P. 1
Standar Pelayanan Minimum Ketahanan Pangan

Standar Pelayanan Minimum Ketahanan Pangan

|Views: 30|Likes:

More info:

Published by: D Firdaus Sani Lewenussa on Sep 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/27/2013

pdf

text

original

Standar Pelayanan Minimum Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan

1. Ketersediaan dan Cadangan Pangan a. Ketersediaan i. Apa definisi pangan? Kelompok makanan apa saja yang termasuk dalam kategori pangan? ii. Pengertian: tersedianya pangan dari hasil produksi dalam negeri atau sumber lain iii. Siapa yang bertanggung jawab atas ketersediaan pangan di kabupaten/kota? iv. Dimana gudang penyimpananan/lumbung pangan berlokasi, apakah di kabupaten/kota ataukah di provinsi? v. Berfungsi untuk menjamin pasokan pangan untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk dari segi kuantitas kualitas keragaman dan keamanannya. vi. Kapan ketersediaan pangan itu diperlukan? vii. Langkah-langkah apa yang harus ditempuh untuk mewujudkan ketersediaan pangan selama jangka waktu tertentu? b. Cadangan i. Cadangan pangan adalah salah satu komponen penting dalam ketersediaan pangan karena merupakan sumber pasokan untuk mengisi kesenjangan antara produksi dan kebutuhan dalam negeri atau daerah dari waktu ke waktu. ii. Cadangan pangan terdiri dari: 1. Cadangan pangan pemerintah terdiri dari cadangan pangan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan pemerintah desa yang perwujudannya memerlukan inventarisasi cadangan pangan, memperkirakan kekurangan pangan dan keadaan darurat sehingga penyelenggaraan pengadaan dan pengelolaan cadangan pangan dapat berhasil dengan baik. 2. Cadangan pangan masyarakat adalaha cadangan pangan yang dikelola masyarakat atau rumah tangga termasuk petani, koperasi, pedagang, dan industri rumahtangga. iii. Siapa yang bertanggung jawab atas cadangan pangan pemerintah dan masyarakat? iv. Bagaimana meningkatkan kapasitas kedua cadangan pangan di atas?

2. Distribusi dan Akses Pangan a. Pengertian: terjaminnya pangan ke seluruh rumah tangga dalam jumlah dan kualitas yang cukup sepanjang waktu dengan harga yang terjangkau. b. Siapa yang bertanggung jawab atas distribusi dan akses pangan di daerah? c. Kapan dan dengan cara apa distribusi dan akses pangan dilakukan?

3. Pelayanan Penganekaragaman dan Keamanan Pangan a. Penganekaragaman konsumsi pangan adalah upaya memantapkan atau membudayakan pola konsumsi pangan yang beraneka ragam dan seimbang serta aman dalam jumlah dan komposisi yang cukup guna memenuhi kebutuhan gizi untuk mendukung hidup sehat, aktif, dan produktif. b. Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang mengganggu, merugikan, dan membahayakan manusia. Siapa yang bertanggung jawab dalam pengawasan hal-hal tersebut? c. Pola Pangan Harapan (PPH) adalah susunan beragam pangan yang didasarkan pada sumbangan energi dari kelompok pangan utama baik secara absolut maupun dari suatu pola ketersediaan atau konsumsi pangan. d. Apa definisi kelompok pangan utama kelompok pangan diversifikasi? e. Berapa persen perbandingan antara kelompok pangan diversifikasi terhadap kelompok pangan utama yang diserap masyarakat dalam satu tahun agar jenis SPM ini dapat dikatakan berjalan? f. Perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui sejauh mana masyarakat masih mengonsumsi pangan lokal dibanding pangan nasional. 4. Pelayanan Penanganan Kerawanan Pangan a. Kerawanan pangan adalah suatu kondisi ketidakcukupan pangan yang dialami daerah, masyarakat atau rumah tangga pada waktu tertentu untuk memenuhi standar kebutuhan fisiologis bagi pertumbuhan dan kesehatan masyarakat. b. Penyebab rawan pangan antara lain: i. Tidak adanya akses secara ekonomi bagi individu/rumahtangga untuk memperoleh pangan yang cukup ii. Tidak adanya akses secara fisik bagi individu/rumahtangga untuk memperoleh pangan yang cukup iii. Tidak tercukupinya pangan untuk kehidupan yang produktif individu/rumahtangga iv. Tidak terpenuhinya pangan secara cukup dalam jumlah, mutu, ragam, keamanan, serta keterjangkauan harga. c. Kerawanan pangan sangat dipengaruhi oleh daya beli masyarakat yang ditentukan tingkat pendapatannya karena rendahnya tingkat pendapatan akan memperburuk konsumsi energi dan protein. d. Apakah ada waktu-waktu tertentu dalam setahun dimana kerawanan pangan paling mungkin terjadi? Jika ada, apa penanganannya?

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->