BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Praktikum merupakan bagian integral dalam pembelajaran yang

dilaksanakan di SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), khususnya pada mata pelajaran produktif. Hal ini menjadi sebuah petunjuk betapa pentingnya peranan praktikum dalam mencapai tujuan-tujuan pendidikan di SMK yang

menitikberatkan keahlian pada setiap siswanya. Praktikum juga merupakan salah satu model pembelajaran yang dinilai efektif oleh para pakar pendidikan, karena praktikum merupakan suatu bentuk pembelajaran yang dilakukan pada suatu tempat tertentu dimana mahasiswa berperan secara aktif dalam menyelesaikan rubrik/ problem yang diberikan melalui penggunaan alat, bahan dan metode tertentu. Selain itu praktikum juga dapat melatih keterampilan dan teknik yang relevan dengan tuntutan profesi sesuai program keahlian yang akan ditempuh. Dalam pelaksanaan praktikum selain diperlukan alat, bahan dan metode, hal yang tidak boleh terlupakan adalah adanya job sheet. Menurut M. Bruri Triyono (2004) job sheet atau lembar kerja adalah panduan informasi dan tugas yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa. Setiap judul percobaan dikemas dalam bentuk job sheet. Informasi yang dibutuhkan dalam job sheet adalah tujuan dan ringkasan teori beserta formula atau rumus-rumus yang digunakan dalam percobaan. Selain itu disertakan pula prosedur pelaksanaan praktikum dan tugas yang harus dikerjakan sebagai ukuran penyelesaian praktik yang sesuai dengan judul praktikumnya.

Salah satunya adalah dengan memanfaatkan media Adobe Flash yang sudah biasa digunakan untuk mempresentasikan sebuah informasi. Interaktif disini ditujukan agar siswa dapat secara langsung mensimulasikan job sheet yang diberikan oleh guru. Penggunaan Adobe Flash sebagai media pembelajaran salah satunya digunakan dalam penyampaian job sheet pada saat praktikum. Proses ini tidak terlepas dari adanya alat-alat (bantu) atau benda yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. praktikum pun tidak terlepas dari adanya proses penyampaian informasi dari guru ke siswa. . Tampilan yang dapat disajikan pun semakin menarik dan interaktif. Istilah yang biasa digunakan untuk mendefinisaikan hal tersebut adalah media pembelajaran. Saat ini media yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi sudah banyak jenisnya. Pengemasan menggunakan Adobe Flash ini pun dirancang sedemikian rupa sehingga dapat dilakukan secara interaktif.Seperti pada setiap kegiatan pembelajaran. Adobe Flash pun dapat pula dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. dengan maksud untuk menyampaikan informasi pembelajaran dari guru maupun kepada siswa (Kartika. Penggunaan Adobe Flash diharapkan dapat menarik minat siswa untuk lebih memperhatikan job sheet yang akan dibagikan oleh guru. Dengan media yang menarik ini pun materi yang tersampaikan dapat lebih mudah untuk diserap dan dimengerti oleh siswa. 2008). Untuk lebih menimbulkan minat siswa untuk lebih memperhatikan lagi job sheet yang akan diberikan. Dalam praktikum informasi yang perlu disampaikan dari guru kepada siswanya adalah job sheet sebagai pedoman untuk siswa dalam melaksanakan kegiatan praktikum.

Mata diklat tersebut adalah Dasar Kompetensi Kejuruan Teknik Informatika (DKKTI). Namun pada kenyataanya. diperoleh hasil bahwa keterbatasan cara penyampaian materi dengan ceramah tidak berpengaruh banyak terhadap pemahaman materi mata diklat. maka semakin banyaklah pengalaman yang didapatkan. Berdasarkan hasil temuan dari peneliti sebelumnya. maka semakin sedikit pula pengalaman yang didapatkan. pengalaman secara langsung sangatlah sulit dilaksanakan dalam proses pembelajaran. terdapat mata diklat dimana siswa mengalami keterbatasan dalam penyelanggaraan kegiatan praktek. Job sheet untuk praktikum pada mata diklat ini dirasa tidak dapat disampaikan hanya dengan metode ceramah saja. mengenai Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif. Tetapi sebaliknya jika semakin abstrak siswa mempelajari bahan pelajaran. itu disebabkan karena tidak semua bahan pelajaran dapat dihadirkan secara langsung dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara selama melaksanakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kota Bandung. Keterbatasan lain pula yang ditemukan adalah terbatasnya peralatan untuk praktikum mata diklat ini.Menurut kerucut pengalaman Edgar Dale (Zhaki 2012:1) melukiskan bahwa semakin konkret siswa mempelajari bahan pelajaran. Dari hasil pengamatan dan wawancara yang dilakukan. Mengingat DKKTI ini bukanlah mata diklat inti pada program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). seperti hasil penelitian Gita Utari dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Mengenai Dasar- .

Penelitian ini dirasa penting karena pemahaman dari materi . Proses belajar yang optimal merupakan salah satu indikator untuk mewujudkan hasil belajar peserta didik yang optimal pula. 2001)..al.al. Ibrahim et. Berdasarkan uraian diatas dan berbagai faktor lainnya mendukung penulis tertarik dan berminat untuk melakukan penelitian dengan judul : “Jobb Sheet Berbasis Media Interaktif Flash Untuk Meningkatakan Kemampuan Siswa Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 2 Kota Bandung Dalam Praktikum Penggunaan Alat Ukur Arus dan Tegangan Listrik”.dasar Mikrokontroler” dalam penelitiannya. 2002.. Berdasarkan hal tersebut. Hasil analisis data menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif terhadap peningkatan pemahaman siswa mengenai dasar-dasar mikrokontroler dilihat dari penggunaan media yang efektif berdasarkan hasil peningkatan (gain) hasil pembelajaran siswa. Pendidikan yang berkualitas memerlukan sumber daya guru yang mampu dan siap berperan secara profesional dalam lingkungan sekolah dan masyarakat (Heinich et. Perumusan Masalah Penelitian ini didasarkan pada pengkajian tentang mengapa siswa mengalami kesulitan dalam melaksanakan praktikum penggunaan alat ukur Arus dan Tegangan listrik. maka prinsip Media Mediated Instruction (MMI) menempati posisi cukup strategis dalam rangka mewujudkan proses belajar secara optimal. Hasil belajar yang optimal juga merupakan salah satu cerminan hasil pendidikan yang berkualitas. 1997. Ibrahim. B.

Penelitian ini ditujukan pada arah pengembangan media pembelajaran mata diklat DKKTI dan dalam pemahamannya akan dibatasi mengenai penggunaan alat ukur arus dan tegangan listrik. Berdasar kepada latar belakang dan pemikiran diatas. Bagaimanakah keadaan pembelajaran mata diklat Digital selama ini di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Kota Bandung terkait dengan penggunaan media pembelajaran? 2. Pembatasan Masalah Berdasarkan latar belakang. Maka secara lebih khusus rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Bagaimanakah efektivitas penggunaan job sheet berbasis media interaktif terhadap peningkatan pemahaman materi penggunaan alat ukur arus dan tegangan listrik pada siswa ? C. Bagaimanakah pengaruh penggunaan job sheet berbasis media interaktif terhadap peningkatan pemahaman materi penggunaan alat ukur arus dan tegangan listrik pada siswa? 3.praktikum ini merupakan salah satu dari materi-materi yang terdapat pada mata diklat DKKTI yang merupakan dasar kompetensi dari program keahlian siswa. identifikasi serta perumusan masalah. agar penelitian ini lebih efektif maka batasan permasalahan penelitian: 1. . dengan demikian rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : “Apakah job sheet media interaktif dapat meningkatkan pemahaman siswa pada praktikum penggunaan alat ukur arus dan tegangan listrik ?”.

Pada aspek afektif. 3. Adapun secara khusus. dibatasi pada aspek Pengetahuan (C1). maka variabel yang diteliti adalah pada proses desain dan uji coba terbatas saja. dibatasi pada aspek Menerima (receiving) dan Menjawab (responding). Pada aspek kognitif. Penelitian ini dilaksanakan sampai pada uji coba terbatas saja. Variabel yang akan diteliti adalah media. Hasil belajar yang diukur adalah hasil belajar yang dicapai peserta didik yang meliputi tiga ranah yaitu: a. proses pembelajarannya. pemahaman siswa. Menggambarkan keadaan pembelajaran mata diklat DKKTI yang berlangsung di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Kota Bandung terkait dengan penggunaan media pembelajaran. aspek Pemahaman(C2). aspek Penerapan(C3). Tujuan Penelitian Secara umum tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap penggunaan alat ukur arus dan tengan listrik. dan aspek Analisi(C4). Mengetahui pengaruh penggunaan job sheet berbasis media interaktif ini dalam pembelajaran penggunaan alat ukur arus dan tegangan listrik pada siswa. D.2. penelitian ini bertujuan untuk : 1. b. sehingga penelitian ini dibatasi pada satu tingkat saja yaitu kelas X dan di satu sekolah yaitu SMK Negeri 2 Kota Bandung. Jika pada media. 2. 4. .

hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan untuk memperluas wacana dalam bidang pengembangan media pembelajaran khususnya dalam pembuatan job sheet. Definisi Operasional Dalam penelitian ini. adalah sebagai berikut : . E. Bagi guru. Bagi peneliti. media pembelajaran berbasis multimedia interaktif ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas proses dan kemampuan memahami mata diklat DKKTI. F. Mengetahui efektivitas penggunaan job sheet berbasis media interaktif ini dalam pembelajaran penggunaan alat ukur arus dan tegangan listrik pada siswa. Bagi sekolah. 2.3. Manfaat Penelitian Penelitian tentang job sheet berbasis media interaktif ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut : 1. hasil penelitian ini dapat dijadikan alternative penggunaan media pembelajaran setelah disseminasikan. Bagi siswa. penggunaan job sheet berbasis media interaktif ini diharapkan akan meningkatkan kemampuan untuk memahami penggunaan alat ukur arus dan tegangan listrik pada siswa. 3. terdapat beberapa istilah yang perlu didefinisikan dengan maksud agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai pokok masalah dan arah penelitian. 4.

Setiap judul percobaan dikemas dalam bentuk job sheet. Dalam penelitian ini rumusan masalah yang bersifat deskriptif tidak dituntut adanya hipotesis. tetapi memahami konsep dari masalah atau fakta yang ditanyakan. suara. 2006:44) G. serta fakta yang diketahuinya. mengendalikan dan memanipulasi. 2010:159).1. Media Interaktif dalam penelitian ini adalah sistem yang menggunakan lebih dari satu media presentasi (teks. (Purwanto. Hipotesis Penelitian Hipotesis diartikan sebagai “jawaban sementara terhadap suatu rumusan masalah penelitian” (Sugiyono. 2. citra. animasi. 3. oleh karenanya hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah : H1 : Penggunaan job sheet Berbasis media Interaktif dianggap efektif jika 80% dari siswa memperoleh peningkatan (gain) hasil pembelajaran minimal berkategori sedang. Tingkat pemahaman adalah tingkat kemampuan pikiran yang mampu memahami arti atau konsep . Job sheet panduan informasi dan tugas yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa. situasi. video) secara bersamaan dan melibatkan keikutsertaan pemakai untuk memberi perintah. Dalam hal ini pikiran tidak hanya hafal secara verbalistis. . Informasi yang dibutuhkan dalam job sheet adalah tujuan dan ringkasan teori beserta formula atau rumus-rumus yang digunakan dalam percobaan.

identifikasi masalah. H0 : π < 80% H. definisi . perumusan masalah. Lokasi dan Sampel Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kota Bandung. tujuan penelitian. Jawa Barat. I.H1 H0 : π ≥ 80% : Penggunaan job sheet Berbasis media Interaktif dianggap dianggap tidak efektif jika kurang dari 80% dari siswa memperoleh peningkatan (gain) hasil pembelajaran minimal berkategori sedang. manfaat penelitian. Sistematika penulisan penelitian ini adalah sebagai berikut: BAB I meliputi latar belakang masalah. Subyek utama dalam penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif ini adalah siswa kelas X SMK dengan program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan semester genap tahun ajaran 2011/2012 di SMK Negeri 2 Kota Bandung. sebagai lokasi pengembangan job sheet berbasis media interaktif dan di uji coba secara terbatas. pembatasan masalah. Sistematika Penulisan Sistematika penulisan dalam sebuah penelitian berperan sebagai pedoman penulis agar penulisannya lebih terarah dan sistematis dalam rangka menuju tujuan akhir yang hendak dicapai.

pembelajaran. Pembelajaran Berbasis media Interaktif. Pengembangan media Interaktif. BAB III membahas tentang metode penelitian. job sheet. penggunaan alat ukur arus dan tegangan listrik. seperti hasil studi pendahuluan. Prosedur Penelitian. Evaluasi Hasil Pembelajaran. BAB II berisi landasan teori yang berkaitan dengan belajar. BAB IV menjelaskan uraian hasil penelitian. pengembangan job sheet berbasis media interaktif. hipotesis penelitian. . BAB V berisi tentang kesimpulan dari hasil penelitian dan saran bagi para pengguna hasil penelitian. Lokasi dan Subyek Penelitian.operasional. Ujicoba Produk. media pembelajaran. Analisis Data. produk job sheet berbasis media interaktif beserta pembahasan hasil penelitian. lokasi dan sampel penelitian dan sistematika penulisan. Teknik Pengumpulan Data.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful