BAB I PENDAHULUAN Hasil Penelitian menyatakan “mungkin untuk pertama kali dalam sejarah, demokrasi dinyatakan sebagai nama

yang paling baik dan wajar untuk semua sistem organisasi politik dan sosial yang di perjuangan oleh para pendukungnya yang berpengaruh” (UNISCO 1949). Hampir semua negara di dunian menyakini demokrasi sebagai “tolok ukur tak terbantah dari ke absahan politik.” Kenyakina bahwa kehendak rakyat adalah dasar utama kewenangan pemerintah menjadi basis bagi tegak kokohnya sistem politik demokrasi. Hal itu menunjukan bahwa rakyat di letakkan pada posisi penting walau pun secara operasional implikasinya di berbagai negara tidak selalu sama. Tidak ada negara yang ingin dikatakan sebagai negara yang tidak demokratis atau negara otoriter.

1

yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yg sejajar satu sama lain. suara seorang perampok. b. suara seorang pembunuh. Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif. dan suara seorang musuh Allah itu dianggap senilai dan sederajat dengan suara seorang ustadz yang benar-benar ustadz. suara seorang pelacur. suara seorang munafik. siapa pun dia. dalam demokrasi. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances. HAKIKAT DEMOKRASI Kata demokrasi dapat ditintau dari dua pengertian yaitu : a. Setiap orang. dan Untuk Rakyat. Atau oleh pendukungnya disebutkan sebagai: Dari Rakyat. memiliki satu suara yang sama nilainya. PENGERTIAN Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. suara seorang penzina. Demokrasi itu berasal dari kata latin yang secara harfiah berarti Kekuasaan Untuk Rakyat. yang dipresentasikan dalam bentuk Pemilihan Umum. 2. Pengertian secara bahasa atau etimologis Pengertian secara istilah atau terminologis 2 . Jadi. Oleh Rakyat.BAB II LANDASAN TEORI 1. atau dianggap sama dan sederajat dengan suara orang yang sungguh-sungguh memperjuangkan Islam.

Badan inilah yang menjalankan demokrasi. b. Demokrasi atas dasar penyaluran kehendak rakyat ada dua macam yaitu : a. Untuk melaksanakan musyawarah dengan baik dengan jumlah yang banyak sulit di lakukan. d. c. Jadi. Pengertian Etimologis Demokrasi Dari sudut bahasa (etimologis). Namun pada prinsipnya rakyat tetap merupakan pemegang kekuasaan tertinggi sehingga mulailah dikenal “demokrasi tidak langsung” atau “demokrasi perwakilan”.1. Masalah yang di hadapi negara semakin kompleks dan rumit sehingga membutuhkan orang-orang yang secara khusus berkecimpung dalam penyelesaian masalah tersebut. Jadi secara bahasa demis-cratein atau demos-cratos berarti pemerintahan rakyat atau kekuasaan rakyat. Alasan demokrasi sulit dilaksanakan sebagai berikut : a. 3 . b. Demokrasi langsung Demokrasi langsung adalah paham demokrasi yang mengikut sertkan seriap warga negaranya dalam permusyawaratan untuk menentukan kebijaksanaan umum dan undang-undang. karena sulitnya memungut suara dari peserta yang hadir. Demokrasi tidak langsung Demokrasi tidak langsung adalah paham demokrasi yang dilaksanakan melalui sistem perwakilan. Maka untuk menghindari kesulitan seperti di atas dan agar rakyat tetap memegang kedaulatan tertinggi. Hasil persetujuan secara bulat mufakat sulit tercapai. Tidak ada tempat yang menampung seluruh warga yang jumlahnya cukup banyak. di bentuklah badan perwakilan rakyat. demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu demos yang berarti rakyat dan cratos atau cratein yang berarti pemerintahan atau kekuasaan.

Penduduk yang selalu bertambah sehingga pelaksanaan musyawarah pada suatu tempat tidak dimungkinkan. antara lain : a. c. Menurut Harris Soche Demokrasi adalah bentuk pemerintahan rakyat. Menurut International Commission for Jurist Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan dimana hak untuk membuat keputusan-keputusan politik diselenggarankan oleh warga negara melalui wakil-wakil yang dipilih oleh mereka dan yang bertanggung jawab kepada mereka melalui suatu proses pemilihan yang bebas.F Strong 4 . karena itu kekuasaan pemerintahan itu melekat pada diri rakyat diri orang banyak dan merupakan hak bagi rakyat atau orang banyak untuk menagtur. c. Setiap warga negara mempunyai kesibukan sendiri-sendiri didalam menyurus kehidupannya sehingga masalah pemerintahan cukup di serahkan pada orang yang berminat dan memiliki keahlian dibidang pemerintahan negara. d.Untuk negara-negara moderen penerapan demokrasi tidak langsung dilakulakan karena berbagai alasan. Menurut C. Mayo Sistem politik demokratis adalah sistem yang menunjukan bahwa kebijaksanaan umum ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang secara diawasi secara efektif oleh rakyat dalam pemiliha-pemilihan yang didasarkan atas prinsip kesamaan politik dan diselenggarakan dalam suasana terjainnya kebebasan politik. mempertahankan dan melindungi dirinya dari paksaan dan pemerkosaan orang lain atau badan yang diserahi untuk memerintah. 2. Pengertian Terminologis Demokrasi Berikut ini beberapa definisi tentang demokrasi : a. Menurut Hennry B. b. Masalah yang di hadapi semakin kompleks karena kebutuhan dan tantangan hidup semakin banyak. b.

Secara substantif. b. Menerut Samuel Huntington Sistem politik sebagai demokratis sejauh para pembuat keputusan kolektif yang paling kuat dalam sistem itu di pilih melaui pemilihan umum yang adil. jujur. Kebebsan di anggap sebagai sarana mencapai kemajuan dengan memberikan hasil maksinal dari usaha orang tanpa adanya pembatasan dari pengguasaan. 1997) yaitu : a. Kedaulatan rakyat (people’s soverignty) 5 . by the people. e. Kebebasan/persamaan (freedom/equality) Kebebasan dan persamaan adalah pondasi demokrasi. Pemerintahan oleh rakyat berarti pemerintahan negara itu dijalankan oleh rakyat. Ada satu pengertian mengenai demokrasi yang di anggap paling populer diantara pengertian yang ada. dan untuk rakyat (government of the people. Pengertian tersebut dikemukakan pada tahun 1863 oleh Abraham Lincoln yang mengatakan demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat. and for the peolple). Pemerintahan dari rakyat berarti pemerintahan negara itu mendapat mandat dari rakyat untuk menyelenggarakan perintahan. Pemerintahan untuk rakyat berarti pemerintahan itu menghasilkan dan menjalankan kebijakan-kebijakan yang di arahkan untuk kepentingan dan kejahteraan rakyat.Suatu sistem pemerintahan dalam mana mayoritas anggota dewasa dari masyarakat politik ikut serta dalam atas dasar sistem perwakilan yang menjamin bahwa pemerintah akhirna mempertanggung jawabkan tindakantindakan kepada mayoritas itu. prinsip utama dalam demokrasi ada dua (Maswadi Rauf. dan berkala dan didalam sistem itu para calon bebas bersaing untuk memperoleh suara dan hampir semua penduduk dewasa berhak memberikan suara. oleh rakyat.

b. Demokrasi. pada hakikatnya kebijakan yang dibuat adalah kehendak rakyat dan untuk kepentingan rakyat. yaitu suatu bentuk pemerintaham yang dipegang oleh seseorang sebagai pemimpin tertinggi dan dijadikan utuk kepentingan rakyat banyak. yaitu suatu bentuk pemerintahan yank dipegang oleh sekelompok orang yank memimpin dan dijadikan untuk kepentingan rakyat banyak. dibedakam menjadi : a. yank akhirnya pemerimtahan yang dijalankan tidak berhasil untuk kepentingan rakyat banyak. Mobokrasi/Okhlokrasi. Demokrasi Sebagai Bentuk Pemerintahan Secara klasik. monarki adalah bentuk pemerintahan yang bersifat kerajaan. f. ratu. aristokrasi. c. pebagian bentuk pemerintahan menurut Plato.Dengan konsep kedaulatan rakyat. kaisar atau sultan. yaitu suatu bentuk pemerintahan yang di pegang oleh rakyat tetapi rakyat yang tidak tahu apa-apa. 6 . Republik adalah bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh seorang presiden atau perdana menteri. origarfi dan mobograsi adalah bentuk yang buruk dari pemerinthan. Aristokrasi. yaitu suatu bentuk pemerintahan yang di pegang oleh seseorang sebagai pemimpin tertimggi dan di jadikan utuk kepentingan pritar. Tirani. 3. rakyat yang tidal berpendidikan. yaitu suatu bentuk pemerintahan yank dipegang oleh rayat dan dijalankan untuk kepentigan rakyat banyak. Monarki. e. Oligarki. sedangkan bentuk tirani. d. Adapun bentuk pemerinthan yang di anut atau diterima adalah bentuk perinthan moderen menurut Nicollo Machiavelli : a. yaitu suatu bentuk pemerintahan yank dipegang oleh sekelompok dan dijadikan untuk kelompok itu sendiri. dan demokrasi dikatakan sebagai bentuk pemerintahan yang baik. b. Bentuk pemerinthan monarki. Pemimpin negara umumnya bergelar raja. dan rakyat yang tidak paham tentang pemerintahan.

Partai politik lebih dari satu dan mampu melaksanakan fungsinya h. Pemerintahan mayoritas e. Termasuk sistem politik nondemokrasi adalah sistem politik otoriter. 2001). sistem diktator. Pemerintahan dengan diskusi f. dan berkala dan di dalam sistem itu para calon bebas bersaing untuk memperoleh suara dan hampir semua penduduk dewasa berhak memberikan suara. jujur. b. Sistem poitik dewasa ini dibedakan menjadi dua (Huntington. legislatid dan yudikatif b. totaliter. Pers yang bebas 7 . sebagai berikut : a. kekuasanan esekutif. Sukarna dalam buku Demokrasi vs Kediktaktoran (1981) mengemukakan prinsip-prinsip dari sistem poltik demokrasi. rezim satu partai. Pebagian kekuasana.4. yaitu sistem politik demokrasi dan sistem politik nondemokrasi. Menejemen yang terbuka i. monarki absolut. Samuel Huntington. menyatakan bahwa sistem politik sebagai demokratis sejauh para pembuat keputusan kolektif yang paling kuat dalam sistem itu dipilih melalui pemilihan yang adil. Hendry B. rezim militer. Pemerintahan berdasarkan hukum (Rule of Low) d. dan sistem komunis. Sistem politik (pemerintahan) demokrasi adalah sistem pemerintahan dalam suatu negara yang menjalankan prinsip-prinsip demokrasi. menyatakan demokrasi sebagai sistem politik merupakan suatu sistem yang menunjukan bahwa kebijakan umum ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyat dalam pemilihan yang berkala yang didasar kan atas prinsip kesamaan politik dan diselenggarakan dalam suasana terjaminnya kebebasan politik. Demokrasi Sebagai Sistem Politik Beberapa ahli telah mendefinisikan demokrasi sebagai sistem politik : a. Pemerintahan konstitusional c. Pemerintahn umum yang bebas g. Mayor.

Peradilan yang bebas dan tidak memihak m. Penempatan pejabat pemerintahan dengan merit sistem bukan poll sistem q. Tidak ada perlindungan terhadap hak azazi manusia. Manegeman dan kepemimpinan yang tertutup dan tidak bertanggung jawab. h. j. tapi ada sebuah partai yang memonopoli kekuasaan. berbicara dan kebebasan pers. Mekanisme politik yang beruba anatar kehidupan politik masyarakat dengan kehidupan plolitik pemerintahan o. kekuasaan esekutif dan kekuasaan yudikatif menjadi satu. f. Pembentukan pemerintahan tidak berdasarkan musyawarah. yaitu partai pemerintah atau ada beberapa partai. Pengawasan terhadap administrasi negara n. Tidak adanya kebebasan berdapat. pemusatan kekuasaan yaitu kekuasaan legislatif. Prinsip persetujuan Prinsip nondemokrasi yaitu sebagai berikut : a. d. g. Jaminan terhadap kebebasan individu dalam batas-batas tertentu s. Pemerintahan tidak berdasarkan konstitusi yang sifatnya yang konstisional. b. c. bahkan sering terjadi pelanggaran atas hak azazi manusia. 8 . Terdapat satu partai politik. Perlindungan terhadap hak azazi manusia l. Pengakuan terhadap hak-hak minoritas k.j. tetapi melalui dekrit. i. tetapi pemerintahan dijalankan berdasarkan kekuasaan. Kebijakan pemerintah dibuat oleh badan perwakilan politik tanpa paksaan dari lembaga manapun p. Konstitui/UUD yang demokratis t. Menekan dan tidak mengakui hak-hak minoritas warga negara. Pemilihan umum yang tidak demokratis. Rule of Power atau prinsip negara kekuasaan yang ditandai dengan supremasi kekuasaan dan ketidak samaan didepan hukum. e. Penyelesaain secara damai buka dengan kompromi r.

Mekanisme dalam kehidupan politik dan sosial tidak dapat berubah dan bersifat sama. Demokrasi membutuhkan usaha nyata dari setiap warga maupun penyelenggara negara untuk berprilaku sedemikian rupa sehingga mendukung pemerintahan atau sistem politik demokrasi. DEMOKRATISASI Demokratisasi adalah penerapan kaidah-kaidah atau prinsip-prinsip demokrasi pada setiap kegiatan politik kenegaraan. Tidak ada kontrol atau pengendalian terhadap administrasi dan birokrasi. Tahapan keempat adalah praktik demokrasi sebagai budaya politik kepenguasa demokrasi. tetapi demokrasi dipahami sebagai sikap hidup atau pandangan hidup demokratis. 5. bernegara. Demokratisasi melalui beberapa tahapan. o. l. n. Perilaku yang mendukung tersebut tentu saja merupakan perilaku yang demokratis. c. Tahapan pertama adalah pergantian dari penguasa nondemokratis Tahapan kedua adalah pembentukan lembaga-lembaga dan tertip politik Tahapan ketiga adalah konsolidasi demokrasi. Tidak ada jaminan terhadap hak-hak dan kebebsan indufidu dalam batas tertentu. m. yaitu : a. p. Prinsip dogmatisme dan banyak berlaku doktrin. d. Tujuannya adalah terbentuknya kehidupan politik yang bercirikan demokratis. 9 . Demokrasi Sebagai Sikap Hidup Perkembangan baru menunjukkan bahwa demokrasi tidak dipahami sebagai bentuk pemerintahan dan sistem politik. 3. Badan peradilan yang tidak bebas dan bisa di interfensi oleh penguasa. demokrasi. b.k. Penyelesaian pemecahan atau perbedaan dengan cara kekerasan dan penggunaan paksaan.

Nilai atau kultur demokrasi penting untuk tegaknya demokrasi di suatu negara. kebersamaan 10 . 1. dan pengkonsolidasian sistem yang demokratis. tidak menggantungkan pada orang lain 9. memahami keanekaragaman dalam masyarakat 5. Mayo dalam Mirriam Budiardjo (1990) menyebutkan adanya delapan nilai demokrasi. yaitu : 1. kebebasan mengemukakan pendapat 3. toleransi 2. Setiap warga negara menginginkan tegaknya demokrasidi negaranya. pengakuan dan penghormatan terhadap kebebasan Zamroni (2001) menyebutkan adanya kultur nilai demokrasi antara lain : 1. menyatakan bahwa proses demokratisasi melalui tiga tahapan. pergantian penguasa dengan teratur 4. Nilai (Kultur) Demokrasi Henry B. saling menghargai 10. Menyelesaikan pertikain-pertikain secara damai dan sukarela 2. menegakkan keadilan 7. memajukan ilmu pengetahuan 8. percaya diri 8. terbuka dan komunikasi 6. pengakuan dan penghormatan terhadap nilai keanekaragaman 6. pengukuran rezim demokratis. penggunaan paksaan sesedikit mungkin 5. menghormati perbedaan pendapat 4. menjunjung nilai dan martabat kemanusian 7.Samuel Huntington (2001). yaitu pengakhiran rezim nondemokratis. mampu mengekang diri 11. menjamin terjadinya perubahan secara damai dalam sustu masyarakat yang selalu berubah 3.

Adanya pertimbangan moral 4. Kerjasama antarwarga 7. baik oleh rakyat (masyarakat) maupun pemerintah. a. antara lain sebagai berikut. a. b. Pemenuhan segi-segi ekonomi 6. Permufakatan yang jujur dan adil 5. c. demokrasi adalah pandangan hidup yang mencerminkan dari perlunya partisipasi dari warga negara dalam pembentukan nilai-nilai yang mengatur kehidupan bersama. Lembaga (Struktur) Demokrasi Menurut Mirriam Budiardjo (1997). demokrasi sebagai way of life (pandangan hidup) dalam seluk-beluk sendi kehidupan bernegara. John Dewey dalam Zamroni (2001). untuk melaksanakan nilai-nilai demokrasi perlu diselenggarakan lembaga-lembaga. Tim ICCE UIN Jakarta (2003).12. 11 . 2. Kesadaran akan pluralisme 2. keseimbangan Nurcholis Madjid dalam Tim ICCE UIN Jakarta (2003) menyatakan adanya tujuh norma atau pandangan hidup demokratis. Padmo Wahyono dalam Alfiah dan Oetojo Usman (1990). Pandangan hidup demokrasi sebagai undsur yang menyatu dengan sistem pendidikan Pendapat bahwa demokrasi sudah merupakan pola kehidupan. b. sebagai berikut : 1. Prinsip musyawarah 3. antara lain sebagai berikut. Dewan ini melakukan pengawasan terhadap pemerintah. Pemerintahan yang bertanggung jawab Suatu dewan perwakilan rakyat yang mewakili golongan dan kepentingan dalam masyarakat yang dipilih melalui pemilihan umum yang bebas dan rahasia. demokrasi adalah pola kehidupan berkelompok yang sesuai dengan keinginan dan pandangan hidup orang-orang yang berkelompok.

yaitu : a. Berlangsung secara evolusioner Proses perubahan secara persuasif bukan koersif Pers dan meda massa yang bebas untuk menyatakan 4. Demokrasi Desa Menurut Mohammad Hatta dalam Padma Wahyono (1990). Sistem peradilan yang bebas untuk menjamin hak asasi manusia dan mempertahan kan keadilan. tumbuh dan berkembangnya nilai-nilai demokrasi yang menjadi sikap dan pola hidup masyarakat dana penyelenggara negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. terdapat dua hal penting sebagai berikut. b. desa-desa di Indonesia sudah menjalankan demokrasi. a. 1997) a. Ciri Demokratisasi Demokratisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut. Masyarakat demokrasi yang berwujud pada adanya budaya (kultur) demokrasi 3. d. DEMOKRASI DI INDONESIA 1. Suatu organisasi politik yang mencakup lebih dari satu partai (sistem dwipartai. Demokrasi desa memiliki lima unsur atau anasir. e. Dengan demikian untuk behasilnya demokrasi dalam suatu negara. multipartai). misalnya dengan pemilihan kepala desa dan adanya rembug desa. Pemerintahan demokrasi yang berwujud pada adanya institusi (struktur) demokrasi b. Terbentuk dan berjalannya lembaga-lembaga demokrasi dalam sistem politik dan pemerintahan. pendapat.c. (maswadi Rauf. b. yaitu : 12 . Itulah yang disebut “demokrasi asli”. Partai menyelenggarakan hubungan yang kontinu dengan masyarakat. Suatu negara dikatakan negara demokrsi apabila memenuhi dua kriteria .

Secara luas demokrasi pancasila berarti kedaulatan rakyat yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila dalam bidang politik. pancasila berfungsi sebagai : 1. Demokrasi Pancasila Sebagai ideologi nasional. b. mufakat c. hak menyingkirkan dari kekuasaan raja absolut Demokrasi Indonesia modern menurut Hoh. Hatta harus meliputi tiga hal.a. d. rapat b. c. a. berikut. demokrasi di bidang politik demokrasi di bidang ekonomi demokrasi di bidang sosial 2. 2. yaitu : a. gotong-royong d. b. 1. Kedaulatan Rakyat Republik Negara Berdasarkan atas Hukum Permintaan yang Kontitusional Sistem Perwakilan Demokrasi pancasila dapat diartikan secara luas maupun sempit. e. sebagai 13 . ekonomi dan sosial. c. Nilai-nilai demokrasi yang terjabar dari nilai-nilai Pancasila tersebut adalah sebagai berikut. cita-cita masyarakat yang selanjutnya menjadi pedoman dalam alat pemersatu masyarakat yang mampu menjadi sumber nilai mebuat dan menilai keputusan politik bagi produser penyelesaian konflikyang terjadi. hak mengadakan proses bersama e.

Perkembangan Demokrasi Indonesia Lahirnya konsep demokrasi dalam sejarah modern Indonesia dapat ditelusuri pada sidang-sidang BPUPKI antara bulan Mei sampai Juli 1945. Masa Republik II. Hatta menggap dan percaya bahwa demokrasi/kerakyatan dan kebangsaan sangat cocok untuk keperluam pergerakan Indonesia di masa datang (Hatta 1953). Paradikma kenegaraan Soepomo yang disampaikan tanggal 31 Mei 1945 terkenal dengan ide integralistik bangsa Indonesia. Cita-cita atau ide demokrasi ada pada para founding fathers bangsa (Suseno 1997). Bentuk negara harus mengungkap semangat kebatinan bangsa Indonesia yaitu hasrat rakyat akan persatuan. Menurut Mirriam Budiarjo mas Orde Baru dapat dibagi dalam tiga masa yaitu sebagai berikut. Memurut Soepomo. politik pembangunan negara harus sesuai dengan struktur solial masyarakat Indonesia. Hatta setuju dengan demokrasi yang dikatakannya dengan istilah kerakyatan. yang masa demokrasi Pancasila yang menonjolkan sistem presidensiil. Ada kesamaan pandangan dan konsensus politik dari para peserta sidang BPUPKI bahwa kenegaraan Indonesia harus berdasarkan kerakyatan/kedaulatan rakyat atau demokrasi. yang dinamakan masa demokrasi palementer. a. Afan Gaffa (1990) membagi alur periodisasi demokrasi Indonesia terdiri atsa : 14 . Para pendiri bangsa bersepakat bahwa negara Indonesia merdeka haruslah negara demokrasi. b.2. yang masa demokrasi terpimpin. c. Masa Republik III. Masa Republik I. 1997). 3. (Suseno. Secara sempit demokrasi Pancasila berarti kedaulatan rakyat yang dilaksanakan menurut hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakialan. Pandangan Hatta mengenai demokrasi dapat kita pada tulisannya di tahun 1932 dengan judul demokrasi kita.

BAB III KESIMPULAN 15 . Pelaksanaan Demokrasi Masa Revolusi tahun 1945 sampai 1950 b. Periode masa demokrasi palementer (representative democacy) c. a. Pelaksanaan Demokrasi Masa Transisi tahun 1998 sampai 1999 e. Periode masa revolusi kemerdekaan b. Pelaksanaan Demokrasi Masa Orde Baru tahun 1966 samapi 1998 d. Masa demokrasi liberal tahun 1950 sampai 1959 2. Pelaksanaan Demokrasi Masa Reformasi tahun 1999 sampai sekarang. Pelaksanaan Demokrasi Masa Orde Lama yang terdiri : 1.a. Periode masa demokrasi terpimpin (guided democracy) d. Periode pemerintahan Orde Baru (Pancasila democracy) Pelaksanaan demokrasi di indonesia dapat pula dibagi ke dalam periode berikut. Masa demokrasi terpimpin tahun 1959 samapai 1965 c.

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. Tidak ada negara yang ingin dikatakan sebagai negara yang tidak demokratis atau negara otoriter.” Kenyakina bahwa kehendak rakyat adalah dasar utama kewenangan pemerintah menjadi basis bagi tegak kokohnya sistem politik demokrasi. Hampir semua negara di dunian menyakini demokrasi sebagai “tolok ukur tak terbantah dari ke absahan politik. DAFTAR PUSTAKA 16 .

http://id.wikipedia. Sumber Internet : 1. Panduan Kuliah di Perguruan Tinggi.org/wiki/Demokrasi http://thufailalghifari.Winarto. 2007. Pendidikan Kewarganegaraan.multiply. Jakarta : PT Bumi Aksara.com/reviews/item/105 17 . Paradigma Baru. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful