P. 1
Membangkitkan Minat Belajar Sebagai Upaya Membentuk Pribadi Siswa Yang Berkarakter

Membangkitkan Minat Belajar Sebagai Upaya Membentuk Pribadi Siswa Yang Berkarakter

|Views: 109|Likes:
Published by Rendy Mark S. Duha

More info:

Published by: Rendy Mark S. Duha on Sep 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2013

pdf

text

original

MEMBANGKITKAN MINAT BELAJAR SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK PRIBADI SISWA YANG BERKARAKTER

MEMBANGKITKAN MINAT BELAJAR SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK PRIBADI SISWA YANG BERKARAKTER
oleh, Suhartini,S.Pd

ABSTRAK Pada dasarnya minat adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri dengan sesuatu di luar diri. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, semakin besar minat yang timbul. Suatu minat dapat diekspresikan melalui suatu pernyataan yang menunjukkan bahwa siswa lebih menyukai suatu hal daripada hal lainnya. Dapat pula diwujudkan melalui peran serta dalam suatu aktivitas. Siswa yang berminat terhadap objek tertentu cenderung untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap objek tersebut. Membangkitkan minat belajar siswa pada dasarnya adalah membantu siswa melihat bagaimana hubungan antara materi yang diharapkan untuk dipelajari dengan dirinya sendiri sebagai individu. Proses ini menunjukkan pada siswa bahwa pengetahuan atau kecakapan tertentu dapat mempengaruhi dirinya dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Apabila siswa menyadari bahwa belajar merupakan alat untuk mencapai suatu tujuan, ia akan berminat dan termotivasi untuk belajar. Upaya membangkitkan minat belajar sangat penting dilakukan terutama oleh guru-guru di sekolah. Hal ini perlu dilakukan karena minat sangat berpengaruh terhadap hasil belajar terutama dalam upaya membentuk siswa menjadi pribadi yang berkarakter. Pribadi yang berkarakter adalah pribadi yang memiliki tabiat, kebiasaan atau watak yang tertanam dalam dirinya. Bertolak dari anggapan tersebut, dalam karya tulis ini penulis ingin menggambarkan hubungan minat dengan pembentukan karakter melalui karya tulis berjudul ” Membangkitkan Minat Belajar Sebagai Upaya Membentuk Pribadi Siswa yang Berkarakter.” Rumusan dalam karya tulis ini adalah (1) Bagaimana cara membangkitkan minat belajar? (2) Adakah hubungan minat belajar dengan upaya pembentukan pribadi siswa yang berkarakter? Sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai, metode yang digunakan dalam karya tulis ini adalah metode deskriptif yaitu suatu metode yang memberikan gambaran tentang minat belajar dan pembentukan pribadi yang berkarakter. Hasil dari karya tulis ini menunjukkan bahwa minat siswa perlu dibangkitkan oleh guru agar upaya membentuk pribadi yang berkarakter tercapai Kata kunci: minat belajar, pribadi berkarakter

Motivasi adalah dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan sesuatu tindakan dengan tujuan tertentu (KBBI. Motivasi sangat diperlukan oleh siswa karena hal ini berpengaruh terhadap banyak sedikitnya informasi yang dapat diserap siswa pada waktu materi disajikan kepada mereka. Jika hal ini terjadi berlarut-larut dan terus-menerus tanpa adanya upaya seorang pendidik untuk membangkitkannya maka bisa jadi siswa tidak akan pernah memahami dan menaruh perhatian terhadap materi pelajaran. tujuan penulisan karya tulis ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Untuk menggambarkan cara membangkitkan minat belajar. 2001: 756). permasalahan dalam karya tulis ini dapat penulis rumuskan sebagai berikut: 1. Upaya lain yang dapat dilakukan untuk membantu siswa memahami materi adalah dengan menggunakan media yang menarik sesuai dengan materi yang sedang dipelajari. 2010:148) Minat dan motivasi dalam belajar mempunyai hubungan yang erat sekali. . Sebenarnya minat siswa dapat kita bangkitkan dengan cara memberikan motivasi. biasanya cenderung untuk memperhatikan dan termotivasi terhadap mata pelajaran tersebut.2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian yang penulis ungkapkan dalam latar belakang.1 Latar Belakang Dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) sering kita temui anak yang sulit memahami materi pelajaran yang sedang diajarkan. Bagaimana cara membangkitkan minat belajar? 2. Sebaliknya. 1. 1.Pendahuluan 1. Siswa yang termotivasi untuk belajar tentu akan sungguh-sungguh dalam mempelajari materi. Untuk itu seorang guru harus mengupayakan strategi belajar mengajar yang tepat yang melibatkan siswa secara langsung baik secara fisik maupun pikiran. bila minat dan motivasi belajar rendah maka perhatian siswa terhadap materi yang sedang diajarkan akan sangat berkurang. salah satunya adalah strategi/metode belajar mengajar yang digunakan oleh guru. Motivasi belajar siswa merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan belajarnya.3 Tujuan Penulisan Berdasarkan rumusan masalah di atas. sehingga siswa akan berusaha menyerap dengan lebih baik. Motivasi merupakan faktor yang mempunyai arti penting bagi seorang anak didik (Djamarah dan Aswan Zain. Dengan media yang menarik siswa akan termotivasi untuk memperhatikan dan tentunya akan lebih memiliki rasa keberminatan mengikuti KBM. Banyak faktor yang menyebabkan anak sulit memahami materi. siswa tidak akan bergairah untuk menyerap materi. Tanpa adanya minat untuk belajar. Adakah hubungan minat belajar dengan upaya pembentukan pribadi siswa yang berkarakter? 1. Seseorang yang menaruh minat yang tinggi pada mata pelajaran tertentu.

besar kecilnya minat sangat tergantung pada penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar dirinya. tertarik. Jika seorang siswa memiliki minat pada pelajaran tertentu dia akan memperhatikannya.4 Manfaat Penulisan Penulisan karya tulis ini diharapkan bermanfaat terutama bagi guru dalam upaya pembentukan karakter siswa setelah kegiatan belajar mengajar sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Namun sebaliknya.2. bahkan dapat melahirkan sikap penolakan kepada guru. 4. 5. Hal ini tentu berpengaruh terhadap hasil belajarnya. Minat melahirkan perhatian yang serta merta. Kurangnya minat belajar dapat mengakibatkan kurangnya rasa ketertarikan pada suatu bidang tertentu. Minat dapat menjadi sebab sesuatu kegiatan dan sebagai hasil dari keikutsertaan dalam suatu kegiatan. dan dapat pula dimanifestasikan melalui partisipasi dalam suatu aktivitas. Demikian juga dengan siswa yang tidak menaruh perhatian yang pada mata pelajaran yang diajarkan. Dengan demikian. Seseorang yang berminat terhadap sesuatu tentu akan lebih memperhatikan dengan perasaan senang tanpa ada tekanan.1 Minat Belajar Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh (Slameto. Siswa yang memiliki minat terhadap objek tertentu cenderung untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap objek tersebut (Slameto. Karena itu minat belajar adalah kecenderungan hati untuk belajar untuk mendapatkan informasi. Minat mencegah gangguan dari luar Minat memperkuat melekatnya bahan pelajaran dalam ingatan. Selain itu. atau terlihat sepenuhnya dengan sesuatu kegiatan karena menyadari pentingnya kegiatan itu. Pembahasan 2. Suatu minat dapat diekspresikan melalui pernyataan yang menunjukkan bahwa siswa lebih menyukai suatu hal daripada hal lainnya. 2010:180). 3. karya tulis ini dapat dijadikan sebagai sumbangan informasi bagi dunia pendidikan terutama yang berkaitan dengan pendidikan karakter. kecakapan melalui usaha. dapat dikatakan bahwa minat . 2010:180). Dalam hal ini. Untuk menggambarkan hubungan minat belajar dengan upaya pembentukan pribadi siswa yang berkarakter. minat belajar adalah keterlibatan sepenuhnya seorang siswa dengan segenap kegiatan pikiran secara penuh perhatian untuk memperoleh pengetahuan dan mencapai pemahaman tentang pengetahuan ilmiah yang dipelajari di sekolah. arti penting minat dalam kaitannya dengan pelaksanaan studi adalah : 1. jika siswa tidak berminat pada mata pelajaran yang sedang diajarkan biasanya dia malas untuk belajar. pengetahuan. Guru perlu membangkitkan minat siswa agar pelajaran yang diberikan mudah dimengerti. Menurut The Ling Gie. maka sukarlah diharapkan siswa tersebut dapat belajar dengan baik. 1. 2. Minat memperkecil kebosanan belajar belajar dalam diri sendiri. Minat memudahnya terciptanya konsentrasi. Jadi. pengajaran atau pengalaman The Liang Gie menyatakan minat berarti sibuk.

Karena itu minat sifatnya berubah-ubah dan sangat tergantung pada individunya. Dapat dikatakan bahwa konsentrasi itu muncul jika seseorang menaruh minat pada suatu objek. Proses ini berarti menunjukkan pada siswa bagaimana pengetahuan atau kecakapan tertentu mempengaruhi dirinya dalam upaya mencapai kebutuhan-kebutuhannya. semakin besar minat. Guru harus benar-benar menguasai semua keterampilan yang dibutuhkan dalam pengajaran antara lain: menguasai materi. seperti belajar dengan menggunakan teknologi internet untuk memacu siswa mencari informasi yang mendukung proses belajar sehingga tidak terjadi proses pembelajaran yang monoton. memiliki media pembelajaran yang menarik dan bervariasi. Konsentrasi merupakan aktivitas jiwa untuk memperhatikan suatu objek secara mendalam. baik dari dalam maupun dari luar . Untuk mengatasi hal-hal tersebut guru hendaklah menggunakan variasi dalam mengajar. bakat dan kebiasaan. Dilihat dari dalam diri siswa. kebutuhan. Sedangkan bila dilihat dari faktor luar. keinginan. Minat pada dasarnya adalah penerimaan suatu hubungan antara diri sendiri dan sesuatu di luar diri. Jikaguru tidak menggunakan variasi dalam proses pembelajaran. demikian pula sebaliknya merupakan kondisi psikologis yang sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Kondisi tersebut amat penting sehingga konsentrasi yang baik akan melahirkan sikap pemusatan perhatian yang tinggi terhadap objek yang sedang dipelajari. minat dipengaruhi oleh cita-cita. Hal ini menggambarkan bahwa seseorang tidak akan mencapai tujuan yang diharapkan apabila di dalam diri orang tersebut tidak adanya minat atau keinginan untuk mencapai tujuan yang diharapkan itu. minat menjadi motor penggerak untuk dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Minat belajar dapat dibangkitkan melalui latihan konsentrasi. membangkitkan minat belajar siswa merupakan tugas guru.berhubungan erat dengan hasil belajar yang selanjutnya dapat digunakan sebagai pendorong untuk meningkatkan hasil belajar. Dengan demikian perlu adanya usaha-usaha atau pemikiran yang dapat memberikan solusi terhadap peningkatan minat belajar siswa. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut. Dalam lingkungan sekolah. melainkan kondisi yang terbentuk setelah dipengaruhi oleh lingkungan. Minat sebagai aspek kewajiban bukan aspek bawaan. 2. siswa akan cepat bosan dan jenuh terhadap materi pelajaran. minat dapat berubahubah sesuai dengan kondisi lingkungan. Dalam hubungannya dengan kegiatan belajar. Faktor luar tersebut dapat berupa kelengkapan sarana . Minat sebagai salah satu aspek psikologis dipengaruhi oleh beberapa faktor. Minat adalah keinginan jiwa terhadap sesuatu objek dengan tujuan untuk mencapai sesuatu yang diharapkan. Apabila siswa menyadari bahwa belajar merupakan suatu alat untuk mencapai beberapa tujuan yang dianggapnya penting dan bila siswa melihat bahwa dari hasil dari pengalaman belajarnya akan membawa kemajuan pada dirinya. kemungkinan besar siswa akan berminat dan termotivasi untuk mempelajarinya.2 Membangkitkan Minat Membangkitkan minat terhadap sesuatu pada dasarnya adalah membantu siswa melihat bagaimana hubungan antara materi yang diharapkan untuk dipelajarinya dengan dirinya sendiri sebagai individu. Tanpa adanya minat tujuan belajar tidak akan tercapai.

Pada dasarnya manusia adalah makhluk dengan berbagai karakter. ahli dalam salah satu ilmu. 2. Memberikan rangsangan kepada siswa agar menaruh perhatian yang tinggi terhadap bidang studi yang sedang diajarkan. baik karakter buruk maupun karakter baik (Najib Sulhan.dan prasarana.3. Meningkatkan kondisi fisik siswa. Misalnya belajar agar lulus ujian.Konsep Pribadi Berkarakter Menurut Kamus Modern Bahasa Indonesia. Sebenarnya pembentukan bukan hanya tugas guru di sekolah tetapi orang tua juga sangat berperan dalam pembentukan karakter. Watak adalah sifat batin manusia yang mempengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku. Mempertahankan cita-cita dan aspirasi siswa. Hasrat siswa untuk meningkatkan siswa dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan pribadi. Beberapa hal penting yang dapat dijadikan alasan untuk mendorong tumbuhnya minat belajar dalam diri seorang siswa yaitu : 1. tabiat. Menurut Slameto (2010). merenungkan nilai-nilai dalam aktivitas belajar sangat berguna untuk membangkitkan minat. Hasrat siswa untuk menerima pujian dari orang tua. guru atau teman-teman. 2. Dengan demikian minat belajar tidak perlu berangkat dari nilai atau motivasi yang muluk-muluk. Suatu dorongan batin untuk memuaskan rasa ingin tahu dalam satu atau lain bidang studi. 2010: 1). lebih praktis dan penyajiannya lebih berseni. 2. . 2001: 1270). Minat berkaitan dengan nilai-nilai tertentu. Gambaran diri dimasa mendatang untuk meraih sukses dalam suatu bidang khusus tertentu. pergaulan dengan orang tua. Mengembangkan kebiasaan yang teratur 4.tabiat ((KBBI. Suatu hasrat untuk memperoleh nilai-nilai yang lebih baik dalam semua mata pelajaran. dan anggpan masyarakat terhadap suatu objek serta latar belakang sosial budaya. 4. memenuhi rasa ingin tahu mendapatkan gelar atau memperoleh pekerjaan. 3. pembawaan. Penyajian materi yang dirancang secara sistematis. Menyediakan sarana penunjang yang memadai. menjadi juara. kebiasaan. Oleh karena itu. Dengan demikian diharapkan nantinya sekolah menghasilkan lulusan yang berkualitas yaitu lulusan yang tidak hanya cerdas tetapi juga memiliki karakter. faktor-faktor yang berpengaruh di atas dapat diatasi oleh guru di sekolah dengan cara: 1. Pembentukan karakter dapat dimulai sejak anak berusia dini sehingga karakter anak mudah terbentuk. 6. Bila minat belajar didapatkan pada gilirannya akan menumbuhkan konsentrasi atau kesungguhan dalam belajar. budi pekerti. 5. 3. Sekolah tidak lagi hanya sebagai tempat untuk belajar bidang akademik tetapi juga sebagai sebagai tempat membangun karakter siswa. 5. Pada era sekarang ini pembangunan karakter di sekolah adalah sebuah kebutuhan. karakter adalah watak.

keadilan (berlatih keadilan. dapat dipercaya dan komitmen). kejujuran (mengatakan kebenaran. merawat (menampilkan pemahaman orang lain dengan memperlakukan mereka dengan kebaikan. orang lain. diri dan negara. Menjadi dapat dipercaya dan bertindak dengan integritas). keandalan Ketekunan. Memberikan yang terbaik dalam segala situasi). integritas (sebuah kepatuhan perusahaan untuk kode nilai-nilai terutama moral atau artistik. sportif Self-respect. kewarganegaraan (menjadi patuh hukum dan terlibat dalam pelayanan ke sekolah. kegunaan Patriotisme. kesabaran Kebaikan. tindakan. integritas Ketergantungan. Karakter yang dimaksud antara lain: tanggung jawab (menjadi akuntabel dalam kata dan perbuatan. keceriaan. charity. menghormati (menampilkan menjunjung tinggi otoritas. ketekunan (mengejar tujuan layak dengan tekad dan kesabaran sementara menunjukkan ketabahan ketika dihadapkan dengan kegagalan). pemerataan dan kesetaraan. kedermawanan. kemurahan hati dan semangat mengampuni). loyalitas. bukan orang banyak). sejati. Bekerjasama dengan satu sama lain.Karakter yang dimaksud yang tentunya tidak terlepas dari nilai-nilai moral dan agama yang dapat menjadi bekal dalam hidup bermasyarakat dan bernegara. menghormati Toleransi Cukup pengawasan Kejujuran. belas kasihan. Sembilan sifat ini bukan ciri-ciri yang tepat diadopsi oleh semua sistem sekolah. pengabdian. Namun ciri-ciri yang paling dan nilai-nilai yang digunakan dalam pendidikan karakter adalah sama atau terkait dengan karakter ini. Pendidikan Karakter telah mengadopsi sembilan dari sifat yang paling populer kami. penentuan Langkah-langkah pembentukan karakter menurut Najib Sulhan (2010: 15-20) adalah sebagai berikut . Memiliki rasa kewajiban untuk memenuhi tugas dengan keandalan. Karakter Pendidikan harus dimasukkan ke dalam iklim dan rutinitas sehari-hari sekolah. Memahami bahwa semua orang memiliki nilai sebagai manusia). disiplin diri (mendemonstrasikan kerja keras mengendalikan emosi Anda. masyarakat dan negara). impuls dan keinginan. Mengenali keunikan dan nilai setiap individu dalam masyarakat yang beragam kita). tanggung Jawab Ketabahan. Berikut adalah ciri-ciri pendidikan berkarakter: Sifat Karakter Kejujuran Tanggung jawab Ketekunan Merawat Kewarganegaraan Menghormati Keadilan Disiplin diri Integritas Patriotisme Keberanian Sifat Terkait Sejati. Jaringan Pendidikan Karakter membantu dalam upaya ini dengan menyediakan bahan-bahan yang dapat digunakan guru dalam format yang mudah dipahami. dapat dipercaya dan yang tidak fana). keberanian (melakukan hal yang benar dalam menghadapi kesulitan dan mengikuti hati nurani Anda. Memperlakukan orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan. mengakui kesalahan. patriotisme (sebuah cinta untuk dan loyalitas ke negara). Bersikap jujur. kepercayaan Kewarganegaraan. kata-kata. baik.

Mengembangkan sikap mencintai perbuatan baik (loving the good). Anak yang melakukan pelanggaran diberi hukuman yang mendidik. 2. Pemberian penghargaan kepada anak yang membiasakan melakukan kebaikan. minat belajar itu adalah perhatian. Perempuan-Perempuan Perkasa Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta dari manakah mereka Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa Sebelum peluit kereta api terjaga Sebelum bermula dalam kerja Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta. Marilah kita renungkan sebuah puisi karya Hartojo AndangDjaja. Misalnya melalui cerita dengan tokoh-tokoh yang mudah dipahami siswa. partisipasi dan keaktifan dalam belajar. dengan kata lain. Menanamkan konsep diri kepada anak setiap akan memasuki materi pelajaran Menggunakan cara yang membuat anak memiliki alasan atau keingginan untuk berbuat baik (desiring the good) Memberikan beberapa contoh kepada anak mengenai karakter yang sedang dibangun. ketertarikan siswa terhadap belajar yang ditunjukkan melalui keantusiasan. ke manakah mereka? Di atas roda-roda baja mereka berkendara Mereka berlomba dengan surya ke gerbang kota Mereka hidup di pasar-pasar kota Perempuan-perempuan yang membawa bakul pagi buta siapakah itu Mereka ialah ibu-ibu berhati baja Akar-akar yang melata dari tanah berbukitan turun ke kota Mereka: cinta kasih yang bergerak menghadapi desa demi desa . seperti : gairah. Memasukkan konsep karakter pada setiap pembelajaran dengan cara:      Menanamkan nilai kebaikan kepada anak (knowing the good). perasaan suka untuk melakukan proses perubahan tingkah laku melalui berbagai kegiatan yang meliputi mencari pengetahuan dan pengalaman. keinginan. Pengaplikasian karakter dalam proses pembelajaran selama di sekolah. Waktu anak di rumah lebih banyak dibandingkan di sekolah. rasa suka. Melaksanakan perbuatan baik (actingnthe good). Rumah adalah tempat pertama anak berkomunikasi dan bersosialisasi dengan lingkunganya. 4. 3. Orang tua memiliki peranan yang besar dalam membangun karakter anak. Minat belajar adalah aspek psikologi seseorang yang menampakkan diri dalam beberapa gejala. Membuat slogan yang mampu menumbuhkan kebiasaan baik dalam segala tingkah laku masyarakat sekolah.1. Penilaian oang tua. Pemantauan secara kontinyu Pemantauan secara kontinyu merupakan wujud dari pelaksanaan pembangunan karakter.

Dalam hal ini manusia dituntut untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya. manusia memiliki beberapa tanggung jawab. antara lain: Pertama. dan semacamnya. Dalam hal ini orang harus bertanggung jawab terhadap kebutuhan diri. Mengapa mereka bekerja? Untuk apakah mereka bekerja? Dengan upaya-upaya yang dilakukan di atas. Kita mungkin sering tergelitik oleh berbagai cerita tentang anak-anak usia sekolah yang terpaksa bekerja keras membanting tulang demi biaya hidup. Pemenuhan terhadap kebutuhan hidup haruslah dilakukan dengan bekerja keras seperti yang dilakukan ibu-ibu dalam puisi ”Perempuan-Perempuan Perkasa”.Jika puisi tersebut kita gunakan sebagai bahan pembelajaran dan kita berikan kepada siswa sebagai bahan apreasiasi. Atau mungkin ada yang beranggapan bahwa puisi tersebut sulit dipahami maksudnya sehingga tidak ada minat untuk mempelajarinya. Kedua. diharapkan siswa akan lebih berminat untuk belajar puisi sesuai dengan tujuan dan karakter yang diinginkan. Manusia menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan agar siswa tertarik dengan pembelajaran puisi tersebut adalah dengan cara menggunakan metode yang tepat. Upaya apakah yang dilakukan guru jika hal ini terjadi? Sebagai seorang guru. Lebih realistik sering kita lihat pemandangan anak-anak dengan seragam sekolah menjajakan koran. Seseorang harus bertanggung jawab terhadap pemenuhan kebutuhan hidupnya. majalah. Kemudian kita tanyakan beberapa pertanyaan kepada mereka. menjalankan kewajiban-kewajibannya dengan tidak melakukan aniaya terhadap dirinya sendiri. anak pun pada dasarnya tidak terlepas dari tanggung jawab terhadap keluarganya. Dalam puisi ”Perempuan-Perempuan Perkasa” terkandung karakter berkaitan dengan disiplin dan tanggung jawab. Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial. tanggung jawab kepada masyarakat. kita harus mencari upaya agar siswa tertarik dan berminat untuk mempelajari puisi tersebut karena setelah proses pembelajaran ada karakter tertentu yang diharapkan sehingga terbentuk pribadi yang berkarakter. dan demi cita-citanya. sejak lahir sampai mati manusia memerlukan bantuan atau kerja sama dengan orang lain. Tanggung jawab terhadap diri sendiri dapat diperluas maknanya menjadi tanggung jawab terhadap keluarga. Namun. Sadar bahwa kedisiplinan sangat diperlukan walaupun tanpa ada pengawasan. Kita dapat memberikan gambaran atau menunjukkan secara langsung kepada siswa tentang kendaraan yang digunakan orang dalam bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup. Ketiga. Tanggung jawab kepada keluarga tidak saja merupakan kapasitas orang tua. Sebagai siswa harus memililki karakter disiplin dalam kehidupan sehari-hari. manusi juga bertanggung jawab atas pelaksanaan perintah dan pemenuhan larangan-larangan- . tanggung jawab manusia kepada Tuhan. Kita bisa membawa anak ke dalam situasi dan kondisi sesungguhnya mengenai kehidupan orang-orang yang mencukupi kebutuhan hidup. tidak tergantung kepada orang lain. sekolah. Secara kodrati. bagaimanakah reaksi dan minat siswa terhadap puisi tersebut? Karakter yang bagaimanakah yang kita harapkan terbentuk setelah mengapresiasinya? Mungkin sebagian siswa ada yang tidak tertarik terhadap puisi tersebut karena dianggap puisi tersebut bukanlah puisi yang bermakna. Tanpa kerja mustahil kebutuhan hidup dapat terpenuhi. Seseorang harus disiplin dalam mengatur waktu untuk mencapai tujuan seperti halnya kereta api yang selalu berangkat tepat waktu mengantar penumpang sesuai tujuan sehingga pemumpang tidak terlambat. tanggung jawab manusia terhadap dirinya sendiri. Selain itu. Kita dapat menunjukkan atau membawa anak untuk melihat secara langsung orang yang sedang bekerja. Semua dilakukan karena mreka bertanggung jawab terhadap pemenuhan kebutuhan hidupnya Menurut Chepy Haricahyono (1987).

guru harus berusaha membangkitkan minat siswa sehingga siswa memiliki minat belajar yang besar. ataupun orang tuanya. 2010.Nya. Pendidikan Berbasis Karakter. Dalam kenyataan. 2010. ada yang mengembangkan minatnya terhadap materi pelajaran dikarenakan pengaruh dari gurunya. 1987. Apa itu Pendidikan Karakter? . Oleh sebab itu. The Liang. Tanpa adanya minat hasil pembelajaran yang diharapkan tidak akan maksimal. Dengan kata lain. sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab sekolah untuk menyediakan situasi dan kondisi yang bisa merangsang minat siswa terhadap belajar sehingga anak menjadi pribadi yang berkarakter. Apabila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat siswa. Jakarta: PT Rineka Cipta Sulhan. Strategi Belajar Mengajar. Cheppy. Cara Belajar yang Efisien. temannya. Orang tua harus membantu anak untuk menumbuhkan perilaku moral yang baik melalui disiplin diri. Hal ini mungkin dapat dilakukan dengan cara menjelaskan hal-hal yang menarik. hormat dan santun. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. 2010. 2001. Surabaya: Usaha Nasional Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.charactered. Saran Minat sangat erat hubungannya dengan belajar. tidak semua belajar siswa didorong oleh faktor minatnya sendiri. Jakarta: PT Rineka Cipta Gie. baik tanggung jawab kepada diri sendiri. Simpulan dan Saran Simpulan Minat memiliki pengaruh yang besar terhadap proses dan hasil belajar sesuai dengan karakter siswa. guru hendaknya berusaha bagaimana menciptakan kondisi tertentu agar siswa itu selalu butuh dan ingin terus belajar. siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya. DAFTAR PUSTAKA Djamarah. Pentingnya peranan minat dalam proses pembelajaran perlu dipahami oleh pendidik agar dapat melakukan berbagai bentuk tindakan atau bantuan kepada siswa. salah satunya adalah mengembangkan variasi dalam gaya mengajar. untuk mengatasi siswa yang kurang berminat dalam belajar. 1990. Sebagai seorang pendidik guru harus selalu berusaha untuk membangkitkan minat belajar untuk tujuan membentuk peribadi yang berkarakter. dan membantu orang lain. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa manusia tidak bisa terlepas dari tanggung jawab. Ilmu Budaya Dasar.net.yaitu bagaimana mendorong mereka untuk berperilaku baik. Kita mendapatkan akhlak baik melalui praktek atau kejadian dalam kehidupan sehari-hari. Jakarta: Balai Pustaka Slameto. kebiasaan baik. sebab tidak ada daya tarik baginya. Najib. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Surabaya: PT Jepe Press Media Utama http://www. Jogjakarta: Gajah Mada Univercities Pres Haricahyono. Oleh karena itu. tanggung jawab kepada masyarakat maupun tanggung jawab kepada Tuhan. Fondasi dari pengembangan karakter adalah perilaku. Jangan mendidik karakter hanya dengan kata-kata saja. Syaiful Bahri dan Aswan Zain.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->