Faktor-faktor yang menjadi kendala dalam memajukan sekolah adalah

:
1. Faktor guru dan kepala sekolah Guru memperoleh prioritas pertama untuk ditingkatkan mutunya karena guru merupakan variabel utama yang paling berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik/siswa, dan disisi lain kualitas guru masih terbilang rendah. Fungsi guru memang sentral dalam proses pendidikan, utamanya di sekolah. Akan tetapi kenyataannya posisi guru masih diselimuti oleh banyak masalah, misalnya profesionalitas dan jaminan penghasilan. Oleh karena itu, peningkatan profesionalitas dan pemberdayaan guru merupakan kebutuhan mendesak. Lebih lanjut, masih ada sejumlah alasan lain yang mendasari ditetapkannya guru sebagai prioritas pertama dalam upaya peningkatan mutu pendidikan nasional. Pertama, dalam konteks SD, sebelum diberlakukan ketentuan bahwa guru SD adalah lulusan Diploma II PGSD, guru SD dipersiapkan oleh Sekolah Pendidikan Guru (SPG) berdasarkan ketentuan bahwa guru SD adalah lulusan SPG, terdapat sekitar 9,7% guru SD yang belum memenuhi syarat. Bahkan guru-guru yang berpendidikan SPG pun masih dinilai tidak mempunyai kemampuan yang layak secara profesional. (Suryadi dan Tilaar, 1993) Kedua, rasio guru-peserta didik SD pada tahun 1975 (1:35) dan pada tahun 1988 menjadi (1:24) ternyata belum menunjukkan perbaikan kualitas pendidikan di SD. Jika rasio gurupeserta didik tidak seimbang untuk pendidikan, kualitas guru diperkirakan masih menjadi masalah yang amat besar dalam usaha peningkatan mutu pendidikan pada semua jenis dan jenjang persekolahan. Ketiga, kelayakan mengajar yang didasarkan pada pendidikan formal saja tidak cukup. Kemampuan mengajar di dalam kelas sangat diperlukan. Disamping itu, tingkat penguasaan materi bidang studi masih merupakan kriteria kualitas guru yang belum banyak terungkap. Padahal kualitas guru yang tampak paling berpengaruh adalah kemampuan menguasai bahan yang diajarkan. Penguasaan materi pengajaran memberikan efek positif dan berarti terhadap prestasi belajar murid. (Suryadi dan Tilaar, 1993) Sementara itu, efek dari besarnya gaji guru terhadap prestasi belajar tidak dapat dibuktikan oleh sebagian besar studi yang ditelaah dalam berbagai penelitian. Itu berarti kenaikan gaji yang selama ini sering dituntut tidak secara otomatis akan menaikkan kinerja guru. Dengan perkataan lain, kenaikan gaji berpengaruh secara tidak langsung terhadap kinerja guru yang nantinya berimbas pada prestasi belajar peserta didik. Ditetapkannya guru sebagai prioritas pertama untuk ditingkatkan profesionalitasnya didasari oleh pertimbangan: guru mempunyai intensitas interaksi yang tinggi dengan peserta didik, guru dapat berinteraksi dengan komponen pembelajaran lainnya bahkan bersinergi, guru mempunyai potensi untuk berkreasi dan berkembang terus menerus, apa yang telah dikuasai dan dimiliki guru dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Kepala sekolah juga merupakan kendala dalam meningkatkan sekolah. Hal ini dikarenakan kepala sekolah merupakan pimpinan yang ada di sekolah. Maju mundurnya sekolah

Cara mengajar guru kurang disukai/bahkan tidak disukai b. Daya ingatnya lemah dan pemahamannya kurang. Tidak/kurang suka dengan mata pelajaran tertentu. Hal itu mungkin disebabkan kepala sekolah tidak mampu atau mungkin kepala sekolah mampu tetapi enggan melakukan pengaturan sekolah dengan baik. b. Perhatian guru tentang latar belakang dan kebutuhan anak kurang g. .tergantung dari bagaimana kepala sekolah mengorganisir sekolah. namun pemanfaatannya kurang maksimal akan tetap membawa siswa kurang optimal dalam belajar. Fasilitas yang ada jadi terkesan tidak bermanfaat dan terabaikan. Alat penunjang pelajaran kurang. Aktifitas belajar kurang. Kurangnya pemahaman guru tentang psikologi anak f. Kurang adanya konsep perencanaan yang baik dalam penyusunan program-program untuk memajukan lembaga yang ditanganinya. Faktor siswa Faktor penyebab timbulnya masalah/kesulitan belajar pada diri siswa sehingga hasil belajarnya tidak optimal adalah: a. Sarana prasarana sudah lengkap. Penguasaan guru akan ilmu yang harus disampaikan kurang d. sehingga sulit untuk menerima pelajaran. Secara keseluruhan dan umum kinerja guru yang menjadi kendala adalah sebagai berikut: a. kurangnya sarana prasarana akan membuat prestasi belajar kurang maksimal karena potensi siswa tidak tergali secara utuh. c. 2. Karakteristik siswa yang berbeda-beda. Di lapangan sering ditemui kepala sekolah yang tidak sungguh-sungguh dalam mengorganisir sekolah. Akibatnya. Besar kecilnya dana yang ada juga mempengaruhi lengkap tidaknya sarana prasarana tersebut. sehingga kurang maksimal dalam belajar. peningkatan mutu sekolah tidak terealisasikan. – Tidak dapat mengatur waktu belajar dengan baik. misalnya buku dan alat-alat tulis. Begitu juga sebaliknya. Kepribadian guru yang kurang matang i. Semakin lengkap akan semakin meningkatkan prestasi belajar siswa jika sarana dan prasarana tersebut dimanfaatkan secara maksimal. Bimbingan dan penyuluhan dari guru kurang maksimal c. e. Cara penyampaian materi yang monoton dan kurang variatif e. d. h. Tergantung bagaimana pihak-pihak tertentu untuk mengolah dan mengorganisirnya. cara kepala sekolah mengorganisir sekolahnya tergantung dari pendidikan dan pengalaman kepala sekolah. – Motivasi belajar dari dalam diri kurang. Minimnya kreatifitas dan inovasi untuk mengatasi berbagai hambatan yang terjadi dalam lembaga. 3. Faktor sarana dan prasarana Lengkap tidaknya sarana prasarana akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Sedangkan.

Tidak ada bimbingan sewaktu belajar. Fasilitas belajar kurang (tidak ada tempat belajar khusus) f. Kendala dari orang tua sendiri terlihat dari beberapa hal berikut ini: a.4. Kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya prestasi yang harus diperoleh seoptimal mungkin oleh anak . (5) relatif rendahnya kondisi sosial ekonomi orang tua. (4) terbatasnya waktu kepala sekolah atau guru yang ditugasi melaksanakan program. Wujud kendala yang dialami dapat diidentifikasi sebagai berikut: (1) kurang berfungsinya wadah organisasi orang tua untuk berpartisipasi dalam aktivitas di sekolah. Kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan e. (2) kurang adanya inisiatif dari kedua pihak. dan (6) berkembangnya anggapan bahwa program itu dapat dilakukan lebih belakangan daripada program sekolah yang lain. Suasana di rumah tidak mendukung untuk belajar d. perhatian dan motivasi belajar dari orang tua b. terutama orang tua/masyarakat. Kurang komunikasi. (3) kurang pro aktifnya sekolah dalam mengembangkan program hubungan sekolah-masyarakat. Faktor masyarakat dan orang tua Partisipasi masyarakat yang tergolong rendah menunjukkan bahwa masih ada kendala dalam melaksanakan program hubungan sekolah-masyarakat. sehingga orang tua tidak mengetahui kesulitan anaknya c.

yakni apakah mengikat sepanjang hayat atau ada periodesasi untuk mengevaluasi tentang kompetensi profesionalitasnya. Absentisme menjadi hal paling utama dalam evauasi kinerja para guru karena dapat diketahui berapa jam guru tersebut mengajar dan berapa jam waktu mengajar yang hilang. Kemdiknas saat ini sedang menyiapkan evaluasi bagi para guru yang sudah mendapatkan sertifikasi atau kemaslahatan sebagai seorang profesional. Variabel kedua yaitu kinerja tentang prestasi dari siswanya karena ini merupakan ujung dari hasil mengajar guru tersebut. Memang sampai saat ini belum ada ketentuan berapa tahun harus direview dan dievaluasi tentang sertifikasi yang terkait dengan profesionalitas guru. maka kualitas guru bisa naik dan menurun kapan saja. Selain itu selalu ada pertanyaan mendasar setelah guru ditetapkan menjadi profesi dan tersertifikasi. Permasalah lainnya terkait dengan kinerja guru. Karena sertifikasi itu bertujuan memastikan profesionalitas.NET (09/09/2011) Menteri Pendidikan Nasional. Setelah disertifikasi seorang guru harus benar-benar menunjukkan peningkatan kinerjanya. Ini menjadi penting. Hal ini juga terkait langsung dengan konsekuensi dari seseorang yang sudah mendapatkan kemaslahatan dari profesinya. sedangkan sifat dari profesionalitas itu sangat fluktuatif. bukan karena untuk mengungkit apa yang sudah diberikan kepada para guru. Ada tiga variabel yang harus dievaluasi terkait dengan kinerja guru. akan tetapi Mendiknas menilai bahwa pemenuhan tuntutan masyarakat adalah hal yang utama. rencana tentang syarat sertifikasi guru yang mengharuskan para guru untuk mempublikasikan karya ilmiahnya sebagai sesuatu yang sangat logis. Pertanyaan itu terkait sifat dari sertifikasi. Misalnya Anda guru  .com mengatakan. Mohammad Nuh seperti dikutip dari kompas.KINERJA GURU TERSERTIFIKASI AKAN TERUS DIEVALUASI SEKOLAHDASAR.  Variabel pertama adalah absentisme atau tingkat kehadiran.

Tetapi bisa juga diartikan lebih luas. Semoga dengan kebijakan ini tidak akan ada lagi kecemburuan antara pegawai negeri non guru dengan guru. Mohammad Nuh mengimbau. Kemenpan berancana akan menaikkan standar minimal mengajar bagi para Guru yang ingin disertifikasi dari 24 jam menjadi 27. Selain itu akan juga seimbang dengan kesejahteraan . saat memberikan bimbingan belajar atau saat praktek di lapangan agar bisa dihitung sebagai bagian dari mengajar. Mohammad Nuh seperti dikutip dari kompas.NET (10/09/2011) Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas). Usulan Kemenpan tersebut rencananya akan mulai diberlakukan pada 1 Januari 2013 mendatang. 2013 JAM MENGAJAR GURU AKAN DITAMBAH SEKOLAHDASAR. Ini sama halnya dengan kegiatan ekstrakurikuler guru.  Variabel ketiga dalam evaluasi kinerja guru lebih masuk ke wilayah kolektif. Memang lazimnya orang bekerja itu sekitar 34 jam dalam seminggu. misalnya ia ikut menulis pengembangan keilmuan.5 jam dalam seminggu. memberikan pendampingan pada kegiatan Pramuka dan sebagainya. Sedangkan usulan dari Kemenpan akan menaikkan jam mengajar guru dari 24 jam menjadi 27. yaitu sampai sejauh mana peran sang guru dalam membangun budaya belajar di sekolah. Seperti diberitakan sebelumnya. Mendiknas. itu tidak harus diterjemahkan hanya mengajar di dalam kelas. seperti misalnya pada saat melakukan pendampingan kepada siswa. Sampai dengan saat ini beban minimal mengajar guru adalah 24 jam per minggu. berapa tingkat kelulusan siswanya? Oleh karena itu harus dievaluasi dan dikaitkan dengan nilai yang dicapai oleh siswanya.com menghargai usulan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) terkait dengan akan diberlakukannya aturan yang mengatur pengembangan dan pembinaan profesi. jika standar minimal jam mengajar akan dinaikkan. Persiapan-persiapan untuk mengajar juga harus dimasukkan sebagai bagian dari pekerjaan para guru.5 jam dalam seminggu.matematika. jika jam mengajar guru jangan hanya dihitung dari berapa jam ia mengajar di depan kelas. Tetapi juga hendaknya dihitung berapa jam para guru menyiapkan hal-hal lain yang mendukung dan terkait dengan proses belajar-mengajar. Oleh karena itu. Itulah hal-hal yang harus dilakukan di dalam konteks mengevaluasi kinerja guru yang sudah tersertifikasi. yang ujungnya itu bisa membangun budaya di sekolah.

Rendahnya rata-rata hasil Uji Kompetensi Awal (UKA) ini dinilai berbeda dari berbagai pihak.9). Uji Kompetensi Awal (UKA) 2012 dilaksanakan dengan tujuan melakukan pemetaan.8). Yang perlu ditekankan adalah jam mengajar itu tidak hanya dihitung dari mengajar di dalam kelas tapi bisa diartikan luas. PENGUMUMAN HASIL UJI KOPETENSI AWAL (UKA) GURU YANG INGIN SERTIFIKASI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengumumkan hasil uji kompetensi awal (UKA) yang pelaksanaan ujiannya sendiri dilaksanakan bulan Februari kemarin. para guru yang tidak lulus UKA ini bisa lebih semangat meningkatkan kualitas mengajarnya. yang menyulitkan para guru dalam menjawab soal-soal tersebut. alasan pembinaan bagi guru yang tidak lolos UKA dilaksanakan pada waktu liburan adalah supaya saat masuk tahun ajaran baru.7). UKA tidak menguji kemampuan atau metodologi pengajaran yang dimiliki guru. Jawa Tengah (45. Seperti metodologi pengajaran hingga materi lainnya. Sumatera Barat (42. hal itu akan dilakukan di masa-masa waktu liburan sekolah. Jawa Barat (44. Dengan nilai rata-rata 50. yakni sekitar Mei-Juni 2012 mendatang.25 dengan nilai tertinggi 97. Jawa Timur (47." kata Nuh dikutip dari kompas. Rencananya.1). Abduhzen menilai rendahnya hasil UKA merupakan cermin dari realitas guru yang tidak pernah mendapatkan pembinaan dan pelatihan dari pemerintah.884 peserta. Memang.yang diberikan bagi guru yang telah tersertifikasi profesional.2). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sendiri akan melakukan pembinaan para guru yang tidak lolos Uji Kompetensi Awal (UKA). lama kelamaan lupa dengan ilmu.0. Hasil rata-rata UKA 2012 yaitu 42. Hasil rata-rata UKA itu mencakup seluruh peserta (guru) dari jenjang TK sampai jenjang SMA. hanya 281. Bagi Mendikbud rendahnya nilai rata-rata UKA adalah tolak ukur pelaksanaan UKA berjalan dengan jujur. Kepulauan Riau (43. seleksi kelayakan. Karena untuk . Mendikbud Mohammad Nuh menjelaskan. itu tidak berarti nilai yang baik prosesnya tidak jujur. Bali (48. "Pemerintah selama ini lalai dengan pembinaan untuk menaikkan kapasitas guru. Hasil UKA yang rendah jangan diartikan jika rata-rata guru di Indonesia bodoh.1 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) didaulat mendapat predikat sebagai provinsi dengan nilai rata-rata UKA tertinggi. Naskah soal UKA sangat teoritis. secara umum hasil nilai rata-rata Uji Kompetensi Awal (UKA) 2012 masih rendah.0 dan nilai terendah 1.0).Setelah DIY.016 (98 persen) peserta yang mengikuti UKA. UKA tidak menunjukkan kompetensi guru secara utuh.2). UKA 2012 hanya menguji satu komponen.868 (1. Karena menurutnya. yakni unsur Kognitif Guru. Akan tetapi. Papua (41. Mengutip dari kompas. Ditambahkan oleh Nuh. tapi setidaknya gambaran ini cukup realistis.70 persen) batal mengikuti UKA dengan berbagai alasan. Dalam Uji Kompetensi Awal guru (UKA) 2012 terdaftar mencapai 285. 4. Pengamat pendidikan dari Universitas Paramadina. "Saya memprediksi pelaksanaan ini jujur karena banyak yang nilainya jelek. dan sebagai tiket seorang guru masuk ke proses selanjutnya sebelum dinyatakan sebagai guru profesional dan berhak mendapatkan tunjangan profesi. para guru akan diberikan berbagai ilmu pendidikan keguruan.1). Begitu bertugas menjadi guru tidak pernah dilatih. dalam proses pembinaan itu.1) dan Banten (41." kata Abduhzen. sedangkan sisanya. posisi 10 besar provinsi dengan nilai rata-rata tertinggi disusul oleh DKI Jakarta (49.

(3) kurangnya keberanian menanggung risiko dan seterusnya. hingga mampu melakukan perubahan-perubahan untuk memajukan madrasahnya. H. Seperti diberitakan sebelumnya. Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Saat mengecek website resmi Kemendikbud http://sergur. atau kurang tepat dalam memahami peran-peran yang seharusnya dimainkan. Madrasrah sebagai salah satu bagian sistem pendidikan nasional tentu memerlukan perhatian dan pengelolaan secara serius. (2) kurangnya pemahaman atas peran-peran yang seharusnya dimainkan. Berita di atas diolah dari kompas. 24 Juli 2010 01:51 Di setiap organisasi. misalnya: (1) kekurangan informasi yang seharusnya dikuasai. Tahun ini. (2) terlalu banyak peraturan sehingga ruang geraknya terasa terbatas.kemdiknas. pengumuman hasil uji kompetensi awal akan dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2012. atau Rp 1. Kepala madrasah yang sekadar bergaya menunggu dan terlalu berpegang pada aturan-aturan birokratis dan berpikir secara struktural dan tidak berani melakukan inovasi untuk . Padahal. ternyata memiliki keberanian keluar dari kendala-kendala itu.kemdiknas. sebagaimana teori organisasi modern berkutat dalam rutinitas sejatinya tanpa disadari merupakan gejala kematian organisasi secara perlahan-lahan. Kemdikbud berencana memberikan sertifikasi kepada 250 ribu guru di seluruh Indonesia.id Memimpin Madrasah Agar Lebih Dinamis Prof.id belum ada pengumuman resmi secara online dari Kemendiknas daftar hasil nilai peserta Uji Kompetensi Awal (UKA) 2012.go. Sedangkan yang bersifat eksternal. Akibatnya.go. Karena itu. Imam Suprayogo (Rektor UIN Malang) Sabtu.mendapatkan tunjangan profesi. madrasah yang dipimpin dengan gaya kepemimpinan seperti itu tidak banyak mengalami perubahan dan biasanya berjalan sekadar menjalankan pekerjaan rutinitas. masing-masing guru harus melewati UKA. Akan tetapi tampaknya orang yang memiliki keberanian seperti itu jumlahnya amat terbatas. (3) suasana birokratis yang mengurangi bahkan membatasi ruang gerak dalam upaya pengembangan. Hasil terperinci Pengumuman Uji Kompetensi Awal (UKA) 2012 diundur yang semula dijadwalkan 18 Maret menjadi 22 Maret 2012 di website resmi Kemendiknas http://sergur. inovatif dan dinamis. Guru yang berhasil lolos seleksi akhir dinyatakan sebagai guru profesional dan mendapatkan tunjangan profesi sebesar satu kali gaji (guru PNS). kepemimpinan madrasah ke depan dengan perubahan masyarakat yang semakin cepat dan terbuka menuntut kemampuan yang lebih kreatif. maka posisi kepala madrasah juga sangat strategis dalam memajukan lembaga yang dipimpinnya. dan (4) hubungan primordial yang berlebihan dan seterusnya masih banyak lagi lainnya. Dalam banyak kasus kepala madrasah yang tergolong inovatif. Yang bersifat internal misalnya (1) kurangnya keberanian untuk mengambil prakarsa dalam melakukan inovasi yang bersifat strategis. Maju dan mundurnya organisasi sangat tergantung pada sejauh mana pimpinan mampu berimajinasi memajukan organisasinya. posisi dan peran pimpinan selalu sangat sentral. Kebanyakan kepala madrasah. entah karena tidak berani menanggung risiko yang ditimbulkan oleh langkah-langkah yang diambil. dan Uji Kompetensi Akhir.Dr. lebih memilih sekadar menjalankan garis-garis besar yang dipandang menjadi kewajiban atau wewenangnya. Demikian pula dalam konteks madrasah sebagai organisasi.com. Akan tetapi seringkali terlihat kepala madrasah kurang berdaya karena berbagai sebab dan kendala baik yang bersifat internal pribadi yang bersangkutan maupun eksternal.5 juta (untuk guru non PNS).

mengarahkan dan memimpin. memperlancar. membimbing. tidak pernah memperoleh perhatian yang cukup. yang harus dilakukan seorang pemimpin adalah memperluas cakrawala pandang. Karena itu. mensejahterakan dan mendukung. membangun kerjasama. jujur dan adil. but the consumers) pilihan-pilihan sudah semakin banyak dan beragam. mengupayakan dukungan dan berusaha untuk mengetahui keterbatasan diri secara tepat. mengkoordinasi. (4) membantu menghilangkan rintangan atau halangan sehingga tidak banyak kendala (constraints). memiliki kemampuan leadership dan manajerial yang tanggu. (2) memberikan kepercayaan yang lebih luas sehingga ada sikap saling percaya (mutual trust) . termasuk pemimpin madrasah. Pemimpin menurut hemat saya. baik pada tataran proses maupun produknya. Lebih dari itu. patron dan kliennya. wilayah tugas pemimpin masa depan. Memperhatikan tantangan dan tanggung jawab kepala madrasah ke depan. pada satu sisi madrasah dituntut menghasilkan lulusan yang sama dengan sekolah umum. yang memiliki kharasteristik berbeda dengan pendidikan umum lainnya. misalnya pengembangan ketenagaan. mengkomunikasikan. sehingga ada akuntabilitas (accountability). mereka menuntut kualitas dan pelayanan prima. manajemen dan kepemimpinannya pada madrasah yang dipimpinnya sehingga tersedia ruang berkreativitas secara memadai. antara lain : (1) memberikan space yang luas agar dimungkin kan mereka melakukan kreativitas dan eksperimen pengembangan madrasah dalam berbagai aspeknya. (5) memfasilitasi sehingga lembaga fasilitatif dan (6) mengevaluasi secara menyeluruh. kurikulum. menumbuh-kembangkan suara batin secara terus menerus. baik pribadi maupun masyarakat yang berhasil dibangun selama ini. Seorang pemimpin dikatakan berdaya manakala yang bersangkutan menyandang kekuatan untuk menggerakkan orang lain. akan ditinggalkan oleh peminatnya. Posisi madrasah selama ini diperlakukan kurang adil. pada sebagian perannya adalah tak ubahnya sebuah accu yang bertugas menjadi sumber penggerak seluruh kekuatan mesin. sehingga suasana lembaga tidak kering (resourceful). Prestasi madrasah di bidang pembinaan akhlak dan spiritual yang sesungguhnya menjadi fondasi kehidupan. tempat berkonsultasi. akan tetapi kurang memperoleh dukungan finansial yang memadai. selama ini hanya aspek-aspek tertentu diperbandingkan dengan sekolah umum. (The stake holders are not the producers. Persoalannya adalah bagaimana menjadikan kepala madrasah lebih berdaya agar memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk memajukan madrasah sebagaimana yang digambarkan itu. memperluas batas. sedangkan prestasi lainnya diabaikan. madrasah yang berstatus swasta. terlihat bahwa hubungan pemimpin dan yang dipimpin. membagi cinta kasih. Anehnya. mengendalikan.menyesuaikan tuntutan masyarakatnya. kreatif. Sebagai seorang pemimpin. Lebih-lebih lagi. Proses batin seperti ini jika dilakukan secara terus menerus akan melahirkan kekuatan sebagaimana accu untuk menggerakkan mesin tersebut. Perlu disadari bahwa ciri khas masyarakat maju adalah pemegang kendali bukan lagi produsen melainkan konsumen. tidak sebagaimana hubungan buruh dan majikannya. Madrasah hanya dikenali sebagai lembaga . tugas-tugas kepala madrasah sebagai seorang pemimpin lembaga pendidikan masa depan tidak cukup hanya sekadar melakukan peran-peran yang berkenaan dengan perencanaan. Sebab. membangun dialog batin yang positif. melainkan terjalin hubungan kolegial di antara orang-orang yang masingmasing memiliki tanggung-jawab atau integritas pengabdian yang tinggi. Pada masyarakat yang semakin berkembang demikian cepat dan di dalamnya terjadi kompetisi secara terbuka selalu dituntut kualitas pelayanan yang berbeda dengan masyarakat sebelumnya. (3) memperkaya sumber-sumber informasi yang mencukupi. di tambah lagi dengan tuntutan yang semakin komplek untuk menyesuaikan dengan tuntutan zamannya. tidak mengenal lelah dan tak kenal putus asa. Tuntutan semacam ini hanya dapat dipenuhi oleh kepala madrasah yang berdaya (empowered). mestinya harus dilihat sebagai lembaga pendidikan yang khas. maka ada beberapa hal yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan kinerja kepala madrasah. memotivasi. Dengan demikian. Lembaga pendidikan madrasah. harus disempurnakan dengan kegiatan-kegiatan yang membuat orang yang dipimpin mampu.

. terlihat al Qur^an dan hadits diposisikan sebagai bagian rumpun ilmu pengetahuan. Saya berpendapat bahwa al Qur^an dan hadits bukan menjadi bagian rumpun ilmu.. selanjutnya tidak sebatas fiqh.. mungkin perlu ada keberanian untuk melakukan pemikiran ulang tentang posisi sumber agama Islam dalam kontek rumpun keilmuan pada umumnya.. dalam melihat ilmu pengetahuan masih bersifat dikotomik. Ke depan dalam melihat kualitas pendidikan harus dilakukan secara utuh dan komprehensif.. pendidikan Islam dinilai melahirkan pribadi yang kurang utuh. Perbincangan tentang pemberdayaan madrasah seperti itu menjadi sangat penting.. dalam membimbing para siswanya mencari kebenaran mendasarkan kan kepada dua jenis sumber tersebut dan memandang perkembangan ilmu npengetahuan dengan berlandaskan al-Qur’an.. Dampak cara pandang seperti itu adalah ajaran Islam yang bersifat universal justru menjadi sempit dan bahkan hanya menyangkut aspek-aspek feriferi kehidupan manusia yang sesungguhnya amat luas.. Semestinya lembaga pendidikan Islam. penciptaan. menurut pandangan saya. melainkan harus diciptakan upaya-upaya yang lebih kreatif dan inovatif oleh semua pihak. Selama ini. Dalam mencari kebenaran. --ayat-ayat qouliyah dan ayat-ayat kauniyah.. agar madrasah menjadi selalu meningkat dan lebih baik.. tidak mungkin diraih sekadar melalui kerja monoton dan rutin. tafsir dan hadits melainkan menyangkut tentang kajian ketuhanan. sehingga dihasilkan pengetahuan yang lebih pasti dan sempurna. Terkait dengan upaya menghilangkan dikotomik terhadap cara pandang ilmu.. Lebih dari itu. yang selanjutnya melahirkan cara pandang yang dikotomik itu. termasuk madrasah. untuk meraih cita-cita bersama. Bahasa Inggris dan lain-lain. dan sekaligus kualitas madrasah ke depan... IPA. . melainkan sebagai sumber ilmu pengetahuan dan etika. Selain itu juga disoroti bahwa pendidikan Islam. yakni mengkategorisasikan ilmu menjadi ilmu umum dan ilmu agama. setidak-setidaknya dengan maksud agar menjadi bagian dari tantangan atau persoalan yang perlu segera memperoleh tanggapan untuk meningkatkan kinerja itu sendiri. alam dan sifat-sifatnya serta tentang keselamatan manusia dan alam menurut pandangan kitab suci (al Qur^an dan hadits). manusia dan berbagai perilakunya. Kritik-kritik terhadap penyelenggaraan pendidikan Islam yang muncul akhir-akhir ini. Allahu a’lam. akhlak. Kemajuan madrasah yang selalu diimpikan. --agama dan umum. Dalam konteks pengembangan madrasah ke depan. kiranya perlu dikembangkan pemikiran pendidikan Islam yang lebih komprehensif. umat Islam mengenal ayat-ayat Qur^aniyah (kawliyah) dan ayatayat kawniyah. Pikiran-pikiran tersebut di atas sengaja dikemukakan dalam perbincangan pemberdayaan kepala madrasah untuk meningkatkan kinerja (performance). tauhid. tasawwuf. Kajian-kajian Islam. khususnya menyangkut materi yang dikembangkan dipandang terlalu mengedepankan aspek kognitif dan kurang menyentuh aspek-aspek psikomotor dan afektif.pendidikan yang kurang berhasil di bidang matematika.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful