Tuntunan Shalat Sunnah Rawatib

Kategori: Fiqh dan Muamalah 42 Komentar // 7 September 2010 Sesungguhnya diantara hikmah dan rahmat Allah atas hambanya adalah disyariatkannya Attathowwu‘ (ibadah tambahan). Dan dijadikan pada ibadah wajib diiringi dengan adanya attathowwu‘ dari jenis ibadah yang serupa. Hal itu dikarenakan untuk melengkapi kekurangan yang terdapat pada ibadah wajib. Dan sesungguhnya at-tathowwu‘ di dalam ibadah sholat yang paling utama adalah sunnah rawatib. Nabi shallallahu ‗alaihi wasallam senantiasa mengerjakannya dan tidak pernah sekalipun meninggalkannya dalam keadaan mukim (tidak bepergian jauh). Mengingat pentingnya ibadah ini, serta dikerjakannya secara berulang-ulang sebagaimana sholat fardhu, sehingga saya (penulis) ingin menjelaskan sebagian dari hukum-hukum sholat rawatib secara ringkas: 1. Keutamaan Sholat Rawatib Ummu Habibah radiyallahu ‗anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang keutamaan sholat sunnah rawatib, dia berkata: saya mendengar Rasulullah shalallahu ‗alaihi wa sallam bersabda, ―Barangsiapa yang sholat dua belas rakaat pada siang dan malam, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga‖. Ummu Habibah berkata: saya tidak pernah meninggalkan sholat sunnah rawatib semenjak mendengar hadits tersebut. ‗Anbasah berkata: Maka saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari Ummu Habibah. ‗Amru bin Aus berkata: Saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari ‗Ansabah. An-Nu‘am bin Salim berkata: Saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari ‗Amru bin Aus. (HR. Muslim no. 728) ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang sholat sunnah rawatib sebelum (qobliyah) shubuh, dari Nabi shallallahu ‗alaihi wasallam, beliau bersabda, ―Dua rakaat sebelum shubuh lebih baik dari dunia dan seisinya‖. Dalam riwayat yang lain, ―Dua raka‘at sebelum shubuh lebih aku cintai daripada dunia seisinya‖ (HR. Muslim no. 725) Adapun sholat sunnah sebelum shubuh ini merupakan yang paling utama di antara sholat sunnah rawatib dan Rasulullah shallallahu ‗alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkannya baik ketika mukim (tidak berpegian) maupun dalam keadaan safar. Ummu Habibah radhiyallahu ‗anha telah meriwayatkan tentang keutamaan rawatib dzuhur, dia berkata: saya mendengar rasulullah shallallahu ‗alaihi wa sallam bersabda: ―Barangsiapa yang menjaga (sholat) empat rakaat sebelum dzuhur dan empat rakaat sesudahnya, Allah haramkan baginya api neraka‖. (HR. Ahmad 6/325, Abu Dawud no. 1269, At-Tarmidzi no. 428, An-Nasa‘i no. 1814, Ibnu Majah no. 1160) 2. Jumlah Sholat Sunnah Rawatib

Hadits Ummu Habibah di atas menjelaskan bahwa jumlah sholat rawatib ada 12 rakaat dan penjelasan hadits 12 rakaat ini diriwayatkan oleh At-Tarmidzi dan An-Nasa‘i, dari ‗Aisyah radiyallahu ‗anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‗alaihi wa sallam bersabda, ―Barangsiapa yang tidak meninggalkan dua belas (12) rakaat pada sholat sunnah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga, (yaitu): empat rakaat sebelum dzuhur, dan dua rakaat sesudahnya, dan dua rakaat sesudah maghrib, dan dua rakaat sesudah ‗isya, dan dua rakaat sebelum subuh‖. (HR. At-Tarmidzi no. 414, An-Nasa‘i no. 1794) 3. Surat yang Dibaca pada Sholat Rawatib Qobliyah Subuh Dari Abu Hurairah radiyallahu ‗anhu, ―Bahwasanya rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam pada sholat sunnah sebelum subuh membaca surat Al Kaafirun (‫ )نورفاكلا اهيأ اي لق‬dan surat Al Ikhlas (‫( ‖.)دحأ هللا وه لق‬HR. Muslim no. 726) Dan dari Sa‘id bin Yasar, bahwasannya Ibnu Abbas mengkhabarkan kepadanya: ―Sesungguhnya rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam pada sholat sunnah sebelum subuh dirakaat pertamanya membaca: (‫( )انيلإ لزنأ امو هللاب انمآ اولوق‬QS. Al-Baqarah: 136), dan dirakaat keduanya membaca: (‫(ن ا ب اهلل وا شهد ب أن ا م س لمىن( مآ‬QS. Ali Imron: 52). (HR. Muslim no. 727) 4. Surat yang Dibaca pada Sholat Rawatib Ba’diyah Maghrib Dari Ibnu Mas‘ud radiyallahu ‗anha, dia berkata: Saya sering mendengar Rasulullah shallalllahu ‗alaihi wa sallam ketika beliau membaca surat pada sholat sunnah sesudah maghrib:‖ surat Al Kafirun (‫ )نورفاكلا اهيأ اي لق‬dan surat Al Ikhlas (‫( .)دحأ هللا وه لق‬HR. AtTarmidzi no. 431, berkata Al-Albani: derajat hadits ini hasan shohih, Ibnu Majah no. 1166) 5. Apakah Sholat Rawatib 4 Rakaat Qobiyah Dzuhur Dikerjakan dengan Sekali Salam atau Dua Kali Salam? As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: ―Sunnah Rawatib terdapat di dalamnya salam, seseorang yang sholat rawatib empat rakaat maka dengan dua salam bukan satu salam, karena sesungguhnya nabi bersabda: ―Sholat (sunnah) di waktu malam dan siang dikerjakan dua rakaat salam dua rakaat salam‖. (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Al-Utsaimin 14/288) 6. Apakah Pada Sholat Ashar Terdapat Rawatib? As-Syaikh Muammad bin Utsaimin rahimahullah berkata, ―Tidak ada sunnah rawatib sebelum dan sesudah sholat ashar, namun disunnahkan sholat mutlak sebelum sholat ashar‖. (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Al-Utsaimin 14/343) 7. Sholat Rawatib Qobliyah Jum’at As-Syaikh Abdul ‗Azis bin Baz rahimahullah berkata: ―Tidak ada sunnah rawatib sebelum sholat jum‘at berdasarkan pendapat yang terkuat di antara dua pendapat ulama‘. Akan tetapi disyari‘atkan bagi kaum muslimin yang masuk masjid agar mengerjakan sholat beberapa rakaat semampunya‖ (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Bin Baz 12/386&387) 8. Sholat Rawatib Ba’diyah Jum’at

Bukhori no. 881) As-Syaikh Bin Baz rahimahullah berkata. Mengqodho’ Sholat Rawatib Di Waktu yang Terlarang . ―Adapun sesudah sholat jum‘at. (Al-Mughni 2/544) 12. karena saat nabi shallallahu a‘alihi wasallam bersabda sementara beliau berada di Madinah…. tidak ada tebusan kecuali hal itu‖. (Majmu‘ Fatawa Ibnu Taimiyah 23/90) 13. Rasulullah shallallahu ‗alaihi wa sallam bersabda. dan sholat rawatib ba‘diyah maka waktunya dimulai dari selesainya sholat fardhu hingga berakhirnya waktu sholat fardhu tersebut ―. (HR. Muslim no. Waktu Mengerjakan Sholat Rawatib Ibnu Qudamah berkata: ―Setiap sunnah rawatib qobliyah maka waktunya dimulai dari masuknya waktu sholat fardhu hingga sholat fardhu dikerjakan. meskipun di Mekkah dan Madinah sekalipun maka lebih utama dikerjakan dirumah dari pada di masjid Al-Haram maupun masjid An-Nabawi. Muslim no. sholat malam. dan sunnah rawatib‖. (HR.Dari Abu Hurairah radiyallahu ‗anhu berkata. ―Apabila seseorang di antara kalian mengerjakan sholat jum‘at. Bukhori no. maka sholatlah sesudahnya empat rakaat‖. Sholat Rawatib Dalam Keadaan Safar Ibnu Qayyim rahimahullah berkata. (HR. 777) As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: ―Sudah seyogyanya bagi seseorang untuk mengerjakan sholat rawatib di rumahnya…. dan tidak ada riwayat bahwasannya rasulullah shallallahu ‗alaihi wa sallam mengerjakan sholat sunnah selain keduanya‖. 597. witir. 680) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: ―Dan hadits ini meliputi sholat fardhu. Mengganti (mengqodho’) Sholat Rawatib Dari Anas radiyallahu ‗anhu dari rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam bersabda: ―Barangsiapa yang lupa akan sholatnya maka sholatlah ketika dia ingat. (Zaadul Ma‘ad 1/315) As-Syaikh Bin Baz rahimahullah berkata: ―Disyariatkan ketika safar meninggalkan sholat rawatib kecuali sholat witir dan rawatib sebelum subuh‖. 1187. (Syarh Riyadhus Sholihin 3/295) 11. Muslim no. maka terdapat sunnah rawatib sekurang-kurangnya dua rakaat dan maksimum empat rakaat‖ (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Bin Baz 13/387) 9. (Majmu‘ fatawa 11/390) 10. ―Rasulullah shallallahu a‘laihi wa sallam didalam safar senantiasa mengerjakan sholat sunnah rawatib sebelum shubuh dan sholat sunnah witir dikarenakan dua sholat sunnah ini merupakan yang paling utama di antara sholat sunnah.. dan ini termasuk bagian dari kebodohan‖. Tempat Mengerjakan Sholat Rawatib Dari Ibnu Umar radiyallahu ‗anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam bersabda: ―Lakukanlah di rumah-rumah kalian dari sholat-sholat dan jangan jadikan rumah kalian bagai kuburan‖. Ironisnya manusia sekarang lebih mengutamakan melakukan sholat sunnah rawatib di masjidil haram.

dan terkadang melakukannya terus-menerus. adapun dilakukan terus-menerus pada waktu terlarang merupakan kekhususan nabi‖. dan Al-Albani menshahihkannya) As-Syaikh Muhammad bin Ibrahim rahimahullah berkata: ―Barangsiapa yang masuk masjid mendapatkan jama‘ah sedang sholat subuh. Pengurutan Ketika Mengqodho’ As-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata: ―Apabila didalam sholat itu terdapat rawatib qobliyah dan ba‘diyah. karena apabila beliau melakukan amalan selalu melanggengkannya. Mengqodho’ Sholat Rawatib yang Banyak Terlewatkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: ―Diperbolehkan mengqodho‘ sholat rawatib dan selainnya. At-tirmidzi no. Abu Dawud no. yang pertamakali dikerjakan adalah sholat rawatib ba‘diyah dua rakaat. karena merupakan sholat sunnah yang sangat dianjurkan . Adapun pada Abu Dawud dengan lafadz: ―Maka rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam diam (terhadap yang dilakukan Qois)‖. Jika Sholat Subuh Bersama Jama’ah Terlewatkan. berkata: Rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam keluar rumah mendatangi sholat kemudian qomat ditegakkan dan sholat subuh dikerjakan hingga selesai. rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam bersabda: ―Barangsiapa yang belum mengerjakan dua rakaat sebelum sholat subuh. dan dishahihkan oleh Al-albani) Dan dari Muhammad bin Ibrahim dari kakeknya Qois. Apakah Mengerjakan Sholat Rawatib Terlebih Dahulu atau Sholat Subuh? As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: ―Sholat rawatib didahulukan atas sholat fardhu (subuh). (HR. dan sholat rawatib qobliyahnya terlewatkan.Ibnu Qoyyim berkata: ―Rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam mengqodho‘ sholat ba‘diyah dzuhur setelah ashar. meskipun orang-orang telah keluar selesai sholat berjama‘ah dari masjid‖ (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsatimin 14/298) 16. At-Tirmidzi). (Zaadul Ma‘ad 1/308) 14. Maka saya berkata: Wahai rasulullah sungguh saya belum mengerjakan sholat sebelum subuh. 3/283) 17. maka apabila sholat dzuhur telah selesai. lalu bersabda: ―Sebentar wahai Qois apakah ada sholat subuh dua kali?‖. kemudian empat rakaat qobliyah‖. (HR. Waktu Mengqodho’ Sholat Rawatib Sebelum Subuh Dari Abu Hurairah radiyallahu ‗anhu berkata. maka yang dikerjakan lebih dahulu adalah ba‘diyah kemudian qobliyah. (Syarh Riyadhus Sholihin. 422. kemudian nabi shallallahu ‗alaihi wasallam berpaling menghadap ma‘mum. tetapi yang lebih utama adalah mengakhirkan sampai matahari naik setinggi tombak‖ (Majmu‘ Fatawa AsSyaikh Muammad bin Ibrahim 2/259 dan 260) 15. Hukum mengqodho‘ diwaktu-waktu terlarang bersifat umum bagi nabi dan umatnya. karena sholat rawatib qobliyah subuh itu sebelum sholat subuh. maka sholatlah setelah matahari terbit‖. (At-Tirmdzi 423. Baginya dapat mengerjakan sholat dua rakaat sebelum subuh setelah selesai sholat subuh. contoh: Seseorang masuk masjid yang belum mengerjakan sholat rawatib qobliyah mendapati imam sedang mengerjakan sholat dzuhur. 1267. rasulullah bersabda: ―Maka tidak mengapa‖. maka sholatlah bersama mereka. maka beliau mendapati saya sedang mengerjakan sholat.

kemudian beliau bersabda: ―Apabila seseorang dari kalian mendapatkan permasalahan. hal. hal. Maka pada keadaan ini. Karena sholat dhuha itu tersendiri dan sholat rawatib subuh pun juga demikian. (HR. dan tidak boleh juga menggabungkan keduanya dalam satu niat. Muslim bi As-syarh An-Nawawi 5/222) An-Nawawi berkata: ―Hadits ini terdapat larangan yang jelas dari mengerjakan sholat sunnah setelah iqomah sholat dikumandangkan sekalipun sholat rawatib seperti rawatib subuh. Dan jika hanya satu atau dua sholat yang terlewatkan. tetapi berbeda jika tidak diniatkan‖. dzuhur. maka sholatlah dua rakaat dari selain sholat fardhu…‖ (HR. maka ia bisa mengerjakan sholat dua rakaat dengan niat sholat rawatib dan tahiyatul masjid. (Syarh Al-‘Umdah. dan waktu sholat dhuha tiba. beliau mengqodho‘nya secara berturut-turut‖. Menggabungkan Sholat Sebelum Subuh dan Sholat Duha Pada Waktu Duha As-Syaikh Muhammad Bin Utsaimin rahimahullah berkata: ―Seseorang yang sholat qobliyah subuhnya terlewatkan sampai matahari terbit. 1166) Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah berkata: ―Jika seseorang berniat sholat rawatib tertentu digabungkan dengan sholat istikhorah maka terhitung sebagai pahala (boleh). dan sholat dhuha juga tidak terhitung sebagai sholat rawatib subuh. sehingga tidaklah salah satu dari keduanya terhitung (dianggap) sebagai yang lainnya. atau digabungkan dengan salah satu dari keduanya‖. dan Sunnah Wudhu’ As-Syaikh Abdurrahman As-Sa‘di rahimahullah berkata: ―Apabila seseorang masuk masjid diwaktu sholat rawatib.…. karena mendahulukan untuk menghilangkan dosa adalah perkara yang utama. maka yang utama adalah mencukupkan diri mengerjakan yang wajib (fardhu). Tahiyatul Masjid. dari nabi shallallahu ‗alaihi wasallam bersabda: ―Apabila iqomah sholat telah ditegakkan maka tidak ada sholat kecuali sholat fardhu‖. ashar dan selainnya‖ (Al-Majmu‘ 3/378) . 75) 19. (Al-Qawaid Wal-Ushul Al-Jami‘ah. sebagaimana ―Ketika rasulullah mengerjakan empat sholat fardhu yang tertinggal pada perang Khondaq. Menggabungkan Sholat Rawatib dengan Sholat Istikhorah Dari Jabir bin Abdullah radiyallahu ‗anhuma berkata: ―Rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam mengajarkan kami sholat istikhorah ketika menghadapi permasalahan sebagaimana mengajarkan kami surat-surat dari Al-Qur‘an‖. sholat rawatib subuh tidak terhitung sebagai sholat dhuha. Menggabungkan Sholat-sholat Rawatib. (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin. 20/13) 20. 238) 18. Sholat Rawatib Ketika Iqomah Sholat Fardhu Telah Dikumandangkan Dari Abu Huroiroh radiyallahu ‗anhu. Bukhori no. dengan demikian tertunailah dengan mendapatkan keutamaan keduanya. Dan demikian juga sholat sunnah wudhu‘ bisa digabungkan dengan keduanya (sholat rawatib dan tahiyatul masjid).(muakkadah)… kemudian jika sholat yang terlewatkan sangat banyak. maka yang utama adalah mengerjakan semuanya sebagaimana perbuatan nabi shallallahu ‗alaihi wasallam pada saat sholat subuh terlewatkan. maka beliau mengqodho‘nya bersama sholat rawatib‖. (Fathul Bari 11/189) 21. Dan tidak ada riwayat bahwasannya rasulullah mengerjakan sholat rawatib diantara sholat-sholat fardhu tersebut.

Karena menjaga sholat fardhu dengan waktu-waktunya lebih utama daripada sholat sunnah rawatib yang bisa dimungkinkan untuk diqodho‘‖. (Arkanul Islam. maka disyari‘atkan baginya untuk memutus sholatnya dan mempersiapkan diri untuk melaksanakan sholat fardhu. berdasarkan sabda nabi shallallahu ‗alaihi wasallam: ―Apabila iqomah sholat telah ditegakkan maka tidak ada sholat kecuali sholat fardhu. hal. hal. Karena sholatnya segera berakhir pada saat sholat fardhu baru terlaksana kurang dari satu rakaat‖. Apakah Mengerjakan Sholat Rawatib Atau Mendengarkan Nasihat? Dewan Tetap untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa Saudi: ―Disyariatkan bagi kaum muslimin jika mendapatkan nasihat (kultum) setelah sholat fardhu hendaknya mendengarkannya. maka tidak ada halangan bagi dia untuk menyelesaikan sholatnya.22. karena tidaklah ada riwayat yang menyebutkan bahwa nabi shallallahu ‗alaihi wasallam mengerjakan demikian. akantetapi seandainya sholat telah ditegakkan dan seseorang sedang berada pada posisi rukuk dirakaat yang kedua. 171) 25. maghbrib dan ‗isya‖ (Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah LilBuhuts Al-‘Alamiyah Wal-Ifta‘. Akan tetapi lebih utama untuk tidak melakukannya terus-menerus dalam hal itu (mengangkat tangan).. 9/31) 26. Bahkan meninggalkannya (sholat rawatib) karena mengetahui akan ditegakkan sholat bersama imam dan menjawab adzan (iqomah) adalah perkara yang disyari‘atkan. Apabila Mengetahui Sholat Fardhu Akan Segera Ditegakkan. Kapan Sholat Rawatib Ketika Sholat Fardhu DiJama’? Imam Nawawi rahimahullah berkata: ―Sholat rawatib dikerjakan setelah kedua sholat fardhu dijama‘ dan tidak boleh dilakukan di antara keduanya. Mengangkat Kedua Tangan Untuk Berdo’a Setelah Menunaikan Sholat Rawatib As-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata: ―Sholat Rawatib: Saya tidak mengetahui adanya larangan dari mengangkat kedua tangan setelah mengerjakannya untuk berdo‘a. 7/234) . (Shahih Muslim Bi Syarh An-Nawawi. seandainya beliau melakukannya setiap selesai sholat rawatib pasti akan ada riwayat yang dinisbahkan kepada beliau.‖. (Syarh Al-‘Umdah. dikarenakan beramal dengan keumuman dalil (akan disyari‘atkan mengangkat tangan ketika berdo‘a). Dan demikian juga sholat rawatib qobliyah dzuhur dikerjakan sebelum kedua sholat fardhu dijama‘‖. (Majmu‘ Fatawa 11/392 dan 393) 23. kemudian setelahnya ia mengerjakan sholat rawatib seperti ba‘diyah dzuhur. Bahkan seluruh kehidupan rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam dan para sahabat radiyallahu ‗anhum tersampaikan‖. Apakah Disyari’atkan Mengerjakan Sholat Rawatib? As-Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: ―Sudah seharusnya (mengenai hal ini) dikatakan: ―Sesungguhnya tidak dianjurkan mengerjakan sholat rawatib diatas keyakinan yang kuat bahwasannya sholat fardhu akan terlewatkan dengan mengerjakannya. 609) 24. Memutus Sholat Rawatib Ketika Sholat Fardhu ditegakkan As-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata: ―Apabila sholat telah ditegakkan dan ada sebagian jama‘ah sedang melaksanakan sholat tahiyatul masjid atau sholat rawatib. Padahal para sahabat meriwayatkan seluruh perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan rasulullah baik ketika safar maupun tidak.

Sholatnya Seorang Pekerja Setelah Sholat Fardhu dengan Rawatib Maupun Sholat Sunnah lainnya. apakah saya langsung mengerjakan sholat rawatib setelah selesai sholat jenazah ataukah menyempurnakan dzikir-dzikir kemudian sholat rawatib? Jawaban beliau rahimahullah: ―Yang lebih utama adalah duduk untuk menyempurnakan dzikir-dzikir kemudian menunaikan sholat rawatib. hal. As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: ―Adapun sholat sunnah setelah sholat fardhu yang bukan rawatib maka tidak boleh. maghrib maupun ‗isya dengan mengakhirkan sholat rawatib setelah berdzikir‖. merupakan perkataan yang kurang baik.27. Karena setiap orang yang menjaga sholat fardhu dan meninggalkan maksiat maka ia adalah orang yang adil lagi tsiqoh. Maka dzikir-dzikir yang ada setelah sholat fardhu merupakan sunnah yang selayaknya untuk dijaga dan tidak sepantasnya ditinggalkan. maka setelah itu hendaknya menyempurnakan dzikirnya ditempat anda berada. Karena sholat rawatib itu adalah nafilah (sunnah).htm (pen. Dan demikian juga sebagian perkataan Fuqoha‘: (Sesungguhnya menjaga sholat rawatib merupakan bagian dari syarat adil dalam persaksian). 30. Tersibukkan Dengan Memuliakan Tamu Dari Meninggalkan Sholat Rawatib As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: ―Pada dasarnya seseorang terkadang mengerjakan amal yang kurang afdhol (utama) kemudian melakukan yang lebih afdhol (yang semestinya didahulukan) dengan adanya sebab. maka tidak mengapa.atspace. Maka seandainya seseorang tersibukkan dengan memuliakan tamu di saat adanya sholat rawatib. maka memuliakan tamu didahulukan daripada mengerjakan sholat rawatib‖. Apakah Meninggalkan Sholat Rawatib Termasuk Bentuk Kefasikan? As-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata: ―Perkataan sebagian ulama‘: (Sesungguhnya meninggalkan sholat rawatib termasuk fasiq). (Al-Qoul Al-Mubin fii Ma‘rifati Ma Yahummu Al-Mushollin. (Majmu‘ Fatawa 11/382) (Yang dimaksud adalah artikel tersebut: http://fdawj. kemudian mengerjakan sholat rawatib yaitu sholat ba‘diyah. bahkan tidak benar.org/awwb/th2/14. Hal ini mencakup rawatib ba‘diyah dzuhur. (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin 16/176) 29. Maka jika anda memutus dzikir tersebut karena menunaikan sholat jenazah.)) . Karena waktu yang digunakan saat itu merupakan bagian dari waktu kerja semisal aqad menyewa dan pekerjaan lain. Akantetapi dari sifat seorang mukmin yang sempurna selayaknya bersegera (bersemangat) untuk mengerjakan sholat rawatib dan perkara-perkara baik lainnya yang sangat banyak dan berlomba-lomba untuk mengerjakannya‖. maka ini adalah perkataan yang lemah. Adapun melakukan sholat rawatib (ba‘da sholat fardhu). 471) 28. Karena itu merupakan hal yang biasa dilakukan dan masih dimaklumi (dibolehkan) oleh atasannya. Maka barangsiapa yang menjaga sholat fardhu dan meninggalkan maksiat tidaklah dikatakan fasik bahkan dia adalah seorang mukmin yang baik lagi adil. Mendahulukan Menyempurnakan Dzikir-dzikir setelah Sholat Fardhu Sebelum Menunaikan Sholat Rawatib As-Syaikh Abdullah bin Jibrin rahimahullah ditanya: ―Apabila saya mengerjakan sholat jenazah setelah maghrib. Maka perkara ini disyariatkan baik ada atau tidaknya sholat jenazah.

Sehingga adakah yang lebih cepat terkabulkannya do‘a dan tersegeranya dibukakan pintu bagi orang yang mengetuk sehari semalam sebanyak 40 kali? Allah-lah tempat meminta pertolongan‖.or. Artikel www. 10 rakaat atau 12 rakaat dari sholat rawatib.id Dari artikel Tuntunan Shalat Sunnah Rawatib — Muslim.Faedah: Ibmu Qoyyim rahimahullah berkata: ―Terdapat kumpulan sholat-sholat dari tuntunan nabi shallallahu ‗alaihi wasallam sehari semalam sebanyak 40 rakaat. 1 Ramadhan 1431 H Penulis: As-Syaikh Abdullah bin Za‘li Al-‘Anziy Sumber: Buletin Darul Qosim (www. yaitu dengan menjaga 17 rakaat dari sholat fardhu. (Zadul Ma‘ad 1/327) Lembaran singkat ini saya ringkas dari sebuah buku yang saya tulis sendiri berjudul ―Hukumhukum Sholat Sunnah Rawatib‖. Amiin Ummul Hamaam.com) Penerjemah: Abu Ahmad Meilana Dharma Putra Muroja‘ah: Al-Ustadz Abu Raihana. 11 rakaat atau 13 rakaat sholat malam.. Adapun tambahan sholat selain yang tersebutkan bukanlah sholat rawatib…. maka keseluruhannya adalah 40 rakaat. MA. Dan sholawat serta salam kepada nabi kita muhammad shallalllahu ‗alaihi wasallam dan keluarganya serta para sahabatnya.Id by null .Or.muslim.dar-alqassem.maka sudah seharusnyalah bagi seorang hamba untuk senantiasa menegakkan terus-menerus tuntunan ini selamanya hingga menjumpai ajal (maut).

keluarga dan para sahabatnya. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarang shalat sesudah 'Ashar. Al-Bukhari dan Muslim) Hadits Abu Sa‘id al-Khudri Radhiyallahu 'Anhu.‖ (HR. ia berkata: "Aku mendengar Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam bersabda. Terdapat beberapa hadits shahih. al-Bukhari.Rabu. ia berkata: ―Beberapa orang yang aku percaya dan dipercaya oleh Umar bersaksi bahwa Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam melarang shalat setelah Shubuh sehingga matahari terbit dan sesudah ‗Ashar sehingga matahari tenggelam. di antaranya dari 'Asiyah Radhiyallahu 'Anha. no. ia berkata: "Dua shalat yang tak pernah ditinggalkan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam di rumahku dalam keadaan apapun yaitu dua rakaat sebelum fajar dan dua rakaat setelah 'Ashar. 08 Feb 2012 Cetak | Kirim Adakah Shalat Sunnah Rawatib Sesudah Ashar? Apakah ada shalat sunnah sesudah shalat 'Ashar? Saya pernah membaca beberapa hadits yang berhubungan dengan shalat sunnah setelah shalat 'Ashar.‖ (HR. Di antaranya apa yang diriwayatkan Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhuma. 835) (08131100XXX) Jawaban: Oleh: Ust. (HR. segala puji bagi Allah. 566-567 dan Muslim no. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Badrul Tamam Alhamdulillah. . ―Tidak ada shalat sesudah Shubuh hingga matahari meninggi dan tidak ada shalat sesudah ‗Ashar hingga matahari tenggelam. Bukhari dan Muslim) Dan dari abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu.

Namun terdapat beberapa hadits shahih lain yang menunjukkan bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengerjakan shalat sunnah dua rakaat sesudah 'Ashar. lalu ditanyakan kepada beliau dan beliau menjawab. sebagaimana dalam hadits Ummu Salamah agar dua hadits sesuai. dan adalah beliau apabila mengerjakan satu shalat maka beliau melaziminya (kontinyu mengerjakannya). dari alAswad dan Masruq Radhiyallahu 'Anhuma."Bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarang shalat sesudah 'Ashar sehingga matahari tenggelam dan (melarang shalat sesudah Shubuh sehingga matahari terbit. dari Abu Salamah yang menanyakan kepada 'Asiyah Radhiyallahu 'Anha tentang dua sujud (shalat dua rakaat) yang dikerjakan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam sesudah 'Ashar. kemudian beliau shalat sesudah 'Ashar. Dan sunnah Zuhur sah dinamakan dengan sebelum 'Ashar. Dan didapatkan keterangan bahwa Umar bin Khathab memukul orang yang mengerjakan shalat sunnah sesudah 'Ashar. alMiswar bin makhramah. dari jalur Kuraib yang menuturkan. alBukhari dan Muslim) Al-Bukhari juga mengeluarkan hadits yang bersumber dari 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha. shalat sunnah rawatib sesudah 'Ashar itu dilarang." (HR." Dan dalam Shahih Muslim. Di antaranya." . bahwa Ibnu Abbas. Muslim) Sehingga disimpulkan dari Hadits-hadits di atas. ia berkata: "Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak pernah sama sekali meninggalkan dua rakaat sesudah 'Ashar saat di sisiku." (HR. Kemudian 'Aisyah menyuruh Kuraib agar datang kepada Ummu Salamah dan menanyakan kepadanya. Ringkasnya. Di mana 'Aisyah mengerjakannya sementara mereka mendengar Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarangnya." Disebutkan juga dalam Shahihain. lalu beliau tidak sempat mengerjakannya atau lupa. yang nampak dalam hadits ini bahwa dua sujud adalah dua rakaat sebelum shalat 'Ashar. "Sesungguhnya telah datang kepadaku beberapa orang utusan dari Abdul Qais. Al-Qadhi Iyadh berkata: Selayaknya maknanya dibawa kepada sunnah (sebelum) Zuhur. 'Aisyah menjawab: "Beliau biasa mengerjakannya sebelum 'Ashar. mereka menyibukkanku dari mengerjakan dua rakaat sesudah Zuhur maka keduanya itu (dua rakaat sesudah 'Ashar) adalah itu." Menurut imam Nawawi dalam Syarah Muslim. dan Abdurrahman bin Azhar Radhiyallahu 'Anhum mengutusnya kepada 'Aisyah untuk menanyakan perihal shalat dua rakaat sesudah 'Ashar. berkata: Kami menyaksikan 'Áisyah Radhiyallahu 'Anha berkata: "Tak ada satu haripun di mana Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam datang kepadaku kecuali beliau shalat dua raka'at sesudah 'Ashar. bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah shalat dua rakaat sesudah 'Ashar di rumahnya. Kemudian beliau membiasakannya.

" Sementara shalat yang memiliki sebab tidak dimakruhkan dikerjakan pada waktu terlarang. Namun tidak dipungkiri ada sebagian ulama yang berpendapat disunnahkanya shalat dua rakaat sesudah 'Ashar. menunjukkan itu adalah kekhususan untuk beliau. "bahwa shalat sunnah rawatib apabila terlewat disunnahkan mengqadha'nya. Sebagian ulama memahami keterangan tentang perbuatan beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang kemudian melazimi dua rakaat sesudah 'Ashar sebagaimana yang dituturkan 'Aisyah. [PurWD/voa-islam. Syaikh Shalih Fauzan menjelaskan persoalan ini. Dengan catatan. namun beliau tidak pernah mengerjakannya di masjid karena khawatir hal itu akan memberatkan umatnya. "Rasulullah tidak pernah meninggalkannya hingga beliau berjumpa dengan Allah (yaitu dua rakaat sesudah 'Ashar). (Lihat Fath al-Baari: II/77. "Janganlah kalian shalat sesudah 'Ashar kecuali kalian shalat sementara matahari masih meninggi. Dan ini adalah mazhab yang shahih menurut kami. cet Salafiyah) Abu Malik Kamal dalam Shahih Fiqih Sunnah.com] . padahal beliau suka meringankan umatnya.Imam Nawawi rahimahullah. itu dikerjakan sebelum matahari menguning sebagaimana hadits yang terdapat dalam Musnad Ahmad. memahami dari ‫( هما ا ان‬maka keduanya itu (dua rakaat sesudah 'Ashar) adalah itu). edisi Indonesia). seperti Syaikh al-Albani rahimahullah sebagaimana yang terdapat dalam Silsilah Shahihnya. Yang dimakruhkan adalah shalat sunnah yang tidak memiliki sebab. bahwa apabila Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarang suatu perbuatan lalu beliau mengerjakannya. berkata: "Hal itu didukung oleh perkataan 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha." Wallahu Ta'ala A'lam. Rasulullah selalu mengerjakannya." (Dinukil dari Shahih Fiqih Sunnah: II/17. maka itu dibawa kepada khushushiyyah (kekhususan) bagi Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

karena banyak tamu yang menjenguk mengatakan mungkin ibu terkena guna-guna. Dari mulai berat di kepala yang terus menerus. namun Ahmadi khawatir salah tempat. 3. Muslim. betul sekali Rasul bersabda : Sesungguhnya Ruqyah. 2. Katanya ada hadits yang menjelaskan bahwa Ruqyah itu musyrik? Ya. Berkeyakinan bahwa sesungguhnya ruqyah itu . bahkan setelah beberapa kali dioperasi kondisinya tidak semakin membaik akan tetapi sebaliknya semakin memprihatinkan. jimat-jimat dan guna-guna itu Musyrik. akhirnya jadi sulit tidur dan jika tidurpun selalu gelisah juga mimpi hal yang menakutkan. Banyak yang menganjurkan untuk berobat alternatif. Namun sekali lagi ia tambah bingung apakah hal itu tidak musyrik? Akhirnya ia bertemu dengan seorang ustadz praktisi Ruqyah. HR. gangguan jin). ―Tidak ada Seorangpun dari kalangan ulama Islam yang mengingkari adanya kemungkinan jin kemungkinan jin masuk kedalam tubuh orang yang kesurupan dan yang tidak. yang bersumber dari al Quran dan Sunnah (dicontohkan oleh Nabi saw atau perbuatan sahabat yang disetujuinya. kemenyan dan menyebut nama-nama selain Allah. Apakah tidak musyrik meyakini jin bisa masuk kedalam tubuh kita? Ibn Taimiyyah menjelaskan didalam Kitab Majmu Fatawa vol 24. Oleh karena itu Imam Ash Suyuthi menjelaskan bahwa para ulama sepakat membolehkan ruqyah dengan tiga syarat yaitu : 1. mengakibatkan terganggunya ritme istirahat. Dengan bahasa arab atau bahasa yang dipahami maknanya. lebih lanjut beliau menjelaskan. di vol 19.Muslim. Ruqyah itu terbagi dua : Ruqyah Syirkiyyah. Ruqyah dengan Quran atau nama-nama Allah dan sifat-sifatnya. yang mengandung unsur-unsur musyrik seperti memakai jimat. Suatu hari ia tertarik dengan Ruqyah.Diganggu Jin? Oleh : Kang Badri Sudah dua tahun lebih Ahmadi membawa ibunya ke beberapa rumah sakit. namun anehnya penyakit yang diderita ibunya tidak kunjung sembuh. HR. bahu terasa berat sekali. Jadi. hingga panas dibagian-bagian tertentu yang senantiasa berpindah-pindah. Panyakit matuh‖. Apa yang dimaksud dengan Ruqyah ustadz? Ruqyah ialah bacaan-bacaan (doa) yang ditujukan untuk kesembuhan dan penangkal penyakit fisik dan non fisik (sihir. hal 276 menjelaskan. gangguan jin. para imam Ahlusunah Waljama'ah sepakat bahwa jin bisa masuk kedalam tubuh manusia. Dan Ruqyah Syar'iyyah yaitu ruqyah yang tidak mengandung unsur muysrik dan dicontohkan oleh Rasulullah saw. untuk memantapkan hatinya ia berkonsultasi terlebih dahulu agar lebih yakin. Tidak ada satupun dalil yang meniadakan hal ini. maka sesungguhnya dia sendirilah yang telah mendustakan syari'at agama. Orang yang mengingkarinya dan mengklaim bahwa syari'at menganggap hal itu sebagai kebohongan. takut terjerumus dalam kemusyrikan. hal 112 beliau menyebutkan bahwa orang-orang yang mengingkari kemungkinan masuknya jin kedalam tubuh manusia ini adalah dari kalangan Mu'tazilah. Orang sunda bilang ―Dukun lintuh. yang dimaksud ialah Ruqyah Syirkiyyah. didalam bahkan luar negri.

Hal-hal tersebut akan dijadikan terminal/landasan jin agar mudah masuk kedalam tubuh kita yang selanjutnya mengintervensi akhlak dan tubuh kita. seperti : a.tidak berfaidah secara langsung. Tidak ada dalil resmi yang bisa dipertanggung jawabkan. e. dibawa. e. Pelet. santet atau tenung/teluh serta sirep/Gendam (Hipnotis). d. Keluarga / Orang tua berbuat musyrik Dll Adakah ciri-ciri orang yang terkena gangguan Jin ? Ada. Dalam bentuk benda. dipakai "ROMPI". Amal-amal Wirid atau dzikir yang tidak diajarkan Nabi Muhammad saw. "Pagar-pagar penjaga rumah". pertama internal. Rajah yang digantungkan. seperti beberapa "Sholawat". patung. hal itu diakibatkan : a. Kenapa Jin bisa masuk dalam tubuh manusia ? Jangankan kita manusia biasa. Yang kedua external. ikat pinggang. Ilmu kadigdayan. yang b. sapu tangan. Jimat-jimat. GHAIB. Hal demikian merupakan sihir yang sangat‖. kanoragan. tenaga dalam yang diperoleh melalui isian. guna-guna. Seperti makan-minum dengan tangan kiri. "susuk". 38:41 dimuka. c. hal ini disimpulkan dari . Imam Bukhori-Muslim dalam kitab Shohinya meriwayatkan hadits dari ‗Aisyah ra : ―Rasulullah saw disihir sehingga seolah-olah beliau melakukan senggama dengan istri-istrinya yang sesungguhnya tidak melakukanya. penangkal dari gangguan dipendam/ditanam didalam dan disekitar rumah atau tempat usaha. topeng. ikat kepala dll. Hal ini menunjukan bahwa hal itu terdapat dalam Qur‘an dan Sunnah. wirid-wirid bacaan dsb. Namun secara umum banyak terjadi dari dua faktor. pernafasan. bila kita perhatikan QS. Kemaksiatan-kemaksiatan akibat melanggar larangan Allah dan RasulNya. Seperti : Senjata. cincin. Dijadikan tumbal d. kejadian yang menimpa Nabi Ayyub yang diganggu dengan kepayahan dan siksaan dari Syetan. akan tetapi semua itu terjadi karena taqdir Allah ta'ala. Demikian pula Rasulullah saw. datang ke paranormal Dll. benda-benda pusaka dan bertuah. gambargambar bernyawa. dipasang dirumah atau tempat usaha. fadhilah tertentu yang tidak ada keterangan SHOHIH secara disiplin ilmu agama. Meramal. do'a-do'a yang diwiridkan (diulang-ulang) dengan bilangan yang ditentukan dengan hikmah (khasiat). Termasuk dalam kelompok Sihir b. 'Ainul Hasad (pandangan jahat) atau Nafsul Hasad (jiwa yang jahat) dari Manusia & Jin c.

j. g. Sering bermimpi didatangi binatang buas e. Dsb. leher berat atau kaku b. panas atau teras berat pada bagian-bagian tertentu d. g. Bermimpi jatuh ditempat yang tinggi Bermimpi berada ditempat yang bau busuk h. PSIKIS a. Sakit yang tiba-tiba datang dan hilang. gelisah. pundak selalu berat/pegal c. Sering bermimpi yang menakutkan d. ginjal Pandangan mata kabur h. FISIK a. sulit konsentrasi c. Sakit pada perut atau ulu hati e.pengalaman orang-orang yang positif terkena gangguan jin. Mudah dan sering marah / tersinggung b. takut. Dada sesak atau panas f. k. 2. prostat. Resah. Bahu. l. Makan-minum berlebih Memiliki kekuatan fisik yang diluar kemampuan umumnya manusia Sakit yang sangat pada jam-jam tertentu Sakit yang berpindah-pindah m. Gangguan sekitar rahim. Mendengkur sangat keras ketika tidur atau suara gigi bergesekan i. Pusing-pusing sebagian atau keseluruhan. seperti : 1. Bingung. Nyeri. minder . Sering bermimpi dengan orang yang sama f.

h. ―Terhalang‖ jodohnya. jauhkanlah penyakit. Pernah atau sering mendengar suara letusan diatap atau sekitar rumah. banyak tidur i. k. j. Rasulullah meruqyah dengan menyimpan telapak tangannya ditempat yang sakit dan membaca : "Wahai Tuhan manusia. khususnya malam hari n. a. dsb Jadi Ruqyah itu untuk yang kesurupan? Justru itu pemahaman yang harus diluruskan. mandi janabah atau was-was ketika salat. l. Sering lupa jumlah raka'at shalat b. Dsb 4. Malas beraktivitas dalam kebaikan Sering berprasangka buruk. IBADAH a. was-was Mud tidak stabil Merasa ada bisikan-bisikan dihati atau di telinga m. Terasa berat / mengantuk setiap berdzikir atau membaca Al Quran atau ketika hadir di pengajian c. Sering tidak yakin ketika berwudlu. Sering batal ketika berwudlu e. tiada kesembuhan melainkan darimu dengan kesembuhan yang tidak akan . Sering sulit bangun pagi / subuh d. Sulit tidur. sering gagal dalam usaha mencari nafkah. QS. Dsb 3. Merasa selalu ada yang megikuti. Sering bisa ―menebak‖ o. Dijauhi/dibenci rekan-rekannya. QS. 2:120 c. Bisa melihat ―sesuatu‖ (makhluk atau benda) yang umumnya tidak terlihat oleh orang lain p. Aktivitas Sosial ―Terhalang‖ rizkinya. sembuhkanlah karena Engkaulah Yang Maha menyembuhkan. 2:268 b.

dihijamah? ―Oh itu rupanya. guna-guna. Wallahu A'lam. Subhanalloh. Alhamdulillah ibunya sembuh dan bisa beraktifitas seperti biasa seperti tidak pernah sakit parah. hal itu menunjukan sudah lamanya gangguan. ada yang terkena sihir. Ruqyah merupakan diantara kesempurnaan Islam. Setelah mendengar penjelasan seperti itu dengan hati yang mantap serta yakin Ahmadi membawa ibunya untuk diruqyah. Hadits tersebut menjelaskan bahwa Ruqyah tidak sekedar untuk gangguan non fisik namun juga fisik. Bersabda : ―Sesungguhnya Syetan mengalir dalam peredaran manusia‖. HR Bukhari . HR. mengintervensi dengan memberi ide-ide negatif hingga penyakit yang menghalangi kekhusyuan ibadah kita. digunakan bagi orang yang tidak memiliki keluhan seperti saya? Karena sayapun ingin merasakan kedahsyatan pengobatan cara Nabi ini. idealnya seperti itu. ―Apa itu? Sahut Ustadz. namun bila kekuatanya lebih kuat kita butuh bantuan orang lain. Selain itu bekam merupakan terapi yang terbaik bagi umat .‖ Apakah setelah diruqyah mesti dibekam? Ya. Ahmadi merasa takjub dengan kedahsyatan pengobatan cara Nabi ini. ibunya terkena gangguan jin terbukti ketika ia diruqyah seperti kehilangan kesadaran dan keluar suara-suara yang aneh dari mulutnya juga dari muntahnya yang bercampur dengan darah. bukan berarti praktisi ruqyah lebih shaleh dari yang lain namun ia punya pengalaman dalam hal tersebut. mereka membuat kapling dalam tubuh manusia. sepeti diRuqyah. ketika mengantar ibunya yang ketiga kali.HR. Dalam kajian jinologi. buang darah kotor) sebagai pengobatan yang terbaik yang beliau sabdakan. Bukhori. ternyata positif. sebagaimana kita datang ke dokter bukan berarti ia lebih sehat namun ia berpengalaman dibidangnya. karena Rasulullah saw. karena beningnya hati. Ruqyah merupakan bagian dari Thib Nabawi (pengobatan cara nabi) sebaiknya diteruskan dengan terapi yang lainya yaitu Madu (Herbal) dan Hijamah (bekam. sangat boleh. Na'udzubillahi Min Dzalik. Setelah dua kali diruqyah. Muslim menyebutkan beliau salat malam satu raka‘atnya membaca lebih dari 700 ayat dan yang lebih menakjubkan lagi ruku dan sujudnya sebanding dengan berdirinya. BukhoriMuslim. ada yang pakai susuk. ―Karena ibu saya sekarang sudah sembuh. karena itu merupakan waktu yang tepat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Karena inilah rahasia Rasulullah saw menjadi orang yang sangat kuat dan sehat. seperti sahabat pernah meruqyah yang gila hingga ia sembuh. khusyunya ibadah mesti didukung dengan sehatnya jasmani-rohani kita. untuk kesempurnaan menempuh kesembuhan dan mengharap ridhoNya serta mengikuti Sunnah Nabi. Apakah cukup dengan Ruqyah saja Ustadz untuk mengobati berbagai penyakit ? Oh tidak. apabila Islam tidak memberikan solusi akan hal itu niscaya ketika mereka bertobat dan mencari jalan kesembuhanya mereka akan datang kepada dukun-dukun terkutuk itu.meninggalkan (bekas) penyakit‖. Oleh karena itu kita bisa melakukan ruqyah sendiri. Ternyata beliau senantiasa berbekam pada tanggal 17 atau 19 atau 21 di bulan Hijriyyah. Apakah dizaman Rasulullah saw ada sahabat yang menjadi praktisi ruqyah ? Subhanallah. ―Dalam hati saya masih ada pertanyaan yang mengganjal Ustadz‖. ketika beliau usia senja HR. bolehkah terapi-terapi ini. pelet dll. dibekam dan diberi racikan obat-obatan dari herbal. betapa banyak umat Islam yang terjebak dengan kemusyrikan.

Dan tadi ketika diruqyah kenapa suara saya ngorok seperti tadi ustadz‖? ―Ya. Akhirnya Ahmadipun didiagnosa diruqyah. juga sebagai amanah instruksi para Malaikat yang berjumpa dengan Rasulullah saw ketika beliau Isra‘-Mi‘raj : ―Wahai Rasulullah gunakanlah bekam dan suruhlah umatmu untuk mengerjakannya. hijamah dan diberi resep herbal. ―Pantas dari ciri-ciri tadi banyak yang sesuai dengan yang saya rasakan‖. Awalnya saya takut.manusia (HR.‖ HR. tubuh saya sekarang menjadi lebih ringan dan berat dibahupun jadi hilang serta sedikit kaku ditangan-kaki juga lebih nyaman sekarang. ―Subhanalloh betul Ustadz. karena antum juga positif terkena gangguan‖. sesungguhnya kita juga terkena gangguan Jin. Tirmidzi. eh ternyata lebih sakit digigit semut daripada dibekam. Bukhari).  Cabang-cabang BRC . karena dikira sakitnya luar biasa. Wallahu A'lam bish Showab. oleh karena itu baiknya dalam sebulan sekali kita tune-up tubuh kita dengan pengobatan cara Nabi‖. ―Ya begitulah kadang-kadang kita tidak sadar.

Hendaknya seorang wanita bersama muhrimnya jika yang meruqyah lakilaki. Jin dan Tazkiyah Nafs (pensucian Jiwa) Banyak istighfar & taqorrub kepada Allah swt Do‟a2 & Dzikir2 perlindungan perlu dilakukan juga oleh keluarga Upayakan selalu dalam keadaan berwudhu‟ Sebaiknya taqorrub dengan amal-amal sholih dan isti‟anah kepada ALLAH swt sebelum memulai peruqyahan Tawakkal. lambang2 kekufuran. dibuang ke tempat yang tdk dijangkau orang (shg tdk ditemukan lagi) Bila blm sempat dilakukan. Termasuk yang ada pada perlengkapan rumah : maja. perhiasan dsb. pusaka2.PERSIAPAN RUQYAH A. gambar2 bernyawa & patung. - - - - A. penglaris. terlalu senang canda (sering tertawa-tawa). Ruqyah. Persiapan yang diruqyah : Musnahkan / tutup pintu2 masuk Syaithan/jin : benda2 kemusyrikan : Jimat. kursi. pemarah. . maka harus sudah ada sikap penolakkan dan siap memusnahkan. Bila merokok. „penangkal‟. Persiapan diri : Memiliki referensi yang cukup tentang Penobatan. dirusak. dzikir2/wirid2/sholawat2 yang tidak diajarkan Nabi. sering sedih. Benda2 tersebut dibakar : bacakan ayat kursi. Persiapan lingkungan tempat meruqyah : Bersih dari benda2 kemusyrikan. patung. jiwa yg penakut. gambar. Berwudhu sebaik-baiknya Tertutup auratnya. niatkan berhenti dari merokok (setelah diruqyah biaanya sudah tidak “nikmat” lagi cita rasa rokoknya. menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Allah SWT - - A. Ilmu tenaga dalam (berikut atribut/panji2nya). alat2 musik dan lambang2 kekufuran atau kemaksiyatan. dibakar.

A. Mengawali peruqyahan : Dengan do‟a2 pertolongan. 117-122 Yunus 81-82 Thaha Al Mu‟minun 33-36 . 5. dengan rahmatMu aku memohon pertolongan َ‫اللّهُن أَعٌَّب عَلى ذكرك و شكرك و حسي عبَبدتِك‬ َ ِ ِ ْ ُ َ َ ِ ُْ َ َ ِ ِْ ِ َّ Allahumma a‟innaa „alaa dzikrika wa syukrika wa husni „ibaadatika. Bacaan Beberapa ayat yang sering digunakan dalam meruqyah diantaranya : 1. .102. 4. 258-286 Al Imran 18-19 Al A‟raf 54-56. A. 3. 255. 6. cipratkan/semprotkan ke sarang2 tikus/ular. 163-164. bersyukur kepadaMu dan beribadah yang baik kepadaMu”. semua sudut rumah kecuali kamar mandi/wc. 7. 2. “Ya ALLAH bantulah kami dalam mengingatMu.- Bila rumah tsb ada benda2 kemusyrikan atau hal-hal yang harus dimusnahkan atau banyak tikus/ular maka lakukan peruqyahan utk rumah tersebut terlebih dahulu cara : Bacakan ruqyah di air dlm jml yg cukup banyak. Al Fatihah Al Baqarah 1-5. seperti : ُ ِ ْ َ َ َ ُ ‫يَـب حي يَـب قَََ يُّىْ م بِرحْ وتِك أَستَغيْث‬ ُّ َ “Yaa hayyu yaa qoyyuum birohmatika astagiits” : Wahai Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri. Sering-seringlah meminta perlindungan kepada ALLAH swt dengan dzikir berikut : ُ‫اللّهُن إًِِّي أَعىْ ذبِك هي أَى أُشرك بِك شيئًب أَعلَوهُ و أَستَغفِرك لِوب الَ أَعلَوه‬ ُ ِ َ َ ُ ْ ْ َ ُ ْ ْ َ َ َ ِ ْ ْ ْ ِ َ ُ ُ ْ َّ “YA ALLAH aku berlindung kepadaMu dari menyekutukanMu dengan sesuatu yang aku ketahui dan aku memohon ampun dari (menyekutukanMu dengan sesuatu) yang aku tidak ketahui” A.

a. a. diajak bertaubat. Dsb………………. Al Ikhlas 14. suara kesakitan. Reaksi pasif : 1. 1. Teriakkan. marah dsb. .. a. ajaklah (jin) utk bicara. Suara/ucapan. raut muka. perintahkan agar keluar. 1. An Naas A. Langkah yang dilakukan : Lakukan Ruqyah lebih intensif secara individual. Al Hasyr 21-24 12. Gerakkan2 jurus beladiri dsb. a. a. mata berkedip cepat. didakwahi. kepala. bersin-bersin 1. Bersendawa (jawa : antob) terus-menerus. 9. Gerakkan tangan. Batuk-batuk keras seperti ada sesuatu yang ingin dikeluarkan 1. 1. Al Falaq 15. Teknik penanganan Reaksi: REAKSI KETIKA DIRUQYAH Baik dalam peruqyahan massal atau individual dapat terjadi beberapa reaksi-reaksi sebagai berikut : Reaksi aktif : 1.8. Al Jin 1-9 13. Ar-Rahman 33-36 11. menangis. Ash Shoffat 1 – 10 Al Ahqaf 29-32 10. a. Gerak fisik.

Tetapi gangguan/Keluhan yang dirasakan tetap ada. kembali Langkah yang dilakukan : Sarankan agar dengan sungguh-sungguh memusnahkan. ingin menangis 1. a.a. Tiba-tiba ingin buang air besar/kecil 1. Sesak dada. berdebar-debar. a. Setelah peruqyahan dirasa cukup. Panas badan sebagian atau keseluruhan 1. a. Mengantuk berat. tanyakanlah bagaimana keadaannya/yang dirasakannya. leher sakit. a. Ingin teriak. a. suara mengganggu di telinga 1. 1. a. a. Langkah yang dilakukan : Tanyakanlah kepada ybs tentang apa yang dirasakannya selama proses peruqyahan. Dsb…………………. . Terasa bergetar. Tanpa reaksi : Tidak ada yang dirasakannya dari hal-hal tersebut di atas. terasa mual 1. a. Kesemutan berat pada tangan atau kaki 1. ada yang berjalan di beberapa bagian dalam tubuh. berdenyut (jawa : kedutan). Pusing/kepala berat. Dingin tiba-tiba sebagian badan atau keseluruhan 1. Ada rasa seperti angin di sekitar tubuh 1. gelisah 1. a. a. Sarankan agar banyak-banyak istighfar dengan suara pelan sementara peruqyahan dilanjutkan kembali.

Bantu dengan Air Ruqyah. Sarankan agar melaksanakan dengan sungguh-sungguh „resep peRuqyahan‟ Melanjutkan peruqyahan ketika sudah dirasa cukup waktu bahwa ybs melaksanakan saran-saran di atas. maka pusatkan peruqyahan di tempat tsb (letakkan tangan dan lakukan pencabutan seolah-olah ada yang melekat di tempat tersebut) lalu tanyakan keadaannya setelah peruqyahan tsb. Selama membaca bacaan ruqyah bila memungkinkan secara bersamaan buat air ruqyah. Yang paling perlu diingat bahwa target utama dalam Peruqyahan ini adalah : mengembalikan saudara-saudara kita tersebut dari kekeliruan Aqidah. B. . ُْ َ ْ ُْ َ‫سبحَـبىَ ربِّك رةِّ العزة عوـب يَصفُىْ ىَ و سالَم عَلى الورْ سلِيْيَ و الحود ِّلِلِ رةِّ العبلَوبْي‬ َ ُْ َّ َ ِ َّ ِ ْ َ َ َ ِ َْ َ ٌ َ َ ِ Jaga keikhlasan & kebersihan amal kita secara syar’i serta sabar. titik sekitar pusar 3 jari di atas atau di bawahnya. Bila tidak mau menjawab/melawan. cara : dekatkan mulut ke permukaan air dan atau letakkan salah satu telapak/jari tangan masuk ke dalam air. didakwahi. cara : tanyakan pasien tersebut bagian mana yang terasa sakit/berat/pusing/panas/getar dsb. ibadah serta akhlaqnya. tekan daerah2 sensitif (titik2 accupuntur) seperti : titik/gundukan antara ibujari dan terlunjuk tangan. diperintah keluar. meningglkan sebab-sebab gangguan sebagaimana tersebut diatas. jin tsb ditanya.meghilangkan. Tekan kira 2 seberat tekanan 3 s/d 5 kg sambil dibacakan ayat2 siksa (seperti Ad Dukhon <44> : 43 – 50 . - Berontak/meronta-ronta/teriak/menangis. Semoga kita selalu dimudahkan oleh ALLAH. cara : berikan perlakuan fisik. cara : dipegangi jika perlu diikat dengan kain sehingga tidak melukai. Diam/tidak mau berkomunikasi. titik tengah2 antara bahu (pundak) dengan puting susu. - - A. As Shoffat <37> : 1 – 10) berulang-ulang.

Wiqaayatul Insan minal . Tapi kita sebagai orang islam harus percaya akan adanya alam ghaib. bukan penilaian pribadi atau logika orang per orang. Lihat al-Fat-hur Rabbani. Kitab Al-Ahkam no. taubat dari segala macam kesalahan dan dosa. kajian berikut bisa membuka kesadaran kita bahwa syariat Islam sejatinya dibangun di atas dalil. (lagilagi) masih menggunakan alasan klasik yakni “tidak bisa diterima akal”. petunjuk. Lihat Sunnan Abi Dawud no. 3420.” (HR. dengan memberi tiupan pada orang yang kesurupan dan mengulangi bacaan tersebut sebanyak tiga kali atau lebih. 3 __________________ 1. Kalangan yang menolak. Ahmad V/210. AlBukhari. 3901. Qul Huwallahu ahad (surat Al-Ikhlas). 1 ayat kursi. Kitab As-Salam no. yaitu : Pertama. 3. 3896. 2175) Fenomena kesurupan masih mengundang perdebatan hingga saat ini.Ahaadiits ash-Shahiihah (no. Kedua. juga membentengi diri dengan beberapa dzikir. 2027) 2. Qul A’uudzubirabbil Falaq (surat Al-Falaq). Dalam pengobatan ini diperlukan adanya dau hal. karena senjata yang dipergunakan itu minimal harus seimbang dengan senjata lawan. dua ayat teakhir surat Al-Baqarah. Tartiibu Musnad al-Imam Ahmad XVII/183.abi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya setan itu dapat berjalan pada tubuh anak cucu Adam melalui aliran darah. Semoga. penyembuh.membacakan bacaan bagi orang yang kesurupan. dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. do’a dan ta’awwudz yang di syariatkan. dan lainnya dari Hharijah bin ash-shalt ‫ . 2.7171 dan Muslim. dari pihak orang yang kesurupan jin. Pengobatan terhadap orang yang kesurupan jin mempunyai dua bagian : 1. 3897. Pengobatan Kesurupan Yaitu dengan cara seorang muslim –yang hatinya sejalan dengan lisan dan ruqyahnya. Pencegahan kesurupan Di antara upaya pencegahan adalah dengan menjaga semua larangan. dan ayat-ayat Al-Qur’an lainnya.عزوجل‬ta’awwudz yang benar yang sejajar antara hati dan lidahnya. dari sisi orang yang beruapaya mengobatin. di mana dia pun harus demikian. Dan pengobatan dengan ruqyah yang paling ampuh adalah dengan surat Al-Fatihah. kejujuran tawajjuhnya (menghadap) kepada Allah ‫ . yakni berkaitan dengna kekuatan dirinya.1 Sebabseluruh isi Al-Qur’an adalah penyembuh bagi apa yang ada di dalam hati. dan Qul A’uudzubirabbin Naas (surat An-Naas). Lihat mengenai bacaan ruqyah yang panjang dan bermanfaat dalam kitab.ع نه هللا ضي‬lihat Silsilah al.

81-84). Dan Fataawa Ibni Taimiyah XIX/ 9-65 dan XXIV/276. 130) Sumber Refrensi Do’a & Wirid – Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Dengan sedikit tambahan . Dan juga ‘Aalamul jinni wasy Syayaathiin. karya Muhammad bin Syay’i (hal. 66-69). serta Iidhaahul Haqq fii Dukhuulil jinni bil Insi war Radd ‘alaa Man Ankara Dzaalik. juga Ash-Shaarimul Battaar (hal. 190-117). Selain itu juga lihat juga cara mengusir jin dari rumah. karya Syaikh Wahid ‘Abdus Salam Baali. karya al –Asyqar (hal. karya al-‘Allamah ‘Abul Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz( hal. Muhammad bin Syaay’I (hal. Demikian juga al-Wiqaayah wal ‘Ilaaj minal Kitab was Sunnah. 59). 14). dalam kitab al-Wiqaayah wal ‘Ilaaj.Jinni was-Syaithan (hal. Lihat juga Zaadul Ma’ad IV/66-69.

―Setan menjanjikan kefakiran untuk kalian dan memerintahkan kemungkaran. 17:427) Dalil Adanya Jin Qorin Di antara dalil yang menunjukkan adanya qorin: a. lebih menginginkan akhirat dan tidak mementingkan dunia maka Allah akan menolongnya agar tidak terpengaruh gangguan jin ini. Sebagaimana yang Allah firmankan. sehingga dia tidak mampu menyesatkannya. .Jin Qorin Pertanyaan: Assalamu‘alaikum Apa jin qorin itu? Apakah dia itu setan? Apakah jin qorin itu adalah perilaku yang selalu buruk? Mohon penjelasannya. Qatadah dan beberapa ulama lainnya mengatakan. Mujahid.‖ Para sahabat bertanya. wahai Rasulullah?‖ Beliau menjawab. (Majmu’ Fatawa. ―Apa itu qorin?‖ Beliau menjawab. selalu tunduk kepada Allah. qorin termasuk setan dari kalangan jin. jujur. ―Yang menyertai manusia adalah setan yang ditugasi untuk menyertai manusia. Terima kasih wassalamu‘alaikum Dari: Risa Anggita Jawaban: Siapa itu Qorin? Qorin adalah jin yang ditugasi untuk mendampingi setiap manusia dengan tugas menggoda dan menyesatkannya. Firman Allah ―Yang menyertai manusia berkata : “Ya Tuhan kami. aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh. Qaf: 27) Dalam tafsir Ibn Katsir dinyatakan bahwasanya Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu. jika Allah memberikan karunia kepada hamba-Nya berupa hati yang baik. ―Termasuk Anda. 7:403) b.‖ (QS. ―Qorin adalah setan yang ditugasi untuk menyesatkan manusia dengan izin Allah. Karena itu. Syaikh Ibnu Utsaimin ditanya.‖ (QS. Al-Baqarah: 268)Akan tetapi. ―Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin. Dia bertugas memerintahkan kemungkaran dan mencegah yang ma‘ruf. Hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Dari Ibnu Mas‘ud radhiallahu’anhu.‖ (Tafsir Ibnu Katsir. Sementara Allah menjanjikan ampunan dan karunia dari-Nya. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

mendorong Anda untuk berdosa. 17:158) Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajid menjelaskan. dimana Anda merasakan adanya bisikan. ―Apabila setan menggodamu maka mintalah perlindungan kepada Allah.‖ (HR. Ketika manusia mati maka akan terputus semua amalnya. sehingga Dia akan melindungi Anda dari godaan dan was-was setan.com . ketika setan menggoda Anda. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui‖ (QS.313) Allahu a’lam Read more about jin qarin by www. ―Apakah qorin ini akan terus menyertai manusia. Zahir hadis –Allahu a’lam– menunjukkan bahwa dengan berakhirnya usia manusia. dan membisikkan was-was. Muslim) Imam An-Nawawi mengatakan. sebanding dengan kekuatan iman pada disi seseorang. Karena tugas yang dia emban telah berakhir. Muslim) Tugas jin Qorin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. sandarkan diri Anda kepada Allah. mengganggu. ―Kapanpun.‖ (HR. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar terhadap apa yang anda ucapkan dan Maha Mengetahui niat Anda.‖ (Fatawa Islam. ―Berdasarkan perenungan terhadap berbagai dalil dari Alquran dan sunah dapat disimpulkan bahwa tidak ada tugas bagi jin qorin selain menyesatkan. Dia mengetahui kesungguhan Anda dalam bersandar kepada-Nya. ―Dalam hadis ini terdapat peringatan keras terhadap godaan jin qorin dan bisikannya. Jika kita sungguh-sungguh melakukan hal ini. no.konsultasisyariah. Tidak. mintalah perlindungan kepada-Nya. insyaaAllah. sampai menemaninya di kuburan? jawabnya. dan anak shaleh yang mendoakannya. (Syarh Shahih Muslim. Muslim). Hal. dan dalam keadaan apapun. (HR. maka jin ini akan meninggalkannya. tanya jawab. akan datang perlindungan dari Sang Kuasa. (Taisir Karimir Rahman. 149459) Apakah qorin juga menyertai manusia setelah dia meninggal? Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi tahu bahwa dia bersama kita. kecuali tiga hal: sedekah jariyah. atau membangkitkan semangat Anda untuk maksiat maka berlindunglah kepada Allah. ilmu yang bermanfaat. Karen itu. menghalangi Anda untuk melakukan kebaikan. dia tidak memerintahkan kepadaku kecuali yang baik. agar kita selalu waspada sebisa mungkin. Godaan jin qorin ini akan semakin melemah.―Termasuk saya. kekuatan dan kelemahan Anda. sehingga dia masuk Islam. ‫ل‬ ‫ج‬ ‫ه‬ ―Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin. (Majmu’ Fatawa. hanya saja Allah membantuku untuk menundukkannya. 17:427) Cara Melindungi Diri dari Jin Qorin Banyaklah berdzikir dan memohon perlindungan kepada Allah. Al-A‘raf: 200) Dalam Tafsir As-Sa‘di dinyatakan. Allah berfirman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful