P. 1
Konflik Dan Negosiasi

Konflik Dan Negosiasi

|Views: 72|Likes:
Published by Haryuda Eka Putra

More info:

Published by: Haryuda Eka Putra on Sep 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/09/2012

pdf

text

original

KONFLIK DAN NEGOSIASI (PERILAKU ORGANISASI

)

Nama Kelompok Haryuda Eka Putra Jeannice Putra Subowono Lalu Gede Sava Andri Fakthur Rachman Novaria

UNIVERSITAS BRAWIJAYA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS JURUSAN MANEJEMEN 2010 MALANG

Secara sosiologis. dan struktur berjalan bersama dan mempengaruhi keadaan organisasi itu sendiri secara utuh. dan struktur terhadap perilaku dalam organisasi yang bertujuan menerapkan ilmu pengetahuan guna meningkatkan keefektifan suatu organisasi (Stephen P. kelompok. organisasi akan dihadapkan pada berbagai hambatan. pertikaian menunjukkan adanya perbedaan antara dua atau lebih individu yang diekspresikan.2008). . akan dipelajari bagaimana ketiga faktor utama yakni individu. konflik dapat diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya. Konflik merupakan ekspresi pertikaian antara individu dengan individu lain. Untuk menyelaraskan ketiga faktor utama dalam organisasi tersebut tidaklah mudah sehingga dibutuhkan pemahaman yang baik agar organisasi dapat berjalan dengan baik dan mampu mencapai tujuan organisasi. Di dalam perilaku organisasi. Di dalam usahanya menyelaraskan ketiga faktor utama perilaku organisasi. kelompok.1 Konflik Perilaku organisasi adalah bidang studi yang menyelidiki pengaruh yang dimiliki individu. diingat. kelompok dengan kelompok lain karena beberapa alasan. Dalam pandangan ini. Robbin. dan dialami (Pace & Faules 1994 :249).BAB I Latar belakang 1. Salah satu hambatan yang sering kali muncul di dalam organiasasi adalah konflik.

1 Definisi Konflik Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. kepandaian. Konflik bertentangan dengan integrasi.P. Secara sosiologis. Konflik yang terkontrol akan menghasilkan integrasi. atau akan memengaruhi secara negatif. sebaliknya. dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial.Robbins adalah sebuah proses yang dimulai ketika satu pihak memiliki persepsi bahwa pihak lain telah memengaruhi secara negatif. sesuatu yang menjadi kepedulian atau kepentingan pihak pertama. pengetahuan. Konflik dan Integrasi berjalan sebagai sebuah siklus di masyarakat. konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya. Definisi ini mencakup beragam konflik yang . Konflik menurut Stephen. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik. integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan konflik. keyakinan. Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.BAB II Landasan teori 2. konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri. adat istiadat.

melainkan juga mutlak perlu untuk suatu kelompok agar dapat berkinerja positif. nilai. yaitu :  Pandangan tradisional.  Pandangan hubungan manusia. menyatakan bahwa konflik harus dihindari karena akan menimbulkan kerugian. Ketidaksesuaian antara dua atau lebih anggota – anggota atau kelompok – kelompok organisasi yg timbul karena adanya kenyataan bahwa mereka harus membagi sumber daya/pekerjaan yang terbatas atau karena kenyataan bahwa mereka mempunyai perbedaan status. harmonis.orang alami dalam organisasi. Konflik tidak selalu buruk karena memiliki potensi kekuatan yang positif di dalam menentukan kinerja kelompok. yang oleh karena itu konflik harus dikelola dengan baik. tujuan.2 Pandangan Tentang Konflik Terdapat tiga pandangan tentang konflik. Oleh karena itu konflik harus dicegah dan dihindari sebisa mungkin dengan mencari akar permasalahan. Pandangan behaviorial (yang berhubungan dengan tingkah laku) ini menyatakan bahwa konflik merupakan sesuatu yang wajar. ketidakselarasan tujuan. atau persepsi. ketidaksepahaman yang disebabkan oleh ekspetasi perilaku. damai . alamiah dan tidak terelakan dalam setiap kelompok manusia. dan sebagainya. Yang menyatakan bahwa konflik bukan sekedar sesuatu kekuatan positif dalam suatu kelompok. Pandangan ini didasari keyakinan bahwa organisasi yang tenang. perbedaan interpretasi fakta. [SUPS] 2. Oleh karena itu konflik harus diciptakan.  Pandangan interaksionis. tidak menguntungkan dalam organisasi. aliran ini juga memandang konflik sebagai sesuatu yang sangat buruk.

2. yaitu konflik berdasarkan hubungan interpersonal Konflik proses. Dampaknya dalam kinerja organisasi menjadi rendah. stagnan dan tidak inovatif. yaitu konflik atas isi dan sasaran pekerjaan Konflik hubungan.ini justru akan membuat organisasi itu menjadi statis.3 Jenis Konflik Terdapat 3 jenis konflik menurut Robbins :    Konflik tugas. yaitu konflik atas cara melakukan pekerjaan .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->