P. 1
BukuBse.belajarOnlineGratis.com Kelas1 Sosial Nurhadi 1

BukuBse.belajarOnlineGratis.com Kelas1 Sosial Nurhadi 1

4.0

|Views: 3,184|Likes:
Published by BelajarOnlineGratis
Download gratis buku sekolah elektronik untuk pelajar tingkat vii/ kelas 1 smp/mts lewat scribd
Download gratis buku sekolah elektronik untuk pelajar tingkat vii/ kelas 1 smp/mts lewat scribd

More info:

Published by: BelajarOnlineGratis on Sep 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2015

pdf

text

original

9

Manfaat Kamu Mempelajari Bab Ini

Kamu dapat membuat sketsa dan peta wilayah yang sederhana berdasarkan peta mental
yang kamu miliki.

Kata Kunci

Sketsa dan peta mental (mental map).

S

u

m

ber: National Geographic, 2006

Bab

Jelajah Cakrawala Sosial untuk Kelas VII

128

Cara mengukur peta mental dan faktor pembedanya
akan dipelajari pada bab berikut. Sebagai langkah awal
untuk memudahkan kamu dalam mempelajari materi
peta mental wilayah, pelajarilah peta konsep berikut.

Pe

t

a

Kon

s

e

p

• Sistem Grid (kotak)
• Sistem Fotokopi
• Pantograf

• Pengumpulan Data
• Pengolahan Data
• Penyajian Kembali
Data

Menggambar
Sketsa
Berdasarkan
Peta Mental

Menggambar
Peta Wilayah

Langkah-Langkah
Pembuatan Peta

Memperbesar dan
Memperkecil Peta

Sketsa
dan
Peta Wilayah

meliputi

meliputi

dengan

terdiri
atas

• Menentukan arah
yang benar.
• Menentukan jalur
jalan-jalan utama.
• Menentukan
fasilitas-fasilitas
umum yang mudah
dikenal.

Langkah Membuat
Sketsa

mencakup

• Landmarks
• Paths
• Nodes
• Edges
• Distrik

Cara-Cara
Mengukur
Peta Mental

dengan

terdiri
atas

Sketsa dan Peta Wilayah

129

Pada 4 Agustus 2007, Rangga genap berusia 12
tahun. Dia mengundang teman-teman sekelasnya untuk
datang menghadiri perayaan ulang tahun di rumahnya
yang terletak di Jalan Maskumambang No. 5 Kompleks
Perumahan Griya Indah. Rama, teman Rangga yang
belum pernah ke rumah Rangga menanyakan bagaimana
jalan sampai ke sana. Rangga kemudian menyebutkan
arah, bangunan-bangunan utama yang mudah dikenal,
dan jalan yang harus dilalui. Rama yang rumahnya agak
jauh dari rumah Rangga segera dapat memahami dan
menafsirkan petunjuk yang dijelaskan Rangga. Sore
harinya, Rama dapat menemukan rumah Rangga tanpa
mengalami kesulitan.
Sebaliknya, Rani murid pindahan dari sekolah lain
dan baru bersekolah seminggu, tidak mengerti apa
yang dijelaskan oleh Rangga sehingga Rangga perlu
menggambarkan sebuah denah atau sketsa sederhana.
Sore harinya, Rani pergi ke rumah Rangga dengan susah
payah karena denah yang digambarkan Rangga banyak
yang kurang sesuai dengan kenyataannya.

Peta memainkan peran penting
sebagai salah satu bagian
dalam mempelajari kajian
geografi. Kita menggunakan
peta untuk membantu
menemukan berbagai tempat
di permukaan bumi.

Map is very important part in
the study of geography. We
use maps to help us find out
where places are of the earth’s
surface.

Menggambar Sketsa atau Denah
Berdasarkan Peta Mental

AA.

JL. Asmarandana

JL. Maskumambang

Jl. Kinanti

Masjid

Swalayan

Rumah
Rangga

SMP 3

Jl. Sinom

GOR

Gambar 9.1

Denah rumah Rangga. Rani
menggunakannya untuk menemukan
rumah Rangga.

Ilmu Sosial

Social Science

Sumber: Dokumentasi Penerbit

Jelajah Cakrawala Sosial untuk Kelas VII

130

Apa yang dilakukan oleh Rangga, Rama, dan Rani
merupakan sebuah perwujudan dan tanggapan terhadap
lingkungannya yang dinamakan peta mental (mental
map
)atau peta kognitif. Definisi dan teori mengenai
peta mental ini kali pertama dirintis oleh seorang ahli
geografi bernama Roger Downs yang bekerja sama
dengan seorang ahli psikologi bernama David Sea
pada 1973. Mereka berdua memberikan definisi bahwa
peta mental merupakan proses yang memungkinkan
kita mengumpulkan, mengorganisasikan, menyimpan
dalam ingatan, memanggil, dan menguraikan kembali
informasi mengenai lokasi relatif serta tanda-tanda
mengenai lingkungan geografis.
Melalui peta mental yang dimiliki itulah Rangga
dapat menggambarkan dan menunjukkan letak rumah-
nya kepada teman-temannya. Selain Rangga, setiap
orang termasuk kamu memiliki peta mental yang ber-
beda-beda.

Setiap hari kamu pergi ke sekolah, Ayah dan Ibu
pergi bekerja, atau kamu dapat mengingat tempat
kamu lupa menyimpan buku atau pulpen. Bahkan,
seorang tunanetra pun dapat berjalan tanpa merusak
benda-benda di rumahnya yang sudah lama dihuninya
karena telah hafal betul letak dari setiap benda di
rumahnya. Peta mental dalam diri setiap individu sangat
beragam.

1. Faktor Pembeda Peta Mental

Kamu perhatikan peta mental yang dimiliki Rangga,
Rama, dan Rani ternyata berbeda bukan? Ya, setiap
orang akan memiliki peta mental yang berbeda-beda.
Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu
sebagai berikut.

a. Gaya Hidup

Gaya hidup seseorang akan berpengaruh terhadap
peta mental yang dimilikinya. Pengaruhnya terhadap
tempat-tempat yang pernah diketahui atau didatanginya.
Misalnya, teman kamu yang selalu diantar-jemput ke
sekolah tidak akan mengetahui rute angkutan yang
menuju ke sekolahnya. Hal ini disebabkan peta mental
yang dimilikinya tidak berkembang. Kemampuan peta
mentalnya dipengaruhi gaya hidup.

n
o
b

p
k
s
b
k
r
b

Untuk mengembangkan
kreativitas dan pemahamanmu
tentang peta mental lakukan
kegiatan berikut. Ujilah mental
map yang kamu miliki. Buatlah
denah sederhana dari rumah
menuju sekolahmu pada buku
tugas. Kemudian, kumpulkan
kepada gurumu.

Aktivitas
Individu

Sketsa dan Peta Wilayah

131

b. Keakraban dengan Lingkungan

Jika kamu mengenal lingkungan sekitarmu dengan
baik, semakin luas, semakin kaya, dan akan semakin
rinci peta mentalmu.

c. Keakraban Sosial

Semakin pandai kamu bergaul, semakin banyak
tempat baru yang akan kamu kunjungi. Hal ini berarti,
kamu akan semakin mengenal wilayah-wilayah lain di
luar lingkunganmu sendiri.
Ketiga faktor tersebut yang membedakan bagus atau
jeleknya peta mental seseorang. Itulah sebabnya, jika
kamu dan teman-teman sekelasmu ditugaskan untuk
menggambarkan peta mental mengenai suatu tempat,
hasil gambarannya akan berbeda-beda.

Sumber: National Geographic, September 2006

Gambar 9.2

Peta mental setiap orang dalam
menunjukkan lokasi-lokasi di muka
bumi pasti berbeda-beda.

2. Cara Mengukur Peta Mental

Lima unsur yang dapat dipergunakan untuk mengukur
peta mental seseorang, yaitu sebagai berikut.
a. Tanda-tanda yang mencolok (landmarks), yaitu
bangunan atau benda-benda alam yang dapat
dibedakan dari sekelilingnya dan dapat dilihat dari
jauh. Misalnya, gedung, patung, tugu, jembatan, jalan
layang, pohon, penunjuk jalan, sungai, dan lampu
lalu lintas.
b. Jalur-jalur jalan (paths) yang menghubungkan satu
tempat dengan tempat lainnya.
c. Titik temu antarjalur (nodes), misalnya pertigaan atau
perempatan.

Mental Map

Landmarks

Paths

Nodes

Pojok Istilah

Jelajah Cakrawala Sosial untuk Kelas VII

132

d. Batas-batas wilayah (edges) yang membedakan
antara satu wilayah dan wilayah lainnya. Misalnya,
kompleks perumahan dibatasi oleh sungai.
e. Distrik, yaitu wilayah-wilayah homogen yang ber-
beda dari wilayah-wilayah lain. Misalnya, pusat per-
dagangan ditandai oleh bangunan bertingkat dengan
lalu lintas yang padat.
Dengan menggunakan kelima unsur tersebut,
seseorang seperti kamu akan mudah menggambar
sebuah sketsa wilayah, misalnya lokasi rumah atau
sekolahmu. Namun, kedetailan sketsa tersebut sangat
bergantung pada kekuatan peta mental yang terdapat
pada pikiranmu dan seberapa sering kamu berinteraksi
dengan lingkungan sekitar.
Menggambar sebuah peta pada dasarnya merupakan
penuangan ide atau informasi. Penyajiannya sendiri
mengacu pada berbagai kaidah peta yang sudah kamu
pelajari pada bab sebelumnya. Informasi yang tersaji
dalam sebuah peta akan menentukan pada jenis peta
dan siapa yang akan menggunakannya.

Berdasarkan sifat
pencariannya, data dapat
dibedakan atas dua jenis, yaitu
data primer dan data sekunder.
Data primer adalah jenis data
yang diperoleh langsung di
lapangan melalui pengukuran,
pengamatan, dan wawancara.
Adapun data sekunder adalah
jenis data yang diperoleh
dari sumber data yang telah
didokumentasikan oleh
berbagai lembaga, seperti BPS,
LIPI, dan LAPAN.

Referensi Sosial

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->