P. 1
BukuBse.belajarOnlineGratis.com-Kelas7 Ilmu Pengetahuan Sosial Daniramdani-1

BukuBse.belajarOnlineGratis.com-Kelas7 Ilmu Pengetahuan Sosial Daniramdani-1

5.0

|Views: 13,170|Likes:
Published by BelajarOnlineGratis
Download gratis buku sekolah elektronik untuk pelajar tingkat vii/ kelas 1 smp/mts
Download gratis buku sekolah elektronik untuk pelajar tingkat vii/ kelas 1 smp/mts

More info:

Published by: BelajarOnlineGratis on Sep 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2013

pdf

text

original

229

Bab XIV Kreatif dan Inovatif dalam Tindakan Ekonomi

Ciri-ciri usaha wirausaha yang bergerak dalam sektor ekonomi formal adalah sebagai

berikut:
•Memiliki izin resmi dari pemerintah
•Kegiatan usaha yang dilakukannya dikenakan pajak
•Umumnya berada di daerah perkotaan.
•Menggunakan sistem pembukuan yang profesional.
•Memerlukan modal yang cukup besar daripada sektor informal

b.Sektor Informal

Sektor usaha informal adalah sektor usaha atau kegiatan ekonomi yang dilakukan
oleh seseorang atau beberapa orag yang sifatnya masih sederhana, modalnya rendah dan
ruang lingkup usahanya belum luas. Contohnya padagang kaki lima, pedagang asongan,
usaha jasa seperti penjahit, tukang cukur, tukang sol sepatu, reparasi Tv dan radio, usaha
bahan bangunan seperti batu dan pasir, usaha bidang angkutan seperti angkutan
pedesaan,ojek, becak, dan delman, dan sebagainya.
Ciri-ciri usaha informal diantaranya adalah sebagai berikut:
•Kegiatan usahanya tidak terorganisir dengan baik.
•Umumnya tidak memiliki izin usaha dari pemerintah
•Modalnya terbatas dan biasanya berasal dari modal sendiri..
•Peralatan usahanya sederhana dan dan skala usahanya masih terbatas
•Teknologi yang digunakan masih sederhana
•Tidak memerlukan jenjang pendidikan yang tinggi
•Keterampilan dan keahlian banyak diperoleh dari pengalaman
•Hasil produksinya sebagian besar merupakan kebutuhan primer dan banyak
dikonsumsi oleh masyarakat menengah ke bawah.
•Belum memiliki karyawana, umumnya dikerjakan sendiri atau dengan bantuan anggota
keluarga.

Gambar 14.1 Pedangan kaki lima
Sumber: www.indonesiametters.com

230Ilmu Pengetahuan Sosial untuk Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Kelas VII

2.Bidang Pendidikan

Ki Hajar Dewantara membagi lingkungan pendidikan menjadi tiga yang disebutnya
sebagai Tri Pusat Pendidikan, yaitu sekolah, keluarga dan masyarakat. Undang-undang
Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) No 20 Tahun 2003 menyebutnya sebagai jalur
pendidikan.

Jalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan
potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan. UU
SPN Pasal 13 menyebutkan jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, nonformal
dan informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya.
Jalur pendidikan formal diformulasikan menjadi sekolah yang terdiri dari tiga jenjang
yakni pendidikan dasar, menengah dan pendidikan tinggi, sedangkan pendidikan nonformal
merupakan jalur pendidikan di luar pendidikan formal dan dapat dilaksanakan secara
terstruktut dan berjenjang dalam lingkungan masyarakat, adapun pendidkan informal
dilaksanakan dalam lingkungann keluarga.
Jalur pendidikan sebagai sektor yang dapat dimasuki oleh wirausaha adalah pendidikan
formal dan nonformal. Ciri-ciri manusia wirausaha yang masuk dunia pendidikan diantaranya
adalah sebagai berikut:
•Mampu mengoptimalkan waktu untuk belajar secara cerdas dan keras.
•Penuh kesungguhan, rajin, tekun dan ulet dalam belajar,
•Memahami secara jelas tujuan yang harus dicapai dalam belajar.
•Memiliki motivasi yang kuat dalam belajar serta mencapai hasil yang terbaik.
•Tidak menunda-nunda pekerjaan yang menjadi tugasnya selama belajar.
•Bertindak hati-hati dan cermat agar terhindat dari kesalahan akibat kelalayan.
•Bersifat aktif dan kreatif dalam mencari media dan sumber belajar.
•Selalu mengevaluasi setiap tahapan belajar dalam rangka memperbaiki cara belajarnya
•Terbuka dengan kritik dan saran dari orang lain sebagai masukan dalam memperbaiki
dan mengoptimalkan perolehan hasil belajar.
•Memiliki mental mandiri dalam mengembangkan wawasan keilmuannya.
•Memiliki visi jangka panjang sehingga selalu enerjik dan optimis dalam belajar

3.Bidang Karir dan Jabatan

Bidang karir dan jabatan dapat dikembangkan baik pada lembaga pemerintahan
maupun swasta. Di kedua lembaga tersebut diperlukan sikap mental wirausaha agar
diperoleh hasil dan prestasi yang terbaik.
Seseorang yang berkarir di lembaga pemerintahan seperti menjadi guru, pegawai
departemen, dinas, kantor pemerintah daerah dan sebagainya yang dilengkapi dengan
sifat-sifat kewirausahaan akan mencapai prestasi karir terbaik. Mereka yang sukses dalam
karir umumnya adalah mereka yang dalam dirinya melekat sifat-sifat kerja keras, mandiri,
ulet, berani menanggung resiko, memiliki mental kepemimpinan, pandai mengelola waktu
dan sebagainya. Sifat-sifat tersebut merupakan indikator sikap mental kewirausahaan.

231

Bab XIV Kreatif dan Inovatif dalam Tindakan Ekonomi

Kemandirian adalah sikap mental yang selalu percaya diri dalam memecahkan segala
persoalan tanpa bergantung pada bantuan orang lain. Orang yang mandiri selalu melakukan
segala sesuatu kepentingannya oleh sendiri tanpa bergantung pada orang lain.
Sikap kemadirian bukan berarti individualistis, melainkan berusaha untuk
meminimalisasi bantuan dari orang lain terutama untuk kegiatan-kegiatan yang dapat
dilakukannya sendiri. Contohnya, seorang siswa menyempatkan untuk mempersiapkan
semua kebutuhan sekolahnya sendiri dari mulai mempersiapkan jadwal pelajaran sampai
menyiapkan perlengkapan sekolah yang lain.
Kemandirian tidak terbentuk begitu saja, tetapi terbentuk melalui proses latihan yang
sangat panjang melalui proses pembiasaan sejak kecil. Terdapat beberapa faktor yang
memengaruhi tingkat kemandirian seseorang di antaranya:
1.pengaruh lingkungan baik lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat
sekitarnya;
2.faktor pendidikan, baik pendidikan di keluarga, sekolah, maupun masyarakat;
3.faktor keturunan, kondisi fisik dan tingkat perkembangan mental (kedewasaan);
4.faktor perkembangan daya pikir;
5.faktor visi, misi, dan tujuan hidup yang digariskannya;
6.faktor cita-cita yang menjadi impiannya.
Seorang yang mandiri biasanya memiliki rasa optimisme dan semangat untuk maju
sehingga peluang untuk suksesnya sangat besar. Jiwa mandiri yang kuat biasanya mendorong
seseorang untuk berpikir kreatif. Ketika berpikir kreatif dilatih dan dikembangkan, ia akan
mampu bertindak inovatif dan hasilnya adalah kesuksesan.
Orang-orang sukses pada dasarnya adalah orang-orang yang memiliki semangat
kemandirian yang tinggi. Mereka pun biasanya memiliki tingkat kesejahteraan yang memadai
sehingga sebetulnya semangat kemandirian yang dimiliki seseorang berhubungan erat dengan
tingkat kesejahteraannya.

Jiwa kreatif dan inovatif sangat diperlukan dalam seluruh aktivitas kehidupan, baik
dalam kegiatan pendidikan seperti yang sedang kamu jalani, dalam bidang politik, maupun
dalam bidang ekonomi.

Kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dalam memenuhi
kebutuhan hidupnya. Salah satu inti masalah ekonomi adalah adanya keterbatasan sumber
daya di tengah banyaknya kebutuhan manusia. Inti masalah ekonomi ini dikenal dengan
istilah kelangkaan (scarcity) karena adanya kelangkaan tersebut mendorong seseorang
untuk kreatif dan inovatif dalam menentukan pilihannya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->