P. 1
MATERI AKHLAQ

MATERI AKHLAQ

|Views: 224|Likes:
Published by anon_624521342
Pengertian akhlaq, faktor pembentuk akhlaq, sumber akhlaq, akhlaq Rasulullah
Pengertian akhlaq, faktor pembentuk akhlaq, sumber akhlaq, akhlaq Rasulullah

More info:

Published by: anon_624521342 on Sep 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/26/2013

pdf

text

original

MATERI AKHLAQ

Penutur

Mukhtar Ismail

Pokok Bahasan
• Pengertian Akhlaq • Faktor Pembentukan Akhlaq • Sumber-Sumber Akhlak • Contoh Akhlak terpuji • Akhlak Rasulullah

Pengertian Akhlak
Al Ghozali : Khuluq ialah sifat yang tertanam dalam jiwa tempat munculnya perbuatan-perbuatan dengan mudah tanpa perlu dipikirkan terlebih dahulu

Ibn Maskawaih (Tahdzibul Khuluq wa Tadzhirul Araq)

Khuluq ialah keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa dipikirkan terlebih dahulu

Ahmad Amin ( Al Akhlaq )

Khuluq ialah Pembiasaan keinginan

Al Jahizh
Khuluq adalah jiwa seseorang yang selalu mewarnai setiap tindakan dan perbuatannya, tanpa pertimbangan ataupun keinginan. Dalam beberapa kasus, akhlak ini sangat meresap hingga menjadi watak dan karakter seseorang.

Dari Uraian diatas dapat disimpulkan
• Khuluq / Akhlak ialah :  Dilakukak berulang-ulang atau kontinu.  Timbul dengan sendirinya tanpa dipikirpikir atau ditimbang, karena perbuatan itu telah menjadi kebiasaan baginya.

FAKTOR PEMBENTUKAN AKHLAK
1. Faktor Internal a. Insting atau Naluri b. Adat / Kebiasaan c. Keturunan

FAKTOR PEMBENTUKAN AKHLAK
2. Faktor Eksternal a. Lingkungan Alam b. Lingkungan Pergaulan -. Keluarga/rumah -. Lingkungan sekitar -. Lingkungan sekolah/tempat kerja

SUMBER-SUMBER AKHLAQ
Akhlak bersumber dari Al Qur’an dan Al Hadits, bukan dari hati nurani akal fikiran atau pandangan masyarakat, seperti pada konsep etika dan moral.

‫)‪AKHLAK BAIK (MAHMUDAH‬‬

‫أ‬ ‫الخالص، الشكر، احلياء ، اللناعـة، الماهة، العفـة،‬ ‫إ‬ ‫التواضع ، العدل، الشجاعـة، الس تلامـة، التوبة، الصرب،‬ ‫إ‬ ‫اجملاهدة، التولك، التسامح ىف السالم، الصدق ،‬ ‫إ‬ ‫املراكبة‬

IKHLASH
Menyengajakan perbuatan sematamata mencari karidhaan Allah, dan memurnikan perbuatan dari segala bentuk kepentingan duniawi

-. Sulit dan berat -. Dasar amal diterima Allah (QS. 98:5, 6:162-163, 4:125) -. Manfaat sangat besar walau kecil

SYUKUR
Memuji pemberi atas kebaikan yang telah dilakukannya (tiga hal terkait dengan syukur) 1. Mengakui nikmat secara bathin 2. Mengungkap secara lahir 3. Memakai kenikmatan sebagai sarana ibadah

‫‪Ayat – ayat Syukur‬‬
‫251:2 .‪• Qs‬‬

‫ْ‬ ‫ُْ ى ُ ْ ُ‬ ‫• فَاذك ُر ْو ِن َأ ْذك ْر ُُْك َواشك ُر ْو ِِل َو َل تَكفرُُ‬ ‫ْون‬ ‫ِ‬
‫21:13 .‪• Qs‬‬

‫ْ ْ ُ‬ ‫ْ ُ ِ ْ َ‬ ‫• َو َمن يَّشك ْر فَاه َّ َما يَشك ُر ِلنَ ْفسه َو َمن ك َف َر فَان‬ ‫َّ‬ ‫ِ‬ ‫ِ ِ‬ ‫َ ٌّ َ‬ ‫هللا غَ ِِن َح ْيد‬

MALU:

‫َالْح‬ ‫َ َيا ُء‬

Sifat atau perasaan yang menimbulkan keengganan melakukan sesuatu yang rendah atau tidak baik

Sesungguhnya semua agama itu memiliki akhlak, dan akhlak Islam itu adalah malu

َ ْ ُ ُ ُ ٍ ِّ ُ َّ ‫• ان ِلك ِد ْين خلُق َوخلُق ْالسالم َالْح َيا ُء‬ َ ِ ِ ِ

(HR. Malik)

َ ُ َّ ِ َ َ ْ ُ َ ْ َّ َّ : ‫• ان ِمما َأد َرك النَّاس ِمن لَكم النُّ ُبو ِة ْال ْوِل‬ ِ َ ِ ‫اذا لَ ْم تَس َتح فَاصنَ ْع َما شئْت‬ ْ ِ ْ َ ِ
Sesungguhnya diantara yang didapat oleh manusia dari kata-kata kenabian yang pertama ialah : “ Jika kamu tidak lagi memiliki sifat malu, maka berbuatlah sesukamu” (HR. Bukhori)

‫َالْح َيا ُء خ ْْي ُُك ًُّه‬ ‫َ َ‬ ‫َ ُ‬ ‫َالْح َيا ُء ش ْع َبة ِّمن ْاليْ َمان‬ ‫ِ‬ ‫َ‬ ‫ِ‬

Merasa rela dengan apa yang telah diterimanya, namun tidak mengurangi usaha dan ikhtiyar untuk mendapatkan rizki dari Allah SWT.

Qona’ah itu pada dihati bukan pada ikhtiyar

AKHLAK RASULULLAH
• Berbicara : Fasih, Jelas, bicara pada saat yang tepat, lancar, mengetahui bahasa seluruh kabilah. • Sikap : Lembut, murah hati, cepat marah dan cepat reda, tidak pernah bilang tidak jika diminta sesuatu (HR. Bukhori), pemalu, suka menundukkan pandangan melebihi gadis ditempat pingitannya (Abu Said Al Khudri)

Menambal sendiri terompanya, menjahit bajunya, mengerjakan pekerjaan dengan tangannya sendiri, paling aktif memenuhi janji, lapang dada, pemaaf, tidak membiarkan seseorang berjalan dibelakangnya, tidak mengungguli budak dan pembantunya dalam hal pakaian, mencintai orang miskin dan duduk-duduk bersama mereka, mengawasi dan memperhatikan sahabat dan menanyakan tentang kabarnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->