P. 1
Inventarisasi Jenis Tumbuhan Liar (Gulma) Serta Manfaatnya Bagi Kesehatan Yang Tumbuh Di Sekitar Smp Nurmilad Boarding School

Inventarisasi Jenis Tumbuhan Liar (Gulma) Serta Manfaatnya Bagi Kesehatan Yang Tumbuh Di Sekitar Smp Nurmilad Boarding School

|Views: 3,580|Likes:

More info:

Published by: Nur Milad Boarding School on Sep 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/22/2013

pdf

text

original

KARYA TULIS ILMIAH

LOMBA PENELITIAN ILMIAH REMAJA (LPIR)

INVENTARISASI JENIS TUMBUHAN LIAR (GULMA) SERTA MANFAATNYA BAGI KESEHATAN YANG TUMBUH DI SEKITAR SMP NURMILAD BOARDING SCHOOL

Oleh: MUHAMMAD ARAFAH PAMUNGKAS (Kelas IX) SURIANI (Kelas IX) RUSLAN (Kelas IX)

SMP NUR MILAD BOARDING SCHOOL JL. H. Andi Baso Paria No. 1 DESA LEMPONG KECAMATAN BOLA KABUPATEN WAJO - SULAWESI SELATAN 2012

LEMBAR PENGESAHAN
Karya Tulis Ilmiah yang Berjudul

INVENTARISASI JENIS TUMBUHAN LIAR (GULMA) SERTA MANFAATNYA BAGI KESEHATAN YANG TUMBUH DI SEKITAR SMP NURMILAD BOARDING SCHOOL

Oleh: Muhammad Arafah Pamungkas Suriani Ruslan

Telah disetujui untuk mengikuti Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) Tingkat Nasional Tahun 2012

Lempong, 10 Agustus 2012

Mengetahui, Kepala sekolah Pembimbing

Dra. Rugaiyah A. Arfah M.Si

Dra. Rugaiyah A,M.Si

ii

ABSTRAK

Oleh: Muhammad Arafah Pamungkas; Suriani; Ruslan Penelitian telah dilakukan dengan judul “Inventarisasi Jenis Tumbuhan Liar (gulma) serta Manfaatnya Bagi Kesehatan yang Tumbuh di Sekitar SMP NUR MILAD BOARDING SCHOOL”.dengan tujuan untuk mengetahui jenisjenis gulma, untuk mengetahui jenis gulma paling dominan tumbuh di sekitar SMP Nur Milad Boarding School, dan untuk mengetahui jenis gulma mana yang menpunyai manfaat bagi kesehatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif yakni penelitian observasi lapangan dan kajian literature. Dalam penelitian ini peneliti mendapat 12 jenis gulma dari 7 famili yaitu: Alang-alang (Imperata cylindrica (L)), Rumput teki (C. rotundus), Rumput Pait (Paspalum conjugatum), Wudelan (Cyperus kyllingia), Eceng Gondok (Eichornia), Putri Malu (M. pudica), Ceplukan (Physalis angulata), Bayam Duri (Amaranthus), Paku/semanggi (Marsilea crenata), Kirinyuh (Chromolaena), Jejagoan (Echinochloa crus-galli) dan Gritingan (Cynodon dactylon), dari 7 famili yaitu: Poaceae, Cyperaceae, Pontederiaceae, Fabaceae, Solanaceae, Amaranthaceae dan Asteraceae. Jenis Gulma yang dominan ditemukan yaitu Alang-alang (40%) dengan nama ilmiah Imperata cylindrical kemudian Gritingan (10%), Jejagoan (10%). Adapun Gulma yang memiliki manfaat bagi kesehatan yang ditemukan tumbuh di SMP Nurmilad Boarding School yaitu: Alang-alang, Rumput Teki, Putri malu, Gritingan (Cynodon dactylon), Ceplukan, Bayam Duri, Semanggi atau paku, dan Kerinyuh. Penelitian ini ditutup dengan saran yaitu : 1. Gulma yang tumbuh di sawah atau di perkebunan jangan diracuni atau dibakar, sebaiknya diolah menjadi bahan baku obat herbal; 2. Peneliti mohon gulma yang berguna bagi kesehatan agar dibudidayakan menjadi tanaman obat tradisional. Kata Kunci : Gulma, inventarisasi, kesehatan, manfaat.

iii

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim Puji syukur kami panjatkan ke-hadirat Allah SWT. Atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan karya ilmiah yang berjudul “inventarisasi jenis gulma serta manfaatnya bagi kesehatan yang tumbuh di sekitar SMP NUR MILAD BOARDING SCHOOL”. Dalam penulisan karya ilmiah ini banyak rintangan dan hambatan yang kami alami tetapi semua itu dapat diatasi karena dorongan serta bantuan berbagai pihak. Untuk itu pada kesempatan ini kami patut berterima kasih yang setinggitingginya kepada:: 1. Ibu Dra. Rugaiyah A. Arfah ,M.Si selaku kepala Sekolah dan selaku guru pembimbing atas dukungan serta membimbing dan mengarahkan kami dengan sabar dan ikhlas. 2. Bapak Abdul Rahim ,S.Pd (Guru) yang telah menyediakan kami

fasilitas dalam mengerjakan Karya Ilmiah kami. 3. Orang tua yang selalu mendukung dan mendoakan kami sehingga kami menyelesaikan makalah kami. 4. Bapak dan ibu guru kami di Nurmilad Boarding School serta temanteman kami yang selalu setia memberi dukungan dan informasi yang berguna bagi kami. 5. Serta semua pihak yang telah membantu dalam keberhasilan penelitian ini. Semoga apa telah dilakukan mendapat pahala dan balasan yang sepadan dari Allah SWT. Kami sadari bahwa dalam penulisan karya tulis ini, tentu masih banyak

kekurangan, oleh karena itu kami membuka hati terhadap kritik dan saran yang membangun demi perbaikan karya tulis ini. Akhir kata, Kami berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan berguna bagi masyarakat khususnya masyarakat desa Lempong. Lempong, 10 Agustus 2012 Penulis,

iv

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL....................................................................................................... i PENGESAHAN .............................................................................................................. ii ABSTRAK ...................................................................................................................... iii KATA PENGANTAR..................................................................................................... iv DAFTAR ISI ................................................................................................................... v DAFTAR GAMBAR ...................................................................................................... vi BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah .......................................................................... 1 B. Rumusan Masalah ................................................................................... 2 C. Tujuan Penelitian ..................................................................................... 3 D. Manfaat Penelitian ................................................................................... 3 E. Ruang Lingkup Masalah.......................................................................... 3 BAB II. TELAAH PUSTAKA A. Tinjauan Umum Gulma ........................................................................... 4 B. Klasifikasi Gulma .................................................................................... 4 C. Jenis-Jenis Gulma dan Ciri-cirinya ......................................................... 5 BAB III. METODE PENELITIAN A. Alat dan Bahan yang Digunakan ............................................................. 15 B. Waktu dan Lokasi Pengambilan Sampel dan Penelitian ......................... 15 C. Pengumpulan Data................................................................................... 16 D. Analisis Data ........................................................................................... 16 BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Jenis-Jenis Gulma yang tumbuh di sekitar SMP Nurmilad .................... 18 B. Gulma yang dominan tumbuh di sekitar SMP Nurmilad ....................... 24 C. Gulma yang mempunyai manfaat bagi kesehatan ................................... 25 BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ............................................................................................... 27 B. Saran ........................................................................................................ 27 DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................................... 28 BIODATA PENELITI .................................................................................................... 30 LAMPIRAN .................................................................................................................... 31
v

DAFTAR GAMBAR

Gambar

halaman

2 .1 2 .2

FotoTumbuhan Alang-alang ………………………………………. ........ 5 Foto Tumbuhan Eceng Gondok ……………………………………… ..... 6

2 .3 FotoTumbuhan Rumput Teki ……………………………………… ......... 7 2 .4 Foto Tumbuhan Putri Malu …………………………………………… ..... 7 2 .5 FotoTumbuhan Wudelan………………………………………………...... 8 2 .6 Foto Tumbuhan Rumput Pait ………………………………………… ...... 8 2 .7 FotoTumbuhan Gritingan…………………………………………… ........ 10 2 .8 Foto Tumbuhan Jejagoan…………………………………………… ........ 11 2 .9 FotoTumbuhan Ceplukan…………………………………………… ......... 11 2 .10 Foto Tumbuhan Bayam Duri ………………………………………… .... 12 2 .11 FotoTumbuhan Semanggi atau paku …………………………………..... 13 2 .12 Foto Tumbuhan Kirinyuh……………………………………………........ 14

vi

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah SMP NUR MILAD BOARDING SCHOOL berada di sebuah desa yang bernama , desa Lempong, kecamatan Bola, didirikan di atas lahan seluas 22 ha tanah yang tersebar dengan radius maximal 500 meter, sekeliling dari SMP NUR MLAD BOARDING SCHOOL terdiri dari perkebunan, persawahan, dan danau. Menurut Kepala Desa Lempong bapak Abdul Karim, bahwa Di

Kecamatan Bola khususnya Desa Lempong adalah suatu tempat yang dimana hampir seluruh warganya bekerja atau mata pencahariannya sebagai petani, luas lahan yang dipakai untuk pertanian di Kecamatan Bola seluas 198.68 Ha, dan luas lahan yang dipakai untuk lapangan sepak bola, jalanan dan sebagainya sebesar 21,9 Ha Topografi Kecamatan Bola , mempunyai lahan darat dan rawah (danau kecil) dimana Lahan rawah lebih luas dari pada lahan darat (mencapai kira-kira 60%). Pada lahan darat pada umumnya terdiri dari persawahan dan kebun yang ditumbuhi berbagai macam tanaman, seperti pohon jati, kelapa,pisang, mangga padi, jagung, dll Desa Lempong merupakan tempat yang memilki tanah yang subur serta memliki kondisi tanah yang basah dan kering serta berada pada dataran tinggi, sehingga peneliti menemukan tumbuhan liar (gulma) dimana- mana, seperti di sawah, kebun, pinggir jalanan, lapangan, dan danau, tentunya kami sebagai siswa yang sudah belajar biologi khususnya tumbuhan, ingin mengetahui apa nama tumbuhan liar yang tumbuh di sekitar Sekolah kami, berapa banyak dan apa juga manfaatnya, karena Tuhan menciptakan segala sesuatu di muka bumi ini pasti ada tujuan dan memberikan manfaat. Hanya saja kami yang tidak tahu manfaat apa yang ada dibalik sesuatu (tanaman dan tumbuhan) ciptaanNYA. Maka secara efisien peniliti tidak rumit untuk mengungkap manfaat dan jenis gulma yang ada di sekitar SMP NUR MLAD BOARDING SCHOOL dengan membandingkan jenis gulma tersebut dengan yang berada di literatur yang biasa berupa buku dan internet.
1

Gulma, orang sering menyebutnya rumput pengganggu, rumput liar atau tumbuhan liar adalah tumbuhan yang keberadaannya tidak diinginkan karena bisa mengambil nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman utama atau tana man produksi dan juga bisa menjadi tanaman inang bagi hama dan penyakit sehingga bisa menurunkan hasil. ( http://kaskushotthread.com/thread/gulma-tumbuhan- liar-

yg-banyak-manfaatnya.html) Bagi petani dan pengusaha pertanian, gulma/tumbuhan liar jelas akan merugikan karena bisa menurunkan hasil dari tanaman produksi, oleh sebab itu para petani memberantas tumbuhan dengan cara memberikan racun rumput, atau cara membakar, tumbuhan liar sejenis alang-alang banyak tumbuh baik di

perkebunan maupun dipersawahan. ( http://kaskushotthread.com/thread/gulmatumbuhan- liar-yg-banyak-manfaatnya.html) Bagi hobiis dan ahli taman, gulma akan merusak nilai keindahan atau pemandangan. Tetapi bukan tidak mungkin jika di suatu hari tumbuhan tersebut menjadi tanaman yang dibudidayakan dan akan menjadi barang langka yang sangat sulit dicari untuk dijadikan sebagai obat-obatan ketika bahan kimia sudah tidak mampu lagi mengobati berbagai jenis penyakit.

(http://kaskushotthread.com/thread/gulma-tumbuhan- liar-yg-banyakmanfaatnya.html) Berdasarkan uraian di atas itulah, kami sebagai siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Boarding School Nur Milad Desa Lempong, Kecamatan Bola Kabupaten Wajo, tertarik dan ingin meneliti sejenis-jenis tumbuhan Liar (gulma) yang tumbuh di sekitar SMP Nurmilad Boarding School, dengan judul penelitian “inventarisasi jenis gulma serta manfaatnya bagi kesehatan yang tumbuh di sekitar SMP NUR MILAD BOARDING SCHOOL” B. Rumusan Masalah Bertitik tolak dari latar belakang masalah di atas, maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah”Berapa jenis gulma serta apakah gunanya bagi kesehatan. Permasalahan ini dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. Berapakah jenis gulma yang tumbuh disekitar SMP Nur Milad Boarding School ?
2

2. Jenis gulma mana yang dominan ditemukan 3. Jenis gulma yang mana dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan bagi kesehatan?

C. Tujuan Penelitian Berdasarkan dari rumusan masalah di atas maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui jenis-jenis gulma yang ada tumbuh di sekitar SMP Nurmilad Boarding School 2. Untuk mengetahui jenis gulma yang paling dominan tumbuh di sekitar SMP Nurmilad Boarding School . 3. Untuk mengetahui jenis gulma yang mana mempunyai manfaat sebagai obat bagi kesehatan

D. Manfaat Penelitian Hasil dari penelitian ini memiliki beberapa manfaat diantaranya: 1. Untuk menambah pengetahuan bagi kami sebagai siswa khusunya bagi siswa/siswi SMP Nur Milad Boarding School tentang jenis gulma dan manfaatnya 2. Sebagai tambahan dokumentasi di Perpustakaan SMP Nur Milad Boarding School. 3. Dapat berguna bagi kalangan masyarakat, Khususnya bagi para petani di Desa Lempong, Kec. Bola, Kab. Wajo, Sulawesi Selatan.

E. Ruang Lingkup Masalah Karena terbatasnya waktu dan padatnya mata pelajaran maka masalah yang peneliti analisis hanya dibatasi pada jenis gulma yang banyak tumbuh di sekitar SMP Nur Milad Boarding School yang berlokasi di dusun TalagaE.

3

BAB II TELAAH PUSTAKA

A.

Tinjauan Umum Gulma Gulma adalah sebagai tumbuhan yang tumbuh pada areal yang tidak dikehendaki tumbuh pada areal pertanaman. Gulma secara langsung maupun tidak langsung merugikan tanaman budidaya. Pengenalan suatu jenis gulma dapat dilakukan dengan melihat keadaan morfologinya, habitatnya, dan bentuk pertumbuhanya. Berdasarkan keadaan morfologinya, dikenal gulma rerumputan (grasses), teki-tekian (sedges), dan berdaun lebar (board leaf). Golongan gulma rurumputan kebanyakan berasal dari famili gramineae (poaceae).
(http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gulma&action=edit&section=3).

B.

Klafisikasi Gulma Biasanya gulma diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok: 1. 2. 3. Ketiga teki-tekian rumput-rumputan gulma daun lebar. gulma memiliki karakteristik untuk tersendiri yang

kelompok strategi

memerlukan

khusus

mengendalikannya.

(http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gulma&action=edit&section=1). 1. Gulma teki-tekian Kelompok ini memiliki daya tahan luar biasa terhadap pengendalian mekanik karena memiliki umbi batang di dalam tanah yang mampu bertahan berbulan-bulan. Selain itu, gulma ini menjalankan jalur fotosintesis C4 yang menjadikannya sangat efisien dalam 'menguasai' areal pertanian secara cepat. Ciri-cirinya adalah penampang lintang batang berbentuk segitiga membulat, dan tidak berongga, memiliki daun yang berurutan sepanjang batang dalam tiga

4

baris,

tidak

memiliki

lidah

daun,

dan

titik

tumbuh

tersembunyi.

(http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gulma&action=edit&section=2). 2. Gulma Rerumputan (grasses) Golongan gulma rerumputan kebanyakan berasal dari famili gramineae (poaceae). Ukuran gulma golongan rerumputan bervariasi, ada yang tegak, menjalar, hidup semusim, atau tahunan. Batangnya disebut culms, terbagi menjadi ruas dengan buku-buku yang terdapat antara ruas. Batang tumbuh bergantian pada dua buku pada setiap antara ruas daun terdiri dari dua bagian yaitu pelepah daun dan helaian daun., contoh gulma rerumputan Panicium repens, Eleusine indica, Axonopus compressus dan masih banyak lagi. 3. Gulma daun lebar Berbagai macam gulma dari anggota Dicotyledoneae termasuk dalam kelompok ini. Gulma ini biasanya tumbuh pada akhir masa budidaya. Kompetisi terhadap tanaman utama berupa kompetisi cahaya. Daun dibentuk pada meristem pucuk dan sangat sensitif terhadap kemikalia. Terdapat stomata pada daun terutama pada permukaan bawah, lebih banyak dijumpai. Terdapat tunas-tunas pada nodusa, serta titik tumbuh terletak di cabang. Contoh gulma ini ceplukan (Physalis angulata L.), wedusan (Ageratum conyzoides L.), sembung rambut (Mikania michranta), dan putri malu (Mimosa pudica). (http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gulma&action=edit&section=4) C. Jenis-jenis Gulma dan Ciri-cirinya 1) Alang-alang (Imperata cylindrical)

Gambar 2.1. FotoTumbuhan Alang-alang (http://www.alangalang.org/author/Alang%20Alang/)
5

Alang-alang adalah tumbuhan liar yang tumbuh di kawasan pertanian atau lahan petani dan biasanya petani marah akan kedatangannya karena alang-alang akan mempersempit lahan pertanian serta dapat merusak penghasilan bagi petani karena alang-alang juga termasuk hama dalam kategori perusak proses pertumbuhan tumbuhan. Tumbuhan Alang-alangt inggi mencapai 30-180 cm, mudah berkembang biak, memiliki rimpang kaku yang tumbuh menjalar, Mempunyai batang yang padat,ruasnya berambut jarang, memiliki bunga menguncup dengan panjang 6-30 cm dan memiliki warna bunga putih dan memilki biji-bijian yang sangat kecil sekitar 1 mm dan biji berwarna cokelat tua dan bunga mudah tertiup angin dan Dapat hidup dan tumbuh pada ketinggian 1-2.700 mdpl.

(http://www.alangalang.org/author/Alang%20Alang/) 2) Eceng gondok

Gambar 2.2 . Foto Tumbuhan Eceng Gondok (http://manfaat.org/ciri-khusus-eceng-gondok#)

Eceng gondok adalah tumbuhan air yang mengapung, Mempunyai tangkai daun yang menggelembung atau berongga, Eceng Gondok berakar dalam tanah, Daunnya tunggal dan berbentuk oval, pangkal tangkai daun menggelembung, ujung dan pangkalnya meruncing, Permukaan daunnya licin dan berwarna hijau, Bunganya termasuk bunga majemuk, berbentuk bulir, kelopaknya berbentuk tabung. (http://manfaat.org/ciri-khusus-eceng- gondok#) 3) Rumput Teki ( Cyperus rotundus ) Rumput teki merupakan rumput semu menahun, tingginya 10-95 cm,Batang rumputnya berbentuk segitiga (truangularis) dan tajam, Daunnya berjumlah 4-10 helai yang terkumpul pada pangkal batang, Akar dengan pelepah
6

daunnya tertutup tanah, helaian daun berbentuk pita bersilang sejajar, permukaan atas berwarna hijau mengilat dengan panjang daun 10-30 cm dan lebar 3-6 cm dan memiliki allelophat yang mampu membunuh tumbuhan lainnya

(http://taksonomitumbuhan.blogspot.com/2009/12/rumput-teki.html)

Gambar 2.3. FotoTumbuhan Rumput Teki (http://taksonomitumbuhan.blogspot.com/2009/12/rumput-teki.html)

4)

Putri Malu (M. pudica)

Gambar 2.4 . Foto Tumbuhan Putri Malu (http://ajo-taksonomi.blogspot.com/2009/12/klasifikasi-tumbuhan.html) Putri malu atau Mimosa pudica adalah perdu pendek anggota suku polongpolongan yang mudah dikenal karena daun-daunnya yang dapat secara cepat menutup/"layu" dengan sendirinya saat disentuh. Walaupun sejumlah anggota polong-polongan dapat melakukan hal yang sama, putri malu bereaksi lebih cepat daripada jenis lainnya. Kelayuan ini bersifat sementara karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula.

7

Tanaman ini menguncup saat matahari terbenam dan merekah kembali setelah matahari terbit. Warna daun bagian bawah tanaman putri malu berwarna lebih pucat (http://ajo-taksonomi.blogspot.com/2009/12/klasifikasi-tumbuhan.html) 5) Wudelan (Cyperus kyllingia)

Gambar 2.5. FotoTumbuhan Wudelan (http://lepidoptera.butterflyhouse.com.au/plants/cype/cyperus-brevifolius.jpg) Ciri-cirinya adalah penampang lintang batang berbentuk segi tiga membulat, dan tidak berongga, memiliki daun yang berurutan sepanjang batang dalam tiga baris, tidak memiliki lidah daun, dan titik tumbuh tersembunyi. (http://blog.ub.ac.id/yudapangestu/2012/05/15/gulma/)

6) Rumput Pait (Paspalum conjugatum)

Gambar 2.6. Foto Tumbuhan Rumput Pait (http:// sovianchoeruman.wordpress.com)

Batang : Padat agak pipih, tingginya 20-75 cm, tidak berbulu, warnanya hijau bercorak ungu, tumbuh tegak berumpun, membentuk geragih yang bercababang-cabang. Pada tiap buku yang bergeragih dapat membantuk akar dan
8

batang baru; geragih merupakan saranaperkembang-biakan yang vegetative. Akar serabut, banyak dan halus, mencapai ke kedalaman ± 20 cm dalam tanah. Daun : Helai daun berbentuk pita atau pita- lanset uungnya lancip, berbulu sepanjang tepinya dan permukaannya. Hekai daun palling atas sering rudimeter. Ungu daun berwarna hijau atau bercorak ungu, berbentuk lunas perahu yang sangat pipih, tepinya bebulu halus. Lidah daun : Pendek, romping, berbulu halus, trasparant.

Perbungaan : Tandan (racemosa) hampir selalu tumbuh berhadapan di satu titik (conjugate) ; jarang sekali tandan ketiga di bawah nya. Tandan – tandan mulamula tumbuh tegak dan rapat belakang-membelakangi , tapi kemudian terpisah satu sama lain, 3-15 cm panjangnya. Sumbu dan susunan buliran : Bentuk sumbu sempit (1-1¼mm), tidak berbulu, sisi belakang berwarna hijau mengkilap, dibagian ujung menyampit dan mongering. Pada sumbu buliran tersusun dalam dua barisan seperti atap genteng dan sedikit bagian yang bertindihan. Buliran : Sangat kecil (1¾-2 mm), berbentuk ellips lebar dengan ujung yang tumpul, sepanjang sisinya (G2) terdapat bulu-bulu halus yang panjang, warnanya hijau sangat pucat, bertangkai pendek ¼-¾ mm, benang sari berwarna kuning cerah sedangkan putik berwarna putih atau kekuning-kuningan. (http://petanimora.blogspot.com/2011/04/paspalum-comjugatum-berg-rumputpait- i.html)

7) Gritingan (Cynodon datycon) Merupakan rumput tahunan, membentuk tikar tebal dengan cara stolons dan rimpang. Pada batang berakar pada node yang lebih rendah. Bilah daun diratakan dengan ujung yang tajam, dan berbulu atau berbulu (berbulu). Selubung daun bulat dan berbulu; ligula memiliki cincin rambut atau membran pendek. Perbungaan terdiri dari 3-7 ramping panjang hingga 60 mm. Berbunga waktu dari bulan Maret sampai September. (http://www.chykoemoo.com/2011/05/cynodon-dactylon- gritingan.html)

9

Gambar 2.7. FotoTumbuhan Gritingan (http://www.chykoemoo.com/2011/05/cynodon-dactylon- gritingan.html)

8) Jejagoan (Echinochloa crus-galli)

Gambar 2.8. Foto Tumbuhan Jejagoan (http://en.wikipedia.org/wiki/File:Echinochloa_crus-galli01.jpg)

Echinochloa crus-galli adalah jenis rumput liar yang berasal dari Asia tropis yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai jenis rumput Panicum. Hal ini umumnya dikenal sebagai Cockspur (atau Cockspur Grass), Barnyard Rumput umum, atau hanya "lumbung rumput" (yang mungkin mengacu pada setiap spesies atau genus Echinochloa secara keseluruhan namun). Tanaman ini dapat tumbuh sampai 1,5 m tingginya , daun datar yang sering keunguan di dasar batang Kebanyakan tegak,. Tetapi beberapa akan tersebar di tanah Batang diratakan di pangkalan.. Benih kepala adalah fitur khas, sering keunguan, dengan besar-seperti millet biji dalam bulir yang padat.
10

Dianggap sebagai salah satu gulma terburuk di dunia, mengurangi hasil panen dan menyebabkan tanaman hijauan gagal dengan menghapus hingga 80% dari nitrogen tanah yang tersedia. Tingginya tingkat nitrat itu terakumulasi bisa meracuni ternak. Bertindak sebagai tuan rumah untuk penyakit virus mosaik beberapa. Infestasi berat dapat mengganggu panen mekanis. (http://en.wikipedia.org/wiki/Echinochloa_crus- galli) 9) Ceplukan (Physalis angulata)

Gambar 2.9. FotoTumbuhan Ceplukan (http:// ipaedukasi-supena-tanamanobat.blogspot.com) Ceplukan merupakan tanaman semusim yang mempunyai tinggi sekitar 1 meter. Batang ciplukan berongga dan bersegi tajam.Bunga, buah, dan daun ceplukan (Physalis angulata) Daun ceplukan berbentuk bulan telur dengan ujungnya yang meruncing. Tepi daun terkadang rata terkadang tidak dengan panjang daun antara 5-15 cm dan lebar 2-10 cm. Bunga ceplukan (Physalis angulata) terdapat di ketiak daun, dengan tangkai tegak berwarna keunguan dan dengan ujung bunga yang mengangguk. Kelopak bunga berbagi lima, dengan taju yang bersudut tiga dan meruncing. Mahkota bunga menyerupai lonceng, berlekuk lima berwarna kuning muda dengan noda kuning tua dan kecoklatan di leher bagian dalam. Benang sari berwarna kuning pucat dengan kepala sari biru muda. Buah ciplukan (Physalis angulata) terdapat dalam bungkus kelopak yang menggelembung berbentuk telur berujung meruncing berwarna hijau muda kekuningan, dengan rusuk keunguan, dengan panjang sekitar 2-4 cm. Buah buni
11

di dalamnya berbentuk bulat memanjang berukuran antara 1,5-2 cm dengan warna kekuningan jika masak. Rasa buah ciplukan manis dan kaya manfaat sebagai herbal. Pohon ceplukan diduga berasal dari daerah tropis Amerika dan tersebar ke berbagai kawasan di Amerika, Pasifik, Australia, dan Asia termasuk Indonesia. Di Indonesia, ciplukan tumbuh secara alami di semak-semak dekat pemukiman hingga pinggiran hutan. Tumbuhan yang kaya manfaat sebagai obat-obatan (herbal) ini mampu hidup hingga ketinggian 1.600 meter dpl.

(http://alamendah.wordpress.com/2010/08/10/ceplukan-physalis-angulata- yangkaya- manfaat/) 10) Bayam duri (amaranthus spinousus)

Gambar 2.10. Foto Tumbuhan Bayam Duri (http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=128)

Bayam

duri

(amaranthus

spinousus)

termasuk

jenis

tanaman

amaranth.Tumbuhan ini mempunyai batang lunak atau basah, tingginya dapat mencapai 1 meter. Sebagai tanda khas dari tumbuhan bayam duri yaitu pada pohon batang, tepatnya di pangkal tangkai daun terdapat duri, sehingga orang mengenal sebagai bayam duri.Bentuk daunnya menyerupai belahan ketupat dan berwarna hijau. Bunganya berbentuk bunga bongkol, berwarna hijau muda atau kuning. Bayam duri banyak tumbuh secara liar di pekarangan rumah, ladang atau di jalan-jalan kampung. Bayam duri tumbuh baik di tempat-tempat yang cukup sinar matahari dengan suhu udara antara 25 35 Celcius.

(http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=128)

12

11) Semanggi atau paku (Marsilea crenata)

Gambar 2.11. FotoTumbuhan Semanggi atau paku (http://4.bp.blogspot.com/gMXDiunrI4/TaHBdIM3ZmI/AAAAAAAAABc/YfxM ZDoY94w/s1600/semanggi.jpg) Semanggi atau paku bernama ilmiah Marsilea crenata Presl.adalah tanaman yang termasuk kedalam famili Marsiliaceae. Tumbuhan dengan daun berdiri sendiri atau dalam berkas, menjari berbilang 4, ta ngkai daun panjang dan tegak, panjang 2-30 cm, anak daun menyilang, berhadapan, berbentuk baji bulat telur, gundul atau hampir gundul, dengan panjang 3-22 cm dan lebar 2-18 cm, urat daun rapat berbentuk kipas, pada air yang tidak dalam muncul diatas air. Biasanya di temukan di sawah, selokan dan genangan air

dangkal. (http://www.allgameshome.com/?utm_source=bbar_logo&utm_medium =bbar_links) 12) Kirinyuh (C. odorata)

Gambar 2.12. Foto Tumbuhan Kirinyuh (http://enchantingkerala.org/ayurveda/ayurvedic- medicinal-plantsphotos/communist-pacha-chromolaena-odorata.jpg)

13

C. odorata dikenal dengan nama “Kirinyuh”. Tumbuhan ini termasuk dalam famili Asteraceae/Composite, berdaun oval dan bergerigi pada bagian tepi, serta berbunga pada musim kemarau, serentak selama 3-4 minggu , Tumbuhan ini dapat tumbuh pada ketinggian 1.000-2.800 m dari permukaan laut, tetapi di Indonesia banyak ditemukan di dataran rendah (0-500 m dpl) seperti di perkebunan karet, kelapa sawit, kelapa, dan jambu mete serta padang penggembalaan. Sifatnya yang tidak tahan naungan, membuat tumbuhan ini tumbuh subur dengan adanya sinar matahari yang cukup. (http://ditjenbun.deptan.go.id/perlindungan/index.php?option=com_content&view =article&id=189:kirinyuh-chromolaena-odorata-gulma-dengan-banyak-potensimanfaat-&catid=15:home)

14

BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini berupa jenis penelitian deskriptif yakni penelitian observasi lapangan dan kajian literature. observasi lapangan dan kajian. Karena penelitian ini hanya fokus kepada jenis gulma. Observasi adalah jenis penilitian yang dimana peneliti lansung terjun ke lapangan untuk mencari data-data sedangkan yang dimaksud dengan kajian literatur adalah suatu kajian ditelusuri di media- media tulis. Seperti: Buku, Internet, dan majalah. Peniliti mengambil metode penelitian seperti ini karena peneliti ingin mengetahui jenis gulma yang tumbuh di sekitar SMP NURMILAD BOARDING SCHOOL literatur. A. Alat dan Bahan yang digunakan 1. Kamera untuk mengambil gambar 2. Kertas Koran digunakan tempat herbarium 3. Internet dan buku 4. Ember untuk tempat sampel 5. Air untuk bersihkan sampel 6. Mistar panjang untuk mengukur panjang lebar daun, akar, batang, dan bunga. 7. Alat tulis untuk mencatat kondisi tumbuh pada saat kami ada di lokasi penelitian dan lokasi pengambilan sampel. B. Waktu dan Tempat Pengambilan sampel dan Penelitian Waktu pengambilan sampel/penelitian bulan Mei- Juli 2012. Lokasi pengambilan sampel dan pengambilan foto di dusun TalagaE, pada daerah membandingkan yang ada dalam

persawahan, perkebunan, sekitar danau, tanah lapangan, pinggir jalanan, halaman sekolah SMP Nurmilad sedangkan lokasi penelitian di SMP Nurmilad Boarding School.

15

C.

Pengumpulan Data Sampel (tumbuhan liar) yang sudah diambil masing- masing diamati ciri-

cirinya kemudian dibandingkan dengan yang ada dalam literatur baik pada buku maupun lewat internet Prosedur Pengumpulan Data Data dalam penelitian ini di kumpulkan dengan menggunakan teknikteknik berikut: a. Pengambilan Sample Pengambilan sampel merupakan salah satu jenis pengumpulan data

dengan mengambil suatu contoh dari beberapa jenis suatu yang bersifat biotik. Pengambilan sample biasanya bertujuan untuk pengujian kembali atau sebagai argumentasi bagi peneliti, pengambilan sample biasanya dilakukan jika meneliti sesuatu yang berdasar pada suatu tanaman dan sejenisnya untuk tahapan selanjutnya yang berupa melakukan eksprimen. Akan tetapi peneliti mengambil sample hanya untuk sebagai argumentasi peneliti dalam tahap penelitian. b. Pencarian Data di Literatur Pencarian data di literatur ialah mencari suatu data atau ungkapan yang dimana data tersebut harus sesuai dengan isi dari suatu tema / judul kita yang biasanya digunakan untuk perbandingan antara 2 data yang berhubungan erat, peneliti menggunkan prosedur pengambilan data ini bertujuan untuk

membandingkan 2 data yang erat kaitannya. Pada umumnya data jenis-jenis gulma kami download dari internet dan kemudian membandingkan tumbuhan liar yang kami teliti, D. Analisis Data Secara umum analisis data bersifat deskriptif (menggambarkan atau hanya menguraikan saja). Kemudian dicari hubungan antara sub tema dengan sub tema
16

yang lainnya. Untuk diperoleh keutuhan pemahaman yang utuh. Analisis terakhir ini merupakan analisis deskripter atas hasil temuan dan dirumuskan dalam bentuk kesimpulan yang bersifat umum. Dalam menganalisis data, peneliti memulai dengan beberapa tahapan, yaitu: 1. Penyajian Data Penyajian data merupakan susunan informasi yang dilakukan oleh peneliti, yang berupa catatan-catatan lapangan dan dokumen-dokumen (data) yang diperoleh dari literatur, sehingga data disajikan lebih informative, sederhana dan mudah dipahami segala isinya. Bentuk penyajian makalah yang seperti ini memudahkan para pembaca untuk lebih memahaminya. 2. Penarikan Kesimpulan Untuk penarikan kesimpulan data yang tersaji peneliti terus menganalisis dari pengambilan informasi serta mendapatkan kesimpulan yang bersifat sementara yang guna untuk mencari kelebihan dari jenis gulma yang sebenarnya, maka penelitian ini dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu: a.Pengumpulan data dari lapangan serta literatur b.Pemaparan data c.Penarikan kesimpulan

17

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Jenis-jenis Gulma yang Tumbuh di sekitar SMP Nurmilad Boarding School 1.Tumbuhan liar pada Gambar 4.1 mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Tumbuhan liar tersebut dapat tumbuh di pematang sawah, di pinggir jalan, diperkebunan kelapa, diperkebunan mangga dan dipinggir lapangan rumput, daun tunggal berbentuk pita, runcing tajam permukaan kasar, berbulu jarang, bunga menguncup dengan panjang 6-20 cm berwarna putih dan mudah terbang ditiup angin, akarnya menjalar di bawah tanah, tingginya mencapai 1 meter sampai 1,8 meter, ruasnya berbulu jarang.

Gambar 4.1

Dengan membandingan ciri-ciri dan gambar pada literatur yaitu gambar 2.1 pada telaah pustaka, maka dapat disimpulkan bahwa tumbuhan liar pada gambar 4.1 merupakan tumbuhan alang-alang, dengan nama latin Imperata

cylindrica (L) dalam famili Poaceae yang masuk dalam macam gulma rumputrumputan . Dengan nama daerah (Bugis Wajo ) dikenal dengan nama Adeya 2. Tumbuhan Liar pada Gambar 4 .2 mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Bentuk batangnya segi tiga dan tajam, jumlah daun sekitar 6-7 helai yang pangkal batang,

berkumpul disekitar

daunnya berbentuk pita, panjang daun sekitar 20-30 cm dan lebarnya 3-5 cm, Permukaan atas berwarna hijau mengilat, bunganya Gambar 4.2 berwarna coklat muda.

Tumbuhan liar ini ditemukan tumbuh di pinggir jalanan, di halaman sekolah kami.
18

Dengan membandingan ciri-ciri dan gambar pada literatur yaitu pada Gambar 2.3 pada telaah pustaka, maka dapat disimpulkan bahwa tumbuhan liar pada gambar 4.2 merupakan tumbuhan rumput teki, dengan nama latin C. rotundus dalam family Cyperaceae yang dalam macam gulma teki-tekian. Masyarakat Lempong memanfaatkan rumput ini sebagai makanan ternak 3. Tumbuhan Liar pada Gambar 4.3 mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Tumbuhan liar pada gambar 4.3 hidup di daerah rawa/danau, sawah, tidak memiliki batang, daunnya tunggal dan berbentuk oval, daunnya berwarna hijau dengan permukaan licin, mempunyai tangkai daun yang berakar

menggelembung

atau

berongga,

serabut dan berakar dalam tanah. hidup di Gambar 4.3 danau dengan cara terapung di atas air, tapi kalau di sawah tumbuh di atas tanah

Dengan membandingan ciri-ciri dan gambar pada literatur yaitu Gambar 2.2 pada telaah pustaka, maka dapat disimpulkan bahwa tumbuhan liar pada gambar 4.3 merupakan tumbuhan eceng gondok, dengan nama latin Eichornia

crassipes dalam family Pontederiaceae yang dalam macam gulma berdaun lebar. 4. Tumbuhan Liar pada Gambar 4.4 mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Tumbuhan liar pada Gambar 4.4 biasanya

hidup di sampiran jalanan, memiliki daun yang menutup jika terkena ransangan dari luar misalkan : manusia dan angin. Memiliki duri yang tajam di bagian batang serta daunnya, memilki bunga yang berwarna ungu dan daun yang berwarna hijau, tinggi batangnya sekitar
Gambar 4.4

20 – 60 cm

19

Dengan membandingan ciri-ciri dan gambar pada literatur yaitu Gambar 2.4 maka dapat disimpulkan bahwa tumbuhan liar pada Gambar 4.4 merupakan tumbuhan dengan nama putri malu, dengan nama latin M. pudica dalam family Fabaceae yang dalam macam gulma berdaun lebar. 5. Tumbuhan Liar pada Gambar 4. 5 mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Biasanya tanaman liar ini tumbuh di kebun dan di ladang, lintang batang berbentuk segi tiga membulat, dan tidak berongga, memiliki daun yang berurutan sepanjang batang dalam tiga baris, tidak memiliki lidah daun, membentuk bungabunga berbulir, mengelompok menjadi satu berupa payung, buahnya berwarna Gambar 4.5 putih serta berbentuk horuf oval (o). Tingginya sekitar 5-10 cm. Dengan membandingan ciri-ciri dan gambar pada literatur yaitu gambar 2.5 pada telaah pustaka maka dapat disimpulkan bahwa tumbuhan liar pada gambar 4. 5 merupakan tumbuhan dengan nama wudelan, dengan nama latin Cyperus kyllingia dalam family Cyperaceae yang dalam macam gulma tekitekian. 6. Tumbuhan Liar pada Gambar 4. 6 mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Tumbuhan liar ini banyak ditemukan diperkebunan jati, perkebunan kelapa, dan sampiran jalanan dekat danau, daunnya berbentuk pita berbulu baik pada tepi maupun permukaan daun, batangnya padat agak pipih tingginya 2050 cm tidak berbulu, warnanya hijau, tumbuh agak berumpun, akarnya akar serabut.

Gambar 4. 6

20

Dengan membandingan ciri-ciri dan gambar pada literatur yaitu Gambar 2.6 pada telaah dapat disimpulkan bahwa tumbuhan liar pada gambar 4. 6

merupakan tumbuhan dengan nama Rumput pait, dngan nama latin Paspalum
conjugatum dalam family Poaceae yang dalam macam gulma rumput-rumputan.

7. Tumbuhan Liar pada Gambar 4. 7 mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Bilah daun diratakan dengan ujung yang tajam, dan berbulu ,Batang yang agak pipih, Batang tegak dapat tumbuh 1-30 cm, batang berwarna hijau, tumbuhan ini belum berbunga, Selubung daun bulat
Gambar 4.7

dan berbulu

Dengan membandingan ciri-ciri dan gambar pada literatur maka dapat disimpulkan bahwa tumbuhan liar pada gambar 4.7 merupakan tumbuhan

dengan nama Grintingan , dngan nama latin Cynodon dactylon dalam family Poaceae yang dalam macam gulma rumput-rumputan. 8. Tumbuhan Liar pada Gambar 4. 8 mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Tumbuhan liar pada Gambar 4.8 banyak tumbuh di persawahan dan di di

kebun,lapangan sepak bola, Tumbuhan ini tingginya memiliki 60 sampai 150 cm dan datar yang sering

daun

keunguan di dasar batang , Kebanyakan tegak, , benang sari berwarna kuning Gambar 4.8 cerah sedangkan putik berwarna putih atau kekuning-kuningan.

Dengan membandingan ciri-ciri dan gambar pada literatur yaitu Gambar 2.8 pada telaah pustaka maka dapat disimpulkan bahwa tumbuhan liar pada Gambar 4.8 merupakan tumbuhan dengan nama Jejagoan , dngan nama latin

21

Echinochloa crus-galli dalam family Poaceae yang dalam macam gulma rumput-

rumputan 9. Tumbuhan Liar pada Gambar 4. 9 mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Tumbuhan pada Gambar 4.9 banyak

tumbuh di halaman sekolah tumbuhan ini bisa mencapai

kami, tinggi 1 meter,

batangnya berongga dan besegi tajam , daunnya berbentuk bulat telur dan ujung

meruncing, tepi daun ada yang bergerigi ada yang rata, bunganya diketeak daun memiliki buah yang berbentuk kantung kemih yang Gambar 4.9 memiliki volume yang agak besar dan berwarna hijau.

Dengan membandingan ciri-ciri dan Gambar pada literatur yaitu Gambar 2.9 pada telaah pustaka maka dapat disimpulkan bahwa tumbuhan liar pada gambar 4. 9 merupakan tumbuhan dengan nama ceplukan, dngan nama latin Physalis angulata dalam family Solanaceae yang dalam macam gulma berdaun lebar. 10. Tumbuhan Liar pada Gambar 4.10 mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Tumbuhan jalanan, ini didapatkan di sampiran memiliki bunga yang terdapat di

ujung tumbuhan ini, dan kadang kadang bunga ini berwarna hijau dan kuning. batang lunak atau basah, tingginya dapat mencapai 1 meter. di pangkal tangkai daun terdapat duri. Gambar 4.10

22

Dengan membandingan ciri-ciri dan gambar pada literatur yaitu Gambar 2.10 pada telaah pustaka maka dapat disimpulkan bahwa tumbuhan liar pada gambar 4.10 merupakan tumbuhan dengan nama Bayam Duri, dngan nama latin Amaranthus spinosus dalam family Amaranthaceae yang dalam macam gulma berdaun lebar. 11. Tumbuhan Liar pada Gambar 4.11 mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: Tumbuhan liar ini didapatkan banyak tumbuh di Sawah dengan berjajaran, daunnya menjari berbilang 4 dengan lebar yang sama , tangkai daun panjang dan tegak, panjang 2-20 cm, anak daun menyilang, Gambar 4. 11 berhadapan. Biasa

dibuat sayur oleh masyarakat desa lempong

Dengan membandingan ciri-ciri dan gambar pada literatur yaitu Gambar 2,11 pada telaah pustaka maka dapat disimpulkan bahwa tumbuhan liar pada Gambar 4. 11 merupakan tumbuhan dengan nama semanggi atau paku, dngan nama latin Marsilea crenata dalam family Amaranthaceae yang dalam macam gulma berdaun lebar. 12. Tumbuhan Liar pada Gambar 4.12 mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

Tumbuhan

liar

ini

didapatkan

di

sampiran jalanan , kebun kelapa, berdaun oval dan bergerigi pada bagian tepi.

Gambar 4. 12

Dengan membandingan ciri-ciri dan Gambar pada literatur yaitu Gambar 2.12 maka dapat disimpulkan bahwa tumbuhan liar pada Gambar 4.12 merupakan
23

tumbuhan dengan nama Kirinyuh , dngan nama latin Chromolaena odorata dalam family Asteraceae yang dalam macam gulma berdaun lebar. B. Gulma yang Dominan Tumbuh di Sekitar SMP Nurmilad Dari penelitian ini dapat ditemukan banyak jenis gulma, tetapi maaf kami sebagai siswa tidak menyebutkan semua jenis gulma karena keterbatasan teknologi. Jadi inilah gulma yang dominan didapatkan di dusun TalagaE. a. Alang-alang, alang-alang di temukan di pematang sawah, pinggir jalan, diperkebunan kelapa, diperkebunan mangga dan dipinggir lapangan rumput dengan persentase banyaknya 40% dari jenis gulma yang didapatkan di Dusun TalagaE. b. Eceng Gondok, Eceng Gondok yang ditemukan di rawa dan pematangan sawah dengan persentase banyaknya 10% dari jenis gulma yang didapatkan di Dusun TalagaE. c. Gritingan, Gritingan yang ditemukan di sampiran sawah dengan persentase banyaknya sekitar 10% dari jenis gulma yang didapatkan di Dusun TalagaE. d. Rumput teki, Rumput teki yang ditemukan di sampiran sawah dan sampiran jalanan dengan persentase banyaknya sekitar 7% dari jenis gulma yang didapatkan di Dusun TalagaE. e. Jejagoan, jejagoan yang ditemukan di sampiran sawah dan lapangan sepak bola dengan persentase banyaknya sekitar 10% dari jenis gulma yang didapatkan di Dusun TalagaE. f. Ceplukan, Ceplukan yang ditemukan di perkebunan kelapa dan jalanan dengan persentase banyaknya sekitar 5% dari jenis gulma yang didapatkan di Dusun TalagaE. g. Krinyuh, krinyuh yang ditemukan di sampiran jalanan dan pematangan sawah dengan persentase banyaknya sekitar 8% dari jenis gulma yang didapatkan di Dusun TalagaE. h. Dan sisanya yaitu 10% adalah jenis gulma yang lain (belum di bahas)seperti : Putri malu dan semanggi atau paku

24

C. Gulma yang Mempunyai Manfaat Bagi Kesehatan. 1. Alang-alang, manfaat alang-alang diantaranya : Membantu mengobati batu ginjal, infeksi ginjal, batu empedu, meluruhkan kencing batu yang disebabkan sering menahan buang air kecil, Memperbaiki saluran kandung kemih,

Memperlancar pembuangan air kemi, Mengobati batuk rejan, Mengatasi gangguan prostat pada alat kelamin pria, Mengobati mimisan, Menghentikan pendarahan pada wanita, Campak, Mengembalikan fungsi urat saraf yang melemah, Radang hati, Hepatitis, Tekanan darah tinggi, Radang paru-paru, Gangguan pencernaan, Mengatasi diare dll (http://www.alangalang.obagi rg/author/Alang%20Alang/) 2. Rumput teki (Cyperus Rotundus) ternyata menyimpan berbagai manfaat pengobatan yaitu untuk menstabilkan siklus hormonal, obat sakit perut, obat untuk memperlancar kencing, obat cacingan, sebagai air pencuci anti keringat, obat sakit gigi, untuk obat borok, radang kuku, nyeri lambung, busung, kencing batu, sakit dada, sakit iga, luka terpukul, bisul, mual, muntah, dan lain – lainya. (http://haarrr.wordpress.com/) 3. Putri malu memiliki manfaat sebagai berikut : Luka, radang kulit bemanah (piodermi), herpes adalah tanaman segar dilumatkan, ditempelkan di tempat yang sakit, Insomnia (sudah tidur), Chronic bronchitis, Batuk dengan dahak banyak dan Rematik. (http://www.obatherbalalami.com/2010/01/manfaat-putrimalu-sebagai-tanaman-obat.html). 4. Wudelan (Comphrena globose Linn) memiliki manfaat bagi kesehatan sebagai berikut : Obat asma, batuk, radang mata, sakit kepala, sakit panas, desentri. (http://picasaweb.google.com/hadisudarmo/TANAMANOBATHERBALTama n ObatKeluargaSutjito) 5. Gritingan (Cynodon dactylon), Memiliki manfaat sebagai berikut : digunakan untuk gangguan pencernaan dan pengobatan luka. Menurut tradisi Venda tua, digunakan dalam proses fermentasi untuk membuat bir asam. (

http://www.chykoemoo.com/2011/05/cynodon-dactylon-gritingan.html) 6. Ceplukan, memiliki manfaat sebagai berikut : Akar tumbuhan ciplukan dapat digunakan sebagai obat cacing dan penurun demam.. pada bagian lainyya Hipertensi, Kencing Manis, Bisul, Borok dan Gusi Berdarah.(
25

http://www.tokomarwa.com/index.php?pg=artikel&noid=38).

7. Bayam Duri, Manfaat bayam duri bagi kesehatan diantara lain sebagai berikut : Kencing tidak lancar, Kencing Nanah, Menurunkan Demam, Tambah Darah, Memproduksi ASI, Gangguan pernapasan dan bronchitis, Eksim dan juga bisul, Jerawat yang timbul menjelang haid dan Haid tidak teratur.( http://sumbersumbermanfaat.blogspot.com/) 8. Semanggi atau paku, Manfaat semanggi atau paku sebagai berikut : dijadikan bahan makanan di suku aborigin, menjegah terjadinya estioperosis.

(http://id.wikipedia.org/wiki/Semanggi) 9. Kerinyuh, tumbuhan ini dapat dimanfaatkan menjadi sebagai berikut : Sebagai Pupuk Organik, Sebagai Biopestisida (Sebagai insektisida, Sebagai

Larvasida, Sebagai Nematisida, Sebagai termitisida, Sebagai fungisida, Sebagai Herbisida), Sebagai Pakan Hewan, Sebagai Obat (Daun segarnya dipakai untuk menyembuhkan luka- luka, mengobati malaria, serta gangguan maag dan mata.) (http://ditjenbun.deptan.go.id/perlindungan/index.php?option=com_content&vi ew=article&id=189:kirinyuh-chromolaena-odorata-gulma-dengan-banyakpotensi- manfaat-&catid=15:home)

26

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan Dari hasil penelitian dan penulusuran literatur maka dapat disimpulkan: 1. Terdapat 12 jenis gulma dari 7 family yang tumbuh di sekitar SMP NUR MILAD BOARDING SCHOOL, tepatnya di Dusun TalagaE. Dengan macam gulma: Gulma rerumputan, Gulma teki-tekian dan gulma berdaun lebar. 2. Gulman yang dominan ditemukan tumbuh di sekitar SMP Nurmilad Boarding School adalah Alang-alang dengan bahasa latin Imperata cylindica (L) 3. Jenis Gulma yang mempunyai manfaat bagi kesehatan yaitu alang-alang, rumput teki, semanggi, Putri malu, bayam duri, Wudelan, Kerinyuh, Gritingan, Ceplukan.

B. Saran Dari penelitian ini peneliti memiliki saran diantaranya: 1. Gulma yang tumbuh di sawah atau di perkebunan jangan diracuni atau dibakar, sebaiknya diolah menjadi bahan baku obat herbal. 2. Peneliti mohon gulma yang berguna bagi kesehatan agar dibudidayakan menjadi tanaman obat tradisional.

27

DAFTAR PUSTAKA Danim Sudarwan. 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif, Bandung CV. Pustaka Setia ,

(http://kaskushotthread.com/thread/gulma-tumbuhan- liar-yg-banyakmanfaatnya.html) (http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gulma&action=edit&section=3) (http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gulma&action=edit&section=1) (http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gulma&action=edit&section=2) (http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gulma&action=edit&section=4) (http://www.alangalang.org/author/Alang%20Alang) (http://manfaat.org/ciri-khusus-eceng-gondok#) (http://taksonomitumbuhan.blogspot.com/2009/12/rumput-teki.html) (http://ajo-taksonomi.blogspot.com/2009/12/klasifikasi-tumbuhan.html) (http://lepidoptera.butterflyhouse.com.au/plants/cype/cyperus-brevifolius.jpg) (http://blog.ub.ac.id/yudapangestu/2012/05/15/gulma/) (http:// sovianchoeruman.wordpress.com) (http://petanimora.blogspot.com/2011/04/paspalum-comjugatum-berg-rumputpait- i.html) (http://www.chykoemoo.com/2011/05/cynodon-dactylon- gritingan.html) (http://en.wikipedia.org/wiki/File:Echinochloa_crus-galli01.jpg) (http://en.wikipedia.org/wiki/Echinochloa_crus- galli) (http:// ipaedukasi-supena-tanamanobat.blogspot.com) (http://alamendah.wordpress.com/2010/08/10/ceplukan-physalis-angulata- yangkaya manfaat) (http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=128) (http://4.bp.blogspot.com/-gMXDiunrI4/TaHBdIM3ZmI/AAAAAAAAABc/YfxMZDoY94w/s1600/semanggi .jpg) (http://www.allgameshome.com/?utm_source=bbar_logo&utm_medium=bbar_lin ks) (http://enchantingkerala.org/ayurveda/ayurvedic- medicinal-plantsphotos/communist-pacha-chromolaena-odorata.jpg)
28

(http://ditjenbun.deptan.go.id/perlindungan/index.php?option=com_content&view =article&id=189:kirinyuh-chromolaena-odorata-gulma-dengan-banyakpotensi- manfaat-&catid=15:home) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta

29

BIODATA PENELITI Peneliti 1 Nama Nis Kelas TTL :Muh. Arafah Pamungkas :101106 :IX :Makassar, 18 April 1998

Prestasi yang pernah dicapai :Rengking 8 umum dari 90 siswa di SD. Rengking 1 dalam 3 semester di SMP. Rengking 2 dalam 1 semester di SMP. Juara 3 parade puisi tingkat kecamatan. Juara 1 meneliti tingkat sekolah. Makalah yang pernah dibuat : Pemanfaatan daun cengkih sebagai pembasmi jentik nyamuk Pengalaman :Pernah mengikuti PIRN X di Jombang

Peneliti 2 Nama Nis Kelas TTL :Suriani :101122 :IX :Tiba, 1 september 1997

Prestasi yang pernah dicapai :Juara 1 musik kabolarasi tingkat kecamatan Juara 5 meneliti tingkat sekolah Rengking 8 di kelas VIII Peneliti 3 Nama Nis Kelas TTL :Ruslan :101111 :IX :Wele’e, 19 maret 1997

Prestasi yang pernah dicapai :Juara 1 musik kabolarasi tingkat kecamatan Juara 3 meneliti tingkat sekolah

30

Lampiran 1. foto tumbuhan dari internet dengan foto tumbuhan yang tumbuh di sekitar SMP Nurmilad Boarding School Nama Foto Gulma dari internet Foto Gulma yang tumbuh di sekitar SMP Nurmilad Boarding School

1. Alangalang

2. Eceng gondok

3. Rumput teki

4. Putri malu

5. Wuledan

6. Rumput pait

31

Lanjutan lampiran 1 Nama gulma Foto Gulma dari internet Foto Gulma yang tumbuh di sekitar SMP Nurmilad Boarding School

7.Gritingan

8. Jajagoan

9.Ceplukan

10.bayam berduri

11.semanggi

12. Kirinyuh,

32

33

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->