A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

A to Z

Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK. A
ADEG IRAS, PAMOR, adalah nama pamor yang menyerupai garis lurus mulai dari ujung bilah sampai pangkalnya yang bersinggungan dengan bagian ganja. Pada bagian ganja, pamor ini seolah menyambung lagi sampai kebagian yang bersinggungan dengan pesi. Pamor ini dinilai baik tuahnya dan tergolong pamor langka. ADEG SIJI, lihat SADA SA’LER. ADEG WENGKON, lihat TEJA KINURUNG. AENGTONG TONG, nama desa di Serunggi, Sumenep yang sampai kini masih membuat keris dan tombak. Desa ini dulu merupakan tempat tinggal para EMPU yang memenuhi kebutuhan kerajaan Sumenep dan kini masih ada beberapa orang yang bekerja sebagai pandai keris seperti Jaknal, Jembar, Jekri, Hoji dan lain lain. AEROLIT, adalah batu pamor yang sangat keras dan berasal meteor, bila telah menjadi pamor akan berwarna kuning keabu-abuan. Gradasi warnanya tidak terlalu kontras dibandingkan dengan kehitaman warna besi dasar sehingga sulit dilihat mata, pamor dari bahan ini sering juga disebut Jalada. AKHODIYAT, PAMOR, adalah bagian dari kelompok pamor yang memiliki kecemerlangan lebih gemerlap dari bagian pamor lainnya. Pada satu permukaan bilah keris, ada bagian yang kecemerlangan pamornya menonjol dibanding kecemerlangan pamor disekitarnya dan sepintas lalu mirip dengan lelehan logam keperakan yang putih mengkilap. Menurut EMPU Fausan Pusposukadgo, ini terjadi karena suhu yang tepat pada saat penempaan dan bukan dibuat oleh logam perak seperti dugaan orang, Pamor ini tidak dapat direncanakan dan tergolong pamor Tiban, pamor ini banyak disukai orang, di Madura dan Jawa Timur disebut Pamor Deling. AKIM, nama seorang pembuat keris yang hidup diawal abad 20, dijaman penjajahan Belanda dan tinggal di kampung 21 Ilir, Palembang. ALIAMAI, sebutan orang Serawak, Brunei, Sabah dan sebagian penduduk Mindanau Selatan untuk menyebut keris. Diperkirakan dari bahasa Sulu di Mindanau Selatan. ALIP, nama pamor yang selalu menempati sor-soran, terutama pada sebilah keris, namun kadang ditemui juga di tombak. Termasuk pamor titipan dan pamor Rekan. Bentuknya hanya merupakan garis lurus, tebal sepanjang sekitar 4 sampai 6 cm dan kadangkala ujung garis itu membelok patah sedikit. Pamor Alip bukan merupakan pamor Sada Saler terputus, tetapi sengaja dibuat begitu dan karena titipan kadangkala terdapat disela pamor lainnya yang lebih dominan. Bagi sebagian orang, pamor ini mempunyai tuah baik yakni memperkuat iman, tahan godaan dan tidak tergolong pamor pemilih hanya pemiliknya harus berpantang terhadap beberapa hal. AMBANYU MILI, lihat ILINING WARIH. AMBER, MINYAK, campuran minyak keris dengan bau yang keras memberi kesan sakral, ada yang menyebut minyak Misik.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

1

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

ANDA AGUNG, salah satu bentuk pamor berbentuk garisgaris menyudut, bersusun-susun, berjajar keatas dari pangkal keujung bilah, tergolong pamor tidak pemilih dan dipercaya dapat memperlancar karier. Termasuk pamor Miring.

ANGGA CUWIRI, EMPU terkenal pada jaman kerajaan Majapahit sekitar abad 14, buatannya dikenali dengan tanda sebagai berikut : Ganjanya relatif berukuran panjang dibanding dengan keris buatan jaman Majapahit lainnya. Gulu melednya berkesan kekar dan kokoh. Buntut cecaknya tergolong ngunceng mati. Bagian gendokannya montok, gembung. Bilah kerisnya berukuran sedang tetapi agak ramping dan agak tebal, besinya matang tempaan berwarna hitam kebiruan namun mempunyai kesan kering. Dibanding dengan bentuk keris secara menyeluruh, bagian sor-soran agak terlalu lebar, blumbangannya juga lebar dan luas. Pamornya sederhana, kebanyakan Wos Wutah atau Pulo Tirto. Keris buatan EMPU Angga Cuwiri mempunyai kesan penampilan yang keras, berwibawa dan meyakinkan.

ANDORAN, salah satu cara mengenakan keris sebagai pakaian kelengkapan Adat Jawa Tengah terutama di Surakarta. Keris diselipkan di sela lipatan sabuk lontong, diantara lipatan kedua dan ketiga. Kedudukan keris tegak, ditengah punggung si pemakai sedangkan hulu dan warangka keris menghadap kekiri. Cara ini dipakai untuk menghadap orang yang dihormati, umpamanya Raja atau berada ditempat yang perlu dihormati seperti mesjid, makam dan sebagainya.

ANGGABAH KOPONG, salah satu dari 4 macam bentuk ujung sebilah keris atau tombak, menyerupai sekam padi kopong biasanya buatan Pajajaran atau Tuban banyak yang berbentuk Anggabah Kopong. ANJANI, NI EMPU, EMPU wanita terkenal dijaman Pajajaran sekitar abad 11, umumnya bilahnya tipis, panjangnya cukup dan manis, besinya pilihan, tempaan matang dan berwarna hitam. Pamornya tergolong Mubyar, biasanya Udan Mas, Wos Wutah atau Pendaringan Kebak dan pamor sejenis itu. ANGGREK KAMAROGAN, KINATAH, adalah hiasan berupa pahatan relief (gambar timbul) pada sebilah keris atau tombak. Bentuknya berupa rangkaian bunga anggrek. Pahatan ini hampir selalu dilapisi dengan logam emas atau emas dan perak, paling sedikit hiasan ini memenuhi setengah bilah. Dahulu yang berhak memakai ini hanya kerabat Raja dan Patihnya saja.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

2

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

ANOMAN, Nama dapur keris Luk Lima. Ukuran panjang bilahnya sedang, memakai kembang kacang, lambe gajahnya hanya satu, pakai ri pandan, sogokannya rangkap dan panjang sampai kepucuk bilah, selain itu tidak ada ricikan lain. Keris ini gampang dikenali karena sogokannya yang panjang tersebut.

ANUKARTO, PAMOR, lihat pamor rekan. AREN, KAYU, jenis kayu biasanya untuk tangkai tombak (Landeyan, bahasa Jawa), karena cukup berat biasa dipakai prajurit berbadan cukup kuat. ARJANATI, KANJENG KYAI, salah satu tombak pusaka Pura Pakualaman, Yogyakarta. Bentuknya tidak biasa termasuk Kalawija, bilah lurus, pipih dan dibagian pangkal seolah digigit moncong Naga bersayap. Sayap naga tersebut dua susun, depan dan belakang dan masing masing susun memiliki lima bulu. Tombak ini tergolong nom-noman. ASIHAN, PAMOR, gambar motifnya seolah menyatu antara gambar yang ada di bilah keris dan pamor yang ada di bagian ganja nya, pamor ini tidak berdiri sendiri dan selalu digabingkan dengan pamor lain yang lebih dominan seperti Ngulit Semangka Asihan dan sebagainya. AWAR-AWAR, KAYU, sering dipakai untuk rangka keris karena memiliki poleng hitam seperti kayu Timoho walau tidak seindah Timoho serta bahannya lunak.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

3

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

B
BADAELA, pamor yang dianggap kurang baik termasuk pamor tiban dan terletak di sor-soran, karena tuahnya buruk maka sering diberikan ke museum atau dilarung.

BAKUNG, nama dapur keris luk lima, ukuran panjang bilahnya sedang. Cekungan pejetannya dalam, tikel alis dan greneng, selain itu tidak ada ricikan lain. BALEBANG, dapur keris luk lima, ukuran panjang bilah sedang, kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap pakai sraweyan, tanpa greneng. Selain luk lima juga ada Balebang luk tujuh dengan kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap dan sraweyan. BALEWISA, KANJENG KYAI, pusaka Kraton Yogyakarta, berdapur Parungsari, wrangka dari kayu Timoho dengan pendok bunton terbuat dari suasa. Semula milik Tumenggung Sasranegara kemudian diberikan ke anaknya Tumenggung Sasradiningrat yang menjadi menantu Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I, keris ini kembali ke Kraton dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V.

BANGO DOLOG, Dapur keris luk tiga , ukuran bilah sedang, memakai kembang kacang, lambe gajah dua, pejetannya dangkal, memakai tikel alis. Bagian belakang bilah, dipangkal (sor-soran) tepinya tidak tajam sampai ke luk yang ke dua selain itu tidak ada ricikan lainnya.

BANCEAN, Wrangka kombinasi gaya Surakarta dan Yogyakarta disebut juga Bincihan. BANDOTAN, Salah satu dapur tombak luk tujuh, sepertiga panjang tombak lurus sedangkan dua pertiga baru ada luk nya, sisi kiri/kanan bawah ada gandiknya berukir naga kadang dihias kinatah, badan kedua naga tersebut menyatu dan menghilang membentuk ada-ada yang besar dan menonjol mengikuti luk. BANJURA, KI EMPU, seorang EMPU pada kerajaan Demak dan jarang tercatat dibuku, buatannya bentuk ganjanya datar, rata dan tipis, guru melednya kecil , sirah cicaknya panjang tetapi tidak sampai meruncing pada bagian ujung. Bilahnya sedang dan ramping seperti buatan EMPU Majapahit tetapi besinya memberi kesan “kering” berpori dan kurang tempaan, pamornya sederhana, kembang kacangnya ramping tetapi lingkarannya besar, blumbangannya berukuran dalam tapi sempit, sogokannya dangkal dan panjangnya cukup, secara keseluruhan memberi kesan wingit. BANYAK ANGREM, salah satu dapur tombak seperti angsa mengeram, tidak symetris, lebar bagian bawah, permukaan datar tetapi memakai ada-ada tipis ditengah bilah, ricikan lain tidak ada. Dapur ini banyak terdapat pada tombak lama dan dibuat bukan untuk berperang tetapi sebagai pusaka.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

4

dibagian sisi tengah bilah ada lekukan landai membentuk semacam pinggang yang tidak begitu ramping. tetapi permukaan bilah yang menghadap kebawah bentuknya datar. bilahnya simetris. mempunyai lekukan landai dibagian tengah bilah yang menyerupai pinggang. nama salah satu dapur tombak lurus. besi keris hitam berkesan padat dan liat dan secara keseluruhan memberi kesan angker. Sisi bilah yang menghadap kearah bawah membulat membentuk semacam separuh elips. Dapur Baru ini tergolong popular. tombak pusaka Kraton Yogyakarta. tuahnya bisa melindungi dari bahaya tak terduga. wingit. sirah cecak membulat tetapi tepat bagian cocor meruncing kecil . Sisi bilah paling bawah bentuknya menyudut. Bentuknya merupakan berkas garis yang melengkung setengah lingkaran atau menyudut dan tergolong pamor miring serta pamor rekan . Hampir mirip bentuknya dengan tombak dapur Baru. BARU CEKEL. badik. Tombak ini memakai bungkul dibagian sor-soran. banyak dijumpai terutama pada tombak buatan Majapahit dan Belambangan. Bilahnya simetris. biasa dipakai orang Malaysia. BATU LAPAK. Bilahnya agak tebal. pipih dan tipis. pamor yang selalu menempati bagian sor-soran sebuah keris. Bentuk menyerupai daun bambu dengan sedikit lekukan landai dibagian bawah pinggangnya. Lebar bilah bagian bawah sedikit lebih lebar daripada bagian atas pinggang. bilahnya simetris. BARU KARNA. EMPU. tidak memakai ada-ada tetapi memakai bungkul berukuran besar namun tipis dan tidak begitu menonjol. Diatas metuk ada bungkul. diatas bagian metuk ada bungkul besar. BASSI PAMARO. Lebar bilah bagian atas lebih sempit disbanding bagian bawah pinggang. salah satu dapur tombak lurus. Memakai ada-ada. BATANG GAJAH. bagian tengah ada tekukan landai seperti pinggang tetapi tidak begitu ramping. Singapore dan Brunei dan menjadi bahan dagangan semenjak jaman Majapahit. nama salah satu dapur tombak lurus. bilah diatas sor-soran berbentuk ngadal meteng. Mempunyai lekukan seperti pinggang ditengah. permukaan bilah tombak diatas bungkul berbentuk ngadal meteng. pedang atau tombak. Permukaan bilah tombak berdapur umumnya nggigir sapi. BARU. Tombak ini memakai kruwingan dikiri kanan bagian bungkul tetapi permukaan bilahnya tidak memakai ada-ada. bagian tengah bilah agak kebawah ada tekukan landai membentuk semacam pinggang yang cukup ramping. lebar bagian bawah pinggang lebih besar daripada bagian atas. tipis. BARU TEROPONG. guru meled juga panjang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BANYAK WIDE. dengan sedikit lekukan landai pada bagian bawahnya. ada yang menyebut namanya Ciung Wanara. BARU. hasil karyanya ganjanya tergolong panjang (ganja wuwung). sebutan bagi pamor Luwu. BARU KALANTAKA. salah satu dapur tombak lurus. Bagian dibawah pinggang ini lebih besar daripada bagian diatasnya. pendoknya emas blimbingan rinaja warna. BARU KUPING. memakai ada-ada dan bungkul kecil. menyerupai daun bambu. dibawah ada-ada ada bungkul kecil. Lebar bagian bawah pinggang sedikit lebih kecil dari atas pinggang. hidup jaman Pajajaran. KANGJENG KIAI. KANGJENG KYAI. semula milik Ki Sawunggaling dari Bagelen kemudian diberikan ke Pangeran Mangkubumi melawan penjajahan Belanda. BARU PENATAS. nama salah satu dapur tombak lurus. memakai bungkul diatas mentuk. lihat BARU KUPING. wrangkanya kayu Trembalo. tombak salah satu dapur lurus. bentuknya pipih. Keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Carita Luk 11. berdapur baru. nama salah satu dapur tombak lurus. permukaan bilah tombak diatas bagian bungkul berbentuk ngadal meteng. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 5 . simetris. BARU GRONONG.

timbal. BENDO SAGODO. BESUT. BESI KUNING. BEKEL JATI. lihat MASUH. Jika kerisnya berluk. lihat WOS WUTAH. lebar bilah dan ketebalannya cukup. hidup di Tuban pada jaman Majapahit. timah putih. bagian ganja agak sempit dibandingkan buatan Tuban lainnya dan termasuk ganja wuwung. gambaran pada wrangka kayu Timoho yang berupa bintik besar dan kecil berwarna hitam tersebar tak beraturan. golok pendek dan orang orang tua mengatakan bahwa besi kuningan merupakan campuran unsure besi. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 6 . Tuahnya memelihara ketenangan dan ketentraman rumah tangga. janurnya dibuat agak tumpul dan umumnya berpamor Wos Wutah. BERAS WUTAH PELET. emas. katanya mempunyai tuah yang baik untuk mencari rezeki. atau wesi kuning sebutan senjata tradisional yang terbuat logam bewarna kuning biasa berbentuk bukan keris tetapi pangot. Sogokannya dangkal dan pendek. gandiknya panjang.5 cm – 1 cm dan tergolong pamor rekan. patrem.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BAWANG SEBUNGKAL. maka luk nya dangkal (kemba). dan merupakan keris yang tua umurnya. pejetannya dangkal. pamor yang gambarnya merupakan bentuk gumpalan yang mengelompok rapat. tembaga. pamor dengan bentuk mirip dengan irisan bawang. Bendo Segara. menempati sor-soran keris tergolong pamor miring dan rekan. BETOK. kembang kacangnya bagus tetapi lambe gajahnya tergolong kecil. Panjang bilahnya pendek lurus. perak. EMPU. seng. tanda kerisnya Panjang bilah sedang. Tuahnya gampang mencari rezeki dan pamor ini tidak pemilih. Dipercaya mempunyai kekuatan gaib menjadi orang kebal terhadap senjata lain. Udan Mas. masing masing gumpalan terpisah jarak 0. BERAS WUTAH. condong kedepan sehingga berkesan menunduk. salah satu dapur keris berukuran bilahnya lebar dibandingkan bilah keris lainnya.

Selain luk 13 ada juga yang luk 23 dan ukuran kerisnya lebih panjang dari kalawija. pendok dibuat emas murni dan berbentuk blewehan. alat untuk merendam tosan aji sebelum dicuci dan diwarangi. nama pusaka kraton Yogyakarta berdapur Pasopati berpamor sekar pala dengan wrangka kayu cendana. memakai kembang kacang. bagian bawah pinggang ini lebih lebar dibandingkan bagian atas pinggang. ricikannya memakai kembang kacang. bagian bawah pinggang ini lebih lebar dibandingkan bagian atas pinggang. Wrangkanya terbuat dari kayu Timoho dengan pendok dari emas bertahta berlian. Disisi paling bawah ada dua bagian yang menyudut. termasuk pamor miring dan rekan bentuknya mirip daun kelapa dengan pelepahnya dan tuahnya untuk kewibawaan dan kepemimpinan. KANGJENG KYAI. BIRING DRAJIT. berdapur Carita. keris pusaka Kraton Yogyakarta. akhirnya setelah berganti ganti pemilik kembali lagi ke Kraton dengan harga 300 ripis. BLABAR. terbuat dari kayu keras dengan KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 7 . sogokannya dua. BLARAK NGIRID. dahulu digunakan prajurit berkuda mengejar musuh atau acara Rampogan dan Watangan (latihan perang-perangan untuk prajurit berkuda) setelah ujungnya diganti dengan semacam bahan lunak. BLANDARAN . BIRAWA. tanpa tikel alis. salah satu dapur keris luk 13. salah satu dapur tombak lurus seperti Biring Drajit. luk 11. Sisi bilah tombak di bagian tengah ada lekukan dalam. LANDEYAN. bilahnya simetris. Tombak ini memakai ada-ada tipis ditengah bilah mulai bawah sampai ke ujung.bentuknya menyerupai pinggang yang sempit dan ramping. Separuh bilah tombak kebawah permukaannya berbentuk ngadal meteng tetapi selebihnya datar saja. Semula ini punya Sultan HAMENGKU BUWONO I yang dianugrahkan ke Pangeran Hadikusuma. salah satu dapur tombak lurus. Sisi bilah tombak di bagian tengah ada lekukan dalam. BIRING LANANG. Semula dimiliki Pangeran Hadikusumo tetapi pada pemerintahan HAMENGKU BUWONO V ditarik kembali ke kraton. memakai greneng lengkap atau hanya ri pandan. Selain itu memakai Sraweyan dan greneng lengkap.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BIMA KURDA. pamor ini kadang disebut Blarak Sinered atau Blarak Ginered. Disisi paling bawah ada dua bagian yang menyudut. Pamor ini tergolong mahal dan susah pembuatannya. jenggot susun. tangkai tombak sekitar 3 atau 4 meter panjangnya. ukurannya normal.bentuknya menyerupai pinggang yang sempit dan ramping. lambe gajah dua. tanpa sogokan. KANGJENG KYAI. putranya. Keris ini merupakan putran atau duplikat dari pusaka kraton Surakarta yang juga bernama Kyai Blabar. Separuh bilah tombak kebawah permukaannya berbentuk ngadal meteng tetapi selebihnya datar saja. Tombak ini memakai ada-ada tipis ditengah bilah mulai bawah sampai ke ujung. BLANDONGAN. lambe gajah satu.

EMPU. tergolong pamor rekan. Semula milik Penembahan Mangkurat.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK ukuran 70 cm x 20 cm x 15 cm. BOWOROSO. tebalnya sekitar 2 kali lipat dan berbentuk ngadal meteng. gagah dan meyakinkan. anak dari EMPU Brajaguna I. lihat SOR-SORAN. sirah cecak meruncing diujungnya. putra HAMENGKU BUWONO II. lihat BUNGKUL. sisi bilah tengah ada lekukan landai membentuk pinggang yang ramping menyempit. dikiri kanan garis ada bulatan bulatan kecil yang menempel garis . banyak yang mengatakan EMPU ini berasal dari Madura. Pamornya rumit. Penampilan keris keras. BONGKOT. Blandongan disebut juga Kowen.5 cm dan bulatan terdiri dari lingkaran yang tersusun. Blumbangannya dangkal. menancapnya pamor pada bilah kuat dan pandes. BRAJAGUNA III. BONGGOL. banyak menggunakan baja pada pembuatannya. Guru meled dan wetengannya berukuran sedang. lembut dan biasanya merata di seluruh permukaan bilah. Kalau tanpa kembang kacang. gandiknya agak miring. pendok bunton dari suasa. Bentuk ganjanya agak melengkung. seorang EMPU terkenal dijaman Surakarta. kalau membuat pamor miring rapi sekali. sirah cicaknya tidak begitu meruncing pada ujungnya. salah satu dapur tombak lurus. Sogokannya makin menyempit kearah ujung. Karyanya dikenali sebagai berikut. simetris. BRAJAGUNA I. Keris dan tombak buatannya terkenal amat kuat dan dapat menembus perisai. Tuahnya membawa rezeki dan berwibawa tinggi. BRAJAGUNA II. Ron Ganduru. banyak dimiliki pengusaha . Jalen dan lambe gajahnya berukuran sedang. keris buatannya mirip buatan ayahnya hanya agak lebih pendek. Kalau membuat kembang kacang bentuknya serupa gelung wayang. Wengkon. bilahnya berukuran agak panjang disbanding keris buatan Mataram. BONANG RINENTENG. EMPU. KANGJENG KYAI. EMPU. pusaka kraton Jogya. EMPU terkenal jaman Surakarta dan buatannya sering disebut tangguh Mangkubumen. Ia membuat hampir semua motif pamor namun yang terbanyak adalah Wos Wutah. hidup pada jaman PAKU BUWONO IV di Surakarta. BLUMBANGAN. Naga Rangsang. perbedaan karyanya adalah ganjanya lebih lebar. BRAJAKARYA. berdapur Sabuk Inten. Pedaringan Kebak. pada jaman HAMENGKU BUWONO V dikembalikan ke Kraton. Ganjanya tergolong ganja Sebit Ron Tal. BONTIT. antar lingkaran berjarak 1 – 1. bentuknya agak melengkung. hidup dijaman PAKU BUWONO V. atau Pejetan atau Pijetan adalah bagian keris yang berupa cekungan atau lekukan pada bagian bawah bilah keris letaknya dibelakang bagian gandik dan didepan bagian bungkul. buntut urang melebar KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 8 . wetengannya ramping. tengahnya ada lekukan dan kadang diukir. cucu Brajaguna I. merupakan garis lurus ditengah bilah keris atau tombak mulai dari ujung pangkal sampai ujung bilah. wrangka dari Timoho. luk 11. Kara Welang. Disisi bilah bagian bawah ada dua tonjolan menyudut. organisasi pecinta keris di Surakarta. Permukaan seluruh tombak ini ngadal meteng. Tanda tanda lain. Lar Gangsir. BONG AMPEL. jalur pamor tidak ada yang bertindihan satu sama lain.

Pusaka kraton Yogyakarta. di Surakarta disebut Ladrang sedang di Madura disebut Daunan. ujung buntut urangnya melebar. begitu juga wetengannya. hidup dijaman Sunan PAKU BUWONO IX. bagian Da pada Ron Da dibuat besar dan jelas. Karyanya dikenali dengan ganjanya tergolong Sebit Ron Tal. Cara ini digunakan apabila membawa keris Raja/Pangeran sebagai bukti utusannya tetapi yang boleh melihat hanya orang yang dituju. kerisnya disebut tangguh Mangkubumen. Beda dengan Tilam Upih. bentuk pamor pada ujung keris. sirah cecak meruncing bagian ujung. Kembang kacangnya seperti gelung wayang. secara keseluruhan kerisnya berpenampilan tampan dan gagah walau ukurannya tidak besar. BRANGGAH. sogokannya agak dalam. BRAJASETAMA. KANGJENG KYAI. gulu meled serta wetengannya sedang. besinya matang tempaan dan berkesan padat. bentuk warangka gaya Yogyakarta. BUNGKALAN. tipis. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 9 . posisi agak tegak. lebar. gulu meled berukuran sedang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dibagian ujungnya. Ukuran bilah sedang besinya hitam keunguan dan matang tempaan. biasanya pamor mlumah serta teratur rapi. bagian gandik dibuat miring. mendatar. wrangka dari kayu Trembalo. kadang memekai ganja iras tanpa ricikan lainnya. buatannya ganjanya ramping. pamor tebal tebal tapi tidak rapat satu sama lain. Kalau tanpa kembang kacang. Semula milik Penembahan Mangkurat dan konon ditemukan di Dieng. gandiknya polos tipis. pertama bilah pendek. Pamor apapun kalau pada bagian dekat ujung bilah bentuknya seperti lidah ular bercabang dua disebut pamor bungkalan dan tergolong pamor yang disukai. gandiknya dibuat miring. Kalau membuat kembang kacang seperti gelung wayang. salah satu dapur keris lurus. sogokan agak dalam dan melengkung ujungnya. keris diselipkan di Sabuk Lontong diantara lipatan kedua dan ketiga. Wonosobo. kalau membuat bagian Da pada Ron Da ujung-ujungnya runcing dan lekukannya dalam. besinya matang tempaan. sirah cecak meruncing pada bagian ujungnya. Penampilan nya tampan tenang dan meyakinkan. BROJOL. ada dua versi. pada dapur Brojol tidak ada alis. blumbangan atau pejetan lebar agak dangkal. kalau membuat Da pada Ron Da ujung ujungnya meruncing tetapi lekukannya tidak begitu dalam. jika tanpa kembang kacang. BRAJASETIKA. pamor penuh merata diseluruh permukaan bilah. ujung buntut urangnya melebar. BRAMA DEDALI. BRONGSONG. tetapi terlebih dahulu keris harus dibungkus dengan singep sehingga seluruh bagian wrangkanya tidak terlihat. dapur Tilam Upih. umumnya tegolong pamor mlumah. EMPU yang hidup dijaman Surakarta. penampilannya gagah meyakinkan. Kesan penampilannya gagah. dangkal dan melengkung dekat ujung. pendok suasa bentuknya blewehan. EMPU. tetapi sogokannya sempit. biasanya pamornya nginden. kalau keris lurus maka gandiknya miring. blumbangannya normal. pamornya penuh. Versi kedua bilahnya sedang dan lurus. Bilah keris berukuran sedang. pakai pejetan tanpa ricikan lainnya. kembang kacang dibuat menyerupai gelung wayang. bentuknya khas bagian belakang menyerupai helai daun . gandik polos. motif sederhana. EMPU. itu sebabnya disebut juga godongan. pejetan dangkal dan samar samar. salah satu cara memakai keris sebagai pelengkap adat Jawa tengah terutama Surakarta. tombak. rumit dan sering nginden.bilahnya berukuran sedang tetapi tebal. janurnya dibuat menyerupai lidi.

ukuran bilah sedang. pedang atau tombak. sraweyan dan ri pandan. Banyak yang beranggapan pamor ini kurang baik tetapi untuk orang yang kuat bisa mudah mendapatkan rezeki. setelah bagian gandok. paduan pamor miring dan mlumah. memakai sogokan rangkap. BUNTUT CECAK. BUNTUT URANG. Merupakan pamor rekan. bagian ganja makin menyempit terus sampai hampir keujung namun dekat ujung ukurannya melebar kembali. bedor. BUNTEL MAYIT. lihat WUNGKUL. sebutan ujung belakang ganja .A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BUNGKUL. gandik polos tanpa ricikan lain lagi. pamor yang bentuknya menyerupai lilitan kain menutupi seluruh bilah keris. Keris luk 9. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 10 . bagian paling belakang dari ganja kadang disebut buntut urang walau kurang tepat. BUTA IJO. Bagian ganja sebelah ujung itu papak tidak meruncing. buntutan atau kepet. tergolong pamor pemilih.

kembang kacang. keris luk 13. CACING KANIL. pada cacing kanil maka luk mengarah kesegala arah. sogokan rangkap dan greneng. EMPU. nama salah satu dapur tombak luk 3. lambe gajah satu. CARANG MUSTOPO. kruwingan tidak melengkung landai tetapi berbentuk patah kaku. CARITA. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 11 . dikenal juga sebagai EMPU Kyai Mustopo. keris ini mudah dikenali dari luk nya. Suatu kebiasaan keliru yang dilakukan pemilik keris dimasa lampau yaitu merendam bilah kerisnya dengan bisa ular atau isi perut ketonggeng. bilah panjang dan tebal. buntut cicak model buntut urang. luk nya makin keujung makin rapat. CALURING. sraweyan. memakai greneng dan pejetan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK C CACAP. luk ada di atas. CARANG SOKA. CANCINGAN. Ada juga Carita luk 11. sopan dan rapi menyenangkan. Ada juga luk 15. Ada juga Caluring luk 13 dengan ricikan yang sama. ri pandan. sraweyan. memakai kembang kacang. lambe gajah satu. atau Cluring merupakan dapur keris luk 11. hal ini bisa merusak bilah . kerisnya dikenali sebagai berikut . ri pandan. matang tempaan dan rapih. ukuran bilah sedang. keris luk 3. Tombak dengan motif cacing kanil tidak pipih tetapi bulat atau persegi. gulu meled sempit. keris yang lurus rata rata lebih tebal dibandingkan yang luk. 4 atau berbentuk belimbing. Tombak cacing kanil sekarang berubah fungsi bukan sebagai tombak tetapi banyak digunakan sebagai tongkat komando. sogokan keris rangkap. Bilah ramping dengan posisi agak merunduk. memakai kembang kacang dengan sogokan rangkap tanpa ricikan lain. memakai kembang kacang. bawah dan tengah keris sehingga keris cenderung lurus. ganja model Sebit Ron Tal. bilah sedang. bisa segi 3. Pamornya sederhana berpenampilan tampan. ri pandan. 5 atau 7. Keris luk 9. mirip cacing menggeliat dan berbentuk beda dengan luk keris biasa. lambe gajah satu. hidup dijaman PAKU BUWONO IV. keris luk 13. lihat KANCINGAN. sraweyan. CAMPUR BAWUR. ukuran ganja seimbang dan serasi dengan panjang bilah. memakai jalen. ukuran bilah sedang memakai kembang kacang. CARITA BUNTALA. lambe gajah dua.

panjang bilah sedang. jenggot dan lambe gajah satu. keris luk 11. ri pandan. sraweyan dan ri pandan. panjang bilah sedang. bilah sedang. ukuran sedang. keris luk 9. Dapur ini disebut juga Carita Gunungan. sogokan rangkap. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 12 . lambe gajah dua. kembang kacang. kruwingan. jalen dan jalu memet. kembang kacang. sraweyan dan ri pandan. ada yang mengatakan harus ditambahi dengan kruwingan. keris luk 11. jenggot dan greneng serta lis-lisan dan gusen. keris luk 11. keris luk 11. keris luk 11. jenggot. sraweyan. panjang bilah normal. CELURIT. sabit tetapi bagian lengkung diujungnya lebih panjang dan runcing. jalen. kembang kacang. senjata tradisional Madura. kembang kacang. mirip arit. lis-lisan. jenggot.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CARITA BUNGKEM. CARITA GANDU. dus sogokan normal. gusen sampai keujung bilah. kembang kacang dan lambe gajah dua. CARUBUK. greneng tanpa sogokan. jalu memet. CARITA GENENGAN. CARITA KANAWA. tikel alis. gusen. sraweyan dan greneng lengkap. CARITA KAPRABON. bilah sedang. lambe gajah dua. luknya dalam. sraweyan. lambe gajah dua. CARITA DALEMAN. CARITA PRASAJA. kembang kacang bungkem. keris luk 7. lambe gajah satu. kembang kacang. bilah sedang.

PELET. dulu banyak dimiliki oleh alim ulama. selain itu juga memakai gusen dan lislisan. bilahnya sedang posisinya agak membungkuk. lambe gajah satu. untuk meminyaki keris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CENDANA KAYU. bahan pembuat wrangka yang banyak disukai terutama didaerah Surakarta sekitarnya. kadang disebut cucuk. salah satu dapur keris lurus. Pohonnya berkayu keras dengan tinggi bisa mencapai 15 m. bagian paling depan dari ganja dan merupakan bagian ujung dari sirah cicak. PELET. karena mudah menguap dan terlalu kental maka dicampur minyak klentik atau minyak mesin. 7. bagian gandik terletak dibelakang. panjang sampai lebih dari setengah bilah. kebanyakan buatan Mataram. CENDANA MINYAK. kadang bersinggungan dan menyebar diseluruh permukaan kayu wrangka. COCOR. selain itu memakai ada-ada tipis disepanjang bilah. Tuahnya baik untuk kewibawaan. CITRO. CONDONG CAMPUR. doreng. lihat Mendak. Urat kayu cendana yang bagus disebut ngulit urang. CINCIN KERIS. dua lambe gajah ditepi bilah menghadap kebawah didekat bagian mentuk. tuahnya dapat menawarkan ilmu jahat. salah satu dapur tombak luk 13 mempunyai semacam kembang kacang. luk terletak diujung keris. menyeluruh di wrangka. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 13 . sogokan belakang tidak ada. salah satu dapur keris lurus. CENGKRONG. beberapa jenis dapur cengkrong ada yang luk 3. panjang bilah sedang dengan kembang kacang. 5. pelet kayu timoho. CEPLOK BANTENG. tanpa ricikan apa apa. kayu cendana dari Sumbawa terkenal harum baunya lebih dari cendana jawa. Cocor ada yang tumpul ada yang runcing. makin bagus makin mahal harganya. pelet kayu timoho yang bintik bintik besar rapat satu sama lainnya. CEPLOK KELOR. sogokan hanya satu didepan dan ukuran panjang sampai ujung bilah. bulatan bulatan sebesar daun kelor agak lonjong.

salah satu dapur keris lurus berukuran kecil sekitar sejengkal bilahnya umumnya agak tebal dan membungkuk. CUNDUK UKEL. keris yang diberikan mertua kepada menantu nya sebagai ikatan keluarganya. Bila suatu saat mereka bercerai maka keris itu dikembalikan kepada anak perempuan tersebut. gandik terletak dibelakang berukuran panjang dan terdapat kruwingan yang jelas dan tegas. kata lain dari keris yang lebih halus dan sopan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CUNDRIK. biasanya sebelum diberikan ke menantu terlebih dahulu diberikan kepada anak perempuannya. CURIGA. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 14 . sepintas seperti keris Cengkrong.

ada pembakuannya. keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Jalak Sangu Tumpeng. DARADASIH. DAN RIRIS. pamor yang hampir mirip pamor Sada Saler. permukaan bilah pada separuh bagian atas cenderung datar tetapi bagian bawah berbentuk ngadal meteng. bilahnya tebal dan ditepinya ada gusen serta lis-lisan. sisi bilah bagian bawah tombak ini berbentuk menyudut. warangkanya dari kayu trembalo. sesuai dengan ricikan yang terdapat pada keris itu dan jumlah luk nya. Dalam dunia perkerisan. tidak setiap orang bisa cocok. buatan Empu Supo dibuat jaman HAMENGKU BUWONO V. DEDER. serta kruwingan dibagian sor-soran. termasuk pamor pemilih. Sisi bilah yang menghadap terdapat semacam kembang kacang dan dua lambe gajah yang kecil kecil ukurannya. DAPUR. kayu yang dianggap baik di Jawa adalah kayu Tayuman sedang di Malaysia. tergolong pamor rekan dan banyak terdapat pada keris dan tombak buatan Madura. bagian hulu keris terbuat dari kayu untuk pegangan keris itu. lihat URUBING DILAH. lihat PANDAN IRIS. bentuk deder itu ada ratusan. DAMAR MURUB. pendoknya dari suasa. Ricikan lainnya tidak ada. pada luk pertama terdapat pudak sategal. nama salah satu dapur tombak luk 5. ditengah bilahnya memakai ada-ada yang ukurannya besar dan tebal sehingga terlihat jelas. Brunei adalah kayu kemuning. Penamaan dapur keris ada patokannya. DARADASIH MENGGAH.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK D DADUNG MUNTIR. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 15 . tiap daerah punya ciri sendiri. DANUWARSA. KANGJENG KYAI. salah satu dapur tombak luk 5. Kayunya biasanya dipilih yang gampang diukir tetapi harus keras dan punya urat yang indah. patokan dan pembakuan ini biasanya disebut pakem dapur keris. Tuahnya menambah kewibawaan dan keberanian serta keteguhan hati. Riau. bedanya garis yang menjulur sepanjamg bilah tidak berbentuk garis biasa tetapi lukisan pamor yang mirip dengan pintalan tambang atau pintalan tali. merupakan putran dari KKA KOPEK. di Yogyakarta dan surakarta disebut juga ukiran. adalah penamaan ragam bentuk atau tipe keris.

DRAJIT. nama gambar pada warangka yang berupa garis garis tipis dan tebal berwarna hitam atau coklat tua berjajar dari atas kebawah atau miring. nama lain dari Akhodiat di Madura. tidak terlalu populer dibandingkan tombak Trisula. ukuran kerisnya sedikit lebih panjang daripada keris bukan kalawija. bilah bagian bwah sor-soran agal tebal. 5 atau lebih. tetapi mulai tengah bilah sampai ujung tipis dan datar. nama keris luk 21. ada yang lurus dan ada yang ber luk 3. PAMOR. sepintas mirip kulit harimau. salah satu dapur tombak luk 5. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 16 . DWISULA. Tergolong keris langka dan buatan lama. padanan kata keris. gamvaran warangka kayu timoho berupa jurai jurai berwarna hitam atau coklat pada permukaan kayu. tombak bercabang dua. memakai pudak sategal dan kruwingan . tergolong kalawija. dianggap lebih halus dan biasa digunakan oleh priyayi Jawa. lihat WUNGKUL. gambaran ini selain di kayu timoho juga ada pada kayu cendana dan kayu yang lain. DORENG PELET. tuahnya bisa mendapat keberuntungan. Mempunyai kembang kacang. biasanya dibuat indah bahkan ada yang diberi kinatah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK DELING. DUWUNG. lambe gajah dua dan sraweyan. PELET. DUNGKUL. DEWADARU. Pada sisi bilah uang menghadap kebawah terdapat bentuk yang menyerupai kembang kacang dan satu lambe gajah berukuran kecil. kalau mengumpul diujung bilah disebut Deling Pucuk dan kalau dibagian pesi disebut Deling Paksi. kalau menyebar dibilah keris disebut Delung Settong. kegunaannya lebih sebagai tombak pusaka yang tidak dipakai secara langsung dalam pertempuran. karena indahnya maka timoho pelet dewadaru banyak dicari orang. DORA MENGGALA.

sepintas seperti pamor Ron Genduru. lebar sekitar 6 cm dan panjang sekitar 95 cm sampai 140 cm. ENDAS BAJA. penunggu dan semacamnya. pada umumnya berwarna dasar hitam. tanjeg. sebaiknya dibuang atau dilarung . membicarakan mengenai tuah. EPEK. Tanda tanda kerisnya tidak tercatat hanya selalu membuat keris gaya Mataraman. daya magis. katanya pemiliknya akan sering mendapat musibah karena ulahnya sendiri. tayuh. ilmu yang memusatkan pada apa yang tidak tampak dari luar. kadang ada yang berwarna dasar merah.5 cm dan tempatnya sejajar dengan tengah lobang searah dengan garis pesi keris. manfaat. pengaruh. ENTO-ENTO. terbuat dari bludru dan kadang dihiah benang emas atau manik manik. ilmu mengenai keris yang tampak dari luar dan merupakan lawan dari esoteri keris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK E EKSOTERI KERIS. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 17 . ESOTERI KERIS. ERI WADER. semacam ikat pinggang tradisional dan merupakan kelengkapan pakaian Jawa. pamor yang menurut banyak orang bertuah buruk. Terlepas dari benar atau tidaknya maka esoteri ini merupakan salah satu budaya per-kerisan dan dibicarakan juga dinegara lain dan kadang sering dibicarakan dari sudut agama. Apa yang dilakukan serba salah. pamornya selalu terdapat pada bagian sor-soran. Menurunkan Empu Jeno Harumbrojo dan Empu Genyo. Yogyakarta. ERI CANGKRING. atau ngento-ento merupakan nama desa di Sleman yang pada masa silam merupakan tempat Empu Supo Winangun. pamor yang menyerupai tulang ikan. Disesuaikan dengan baju yang dipakai. berbentuk menyudut tajam menonjol sekitar 0. anak Empu Supanjang dan leluhur Empu Jeno. Sebuah epek baru dapat dikenakan bila dilengkapi timang. ENTO WAYANG. Pamor ini tergolong pemilih dan dipercaya dapat menambah wibawa pemiliknya. khasiat. Pembuatannya tergolong sukar dan karena dapat dirancang maka termasuk pamor rekan. bedanya lebih kurus dan tergolong pamor miring. Empu yang hidup zaman Kartasura. biru atau hijau. bagian yang menonjol pada sisi atas ditepi sebuah warangka gaya Surakarta. semacam kepala ikat pinggang. Madura atau Bali.

KANGKENG KYAI. Jawa Tengah bagian utara. Gajah Sumatra gadingnya termasuk paling mahal dengan warna lebih putih dan keretakan tidak banyak. salah satu dapur keris lurus yang panjang bilahnya berukuran sedang. GAJAH SINGA. sesudah pemberontakan berhasil dipadamkan maka Raja Mataram memberikan tanda kehormatan Kinatah Gajah Singa pada prajuritnya. dapur ini tergolong populer dan banyak penggemarnya karena indah bentuknya dan tinggi mutunya. berasal dari pemberian pendeta dari Pratiwagung pada Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. kaki depan tegak sedang kaki belakang ditekuk. Permukaan yang tidak tertutup hiasan gajah singa dihiasi ornamen hiasan lain. gajah Thailand agak kekuningan warna gadingnya dan keretakan agak banyak. pendoknya dari emas bertahtakan intan berlian. diserahkan kepada putranya Pangeran Demang dan pada zaman Sultan HAMENGKU BUWONO V kembali ke Kraton. berdapur Gada. sedang gajah Afrika banyak retak gadingnya. keris ini memakai gusen. tombak pusaka Kraton Yogyakarta. Kinatah gajah singa diberikan karena keris tersebut telah berjasa membantu pemiliknya. KANGJENG KYAI. Kini KK Gada Tapan dan KK Gada Wahana menjadi dua tombak pendamping pusaka KK Ageng Pleret. GAJAH MANGLAR. terjadi pemberontakan yang dipimpin Adipati Pragola. terjadi pada pemerintahan Sultan Agung Anyokrokusumo. Tuban. berdapur Gada dengan hiasan sinarasah emas. keris pusaka Kraton Yogyakarta. Gajah melambangkan angka 8 sedangkan Singa angka 5. itulah sebabnya keris pusaka tidak ada yang diberi warangka gading. curiga (keris) angka 5 dan tunggal melambangkan angka 1 dan karena candra sengkala (lambang angka tahun) selalu dibaca dari belakang maka yang dimaksud adalah 1558 kalender Jawa. bahan baku untuk warangka yang banyak jumlahnya. GADA TAPAN. nama salah satu jenis hiasan kinatah yang ditempatkan bagian bawah ganja.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK G GABILAHAN. khususnya bergaya Madura. GADA WAHANA. puasa Kraton Jogya. Ada yang menyebutnya dapur Kikik saja atau Naga Kikik. gading gajah afrika umumnya panjangnya mencapai 2 m dengan berat rata-rata 21 kg sedang gajah asia beratnya sekitar 19 kg dengan panjang ratarata 160 cm saja. gandik keris ini diukir dengan bentuk srigala sedang melolong. sebutan orang Madura untuk warangka model Gayaman. Walau penghargaan kinatah Gajah Singa diberikan pada zaman Mataram tetapi ada juga keris buatan Majapahit. adaadanya tebal dan nyata. ini untuk peringatan Mataram memadamkan pemberontakan Pati karena Gajah Singa artinya perlambang angka tahun sesuai dengan candra sengkala. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 18 . GANA KIKIK. Sebagian pecinta keris menolak menggunakan warangka gading ini karena kekerasannya dapat membuat aus bilah keris dan merusak pamor. warangka dari kayu Timoho. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. KANGJENG KYAI. Semua keris para prajurit sampai perwira dikumpulkan dan diberi hiasan kinatah Gajah Singa kemudian dikembalikan lagi kepada yang punya. waktu itu didaerah Pati. berdapur Gajah Manglar. Jenggala dan Singasari menggunakan hiasan itu. GADING.

dan apa tuahnya dengan demikian apabila orang tersebut telah tertebak apa tuah kerisnya dia merasa seperti “ditelanjangi” sehingga untuk menutupinya dia memesan ganja wulung. makanya disebut gayaman. adalah bagian “raut muka” dari sebilah keris. keris itu adalah keris yang bagus kemudian dibuatkan putran-nya (duplikat). Ragam bentuk ganja ada beberapa macam. gambaran pada warangka kayu Timoho berupa bulatan besar tidak teratur dipermukaan. bagian depanya mirip kepala cecak disebut sirah cecak. begitu pula bagian perut dan ekornya . keris pusaka Kraton Yogyakarta. Keris ini buatan Penembahan Mangkurat dizaman pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Bentuknya sepintas mirip buntut cecak tanpa kaki. Bagian gandik ini hampir selalu berada dibagian depan keris. ada yang dilengkapi racikan lain. Kata “gandik” dalam bahasa Jawa berarti batu penggilas yang bentuknya bulat panjang. Letaknya tepat diatas sirah cecak. Ukuran dan ketebalannya bermacam-macam. Warangka Gandar Iras selalu lebih mahal dari warangka biasa karena bahan kayu yang utuh dan cukup untuk membuat warangka ini sulit dicari dan banyak bahan terbuang dalam proses pembuatannya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK GANDAR. pada jaman dulu banyak orang yang memahami ilmu keris terutama isoterinya. ganja mewakili lambang yoni sedang bilahnya melambangkan lingga. GANDAR IRAS. GAYAMAN. selain indah bertuah baik dan disenangi orang sekeliling. Wulung. banyak dicari oleh Dalang. Dungkul. mirip bentuk buah gayam. dibuat dari kayu yang tidak terlalu kerasbentuknya bulat panjang dan pipih. berdapur Naga Siluman. Serawak dan Sabah serta Riau disebut juga Aring. banyak gandar dilapisi selongsong logam berukir indah dan disebut pendok. namun sering disebut ganja saja. banyak pendapat emngapa kerisnya berpamor bagus sedangkan ganjanya tidak berpamor. hanya pada beberapa dapur keris antara lain dapur “cengkrong” yang letaknya dibelakang dari bilah keris. GANJA. GANDIK. GANDRUNG. seolaholah merupakan alas atau dasar keris tersebut. warangka yang menyatu dengan gandar . warangka ini paling banyak dipakai orang KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 19 . Ganja yang tidak berpamor. kegunaannya untuk melindungi bilah keris. GANJA WULUNG. bagian “perut” ganja disebut Wetengan atau Gendok. dengan hanya melihat bagian ganjanya yang tampak orang akan menduga keris itu berdapur apa. Wilut. nama salah satu bentuk warangka didaerah Surakarta dan Yogyakarta. bagian bawah dari sebilah keris. Kelap Lintah. KANGJENG KYAI. pada bagian tengahnya ada lobang untuk memasukan bagian pesi. Disemenanjung Melayu. Ada gandik polos. Pertama. Ketiga karena ganjanya rusak dan diganti. sedangkan keris aslinya dibuatkan ganja wulung. bagian ganja keris yang bagus itu dilepas lalu dijadikan campuran bahan baku pembuatan keris duplikat. jadi seluruhnya dibuat dari satu bongkah kayu tanpa sambungan apapun. Bentuk gayaman Yogyakarta agak beda dengan gayaman Surakarta. adalah salah satu bagian dari warangka keris. begitu pula gayaman Madura (gabilahan). sedang bagian “ekor” disebut buntut cecak. Bagian bilah dan bagian ganja dari sebilah keris merupakan kesatuan yang tak terpisahkan melambangkan kesatuan lingga dan yoni. pamornya apa. warangka dari kayu Trembalo dan pendok bertahta rajawarna. PELET. Brunei. GANDAWISESA. Kedua. ganja Sebit Ron Tal.

menyerupai daun sirih. Sebagian orang menyebutnya wadukan. GENYODIHARDJO. sedang bagian depannya lurus. bagian tepi bilah ini bentuknya menyerupai gerigi dengan ujung-ujung runcing. salah satu dapur tombak lurus berukuran kecil. Ditengah bagian gendok terdapat lubang untuk memasukan pesi. kakak empu Jeno walau garapannya masih kalah dari empu Genyo. hanya petugas khusus dan kerabat raja tertentu yang boleh masuk. GRENENG. hampir tak ada ada-ada. sedang seloroknya dari emas murni. pamor ini tergolong populer dan banyak dijumpai. atau wetengan atau waduk adalah nama bagian tengah ganja. GEDONG PUSAKA. ricikan lain tidak ada . lebar.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK karena lebih sederhana . GIRIREJO. keris pusaka Kraton Yogyakarta. ditengah memakai ada-ada dari pangkal hingga ujung bilah. bentuknya mirip gadong andong. GODONG SEDAH. bentuknya menggembung bagaikan perut kenyang. Ada yang mengatakan bahwa bentuk greneng merupakan tandatangan sang empu karena setiap empu terutama bagian Ron Da selalu berbeda satu dengan lainnya. salah satu dapur tombak lurus seperti daun dadap. Keris ini dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dari abdi dalem bernama Bekel Wasadikara. GODONG DADAP. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 20 . KANGJENG KYAI. bilahnya tipis. ringkas ukurannya dan tidak mudah patah dan umum digunakan sehari-hari sebagai kelengkapan pakaian daerah. pandai keris dari Yogyakarta. Yang tajam hanya sisi depannya. biasa disebut Ron Sedah. salah satu dapur tombak bilah lurus dan bilahnya simetris. Ditengah bilah dari bawah sampai atas memakai ada-ada tipis. lebar ditengah pipih. salah satu jenis pedang sabet dan berat bobotnya. salah satu bagian keris yang merupakan bagian tepi dari punggung keris sebelah pangkal. bentuknya agak beragam umumnya berbentuk lameng pendek bagian punggungnya cembung pada ujungnya. bagian tengah dari bawah ke ujung terdapat ada-ada. Bentuk variasi dari gerigi ini berbeda dari daerah satu ke yang lain tetapi bentuk dasarnya sama. salah satu dapur tombak lurus seperti daun bamby. simetris dan tipis. GENDOK. simetris dan tipis. warangka dari kayu Timoho. dapur ini banyak terdapat pada tombak kuno terutama buatan zaman Pajajaran dan Segaluh. simetris kiri dan kanan. Biasanya tombak ini berukuran kecil kadang disebut dapur Ron Dadap. pada bagian bawah ada lekukan landai yang berbentuk semacam pinggang. ricikannya yang lain tidak ada. pendok dari pendok slorok terbuat dari suasa. GOLOK. GODONG ANDONG. GODONG PRING. berdapur Carita luk 11. bangunan khusus di keratom tempat penyimpan pusaka.

adalah daerah sempit sepanjang tepi bilah keris atau tombak. KANGJENG KYAI. lekukannya tergolong dangkal . Keris ini buatan empu keraton pada jaman pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. EMPU. keris pusaka keraton Yogyakarta. GUSEN. Besi yang dipakai 2 rupa. Tombak ini umumnya menyerupai gunungan wayang kulit. warangkanya dari kayu Timaha. lembut dan padat. jika tidak memakai kembang kacang maka gandiknya agak panjang dan tidak begitu miring. pusaka Keraton Yogyakarta.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK GOTHITE. mineral besi terdiri dari trioksida besi yang terikat air berwarna kekuningan. daerah sempit itu yang dibatasi oleh tepi bilah yang tajam dengan garis lis-lisan. nama salah satu dapur tombak yang bentuknya menyerupai gunungan wayang kulit. Banyak diantaranya tidak memakai bahan pamor. empu terkenal yang hidup dijaman penjajahan Belanda. Tanda tandanya adalah. besi ini kurang baik untuk bahan keris karena mudah keropos dan berpori. semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I diberikan ke Pangeran Adinegara. GUTUK API. gulu melednya sempit sirah cecak berbentuk lonjong dan meruncing pada ujungnya. terus tetap kecil sampai kebawah. GULING. putranya. ukuran ganjanya menyempit dibandingkan dengan bagian depannya. selanjutnya jatuh ketangan Temenggung Mertadiningrat dan dikembalikan ke keraton pada mas Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Jadi mirip bagian leher seekor cicak. rumus kimianya Fe2O3. KANGJENG KYAI. berdapur Jalak. Madiun. GUNUNGAN. merah dan kecoklatan. Karya karyanya demikian indah. selain ada-ada pada bagian sor-soran tombak ini tidak punya ricikan apapun. salah satu bagian dari ganja yang letaknya dibelakang sirah cecak. orang Madiun dan Jawa Timur menyebutnya keris pamor waja. KYAI. ganjanya melengkung. pendoknya jenis blewahan terbuat dari emas bertahtakan intan permata raja warna. berwibawa dan anggun. dibagian gulu meled ini. GUMBOLO GENI. pamor yang menyerupai binatang kala atau ketonggeng dengan ekor mencuat keatas. yaitu hitam keabu-abuan dibagian tengah dan hitam legam dibagian pinggir bilah. Pamornya rumit dan halus. berbilah tipis dan lebar. GUNAWISESA. sampai saat ini keris buatan Kyai Guna masih populer didaerah Madiun dan Ponorogo dan sekitarnya. empu terkenal di zaman Mataram. tinggal di Magetan. ukuran bilah lebih besar dari rata rata buatan Majapahit tapi lebih ramping. Warangkanya dari kayu Timoho dengan pendok emas rajawarna. banyak keris karya Ki Empu Guling memakai Ganja Wulung. janurnya berbentuk mirip lidi. buntut urangnya berbentuk nguceng mati dan tidak pakai tunggakan. pamor ini tergolong baik untuk menolak sesuatu yang tidak dikehendaki dan tergolong pemilih. Sogokannya dangkal tapi panjang. jalennya pendek tapi lambe gajahnya menonjol panjang. Pamor ini selalu terletak di sor-soran. Kalau membuat bagian Dha pada Ron Dha. Kalau membuat kembang kacang bentuknya melingkar sekali. GUNA. Kerisnya berukuran panjang dan besar dan pada umumnya berdapur lurus. GULU MELED.H2O. berdapur Carita dengan bagian ganja bertahtakan intan. Penampilan keris secara keseluruhan memberi kesan gagah. Karena dari bahan baja maka keris Kyai Guna terkenal amat kuat dan dapat melubangi kepingan logam. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 21 .

HULU PEKAKAK. Bangkinang. dengan ukiran bahan gading. warangka dari kayu Timoho. Brunei dan Sabah. KANGJENG KYAI. gading atau perak. terbuat dari kayu keras. nama salah satu jenis hulu keris berbentuk burung. Jambi. pendok blewahan terbuat dari emas. Keris ini didapat Sri Sultan Hamengku Buwono II dari “Kangjeng Gubermen” sewaktu Sultan ditawan di Penang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK H HARJAMULYA. Serawak. bentuk ini sudah jarang dipakai namun dulu banyak dibuat orang di Jambi. Riau dan Semenanjung Melayu serta Pathani (Thailand Selatan). KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 22 . salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Cengkrong. bahkan ada pula yang dari perak. Bentuknya menyerupai kepala raksasa dengan mata besar dan hidung panjang yang distilir. nama hulu keris terkenal disemenanjung Malaka. Dipulau Jawa bentuk ini dijumpai juga didaerah Surakarta dan disebut Rajamala. HULU BURUNG. gading atau gigi ikan duyung. terbuat dari bahan kayu yang keras. Riau.

alur yang terjadi kemudian diisi dengan cairan emas atau perak. tuah pelet ini baik. Teknik ini banyak digunakan untuk membuat pedang di Iran terutama dikota Isfahan dan Shiraz. terkenal dengan nama pasir Ilmenit. di Jawa disebut teknik Sinarasah.. MRANGGI. Surakarta. Pamor ini tergolong pamor rekan. ahli pembuat Warangka dari Surakarta. INDARTO. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 23 . jenis material besi terdiri dari trioksida besi-titanium. caranya dengan membuat guratan dipermukaan bilah.TiO2. INLAY. berwarna hitam metalik atau setengah metalik. KENDIT. pamor ini tidak memilih. sepintas lalu seperti lidah api yang menjulur. tetapi banyak yang bercabang. Rumus kimianya Fe2O. lagipula garis tepi pelet itu tidak rata lurus melainkan seperti sobek sobek. lagipula garis-garis tersebut menampilkan kesan seperti air yang mengalir. Garis-garis ini ada yang utuh dan ada yang putus-putus. keris keris buatan pulau Jawa diduga banyak menggunakan bahan mineral ini.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK I ILAT-ILATAN. nama pamor yang bentuk gambarannya menyerupai garis-garis membujur dari pangkal keujung bilah. ILINING WARIH. ada yang menyebutnya banyu mili atau toya mili. salah satu cara menghias tosan aji. Alamatnya . oleh karena itu dinamakan kendit ilat-ilatan. tuahnya memperluas pergaulan dengan lapisan masyarakat. Tipes. bedanya pamor ini tidak sehalus pamor Adeg. nama gambar pelet pada kayu Timoho. Sepintas pamor ini mirip pamor Adeg. ILMENIT. dalam pembuatannya teknik Inlay lebih mudah daripada pembuatan kinatah. banyak dijumpai dalam pasir besi. gambarnya mirip gambar pelet kendit biasa tetapi tidak menyambung dan agak bergelombang. pemiliknya mudah “mengikat” pengikut dan orang dibawah pengaruhnya sehingga banyak dicari mereka yang ingin menjadi pemimpin. jalan Nirbitan no 3.

berdapur Sengkelat Luk 13. nama salah satu dapur keris lurus ukuran bilah lebar. sogokan rangkap dan tipis. bagian janurnya dibuat tajam. keris yang bilahnya lebar. pakai tikel alis. lihat JAKA TUWA. Semula milik Adipati Purwadiningrat dari Magetan diberikan ke putrinya Kangjang Ratu Kedaton. sorsoran agak tebal. Tikel alisnya juga dalam. lurus. kemudian ditarik ke Kraton dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. lihat KALOLA JAKA PRATAMA. Keris ini merupakan duplikat (putran) dari KK Sengkelat yang dibuat dihalaman Kraton. bagian sirah cecak meruncing dibagian ujungnya. lambe gajahnya panjang. berdapur Pandawa Paniwen Panji Sekar. EMPU. EMPU yang hidup dijaman Majapahit. JALAK DINDING. KANGJENG KYAI. Permukaan keris ini tidak rata melainkan kropos bopeng. gandiknya polos. tinggal dikabupaten Jenu. Besi yang digunakan hitam legam berserat halus. pamornya rumit dan halus. warangka dari kayu Timoho Bosokan Kendit Putih. ricikan lain tidak ada. kadang pakai tinggil. memakai gusen. Dibanding sogokan keris lain maka sogokan keris ini tergolong sempit. Besinya mempunyai kesan ngelempung bagai tanah liat. bilah keris tidak terlalu menunduk dibanding dengan keris buatan Majapahit lainnya. Garis Ganjanya datar termasuk Ganja Wuwung. pejetan dan sogokan rangkap tapi pendek. JALAK. panjang sogokannya hanya separuh dari ukuran normal. warangkanya dari kayu Timoho dengan pendok emas bertahtakan Raja Werdi. bedanya terletak pada gusen. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 24 . JAKA SURA. ganja ini berukuran “agak gemuk” disbanding dengan ukuran bilah kerisnya. sehingga dikenal juga dengan nama EMPU Adipati Jenu. blumbangannya agak dalam. tadinya milik Penembahan Mangkurat. pendek dan lurus. atau JALAK DINGIN. JALAK BUDA. panjangnya sedang. Kalau membuat kembang kacang selalu berbentuk Nguku Bima. kadang disebut juga JAKA UPA. begitu pula sogokannya dalam dan panjang. Sepintas mirip sekali dengan keris Tilam Sari. Gandiknya polos. secara keseluruhan keris buatan Empu ini berpenampilan keras gagah walau ukuran bilahnya tergolong kecil. Keris buatannya mempunyai ciri. pejetan dan pakai tingil. JAKA TUWA. Majapahit. ukuran panjang bilahnya sedang. Ukuran bilahnya sedang. kemudian menjadi permaisuri Sri Sultan HAMENGKU BUWONO II sehingga kerisnya juga menjadi pusaka kraton. nama salah satu dapur keris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK J JAKA LOLA. pejetannya dangkal. KANGJENG KYAI. JAKA TUWA. gandiknya polos pejetannya dangkal. JAKA UPA. pendoknya blewahan terbuat dari suasa. memiliki sogokan rangkap. keris bilah lurus. keris pusaka kraton Yogyakarta. nama salah satu pusaka Kraton Yogyakarta. panjang bilahnya sedang.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JALAK MAKARA, seperti pamor JALAK hanya bagian bawah gandinya diukir timbul MAKARA.

JALAK NGORE, adalah salah satu dapur keris lurus, panjang bilah sedang, ada-adanya terlihat jelas dan tebal sampai keujung bilah, gandik polos, pakai pejetan, sraweyan dan greneng.

JALAK PITURUN, atau disebut juga JAKA PITURUN, keris lurus dengan panjang sedang dan gandik polos, memakai pejetan, tingil, ada-adanya jelas dan sogokannya rangkap. Bentuknya mirip Jalak Sangu Tumpeng, bedanya Jalak Piturun tidak pakai tikel alis dan ada-adanya tidak jelas.

JALAK NGUWUH, keris lurus dengan panjang sedang, gandik polos, memakai pejetan dan tingil. Adaada terlihat jelas dan tebal, sampai keujung bilah. Bentuknya mirip Tilam Sari, kadang dinamakan Jalak Nguwoh.

JALAK NYUCUP MADU, keris lurus, panjang normal, pejetan, gandik polos, greneng dan sogokan berukuran pendek didepan. Umumnya sogokan sempit dan dalam, memakai tikel alis. JALAK SANGU TUMPENG, salah satu dapur keris bilah lurus, ukurannya sedang, gandiknya polos memakai tikel alis, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan dan tingil. Ricikan lain tak ada. Tuahnya memudahkan mencari rejeki dan pamornya tidak pemilih. Biasanya dipunyai pedagang, pegawai Bank, pengusaha.

JALEN, bagian keris yang berbentuk tonjolan runcing, hanya satu buah, letaknya persis diketiak kembang kacang.

JALAK SUMELANG GANDRING, keris dapur lurus, bilah sedang, gandik polos, pejetan dan sogokan satu didepan. Sogokan belakang tidak ada, memakai tikel alai, kruwingan dan tingil. Bagian ada-adanya cukup jelas.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

25

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JALU MEMET, nama bagian keris yang berupa tonjolan runcing, kecil, pada bagian paling bawah dari gandik. Diatas bagian Jalu Memet ini hampir selalu ada Lambe Gajah. JAMANG MURUB, keris dapur lurus, panjang bilah sedang, bentuknya khas, karena gandiknya polos lebih miring disbanding gandik keris lain, memakai blumbangan, sogokan rangkap berukuran pendek, memakai lis-lisan dan gusen, ada-adanya cukup jelas. JANGKUNG MANGKUNEGORO, lihat Segoro Winotan. JANGKUNG, keris luk 3 ukurannya panjang, bilahnya sedang, kembang kacang berbentuk gula milir, sogokan rangkap dengan ri pandan.

JANGKUNG PACAR, Luk 3 panjang bilahnya sedang, kembang kacang, jenggot, lambe gajah dua, sogokan depan berukuran panjang, ada yang sampai tengah bilah dan ada yang sampai pucuk.

JAPAN, EMPU, terkenal dijaman Surakarta Hadiningrat, keris buatannya berciri ganjanya agak melengkung, gulu melednya agak gemuk, sirah cicak meruncing pada bagian ujungnya, wetengannya meramping, buntut urangnya melebar. Bilahnya berukuran sedang , besi tempaannya matang, pamornya menancap lumer pandes pada permukaan bilahnya, motif pamor sederhana, Wos Wutah, Pendaringan Kebak dan pamor sejenis. Bilahnya tidak begitu condong kedepan disbanding dengan keris buatan Surakarta lainnya. Kalau membuat kembang kacang mirip gelung wayang, sogokan agak dalam dan makin meruncing keujung, blumbangannya lebar, dalamnya cukup. Kalau tanpa kembang kacang, gandiknya miring, secara keseluruhan berpenampilan berani dan berwibawa. JARAN GUYANG, keris dengan Luk 7, gandiknya polos, pakai blumbangan, tingil atau tidak ada tingil melainkan greneng wuwung. JAKASUKADGA, EMPU, terkenal dijaman PAKU BUWONO IX di Surakarta, buatannya banyak dicintai penggemar keris karena apik dan rapi. Pamornya nginden, ukurannya sedang, tidak terlalu tebal, besinya matang tempaan dan berwarna kebiruan, biasanya berpamor wos wutah, Pendaringan Kebak, Bendo Segoro, Buntut pari dan sejenisnya. Bagian ganja mendatar, sirah cicak berukuran sedang, guru meled dan wetengannya juga sedang, buntut urang melebar diujungnya, kembang kacangnya dibuat menyerupai gelung wayang, lambe gajahnya manis, sogokannya dalam, makin keujung makin sempit, bagian Dha pada Ron Dha dibuat rapi dan jelas. Jika mempunyai luk maka luknya mempunyai lekukan yang dalam sehingga secara keseluruhan berpenampilan menarik hati, tampan dan anggun. JARUDEH, keris luk 9, ukuran sedang, kembang kacang dan lambe gajah satu, memakai jenggot dan sogokan. JARUMAN, keris luk 9, ukuran bilah sedang, sogokan rangkap dan memakai sraweyan, gandiknya polos.

JAWA DEMAM, hulu keris yang dikenal di Semenanjung Malaysia, Jambi, Riau, Brunei, Sabah, berbentuk manusia dengan ikat kapala. Sedang melipat tangan didepan, bentuk distilir dengan indah terkadang masih dihiasi dengan ukiran halus dan rumit. Umumnya dari kayu keras, gading atau perak.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

26

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JAROT ASEM, nama pamor keris atau tombak yang tergolong langka, gambarnya menyerupai serabut kasar saling menyilang tetapi tidak saling tindih, tergolong pamor sukar pembuatannya dan masuk pamor rekan. Tidak memilih dan juga bertuah pemiliknya lebih teguh hatinya dan besar tekadnya.

JENO HARUMBROJO, EMPU, Kalangan pakar dan penggemar mengakui bahwa EMPU yang ada di Jawa saat ini tinggal satu, yaitu EMPU Djeno Harumbrodjo yang tinggal di desa Gatak, Sleman Yogyakarta (15 km barat Yogya) dari silsilahnya EMPU ini memang keturunan ke 15 dari EMPU Supo pada jaman kerajaan majapahit (abad 13).

JENGGOT, atau JANGGUT, nama bagian keris yang bentuknya berupa tonjolan runcing yang terletak di “dahi” kembang kacang. Jumlah tonjolan ini pada umumnya tiga buah berderetan. JERUK NIPIS, lihat NIPIS, JERUK. JIMAT, KANGJENG KYAI, salah satu Tombak Pusaka Kraton Yogyakarta, berdapur KUDUP GAMBIR, dimiliki Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I sejak masih menjadi Pangeran Mangkubumi. JIRAK, EMPU, terkenal didaerah Tuban jaman akhir Majapahit sekitar abad 12, keris buatannya bertanda khusus, besinya keras, kering tapi padat. Pamornya lembut menggerombol rapat, kebanyakan Wos Wutah atau Ngulit Semangka. Bentuk bilah manis menyenangkan, bagian “pinggang” bilahnya menyempit ramping, panjang bilah sedang, tebal tipisnya cukup. Kalau pakai sogokan dibuat dangkal, gandiknya pendek ganjanya tergolong ganja wuwung, guru meled dan bagian ganjanya sempit, secara keseluruhan keris ini berpenampilan ayu, cantik dan anggun. JOHAN MANGANKALA, salah satu dapur keris luk 13, panjang normal, gandik polos, dua sogokan normal, sraweyan dan greneng lengkap. JWALANA, lihat Pamor Tiban.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

27

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

K
KACANG, EMPU KI, terkenal didaerah Madura pada jaman Majapahit mulai berdiri, tandanya bilah lebar, ukurannya agak lebih panjang dari keris lainnya, besinya keras berpori halus namuk karena mengelompok ada kesan kasar. Ganjanya menampilkan kesan miring, kedudukan keris pada ganja miring kedepan sehingga ada kesan menunduk sopan, bagian gandiknya miring, kalau memakai kembang kacang maka bagian itu relatip besar tetapi ramping, kesannya keris keras, kasar tapi tidak sombong. KAGOK, model warangka atau ukiran hulu keris yang tidak bergaya Yogyakarta atau Surakarta. Warangka gaya Surakarta mengikuti gaya pesisiran dengan sedikit pembaharuan pada bentuknya sedang warangka gaya Yogyakarta mengikuti gaya Tunggaksemi dengan sedikit pembaharuan pula. Warangka model kagok dibuat didaerah yang tidak fanatik model Surakarta atau Yogya misalkan Kedu, Banyumas, Bagelen, Jepara tetapi masing masing daerah juga punya cirri khas daerah masing masing. KALA CAKRA, Kitanah, hiasan berupa pahatan atau relief pada bilah keris atau tombak. Bentuknya berupa binatang Kala dan sebuah lingkaran Cakra. Penambahan ini dimaksudkan sebagai rajah, yakni gambar yang dianggap mempunyai tuah tertentu. Kinatah ini ada yang dilapis emas atau perak.

KALA LUNGA, keris Luk 23, ukuran panjang lebih panjang dari keris biasa memakai kembang kacang, jenggot, lambe gajah dua, jalen dan jalu memet. Memakai sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan dan greneng lengkap, termasuk keris langka, seandainya ada biasanya keris lama.

KALA NADAH, keris luk 5, memakai pejetan dan sraweyan, ada sogokan rangkap tetapi hanya pada satu sisi, sisi lain polos tanpa sogokan, ukuran panjang bilah sedang dan termasuk keris langka.

KALA TINANTANG, keris luk 21, ukuran lebih panjang, memakai kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap, ukuran normal, memakai sraweyan dan greneng lengkap, tergolong keris langka dan buatan lama. KALAWIJA, keris yang luknya lebih besar dari 13, menurut berita, semua keris yang dibuat lebih dari luk 13 diperuntukan khusus untuk mereka yang dinilai masyarakat mempunyai penampilan atau pribadi yang lain umpamanya cacat badan, ahli sastra, tari dan sebagainya. KANCINGAN, keris dengan Luk 17, ricikannya sederhana, hanya kembang kacang, lambe gajah satu dan tingil saja. KANDA BASUKI, keris lurus, ukuran bilah sedang, memakai kembang kacang, lambe gajah satu, tetapi memakai Jalu Memet dan greneng lengkap. KALIANJIR EMPU, hidup dijaman Panembahan Senopati, Mataram, tanda tanda kerisnya, Ganja model Sebit Ron Tal ukuran sedang, sirah cecak agak kecil, gulu melednya sempit, yang terbanyak memakai ganja wuwung, tidak memakai pamor. Bilahnya berukuran sedang, baik panjang, lebar maupun tebalnya, kalau membuat luk maka terlihat menyenangkan, kembang kacang seperti gelung wayang, sogokan serasi

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

28

pembuat keris yang hidup di Bangil. keris dan tombaknya biasanya berukuran kecil dan sederhana garapannya. Ada yang mengatakan tidak pakai greneng melainkan kembang kacang dan satu lambe gajah didepan dan belakang. maka sogokannya dalam. keris yang sudah dikamal maka permukaannya akan terkikis sehingga tidak tampak bekas gerinda. gunanya untuk menuakan keris. besi Karang Kijang adalah besi yang berurat. pamornya lembut tapi meriah. KEBO DENGEN. Bagian ganjanya manis bentuknya dan tergolong Sebit Ron . KANTAR. pamornya tidak tergolong meriah dan biasanya Pulo Tirto. KATUB. ukuran bilah sedang. sraweyan. garam dapur dan kadang air jeruk nipis (jeruk pecel). nama salah satu dapur keris lurus. KARNA TINANDING. salah satu dapur tombak luk 7. kedudukan bilah condong kedepan. bentuknya menyerupai duri pipih yang melengkung runcing. salah satu dapur keris Luk 13. KARNA TANDING. sirah cicaknya membulat seperti irisan buah melinjo. sisi bilah paling bawah berbentuk menyudut. ukuran bilah sedang. Penampilan keris secara keseluruhan menarik hati. menurut Ronggowarsito. KARANG KIJANG. keris luk 13. memikat namun anggun. warnya hitam kebiruan. sebuah kanyut tidak mungkin dimiliki oleh ganja yang buntut cecaknya berbentuk nguceng mati. atau MAHESA DENGEN. ukuran sedang. Kembang kacang. Kerisnya dinilai indah dan ampuh. jika membuat pejetan atau blumbangan agak sempit dan dalam ukurannya. penamaan atas salah satu jenis besi. lihat KARNA TINANDING.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dan berukuran dalam. KARACAN. Bagian sor-soran dibuat agak tebal. permukaan bilahnya ngadal meteng dengan ada-ada yang hampir tak terlihat karena tipis.bagian “pinggang” bilah agak ramping. Pertama keris dengan bilah simetris. KANDANGAN. lambe gajah satu. lambe gajah hanya satu dan ri pandan. KAMALAN. ramuan dari campuran bubuk belerang. Karacan termasuk dapur tombak yang langka. dibagian buntuk cecak yang berbentuk buntut urang. kikir atau asahan. jadi seakan akan buntut urang itu dilengkungkan keatas. tombak ini juga memakai bungkul tetapi kecil dan tipis. greneng didepan dan belakang. memakai sogokan rangkap. Madura bekas tempat tinggal EMPU Keleng. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 29 . uratnya seperti air laut. KARIMO. jalen dan lambe gajahnya biasanya kecil. ukuran bilah sedang memakai kembang kacang. Katanya baik untuk pegawai negeri untuk mengangkat derajatnya. jenis besi pembuat keris. berwarna hitam kehijauan. hijau seperti rumput layu. Jawa Timur. lambe gajah satu. BESI.Ukuran lebar tombak ini dibagian bawah agak jauh lebih lebar disbanding bagian tengahnya. tombak dan barang pusaka lainnya. terkenal didaerah Madura dan hidup dijaman awal Majapahit. keris ini memakai kembang kacang. EMPU. keris luk 5. desa dikawasan Sumenep. sogokan rangkap dan sraweyan. gandiknya panjang. KARA WELANG. Keris buatannya berkesan luwes menyenangkan tetapi wingit dan angker. KANYUT. KASA. Hidup dijaman Belanda. bentuknya ada dua macam. memakai kembang kacang. bagian keris letaknya diujung belakang ganja. kalau pakai sogokan.

Besi itu berkesan kering tapi montok. tidak halus dan lumer. atau Sekar Kacang. KELEM. Penempatan pamor pada bilah tidak menentu. tapi tidak ruwet. sewaktu beliau dinobatkan sebagai Sultan Yogyakarta pada tanggal 13 februari 1755. angker. biasanya keris lurus. dianggap mempunyai tuah yang baik bagi penggemar tosan aji untuk menetralkan pengaruh yang kurang baik dari keris lainnya. Ini terjadi karena bahan pamor bukan dari mutu yang baik. mempunyai sogokan rangkap dan tembus dari satu sisi ke sisi yang lain. Betok. Kembang Kacang ini selalu menempel pada bagian atas dari bagian gandik. KERIS PUSAKA KANGJENG KYAI AGENG KOPEK. Gandiknya tidak terlalu miring. Tetapi karena yang membuat seorang Empu maka factor keindahan tetap ada pada keris tersebut. kalau diraba terasa nyekrak. buntut urangnya ada yang papak dan ada yang ngunceng mati. Keris keris yang masuk jenis ini antara lain berdapur Jalak Budo. Berdapur Jalak Sangu Tumpeng dengan warangka kayu Cendana wangi. Pogok. Brunei. keris luk 5. tergolong ganja wuwung. pamor tidak diketahui tetapi pendoknya suasa bentuknya blewahan. antara lain beras wutah. bentuknya bagai tunas tumbuh. sirah cicak tidak lancip. Riau. pada umumnya jenisnya pamor mlumah. bulat dan kokoh agak panjang. atau MAHISA DENGDENG. mempunyai 2 buah gandik. KELENG. Semar Tinandu dan Semar Betak. Ricikan lain tidak ada dan tergolong langka. adalah nama bagian keris yang bentuknya mirip namanya. bilahnya simetris. keris yang dalam pembuatannya lebih mementingkan tuah dari pada keindahan garapannya. hidup jaman Pajajaran. bagian janurnya dibuat tajam sampai puyuhan. KERIS TAYUHAN. sogokannya dalam dan panjang. Nicolaas Hartingh. Walau secara umum bentuknya sama tetapi kembang kacang ada beberapa variasi bentuk yaitu Nguku Bima. Tikel alis agak pendek. jika dilihat pamor itu kurang jelas. Empu ini jarang membuat keris luk. salah satu dapur keris lurus. EMPU. KERIS TINDIH. KEBO DENGDENG. KEMBANG KACANG. jung isi dunya dan lain lain.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KELAP LINTAH. KKA KOPEK dulu tanda mata Susuhunan PAKU BUWONO III kepada Pangeran Mangkubumi melalui Gubernur dan Direktur Pesisir Utara Pulau Jawa. ganjanya agak panjang. atau Tlale Gajah. gandik ini polos didepan dan belakang. Di Semenanjung Malaysia. tanpa ricikan apa-apa. bentuk Dha pada Ron Dha tidak tegas. pemilihan besi atau keindahan pamor sehingga berkesan wingit. tanda kerisnya.. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 30 . Gula Milir dan Nyunti selain itu walau bentuk dasarnya sama tetapi ada beda antara daerah satu dan lainnya. ukurannya sedang. Pamornya lembut. Empu Keleng menggunakan besi yang madas dan mentah. Sabah disebut Belalai Gajah. Ganjanya iras dan bentuknya kelap lintah. Kalau memakai kembang kacang. penamaan jenis pamor melalui kesan penglihatan dan rabaan. keris Pusaka Kraton Yogyakarta yang dianggap PUSAKA UTAMA. bagian bawah cenderung merupakan garis lurus.

cara memakai keris di Jawa Tengah. Agar tidak berbau tengik biasanya dicampur minyak cendana. kembang kacang dengan lambe gajah satu. tetapi tebalnya lebih disbanding keris buatan Mataram lainnya. KIDANG MILAR. Demikian pula orang biasa dilarang menggunakan cara ini. halus dan padat serta rapi penempatannya. Blumbangannya dangkal dan menyempit kearah ujung. pakai greneng. hulu keris dan warangkanya tetap menghadap kearah kiri. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 31 . kedudukan keris condong ke arah tangan kiri. KENANGA GINUBAH. besi yang digunakan 2 rupa. Tetapi sebagian ahli mengatakan bahwa terdapat beberapa empu dengan nama Supo Anom yang merupakan turunan Empu tersebut. KENDIT ILAT-ILATAN. KENDIT PELET. sirah cecaknya montok dan meruncing ujungnya. keris luk 9. Janurnya menyerupai batang lidi. tanda tanda utama memberi penampilan anggun. Sampai sekarang keris nya selalu dicari dan harganya mahal. sraweyan dan greneng. gambar pada warangka kayu Timoho berupa garis hitam atau coklat melingkar sempurna mendatar ditengah warangka keris atau tombak. Gambaran kendit ini tidak hanya pada kayu Timoho saja tetapi juga pada kayu Elo Wana serta beberapa kayu lainnya. diantara lipatan kedua dan ketiga. ricikan lain tidak ada. ukuran panjang bilah sedang. terkenal di akhir Kerajaan Majapahit sampai ke jaman pemerintahan Sultan Agung di Mataram. bagian tengah yang bercampur pamor warna besinya hitam keabu-abuan atau hitam keunguan tetapi dibagian pinggir hitam legam. dalam keadaan aman dilarang. dipunggung. wrangka kayu Timoho denganpendok Suasa dihias batu permata. pamor yang tergolong pemilih. pedang dan lainnya. jalennya kecil dan lambe gajahnya pendek. Bilah buatannya selalu berbentuk nggigir lembu. Mewah dan berwibawa. KKA JAKA PITURUN selalu dipakai Pangeran Mangkubumi semasa berperang melawan Belanda. tetapi berkesan kokoh. atau KEWALAN. dianggap keris jabatan Raja Yogyakarta. lihat GANA KIKIK. MINYAK. dan bila diamati dari sisi atas akan berkesan ramping.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS PUSAKA KANGJENG KYAI AGENG JAKA PITURUN. berdapur Jalak Dinding. bentuknya sederhana sekali. Ada pula yang pakai ri pandan. kenanga atau melati. ukuran bilah panjang. Pamornya rumit. Pellet kendit ada beberapa antara lain Kendit Putih. Bagian kembang kacang dibuat seperti gelung wayang. keris. KIKIK. lebarnya juga sedang. gulu melednya besar dan kokoh. lihat KENDIT SIMBAR. KI NOM. kebanyakan merupakan ganja wilut dan kelap lintah. banyak diantaranya diberi kinatah baik yang jenis Anggrek Kamoragan atau kenis yang lain. Ganja buatan Ki Nom. bisa membuat pemiliknya mempunyai kepribadian menarik dan menonjol dilingkungannya. Ukuran panjangnya sedang. keris diselipkan disela sabuk lonthong. EMPU. keris luk 9. Kendit Simbar dan Kendit Rante. oleh karena itu dinamakan Ki NOM oleh Sultan Agung karena kekagumannya terhadap Ki Nom. bentuk menyerupai untaian bunga kenanga. dari buah kelapa digunakan untuk mengolesi tombak. KIDANG SOKA. biasanya hanya ada pada keris tangguh Madura. KLENTIK. KEWAL. Cara ini hanya boleh dipakai para prajurit dalam situasi darurat. Keris keris dan tombak Ki Supo Anom memang indah sekali. beberapa ahli keris memperkirakan bahwa usia Ki Nom memang panjang sekali.

KERIS PICHIT. sering dicari polisi atau jaksa untuk “mengikat” terdakwa agar tidak lari. keris jenis ini biasanya dipesan untuk diberikan sebagai kenang-kenangan atau tanda mata. KANGJENG KYAI. ada yang menyebutkan EMPU KODOK nama lain dari EMPU SUPO ANOM. KLEREK. KENDIT SIMBAR. Ciri-cirinya. memakai gandik polos. sraweyan. penamaan terhadap keris yang sederhana. prajurit Pangeran Mangkubumi. kecil dan hulunya menyatu dengan bilahnya. sirah cecak meruncing pada ujungnya gulu melednya berukuran sedang. besinya halus nglugut (berbulu bisa-miang). KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 32 . gambaran pada kayu Timoho berupa garis putih melingkar pada warna dasar kayu yang coklat kehitaman. PELET. KERIS AGEMAN. kesan keseluruhan galak tapi menyenangkan (sumingit). gambaran pada kayu Timoho berupa garis hitam atau coklat tua yang terputus-putus tetapi saling rapat satu sama lainnya. nama salah satu keris luk 9. ri pandan serta greneng. Sabah. tapi buku yang lain tidak menyebut demikian apalagi ada perbedaan diantara karya keduanya. berdapur Bandotan Luk 9. terkenal dijaman Mataram dan hidup di Madiun. atau Kalika Benda. pejetannya dibuat dalam. gambar di warangka timoho berupa garis hitam atau coklat tua tetapi garis itu tidak rata melainkan robek-robek seperti nyala lidah api sehingga disebut juga Kendit Ilat-ilatan. istilah yang dipakai di Semenanjung Malaysia. Brunei. semula milik Prawirarana. Ada yang menyebut keris Kala Bendu. keris yang dalam pembuatannya lebih mementingkan keindahannya daripada tuahnya. Di Jawa dinamakan keris Pejetan. alur garis pamor agak kaku dan tidak begitu halus.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KENDIT PUTIH. Dalam kerisologi. pakai pijetan. KERIS MAJAPAHIT. tuahnya dipercaya disegani orang. hulu yang terbuat dari logam ini biasanya berupa gambaran manusia yang distilir. keris Pejetan termasuk dalam golongan keris Tayuhan yang lebih mementingkan kekuatan gaibnya dibandingkan penampilan luar. Kedudukan bilahnya begitu condong kedepan memberi kesan membungkuk. Keris sajen dibuat khusus untuk keperluan sesaji tetapi ada yang menyebutnya keris Majapahit padahal keris Majapahit sebenarnya bentuknya indah dan mutunya tinggi. EMPU. Keris saja kebanyakan berpamor sanak. Prajurit ini berhasil membunuh Mayor Clereq sehingga tombaknya dinamakan Klerek dan diminta Pangeran Mangkubumi sebagai pusaka Kraton. Kalau membuat kembang kacang. KENDIT RANTE. lihat KERIS SAJEN. janurnya dibuat tajam. KLIKABENDA. Riau untuk keris yang permukaan bilahnya terdapat lekukan lekukan yang menyerupai bekas pijitan. Bilahnya tidak begitu lebar sehingga memberi kesan ramping. tidak sesederhana keris sajen. ditengah sawah atau sungai dan banyak yang sudah tidak utuh karena karat namun karena itulah sering dibayangkan keris tersebut bertuah dan ampuh. bagian ini seolah membengkak bagian pangkalnya. pamornya rumit. KERIS SAJEN. nama tombak pusaka Kraton Yogyakarta. KODOK. Banyak keris sajen ditemui di lading. ganjanya mendatar. jalennya pendek. sogokan berukuran panjang.

sopan. KUL BUNTET. gandiknya agak tegak. KUWUNG. janurnya dibuat tajam sampai ke pujuhan. Tandanya bagian bawah ganjanya cenderung lurus. senjata mirip kujang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KORO WELANG. kembang kacangnya seperti tunas tumbuh. Empu ini menggunakan besi padat. baja dan bahan pamor. panjang dan membulat bagian depan. senjata khas Parahiyangan. keris yang memakai pamor ini biasanya keris Tayuhan. KUDI. Termasuk pamor miring dan sukar dibuat serta pemilih. warangkanya agak aneh sehingga memasukan kudi dari samping bilah bukan dari atas. KUMAMBANG. karyanya kebanyakan berdapur lurus. istilah yang digunakan untuk menilai keadaan “tertanamnya” pamor pada besi bilah keris. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 33 . sogokannya panjang dan dalam. Merupakan pamor titpan yang bisa dibuat kemudian. Bila hanya menempel saja dan tidak tertanam kuat maka disebut pamor kumambang (mengambang). biasanya terletak dibagian sor-soran. panjangnya sekitar 20 sampai 25 cm dan beratnya sekitar 300 gram. mulai dibuat sekitar abad 8 atau 9. Hidup dijaman Pajajaran sekitar abad 11. menambah kewibawaan pemiliknya. sebenarnya khusus dipakai petani. menyuburkan tanah dan lainnya. Ada yang berpamor dan kinatah emas. banyak terdapat di Jawa dan Madura. kedudukan bilah pada ganjanya agak miring. memberi kesan kokoh. nama bentuk pamor yang menyerupai bentuk obat nyamuk melingkar. Banyak yang percaya kujang bisa mengusir hama tanaman. bentuk huruf Dha pada Ron Dha tidak jelas. terbuat dari besi. tergolong pamor pemilih dan tergolong pamor miring. pamor yang menyerupai kulit ular belang. EMPU. Kerisnya agak lebih besar dan panjang. sehingga keris buatannya mempunyai kesan menunduk. kalau kujang adalah senjata genggam maka Kudi termasuk tombak tangkai pendek sepanjang sekitar 65 – 80 cm. KUJANG.

nama salah satu dapur keris. KAYU. yang berupa pedang panjangnya sekitar 85 – 95 cm ujungnya runcing. Gandiknya miring dan tikel alisnya pendek. bagian blumbangan atau pejetan biasanya dangkal dan penuh dengan pamor. dan tidak terlalu menonjol keluar. buntuk urang melebar pada ujungnya. KANGJENG KYAI. bilahnya sedang dan lurus. tempaannya padat dan matang. Bagian yang lurus majal sedang yang cekung makin keujung makin tajam. kayu ini dengan olahan yang baik tidak mudah patah dan ringan serta tetap lurus. kembang kacang terbalik. LALER MENGENG. warangkanya dari kayu cendana. pendoknya suasa blewahan. biasanya keris dibersihkan dulu. keris pusaka Kraton Yogyakarta. Dapur ini tergolong langka dan hanya pada keris keris tua. ricikannya kembang kacang (biasanya kecil). pamor rumit dan padat. ukuran panjangnya normal. LAR NGATAP. sejajar dengan isi punggung terdapat kruwingan. Karena titik beratnya mengarah keujung. bentuknya agak aneh. EMPU. walau tergolong pedang suduk tetapi sering menjadi pedang sabet. kayu yang biasa digunakan sebagai tangkai tombak (landeyan). keris ini tergolong langka. bagian dibagian ujung lebih lebar disbanding pangkalnya. selain nama dapur keris juga nama dapur pedang. pada bagian gandik sor-soran terdapat gambar timbul berupa gajah utuh. tikel alis dan tingil. LAMENG. panjangnya lebih dari 1 meter. tiga perempat punggung bilahnya lurus selebihnya sampai keujung melengkung seperti garis cembung. dibuang. oleh karena itu hanya prajurit kraton yang berbadan tegap yang menggunakannya. terkenal pada jaman Mataram. selebihnya lengkung yang cekung. seluruh sisi yang tajam lurus datar. bilah berukuran sedang dan besi berwarna hitam keabu-abuan. berdapur Sangkelat luk 13. gandiknya polos. Kalau membuat kembang kacang mirip gelung wayang. lambe gajah kecil runcing. pejetan. sogokannya berukuran pendek. gulu meled dan sirah cicaknya besar. LENGIS. atau LAR NGANTAP adalah salah satu dapur keris bilah lurus. penampilan memberi kesan lembut dan tampan. LARUNG. biasanya untuk yang bertuah buruk. alurnya agak lebar. memakai pejetan. dibungkus kain putih dengan bunga dan sedikit kemenyan setelah itu dilarung ditengah kali yang dalam atau laut. Sejajar dengan sisi lurus punggung terdapat kruwingan. sogokannya rangkap memanjang hingga pucuk bilah. LIMAN LUK TIGA. bentuknya hampir sama dengan keris Naga Siluman luk 3. maka penggunaannya tidak gampang. Seluruh isi punggung pedang majal. kalau salah menggunakan tangan bisa terkilir. ukuran panjang bilahnya sedang pipih. Sementara yang keris tergolong keris lurus. Banyak yang digarap apik dan dihias dengan pamor yang indah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK L LAKEN MANIK. salah satu dapur pedang yang tergolong pedang sabet. Titik berat tidak begitu mengarah keujung sehingga enak digunakan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 34 . Dua pertiga bagian punggung merupakan garis lurus. LAR BANGO. Milik Pangeran Hadiwinata yang diberikan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. LEGI. sisi tajam didepan yang dibawah membentuk garis cekung kemudian berubah cembung sepintas seperti huruf S. karyanya ditandai dengan ganja melengkung. salah satu dapur keris luk 3. gandiknya panjang.

warnanya kuning. kain. jika tanpa kembang kacang. kurang halus dan tidak nyekrak. Pamornya banyak. LINDRI. bilahnya berukuran agak panjang dibandingkan buatan Mataram pada umumnya. Warangka dari kayu Timoho dan pendoknya emas murni bertahtakan rajawarna. dan sedang dibagian atas gandik. Perancis. kembang kacang memberi kesan manis tapi kokoh. menyembul keluar halus tapi jelas. jumlah terbanyak biasanya 13 tetapi ada yang lebih dari itu sampai 29 dinamakan KALAWIJA. KANGJENG KYAI. Blumbangannya dibuat dalam. bagai irisan buah melinjo. salah satu motif hiasan kinatah dan sinarasah. pamor yang tertanam kuat dibilah. KINATAH. lambe gajahnya pendek. Jerman. potongan melintang tombak biasanya berbentuk segitiga dan tombak ini berukuran panjang. ada yang mengatakan beliau berasal dari Madura. khusus dibagian metuk pada sebilah tombak. seluruh permukaan bilah tertutup kinatah Lung-lungan bentuknya nggigir sapi dengan ada-ada tipis disepanjang bilah. dapur Pasopati. pahatan relief biasanya dilapisi emas. bagian yang menyerupai Dha pada RON DHA kurang jelas. Tergolong pamor pemilih cocok untuk pedagang permata. ricikan lain hanyalah greneng dan ada-ada. biasanya dari eropa. lambe gajahnya panjang menonjol. EMPU. sederhana. guru melegnya panjang dan sirah cecaknya membulat. gandiknya panjang dan tidak begitu miring. penampilannya gagah. Tandanya buntut urangnya selalu nguceng mati. LUK. LINTANG MAS. LIMARAN. LUNG KAMAROGAN. besinya berkesan padas mentah. Bentuk hiasan mirip dengan motif batik. jika memakai luk tergolong rengkol. LUNG GANDU. ganjanya tergolong ganja wuwung. bilahnya lebar dibagian tengah. pamor yang bentuknya berupa bulatan berlapis seperti pamor Udan Mas. jalennya berukuran besar. Ada juga keris Jawa menggunakan besi in kemungkinan menggunakan sisa dari kereta kerajaan yang berasal dari Eropa.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK mulai kepala. nama salah satu dapur keris / tombak. sirah cecak lonjong dan meruncing pada ujungnya. Dibuat pada Pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono II dan diberikan ke putrinya Kangjeng Ratu Maduretno dan kembali ke Kraton di jaman Sri Sultan Hamengku Buwono V LINGIRAN. jumlahnya selalu GANJIL tidak pernah genap. sedang jumlah terkecil adalah 3 walau ada yang menyebutkan bahwa keris luk 1 itu ada. Apabila ada sogokan biasanya dalam dan panjang. bagian kelok keris. kasar dan tegas. badan. yakni tidak perih kalau diraba. jika tombak ber luk 9. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. hiasan berupa relief (gambar timbul) di sebilah keris atau tombak. EMPU. kelabu gelap atau coklat tua. limaran merupakan deretan pola segitiga melingkar penuh (tepung gelang – bhs Jawa) pada metuk. tetapi lapisan bulatannya lebih banyak sehingga garis tengah bulatan mencapai 1 cm atau lebih. sisi ujung bawah tombak berbentuk menyudut. gulu melednya panjang sehingga terkesan kurus. Pada umumnya dilapisi dengan kinatah emas. janurnya dibuat tajam sampai ke puyuhan. Ukuran gandik dan bentuknya sedang sedang saja. Karena susah dibuatnya kini dapur ini langka dan jarang ditemui. sogokannya pendek. LIMONIT. terkenal pada jaman Pajajaran. terkenal pada jaman Kerajaan Kartasura. garis batas sepanjang tepi bilah keris sejak dari atas kembang kacang keujung bilah terus kebawah lagi sampai mendekati greneng. LIS LISAN. LONING. Kalau membuat kembang kacang bentuknya Nguku Bimo. dulu yang berhak memakainya adalah abdi dalem berpangkat KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 35 . LUMER PANDES. dengan posisi saling menyilang. salah satu dapur tombak lurus. kaki sampai ekor. LUJUGUNA. tanda kerisnya adalah : ganjanya berbentuk garis datar. salah satu mineral besi terikat air.

PAMOR. LUWU. Sulawesi Selatan. biji besi berasal dari pegunungan Torongku dan Ussu diwilayah Luwu. Walau bukan batu meteor tetapi bersipat seperti batu meteor sehingga bisa sebagai bahan pamor. ada yang setengahnya dan ada pula yang sampai ujung bilah. hiasan ini ada yang sepertiga keris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Wedana Kliwon. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 36 .

Sogokannya berukuran dalam. ukuran bilah sedang. tetapi kaku. Semula milik Adipati Danurejo yang bergelar KPH Kusumoyudo. penamaan jenis besi bahan keris atau tosan aji lainnya yang pada permukaan eolah bertaburan kristal kecil yang mengkilap. KANGJENG KYAI. gandiknya miring. MAHESA SOKA. lihat Kebo Lajer. tikel alis dan greneng. EMPU KI. memakai kembang kacang. MAHESA LANANG. Ganja ini tergolong ganja wuwung. Kemudian diserahkan ke Kraton pada masa pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. ada yang mengatakan dapur Paniwen ada yang mengatakan Sengkelat. greneng lengkap. dihias kinarasah emas permata hingga pucuk. MAHESA DENDENG. pamor keris umumnya lembut dan mubyar. warangka dari kayu Timoho. berwibawa dan tegas. lihat Kebo Teki. MAHESA NABRANG. pusaka Kraton Yogyakarta. Keris dengan besi ini biasanya keris lama karena pengolahan bahan pasir besi menjadi besi tidak sempurna MALIK. buatan Penembahan Mangkurat dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dan merupakan putran dari keris milik Tumenggung Sastranegara. besinya halus keras tapi berpori. yang Pasir Malela maka kerlipnya membiaskan warna putih keperakan sedang Malale Kendaga berwarna kuning emas. MAHESA GENDARI. lihat Kebo Lajer. kalau memakai kembang kacang maka kembang kacangnya besar dan ramping. KANGJENG KYAI. Jalennya juga berukuran besar. lihat Kebo Dendeng. bupati Mancanegara. ukuran bilah sedang. dapur Luk 3. dapur tidak diketahui pasti. Warangka dari kayu Trembalo dengan pendok dari emas Rajawarna. Tanda tanda keirnya. bagian bawahnya rata. MAHESA LAJER. Mulai dari atas gandik sampai kebagian buntut cecak. bilah berbadan lebar. lambe gajahnya dua. dapur keris luk 15. terkenal di daerah Madura pada awal kerajaan Majapahit. Pendoknya dari suasa. lis-lisannya melingkar seluruh bilah. MAHESA TEKI. Sebagian pecinta keris membedakan Malela menjadi Pasir Malela dan Malela Kendaga. jika bilah itu dicuci dalam keadaan putih bersih seakan mengeluarkan bau rempah. jenggot. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 37 . berdapur kebo Lajer. dapur Luk 3. Pusaka kraton Yogyakarta. warna besi hitam kehijauan. MALELA KENDAGA. Keristal keristal yang berkerlip akan tampak terang jika bilah keris itu akan tampak terang bila bilah keris itu dalam keadaan putih bersih. Keris kerisnya berpenampilan keras. gandiknya polos. MAESALENGI.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK M MACAN. menurut para ahli tuah besi ini buruk sehingga pemiliknya sukar mencari rejeki. memakai pejetan dan tikel alis. Sogokannya rangkap sampai ketengah bialah atau kepucuk. MAHESA NEMPUH. Ganjanya berukuran normal. gadik polos. keris itu agak tipis dibandingkan buatan Tuban. jika dijentik dengungnya sember. nama jenis besi bahan pembuatan tosan aji. permukaannya kasar dan warnanya hitam keabuabuan.

warangka Timoho dengan pendok emas. Sebelum diwarangi. setelah dihancurkan menjadi bubuk. MANGKURAT (2). dibilas. berdapur lameng. permukaan bilah seluruhnya berbentuk nggigir sapi. nama salah satu dapur lurus yang ukuran bilahnya sedang. pedang pusaka milik Kraton Yogyakarta. banyak dijumpai di keris buatan Madura. pakai greneng. MANGKURAT (1). KANGJENG KYAI. gusen dan ri pandan. Pamor ini merupakan kumpulan dari bulatan lonjong kecil yang mirip dengan bulatan pamor Wiji Timun yang letaknya berserakan saling menyudut. tepi bilah tombak bagian bawah membentuk sudut dengan tepi menghadap kebawah. salah satu dapur luk 3 dengan panjang bilahnya sedang. merupakan nama pamor keris. panjang bilahnya sedang. Pamor Manggar tersusun dari pangkal sampai ujung bilah. tikel alis. ini membersihkan bilah dari sisa minyak. Cara mewarangi ditiap daerah berbeda walau tujuannya sama. MENGKON. tuahnya menambah wibawa pemiliknya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 38 . Tergolong pamor rekan. disebut mutih. berdapur jangkung mayat. karena dicurigai akan berkhianat maka Mangkubumi memerintahkan orang menghukum mati Mangun Oneng dengan Pedang dan kemudian menjadikan pedang tersebut pusaka kraton. Pamor ini pamor rekan dan pemilih. Proses ini diulang sampai bilah berwarna putih dan tidak ada lagi minyak atau kotoran lain menempel di bilah. maka bilah dicuci dengan air jeruk nipis dicampur buah klerak atau bisa juga dengan sabun colek. MANGLAR MUNGA. UKIRAN. Ricikan lainnya adalah ri pandan susun. Tujuannya untuk menampilkan gambaran pamor sekaligus menambah keawetan keris tersebut. MANGGAR. keris pusaka kraton Yogyakarta. garis tengah bulatan mencapai 1.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MANCUNGAN. Jika proses ini berjalan baik maka pamor akan tampak maksimal dan indah. Bagian yang lancip justru menghadap ke pangkal. atau mewarangi adalah pekerjaan membersihkan dan memberi warangan pada bilah keris atau tosan aji lainnya. MARANGI. MANGUN ONENG. KANGJENG KYAI. diatas bagian mentuk terdapat bungkul dan diatas bungkul terdapat adaada sepanjang bilah. MANDRABAHNING. ukiran gaya Yogyakarta. sogokan rangkap ukuran normal. berpenampilan sedang. memakai kembang kacang. bagian gandiknya polos. seringkali rendaman ini memakan waktu 1 minggu atau lebih. Setelah direndam. merupakan putran dari keris KK TOYATINABAN. juga cocok untuk orang yang lemah lembut atau kasar. dibawa selalu oleh abdi dalem wanita yang senantiasa berada dibelakang raja dalam setiap upacara besar di kraton. Warangan yang baik adalah berupa kristal warangan alam yang berwarna jingga kemerahan. memakai pijetan. MANIKEM. Ada pula yang badannya “menghilang” ditengah bilah. Sisa warangan lama dan karat dibersihkan dengan cara merendam dalam air kelapa basi (setelah disimpan sekitar 2 minggu). pakai tikel alis. Bulatan satu dengan lainnya dihubungkan dengan garis garis pamor. salah satu dapur keris Luk 3.5 – 2 cm dan tiap bulatan terdiri lebih dari 8 lapis. gandiknya diukir dengan gajah bersayap berbadan naga dan badan ini meliuk ditengah bilah sampai keatas. bentuk pamor yang serupa dengan Ujung Gunung hanya letaknya terbalik. warangan atau karat. digosok dengan sikat gigi secara perlahan agar tidak merusak pamor. berjajar berderetan dari pangkal sampai ujung bilah. pamor yang gambarnya merupakan bulatan bulatan berlapis. pejetannya dangkal. saat itu banyak bupati kraton Surakarta ingin bergabung antara lain Mangun Oneng dari Pati. tuahnya mudah mencari rejeki dan menonjol dipergaulan. nama salah satu dapur tombak luk 9. tidak memilih dan tergolong langka. dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. tombak atau pedang yang bentuknya menyerupai bunga kelapa dalam untaian. jenggot. keris harus lebih dahulu dibersihkan sampai putih. Disukai pedagang dan pengusaha karena tuahnya gampang mencari rejeki. lambe gajah satu. MANGKURAT. sesuai untuk orang baik tinggi atau pendek. Kisahnya saat Pangeran Mangkubumi menjadi Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. bisa juga dengan memakai buah mengkudu masak sekitar 15 buah. tergantung dengan tebal karat atau banyak kotoran.

pada permukaannya seolah tersebar kristal kecil yang membiaskan warna kebiruan. tahap awal pembuatan tombak. greneng lengkap. lambe gajah satu. lagi pula bentuk ini kebanyakan hanya disukai oleh pecinta keris di daerah Surakarta. MBUGISAN. tergolong pamor rekan dan bertuah dikasihi rekan sekelilingnya tetapi teramasuk pamor pemilih. MEGANTARA. salah satu dari 4 macam bentuk ujung bilah keris atau tombak. nama pamor yang tergolong langka. ganjanya agak membungkuk dan bagian gandiknya polos. Konon baik untuk pegawai agar disayang atasan. Ricikan kembang kacang. nama jenis bahan besi untuk membuat keris. jika sudah selesai maka besi ini menjadi besi wasuhan yang bersifat ulet. liat dan mudah dibentuk. Memakai gusen. Memakai sogokan didepan. Pamor apapun yang ada degradasi warna antara besi dan pamor tidak jelas disebut mbugisan. bisa menambah waibawa. MAYAT MIRING. menyerupai bentuk ekor kutu rambut. gandik polos. MAYANG MEKAR. Keris buatan Surakarta banyak yang ujungnya berbentuk mbuntut tuma. MEKANGKANG. keris dan lainnya. penamaan pamor berdasarkan kesan penglihatan terhadap pamor tersebut. sogokan belakang dan pejetan. Mirip ganja sebit ron tal. lihat buntut urang. ada dua macam yaitu Mekangkang Lanang dan Wadon. Kadang disebut dapur Merak. jarak antara luk pada bagian dekat dengan ujung bilah lebih rapat satu sama lain disbanding dengan bawahannya. adalah salah satu dapur keris lurus berukuran sedang. ini terjadi saat dibuat suhu terlalu tinggi sehingga bahan pamor luluh kedalam bahan besinya. Sering karena mendapatkan warangan susah. sebutan model ganja keris yang bentuknya melengkung. Gandik polos dengan pejetan. bedanya pada Mbatok Mengkureb garis dibawah sirah cicak den gulu meled juga cekung. sogokan rangkap. MARA SEBA. Bila posisi bilah tidak membungkuk biasa disebut dapur MAYAT saja.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dicampur dengan air perasan jeruk nipis. ukuran normal tetapi bagian janurnya tebal sehingga jarak sogokan depan dan belakang terkesan jauh. tanpa tikel alis. MBUNTUT TUMA. warnanya hitam keunguan dan jika diamati teliti seakan mempunyai semacam urat urat halus tetapi kalau diraba permukaannya halus lumer dan kalu dijentik berbunyi dengung yang panjang. Memakai greneng. Untuk Mekangkang Wadon warnanya ungu tua kebiruan. jika dijentik berbunyi dengung pendek. Bagian besi ditempa berulang kali sehingga kotoran dan kandungan karbon keluar sebagai percikan bunga api. MBATOK MENGKUREB. tuah dari Mekangkang Lanang baik untuk prajurit. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 39 . model luknya menyerupai dapur Murma Malela. jalen dan greneng. nama salah satu dapur keris Luk 7. maka orang menggunakan arsenikum. MBUNTUT URANG. dapur keris lurus berukuran sedang. MASUH. dilihat dari samping seperti garis cekung. MARAK. salah satu dapur keris lurus ukuran sedang. tetapi hasilnya kurang baik.

Seringkali ditambah permata. harganya bisa bervariasi dan menentukan status social pemakainya. Bukan pamor pemilih. besinya umumnya hitam dengan tempaan matang namun ada kesan glugut seperti berbulu halus. EMPU. termasuk pamor rekan. MIJI TIMUN keras diujungnya. MELATI RINENTENG. Sering dihias dengan ukiran berbagai motif seperti limaran. Jika memakai sogokan biasanya dangkal dan agak pendek. disukai pengusaha dan pedagang. MESEM. lambe gajah satu. penampang bulatan terluar sekitar 1 cm. empu yang hidup didaerah Blambangan pada jaman Majapahit. intan berlian atau batu mulia lainnya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MELATI RINONCE. MINETTE. Dipercaya baik untuk mencari rejaki. MENDAK. pamor berbentuk kumpulan bulatan menyebar berurutan dari ujung bilah sampai pangkal. METUK. lambe gajah satu. emas atau suasa/kuningan. dapur keris lurus berukuran sedang. sraweyan dan greneng lengkap. Terbuat dari logam perak. pamor yang bentuknya mirip untaian bunga melati yang diuntai dengan benang mulai ujung pangkal sampai ujung bilah. bentuknya seperti cincin melingkar pada pangkal pesi sebilah keris. MENDARANG. Memakai kembang kacang. keris lurus dengan panjang bilah sedang. sebutan lain melati rinonce. perlengkapan hiasan pada sebilah keris. sogokan rangkap. Kalau memakai luk biasanya dalam dan rengkol memberi kesan padat. merupakan bagian tombak yang bentuknya seperti cincin. atau Mundarang. MENDUNG. Letaknya tepat dibawah sor-soran. lihat Wiji Timun. tergolong pamor rekan dan tidak memilih. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 40 . Tanda keris buatannya. teratai. jenis mineral besi berwarna coklat terdiri dari trioksida besi terikat air dengan rumus kimia Fe2O3H2O. bentuknya sedang. Kegunaannya untuk menahan bilah tombak apabila ada benturan masuk kedalam tangkainya. maka bilah tombak tidak. biasanya ada 6 atau 8 lapis bulatan. MELATI SINEBAR. Pamornya umumnya merata penuh tetapi tidak mubyar. Memakai kembang kacang. kesannya ramping dan manis namun keras berwibawa.

PAMOR. nama empu yang kurang terkenal dari Blambangan dijaman Majapahit. Ia harus bisa memahami watak pemesannya agar bentuk warangkanya sesuai dengan sifat orang tersebut. secara keseluruhan kerisnya memberi kesan tangkas. Tersebar dari pangkal sampai ujung bilah. Keris ini didapat sebagai hadiah untuk Sri Sultan Hamengku Buwono II ketika ditawan di Pulau Penang. Tuahnya menangkal segala sesuatu yang tidak diingini. MUNGGUL. campuran beberapa jenis minyak digunakan untuk pewangi dan pengawet tosan aji. didekat alat kelaminnya. terpercaya dan manis dipandang. tombak atau sarung pedang. Kerisnya berbilah kecil agak tebal tetapi ramping.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MINYAK KERIS. sepintas lalu seperti pamor Adeg. sebagai pencampur umumnya minyak klentik atau sekarang banyak dipakai minyak Singer. sering selain pada keris Jawa . MURMA MALELA. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. bentuk pamor menyerupai garis yang membujur dari pangkal keujung bilah. menonjol dari permukaan bilah sebesar biji kacang hijau atau lebih besar sedikit. Banyak membuat pamor miring. MULYAKUSUMA. pamor ini pemilih. MRAMBUT. dapur Pendawa Cinarita. Pendoknya jenis blewahan serta dari suasa. KANGJENG KYAI. Minyak yang kurang baik akan menyebabkan bau tengik. Garis ini bukan garis yang utuh melainkan terputus-putus. tidak pemilih dan tuahnya untuk pergaulan. Besinya seringkali berwarna hitam kelam pada tempaannya. Selain itu mengetahui sifat kayu dan jenisnya agar menghasilkan bentuk warangka yang artistic. Salah satu keris dapur luk 7 dengan luk makin kearah pucuk makin rapat. Dianggap pamor yang baik dan sukar dicari. bentuknya seperti bisul. sejenis Musang. Sudah jarang dipakai karena populasi Rase yang tinggal sedikit. orang yang punya keahlian membuat warangka keris. umumnya campuran minyak cendana. Pamor ini sangat keras dan tidak hilang dikikir dengan kikir baja karena terbuat dari bahan titanium yang keras. kenanga dan lainnya. melati. luk 5 dengan warangka dari Cendana. tergolong dapur langka. pamor ini terdapat di badik badik buatan Bugis dan Luwu. Biasanya juga sebagai tukang mewarangi. MRANGGI. EMPU. kembang kacang dan lambe gajah dua. Ricikannya. MLOYOGATI. Termasuk pamor mlumah. mengakibatkan jamur dan merusak bilah. bahan pembuat minyak keris dari binatang Rase. Ganjanya sering model Mbatok Mengkurep. MINYAK RASE. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 41 . sepintas mirip pamor Sisik Sewu. bedanya pamor Adeg garisnya tidak terputus. MRUTUSEWU. baik dan tahan lama. salah satu bentuk pamor dengan gambaran merupakan kumpulan garis-garis dan bulatan yang saling berdekatan sehingga tampak ruwet.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MUTIH KERIS. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 42 . Biasanya direndam air kelapa basi baru disikat perlahan lahan dilarutan jeruk nipis berkali-kali sampai sisa warangan dan minyak hilang sama sekali dan keris tampak putih seperti pisau dapur yang baru diasah. satu tahapan dari membersihkan serta mewarangi keris.

NAGA PENGANTEN. keterangannya tidak jelas. memakai kembang kacang. Warangkanya kayu Cendana. Dibuat di Tamanan Kraton. bentuknya ada 2 macam. pendok dari emas bertahtakan permata. pamor Kembang Pala. NAGA LIMAN. tuahnya baik terutama dalam keadaan darurat tetapi pamor ini pemilih dan katanya hanya raja atau keturunannya yang bisa memilikinya. pusaka kraton Yogyakarta. tempat pembuatannya di Pulo Gedong. berdapur Jalak dengan Gandik Naga. salah satu Pusaka Kraton Yogyakarta. tetapi menurut buku lama keris ini dinamakan Naga Sasra luk 7. salah satu dapur keris luk 7. dimasa pemerintahan Sri Sunan HAMENGKU BUWONO I. NAGA RANGSANG. NAGA PASA. perbedaan hanya pada arah garis yang menyerupai daun kelapa. seandainya ada kemungkinan bikinan baru atau tangguh muda. pusaka kraton Yogyakarta. NAGA. Warangkanya kayu Trembalo. ukuran bilah sedang. ada yang mengatakan berdapur Sengkelat tetapi ada yang mengatakan berdapur Naga Sastra. Bentuk pamor menyerupai bintang segi enam. NAGA RANGSANG. dapurnya tidak jelas. ri pandan dan greneng. liaht Naga Salira. warangka kayu Timoho jenis bosokan. keris ini gandiknya kembar depan belakang dan diukir kepala Naga dengan badan saling membelit mengikuti kelokan luk pada bilah keris. lihat NAGA TAPA. Seringkali pada moncong dua Naga tersebut dijejali dengan butiran emas atau berlian. salah satu dapur keris luk 5. Keris ini memakai greneng. dengan pendok Emas Rajawarna. Kadang memakai gusen. adapun pecinta keris menyebutnya Naga Liman. NAGA PUSPITA. Tuahnya menambah wibawa. tetapi pamornya pemilih. Ricikan lain adalah sraweyan. NAGA SALIRA. NAGA KERAS. NAGA KIKIK. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 43 . bentuk pamor yang mirip dengan Blarak Ngirid. Tujuannya untuk meredam sifat galak dari penampilan Naganya. sogokan rangkap dan sraweyan. NAGA GAJAH. pada Blarak Ngirid arahnya keujung sedang Naga Rangsang sebaliknya. keris luk 7. lihat NAGA GAJAH. semula milik Sri Sunan HAMENGKU BUWONO I. berdapur Pasopati. lihat GANA KIKIK. pada umumnya dihiasi kinatah emas. pamor yang dibentuk kemudian setelah bilah keris selesai dikerjakan. Taman Sari. Setelah selasai diberikan pada Gusti Raden Mas Surojo yang kemudian menjadi Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. lambe gajah satu. Keris ini tergolong langka. pendok dari emas bertahta intan permata. KANGJENG KYAI. salah satu dapur luk 9. NAGA KIKIK LUK LIMA. merupakan pamor titipan. Ada yang mengatakan gandiknya dibuat dengan bentuk kepala Naga dengan ekornya meliuk mengikuti belokan luk sampai keujung.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK N NABI SULAIMAN. dibuat di jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO II. KANGJENG KYAI. Bagian ganja memakai greneng. gandik keris diukir kepala gajah lengkap dengan telinga dan belalai tetapi tanpa badan. selain itu tak ada ricikan lain. nama pamor yang letaknya didaerah sorsoran. mungkin dapurnya Naga Tapa. KANGJENG KYAI.

Memakai adaada jelas dan disisi kiri kanan bagian ada-ada itu memberi kesan “montok”. penamaan pamor berdasarkan kesan penglihatan. dapur Nagasastra ada yang luk nya 9 dan 11 sehingga harus disebut luknya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Yang pertama : Gandik keris ini diukir dengan bentuk Serigala duduk. sebutan untuk keris atau tombak yang belum lama dibuatnya. Pelet. NAGA SILUMAN (2). sumber lain mengatakan mirip dengan Naga Siluman. keris luk 17. jalen blumbangan dan greneng lengkap. Dapur Ngamper Buto tergolong langka. Yogyakarta dan sekitar dijaman Sunan Pakubuwono IX dan X serta Sri Sultan Hamengku Buwono VII dan VIII. salah satu dapur luk 13. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 44 . lihat Nyamel. salah satu dapur keris luk 13. Keris ini menggunakan bahan pamor lebih banyak dibandingkan keris biasa. bagian gandik diukir kepala Naga dan badan menghilang menyatu dengan bilah. Jadi pamor jenis apapun kalau tampaknya berlemak disebut Nggajih seperti Ngulit Semangka Nggajih dan sebagainya. bagian gandik diukir dengan kepala Naga sedang badan mengikuti luk ditengah bilah sampai keujung. ukuran panjang bilahnya sedang. bagian gandik ada ukiran Naga dengan mulut menganga lalu badan naga menghilang dibagian bilah. NAGA SINGA. tergolong Kalawija. penampilan pamor yang seolah dapat membiaskan cahaya berkilau seperti akik. bedanya pada bagian badan lengkap dengan sisiknya sedang Naga Siluman tidak. NGAMAL. atau Nggigir Sapi. NGADAL METENG. kembang kacang. sebagian menyebutkan keris ini berdapur Naga Pasa. lihat Singa Barong. NGERON TEBU. ukuran bilah sedang. ganja nya biasanya Kelap Lintah. salah satu dapur keris lurus dengan bilah sedang. NAGA SILUMAN (1). NGGIGIR LEMBU. ri pandan dan greneng. sebagian orang mengatakan ini kurang baik karena tepinya tidak rata tapi sebgian lagi mengatakan baik. maka permukaan bilah seperti itu dinamakan Nggigir Lembu. NGGAJIH. Dapur ini tergolong popular. gandik diukir Kepala Naga sedang badan Naga ditengah bilah sampai ujung.banyak dijumpai keris nem-neman buatan Surakarta. NEM-NEMAN. ri pandan dan greneng. penamaan terhadap bentuk permukaan bilah keris atau tombak jika permukaan itu cembung dan menyerupai punggung binatang kadal yang sedang mengandung sehingga disebut Ngadal Meteng. jadi pada gandik diukir kepala Naga bukan Srigala. penamaan bentuk permukaan bilah keris atau tombak. NAGA TAPA. berlaku di Surakarta. pamor yang tampak berlemak disebut Nggajih. pada dapur Nagasastra yang baik biasanya dilapisi dengan logam emas (Kinatah mas). NGINDEN. NGAMPER BUTA. selain itu terdapat sraweyan. penamaan tepi bilah yang tidak rata dan menggerigi karena penempatan bahan pamor ditepi bilah. lambe gajah satu. ricikan lain kruwingan. salah satu dapur keris luk 7. Biasanya memakai greneng lengkap. NAGASASTRA. kadang dinamakan Naga Kikik luk 5. Pelet.

salah satu dapur tombak lurus. NYAMEL. cara yang digunakan empu agar kerisnya tidak mudah bengkok dan tidak gampang majal. NGUKU BIMA. sedikit dibagian bawah ada pudak sategal simetris di kiri. ilmiahnya bernama NYAMBA. bentuk tak menentu tetapi mendekati bulat. symetris. ganja ini banyak terdapat pada keris buatan Pajajaran. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 45 . berupa noda hitam besar (ceplok-ceplok. salah satu dapur tombak lurus. NGLEMPUNG. Besi yang nglempung seolah tidak berpori sehingga tidak gampang kropos. bhs Jawa). diteruskan ada-ada sampai ujung bilah dan permukaannya berbentuk Nggigir Sapi. bagian atas menyerupai bentuk Daun Andong. kanan sisi bilah. salah satu cara melepas keris dari Warangkanya. gambaran itu berupa garis-garis pendek dan panjang bercampur sejajar tak beraturan. NGULIT SEMANGKA. segera dimasukan kedalam air dingin atau air ramuan atau air kembang setaman. NIPIS. NGLOLOS PUSAKA. Warna garis itu hitam dan coklat tua diatas kayu berwarna coklat keputihan atau abu-abu. salah satu ragam pelet pada kayu Timoho. kebanyakan berbahan kayu dan diukir lalu disungging. cara ini hanya dilakukan bila akan digunakan untuk maksud yang kurang baik. NYEPUHI. Tuahnya baik sebagai tempat bertanya. salah satu cara melepaskan keris dari warangka dengan cara menggerakan warangka tersebut. Tuban dan Madura tua. tangan kiri memegang pendok atau gandarnya. Ujungnya meruncing seolah merupakan ujung sumbu lilin atau lampu minyak. bagian tengah sisi bilah ada lekukan landai menyerupai pinggang. bilah simetris. NUR.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK NGINGRIM. nama pamor yang mirip kulit semangka. Ada juga yang berhulu tanduk. kemudian tangan kanan bergerak keluar manjauhi badan sedangkan tangan kiri tetap pada tempatnya. NGRING SEMBEN. Disukai walau sederhana tetapi indah. tergolong pamor pemilih. banyak terdapat pada ujung tombak. tuahnya memperluas pergaulan. Nyepuhi pekerjaan yang paling banyak resikonya jika gagal maka keris yang telah 99% selesai akan gagal. NGUNUS PUSAKA. menyerupai dapur Baru. Tangan kanan memegang hulu keris. jeruk yang digunakan untuk mencuci dan pembersih keris. langsung rusak tidak bisa diperbaiki lagi. salah satu dari 4 macam bentuk ujung sebilah keris atau tombak. atau dimasukan kedalam minyak baru ke air. sedang ujungnya meruncing tetapi tidak melingkar seperti gelung wayang. salah satu bentuk ujung dari buntut cecak pada sebuah ganja. bagian diatas mentuk ada bungkul tipis. nama pamor yang berbentuk mirip hurup S terletak dibagian sor-soran. gading atau bahan logam. hulu keris berbentuk kepala dan tubuh tokoh wayang. keris yang sudah selesai penggarapannya dibakar lagi sampai sekitar 500 derajat C. bagian pangkal besar dan lebar sehingga menimbulkan kesan kokoh. jenis besi yang penampilannya mempunyai kesan padat dan matang tempaan. Citrus Aurantifiola. tombak dll.lebar bilah bagian atas pinggang lebih sempit dibandingkan bawahnya. NGRING HESTI. menyerupai kuncup Bunga Gambir yang belum mekar. JERUK. NGUCENG MATI. di Jawa Tengah dan Timur disebut Jeruk Pecel. menyerupai kuku Bima dalam Wayang. cocok untuk guru. Tangan kiri memegang bagian pendok atau gandar keris kemudian bergerak menjauhi badan sedangkan tangan kanan tetap. salah satu bentuk Kembang kacang. kayu ini biasanya mahal harganya. sehingga bilah keris keluar dari warangka. Tergolong pamor tiban. tergolong pamor mlumah dan cocok dipakai siapapun. bentuk gambaran pellet kayu Timoho. NGUDUP GAMBIR. Caranya dengan memegang ukiran (hulu keris) dengan tangan kanan.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 46 . selain Nyujen ada yang berbentuk Gabah Kopong atau Mbuntut Tuma. keris buatan luar Jawa banyak yang Nyujen Sate. menyerupai tusukan sate. salah satu dari 4 bentuk ujung keris atau tombak.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK NYUJEN.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 47 . Keris diselipkan disela sabuk lontong dilipatan kedua dan ketiga dari atas.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK O OGLENG. yang umum keris dicondongkan kearah tangan kanan dengan hulu dan warangka menghadap ke kiri. salah satu cara pemakaian keris di Jawa Tengah khususnya di daerah Surakarta.

pamor yang gambar motifnya sudah dirancang terlebih dahulu dan biasanya berdasarkan pesenan calon pemilik keris. pamornya lembut dan pandes. pamor yang bentuknya seperti bisul. mungkin karena karyanya tidak banyak. sepintas seperti lelehan putih keperakan. Penampilannya memberikan kesan tenang. panutan. PAMETRI WIJI. Ini yang terjadi karena suhu yang tepat saat penempaan. sirah cecak agak membulat dan blumbangannya berukuran luas. guru melednya panjang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK P PAGELEN. ini karena sewaktu penempaan suhunya kurang tinggi sehingga satu saat penempelan besi dan pamor akan lepas dan retak. model hulu keris gaya Yogyakarta. memberi kesan gagah. termasuk baik tuahnya. PAMOR AKHODIYAT. PAMENGKANG JAGAD. Ukuran bilahnya panjang lebar dan besar. terbanyak Wos Wutah. seolah tertancap kuat di bilah. Bentuknya merupakan garis mendatar yang berlapis-lapis. adalah bagian kelompok pamor yang mempunyai kecerahan lebih dari yang lain. Pamor ini sangat keras dan tidak bisa hilang walau dikikir dengan baja karena sifat bahannya sangat keras (Titanium). Ganjanya panjang dan lurus berbentuk Ganja Wuwung. PAKEM KERIS. di Jakarta tahun 1983 didirikan juga organisasi serupa. tetapi banyak juga yang menyukainya. PAMOR MUNGGUL. pamor yang letaknya dibagian Ganja. walau karyanya indah namun disbanding empu yang lain dia kurang terkenal. Walau termasuk keris cacat. tetapi kadang ada perbedaan sedikit dari apa yang dianut oleh satu dengan yang lain. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 48 . menonjol dari permukaan bilah sebesar biji kacang hijau atau lebih besar sedikit. Umumnya keris buatan empu ini berwarna hitam padat liat dan berkesan kering. PAMOR LULUHAN. UKIRAN. ukirannya berpenampilan “kendo” sesuai dengan orang yang berwatak sabar. pegangan dan rujukan segala sesuatu mengenai yang berkaitan dengan eksoteri keris. berwibawa dan menarik hati. terjadi karena proses pemanasan yang suhunya terlalu tinggi. lembut dan sedang tingginya. bahan besi dan pamor menyatu terlalu erat sehingga batas besi dan pamor susah dilihat dengan mata. adalah bilah keris yang retak terbelah dibagian tengah atau bawah. PAKUBUWANAN. Di Yogya didirikan sekitar tahun 1982. EMPU. PAMOR MAS KEMAMBANG. organisasi pecinta budaya keris dan senjata traditional Indonesia. Empu yang hidup dijaman Pajajaran. PAMOR REKAN. gambar pamor sederhana. Yang banyak memakai pamor ini adalah keris buatan Blambangan. kedudukan keris pada ganjanya tidak terlalu membungkuk.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 49 .

Pulo Tirto. Pamor ini tergolong baik dan dicari orang. si empu hanya menempa sambil berdoa. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 50 . pamor yang letaknya dibagian ganja. bentuknya bulatan berlapis-lapis. PAMOR WINIH. paling sedikit ada 3 lapisan. paling sedikit tiga lapisan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PAMOR SUMBER. pamor ini tergolong baik dan dicari orang. Pandaringan Kebak. PAMOR TIBAN. tidak direncanakan terlebih dulu. pamor yang terletak dibagian ganja bentuknya berupa bulatan berlapis-lapis. semacam “mata-kayu”. Dalam sebuah ganja. jumlah bulatan yang menyerupai “mata-kayu” itu paling sedikit 6 buah. Tunggak Semi dll. contohnya Wos Wutah.

secara menyeluruh seperti lidah ular bercabang. Penyebutan pamor pandes biasanya hanya digunakan untuk mengamati tangguh keris. yaitu bagian bilah dan ganja. garis itu pecah menjadi dua.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Macam o. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 51 . misalnya salah satu tanda keris buatan empu Ki Nom adalah. istilah untuk menyatakan “tertanamnya” pamor pada wilah besi. Pamor ini dinilai baik untuk pedagang dan pengusaha. pamor yang gambar motifnya menempati dua pertiga bagian keris. Pamor ini tampaknya seolah tertanam kuat pada bilah besi dan menyembul keluar kepermukaan dengan jelas dan tegas. Kemudian dibagian ganja. PANDES. senjata traditional yang dijumpai disemua daerah. PAMOR. kayu atau rotan. PANAH. PANCURAN MAS. Gambarnya berupa garis lurus mulai ujung bilah sampai pangkal yang bersinggungan dengan bagian ganja. Terdiri dari dua bagian yaitu busur dan anak panah. pamornya Pandes. Di Indonesia biasanya busar dibuat dari kayu atau bambu sedang anak panah dari bambu.

Diatas bagian mentuk terdapat bungkul yang diteruskan dengan ada-ada yang terlihat jelas sampai keujung bilah. bentuknya menyerupai pisau dapur tetapi dibentuk rapi dan indah. Keris buatannya mempunyai penampilan tampan. memakai gandik yang dibentuk menyerupai kepala Naga dikedua sisi didaerah sor-soran. nama salah satu dapur tombak luk 3. Badan Naga mengikuti lekukan tepi bilah sesuai dengan luknya. Seluruh bagian keris. demikian pula ukuran bagian bagian ganja semua serba serasi. atau PANGERAN SENDANG SEDAYU. Bilahnya berukuran sedang. disisi bilah yang menghadap kebawah ada semacam bentuk yang menyerupai jenggot. Ricikan lain tidak ada. baik panjangnya. Punggung bilah tumpul. Semula keris ini milik Pangeran Mangkukusuma yang kemudian dipersembahkan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. kadang diberi pamor. yakni datar. lebar maupun tebalnya. Pamor keris ini tergolong pamor luluhan yang lembut sekali. keris pusaka kraton Yogya. lambe gajah ada dua. namun dibagian ujung dekat buntut cecak agak melengkung kebawah. PANGERAN SEDAYU. PANGGANG LELE. salah satu dapur keris luk 9. Diatas begian mentuk terdapat bungkul yang dilanjutkan dengan ada-ada sampai keujung bilah. Dan karena keindahan serta kesempurnaan garapannya maka nilai dan mas kawin keris buatan Pangeran Sedayu tergolong yang tertinggi dibandingkan yang lain. luk 13 dan berdapur Parungsari. ukuran sedang memakai kembang kacang. Pada ujung bilah bentuknya agak mencuat kebelakang. Pendapat ini didasarkan karena memang besi itu benarbenar tahan karat. bahkan tidak ada yang nyata nyata muncul. disisi bilah yang menghadap kebawah terdapat semacam bentuk yang menyerupai jenggot. nama seorang empu terkenal dijaman Majapahit. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 52 . Kesannya seolah-olah besi itu selalu basah bahkan menurut pecinta keris cukup diberi minyak dua tahun sekali dan dibersihkan serta diwarangi tiap 5 tahun sekali. Tombak ini tergolong langka dan biasanya dari jaman Mataram Sultanagungan. Ukuran ganja sedang. hitam. salah satu senjata tradisional di Jawa dan Bali. warangka dari kayu Trembalo dengan pendok dari emas murni bertahta emas permata dikelilingi manik manik. sedang diatasnya pipih datar saja. sedang ditengah bilah diantara badan Naga tersebut berbentuk ngadal meteng. halus dan lumer matang tempaan. salah satu dapur tombak luk 5 atau 7. PANINGSET. Seluruh permukaan bilah berbentuk nggigir sapi. Salah satu tanda paling menyolok. besinya selalu dari bahan pilihan. PANIMBAL. nama salah satu dapur tombak luk 3. buatan Pangeran Sedayu dianggap sebagai keris yang paling sempurna dari semua keris yang ada. Begitu rapinya sampai-sampai tepi bagian sogokannya mempunyai kesan tajam. Ganjanya tergolong Ganja Wuwung. termasuk ricikannya digarap dengan cermat. bagian buntut cecaknya berbentuk buntut urang. memakai sogokan rangkap. Separuh panjang tombak bagian bawah permukaannya berbentuk ngadal meteng. PANGOT. Pangot memang dibuat untuk keperluan praktis. rapi. pamor yang muncul ke permukaan bilah sedikit sekali. pendek kata semua dibuat serasi. ayu dan sempurna. KANGJENG KYAI. tangkas.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PANDU NAGA. sraweyan dan greneng. berwibawa oleh karena itu banyak diminati pejabat negara atau mereka yang tergolong pemimpin. Kerisnya dapat ditandai dengan cirri sebagai berikut. Walau dibuat dari besi baja. Oleh kebanyakan pecinta keris. PANGGANG WELUT.

Sogokannya dalam. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 53 .A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PANIWEN. ukuran bilah sedang. Bagian sisi yang depan membentuk garis cembung dan tajam seluruhnya. warangka dari kayu Timaha. Pembuatannya sederhana tanpa pamor. Keris buatan Panjak Sedayu mempunyai penampilan manis berwibawa tetapi tidak seanggun buatan Pangeran Sedayu. ujungnya agak melengkung. jelas dan manis sekali. PANJI HARJAMANIK. memakai kembang kacang. panjang sekali sekitar 125 cm atau lebih. memakai kembang kacang. Kegunaan untuk berburu dan merambah hutan. bentuknya berkesan agak membungkuk mamakai sogokan rangkap. Ia merupakan tenaga kasar yang kerjanya menempa. PANJI WILIS. Seorang panjak yang menyerap ilmu sang empu suatu saat bisa juga menjadi empu. Merupakan putran KK. sebutan orang yang bekerja pada seorang empu. berdapur Sempana dengan luk sinarasah. sraweyan dan greneng. begitu juga kalau membuat gusen dan lis-lisan. nama salah satu dapur keris luk 9. jenggot. PANJAK SEDAYU. PARI SAWULI. cocok bagi semua orang. KANGJENG KYAI. Sisi punggungnya tumpul. sejenis senjata tajam tradisional berbentuk pedang. walau belum punya nama sendiri tetapi keris buatannya cukup indah. Bagian ada-ada dibuat rapi sehingga ujung bilah. pendok emas Rajawarna. sraweyan dan greneng. tergolong pedang tanpa pamor. Kruwingannya jelas. Kalau membuat Dha pada bagian Ron Dha. atau Panji Nom. tetapi tergolong sulit dan banyak hambatan pembuatannya. sogokan rangkap. Hiasan emas itu diukir indah. bagian dekat ujungnya agak lebih lebar disbanding pangkalnya. sraweyan. pamor yang gambarnya menyerupai untaian bulir padi. umunya Pulo Tirto atau Wos Wutah. keris pusaka kraton Yogya. Guru melednya sedang. salah satu dapur keris luk 13. teknik pemasangan bisa kinatah atau sinarasah. wetengannya juga sedang. tetapi ada yang mengatakan ini dapur Sengkelat. kadangkadang kembang kacangnya pogok. biasanya untuk berburu. PARANG ILANG. PANJIANOM. pejetan dan greneng. tanda tanda lainya bagian ganja mempunyai sirah cecak yang meruncing ujungnya. besinya hitam berserat. jenis hiasan emas yang ditempelkan pada bagian depan gandik keris atau sirah cecak ganja. janurnya dibuat tajam. pamor sederhana. salah satu dapur keris lurus. selain itu sogokan nya rangkap. JAKATUWA. mulai bagian pangkal sampai ujung. Warangka dari kayu Timoho dengan pendok dari emas. PANUNGKUP. dibuat oleh empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. sedang sisi yang didepan tajam seluruhnya. berdapur Pendawa Paniwen walau nama ini tidak ada dalam Pakem Dapur Keris. tandanya punggung bilah tumpul merupakan garis cekung. sebutan bagi kelompok pembantu empu Pangeran Sedayu yang juga membuat keris mirip dengan karya empu Pangeran Sedayu pada jaman Majapahit. PARUNG SARI. KANGJENG KYAI. tergolong tidak memilih. Keris ini berukuran bilah sedang. lambe gajahnya satu. mencari rotan dan kadar bajanya lebih banyak dibandingkan pedang sejenis. Bilahnya berukuran sedang. PANJAK. keris ini buatan Empu Lurah Supa dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dan merupakan putran KKA Panungkup. ukuran bilahnya sedang. PARANG LANDUNG. menangani ububan dan menambah arang di perapian serta kerja kasar lainnya. salah satu pusaka kraton Yogya.

Keris ini tergolong cacat dan tidak begitu disukai orang karena retaknya disebabkan tidak menempel dengan sempurna saton dengan lapisan bajanya sewaktu penempaan karena suhu kurang tinggi. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 54 . ada-ada nya jelas. ada dua macam pedang yaitu : Petama. atau Pendawa Carita nama salah satu dapur keris luk 5 memakai kembang kacang. sogokan dua. istilah untuk menilai gaya irama bentuk dan kesan perwatakan tosan aji. PENDAWA CINARITA. LANDEYAN. Kedua. keris luk 5. yaitu pedang yang memakainya dengan cara menusuk tubuh lawan. sedeng (sedang). ukuran bilahnya sedang dan menampilkan kesan ramping. tangguh Tuban pasikutannya sedang. sraweyan dan greneng lengkap. nama salah satu dapur keris lurus. pasikutannya rapi mengesankan . Apakah pasikutan itu kau (janggal). wagu (kurang serasi). PEMAOS. lih Blumbangan. Pedang Sabet. kemba (hambar). Ukurannya sedang. atau sikutan. terlebih dahulu ditentukan pasikutannya. hampir seluruh suku bangsa mempunyai jenis pedang. biasa digunakan prajurit jaga kraton. sogokan rangkap. Pedang Suduk. dan bagus (tampan). tangguh Blambangan. pasikutannya angker tapi tangkas. memakai kembang kacang. Contohnya : Keris tangguh Majapahit. bagian adaadanya tebal dan tampak jelas. demes (rapi menyenangkan). Senjata tajam berbentuk pisau panjang. PEDANG. lambe gajah satu. lambe gajahnya satu. ukuran normal serta ri pandan. Ditinjau dari bentuk mata bilahnya.5 m. Kadangkala Pasopati juga memakai gusen dan lis-lisan. ricikannya memakai kembang kacang pogok. Keris ini banyak dipunyai dalang dan tergolong dapur popular. greneng. Nama Pasopati ini berlainan dengan senjata pusaka Arjuna. lambe gajah satu. yaitu pedang yang memakainya dengan cara membabat tubuh lawan. prigel (tangkas). istilah yang digunakan untuk menyatakan keadaan keris yang retak pada sisi tajam bilahnya. tangguh Mataram Senapaten pasikutannya tangkas. PENDAWA. sraweyan. keras tapi tampan dan sebagainya. tanpa semu (tidak berkesan). wingit (angker). Pedang di Indonesia bentuknya hampir menyerupai pedang dari daratan China dibandingakn dengan yang dari Eropa atau Arab. PEJETAN. PENDAWA LARE. khususnya keris. odol (kasar). tangkai tombak yang panjangnya sekitar 2. keris luk 5. PASOPATI. memakai sogokan dua.galak). sepintas mirip dapur keris Pulanggeni. sogokan rangkap. PEGAT WAJA. biasanya sebelum ahli tangguh menentukan tangguh sebilah keris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PASIKUTAN. sereng (keras. gandiknya polos.

atau Kemalon. merah. PENDOK.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PENDAWA PRASAJA. PENDOK CUKITAN. kuningn. lapisan pelindung bagian gandar dari warangka keris. emas. jenis pendok yang menutupi seluruh bagian gandar dari warangka keris. Bahan pendok umumnya logam murah seperti kuningan atau tembaga. ada pula yang dihiasi ukiran dan pahatan. tamansari dsb. warna kemalo lazim yang dipakai adalah hijau.warna itu mempunyai arti dan kedudukan si pemakai di lingkungan kraton. lambe gajahnya satu. Pewarnaan pendok bukan dengan cat tetapi biasanya dengan bahan tradisional. pendok yang dihiasi dengan ukiran cukitan. sraweyan dan ri pandan. Ragam ukirannya bermacam-macam. biasanya terbuat dari logam perak. ukuran panjang bilah sedang. alas-alasan. sogokan rangkap. PENDOK KEMALO. Yogyakarta dan Madura juga di Bali. semen. Pendok dibuat dengan rapi dan ukiran lembut dan kadangkala diberi hiasan intan berlian atau batu mulia. tembaga. bukan dipahat melainkan “dicukit” dengan alat yang tajam sehingga terjadi alur-alur indah seperti yang dikehendaki. Pendok jenis ini disukai di Surakarta dan Yogyakarta. memakai kembang kacang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 55 . hitam dan coklat. adalah pendok yang diberi warna. PENDOK BUNTON. Pendok ini ada yang tanpa hiasan sama sekali. nama keris luk 5. Selain dipakai di Surakarta.

Sogokannya rangkap sepintas seperti Kebo Lajer. Bagian inilah yang masuk kedalam hulu dengan panjang sekitar 5 – 7 cm dengan penampang 5 – 7 mm. LANDEYAN. Jamrut dan dijaman dulu hanya kalangan bangsawan saja yang boleh menggunakan pendok ini. Umumnya besinya matang tempaan dan mempunyai kesan lumer pandes pamornya. pendok yang dihiasi dengan permata. PINARAK. ragam bentuknya ada ngudup gambir. sebagian menyebut Mendang Pinaran. bagian luknya amat rengkol. terdiri atas dua bagian. Ujung itu selalu runcing. Bagian tengah depan dibuat celah memanjang yang gunanya memperlihatkan keindahan urat kayu gandar. bilahnya sedang dengan posisi agak membungkuk. menggunakan sogokan rangkap. PENGARAB-ARAB. pendok yang hanya menutupi sebagian dari gandar sebuah warangka keris. atau Pucuk adalah bagian paling ujung atas dari sebilah keris atau tombak. PRAMBANAN. biasanya berupa keris luk. nama salah satu pedang pusaka kraton Yogyakarta. digunakan khusus untuk menghukum mati yang dilakukan oleh petugas disebut Abdidalem Singoranu. Pendok Slorok disebut juga pendok Blewahan. bagian bawah yang merupakan tangkai keris. PENUKUP. salah satu dapur keris lurus. nama salah satu tangguh didunia perkerisan atau tombak. anggabah kopong dan nyujen. PENDOK TRETES. PENGGING WITORADYO. Bisa Intan. KANGJENG KYAI. PENDOK SLOROK.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PENDOK KRAWANGAN. gandiknya panjang dibelakang. PUCUKAN. mbuntut tuma. PINARAN MENDANG. PLERET. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 56 . Berdapur Lameng. tetapi bagian depannya dihias dengan ukiran pahatan yang berlubang-lubang. PITRANG. nama salah satu dapur keris lurus. PAMOR. gandik panjang dan polos. Hanya Raja atau Pangeran Sepuh yang diijinkan mencuci atau menjamah tombak ini. Bilahnya berukuran sedang. berdapur Pleret. KANGJENG KYAI. banyak dipakai warangka dari Surakarta dan Yogya. Di Jawa Timur disebut dengan istilah Paksi. Ricikan lain tidak ada. meteor pertama diambil atas perintah Sri Paku Buwono III tanggal 13 februari 1784 dan kedua lebih besar lagi diambil atas perintah PAKU BUWONO IV pada tanggal 12 februari 1797. banyak dipakai warangka gaya Madura. menyerupai pendok Buton. yakni lekukannya amat dalam dibanding keris biasa. Mirah. pendok yang hanya menutup sebagian gandar dari sebuah Warangka keris. Bagian depan pendok dibuat semacam sobekan/celah selebar 1 – 2 cm untuk memperlihatkan keindahan urat kayu bahan gandarnya. biasa dipakai di Yogya dan Surakarta. Bagian depan justru tajam. PENDOK TOPENGAN. setelah sampai di keraton Surakarta dinamakan Kangjeng Kyai Pamor dan dipakai sebagai cadangan pembuat pamor keris/tombak. Pusaka kraton Yogya berupa tombak serta dianggap paling tinggi kedudukannya. jenis tangkai tombak dengan panjang 195 – 225 cm. PESI. tombak dengan landeyan penukup ini dulu digunakan untuk pertempuran jarak dekat sehingga harus dilatih secara khusus untuk bisa menggunakannya. PANGERAN EMPU. batu meteor yang jatuh didaerah Prambanan pertengahan abad 18.

Penempatan menyebar tidak merata. Dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dari mranggi bernama Mas Darmapanembung. lih Pesi. pejetan. Hanya garis hitam tebal ditengah. PUTRI KINURUNG. Ukiran. demikian seterusnya.5 cm sedang dibelakang menempel di tepi bilah sekitar 6. pusaka kraton Yogyakarta. KANGJENG KYAI. Pudak sategal yang ada dibagian depan bertengger diatas gandik sekitar 3. greneng dan pudak sategal. PULO TIRTA. nama pamor yang bentuk gambarnya merupakan sebuah danau dengan beberapa pulau ditengahnya. adalah nama salah satu bagian keris yang terletak diatas sor-soran. PURNAMA DADARI. Terdiri dari dua bagian. didepan dan dibelakang. Pelet. suka mengenakan pakaian rapi dan mewah. setelah meninggal maka keris tersebut dikembalikan ke kraton kemudian diberikan sebagai tanda jabatan ke Patih yang baru. banyak yang menyukainya terutama bagi pemegang uang seperti bendahara. Ukiran Putri Kinurung ini sesuai dikenakan oleh orang yang pesolek. pendok dari emas dihias rinaja werdi. Gradasi warnanya tidak begitu kontras seperti lukisan awan atau mendung.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PUDAK SATEGAL.5 cm dari ujung ganja. lambe gajah satu. model ukiran gaya Yogya sepintas seperti ukiran lainnya tetapi di bonggol dihias dengan ukiran pahat. dapur keris luk 5. tergolong pamor tiban dan tidak pemilih. ditepi bilah. mempunyai sraweyan dan greneng lengkap. lih TIMOHO. lihat Wulan-wulan. PURBANIYAT. PULAS. warangkanya Kayu Trembalo. tidak hitam legam tetapi berwarna lebih muda. merupakan pamor tiban dan bertuah menambah ketrentaman dan rejeki serta baik untuk pergaulan. PUDAK SINUMPET. PULANGGENI. PUNTING. Pelet. semula dimiliki Kangjeng Pangeran Ageng Ario Danurejo I. sehingga walau sebenarnya nilai pusaka itu biasa tetapi bagi pemiliknya nilainya tinggi sekali. PUSAKA. bentuk ricikannya menyerupai kelopak bunga dengan ujung ujung yang runcing. PURNAMA SADHA. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 57 . merupakan pegangan jabatan Patih kraton. Selain itu Pudak sategal juga merupakan nama keris berdapur lurus dengan kembang kacang. gambaran pada Warangka kayu Timoho yang menyerupai pelet Tulak. KANGJENG KYAI. kruwingan . benda peninggalan nenek moyang. nama pamor yang mirip Wos Wutah. hanya menghiasi sebagian kecil dari bilah tombak. benda lainnya seperti pusaka. gandiknya polos. mirip pulau-pulau. bisa berupa rumah. kasir dsb. nama gambar warangka kayu Timoho berupa bintik atau garis tebal berwarna hitam atau coklat tua atau hitam pucat. Keris. ukurannya sedang. keris pusaka kraton Yogya berdapur Tilam Upih. PUTRI KINURUNG. PULANGGENI. keris.

lebar. gandiknya diukir seperti orang duduk atau monyet duduk tanpa ricikan lain. lih PESI. bentuknya agak simetris dengan kedua gandik dihias bentuk manusia atau monyet. Ada yang menyebut ini keris Umyang walaupun ini salah kaprah karena Empu Umyang hidup pada jaman kerajaan Pajang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PUTING KERIS. PUTUT. PUTUT KEMBAR. Biasanya berpamor sederhana. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 58 . pamornya umumnya sederhana. merupakan nama dapur keris lurus yang ukuran panjang bilahnya agak pendek. bentuk serupa dapur putut tetapi gandiknya ada dua. salah satu dapur keris lurus.

pamor ini termasuk pemilih. KANGJENG KYAI. REGOL. warangkanya dari kayu trembalo dengan pendok blewahan dari emas. EMPU. bulatan itu dihubungkan dengan pamor yang menyerupai garis. hiasan yang biasa diberikan pada sebuah pendok dengan cara menempelkan warna warni manik manik dan batu mulia. mungkin termasuk Kalawija. RANGGA WILAH. salah satu dapur keris yang tergolong Kalawija. memakai kembang kacang. REGOL. biasanya pamor rekan. salah satu dapur keris luk 5. tikel alis dan greneng. RANTE. besi berwarna hitam dan keabu-abuan. pusaka kraton Yogyakarta. RAJA WERDI. bagian gendok tidak begitu cembung dan buntut cecak tergolong model buntut urang. berupa sederet bulatan yang berlubang ditengahnya. salah satu dapur keris luk 15. ia tergolong pamor miring. kerisnya ditandai dengan : Ganja nya Sebit Ron Tal. Ukurannya sedang tetapi agak tipis dibandingkan keris sejamannya. Pada umumnya lubang itu berupa celah yang terdapat pada pertemuan antara bagian bawah keris dengan bagian atas ganja. sebutan keris yang cacat berlobang pada bagian sor-soran nya. keris ini duplikat K. bisa boros. salah satu dapur keris lurus. hidup di Surakarta dijaman Sunan Paku Buwono V. tuahnya baik dan berjiwa kepemimpinan. rickan hanya pejetan serta tingil saja. tuahnya baik dimiliki oleh pengantin baru atau pasangan yang menghendaki anak yang baik berbudi luhur dan mulia. RAHTAMA. tetapi ada yang bukan greneng melainkan tingil. pamor yang terletak di sor-soran. pamor yang hampir mirip dengan Adeg. pada umumnya pamor ini terselip di pamor wos wutah atau ngulit semangka.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK R RANGGA PASUNG. sirah cicaknya meruncing bagian ujungnya. Tergolong pamor rekan. RARA SIDUWA. tergolong pamor tiban.K. penempelan ini diatur rapi dan cantik disekitar tepi bagian mlewahan pendok. biasanya tidak begitu condong kedepan melainkan cenderung tegak. luk 15. lubang ini terjadi bukan karena aus tetapi karena pembuatan nya ada kekeliruan. dibuat Empu Lurah Ngabehi Supo dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Keris ini mempunyai bentuk ganja yang khas. dapur ini tergolong langka dan hanya terdapat pada keris tua saja. pamor yang gambarannya mirip dengan rante. REGOL. Tuahnya buruk. RANDA BESER. bagian bawah lurus dan luk nya mulai dari tengah bilah. berdapur Bondan. Pendok Raja Werdi disebut juga pendok Rinaja Warna atau Rinarja Werdi. keris ini tergolong langka. pijetan juga dua didepan dan belakang. RAMBUT DARADAH. lambe gajah satu dan greneng. sopan tapi cukup berwibawa. tetapi keris ini masih bisa diperbaiki oleh empu atau pengrajin keris. secara keseluruhan penampilannya kalem.A. mempunyai 2 buah gandik didepan dan belakang. panjang bilahnya sedang. tetapi pada jarak tertentu terdapat lekukan pinggir pamor. REJENG. tidak pemilih dan tuahnya baik untuk mencari kekayaan dan tidak bersipat boros. gandik polos. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 59 . pamornya tergolong mubyar. bentuknya khas.

lihat GODONG SEDAH. salah satu dapur tombak luk 5. Pada bagian sor-soran inilah ricikan keris banyak ditemukan. sepintas seperti pamor Ron Genduru tetapi daunnya lebih jarang dan tipis sehingga menimbulkan kesan kurus. sor-soran. bentuknya merupakan tonjolan landai yang arahnya sejajar dengan letak lubang tempat pesi keris masuk warangka. kedalamannya dangkal. Lawannya adalah KEMBA artinya luk nya tidak begitu nyata. Tergolong pamor miring dan termasuk pamor rekan. daun dari jenis pohon Ficus sp.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK REKAN. Terletak ditepi kira dan kanan bagian atas warangka baik model gayaman. PAMOR. DAUN. pamor yang sudah dirancang terlebih dahulu seperti Blarak Ngirid. ladrang atau daunan. ukiran. luk yang “rengkol” artinya luk yang lekukannya amat dalam. RON SEDAH. tombak atau pedang. RON TEKI. RENCONG. pamor popular dan mahal harganya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 60 . ganja dan pesi. panjang bilah sedang. Jadi ri cangkring merupakan bagian yang berpasangan. selain itu memakai pejetan. lihat RAJA WERDI. Tuahnya menambah kewibawaan dan baik bagi prajurit tetapi pamor ini tergolong pemilih. tuahnya menjadikan pemiliknya terpandang. Bilahnya tebal tetapi datar saja tanpa ada–ada. Secara garis besar sebilah keris dapat dibagi menjadi 3 bagian. RON DADAP. RICIKAN. RADEN NGABEHI. semua peralatan dari kayu. gandiknya panjang. REMPELAS. Pamor ini tergolong pemilih dan kadang disebut juga Pamor Bulu Ayam. penamaan bagi luk keris atau tombak oleh pecinta keris di Jawa. Ron Genduru. RENGGO. adalah nama dari bagian keris. RI PANDAN. menulis buku tentang keris yang berjugul PAKEM PUSAKA. lambe gajah ada dua. sogokannya satu didepan. ditepi bilah yang menghadap kebawah terdapat dua tonjolan menyudut serupa lambe gajah. branggah. yakni bagian wilahan atau bilah. tengah dan pucukan. nama bagian dari warangka keris gaya Solo. lihat GODONG DADAP. Bentuknya menyerupai daun genduru. Daun amplas yang telah kering digunakan untuk menghaluskan permukaan kayu warangka. RINAJA WARNA. atau dari jenis pohon Celtis rigescens Planch. memakai kembang kacang. Yogyakarta atau Madura. Bagian wilahan atau bilah juga dibagi 3 bagian utama. Udan Mas. RENGKOL. RI CANGKRING. wibawa dan pandai memimpin orang. Pujangga Jawa terkenal dari kraton Surakarta. RON GENDURU. tombak ini memakai sapit abon dan semacam alur serupa sogokan yang mengelilingi sapit abon itu. salah satu dapur keris lurus. Kupu Tarung dlsb. pamor yang gambarnya menyerupai duri ikan. senjata traditional dari ACEH. RONGGOWARSITO.

sebutan bagi Badik di Kalimantan Timur dan Sabah. Riau dan pada umumnya tidak berpamor serta besinya halus sekali. sebagian menyebut Badik Rudus. juga termasuk pamor popular dan mahal harganya dan sering dikacaukan namanya dengan pamor Bulu Ayam. pamor yang menyerupai daun Pakis. RUDUS. tergolong pamor rekan dan tidak memilih. Keris ini hanya terdapat di Bangkinang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 61 . tergolong pamor miring dan rekan. tuahnya mudah mencari rejeki dan disegani orang. Jarak antar ruas bekisar 2. Tergolong pamor mlumah. RUAS BAMBU. ROS-ROSAN TEBU. nama salah satu dapur keris lurus yang tepinya mempunyai ketiak-ketiak seperti pudak sategal yang bersusun dari atas kebawah.5 cm. pamor yang berbentuk batang tebu yang beruas pendek.5 – 4.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK RON PAKIS. biasanya jaran ruas dibagian pangkal lebih rapat dibandingkan dibagian ujung.

Pedang ini sering digunakan secara praktis di pertempuran dan juga banyak yang dijadikan pusaka. gandiknya membulat tebal. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 62 . Pamor ini tidak memilih. lihat PEDANG SABET. dewasa ini sering dipakai sebagai isi dari tongkat komando. Adeg Siji atau Sada Siji. Godong Andong. yang bawah lurus sampai dua pertiga panjang majal. didepan. sogokan satu didepan dan sraweyan. Bagian ujungnya runcing. SADA LANANG. Memakai ada-ada sampai ketengah bilah. salah satu keris luk 9. salah satu dapur pedang yang tergolong Pedang Suduk. Kadang ada yang luk 13. dibawah ada-ada ada bungkul. ukuran panjang bilah sedang. lambe gajah satu. bagian tengah menyempit menyerupai pinggang. memakai kembang kacang. ricikan sederhana. panjang keris sedang. hanya bentuknya lebih tipis dan berpamor yang apik. ganjanya datar dan tergolong ganja wuwung. Panjang sekitar 85 – 95 Cm. sraweyan dan ri pandan. sisi punggung terdiri dari 2 bagian. SABUK TALI. sogokan rangkap. blumbangannya berukuran lebar. disis bilah bagian bawah disamping bungkul ada bentuk menyudut. padat dan memberi kesan kering. mirip potongan buah Melinjo. besi yang digunakan bersifat liat. salah satu bentuk pamor yang berbentuk garis memujur dari pangkal keujung bilah keris. ukuran sogokan tidak begitu panjang . SADA SALER. sirah cecak berbentuk membulat. Sabuk Tampar juga ada yang luk 11. Selain itu Sadak juga merupakan nama sejenis tosan aji berpamor yang bentuknya mirip dengan pinsil. SALA KETINGAL. bilahnya simetris dan tebal. gulu melednya jenjang dan ujung ganja berbentuk nguceng mati. Bentuk atas menyerupai SALAHITA. pejetan. kemudian sisi itu berubah bentuk cekung yang makin keujung makin tajam. lambe gajah dua. sogokan hanya satu. sisi pedang yang tajam. pada sisi punggung yang lurus didekatnya ada kruwingan. gandik polos. sogokan hanya satu didepan. Kesannya gagah. dibagian depan saja. namun ada yang mengatakan itu adalah dapur Sengkelat. merupakan sisi lengkung yang cembung. EMPU. menyebar dipermukaan bilah. panjang dan tebal memberi kesan gagah . SADAK. sejajar dengan sisi pedang. Empu ini menyusun pamor dengan rumit. dibeberapa tempat disebut Sada Lanang. memakai kembang kacang. lih SADA SALER. luknya rengkol (dalam). Kerisnya berukuran besar. SABUK TAMPAR. panjang bilahnya sedang. memakai tingil. SABUK INTEN. merupaka salah satu dapur tombak lurus. gandik polos. salah satu dapur keris luk 11. sraweyan dan ri pandan. hidup di Tuban pada awal Kerajaan Majapahit. tegas. tangguh dan meyakinkan. Sebenarnya Sadak yang ini merupakan bentuk tombak pendek dengan pegangan (hulu) hanya sejengkal. sering dipanggil Empu Salaita atau Empu Galaita. salah satu keris luk 11.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK S SABET PEDANG.

jenggot. jenggot. tikel alis. jenggot. lambe gajahnya dua. pamor ini dapat menjauhkan rasa iri. keris dengan luk 15. SEDET. bilahnya simetris. tidak memakai greneng maupun tingil tetapi memakai sraweyan. panjang bilah sedang. memakai pejetan. biasa disebut juga Jangkung Mangku Negoro. permukaan bilahnya nggigir sapi dengan ada-ada tipis sepanjang bilah. sogokannya rangkap ukuran normal tetapi sogokan KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 63 . ukuran panjang bilahnya sedang. pakai jalen. tipis dan tidak memakai ada-ada. jalen. memakai kembang kacang. greneng susun. Dibagian sor-soran ada bentuk sapit abon. pamor ini menyebabkan yang punya mudah mencari rejaki dan bukan pamor pemilih. sraweyan. pipih. nama pamor yang serupa pamor Kudung tetapi dibawahnya ada pamor lain. jalen. ukuran panjang bilahnya sedang. sebgian berlapis sebagian tidak. nama salah satu dapur keris. sogokan rangkap ukuran normal. ada yang memakai tikel alis. kruwingan. Pamor yang dibawah dibagian sorsoran bisa berupa Wos Wutah. Menurut pecinta keris. SEGARA WEDI. Selain itu memakai pudak sategal. SANGA-SANGA. seluruh permukaan bilah tertutup kinatah lung-lungan. SEGARA WINOTAN. bentuknya agak lengkung melandai. kedua versi itu benar semua. lambe gajah dua. kembang kacang. yaitu bentuk semacam penjepit bilah. salah satu dapur keris lurus. memakai kembang kacang. greneng dan Ron Dha nunut. Keris-keris buatan Mataram banyak yang memakai ganja Sebit Ron Tal. Ada yang menamakan juga dapur Sinom Pudak Sategal. lambe gajahnya satu. memakai kembang kacang. lambe gajahnya satu. tergolong popular dan dicari Pejabat. keris luk 9. jumlahnya 3 buah. Diatas jajaran bulatan itu ada lagi beberapa bulatan berjajar keatas.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SAMPUR. panjang bilah sedang. salah satu dapur keris luk 11. SEGARA MUNCAR. SANTAN. Tetapi ada yang mengatakan Pamor ini bentuknya berupa bulatan-bulatan berlapis. jalu memet dan sogokan rangkap yang ukurannya panjang sampai sekitar pertengahan bilah. ricikan lain greneng. Letaknya berjajar dibagian sor-soran. Bawang Sebungkal dll. Sisi bilah diujung bawah tombak berbentuk menyudut. kembang kacang. salah satu dapur tombak luk 9. Tombak ini termasuk langka karena mungkin terlalu indah dan mahal bila diproduksi kebanyakan. nama salah satu dapur tombak lurus. luk 3. SATRIYA PINAYUNGAN. Disbanding bagian Wetengan maka bagian Sirah Cicak dan bagian Buntut Urang kedudukannya agak turun. ada-ada dan sogokannya rangkap. nama bagian yang permukaannya melandai dibagian belakang bagian gendok dari sebuah ganja. SEBIT RON TAL. Sebit Ron berbeda dengan Sebit Ron Tal. nama pamor berbentuk bulatan bulatan kecil. adapula yang tidak.ukuran bilah sedang. SAPIT ABON. tikel alis. tetapi tidak begitu ramping. Sisi bagian tengah bilah ada lekukan dangkal dan landai menyerupai bentuk pinggang. SEBIT RON. salah satu bentuk ganja keris. dengki dari orang lain terhadap dirinya. menyerupai ada-ada besar yang terputus. menyebar keseluruh permukaan bilah.ukuran bilah bagian atas pinggang lebih sempit disbanding bagian bawah.

sisi bilah bagian tengah melebar. Pamor ini menyebabkan terkenal dalam pergaulan. tuahnya menambah kebijaksanaan pemiliknya. Di Sabah dan Serawak disebut Aliamai Lok Tiga. Gulu melednya sempit. Pamor ini tergolong rekan dan pemilih. tiga atau empat bulatan kecil. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 64 . biasanya pudak sategalnya lebih besar dari pudak sategal keris. pada permukaannya tergambar dua atu tiga bintik besar berwarna hitam atau coklat tua. pamor seperti buah buah kopi dalam untaian ranting. pamor keris dengan gambar menyerupai untaian bunga. bilahnya simetris. buntut cicaknya meruncing. ia hampir mirip dengan pamor Sekar Anggrek. sirah cicaknya panjang. SELEH. motif pamornya sederhana seperti Wos Wutah. Disisi bilah bagian bawah ada bentuk menyudut. mirip Sekar Anggrek dan Sekar Pala. KI. ditengah ada pamir yang menyerupai garis tebal dari pangkal bilah keujung. tuahnya mudah mencari keberuntungan. tergolong pamor rekan. seluruh tepi bilah diatas pudak sategal memakai gusen dan lis-lisan. sepintas seperti pamor Mangar tetapi pada pamor Mangar maka “bunga kelapa” nya lebih besar dan lebih jelas. nama pamor yang gambarannya menyerupai untaian bunga kelapa. datar dan tergolong ganja wuwung. dapur ini tergolong langka. merupakan pamor tidak pemilih dan tergolong pamor rekan. menyerupai bentuk untaian bunga pala . lih Sekar Tebu. PELET. sehingga banyak dicari pedagang dan pengusaha. SEKAR JANTUNG. Secara keseluruhan keris buatannya berkesan sederhana tapi berwibawa. salah satu dapur tombak lurus. sedang pada pamor Sekar Mangar yang lebih jelas adalah gambar “untaian dan tangkainya”.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK tersebut menyatu sampai keujung bilah. SEKAR ANGGREK. kembang kacangnya agak kurus tetapi lingkarannya agak lebar. EMPU. dikiri kanan garis itu ada bulatan bulatan kecil yang menggerombol terpisah pisah. sepintas mirip Pamor Bunga Pala. Memakai pudak sategal. tergolong pamor rekan. Tuahnya dapat menjadikan pemiliknya terkenal. SEKAR LAMPES. Tuahnya memudahkan pemiliknya mencari rejeki. berpori dan agak kekuningan. dan kruwingan. Memakai kruwingan dan greneng lengkap. setiap gerombol terdiri dari dua. hidup dijaman kerajaan Demak. Tanda tanda kerisnya ialah Ganjanya tipis. SEKAR GLAGAH. SEKAR KOPI. gambar pada warangka Timoho.bedanya pada Sekar Anggrek. Pamornya seolah hanya mengambang dipermukaan bilah. pamor keris atau tombak. SEGARA WINOTAN. letaknya tidak teratur. Wetengannya ramping sekali. bagian ujung bunga lebih berkembang (mekrok – jawa). pamor yang menyerupai untaian bungan anggrek. SEKAR MANGGAR. Ukuran bilah kerisnya hampir serupa dengan buatan Majapahit tetapi besinya tampak seperti kurang tempaan. sogokannya biasa tetapi blumbangannya agak sempit dan dalam. biasanya dimiliki Dalang atau Pesinden. SEKAR PALA.

bintik ini ada yang bentuknya bulat dan ada yang lonjong. Bilahnya sedang. Bagian sor-sorannya agak tebal. ukuran normal. SELUT. yakni bisa menangkal pengaruh buruk keris lain. nama salah satu dapur keris lurus. ri pandan dan tikel alis. luknya tidak dalam. tergolong amat langka. pamornya tidak pemilih dan biasanya terdapat dikeris nom-noman. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 65 . ada yang menyebutnya SEMPANER. bilahnya pendek. ukuran bilahnya pendek tetapi lebih besar dibandingkan bilah keris lain pada umumnya. Gandiknya tergolong tipis dan pejetannya dangkal. Dapur keris ini tergolong sederhana dan hanya ada pada keris keris tua. atau Sempana Klentang adalah nama keris luk 9. memakai kembang kacang. Guratan garisnya juga lebih halus.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SEKAR SUSUN. SUPONO BENER. selut yang mahal bisa berharga jutaan rupiah. Bedanya ujung garis pamor yang menyerupai gambar daun kelapa tidak sampai ketepi bilah. lambe gajah satu. biasanya bentuk bilah memberi kesan membungkuk. atau SEMAR BETAK atau Semar Petak. Katanya keris ini baik bagi yang ingin mencari pengikut. salah satu hiasan pada hulu keris (gagang keris). nama salah satu dapur keris lurus. SEMAR MESEM. gambar pada warangka Timoho berupa bintik bintik kecil berwarna hitam atau coklat tua dan relatif merata dipermukaan kayu. melainkan mengumpul ditengah bilah. gandiknya tebal diukir kepala gajah dan dibawah gandik ada lubangnya. bilahnya berukuran panjang. tembaga. nama salah satu dapur keris lurus. memakai kembang kacang. Selain itu ia memakai sogokan dua. terbuat dari logam berukir seperti perak. SEPANER. Biasanya dimiliki oleh pemimpin peguruan silat atau pimpinan aliran kebatinan. SEMAR BETAK. SELOKARANG. pamor yang mirip Melati Rinonce. lih Sepana. pamor yang gambarnya menyerupai batang karang dilaut. merupakan pamor Miring dan Rekan. Pamor ini tergolong pemilih.. lebar dan lurus. sebesar bola pingpong dengan garis tengah 35 – 45 mm. SEMBUR. SEMPANA. Keris ini tergolong populer dan banyak jumlahnya. PELET. tikel alis dan ri pandan. tergolong pamor Mlumah yang sukar pembuatannya. pamor yang mirip Blarak Ngirid atau Blarak Sinered. emas. SEMAR TINANDU. tipis tapi lebar dan menampilkan kesan gendut. dikalangan pecinta keris sering dianggap keris tindih. sepintas lalu menyerupai pamor Tunggak Semi. bedanya pada Pamor Sekar Susun gambar bunganya lebih besar. Keris ini memakai kembang kacang bersusun dua. Keris ini tergolong langka dan tua. ukuran bilahnya tergolong pendek. tetapi bagian seminya memanjang terus sampai keujung bilah. atas dan bawah. SEMPANA BENER. SEPANA KALENTANG. memakai kembang kacang. Dapur keris ini jarang terdapat di keris baru ataupun lama. SEKAR TEBU. kuningan dihiasi dengan intan berlian dan batu mulia lainnya. nama salah satu dapur keris .

gulu melednya panjang. SENGKOL. Tergolong langka dan agak jarang dijumpai. gandiknya tebal. bagian pejetan dibuat sempit dan dangkal.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SENGKELAT. Secara keseluruhan bagian ganjanya agak lebih panjang dibanding dengan keris buatan Majapahit lainnya. Keris ini banyak jumlahnya. atau Sumpono. jalennya pendek. Empu ini menyenangi pamor miring seperti Adeg. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 66 . atau Sempana Panjul. ukuran bilahnya sedang. sraweyan. nama darur luk 7. memakai kembang kacang tanpa pejetan. tuahnya baik untuk membangun kerukunan suami istri. Lar Gangsir. sirah cecaknya berukuran sedang. Bentuk keris amat sederhana. ri pandan dan greneng. buntut urangnya panjang dan tipis. jika ada jenggot namanya dapur Parungsari. keris ini memakai kembang kacang. SEPANA. ukuran panjang bilahnya sedang. SEPOKAL. nama salah satu dapur keris luk 7. Ukuran bilah agak lebih panjang dari buatan dari buatan Majapahit umumnya tetapi lebar bilahnya cukup sehingga memberi kesan ramping. pakai greneng atau tingil. pejetannya dalam. SETRA BANYU. nama dapur keris luk 7. tikel alis pendek dan dangkal. salah satu dapur keris luk 13. nama salah satu dapur keris lurus. lurus dan agak membungkuk. tanpa ricikan lainnya. EMPU. lambe gajah satu dan memakai jenggot. atau Sempana. SEPANA BUNGKEM. SEPANG. tanpa gandik. tergolong ganja wuwung. tanpa ricikan. Kalau membuat sogokan dangkal tapi panjang. salah satu dapur keris luk 13. panjang bilahnya sedang. kembang kacangnya kurus. luknya satu dipangkal bilah. janurnya tumpul. memakai kembang kacang. ganja datar. Tergolong popular dan disukai oleh Jaksa atau Pembela karena katanya dapat mempengaruhi lawan bicara. ukuran bilahnya sedang dan hanya ada sraweyan saja. Ganja keris berdapur Sengkol ini polos. nama salah satu dapur keris luk 1. Selain itu ricikannya adalah sogokan rangkap. wetengannya montok. lambe gajah panjang. sraweyan. nama empu yang hidup didesa Tesih pada kerajaan Majapahit dengan tanda buatannya sebagai berikut. ri pandan. memakai kembang kacang tetapi kembang kacangnya bungkem. tetapi karena sering dicarai maka banyak terjadi pemalsuan yang tadinya tidak bungkem dibuat menjadi bungkem dengan cara membentuk kembali kembang kacangnya menjadi bungkem. kadang kadang ada tingil kembar dikanan kirinya. memakai kembang kacang. bentuk ini tergolong aneh dan keris ini juga langka sekali. Tetapi ada pendapat yang menyatakan dapur Sepang bilahnya simetris. sraweyan dan ri pandan. Namun ada yang menyebutkan bahwa Sengkelat tidak memakai jenggot. SEPANA PANJUL. greneng. ganggeng kanyut dan sebagainya. kruwingan.

sesudah jadi menjadi keris yang sakti dan diberikan Raja Mataram ke Raja Jambi. biasanya memakai metuk iras. Lurus. bentuknya mirip melahan jantung pisang. pamor dari bahan ini warnanya hitam dan umunya dinamakan Pamor Sanak atau Nyanak. Diduga dahulu dibiat bukan untuk kegunaan praktis tetapi sebagai pusaka. Keris buatan Tamanan Surakarta ini semula milik Pangeran Mangkubumi sebelum menjadi raja kemudian diberikan ke putrinya Kangjeng Ratu Bendara. Kalau berlebihan akan banyak pamor hilang begitu sebaliknya. salah satu bentuk kapal disana. terbuat dari besi dan baja dengan panjang sekitar 80 – 90 cm. dikasihi orang dan selalu selamat. Arya Penangsang. setelah selesai penempaan maka calaon keris dikikir untuk mengeluarkan pamornya. mineral besi terdiri dari kristal-kristal karbonat besi. ukuran bilahnya pendek lebar. Bobotnya tidak begitu berat sehingga mudah memainkannya. agar dapat berhenti pada saat yang tepat. gandiknya tipis dan pejetannya sempit. Tombak ini biasanya sederhana sekali tanpa ada-ada. pamor ini hanya ada di keris atau tombak. Kata Sikunyir berasal dari Sekunar. Digunakan ketika melawan Sutawijaya. rumusnya FeCO3. selain itu juga merupakan nama tombak lurus. Penamaan ini hanya dikenal di Malaysia dan Brunei. bentuk ganja yang bagian sirah cicaknya menonjol kedepan dan runcing. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 67 . Pada bilah keris. SI GINJE. SILAK WAJA. SIGAR JANTUNG. SIKIM ACEH. SIMBAR INTEN. pendoknya dari emas. Pangeran Mangkurat dan dikembalikan ke kraton. Ada yang menyebut pamor wulung. besi yang untuk membuatnya diambil dari 9 tempat yang berlainan . salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. tuahnya katanya mudah mencarai rejeki. Warangka dari kayu Trembalo. konon dibuat di jaman Sri Sultan Agung. biasanya buatan Pajajaran dan Segaluh. SIMBANG KURUNG. punggung pedang ini majal sedang sisi depannya tajam seluruhnya. merupakan salah satu tahap dalam pembuatan tosan aji. nama salah satu dapur keris lurus. tombaknya lebar dan pipih.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SETAN KOBER. saat perutnya terkena Kyai Pleret maka ususnya yang keluar diselipkan ke kerisnya tetapi ketika terdesak maka Arya Penangsang lupa dan mencabut kerisnya sehingga usunya terburai. Sikim Aceh tergolong pedang sabet. Setelah bercerai. tanpa bungkul. bagian tengah bilah bentuknya seperti jantung pisang. besi bahan pembuatannya pun diambil aneka macam alat yang berbeda namun semua berawalan dengan hurup “Pa” (P). bentuk sirah cicak yang tergolong Sikunyir juga hanya ada pada keris buatan Malaysia dan Brunei saja.biasanya memakai ganja iras. Bagian punggung bilah agak tebal. tombak ini tergolong langks. tetapi ini yang tercantum di kraton. dalam dunia keris maka bahan ini biasa dipakai untuk batu bahan pamor yang hanya mengandung besi saja. proses ini dimulai dari tepi bilah makin lama ketengah. Pekerjaan ini memerlukan pengalaman. nama ini tidak ada dalem Pakem Keris. sebutan pamor yang merupakan garis melintang pada gandik atau kembang kacang. KANGJENG KYAI. begitu saktinya sehingga katanya jika keris ini menyentuh daun saja maka seluruh pohon akan layu dan akhirnya tumbang. SIKUNYIR. keris ini menurut cerita hanya ditempa pada hari Jum’at saja dengan setiap menempa hanya satu kali pukulan. nama keris milik Adipati Jipang. atau kecoklatan dengan permulaan yang mengkilat. Mineral ini berupa kelabu putih kekuningan. berdapur Pandawa Panimbal Singa. Pedang khas daerah Aceh. tetapi mulai tengah sampai tepi depannya tipis sekali. putri ini menikah dengan Kangjeng Pangeran Haryo Diponegoro sesudah itu diwarisi oleh anak angkatnya. nama keris pusaka buatan Mataram yang kemudian menjadi milik Sultan Jambi. SIDERIT. istri RM Said.

ganjanya agak melengkung. Lambe gajah satu. Pamornya lembut. SINGAWIJAYA. tidak meriah tetapi rapi teratur dipermukaan bilah. greneng. memakai kembang kacang. salah satu dapur keris luk 7. Ricikan lainnya. Tanda keris buatannya. kalau ada ron-dho nya . bentuk huruf Dho kurang jelas. Ujung buntut urangnya melebar. yang agak beda olah dan tempaan besinya tidak sehalus garapan Pangeran Sedayu. Keris buatannya pada umumnya lurus. sebutan bagi pamor yang menyerupai dua garis melintang pada gandik atau kembang kacang. panjang bilahnya sedang. Gulu Melednya panjang. sirah cecak meruncing kecil. ganjanya datar tergolong ganja wuwung. hidup dijaman Pajajaran. bentuknya agak aneh. tergolong ganja wuwung. Blumbangan dan sogokannya berukuran sedang. Ukuran panjang bilahnya sedang. tuahnya bisa mengangkat derajat pemiliknya. SINOM.kadangkala memakai sogokan. Pamornya katanya untuk pengasihan dan dihormati orang sekitarnya. jenggot dan greneng lengkap. lungan) dan ditempel dengan emas atau perak. ri pandan. Ganjanya berukuran normal. Guru melet dan wetengannya berukuran sedang. menangkal guna-guna. pamor yang bentuknya menyerupai tiga garis melintang pada bagian gandik atau kembang kacang. pakai pejetan. posisinya terlalu menunduk disbanding keris Majapahit yang lainnya. ditengah bilah diukir gambar timbul (relief. empu ini lain dengan empu Singkir. Besinya biasanya hitam. Tuahnya menambah wibawa pemiliknya. SINARASAH. jalennya kurang ramping. besinya hitam tetapi memberi kesan kering. Besi yang diguanakan biasanya matang tempaan dan warnanya hitam keabu-abuan. SIMBAR-SIMBAR. atau Sinrasah. Sogokannya dalam. SIMBANG RAJA. bila keris itu ditegakkan. biasanya dengan motif lung. Kembang kacangnya menyerupai gelung wayang. sraweyan. salah satu dapur keris luk 5.jika pamor itu jenis miring. Tergolong langka karena sulit membuatnya. seorang empu hidup di Sedayu pada jaman Majapahit. Pamornya pandes. Sirah cicaknya membulat. bagian gandiknya diukir bentuk kepala Singa yang menyerupai KILIN di budaya cona.kalau memakai luk. Keris buatannya berpenampilan sopan dan lembut. tipis. Kedudukan keris miring kearah tangan kanan. sirah cicak berkesan montok tetapi meruncing pada ujungnya. Cara ini biasanya dipakai oleh ulama yang mengenakan jubah atau dalam keadaan darurat perang. bentuk luknya dalam. EMPU. Bagian bawahnya lurus. keris diselipkan dilipatan sabuk lontong bagian dada. wetengannya kurang gemuk. SIKI. agak condong kedepan. sebagai kelengkapan pakaian di Jawa Tengah. Pamornya rumit dan halus. Kembang kacangnya seperti gelung wayang. ricikan lain kembang kacang. sraweyan dan ri pandan. disayang atasan. EMPU. panjang bilahnya sedang. tergolong pemilih. Tanda tandanya. salah satu cara memakai keris. Keris dan tombaknya mirip buatan Pangeran Sedayu. juga dikenal Empu Ki Jikir. tergolong Sebit Ron Tal. bentuk dha pada ron dha dibuat jelas. nama salah satu dapur kerid lurus. padat dan liat. nama pamor yang sepintas seperti rumpun padi yang terpotong daunnya. atau Anyikep Pusaka. SIKIR. SIKEP. sogokan rangkap. bagian blumbangannya berukuran luas. dapur ini sering disebut dapur KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 68 . guru melednya panjang. panjang dan janurnya dibuat tajam.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SIMBANG PATAWE. empu terkenal hidup dijaman Sri Sunan Pakubuwono IX di Surakarta. kedudukan bilah. Pendaringan Kbak atau sejenisnya. Gandiknya agak panjang dan tebal. SINGA BARONG. serat-serat alur pamor halus sekali. Umumnya berupa Wos Wutah. Kruwingannya nyata dan rapi. seolah menancap kuat pada permukaan bilah. Hulu dan warangkanya menghadap kebawah. Bagian Dha pada Ron Dha. termasuk pamor miring dan pamor rekan. Bilahnya berukuran sedang. EMPU.

Ukurannya rata rata lebih kecil dari Udan Mas. bagian didekat metuk lurus. Sisi bilah pedang yang tajam didepan. Ujungnya mempunyai bentuk khas. Pamor ini tidak pemilih. Tuahnya memperlancar rejeki dan menambah derajat pemiliknya. pamor yang bentuk gambarnya menyerupai anak kunci. SOGOKAN DEPAN. berwibawa dan disayang orang. Sisi punggungnya terdiri dari dua bagian. Permukaan bilahnya nggigir lembu. terdapat kruwingan. SISIK SEWU. dinamakan pamor DWIWARNA. bia pamor tidak dipisahkan oleh jarak atau jaraknya kecil. keris ini berdapur Tilam Upih. bagian keris yang terdapat pada sor-soran. Letaknya dibelakang bagian pejetan atau blumbangan. Antara pamor satu dan lain dipisahkan jarak sekitar 1 cm atau lebih. tuahnya baik untuk kepemimpinan. tergolong pamor tiban. Merupakan duplikat dari keris Raden Adipati Danurejo III (Kangjeng Pangeran Kusumoyudo) di Japan. Pedang Sokayana selain digunakan dalam KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 69 . dengan ujung runcing kecil. nama pedang tergolong pedang suduk. SIPAT KELOR. bagian paling depan dari Ganja. luknya rengkol. beberapa keris ini dihias kinatah emas dan berlian. panjangnya sekitar dua pertiga panjang bilah sedang bagian sisanya merupakan garis cekung yang makin keujung makin tajam. SLADANG ASTO. berupa alur tegak. Dibelakang sogokan belakang biasanya ada sraweyan. Panjang pedang ini sekitar 90 sampai 115 cm. SODO. SOKAYANA. dengan ada-ada terlihat jelas. SOGOKAN BELAKANG. tergolong pedang sabet. berupa alur tegak disamping sogokan depan. bentuknya menyerupai garis cembung. bagian keris yang terdapat pada sor-soran. KANGJENG KYAI. pamor yang banyak dicari pengusaha yang mempunyai karyawan banyak. SIRAP. tanpa bungkul.sisi bilah paling bawah membentuk semacam sudut. warangka kayu Timaha dan pendok dari emas rajawarna. Terletak di sor-soran. Pada sisi tombak sebelah bawah dekat bagian metuk terdapat bentuk yang menyerupai jenggot. nama tombak luk 5. Tetapi yang dibagian atas menjadi agak cembung. bagian punggung pedang yang bawah majal tetapi makin keujung makin tajam. pusaka kraton Yogya. lekukannya dalam. mirip hurup S yang miring. Antara sogokan depan dan belakang dinamakan Janur. yang bentuknya (jika dilihat dari bawah) seperti kepala cicak. Sisi depan yang tajam lurus saja. Yang dikelilingi semacam bentuk kepompong. tergolong pedang sabet. Bagian didekat ujung bilah lebih lebar daripada bagian pangkalnya. SIRAT. luk hanya terdapat dibagian dekat ujung. tak ada kruwingan. Disepanjang bilah terdapat ada-ada. tetapi jika Pamor Udan Mas itu menyebar maka pada pamor Sisik Sewu menggumpal. Keris ini dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana pada pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono V. Ada juga yang berluk 7 dan 9. Walau tidak seterkenal Udan Mas tetapi bagi yang percaya tuahnya sama. Bagian bawah majal. SLEWAH. tombak ini buatan Majapahit terutama Pengging Witoradyo. tetapi karena titik berat ada di ujung maka menggunakannya harus hati hati.pamor ini merupakan kumpulan bulatan bulatan kecil yang berlapis lapis. bagian bawah sogokan depan ini menyatu dengan blumbangan. Ada yang menyebut pamor ini :Pamor Teja Bungkus atau Bima Bungkus. lebih dalam dari alur Tikel Alis. Tergolong popular. Dibagian bawah bilah pedang Sokayana. Ujung pedang ini runcing. SIRAH CICAK. separuh panjang bilah yang dibawahnya bentuknya lurus. salah satu dapur tombak luk 3. sejajar dengan bagian punggung yang lurus. sebutan untuk pamor berbeda tetapi pada sisi bilah yang sama.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Naga Singa.

rata rata 65 cm. berdapur Tilam Upih. warangka kayu Timoho. hanya saja bahan bajanya lebih banyak. besi dan baja serta bahan pamor. jika bagus bisa menyamai harga kayu Timoho. sering digunakan semagai warangka keris atau tombak. meskipun bukan jenis kayu terbaik tetapi banyak yang menggunakan karena cukup murah. nama salah satu dapur keris lurus yang panjang bilahnya sednag tetapi agak tebal. lebar bagian pangkal sekitar 12 cm. Pendoknya bunton. KANGJENG KYAI. bagian keris yang bentuknya melandai dibelakang bagian sogokan belakang sampai kebagian greneng. SONO KEMBANG. Permukaan bilahnya ngadal meteng. Bentuk tombak ini agak mirip dengan dapur tombak TUMBUK. bagian ini disebut bongkot. Banyak juga yang membuat kotak keris dari kayu ini. Bentuk keris buatannya sederhana . beberapa jenis pamor khusus juga menempati bagian sor-soran ini. ukuran bilahnya tidak panjang. jenis pohon kayu yang sering digunakan membuat warangka keris. Paling banyak berdapur brojol. Selain itu memakai kembang kacang. yaitu pada permukaan bilah terdapat lekuakan seperti pejetan dan beberapa keris buatannya memakai ganja iras. pamornya sederhana. Titik beratnya tidak terlalu mengarah keujung sehingga mudah digunakan. Keris ini memakai gandik polos. SUMELANG GANDRING. jenggot . Setelah terkenal di Pajajaran. KAYU. diatas bagian ganja. sempit. atau Srewehan. Pada bagian sor-soran ini terdapat bagian bagian utama keris yang disebut ricikan. Dikenal mempunyai kekuatan ghaib untuk membantu melahirkan. keris pusaka kraton Yogyakarta. jika sudah kering maka urat kayunya berwarna kehitaman. tetapi besinya tergolong pilihan. dibeberapa daerah disebut Angsana Kembang. Semua nya merupakan keris lurus. kepulauan Sulu. empu ini pindah ke Tuban yang menjadi Bandar terkenal di Jawa. menghindarkan hama tanaman. Pembuatan sundang saat ini sudah jarang dilakukan lagi. Philipine. tidak cantik tapi berwibawa. Bentuknya serupa keris dari Jawa hanya saja lebih besar dan panjang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK peperangan juga sebagai pedang pusaka dan digarap apik serta indah. bahan bakunya sama dengan keris. sisi bilah bagian tengah ada lekukan landai yang membentuk pinggang yang amat ramping. ri pandan. SRI SADANA. memakai sogokan satu didepan. pohon ini banyak terdapat di Jawa bagian Selatan. SRAWEYAN. berdapur Pasopati. seorang Empu wanita terkenal sekitar abad 10 silam berasal dari kerajaan Pajajaran. warangka dari kayu Cendana dengan pendok emas murni rinajawarna. walau termasuk pedang suduk tetapi bisa juga digunakan sebagai pedang sabet. SOR-SORAN. sraweyan dan tingil. Harganya tergantung indah tidaknya ganbar kembang ini. EMPU NI MBOK. Disisi tombak paling bawah. nama salah satu dapur keris lurus yang bilahnya sedang. lambe gajahnya satu. keselamatan dan ketentraman. Ricikan lain tidak ada. Sujen Ampel juga dipakai untuk nama dapur tombak lurus. KANGJENG KYAI. nama keris di Mindanao. Mulanya kepunyaan Penembahan Mangkurat dan ditarik ke istana pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. jika sudah tua maka warna urat kayunya berwarna coklat tua dan htam ber-kembang kembang. SUGIHAN. SUNDANG. SOMBRO. dari suasa bertahta permata. bagian paling bawah dari bilah keris. Sering disebut Angsana Keling. Banyak diantaranya tergolong keris pejetan. nama salah satu pusaka kraton yagya. ada dua bagian yang bentuknya menyudut pada masing masing sisinya. Keris ini merupakan putran dari Kyai Sugihan Sultan Agungan. KAYU. SONO KELING. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 70 . milik Pangeran Ngabehi dan keris ini dibuat Empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V SUJEN AMPEL.

sebenarnya beliau berasal dari Majapahit tetapi kemudian pindah ke Blambangan. Kerisnya bisa ditandai sebagai berikut. empu yang tinggal di Blambangan pada awal kerajaan Majapahit. Kerisnya condong kekanan. biasanya menganut cara melukis wayang kulit (Sunggingan). sedangkan Supagati mendapat nama Ki Supadi dan mendapat jabatan Demang. namun penggarapan tiap bagian kerisnya dilakukan dengan cermat dan indah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SUMPANA. Empu ini tidak memperhatikan pamor. gambar pamor yang hampir sama dengan Pendaringan Kebak. bulatan kosong ini boleh sat. keris diselipkan kesabuk lonthong dilipatan paling atas. sehingga seluruh bagian gandar keris tertutup oleh sabuk. Namun masing masing kelompok terpisah satu sama lain. serasi dengan lengkungan luk yang pertama. namun pamor ini mempunyai bulatan bulatan kosong ditengah bilah. lih PANGERAN SEDAYU. namun bulatan bulatannya lebih rapat satu sama lain. pamor yang mirip Wos Wutah. kelak menjadi Pangeran Sendang Sedayu. penempatannya tidak menyebar tetapi menggerombol dan mengelompok rapat. Pamor ini tergolong pamor tiban. SUMUR BANDUNG. SUPA ANOM. Bagian ganjanya agak tipis. keras dan seperti “berurat”. Keris buatan empu ini terkenal ampuh. sekitar akhir abad 12. EMPU. hanya menempati sebagian permukaan bilah. SUNGKEMAN. lih Sempana. besinya hitam padat. SUMUR SINOBO. Pamor ini bisa rekan atau tiban. manis tetapi ada kesan galak. ramping. SUNGGINGAN. tidak pemilih serta mudah mencari rejeki dan luas pergaulannya. lih KI NOM. Caranya membuat sogokan manis dan tak terlalu dalam. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 71 . Empu Supagati adalah adik dari Empu Jaka Supa yang diperintah oleh Raja Majapahit mencari pusaka KK Sumelang Gandring. Tergolong pamor rekan dan tuahnya mendatangkan rejeki serta buka pamor pemilih. hulu keris dan warangkanya juga menghadap kekanan kearah bawah. dua atau tiga. tetapi untuk warangka ini tidak diperlukan kayu dari kwalitas yang terbaik. dia menyertai kakaknya ke Blambangan dan merhasil menemukan keris tersebut. salah satu cara memakai keris di Jawa Tengah. SUPA MADRANGI. lebih lebar. salah satu pamor yang bentuknya menyerupai bulatan bulatan lingkaran bersusun. bagian ujung sogokan melengking sedkit. EMPU. SUPAGATI. lih SEPANER. adalah warangka keris yang setelah selesai dibentuk dihias dengan lukisan tangan dengan pola lukis tertentu. Sepintas mirip pamor Bendo segoro. SUMSUM BURON. Jaka Supa mendapat gelar Pangeran dan diberi tanah bebas pajak Sedayu. EMPU. biasanya keris atau tombak buatannya berpamor Wos Wutah. warangka ini tergolong mewah dan mahal harganya. Dibanding Uler Lulut maka bulatan-bulatannya lebih terpisah. WARANGKA . Ukuran bilahnya kecil. berderet dari pangkal sampai ujung bilah. penempatan pamornya tidak merata. tinggi derajatnya sehingga disukai oleh TNI atau pegawai Negeri. SUPANA BENER.

Sirah cicak membulat seperti potongan buah mlinjo. sirah cicaknya besar. KANGJENG KYAI. Keris buatan Ki Suratman biasanya dibuat dari bahan besi yang liat dan padat. Istilah latinnya. Toona sureni Merr. keris yang dibuat kinatah indah sekali. garis pamornya lembut dan rapih. bentuknya datar. banyak menggunakan bahan baja. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 72 . ganjanya ganja wuwung bentuknya datar. gelar Empu Jaka Sura. ganjanya walau tidak terlalu besar tetapi memberi kesan montok dan luwes. Penampilannya memberi kesan manis tetapi angker. Jika membuat keris kinatah biasanya dibuat tidak memakai bahan pamor dan besi yang digunakan berwarna hitam kehijauan. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. Bilah diatas sor-soran membentuk seperti pinggang. birawa. Kembang kacangnya terlalu kecil dibandingkan ukuran bilah. Lambe gajah nya juga kecil. sejenis kayu yang biasanya digunakan penutup tombak. KAYU. hidup di Tuban diawal Kerajaan Majapahit. Gulu melednya jenjang. gandik itu tebal. lebar cukup tetapi agak tebal dibanding keris Majapahit atau Mataram. SURA CURIGA. anak dari Empu Pitrang. biasanya bermotif lung-lungan. penampilannya memberi kesan gagah dan tangkas. EMPU. kalau kerisnya luk maka luknya dangkal. pendok dari emas 24 karat “tinurut manik sasotya” artinya emas bertahtakan mutu manikam. Besinya tampak seperti berserat. panjangnya cukup. keris buatannya banyak jumlahnya dan buatannya indah. namun kesannya rapi dan tertancap kuat di bilah. Wos Wutah atau yang sejenis. gulu melednya berukuran panjang. empu yang hidup jaman Sunan Paku Buwono III dari Surakarta. EMPU. sebagian orang menyebut empu Sura Timan. Tandanya bilah keris agak panjang. sogokannya dangkal . SURA LASEM.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SUPRADIYA. panjang. Kayu ini lunak. membulat. gendokannya gemuk. Motifnya biasanya Udan Mas. pamornya lembut kurang mubyar. gaya nya walau masih berciri Tuban tetapi juga terpengaruh gaya Majapahit. empu dari Tuban yang hidup jaman Pajajaran sekitar abad 11. Kembang kacangnya bagus. lambe gajahnya kecil. Jika gandiknya polos. SUPAJAYA. Bagian gendokannya menampilkan kesan montok. EMPU. Bialhnya umumnya besar. sehingga secara keseluruhan tampak manis dan serasi. Keris buatannya sebagai berikut. karyanya selalu dibuat cermat dan berpamor indah. warangka kayu trembalo. Ganjanya tergolong ganja wuwung. SUREN. Blumbangannya lebar. Pamornya tidak terlalu lembut. Ukuran kerisnya tidak terlalu besar dibandingkan keris Tuban yang lain. memberi kesan kokoh. Janurnya tumpul. Sogokannya dangkal. berdapur Jalak. janurnya majal. TUMENGGUNG. SURATMAN. mudah dibentuk dan tidak menyebabkan aus bilah mata tombak.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 73 .

ilmu tradisional untuk menentukan kegunaan keris. besi. TAPAK KUDA. rusak. memakai pejetan. TAMAN BANARAN. KANGJENG KYAI. Hulunya menghadap kekanan. UKIRAN. TAMBAL. berbadan tegap atau tinggi besar. sraweyan dan greneng lengkap. dihias dengan ukiran rumit. melihat penampilan lahiriyah sebuah keris. Panjangnya kira kira sejengkal diberi sarung dari kayu dilapisi logam. pamor yang hanya pada salah satu sisi bilah saja tidak perduli bentuknya pamor apa. taji ayam dikenakan sebagai kelengkapan adat. harus dilihat apakah salah satu sisi itu memang tidak ada pamornya atau karena aus. warangka dari cendana wangi. gading atau perak. UKIRAN. berpenampilan agak “kendo” sehingga cocok untuk orang berwatak sabar dan lembut. TEBU SAUYUN. Ukiran model Taman Banaran juga sesuai dipakai orang yang berperawakan sedang. Brunei. terbuat dari besi berlapis baja. Kalimantan Barat. Seorang ahli tanjeg biasanya akan ditanyai apabila seseorang akan membeli atau mendapatkan sebilah keris. ilmu yang digunakan apakah keris tersebut cocok dengan orang yang bersangkutan. sebab bila dulu keris tersebut dipunyai oleh prajurit maka tidak akan cocok bila dimiliki oleh pedagang dan sebagainya. tombak atau pusaka lainnya. ujungnya meruncing dan membengkok sehingga menyerupai bentuk taji ayam. Jambi. lih TARIMAN. Tuahnya menangkal wabah penyakit. dibuat empu Supa dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Kedua dengan mengandalkan kemampuan batin secara tradisional. tergolong pamor rekan. Serasi bila dikenakan orang yang keras.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK T TAJI AYAM. Hulu keris ini biasanya dibuat dari kayu keras. gandiknya polos. cara pembuatannya. TEJA BUNGKUS. TAMBAHKUSUMA. TAYUH. kadang kadang berpamor. bagian tengah bilah relatif tebal. pamor yang mirip goresan kuas besar dibidang lukisan. Selain pada keris juga ada di pedang dan tombak. TANGKIS. Cara memakai diselipkan dilipatan kain sarung dibagian depan. orang Malaysia menyebutnya “Kopiah Pak Haji” karena seperti kopiah Haji. Pertama. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 74 . Malaysia. TARIMO. ada dua macam. dapur Sengkelat. hulu keris yang banyak terdapat di Riau. agak kenceng. TAMAN NGABEYAN. sebagian masuk pamor miring dan sebagian mlumah. senjata tikam traditional daerah Lampung dan Bengkulu. pendok dari emas blimbingan. tuahnya dapat mengangkat ke drajat lebih tinggi. nama keris luk 3. salah satu model hulu keris kraton Yogyakarta. bentuknya dan rabaannya. bentuknya serupa pisau dengan bagian tajam pada dua sisi mata. penempatan luk merata disepanjang bilah. merupakan putran dari KK Tambahkusuma. keris pusaka kraton Yogyakarta. hulu keris gaya Yogyakarta berpenampilan keras. kadang ada yang memakai gusen. Biasanya kayu kemuning. ukuran panjang bilah sedang. menghapalkan dan mengulang mantera tertentu dengan bimbingan orang yang menguasai ilmu tersebut. baik dari pamor. Tetapi pamor ini pemilih. TANJEG. cara ini hanya dapat dipelajari dengan cara tradisional antara lain dengan berpuasa. bentuknya mirip ulekan cabai. lih SIRAT. biasanya perak. Ilmu ini terutama bermanfaat untuk meningkatkan kepekaan seseorang agar dia dapat menangkap kesan karakter sebilah keris dan menyesuaikan dengankesan karakter dari calon pemiliknya.

orang Lombok menyebutnya kayu Brura. motif dari urat kayunya mempunyai nama sendiri sendiri dan dinamakan pellet. tapi keras dan berwibawa. manis. termasuk pamor rekan dan tidak pemilih. nama sejenis kayu yang banyak digunakan untuk warangka keris atau tombak. Bagian greneng pembuatan aksara Dho kurang lengkap sehingga terasa kurang manis. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 75 . EMPU. kalau Tilam Sari ada greneng atau tingil maka Tilam Upih tidak. adalah bagian kepala dari epek. bagian sirah cicaknya menyudut agak meruncing. gandiknya berukuran pendek. bagian guru melednya sempit. Kayu Timoho (Kleinhovia hospita) oleh orang bali disebut Purnama Sadha. lih TILAM UPIH TILAM SARI. salah satu dapur keris lurus dengan ukuran bilah sedang. nama salah satu pamor yang selalu menempati bagian pejetan atau blumbangan. TILAM PETAK. empu yang tinggal di Kadipaten Blambangan pada Jaman Majapahit sekitar abad 12. Pamor. TIMANG. lih TILAM UPIH. TEPEN. pusaka kraton Yogya. Pamor ini tergolong tiban dan membuat pemiliknya bersifat hemat. pamor yang merupakan perpaduan Sada-saler dan Wengkon. yang sederhana dari kuningan atau tembaga. Hampir semua pakaian adat di Jawa dan Madura menggunakan ikat pinggang epek dengan timangnya. TEMBAROK. Kalau membuat ganja. Keris ini merupakan putran dari KK Sengkelat dibuat pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. tikel alisnya juga pendek. alur dangkal ini dimulai dari atas gandik membelok keatas sepanjang lebih kurang 35 mm. warangka dari kayu Timoho. adalah bagian dari keris yang berupa alur dangkal melengkung seperti alis. nama salah satu dapur keris lurus serupa dengan Tilam Upih. Beda dengan Tilam Sari. warna hitam dan matang tempaan. pejetan. besinya padat. Warna dasar umumnya coklat kopi susu ke abu-abuan. Orang Jawa percaya bahwa kayu Timoho ada penunggunya sehingga untuk menebang harus memilih hari baik dan bulan baik.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TEJA KINURUNG. tanda kerisnya. sedang yang baik dari perak atau emas dan sering dihiasi ukiran indah atau intan berlian. tingil atau greneng. kalau membuat sogokan agak pendek disbanding ukuran normal tetapi dalamnya cukup. dapur Sengkelat luk 13. ricikannya adalah : gandik polos. gandiknya polos. TILAM UPIH. Sedangkan warna urat kayu yang tergolong pelet coklat tua kehitaman. pamor yang motifnya tidak dirancang dulu dan diserahkan kepada Tuhan YME saja. KANGJENG KYAI. Tuahnya baik bagi pegawai negri atau orang yang bekerja untuk negara. Timang selalu dibuat dari logam. lih Wengkon. pendok dari suasa bertahtakan permata. ukuran wilah sedang. TEJA KUSUMA. TIMOHO. tikel alis. Dapur ini paling banyak terdapat di Jawa. kesannya ramping. Pamornya kebanyakan pamor miring. tikel alis dan pejetan tanpa ricikan lain. padat. yaitu semacam ikat pinggang yang bentuknya khas. TELAGA MEMBLENG. TIKEL ALIS. bentuknya menyerupai lingkaran-lingkaran berlapis menyerupai gambar peta pulau-pulau. TILAM PUTIH. TIBAN.

bagian atas menyerupai bentuk daun andong. Tombak terdiri dari dua bagian penting. Sulawesi Selatan yang dikenal penghasil bahan pembuat pamor yang biasanya disebut Pamor Luwu. meriah dan merata diseluruh bilah. Trembalo Aceh (Dysoxylum acutangulum Miq). Pada suku Jawa. biasanya Wos Wutah atau Pendaringan Kebak. sogokannya berukuran dalam dan makin meruncing kearah ujung dan didekat ujungnya agak melengkung. TOSAN AJI. TOGOK. yaitu mata tombak disebelah ujung yang runcing dan bagian tangkai atau gagang. tahan panas dan warnanya putih mengkilat. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 76 .A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TIRTADANGSA. walau bukan batu meteorit tetapi terkenal sejak jaman Majapahit dan menjadi barang dagangan laris. diserahkan ke putranya Pangeran Hangabehi dan dikembalikan ke kraton dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. empu yang hidup dijaman kerajaan Surakarta. Dibagian sisi tengah bilah ada tekukan landai. Mata tombak di Jawa hampir semuanya berpamor dan bisa indah sekali dan seperti keris juga mempunyai nama dapur seperti Baru Kuping. Bagian dibawah pinggang lebih lebar dari bagian atasnya. nama salah satu dapur tombak lurus mirip dapur Baru Kalantaka. TOTOK. Keris buatannya berukuran sedang. bamboo atau rotan. mencari ikan atau menghadapi binatang buas. KANGJENG KYAI. Sisi bilah yang menghadap bilah membulat membentuk semacam separuh elips. orang sering menyebut dengan kayu Ambon. TITIPAN. berdapur Jangkung Mayat. kayu trembalo ini banyak dicari orang karena memiliki garis sejajar yang sangat indah. Tangkai tombak umumnya dari kayu. Kalau keris itu tanpa kembang kacang. besinya matang tempaan. tombak biasanya diletakan berdiri dengan memasukan kedalam lubang Jagrak. semacam ruang tamu. Sebagian orang menyebut juga pamor Tarima. kemudian untuk berperang. Kalau membuat Kembang Kacang seperti Gelung Wayang. PAMOR. Trembalo Jawa (Cassia glauca L). bentuknya semacam pinggang tidak begitu ramping. berlingir seperti buah belimbing dan panjang mata tombak antara 12 sampai 60 cm. TOYA TINABAN. bagian tengahnya menyerupai pinggang. wetengannya ramping dan bagian buntut urangnya melebar pipih. secara keseluruhan kerisnya memberi kesan tampan lembut dan anggun. diperkirakan sudah digunakan oleh Empu sejak abad ke 10 dan mereka mendapatkannya dari meteor yang jatuh ke bumi. Pamor ini dinilai kurang baik untuk orang yang masih aktif bekerja karena dapat menurunkan ambisi untuk maju tetapi baik untuk yang sudah pensiun atau berusia lanjut karena dapat menumbuhkan rasa tentram. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. Bilahnya tebal dan memakai ada-ada dan dibawah ada-ada ada bungkul berukuran kecil. gandiknya miring. Panjangnya bisa 40 sampai 360 cm. pamor yang dibuat secara sengaja yang dipasang atau disusulkan setelah keris selesai dibuat. TITANIUM. nama salah satu dapur tombak lurus. keris pusaka kraton Yogya. TRIMAN. unsure logam yang amat keras. TOMBAK. sejenis pohon untuk bahan pembuatan warangka keris. istilah Jawa untuk segala senjata traditional yang dibuat dari besi yang dianggap sebagai pusaka. tahan karat. kerisnya sering disebut Tangguh Mangkubumen. baja dan kadang diberi pamor. pamornya rumit. Pamor yang hanya mengumpul dibagian sor-soran saja kemudian berhenti tak ada kelanjutannya lagi. bentunya bermacam-macam. Panggang Lele dan lainnya. EMPU.KAYU. Mata tombak biasanya dari besi. TORRONGKU dan USSU. dipajang dibagian Pendopo. nama gunung didaerah Luwu. Ganjanya agak melengkung dan tergolong Sebit Ron Tal. gulu melednya sempit dan lekukannya tidak begitu dalam. biasanya digunakan untuk Pamor. warangka dari kayu Timoho dengan pendok suasa bertahtakan intan. pada mulanya digunakan sebagai alat untuk berburu. Tombak ini memakai bungkul berukuran besar dibagian atas bagian metuk. Biasanya dikerjakan empu atas pesanan sipemilik keris. sirah cicaknya meruncing diujungnya. Towok. senjata tradisional dikenal di hampir semua bangsa didunia . kerucut memanjang. secara keseluruhan bentuknya mirip dapur Sadak tetapi lebih tebal bilahnya. Tidak memakai ada-ada tetapi permukaan bilahnya ngadal meteng. ada yang pipih meruncing. Janurnya menyerupai lidi dan blumbangannya luas dan lebar. TREMBALO.

Tombak dapur ini popular dan banyak disukai. bilahnya simetris. pendok kemalon. warna putih dan slorok dari emas kinatah rinajawarna. sisi bilah lurus tanpa pinggang tebal. nama salah satu dapur tombak lurus. sogokan rangkap ukurannya normal. ujungnya Lawe Setukal. bentuknya menyerupai dapur Kudup Melati. salah satu dapur tombak bercabang 3. sisi bilah bagian tengah terdapat lekukan landai membentuk semacam pinggang yang ramping. tergolong kalawija. pipih dan tebal. pamor ini tidak pemilih dan bisa melindungi dari perbuatan jahat orang lain. misalnya sebilah keris dibagian bawah ada pamor Wos Wutah. menurut Pakem seharusnya Parungsari itu luk 13. ada yang lurus. ditengah menjadi pamor Adeg. TUAH. TUMPER INAS. pandai bergaul. pamor yang terolong langka. Warangkanya dari kayu Timoho. salah satu keris pusaka kraton Yagyakarta. nama gambar pada warangka kayu Timoho yang berupa garis garis tebal dari atas kebawah. bilahnya simetris. ricikannya gandik polos. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III dan kembali dipemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V setelah diserahkan ke seseorang bernama Mukidin. bentuknya merupakan gabungan Kenanga Ginubah dengan Ganggeng Kanyut. TULAK. TRI SIRAH. pamor ini tidak pemilih. bilah bagian atas pinggang lebih lebar KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 77 . TUMENGGUNG. bentuk tombak dapur Trisula banyak ragamnya. KANGJENG KYAI. PELET. salah satu dapur keris luk 19. sebutan pamor keris atau tombak yang sesungguhnya terdiri dari 3 macam nama pamor. lih Petukon. lih ANGSAR. bedanya arah hadap sudut pamor. kalau pamor Kudung menghadap keujung keris maka pamor Tulak sebaliknya. TRIWARNA. berdapur Parungsari luk 11. pamor keris atau tombak yang menyerupai pamor kudung. TULAK. salah satu dapur tombak lurus. ini yang disebut Triwarna. TUMPAL KELI. karena agak mirip keduanya maka pamor ini sering dikacaukan orang. TUKON. ada yang luk 3 atau 5 dan ada juga yang kombinasi. memakai kembang kacang. keris dengn luk 21.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TRI MURDA. bagian tengahnya umumnya berwarna lebih hitam dibandingkan bagian pinggirnya. berwarna hitam atau coklat tua. permukaan bilah bagian atas berbentuk Ngadal meteng. memakai tikel alis. memakai ada-ada. TUMBUK. pamor ini menyebabkan pemiliknya disukai masyarakat. memakai tikel alis dan greneng. umumnya bilahnya lebih panjang dibandingkan keris biasa. lambe gajah satu. TRISULA.

Tombak ini memakai pudak sategal dan kruwingan. ada bagian menyerupai kepala. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 78 . Menurut buku kuno dapat menolak penyakit. jika bentuk batas itu merupakan garis lengkung. terutama didaerah Blumbangan atau Pejetan. TUNDUNG. banyak amal dan kuat ibadahnya. badan. pamor yang ada hanya dibagian sor-soran dari keris. kaki dan tangan. pamor yang bentuknya menyerupai gambar sederhana dari bentuk manusia. tombak atau benda pusaka lainnya. berlapis dan pada bagian ujung bentuk itu seolah “tumbuh” lagi pamor lain seperti tunas bersemi. TUNGGAK SEMI. TUNGKAKAN. untuk memilikinya ada beberapa syarat berat antara lain berperilaku jujur. umumnya ada di keris nemneman. bentuk batas ujung belakang antara bagian ganja dan bagian wilah. Bentuknya merupakan garis yang tak beraturan. Tergolong pamor tiban. selalu menempati bagian sorsoran. disebut Tungkakan. pamor yang menurut pecinta keris mempunyai tuah yang buruk. TUNGGUL WULUNG. pemiliknya sering terusir dari suatu tempat baik dengan alas an atau tidak. Ditepi bilah dibagian paling bawah terdapat satu tonjolan yang berbentuk menyudut.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dari bagian bawahnya.

Terbuat dari kayu atau batang kelapa yang dilubangi tengahnya sehingga berbentuk silinder. fosil graham gajah. sedang didaerah Yogyakarta dan Surakarta disebut Deder atau Dederan. diluar Jawa disebut HULU KERIS. paling tidak terdiri dari 3 lingkaran atau lebih. bagian keris yang merupakan tempat pegangan tangan. bentuknya bulatan bulatan kecil tersebar diseluruh permukaan bilah. Tergolong pamor mlumah dan rekan serta tidak pemilih. Ukiran atau hulu keris yang berpamor dan menyatu dengan bilah keris di Jawa Tengah dan Timur sering disebut Deder Iras. Cendana. Ukirannya hampir seluruhnya berbentuk manusia yang distilir halus. Bahan biasanya dari kayu dengan urat yang bagus serta gampang dibentuk. pamor yang amat terkenal. Kemuning atau akar jati. Untuk kayu biasanya Timoho. UDAN MAS. Penampang lobang sekitar 12 sampai 15 cm dengan tinggi sekitar 150 cm. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 79 . alat pompa tradisional dengan teknik sederhana berfungsi memompakan udara ke tungku perapian gunanya mengatur panas bara arang sesuai kehendak empu. bulatan itu terdiri dari lingkaran bersusun. gading. lihat Cunduk Ukel. CUNDUK. sebagian kecil berbentuk hewan dan tumbuhan yang distilir. dipasang tegak dua batang berjajar.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK U UBUBAN. mendatangkan rejeki dan berbakat kaya. UKIRAN. keris semacam ini biasa disebut Keris Sajen. kadang dari tanduk. UKEL. Orang yang menjalankan duduk disebuah kursi tinggi dan disebut PANJAK. dalam perkerisan Jawa maka pamor ini yang paling baik berasal dari tangguh Pajajaran dan Tuban. Tayuman.

guru meled dan wetengannya berukuran sedang. KANGJENG KYAI. Beberapa diantaranya berbentuk “Ngeron-tebu”. Lambe Gajah agak panjang. tergolong pamor Mlumah. Tanda tandanya. Pamor ini tergolong pamor rekan. bilah selalu disertai gusen yang jelas dan rapi sampai ujung. pamor bagaikan tubuh seekor ulat. pamor yang mirip Jarot Asem. Kembang kacangnya berukuran besar dan kokoh. sogokan makin keujung makin sempit. menambah kewibawaan dan sebagian orang menyebut pamor Hurap-hurap. bedanya kalau wengkon garis yang menjadi “bingkai” dari tepi merupakan garis lurus sedang Untu Walang garis itu merupakan gambaran serupa mata gergaji. Pendaringan Kebak atau sejenisnya. dengan demikian mutu besi yang kurang baij itu tertutup oleh pamot yang mewah. Besi yang digunakan kurang matang tetapi pamornya penuh dan rumit. gulu melednya sempit dan agak dalam lekukannya. kebanyakan berupa luk dan luk pertama berbentuk aneh. paling baik dipunyai guru atau pendidik. Pamor penuh merata dipermukaan . pamor yang menyerupai pamor Tepen atau Wengkon. panjang dan ujung agak melengkung. Karena luk pertama yang aneh maka keris ini bukan menghadap kedepan tetapi mendongak kebelakang. sogokannya dibuat dalam. kata katanya banyak didengar. ganjanya agak melengkung. EMPU. secara keseluruhan mulai bagian sor-soran sampai pucuk bilahnya tergolong lebar dan agak tebal. Secara keseluruhan keris buatannya Wingit berwibawa. Bertuah baik dan tidak memilih serta Rekan. Sebagian pecinta keris di Yogyakarta dan Surakarta berpendapat tanda buatan Empu Umyang adalah : bilah berukuran sedang. sirah cicak meruncing pada ujungnya. Semula milik Tumenggung Mangunnegoro kemudian diberikan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. masa Sultan Agung. URUB JINGGA. Memberi kesan seperti orang kekenyangan. sebetulnya merupakan gabungan bentuk bulatan-bulatan yang menempel rapat satu sama lain dari pangkal sampai ujung bilah. kedudukan bilah terlalu tunduk kedepan bila disbanding dengan bilah lain. tergolong Sebit Ron Tal. kruwingannya jelas dan lebar. bedanya pada pamor ini garis pamornya lebih tebal dan nyata. spadan dengan buatan Mataram. pendok emas “sinasotya”. UMYANG. jarang yang lurus. yaitu pendok emas bertahta intan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 80 . sirah cecak agak pendek tetapi meruncing ujungnya. tidak terlalu membungkuk. Berdapur Sengkelat luk 13. Ukuran bilah agak panjang dibandingkan keris Majapahit lainnya. pamor ini merupakan kombinasi pamor Miring dan Mlumah. warangka dari Timoho Bosokan. Ganjanya mendatar tergolong ganja wuwung dan ukurannya besar dan tebal. biasanya memakai Luk. Pamor ini pemilih dan bertuah membuat dipercaya orang sekeliling.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK ULER LULUT. UNTU WALANG. UMAYI. jalennya terlalu menonjol. memudahkan menagih hutang dan melindungi harta kekayaan pemiliknya. Banyak yang percaya buatannya baik tuahnya. Kembang kacangnya menyerupai gelung Wayang. tapi manis bentuknya. EMPU. empu terkenal di Jaman Mataram.janurnya tajam. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. rumit dan biasanya bermotif Beras Wutah. tetapi pendapat ini tidak banyak pengikutnya. pejetan agak dangkal tapi lebar. empu kerajaan Pajang yang terkenal. URAB-URAB. Tergolong pamor pemilih.

salah satu dapur keris luk satu. lurus tetapi dipucuk bilah ada luk satu. disebut dapur DAMAR MURUB. Keris ini mudah dikenali dengan adanya sebuah luk diujungnya dan tergolong langka.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK URUBING DILAH. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 81 . bilah berukuran sedang. gandik polos memakai pejetan. tikel alis dan greneng.

melapisi bilah dengan warangan disebut mewarangi atau marangi. tetap lurus dan cukup ringan. KAYU. Madura dan beberapa tempat lain. baru terakhir sekitar 1 meter dari permukaan tanah. Misalkan keris berdapur Tilam Upih berpamor Wos Wutah dari Tangguh Mataram. tetapi sedikit sekali pengetahuan mengenai bahan ini. Warangan alami sejak dulu berasal dari Tiongkok dan paling baik untuk mewarangi. perak atau kuningan. jenis besi pembuat keris. Gaya pembuatan keris atau tombak yang dapat menimbulkan kesan (mengekspresikan) watak dan karakter tertentu. Jaman dulu ada larangan tak tertulis yang melarang masyarakat biasa menggunakan beberapa model warangka. sarung atau pengaman bilah keris. berdapur Parungsari. KANGJENG KYAI. sebutan warangka biasanya di Jawa. Untuk kalangan berada . ada yang mengatakan besi ini agak berpori. biasanya emas. ada yang berwanda Brangasan (mudah marah) maupun berwanda Kemayu (Genit). Warangkanya gaya Surakarta dari kayu Trembalo dengan pendok “Salak Tinatah”. luk 13. dalam beberapa hal istilah wanda hampir sama dengan istilah pasikutan. Didaerah lainnya disebut sarung keris. kering dan warnanya abu-abu kehitaman. didatangkan dari Thailand dan kurang baik untuk mewarangi. warna nya jingga kemerahan dengan semacam alur warna merah seperti urat pada kristalnya. ada juga yang dibuat meter dari akar. WARANGKA. Mewarangi keris dilakukan setelah dibersihkan dan biasanya pada bulan Suro. WANGKINGAN. pamor maupun tangguhnya. bila menebang dengan benar maka kayu ini tidak mudah patah. dipakai untuk mengawetkan keris. Gambar pamor akan lebih indah dan jelas. WANDA. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 82 . ini tidak berkaitan dengan bentuk dapur. biasa digunakan untuk gagang tombak (Landeyan). kata lain yang lebih halus dari keris (lihat juga Duwung). Istilah Wanda dikaitkan dengan penampilan masing masing keris. Semula milik Kiai Wanadikrama dari Kauman kemudian dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. semacam pelindung. warangka biasanya dihias dengan permata atau logam. WALULIN. lih GENDOK. misalnya warangka sunggingan alas alasan dengan dasar putih. WARANGAN. Warangan yang lebih rendah mutunya berwarna kuning kotor dinamakan Atal. untuk menilai wanda diperlukan kepekaan rasa seni tinggi. pemuka masyarakat dan pemimpin agama. seringkali warangkanya lebih mahal dari harga kerisnya. pamor tergolong pemilih dan pamor Rekan. atau Walang Sinudukan. Wanda dalam dunia keris sama dengan Wanda dalam pewayangan. WALANG SINUDUK.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK W WADUK. istilah latinnya Schontenia ovata Korth. tombak atau tosan aji lainnya. bahan mineral mengandung ARSENIKUM. Warangka keris umumnya terbuat dari kayu. sedangkan istilah pasikutan lebih banyak dikaitkan tangguh keris. WALIKUKUN. WANA. pemiliknya menjadi panutan dan cocok untuk guru. pusaka Kraton Yogyakarta.

Sebilah keris seringkali mempunyai lebih dari satu warangka. pendok tatah dengan motif semen huk. Biasanya lukisan ini dikerjakan oleh penyungging wayang. Bentuk dasar bisa berbeda tiap daerahnya walau sama sama. misalnya. pendok Tinaretes. Madura dan Bali. warangka Gayaman. GAYAMAN dan SENDANG WALIKAT. misalnya menjadi Pengantin. kebesaran atau acara yang sifatnya gembira. tampan dan bagiannya rumit. “sportif”. Ini bentuknya lebih digunakan untuk acara umum atau sehari-hari. Perbedaan ke 3 macam warangka itu dikarenakan beda penggunaannya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 83 . yang paling penting adalah mutu lukisan sunggingannya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Pendok Kemalon warna merah. Ada pula warangka yang dilukis (diSUNGGING). ini untuk menghadiri upacara resmi. biasanya untuk jenis keris ukuran kecil dan pendek. SENDANG WALIKAT. Ketiga bentuk dasar ini dikenal di Jawa. kalau warangka bekas digunakan keris lain disebut warangka randan (janda). Tetapi karena warangka ini mudah rusak maka biasanya untuk berperang digunakan yang lebih praktis dan sederhana yaitu LADRANG. Ragam bentuk warangka ada 3 macam. di Jawa biasanya disebut warangka yang tua diwayuh oleh yang muda (dimadu). bahkan karean dapur yang lain bisa membuat warangka tersebut berbeda walau dari daerah yang sama. LADRANG. sedangkan daerah lain umumnya Gayaman dan Walikat saja. warangka ini tidak perlu menggunakan kayu mahal. LADRANG dibuat gagah. merupakan warangka yang paling sederhana.

dapur Sabuk Inten luk 11. lih GENDOK. jenis besi pembuat keris warnanya kuning kehijauan dan tuahnya baik untuk mencari rejaki. dapur Sengkelat luk 13. warangka dari kayu Timaha dengan pendok dari Suasa. WINDUADI. tahan terhadap godaan serta merupakan pamor yang tidak pemilih. WETENGAN. jenis besi pembuat keris. WILAHAN. bahan ini sangat ampuh dan kalau dibawa perang maka pembawanya tidak terlihat musuh. KANGJENG KYAI. WERANI. ganja wilut bentuknya tidak datar dan tidak melengkung melainkan mirip huruf S tidur seperti ulat sedang berjalan. WEWE PUTIH. sejenis besi pembuat keris dan tosan aji lainnya berwarna pucat dengan kristal bening keperakan menyebar dipermukaan. KAYU. nama pamor yang gambarannya menyerupai garis bingkai disepanjang tepi bilah keris. KAYU. Keris ini dibeli 18 ripis oleh Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V ketika masih remaja. warangka dari kayu Timoho dengan pendok blewahan dari suasa. GANJA. WINGIT. pemilik keris ini tidak boleh menghutangkan atau membungakan uang. istilah latinnya Hibiscus Macrophyllus Roxb. jenis kayu yang biasa digunakan untuk membuat tangkai tombak. menyeramkan. menakutkan. juga untuk tombak. Kayu ini tergolong murah dan banyak dipakai. istilah latinnya Hibiscus filiaceus. lih Biring Drajit. lih BATU LAPAK. WISA PRAMANA. Keris ini merupakan putran dari KK. WATU LAPAK. warangka dari kayu Timoho. KANGJENG KYAI. WIRING LANANG. WILUT. bagian utama dari keris selain bagian ganja dan pesi. berdapur Carita. L. Dibuat atas pesanan Sri Sultan HAMENGKU KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 84 . WARU LAUT. WISA MANDRA AJI. awakawakan atau bilah. Pamor ini biasa juga disebut pamor Tepen atau pamor Lis-lisan. warnanya hitam keunguan. walau serat seratnya kurang baik.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK WARU GUNUNG. WELANGI. KANGJENG KYAI. WENGKON. WIRING DRAJIT. lih Biring Lanang. bisa berarti berwibawa. merupakan keris pusaka kraton Yogyakarta. Sengkelat dibuat Empu Lurah Supo pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Ganja ini hanya terdapat pada keris dengan dapur khusus. Namum menurut buku kuno. disebut juga dengan istilah wilah. menurut buku kuno sebagai senjata besi ini ampuh sekali. Menurut pecinta keris. salah satu pusaka kraton Yogyakarta. Tergolong pamor Rekan dan tuahnya membuat hemat. pendoknya emas murni bertahtakan intan permata. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. salah satu bentuk ganja keris. menimbulkan kesan angker.

panjang bilahnya sedang. asal Empu Brajaguna yang terkenal di kraton Surakarta. pejetannya dangkal. tergolong pamor tiban. WONOAYU. dapur Jalak Sangu Tumpeng. bilahnya sedang gandiknya agak panjang. WUNGKUL. WUWUNG (1). biasanya dimiliki pedagang atau pengusaha karena katanya pemiliknya mudah mencari rejeki. khusus keris ini bagian yang tajam hanya pada satu sisi saja yaitu sisi depan sedang sisi belakang tumpul sampai sekitar tiga perempat bilah. pamor yang paling banyak terdapat berupa bulatan dan garis tak beraturan. KANGJENG KYAI. atau Dungkul atau Bungkul. nama salah satu dapur keris lurus. diselesaikan di Pulo Gedong. tempat di Madura. sogokannya satu didepan. keris ini dungkul. WOS WUTAH. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 85 . warangka dari kayu Timoho dan pendok kemalon putih berslorok emas intan. pamor yang berupa bulatan bulatan yang terpisah satu sama lainnya. tergolong pamor mlumah dan tidak pemilih. ia tidak melengkung. artinya ganja yang bentuknya seperti hurup W terbalik. diberikan ke Penembahan Mangkurat kemudian diwariskan ke Tumenggung Reksanegara dan dibeli kembali oleh Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. pamor mlumah dan tidak memilih. mirip bumbungan rumah. agak mirip melati sinebar tapi ukurannya agak besar. Ganja ini banyak digunakan di jaman Pajajaran dan Tuban. pusak kraton Yagyakarta. pada dasarnya rata dan datar.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BUWONO II. WUWUNG (2). nama salah satu bentuk ganja keris. salah satu dapur keris luk 3. WISAPRATANDA. Keris ini duplikat dari KK KOPEK. tergolong langka dan biasanya keris lama. Gandiknya polos. walau bentuknya sederhana tetapi jika serasi dengan bentuk bilahnya akan tampak anggun. WULAN-WULAN.

pamor yang oleh banyak penggemar keris dianggap buruk. YASADIPURA II. panjang. Biasanya dimiliki petani dan mempunyai tuah membantu menangkal serangan hama dan menyuburkan tanaman. bilahnya agak membungkuk. sehingga sebaiknya dilarung atau diserahkan ke Museum saja. semacam daya atau kekuatan gaib yang menurut ahli esoteri dianggap sebagai kekuatan yang ada pada tuah keris. pekerjaan ini selesai tahun 1823. Tahun 1814 beliau menulis Serat Centini bersama RM Ranggasutrasna dan RM Sastrodipura. pemiliknya akan sering dirundung malang. pamor ini terletak di sor-soran dan tergolong pamor Tiban. bilahnya berukuran sedang. YUYU RUMPUNG. ganjanya kelap lintah. ada 2 versi mengenai keris berdapur ini. Yang kedua gandiknya berada dibelakang. Ini menunjukan ketinggian ilmu empu yang membuat. YONI. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 86 . pujangga terkenal Kraton Solo.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Y koordinasi Paku Buwono V. gandiknya panjang dan diatas gandik ada kembang kacangnya berukuran kecil. membahas mengenai Pakem Keris dan Tombak Jawa dibawah YOGAPATI. yang pertama. salah satu dapur keris lurus.