P. 1
BukuBse.belajarOnlineGratis.com-Kelas7 Ilmu Pengetahuan Sosial Daniramdani-1

BukuBse.belajarOnlineGratis.com-Kelas7 Ilmu Pengetahuan Sosial Daniramdani-1

5.0

|Views: 13,174|Likes:
Published by BelajarOnlineGratis
Download gratis buku sekolah elektronik untuk pelajar tingkat vii/ kelas 1 smp/mts
Download gratis buku sekolah elektronik untuk pelajar tingkat vii/ kelas 1 smp/mts

More info:

Published by: BelajarOnlineGratis on Sep 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2013

pdf

text

original

52Ilmu Pengetahuan Sosial untuk Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas VII

Sosialisasi yaitu suatu proses penanaman kebiasaan, nilai-nilai, dan aturan dari satu
generasi ke generasi lainnya dalam kehidupan suatu masyarakat. Para sosiolog menyebut
sosialisasi sebagai teori mengenai peranan (role theory) disebabkan dalam proses sosialisasi
diajarkan peran-peran yang harus dijalankan oleh individu dalam menjalani kehidupannya
di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.
Sosialisasi dapat dibagi menjadi dua, yaitu sosialisasi primer (dalam keluarga) dan
sosialisasi sekunder (dalam masyarakat). Kedua proses tersebut berlangsung, baik dalam
lingkungan tempat tinggal maupun tempat bekerja. Dalam kedua institusi tersebut, terdapat
sejumlah individu dalam situasi yang sama, terpisah dari masyarakat luas dalam jangka
waktu tertentu, bersama-sama menjalani hidup, dan diatur secara formal oleh suatu tata
aturan yang disepakati bersama.
Kedua jenis sosialisasi di atas akan kamu pahami lebih jauh melalui penjelasan berikut.

1.Sosialisasi Primer

Sosiolog Peter L. Berger dan Luckman mengartikan sosialisasi primer sebagai sosialisasi
pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat
(keluarga). Sosialisasi primer berlangsung saat anak berusia 1-5 tahun atau saat anak belum
masuk ke sekolah. Anak mulai mengenal anggota keluarga dan lingkungan keluarga. Secara
bertahap, ia mulai mampu membedakan dirinya dengan orang lain di sekitar keluarganya.
Dalam tahap ini, peran orang tua menjadi sangat penting sebab seorang anak
melakukan pola interaksi secara terbatas dalam lingkup komunitas terkecil, yakni keluarga
dan orang tualah yang paling banyak mengontrol kondisi anak. Kepribadian anak akan
sangat ditentukan oleh kepribadian dan interaksi yang terjadi antara anak dan anggota
keluarga terdekatnya. Orang tua akan menjadi potret dan cermin bagi anak dalam
mengembangkan kepribadiannya.
Pola hubungan segitiga abadi yang dibangun, yakni ayah, ibu, dan anak-anak dalam
sebuah keluarga akan memberikan andil besar terhadap proses pengembangan potensi
dan nilai-nilai melekat dalam kepribadian anak.

2.Sosialisasi Sekunder

Selain berinterkasi dalam komunitas terkecil yakni keluarga, seorang anak juga
melakukan proses komunikasi dengan lingkungan masyarakat, baik itu teman sepermainan,
teman sekolah, maupun masyarakat umum. Di sanalah terjadi proses sosialisasi yang kedua,
yakni sosialisasi sekunder.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->