P. 1
Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Dan Lingkungan Hidup

Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Dan Lingkungan Hidup

|Views: 11|Likes:

More info:

Published by: Ridwan Eksekutif Muda on Sep 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2013

pdf

text

original

Kesehatan dan keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH

)

Kesehatan dan Keselamatn Kerja
Pengertian K3:  Keselamatan yang berkaitan dengan mesin, pesawat alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaan.  Sarana utama untuk pencegahan kecelakaan, cacat, dan kematian sebagai akibat dari kecelakaan kerja

Tujuan K3    Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi dan produktivitas nasional Menjamin keselamatan setiap orang lain yang berada di tempat kerja tersebut Memeliharan sumber produksi agar dapat digunakan secara aman dan efisien .

Sabotase atau kriminal merupakan tindakan di luar lingkup kecelakaan yang sebenarnya .Pengertian Kecelakaan   Kejadian yang tidak terduga (tidak ada unsur kesengajaan) dan tidak diharapkan karena mengakibatkan kerugian. baik material maupun penderitaan bagi yang mengalaminya.

Kerugian akibat kecelakaan Kerja 5K  Kerusakan  Kekacauan Organisasi  Keluhan dan Kesedihan  Kelaianan dan Cacat  Kematian .

Terjepit oleh benda .Terjatuh .Tertimpa benda jatuh .Kontak dengan bahan-bahan berbahaya .Tersambar petir . Menurut jenis kecelakaan .Terkena sengatan arus listrik .Klasifikasi Kecelakaan 1.Gerakan yang melebihi kemampuan .Lain-lain  .Tertumbuk atau terkena benda .Pengaruh suhu tinggi .

Klasifikasi Kecelakaan (2) 2. Menurut sumber atau Penyebab Kecelakaan a. Dari mesin b. Bahan/zat erbahaya dan radiasi d. Alat angkut dan alat angkat c. Lingkungan kerja .

akibat cuaca. Menurut Sifat Luka atau Kelainan Patah tulang. keracunan mendadak. gegar otak. dsb .Klasifikasi Kecelakaan (3) 3. luka bakar. memar.

Melakukan pengawasan dengan baik 4. Melakukan pendidikan dan penyuluhan kepada masyarakat .Pencegahan Kecelakaan Kecelakaan dapat dihindari dengan: 1. Memasang tanda-tanda peringatan 5. Menerapkan peraturan perundangan dengan penuh disiplin 2. Menerapkan standarisasi kerja yang telah digunakan secara resmi 3.

Penanggulangan Kebakaran Penanggulangan Kebakaran akibat Instalasi Listrik dan Petir Penanggulangan Kecelakaan di dalam lift Penanggulangan Kecelakaan terhadap zat berbahaya . d.Penanggulangan Kecelakan a. b. c.

Penanggulangan Kebakaran    Jangan membuang puntung rokok yang masih menyala di tempat yang mengandung bahan yang mudah terbakar Hindarkan sumber-sumber menyala di tempat terbuka Hindari awan debu yang mudah meledak .

Dapat bergerak atau dibawa .Perlengkapan Pemadam Kebakaran Alat-alat pemadam kebakaran dan penanggulangan kebakaran tersiri dari dua jenis: 1. Terpasang tetap di tempat 2.

2.Alat pemadam kebakaran yang terpasang tetap 1. 4. Pemancar air otomatis Pompa air Pipa-pipa dan slang untuk aliran air Alat pemadam kebakaran dengan bahan kering CO2 atau busa . 3.

Penanggulangan kecelakaan akibat Instalasi Listrik dan Petir        Buat instalasi listrik sesuai dengan aturan yang berlaku Gunakan sekering?MCB sesuai dengan ukuran yang diperlukan Gunakan kabel yang berstandar keamanan yang baik Ganti kabel yang telah usang atau acat pada instalasi atau peralatan listrik lain Hindari percabangan sambungan antar rumah Lakukan pengukuran kontinuitas penghantar. tahanan isolasi. dan tahanan pentanahan secara berkala Gunakan instalasi penyalur petir sesuai standar .

Penanggulangan Kecelakaan di dalam Lift      Pasang rambu-rambu dan petunjuk yang mudah dibaca oleh pengguna jika terjadi keadaan darurat Jangan memberi muatan lift melebihi kapasitasnya Jangan membawa sumber api terbuka di dalam lift Jangan merokok dan membuang puntung rokok di dalam lift Jika terjadi pemutusan aliran listrik. maka lift akan berhenti di lantai terdekat dan pintu lift segera terbuka sesaat setelah berhenti. Segera keluar dari lift dengan hati-hati .

pengangkutannya. mati lemas. dan bahaya-bahaya lainnya terhadap gangguan kesehatan orang yang bersangkutan dengannya atau menyebabkan kerusakan benda atau harta kekayaan. korosi. pengolahannya.Penanggulangan Kecelakaan thd Zat Berbahaya Pengertian bahan berbahaya: Bahan-bahan yang selama pembuatannya. kebakaran.  . keracunan. ledakan. penyimpanannya dan penggunaannya dapat menimbulkan iritasi.

6. 4. 5.Jenis bahan berbahaya 1. Bahan-bahan eksplosif Bahan-bahan yang mengoksidasi Bahan-bahan yang mudah terbakar Bahan-bahan beracun Bahan korosif Bahan-bahan radioaktif . 2. 3.

pengangkutan dan penyimpanan harus sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada Simpanlah bahan-bahan berbahaya di tempat yang memenuhi syarat keamanan bagi penyimpanan bahan tersebut .Tindakan Pencegahan    Pemasangan label dan tanda peringatan Pengolahan.

rosyeda@gmail.com Batas Deadline: pekan depan  .Simbol-simbol Tanda Bahaya Tugas: cari simbol-simbol bahaya untuk: Bahaya ledakan Bahaya oksidasi Bahaya kebakaran Bahaya beracun Bahaya pencemaran lingkungan Bahaya iritasi Bahaya radiasi ion Tugas dikirim via e-mail file attachment ke ulya.

Ketatarumahtanggaan yang baik dan teratur: . Peralatan Perlindungan Diri a. Pakaian Kerja d.menempatkan barang-barang di tempat yang semestinya .Menjaga kebersihan lingkungan dari bahan berbahaya c.Pendekatan Keselamatan Lain Perencanaan b. .

Bentuk dan Warna untuk Simbol Keselamatan .

kunci/gelang berantai jika bekerja pada mesin-mesin yang bergerak Hindari pakaian dari bahan seluloid jika bekerja pada bahan yang mudah meledak/terbakar Hindari membawa atau menyimpan di kantong baju barang-barang yang runcing. benda tajam.Pakaian Kerja    Hindari pakaian yang terlalu longgar. banyak tali. bahan mudah terbakar . baju sobek. baju berdasi.

Peralatan Perlindungan Diri        Kacamata Sepatu Sarung Tangan Helm Pengaman Alat Pelindung telinga Alat perlindungan paru-paru Alat perlindungan lainnya .

dibentuk di bawah Direktorat Pembinaan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja . bersih. aman dan nyaman Di Amerika. sakit. organisasi keselamatan kerja bagi pekerja swasta dibentuk dibawah OSHA Di Indonesia. cacat dan kematian akibat kerja.Organisasi Keselamatan Kerja    Tujuan utama: mengurangi tingkat kecelakaan. dengan lingkungan kerja yang sehat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->