. Tayuman. bagian keris yang merupakan tempat pegangan tangan. dalam perkerisan Jawa maka pamor ini yang paling baik berasal dari tangguh Pajajaran dan Tuban. Bahan biasanya dari kayu dengan urat yang bagus serta gampang dibentuk. Terbuat dari kayu atau batang kelapa yang dilubangi tengahnya sehingga berbentuk silinder. UDAN MAS. paling tidak terdiri dari 3 lingkaran atau lebih. Kemuning atau akar jati. Untuk kayu biasanya Timoho. dipasang tegak dua batang berjajar. pamor yang amat terkenal. lihat Cunduk Ukel. keris semacam ini biasa disebut Keris Sajen. sedang didaerah Yogyakarta dan Surakarta disebut Deder atau Dederan. Ukiran atau hulu keris yang berpamor dan menyatu dengan bilah keris di Jawa Tengah dan Timur sering disebut Deder Iras. Tergolong pamor mlumah dan rekan serta tidak pemilih. bentuknya bulatan bulatan kecil tersebar diseluruh permukaan bilah. CUNDUK. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 79 .

rumit dan biasanya bermotif Beras Wutah. URUB JINGGA. pamor bagaikan tubuh seekor ulat. Sebagian pecinta keris di Yogyakarta dan Surakarta berpendapat tanda buatan Empu Umyang adalah : bilah berukuran sedang. Besi yang digunakan kurang matang tetapi pamornya penuh dan rumit. secara keseluruhan mulai bagian sor-soran sampai pucuk bilahnya tergolong lebar dan agak tebal. warangka dari Timoho Bosokan. Pamor ini tergolong pamor rekan. tetapi pendapat ini tidak banyak pengikutnya. Karena luk pertama yang aneh maka keris ini bukan menghadap kedepan tetapi mendongak kebelakang. Pamor ini pemilih dan bertuah membuat dipercaya orang sekeliling. sirah cicak meruncing pada ujungnya. pamor yang menyerupai pamor Tepen atau Wengkon. Pamor penuh merata dipermukaan . kruwingannya jelas dan lebar. pamor ini merupakan kombinasi pamor Miring dan Mlumah. Tanda tandanya. guru meled dan wetengannya berukuran sedang. Memberi kesan seperti orang kekenyangan. UMYANG. KANGJENG KYAI. panjang dan ujung agak melengkung. spadan dengan buatan Mataram. jarang yang lurus.janurnya tajam. EMPU. tergolong Sebit Ron Tal. EMPU. pamor yang mirip Jarot Asem. UMAYI. dengan demikian mutu besi yang kurang baij itu tertutup oleh pamot yang mewah. kata katanya banyak didengar. pejetan agak dangkal tapi lebar. Bertuah baik dan tidak memilih serta Rekan. tergolong pamor Mlumah. Secara keseluruhan keris buatannya Wingit berwibawa. Beberapa diantaranya berbentuk “Ngeron-tebu”. paling baik dipunyai guru atau pendidik. Banyak yang percaya buatannya baik tuahnya. yaitu pendok emas bertahta intan. tapi manis bentuknya. tidak terlalu membungkuk.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK ULER LULUT. Semula milik Tumenggung Mangunnegoro kemudian diberikan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. pendok emas “sinasotya”. bedanya pada pamor ini garis pamornya lebih tebal dan nyata. sirah cecak agak pendek tetapi meruncing ujungnya. masa Sultan Agung. Tergolong pamor pemilih. sebetulnya merupakan gabungan bentuk bulatan-bulatan yang menempel rapat satu sama lain dari pangkal sampai ujung bilah. URAB-URAB. ganjanya agak melengkung. UNTU WALANG. bedanya kalau wengkon garis yang menjadi “bingkai” dari tepi merupakan garis lurus sedang Untu Walang garis itu merupakan gambaran serupa mata gergaji. kedudukan bilah terlalu tunduk kedepan bila disbanding dengan bilah lain. menambah kewibawaan dan sebagian orang menyebut pamor Hurap-hurap. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. jalennya terlalu menonjol. kebanyakan berupa luk dan luk pertama berbentuk aneh. bilah selalu disertai gusen yang jelas dan rapi sampai ujung. gulu melednya sempit dan agak dalam lekukannya. biasanya memakai Luk. Ukuran bilah agak panjang dibandingkan keris Majapahit lainnya. Kembang kacangnya berukuran besar dan kokoh. Lambe Gajah agak panjang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 80 . Pendaringan Kebak atau sejenisnya. Berdapur Sengkelat luk 13. Kembang kacangnya menyerupai gelung Wayang. sogokan makin keujung makin sempit. memudahkan menagih hutang dan melindungi harta kekayaan pemiliknya. empu terkenal di Jaman Mataram. empu kerajaan Pajang yang terkenal. Ganjanya mendatar tergolong ganja wuwung dan ukurannya besar dan tebal. sogokannya dibuat dalam.

Keris ini mudah dikenali dengan adanya sebuah luk diujungnya dan tergolong langka. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 81 . tikel alis dan greneng. bilah berukuran sedang. lurus tetapi dipucuk bilah ada luk satu.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK URUBING DILAH. gandik polos memakai pejetan. disebut dapur DAMAR MURUB. salah satu dapur keris luk satu.

misalnya warangka sunggingan alas alasan dengan dasar putih. Gambar pamor akan lebih indah dan jelas. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 82 . Gaya pembuatan keris atau tombak yang dapat menimbulkan kesan (mengekspresikan) watak dan karakter tertentu. ini tidak berkaitan dengan bentuk dapur. Misalkan keris berdapur Tilam Upih berpamor Wos Wutah dari Tangguh Mataram. istilah latinnya Schontenia ovata Korth. Untuk kalangan berada . Semula milik Kiai Wanadikrama dari Kauman kemudian dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. WANDA. Madura dan beberapa tempat lain. Warangka keris umumnya terbuat dari kayu. pamor tergolong pemilih dan pamor Rekan. Jaman dulu ada larangan tak tertulis yang melarang masyarakat biasa menggunakan beberapa model warangka. biasanya emas. kering dan warnanya abu-abu kehitaman. Warangan alami sejak dulu berasal dari Tiongkok dan paling baik untuk mewarangi. WANGKINGAN. warna nya jingga kemerahan dengan semacam alur warna merah seperti urat pada kristalnya. Warangan yang lebih rendah mutunya berwarna kuning kotor dinamakan Atal. WARANGAN. tetap lurus dan cukup ringan. Mewarangi keris dilakukan setelah dibersihkan dan biasanya pada bulan Suro. melapisi bilah dengan warangan disebut mewarangi atau marangi. lih GENDOK. sarung atau pengaman bilah keris. dipakai untuk mengawetkan keris. bila menebang dengan benar maka kayu ini tidak mudah patah. warangka biasanya dihias dengan permata atau logam. didatangkan dari Thailand dan kurang baik untuk mewarangi. luk 13. tetapi sedikit sekali pengetahuan mengenai bahan ini. pusaka Kraton Yogyakarta. Warangkanya gaya Surakarta dari kayu Trembalo dengan pendok “Salak Tinatah”. KANGJENG KYAI. ada yang berwanda Brangasan (mudah marah) maupun berwanda Kemayu (Genit). kata lain yang lebih halus dari keris (lihat juga Duwung). jenis besi pembuat keris. semacam pelindung. WARANGKA. dalam beberapa hal istilah wanda hampir sama dengan istilah pasikutan. pamor maupun tangguhnya. baru terakhir sekitar 1 meter dari permukaan tanah. biasa digunakan untuk gagang tombak (Landeyan). Didaerah lainnya disebut sarung keris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK W WADUK. tombak atau tosan aji lainnya. pemuka masyarakat dan pemimpin agama. WALULIN. sedangkan istilah pasikutan lebih banyak dikaitkan tangguh keris. Istilah Wanda dikaitkan dengan penampilan masing masing keris. perak atau kuningan. seringkali warangkanya lebih mahal dari harga kerisnya. WALANG SINUDUK. bahan mineral mengandung ARSENIKUM. berdapur Parungsari. sebutan warangka biasanya di Jawa. Wanda dalam dunia keris sama dengan Wanda dalam pewayangan. atau Walang Sinudukan. ada yang mengatakan besi ini agak berpori. untuk menilai wanda diperlukan kepekaan rasa seni tinggi. WANA. pemiliknya menjadi panutan dan cocok untuk guru. WALIKUKUN. ada juga yang dibuat meter dari akar. KAYU.

LADRANG dibuat gagah. biasanya untuk jenis keris ukuran kecil dan pendek. misalnya. pendok tatah dengan motif semen huk. warangka Gayaman. kebesaran atau acara yang sifatnya gembira. LADRANG. Bentuk dasar bisa berbeda tiap daerahnya walau sama sama.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Pendok Kemalon warna merah. “sportif”. Ragam bentuk warangka ada 3 macam. Biasanya lukisan ini dikerjakan oleh penyungging wayang. Sebilah keris seringkali mempunyai lebih dari satu warangka. Perbedaan ke 3 macam warangka itu dikarenakan beda penggunaannya. Ini bentuknya lebih digunakan untuk acara umum atau sehari-hari. yang paling penting adalah mutu lukisan sunggingannya. GAYAMAN dan SENDANG WALIKAT. warangka ini tidak perlu menggunakan kayu mahal. Ada pula warangka yang dilukis (diSUNGGING). Ketiga bentuk dasar ini dikenal di Jawa. misalnya menjadi Pengantin. sedangkan daerah lain umumnya Gayaman dan Walikat saja. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 83 . SENDANG WALIKAT. merupakan warangka yang paling sederhana. Madura dan Bali. di Jawa biasanya disebut warangka yang tua diwayuh oleh yang muda (dimadu). kalau warangka bekas digunakan keris lain disebut warangka randan (janda). ini untuk menghadiri upacara resmi. tampan dan bagiannya rumit. Tetapi karena warangka ini mudah rusak maka biasanya untuk berperang digunakan yang lebih praktis dan sederhana yaitu LADRANG. pendok Tinaretes. bahkan karean dapur yang lain bisa membuat warangka tersebut berbeda walau dari daerah yang sama.

salah satu bentuk ganja keris. WINGIT. tahan terhadap godaan serta merupakan pamor yang tidak pemilih. KANGJENG KYAI. KAYU. Pamor ini biasa juga disebut pamor Tepen atau pamor Lis-lisan. sejenis besi pembuat keris dan tosan aji lainnya berwarna pucat dengan kristal bening keperakan menyebar dipermukaan. WISA MANDRA AJI. menakutkan. jenis besi pembuat keris warnanya kuning kehijauan dan tuahnya baik untuk mencari rejaki. KAYU. Menurut pecinta keris. salah satu pusaka kraton Yogyakarta. dapur Sabuk Inten luk 11. disebut juga dengan istilah wilah. awakawakan atau bilah. pemilik keris ini tidak boleh menghutangkan atau membungakan uang. WEWE PUTIH. WIRING DRAJIT. WATU LAPAK. WELANGI. pendoknya emas murni bertahtakan intan permata. istilah latinnya Hibiscus Macrophyllus Roxb. Kayu ini tergolong murah dan banyak dipakai. menyeramkan. ganja wilut bentuknya tidak datar dan tidak melengkung melainkan mirip huruf S tidur seperti ulat sedang berjalan. Keris ini merupakan putran dari KK. WARU LAUT. lih BATU LAPAK. Namum menurut buku kuno. merupakan keris pusaka kraton Yogyakarta. bahan ini sangat ampuh dan kalau dibawa perang maka pembawanya tidak terlihat musuh. istilah latinnya Hibiscus filiaceus. WIRING LANANG. warangka dari kayu Timoho. warangka dari kayu Timoho dengan pendok blewahan dari suasa. menimbulkan kesan angker. L. WERANI. warnanya hitam keunguan. nama pamor yang gambarannya menyerupai garis bingkai disepanjang tepi bilah keris. KANGJENG KYAI. juga untuk tombak. WILAHAN. dapur Sengkelat luk 13. jenis besi pembuat keris. Ganja ini hanya terdapat pada keris dengan dapur khusus. GANJA. KANGJENG KYAI.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK WARU GUNUNG. WILUT. warangka dari kayu Timaha dengan pendok dari Suasa. lih Biring Lanang. jenis kayu yang biasa digunakan untuk membuat tangkai tombak. WETENGAN. lih GENDOK. menurut buku kuno sebagai senjata besi ini ampuh sekali. bagian utama dari keris selain bagian ganja dan pesi. WENGKON. bisa berarti berwibawa. lih Biring Drajit. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. WINDUADI. Tergolong pamor Rekan dan tuahnya membuat hemat. berdapur Carita. WISA PRAMANA. Keris ini dibeli 18 ripis oleh Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V ketika masih remaja. Sengkelat dibuat Empu Lurah Supo pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Dibuat atas pesanan Sri Sultan HAMENGKU KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 84 . walau serat seratnya kurang baik.

WUNGKUL. ia tidak melengkung. panjang bilahnya sedang. diselesaikan di Pulo Gedong. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 85 .A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BUWONO II. tergolong langka dan biasanya keris lama. mirip bumbungan rumah. Gandiknya polos. bilahnya sedang gandiknya agak panjang. pada dasarnya rata dan datar. pamor mlumah dan tidak memilih. sogokannya satu didepan. pamor yang paling banyak terdapat berupa bulatan dan garis tak beraturan. Ganja ini banyak digunakan di jaman Pajajaran dan Tuban. khusus keris ini bagian yang tajam hanya pada satu sisi saja yaitu sisi depan sedang sisi belakang tumpul sampai sekitar tiga perempat bilah. dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. artinya ganja yang bentuknya seperti hurup W terbalik. pusak kraton Yagyakarta. KANGJENG KYAI. diberikan ke Penembahan Mangkurat kemudian diwariskan ke Tumenggung Reksanegara dan dibeli kembali oleh Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. tergolong pamor mlumah dan tidak pemilih. dapur Jalak Sangu Tumpeng. tergolong pamor tiban. keris ini dungkul. WUWUNG (1). nama salah satu bentuk ganja keris. salah satu dapur keris luk 3. asal Empu Brajaguna yang terkenal di kraton Surakarta. Keris ini duplikat dari KK KOPEK. WONOAYU. WUWUNG (2). nama salah satu dapur keris lurus. WOS WUTAH. walau bentuknya sederhana tetapi jika serasi dengan bentuk bilahnya akan tampak anggun. atau Dungkul atau Bungkul. WULAN-WULAN. tempat di Madura. WISAPRATANDA. pejetannya dangkal. biasanya dimiliki pedagang atau pengusaha karena katanya pemiliknya mudah mencari rejeki. agak mirip melati sinebar tapi ukurannya agak besar. warangka dari kayu Timoho dan pendok kemalon putih berslorok emas intan. pamor yang berupa bulatan bulatan yang terpisah satu sama lainnya.

salah satu dapur keris lurus. semacam daya atau kekuatan gaib yang menurut ahli esoteri dianggap sebagai kekuatan yang ada pada tuah keris. bilahnya agak membungkuk. pamor ini terletak di sor-soran dan tergolong pamor Tiban. Ini menunjukan ketinggian ilmu empu yang membuat. ada 2 versi mengenai keris berdapur ini. YONI. Yang kedua gandiknya berada dibelakang. pujangga terkenal Kraton Solo. yang pertama. panjang. gandiknya panjang dan diatas gandik ada kembang kacangnya berukuran kecil. bilahnya berukuran sedang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 86 . YUYU RUMPUNG. pemiliknya akan sering dirundung malang. pekerjaan ini selesai tahun 1823. ganjanya kelap lintah. Biasanya dimiliki petani dan mempunyai tuah membantu menangkal serangan hama dan menyuburkan tanaman. Tahun 1814 beliau menulis Serat Centini bersama RM Ranggasutrasna dan RM Sastrodipura.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Y koordinasi Paku Buwono V. YASADIPURA II. sehingga sebaiknya dilarung atau diserahkan ke Museum saja. pamor yang oleh banyak penggemar keris dianggap buruk. membahas mengenai Pakem Keris dan Tombak Jawa dibawah YOGAPATI.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful