P. 1
Ensiklopedia Keris

Ensiklopedia Keris

|Views: 209|Likes:
Published by Rustanto_kino

More info:

Published by: Rustanto_kino on Sep 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2015

pdf

text

original

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

A to Z

Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK. A
ADEG IRAS, PAMOR, adalah nama pamor yang menyerupai garis lurus mulai dari ujung bilah sampai pangkalnya yang bersinggungan dengan bagian ganja. Pada bagian ganja, pamor ini seolah menyambung lagi sampai kebagian yang bersinggungan dengan pesi. Pamor ini dinilai baik tuahnya dan tergolong pamor langka. ADEG SIJI, lihat SADA SA’LER. ADEG WENGKON, lihat TEJA KINURUNG. AENGTONG TONG, nama desa di Serunggi, Sumenep yang sampai kini masih membuat keris dan tombak. Desa ini dulu merupakan tempat tinggal para EMPU yang memenuhi kebutuhan kerajaan Sumenep dan kini masih ada beberapa orang yang bekerja sebagai pandai keris seperti Jaknal, Jembar, Jekri, Hoji dan lain lain. AEROLIT, adalah batu pamor yang sangat keras dan berasal meteor, bila telah menjadi pamor akan berwarna kuning keabu-abuan. Gradasi warnanya tidak terlalu kontras dibandingkan dengan kehitaman warna besi dasar sehingga sulit dilihat mata, pamor dari bahan ini sering juga disebut Jalada. AKHODIYAT, PAMOR, adalah bagian dari kelompok pamor yang memiliki kecemerlangan lebih gemerlap dari bagian pamor lainnya. Pada satu permukaan bilah keris, ada bagian yang kecemerlangan pamornya menonjol dibanding kecemerlangan pamor disekitarnya dan sepintas lalu mirip dengan lelehan logam keperakan yang putih mengkilap. Menurut EMPU Fausan Pusposukadgo, ini terjadi karena suhu yang tepat pada saat penempaan dan bukan dibuat oleh logam perak seperti dugaan orang, Pamor ini tidak dapat direncanakan dan tergolong pamor Tiban, pamor ini banyak disukai orang, di Madura dan Jawa Timur disebut Pamor Deling. AKIM, nama seorang pembuat keris yang hidup diawal abad 20, dijaman penjajahan Belanda dan tinggal di kampung 21 Ilir, Palembang. ALIAMAI, sebutan orang Serawak, Brunei, Sabah dan sebagian penduduk Mindanau Selatan untuk menyebut keris. Diperkirakan dari bahasa Sulu di Mindanau Selatan. ALIP, nama pamor yang selalu menempati sor-soran, terutama pada sebilah keris, namun kadang ditemui juga di tombak. Termasuk pamor titipan dan pamor Rekan. Bentuknya hanya merupakan garis lurus, tebal sepanjang sekitar 4 sampai 6 cm dan kadangkala ujung garis itu membelok patah sedikit. Pamor Alip bukan merupakan pamor Sada Saler terputus, tetapi sengaja dibuat begitu dan karena titipan kadangkala terdapat disela pamor lainnya yang lebih dominan. Bagi sebagian orang, pamor ini mempunyai tuah baik yakni memperkuat iman, tahan godaan dan tidak tergolong pamor pemilih hanya pemiliknya harus berpantang terhadap beberapa hal. AMBANYU MILI, lihat ILINING WARIH. AMBER, MINYAK, campuran minyak keris dengan bau yang keras memberi kesan sakral, ada yang menyebut minyak Misik.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

1

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

ANDA AGUNG, salah satu bentuk pamor berbentuk garisgaris menyudut, bersusun-susun, berjajar keatas dari pangkal keujung bilah, tergolong pamor tidak pemilih dan dipercaya dapat memperlancar karier. Termasuk pamor Miring.

ANGGA CUWIRI, EMPU terkenal pada jaman kerajaan Majapahit sekitar abad 14, buatannya dikenali dengan tanda sebagai berikut : Ganjanya relatif berukuran panjang dibanding dengan keris buatan jaman Majapahit lainnya. Gulu melednya berkesan kekar dan kokoh. Buntut cecaknya tergolong ngunceng mati. Bagian gendokannya montok, gembung. Bilah kerisnya berukuran sedang tetapi agak ramping dan agak tebal, besinya matang tempaan berwarna hitam kebiruan namun mempunyai kesan kering. Dibanding dengan bentuk keris secara menyeluruh, bagian sor-soran agak terlalu lebar, blumbangannya juga lebar dan luas. Pamornya sederhana, kebanyakan Wos Wutah atau Pulo Tirto. Keris buatan EMPU Angga Cuwiri mempunyai kesan penampilan yang keras, berwibawa dan meyakinkan.

ANDORAN, salah satu cara mengenakan keris sebagai pakaian kelengkapan Adat Jawa Tengah terutama di Surakarta. Keris diselipkan di sela lipatan sabuk lontong, diantara lipatan kedua dan ketiga. Kedudukan keris tegak, ditengah punggung si pemakai sedangkan hulu dan warangka keris menghadap kekiri. Cara ini dipakai untuk menghadap orang yang dihormati, umpamanya Raja atau berada ditempat yang perlu dihormati seperti mesjid, makam dan sebagainya.

ANGGABAH KOPONG, salah satu dari 4 macam bentuk ujung sebilah keris atau tombak, menyerupai sekam padi kopong biasanya buatan Pajajaran atau Tuban banyak yang berbentuk Anggabah Kopong. ANJANI, NI EMPU, EMPU wanita terkenal dijaman Pajajaran sekitar abad 11, umumnya bilahnya tipis, panjangnya cukup dan manis, besinya pilihan, tempaan matang dan berwarna hitam. Pamornya tergolong Mubyar, biasanya Udan Mas, Wos Wutah atau Pendaringan Kebak dan pamor sejenis itu. ANGGREK KAMAROGAN, KINATAH, adalah hiasan berupa pahatan relief (gambar timbul) pada sebilah keris atau tombak. Bentuknya berupa rangkaian bunga anggrek. Pahatan ini hampir selalu dilapisi dengan logam emas atau emas dan perak, paling sedikit hiasan ini memenuhi setengah bilah. Dahulu yang berhak memakai ini hanya kerabat Raja dan Patihnya saja.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

2

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

ANOMAN, Nama dapur keris Luk Lima. Ukuran panjang bilahnya sedang, memakai kembang kacang, lambe gajahnya hanya satu, pakai ri pandan, sogokannya rangkap dan panjang sampai kepucuk bilah, selain itu tidak ada ricikan lain. Keris ini gampang dikenali karena sogokannya yang panjang tersebut.

ANUKARTO, PAMOR, lihat pamor rekan. AREN, KAYU, jenis kayu biasanya untuk tangkai tombak (Landeyan, bahasa Jawa), karena cukup berat biasa dipakai prajurit berbadan cukup kuat. ARJANATI, KANJENG KYAI, salah satu tombak pusaka Pura Pakualaman, Yogyakarta. Bentuknya tidak biasa termasuk Kalawija, bilah lurus, pipih dan dibagian pangkal seolah digigit moncong Naga bersayap. Sayap naga tersebut dua susun, depan dan belakang dan masing masing susun memiliki lima bulu. Tombak ini tergolong nom-noman. ASIHAN, PAMOR, gambar motifnya seolah menyatu antara gambar yang ada di bilah keris dan pamor yang ada di bagian ganja nya, pamor ini tidak berdiri sendiri dan selalu digabingkan dengan pamor lain yang lebih dominan seperti Ngulit Semangka Asihan dan sebagainya. AWAR-AWAR, KAYU, sering dipakai untuk rangka keris karena memiliki poleng hitam seperti kayu Timoho walau tidak seindah Timoho serta bahannya lunak.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

3

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

B
BADAELA, pamor yang dianggap kurang baik termasuk pamor tiban dan terletak di sor-soran, karena tuahnya buruk maka sering diberikan ke museum atau dilarung.

BAKUNG, nama dapur keris luk lima, ukuran panjang bilahnya sedang. Cekungan pejetannya dalam, tikel alis dan greneng, selain itu tidak ada ricikan lain. BALEBANG, dapur keris luk lima, ukuran panjang bilah sedang, kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap pakai sraweyan, tanpa greneng. Selain luk lima juga ada Balebang luk tujuh dengan kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap dan sraweyan. BALEWISA, KANJENG KYAI, pusaka Kraton Yogyakarta, berdapur Parungsari, wrangka dari kayu Timoho dengan pendok bunton terbuat dari suasa. Semula milik Tumenggung Sasranegara kemudian diberikan ke anaknya Tumenggung Sasradiningrat yang menjadi menantu Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I, keris ini kembali ke Kraton dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V.

BANGO DOLOG, Dapur keris luk tiga , ukuran bilah sedang, memakai kembang kacang, lambe gajah dua, pejetannya dangkal, memakai tikel alis. Bagian belakang bilah, dipangkal (sor-soran) tepinya tidak tajam sampai ke luk yang ke dua selain itu tidak ada ricikan lainnya.

BANCEAN, Wrangka kombinasi gaya Surakarta dan Yogyakarta disebut juga Bincihan. BANDOTAN, Salah satu dapur tombak luk tujuh, sepertiga panjang tombak lurus sedangkan dua pertiga baru ada luk nya, sisi kiri/kanan bawah ada gandiknya berukir naga kadang dihias kinatah, badan kedua naga tersebut menyatu dan menghilang membentuk ada-ada yang besar dan menonjol mengikuti luk. BANJURA, KI EMPU, seorang EMPU pada kerajaan Demak dan jarang tercatat dibuku, buatannya bentuk ganjanya datar, rata dan tipis, guru melednya kecil , sirah cicaknya panjang tetapi tidak sampai meruncing pada bagian ujung. Bilahnya sedang dan ramping seperti buatan EMPU Majapahit tetapi besinya memberi kesan “kering” berpori dan kurang tempaan, pamornya sederhana, kembang kacangnya ramping tetapi lingkarannya besar, blumbangannya berukuran dalam tapi sempit, sogokannya dangkal dan panjangnya cukup, secara keseluruhan memberi kesan wingit. BANYAK ANGREM, salah satu dapur tombak seperti angsa mengeram, tidak symetris, lebar bagian bawah, permukaan datar tetapi memakai ada-ada tipis ditengah bilah, ricikan lain tidak ada. Dapur ini banyak terdapat pada tombak lama dan dibuat bukan untuk berperang tetapi sebagai pusaka.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

4

Lebar bagian bawah pinggang sedikit lebih kecil dari atas pinggang. sirah cecak membulat tetapi tepat bagian cocor meruncing kecil . Hampir mirip bentuknya dengan tombak dapur Baru. BARU CEKEL. bilahnya simetris. dibawah ada-ada ada bungkul kecil. hasil karyanya ganjanya tergolong panjang (ganja wuwung). berdapur baru. Lebar bilah bagian atas lebih sempit disbanding bagian bawah pinggang. tombak salah satu dapur lurus. bilah diatas sor-soran berbentuk ngadal meteng. tombak pusaka Kraton Yogyakarta. lihat BARU KUPING. Keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Carita Luk 11. salah satu dapur tombak lurus. simetris. KANGJENG KIAI. semula milik Ki Sawunggaling dari Bagelen kemudian diberikan ke Pangeran Mangkubumi melawan penjajahan Belanda. Mempunyai lekukan seperti pinggang ditengah. pedang atau tombak. dibagian sisi tengah bilah ada lekukan landai membentuk semacam pinggang yang tidak begitu ramping. Dapur Baru ini tergolong popular. pipih dan tipis. Bilahnya simetris. biasa dipakai orang Malaysia. Bilahnya agak tebal. Permukaan bilah tombak berdapur umumnya nggigir sapi.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BANYAK WIDE. banyak dijumpai terutama pada tombak buatan Majapahit dan Belambangan. Lebar bilah bagian bawah sedikit lebih lebar daripada bagian atas pinggang. Singapore dan Brunei dan menjadi bahan dagangan semenjak jaman Majapahit. Tombak ini memakai kruwingan dikiri kanan bagian bungkul tetapi permukaan bilahnya tidak memakai ada-ada. permukaan bilah tombak diatas bungkul berbentuk ngadal meteng. bagian tengah bilah agak kebawah ada tekukan landai membentuk semacam pinggang yang cukup ramping. BARU KARNA. wingit. salah satu dapur tombak lurus. pamor yang selalu menempati bagian sor-soran sebuah keris. lebar bagian bawah pinggang lebih besar daripada bagian atas. Sisi bilah paling bawah bentuknya menyudut. nama salah satu dapur tombak lurus. mempunyai lekukan landai dibagian tengah bilah yang menyerupai pinggang. bentuknya pipih. BARU. memakai ada-ada dan bungkul kecil. wrangkanya kayu Trembalo. Memakai ada-ada. nama salah satu dapur tombak lurus. Tombak ini memakai bungkul dibagian sor-soran. tidak memakai ada-ada tetapi memakai bungkul berukuran besar namun tipis dan tidak begitu menonjol. menyerupai daun bambu. bagian tengah ada tekukan landai seperti pinggang tetapi tidak begitu ramping. BARU GRONONG. bilahnya simetris. ada yang menyebut namanya Ciung Wanara. BASSI PAMARO. guru meled juga panjang. memakai bungkul diatas mentuk. badik. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 5 . Sisi bilah yang menghadap kearah bawah membulat membentuk semacam separuh elips. BARU KUPING. Bagian dibawah pinggang ini lebih besar daripada bagian diatasnya. BARU PENATAS. BARU KALANTAKA. permukaan bilah tombak diatas bagian bungkul berbentuk ngadal meteng. sebutan bagi pamor Luwu. Diatas metuk ada bungkul. BATU LAPAK. BARU. Bentuknya merupakan berkas garis yang melengkung setengah lingkaran atau menyudut dan tergolong pamor miring serta pamor rekan . EMPU. dengan sedikit lekukan landai pada bagian bawahnya. hidup jaman Pajajaran. besi keris hitam berkesan padat dan liat dan secara keseluruhan memberi kesan angker. Bentuk menyerupai daun bambu dengan sedikit lekukan landai dibagian bawah pinggangnya. nama salah satu dapur tombak lurus. tetapi permukaan bilah yang menghadap kebawah bentuknya datar. tipis. tuahnya bisa melindungi dari bahaya tak terduga. nama salah satu dapur tombak lurus. KANGJENG KYAI. pendoknya emas blimbingan rinaja warna. BARU TEROPONG. diatas bagian metuk ada bungkul besar. BATANG GAJAH.

masing masing gumpalan terpisah jarak 0. patrem. Dipercaya mempunyai kekuatan gaib menjadi orang kebal terhadap senjata lain. lebar bilah dan ketebalannya cukup. gambaran pada wrangka kayu Timoho yang berupa bintik besar dan kecil berwarna hitam tersebar tak beraturan. pamor yang gambarnya merupakan bentuk gumpalan yang mengelompok rapat.5 cm – 1 cm dan tergolong pamor rekan. atau wesi kuning sebutan senjata tradisional yang terbuat logam bewarna kuning biasa berbentuk bukan keris tetapi pangot. salah satu dapur keris berukuran bilahnya lebar dibandingkan bilah keris lainnya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BAWANG SEBUNGKAL. timbal. lihat MASUH. bagian ganja agak sempit dibandingkan buatan Tuban lainnya dan termasuk ganja wuwung. katanya mempunyai tuah yang baik untuk mencari rezeki. Udan Mas. pejetannya dangkal. BERAS WUTAH. Jika kerisnya berluk. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 6 . maka luk nya dangkal (kemba). Panjang bilahnya pendek lurus. lihat WOS WUTAH. pamor dengan bentuk mirip dengan irisan bawang. dan merupakan keris yang tua umurnya. golok pendek dan orang orang tua mengatakan bahwa besi kuningan merupakan campuran unsure besi. BESI KUNING. Tuahnya gampang mencari rezeki dan pamor ini tidak pemilih. perak. tembaga. tanda kerisnya Panjang bilah sedang. Bendo Segara. BESUT. Tuahnya memelihara ketenangan dan ketentraman rumah tangga. Sogokannya dangkal dan pendek. kembang kacangnya bagus tetapi lambe gajahnya tergolong kecil. janurnya dibuat agak tumpul dan umumnya berpamor Wos Wutah. condong kedepan sehingga berkesan menunduk. BERAS WUTAH PELET. BETOK. hidup di Tuban pada jaman Majapahit. BEKEL JATI. seng. gandiknya panjang. emas. menempati sor-soran keris tergolong pamor miring dan rekan. EMPU. timah putih. BENDO SAGODO.

tanpa sogokan. dahulu digunakan prajurit berkuda mengejar musuh atau acara Rampogan dan Watangan (latihan perang-perangan untuk prajurit berkuda) setelah ujungnya diganti dengan semacam bahan lunak. Pamor ini tergolong mahal dan susah pembuatannya. Disisi paling bawah ada dua bagian yang menyudut. lambe gajah dua. KANGJENG KYAI. alat untuk merendam tosan aji sebelum dicuci dan diwarangi. salah satu dapur keris luk 13. salah satu dapur tombak lurus. sogokannya dua. berdapur Carita. tangkai tombak sekitar 3 atau 4 meter panjangnya. Tombak ini memakai ada-ada tipis ditengah bilah mulai bawah sampai ke ujung. pamor ini kadang disebut Blarak Sinered atau Blarak Ginered. BIRING DRAJIT. Semula dimiliki Pangeran Hadikusumo tetapi pada pemerintahan HAMENGKU BUWONO V ditarik kembali ke kraton. bilahnya simetris. salah satu dapur tombak lurus seperti Biring Drajit. BLANDONGAN. ukurannya normal. Keris ini merupakan putran atau duplikat dari pusaka kraton Surakarta yang juga bernama Kyai Blabar. memakai kembang kacang. lambe gajah satu.bentuknya menyerupai pinggang yang sempit dan ramping. ricikannya memakai kembang kacang. termasuk pamor miring dan rekan bentuknya mirip daun kelapa dengan pelepahnya dan tuahnya untuk kewibawaan dan kepemimpinan. Selain itu memakai Sraweyan dan greneng lengkap. LANDEYAN. akhirnya setelah berganti ganti pemilik kembali lagi ke Kraton dengan harga 300 ripis. terbuat dari kayu keras dengan KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 7 . bagian bawah pinggang ini lebih lebar dibandingkan bagian atas pinggang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BIMA KURDA. BLABAR. BIRING LANANG. nama pusaka kraton Yogyakarta berdapur Pasopati berpamor sekar pala dengan wrangka kayu cendana. Sisi bilah tombak di bagian tengah ada lekukan dalam. Separuh bilah tombak kebawah permukaannya berbentuk ngadal meteng tetapi selebihnya datar saja. BLANDARAN . Wrangkanya terbuat dari kayu Timoho dengan pendok dari emas bertahta berlian. Separuh bilah tombak kebawah permukaannya berbentuk ngadal meteng tetapi selebihnya datar saja. Semula ini punya Sultan HAMENGKU BUWONO I yang dianugrahkan ke Pangeran Hadikusuma. bagian bawah pinggang ini lebih lebar dibandingkan bagian atas pinggang. pendok dibuat emas murni dan berbentuk blewehan. KANGJENG KYAI. Disisi paling bawah ada dua bagian yang menyudut. memakai greneng lengkap atau hanya ri pandan. Tombak ini memakai ada-ada tipis ditengah bilah mulai bawah sampai ke ujung. Sisi bilah tombak di bagian tengah ada lekukan dalam. jenggot susun. keris pusaka Kraton Yogyakarta. Selain luk 13 ada juga yang luk 23 dan ukuran kerisnya lebih panjang dari kalawija. tanpa tikel alis. BLARAK NGIRID. BIRAWA. putranya.bentuknya menyerupai pinggang yang sempit dan ramping. luk 11.

banyak yang mengatakan EMPU ini berasal dari Madura. EMPU. BONTIT. Wengkon. banyak menggunakan baja pada pembuatannya. banyak dimiliki pengusaha . buntut urang melebar KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 8 . Naga Rangsang. Blandongan disebut juga Kowen. EMPU terkenal jaman Surakarta dan buatannya sering disebut tangguh Mangkubumen. BRAJAGUNA II. EMPU. Karyanya dikenali sebagai berikut. Lar Gangsir. BRAJAGUNA III. gagah dan meyakinkan. bilahnya berukuran agak panjang disbanding keris buatan Mataram. tengahnya ada lekukan dan kadang diukir. tebalnya sekitar 2 kali lipat dan berbentuk ngadal meteng. pendok bunton dari suasa. Sogokannya makin menyempit kearah ujung. organisasi pecinta keris di Surakarta. tergolong pamor rekan. Ia membuat hampir semua motif pamor namun yang terbanyak adalah Wos Wutah. wrangka dari Timoho. Pedaringan Kebak. jalur pamor tidak ada yang bertindihan satu sama lain. atau Pejetan atau Pijetan adalah bagian keris yang berupa cekungan atau lekukan pada bagian bawah bilah keris letaknya dibelakang bagian gandik dan didepan bagian bungkul. KANGJENG KYAI. EMPU. Ron Ganduru. lihat SOR-SORAN. sirah cicaknya tidak begitu meruncing pada ujungnya. hidup pada jaman PAKU BUWONO IV di Surakarta. BLUMBANGAN. Kara Welang. keris buatannya mirip buatan ayahnya hanya agak lebih pendek. sirah cecak meruncing diujungnya. simetris. Jalen dan lambe gajahnya berukuran sedang. BONG AMPEL. cucu Brajaguna I. kalau membuat pamor miring rapi sekali. gandiknya agak miring.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK ukuran 70 cm x 20 cm x 15 cm. BRAJAKARYA. Keris dan tombak buatannya terkenal amat kuat dan dapat menembus perisai. Ganjanya tergolong ganja Sebit Ron Tal. Penampilan keris keras. Semula milik Penembahan Mangkurat. luk 11. BONANG RINENTENG. merupakan garis lurus ditengah bilah keris atau tombak mulai dari ujung pangkal sampai ujung bilah. pusaka kraton Jogya. putra HAMENGKU BUWONO II. BRAJAGUNA I. lembut dan biasanya merata di seluruh permukaan bilah. wetengannya ramping. seorang EMPU terkenal dijaman Surakarta.5 cm dan bulatan terdiri dari lingkaran yang tersusun. bentuknya agak melengkung. sisi bilah tengah ada lekukan landai membentuk pinggang yang ramping menyempit. Kalau tanpa kembang kacang. BONGKOT. pada jaman HAMENGKU BUWONO V dikembalikan ke Kraton. Kalau membuat kembang kacang bentuknya serupa gelung wayang. BOWOROSO. menancapnya pamor pada bilah kuat dan pandes. perbedaan karyanya adalah ganjanya lebih lebar. dikiri kanan garis ada bulatan bulatan kecil yang menempel garis . lihat BUNGKUL. Tuahnya membawa rezeki dan berwibawa tinggi. Bentuk ganjanya agak melengkung. Guru meled dan wetengannya berukuran sedang. berdapur Sabuk Inten. Tanda tanda lain. antar lingkaran berjarak 1 – 1. BONGGOL. hidup dijaman PAKU BUWONO V. Permukaan seluruh tombak ini ngadal meteng. Blumbangannya dangkal. anak dari EMPU Brajaguna I. Pamornya rumit. Disisi bilah bagian bawah ada dua tonjolan menyudut. salah satu dapur tombak lurus.

kalau membuat bagian Da pada Ron Da ujung-ujungnya runcing dan lekukannya dalam. BUNGKALAN. pertama bilah pendek. lebar. Cara ini digunakan apabila membawa keris Raja/Pangeran sebagai bukti utusannya tetapi yang boleh melihat hanya orang yang dituju. sirah cecak meruncing bagian ujung. dapur Tilam Upih. BRAJASETIKA. EMPU. sirah cecak meruncing pada bagian ujungnya. Wonosobo. keris diselipkan di Sabuk Lontong diantara lipatan kedua dan ketiga. ada dua versi. kalau keris lurus maka gandiknya miring. posisi agak tegak. salah satu cara memakai keris sebagai pelengkap adat Jawa tengah terutama Surakarta. bagian gandik dibuat miring. KANGJENG KYAI. Kalau tanpa kembang kacang. secara keseluruhan kerisnya berpenampilan tampan dan gagah walau ukurannya tidak besar. buatannya ganjanya ramping.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dibagian ujungnya. pakai pejetan tanpa ricikan lainnya. Versi kedua bilahnya sedang dan lurus. di Surakarta disebut Ladrang sedang di Madura disebut Daunan. salah satu dapur keris lurus. EMPU. tetapi sogokannya sempit. tipis. Pusaka kraton Yogyakarta. BRANGGAH. EMPU yang hidup dijaman Surakarta. Pamor apapun kalau pada bagian dekat ujung bilah bentuknya seperti lidah ular bercabang dua disebut pamor bungkalan dan tergolong pamor yang disukai. gandik polos. pamor tebal tebal tapi tidak rapat satu sama lain. blumbangannya normal. biasanya pamornya nginden. kerisnya disebut tangguh Mangkubumen. kadang memekai ganja iras tanpa ricikan lainnya. BRAMA DEDALI. gandiknya dibuat miring. wrangka dari kayu Trembalo. Bilah keris berukuran sedang. rumit dan sering nginden. kembang kacang dibuat menyerupai gelung wayang. dangkal dan melengkung dekat ujung. pendok suasa bentuknya blewehan. itu sebabnya disebut juga godongan. tombak. pada dapur Brojol tidak ada alis.bilahnya berukuran sedang tetapi tebal. sogokannya agak dalam. biasanya pamor mlumah serta teratur rapi. gandiknya polos tipis. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 9 . bentuknya khas bagian belakang menyerupai helai daun . penampilannya gagah meyakinkan. BRONGSONG. begitu juga wetengannya. Ukuran bilah sedang besinya hitam keunguan dan matang tempaan. kalau membuat Da pada Ron Da ujung ujungnya meruncing tetapi lekukannya tidak begitu dalam. gulu meled berukuran sedang. Kalau membuat kembang kacang seperti gelung wayang. janurnya dibuat menyerupai lidi. besinya matang tempaan dan berkesan padat. Kembang kacangnya seperti gelung wayang. ujung buntut urangnya melebar. motif sederhana. jika tanpa kembang kacang. Semula milik Penembahan Mangkurat dan konon ditemukan di Dieng. Penampilan nya tampan tenang dan meyakinkan. pamornya penuh. BROJOL. gulu meled serta wetengannya sedang. pejetan dangkal dan samar samar. bentuk pamor pada ujung keris. ujung buntut urangnya melebar. Karyanya dikenali dengan ganjanya tergolong Sebit Ron Tal. besinya matang tempaan. sogokan agak dalam dan melengkung ujungnya. blumbangan atau pejetan lebar agak dangkal. pamor penuh merata diseluruh permukaan bilah. mendatar. Beda dengan Tilam Upih. tetapi terlebih dahulu keris harus dibungkus dengan singep sehingga seluruh bagian wrangkanya tidak terlihat. bentuk warangka gaya Yogyakarta. BRAJASETAMA. hidup dijaman Sunan PAKU BUWONO IX. Kesan penampilannya gagah. bagian Da pada Ron Da dibuat besar dan jelas. umumnya tegolong pamor mlumah.

gandik polos tanpa ricikan lain lagi. tergolong pamor pemilih. Merupakan pamor rekan. Bagian ganja sebelah ujung itu papak tidak meruncing. sebutan ujung belakang ganja . BUTA IJO. Keris luk 9. BUNTUT CECAK. bagian paling belakang dari ganja kadang disebut buntut urang walau kurang tepat. pamor yang bentuknya menyerupai lilitan kain menutupi seluruh bilah keris. ukuran bilah sedang. bedor. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 10 . bagian ganja makin menyempit terus sampai hampir keujung namun dekat ujung ukurannya melebar kembali. memakai sogokan rangkap. BUNTEL MAYIT.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BUNGKUL. Banyak yang beranggapan pamor ini kurang baik tetapi untuk orang yang kuat bisa mudah mendapatkan rezeki. pedang atau tombak. BUNTUT URANG. lihat WUNGKUL. paduan pamor miring dan mlumah. sraweyan dan ri pandan. setelah bagian gandok. buntutan atau kepet.

Ada juga Carita luk 11. atau Cluring merupakan dapur keris luk 11. lihat KANCINGAN. 5 atau 7. CARITA BUNTALA. pada cacing kanil maka luk mengarah kesegala arah. sopan dan rapi menyenangkan. memakai kembang kacang. keris yang lurus rata rata lebih tebal dibandingkan yang luk. Tombak cacing kanil sekarang berubah fungsi bukan sebagai tombak tetapi banyak digunakan sebagai tongkat komando. bawah dan tengah keris sehingga keris cenderung lurus. CANCINGAN. luk ada di atas. nama salah satu dapur tombak luk 3. sraweyan. bisa segi 3. EMPU. dikenal juga sebagai EMPU Kyai Mustopo. luk nya makin keujung makin rapat. keris luk 13. Keris luk 9. matang tempaan dan rapih. hidup dijaman PAKU BUWONO IV. kerisnya dikenali sebagai berikut . ganja model Sebit Ron Tal. ri pandan. ukuran bilah sedang. kembang kacang. lambe gajah dua. CARANG SOKA. CARANG MUSTOPO. bilah sedang. sraweyan. sogokan rangkap dan greneng. 4 atau berbentuk belimbing. memakai kembang kacang dengan sogokan rangkap tanpa ricikan lain. CALURING. lambe gajah satu. Ada juga Caluring luk 13 dengan ricikan yang sama. sogokan keris rangkap. memakai greneng dan pejetan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK C CACAP. ukuran ganja seimbang dan serasi dengan panjang bilah. CAMPUR BAWUR. ukuran bilah sedang memakai kembang kacang. ri pandan. memakai jalen. mirip cacing menggeliat dan berbentuk beda dengan luk keris biasa. memakai kembang kacang. hal ini bisa merusak bilah . keris luk 13. kruwingan tidak melengkung landai tetapi berbentuk patah kaku. CARITA. Suatu kebiasaan keliru yang dilakukan pemilik keris dimasa lampau yaitu merendam bilah kerisnya dengan bisa ular atau isi perut ketonggeng. buntut cicak model buntut urang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 11 . Bilah ramping dengan posisi agak merunduk. sraweyan. Ada juga luk 15. Pamornya sederhana berpenampilan tampan. keris ini mudah dikenali dari luk nya. keris luk 3. lambe gajah satu. bilah panjang dan tebal. ri pandan. CACING KANIL. lambe gajah satu. gulu meled sempit. Tombak dengan motif cacing kanil tidak pipih tetapi bulat atau persegi.

dus sogokan normal. keris luk 11. sraweyan dan ri pandan. bilah sedang. kembang kacang bungkem. keris luk 11. lambe gajah satu. bilah sedang. lambe gajah dua. CARUBUK. kembang kacang. CARITA DALEMAN. senjata tradisional Madura. kembang kacang. greneng tanpa sogokan. keris luk 11. lambe gajah dua. kembang kacang dan lambe gajah dua. kruwingan. panjang bilah normal. panjang bilah sedang. ukuran sedang. keris luk 9. Dapur ini disebut juga Carita Gunungan. gusen sampai keujung bilah. ri pandan. gusen. jenggot dan greneng serta lis-lisan dan gusen. CARITA KANAWA.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CARITA BUNGKEM. mirip arit. sogokan rangkap. sraweyan dan greneng lengkap. jalu memet. CARITA KAPRABON. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 12 . jenggot. CELURIT. sabit tetapi bagian lengkung diujungnya lebih panjang dan runcing. kembang kacang. lambe gajah dua. sraweyan. keris luk 7. keris luk 11. panjang bilah sedang. jalen dan jalu memet. kembang kacang. CARITA GANDU. ada yang mengatakan harus ditambahi dengan kruwingan. tikel alis. CARITA PRASAJA. keris luk 11. lis-lisan. sraweyan. kembang kacang. luknya dalam. sraweyan dan ri pandan. CARITA GENENGAN. jalen. jenggot. jenggot dan lambe gajah satu. bilah sedang.

tuahnya dapat menawarkan ilmu jahat. selain itu memakai ada-ada tipis disepanjang bilah. selain itu juga memakai gusen dan lislisan. CEPLOK BANTENG. luk terletak diujung keris. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 13 . lihat Mendak. Urat kayu cendana yang bagus disebut ngulit urang. COCOR. bulatan bulatan sebesar daun kelor agak lonjong. CENDANA MINYAK. panjang sampai lebih dari setengah bilah. salah satu dapur tombak luk 13 mempunyai semacam kembang kacang. salah satu dapur keris lurus. CONDONG CAMPUR. kayu cendana dari Sumbawa terkenal harum baunya lebih dari cendana jawa. bagian paling depan dari ganja dan merupakan bagian ujung dari sirah cicak. CITRO. beberapa jenis dapur cengkrong ada yang luk 3. CEPLOK KELOR. karena mudah menguap dan terlalu kental maka dicampur minyak klentik atau minyak mesin. CINCIN KERIS. salah satu dapur keris lurus. 7. dua lambe gajah ditepi bilah menghadap kebawah didekat bagian mentuk. kebanyakan buatan Mataram. menyeluruh di wrangka. bagian gandik terletak dibelakang. Cocor ada yang tumpul ada yang runcing. sogokan hanya satu didepan dan ukuran panjang sampai ujung bilah. tanpa ricikan apa apa. bahan pembuat wrangka yang banyak disukai terutama didaerah Surakarta sekitarnya. PELET. kadang bersinggungan dan menyebar diseluruh permukaan kayu wrangka. bilahnya sedang posisinya agak membungkuk.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CENDANA KAYU. PELET. sogokan belakang tidak ada. Tuahnya baik untuk kewibawaan. panjang bilah sedang dengan kembang kacang. 5. pelet kayu timoho yang bintik bintik besar rapat satu sama lainnya. lambe gajah satu. makin bagus makin mahal harganya. untuk meminyaki keris. Pohonnya berkayu keras dengan tinggi bisa mencapai 15 m. doreng. dulu banyak dimiliki oleh alim ulama. CENGKRONG. kadang disebut cucuk. pelet kayu timoho.

CUNDUK UKEL.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK CUNDRIK. CURIGA. biasanya sebelum diberikan ke menantu terlebih dahulu diberikan kepada anak perempuannya. kata lain dari keris yang lebih halus dan sopan. gandik terletak dibelakang berukuran panjang dan terdapat kruwingan yang jelas dan tegas. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 14 . Bila suatu saat mereka bercerai maka keris itu dikembalikan kepada anak perempuan tersebut. sepintas seperti keris Cengkrong. salah satu dapur keris lurus berukuran kecil sekitar sejengkal bilahnya umumnya agak tebal dan membungkuk. keris yang diberikan mertua kepada menantu nya sebagai ikatan keluarganya.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 15 . Ricikan lainnya tidak ada. Sisi bilah yang menghadap terdapat semacam kembang kacang dan dua lambe gajah yang kecil kecil ukurannya. Brunei adalah kayu kemuning. lihat PANDAN IRIS. adalah penamaan ragam bentuk atau tipe keris. DAN RIRIS. merupakan putran dari KKA KOPEK. bedanya garis yang menjulur sepanjamg bilah tidak berbentuk garis biasa tetapi lukisan pamor yang mirip dengan pintalan tambang atau pintalan tali. warangkanya dari kayu trembalo. DANUWARSA. salah satu dapur tombak luk 5. Penamaan dapur keris ada patokannya. Dalam dunia perkerisan. buatan Empu Supo dibuat jaman HAMENGKU BUWONO V. nama salah satu dapur tombak luk 5. keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Jalak Sangu Tumpeng. ada pembakuannya. Kayunya biasanya dipilih yang gampang diukir tetapi harus keras dan punya urat yang indah. pada luk pertama terdapat pudak sategal. KANGJENG KYAI. Tuahnya menambah kewibawaan dan keberanian serta keteguhan hati. sesuai dengan ricikan yang terdapat pada keris itu dan jumlah luk nya. serta kruwingan dibagian sor-soran. tidak setiap orang bisa cocok. tergolong pamor rekan dan banyak terdapat pada keris dan tombak buatan Madura. bentuk deder itu ada ratusan. di Yogyakarta dan surakarta disebut juga ukiran. patokan dan pembakuan ini biasanya disebut pakem dapur keris. DAMAR MURUB. pamor yang hampir mirip pamor Sada Saler. lihat URUBING DILAH. DARADASIH MENGGAH. tiap daerah punya ciri sendiri. DEDER. bilahnya tebal dan ditepinya ada gusen serta lis-lisan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK D DADUNG MUNTIR. bagian hulu keris terbuat dari kayu untuk pegangan keris itu. ditengah bilahnya memakai ada-ada yang ukurannya besar dan tebal sehingga terlihat jelas. kayu yang dianggap baik di Jawa adalah kayu Tayuman sedang di Malaysia. permukaan bilah pada separuh bagian atas cenderung datar tetapi bagian bawah berbentuk ngadal meteng. pendoknya dari suasa. termasuk pamor pemilih. DAPUR. Riau. DARADASIH. sisi bilah bagian bawah tombak ini berbentuk menyudut.

nama gambar pada warangka yang berupa garis garis tipis dan tebal berwarna hitam atau coklat tua berjajar dari atas kebawah atau miring. tombak bercabang dua. DUNGKUL. DEWADARU. kalau menyebar dibilah keris disebut Delung Settong. 5 atau lebih. DORA MENGGALA. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 16 . Mempunyai kembang kacang. gambaran ini selain di kayu timoho juga ada pada kayu cendana dan kayu yang lain. salah satu dapur tombak luk 5. kalau mengumpul diujung bilah disebut Deling Pucuk dan kalau dibagian pesi disebut Deling Paksi. padanan kata keris. tuahnya bisa mendapat keberuntungan. biasanya dibuat indah bahkan ada yang diberi kinatah. tetapi mulai tengah bilah sampai ujung tipis dan datar. lambe gajah dua dan sraweyan. PAMOR. nama lain dari Akhodiat di Madura. PELET. DRAJIT. DUWUNG. ukuran kerisnya sedikit lebih panjang daripada keris bukan kalawija. Tergolong keris langka dan buatan lama. nama keris luk 21. Pada sisi bilah uang menghadap kebawah terdapat bentuk yang menyerupai kembang kacang dan satu lambe gajah berukuran kecil. DORENG PELET. lihat WUNGKUL. tergolong kalawija. gamvaran warangka kayu timoho berupa jurai jurai berwarna hitam atau coklat pada permukaan kayu. sepintas mirip kulit harimau. karena indahnya maka timoho pelet dewadaru banyak dicari orang. DWISULA.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK DELING. bilah bagian bwah sor-soran agal tebal. ada yang lurus dan ada yang ber luk 3. kegunaannya lebih sebagai tombak pusaka yang tidak dipakai secara langsung dalam pertempuran. tidak terlalu populer dibandingkan tombak Trisula. memakai pudak sategal dan kruwingan . dianggap lebih halus dan biasa digunakan oleh priyayi Jawa.

membicarakan mengenai tuah. bagian yang menonjol pada sisi atas ditepi sebuah warangka gaya Surakarta. ilmu yang memusatkan pada apa yang tidak tampak dari luar. Empu yang hidup zaman Kartasura. penunggu dan semacamnya. Pamor ini tergolong pemilih dan dipercaya dapat menambah wibawa pemiliknya. Pembuatannya tergolong sukar dan karena dapat dirancang maka termasuk pamor rekan. tanjeg. Menurunkan Empu Jeno Harumbrojo dan Empu Genyo. sebaiknya dibuang atau dilarung . ilmu mengenai keris yang tampak dari luar dan merupakan lawan dari esoteri keris. ENTO-ENTO. semacam kepala ikat pinggang. Madura atau Bali. pamor yang menurut banyak orang bertuah buruk. pengaruh. pamor yang menyerupai tulang ikan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK E EKSOTERI KERIS. Tanda tanda kerisnya tidak tercatat hanya selalu membuat keris gaya Mataraman. Yogyakarta. Sebuah epek baru dapat dikenakan bila dilengkapi timang.5 cm dan tempatnya sejajar dengan tengah lobang searah dengan garis pesi keris. Terlepas dari benar atau tidaknya maka esoteri ini merupakan salah satu budaya per-kerisan dan dibicarakan juga dinegara lain dan kadang sering dibicarakan dari sudut agama. sepintas seperti pamor Ron Genduru. ENDAS BAJA. katanya pemiliknya akan sering mendapat musibah karena ulahnya sendiri. biru atau hijau. pamornya selalu terdapat pada bagian sor-soran. Apa yang dilakukan serba salah. atau ngento-ento merupakan nama desa di Sleman yang pada masa silam merupakan tempat Empu Supo Winangun. manfaat. tayuh. anak Empu Supanjang dan leluhur Empu Jeno. EPEK. daya magis. ERI WADER. berbentuk menyudut tajam menonjol sekitar 0. lebar sekitar 6 cm dan panjang sekitar 95 cm sampai 140 cm. pada umumnya berwarna dasar hitam. kadang ada yang berwarna dasar merah. terbuat dari bludru dan kadang dihiah benang emas atau manik manik. ENTO WAYANG. Disesuaikan dengan baju yang dipakai. ERI CANGKRING. khasiat. semacam ikat pinggang tradisional dan merupakan kelengkapan pakaian Jawa. ESOTERI KERIS. bedanya lebih kurus dan tergolong pamor miring. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 17 .

tombak pusaka Kraton Yogyakarta. salah satu dapur keris lurus yang panjang bilahnya berukuran sedang. kaki depan tegak sedang kaki belakang ditekuk. Semua keris para prajurit sampai perwira dikumpulkan dan diberi hiasan kinatah Gajah Singa kemudian dikembalikan lagi kepada yang punya. ini untuk peringatan Mataram memadamkan pemberontakan Pati karena Gajah Singa artinya perlambang angka tahun sesuai dengan candra sengkala. puasa Kraton Jogya. gading gajah afrika umumnya panjangnya mencapai 2 m dengan berat rata-rata 21 kg sedang gajah asia beratnya sekitar 19 kg dengan panjang ratarata 160 cm saja. warangka dari kayu Timoho. GAJAH MANGLAR. sebutan orang Madura untuk warangka model Gayaman. nama salah satu jenis hiasan kinatah yang ditempatkan bagian bawah ganja. itulah sebabnya keris pusaka tidak ada yang diberi warangka gading. KANGJENG KYAI. adaadanya tebal dan nyata. terjadi pemberontakan yang dipimpin Adipati Pragola. Tuban. Gajah melambangkan angka 8 sedangkan Singa angka 5. GADING. Kinatah gajah singa diberikan karena keris tersebut telah berjasa membantu pemiliknya. sesudah pemberontakan berhasil dipadamkan maka Raja Mataram memberikan tanda kehormatan Kinatah Gajah Singa pada prajuritnya. dapur ini tergolong populer dan banyak penggemarnya karena indah bentuknya dan tinggi mutunya. Gajah Sumatra gadingnya termasuk paling mahal dengan warna lebih putih dan keretakan tidak banyak. keris pusaka Kraton Yogyakarta. GADA TAPAN. GAJAH SINGA. Kini KK Gada Tapan dan KK Gada Wahana menjadi dua tombak pendamping pusaka KK Ageng Pleret. diserahkan kepada putranya Pangeran Demang dan pada zaman Sultan HAMENGKU BUWONO V kembali ke Kraton. KANGKENG KYAI. pendoknya dari emas bertahtakan intan berlian. Permukaan yang tidak tertutup hiasan gajah singa dihiasi ornamen hiasan lain. gandik keris ini diukir dengan bentuk srigala sedang melolong. berdapur Gajah Manglar. gajah Thailand agak kekuningan warna gadingnya dan keretakan agak banyak. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 18 . terjadi pada pemerintahan Sultan Agung Anyokrokusumo. berasal dari pemberian pendeta dari Pratiwagung pada Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. Jawa Tengah bagian utara. berdapur Gada dengan hiasan sinarasah emas.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK G GABILAHAN. curiga (keris) angka 5 dan tunggal melambangkan angka 1 dan karena candra sengkala (lambang angka tahun) selalu dibaca dari belakang maka yang dimaksud adalah 1558 kalender Jawa. keris ini memakai gusen. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. Jenggala dan Singasari menggunakan hiasan itu. waktu itu didaerah Pati. berdapur Gada. sedang gajah Afrika banyak retak gadingnya. bahan baku untuk warangka yang banyak jumlahnya. Sebagian pecinta keris menolak menggunakan warangka gading ini karena kekerasannya dapat membuat aus bilah keris dan merusak pamor. khususnya bergaya Madura. KANGJENG KYAI. GANA KIKIK. Walau penghargaan kinatah Gajah Singa diberikan pada zaman Mataram tetapi ada juga keris buatan Majapahit. Ada yang menyebutnya dapur Kikik saja atau Naga Kikik. GADA WAHANA.

keris itu adalah keris yang bagus kemudian dibuatkan putran-nya (duplikat). Wilut. Warangka Gandar Iras selalu lebih mahal dari warangka biasa karena bahan kayu yang utuh dan cukup untuk membuat warangka ini sulit dicari dan banyak bahan terbuang dalam proses pembuatannya. adalah salah satu bagian dari warangka keris. Keris ini buatan Penembahan Mangkurat dizaman pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Ganja yang tidak berpamor. keris pusaka Kraton Yogyakarta. GANDAWISESA. pada jaman dulu banyak orang yang memahami ilmu keris terutama isoterinya. Ragam bentuk ganja ada beberapa macam. makanya disebut gayaman. GANDRUNG. ganja mewakili lambang yoni sedang bilahnya melambangkan lingga. ada yang dilengkapi racikan lain. adalah bagian “raut muka” dari sebilah keris. warangka dari kayu Trembalo dan pendok bertahta rajawarna. PELET. begitu pula bagian perut dan ekornya . Letaknya tepat diatas sirah cecak. banyak dicari oleh Dalang. banyak gandar dilapisi selongsong logam berukir indah dan disebut pendok. bagian bawah dari sebilah keris. GANDAR IRAS. ganja Sebit Ron Tal. bagian “perut” ganja disebut Wetengan atau Gendok. sedang bagian “ekor” disebut buntut cecak. GANJA. pamornya apa. GANJA WULUNG. jadi seluruhnya dibuat dari satu bongkah kayu tanpa sambungan apapun. Bentuknya sepintas mirip buntut cecak tanpa kaki. dibuat dari kayu yang tidak terlalu kerasbentuknya bulat panjang dan pipih. Wulung. mirip bentuk buah gayam. bagian ganja keris yang bagus itu dilepas lalu dijadikan campuran bahan baku pembuatan keris duplikat. kegunaannya untuk melindungi bilah keris. Ada gandik polos. Disemenanjung Melayu. namun sering disebut ganja saja. bagian depanya mirip kepala cecak disebut sirah cecak. Kelap Lintah. Ukuran dan ketebalannya bermacam-macam. GAYAMAN. Dungkul. Pertama. sedangkan keris aslinya dibuatkan ganja wulung. Bentuk gayaman Yogyakarta agak beda dengan gayaman Surakarta. Bagian bilah dan bagian ganja dari sebilah keris merupakan kesatuan yang tak terpisahkan melambangkan kesatuan lingga dan yoni. KANGJENG KYAI. GANDIK. nama salah satu bentuk warangka didaerah Surakarta dan Yogyakarta. selain indah bertuah baik dan disenangi orang sekeliling. begitu pula gayaman Madura (gabilahan). seolaholah merupakan alas atau dasar keris tersebut. Kedua. banyak pendapat emngapa kerisnya berpamor bagus sedangkan ganjanya tidak berpamor. hanya pada beberapa dapur keris antara lain dapur “cengkrong” yang letaknya dibelakang dari bilah keris. Serawak dan Sabah serta Riau disebut juga Aring. warangka yang menyatu dengan gandar . dan apa tuahnya dengan demikian apabila orang tersebut telah tertebak apa tuah kerisnya dia merasa seperti “ditelanjangi” sehingga untuk menutupinya dia memesan ganja wulung. berdapur Naga Siluman. Kata “gandik” dalam bahasa Jawa berarti batu penggilas yang bentuknya bulat panjang. warangka ini paling banyak dipakai orang KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 19 . Brunei.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK GANDAR. Bagian gandik ini hampir selalu berada dibagian depan keris. gambaran pada warangka kayu Timoho berupa bulatan besar tidak teratur dipermukaan. pada bagian tengahnya ada lobang untuk memasukan bagian pesi. Ketiga karena ganjanya rusak dan diganti. dengan hanya melihat bagian ganjanya yang tampak orang akan menduga keris itu berdapur apa.

pada bagian bawah ada lekukan landai yang berbentuk semacam pinggang. salah satu dapur tombak lurus seperti daun dadap. pamor ini tergolong populer dan banyak dijumpai. sedang bagian depannya lurus. Keris ini dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dari abdi dalem bernama Bekel Wasadikara. bagian tengah dari bawah ke ujung terdapat ada-ada. simetris dan tipis. salah satu dapur tombak lurus seperti daun bamby. Biasanya tombak ini berukuran kecil kadang disebut dapur Ron Dadap. sedang seloroknya dari emas murni. ditengah memakai ada-ada dari pangkal hingga ujung bilah. Ditengah bilah dari bawah sampai atas memakai ada-ada tipis. ricikannya yang lain tidak ada. kakak empu Jeno walau garapannya masih kalah dari empu Genyo. bentuknya menggembung bagaikan perut kenyang. GEDONG PUSAKA. GODONG DADAP. GIRIREJO.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK karena lebih sederhana . GENYODIHARDJO. menyerupai daun sirih. atau wetengan atau waduk adalah nama bagian tengah ganja. hampir tak ada ada-ada. Ditengah bagian gendok terdapat lubang untuk memasukan pesi. ricikan lain tidak ada . pendok dari pendok slorok terbuat dari suasa. GODONG ANDONG. Sebagian orang menyebutnya wadukan. simetris kiri dan kanan. salah satu dapur tombak lurus berukuran kecil. pandai keris dari Yogyakarta. bentuknya agak beragam umumnya berbentuk lameng pendek bagian punggungnya cembung pada ujungnya. ringkas ukurannya dan tidak mudah patah dan umum digunakan sehari-hari sebagai kelengkapan pakaian daerah. Yang tajam hanya sisi depannya. salah satu dapur tombak bilah lurus dan bilahnya simetris. keris pusaka Kraton Yogyakarta. biasa disebut Ron Sedah. GODONG PRING. Ada yang mengatakan bahwa bentuk greneng merupakan tandatangan sang empu karena setiap empu terutama bagian Ron Da selalu berbeda satu dengan lainnya. berdapur Carita luk 11. simetris dan tipis. dapur ini banyak terdapat pada tombak kuno terutama buatan zaman Pajajaran dan Segaluh. GRENENG. lebar ditengah pipih. lebar. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 20 . bilahnya tipis. Bentuk variasi dari gerigi ini berbeda dari daerah satu ke yang lain tetapi bentuk dasarnya sama. bangunan khusus di keratom tempat penyimpan pusaka. warangka dari kayu Timoho. salah satu bagian keris yang merupakan bagian tepi dari punggung keris sebelah pangkal. KANGJENG KYAI. hanya petugas khusus dan kerabat raja tertentu yang boleh masuk. GODONG SEDAH. bentuknya mirip gadong andong. salah satu jenis pedang sabet dan berat bobotnya. GOLOK. bagian tepi bilah ini bentuknya menyerupai gerigi dengan ujung-ujung runcing. GENDOK.

ganjanya melengkung. Pamornya rumit dan halus. mineral besi terdiri dari trioksida besi yang terikat air berwarna kekuningan. sampai saat ini keris buatan Kyai Guna masih populer didaerah Madiun dan Ponorogo dan sekitarnya. buntut urangnya berbentuk nguceng mati dan tidak pakai tunggakan. ukuran ganjanya menyempit dibandingkan dengan bagian depannya. keris pusaka keraton Yogyakarta. berdapur Carita dengan bagian ganja bertahtakan intan. berdapur Jalak. lekukannya tergolong dangkal . berwibawa dan anggun. pusaka Keraton Yogyakarta. GUNUNGAN. Banyak diantaranya tidak memakai bahan pamor. Kerisnya berukuran panjang dan besar dan pada umumnya berdapur lurus. rumus kimianya Fe2O3. KANGJENG KYAI. orang Madiun dan Jawa Timur menyebutnya keris pamor waja. jika tidak memakai kembang kacang maka gandiknya agak panjang dan tidak begitu miring. nama salah satu dapur tombak yang bentuknya menyerupai gunungan wayang kulit. janurnya berbentuk mirip lidi. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 21 . pamor yang menyerupai binatang kala atau ketonggeng dengan ekor mencuat keatas. Sogokannya dangkal tapi panjang. pendoknya jenis blewahan terbuat dari emas bertahtakan intan permata raja warna. daerah sempit itu yang dibatasi oleh tepi bilah yang tajam dengan garis lis-lisan. GUNAWISESA. GULING. GUMBOLO GENI. GUSEN. dibagian gulu meled ini. putranya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK GOTHITE. berbilah tipis dan lebar. KYAI. besi ini kurang baik untuk bahan keris karena mudah keropos dan berpori. ukuran bilah lebih besar dari rata rata buatan Majapahit tapi lebih ramping. Jadi mirip bagian leher seekor cicak. KANGJENG KYAI. Tanda tandanya adalah.H2O. Keris ini buatan empu keraton pada jaman pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. warangkanya dari kayu Timaha. empu terkenal yang hidup dijaman penjajahan Belanda. semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I diberikan ke Pangeran Adinegara. GUNA. Karena dari bahan baja maka keris Kyai Guna terkenal amat kuat dan dapat melubangi kepingan logam. tinggal di Magetan. salah satu bagian dari ganja yang letaknya dibelakang sirah cecak. jalennya pendek tapi lambe gajahnya menonjol panjang. Karya karyanya demikian indah. yaitu hitam keabu-abuan dibagian tengah dan hitam legam dibagian pinggir bilah. selanjutnya jatuh ketangan Temenggung Mertadiningrat dan dikembalikan ke keraton pada mas Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. empu terkenal di zaman Mataram. merah dan kecoklatan. EMPU. GUTUK API. Madiun. Tombak ini umumnya menyerupai gunungan wayang kulit. lembut dan padat. Penampilan keris secara keseluruhan memberi kesan gagah. Kalau membuat bagian Dha pada Ron Dha. terus tetap kecil sampai kebawah. Warangkanya dari kayu Timoho dengan pendok emas rajawarna. pamor ini tergolong baik untuk menolak sesuatu yang tidak dikehendaki dan tergolong pemilih. banyak keris karya Ki Empu Guling memakai Ganja Wulung. Besi yang dipakai 2 rupa. Pamor ini selalu terletak di sor-soran. selain ada-ada pada bagian sor-soran tombak ini tidak punya ricikan apapun. adalah daerah sempit sepanjang tepi bilah keris atau tombak. gulu melednya sempit sirah cecak berbentuk lonjong dan meruncing pada ujungnya. GULU MELED. Kalau membuat kembang kacang bentuknya melingkar sekali.

Brunei dan Sabah. Dipulau Jawa bentuk ini dijumpai juga didaerah Surakarta dan disebut Rajamala. Riau. pendok blewahan terbuat dari emas. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 22 .A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK H HARJAMULYA. Bangkinang. HULU BURUNG. Serawak. KANGJENG KYAI. terbuat dari bahan kayu yang keras. terbuat dari kayu keras. Bentuknya menyerupai kepala raksasa dengan mata besar dan hidung panjang yang distilir. gading atau gigi ikan duyung. dengan ukiran bahan gading. Riau dan Semenanjung Melayu serta Pathani (Thailand Selatan). HULU PEKAKAK. bahkan ada pula yang dari perak. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta berdapur Cengkrong. warangka dari kayu Timoho. Jambi. nama salah satu jenis hulu keris berbentuk burung. nama hulu keris terkenal disemenanjung Malaka. Keris ini didapat Sri Sultan Hamengku Buwono II dari “Kangjeng Gubermen” sewaktu Sultan ditawan di Penang. bentuk ini sudah jarang dipakai namun dulu banyak dibuat orang di Jambi. gading atau perak.

KENDIT. Surakarta. nama gambar pelet pada kayu Timoho. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 23 . caranya dengan membuat guratan dipermukaan bilah. bedanya pamor ini tidak sehalus pamor Adeg. Teknik ini banyak digunakan untuk membuat pedang di Iran terutama dikota Isfahan dan Shiraz. alur yang terjadi kemudian diisi dengan cairan emas atau perak. Alamatnya . ada yang menyebutnya banyu mili atau toya mili.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK I ILAT-ILATAN. Sepintas pamor ini mirip pamor Adeg. MRANGGI. terkenal dengan nama pasir Ilmenit. nama pamor yang bentuk gambarannya menyerupai garis-garis membujur dari pangkal keujung bilah. sepintas lalu seperti lidah api yang menjulur. ILINING WARIH. jalan Nirbitan no 3. tuah pelet ini baik. tuahnya memperluas pergaulan dengan lapisan masyarakat. gambarnya mirip gambar pelet kendit biasa tetapi tidak menyambung dan agak bergelombang. keris keris buatan pulau Jawa diduga banyak menggunakan bahan mineral ini. lagipula garis-garis tersebut menampilkan kesan seperti air yang mengalir. INLAY. dalam pembuatannya teknik Inlay lebih mudah daripada pembuatan kinatah.. INDARTO. jenis material besi terdiri dari trioksida besi-titanium. pamor ini tidak memilih. Rumus kimianya Fe2O. pemiliknya mudah “mengikat” pengikut dan orang dibawah pengaruhnya sehingga banyak dicari mereka yang ingin menjadi pemimpin. di Jawa disebut teknik Sinarasah. Garis-garis ini ada yang utuh dan ada yang putus-putus. oleh karena itu dinamakan kendit ilat-ilatan. salah satu cara menghias tosan aji. lagipula garis tepi pelet itu tidak rata lurus melainkan seperti sobek sobek.TiO2. ILMENIT. Tipes. tetapi banyak yang bercabang. banyak dijumpai dalam pasir besi. Pamor ini tergolong pamor rekan. berwarna hitam metalik atau setengah metalik. ahli pembuat Warangka dari Surakarta.

nama salah satu dapur keris lurus ukuran bilah lebar. lambe gajahnya panjang. sorsoran agak tebal. gandiknya polos. JAKA TUWA. tadinya milik Penembahan Mangkurat. berdapur Pandawa Paniwen Panji Sekar. bagian janurnya dibuat tajam. panjang bilahnya sedang. lurus. JAKA SURA. Ukuran bilahnya sedang. Garis Ganjanya datar termasuk Ganja Wuwung. kadang pakai tinggil. JALAK BUDA. kemudian ditarik ke Kraton dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. EMPU. JAKA UPA. ganja ini berukuran “agak gemuk” disbanding dengan ukuran bilah kerisnya. pakai tikel alis. sogokan rangkap dan tipis. berdapur Sengkelat Luk 13. warangkanya dari kayu Timoho dengan pendok emas bertahtakan Raja Werdi. lihat JAKA TUWA. Dibanding sogokan keris lain maka sogokan keris ini tergolong sempit. blumbangannya agak dalam. Semula milik Adipati Purwadiningrat dari Magetan diberikan ke putrinya Kangjang Ratu Kedaton. pejetannya dangkal. warangka dari kayu Timoho Bosokan Kendit Putih. tinggal dikabupaten Jenu. nama salah satu pusaka Kraton Yogyakarta. ricikan lain tidak ada. JALAK. panjangnya sedang. Besinya mempunyai kesan ngelempung bagai tanah liat. atau JALAK DINGIN. nama salah satu dapur keris. pendek dan lurus. JALAK DINDING. bilah keris tidak terlalu menunduk dibanding dengan keris buatan Majapahit lainnya. Gandiknya polos. memakai gusen. pendoknya blewahan terbuat dari suasa.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK J JAKA LOLA. pamornya rumit dan halus. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 24 . bedanya terletak pada gusen. keris bilah lurus. pejetan dan pakai tingil. panjang sogokannya hanya separuh dari ukuran normal. Majapahit. keris pusaka kraton Yogyakarta. JAKA TUWA. ukuran panjang bilahnya sedang. kemudian menjadi permaisuri Sri Sultan HAMENGKU BUWONO II sehingga kerisnya juga menjadi pusaka kraton. KANGJENG KYAI. Sepintas mirip sekali dengan keris Tilam Sari. secara keseluruhan keris buatan Empu ini berpenampilan keras gagah walau ukuran bilahnya tergolong kecil. Keris buatannya mempunyai ciri. Kalau membuat kembang kacang selalu berbentuk Nguku Bima. Tikel alisnya juga dalam. memiliki sogokan rangkap. begitu pula sogokannya dalam dan panjang. Keris ini merupakan duplikat (putran) dari KK Sengkelat yang dibuat dihalaman Kraton. bagian sirah cecak meruncing dibagian ujungnya. EMPU yang hidup dijaman Majapahit. kadang disebut juga JAKA UPA. gandiknya polos pejetannya dangkal. sehingga dikenal juga dengan nama EMPU Adipati Jenu. Permukaan keris ini tidak rata melainkan kropos bopeng. KANGJENG KYAI. lihat KALOLA JAKA PRATAMA. Besi yang digunakan hitam legam berserat halus. keris yang bilahnya lebar. pejetan dan sogokan rangkap tapi pendek.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JALAK MAKARA, seperti pamor JALAK hanya bagian bawah gandinya diukir timbul MAKARA.

JALAK NGORE, adalah salah satu dapur keris lurus, panjang bilah sedang, ada-adanya terlihat jelas dan tebal sampai keujung bilah, gandik polos, pakai pejetan, sraweyan dan greneng.

JALAK PITURUN, atau disebut juga JAKA PITURUN, keris lurus dengan panjang sedang dan gandik polos, memakai pejetan, tingil, ada-adanya jelas dan sogokannya rangkap. Bentuknya mirip Jalak Sangu Tumpeng, bedanya Jalak Piturun tidak pakai tikel alis dan ada-adanya tidak jelas.

JALAK NGUWUH, keris lurus dengan panjang sedang, gandik polos, memakai pejetan dan tingil. Adaada terlihat jelas dan tebal, sampai keujung bilah. Bentuknya mirip Tilam Sari, kadang dinamakan Jalak Nguwoh.

JALAK NYUCUP MADU, keris lurus, panjang normal, pejetan, gandik polos, greneng dan sogokan berukuran pendek didepan. Umumnya sogokan sempit dan dalam, memakai tikel alis. JALAK SANGU TUMPENG, salah satu dapur keris bilah lurus, ukurannya sedang, gandiknya polos memakai tikel alis, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan dan tingil. Ricikan lain tak ada. Tuahnya memudahkan mencari rejeki dan pamornya tidak pemilih. Biasanya dipunyai pedagang, pegawai Bank, pengusaha.

JALEN, bagian keris yang berbentuk tonjolan runcing, hanya satu buah, letaknya persis diketiak kembang kacang.

JALAK SUMELANG GANDRING, keris dapur lurus, bilah sedang, gandik polos, pejetan dan sogokan satu didepan. Sogokan belakang tidak ada, memakai tikel alai, kruwingan dan tingil. Bagian ada-adanya cukup jelas.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

25

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JALU MEMET, nama bagian keris yang berupa tonjolan runcing, kecil, pada bagian paling bawah dari gandik. Diatas bagian Jalu Memet ini hampir selalu ada Lambe Gajah. JAMANG MURUB, keris dapur lurus, panjang bilah sedang, bentuknya khas, karena gandiknya polos lebih miring disbanding gandik keris lain, memakai blumbangan, sogokan rangkap berukuran pendek, memakai lis-lisan dan gusen, ada-adanya cukup jelas. JANGKUNG MANGKUNEGORO, lihat Segoro Winotan. JANGKUNG, keris luk 3 ukurannya panjang, bilahnya sedang, kembang kacang berbentuk gula milir, sogokan rangkap dengan ri pandan.

JANGKUNG PACAR, Luk 3 panjang bilahnya sedang, kembang kacang, jenggot, lambe gajah dua, sogokan depan berukuran panjang, ada yang sampai tengah bilah dan ada yang sampai pucuk.

JAPAN, EMPU, terkenal dijaman Surakarta Hadiningrat, keris buatannya berciri ganjanya agak melengkung, gulu melednya agak gemuk, sirah cicak meruncing pada bagian ujungnya, wetengannya meramping, buntut urangnya melebar. Bilahnya berukuran sedang , besi tempaannya matang, pamornya menancap lumer pandes pada permukaan bilahnya, motif pamor sederhana, Wos Wutah, Pendaringan Kebak dan pamor sejenis. Bilahnya tidak begitu condong kedepan disbanding dengan keris buatan Surakarta lainnya. Kalau membuat kembang kacang mirip gelung wayang, sogokan agak dalam dan makin meruncing keujung, blumbangannya lebar, dalamnya cukup. Kalau tanpa kembang kacang, gandiknya miring, secara keseluruhan berpenampilan berani dan berwibawa. JARAN GUYANG, keris dengan Luk 7, gandiknya polos, pakai blumbangan, tingil atau tidak ada tingil melainkan greneng wuwung. JAKASUKADGA, EMPU, terkenal dijaman PAKU BUWONO IX di Surakarta, buatannya banyak dicintai penggemar keris karena apik dan rapi. Pamornya nginden, ukurannya sedang, tidak terlalu tebal, besinya matang tempaan dan berwarna kebiruan, biasanya berpamor wos wutah, Pendaringan Kebak, Bendo Segoro, Buntut pari dan sejenisnya. Bagian ganja mendatar, sirah cicak berukuran sedang, guru meled dan wetengannya juga sedang, buntut urang melebar diujungnya, kembang kacangnya dibuat menyerupai gelung wayang, lambe gajahnya manis, sogokannya dalam, makin keujung makin sempit, bagian Dha pada Ron Dha dibuat rapi dan jelas. Jika mempunyai luk maka luknya mempunyai lekukan yang dalam sehingga secara keseluruhan berpenampilan menarik hati, tampan dan anggun. JARUDEH, keris luk 9, ukuran sedang, kembang kacang dan lambe gajah satu, memakai jenggot dan sogokan. JARUMAN, keris luk 9, ukuran bilah sedang, sogokan rangkap dan memakai sraweyan, gandiknya polos.

JAWA DEMAM, hulu keris yang dikenal di Semenanjung Malaysia, Jambi, Riau, Brunei, Sabah, berbentuk manusia dengan ikat kapala. Sedang melipat tangan didepan, bentuk distilir dengan indah terkadang masih dihiasi dengan ukiran halus dan rumit. Umumnya dari kayu keras, gading atau perak.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

26

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

JAROT ASEM, nama pamor keris atau tombak yang tergolong langka, gambarnya menyerupai serabut kasar saling menyilang tetapi tidak saling tindih, tergolong pamor sukar pembuatannya dan masuk pamor rekan. Tidak memilih dan juga bertuah pemiliknya lebih teguh hatinya dan besar tekadnya.

JENO HARUMBROJO, EMPU, Kalangan pakar dan penggemar mengakui bahwa EMPU yang ada di Jawa saat ini tinggal satu, yaitu EMPU Djeno Harumbrodjo yang tinggal di desa Gatak, Sleman Yogyakarta (15 km barat Yogya) dari silsilahnya EMPU ini memang keturunan ke 15 dari EMPU Supo pada jaman kerajaan majapahit (abad 13).

JENGGOT, atau JANGGUT, nama bagian keris yang bentuknya berupa tonjolan runcing yang terletak di “dahi” kembang kacang. Jumlah tonjolan ini pada umumnya tiga buah berderetan. JERUK NIPIS, lihat NIPIS, JERUK. JIMAT, KANGJENG KYAI, salah satu Tombak Pusaka Kraton Yogyakarta, berdapur KUDUP GAMBIR, dimiliki Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I sejak masih menjadi Pangeran Mangkubumi. JIRAK, EMPU, terkenal didaerah Tuban jaman akhir Majapahit sekitar abad 12, keris buatannya bertanda khusus, besinya keras, kering tapi padat. Pamornya lembut menggerombol rapat, kebanyakan Wos Wutah atau Ngulit Semangka. Bentuk bilah manis menyenangkan, bagian “pinggang” bilahnya menyempit ramping, panjang bilah sedang, tebal tipisnya cukup. Kalau pakai sogokan dibuat dangkal, gandiknya pendek ganjanya tergolong ganja wuwung, guru meled dan bagian ganjanya sempit, secara keseluruhan keris ini berpenampilan ayu, cantik dan anggun. JOHAN MANGANKALA, salah satu dapur keris luk 13, panjang normal, gandik polos, dua sogokan normal, sraweyan dan greneng lengkap. JWALANA, lihat Pamor Tiban.

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

27

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK

K
KACANG, EMPU KI, terkenal didaerah Madura pada jaman Majapahit mulai berdiri, tandanya bilah lebar, ukurannya agak lebih panjang dari keris lainnya, besinya keras berpori halus namuk karena mengelompok ada kesan kasar. Ganjanya menampilkan kesan miring, kedudukan keris pada ganja miring kedepan sehingga ada kesan menunduk sopan, bagian gandiknya miring, kalau memakai kembang kacang maka bagian itu relatip besar tetapi ramping, kesannya keris keras, kasar tapi tidak sombong. KAGOK, model warangka atau ukiran hulu keris yang tidak bergaya Yogyakarta atau Surakarta. Warangka gaya Surakarta mengikuti gaya pesisiran dengan sedikit pembaharuan pada bentuknya sedang warangka gaya Yogyakarta mengikuti gaya Tunggaksemi dengan sedikit pembaharuan pula. Warangka model kagok dibuat didaerah yang tidak fanatik model Surakarta atau Yogya misalkan Kedu, Banyumas, Bagelen, Jepara tetapi masing masing daerah juga punya cirri khas daerah masing masing. KALA CAKRA, Kitanah, hiasan berupa pahatan atau relief pada bilah keris atau tombak. Bentuknya berupa binatang Kala dan sebuah lingkaran Cakra. Penambahan ini dimaksudkan sebagai rajah, yakni gambar yang dianggap mempunyai tuah tertentu. Kinatah ini ada yang dilapis emas atau perak.

KALA LUNGA, keris Luk 23, ukuran panjang lebih panjang dari keris biasa memakai kembang kacang, jenggot, lambe gajah dua, jalen dan jalu memet. Memakai sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan dan greneng lengkap, termasuk keris langka, seandainya ada biasanya keris lama.

KALA NADAH, keris luk 5, memakai pejetan dan sraweyan, ada sogokan rangkap tetapi hanya pada satu sisi, sisi lain polos tanpa sogokan, ukuran panjang bilah sedang dan termasuk keris langka.

KALA TINANTANG, keris luk 21, ukuran lebih panjang, memakai kembang kacang, lambe gajah satu, sogokan rangkap, ukuran normal, memakai sraweyan dan greneng lengkap, tergolong keris langka dan buatan lama. KALAWIJA, keris yang luknya lebih besar dari 13, menurut berita, semua keris yang dibuat lebih dari luk 13 diperuntukan khusus untuk mereka yang dinilai masyarakat mempunyai penampilan atau pribadi yang lain umpamanya cacat badan, ahli sastra, tari dan sebagainya. KANCINGAN, keris dengan Luk 17, ricikannya sederhana, hanya kembang kacang, lambe gajah satu dan tingil saja. KANDA BASUKI, keris lurus, ukuran bilah sedang, memakai kembang kacang, lambe gajah satu, tetapi memakai Jalu Memet dan greneng lengkap. KALIANJIR EMPU, hidup dijaman Panembahan Senopati, Mataram, tanda tanda kerisnya, Ganja model Sebit Ron Tal ukuran sedang, sirah cecak agak kecil, gulu melednya sempit, yang terbanyak memakai ganja wuwung, tidak memakai pamor. Bilahnya berukuran sedang, baik panjang, lebar maupun tebalnya, kalau membuat luk maka terlihat menyenangkan, kembang kacang seperti gelung wayang, sogokan serasi

KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA

28

Pertama keris dengan bilah simetris. uratnya seperti air laut. ukuran sedang. KANYUT. menurut Ronggowarsito. KEBO DENGEN. keris ini memakai kembang kacang. kalau pakai sogokan. keris yang sudah dikamal maka permukaannya akan terkikis sehingga tidak tampak bekas gerinda. penamaan atas salah satu jenis besi. jadi seakan akan buntut urang itu dilengkungkan keatas. sraweyan. tombak dan barang pusaka lainnya. KARACAN. lambe gajah satu. Kerisnya dinilai indah dan ampuh. ramuan dari campuran bubuk belerang. KARA WELANG. Bagian sor-soran dibuat agak tebal. KATUB. tombak ini juga memakai bungkul tetapi kecil dan tipis. KARIMO. pamornya lembut tapi meriah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dan berukuran dalam. Madura bekas tempat tinggal EMPU Keleng. jalen dan lambe gajahnya biasanya kecil. besi Karang Kijang adalah besi yang berurat. desa dikawasan Sumenep. KARNA TINANDING. gandiknya panjang. KANDANGAN. BESI. Bagian ganjanya manis bentuknya dan tergolong Sebit Ron . Kembang kacang. EMPU. ukuran bilah sedang memakai kembang kacang. KARNA TANDING. hijau seperti rumput layu. jika membuat pejetan atau blumbangan agak sempit dan dalam ukurannya. greneng didepan dan belakang. Ada yang mengatakan tidak pakai greneng melainkan kembang kacang dan satu lambe gajah didepan dan belakang. KANTAR. garam dapur dan kadang air jeruk nipis (jeruk pecel). bentuknya ada dua macam. memakai kembang kacang. memikat namun anggun. berwarna hitam kehijauan. jenis besi pembuat keris. Karacan termasuk dapur tombak yang langka. atau MAHESA DENGEN. lambe gajah satu. maka sogokannya dalam. KARANG KIJANG. ukuran bilah sedang. salah satu dapur tombak luk 7. dibagian buntuk cecak yang berbentuk buntut urang. Hidup dijaman Belanda. Keris buatannya berkesan luwes menyenangkan tetapi wingit dan angker. terkenal didaerah Madura dan hidup dijaman awal Majapahit. keris dan tombaknya biasanya berukuran kecil dan sederhana garapannya. pamornya tidak tergolong meriah dan biasanya Pulo Tirto. keris luk 13. permukaan bilahnya ngadal meteng dengan ada-ada yang hampir tak terlihat karena tipis. kedudukan bilah condong kedepan. Katanya baik untuk pegawai negeri untuk mengangkat derajatnya. memakai sogokan rangkap. Jawa Timur. gunanya untuk menuakan keris. KAMALAN. lihat KARNA TINANDING. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 29 . KASA. sebuah kanyut tidak mungkin dimiliki oleh ganja yang buntut cecaknya berbentuk nguceng mati. bentuknya menyerupai duri pipih yang melengkung runcing.bagian “pinggang” bilah agak ramping. sirah cicaknya membulat seperti irisan buah melinjo. warnya hitam kebiruan. Penampilan keris secara keseluruhan menarik hati. nama salah satu dapur keris lurus. sisi bilah paling bawah berbentuk menyudut. bagian keris letaknya diujung belakang ganja. keris luk 5. lambe gajah hanya satu dan ri pandan. pembuat keris yang hidup di Bangil. ukuran bilah sedang. kikir atau asahan. salah satu dapur keris Luk 13.Ukuran lebar tombak ini dibagian bawah agak jauh lebih lebar disbanding bagian tengahnya. sogokan rangkap dan sraweyan.

gandik ini polos didepan dan belakang. Gandiknya tidak terlalu miring. tergolong ganja wuwung.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KELAP LINTAH. bagian janurnya dibuat tajam sampai puyuhan. Berdapur Jalak Sangu Tumpeng dengan warangka kayu Cendana wangi. atau Tlale Gajah. Tetapi karena yang membuat seorang Empu maka factor keindahan tetap ada pada keris tersebut. EMPU. tapi tidak ruwet. sogokannya dalam dan panjang. Kalau memakai kembang kacang. Di Semenanjung Malaysia. KERIS TAYUHAN. pada umumnya jenisnya pamor mlumah. bilahnya simetris. KELEM. Pamornya lembut. Riau. angker. bulat dan kokoh agak panjang. Empu ini jarang membuat keris luk. Empu Keleng menggunakan besi yang madas dan mentah.. sewaktu beliau dinobatkan sebagai Sultan Yogyakarta pada tanggal 13 februari 1755. Walau secara umum bentuknya sama tetapi kembang kacang ada beberapa variasi bentuk yaitu Nguku Bima. bagian bawah cenderung merupakan garis lurus. KEBO DENGDENG. mempunyai sogokan rangkap dan tembus dari satu sisi ke sisi yang lain. Ini terjadi karena bahan pamor bukan dari mutu yang baik. KERIS TINDIH. biasanya keris lurus. Gula Milir dan Nyunti selain itu walau bentuk dasarnya sama tetapi ada beda antara daerah satu dan lainnya. mempunyai 2 buah gandik. sirah cicak tidak lancip. kalau diraba terasa nyekrak. jung isi dunya dan lain lain. keris yang dalam pembuatannya lebih mementingkan tuah dari pada keindahan garapannya. KKA KOPEK dulu tanda mata Susuhunan PAKU BUWONO III kepada Pangeran Mangkubumi melalui Gubernur dan Direktur Pesisir Utara Pulau Jawa. Besi itu berkesan kering tapi montok. Nicolaas Hartingh. Sabah disebut Belalai Gajah. Kembang Kacang ini selalu menempel pada bagian atas dari bagian gandik. pemilihan besi atau keindahan pamor sehingga berkesan wingit. ganjanya agak panjang. Tikel alis agak pendek. Keris keris yang masuk jenis ini antara lain berdapur Jalak Budo. keris luk 5. penamaan jenis pamor melalui kesan penglihatan dan rabaan. buntut urangnya ada yang papak dan ada yang ngunceng mati. tanda kerisnya. Betok. antara lain beras wutah. atau Sekar Kacang. adalah nama bagian keris yang bentuknya mirip namanya. dianggap mempunyai tuah yang baik bagi penggemar tosan aji untuk menetralkan pengaruh yang kurang baik dari keris lainnya. tanpa ricikan apa-apa. Pogok. KERIS PUSAKA KANGJENG KYAI AGENG KOPEK. Semar Tinandu dan Semar Betak. salah satu dapur keris lurus. KELENG. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 30 . ukurannya sedang. Brunei. Penempatan pamor pada bilah tidak menentu. bentuknya bagai tunas tumbuh. pamor tidak diketahui tetapi pendoknya suasa bentuknya blewahan. keris Pusaka Kraton Yogyakarta yang dianggap PUSAKA UTAMA. hidup jaman Pajajaran. jika dilihat pamor itu kurang jelas. Ricikan lain tidak ada dan tergolong langka. bentuk Dha pada Ron Dha tidak tegas. Ganjanya iras dan bentuknya kelap lintah. atau MAHISA DENGDENG. tidak halus dan lumer. KEMBANG KACANG.

Ada pula yang pakai ri pandan. berdapur Jalak Dinding. lihat GANA KIKIK. oleh karena itu dinamakan Ki NOM oleh Sultan Agung karena kekagumannya terhadap Ki Nom. atau KEWALAN. keris luk 9. halus dan padat serta rapi penempatannya. Pamornya rumit. dianggap keris jabatan Raja Yogyakarta. ukuran bilah panjang. pedang dan lainnya. Keris keris dan tombak Ki Supo Anom memang indah sekali. keris. bentuknya sederhana sekali. Ukuran panjangnya sedang. bagian tengah yang bercampur pamor warna besinya hitam keabu-abuan atau hitam keunguan tetapi dibagian pinggir hitam legam. keris diselipkan disela sabuk lonthong. gambar pada warangka kayu Timoho berupa garis hitam atau coklat melingkar sempurna mendatar ditengah warangka keris atau tombak. terkenal di akhir Kerajaan Majapahit sampai ke jaman pemerintahan Sultan Agung di Mataram. KENANGA GINUBAH. Tetapi sebagian ahli mengatakan bahwa terdapat beberapa empu dengan nama Supo Anom yang merupakan turunan Empu tersebut. KI NOM. pamor yang tergolong pemilih. Agar tidak berbau tengik biasanya dicampur minyak cendana. EMPU. Bagian kembang kacang dibuat seperti gelung wayang. dan bila diamati dari sisi atas akan berkesan ramping. dari buah kelapa digunakan untuk mengolesi tombak. Sampai sekarang keris nya selalu dicari dan harganya mahal. besi yang digunakan 2 rupa. keris luk 9. MINYAK.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS PUSAKA KANGJENG KYAI AGENG JAKA PITURUN. beberapa ahli keris memperkirakan bahwa usia Ki Nom memang panjang sekali. dalam keadaan aman dilarang. KENDIT PELET. sraweyan dan greneng. Demikian pula orang biasa dilarang menggunakan cara ini. diantara lipatan kedua dan ketiga. Blumbangannya dangkal dan menyempit kearah ujung. KIDANG SOKA. lebarnya juga sedang. Janurnya menyerupai batang lidi. gulu melednya besar dan kokoh. Gambaran kendit ini tidak hanya pada kayu Timoho saja tetapi juga pada kayu Elo Wana serta beberapa kayu lainnya. pakai greneng. Pellet kendit ada beberapa antara lain Kendit Putih. kedudukan keris condong ke arah tangan kiri. Mewah dan berwibawa. bisa membuat pemiliknya mempunyai kepribadian menarik dan menonjol dilingkungannya. Bilah buatannya selalu berbentuk nggigir lembu. Cara ini hanya boleh dipakai para prajurit dalam situasi darurat. tanda tanda utama memberi penampilan anggun. cara memakai keris di Jawa Tengah. dipunggung. KENDIT ILAT-ILATAN. biasanya hanya ada pada keris tangguh Madura. Ganja buatan Ki Nom. KEWAL. wrangka kayu Timoho denganpendok Suasa dihias batu permata. KLENTIK. KIDANG MILAR. tetapi berkesan kokoh. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 31 . hulu keris dan warangkanya tetap menghadap kearah kiri. tetapi tebalnya lebih disbanding keris buatan Mataram lainnya. jalennya kecil dan lambe gajahnya pendek. banyak diantaranya diberi kinatah baik yang jenis Anggrek Kamoragan atau kenis yang lain. ukuran panjang bilah sedang. KKA JAKA PITURUN selalu dipakai Pangeran Mangkubumi semasa berperang melawan Belanda. kenanga atau melati. kebanyakan merupakan ganja wilut dan kelap lintah. sirah cecaknya montok dan meruncing ujungnya. ricikan lain tidak ada. KIKIK. kembang kacang dengan lambe gajah satu. Kendit Simbar dan Kendit Rante. lihat KENDIT SIMBAR. bentuk menyerupai untaian bunga kenanga.

KENDIT RANTE. KLIKABENDA. jalennya pendek. atau Kalika Benda. Ciri-cirinya. KERIS MAJAPAHIT. Ada yang menyebut keris Kala Bendu. EMPU. tuahnya dipercaya disegani orang. KERIS PICHIT. sogokan berukuran panjang. Brunei. gambar di warangka timoho berupa garis hitam atau coklat tua tetapi garis itu tidak rata melainkan robek-robek seperti nyala lidah api sehingga disebut juga Kendit Ilat-ilatan. alur garis pamor agak kaku dan tidak begitu halus. KODOK. Sabah. sering dicari polisi atau jaksa untuk “mengikat” terdakwa agar tidak lari. nama salah satu keris luk 9. ri pandan serta greneng. Di Jawa dinamakan keris Pejetan. keris Pejetan termasuk dalam golongan keris Tayuhan yang lebih mementingkan kekuatan gaibnya dibandingkan penampilan luar. hulu yang terbuat dari logam ini biasanya berupa gambaran manusia yang distilir. lihat KERIS SAJEN. PELET. Dalam kerisologi. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 32 . KENDIT SIMBAR. besinya halus nglugut (berbulu bisa-miang). tidak sesederhana keris sajen. memakai gandik polos. penamaan terhadap keris yang sederhana. Banyak keris sajen ditemui di lading. ada yang menyebutkan EMPU KODOK nama lain dari EMPU SUPO ANOM. pakai pijetan. pamornya rumit. berdapur Bandotan Luk 9. sraweyan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KENDIT PUTIH. Bilahnya tidak begitu lebar sehingga memberi kesan ramping. KERIS AGEMAN. keris yang dalam pembuatannya lebih mementingkan keindahannya daripada tuahnya. KLEREK. Riau untuk keris yang permukaan bilahnya terdapat lekukan lekukan yang menyerupai bekas pijitan. tapi buku yang lain tidak menyebut demikian apalagi ada perbedaan diantara karya keduanya. Kedudukan bilahnya begitu condong kedepan memberi kesan membungkuk. nama tombak pusaka Kraton Yogyakarta. ganjanya mendatar. ditengah sawah atau sungai dan banyak yang sudah tidak utuh karena karat namun karena itulah sering dibayangkan keris tersebut bertuah dan ampuh. keris jenis ini biasanya dipesan untuk diberikan sebagai kenang-kenangan atau tanda mata. gambaran pada kayu Timoho berupa garis putih melingkar pada warna dasar kayu yang coklat kehitaman. terkenal dijaman Mataram dan hidup di Madiun. istilah yang dipakai di Semenanjung Malaysia. gambaran pada kayu Timoho berupa garis hitam atau coklat tua yang terputus-putus tetapi saling rapat satu sama lainnya. KERIS SAJEN. Keris saja kebanyakan berpamor sanak. pejetannya dibuat dalam. Prajurit ini berhasil membunuh Mayor Clereq sehingga tombaknya dinamakan Klerek dan diminta Pangeran Mangkubumi sebagai pusaka Kraton. sirah cecak meruncing pada ujungnya gulu melednya berukuran sedang. kesan keseluruhan galak tapi menyenangkan (sumingit). KANGJENG KYAI. janurnya dibuat tajam. Kalau membuat kembang kacang. Keris sajen dibuat khusus untuk keperluan sesaji tetapi ada yang menyebutnya keris Majapahit padahal keris Majapahit sebenarnya bentuknya indah dan mutunya tinggi. kecil dan hulunya menyatu dengan bilahnya. prajurit Pangeran Mangkubumi. semula milik Prawirarana. bagian ini seolah membengkak bagian pangkalnya.

bentuk huruf Dha pada Ron Dha tidak jelas. kembang kacangnya seperti tunas tumbuh. Termasuk pamor miring dan sukar dibuat serta pemilih. KUMAMBANG. kalau kujang adalah senjata genggam maka Kudi termasuk tombak tangkai pendek sepanjang sekitar 65 – 80 cm. menambah kewibawaan pemiliknya. banyak terdapat di Jawa dan Madura. panjang dan membulat bagian depan. terbuat dari besi. keris yang memakai pamor ini biasanya keris Tayuhan. janurnya dibuat tajam sampai ke pujuhan. KUWUNG. memberi kesan kokoh. sogokannya panjang dan dalam. nama bentuk pamor yang menyerupai bentuk obat nyamuk melingkar. biasanya terletak dibagian sor-soran. EMPU. sebenarnya khusus dipakai petani. Empu ini menggunakan besi padat. karyanya kebanyakan berdapur lurus. menyuburkan tanah dan lainnya. senjata khas Parahiyangan. Banyak yang percaya kujang bisa mengusir hama tanaman. KUL BUNTET. baja dan bahan pamor. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 33 . Ada yang berpamor dan kinatah emas. mulai dibuat sekitar abad 8 atau 9. Tandanya bagian bawah ganjanya cenderung lurus. kedudukan bilah pada ganjanya agak miring. istilah yang digunakan untuk menilai keadaan “tertanamnya” pamor pada besi bilah keris. sehingga keris buatannya mempunyai kesan menunduk. Bila hanya menempel saja dan tidak tertanam kuat maka disebut pamor kumambang (mengambang). gandiknya agak tegak. Kerisnya agak lebih besar dan panjang. warangkanya agak aneh sehingga memasukan kudi dari samping bilah bukan dari atas. Merupakan pamor titpan yang bisa dibuat kemudian. sopan. tergolong pamor pemilih dan tergolong pamor miring. pamor yang menyerupai kulit ular belang. KUDI. senjata mirip kujang. KUJANG. panjangnya sekitar 20 sampai 25 cm dan beratnya sekitar 300 gram.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KORO WELANG. Hidup dijaman Pajajaran sekitar abad 11.

atau LAR NGANTAP adalah salah satu dapur keris bilah lurus. sogokannya berukuran pendek. LALER MENGENG. Sejajar dengan sisi lurus punggung terdapat kruwingan. alurnya agak lebar. LENGIS. bilah berukuran sedang dan besi berwarna hitam keabu-abuan. pada bagian gandik sor-soran terdapat gambar timbul berupa gajah utuh. tiga perempat punggung bilahnya lurus selebihnya sampai keujung melengkung seperti garis cembung. bagian blumbangan atau pejetan biasanya dangkal dan penuh dengan pamor. buntuk urang melebar pada ujungnya. selain nama dapur keris juga nama dapur pedang. nama salah satu dapur keris. Karena titik beratnya mengarah keujung. Kalau membuat kembang kacang mirip gelung wayang. Sementara yang keris tergolong keris lurus. Seluruh isi punggung pedang majal. Bagian yang lurus majal sedang yang cekung makin keujung makin tajam. dibungkus kain putih dengan bunga dan sedikit kemenyan setelah itu dilarung ditengah kali yang dalam atau laut. gandiknya polos. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 34 . panjangnya lebih dari 1 meter. salah satu dapur keris luk 3. yang berupa pedang panjangnya sekitar 85 – 95 cm ujungnya runcing. selebihnya lengkung yang cekung. walau tergolong pedang suduk tetapi sering menjadi pedang sabet. bentuknya agak aneh. kayu yang biasa digunakan sebagai tangkai tombak (landeyan). dan tidak terlalu menonjol keluar. gulu meled dan sirah cicaknya besar. ukuran panjang bilahnya sedang pipih. keris ini tergolong langka. Dapur ini tergolong langka dan hanya pada keris keris tua. sejajar dengan isi punggung terdapat kruwingan. LEGI. oleh karena itu hanya prajurit kraton yang berbadan tegap yang menggunakannya. pamor rumit dan padat. kembang kacang terbalik. penampilan memberi kesan lembut dan tampan. Banyak yang digarap apik dan dihias dengan pamor yang indah. Titik berat tidak begitu mengarah keujung sehingga enak digunakan. karyanya ditandai dengan ganja melengkung. LARUNG. LAR BANGO. gandiknya panjang. LAMENG. Dua pertiga bagian punggung merupakan garis lurus. biasanya keris dibersihkan dulu. KAYU. biasanya untuk yang bertuah buruk. salah satu dapur pedang yang tergolong pedang sabet. ukuran panjangnya normal. pejetan. dibuang. bilahnya sedang dan lurus. keris pusaka Kraton Yogyakarta. LIMAN LUK TIGA. pendoknya suasa blewahan. Milik Pangeran Hadiwinata yang diberikan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. LAR NGATAP. terkenal pada jaman Mataram. warangkanya dari kayu cendana. EMPU. sisi tajam didepan yang dibawah membentuk garis cekung kemudian berubah cembung sepintas seperti huruf S. kalau salah menggunakan tangan bisa terkilir. maka penggunaannya tidak gampang. kayu ini dengan olahan yang baik tidak mudah patah dan ringan serta tetap lurus. lambe gajah kecil runcing. KANGJENG KYAI. Gandiknya miring dan tikel alisnya pendek. tikel alis dan tingil.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK L LAKEN MANIK. berdapur Sangkelat luk 13. memakai pejetan. tempaannya padat dan matang. bagian dibagian ujung lebih lebar disbanding pangkalnya. seluruh sisi yang tajam lurus datar. bentuknya hampir sama dengan keris Naga Siluman luk 3. sogokannya rangkap memanjang hingga pucuk bilah. ricikannya kembang kacang (biasanya kecil).

terkenal pada jaman Kerajaan Kartasura. Bentuk hiasan mirip dengan motif batik. LUNG KAMAROGAN. salah satu motif hiasan kinatah dan sinarasah. terkenal pada jaman Pajajaran. tanda kerisnya adalah : ganjanya berbentuk garis datar. LONING. Pamornya banyak. Karena susah dibuatnya kini dapur ini langka dan jarang ditemui. Dibuat pada Pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono II dan diberikan ke putrinya Kangjeng Ratu Maduretno dan kembali ke Kraton di jaman Sri Sultan Hamengku Buwono V LINGIRAN. dapur Pasopati. biasanya dari eropa. nama salah satu dapur keris / tombak. Pada umumnya dilapisi dengan kinatah emas. KANGJENG KYAI. LUMER PANDES. Perancis. ganjanya tergolong ganja wuwung. bagian yang menyerupai Dha pada RON DHA kurang jelas. menyembul keluar halus tapi jelas. sirah cecak lonjong dan meruncing pada ujungnya. LUK. bagai irisan buah melinjo. sedang jumlah terkecil adalah 3 walau ada yang menyebutkan bahwa keris luk 1 itu ada. dulu yang berhak memakainya adalah abdi dalem berpangkat KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 35 . lambe gajahnya pendek. pamor yang tertanam kuat dibilah. hiasan berupa relief (gambar timbul) di sebilah keris atau tombak. Apabila ada sogokan biasanya dalam dan panjang. LIS LISAN. penampilannya gagah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK mulai kepala. Kalau membuat kembang kacang bentuknya Nguku Bimo. Jerman. LIMONIT. jumlah terbanyak biasanya 13 tetapi ada yang lebih dari itu sampai 29 dinamakan KALAWIJA. LINDRI. Tergolong pamor pemilih cocok untuk pedagang permata. gulu melednya panjang sehingga terkesan kurus. KINATAH. warnanya kuning. LUNG GANDU. jumlahnya selalu GANJIL tidak pernah genap. dengan posisi saling menyilang. guru melegnya panjang dan sirah cecaknya membulat. LINTANG MAS. janurnya dibuat tajam sampai ke puyuhan. garis batas sepanjang tepi bilah keris sejak dari atas kembang kacang keujung bilah terus kebawah lagi sampai mendekati greneng. khusus dibagian metuk pada sebilah tombak. seluruh permukaan bilah tertutup kinatah Lung-lungan bentuknya nggigir sapi dengan ada-ada tipis disepanjang bilah. sederhana. bilahnya berukuran agak panjang dibandingkan buatan Mataram pada umumnya. Tandanya buntut urangnya selalu nguceng mati. badan. salah satu dapur tombak lurus. kaki sampai ekor. potongan melintang tombak biasanya berbentuk segitiga dan tombak ini berukuran panjang. pamor yang bentuknya berupa bulatan berlapis seperti pamor Udan Mas. kasar dan tegas. kembang kacang memberi kesan manis tapi kokoh. jika tanpa kembang kacang. EMPU. gandiknya panjang dan tidak begitu miring. dan sedang dibagian atas gandik. kurang halus dan tidak nyekrak. sisi ujung bawah tombak berbentuk menyudut. ricikan lain hanyalah greneng dan ada-ada. pahatan relief biasanya dilapisi emas. LIMARAN. Blumbangannya dibuat dalam. ada yang mengatakan beliau berasal dari Madura. besinya berkesan padas mentah. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. tetapi lapisan bulatannya lebih banyak sehingga garis tengah bulatan mencapai 1 cm atau lebih. Warangka dari kayu Timoho dan pendoknya emas murni bertahtakan rajawarna. jika tombak ber luk 9. sogokannya pendek. bilahnya lebar dibagian tengah. lambe gajahnya panjang menonjol. jika memakai luk tergolong rengkol. yakni tidak perih kalau diraba. salah satu mineral besi terikat air. bagian kelok keris. EMPU. kelabu gelap atau coklat tua. Ada juga keris Jawa menggunakan besi in kemungkinan menggunakan sisa dari kereta kerajaan yang berasal dari Eropa. LUJUGUNA. limaran merupakan deretan pola segitiga melingkar penuh (tepung gelang – bhs Jawa) pada metuk. jalennya berukuran besar. kain. Ukuran gandik dan bentuknya sedang sedang saja.

biji besi berasal dari pegunungan Torongku dan Ussu diwilayah Luwu. Sulawesi Selatan. ada yang setengahnya dan ada pula yang sampai ujung bilah. Walau bukan batu meteor tetapi bersipat seperti batu meteor sehingga bisa sebagai bahan pamor. LUWU. PAMOR.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Wedana Kliwon. hiasan ini ada yang sepertiga keris. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 36 .

berdapur kebo Lajer. MAHESA NABRANG. tikel alis dan greneng. gadik polos. Ganjanya berukuran normal. lihat Kebo Teki. Pusaka kraton Yogyakarta. tetapi kaku. besinya halus keras tapi berpori. MALELA KENDAGA. MAHESA GENDARI. MAHESA LANANG. ada yang mengatakan dapur Paniwen ada yang mengatakan Sengkelat. Sebagian pecinta keris membedakan Malela menjadi Pasir Malela dan Malela Kendaga. dapur Luk 3. keris itu agak tipis dibandingkan buatan Tuban. gandiknya miring. Keris dengan besi ini biasanya keris lama karena pengolahan bahan pasir besi menjadi besi tidak sempurna MALIK. KANGJENG KYAI. bilah berbadan lebar. berwibawa dan tegas. MAHESA DENDENG. penamaan jenis besi bahan keris atau tosan aji lainnya yang pada permukaan eolah bertaburan kristal kecil yang mengkilap. Keris kerisnya berpenampilan keras. bagian bawahnya rata. MAHESA TEKI. MAESALENGI. ukuran bilah sedang. menurut para ahli tuah besi ini buruk sehingga pemiliknya sukar mencari rejeki. EMPU KI. MAHESA NEMPUH.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK M MACAN. lihat Kebo Lajer. pamor keris umumnya lembut dan mubyar. lis-lisannya melingkar seluruh bilah. kalau memakai kembang kacang maka kembang kacangnya besar dan ramping. MAHESA SOKA. ukuran bilah sedang. bupati Mancanegara. gandiknya polos. Ganja ini tergolong ganja wuwung. Warangka dari kayu Trembalo dengan pendok dari emas Rajawarna. dihias kinarasah emas permata hingga pucuk. memakai pejetan dan tikel alis. jika dijentik dengungnya sember. pusaka Kraton Yogyakarta. Sogokannya berukuran dalam. jika bilah itu dicuci dalam keadaan putih bersih seakan mengeluarkan bau rempah. Tanda tanda keirnya. nama jenis besi bahan pembuatan tosan aji. Keristal keristal yang berkerlip akan tampak terang jika bilah keris itu akan tampak terang bila bilah keris itu dalam keadaan putih bersih. KANGJENG KYAI. buatan Penembahan Mangkurat dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dan merupakan putran dari keris milik Tumenggung Sastranegara. MAHESA LAJER. jenggot. Jalennya juga berukuran besar. terkenal di daerah Madura pada awal kerajaan Majapahit. warangka dari kayu Timoho. dapur keris luk 15. Mulai dari atas gandik sampai kebagian buntut cecak. dapur Luk 3. greneng lengkap. memakai kembang kacang. dapur tidak diketahui pasti. Sogokannya rangkap sampai ketengah bialah atau kepucuk. warna besi hitam kehijauan. Semula milik Adipati Danurejo yang bergelar KPH Kusumoyudo. lambe gajahnya dua. lihat Kebo Dendeng. lihat Kebo Lajer. Pendoknya dari suasa. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 37 . Kemudian diserahkan ke Kraton pada masa pemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. permukaannya kasar dan warnanya hitam keabuabuan. yang Pasir Malela maka kerlipnya membiaskan warna putih keperakan sedang Malale Kendaga berwarna kuning emas.

gusen dan ri pandan. MANDRABAHNING. Ricikan lainnya adalah ri pandan susun. sesuai untuk orang baik tinggi atau pendek. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 38 . bagian gandiknya polos. juga cocok untuk orang yang lemah lembut atau kasar. Setelah direndam. pakai greneng. memakai kembang kacang. MANGKURAT (1). keris pusaka kraton Yogyakarta. MENGKON. tepi bilah tombak bagian bawah membentuk sudut dengan tepi menghadap kebawah. atau mewarangi adalah pekerjaan membersihkan dan memberi warangan pada bilah keris atau tosan aji lainnya. MANGGAR. Cara mewarangi ditiap daerah berbeda walau tujuannya sama. saat itu banyak bupati kraton Surakarta ingin bergabung antara lain Mangun Oneng dari Pati. bentuk pamor yang serupa dengan Ujung Gunung hanya letaknya terbalik.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MANCUNGAN. berdapur jangkung mayat. dibilas. lambe gajah satu. garis tengah bulatan mencapai 1. pedang pusaka milik Kraton Yogyakarta. bisa juga dengan memakai buah mengkudu masak sekitar 15 buah. tuahnya mudah mencari rejeki dan menonjol dipergaulan. berpenampilan sedang. merupakan putran dari keris KK TOYATINABAN. KANGJENG KYAI. ukiran gaya Yogyakarta. permukaan bilah seluruhnya berbentuk nggigir sapi. Warangan yang baik adalah berupa kristal warangan alam yang berwarna jingga kemerahan. Pamor ini merupakan kumpulan dari bulatan lonjong kecil yang mirip dengan bulatan pamor Wiji Timun yang letaknya berserakan saling menyudut. MANGLAR MUNGA. MARANGI. seringkali rendaman ini memakan waktu 1 minggu atau lebih. gandiknya diukir dengan gajah bersayap berbadan naga dan badan ini meliuk ditengah bilah sampai keatas. Ada pula yang badannya “menghilang” ditengah bilah. pakai tikel alis. Kisahnya saat Pangeran Mangkubumi menjadi Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. sogokan rangkap ukuran normal. Pamor Manggar tersusun dari pangkal sampai ujung bilah. Proses ini diulang sampai bilah berwarna putih dan tidak ada lagi minyak atau kotoran lain menempel di bilah. UKIRAN. memakai pijetan. maka bilah dicuci dengan air jeruk nipis dicampur buah klerak atau bisa juga dengan sabun colek. MANGKURAT. Bulatan satu dengan lainnya dihubungkan dengan garis garis pamor. dibawa selalu oleh abdi dalem wanita yang senantiasa berada dibelakang raja dalam setiap upacara besar di kraton. warangka Timoho dengan pendok emas. tuahnya menambah wibawa pemiliknya. Tergolong pamor rekan. digosok dengan sikat gigi secara perlahan agar tidak merusak pamor. karena dicurigai akan berkhianat maka Mangkubumi memerintahkan orang menghukum mati Mangun Oneng dengan Pedang dan kemudian menjadikan pedang tersebut pusaka kraton. warangan atau karat. berjajar berderetan dari pangkal sampai ujung bilah. Disukai pedagang dan pengusaha karena tuahnya gampang mencari rejeki. pejetannya dangkal. Sisa warangan lama dan karat dibersihkan dengan cara merendam dalam air kelapa basi (setelah disimpan sekitar 2 minggu). MANGKURAT (2). Sebelum diwarangi. tombak atau pedang yang bentuknya menyerupai bunga kelapa dalam untaian. KANGJENG KYAI. MANIKEM. diatas bagian mentuk terdapat bungkul dan diatas bungkul terdapat adaada sepanjang bilah. banyak dijumpai di keris buatan Madura. Bagian yang lancip justru menghadap ke pangkal. nama salah satu dapur tombak luk 9.5 – 2 cm dan tiap bulatan terdiri lebih dari 8 lapis. ini membersihkan bilah dari sisa minyak. merupakan nama pamor keris. nama salah satu dapur lurus yang ukuran bilahnya sedang. keris harus lebih dahulu dibersihkan sampai putih. dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. MANGUN ONENG. panjang bilahnya sedang. Pamor ini pamor rekan dan pemilih. pamor yang gambarnya merupakan bulatan bulatan berlapis. Jika proses ini berjalan baik maka pamor akan tampak maksimal dan indah. disebut mutih. jenggot. salah satu dapur luk 3 dengan panjang bilahnya sedang. setelah dihancurkan menjadi bubuk. Tujuannya untuk menampilkan gambaran pamor sekaligus menambah keawetan keris tersebut. berdapur lameng. salah satu dapur keris Luk 3. tergantung dengan tebal karat atau banyak kotoran. tidak memilih dan tergolong langka. tikel alis.

ukuran normal tetapi bagian janurnya tebal sehingga jarak sogokan depan dan belakang terkesan jauh. lagi pula bentuk ini kebanyakan hanya disukai oleh pecinta keris di daerah Surakarta. Pamor apapun yang ada degradasi warna antara besi dan pamor tidak jelas disebut mbugisan. nama salah satu dapur keris Luk 7. MEKANGKANG. jalen dan greneng. maka orang menggunakan arsenikum. bisa menambah waibawa. sebutan model ganja keris yang bentuknya melengkung. menyerupai bentuk ekor kutu rambut. MBUNTUT URANG. Sering karena mendapatkan warangan susah. MARAK. MEGANTARA. jika sudah selesai maka besi ini menjadi besi wasuhan yang bersifat ulet. Memakai gusen. tetapi hasilnya kurang baik. sogokan belakang dan pejetan. Kadang disebut dapur Merak. pada permukaannya seolah tersebar kristal kecil yang membiaskan warna kebiruan. dilihat dari samping seperti garis cekung. dapur keris lurus berukuran sedang. Untuk Mekangkang Wadon warnanya ungu tua kebiruan. salah satu dapur keris lurus ukuran sedang. Gandik polos dengan pejetan. keris dan lainnya. MARA SEBA. model luknya menyerupai dapur Murma Malela. Ricikan kembang kacang. Mirip ganja sebit ron tal. greneng lengkap. nama pamor yang tergolong langka. lambe gajah satu. MBATOK MENGKUREB. tuah dari Mekangkang Lanang baik untuk prajurit. jarak antara luk pada bagian dekat dengan ujung bilah lebih rapat satu sama lain disbanding dengan bawahannya. Konon baik untuk pegawai agar disayang atasan. MBUGISAN. ganjanya agak membungkuk dan bagian gandiknya polos. MAYAT MIRING. penamaan pamor berdasarkan kesan penglihatan terhadap pamor tersebut. MBUNTUT TUMA. tanpa tikel alis. salah satu dari 4 macam bentuk ujung bilah keris atau tombak. gandik polos. lihat buntut urang. warnanya hitam keunguan dan jika diamati teliti seakan mempunyai semacam urat urat halus tetapi kalau diraba permukaannya halus lumer dan kalu dijentik berbunyi dengung yang panjang. ini terjadi saat dibuat suhu terlalu tinggi sehingga bahan pamor luluh kedalam bahan besinya. tahap awal pembuatan tombak. Bila posisi bilah tidak membungkuk biasa disebut dapur MAYAT saja. Memakai greneng. liat dan mudah dibentuk. ada dua macam yaitu Mekangkang Lanang dan Wadon. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 39 . nama jenis bahan besi untuk membuat keris. sogokan rangkap. jika dijentik berbunyi dengung pendek. tergolong pamor rekan dan bertuah dikasihi rekan sekelilingnya tetapi teramasuk pamor pemilih. MASUH.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dicampur dengan air perasan jeruk nipis. Keris buatan Surakarta banyak yang ujungnya berbentuk mbuntut tuma. Bagian besi ditempa berulang kali sehingga kotoran dan kandungan karbon keluar sebagai percikan bunga api. adalah salah satu dapur keris lurus berukuran sedang. bedanya pada Mbatok Mengkureb garis dibawah sirah cicak den gulu meled juga cekung. MAYANG MEKAR. Memakai sogokan didepan.

emas atau suasa/kuningan. lihat Wiji Timun. sogokan rangkap. lambe gajah satu. MIJI TIMUN keras diujungnya. kesannya ramping dan manis namun keras berwibawa. Jika memakai sogokan biasanya dangkal dan agak pendek. METUK. Dipercaya baik untuk mencari rejaki.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MELATI RINONCE. MELATI SINEBAR. Letaknya tepat dibawah sor-soran. Memakai kembang kacang. harganya bisa bervariasi dan menentukan status social pemakainya. sraweyan dan greneng lengkap. bentuknya seperti cincin melingkar pada pangkal pesi sebilah keris. pamor berbentuk kumpulan bulatan menyebar berurutan dari ujung bilah sampai pangkal. tergolong pamor rekan dan tidak memilih. Pamornya umumnya merata penuh tetapi tidak mubyar. MINETTE. MESEM. Bukan pamor pemilih. sebutan lain melati rinonce. merupakan bagian tombak yang bentuknya seperti cincin. dapur keris lurus berukuran sedang. perlengkapan hiasan pada sebilah keris. keris lurus dengan panjang bilah sedang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 40 . Sering dihias dengan ukiran berbagai motif seperti limaran. teratai. intan berlian atau batu mulia lainnya. Kalau memakai luk biasanya dalam dan rengkol memberi kesan padat. bentuknya sedang. Terbuat dari logam perak. MENDAK. Tanda keris buatannya. jenis mineral besi berwarna coklat terdiri dari trioksida besi terikat air dengan rumus kimia Fe2O3H2O. disukai pengusaha dan pedagang. empu yang hidup didaerah Blambangan pada jaman Majapahit. besinya umumnya hitam dengan tempaan matang namun ada kesan glugut seperti berbulu halus. EMPU. pamor yang bentuknya mirip untaian bunga melati yang diuntai dengan benang mulai ujung pangkal sampai ujung bilah. Seringkali ditambah permata. biasanya ada 6 atau 8 lapis bulatan. Kegunaannya untuk menahan bilah tombak apabila ada benturan masuk kedalam tangkainya. termasuk pamor rekan. Memakai kembang kacang. penampang bulatan terluar sekitar 1 cm. lambe gajah satu. atau Mundarang. MENDARANG. MENDUNG. maka bilah tombak tidak. MELATI RINENTENG.

nama empu yang kurang terkenal dari Blambangan dijaman Majapahit. tidak pemilih dan tuahnya untuk pergaulan. Besinya seringkali berwarna hitam kelam pada tempaannya. sering selain pada keris Jawa . KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 41 . mengakibatkan jamur dan merusak bilah. Pamor ini sangat keras dan tidak hilang dikikir dengan kikir baja karena terbuat dari bahan titanium yang keras. umumnya campuran minyak cendana. Ganjanya sering model Mbatok Mengkurep. Kerisnya berbilah kecil agak tebal tetapi ramping. orang yang punya keahlian membuat warangka keris. campuran beberapa jenis minyak digunakan untuk pewangi dan pengawet tosan aji. MINYAK RASE. MRANGGI. Banyak membuat pamor miring. Tuahnya menangkal segala sesuatu yang tidak diingini. bentuk pamor menyerupai garis yang membujur dari pangkal keujung bilah. luk 5 dengan warangka dari Cendana. MUNGGUL. menonjol dari permukaan bilah sebesar biji kacang hijau atau lebih besar sedikit. pamor ini terdapat di badik badik buatan Bugis dan Luwu. Biasanya juga sebagai tukang mewarangi. Minyak yang kurang baik akan menyebabkan bau tengik. sepintas lalu seperti pamor Adeg. MURMA MALELA. dapur Pendawa Cinarita. Tersebar dari pangkal sampai ujung bilah. Dianggap pamor yang baik dan sukar dicari. Ricikannya. Termasuk pamor mlumah. tergolong dapur langka. MRUTUSEWU. secara keseluruhan kerisnya memberi kesan tangkas. Garis ini bukan garis yang utuh melainkan terputus-putus. melati. baik dan tahan lama. Ia harus bisa memahami watak pemesannya agar bentuk warangkanya sesuai dengan sifat orang tersebut.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MINYAK KERIS. terpercaya dan manis dipandang. Keris ini didapat sebagai hadiah untuk Sri Sultan Hamengku Buwono II ketika ditawan di Pulau Penang. Salah satu keris dapur luk 7 dengan luk makin kearah pucuk makin rapat. kenanga dan lainnya. EMPU. didekat alat kelaminnya. bahan pembuat minyak keris dari binatang Rase. MULYAKUSUMA. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. MRAMBUT. Pendoknya jenis blewahan serta dari suasa. sejenis Musang. tombak atau sarung pedang. PAMOR. Selain itu mengetahui sifat kayu dan jenisnya agar menghasilkan bentuk warangka yang artistic. MLOYOGATI. bedanya pamor Adeg garisnya tidak terputus. KANGJENG KYAI. pamor ini pemilih. bentuknya seperti bisul. sebagai pencampur umumnya minyak klentik atau sekarang banyak dipakai minyak Singer. kembang kacang dan lambe gajah dua. Sudah jarang dipakai karena populasi Rase yang tinggal sedikit. sepintas mirip pamor Sisik Sewu. salah satu bentuk pamor dengan gambaran merupakan kumpulan garis-garis dan bulatan yang saling berdekatan sehingga tampak ruwet.

satu tahapan dari membersihkan serta mewarangi keris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK MUTIH KERIS. Biasanya direndam air kelapa basi baru disikat perlahan lahan dilarutan jeruk nipis berkali-kali sampai sisa warangan dan minyak hilang sama sekali dan keris tampak putih seperti pisau dapur yang baru diasah. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 42 .

salah satu dapur keris luk 7. NAGA SALIRA. pendok dari emas bertahtakan permata. NAGA GAJAH. pendok dari emas bertahta intan permata. Dibuat di Tamanan Kraton. salah satu dapur keris luk 5. NAGA RANGSANG. NAGA KERAS. semula milik Sri Sunan HAMENGKU BUWONO I. tuahnya baik terutama dalam keadaan darurat tetapi pamor ini pemilih dan katanya hanya raja atau keturunannya yang bisa memilikinya. KANGJENG KYAI. salah satu Pusaka Kraton Yogyakarta. NAGA PENGANTEN. berdapur Pasopati. NAGA KIKIK LUK LIMA. pada Blarak Ngirid arahnya keujung sedang Naga Rangsang sebaliknya. keterangannya tidak jelas. pusaka kraton Yogyakarta. ri pandan dan greneng. KANGJENG KYAI. Seringkali pada moncong dua Naga tersebut dijejali dengan butiran emas atau berlian. NAGA PASA. dibuat di jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO II. salah satu dapur luk 9. Kadang memakai gusen. dimasa pemerintahan Sri Sunan HAMENGKU BUWONO I. keris ini gandiknya kembar depan belakang dan diukir kepala Naga dengan badan saling membelit mengikuti kelokan luk pada bilah keris. Tujuannya untuk meredam sifat galak dari penampilan Naganya. Tuahnya menambah wibawa. Ada yang mengatakan gandiknya dibuat dengan bentuk kepala Naga dengan ekornya meliuk mengikuti belokan luk sampai keujung. seandainya ada kemungkinan bikinan baru atau tangguh muda. pusaka kraton Yogyakarta. bentuk pamor yang mirip dengan Blarak Ngirid.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK N NABI SULAIMAN. tempat pembuatannya di Pulo Gedong. berdapur Jalak dengan Gandik Naga. bentuknya ada 2 macam. sogokan rangkap dan sraweyan. Keris ini tergolong langka. gandik keris diukir kepala gajah lengkap dengan telinga dan belalai tetapi tanpa badan. NAGA LIMAN. tetapi menurut buku lama keris ini dinamakan Naga Sasra luk 7. NAGA PUSPITA. NAGA. nama pamor yang letaknya didaerah sorsoran. pamor Kembang Pala. tetapi pamornya pemilih. keris luk 7. mungkin dapurnya Naga Tapa. ada yang mengatakan berdapur Sengkelat tetapi ada yang mengatakan berdapur Naga Sastra. Ricikan lain adalah sraweyan. lihat NAGA GAJAH. lambe gajah satu. Bagian ganja memakai greneng. lihat GANA KIKIK. Taman Sari. liaht Naga Salira. dapurnya tidak jelas. Keris ini memakai greneng. Setelah selasai diberikan pada Gusti Raden Mas Surojo yang kemudian menjadi Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. pamor yang dibentuk kemudian setelah bilah keris selesai dikerjakan. adapun pecinta keris menyebutnya Naga Liman. Bentuk pamor menyerupai bintang segi enam. perbedaan hanya pada arah garis yang menyerupai daun kelapa. KANGJENG KYAI. NAGA RANGSANG. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 43 . Warangkanya kayu Trembalo. pada umumnya dihiasi kinatah emas. Warangkanya kayu Cendana. merupakan pamor titipan. warangka kayu Timoho jenis bosokan. selain itu tak ada ricikan lain. ukuran bilah sedang. dengan pendok Emas Rajawarna. memakai kembang kacang. lihat NAGA TAPA. NAGA KIKIK.

berlaku di Surakarta. lihat Singa Barong. penampilan pamor yang seolah dapat membiaskan cahaya berkilau seperti akik. bagian gandik diukir dengan kepala Naga sedang badan mengikuti luk ditengah bilah sampai keujung. jadi pada gandik diukir kepala Naga bukan Srigala. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 44 . gandik diukir Kepala Naga sedang badan Naga ditengah bilah sampai ujung. NGAMAL. Dapur Ngamper Buto tergolong langka. sebagian orang mengatakan ini kurang baik karena tepinya tidak rata tapi sebgian lagi mengatakan baik. bedanya pada bagian badan lengkap dengan sisiknya sedang Naga Siluman tidak. penamaan tepi bilah yang tidak rata dan menggerigi karena penempatan bahan pamor ditepi bilah. NAGASASTRA. ganja nya biasanya Kelap Lintah. ukuran panjang bilahnya sedang. maka permukaan bilah seperti itu dinamakan Nggigir Lembu. NGGIGIR LEMBU. NGADAL METENG. NGGAJIH. dapur Nagasastra ada yang luk nya 9 dan 11 sehingga harus disebut luknya. NGERON TEBU. bagian gandik diukir kepala Naga dan badan menghilang menyatu dengan bilah. kembang kacang. keris luk 17. NAGA SILUMAN (2). pada dapur Nagasastra yang baik biasanya dilapisi dengan logam emas (Kinatah mas). lambe gajah satu. lihat Nyamel. selain itu terdapat sraweyan. ri pandan dan greneng. ri pandan dan greneng. NAGA SINGA. bagian gandik ada ukiran Naga dengan mulut menganga lalu badan naga menghilang dibagian bilah. NAGA TAPA. Yogyakarta dan sekitar dijaman Sunan Pakubuwono IX dan X serta Sri Sultan Hamengku Buwono VII dan VIII. sumber lain mengatakan mirip dengan Naga Siluman. Pelet. pamor yang tampak berlemak disebut Nggajih. tergolong Kalawija. ukuran bilah sedang. Keris ini menggunakan bahan pamor lebih banyak dibandingkan keris biasa. salah satu dapur luk 13. jalen blumbangan dan greneng lengkap. NEM-NEMAN. penamaan terhadap bentuk permukaan bilah keris atau tombak jika permukaan itu cembung dan menyerupai punggung binatang kadal yang sedang mengandung sehingga disebut Ngadal Meteng. kadang dinamakan Naga Kikik luk 5. sebutan untuk keris atau tombak yang belum lama dibuatnya. Pelet. sebagian menyebutkan keris ini berdapur Naga Pasa. penamaan pamor berdasarkan kesan penglihatan. penamaan bentuk permukaan bilah keris atau tombak. atau Nggigir Sapi. Jadi pamor jenis apapun kalau tampaknya berlemak disebut Nggajih seperti Ngulit Semangka Nggajih dan sebagainya. ricikan lain kruwingan. NGAMPER BUTA. NGINDEN. salah satu dapur keris luk 7. salah satu dapur keris luk 13. Biasanya memakai greneng lengkap. Dapur ini tergolong popular.banyak dijumpai keris nem-neman buatan Surakarta.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Yang pertama : Gandik keris ini diukir dengan bentuk Serigala duduk. salah satu dapur keris lurus dengan bilah sedang. Memakai adaada jelas dan disisi kiri kanan bagian ada-ada itu memberi kesan “montok”. NAGA SILUMAN (1).

menyerupai kuncup Bunga Gambir yang belum mekar. cocok untuk guru. bagian tengah sisi bilah ada lekukan landai menyerupai pinggang. NIPIS. diteruskan ada-ada sampai ujung bilah dan permukaannya berbentuk Nggigir Sapi. gading atau bahan logam. NGRING SEMBEN. Ujungnya meruncing seolah merupakan ujung sumbu lilin atau lampu minyak. Tuahnya baik sebagai tempat bertanya. Tangan kanan memegang hulu keris. Tuban dan Madura tua. banyak terdapat pada ujung tombak. segera dimasukan kedalam air dingin atau air ramuan atau air kembang setaman. NUR. bhs Jawa). cara yang digunakan empu agar kerisnya tidak mudah bengkok dan tidak gampang majal. NGLOLOS PUSAKA. keris yang sudah selesai penggarapannya dibakar lagi sampai sekitar 500 derajat C. salah satu dapur tombak lurus. ganja ini banyak terdapat pada keris buatan Pajajaran. Ada juga yang berhulu tanduk. salah satu bentuk Kembang kacang. kemudian tangan kanan bergerak keluar manjauhi badan sedangkan tangan kiri tetap pada tempatnya. tombak dll. Caranya dengan memegang ukiran (hulu keris) dengan tangan kanan. bentuk tak menentu tetapi mendekati bulat.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK NGINGRIM. hulu keris berbentuk kepala dan tubuh tokoh wayang. NGUNUS PUSAKA. NGUCENG MATI. kanan sisi bilah. Warna garis itu hitam dan coklat tua diatas kayu berwarna coklat keputihan atau abu-abu. gambaran itu berupa garis-garis pendek dan panjang bercampur sejajar tak beraturan. menyerupai kuku Bima dalam Wayang. nama pamor yang mirip kulit semangka. atau dimasukan kedalam minyak baru ke air. jenis besi yang penampilannya mempunyai kesan padat dan matang tempaan. jeruk yang digunakan untuk mencuci dan pembersih keris. salah satu ragam pelet pada kayu Timoho. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 45 . tangan kiri memegang pendok atau gandarnya. Citrus Aurantifiola. salah satu cara melepas keris dari Warangkanya. Disukai walau sederhana tetapi indah. kebanyakan berbahan kayu dan diukir lalu disungging. tuahnya memperluas pergaulan. sehingga bilah keris keluar dari warangka. Nyepuhi pekerjaan yang paling banyak resikonya jika gagal maka keris yang telah 99% selesai akan gagal. tergolong pamor pemilih. NYAMEL. sedang ujungnya meruncing tetapi tidak melingkar seperti gelung wayang.lebar bilah bagian atas pinggang lebih sempit dibandingkan bawahnya. bagian atas menyerupai bentuk Daun Andong. Besi yang nglempung seolah tidak berpori sehingga tidak gampang kropos. bagian pangkal besar dan lebar sehingga menimbulkan kesan kokoh. nama pamor yang berbentuk mirip hurup S terletak dibagian sor-soran. cara ini hanya dilakukan bila akan digunakan untuk maksud yang kurang baik. bilah simetris. symetris. NGUDUP GAMBIR. NGUKU BIMA. NGLEMPUNG. JERUK. langsung rusak tidak bisa diperbaiki lagi. berupa noda hitam besar (ceplok-ceplok. Tangan kiri memegang bagian pendok atau gandar keris kemudian bergerak menjauhi badan sedangkan tangan kanan tetap. kayu ini biasanya mahal harganya. salah satu dapur tombak lurus. salah satu bentuk ujung dari buntut cecak pada sebuah ganja. di Jawa Tengah dan Timur disebut Jeruk Pecel. NGRING HESTI. bagian diatas mentuk ada bungkul tipis. salah satu dari 4 macam bentuk ujung sebilah keris atau tombak. NGULIT SEMANGKA. NYEPUHI. sedikit dibagian bawah ada pudak sategal simetris di kiri. ilmiahnya bernama NYAMBA. bentuk gambaran pellet kayu Timoho. menyerupai dapur Baru. Tergolong pamor tiban. tergolong pamor mlumah dan cocok dipakai siapapun. salah satu cara melepaskan keris dari warangka dengan cara menggerakan warangka tersebut.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK NYUJEN. selain Nyujen ada yang berbentuk Gabah Kopong atau Mbuntut Tuma. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 46 . salah satu dari 4 bentuk ujung keris atau tombak. menyerupai tusukan sate. keris buatan luar Jawa banyak yang Nyujen Sate.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK O OGLENG. Keris diselipkan disela sabuk lontong dilipatan kedua dan ketiga dari atas. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 47 . salah satu cara pemakaian keris di Jawa Tengah khususnya di daerah Surakarta. yang umum keris dicondongkan kearah tangan kanan dengan hulu dan warangka menghadap ke kiri.

organisasi pecinta budaya keris dan senjata traditional Indonesia. Penampilannya memberikan kesan tenang. pegangan dan rujukan segala sesuatu mengenai yang berkaitan dengan eksoteri keris. Yang banyak memakai pamor ini adalah keris buatan Blambangan. bahan besi dan pamor menyatu terlalu erat sehingga batas besi dan pamor susah dilihat dengan mata. terbanyak Wos Wutah. Ganjanya panjang dan lurus berbentuk Ganja Wuwung. walau karyanya indah namun disbanding empu yang lain dia kurang terkenal. PAMOR MAS KEMAMBANG. PAMOR REKAN. PAMETRI WIJI. Ini yang terjadi karena suhu yang tepat saat penempaan. UKIRAN.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK P PAGELEN. Ukuran bilahnya panjang lebar dan besar. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 48 . panutan. Bentuknya merupakan garis mendatar yang berlapis-lapis. model hulu keris gaya Yogyakarta. termasuk baik tuahnya. ini karena sewaktu penempaan suhunya kurang tinggi sehingga satu saat penempelan besi dan pamor akan lepas dan retak. pamor yang gambar motifnya sudah dirancang terlebih dahulu dan biasanya berdasarkan pesenan calon pemilik keris. PAKEM KERIS. Di Yogya didirikan sekitar tahun 1982. ukirannya berpenampilan “kendo” sesuai dengan orang yang berwatak sabar. Pamor ini sangat keras dan tidak bisa hilang walau dikikir dengan baja karena sifat bahannya sangat keras (Titanium). sirah cecak agak membulat dan blumbangannya berukuran luas. PAMENGKANG JAGAD. PAMOR LULUHAN. Walau termasuk keris cacat. tetapi kadang ada perbedaan sedikit dari apa yang dianut oleh satu dengan yang lain. sepintas seperti lelehan putih keperakan. pamor yang letaknya dibagian Ganja. PAMOR MUNGGUL. kedudukan keris pada ganjanya tidak terlalu membungkuk. tetapi banyak juga yang menyukainya. pamor yang bentuknya seperti bisul. di Jakarta tahun 1983 didirikan juga organisasi serupa. Umumnya keris buatan empu ini berwarna hitam padat liat dan berkesan kering. mungkin karena karyanya tidak banyak. gambar pamor sederhana. memberi kesan gagah. terjadi karena proses pemanasan yang suhunya terlalu tinggi. lembut dan sedang tingginya. adalah bilah keris yang retak terbelah dibagian tengah atau bawah. Empu yang hidup dijaman Pajajaran. PAKUBUWANAN. adalah bagian kelompok pamor yang mempunyai kecerahan lebih dari yang lain. guru melednya panjang. EMPU. menonjol dari permukaan bilah sebesar biji kacang hijau atau lebih besar sedikit. seolah tertancap kuat di bilah. pamornya lembut dan pandes. berwibawa dan menarik hati. PAMOR AKHODIYAT.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 49 .

si empu hanya menempa sambil berdoa. pamor yang letaknya dibagian ganja. Tunggak Semi dll. jumlah bulatan yang menyerupai “mata-kayu” itu paling sedikit 6 buah. Dalam sebuah ganja. pamor ini tergolong baik dan dicari orang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 50 . paling sedikit ada 3 lapisan. PAMOR WINIH. Pamor ini tergolong baik dan dicari orang. paling sedikit tiga lapisan. Pandaringan Kebak. pamor yang terletak dibagian ganja bentuknya berupa bulatan berlapis-lapis. PAMOR TIBAN. tidak direncanakan terlebih dulu. bentuknya bulatan berlapis-lapis. semacam “mata-kayu”. contohnya Wos Wutah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PAMOR SUMBER. Pulo Tirto.

istilah untuk menyatakan “tertanamnya” pamor pada wilah besi. pamornya Pandes. kayu atau rotan. yaitu bagian bilah dan ganja. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 51 . misalnya salah satu tanda keris buatan empu Ki Nom adalah. garis itu pecah menjadi dua. senjata traditional yang dijumpai disemua daerah. Di Indonesia biasanya busar dibuat dari kayu atau bambu sedang anak panah dari bambu. PANAH. secara menyeluruh seperti lidah ular bercabang. Pamor ini tampaknya seolah tertanam kuat pada bilah besi dan menyembul keluar kepermukaan dengan jelas dan tegas. Penyebutan pamor pandes biasanya hanya digunakan untuk mengamati tangguh keris. PAMOR. PANCURAN MAS.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Macam o. Gambarnya berupa garis lurus mulai ujung bilah sampai pangkal yang bersinggungan dengan bagian ganja. Kemudian dibagian ganja. Pamor ini dinilai baik untuk pedagang dan pengusaha. PANDES. pamor yang gambar motifnya menempati dua pertiga bagian keris. Terdiri dari dua bagian yaitu busur dan anak panah.

bagian buntut cecaknya berbentuk buntut urang. sraweyan dan greneng. pamor yang muncul ke permukaan bilah sedikit sekali. salah satu dapur tombak luk 5 atau 7. demikian pula ukuran bagian bagian ganja semua serba serasi. Diatas begian mentuk terdapat bungkul yang dilanjutkan dengan ada-ada sampai keujung bilah. PANIMBAL. Diatas bagian mentuk terdapat bungkul yang diteruskan dengan ada-ada yang terlihat jelas sampai keujung bilah. warangka dari kayu Trembalo dengan pendok dari emas murni bertahta emas permata dikelilingi manik manik. nama salah satu dapur tombak luk 3. KANGJENG KYAI. Tombak ini tergolong langka dan biasanya dari jaman Mataram Sultanagungan. berwibawa oleh karena itu banyak diminati pejabat negara atau mereka yang tergolong pemimpin. bahkan tidak ada yang nyata nyata muncul. salah satu dapur keris luk 9. Ricikan lain tidak ada. hitam. Pendapat ini didasarkan karena memang besi itu benarbenar tahan karat. Bilahnya berukuran sedang. Kerisnya dapat ditandai dengan cirri sebagai berikut.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PANDU NAGA. disisi bilah yang menghadap kebawah terdapat semacam bentuk yang menyerupai jenggot. salah satu senjata tradisional di Jawa dan Bali. PANGOT. PANGGANG WELUT. kadang diberi pamor. Seluruh bagian keris. baik panjangnya. sedang diatasnya pipih datar saja. keris pusaka kraton Yogya. ayu dan sempurna. Oleh kebanyakan pecinta keris. Badan Naga mengikuti lekukan tepi bilah sesuai dengan luknya. nama seorang empu terkenal dijaman Majapahit. PANINGSET. luk 13 dan berdapur Parungsari. Salah satu tanda paling menyolok. pendek kata semua dibuat serasi. termasuk ricikannya digarap dengan cermat. Begitu rapinya sampai-sampai tepi bagian sogokannya mempunyai kesan tajam. Kesannya seolah-olah besi itu selalu basah bahkan menurut pecinta keris cukup diberi minyak dua tahun sekali dan dibersihkan serta diwarangi tiap 5 tahun sekali. Seluruh permukaan bilah berbentuk nggigir sapi. bentuknya menyerupai pisau dapur tetapi dibentuk rapi dan indah. nama salah satu dapur tombak luk 3. Pangot memang dibuat untuk keperluan praktis. Semula keris ini milik Pangeran Mangkukusuma yang kemudian dipersembahkan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. namun dibagian ujung dekat buntut cecak agak melengkung kebawah. buatan Pangeran Sedayu dianggap sebagai keris yang paling sempurna dari semua keris yang ada. memakai gandik yang dibentuk menyerupai kepala Naga dikedua sisi didaerah sor-soran. Separuh panjang tombak bagian bawah permukaannya berbentuk ngadal meteng. sedang ditengah bilah diantara badan Naga tersebut berbentuk ngadal meteng. Keris buatannya mempunyai penampilan tampan. atau PANGERAN SENDANG SEDAYU. rapi. lebar maupun tebalnya. Ganjanya tergolong Ganja Wuwung. Ukuran ganja sedang. PANGGANG LELE. Dan karena keindahan serta kesempurnaan garapannya maka nilai dan mas kawin keris buatan Pangeran Sedayu tergolong yang tertinggi dibandingkan yang lain. Walau dibuat dari besi baja. memakai sogokan rangkap. yakni datar. Pamor keris ini tergolong pamor luluhan yang lembut sekali. besinya selalu dari bahan pilihan. Pada ujung bilah bentuknya agak mencuat kebelakang. disisi bilah yang menghadap kebawah ada semacam bentuk yang menyerupai jenggot. tangkas. ukuran sedang memakai kembang kacang. halus dan lumer matang tempaan. PANGERAN SEDAYU. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 52 . lambe gajah ada dua. Punggung bilah tumpul.

salah satu pusaka kraton Yogya. kadangkadang kembang kacangnya pogok. Guru melednya sedang. PARANG ILANG. sogokan rangkap. Seorang panjak yang menyerap ilmu sang empu suatu saat bisa juga menjadi empu. sejenis senjata tajam tradisional berbentuk pedang. mulai bagian pangkal sampai ujung. jelas dan manis sekali. salah satu dapur keris luk 13. PANJIANOM. JAKATUWA. pejetan dan greneng. ujungnya agak melengkung. teknik pemasangan bisa kinatah atau sinarasah. ukuran bilahnya sedang. warangka dari kayu Timaha. memakai kembang kacang. PANJAK. nama salah satu dapur keris luk 9. Sogokannya dalam. sebutan bagi kelompok pembantu empu Pangeran Sedayu yang juga membuat keris mirip dengan karya empu Pangeran Sedayu pada jaman Majapahit. lambe gajahnya satu. tergolong tidak memilih. sraweyan dan greneng. wetengannya juga sedang. PARI SAWULI. selain itu sogokan nya rangkap. berdapur Pendawa Paniwen walau nama ini tidak ada dalam Pakem Dapur Keris. PANJAK SEDAYU. Sisi punggungnya tumpul. pamor yang gambarnya menyerupai untaian bulir padi. bagian dekat ujungnya agak lebih lebar disbanding pangkalnya. jenis hiasan emas yang ditempelkan pada bagian depan gandik keris atau sirah cecak ganja. PANUNGKUP. Keris ini berukuran bilah sedang. Pembuatannya sederhana tanpa pamor. Warangka dari kayu Timoho dengan pendok dari emas. janurnya dibuat tajam. dibuat oleh empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. PANJI WILIS. tanda tanda lainya bagian ganja mempunyai sirah cecak yang meruncing ujungnya. bentuknya berkesan agak membungkuk mamakai sogokan rangkap. KANGJENG KYAI. tetapi ada yang mengatakan ini dapur Sengkelat. Ia merupakan tenaga kasar yang kerjanya menempa. keris ini buatan Empu Lurah Supa dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dan merupakan putran KKA Panungkup. PANJI HARJAMANIK. pendok emas Rajawarna.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PANIWEN. Kalau membuat Dha pada bagian Ron Dha. panjang sekali sekitar 125 cm atau lebih. biasanya untuk berburu. pamor sederhana. berdapur Sempana dengan luk sinarasah. Kruwingannya jelas. cocok bagi semua orang. sebutan orang yang bekerja pada seorang empu. mencari rotan dan kadar bajanya lebih banyak dibandingkan pedang sejenis. begitu juga kalau membuat gusen dan lis-lisan. tandanya punggung bilah tumpul merupakan garis cekung. walau belum punya nama sendiri tetapi keris buatannya cukup indah. sraweyan dan greneng. salah satu dapur keris lurus. tergolong pedang tanpa pamor. Merupakan putran KK. ukuran bilah sedang. Bagian ada-ada dibuat rapi sehingga ujung bilah. Bagian sisi yang depan membentuk garis cembung dan tajam seluruhnya. besinya hitam berserat. jenggot. atau Panji Nom. PARUNG SARI. memakai kembang kacang. Keris buatan Panjak Sedayu mempunyai penampilan manis berwibawa tetapi tidak seanggun buatan Pangeran Sedayu. umunya Pulo Tirto atau Wos Wutah. keris pusaka kraton Yogya. tetapi tergolong sulit dan banyak hambatan pembuatannya. Bilahnya berukuran sedang. sedang sisi yang didepan tajam seluruhnya. Kegunaan untuk berburu dan merambah hutan. menangani ububan dan menambah arang di perapian serta kerja kasar lainnya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 53 . sraweyan. KANGJENG KYAI. Hiasan emas itu diukir indah. PARANG LANDUNG.

wagu (kurang serasi). sogokan rangkap. memakai kembang kacang. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 54 . ada-ada nya jelas. sepintas mirip dapur keris Pulanggeni. Pedang di Indonesia bentuknya hampir menyerupai pedang dari daratan China dibandingakn dengan yang dari Eropa atau Arab. lambe gajah satu. PENDAWA LARE. bagian adaadanya tebal dan tampak jelas. sogokan rangkap. sedeng (sedang). PEGAT WAJA. Pedang Sabet. Ukurannya sedang. Keris ini banyak dipunyai dalang dan tergolong dapur popular. pasikutannya angker tapi tangkas. Contohnya : Keris tangguh Majapahit. sraweyan. atau Pendawa Carita nama salah satu dapur keris luk 5 memakai kembang kacang. istilah untuk menilai gaya irama bentuk dan kesan perwatakan tosan aji. yaitu pedang yang memakainya dengan cara membabat tubuh lawan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PASIKUTAN. tangguh Tuban pasikutannya sedang. pasikutannya rapi mengesankan . kemba (hambar). demes (rapi menyenangkan). ukuran normal serta ri pandan. sraweyan dan greneng lengkap. LANDEYAN. lih Blumbangan.5 m. Senjata tajam berbentuk pisau panjang. Kedua. khususnya keris. PENDAWA CINARITA. Kadangkala Pasopati juga memakai gusen dan lis-lisan. greneng. keris luk 5. biasanya sebelum ahli tangguh menentukan tangguh sebilah keris. ricikannya memakai kembang kacang pogok. yaitu pedang yang memakainya dengan cara menusuk tubuh lawan. lambe gajahnya satu. ukuran bilahnya sedang dan menampilkan kesan ramping. nama salah satu dapur keris lurus.galak). keris luk 5. tangguh Blambangan. tangguh Mataram Senapaten pasikutannya tangkas. terlebih dahulu ditentukan pasikutannya. PASOPATI. Keris ini tergolong cacat dan tidak begitu disukai orang karena retaknya disebabkan tidak menempel dengan sempurna saton dengan lapisan bajanya sewaktu penempaan karena suhu kurang tinggi. ada dua macam pedang yaitu : Petama. keras tapi tampan dan sebagainya. sereng (keras. Nama Pasopati ini berlainan dengan senjata pusaka Arjuna. atau sikutan. PEDANG. wingit (angker). PEJETAN. tanpa semu (tidak berkesan). memakai sogokan dua. hampir seluruh suku bangsa mempunyai jenis pedang. Pedang Suduk. lambe gajah satu. dan bagus (tampan). sogokan dua. prigel (tangkas). odol (kasar). tangkai tombak yang panjangnya sekitar 2. Ditinjau dari bentuk mata bilahnya. PEMAOS. PENDAWA. istilah yang digunakan untuk menyatakan keadaan keris yang retak pada sisi tajam bilahnya. Apakah pasikutan itu kau (janggal). biasa digunakan prajurit jaga kraton. gandiknya polos.

PENDOK.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PENDAWA PRASAJA. Yogyakarta dan Madura juga di Bali. Selain dipakai di Surakarta. atau Kemalon.warna itu mempunyai arti dan kedudukan si pemakai di lingkungan kraton. emas. sraweyan dan ri pandan. Pendok jenis ini disukai di Surakarta dan Yogyakarta. tamansari dsb. warna kemalo lazim yang dipakai adalah hijau. adalah pendok yang diberi warna. kuningn. PENDOK KEMALO. Ragam ukirannya bermacam-macam. tembaga. nama keris luk 5. jenis pendok yang menutupi seluruh bagian gandar dari warangka keris. semen. lapisan pelindung bagian gandar dari warangka keris. Pendok ini ada yang tanpa hiasan sama sekali. memakai kembang kacang. hitam dan coklat. bukan dipahat melainkan “dicukit” dengan alat yang tajam sehingga terjadi alur-alur indah seperti yang dikehendaki. alas-alasan. biasanya terbuat dari logam perak. pendok yang dihiasi dengan ukiran cukitan. Bahan pendok umumnya logam murah seperti kuningan atau tembaga. lambe gajahnya satu. sogokan rangkap. PENDOK CUKITAN. ukuran panjang bilah sedang. merah. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 55 . Pendok dibuat dengan rapi dan ukiran lembut dan kadangkala diberi hiasan intan berlian atau batu mulia. PENDOK BUNTON. Pewarnaan pendok bukan dengan cat tetapi biasanya dengan bahan tradisional. ada pula yang dihiasi ukiran dan pahatan.

PINARAK. banyak dipakai warangka gaya Madura. LANDEYAN. Bagian inilah yang masuk kedalam hulu dengan panjang sekitar 5 – 7 cm dengan penampang 5 – 7 mm. Bisa Intan. nama salah satu pedang pusaka kraton Yogyakarta. terdiri atas dua bagian. Bagian tengah depan dibuat celah memanjang yang gunanya memperlihatkan keindahan urat kayu gandar. Bilahnya berukuran sedang. nama salah satu tangguh didunia perkerisan atau tombak. batu meteor yang jatuh didaerah Prambanan pertengahan abad 18. pendok yang hanya menutupi sebagian dari gandar sebuah warangka keris. Umumnya besinya matang tempaan dan mempunyai kesan lumer pandes pamornya. Ricikan lain tidak ada. tetapi bagian depannya dihias dengan ukiran pahatan yang berlubang-lubang. pendok yang dihiasi dengan permata. setelah sampai di keraton Surakarta dinamakan Kangjeng Kyai Pamor dan dipakai sebagai cadangan pembuat pamor keris/tombak. Pusaka kraton Yogya berupa tombak serta dianggap paling tinggi kedudukannya. banyak dipakai warangka dari Surakarta dan Yogya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 56 . menyerupai pendok Buton. biasanya berupa keris luk. sebagian menyebut Mendang Pinaran. salah satu dapur keris lurus. Pendok Slorok disebut juga pendok Blewahan. PENDOK TRETES. PESI. KANGJENG KYAI. berdapur Pleret. gandiknya panjang dibelakang. gandik panjang dan polos. bagian bawah yang merupakan tangkai keris. PLERET. PRAMBANAN. PENDOK TOPENGAN. bagian luknya amat rengkol. digunakan khusus untuk menghukum mati yang dilakukan oleh petugas disebut Abdidalem Singoranu. Sogokannya rangkap sepintas seperti Kebo Lajer. meteor pertama diambil atas perintah Sri Paku Buwono III tanggal 13 februari 1784 dan kedua lebih besar lagi diambil atas perintah PAKU BUWONO IV pada tanggal 12 februari 1797. PENGGING WITORADYO. Di Jawa Timur disebut dengan istilah Paksi. Bagian depan justru tajam. PENGARAB-ARAB. PUCUKAN. tombak dengan landeyan penukup ini dulu digunakan untuk pertempuran jarak dekat sehingga harus dilatih secara khusus untuk bisa menggunakannya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PENDOK KRAWANGAN. Bagian depan pendok dibuat semacam sobekan/celah selebar 1 – 2 cm untuk memperlihatkan keindahan urat kayu bahan gandarnya. PENDOK SLOROK. PINARAN MENDANG. anggabah kopong dan nyujen. jenis tangkai tombak dengan panjang 195 – 225 cm. Jamrut dan dijaman dulu hanya kalangan bangsawan saja yang boleh menggunakan pendok ini. Hanya Raja atau Pangeran Sepuh yang diijinkan mencuci atau menjamah tombak ini. PAMOR. ragam bentuknya ada ngudup gambir. nama salah satu dapur keris lurus. biasa dipakai di Yogya dan Surakarta. KANGJENG KYAI. Berdapur Lameng. bilahnya sedang dengan posisi agak membungkuk. menggunakan sogokan rangkap. PANGERAN EMPU. mbuntut tuma. Ujung itu selalu runcing. PENUKUP. yakni lekukannya amat dalam dibanding keris biasa. PITRANG. Mirah. atau Pucuk adalah bagian paling ujung atas dari sebilah keris atau tombak. pendok yang hanya menutup sebagian gandar dari sebuah Warangka keris.

didepan dan dibelakang. nama pamor yang mirip Wos Wutah. semula dimiliki Kangjeng Pangeran Ageng Ario Danurejo I. pendok dari emas dihias rinaja werdi. gandiknya polos. KANGJENG KYAI. benda peninggalan nenek moyang. bisa berupa rumah. Hanya garis hitam tebal ditengah. kasir dsb. gambaran pada Warangka kayu Timoho yang menyerupai pelet Tulak. dapur keris luk 5.5 cm sedang dibelakang menempel di tepi bilah sekitar 6. KANGJENG KYAI. ditepi bilah. PULAS. Keris. keris.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PUDAK SATEGAL. nama gambar warangka kayu Timoho berupa bintik atau garis tebal berwarna hitam atau coklat tua atau hitam pucat. nama pamor yang bentuk gambarnya merupakan sebuah danau dengan beberapa pulau ditengahnya.5 cm dari ujung ganja. keris pusaka kraton Yogya berdapur Tilam Upih. PUTRI KINURUNG. Pudak sategal yang ada dibagian depan bertengger diatas gandik sekitar 3. mirip pulau-pulau. PURNAMA DADARI. hanya menghiasi sebagian kecil dari bilah tombak. pejetan. Pelet. kruwingan . Selain itu Pudak sategal juga merupakan nama keris berdapur lurus dengan kembang kacang. lambe gajah satu. lih Pesi. PUSAKA. Terdiri dari dua bagian. PUTRI KINURUNG. Dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V dari mranggi bernama Mas Darmapanembung. pusaka kraton Yogyakarta. Gradasi warnanya tidak begitu kontras seperti lukisan awan atau mendung. setelah meninggal maka keris tersebut dikembalikan ke kraton kemudian diberikan sebagai tanda jabatan ke Patih yang baru. PURNAMA SADHA. banyak yang menyukainya terutama bagi pemegang uang seperti bendahara. merupakan pamor tiban dan bertuah menambah ketrentaman dan rejeki serta baik untuk pergaulan. Pelet. PULANGGENI. PURBANIYAT. bentuk ricikannya menyerupai kelopak bunga dengan ujung ujung yang runcing. merupakan pegangan jabatan Patih kraton. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 57 . Ukiran. suka mengenakan pakaian rapi dan mewah. benda lainnya seperti pusaka. PUNTING. lihat Wulan-wulan. model ukiran gaya Yogya sepintas seperti ukiran lainnya tetapi di bonggol dihias dengan ukiran pahat. ukurannya sedang. adalah nama salah satu bagian keris yang terletak diatas sor-soran. greneng dan pudak sategal. lih TIMOHO. demikian seterusnya. tergolong pamor tiban dan tidak pemilih. Penempatan menyebar tidak merata. sehingga walau sebenarnya nilai pusaka itu biasa tetapi bagi pemiliknya nilainya tinggi sekali. PULO TIRTA. PULANGGENI. PUDAK SINUMPET. warangkanya Kayu Trembalo. tidak hitam legam tetapi berwarna lebih muda. mempunyai sraweyan dan greneng lengkap. Ukiran Putri Kinurung ini sesuai dikenakan oleh orang yang pesolek.

gandiknya diukir seperti orang duduk atau monyet duduk tanpa ricikan lain.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK PUTING KERIS. bentuk serupa dapur putut tetapi gandiknya ada dua. pamornya umumnya sederhana. bentuknya agak simetris dengan kedua gandik dihias bentuk manusia atau monyet. Biasanya berpamor sederhana. PUTUT KEMBAR. lih PESI. PUTUT. lebar. salah satu dapur keris lurus. merupakan nama dapur keris lurus yang ukuran panjang bilahnya agak pendek. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 58 . Ada yang menyebut ini keris Umyang walaupun ini salah kaprah karena Empu Umyang hidup pada jaman kerajaan Pajang.

luk 15.K. sebutan keris yang cacat berlobang pada bagian sor-soran nya. EMPU. tuahnya baik dan berjiwa kepemimpinan. lubang ini terjadi bukan karena aus tetapi karena pembuatan nya ada kekeliruan. RANDA BESER. RAMBUT DARADAH. tetapi keris ini masih bisa diperbaiki oleh empu atau pengrajin keris. pamornya tergolong mubyar. Pendok Raja Werdi disebut juga pendok Rinaja Warna atau Rinarja Werdi. RANGGA WILAH. Keris ini mempunyai bentuk ganja yang khas. RANTE. pijetan juga dua didepan dan belakang. tikel alis dan greneng. pamor yang gambarannya mirip dengan rante. pamor yang hampir mirip dengan Adeg. REGOL. salah satu dapur keris luk 5. RARA SIDUWA. memakai kembang kacang. panjang bilahnya sedang. secara keseluruhan penampilannya kalem. tetapi ada yang bukan greneng melainkan tingil. penempelan ini diatur rapi dan cantik disekitar tepi bagian mlewahan pendok. RAHTAMA. pamor ini termasuk pemilih. berdapur Bondan. bentuknya khas. dibuat Empu Lurah Ngabehi Supo dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Tuahnya buruk. warangkanya dari kayu trembalo dengan pendok blewahan dari emas. hidup di Surakarta dijaman Sunan Paku Buwono V. rickan hanya pejetan serta tingil saja. Pada umumnya lubang itu berupa celah yang terdapat pada pertemuan antara bagian bawah keris dengan bagian atas ganja. berupa sederet bulatan yang berlubang ditengahnya. REJENG. salah satu dapur keris luk 15. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 59 . kerisnya ditandai dengan : Ganja nya Sebit Ron Tal. besi berwarna hitam dan keabu-abuan. bulatan itu dihubungkan dengan pamor yang menyerupai garis. keris ini tergolong langka. gandik polos. KANGJENG KYAI. salah satu dapur keris yang tergolong Kalawija. tuahnya baik dimiliki oleh pengantin baru atau pasangan yang menghendaki anak yang baik berbudi luhur dan mulia. pada umumnya pamor ini terselip di pamor wos wutah atau ngulit semangka. REGOL. mempunyai 2 buah gandik didepan dan belakang. tidak pemilih dan tuahnya baik untuk mencari kekayaan dan tidak bersipat boros. biasanya tidak begitu condong kedepan melainkan cenderung tegak. RAJA WERDI. pamor yang terletak di sor-soran. REGOL.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK R RANGGA PASUNG. lambe gajah satu dan greneng. tetapi pada jarak tertentu terdapat lekukan pinggir pamor. bisa boros. bagian bawah lurus dan luk nya mulai dari tengah bilah. keris ini duplikat K. sirah cicaknya meruncing bagian ujungnya. bagian gendok tidak begitu cembung dan buntut cecak tergolong model buntut urang. Ukurannya sedang tetapi agak tipis dibandingkan keris sejamannya. dapur ini tergolong langka dan hanya terdapat pada keris tua saja. Tergolong pamor rekan. pusaka kraton Yogyakarta. mungkin termasuk Kalawija. biasanya pamor rekan. hiasan yang biasa diberikan pada sebuah pendok dengan cara menempelkan warna warni manik manik dan batu mulia. tergolong pamor tiban.A. ia tergolong pamor miring. sopan tapi cukup berwibawa. salah satu dapur keris lurus.

atau dari jenis pohon Celtis rigescens Planch. luk yang “rengkol” artinya luk yang lekukannya amat dalam. Pada bagian sor-soran inilah ricikan keris banyak ditemukan. lambe gajah ada dua. penamaan bagi luk keris atau tombak oleh pecinta keris di Jawa. semua peralatan dari kayu. yakni bagian wilahan atau bilah. Jadi ri cangkring merupakan bagian yang berpasangan. REMPELAS. bentuknya merupakan tonjolan landai yang arahnya sejajar dengan letak lubang tempat pesi keris masuk warangka. tuahnya menjadikan pemiliknya terpandang. PAMOR. Lawannya adalah KEMBA artinya luk nya tidak begitu nyata. menulis buku tentang keris yang berjugul PAKEM PUSAKA. pamor popular dan mahal harganya. RI PANDAN. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 60 . pamor yang sudah dirancang terlebih dahulu seperti Blarak Ngirid. lihat GODONG SEDAH. kedalamannya dangkal. memakai kembang kacang. RADEN NGABEHI. Bilahnya tebal tetapi datar saja tanpa ada–ada. RON SEDAH. panjang bilah sedang. adalah nama dari bagian keris. Yogyakarta atau Madura. salah satu dapur keris lurus. pamor yang gambarnya menyerupai duri ikan.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK REKAN. ditepi bilah yang menghadap kebawah terdapat dua tonjolan menyudut serupa lambe gajah. Secara garis besar sebilah keris dapat dibagi menjadi 3 bagian. DAUN. sogokannya satu didepan. RI CANGKRING. lihat RAJA WERDI. Pamor ini tergolong pemilih dan kadang disebut juga Pamor Bulu Ayam. senjata traditional dari ACEH. RON DADAP. ganja dan pesi. RENGGO. Bentuknya menyerupai daun genduru. tengah dan pucukan. Kupu Tarung dlsb. Ron Genduru. wibawa dan pandai memimpin orang. RON TEKI. Tuahnya menambah kewibawaan dan baik bagi prajurit tetapi pamor ini tergolong pemilih. sepintas seperti pamor Ron Genduru tetapi daunnya lebih jarang dan tipis sehingga menimbulkan kesan kurus. daun dari jenis pohon Ficus sp. RON GENDURU. Udan Mas. nama bagian dari warangka keris gaya Solo. RINAJA WARNA. lihat GODONG DADAP. Tergolong pamor miring dan termasuk pamor rekan. Pujangga Jawa terkenal dari kraton Surakarta. Bagian wilahan atau bilah juga dibagi 3 bagian utama. ladrang atau daunan. selain itu memakai pejetan. Terletak ditepi kira dan kanan bagian atas warangka baik model gayaman. RICIKAN. Daun amplas yang telah kering digunakan untuk menghaluskan permukaan kayu warangka. branggah. gandiknya panjang. ukiran. RENGKOL. sor-soran. tombak atau pedang. RONGGOWARSITO. tombak ini memakai sapit abon dan semacam alur serupa sogokan yang mengelilingi sapit abon itu. salah satu dapur tombak luk 5. RENCONG.

Jarak antar ruas bekisar 2. pamor yang berbentuk batang tebu yang beruas pendek. biasanya jaran ruas dibagian pangkal lebih rapat dibandingkan dibagian ujung.5 – 4.5 cm. RUDUS. sebutan bagi Badik di Kalimantan Timur dan Sabah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK RON PAKIS. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 61 . ROS-ROSAN TEBU. Keris ini hanya terdapat di Bangkinang. pamor yang menyerupai daun Pakis. Riau dan pada umumnya tidak berpamor serta besinya halus sekali. sebagian menyebut Badik Rudus. RUAS BAMBU. tergolong pamor rekan dan tidak memilih. Tergolong pamor mlumah. tuahnya mudah mencari rejeki dan disegani orang. nama salah satu dapur keris lurus yang tepinya mempunyai ketiak-ketiak seperti pudak sategal yang bersusun dari atas kebawah. tergolong pamor miring dan rekan. juga termasuk pamor popular dan mahal harganya dan sering dikacaukan namanya dengan pamor Bulu Ayam.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK S SABET PEDANG. salah satu dapur keris luk 11. SADA SALER. gandik polos. panjang dan tebal memberi kesan gagah . lambe gajah satu. lambe gajah dua. tangguh dan meyakinkan. sering dipanggil Empu Salaita atau Empu Galaita. sejajar dengan sisi pedang. tegas. mirip potongan buah Melinjo. memakai kembang kacang. lihat PEDANG SABET. Selain itu Sadak juga merupakan nama sejenis tosan aji berpamor yang bentuknya mirip dengan pinsil. Pamor ini tidak memilih. pejetan. sirah cecak berbentuk membulat. SABUK TALI. luknya rengkol (dalam). Kesannya gagah. Memakai ada-ada sampai ketengah bilah. menyebar dipermukaan bilah. Sabuk Tampar juga ada yang luk 11. sogokan rangkap. sogokan hanya satu didepan. SABUK INTEN. EMPU. memakai kembang kacang. didepan. sisi punggung terdiri dari 2 bagian. hidup di Tuban pada awal Kerajaan Majapahit. blumbangannya berukuran lebar. dewasa ini sering dipakai sebagai isi dari tongkat komando. besi yang digunakan bersifat liat. dibeberapa tempat disebut Sada Lanang. SADAK. dibawah ada-ada ada bungkul. Empu ini menyusun pamor dengan rumit. disis bilah bagian bawah disamping bungkul ada bentuk menyudut. memakai tingil. Bagian ujungnya runcing. merupaka salah satu dapur tombak lurus. sraweyan dan ri pandan. Kerisnya berukuran besar. kemudian sisi itu berubah bentuk cekung yang makin keujung makin tajam. padat dan memberi kesan kering. Sebenarnya Sadak yang ini merupakan bentuk tombak pendek dengan pegangan (hulu) hanya sejengkal. panjang bilahnya sedang. salah satu keris luk 11. Bentuk atas menyerupai SALAHITA. gulu melednya jenjang dan ujung ganja berbentuk nguceng mati. salah satu dapur pedang yang tergolong Pedang Suduk. hanya bentuknya lebih tipis dan berpamor yang apik. Adeg Siji atau Sada Siji. Pedang ini sering digunakan secara praktis di pertempuran dan juga banyak yang dijadikan pusaka. gandik polos. namun ada yang mengatakan itu adalah dapur Sengkelat. SABUK TAMPAR. Godong Andong. ukuran sogokan tidak begitu panjang . Panjang sekitar 85 – 95 Cm. SALA KETINGAL. bilahnya simetris dan tebal. gandiknya membulat tebal. SADA LANANG. sraweyan dan ri pandan. merupakan sisi lengkung yang cembung. ukuran panjang bilah sedang. ricikan sederhana. lih SADA SALER. salah satu keris luk 9. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 62 . yang bawah lurus sampai dua pertiga panjang majal. sogokan satu didepan dan sraweyan. salah satu bentuk pamor yang berbentuk garis memujur dari pangkal keujung bilah keris. pada sisi punggung yang lurus didekatnya ada kruwingan. sogokan hanya satu. dibagian depan saja. sisi pedang yang tajam. ganjanya datar dan tergolong ganja wuwung. Kadang ada yang luk 13. bagian tengah menyempit menyerupai pinggang. panjang keris sedang.

greneng dan Ron Dha nunut. panjang bilah sedang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SAMPUR. Tombak ini termasuk langka karena mungkin terlalu indah dan mahal bila diproduksi kebanyakan. ada-ada dan sogokannya rangkap. lambe gajahnya satu. dengki dari orang lain terhadap dirinya. salah satu dapur keris lurus. memakai kembang kacang. tikel alis. SAPIT ABON. SEGARA WINOTAN. pamor ini menyebabkan yang punya mudah mencari rejaki dan bukan pamor pemilih. jenggot. Keris-keris buatan Mataram banyak yang memakai ganja Sebit Ron Tal. Sisi bagian tengah bilah ada lekukan dangkal dan landai menyerupai bentuk pinggang. SEBIT RON. tidak memakai greneng maupun tingil tetapi memakai sraweyan. Sisi bilah diujung bawah tombak berbentuk menyudut. Diatas jajaran bulatan itu ada lagi beberapa bulatan berjajar keatas. greneng susun. Tetapi ada yang mengatakan Pamor ini bentuknya berupa bulatan-bulatan berlapis. bilahnya simetris. kruwingan. pipih. Disbanding bagian Wetengan maka bagian Sirah Cicak dan bagian Buntut Urang kedudukannya agak turun. SANGA-SANGA. Menurut pecinta keris. Pamor yang dibawah dibagian sorsoran bisa berupa Wos Wutah. jalen. Bawang Sebungkal dll. seluruh permukaan bilah tertutup kinatah lung-lungan. jenggot. SEGARA WEDI. pakai jalen. memakai kembang kacang. sogokannya rangkap ukuran normal tetapi sogokan KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 63 . nama salah satu dapur keris. memakai kembang kacang. permukaan bilahnya nggigir sapi dengan ada-ada tipis sepanjang bilah. menyebar keseluruh permukaan bilah. bentuknya agak lengkung melandai. tikel alis. kembang kacang. salah satu dapur tombak luk 9. yaitu bentuk semacam penjepit bilah. jumlahnya 3 buah. biasa disebut juga Jangkung Mangku Negoro. sebgian berlapis sebagian tidak. ada yang memakai tikel alis. lambe gajah dua. ukuran panjang bilahnya sedang. nama pamor berbentuk bulatan bulatan kecil. jalu memet dan sogokan rangkap yang ukurannya panjang sampai sekitar pertengahan bilah. lambe gajahnya satu. pamor ini dapat menjauhkan rasa iri. SEDET. SANTAN. Dibagian sor-soran ada bentuk sapit abon. sraweyan. SEGARA MUNCAR. Sebit Ron berbeda dengan Sebit Ron Tal. keris luk 9. tipis dan tidak memakai ada-ada.ukuran bilah sedang. nama bagian yang permukaannya melandai dibagian belakang bagian gendok dari sebuah ganja. tergolong popular dan dicari Pejabat. ricikan lain greneng. Ada yang menamakan juga dapur Sinom Pudak Sategal.ukuran bilah bagian atas pinggang lebih sempit disbanding bagian bawah. lambe gajahnya dua. keris dengan luk 15. luk 3. tetapi tidak begitu ramping. Letaknya berjajar dibagian sor-soran. SEBIT RON TAL. ukuran panjang bilahnya sedang. kedua versi itu benar semua. Selain itu memakai pudak sategal. memakai pejetan. sogokan rangkap ukuran normal. adapula yang tidak. kembang kacang. jalen. SATRIYA PINAYUNGAN. salah satu dapur keris luk 11. jenggot. nama pamor yang serupa pamor Kudung tetapi dibawahnya ada pamor lain. salah satu bentuk ganja keris. nama salah satu dapur tombak lurus. panjang bilah sedang. menyerupai ada-ada besar yang terputus.

bagian ujung bunga lebih berkembang (mekrok – jawa). datar dan tergolong ganja wuwung. sehingga banyak dicari pedagang dan pengusaha. KI. Tanda tanda kerisnya ialah Ganjanya tipis. mirip Sekar Anggrek dan Sekar Pala. sogokannya biasa tetapi blumbangannya agak sempit dan dalam. Secara keseluruhan keris buatannya berkesan sederhana tapi berwibawa.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK tersebut menyatu sampai keujung bilah. ditengah ada pamir yang menyerupai garis tebal dari pangkal bilah keujung. SEKAR PALA. SEKAR JANTUNG. biasanya dimiliki Dalang atau Pesinden. dikiri kanan garis itu ada bulatan bulatan kecil yang menggerombol terpisah pisah. dan kruwingan. berpori dan agak kekuningan. Tuahnya memudahkan pemiliknya mencari rejeki. SEGARA WINOTAN. Gulu melednya sempit. dapur ini tergolong langka. sedang pada pamor Sekar Mangar yang lebih jelas adalah gambar “untaian dan tangkainya”. tuahnya menambah kebijaksanaan pemiliknya. nama pamor yang gambarannya menyerupai untaian bunga kelapa. tiga atau empat bulatan kecil. tergolong pamor rekan. biasanya pudak sategalnya lebih besar dari pudak sategal keris. SEKAR ANGGREK. bilahnya simetris. letaknya tidak teratur. Wetengannya ramping sekali. Tuahnya dapat menjadikan pemiliknya terkenal. seluruh tepi bilah diatas pudak sategal memakai gusen dan lis-lisan. Di Sabah dan Serawak disebut Aliamai Lok Tiga. merupakan pamor tidak pemilih dan tergolong pamor rekan. lih Sekar Tebu. setiap gerombol terdiri dari dua. hidup dijaman kerajaan Demak. Pamornya seolah hanya mengambang dipermukaan bilah. motif pamornya sederhana seperti Wos Wutah. EMPU. pamor keris atau tombak. pamor keris dengan gambar menyerupai untaian bunga. pamor yang menyerupai untaian bungan anggrek. SELEH. SEKAR KOPI. tergolong pamor rekan. menyerupai bentuk untaian bunga pala . Disisi bilah bagian bawah ada bentuk menyudut. SEKAR GLAGAH. sisi bilah bagian tengah melebar. sepintas seperti pamor Mangar tetapi pada pamor Mangar maka “bunga kelapa” nya lebih besar dan lebih jelas. buntut cicaknya meruncing. tuahnya mudah mencari keberuntungan. kembang kacangnya agak kurus tetapi lingkarannya agak lebar. Memakai pudak sategal. SEKAR LAMPES. SEKAR MANGGAR. Ukuran bilah kerisnya hampir serupa dengan buatan Majapahit tetapi besinya tampak seperti kurang tempaan. pada permukaannya tergambar dua atu tiga bintik besar berwarna hitam atau coklat tua. pamor seperti buah buah kopi dalam untaian ranting. salah satu dapur tombak lurus.bedanya pada Sekar Anggrek. PELET. ia hampir mirip dengan pamor Sekar Anggrek. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 64 . Memakai kruwingan dan greneng lengkap. Pamor ini tergolong rekan dan pemilih. gambar pada warangka Timoho. sirah cicaknya panjang. Pamor ini menyebabkan terkenal dalam pergaulan. sepintas mirip Pamor Bunga Pala.

nama salah satu dapur keris . memakai kembang kacang. Biasanya dimiliki oleh pemimpin peguruan silat atau pimpinan aliran kebatinan. Guratan garisnya juga lebih halus. merupakan pamor Miring dan Rekan. Bagian sor-sorannya agak tebal. salah satu hiasan pada hulu keris (gagang keris). bilahnya berukuran panjang. Dapur keris ini jarang terdapat di keris baru ataupun lama.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SEKAR SUSUN. memakai kembang kacang. SEMAR TINANDU. dikalangan pecinta keris sering dianggap keris tindih. Keris ini memakai kembang kacang bersusun dua. Dapur keris ini tergolong sederhana dan hanya ada pada keris keris tua. SEMBUR. emas. SEPANER. lambe gajah satu. ukuran bilahnya tergolong pendek. Bilahnya sedang. pamor yang mirip Melati Rinonce. Gandiknya tergolong tipis dan pejetannya dangkal. tergolong amat langka. bedanya pada Pamor Sekar Susun gambar bunganya lebih besar. bintik ini ada yang bentuknya bulat dan ada yang lonjong. pamor yang gambarnya menyerupai batang karang dilaut. kuningan dihiasi dengan intan berlian dan batu mulia lainnya. tikel alis dan ri pandan. SEKAR TEBU. pamornya tidak pemilih dan biasanya terdapat dikeris nom-noman. yakni bisa menangkal pengaruh buruk keris lain. SEPANA KALENTANG. atau SEMAR BETAK atau Semar Petak. pamor yang mirip Blarak Ngirid atau Blarak Sinered. Pamor ini tergolong pemilih. tergolong pamor Mlumah yang sukar pembuatannya.. SELOKARANG. terbuat dari logam berukir seperti perak. ukuran normal. PELET. Katanya keris ini baik bagi yang ingin mencari pengikut. bilahnya pendek. atau Sempana Klentang adalah nama keris luk 9. gambar pada warangka Timoho berupa bintik bintik kecil berwarna hitam atau coklat tua dan relatif merata dipermukaan kayu. ri pandan dan tikel alis. biasanya bentuk bilah memberi kesan membungkuk. nama salah satu dapur keris lurus. luknya tidak dalam. memakai kembang kacang. Keris ini tergolong langka dan tua. sepintas lalu menyerupai pamor Tunggak Semi. lebar dan lurus. tipis tapi lebar dan menampilkan kesan gendut. selut yang mahal bisa berharga jutaan rupiah. SEMPANA. SEMAR BETAK. Selain itu ia memakai sogokan dua. gandiknya tebal diukir kepala gajah dan dibawah gandik ada lubangnya. ukuran bilahnya pendek tetapi lebih besar dibandingkan bilah keris lain pada umumnya. nama salah satu dapur keris lurus. SUPONO BENER. atas dan bawah. Bedanya ujung garis pamor yang menyerupai gambar daun kelapa tidak sampai ketepi bilah. SEMAR MESEM. SEMPANA BENER. tembaga. ada yang menyebutnya SEMPANER. SELUT. melainkan mengumpul ditengah bilah. nama salah satu dapur keris lurus. sebesar bola pingpong dengan garis tengah 35 – 45 mm. tetapi bagian seminya memanjang terus sampai keujung bilah. Keris ini tergolong populer dan banyak jumlahnya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 65 . lih Sepana.

Bentuk keris amat sederhana. gulu melednya panjang. bagian pejetan dibuat sempit dan dangkal. Secara keseluruhan bagian ganjanya agak lebih panjang dibanding dengan keris buatan Majapahit lainnya. SENGKOL. Empu ini menyenangi pamor miring seperti Adeg. nama empu yang hidup didesa Tesih pada kerajaan Majapahit dengan tanda buatannya sebagai berikut. nama salah satu dapur keris lurus. ukuran bilahnya sedang. memakai kembang kacang. ri pandan dan greneng. SEPANA. tanpa ricikan lainnya. sraweyan dan ri pandan. ganggeng kanyut dan sebagainya. Tetapi ada pendapat yang menyatakan dapur Sepang bilahnya simetris. ukuran bilahnya sedang dan hanya ada sraweyan saja. Selain itu ricikannya adalah sogokan rangkap. memakai kembang kacang. memakai kembang kacang tanpa pejetan. sirah cecaknya berukuran sedang. EMPU. lambe gajah panjang. sraweyan. tanpa gandik. kadang kadang ada tingil kembar dikanan kirinya. Keris ini banyak jumlahnya. jika ada jenggot namanya dapur Parungsari. panjang bilahnya sedang. SEPANA BUNGKEM. Tergolong langka dan agak jarang dijumpai. Kalau membuat sogokan dangkal tapi panjang. bentuk ini tergolong aneh dan keris ini juga langka sekali. ukuran panjang bilahnya sedang. pakai greneng atau tingil. atau Sumpono. tuahnya baik untuk membangun kerukunan suami istri. ri pandan. sraweyan. keris ini memakai kembang kacang. salah satu dapur keris luk 13. SEPANA PANJUL. lambe gajah satu dan memakai jenggot. nama salah satu dapur keris luk 1. wetengannya montok. tergolong ganja wuwung. Ganja keris berdapur Sengkol ini polos. Ukuran bilah agak lebih panjang dari buatan dari buatan Majapahit umumnya tetapi lebar bilahnya cukup sehingga memberi kesan ramping. tetapi karena sering dicarai maka banyak terjadi pemalsuan yang tadinya tidak bungkem dibuat menjadi bungkem dengan cara membentuk kembali kembang kacangnya menjadi bungkem. SEPOKAL. lurus dan agak membungkuk.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SENGKELAT. janurnya tumpul. SEPANG. nama dapur keris luk 7. salah satu dapur keris luk 13. tikel alis pendek dan dangkal. kembang kacangnya kurus. nama darur luk 7. memakai kembang kacang tetapi kembang kacangnya bungkem. kruwingan. atau Sempana Panjul. buntut urangnya panjang dan tipis. nama salah satu dapur keris luk 7. gandiknya tebal. tanpa ricikan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 66 . luknya satu dipangkal bilah. Lar Gangsir. Tergolong popular dan disukai oleh Jaksa atau Pembela karena katanya dapat mempengaruhi lawan bicara. ganja datar. jalennya pendek. SETRA BANYU. pejetannya dalam. greneng. atau Sempana. Namun ada yang menyebutkan bahwa Sengkelat tidak memakai jenggot.

SI GINJE. nama salah satu dapur keris lurus. Diduga dahulu dibiat bukan untuk kegunaan praktis tetapi sebagai pusaka. Bobotnya tidak begitu berat sehingga mudah memainkannya. gandiknya tipis dan pejetannya sempit. Pekerjaan ini memerlukan pengalaman. SIMBANG KURUNG. konon dibuat di jaman Sri Sultan Agung. KANGJENG KYAI. agar dapat berhenti pada saat yang tepat. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 67 . biasanya memakai metuk iras. Lurus. Bagian punggung bilah agak tebal. Kata Sikunyir berasal dari Sekunar. tetapi ini yang tercantum di kraton. dalam dunia keris maka bahan ini biasa dipakai untuk batu bahan pamor yang hanya mengandung besi saja. punggung pedang ini majal sedang sisi depannya tajam seluruhnya. ukuran bilahnya pendek lebar. atau kecoklatan dengan permulaan yang mengkilat. pendoknya dari emas. putri ini menikah dengan Kangjeng Pangeran Haryo Diponegoro sesudah itu diwarisi oleh anak angkatnya. besi yang untuk membuatnya diambil dari 9 tempat yang berlainan . SIDERIT. terbuat dari besi dan baja dengan panjang sekitar 80 – 90 cm. sesudah jadi menjadi keris yang sakti dan diberikan Raja Mataram ke Raja Jambi. Ada yang menyebut pamor wulung. bentuknya mirip melahan jantung pisang. mineral besi terdiri dari kristal-kristal karbonat besi. Warangka dari kayu Trembalo. proses ini dimulai dari tepi bilah makin lama ketengah. SIMBAR INTEN. salah satu bentuk kapal disana. istri RM Said. SILAK WAJA. tombaknya lebar dan pipih. Digunakan ketika melawan Sutawijaya. setelah selesai penempaan maka calaon keris dikikir untuk mengeluarkan pamornya. Mineral ini berupa kelabu putih kekuningan.biasanya memakai ganja iras. keris ini menurut cerita hanya ditempa pada hari Jum’at saja dengan setiap menempa hanya satu kali pukulan. bagian tengah bilah bentuknya seperti jantung pisang. Setelah bercerai. Pedang khas daerah Aceh. nama keris pusaka buatan Mataram yang kemudian menjadi milik Sultan Jambi. biasanya buatan Pajajaran dan Segaluh. tombak ini tergolong langks. bentuk ganja yang bagian sirah cicaknya menonjol kedepan dan runcing.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SETAN KOBER. Sikim Aceh tergolong pedang sabet. begitu saktinya sehingga katanya jika keris ini menyentuh daun saja maka seluruh pohon akan layu dan akhirnya tumbang. SIKUNYIR. dikasihi orang dan selalu selamat. tuahnya katanya mudah mencarai rejeki. Keris buatan Tamanan Surakarta ini semula milik Pangeran Mangkubumi sebelum menjadi raja kemudian diberikan ke putrinya Kangjeng Ratu Bendara. sebutan pamor yang merupakan garis melintang pada gandik atau kembang kacang. Pangeran Mangkurat dan dikembalikan ke kraton. nama keris milik Adipati Jipang. tanpa bungkul. Tombak ini biasanya sederhana sekali tanpa ada-ada. Penamaan ini hanya dikenal di Malaysia dan Brunei. saat perutnya terkena Kyai Pleret maka ususnya yang keluar diselipkan ke kerisnya tetapi ketika terdesak maka Arya Penangsang lupa dan mencabut kerisnya sehingga usunya terburai. SIGAR JANTUNG. besi bahan pembuatannya pun diambil aneka macam alat yang berbeda namun semua berawalan dengan hurup “Pa” (P). berdapur Pandawa Panimbal Singa. Kalau berlebihan akan banyak pamor hilang begitu sebaliknya. pamor dari bahan ini warnanya hitam dan umunya dinamakan Pamor Sanak atau Nyanak. Arya Penangsang. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. tetapi mulai tengah sampai tepi depannya tipis sekali. merupakan salah satu tahap dalam pembuatan tosan aji. Pada bilah keris. bentuk sirah cicak yang tergolong Sikunyir juga hanya ada pada keris buatan Malaysia dan Brunei saja. nama ini tidak ada dalem Pakem Keris. selain itu juga merupakan nama tombak lurus. SIKIM ACEH. rumusnya FeCO3. pamor ini hanya ada di keris atau tombak.

salah satu dapur keris luk 7. Sogokannya dalam. tuahnya bisa mengangkat derajat pemiliknya. termasuk pamor miring dan pamor rekan. SIKEP. sraweyan dan ri pandan. SINGAWIJAYA. Besi yang diguanakan biasanya matang tempaan dan warnanya hitam keabu-abuan. Bagian bawahnya lurus. agak condong kedepan. hidup dijaman Pajajaran. Pendaringan Kbak atau sejenisnya. Keris buatannya berpenampilan sopan dan lembut. Keris dan tombaknya mirip buatan Pangeran Sedayu. Pamornya rumit dan halus. bila keris itu ditegakkan. Kruwingannya nyata dan rapi. ganjanya agak melengkung.kadangkala memakai sogokan. Keris buatannya pada umumnya lurus. panjang dan janurnya dibuat tajam. nama salah satu dapur kerid lurus. ri pandan. Umumnya berupa Wos Wutah. atau Sinrasah. biasanya dengan motif lung. ricikan lain kembang kacang. bentuk huruf Dho kurang jelas. jenggot dan greneng lengkap. Tanda keris buatannya. Hulu dan warangkanya menghadap kebawah. sebutan bagi pamor yang menyerupai dua garis melintang pada gandik atau kembang kacang. empu terkenal hidup dijaman Sri Sunan Pakubuwono IX di Surakarta. Bagian Dha pada Ron Dha.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SIMBANG PATAWE. Pamornya pandes. Besinya biasanya hitam. SINGA BARONG. panjang bilahnya sedang. Tergolong langka karena sulit membuatnya. empu ini lain dengan empu Singkir. SIKI. atau Anyikep Pusaka. pakai pejetan. juga dikenal Empu Ki Jikir. bagian gandiknya diukir bentuk kepala Singa yang menyerupai KILIN di budaya cona.jika pamor itu jenis miring. jalennya kurang ramping. tergolong pemilih. Ukuran panjang bilahnya sedang. keris diselipkan dilipatan sabuk lontong bagian dada. Pamornya katanya untuk pengasihan dan dihormati orang sekitarnya. Ricikan lainnya. Tuahnya menambah wibawa pemiliknya. Kembang kacangnya menyerupai gelung wayang. wetengannya kurang gemuk. Pamornya lembut. Bilahnya berukuran sedang. tergolong ganja wuwung. sogokan rangkap. Blumbangan dan sogokannya berukuran sedang. guru melednya panjang. sirah cicak berkesan montok tetapi meruncing pada ujungnya. Tanda tandanya. Gulu Melednya panjang. SINOM. ditengah bilah diukir gambar timbul (relief. Guru melet dan wetengannya berukuran sedang. nama pamor yang sepintas seperti rumpun padi yang terpotong daunnya. tidak meriah tetapi rapi teratur dipermukaan bilah. bentuk luknya dalam. pamor yang bentuknya menyerupai tiga garis melintang pada bagian gandik atau kembang kacang.kalau memakai luk. menangkal guna-guna. sebagai kelengkapan pakaian di Jawa Tengah. panjang bilahnya sedang. EMPU. kedudukan bilah. Kembang kacangnya seperti gelung wayang. SIMBANG RAJA. SIKIR. bentuknya agak aneh. dapur ini sering disebut dapur KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 68 . bagian blumbangannya berukuran luas. seolah menancap kuat pada permukaan bilah. besinya hitam tetapi memberi kesan kering. bentuk dha pada ron dha dibuat jelas. SINARASAH. EMPU. padat dan liat. greneng. lungan) dan ditempel dengan emas atau perak. Lambe gajah satu. salah satu dapur keris luk 5. disayang atasan. seorang empu hidup di Sedayu pada jaman Majapahit. SIMBAR-SIMBAR. Gandiknya agak panjang dan tebal. salah satu cara memakai keris. tipis. EMPU. Cara ini biasanya dipakai oleh ulama yang mengenakan jubah atau dalam keadaan darurat perang. Ujung buntut urangnya melebar. tergolong Sebit Ron Tal. memakai kembang kacang. posisinya terlalu menunduk disbanding keris Majapahit yang lainnya. yang agak beda olah dan tempaan besinya tidak sehalus garapan Pangeran Sedayu. serat-serat alur pamor halus sekali. kalau ada ron-dho nya . sraweyan. Kedudukan keris miring kearah tangan kanan. ganjanya datar tergolong ganja wuwung. Sirah cicaknya membulat. Ganjanya berukuran normal. sirah cecak meruncing kecil.

dengan ujung runcing kecil. SLEWAH. tanpa bungkul. tetapi jika Pamor Udan Mas itu menyebar maka pada pamor Sisik Sewu menggumpal. Tergolong popular. Dibagian bawah bilah pedang Sokayana. Bagian didekat ujung bilah lebih lebar daripada bagian pangkalnya. Tuahnya memperlancar rejeki dan menambah derajat pemiliknya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Naga Singa. pusaka kraton Yogya. tergolong pedang sabet.sisi bilah paling bawah membentuk semacam sudut. SOGOKAN DEPAN. tergolong pedang sabet. berupa alur tegak. pamor yang banyak dicari pengusaha yang mempunyai karyawan banyak. SLADANG ASTO. Keris ini dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana pada pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono V. luk hanya terdapat dibagian dekat ujung. bia pamor tidak dipisahkan oleh jarak atau jaraknya kecil. bagian didekat metuk lurus. Ujungnya mempunyai bentuk khas. luknya rengkol. SIPAT KELOR. tombak ini buatan Majapahit terutama Pengging Witoradyo. dengan ada-ada terlihat jelas. Letaknya dibelakang bagian pejetan atau blumbangan. berwibawa dan disayang orang. Yang dikelilingi semacam bentuk kepompong. Merupakan duplikat dari keris Raden Adipati Danurejo III (Kangjeng Pangeran Kusumoyudo) di Japan. Permukaan bilahnya nggigir lembu. bagian keris yang terdapat pada sor-soran.pamor ini merupakan kumpulan bulatan bulatan kecil yang berlapis lapis. tetapi karena titik berat ada di ujung maka menggunakannya harus hati hati. Ukurannya rata rata lebih kecil dari Udan Mas. bagian punggung pedang yang bawah majal tetapi makin keujung makin tajam. KANGJENG KYAI. tergolong pamor tiban. nama tombak luk 5. Panjang pedang ini sekitar 90 sampai 115 cm. panjangnya sekitar dua pertiga panjang bilah sedang bagian sisanya merupakan garis cekung yang makin keujung makin tajam. SODO. Sisi punggungnya terdiri dari dua bagian. Pedang Sokayana selain digunakan dalam KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 69 . pamor yang bentuk gambarnya menyerupai anak kunci. SIRAP. mirip hurup S yang miring. nama pedang tergolong pedang suduk. lekukannya dalam. SIRAH CICAK. SISIK SEWU. terdapat kruwingan. SOKAYANA. beberapa keris ini dihias kinatah emas dan berlian. Ujung pedang ini runcing. keris ini berdapur Tilam Upih. Pamor ini tidak pemilih. Antara pamor satu dan lain dipisahkan jarak sekitar 1 cm atau lebih. Disepanjang bilah terdapat ada-ada. Sisi depan yang tajam lurus saja. bagian paling depan dari Ganja. lebih dalam dari alur Tikel Alis. Sisi bilah pedang yang tajam didepan. sebutan untuk pamor berbeda tetapi pada sisi bilah yang sama. SIRAT. Terletak di sor-soran. Tetapi yang dibagian atas menjadi agak cembung. separuh panjang bilah yang dibawahnya bentuknya lurus. yang bentuknya (jika dilihat dari bawah) seperti kepala cicak. bentuknya menyerupai garis cembung. Ada juga yang berluk 7 dan 9. tak ada kruwingan. Ada yang menyebut pamor ini :Pamor Teja Bungkus atau Bima Bungkus. Dibelakang sogokan belakang biasanya ada sraweyan. berupa alur tegak disamping sogokan depan. Pada sisi tombak sebelah bawah dekat bagian metuk terdapat bentuk yang menyerupai jenggot. salah satu dapur tombak luk 3. tuahnya baik untuk kepemimpinan. Walau tidak seterkenal Udan Mas tetapi bagi yang percaya tuahnya sama. bagian keris yang terdapat pada sor-soran. Antara sogokan depan dan belakang dinamakan Janur. dinamakan pamor DWIWARNA. warangka kayu Timaha dan pendok dari emas rajawarna. sejajar dengan bagian punggung yang lurus. SOGOKAN BELAKANG. Bagian bawah majal. bagian bawah sogokan depan ini menyatu dengan blumbangan.

berdapur Tilam Upih. sisi bilah bagian tengah ada lekukan landai yang membentuk pinggang yang amat ramping. jenggot . lambe gajahnya satu. Dikenal mempunyai kekuatan ghaib untuk membantu melahirkan. berdapur Pasopati. SRI SADANA. Pada bagian sor-soran ini terdapat bagian bagian utama keris yang disebut ricikan. Philipine. KANGJENG KYAI. memakai sogokan satu didepan. SONO KEMBANG. Sering disebut Angsana Keling. bagian keris yang bentuknya melandai dibelakang bagian sogokan belakang sampai kebagian greneng. pohon ini banyak terdapat di Jawa bagian Selatan. Paling banyak berdapur brojol. SUNDANG. nama salah satu dapur keris lurus yang panjang bilahnya sednag tetapi agak tebal. Titik beratnya tidak terlalu mengarah keujung sehingga mudah digunakan. ukuran bilahnya tidak panjang. Harganya tergantung indah tidaknya ganbar kembang ini. dibeberapa daerah disebut Angsana Kembang. EMPU NI MBOK. jika sudah kering maka urat kayunya berwarna kehitaman. Ricikan lain tidak ada. ri pandan. Pembuatan sundang saat ini sudah jarang dilakukan lagi. lebar bagian pangkal sekitar 12 cm. Bentuknya serupa keris dari Jawa hanya saja lebih besar dan panjang. SRAWEYAN. Setelah terkenal di Pajajaran. milik Pangeran Ngabehi dan keris ini dibuat Empu Lurah Mangkudahana dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V SUJEN AMPEL. KAYU.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK peperangan juga sebagai pedang pusaka dan digarap apik serta indah. yaitu pada permukaan bilah terdapat lekuakan seperti pejetan dan beberapa keris buatannya memakai ganja iras. ada dua bagian yang bentuknya menyudut pada masing masing sisinya. empu ini pindah ke Tuban yang menjadi Bandar terkenal di Jawa. bahan bakunya sama dengan keris. SONO KELING. dari suasa bertahta permata. nama salah satu dapur keris lurus yang bilahnya sedang. bagian ini disebut bongkot. jika sudah tua maka warna urat kayunya berwarna coklat tua dan htam ber-kembang kembang. tidak cantik tapi berwibawa. Mulanya kepunyaan Penembahan Mangkurat dan ditarik ke istana pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. KAYU. SOMBRO. Bentuk tombak ini agak mirip dengan dapur tombak TUMBUK. nama keris di Mindanao. menghindarkan hama tanaman. sering digunakan semagai warangka keris atau tombak. jika bagus bisa menyamai harga kayu Timoho. atau Srewehan. Semua nya merupakan keris lurus. Disisi tombak paling bawah. warangka dari kayu Cendana dengan pendok emas murni rinajawarna. Keris ini merupakan putran dari Kyai Sugihan Sultan Agungan. sraweyan dan tingil. meskipun bukan jenis kayu terbaik tetapi banyak yang menggunakan karena cukup murah. hanya saja bahan bajanya lebih banyak. bagian paling bawah dari bilah keris. Selain itu memakai kembang kacang. KANGJENG KYAI. SUGIHAN. Bentuk keris buatannya sederhana . Sujen Ampel juga dipakai untuk nama dapur tombak lurus. tetapi besinya tergolong pilihan. keselamatan dan ketentraman. keris pusaka kraton Yogyakarta. Keris ini memakai gandik polos. SUMELANG GANDRING. rata rata 65 cm. Banyak juga yang membuat kotak keris dari kayu ini. warangka kayu Timoho. besi dan baja serta bahan pamor. SOR-SORAN. diatas bagian ganja. kepulauan Sulu. jenis pohon kayu yang sering digunakan membuat warangka keris. beberapa jenis pamor khusus juga menempati bagian sor-soran ini. seorang Empu wanita terkenal sekitar abad 10 silam berasal dari kerajaan Pajajaran. pamornya sederhana. walau termasuk pedang suduk tetapi bisa juga digunakan sebagai pedang sabet. sempit. Banyak diantaranya tergolong keris pejetan. Permukaan bilahnya ngadal meteng. nama salah satu pusaka kraton yagya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 70 . Pendoknya bunton.

Caranya membuat sogokan manis dan tak terlalu dalam. SUMUR SINOBO. ramping. Dibanding Uler Lulut maka bulatan-bulatannya lebih terpisah. keris diselipkan kesabuk lonthong dilipatan paling atas. Sepintas mirip pamor Bendo segoro. lebih lebar. EMPU. Kerisnya condong kekanan. tinggi derajatnya sehingga disukai oleh TNI atau pegawai Negeri. Empu ini tidak memperhatikan pamor. lih SEPANER. EMPU. adalah warangka keris yang setelah selesai dibentuk dihias dengan lukisan tangan dengan pola lukis tertentu. empu yang tinggal di Blambangan pada awal kerajaan Majapahit. bulatan kosong ini boleh sat. Namun masing masing kelompok terpisah satu sama lain. lih Sempana. tetapi untuk warangka ini tidak diperlukan kayu dari kwalitas yang terbaik. namun pamor ini mempunyai bulatan bulatan kosong ditengah bilah. SUPA MADRANGI. lih PANGERAN SEDAYU. Tergolong pamor rekan dan tuahnya mendatangkan rejeki serta buka pamor pemilih. keras dan seperti “berurat”. tidak pemilih serta mudah mencari rejeki dan luas pergaulannya. WARANGKA . salah satu cara memakai keris di Jawa Tengah. hulu keris dan warangkanya juga menghadap kekanan kearah bawah. namun penggarapan tiap bagian kerisnya dilakukan dengan cermat dan indah. biasanya menganut cara melukis wayang kulit (Sunggingan). SUMUR BANDUNG. Ukuran bilahnya kecil. warangka ini tergolong mewah dan mahal harganya. Bagian ganjanya agak tipis. SUNGGINGAN. sebenarnya beliau berasal dari Majapahit tetapi kemudian pindah ke Blambangan. salah satu pamor yang bentuknya menyerupai bulatan bulatan lingkaran bersusun. kelak menjadi Pangeran Sendang Sedayu. Keris buatan empu ini terkenal ampuh. Kerisnya bisa ditandai sebagai berikut. SUPANA BENER. Pamor ini bisa rekan atau tiban. sekitar akhir abad 12. namun bulatan bulatannya lebih rapat satu sama lain. penempatan pamornya tidak merata. hanya menempati sebagian permukaan bilah.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SUMPANA. penempatannya tidak menyebar tetapi menggerombol dan mengelompok rapat. manis tetapi ada kesan galak. besinya hitam padat. Jaka Supa mendapat gelar Pangeran dan diberi tanah bebas pajak Sedayu. dia menyertai kakaknya ke Blambangan dan merhasil menemukan keris tersebut. lih KI NOM. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 71 . EMPU. sedangkan Supagati mendapat nama Ki Supadi dan mendapat jabatan Demang. berderet dari pangkal sampai ujung bilah. serasi dengan lengkungan luk yang pertama. sehingga seluruh bagian gandar keris tertutup oleh sabuk. SUPAGATI. SUPA ANOM. bagian ujung sogokan melengking sedkit. SUMSUM BURON. SUNGKEMAN. biasanya keris atau tombak buatannya berpamor Wos Wutah. Empu Supagati adalah adik dari Empu Jaka Supa yang diperintah oleh Raja Majapahit mencari pusaka KK Sumelang Gandring. gambar pamor yang hampir sama dengan Pendaringan Kebak. Pamor ini tergolong pamor tiban. dua atau tiga. pamor yang mirip Wos Wutah.

Jika gandiknya polos. ganjanya ganja wuwung bentuknya datar. Bilah diatas sor-soran membentuk seperti pinggang. banyak menggunakan bahan baja. garis pamornya lembut dan rapih. Istilah latinnya. EMPU. SURA CURIGA. gendokannya gemuk. kalau kerisnya luk maka luknya dangkal. sirah cicaknya besar. gandik itu tebal. Sirah cicak membulat seperti potongan buah mlinjo. Jika membuat keris kinatah biasanya dibuat tidak memakai bahan pamor dan besi yang digunakan berwarna hitam kehijauan. lambe gajahnya kecil. mudah dibentuk dan tidak menyebabkan aus bilah mata tombak. membulat. SURA LASEM. Janurnya tumpul. keris yang dibuat kinatah indah sekali. Bialhnya umumnya besar. SUPAJAYA. gaya nya walau masih berciri Tuban tetapi juga terpengaruh gaya Majapahit. penampilannya memberi kesan gagah dan tangkas. keris buatannya banyak jumlahnya dan buatannya indah. karyanya selalu dibuat cermat dan berpamor indah. Gulu melednya jenjang. Bagian gendokannya menampilkan kesan montok. Besinya tampak seperti berserat. Kayu ini lunak. Tandanya bilah keris agak panjang. Keris buatannya sebagai berikut. namun kesannya rapi dan tertancap kuat di bilah. Wos Wutah atau yang sejenis.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK SUPRADIYA. janurnya majal. sebagian orang menyebut empu Sura Timan. panjangnya cukup. Ukuran kerisnya tidak terlalu besar dibandingkan keris Tuban yang lain. Kembang kacangnya bagus. warangka kayu trembalo. biasanya bermotif lung-lungan. hidup di Tuban diawal Kerajaan Majapahit. Blumbangannya lebar. sejenis kayu yang biasanya digunakan penutup tombak. KAYU. SUREN. EMPU. SURATMAN. pendok dari emas 24 karat “tinurut manik sasotya” artinya emas bertahtakan mutu manikam. empu yang hidup jaman Sunan Paku Buwono III dari Surakarta. Ganjanya tergolong ganja wuwung. empu dari Tuban yang hidup jaman Pajajaran sekitar abad 11. sehingga secara keseluruhan tampak manis dan serasi. gelar Empu Jaka Sura. Lambe gajah nya juga kecil. sogokannya dangkal . ganjanya walau tidak terlalu besar tetapi memberi kesan montok dan luwes. birawa. Keris buatan Ki Suratman biasanya dibuat dari bahan besi yang liat dan padat. panjang. lebar cukup tetapi agak tebal dibanding keris Majapahit atau Mataram. Pamornya tidak terlalu lembut. Sogokannya dangkal. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 72 . berdapur Jalak. bentuknya datar. Motifnya biasanya Udan Mas. EMPU. Penampilannya memberi kesan manis tetapi angker. KANGJENG KYAI. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. memberi kesan kokoh. gulu melednya berukuran panjang. Toona sureni Merr. anak dari Empu Pitrang. pamornya lembut kurang mubyar. TUMENGGUNG. Kembang kacangnya terlalu kecil dibandingkan ukuran bilah.

A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 73 .

TANJEG. besi. Seorang ahli tanjeg biasanya akan ditanyai apabila seseorang akan membeli atau mendapatkan sebilah keris. TAMAN NGABEYAN. lih TARIMAN. UKIRAN. Jambi. orang Malaysia menyebutnya “Kopiah Pak Haji” karena seperti kopiah Haji. salah satu model hulu keris kraton Yogyakarta. TANGKIS. Tuahnya menangkal wabah penyakit. TAMBAL. Hulunya menghadap kekanan. rusak. senjata tikam traditional daerah Lampung dan Bengkulu. ilmu yang digunakan apakah keris tersebut cocok dengan orang yang bersangkutan. sebagian masuk pamor miring dan sebagian mlumah. TAMBAHKUSUMA. Selain pada keris juga ada di pedang dan tombak. sebab bila dulu keris tersebut dipunyai oleh prajurit maka tidak akan cocok bila dimiliki oleh pedagang dan sebagainya.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK T TAJI AYAM. cara pembuatannya. kadang kadang berpamor. TARIMO. menghapalkan dan mengulang mantera tertentu dengan bimbingan orang yang menguasai ilmu tersebut. TAMAN BANARAN. bagian tengah bilah relatif tebal. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 74 . hulu keris gaya Yogyakarta berpenampilan keras. hulu keris yang banyak terdapat di Riau. KANGJENG KYAI. Kalimantan Barat. Biasanya kayu kemuning. lih SIRAT. Cara memakai diselipkan dilipatan kain sarung dibagian depan. melihat penampilan lahiriyah sebuah keris. pamor yang mirip goresan kuas besar dibidang lukisan. Hulu keris ini biasanya dibuat dari kayu keras. TEJA BUNGKUS. ukuran panjang bilah sedang. gandiknya polos. ujungnya meruncing dan membengkok sehingga menyerupai bentuk taji ayam. pendok dari emas blimbingan. dihias dengan ukiran rumit. bentuknya serupa pisau dengan bagian tajam pada dua sisi mata. nama keris luk 3. Serasi bila dikenakan orang yang keras. TAYUH. berbadan tegap atau tinggi besar. kadang ada yang memakai gusen. memakai pejetan. bentuknya mirip ulekan cabai. Malaysia. gading atau perak. agak kenceng. ilmu tradisional untuk menentukan kegunaan keris. taji ayam dikenakan sebagai kelengkapan adat. biasanya perak. ada dua macam. baik dari pamor. tergolong pamor rekan. cara ini hanya dapat dipelajari dengan cara tradisional antara lain dengan berpuasa. terbuat dari besi berlapis baja. Brunei. tuahnya dapat mengangkat ke drajat lebih tinggi. Pertama. bentuknya dan rabaannya. harus dilihat apakah salah satu sisi itu memang tidak ada pamornya atau karena aus. UKIRAN. Kedua dengan mengandalkan kemampuan batin secara tradisional. dibuat empu Supa dijaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. TAPAK KUDA. merupakan putran dari KK Tambahkusuma. Ukiran model Taman Banaran juga sesuai dipakai orang yang berperawakan sedang. Panjangnya kira kira sejengkal diberi sarung dari kayu dilapisi logam. penempatan luk merata disepanjang bilah. berpenampilan agak “kendo” sehingga cocok untuk orang berwatak sabar dan lembut. Tetapi pamor ini pemilih. pamor yang hanya pada salah satu sisi bilah saja tidak perduli bentuknya pamor apa. tombak atau pusaka lainnya. Ilmu ini terutama bermanfaat untuk meningkatkan kepekaan seseorang agar dia dapat menangkap kesan karakter sebilah keris dan menyesuaikan dengankesan karakter dari calon pemiliknya. warangka dari cendana wangi. TEBU SAUYUN. sraweyan dan greneng lengkap. keris pusaka kraton Yogyakarta. dapur Sengkelat.

TILAM PETAK. Bagian greneng pembuatan aksara Dho kurang lengkap sehingga terasa kurang manis. orang Lombok menyebutnya kayu Brura. pendok dari suasa bertahtakan permata. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 75 . TELAGA MEMBLENG. kalau membuat sogokan agak pendek disbanding ukuran normal tetapi dalamnya cukup. nama salah satu dapur keris lurus serupa dengan Tilam Upih. ricikannya adalah : gandik polos. TIMOHO. adalah bagian kepala dari epek. Hampir semua pakaian adat di Jawa dan Madura menggunakan ikat pinggang epek dengan timangnya. warangka dari kayu Timoho. Kayu Timoho (Kleinhovia hospita) oleh orang bali disebut Purnama Sadha. nama sejenis kayu yang banyak digunakan untuk warangka keris atau tombak. Timang selalu dibuat dari logam. TIKEL ALIS. Beda dengan Tilam Sari. yang sederhana dari kuningan atau tembaga. lih TILAM UPIH TILAM SARI. tingil atau greneng. lih Wengkon. Pamor ini tergolong tiban dan membuat pemiliknya bersifat hemat. tanda kerisnya. tikel alisnya juga pendek. TILAM PUTIH. TILAM UPIH. tikel alis.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TEJA KINURUNG. padat. sedang yang baik dari perak atau emas dan sering dihiasi ukiran indah atau intan berlian. manis. gandiknya berukuran pendek. besinya padat. TEJA KUSUMA. Sedangkan warna urat kayu yang tergolong pelet coklat tua kehitaman. TEMBAROK. bentuknya menyerupai lingkaran-lingkaran berlapis menyerupai gambar peta pulau-pulau. Orang Jawa percaya bahwa kayu Timoho ada penunggunya sehingga untuk menebang harus memilih hari baik dan bulan baik. lih TILAM UPIH. pejetan. tikel alis dan pejetan tanpa ricikan lain. TEPEN. Tuahnya baik bagi pegawai negri atau orang yang bekerja untuk negara. dapur Sengkelat luk 13. kesannya ramping. Pamornya kebanyakan pamor miring. yaitu semacam ikat pinggang yang bentuknya khas. warna hitam dan matang tempaan. alur dangkal ini dimulai dari atas gandik membelok keatas sepanjang lebih kurang 35 mm. KANGJENG KYAI. empu yang tinggal di Kadipaten Blambangan pada Jaman Majapahit sekitar abad 12. gandiknya polos. pusaka kraton Yogya. termasuk pamor rekan dan tidak pemilih. pamor yang merupakan perpaduan Sada-saler dan Wengkon. Keris ini merupakan putran dari KK Sengkelat dibuat pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. pamor yang motifnya tidak dirancang dulu dan diserahkan kepada Tuhan YME saja. salah satu dapur keris lurus dengan ukuran bilah sedang. ukuran wilah sedang. tapi keras dan berwibawa. bagian guru melednya sempit. bagian sirah cicaknya menyudut agak meruncing. nama salah satu pamor yang selalu menempati bagian pejetan atau blumbangan. Pamor. adalah bagian dari keris yang berupa alur dangkal melengkung seperti alis. EMPU. Kalau membuat ganja. TIMANG. kalau Tilam Sari ada greneng atau tingil maka Tilam Upih tidak. Warna dasar umumnya coklat kopi susu ke abu-abuan. Dapur ini paling banyak terdapat di Jawa. TIBAN. motif dari urat kayunya mempunyai nama sendiri sendiri dan dinamakan pellet.

bentunya bermacam-macam. bagian atas menyerupai bentuk daun andong. besinya matang tempaan. wetengannya ramping dan bagian buntut urangnya melebar pipih. Panjangnya bisa 40 sampai 360 cm. gandiknya miring. Bilahnya tebal dan memakai ada-ada dan dibawah ada-ada ada bungkul berukuran kecil. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO I. dipajang dibagian Pendopo. warangka dari kayu Timoho dengan pendok suasa bertahtakan intan. tahan karat. kemudian untuk berperang. berlingir seperti buah belimbing dan panjang mata tombak antara 12 sampai 60 cm. pamor yang dibuat secara sengaja yang dipasang atau disusulkan setelah keris selesai dibuat. Dibagian sisi tengah bilah ada tekukan landai. Keris buatannya berukuran sedang. diserahkan ke putranya Pangeran Hangabehi dan dikembalikan ke kraton dimasa Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. Kalau keris itu tanpa kembang kacang. tahan panas dan warnanya putih mengkilat. istilah Jawa untuk segala senjata traditional yang dibuat dari besi yang dianggap sebagai pusaka. Pada suku Jawa. secara keseluruhan kerisnya memberi kesan tampan lembut dan anggun. diperkirakan sudah digunakan oleh Empu sejak abad ke 10 dan mereka mendapatkannya dari meteor yang jatuh ke bumi. TOMBAK. bamboo atau rotan. TOGOK. tombak biasanya diletakan berdiri dengan memasukan kedalam lubang Jagrak. Bagian dibawah pinggang lebih lebar dari bagian atasnya. Kalau membuat Kembang Kacang seperti Gelung Wayang. TREMBALO. orang sering menyebut dengan kayu Ambon. semacam ruang tamu. Mata tombak biasanya dari besi. empu yang hidup dijaman kerajaan Surakarta. berdapur Jangkung Mayat. kayu trembalo ini banyak dicari orang karena memiliki garis sejajar yang sangat indah. biasanya digunakan untuk Pamor. Tombak ini memakai bungkul berukuran besar dibagian atas bagian metuk.KAYU. sejenis pohon untuk bahan pembuatan warangka keris. TOSAN AJI. yaitu mata tombak disebelah ujung yang runcing dan bagian tangkai atau gagang. TOYA TINABAN. KANGJENG KYAI. Sebagian orang menyebut juga pamor Tarima. nama salah satu dapur tombak lurus mirip dapur Baru Kalantaka. ada yang pipih meruncing. nama salah satu dapur tombak lurus. Sisi bilah yang menghadap bilah membulat membentuk semacam separuh elips. Tidak memakai ada-ada tetapi permukaan bilahnya ngadal meteng. Sulawesi Selatan yang dikenal penghasil bahan pembuat pamor yang biasanya disebut Pamor Luwu. Towok. Mata tombak di Jawa hampir semuanya berpamor dan bisa indah sekali dan seperti keris juga mempunyai nama dapur seperti Baru Kuping. unsure logam yang amat keras. keris pusaka kraton Yogya. TITANIUM. Janurnya menyerupai lidi dan blumbangannya luas dan lebar. senjata tradisional dikenal di hampir semua bangsa didunia . meriah dan merata diseluruh bilah. TORRONGKU dan USSU. Tangkai tombak umumnya dari kayu. PAMOR. Tombak terdiri dari dua bagian penting. TOTOK. TRIMAN. sogokannya berukuran dalam dan makin meruncing kearah ujung dan didekat ujungnya agak melengkung. baja dan kadang diberi pamor. bagian tengahnya menyerupai pinggang. biasanya Wos Wutah atau Pendaringan Kebak. kerucut memanjang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TIRTADANGSA. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 76 . kerisnya sering disebut Tangguh Mangkubumen. Pamor yang hanya mengumpul dibagian sor-soran saja kemudian berhenti tak ada kelanjutannya lagi. walau bukan batu meteorit tetapi terkenal sejak jaman Majapahit dan menjadi barang dagangan laris. Panggang Lele dan lainnya. mencari ikan atau menghadapi binatang buas. Ganjanya agak melengkung dan tergolong Sebit Ron Tal. Trembalo Aceh (Dysoxylum acutangulum Miq). pada mulanya digunakan sebagai alat untuk berburu. sirah cicaknya meruncing diujungnya. TITIPAN. EMPU. secara keseluruhan bentuknya mirip dapur Sadak tetapi lebih tebal bilahnya. Pamor ini dinilai kurang baik untuk orang yang masih aktif bekerja karena dapat menurunkan ambisi untuk maju tetapi baik untuk yang sudah pensiun atau berusia lanjut karena dapat menumbuhkan rasa tentram. bentuknya semacam pinggang tidak begitu ramping. Trembalo Jawa (Cassia glauca L). nama gunung didaerah Luwu. pamornya rumit. gulu melednya sempit dan lekukannya tidak begitu dalam. Biasanya dikerjakan empu atas pesanan sipemilik keris.

pamor keris atau tombak yang menyerupai pamor kudung. nama gambar pada warangka kayu Timoho yang berupa garis garis tebal dari atas kebawah. salah satu dapur keris luk 19. Semula milik Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III dan kembali dipemerintahan Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V setelah diserahkan ke seseorang bernama Mukidin. bentuknya merupakan gabungan Kenanga Ginubah dengan Ganggeng Kanyut. memakai tikel alis dan greneng. ini yang disebut Triwarna. ricikannya gandik polos. salah satu keris pusaka kraton Yagyakarta. TRIWARNA. bentuknya menyerupai dapur Kudup Melati. lih Petukon. berdapur Parungsari luk 11. pipih dan tebal. TUAH. nama salah satu dapur tombak lurus. salah satu dapur tombak lurus. Tombak dapur ini popular dan banyak disukai. TRI SIRAH. bentuk tombak dapur Trisula banyak ragamnya. PELET. pendok kemalon. umumnya bilahnya lebih panjang dibandingkan keris biasa. lambe gajah satu. karena agak mirip keduanya maka pamor ini sering dikacaukan orang. pamor ini menyebabkan pemiliknya disukai masyarakat. bagian tengahnya umumnya berwarna lebih hitam dibandingkan bagian pinggirnya. permukaan bilah bagian atas berbentuk Ngadal meteng. pamor yang terolong langka. Warangkanya dari kayu Timoho. bilahnya simetris. TUMPER INAS. sisi bilah bagian tengah terdapat lekukan landai membentuk semacam pinggang yang ramping. TUMBUK. TUMPAL KELI. memakai tikel alis. misalnya sebilah keris dibagian bawah ada pamor Wos Wutah. ujungnya Lawe Setukal. TUMENGGUNG. tergolong kalawija. salah satu dapur tombak bercabang 3. TULAK. bilah bagian atas pinggang lebih lebar KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 77 . berwarna hitam atau coklat tua. menurut Pakem seharusnya Parungsari itu luk 13. kalau pamor Kudung menghadap keujung keris maka pamor Tulak sebaliknya. pamor ini tidak pemilih dan bisa melindungi dari perbuatan jahat orang lain. ada yang lurus. sebutan pamor keris atau tombak yang sesungguhnya terdiri dari 3 macam nama pamor. warna putih dan slorok dari emas kinatah rinajawarna. pandai bergaul. keris dengn luk 21. TUKON. lih ANGSAR. TULAK. sisi bilah lurus tanpa pinggang tebal. memakai kembang kacang. bilahnya simetris. pamor ini tidak pemilih. sogokan rangkap ukurannya normal. ada yang luk 3 atau 5 dan ada juga yang kombinasi. KANGJENG KYAI. ditengah menjadi pamor Adeg.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK TRI MURDA. memakai ada-ada. TRISULA. bedanya arah hadap sudut pamor.

disebut Tungkakan. ada bagian menyerupai kepala. TUNDUNG.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK dari bagian bawahnya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 78 . Ditepi bilah dibagian paling bawah terdapat satu tonjolan yang berbentuk menyudut. TUNGGUL WULUNG. selalu menempati bagian sorsoran. Bentuknya merupakan garis yang tak beraturan. badan. TUNGKAKAN. umumnya ada di keris nemneman. banyak amal dan kuat ibadahnya. Tergolong pamor tiban. pemiliknya sering terusir dari suatu tempat baik dengan alas an atau tidak. Menurut buku kuno dapat menolak penyakit. Tombak ini memakai pudak sategal dan kruwingan. pamor yang bentuknya menyerupai gambar sederhana dari bentuk manusia. pamor yang ada hanya dibagian sor-soran dari keris. terutama didaerah Blumbangan atau Pejetan. tombak atau benda pusaka lainnya. jika bentuk batas itu merupakan garis lengkung. pamor yang menurut pecinta keris mempunyai tuah yang buruk. TUNGGAK SEMI. kaki dan tangan. bentuk batas ujung belakang antara bagian ganja dan bagian wilah. untuk memilikinya ada beberapa syarat berat antara lain berperilaku jujur. berlapis dan pada bagian ujung bentuk itu seolah “tumbuh” lagi pamor lain seperti tunas bersemi.

kadang dari tanduk. Tergolong pamor mlumah dan rekan serta tidak pemilih. Kemuning atau akar jati. Cendana. Penampang lobang sekitar 12 sampai 15 cm dengan tinggi sekitar 150 cm. Bahan biasanya dari kayu dengan urat yang bagus serta gampang dibentuk. pamor yang amat terkenal. bulatan itu terdiri dari lingkaran bersusun. bagian keris yang merupakan tempat pegangan tangan. dalam perkerisan Jawa maka pamor ini yang paling baik berasal dari tangguh Pajajaran dan Tuban. sebagian kecil berbentuk hewan dan tumbuhan yang distilir. lihat Cunduk Ukel. UKIRAN. fosil graham gajah. keris semacam ini biasa disebut Keris Sajen. Orang yang menjalankan duduk disebuah kursi tinggi dan disebut PANJAK. gading. dipasang tegak dua batang berjajar. alat pompa tradisional dengan teknik sederhana berfungsi memompakan udara ke tungku perapian gunanya mengatur panas bara arang sesuai kehendak empu. UKEL. Ukirannya hampir seluruhnya berbentuk manusia yang distilir halus. Ukiran atau hulu keris yang berpamor dan menyatu dengan bilah keris di Jawa Tengah dan Timur sering disebut Deder Iras. sedang didaerah Yogyakarta dan Surakarta disebut Deder atau Dederan. bentuknya bulatan bulatan kecil tersebar diseluruh permukaan bilah. paling tidak terdiri dari 3 lingkaran atau lebih.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK U UBUBAN. mendatangkan rejeki dan berbakat kaya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 79 . Terbuat dari kayu atau batang kelapa yang dilubangi tengahnya sehingga berbentuk silinder. UDAN MAS. Untuk kayu biasanya Timoho. diluar Jawa disebut HULU KERIS. Tayuman. CUNDUK.

pamor bagaikan tubuh seekor ulat. URUB JINGGA. guru meled dan wetengannya berukuran sedang. Pamor ini tergolong pamor rekan. warangka dari Timoho Bosokan. pendok emas “sinasotya”. kebanyakan berupa luk dan luk pertama berbentuk aneh. kruwingannya jelas dan lebar. secara keseluruhan mulai bagian sor-soran sampai pucuk bilahnya tergolong lebar dan agak tebal. EMPU. bilah selalu disertai gusen yang jelas dan rapi sampai ujung. bedanya kalau wengkon garis yang menjadi “bingkai” dari tepi merupakan garis lurus sedang Untu Walang garis itu merupakan gambaran serupa mata gergaji. jarang yang lurus. gulu melednya sempit dan agak dalam lekukannya. tetapi pendapat ini tidak banyak pengikutnya. pamor yang mirip Jarot Asem. tapi manis bentuknya. sogokan makin keujung makin sempit. sirah cecak agak pendek tetapi meruncing ujungnya. masa Sultan Agung. empu terkenal di Jaman Mataram. Besi yang digunakan kurang matang tetapi pamornya penuh dan rumit. UNTU WALANG. Karena luk pertama yang aneh maka keris ini bukan menghadap kedepan tetapi mendongak kebelakang. Ukuran bilah agak panjang dibandingkan keris Majapahit lainnya. Beberapa diantaranya berbentuk “Ngeron-tebu”. Tanda tandanya. Bertuah baik dan tidak memilih serta Rekan. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 80 . Ganjanya mendatar tergolong ganja wuwung dan ukurannya besar dan tebal. tergolong Sebit Ron Tal. Pamor penuh merata dipermukaan . jalennya terlalu menonjol. EMPU. pejetan agak dangkal tapi lebar. Semula milik Tumenggung Mangunnegoro kemudian diberikan ke Sri Sultan HAMENGKU BUWONO III. kata katanya banyak didengar. Secara keseluruhan keris buatannya Wingit berwibawa. kedudukan bilah terlalu tunduk kedepan bila disbanding dengan bilah lain. ganjanya agak melengkung. panjang dan ujung agak melengkung. paling baik dipunyai guru atau pendidik. pamor yang menyerupai pamor Tepen atau Wengkon. empu kerajaan Pajang yang terkenal. tergolong pamor Mlumah. memudahkan menagih hutang dan melindungi harta kekayaan pemiliknya. Lambe Gajah agak panjang. UMYANG. biasanya memakai Luk. Kembang kacangnya berukuran besar dan kokoh. Pamor ini pemilih dan bertuah membuat dipercaya orang sekeliling. rumit dan biasanya bermotif Beras Wutah. sirah cicak meruncing pada ujungnya. bedanya pada pamor ini garis pamornya lebih tebal dan nyata. Berdapur Sengkelat luk 13.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK ULER LULUT. Pendaringan Kebak atau sejenisnya. Tergolong pamor pemilih. spadan dengan buatan Mataram. Banyak yang percaya buatannya baik tuahnya. KANGJENG KYAI. Kembang kacangnya menyerupai gelung Wayang. tidak terlalu membungkuk. sebetulnya merupakan gabungan bentuk bulatan-bulatan yang menempel rapat satu sama lain dari pangkal sampai ujung bilah. URAB-URAB. salah satu keris pusaka Kraton Yogyakarta. Memberi kesan seperti orang kekenyangan. UMAYI. sogokannya dibuat dalam. menambah kewibawaan dan sebagian orang menyebut pamor Hurap-hurap. dengan demikian mutu besi yang kurang baij itu tertutup oleh pamot yang mewah.janurnya tajam. yaitu pendok emas bertahta intan. Sebagian pecinta keris di Yogyakarta dan Surakarta berpendapat tanda buatan Empu Umyang adalah : bilah berukuran sedang. pamor ini merupakan kombinasi pamor Miring dan Mlumah.

gandik polos memakai pejetan. Keris ini mudah dikenali dengan adanya sebuah luk diujungnya dan tergolong langka. salah satu dapur keris luk satu. bilah berukuran sedang. disebut dapur DAMAR MURUB. lurus tetapi dipucuk bilah ada luk satu. tikel alis dan greneng.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK URUBING DILAH. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 81 .

Semula milik Kiai Wanadikrama dari Kauman kemudian dibeli Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. pamor maupun tangguhnya. Didaerah lainnya disebut sarung keris. seringkali warangkanya lebih mahal dari harga kerisnya. dipakai untuk mengawetkan keris. luk 13. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 82 . pamor tergolong pemilih dan pamor Rekan. atau Walang Sinudukan. Untuk kalangan berada . misalnya warangka sunggingan alas alasan dengan dasar putih. semacam pelindung. sarung atau pengaman bilah keris. Wanda dalam dunia keris sama dengan Wanda dalam pewayangan. tetap lurus dan cukup ringan. ada yang mengatakan besi ini agak berpori. sedangkan istilah pasikutan lebih banyak dikaitkan tangguh keris. WANA. Warangkanya gaya Surakarta dari kayu Trembalo dengan pendok “Salak Tinatah”. kering dan warnanya abu-abu kehitaman. Jaman dulu ada larangan tak tertulis yang melarang masyarakat biasa menggunakan beberapa model warangka.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK W WADUK. Istilah Wanda dikaitkan dengan penampilan masing masing keris. WARANGAN. pemuka masyarakat dan pemimpin agama. tetapi sedikit sekali pengetahuan mengenai bahan ini. baru terakhir sekitar 1 meter dari permukaan tanah. WANGKINGAN. Warangan alami sejak dulu berasal dari Tiongkok dan paling baik untuk mewarangi. KAYU. kata lain yang lebih halus dari keris (lihat juga Duwung). biasa digunakan untuk gagang tombak (Landeyan). WALIKUKUN. didatangkan dari Thailand dan kurang baik untuk mewarangi. bila menebang dengan benar maka kayu ini tidak mudah patah. ini tidak berkaitan dengan bentuk dapur. dalam beberapa hal istilah wanda hampir sama dengan istilah pasikutan. sebutan warangka biasanya di Jawa. warangka biasanya dihias dengan permata atau logam. warna nya jingga kemerahan dengan semacam alur warna merah seperti urat pada kristalnya. KANGJENG KYAI. Madura dan beberapa tempat lain. ada juga yang dibuat meter dari akar. WALULIN. untuk menilai wanda diperlukan kepekaan rasa seni tinggi. Misalkan keris berdapur Tilam Upih berpamor Wos Wutah dari Tangguh Mataram. melapisi bilah dengan warangan disebut mewarangi atau marangi. pusaka Kraton Yogyakarta. pemiliknya menjadi panutan dan cocok untuk guru. istilah latinnya Schontenia ovata Korth. Warangan yang lebih rendah mutunya berwarna kuning kotor dinamakan Atal. WALANG SINUDUK. bahan mineral mengandung ARSENIKUM. biasanya emas. tombak atau tosan aji lainnya. jenis besi pembuat keris. ada yang berwanda Brangasan (mudah marah) maupun berwanda Kemayu (Genit). WARANGKA. perak atau kuningan. WANDA. Gaya pembuatan keris atau tombak yang dapat menimbulkan kesan (mengekspresikan) watak dan karakter tertentu. lih GENDOK. Mewarangi keris dilakukan setelah dibersihkan dan biasanya pada bulan Suro. Gambar pamor akan lebih indah dan jelas. berdapur Parungsari. Warangka keris umumnya terbuat dari kayu.

SENDANG WALIKAT. sedangkan daerah lain umumnya Gayaman dan Walikat saja. Biasanya lukisan ini dikerjakan oleh penyungging wayang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Pendok Kemalon warna merah. GAYAMAN dan SENDANG WALIKAT. LADRANG. “sportif”. Perbedaan ke 3 macam warangka itu dikarenakan beda penggunaannya. pendok tatah dengan motif semen huk. merupakan warangka yang paling sederhana. LADRANG dibuat gagah. Madura dan Bali. misalnya menjadi Pengantin. warangka Gayaman. warangka ini tidak perlu menggunakan kayu mahal. yang paling penting adalah mutu lukisan sunggingannya. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 83 . kalau warangka bekas digunakan keris lain disebut warangka randan (janda). Ketiga bentuk dasar ini dikenal di Jawa. Sebilah keris seringkali mempunyai lebih dari satu warangka. Bentuk dasar bisa berbeda tiap daerahnya walau sama sama. misalnya. Ada pula warangka yang dilukis (diSUNGGING). kebesaran atau acara yang sifatnya gembira. Ragam bentuk warangka ada 3 macam. pendok Tinaretes. tampan dan bagiannya rumit. bahkan karean dapur yang lain bisa membuat warangka tersebut berbeda walau dari daerah yang sama. ini untuk menghadiri upacara resmi. di Jawa biasanya disebut warangka yang tua diwayuh oleh yang muda (dimadu). Ini bentuknya lebih digunakan untuk acara umum atau sehari-hari. biasanya untuk jenis keris ukuran kecil dan pendek. Tetapi karena warangka ini mudah rusak maka biasanya untuk berperang digunakan yang lebih praktis dan sederhana yaitu LADRANG.

lih Biring Drajit. jenis kayu yang biasa digunakan untuk membuat tangkai tombak. menyeramkan. warangka dari kayu Timaha dengan pendok dari Suasa. bahan ini sangat ampuh dan kalau dibawa perang maka pembawanya tidak terlihat musuh. lih GENDOK. awakawakan atau bilah. KAYU. istilah latinnya Hibiscus Macrophyllus Roxb. pendoknya emas murni bertahtakan intan permata. Dibuat atas pesanan Sri Sultan HAMENGKU KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 84 . WIRING DRAJIT. dapur Sabuk Inten luk 11. WELANGI. tahan terhadap godaan serta merupakan pamor yang tidak pemilih. Kayu ini tergolong murah dan banyak dipakai. KANGJENG KYAI. berdapur Carita. salah satu bentuk ganja keris. WARU LAUT. WINDUADI. WIRING LANANG. Sengkelat dibuat Empu Lurah Supo pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. WERANI. WISA MANDRA AJI. ganja wilut bentuknya tidak datar dan tidak melengkung melainkan mirip huruf S tidur seperti ulat sedang berjalan. Namum menurut buku kuno. menimbulkan kesan angker. pemilik keris ini tidak boleh menghutangkan atau membungakan uang. WETENGAN. bagian utama dari keris selain bagian ganja dan pesi. dapur Sengkelat luk 13. GANJA. Ganja ini hanya terdapat pada keris dengan dapur khusus. KANGJENG KYAI. WISA PRAMANA. WILAHAN. KANGJENG KYAI. warangka dari kayu Timoho. lih BATU LAPAK. walau serat seratnya kurang baik. menurut buku kuno sebagai senjata besi ini ampuh sekali. Keris ini merupakan putran dari KK. jenis besi pembuat keris. jenis besi pembuat keris warnanya kuning kehijauan dan tuahnya baik untuk mencari rejaki. merupakan keris pusaka kraton Yogyakarta. WINGIT. KAYU. WEWE PUTIH. Keris ini dibeli 18 ripis oleh Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V ketika masih remaja. salah satu pusaka kraton Yogyakarta. nama pamor yang gambarannya menyerupai garis bingkai disepanjang tepi bilah keris. L. bisa berarti berwibawa. Pamor ini biasa juga disebut pamor Tepen atau pamor Lis-lisan. WATU LAPAK. salah satu keris pusaka kraton Yogyakarta. Menurut pecinta keris. juga untuk tombak.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK WARU GUNUNG. lih Biring Lanang. sejenis besi pembuat keris dan tosan aji lainnya berwarna pucat dengan kristal bening keperakan menyebar dipermukaan. WILUT. WENGKON. Tergolong pamor Rekan dan tuahnya membuat hemat. disebut juga dengan istilah wilah. istilah latinnya Hibiscus filiaceus. warangka dari kayu Timoho dengan pendok blewahan dari suasa. menakutkan. warnanya hitam keunguan.

WUWUNG (2). bilahnya sedang gandiknya agak panjang. WULAN-WULAN. pamor mlumah dan tidak memilih. mirip bumbungan rumah. pejetannya dangkal. khusus keris ini bagian yang tajam hanya pada satu sisi saja yaitu sisi depan sedang sisi belakang tumpul sampai sekitar tiga perempat bilah. nama salah satu bentuk ganja keris. walau bentuknya sederhana tetapi jika serasi dengan bentuk bilahnya akan tampak anggun. dapur Jalak Sangu Tumpeng. KANGJENG KYAI. agak mirip melati sinebar tapi ukurannya agak besar. WOS WUTAH. tergolong pamor mlumah dan tidak pemilih. artinya ganja yang bentuknya seperti hurup W terbalik. pamor yang berupa bulatan bulatan yang terpisah satu sama lainnya. biasanya dimiliki pedagang atau pengusaha karena katanya pemiliknya mudah mencari rejeki. diselesaikan di Pulo Gedong. asal Empu Brajaguna yang terkenal di kraton Surakarta. pada dasarnya rata dan datar. tempat di Madura. sogokannya satu didepan. WUNGKUL. WONOAYU. nama salah satu dapur keris lurus. keris ini dungkul. Keris ini duplikat dari KK KOPEK. atau Dungkul atau Bungkul. warangka dari kayu Timoho dan pendok kemalon putih berslorok emas intan. ia tidak melengkung. Ganja ini banyak digunakan di jaman Pajajaran dan Tuban.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK BUWONO II. pusak kraton Yagyakarta. WUWUNG (1). Gandiknya polos. tergolong pamor tiban. diberikan ke Penembahan Mangkurat kemudian diwariskan ke Tumenggung Reksanegara dan dibeli kembali oleh Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V. tergolong langka dan biasanya keris lama. pamor yang paling banyak terdapat berupa bulatan dan garis tak beraturan. WISAPRATANDA. salah satu dapur keris luk 3. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 85 . panjang bilahnya sedang. dibuat oleh Empu Lurah Mangkudahana pada jaman Sri Sultan HAMENGKU BUWONO V.

pujangga terkenal Kraton Solo. KERIS – SENJATA TRADISIONAL INDONESIA 86 . sehingga sebaiknya dilarung atau diserahkan ke Museum saja. YUYU RUMPUNG. pamor ini terletak di sor-soran dan tergolong pamor Tiban. semacam daya atau kekuatan gaib yang menurut ahli esoteri dianggap sebagai kekuatan yang ada pada tuah keris. bilahnya berukuran sedang. YASADIPURA II. membahas mengenai Pakem Keris dan Tombak Jawa dibawah YOGAPATI. Ini menunjukan ketinggian ilmu empu yang membuat. Yang kedua gandiknya berada dibelakang. ganjanya kelap lintah. pemiliknya akan sering dirundung malang. yang pertama. YONI. ada 2 versi mengenai keris berdapur ini. salah satu dapur keris lurus. pamor yang oleh banyak penggemar keris dianggap buruk. Tahun 1814 beliau menulis Serat Centini bersama RM Ranggasutrasna dan RM Sastrodipura. panjang.A to Z – Sesuatu mengenai KERIS dan TOMBAK Y koordinasi Paku Buwono V. Biasanya dimiliki petani dan mempunyai tuah membantu menangkal serangan hama dan menyuburkan tanaman. gandiknya panjang dan diatas gandik ada kembang kacangnya berukuran kecil. bilahnya agak membungkuk. pekerjaan ini selesai tahun 1823.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->