EKONOMI KLASIK

A. Sejarah Pemikiran Ekonomi Kaum Klasik 1. Filsafat kaum klasik mengenai masyarakat, prinsipil tidak berbeda dengan filsafat mazhab pisiokrat, kaum klasik mendasarkan diri pada tindakan-tindakan rasional, dan bertolak dari suatu metode alamiah. Kaum klasik juga memandang ilmu ekonomi dalam arti luas, dengan perkataan lain secara normatif. 2. Politik ekonomi kaum klasik merupakan politik ekonomi laissez faire. Politik ini menunjukkan diri dalam tindakan-tindakan yang dilakukan oleh mazhab klasik, dan dengan keseimbangan yang bersifat otomatis, di mana masyarakat senantiasa secara otomatis akan mencapai keseimbangan pada tingkat full employment. 3. Asas pengaturan kehidupam perekonomian didasarkan pada mekanisme pasar. Teori harga merupakan bagian sentral dari mazhab klasik, dan mengajarkan bahwa proses produksi dan pembagian pendapatan ditentukan oleh mekanisme pasar. Dan dengan melalui mekanisme permintaan dan penawaran itu akan menuju kepada suatu keseimbangan (equilibrium). Jadi dalam susunan kehidupan ekonomi yang didasarkan atas milik perseorangan, inisiatif dan perusahaan orang-perorangan. 4. Ruang lingkup pemikiran ekonomi klasik meliputi kemerdekaan alamiah, pemikiran pesimistik dan individu serta negara. Landasan kepentingan pribadi dan kemerdekaan alamiah, mengritik pemikiran ekonomi sebelumnya, dan kebebasan individulah yang menjadi inti pengembangan kekayaan bangsa, dengan demikian politik ekonomi klasik pada prinsip laissez faire.

B. Teori Ekonomi Klasik

Aliran klasik muncul pada akhir abad ke 18 dan permukaan abad ke 19 yaitu di masa revolusi industri dimana suasana waktu itu merupakan awal bagi adanya perkembangan ekonomi. Pada waktu itu sistem liberal sedang merajalela dan menurut aliran klasik, ekonomi liberal itu disebabkan oleh adanya pacuan antara kemajuan teknologi dan perkembangan jumlah penduduk. Mula-mula kemajuan teknologi lebih cepat dari pertambahan jumlah penduduk, tetapi akhirnya terjadi sebaliknya dan perekonomian akan mengalami kemacetan. Kemajuan teknologi mula-mula disebabkan oleh adanya akumulasi kapital atau dengan kata

Francois Quesnay Francois Quesnay (diucapkan Kennay) terkenal sebagai pencipta model ekonomi pertama. Kedua. David Hume 1. dan sebagai pemimpin physiocrats. David Ricardo 5. Francois Quesnay 2. Pertama. sedangkan tingkat keuntungan ini akan menurun setelah berlakunya hukum tambahan hasil yang semakin berkurang (low of diminishing returus) karena sumber daya alam itu terbatas. bahan mentah dan hasil pertanian lainnya. Physiocrat ialah kelompok ekonom yang percaya kalau kemakmuran suatu negara hanya bisa dicapai melalui agrikultur. physiocrate. Quesnay memulai pendapatnya dengan asumsi bahwa ekonomi dapat digambarkan menurut tiga kelas atau sektor yang berbeda. Lord Keynes 8. diantaranya adalah : 1. Thomas Robert Malthus 6. sektor manufaktur yang memproduksi barang-barang pabrik seperti pakaian dan bangunan serta alat-alat yang . yang berarti hukum alam (Rule of Nature). John Stuart Mill 7. John Locke 3.lain kemajuan teknologi tergantung pada pertumbuhan kapital. Adam Smith 4. Kecepatan pertumbuhan kapital tergantung pada tinggi rendahnya tingkat keuntungan. Para pengikutnya menamakan diri mereka sebagai physiocrat dari bahasa Perancis. Teori-teori perkembangan dari beberapa pengamat aliran klasik. sektor pertanian yang menghasilkan makanan. Tableau Economique.

Sumbangan mengenai filosofinya yaitu. Uang juga membuat manusia dapat mengumpulkan kekayaan lebih banyak lagi karena uang tidak rusak sebelum dikonsumsi. Selain itu. John Locke Sumbangan John Locke untuk ekonomi adalah memberikan justifikasi pertama untuk kepemilikan pribadi dan untuk pembatasan keterlibatan pemerintah dalam kegiatan perekonomian. tetapi mereka memiliki klaim atas surplus output yang dihasilkan dalam pertanian. Ketiga. beserta jasa. Jadi. 2. mengemukakan proporsi yang agak kontroversial bahwa manusia mempunyai hak atas pekerjaan mereka dan atas hasil dari pekerjaannya itu. kelas pemilik tanah yang tidak menghasilkan nilai ekonomi apa-apa. mereka menerima tanah sebagai milik mereka secara sah dengan memadukan pekerjaan mereka dengan tanah tersebut. kepemilikan uang dapat dibenarkan karena orang-orang harus bekerja untuk mendapatkannya.diperlukan oleh pertanian dan pekerja pabrik. Locke juga memberi sumbangan pada teori uang dan tingkat suku bunga. Biaya sewa ini merepresantasikan pembayaran surplus kepada pemilik tanah dan perdagangan ini kemudian dikenal sebagai Teori Sewa Physiocratic. . Locke berpendapat bahwa properti pribadi memiliki nilai praktis karena ketika manusia diizinkan mengumpulkan kekayaan maka mereka akan lebih produktif. Uang atau modal diakui oleh Locke benar-benar merupakan hasil dari kerja sebelumnya.

Ia juga berpendapat bahwa hukum riba (Usury Law) hanyalah redistribusi dari keuntungan antara pedagang dan pemberi pinjaman. untuk berlakunya perkembangan ekonomi diperlukan adanya spesialisasi atau pembagian kerja agar produktivitas tenaga kerja bertambah. Menurut Locke. Sumbangan yang kedua adalah bahwa Locke menolak usulan dari pemerintah Inggris untuk pemecahan masalah uang logam yang terpotong atau terdepresiasi dengan mengurangi berat dari logam mulia dalam semua uang logam. atau mendevaluasi mata uang nasional. dengan mengurangi berat kandungan logam mulia. Locke menyimpulkan bahwa lebih baik bunga dibiarkan sampai ke tingkat yang wajar (yang ditentukan oleh hukum permintaan dan penawaran) ketimbang diterapkan oleh pemerintah. Menurunkan nilai uang hanya akan membuat pedagang menginginkan lebih banyak mata uang untuk ditukar dengan barang 3. mereka tidak menguntungkan negara secara keseluruhan karena bunga tersebut tidak meningkatkan peminjaman dan investasi. Pembagian kerja . Adam Smith Menurut Adam Smith. tidak akan membantu karena nilai atau kekuatan pembayar dari uang ini ditentukan oleh kandungan peraknya.Locke menolak pedapat dari Josiah Child (Pertengahan abad ke-17) yang berpendapat bahwa seharusnya negara membatasi tingkat suku bunga sampai 4%.

jadi pasar terdiri pasar luar negeri dan pasar dalam negeri. David Ricardo Menurut David Ricardo di dalam masyarakat ekonomi ada tiga golongan masyarakat. juga menitik beratkan pada Luas Pasar. sehingga perdagangan internasional menarik perhatian.harus ada akumulasi kapital terlebih dahulu dan akumulasi kapital ini berasal dari dana tabungan. pembagian kerja akan terjadi dan akan menaikkan tingkat produktivitas tenaga kerja. Sekali pertumbuhan itu mulai maka ia akan bersifat kumulatif artinya bila ada pasar yang dan ada akumulasi kapital. . b) Golongan Buruh Golongan buruh ini tergantung pada golongan kapital dan merupakan golongan yang terbesar dalam masyarakat. Pasar harus seluas mungkin agar dapat menampung hasil produksi. yaitu: a) Golongan Kapital b) Golongan Buruh c) Golongan Tuan Tanah a) Golongan Kapital Adalah golongan yang memimpin produksi dan memegang peranan yang penting karena mereka selalu mencari keuntungan dan menginvestasikan kembali pendapatannya dalam bentuk akumulasi kapital yang mengakibatkan naiknya pendapatan nasional. 4. Karena hubungan perdagangan internasional itu menambah luasnya pasar.

John Stuart Mill . 5.c) Golongan tuan tanah Mereka hanya memikirkan sewa saja dari golongan kapital atas areal tanah yang di sewakan.B. 6. Menurut Thomas Robert Malthus untuk adanya perkembangan ekonomi diperlukan adanya kenaikan jumlah kapital untuk investasi yang terus menerus.Say berkembang dengan hukum pasar. maka tanah yang subur menjadi kurang jumlahnya atau semakin langka adanya. tetapi kenaikan jumlah penduduk saja tampa dibarengi dengan kemajuan faktor-faktor atau unsur-unsur perkembangan yang lain sudah tentu tidak akan menaikan pendapatan dan tidak akan menaikan permintaan. Turunnya biaya produksi akan memperbesar keuntungan-keuntungan para kapitalis dan mendorong mereka untuk terus berproduksi. Thomas Robert Malthus Menurut Thomas Robert Malthus kenaikan jumlah penduduk yang terus menerus merupakan unsur yang perlu untuk adanya tambahan permintaan. David Ricardo mengatakan bahwa bila jumlah penduduk bertambah terus dan akumulasi kapital terus menerus terjadi. dimana dikatakan bahwa Supply Creates its own demand yang artinya asal jumlah produksi bertambah maka secara otomatis permintaan akan ikut bertambah pula karena pada hakekatnya kebutuhan manusia tidak terbatas. sedangkan menurut J.

Bukunya yang berkaitan dengan ekonomi. maupun masalah distribusi melalui instrument uang dan kredit (mikhael dua. dimana pertumbuhan ekonomi selalu diliputi dengan tekanan jumlah penduduk dengan sumber yang tetap. disamping Mill menerima pasar bebas Adam Smith. Dalam hal pemikirannya mengenai ekonomi. yang dituangkan secara komprehensif di dalam bukunya On Liberty. menjadi agenda Mill. Universalime etis merupakan konsep utilitariannya yang lebih mengedepankan kepada kebahagiaan orang lain. namun usaha untuk memperhatikan kebahagiaan orang lain dalam hal persaingan ekonomi pasar.2008). Principles of Political Economy pada tahun 1848 berupaya untuk memahami masalah ekonomi sebagai suatu masalah sosial. baik dalam proses produksi. perlindungan terhadap produk dalam negeri dan perpesaing antar produk. Mill dipengaruhi oleh Thomas Robert Malthus. . Masalah tentang bagaimana manusia hidup dan ikut ambil bagian dalam kemakmuran bangsanya.John Stuart Mill merupakan salah satu tokoh Utilitarianisme yang terkenal dalam menelurkan konsep kebebasan. dimana prinsip kebahagiaan harus dirasakan oleh setiap pemain pasar. dimana disanalah moralitas utilitarian dibangun oleh Mill. berusaha ditekan Mill dengan pemberlakuan nilai moralitas bersama. Kondisi pasar bebas yang cenderung bersikap egoisme sentris. Prinsip tersebut memang cukup relevan dalam hal aktifitas ekonomi.

produsen. TEORI KARL MARX (Pertumbuhan dan kehancuran) .pelaku usaha. distribusi. 7. Ia menganalisis dampak uang terhadap tingkat suku bunga. namun diantara dua belah pihak diharapkan harus tetap mampu menjalin hubungan yang kelak melahirkan kebahagiaan bersama. Pasar bebas memang cenderung melahirkan kondisi menang-kalah. dan harga. hingga tataran konsumen. Ia juga menjelaskan bagaimana dan mengapa negara-negara tidak mungkin mengalami ketidakseimbangan perdagangan dalam jangka waktu yang lama. DAVID HUME Sebagai seorang ahli ekonomi Hume menyumbang teori uang dan teori perdagangan nasional. kegiatan ekonomi. yang merupakan konsekuensi atas universalisme etis ala John Stuart Mill.

Masyarakat Primitif Masyarakat Perbudakan Masyarakat Feodal Masyarakat Kapitalis Masyarakat Sosial 1. 5. 3. Perbaikan dalam alat- . 4. Dalam masyarakat ini tidak ada surplus produksi di atas konsumsi karena orang yang membuat sendiri barang-barang atas kebutuhan sendiri. Masyarakat komunal primitive (Primitive Conmund) Dalam tahap ini masyarakat menggunakan alat-alat untuk bekerja yang sifatnya masih sangat sederhana.Sejarah Perkembangan Masyarakat Karl Marx Mengemukakan teorinya berdasarkan atas sejarah perkembangan masyarakat dimana perkembangan itu melalui lima tahap. 2. Alat-alat ini bukan milik perseorangan tetapi milik komunal (milik bersama). 1. tetapi makin lama orang sedikit demi sedikit mengetahui alat-alat produksi yang lebih baik.

Kepentingan kedua kelas ini berbeda-beda. Masyarakat Sosial Dalam system sosialis. dan dihapuskannya tarif dan rintangan lainnya dalam perdagangan yang diciptakan kaum feodal. yaitu : a) Kelas Feodal yang terdiri dari tuan-tuan tanah yang lebih berkuasa dalam hubungan sosial. Masyarakat Feodal Masyarakat feodal ini merupakan masyarakat baru yaitu dimana kaum bangsawan memiliki alat-alat produksi yang paling utama yaitu tanah dan para petani kebanyakan terdiri dari bekas budak yang dibebaskan. 3. Hubungan produksi merupakan hubungan kerjasama dan saling membantu di antara buruh yang bebas dari unsur eksploitasi. Kelas buruh yang memiliki alat-alat produksi menghendaki pasaran buruh yang bebas. Sistem ini memberi . Kelas feodal lebih memikirkan keuntungan saja dan kemudian mendirikan pabrik-pabrik. Perbaikan-perbaikan alat dan cara produksi banyak terjadi dalam system ini dengan demikian ada dua golongan kelas. 5. Mereka mengerjakan tanah itu untuk kaum feodal dan setelah itu baru tanah miliknya sendiri dapat dikerjakan. 4.alat produksi menyebabkan adanya perubahan-perubahan sosial dan kemudian terjadi pembagian kerja dalam produksi. b) Kelas buruh yang bertugas melayani mereka. 2. Masyarakat Perbudakan Hubungan produksi antara orang-orang yang memiliki alat-alat produksi dengan orang-orang yang hanya bekerja untuk mereka merupakan dasar terbentuknya masyarakat perbudakan. Dengan cara seperti ini keuntungan para pemilik alat produksi semakin besar karena budak-budak hanya diberi sekedar nafka supaya dapat bekerja. Masyarakat Kapitalis Kelas kapitalis memperkerjakan kelas buruh yang mau tidak mau menjual tenaganya karena tidak memiliki alat produksi seperti telah disinggung bahwa kelas kapitalis dan kelas buruh merupakan dua kelas dalam masyarakat yang kepentingannya saling bertentangan. pemilikan alat-alat produksi didasarkan atas hak milik sosial (Social ownership).

Masalah Produksi Masalah produksi adalah permasalahan bagaimana memproduksi semua benda (barang dan jasa) yang dibuthkan oleh orang banyak. Maslah Konsumsi Adalah persoalan kebutuhan. Masalah Distribusi Setelah benda selesai diproduksi masalah berikutnya adalah bagaimana supaya bendabenda tersebut bisa sampai ke tangan konsumen yang membutuhkan 3.kesempatan kepada manusia untuk maju baik dilapangan produksi maupun didalam kehidupan masyarakat. David Ricardo dan John Stuart Mill yang menekankan kekuatan pasar sehingga menolak campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi. serta daya beli konsumen . C. Pemikiran ini bertjuan untuk mencapai kemakmuran. 2. Masalah pokok ekonomi klasik Teori ini berdasarkan pemikiran Adam Smith. selera. Masalah ekonomi klasik meliputi 3 hal yaitu: 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful