Tuntunan Shalat Sunnah Rawatib

Kategori: Fiqh dan Muamalah 42 Komentar // 7 September 2010 Sesungguhnya diantara hikmah dan rahmat Allah atas hambanya adalah disyariatkannya Attathowwu‘ (ibadah tambahan). Dan dijadikan pada ibadah wajib diiringi dengan adanya attathowwu‘ dari jenis ibadah yang serupa. Hal itu dikarenakan untuk melengkapi kekurangan yang terdapat pada ibadah wajib. Dan sesungguhnya at-tathowwu‘ di dalam ibadah sholat yang paling utama adalah sunnah rawatib. Nabi shallallahu ‗alaihi wasallam senantiasa mengerjakannya dan tidak pernah sekalipun meninggalkannya dalam keadaan mukim (tidak bepergian jauh). Mengingat pentingnya ibadah ini, serta dikerjakannya secara berulang-ulang sebagaimana sholat fardhu, sehingga saya (penulis) ingin menjelaskan sebagian dari hukum-hukum sholat rawatib secara ringkas: 1. Keutamaan Sholat Rawatib Ummu Habibah radiyallahu ‗anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang keutamaan sholat sunnah rawatib, dia berkata: saya mendengar Rasulullah shalallahu ‗alaihi wa sallam bersabda, ―Barangsiapa yang sholat dua belas rakaat pada siang dan malam, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga‖. Ummu Habibah berkata: saya tidak pernah meninggalkan sholat sunnah rawatib semenjak mendengar hadits tersebut. ‗Anbasah berkata: Maka saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari Ummu Habibah. ‗Amru bin Aus berkata: Saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari ‗Ansabah. An-Nu‘am bin Salim berkata: Saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari ‗Amru bin Aus. (HR. Muslim no. 728) ‗Aisyah radhiyallahu ‗anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang sholat sunnah rawatib sebelum (qobliyah) shubuh, dari Nabi shallallahu ‗alaihi wasallam, beliau bersabda, ―Dua rakaat sebelum shubuh lebih baik dari dunia dan seisinya‖. Dalam riwayat yang lain, ―Dua raka‘at sebelum shubuh lebih aku cintai daripada dunia seisinya‖ (HR. Muslim no. 725) Adapun sholat sunnah sebelum shubuh ini merupakan yang paling utama di antara sholat sunnah rawatib dan Rasulullah shallallahu ‗alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkannya baik ketika mukim (tidak berpegian) maupun dalam keadaan safar. Ummu Habibah radhiyallahu ‗anha telah meriwayatkan tentang keutamaan rawatib dzuhur, dia berkata: saya mendengar rasulullah shallallahu ‗alaihi wa sallam bersabda: ―Barangsiapa yang menjaga (sholat) empat rakaat sebelum dzuhur dan empat rakaat sesudahnya, Allah haramkan baginya api neraka‖. (HR. Ahmad 6/325, Abu Dawud no. 1269, At-Tarmidzi no. 428, An-Nasa‘i no. 1814, Ibnu Majah no. 1160) 2. Jumlah Sholat Sunnah Rawatib

Hadits Ummu Habibah di atas menjelaskan bahwa jumlah sholat rawatib ada 12 rakaat dan penjelasan hadits 12 rakaat ini diriwayatkan oleh At-Tarmidzi dan An-Nasa‘i, dari ‗Aisyah radiyallahu ‗anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‗alaihi wa sallam bersabda, ―Barangsiapa yang tidak meninggalkan dua belas (12) rakaat pada sholat sunnah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga, (yaitu): empat rakaat sebelum dzuhur, dan dua rakaat sesudahnya, dan dua rakaat sesudah maghrib, dan dua rakaat sesudah ‗isya, dan dua rakaat sebelum subuh‖. (HR. At-Tarmidzi no. 414, An-Nasa‘i no. 1794) 3. Surat yang Dibaca pada Sholat Rawatib Qobliyah Subuh Dari Abu Hurairah radiyallahu ‗anhu, ―Bahwasanya rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam pada sholat sunnah sebelum subuh membaca surat Al Kaafirun (‫ )نورفاكلا اهيأ اي لق‬dan surat Al Ikhlas (‫( ‖.)دحأ هللا وه لق‬HR. Muslim no. 726) Dan dari Sa‘id bin Yasar, bahwasannya Ibnu Abbas mengkhabarkan kepadanya: ―Sesungguhnya rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam pada sholat sunnah sebelum subuh dirakaat pertamanya membaca: (‫( )انيلإ لزنأ امو هللاب انمآ اولوق‬QS. Al-Baqarah: 136), dan dirakaat keduanya membaca: (‫(ن ا ب اهلل وا شهد ب أن ا م س لمىن( مآ‬QS. Ali Imron: 52). (HR. Muslim no. 727) 4. Surat yang Dibaca pada Sholat Rawatib Ba’diyah Maghrib Dari Ibnu Mas‘ud radiyallahu ‗anha, dia berkata: Saya sering mendengar Rasulullah shallalllahu ‗alaihi wa sallam ketika beliau membaca surat pada sholat sunnah sesudah maghrib:‖ surat Al Kafirun (‫ )نورفاكلا اهيأ اي لق‬dan surat Al Ikhlas (‫( .)دحأ هللا وه لق‬HR. AtTarmidzi no. 431, berkata Al-Albani: derajat hadits ini hasan shohih, Ibnu Majah no. 1166) 5. Apakah Sholat Rawatib 4 Rakaat Qobiyah Dzuhur Dikerjakan dengan Sekali Salam atau Dua Kali Salam? As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: ―Sunnah Rawatib terdapat di dalamnya salam, seseorang yang sholat rawatib empat rakaat maka dengan dua salam bukan satu salam, karena sesungguhnya nabi bersabda: ―Sholat (sunnah) di waktu malam dan siang dikerjakan dua rakaat salam dua rakaat salam‖. (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Al-Utsaimin 14/288) 6. Apakah Pada Sholat Ashar Terdapat Rawatib? As-Syaikh Muammad bin Utsaimin rahimahullah berkata, ―Tidak ada sunnah rawatib sebelum dan sesudah sholat ashar, namun disunnahkan sholat mutlak sebelum sholat ashar‖. (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Al-Utsaimin 14/343) 7. Sholat Rawatib Qobliyah Jum’at As-Syaikh Abdul ‗Azis bin Baz rahimahullah berkata: ―Tidak ada sunnah rawatib sebelum sholat jum‘at berdasarkan pendapat yang terkuat di antara dua pendapat ulama‘. Akan tetapi disyari‘atkan bagi kaum muslimin yang masuk masjid agar mengerjakan sholat beberapa rakaat semampunya‖ (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Bin Baz 12/386&387) 8. Sholat Rawatib Ba’diyah Jum’at

Waktu Mengerjakan Sholat Rawatib Ibnu Qudamah berkata: ―Setiap sunnah rawatib qobliyah maka waktunya dimulai dari masuknya waktu sholat fardhu hingga sholat fardhu dikerjakan. Mengganti (mengqodho’) Sholat Rawatib Dari Anas radiyallahu ‗anhu dari rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam bersabda: ―Barangsiapa yang lupa akan sholatnya maka sholatlah ketika dia ingat. maka terdapat sunnah rawatib sekurang-kurangnya dua rakaat dan maksimum empat rakaat‖ (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Bin Baz 13/387) 9. Muslim no. Sholat Rawatib Dalam Keadaan Safar Ibnu Qayyim rahimahullah berkata. Bukhori no. (Al-Mughni 2/544) 12. 1187. Muslim no. Muslim no. (HR. Tempat Mengerjakan Sholat Rawatib Dari Ibnu Umar radiyallahu ‗anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam bersabda: ―Lakukanlah di rumah-rumah kalian dari sholat-sholat dan jangan jadikan rumah kalian bagai kuburan‖.. tidak ada tebusan kecuali hal itu‖. dan sholat rawatib ba‘diyah maka waktunya dimulai dari selesainya sholat fardhu hingga berakhirnya waktu sholat fardhu tersebut ―. 777) As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: ―Sudah seyogyanya bagi seseorang untuk mengerjakan sholat rawatib di rumahnya…. witir. Mengqodho’ Sholat Rawatib Di Waktu yang Terlarang . dan sunnah rawatib‖. 597. Rasulullah shallallahu ‗alaihi wa sallam bersabda. ―Rasulullah shallallahu a‘laihi wa sallam didalam safar senantiasa mengerjakan sholat sunnah rawatib sebelum shubuh dan sholat sunnah witir dikarenakan dua sholat sunnah ini merupakan yang paling utama di antara sholat sunnah. 881) As-Syaikh Bin Baz rahimahullah berkata. 680) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: ―Dan hadits ini meliputi sholat fardhu. ―Apabila seseorang di antara kalian mengerjakan sholat jum‘at. dan tidak ada riwayat bahwasannya rasulullah shallallahu ‗alaihi wa sallam mengerjakan sholat sunnah selain keduanya‖. (Majmu‘ Fatawa Ibnu Taimiyah 23/90) 13. dan ini termasuk bagian dari kebodohan‖. maka sholatlah sesudahnya empat rakaat‖. Bukhori no. (Majmu‘ fatawa 11/390) 10. meskipun di Mekkah dan Madinah sekalipun maka lebih utama dikerjakan dirumah dari pada di masjid Al-Haram maupun masjid An-Nabawi. (HR. Ironisnya manusia sekarang lebih mengutamakan melakukan sholat sunnah rawatib di masjidil haram. ―Adapun sesudah sholat jum‘at. (Zaadul Ma‘ad 1/315) As-Syaikh Bin Baz rahimahullah berkata: ―Disyariatkan ketika safar meninggalkan sholat rawatib kecuali sholat witir dan rawatib sebelum subuh‖. sholat malam. karena saat nabi shallallahu a‘alihi wasallam bersabda sementara beliau berada di Madinah….Dari Abu Hurairah radiyallahu ‗anhu berkata. (HR. (Syarh Riyadhus Sholihin 3/295) 11.

(Zaadul Ma‘ad 1/308) 14. maka apabila sholat dzuhur telah selesai. Pengurutan Ketika Mengqodho’ As-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata: ―Apabila didalam sholat itu terdapat rawatib qobliyah dan ba‘diyah. lalu bersabda: ―Sebentar wahai Qois apakah ada sholat subuh dua kali?‖. tetapi yang lebih utama adalah mengakhirkan sampai matahari naik setinggi tombak‖ (Majmu‘ Fatawa AsSyaikh Muammad bin Ibrahim 2/259 dan 260) 15. karena apabila beliau melakukan amalan selalu melanggengkannya. (HR. Adapun pada Abu Dawud dengan lafadz: ―Maka rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam diam (terhadap yang dilakukan Qois)‖. adapun dilakukan terus-menerus pada waktu terlarang merupakan kekhususan nabi‖. 422. Waktu Mengqodho’ Sholat Rawatib Sebelum Subuh Dari Abu Hurairah radiyallahu ‗anhu berkata. Abu Dawud no. Hukum mengqodho‘ diwaktu-waktu terlarang bersifat umum bagi nabi dan umatnya. contoh: Seseorang masuk masjid yang belum mengerjakan sholat rawatib qobliyah mendapati imam sedang mengerjakan sholat dzuhur. Mengqodho’ Sholat Rawatib yang Banyak Terlewatkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: ―Diperbolehkan mengqodho‘ sholat rawatib dan selainnya. Baginya dapat mengerjakan sholat dua rakaat sebelum subuh setelah selesai sholat subuh. (At-Tirmdzi 423. berkata: Rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam keluar rumah mendatangi sholat kemudian qomat ditegakkan dan sholat subuh dikerjakan hingga selesai. karena sholat rawatib qobliyah subuh itu sebelum sholat subuh. maka yang dikerjakan lebih dahulu adalah ba‘diyah kemudian qobliyah. dan sholat rawatib qobliyahnya terlewatkan. Maka saya berkata: Wahai rasulullah sungguh saya belum mengerjakan sholat sebelum subuh. dan terkadang melakukannya terus-menerus. kemudian empat rakaat qobliyah‖. karena merupakan sholat sunnah yang sangat dianjurkan . 3/283) 17. maka sholatlah setelah matahari terbit‖. Apakah Mengerjakan Sholat Rawatib Terlebih Dahulu atau Sholat Subuh? As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: ―Sholat rawatib didahulukan atas sholat fardhu (subuh). dan Al-Albani menshahihkannya) As-Syaikh Muhammad bin Ibrahim rahimahullah berkata: ―Barangsiapa yang masuk masjid mendapatkan jama‘ah sedang sholat subuh. meskipun orang-orang telah keluar selesai sholat berjama‘ah dari masjid‖ (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsatimin 14/298) 16. kemudian nabi shallallahu ‗alaihi wasallam berpaling menghadap ma‘mum.Ibnu Qoyyim berkata: ―Rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam mengqodho‘ sholat ba‘diyah dzuhur setelah ashar. maka sholatlah bersama mereka. 1267. yang pertamakali dikerjakan adalah sholat rawatib ba‘diyah dua rakaat. At-tirmidzi no. (HR. dan dishahihkan oleh Al-albani) Dan dari Muhammad bin Ibrahim dari kakeknya Qois. maka beliau mendapati saya sedang mengerjakan sholat. rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam bersabda: ―Barangsiapa yang belum mengerjakan dua rakaat sebelum sholat subuh. At-Tirmidzi). rasulullah bersabda: ―Maka tidak mengapa‖. (Syarh Riyadhus Sholihin. Jika Sholat Subuh Bersama Jama’ah Terlewatkan.

dan Sunnah Wudhu’ As-Syaikh Abdurrahman As-Sa‘di rahimahullah berkata: ―Apabila seseorang masuk masjid diwaktu sholat rawatib. Bukhori no. dan tidak boleh juga menggabungkan keduanya dalam satu niat. atau digabungkan dengan salah satu dari keduanya‖. tetapi berbeda jika tidak diniatkan‖. maka beliau mengqodho‘nya bersama sholat rawatib‖. Maka pada keadaan ini. dari nabi shallallahu ‗alaihi wasallam bersabda: ―Apabila iqomah sholat telah ditegakkan maka tidak ada sholat kecuali sholat fardhu‖. (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin. Muslim bi As-syarh An-Nawawi 5/222) An-Nawawi berkata: ―Hadits ini terdapat larangan yang jelas dari mengerjakan sholat sunnah setelah iqomah sholat dikumandangkan sekalipun sholat rawatib seperti rawatib subuh.(muakkadah)… kemudian jika sholat yang terlewatkan sangat banyak. dzuhur. 238) 18. 20/13) 20. (Fathul Bari 11/189) 21. sehingga tidaklah salah satu dari keduanya terhitung (dianggap) sebagai yang lainnya. hal. maka yang utama adalah mencukupkan diri mengerjakan yang wajib (fardhu). (HR. dan sholat dhuha juga tidak terhitung sebagai sholat rawatib subuh. Karena sholat dhuha itu tersendiri dan sholat rawatib subuh pun juga demikian. maka yang utama adalah mengerjakan semuanya sebagaimana perbuatan nabi shallallahu ‗alaihi wasallam pada saat sholat subuh terlewatkan. sebagaimana ―Ketika rasulullah mengerjakan empat sholat fardhu yang tertinggal pada perang Khondaq.…. (Al-Qawaid Wal-Ushul Al-Jami‘ah. Sholat Rawatib Ketika Iqomah Sholat Fardhu Telah Dikumandangkan Dari Abu Huroiroh radiyallahu ‗anhu. sholat rawatib subuh tidak terhitung sebagai sholat dhuha. Menggabungkan Sholat Sebelum Subuh dan Sholat Duha Pada Waktu Duha As-Syaikh Muhammad Bin Utsaimin rahimahullah berkata: ―Seseorang yang sholat qobliyah subuhnya terlewatkan sampai matahari terbit. kemudian beliau bersabda: ―Apabila seseorang dari kalian mendapatkan permasalahan. Menggabungkan Sholat Rawatib dengan Sholat Istikhorah Dari Jabir bin Abdullah radiyallahu ‗anhuma berkata: ―Rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam mengajarkan kami sholat istikhorah ketika menghadapi permasalahan sebagaimana mengajarkan kami surat-surat dari Al-Qur‘an‖. Dan tidak ada riwayat bahwasannya rasulullah mengerjakan sholat rawatib diantara sholat-sholat fardhu tersebut. Menggabungkan Sholat-sholat Rawatib. 1166) Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah berkata: ―Jika seseorang berniat sholat rawatib tertentu digabungkan dengan sholat istikhorah maka terhitung sebagai pahala (boleh). beliau mengqodho‘nya secara berturut-turut‖. hal. karena mendahulukan untuk menghilangkan dosa adalah perkara yang utama. ashar dan selainnya‖ (Al-Majmu‘ 3/378) . Tahiyatul Masjid. maka ia bisa mengerjakan sholat dua rakaat dengan niat sholat rawatib dan tahiyatul masjid. Dan demikian juga sholat sunnah wudhu‘ bisa digabungkan dengan keduanya (sholat rawatib dan tahiyatul masjid). maka sholatlah dua rakaat dari selain sholat fardhu…‖ (HR. dengan demikian tertunailah dengan mendapatkan keutamaan keduanya. 75) 19. dan waktu sholat dhuha tiba. Dan jika hanya satu atau dua sholat yang terlewatkan. (Syarh Al-‘Umdah.

Akan tetapi lebih utama untuk tidak melakukannya terus-menerus dalam hal itu (mengangkat tangan). (Syarh Al-‘Umdah. (Majmu‘ Fatawa 11/392 dan 393) 23. hal. Mengangkat Kedua Tangan Untuk Berdo’a Setelah Menunaikan Sholat Rawatib As-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata: ―Sholat Rawatib: Saya tidak mengetahui adanya larangan dari mengangkat kedua tangan setelah mengerjakannya untuk berdo‘a. seandainya beliau melakukannya setiap selesai sholat rawatib pasti akan ada riwayat yang dinisbahkan kepada beliau. 609) 24. Apakah Mengerjakan Sholat Rawatib Atau Mendengarkan Nasihat? Dewan Tetap untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa Saudi: ―Disyariatkan bagi kaum muslimin jika mendapatkan nasihat (kultum) setelah sholat fardhu hendaknya mendengarkannya. Bahkan seluruh kehidupan rasulullah shallallahu ‗alaihi wasallam dan para sahabat radiyallahu ‗anhum tersampaikan‖.. (Arkanul Islam. 7/234) . 9/31) 26. 171) 25. Karena sholatnya segera berakhir pada saat sholat fardhu baru terlaksana kurang dari satu rakaat‖. maka tidak ada halangan bagi dia untuk menyelesaikan sholatnya. Kapan Sholat Rawatib Ketika Sholat Fardhu DiJama’? Imam Nawawi rahimahullah berkata: ―Sholat rawatib dikerjakan setelah kedua sholat fardhu dijama‘ dan tidak boleh dilakukan di antara keduanya. Dan demikian juga sholat rawatib qobliyah dzuhur dikerjakan sebelum kedua sholat fardhu dijama‘‖. Bahkan meninggalkannya (sholat rawatib) karena mengetahui akan ditegakkan sholat bersama imam dan menjawab adzan (iqomah) adalah perkara yang disyari‘atkan. Padahal para sahabat meriwayatkan seluruh perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan rasulullah baik ketika safar maupun tidak. Memutus Sholat Rawatib Ketika Sholat Fardhu ditegakkan As-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata: ―Apabila sholat telah ditegakkan dan ada sebagian jama‘ah sedang melaksanakan sholat tahiyatul masjid atau sholat rawatib. kemudian setelahnya ia mengerjakan sholat rawatib seperti ba‘diyah dzuhur. hal. maka disyari‘atkan baginya untuk memutus sholatnya dan mempersiapkan diri untuk melaksanakan sholat fardhu. karena tidaklah ada riwayat yang menyebutkan bahwa nabi shallallahu ‗alaihi wasallam mengerjakan demikian. berdasarkan sabda nabi shallallahu ‗alaihi wasallam: ―Apabila iqomah sholat telah ditegakkan maka tidak ada sholat kecuali sholat fardhu. Karena menjaga sholat fardhu dengan waktu-waktunya lebih utama daripada sholat sunnah rawatib yang bisa dimungkinkan untuk diqodho‘‖. (Shahih Muslim Bi Syarh An-Nawawi. dikarenakan beramal dengan keumuman dalil (akan disyari‘atkan mengangkat tangan ketika berdo‘a). akantetapi seandainya sholat telah ditegakkan dan seseorang sedang berada pada posisi rukuk dirakaat yang kedua.22. maghbrib dan ‗isya‖ (Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah LilBuhuts Al-‘Alamiyah Wal-Ifta‘.‖. Apakah Disyari’atkan Mengerjakan Sholat Rawatib? As-Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: ―Sudah seharusnya (mengenai hal ini) dikatakan: ―Sesungguhnya tidak dianjurkan mengerjakan sholat rawatib diatas keyakinan yang kuat bahwasannya sholat fardhu akan terlewatkan dengan mengerjakannya. Apabila Mengetahui Sholat Fardhu Akan Segera Ditegakkan.

Karena itu merupakan hal yang biasa dilakukan dan masih dimaklumi (dibolehkan) oleh atasannya. hal. Maka seandainya seseorang tersibukkan dengan memuliakan tamu di saat adanya sholat rawatib. maka memuliakan tamu didahulukan daripada mengerjakan sholat rawatib‖.htm (pen. 471) 28. kemudian mengerjakan sholat rawatib yaitu sholat ba‘diyah. 30. Akantetapi dari sifat seorang mukmin yang sempurna selayaknya bersegera (bersemangat) untuk mengerjakan sholat rawatib dan perkara-perkara baik lainnya yang sangat banyak dan berlomba-lomba untuk mengerjakannya‖. Mendahulukan Menyempurnakan Dzikir-dzikir setelah Sholat Fardhu Sebelum Menunaikan Sholat Rawatib As-Syaikh Abdullah bin Jibrin rahimahullah ditanya: ―Apabila saya mengerjakan sholat jenazah setelah maghrib. Maka jika anda memutus dzikir tersebut karena menunaikan sholat jenazah. (Majmu‘ Fatawa 11/382) (Yang dimaksud adalah artikel tersebut: http://fdawj.atspace. Apakah Meninggalkan Sholat Rawatib Termasuk Bentuk Kefasikan? As-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata: ―Perkataan sebagian ulama‘: (Sesungguhnya meninggalkan sholat rawatib termasuk fasiq). maka tidak mengapa. maghrib maupun ‗isya dengan mengakhirkan sholat rawatib setelah berdzikir‖. merupakan perkataan yang kurang baik. As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: ―Adapun sholat sunnah setelah sholat fardhu yang bukan rawatib maka tidak boleh. Maka perkara ini disyariatkan baik ada atau tidaknya sholat jenazah.27. Adapun melakukan sholat rawatib (ba‘da sholat fardhu).)) . (Al-Qoul Al-Mubin fii Ma‘rifati Ma Yahummu Al-Mushollin. maka setelah itu hendaknya menyempurnakan dzikirnya ditempat anda berada. (Majmu‘ Fatawa As-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin 16/176) 29. bahkan tidak benar. Maka dzikir-dzikir yang ada setelah sholat fardhu merupakan sunnah yang selayaknya untuk dijaga dan tidak sepantasnya ditinggalkan. Tersibukkan Dengan Memuliakan Tamu Dari Meninggalkan Sholat Rawatib As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: ―Pada dasarnya seseorang terkadang mengerjakan amal yang kurang afdhol (utama) kemudian melakukan yang lebih afdhol (yang semestinya didahulukan) dengan adanya sebab. Hal ini mencakup rawatib ba‘diyah dzuhur. Karena waktu yang digunakan saat itu merupakan bagian dari waktu kerja semisal aqad menyewa dan pekerjaan lain. Maka barangsiapa yang menjaga sholat fardhu dan meninggalkan maksiat tidaklah dikatakan fasik bahkan dia adalah seorang mukmin yang baik lagi adil. maka ini adalah perkataan yang lemah. Sholatnya Seorang Pekerja Setelah Sholat Fardhu dengan Rawatib Maupun Sholat Sunnah lainnya. Karena sholat rawatib itu adalah nafilah (sunnah). Dan demikian juga sebagian perkataan Fuqoha‘: (Sesungguhnya menjaga sholat rawatib merupakan bagian dari syarat adil dalam persaksian). apakah saya langsung mengerjakan sholat rawatib setelah selesai sholat jenazah ataukah menyempurnakan dzikir-dzikir kemudian sholat rawatib? Jawaban beliau rahimahullah: ―Yang lebih utama adalah duduk untuk menyempurnakan dzikir-dzikir kemudian menunaikan sholat rawatib.org/awwb/th2/14. Karena setiap orang yang menjaga sholat fardhu dan meninggalkan maksiat maka ia adalah orang yang adil lagi tsiqoh.

muslim.Id by null .Faedah: Ibmu Qoyyim rahimahullah berkata: ―Terdapat kumpulan sholat-sholat dari tuntunan nabi shallallahu ‗alaihi wasallam sehari semalam sebanyak 40 rakaat. Amiin Ummul Hamaam.id Dari artikel Tuntunan Shalat Sunnah Rawatib — Muslim. 1 Ramadhan 1431 H Penulis: As-Syaikh Abdullah bin Za‘li Al-‘Anziy Sumber: Buletin Darul Qosim (www.. MA. yaitu dengan menjaga 17 rakaat dari sholat fardhu.or. Dan sholawat serta salam kepada nabi kita muhammad shallalllahu ‗alaihi wasallam dan keluarganya serta para sahabatnya.Or. Sehingga adakah yang lebih cepat terkabulkannya do‘a dan tersegeranya dibukakan pintu bagi orang yang mengetuk sehari semalam sebanyak 40 kali? Allah-lah tempat meminta pertolongan‖. 11 rakaat atau 13 rakaat sholat malam. maka keseluruhannya adalah 40 rakaat. (Zadul Ma‘ad 1/327) Lembaran singkat ini saya ringkas dari sebuah buku yang saya tulis sendiri berjudul ―Hukumhukum Sholat Sunnah Rawatib‖.dar-alqassem. Artikel www. Adapun tambahan sholat selain yang tersebutkan bukanlah sholat rawatib….com) Penerjemah: Abu Ahmad Meilana Dharma Putra Muroja‘ah: Al-Ustadz Abu Raihana. 10 rakaat atau 12 rakaat dari sholat rawatib.maka sudah seharusnyalah bagi seorang hamba untuk senantiasa menegakkan terus-menerus tuntunan ini selamanya hingga menjumpai ajal (maut).

keluarga dan para sahabatnya. Al-Bukhari dan Muslim) Hadits Abu Sa‘id al-Khudri Radhiyallahu 'Anhu. Di antaranya apa yang diriwayatkan Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhuma. di antaranya dari 'Asiyah Radhiyallahu 'Anha. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Bukhari dan Muslim) Dan dari abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu. Terdapat beberapa hadits shahih. ―Tidak ada shalat sesudah Shubuh hingga matahari meninggi dan tidak ada shalat sesudah ‗Ashar hingga matahari tenggelam. .Rabu. ia berkata: "Dua shalat yang tak pernah ditinggalkan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam di rumahku dalam keadaan apapun yaitu dua rakaat sebelum fajar dan dua rakaat setelah 'Ashar. al-Bukhari. segala puji bagi Allah. 835) (08131100XXX) Jawaban: Oleh: Ust. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarang shalat sesudah 'Ashar. 08 Feb 2012 Cetak | Kirim Adakah Shalat Sunnah Rawatib Sesudah Ashar? Apakah ada shalat sunnah sesudah shalat 'Ashar? Saya pernah membaca beberapa hadits yang berhubungan dengan shalat sunnah setelah shalat 'Ashar. (HR. ia berkata: ―Beberapa orang yang aku percaya dan dipercaya oleh Umar bersaksi bahwa Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam melarang shalat setelah Shubuh sehingga matahari terbit dan sesudah ‗Ashar sehingga matahari tenggelam. 566-567 dan Muslim no.‖ (HR. ia berkata: "Aku mendengar Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam bersabda. no. Badrul Tamam Alhamdulillah.‖ (HR.

kemudian beliau shalat sesudah 'Ashar. dan Abdurrahman bin Azhar Radhiyallahu 'Anhum mengutusnya kepada 'Aisyah untuk menanyakan perihal shalat dua rakaat sesudah 'Ashar. "Sesungguhnya telah datang kepadaku beberapa orang utusan dari Abdul Qais. sebagaimana dalam hadits Ummu Salamah agar dua hadits sesuai. Al-Qadhi Iyadh berkata: Selayaknya maknanya dibawa kepada sunnah (sebelum) Zuhur. Dan sunnah Zuhur sah dinamakan dengan sebelum 'Ashar. alBukhari dan Muslim) Al-Bukhari juga mengeluarkan hadits yang bersumber dari 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha. 'Aisyah menjawab: "Beliau biasa mengerjakannya sebelum 'Ashar. lalu ditanyakan kepada beliau dan beliau menjawab. Ringkasnya." . Muslim) Sehingga disimpulkan dari Hadits-hadits di atas. dari Abu Salamah yang menanyakan kepada 'Asiyah Radhiyallahu 'Anha tentang dua sujud (shalat dua rakaat) yang dikerjakan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam sesudah 'Ashar. Kemudian beliau membiasakannya. shalat sunnah rawatib sesudah 'Ashar itu dilarang. ia berkata: "Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak pernah sama sekali meninggalkan dua rakaat sesudah 'Ashar saat di sisiku. yang nampak dalam hadits ini bahwa dua sujud adalah dua rakaat sebelum shalat 'Ashar. dari alAswad dan Masruq Radhiyallahu 'Anhuma. Di mana 'Aisyah mengerjakannya sementara mereka mendengar Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarangnya. bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah shalat dua rakaat sesudah 'Ashar di rumahnya." Menurut imam Nawawi dalam Syarah Muslim." (HR. dari jalur Kuraib yang menuturkan. Kemudian 'Aisyah menyuruh Kuraib agar datang kepada Ummu Salamah dan menanyakan kepadanya. mereka menyibukkanku dari mengerjakan dua rakaat sesudah Zuhur maka keduanya itu (dua rakaat sesudah 'Ashar) adalah itu."Bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarang shalat sesudah 'Ashar sehingga matahari tenggelam dan (melarang shalat sesudah Shubuh sehingga matahari terbit. Namun terdapat beberapa hadits shahih lain yang menunjukkan bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengerjakan shalat sunnah dua rakaat sesudah 'Ashar. lalu beliau tidak sempat mengerjakannya atau lupa." (HR. Dan didapatkan keterangan bahwa Umar bin Khathab memukul orang yang mengerjakan shalat sunnah sesudah 'Ashar. alMiswar bin makhramah. dan adalah beliau apabila mengerjakan satu shalat maka beliau melaziminya (kontinyu mengerjakannya)." Disebutkan juga dalam Shahihain. Di antaranya. berkata: Kami menyaksikan 'Áisyah Radhiyallahu 'Anha berkata: "Tak ada satu haripun di mana Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam datang kepadaku kecuali beliau shalat dua raka'at sesudah 'Ashar." Dan dalam Shahih Muslim. bahwa Ibnu Abbas.

"bahwa shalat sunnah rawatib apabila terlewat disunnahkan mengqadha'nya. namun beliau tidak pernah mengerjakannya di masjid karena khawatir hal itu akan memberatkan umatnya.Imam Nawawi rahimahullah. "Janganlah kalian shalat sesudah 'Ashar kecuali kalian shalat sementara matahari masih meninggi. Yang dimakruhkan adalah shalat sunnah yang tidak memiliki sebab.com] . Namun tidak dipungkiri ada sebagian ulama yang berpendapat disunnahkanya shalat dua rakaat sesudah 'Ashar. bahwa apabila Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarang suatu perbuatan lalu beliau mengerjakannya. menunjukkan itu adalah kekhususan untuk beliau. berkata: "Hal itu didukung oleh perkataan 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha." Sementara shalat yang memiliki sebab tidak dimakruhkan dikerjakan pada waktu terlarang. padahal beliau suka meringankan umatnya. Dengan catatan. Sebagian ulama memahami keterangan tentang perbuatan beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang kemudian melazimi dua rakaat sesudah 'Ashar sebagaimana yang dituturkan 'Aisyah. "Rasulullah tidak pernah meninggalkannya hingga beliau berjumpa dengan Allah (yaitu dua rakaat sesudah 'Ashar)." Wallahu Ta'ala A'lam." (Dinukil dari Shahih Fiqih Sunnah: II/17. Rasulullah selalu mengerjakannya. seperti Syaikh al-Albani rahimahullah sebagaimana yang terdapat dalam Silsilah Shahihnya. cet Salafiyah) Abu Malik Kamal dalam Shahih Fiqih Sunnah. edisi Indonesia). (Lihat Fath al-Baari: II/77. Dan ini adalah mazhab yang shahih menurut kami. memahami dari ‫( هما ا ان‬maka keduanya itu (dua rakaat sesudah 'Ashar) adalah itu). Syaikh Shalih Fauzan menjelaskan persoalan ini. [PurWD/voa-islam. itu dikerjakan sebelum matahari menguning sebagaimana hadits yang terdapat dalam Musnad Ahmad. maka itu dibawa kepada khushushiyyah (kekhususan) bagi Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

takut terjerumus dalam kemusyrikan. Berkeyakinan bahwa sesungguhnya ruqyah itu . betul sekali Rasul bersabda : Sesungguhnya Ruqyah. Dari mulai berat di kepala yang terus menerus. 2. HR. 3. Jadi. maka sesungguhnya dia sendirilah yang telah mendustakan syari'at agama. jimat-jimat dan guna-guna itu Musyrik. Katanya ada hadits yang menjelaskan bahwa Ruqyah itu musyrik? Ya. mengakibatkan terganggunya ritme istirahat. Namun sekali lagi ia tambah bingung apakah hal itu tidak musyrik? Akhirnya ia bertemu dengan seorang ustadz praktisi Ruqyah. namun anehnya penyakit yang diderita ibunya tidak kunjung sembuh. untuk memantapkan hatinya ia berkonsultasi terlebih dahulu agar lebih yakin. ―Tidak ada Seorangpun dari kalangan ulama Islam yang mengingkari adanya kemungkinan jin kemungkinan jin masuk kedalam tubuh orang yang kesurupan dan yang tidak. para imam Ahlusunah Waljama'ah sepakat bahwa jin bisa masuk kedalam tubuh manusia. gangguan jin. akhirnya jadi sulit tidur dan jika tidurpun selalu gelisah juga mimpi hal yang menakutkan. HR. Dan Ruqyah Syar'iyyah yaitu ruqyah yang tidak mengandung unsur muysrik dan dicontohkan oleh Rasulullah saw. Oleh karena itu Imam Ash Suyuthi menjelaskan bahwa para ulama sepakat membolehkan ruqyah dengan tiga syarat yaitu : 1. Suatu hari ia tertarik dengan Ruqyah. yang bersumber dari al Quran dan Sunnah (dicontohkan oleh Nabi saw atau perbuatan sahabat yang disetujuinya. Orang yang mengingkarinya dan mengklaim bahwa syari'at menganggap hal itu sebagai kebohongan. karena banyak tamu yang menjenguk mengatakan mungkin ibu terkena guna-guna. Apa yang dimaksud dengan Ruqyah ustadz? Ruqyah ialah bacaan-bacaan (doa) yang ditujukan untuk kesembuhan dan penangkal penyakit fisik dan non fisik (sihir. hingga panas dibagian-bagian tertentu yang senantiasa berpindah-pindah. gangguan jin).Diganggu Jin? Oleh : Kang Badri Sudah dua tahun lebih Ahmadi membawa ibunya ke beberapa rumah sakit. lebih lanjut beliau menjelaskan. Ruqyah dengan Quran atau nama-nama Allah dan sifat-sifatnya. bahkan setelah beberapa kali dioperasi kondisinya tidak semakin membaik akan tetapi sebaliknya semakin memprihatinkan. yang mengandung unsur-unsur musyrik seperti memakai jimat. bahu terasa berat sekali. Dengan bahasa arab atau bahasa yang dipahami maknanya. Apakah tidak musyrik meyakini jin bisa masuk kedalam tubuh kita? Ibn Taimiyyah menjelaskan didalam Kitab Majmu Fatawa vol 24. hal 112 beliau menyebutkan bahwa orang-orang yang mengingkari kemungkinan masuknya jin kedalam tubuh manusia ini adalah dari kalangan Mu'tazilah. Orang sunda bilang ―Dukun lintuh. di vol 19. yang dimaksud ialah Ruqyah Syirkiyyah. Panyakit matuh‖.Muslim. Ruqyah itu terbagi dua : Ruqyah Syirkiyyah. hal 276 menjelaskan. kemenyan dan menyebut nama-nama selain Allah. namun Ahmadi khawatir salah tempat. didalam bahkan luar negri. Banyak yang menganjurkan untuk berobat alternatif. Tidak ada satupun dalil yang meniadakan hal ini. Muslim.

hal ini disimpulkan dari . dibawa. guna-guna. Dalam bentuk benda. bila kita perhatikan QS. Seperti makan-minum dengan tangan kiri. Hal ini menunjukan bahwa hal itu terdapat dalam Qur‘an dan Sunnah. Kemaksiatan-kemaksiatan akibat melanggar larangan Allah dan RasulNya. datang ke paranormal Dll. Tidak ada dalil resmi yang bisa dipertanggung jawabkan. Rajah yang digantungkan. fadhilah tertentu yang tidak ada keterangan SHOHIH secara disiplin ilmu agama. Imam Bukhori-Muslim dalam kitab Shohinya meriwayatkan hadits dari ‗Aisyah ra : ―Rasulullah saw disihir sehingga seolah-olah beliau melakukan senggama dengan istri-istrinya yang sesungguhnya tidak melakukanya. 38:41 dimuka. Ilmu kadigdayan. e. Demikian pula Rasulullah saw. gambargambar bernyawa. santet atau tenung/teluh serta sirep/Gendam (Hipnotis). dipasang dirumah atau tempat usaha. benda-benda pusaka dan bertuah. Meramal. dipakai "ROMPI".tidak berfaidah secara langsung. "Pagar-pagar penjaga rumah". akan tetapi semua itu terjadi karena taqdir Allah ta'ala. Keluarga / Orang tua berbuat musyrik Dll Adakah ciri-ciri orang yang terkena gangguan Jin ? Ada. Kenapa Jin bisa masuk dalam tubuh manusia ? Jangankan kita manusia biasa. d. Namun secara umum banyak terjadi dari dua faktor. ikat pinggang. kanoragan. penangkal dari gangguan dipendam/ditanam didalam dan disekitar rumah atau tempat usaha. Termasuk dalam kelompok Sihir b. Seperti : Senjata. hal itu diakibatkan : a. Amal-amal Wirid atau dzikir yang tidak diajarkan Nabi Muhammad saw. patung. 'Ainul Hasad (pandangan jahat) atau Nafsul Hasad (jiwa yang jahat) dari Manusia & Jin c. pertama internal. GHAIB. "susuk". Hal-hal tersebut akan dijadikan terminal/landasan jin agar mudah masuk kedalam tubuh kita yang selanjutnya mengintervensi akhlak dan tubuh kita. Pelet. do'a-do'a yang diwiridkan (diulang-ulang) dengan bilangan yang ditentukan dengan hikmah (khasiat). seperti : a. c. cincin. seperti beberapa "Sholawat". topeng. kejadian yang menimpa Nabi Ayyub yang diganggu dengan kepayahan dan siksaan dari Syetan. pernafasan. Hal demikian merupakan sihir yang sangat‖. Yang kedua external. e. Jimat-jimat. yang b. wirid-wirid bacaan dsb. Dijadikan tumbal d. tenaga dalam yang diperoleh melalui isian. sapu tangan. ikat kepala dll.

minder . gelisah. Makan-minum berlebih Memiliki kekuatan fisik yang diluar kemampuan umumnya manusia Sakit yang sangat pada jam-jam tertentu Sakit yang berpindah-pindah m. Dada sesak atau panas f. l. Sakit yang tiba-tiba datang dan hilang. Sakit pada perut atau ulu hati e. Dsb. takut. PSIKIS a. g. Bahu. FISIK a. j. pundak selalu berat/pegal c. Mudah dan sering marah / tersinggung b. Mendengkur sangat keras ketika tidur atau suara gigi bergesekan i. Nyeri. Resah.pengalaman orang-orang yang positif terkena gangguan jin. panas atau teras berat pada bagian-bagian tertentu d. Gangguan sekitar rahim. Pusing-pusing sebagian atau keseluruhan. Bingung. Sering bermimpi yang menakutkan d. ginjal Pandangan mata kabur h. sulit konsentrasi c. prostat. 2. Sering bermimpi dengan orang yang sama f. Sering bermimpi didatangi binatang buas e. Bermimpi jatuh ditempat yang tinggi Bermimpi berada ditempat yang bau busuk h. leher berat atau kaku b. seperti : 1. g. k.

Sulit tidur. k. banyak tidur i. mandi janabah atau was-was ketika salat. Sering lupa jumlah raka'at shalat b. Terasa berat / mengantuk setiap berdzikir atau membaca Al Quran atau ketika hadir di pengajian c. Sering bisa ―menebak‖ o.h. sering gagal dalam usaha mencari nafkah. QS. jauhkanlah penyakit. 2:268 b. Bisa melihat ―sesuatu‖ (makhluk atau benda) yang umumnya tidak terlihat oleh orang lain p. Sering batal ketika berwudlu e. Dsb 4. Merasa selalu ada yang megikuti. Dijauhi/dibenci rekan-rekannya. Dsb 3. Sering tidak yakin ketika berwudlu. 2:120 c. sembuhkanlah karena Engkaulah Yang Maha menyembuhkan. tiada kesembuhan melainkan darimu dengan kesembuhan yang tidak akan . Sering sulit bangun pagi / subuh d. Aktivitas Sosial ―Terhalang‖ rizkinya. QS. Malas beraktivitas dalam kebaikan Sering berprasangka buruk. l. was-was Mud tidak stabil Merasa ada bisikan-bisikan dihati atau di telinga m. dsb Jadi Ruqyah itu untuk yang kesurupan? Justru itu pemahaman yang harus diluruskan. Rasulullah meruqyah dengan menyimpan telapak tangannya ditempat yang sakit dan membaca : "Wahai Tuhan manusia. IBADAH a. a. j. ―Terhalang‖ jodohnya. Pernah atau sering mendengar suara letusan diatap atau sekitar rumah. khususnya malam hari n.

Karena inilah rahasia Rasulullah saw menjadi orang yang sangat kuat dan sehat. ―Apa itu? Sahut Ustadz. sepeti diRuqyah. BukhoriMuslim. pelet dll. Setelah mendengar penjelasan seperti itu dengan hati yang mantap serta yakin Ahmadi membawa ibunya untuk diruqyah. Apakah dizaman Rasulullah saw ada sahabat yang menjadi praktisi ruqyah ? Subhanallah. Dalam kajian jinologi. ketika beliau usia senja HR. bukan berarti praktisi ruqyah lebih shaleh dari yang lain namun ia punya pengalaman dalam hal tersebut. guna-guna. Ternyata beliau senantiasa berbekam pada tanggal 17 atau 19 atau 21 di bulan Hijriyyah. Ahmadi merasa takjub dengan kedahsyatan pengobatan cara Nabi ini. Subhanalloh. sebagaimana kita datang ke dokter bukan berarti ia lebih sehat namun ia berpengalaman dibidangnya. Na'udzubillahi Min Dzalik. seperti sahabat pernah meruqyah yang gila hingga ia sembuh. apabila Islam tidak memberikan solusi akan hal itu niscaya ketika mereka bertobat dan mencari jalan kesembuhanya mereka akan datang kepada dukun-dukun terkutuk itu. ada yang terkena sihir. mengintervensi dengan memberi ide-ide negatif hingga penyakit yang menghalangi kekhusyuan ibadah kita. ternyata positif. HR. idealnya seperti itu. Ruqyah merupakan diantara kesempurnaan Islam. ―Dalam hati saya masih ada pertanyaan yang mengganjal Ustadz‖. ibunya terkena gangguan jin terbukti ketika ia diruqyah seperti kehilangan kesadaran dan keluar suara-suara yang aneh dari mulutnya juga dari muntahnya yang bercampur dengan darah. Oleh karena itu kita bisa melakukan ruqyah sendiri. Apakah cukup dengan Ruqyah saja Ustadz untuk mengobati berbagai penyakit ? Oh tidak. bolehkah terapi-terapi ini. digunakan bagi orang yang tidak memiliki keluhan seperti saya? Karena sayapun ingin merasakan kedahsyatan pengobatan cara Nabi ini. ―Karena ibu saya sekarang sudah sembuh.‖ Apakah setelah diruqyah mesti dibekam? Ya. hal itu menunjukan sudah lamanya gangguan. dibekam dan diberi racikan obat-obatan dari herbal. ada yang pakai susuk. HR Bukhari . Bukhori. Ruqyah merupakan bagian dari Thib Nabawi (pengobatan cara nabi) sebaiknya diteruskan dengan terapi yang lainya yaitu Madu (Herbal) dan Hijamah (bekam. karena beningnya hati. mereka membuat kapling dalam tubuh manusia. khusyunya ibadah mesti didukung dengan sehatnya jasmani-rohani kita. buang darah kotor) sebagai pengobatan yang terbaik yang beliau sabdakan.meninggalkan (bekas) penyakit‖. Muslim menyebutkan beliau salat malam satu raka‘atnya membaca lebih dari 700 ayat dan yang lebih menakjubkan lagi ruku dan sujudnya sebanding dengan berdirinya. Selain itu bekam merupakan terapi yang terbaik bagi umat .HR. sangat boleh. karena itu merupakan waktu yang tepat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. betapa banyak umat Islam yang terjebak dengan kemusyrikan. Alhamdulillah ibunya sembuh dan bisa beraktifitas seperti biasa seperti tidak pernah sakit parah. Bersabda : ―Sesungguhnya Syetan mengalir dalam peredaran manusia‖. Setelah dua kali diruqyah. karena Rasulullah saw. untuk kesempurnaan menempuh kesembuhan dan mengharap ridhoNya serta mengikuti Sunnah Nabi. Hadits tersebut menjelaskan bahwa Ruqyah tidak sekedar untuk gangguan non fisik namun juga fisik. ketika mengantar ibunya yang ketiga kali. namun bila kekuatanya lebih kuat kita butuh bantuan orang lain.dihijamah? ―Oh itu rupanya. Wallahu A'lam.

 Cabang-cabang BRC . sesungguhnya kita juga terkena gangguan Jin. Dan tadi ketika diruqyah kenapa suara saya ngorok seperti tadi ustadz‖? ―Ya. karena antum juga positif terkena gangguan‖. ―Subhanalloh betul Ustadz.manusia (HR. ―Pantas dari ciri-ciri tadi banyak yang sesuai dengan yang saya rasakan‖. juga sebagai amanah instruksi para Malaikat yang berjumpa dengan Rasulullah saw ketika beliau Isra‘-Mi‘raj : ―Wahai Rasulullah gunakanlah bekam dan suruhlah umatmu untuk mengerjakannya. Bukhari). hijamah dan diberi resep herbal. Wallahu A'lam bish Showab. Awalnya saya takut. Akhirnya Ahmadipun didiagnosa diruqyah. tubuh saya sekarang menjadi lebih ringan dan berat dibahupun jadi hilang serta sedikit kaku ditangan-kaki juga lebih nyaman sekarang. eh ternyata lebih sakit digigit semut daripada dibekam. karena dikira sakitnya luar biasa. ―Ya begitulah kadang-kadang kita tidak sadar. Tirmidzi. oleh karena itu baiknya dalam sebulan sekali kita tune-up tubuh kita dengan pengobatan cara Nabi‖.‖ HR.

gambar. Persiapan lingkungan tempat meruqyah : Bersih dari benda2 kemusyrikan. - - - - A. Persiapan yang diruqyah : Musnahkan / tutup pintu2 masuk Syaithan/jin : benda2 kemusyrikan : Jimat. „penangkal‟. pemarah.PERSIAPAN RUQYAH A. Persiapan diri : Memiliki referensi yang cukup tentang Penobatan. Ilmu tenaga dalam (berikut atribut/panji2nya). maka harus sudah ada sikap penolakkan dan siap memusnahkan. penglaris. alat2 musik dan lambang2 kekufuran atau kemaksiyatan. Hendaknya seorang wanita bersama muhrimnya jika yang meruqyah lakilaki. sering sedih. pusaka2. dibuang ke tempat yang tdk dijangkau orang (shg tdk ditemukan lagi) Bila blm sempat dilakukan. dibakar. Ruqyah. Bila merokok. dirusak. Jin dan Tazkiyah Nafs (pensucian Jiwa) Banyak istighfar & taqorrub kepada Allah swt Do‟a2 & Dzikir2 perlindungan perlu dilakukan juga oleh keluarga Upayakan selalu dalam keadaan berwudhu‟ Sebaiknya taqorrub dengan amal-amal sholih dan isti‟anah kepada ALLAH swt sebelum memulai peruqyahan Tawakkal. Termasuk yang ada pada perlengkapan rumah : maja. gambar2 bernyawa & patung. dzikir2/wirid2/sholawat2 yang tidak diajarkan Nabi. perhiasan dsb. Berwudhu sebaik-baiknya Tertutup auratnya. lambang2 kekufuran. terlalu senang canda (sering tertawa-tawa). jiwa yg penakut. patung. kursi. Benda2 tersebut dibakar : bacakan ayat kursi. . niatkan berhenti dari merokok (setelah diruqyah biaanya sudah tidak “nikmat” lagi cita rasa rokoknya. menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Allah SWT - - A.

3. A. “Ya ALLAH bantulah kami dalam mengingatMu. Sering-seringlah meminta perlindungan kepada ALLAH swt dengan dzikir berikut : ُ‫اللّهُن إًِِّي أَعىْ ذبِك هي أَى أُشرك بِك شيئًب أَعلَوهُ و أَستَغفِرك لِوب الَ أَعلَوه‬ ُ ِ َ َ ُ ْ ْ َ ُ ْ ْ َ َ َ ِ ْ ْ ْ ِ َ ُ ُ ْ َّ “YA ALLAH aku berlindung kepadaMu dari menyekutukanMu dengan sesuatu yang aku ketahui dan aku memohon ampun dari (menyekutukanMu dengan sesuatu) yang aku tidak ketahui” A. Al Fatihah Al Baqarah 1-5. A. 4. 117-122 Yunus 81-82 Thaha Al Mu‟minun 33-36 . 5.- Bila rumah tsb ada benda2 kemusyrikan atau hal-hal yang harus dimusnahkan atau banyak tikus/ular maka lakukan peruqyahan utk rumah tersebut terlebih dahulu cara : Bacakan ruqyah di air dlm jml yg cukup banyak. 163-164. seperti : ُ ِ ْ َ َ َ ُ ‫يَـب حي يَـب قَََ يُّىْ م بِرحْ وتِك أَستَغيْث‬ ُّ َ “Yaa hayyu yaa qoyyuum birohmatika astagiits” : Wahai Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri. Bacaan Beberapa ayat yang sering digunakan dalam meruqyah diantaranya : 1.102. semua sudut rumah kecuali kamar mandi/wc. . cipratkan/semprotkan ke sarang2 tikus/ular. dengan rahmatMu aku memohon pertolongan َ‫اللّهُن أَعٌَّب عَلى ذكرك و شكرك و حسي عبَبدتِك‬ َ ِ ِ ْ ُ َ َ ِ ُْ َ َ ِ ِْ ِ َّ Allahumma a‟innaa „alaa dzikrika wa syukrika wa husni „ibaadatika. 6. Mengawali peruqyahan : Dengan do‟a2 pertolongan. 258-286 Al Imran 18-19 Al A‟raf 54-56. bersyukur kepadaMu dan beribadah yang baik kepadaMu”. 2. 7. 255.

didakwahi. a. Teriakkan. 1. Ar-Rahman 33-36 11. marah dsb. Suara/ucapan. 1. ajaklah (jin) utk bicara. perintahkan agar keluar. Al Ikhlas 14. a. An Naas A. 9. Al Jin 1-9 13. Batuk-batuk keras seperti ada sesuatu yang ingin dikeluarkan 1. a. raut muka. Langkah yang dilakukan : Lakukan Ruqyah lebih intensif secara individual. Reaksi pasif : 1. bersin-bersin 1.. a. 1. Al Hasyr 21-24 12. mata berkedip cepat. menangis. a. Al Falaq 15. Dsb………………. Gerakkan2 jurus beladiri dsb. Gerak fisik. Gerakkan tangan. kepala. suara kesakitan. . Teknik penanganan Reaksi: REAKSI KETIKA DIRUQYAH Baik dalam peruqyahan massal atau individual dapat terjadi beberapa reaksi-reaksi sebagai berikut : Reaksi aktif : 1. diajak bertaubat. a. Bersendawa (jawa : antob) terus-menerus.8. Ash Shoffat 1 – 10 Al Ahqaf 29-32 10.

Dingin tiba-tiba sebagian badan atau keseluruhan 1. Terasa bergetar. . Tanpa reaksi : Tidak ada yang dirasakannya dari hal-hal tersebut di atas. a. a. Tiba-tiba ingin buang air besar/kecil 1. Setelah peruqyahan dirasa cukup. Ada rasa seperti angin di sekitar tubuh 1. Tetapi gangguan/Keluhan yang dirasakan tetap ada. suara mengganggu di telinga 1. berdebar-debar. ingin menangis 1. Pusing/kepala berat. 1. a. ada yang berjalan di beberapa bagian dalam tubuh. Dsb…………………. a. a. Sesak dada. berdenyut (jawa : kedutan).a. gelisah 1. a. kembali Langkah yang dilakukan : Sarankan agar dengan sungguh-sungguh memusnahkan. Langkah yang dilakukan : Tanyakanlah kepada ybs tentang apa yang dirasakannya selama proses peruqyahan. Ingin teriak. a. a. Sarankan agar banyak-banyak istighfar dengan suara pelan sementara peruqyahan dilanjutkan kembali. leher sakit. tanyakanlah bagaimana keadaannya/yang dirasakannya. Mengantuk berat. terasa mual 1. a. Kesemutan berat pada tangan atau kaki 1. a. Panas badan sebagian atau keseluruhan 1.

ُْ َ ْ ُْ َ‫سبحَـبىَ ربِّك رةِّ العزة عوـب يَصفُىْ ىَ و سالَم عَلى الورْ سلِيْيَ و الحود ِّلِلِ رةِّ العبلَوبْي‬ َ ُْ َّ َ ِ َّ ِ ْ َ َ َ ِ َْ َ ٌ َ َ ِ Jaga keikhlasan & kebersihan amal kita secara syar’i serta sabar. Bantu dengan Air Ruqyah. titik tengah2 antara bahu (pundak) dengan puting susu. Semoga kita selalu dimudahkan oleh ALLAH. maka pusatkan peruqyahan di tempat tsb (letakkan tangan dan lakukan pencabutan seolah-olah ada yang melekat di tempat tersebut) lalu tanyakan keadaannya setelah peruqyahan tsb. jin tsb ditanya. B. Yang paling perlu diingat bahwa target utama dalam Peruqyahan ini adalah : mengembalikan saudara-saudara kita tersebut dari kekeliruan Aqidah. titik sekitar pusar 3 jari di atas atau di bawahnya. - Berontak/meronta-ronta/teriak/menangis. cara : dekatkan mulut ke permukaan air dan atau letakkan salah satu telapak/jari tangan masuk ke dalam air. diperintah keluar. tekan daerah2 sensitif (titik2 accupuntur) seperti : titik/gundukan antara ibujari dan terlunjuk tangan. Tekan kira 2 seberat tekanan 3 s/d 5 kg sambil dibacakan ayat2 siksa (seperti Ad Dukhon <44> : 43 – 50 . cara : dipegangi jika perlu diikat dengan kain sehingga tidak melukai. cara : tanyakan pasien tersebut bagian mana yang terasa sakit/berat/pusing/panas/getar dsb. Selama membaca bacaan ruqyah bila memungkinkan secara bersamaan buat air ruqyah. Sarankan agar melaksanakan dengan sungguh-sungguh „resep peRuqyahan‟ Melanjutkan peruqyahan ketika sudah dirasa cukup waktu bahwa ybs melaksanakan saran-saran di atas. ibadah serta akhlaqnya. cara : berikan perlakuan fisik. . As Shoffat <37> : 1 – 10) berulang-ulang. Bila tidak mau menjawab/melawan. didakwahi.meghilangkan. - - A. Diam/tidak mau berkomunikasi. meningglkan sebab-sebab gangguan sebagaimana tersebut diatas.

Wiqaayatul Insan minal . kajian berikut bisa membuka kesadaran kita bahwa syariat Islam sejatinya dibangun di atas dalil. Lihat al-Fat-hur Rabbani.1 Sebabseluruh isi Al-Qur’an adalah penyembuh bagi apa yang ada di dalam hati. petunjuk. Tartiibu Musnad al-Imam Ahmad XVII/183. Lihat mengenai bacaan ruqyah yang panjang dan bermanfaat dalam kitab. taubat dari segala macam kesalahan dan dosa. 2. Pengobatan terhadap orang yang kesurupan jin mempunyai dua bagian : 1. dan Qul A’uudzubirabbin Naas (surat An-Naas).abi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya setan itu dapat berjalan pada tubuh anak cucu Adam melalui aliran darah.ع نه هللا ضي‬lihat Silsilah al. AlBukhari. juga membentengi diri dengan beberapa dzikir. dua ayat teakhir surat Al-Baqarah. dan lainnya dari Hharijah bin ash-shalt ‫ . 3 __________________ 1. Kedua. Ahmad V/210.7171 dan Muslim. Dalam pengobatan ini diperlukan adanya dau hal.membacakan bacaan bagi orang yang kesurupan. karena senjata yang dipergunakan itu minimal harus seimbang dengan senjata lawan. Qul Huwallahu ahad (surat Al-Ikhlas). di mana dia pun harus demikian. Pengobatan Kesurupan Yaitu dengan cara seorang muslim –yang hatinya sejalan dengan lisan dan ruqyahnya. dan ayat-ayat Al-Qur’an lainnya. Pencegahan kesurupan Di antara upaya pencegahan adalah dengan menjaga semua larangan. yakni berkaitan dengna kekuatan dirinya. dari sisi orang yang beruapaya mengobatin. kejujuran tawajjuhnya (menghadap) kepada Allah ‫ . Qul A’uudzubirabbil Falaq (surat Al-Falaq). Kalangan yang menolak.Ahaadiits ash-Shahiihah (no.” (HR. dari pihak orang yang kesurupan jin. Tapi kita sebagai orang islam harus percaya akan adanya alam ghaib. 3896. 2175) Fenomena kesurupan masih mengundang perdebatan hingga saat ini. Lihat Sunnan Abi Dawud no. penyembuh. 3897. do’a dan ta’awwudz yang di syariatkan. 2027) 2.عزوجل‬ta’awwudz yang benar yang sejajar antara hati dan lidahnya. 3901. yaitu : Pertama. (lagilagi) masih menggunakan alasan klasik yakni “tidak bisa diterima akal”. Kitab Al-Ahkam no. 3420. Semoga. dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. bukan penilaian pribadi atau logika orang per orang. 3. Kitab As-Salam no. dengan memberi tiupan pada orang yang kesurupan dan mengulangi bacaan tersebut sebanyak tiga kali atau lebih. Dan pengobatan dengan ruqyah yang paling ampuh adalah dengan surat Al-Fatihah. 1 ayat kursi.

juga Ash-Shaarimul Battaar (hal. 81-84). Lihat juga Zaadul Ma’ad IV/66-69.Jinni was-Syaithan (hal. karya Syaikh Wahid ‘Abdus Salam Baali. Dan juga ‘Aalamul jinni wasy Syayaathiin. karya Muhammad bin Syay’i (hal. Demikian juga al-Wiqaayah wal ‘Ilaaj minal Kitab was Sunnah. Dan Fataawa Ibni Taimiyah XIX/ 9-65 dan XXIV/276. serta Iidhaahul Haqq fii Dukhuulil jinni bil Insi war Radd ‘alaa Man Ankara Dzaalik. 130) Sumber Refrensi Do’a & Wirid – Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Dengan sedikit tambahan . 66-69). dalam kitab al-Wiqaayah wal ‘Ilaaj. 190-117). 59). 14). karya al –Asyqar (hal. karya al-‘Allamah ‘Abul Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz( hal. Muhammad bin Syaay’I (hal. Selain itu juga lihat juga cara mengusir jin dari rumah.

Firman Allah ―Yang menyertai manusia berkata : “Ya Tuhan kami. Qaf: 27) Dalam tafsir Ibn Katsir dinyatakan bahwasanya Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu. Sementara Allah menjanjikan ampunan dan karunia dari-Nya. jujur.‖ Para sahabat bertanya. (Majmu’ Fatawa. Hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Dari Ibnu Mas‘ud radhiallahu’anhu. jika Allah memberikan karunia kepada hamba-Nya berupa hati yang baik. ―Apa itu qorin?‖ Beliau menjawab. ―Yang menyertai manusia adalah setan yang ditugasi untuk menyertai manusia. Terima kasih wassalamu‘alaikum Dari: Risa Anggita Jawaban: Siapa itu Qorin? Qorin adalah jin yang ditugasi untuk mendampingi setiap manusia dengan tugas menggoda dan menyesatkannya. Mujahid. Dia bertugas memerintahkan kemungkaran dan mencegah yang ma‘ruf. ―Termasuk Anda.‖ (Tafsir Ibnu Katsir. lebih menginginkan akhirat dan tidak mementingkan dunia maka Allah akan menolongnya agar tidak terpengaruh gangguan jin ini. ―Setan menjanjikan kefakiran untuk kalian dan memerintahkan kemungkaran. Karena itu. sehingga dia tidak mampu menyesatkannya. Qatadah dan beberapa ulama lainnya mengatakan. qorin termasuk setan dari kalangan jin. selalu tunduk kepada Allah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. . Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui. aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh. ―Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin. wahai Rasulullah?‖ Beliau menjawab. ―Qorin adalah setan yang ditugasi untuk menyesatkan manusia dengan izin Allah. Syaikh Ibnu Utsaimin ditanya.Jin Qorin Pertanyaan: Assalamu‘alaikum Apa jin qorin itu? Apakah dia itu setan? Apakah jin qorin itu adalah perilaku yang selalu buruk? Mohon penjelasannya.‖ (QS. Al-Baqarah: 268)Akan tetapi. Sebagaimana yang Allah firmankan. 17:427) Dalil Adanya Jin Qorin Di antara dalil yang menunjukkan adanya qorin: a.‖ (QS. 7:403) b.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi tahu bahwa dia bersama kita. 17:427) Cara Melindungi Diri dari Jin Qorin Banyaklah berdzikir dan memohon perlindungan kepada Allah. Jika kita sungguh-sungguh melakukan hal ini. (Majmu’ Fatawa. (Taisir Karimir Rahman. mendorong Anda untuk berdosa. dia tidak memerintahkan kepadaku kecuali yang baik. kekuatan dan kelemahan Anda. Muslim). tanya jawab. insyaaAllah. 149459) Apakah qorin juga menyertai manusia setelah dia meninggal? Syaikh Ibnu Utsaimin menjelaskan. sebanding dengan kekuatan iman pada disi seseorang. ―Dalam hadis ini terdapat peringatan keras terhadap godaan jin qorin dan bisikannya. ―Apakah qorin ini akan terus menyertai manusia. sampai menemaninya di kuburan? jawabnya. sehingga dia masuk Islam. maka jin ini akan meninggalkannya. agar kita selalu waspada sebisa mungkin. hanya saja Allah membantuku untuk menundukkannya. Tidak.com . Muslim) Tugas jin Qorin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. atau membangkitkan semangat Anda untuk maksiat maka berlindunglah kepada Allah. 17:158) Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajid menjelaskan. Ketika manusia mati maka akan terputus semua amalnya. no. dan dalam keadaan apapun.konsultasisyariah. ―Apabila setan menggodamu maka mintalah perlindungan kepada Allah. Karena tugas yang dia emban telah berakhir.‖ (HR. mintalah perlindungan kepada-Nya. ilmu yang bermanfaat. sandarkan diri Anda kepada Allah. menghalangi Anda untuk melakukan kebaikan. ketika setan menggoda Anda. dan anak shaleh yang mendoakannya. akan datang perlindungan dari Sang Kuasa.‖ (Fatawa Islam. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui‖ (QS. Allah berfirman. dimana Anda merasakan adanya bisikan. Hal. ‫ل‬ ‫ج‬ ‫ه‬ ―Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin. Godaan jin qorin ini akan semakin melemah. ―Kapanpun. sehingga Dia akan melindungi Anda dari godaan dan was-was setan. (HR. dan membisikkan was-was. Dia mengetahui kesungguhan Anda dalam bersandar kepada-Nya. kecuali tiga hal: sedekah jariyah. Karen itu. Muslim) Imam An-Nawawi mengatakan. ―Berdasarkan perenungan terhadap berbagai dalil dari Alquran dan sunah dapat disimpulkan bahwa tidak ada tugas bagi jin qorin selain menyesatkan.‖ (HR.―Termasuk saya. mengganggu. (Syarh Shahih Muslim.313) Allahu a’lam Read more about jin qarin by www. Zahir hadis –Allahu a’lam– menunjukkan bahwa dengan berakhirnya usia manusia. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar terhadap apa yang anda ucapkan dan Maha Mengetahui niat Anda. Al-A‘raf: 200) Dalam Tafsir As-Sa‘di dinyatakan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful