SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

I. PENDAHULUAN Era globalisasi yang penuh tantangan telah menimbulkan persaingan antar bangsa semakin tajam terutama dalam bidang ekonomi dan bidang ilmu pengetahuan serta teknologi. Dalam rangka menghadapi persaingan yang semakin sulit dan agar dapat berperan serta dalam pembangunan bangsa dan negara maka perguruan tinggi melalui Direktorat Jenderal, Dikti Depdiknas mencanangkan Higher Education Long Term Strategy (HELTS 2003 - 2010) dalam tiga kebijakan dan program pendidikan tinggi, yaitu : (1). pemerataan dan perluasan akses; (2) peningkatan mutu, relevansi dan daya saing; (3) penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik. Berdasarkan pada kebijakan dan program tersebut, proses pembelajaran merupakan esensi dari penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi. Peningkatan kualitas, efektifitas, efisiensi, produktifitas merupakan aspek-aspek mutlak yang harus dipenuhi demi mewujudkan suatu visi suatu perguruan tinggi. Paradigma baru manajemen pendidikan tinggi menekankan pentingnya otonomi institusi yang berlandaskan pada akuntabilitas, evaluasi, dan akreditasi dan bermuara pada tujuan akhir peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Di pihak lain, kecenderungan globalisasi, kebutuhan masyarakat dan tuntutan persaingan yang semakin ketat menuntut komitmen yang tinggi pada penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Pemahaman tersebut menegaskan perlunya Politeknik Negeri Jakarta melaksanakan suatu manajemen mutu terpadu, termasuk di dalamnya Sistem Penjaminan Mutu untuk menjamin agar mutu pendidikan di PNJ (Politeknik Negeri Jakarta) dapat dipertahankan dan ditingkatkan sesuai dengan yang direncanakan atau dijanjikan. Pengertian Di antara banyak definisi tentang mutu, untuk keperluan pengembangan sistem jaminan mutu dipakai pengertian menurut criteria dari Crosby (1979) dan Salis (1993), bahwa mutu pendidikan tinggi adalah pencapaian tujuan pendidikan dan kompetensi lulusan yang telah ditetapkan oleh institusi pendidikan tinggi di dalam rencana strategisnya, atau kesesuaian dengan standar yang telah ditentukan. Jaminan mutu adalah keseluruhan aktivitas dalam berbagai bagian dari sistem untuk memastikan bahwa mutu produk atau layanan yang dihasilkan selalu konsisten sesuai dengan yang direncanakan/dijanjikan. Dalam jaminan mutu terkandung proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan pendidikan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga seluruh stakeholders memperoleh kepuasan. Sistem Jaminan Mutu Pendidikan PNJ adalah suatu sistem yang dikembangkan dan diimplementasikan di PNJ untuk menjamin agar mutu pendidikan dapat dipertahankan dan ditingkatkan sesuai dengan yang direncanakan.

Naskah SJMP (SK Rektor No. 169/K13/PP/2004)

1

Tujuan Sistem Jaminan Mutu Pendidikan PNJ bertujuan untuk : Membantu pencapaian visi dan misi PNJ melalui penjaminan mutu program dan pelayanan pendidikan. ORGANISASI MUTU Organisasi Mutu PNJ melekat pada struktur organisasi PNJ dan berada pada seluruh level (tingkatan). 4. Tingkat Institutusi (PNJ) : fungsi manajemen mutu terpadu 2. dan 1 (satu) orang sebagai Management Representative (MR).1. 3. II. Gabungan dari jurusan dan bagian seluruh PNJ membentuk Peer Group yang bersama-sama dengan UPMP mengembangkan Sistem Jaminan Mutu Pendidikan PNJ. 169/K13/PP/2004) 2 . yaitu level institusi. Menetapkan peran seluruh komponen dalam penjaminan mutu pendidikan. Kebijakan mutu PNJ : Sebagai politeknik yang menyediakan proses belajar berkualitas dengan berbasiskan Teknologi Terapan. Direktur merupakan penanggungjawab di tingkat Institusi dengan pelaksana Unit Penjaminan Mutu Pendidikan (UPMP). masing-masing dibantu oleh seorang staf dosen sebagai Management Representative (MR). Tingkat Jurusan : fungsi penjaminan mutu 3. Penekanan fungsi tiap level organisasi mutu seperti tersebut di atas berbeda. Menjamin konsistensi dan efektifitas penjaminan mutu pendidikan. untuk menghasilkan hak kekayaan intelektual dan lulusan berkualitas serta berdaya saing internasional. sedang di tingkat jurusan dan bagian langsung di bawah tanggung jawab pimpinan jurusan dan pimpinan bagian. Memfasilitasi dan mengoordinasikan perbaikan mutu berkelanjutan di PNJ. 2. Tingkat Bagian : fungsi pengendalian mutu Naskah SJMP (SK Rektor No. Pada tingkat institusi diisi oleh 6 (enam) orang staf dosen utusan 6 (enam) jurusan di Politeknik Negeri Jakarta. yaitu: 1. jurusan dan bagian.

169/K13/PP/2004) 3 . PNJ Tugas : 1.PNJ disajikan pada Gambar 1. 2. Mendokumentasikan dalam bentuk softcopy dan hardcopy semua standar yang ada di Politeknik Negeri Jakarta Tugas : 1. Melaporkan program dan pelaksanaan penjaminan mutu kepada Direktur 6. 5. Naskah SJMP (SK Rektor No. Mengendalikan proses pendidikan 3. Menetapkan kebijakan mutu pendidikan Jurusan 3. mengkoordinasikan. Melakukan review kinerja Departemen dalam aspek pendidikan 4. Menetapkan sasaran mutu pendidikan Program Studi 2. mempromosikan. Mempelajari isu-isu manajemen dan pengkayaan kualitas yang muncul dari review internal maupun eksternal . 4. 3. Mengembangkan SPMP di lingkungan Jurusan 2. dan memonitor proses audit internal .Susunan dan rincian tugas organisasi UPM . Struktur Organisasi UPM PNJ. Merumuskan dan melaksanakan aktivitas untuk perbaikan mutu pendidikan Jurusan Prog Studi : garis pengarahan/guidelines : garis pelaporan MR/Ketua UPM Komisi Mutu Koorbid Akademik Service Koorbid Research & CommService Koorbid Komisi Mutu UPM-PNJ Koorbid Adm Support Peer group Peer group Peer group Peer group Gambar 1. Mengembangkan. Merancang dan mengimplementasikan sistem penjaminan mutu di Politeknik Negeri Jakarta . mempelajari dan menyebarkan good-practice yang berkaitan dengan prosedur dan praktek yang dimonitor . Mengarahkan tindakan perbaikan untuk PMP Tugas : 1.

proses. benefit dan impact pada bidang-bidang yang berkaitan dengan proses layanan akademik. output. outcome. yaitu : 1. Menyusun kajian-kajian dan rekomendasi penjaminan mutu di PNJ. mengendalikan dan mengevaluasi seluruh kegiatan UPM-PNJ. outcome. b. proses. khususnya dalam bidang administrative support. output. baik akademik maupun non-akademik. proses. outcome. Menggali dan mendokumentasi aspirasi komunitas PNJ dalam merumuskan usulan atau penyempurnaan standar mutu. proses. 2. 5. Merumuskan dan menyusun dokumen usulan standar mutu input. khususnya dalam bidang proses pelayanan akademik. outcome. Koordinator Bidang Academic Services: mengkoordinir kegiatan penyiapan kelengkapan penjaminan mutu yang meliputi mutu input. dengan tugas pokok: Naskah SJMP (SK Rektor No. Secara proaktif menjaring dan mempelajari berbagai pandangan masyarakat PNJ dan masyarakat luas di luar PNJ. b. output. 4. Merumuskan dan menyusun dokumen usulan standar mutu input. proses. Koordinator Penjaminan Mutu Bidang Research & Community Services: mengkoordinir kegiatan penyiapan kelengkapan penjaminan mutu yang meliputi mutu input. dengan tugas pokok: a. dengan tugas pokok: a. Ketua: memimpin penyelenggaraan penjaminan mutu PNJ pada semua satuan kerja. benefit dan impact pada bidang-bidang yang berkaitan dengan research & community services. outcome. khususnya dalam bidang research & community services. dengan tugas pokok: a. panduan dan pedoman penjaminan mutu pada bidang-bidang tertentu. benefit dan impact pada bidang-bidang yang berkaitan dengan proses dukungan administrasi. benefit dan impact pada bidang-bidang yang berkaitan dengan research & community services. output. benefit dan impact pada bidang-bidang yang berkaitan dengan layanan akademis. 3. 169/K13/PP/2004) 4 .Tugas pengelola Unit Penjaminan Mutu Politeknik Negeri Jakarta. dengan tugas pokok: a. d. c. Menyelenggarakan koordinasi kerja dengan pihak-pihak yang relevan untuk keberhasilan penjaminan mutu di PNJ. panduan dan pedoman penjaminan mutu pada bidang-bidang tertentu. melaksanakan. mengontrol. b. Menggali dan mendokumentasi aspirasi komunitas PNJ dalam merumuskan usulan atau penyempurnaan standar mutu. Komisi Mutu: membantu Kepala UPM-PNJ dalam mengkaji dan merumuskan secara mendalam mengenai standar mutu. output. Merencanakan. Merumuskan dan menyusun dokumen usulan standar mutu input. b. Komisi Mutu: membantu Kepala UPM-PNJ dalam mengkaji dan merumuskan secara mendalam mengenai standar mutu. Menggali dan mendokumentasi aspirasi komunitas PNJ dalam merumuskan usulan atau penyempurnaan standar mutu.

proses. Menggali dan mendokumentasi aspirasi komunitas PNJ dalam merumuskan usulan atau penyempurnaan standar mutu. 2. Standar akademik : kesesuaian tingkat mutu kuliah dengan tujuannya. Merumuskan dan menyusun dokumen usulan standar mutu input. serta sejauh mana pencapaian tujuan kurikulum. keterbaruan kurikulum. keefektifan metode pembelajaran. 6. dengan tugas pokok: a. dengan tugas pokok: a. outcome. daya tarik dan relevansi mata kuliah. output. Koordinator Penjaminan Mutu Bidang Pengajaran dan Pembelajaran (Teaching & Learning): mengkoordinir kegiatan penyiapan kelengkapan penjaminan mutu yang meliputi mutu input. output. Merumuskan dan menyusun dokumen usulan standar mutu input.a. konsultansi dan kegiatan akademik lain beserta relevansinya terhadap mata kuliah . tanggapan mahasiswa serta kemampuan mata kuliah mengembangkan pengetahuan mahasiswa. pemahaman atau kompetensi yang diperlukan untuk tingkatan yang dibutuhkan. Menggali dan mendokumentasi aspirasi komunitas PNJ dalam merumuskan usulan atau penyempurnaan standar mutu. proses. Tingkat pencapaian mahasiswa : hasil penilaian formal. proses. 5. 4. benefit dan impact pada bidang-bidang yang berkaitan dengan administrative support. outcome. b. Merumuskan dan menyusun dokumen usulan standar mutu input. khususnya dalam bidang proses pengajaran dan pembelajaran. Mutu penelitian. 169/K13/PP/2004) 5 . benefit dan impact pada bidang-bidang yang berkaitan dengan proses pengajaran dan pembelajaran. Tingkat kepuasan pelanggan (stakeholders). proses. benefit dan impact pada bidang-bidang yang berkaitan dengan pengajaran dan pembelajaran. output. output. Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan PNJ mencakup : 1. Menggali dan mendokumentasi aspirasi komunitas PNJ dalam merumuskan usulan atau penyempurnaan standar mutu 6. outcome. outcome. khususnya dalam bidang administrative support. b. b. Mutu dukungan pelayanan kepada mahasiswa dan dosen oleh unit layanan akademik dan oleh prasarana administrasi. 3. Mutu pembelajaran : mutu dan motivasi dosen.mata kuliah yang ditawarkan. benefit dan impact pada bidang-bidang yang berkaitan dengan proses dukungan administrasi. output. manajemen perkuliahan. Naskah SJMP (SK Rektor No. tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kemajuan studi. proses. RUANG LINGKUP PENJAMINAN MUTU Dengan tetap mengacu pada visi dan misi PNJ. benefit dan impact pada bidang-bidang tertentu. 7. III. dan tingkat pencapaian lulusan (alumni) dalam memperoleh pekerjaan beserta penghargaannya. outcome. Koordinator Penjaminan Mutu Bidang Administrative Support berfungsi untuk mengkoordinir kegiatan penyiapan kelengkapan penjaminan mutu yang meliputi mutu input.

169/K13/PP/2004) 6 . 95% mahasiswa D IV lulus dalam 4 tahun) Lulusan bisa bekerja segera setelah lulus (85% lulusan mengalami masa tunggu 3 bulan atau kurang sebelum bekerja untuk pertama kali) b. serta penetapan prosedur untuk pencapaian tujuan mutu. 1. termasuk pelayanan administrasi pendidikan dilaksanakan sesuai dengan SOP yang telah ditentukan. Upaya pemenuhan dinamika kepuasan stakeholder nasional dan global didukung oleh komitmen tinggi terhadap mutu oleh seluruh komponen yang terlibat dalam proses pendidikan. penetapan tujuan mutu beserta indikator pencapaiannya. meliputi penetapan kebijakan mutu. Prosedur untuk pencapaian tujuan dan sasaran mutu dituangkan dalam bentuk Standar Operating Procedure (SOP) untuk seluruh kegiatan kunci pada proses pendidikan. Berdasarkan kebijakan mutu PNJ tersebut. Perencanaan Mutu (Plan) Plan berkaitan dengan perencanaan mutu. SOP tersebut disusun dengan mengacu pada kebijakan mutu. Bidang akademik Mahasiswa memperoleh kualifikasi yang diinginkan dalam waktu yang sesingkat mungkin (90% mahasiswa D III lulus dalam 3 tahun. Ketua Departemen bertanggungjawab dalam mengendalikan Naskah SJMP (SK Rektor No. maka seluruh proses pendidikan. tujuan dan sasaran mutu serta standar mutu pendidikan. 2. Bidang administrasi dan penunjang pendidikan Prosedur rutin dilaksanakan secara efisien dengan waktu stakeholder yang minimum Staf administrasi bersifat friendly dan helpful Lingkungan selalu kondusif untuk pembelajaran Untuk mengukur pencapaian tujuan mutu PNJ ditetapkan indikator kinerja program pendidikan yang dikelompokkan menurut kategori input – process – output – outcome . MEKANISME JAMINAN MUTU PENDIDIKAN PNJ Jaminan mutu pendidikan PNJ dilaksanakan dengan pendekatan siklus PDCA (Plan – Do – Check – Action) pada proses penyelenggaraan pendidikan. IV. maka ditetapkan tujuan dan sasaran mutu PNJ sebagai berikut : a. Selanjutnya setiap bagian mengukur kinerja saat ini sebagai baseline indicator serta menetapkan sasaran mutu pada jangka pendek (2-3 tahun) dan jangka panjang (5 tahun).impact seperti disajikan pada Tabel 3. Kebijakan mutu PNJ dijabarkan menjadi kebijakan mutu tingkat jurusan seperti disajikan pada Tabel 1. Kebijakan mutu PNJ adalah : Secara efisien menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan stakeholder. Pelaksanaan (Do) Untuk menjamin mutu pendidikan.Ruang lingkup penjaminan mutu di atas dijabarkan lebih lanjut pada berbagai aspek jaminan mutu yang masing-masing ditetapkan standar mutunya (standar mutu pendidikan). Standar mutu pendidikan PNJ yang lebih lanjut digunakan sebagai manual dalam proses penjaminan mutu PNJ disajikan pada Tabel 2.

Untuk itu keterpaduan program dan penganggaran juga perlu mendapat perhatian. Berbagai borang. termasuk mahasiswa. dosen. Anggota Peer Group di tiap Jurusan memberikan masukan dan bantuan yang diperlukan Ketua Bagian. instrumen pemantauan dan check list disiapkan sesuai dengan SOP yang ditentukan serta harus diisi oleh komponen yang terlibat. Energi. Dalam hal ini penganggaran dan pembiayaan seluruh kegiatan yang berhubungan dengan jaminan mutu pendidikan terintegrasi dalam mekanisme Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tiap unit kerja. tenaga penunjang dan mahasiswa) serta memastikan pelaksanaan pemberian reward dan penalty sesuai ketentuan yang berlaku. Sebagai politeknik yang menyediakan proses belajar berkualitas dengan Administrasi berbasiskan Teknologi Terapan. 169/K13/PP/2004) 7 . dan Telekomunikasi.seluruh proses pendidikan berdasarkan SOP tersebut. untuk menghasilkan hak kekayaan intelektual dan lulusan berkualitas serta berdaya saing internasional Perbankan pada bidang Akuntansi dan Perbankan. Bangunan Sipil. Kebijakan Mutu Jurusan Kebijakan Mutu Jurusan Sebagai politeknik yang menyediakan proses belajar berkualitas dengan berbasiskan Teknologi Terapan. untuk menghasilkan hak kekayaan intelektual dan lulusan berkualitas serta berdaya saing internasional Penerbitan pada bidang Teknik Grafika dan Penerbitan. untuk menghasilkan hak kekayaan intelektual dan lulusan berkualitas serta berdaya saing internasional Bisnis pada bidang Administrasi Bisnis dan MICE Sebagai politeknik yang menyediakan proses belajar berkualitas dengan Grafika dan berbasiskan Teknologi Terapan. Ketersediaan sarana dan prasarana yang diperlukan juga merupakan prasyarat yang harus dipenuhi. dan Alat Berat Sebagai politeknik yang menyediakan proses belajar berkualitas dengan berbasiskan Teknologi Terapan. Sebagai politeknik yang menyediakan proses belajar berkualitas dengan Akuntansi dan berbasiskan Teknologi Terapan. untuk menghasilkan hak kekayaan Teknik Mesin intelektual dan lulusan berkualitas serta berdaya saing internasional pada bidang Teknik Mesin. untuk menghasilkan hak kekayaan Teknik intelektual dan lulusan berkualitas serta berdaya saing internasional Elektro pada bidang Teknik Elektronika. tenaga penunjang dan unsur manajemen pada tugas dan fungsinya masingmasing. Jurusan Naskah SJMP (SK Rektor No. untuk menghasilkan hak kekayaan Teknik Sipil intelektual dan lulusan berkualitas serta berdaya saing internasional pada bidang Konstuksi Bangunan Gedung. tenaga penunjang dan mahasiswa agar menjalankan peran masing-masing sesuai SOP. memantau pelaksanaannya dan memberikan umpan balik kepada pihak terkait (dosen. Sebagai politeknik yang menyediakan proses belajar berkualitas dengan berbasiskan Teknologi Terapan. Listrik. termasuk meng-enforce dosen. Tabel 1. Hal tersebut menuntut komitmen seluruh komponen terkait. dan Jalan Tol.

Di samping itu Jurusan secara teratur merevisi basis data untuk keperluan Akreditasi setiap lima tahun sekali. Evaluasi (Check) dan Tindak Lanjut (Action) Evaluasi pelaksanaan proses pendidikan dan jaminan mutunya dilaksanakan dengan 3 cara. Hasil setiap proses tersebut di atas dikomunikasikan dan dibahas dalam Lokakarya Penjaminan Mutu Pendidikan yang dilaksanakan secara berjenjang di tingkat bagian. yaitu evaluasi diri oleh setiap jurusann. dalam hal ini bisa oleh Badan Akrediasi Nasional (BAN) (Gambar 2). jurusan dan Institusi serta secara bersama-sama dipertimbangkan tindak lanjut untuk perbaikan berkelanjutan. Mekanisme Evaluasi dan Tindak Lanjut untuk Penjaminan Mutu Pendidikan Ketua Jurusan menindaklanjuti laporan dengan melakukan internal audit dan memberikan umpan balik/saran-saran perbaikan dengan berkoordinasi dengan UPMP untuk penyiapan tenaga auditnya. Naskah SJMP (SK Rektor No. dan evaluasi oleh pihak eksternal. Dalam lima tahun sekali laporan evaluasi diri dilengkapi dengan hasil tracer study (survei lulusan) dan atau survei pengguna lulusan. Tenaga audit dari luar fakultas direkrut berdasarkan mekanisme audit silang. menyusun rencana perbaikan dan menyusun laporan pelaksanaan program pendidikan kepada Ketua Jurusan. internal audit terhadap pelaksanaan proses pendidikan dan hasilnya di bagian oleh Jurusan dan Institusi. Pedoman/ Manual Mutu Evaluasi Diri (Bagian) Internal audit (Jur & PNJ) Lokakarya Mutu Laporan Hasil Evaluasi Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan Laporan External Examiner Rumusan Tindak lanjut Gambar 2. yaitu setiap akhir tahun akademik.3. 169/K13/PP/2004) 8 . Jurusan melakukan evaluasi diri (termasuk mengukur pencapaian indikator kinerja). Secara periodik.

Panduan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan disiapkan oleh UPMP dan bersama dengan seluruh pimpinan unit kerja disosialisasikan ke seluruh unit baik melalui tulisan maupun tatap muka langsung. serta keterampilan yang dapat dialihkan. dan merupakan implementasi dari visi PNJ. Misi terumuskan dengan jelas di tingkat institusi. jurusan. yang ditunjukkan dengan suatu studi yang sistematis. Kurikulum dirancang seefektif mungkin untuk memenuhi kebutuhan stakeholder dalam hal lama studi. Secara bertahap jumlah SOP akan terus bertambah dan disempurnakan sampai seluruh kegiatan siap dengan SOP-nya. dan bagian. dan dimengerti oleh stakeholder. kompetensi keahlian khusus. 4 5. STRATEGI PELAKSANAAN Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan PNJ dikembangkan dan dilaksanakan secara bertahap. Kuantitas dan kualitas dosen harus mencukupi untuk pelaksanaan kurikulum. serta dimengerti oleh stakeholder. Tabel 4 menyajikan hasil identifikasi proses pendidikan dari saat mahasiswa mulai masuk ke perguruan tinggi sampai lulus dan diwisuda serta SOP yang telah disusun. untuk mencapai suatu kompetensi. 169/K13/PP/2004) 9 . namun belum tersistem. Kurikulum bersifat mutakhir dan dikaji ulang secara periodik untuk menilai kesesuaiannya dengan perkembangan ilmu. dikomunikasikan dan dapat diimplementasikan Tujuan dan sasaran kurikulum sesuai dengan kebutuhan stakeholder dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan. mata kuliah pilihan. Kurikulum menawarkan keseimbangan yang sesuai antara kemampuan konseptual dan personal. Tujuan dan sasaran kurikulum terumuskan dengan jelas berdasarkan kebutuhan stakeholder nasional dan global. dan hal-hal yang merupakan proses kunci dalam penyelenggaraan pendidikan. tempat. Calon mahasiswa Perencanaan dan review kurikulum Calon mahasiswa harus memenuhi persyaratan kemampuan akademik untuk mengikuti proses pembelajaran. pola kehadiran. dimulai pada semester Genap 2004/2005 dari hal-hal yang selama ini sudah dilaksanakan. teknologi dan kebutuhan stakeholder untuk kemudian disesuaikan dalam rentang waktu yang rasional. 2 Visi Misi Aspek Standar Visi terumuskan dengan jelas di tingkat institusi. Tabel 2. kemampuan umum. dan beban studi.V. 3 Tujuan pendidikan dan kurikulum 6 Dosen Naskah SJMP (SK Rektor No. Standar Mutu Pendidikan sebagai Manual Mutu No. evaluasi. 1. struktur dan urutan (sekuen penyampaian).

Program pembelajaran dinyatakan secara jelas. audiovisual. dikomunikasikan kepada mahasiswa dan dipantau secara teratur. Pembelajaran diperkaya dengan mengacu secara tepat hubungan lintas kurikulum dan hasil penelitian mutakhir. dan pelayanan akademik lain memadai untuk kurikulum yang dilaksanakan. kerapihan. Materi kuliah secara teratur ditentukan dan dievaluasi sehingga selalu pada tingkat yang sesuai dan dapat dimengerti mahasiswa. dan ujiannya terjadwal secara sistematis dan dikoordinasikan dengan seluruh komponen yang terkait. Proses pembelajaran memanfaatkan semua fasilitas.Kebutuhan pengembangan dosen teridentifikasi secara sistematis dalam kaitannya dengan pengembangan diri. Perpustakaan. Perkuliahan. Lingkungan belajar 9. pelatihan jabatan akademik. pelatihan berkala. komputer. Dosen secara teratur mengikuti pengembangan dosen yang terkait dengan kebutuhan yang teridentifikasi: pengangkatan. 8. Dosen ditugaskan secara efektif di mana peran dan fungsi mereka didefinisikan secara jelas. Program pembelajaran terstruktur dan dikelola secara efektif. ruang dan sarana pembelajaran terawat dengan baik dalam hal keindahan. dan teknologi informasi tersedia secara mencukupi untuk melaksanakan kurikulum dan dapat digunakan secara efektif. 11 Evaluasi mata ajaran dan Penilaian harus meliputi semua tujuan dan aspek kurikulum yang diajarkan. Metode pengajaran yang dipakai adalah yang mendukung cara belajar efektif dan mahasiswa harus berinisiatif untuk belajar sendiri. keselamatan dan keamanan serta ditingkatkan atau dimodifikasi sesuai yang diperlukan. 10 Proses belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar didasarkan pada tujuan yang pasti yang konsisten dengan sasaran kurikulum. dan peralatan bantu yang tersedia secara efektif. kebersihan. kurikulum dan persyaratan institusional. riset. Lingkungan belajar kondusif untuk proses pembelajaran dan kegiatan pendidikan pada umumnya. Ruang dan fasilitas untuk pembelajaran mencukupi secara kuantitas dan kualitas sesuai dengan kurikulum yang ditawarkan dan dikelola secara efisien dan efektif. dan kegiatan pendidikan 7 Sumber belajar Sumberdaya fisik termasuk peralatan. Lingkungan. bahan habis pakai. tugas yang diberikan sesuai dengan kualifikasinya. 169/K13/PP/2004) 10 . Organisasi pembelajaran Naskah SJMP (SK Rektor No. konsultasi. peralatan. Penyajian materi kuliah harus terencana dan dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Umpan balik yang diperoleh dari mahasiswa dan atau auditor dianalisis dan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya. praktek.

Hasil belajar. Kemajuan yang dicapai oleh mahasiswa harus dipantau dan direkam secara bersistem. Keluaran. Institusi menyediakan layanan konsultasi dan bantuan dalam bidang kurikulum. komputer. formatif dan sumatif. Standar yang dipakai dalam skema penilaian harus eksplisit dan konsisten untuk semua aspek kurikulum. kendali mutu Pengaturan kendali kualitas pada institusi. dan bantuan/penyangga kesehatan mahasiswa. Seperangkat metode penilaian harus disiapkan dan dipakai secara terencana untuk kegunaan diagnostik. jurusan. keluaran (output) dan outcomes dipantau. dan bagian serta mata ajaran dilaksanakan secara konsisten dan koheren. dianalisis dan ditindaklanjuti. Naskah SJMP (SK Rektor No. Indikator kinerja dipakai secara teratur untuk memberi informasi outcomes dan tentang keberhasilan dari tujuan pendidikan. lapangan kerja dan hal-hal yang bersifat pribadi bagi mahasiswa serta mengkomunikasikannya dengan jelas kepada mahasiswa. konsultasi dan dukungan bagi mahasiswa yang berpotensi tinggi. cara mahasiswa memanfaatkan perpustakaan. Institusi/PA menyediakan informasi.penilaian 12 13 Cakupan dan bobot penilaian harus jelas dan diketahui oleh semua yang terlibat. Dukungan bagi Mahasiswa harus didukung secara efektif selama masa belajarnya prestasi akademik melalui pemberian informasi tentang cara belajar. diumpanbalikkan ke mahasiswa dan diperbaiki bila diperlukan. 169/K13/PP/2004) 11 .

S3 Rasio kecukupan ruang kuliah. Indikator Kinerja Program Pendidikan Kategori Input Indikator Persentase mahasiswa dengan NEM > 7. laboratorium dan workshop Rasio kecukupan alat bantu pembelajaran Rasio kecukupan koleksi buku teks < 5 tahun di perpustakaan pusat Rata-rata IPK semester berjalan Persentase mahasiswa dengan masa studi 36 bulan untuk D-III Rata-rata lama penyelesaian studi Rata-rata waktu penyelesaian tugas akhir Jumlah mahasiswa drop out per tahun Persentase Dosen dengan rataan hasil angket > 3 Tingkat kehadiran mahasiswa Tingkat kehadiran staf pengajar Ketepatan rencana dan pelaksanaan perkuliahan/laboratorium/praktek di workshop Ketepatan jadwal pemeriksaan ujian dan pemasukan nilai Jumlah lulusan per tahun Persentase lulusan dengan IPK ≥ 3 Rata-rata IPK lulusan Persentase lulusan yang memperoleh pekerjaan pertama dalam waktu 3 bulan setelah lulus Rata-rata waktu tunggu kerja lulusan Status akreditasi PS/bagian Jumlah kegiatan in-campus recruitment Jumlah in-campus recruitment (orang) Keluhan (complaint) pengguna lulusan Cara Perhitungan Mahasiswa baru 5 tahun terakhir Mahasiswa baru 5 tahun terakhir Mahasiswa baru tahun terakhir Mahasiswa baru tahun terakhir 5 tahun terakhir 5 tahun terakhir 5 tahun terakhir 5 tahun terakhir 5 tahun terakhir Mahasiswa semester berjalan Lulusan 5 tahun terakhir Lulusan 5 tahun terakhir Lulusan 5 tahun terakhir Setiap semester.3 (khusus D-IV) Rata-rata NEM mahasiswa baru Tingkat kompetisi mahasiswa baru Asal geografis mahasiswa Rasio Dosen . rata-rata hasil kuestioner Absensi satu semester Absensi satu semester Kecocokan pelaksanaan dengan rencana kuliah/praktikum Waktu pemasukan nilai Process Output Outcome Lulusan 5 tahun terakhir Lulusan 5 tahun terakhir Lulusan 5 tahun terakhir Lulusan 5 tahun terakhir Review 5 tahun sekali Trend 5 tahun terakhir Trend 5 tahun terakhir Trend 5 tahun terakhir Impact Naskah SJMP (SK Rektor No.Tabel 3.Mahasiswa Persentase Dosen berpendidikan S2. 169/K13/PP/2004) 12 .

Penyusunan Kurikulum Pengusulan dan pembatalan mata kuliah Penetapan beban kredit mk Penetapan kuliah alih semester PENDAFTARAN DAN PENERIMAAN MAHASISWA 3.Tabel 4. KPSPP (Kegiatan Pengenalan Sistem Pendidikan Politeknik) 15. Proses Pendidikan dan Pelayanan Administrasi Akademik dan SOP Kegiatan PROGRAM PENDIDIKAN 1. UJIAN MATA KULIAH Penetapan Jadwal Ujian Penetapan Peserta Ujian Unit Terkait Bag Jur PNJ RLE RLE RLE RLE RLE IE IE IE IE IE IE IE IE IE IE Keterangan RLE I I RLE I RL L I I I I I I L L I RL RLE R L I I IE I E I I I I I I I I I I E I R L L L IE L I L RLE L L L L L I I RLE E IE L L L L RL Oleh Mahasiswa E I R RL R EI L EI Naskah SJMP (SK Rektor No. PELAKSANAAN KULIAH DAN PRAKTEK 19. Pengusulan dan Penutupan PS 2. Promosi Bagian 4 . RENCANA STUDI MAHASISWA Penyiapan borang Kartu Rencana Studi Pengisian Kartu Registrasi 18.Penerimaan mahasiswa jalur JSP 5. 169/K13/PP/2004) 13 . Penerimaan mahasiswa jalur SPMB 6. PENYUSUNAN JADWAL Penyebarluasan Jadwal 17. REGISTRASI MAHASISWA (Baru/ Lama) Pemberian Nomor Pokok Verifikasi data mahasiswa Pembuatan kartu mahasiswa Penyusunan daftar mahasiswa Pengiriman daftar mahasiswa Cuti (DO dan Akademik) Penundaan Penetapan Sanksi Administrasi 9. Credit earning activity 7. PENUGASAN DOSEN (PEMBIMBING AKADEMIK) 16. Penerimaan mahasiswa program ekstensi Informasi penerimaan mahasiswa Seleksi Mahasiswa Penetapan mahasiswa yang diterima Pemanggilan mahasiswa yang diterima 8.

25. UJIAN AKHIR Penghitungan IPK sebelum ujian Penyelesaian persyaratan ujian akhir Penetapan tim penguji Penetapan waktu ujian Pembuatan undangan ujian akhir Naskah SJMP (SK Rektor No.PNJ T : PS . 23. 169/K13/PP/2004) 14 .Kegiatan Pelaksanaan Ujian Pemeriksaan Ujian Pemasukan Nilai Mata Ajaran EVALUASI HASIL BELAJAR SEMESTER Penghitungan Indeks Prestasi Pembuatan transkrip nilai semester Penyerahan transkrip nilai semester Tindak lanjut hasil evaluasi EVALUASI PROSES BELAJAR MENGAJAR Penyiapan Borang Evaluasi Proses Belajar Mengajar Pengisian Borang Evaluasi Proses Belajar Mengajar Pengolahan Evaluasi Proses Belajar Mengajar Tindak lanjut hasil evaluasi PENETAPAN SANKSI AKADEMIK PKL Pembentukan satgas PKL Penyusunan Juklak PKL Pencarian tempat PKL Penetapan tempat KKN Pembekalan PKL Pelaksanaan PKL Pembuatan laporan PKL Penyerahan laporan PKL Penilaian PKL Penyerahan nilai PKL TUGAS AKHIR Penetapan dosen pembimbing Pembuatan SK Dosen Pembimbing Usulan Tugas Akhir Pelaksanaan tugas akhir Penulisan Tugas Akhir Pemantauan Tugas Akhir Unit Terkait Bag Jur PNJ RL E I RL E I RL E I Keterangan 20. I I T : Mahasiswa T : PS . I I L L I I I I L L I I Utk. T : Dosen Pemb. mahasiswa 21.PNJ T : Dosen Pemb.PNJ Mahasiswa aktif Mahasiswa aktif T : PS .PNJ T : PS .PNJ T : PS . L L I L RL I RL I I L I L L I L RLE L L L L L L L L L L I EI EI I I I I L I I I I I I I L I I L RL L L L L I I L I I I T : Dosen Pemb. T : Dosen Pemb T : Dosen Pemb. Oleh Mahasiswa 22.PNJ T : PS . 24.

UMPAN BALIK PROSES PENDIDIKAN Tracer Study Survey Pengguna Unit Terkait Bag Jur PNJ L L I I L R R I L L L L I I I I I I L L L Keterangan T : Dosen Pemb. T : Dosen Pemb.Kegiatan Pelaksanaan ujian akhir Penyerahan nilai ujian akhir 26. PENUTUP Kesepakatan dan komitmen seluruh komponen terkait dalam proses penyelenggaraan pendidikan di PNJ menjadi prasyarat mutlak bagi terselenggaranya Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan di PNJ. Untuk itu diskusi yang intensif menuju tercapainya kesepakatan dan komitmen tersebut sangat diharapkan. PROSES PENYELESAIAN AKHIR Penghitungan IPK Penetapan kategori kelulusan (yudisium) Penerbitan SKL 27. L: Pelaksanaan. 169/K13/PP/2004) 15 . WISUDA Pengecekan persyaratan untuk wisuda Pendaftaran wisuda PNJ Upacara Wisuda Penyerahan Ijazah dan Transkrip 28. E: Monitoring & Evaluasi. RLE RLE IE IE I I Keterangan: R: Perencanaan. I : Informasi. T: Tanggungjawab VI. Naskah SJMP (SK Rektor No.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful