TUPOKSI GURU

TUGAS POKOK GURU : 1. Membuat Program Pengajaran Bukti Fisik : a. Program Tahunan b. Program Semester c. Silabus d. RPP 2. Menyajikan Program Pengajaran Bukti Fisik : a. Jurnal b. Mengabsen Siswa c. Daftar Hadir Guru d. Melaksanakan KBM / Pembelajaran e. Mengisi / Melaksanakan Penilaian (Buku Nilai Tatap Muka KBM) 3. Mengadakan Penilaian Hasil Belajar Bukti Fisik : a. KKM b. Rencana Program Evaluasi c. Bank Soal d. Buku Bukti Pelaksanaan Evaluasi A. Ulangan Harian Tulis, Lisan, dan Perbuatan Bukti Fisik : - Bank Soal HT (Harian Tulis) - Bank Soal HL (Harian Lisan) - Bank Soal HP (Harian Perbuatan / Praktik) - Buku Keliling B → untuk HT - Instrumen Penilaian Lisan - Instrumen Penilaian Perbuatan, dan Bukti Fisik Pengerjaan Siswa / Hasil Pekerjaan Siswa. - Mengisi Daftar Nilai Ulangan Harian (T, L, P) Murni. B. Tugas / PR Bukti Fisik : - Tugas : Proyek, Produk, Portofolio, dll. - PR : Bank Soal PR, Buku Keliling A. - Mengisi Daftar Nilai Tugas / PR. C. Ulangan Tengah Semester (UTS) 1 dan 2 (T, L, P) Bukti Fisik UTS Tulis : - Bank Soal UTS Tulis (T) - Mengoreksi soal UTS Tulis / menilai UTS (T) - Mengisi / memasukkan nilai UTS di daftar nilai murni Bukti Fisik UTS Lisan : - Bank Soal UTS Lisan (L) - Instrumen UTS Lisan

- Mengisi Daftar Nilai UTS Lisan Murni Bukti Fisik UTS Perbuatan / Praktik - Bank Soal UTS Perbuatan (P) - Instrumen UTS Praktik dan Hasil Pekerjaan Siswa - Mengisi Daftar Nilai UTS Perbuatan Murni D. Ulangan Akhir Semester (UAS) / Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) Bukti Fisik UAS / UKK Tulis (T) : - Bank Soal UAS / UKK Tulis (T) - Mengoreksi soal UAS / UKK - Mengisi Daftar Nilai UAS / UKK di daftar nilai (T) murni Bukti Fisik UAS / UKK Lisan (L) : - Bank Soal UAS / UKK Lisan (L) - Instrumen UAS / UKK Lisan (L) - Mengisi Daftar Nilai UAS / UKK Lisan (L) murni Bukti Fisik UAS / UKK Praktik (P) : - Bank Soal UAS / UKK Praktik / Perbuatan (P) - Instrumen UAS / UKK Praktik - Mengisi Daftar Nilai UAS / UKK Praktik (P) murni 4. Analisis Hasil Belajar / Penilaian Bukti Fisik : a. Buku Analisis Penilaian Tatap Muka KBM (Perbutir Soal) b. Buku Analisis Penilaian Ulangan Harian Tulis, Lisan, dan Perbuatan (T, L, P) (Perbutir Soal) c. Buku Analisis Penilaian UTS (T, L, P) (Perbutir Soal) d. Buku Analisis Penilaian UAS / UKK (T, L, P) (Perbutir Soal) 5. Program Perbaikan dan Pengayaan Bukti Fisik a. Bank Soal Perbaikan Ulangan Harian (T, L, P) dan Pengayaan. b. Bukti Pengerjaan Siswa (T, L, P) c. Mengisi Daftar Nilai (T, L, P) di Buku Penilaian Merah. d. Membuat Jadwal dan Materi Perbaikan / Remidi dan Pengayaan. e. Daftar Hadir Siswa Remidi dan Pengayaan. f. Daftar Hadir Guru Pembimbing. 6. Bimbingan Konseling Bukti Fisik a. Buku Program BK b. Pelaksanaan Kegiatan BK

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

STANDAR KOMPETENSI GURU, STANDAR KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH, STANDAR KOMPETENSI PENGAWAS (PERMENDIKNAS NO 12, 13, DAN 16)
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan Pasal 28 ayat (5) PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru; Mengingat :
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496); 4. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2006; 5. Keputusan President Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20/P Tahun 2005;

MEMUTUSKAN: Menetapkan: PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLiK INDONESIA TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU. Pasal 1 (1) Setiap guru wajib memenuhi standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru yang berlaku secara nasional.

(2) Standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri ini. Pasal 2 Ketentuan mengenai guru dalam jabatan yang belum memenuhi kualifikasi akademik diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) akan diatur dengan Peraturan Menteri tersendiri. Pasal 3 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 4 Mei 2007 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, TTD. BAMBANG SUDIBYO

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 16 TAHUN 2007 TANGGAL 4 MEI 2007 STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU A. KUALIFIKASI AKADEMIK GURU 1. Kualifikasi Akademik Guru Melalui Pendidikan Formal Kualifikasi akademik guru pada satuan pendidikan jalur formal mencakup kuali-fikasi akademik guru pendidikan Anak Usia Dini/Taman Kanak-kanak/RaudatuI Atfal (PAUD/TK/RA), guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah (SD/MI), guru seko-lah menengah pertama/madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), guru sekolah menengah atas/madrasah aliyah (SMA/MA), guru sekolah dasar luar biasa/sekolah menengah luar biasa/sekolah menengah atas luar biasa (SDLB/SMPLB/SMALB), dan guru seko-lah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan (SMK/MAK*), sebagai berikut. a. Kualifikasi Akademik Guru PAUD/TK/RA Guru pada PAUD/TK/RA harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dalam bidang pendidikan anak usia dini atau psikologi yang diperoleh dari program studi yang terakreditasi. b. Kualifikasi Akademik Guru SD/MI Guru pada SD/MI, atau bentuk lain yang sederajat, harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dalam bidang pendidikan

dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi. f. harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu.SD/MI (D-IV/S1 PGSD/PGMI) atau psikologi yang diperoleh dari program studi yang terakreditasi. harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (SI) program pendidikan khusus atau sarjana yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu. e. kepribadian. harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu. Kualifikasi Akademik Guru SMP/MTs Guru pada SMP/MTs. STANDAR KOMPETENSI GURU Standar kompetensi guru ini dikembangkan secara utuh dari empat kompetensi utama. atau bentuk lain yang sederajat. sosial. dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi. dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi. Kualifikasi Akademik Guru Melalui Uji Kelayakan dan Kesetaraan Kualifikasi akademik yang dipersyaratkan untuk dapat diangkat sebagai guru dalam bidangbidang khusus yang sangat diperlukan tetapi belum dikembangkan di perguruan tinggi dapat diperoleh melalui uji kelayakan dan kesetaraan. . d. c. Kualifikasi Akademik Guru SDLB/SMPLB/SMALB Guru pada SDLB/SMPLB/SMALB. 2. dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi. Uji kelayakan dan kesetaraan bagi seseorang yang memiliki keahlian tanpa ijazah dilakukan oleh perguruan tinggi yang diberi wewenang untuk melaksanakannya. Keterangan: Tanda * pada halaman ini dan halaman-halaman berikutmya. Kualifikasi Akademik Guru SMA/MA Guru pada SMA/MA. atau bentuk lain yang sederajat. dan profesional. atau bentuk lain yang sederajat. Kualifikasi Akademik Guru SMK/MAK* Guru pada SMK/MAK* atau bentuk lain yang sederajat. hanya untuk guru kelompok mata pelajaran normatif dan adaptif. B. Keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja guru. yaitu kompetensi pedagogik. harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (SI) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu.

dan intelektual. kultural. intelektual. 1. SMP/MTs. 1. 2.6 Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. dan guru mata pelajaran pada SD/MI. 3 Mengembangkan kurikulum 3. 3.4 Mengidentifikasi kesulitan peserta belajar usia sekolah dasar dalam lima mata pelajaran SD/MI.1 Memahami karakteristik peserta didik usia sekolah dasar yang peserta didik dari aspek fisik. yang terkait dengan mata 3. khususnya di kelas-kelas awal SD/MI. 2 Menguasai teori belajar dan 2.1 Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip prinsip-prinsip pembelajaran pembelajaran yang mendidik terkait dengan lima mata pelajaran yang mendidik. 1 Kompetensi Pedagodik KOMPETENSI GURU KELAS Menguasai karakteristik 1.3 Mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik usia sekolah dasar dalam lima mata pelajaran SD/MI.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk diampu.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik usia sekoiah dasar dalam lima mata pelajaran SD/MI. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam lima mata pelajaran SD/MI.4 Memilih materi lima mata pelajaran SD/MI yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. 3. STANDAR KOMPETENSI GURU NO. dan SMK/MAK* sebagai berikut. moral. sosial.3 Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis. dan latar belakang sosial-budaya.5 Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik usia SD/MI. moral. guru kelas SD/MI. 1. metode. 3. spiritual. pelajaran/bidang pengembangan yang 3. SMA/MA.Standar kompetensi guru mencakup kompetensi inti guru yang dikembangkan menjadi kompetensi guru PAUD/TK/RA. SD/MI. 2. berkaitan dengan aspek fisik. mencapai tujuan lima mata pelajaran SD/MI.2 Menentukan tujuan lima mata pelajaran SD/MI. emosional. . sosial-emosional. strategi.1 Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. KOMPETENSI INTI GURU I.2 Menerapkan berbagai pendekatan.

maupun lapangan. 4. 8. di laboratorium.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam formasi dan komunikasi pembelajaran. (b) memberikan pertanyaan atau tugas sebagai undangan kepada peserta didik untuk merespons. dengan peserta didik. laboratorium. 4. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi pembelajaran yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik. Memfasilitasi 6. 8 Menyelenggarakan penilaian 8.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk pengembangan potensi mendorong peserta didik mencapai prestasi belajar secara peserta didik untuk optimal. mengaktualisasikan berbagai 6.2 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan . baik untuk kegiatan di dalam kelas. dan santun. dan seterusnya.6 Mengambil keputusan transaksional dalam lima mata pelajaran SD/MI sesuai dengan situasi yang berkembang. 7 Berkomunikasi secara 7. baik secara lisan maupun tulisan. 4.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk potensi yang dimiliki. empatik. 4. dan di lapangan.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. dan santun empatik. (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik.2 Berkomunikasi secara efektif. (c) respons peserta didik.4 Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. 5 Memanfaatkan teknologi in.2 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran.1 Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. efektif.5. 4. termasuk kreativitasnya.1 Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. 7.1 Memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan dan evaluasi proses dan hasil hasil belajar sesuai dengan karakteristik lima mata pelajaran belajar. empatik. SD/MI. untuk kepentingan pembelajaran. 6 mengaktualisasikan potensi peserta didik. 4.5 Menggunakan media pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik dan lima mata pelajaran SD/ MI untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh.

II.1 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. pribadi yang jujur. 11. 10.2 Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. 9. sosial.1 Berperilaku jujur. pembelajaran.3 Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. mulia. hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat. 8. 9.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. 10. dan gender. dan manusiawi.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. dan kebudayaan nasional Indonesia. hukum. 9.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.karakteristik lima mata pelajaran SD/MI. 8. kepentingan pembelajaran.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.2 Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak serta didik dan masyarakat. tegas. serta kebudayaan nasional Indonesia yang beragam.6 Menganalisis hasii penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. dan teladan bagi pe.3 Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan menggunakan berbagai instrumen. suku.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran lima mata pelajaran SD/MI. 10 Melakukan tindakan reflektif 10. adat-istiadat. 9 Memanfaatkan hasil 9. 1 Kompetensi Kepribadian Bertindak sesuai dengan norma agama. 8. 11. daerah asal.12.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan lima mata pelajaran SD/MI. . berakhlak mulia. 8.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah untuk peningkatan kualitas dilaksanakan. 2 Menampilkan diri sebagai 12.

teman sejawat. orang tua. latar belakang keluarga. dan masyarakat. 3 Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.3 Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.2 Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik.2 Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. empatik dan efektif. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. kondisi fisik.3 Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. 14. 4 Berkomunikasi dengan 19. empatik. dan komunitas profesi sendiri komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka dan profesi lain secara lisan meningkatkan kualitas pendidikan.2 Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. 5 Menjunjung tinggi kode etik 15. 18. bertindak objektif. dan santun dengan sesama pendidik. 18.2 Menerapkan kode etik profesi guru. tanggung jawab yang tinggi.1 Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi. 17. arif.1 Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendi-dik. III. dan berwibawa. termasuk memahami bahasa daerah setempat. dan rasa percaya diri. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. Berkomunikasi secara efektif.2 Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri.3 Bekerja mandiri secara profesional. 3 Menampilkan diri sebagai 13. pribadi yang mantap. 14. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. ras. 16. dan status sosial-ekonomi. 4 Menunjukkan etos kerja. agama. tenaga kependidikan. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. stabil.1 Berkomunikasi dengan teman sejawat. 17. 14. dewasa. suku. empatik. 16.12. jenis kelamin. rasa bangga menjadi guru. arif. . latar belakang keluarga. 2 17. profesi ilmiah.3 Berperilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya.1 Memahami kode etik profesi guru. 15. dan berwibawa 13.1 Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komuni-tas ilmiah lainnya secara santun. dan status sosial ekonomi. 15.3 Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. profesi guru. 1 Kompetensi Sosial Bersikap inklusif.

serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.6 Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara Iisan dan tulisan atau bentuk lain. geometri. dan ragam bahasa Indonesia. dan menulis) 20.10 Mampu menggunakan alat peraga. Matematika 20. IV. 1 Kompetensi Profesional Menguasai materi.8 Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata.dan tulisan atau bentuk lain. membaca.11 Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. dan piranti lunak komputer. mata pelajaran yang diampu. 20. dan pola pikir keilmuan yang mendukung 20.9 Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. statistika. 20. 20. secara reseptif dan produktif. 19. trigonometri.5 Memahami teori dan genre sastra Indonesia.2 Memahami kedudukan. Bahasa Indonesia konsep.1 Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa. 20.12 Memanfaatkan konsep-konsep dan hukum-hukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan . 20. alat ukur. 20. struktur. pengukuran. dan logika matematika. 20. fungsi. 20. IPA 20. berbicara.7 Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika.4 Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak. aljabar. prosedural.3 Menguasai dasar-dasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. alat hitung.

sikap. struktur. 3 Mengembangkan materi 22. nilai. pemajuan HAM. 20.21 Menguasai konsep. moral.15 Mengembangkan materi.20 Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. dan prinsip-prinsip pokok ilrnu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. IPS 20. dan konsep keilmuan IPS.19 Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. 20.18 Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan.16 Memahami cita-cita. seni.1 Memahami standar kompetensi lima mata pelajaran SD/MI. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. 20. kehidupan agama. pengembangan yang diampu. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. PKn 20. teknologi. nilai. dan keterampilan IPS. 20.1 Memilih materi lima mata pelajaran SD/MI yang sesuai pembelajaran yang diampu dengan tingkat perkembangan peserta didik. 2 Menguasai standar 21. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. termasuk hubungan fungsional antarkonsep. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang 21. serta penegakan hukum secara adil dan benar. nilai.2 Memahami kompetensi dasar lima mata pelajaran SD/MI. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn.14 Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. prinsip. 21.13 Memahami struktur ilmu pengetahuan alam.17 Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan. . 20. 20. konsep. nilai. 20.3 Memahami tujuan pembelajaran lima mata pelajaran SD/MI.sehari-hari.

2 Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan reflektif.secara kreatif.1 Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus onalan secara berkelanjutan menerus.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. dengan melakukan tindakan 23. 24. 5 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri. 24. 22.4 Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. TTD. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 4 Mei 2007 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL.2 Mengolah materi lima mata pelajaran SD/MI secara integratif dan kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. 23. 4 Mengembangkan keprofesi.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. keprofesionalan. BAMBANG SUDIBYO .23.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. 23.

.

Susunan Organisasi. Tugas. M. . JAHIDIN. Fungsi. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41. Mengingat : 1. dan Tata Kerja Kementrian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2006.PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU Dikutip Oleh : Drs. NIP : 19610512 199003 1 004 DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT BIDANG PENDIDIKAN LUAR BIASA SLB-ABC MUHAMMADIYAH BANJARSARI KABUPATEN CIAMIS 2009 PERATURANMENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR KEPALA SEKOLAH/MADRASAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496). 2. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan.Pd. Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan Pasal 38 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah.

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA TENTANG STANDAR KEPALA SEKOLAH/MADRASAH. Biro Hukum dan Organisasi . TTD. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20/P Tahun 2005. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 17 April 2007 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. seseorang wajib memenuhi standar kepala sekolah/madrasah yang berlaku nasional. (2) Standar kepala sekolah/madrasah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri ini.3. BAMBANG SUDIBYO Salinan sesuai dengan aslinya. Pasal 1 (1) Untuk dapat diangkat sebagai kepala sekolah/madrasah. Pasal 2 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

H. Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I. NIP 131479478 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 13 TAHUN 2007 TANGGAL 17 APRIL 2007 TENTANG STANDAR KEPALA SEKOLAH/MADRASAH 1. dan 3) Memiliki sertifikat kepala TK/RA yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah. 1. A. dan Kualifikasi Khusus. 2. dan 4. KUALIFIKASI Kualifikasi Kepala Sekolah/Madrasah terdiri atas Kualifikasi Umum. Memilki pangkat serendah-rendahnya III/c bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan bagi non-PNS disetarakan dengan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang. S. Kepala Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) adalah sebagai berikut: . Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru TK/RA. 1. Kualifikasi Umum Kepala Sekolah/Madrasah adalah sebagai berikut: 1. Memenuhi kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau nonkependidikan pada perguruan tinggi yang terakreditasi. Kepala Taman Kanak-kanak/Raudhatul Athfal (TK/RA) adalah sebagai berikut: 1) 2) Bersatatus sebagai guru TK/RA. Pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah berusia setinggi-tingginya 57 tahun.Departemen Pendidikan Nasional. 1. Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun menurut jenjang sekolah masing-masing. 3. 1. Kualifikasi Khusus kepala Sekolah/Madrasah meliputi: 1. Muslikh. kecuali di Taman Kanak-kanak/Raudhatul Athfal (TK/RA) memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun di TK/RA. 2.

dan 3) Memiliki sertifikat kepala SMA/MA yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMK/MAK. 1. Kepala Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) adalah sebagai berikut: 1) 2) Berstatus sebagai guru SMK/MAK. dan 3) Memiliki sertifikat kepala SMK/MAK yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah. dan 3) Memiliki sertifikat kepala SMP/MTs yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah. dan 3) Memiliki sertifikat kepala SD/MI yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMP/MTs. 1. Kepala Sekolah Dasar Luar Biasa/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa/Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SDLB/SMPLB/SMALB) adalah sebagai berikut: 1) 2) Berstatus sebagai guru pada satuan pendidikan SDLB/SMPLB/SMALB. 1. dan . Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SDLB/SMPLB/SMALB. Kepala Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) adalah sebagai berikut: 1) 2) Berstatus sebagai guru SMA/MA. Kepala Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) adalah sebagai berikut: 1) 2) Berstatus sebagai guru SMP/MTs. 1. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SD/MI.1) 2) Berstatus sebagai guru SD/MI. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru SMA/MA.

dan 3) Memiliki sertifikat kepala sekolah yang diterbitkan oleh lembaga yang di tetapkan Pemerintah.3 1. Mengendalikan diri dalam menghadapi masalah dalam pekerjaan sebagai kepala sekolah/madrasah. Memiliki sertifikat pendidik sebagai guru pada salah satu satuan pendidikan.4 1.6 2 Manajerial 2. KOMPETENSI STANDAR KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH NO.3) Memiliki sertifikat kepala SLB/SDLB yang diterbitkan oleh lembaga yang ditetapkan Pemerintah. Menyusun perencanaan sekolah/madrasah untuk berbagai tingkatan perencanaan. Mengembangkan organisasi sekolah/madrasah sesuai dengan kebutuhan. 1. Memiliki keinginan yang kuat dalam pengembangan diri sebagai kepala sekolah/madrasah.2 1. Bersikap terbuka dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi. Kepala Sekolah Indonesia Luar Negeri adalah sebagai berikut: 1) 2) Memiliki pengalaman sekurang-kurangnya 3 tahun sebagai kepala sekolah. B.1 Berakhlak mulia. Memimpin sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan 1.3 .2 2. 1 DIMENSI KOMPETENSI KOMPETENSI Kepribadian 1. 1. dan menjadi teladan akhlak mulia bagi komunitas di sekolah/madrasah. mengembangkan budaya dan tradisi akhalak mulia.1 2. Memiliki bakat dan minat jabatan sebagai pemimpin pendidikan.5 1. Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin.

Mengelola unit layanan khusus sekolah/madrasah dalam mendukung kegiatan pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah/madrasah. 2. evaluasi.8 2. 2. Mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal.12 2. Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah/madrasah.16 . dan penempatan dan pengembangan kapasitas peserta didik. Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaa peserta didik baru. Mengelola hubungan sekolah/madrasah dan masyarakat dalam rangka pencarian dukungan ide.15 2. dan pembiayaan sekolah/madrasah.14 2.5 2. Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan nasional.NO. Melakukan monitoring. dan efisien.11 2. transparan.6 2. Mengelola sistem informasi sekolah/madrasah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan keputusan.4 Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah/madrasah menuju organisasi pembelajar yang efektif. Mengelola sarana dan prasarana sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan secara optimal.9 2.7 2. Menciptakan budaya dan iklim sekolah/madrasah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik. Mengelola ketatausahaan sekolah/madrasah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah/madrasah. Mengelola keuangan sekolah/madrasah sesuai dengan prinsip pengelolaan yang akuntabel. sumber belajar. serta merencanakan tindak lanjutnya.10 2. dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah/madrasah dengan prosedur yang tepat. DIMENSI KOMPETENSI KOMPETENSI sumber daya sekolah/madrasah secara optimal.13 2.

3 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. Biro Hukum dan Organisasi .3 3. 3. Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pemimpin sekolah/madrasah. 3 DIMENSI KOMPETENSI KOMPETENSI Kewirausahaan 3.2 5.4 3.1 Menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah/madrasah. Memiliki naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi/jasa sekolah/madrasah sebagai sumber belajar peserta didik.1 4.2 3. Merencanakan program supervisi akademik dalam rangka peningkatan profesionalisme guru.5 4 Supervisi 4. Memiliki kepekaan sosial terhadap orang atau kelompok lain. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. TTD.3 5 Sosial 5. Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan sekolah/madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif.NO. Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi sekolah/madrasah. Menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka peningkatan profesionalisme guru.1 5. BAMBANG SUDIBYO Salinan sesuai dengan aslinya.2 4. Bekerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan sekolah/madrasah.

Departemen Pendidikan Nasional. Muslikh. NIP 131479478 .H. Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I. S.

M. .Pd. NIP : 19610512 199003 1 004 DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT BIDANG PENDIDIKAN LUAR BIASA SLB-ABC MUHAMMADIYAH BANJARSARI KABUPATEN CIAMIS 2009 PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL.PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH Dikutip Oleh : Drs. JAHIDIN.

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496). Pasal 2 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20/P Tahun 2005. dan Tata Kerja Kementrian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2006. Susunan Organisasi. Mengingat : 1. Ditetapkan di Jakarta . Pasal 1 (3) Untuk dapat diangkat sebagai pengawas sekolah/madrasah. 3. 2. Fungsi. MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA TENTANG STANDAR PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41. Tugas. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan.Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan Pasal 39 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah. seseorang wajib memenuhi standar pengawas sekolah/madrasah yang berlaku secara nasional. (4) Standar pengawas sekolah/madrasah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri ini.

C.Pada tanggal 28 Maret 2007 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. BAMBANG SUDIBYO Salinan sesuai dengan aslinya. Berpendidikan minimum sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan dari perguruan tinggi terakreditasi. 1) Guru TK/RA bersertifikat pendidik sebagai guru TK/RA dengan pengalaman kerja minimum delapan tahun di TK/RA atau kepala sekolah TK/RA dengan pengamalan kerja minimum 4 tahun. Memiliki pangkat minimum piñata. NIP 131479478 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 12 TAHUN 2007 TANGGAL 28 MARET 2007 STANDAR PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH 1.H. golongan ruang III/c. KUALIFIKASI 1. TTD. Muslikh. S. . 1. Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I. 1. 1. untuk menjadi pengawas SD/MI. Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional. 2) Guru SD/MI bersertifikat pendidik sebagai guru SD/MI dengan pengalaman kerja minimum delapan tahun di SD/MI atau kepala sekolah SD/MI dengan pengalaman kerja minimum 4 tahun. Kualifikasi Pengawas Taman Kanak-kanak/Raudhatul Athfal (TK/RA) dan Sekolah dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) adalah sebagai berikut: 1. untuk menjadi pengawas TK/RA.

pada lembaga yang ditetapkan pemerintah. 1. 3) Guru SMK/MAK bersertifikat pendidik sebagai guru SMK/MAK dengan pengalaman kerja minimum delapan tahun dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di SMK/MAK atau kepala sekolah SM\K/MAK dengan pengalaman kerja minimum 4 tahun. dan 4. 3. Memenuhi kompetensi sebagai pengawas satuan pendidikan yang dapat diperoleh melalui uji kompetensi dan atau pendidikan dan pelatihan fungsional pengawas. Berusia setinggi-tingginya 50 tahun. Memiliki pangkat minimum piñata. dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) adalah sebagai berikut: 1. untuk menjadi pengawas SMP/MTs sesuai dengan rumpun mata pelajarannya. D. Kompetensi Pengawas Taman Kanak-kana/Raudatul Athfal (TK/RA) dan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) DIMENSI KOMPETENSI 1. Berusia setinggi-tingginya 50 tahun. sejak diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan. untuk menjadi pengawas SMK/MAK sesuai dengan rumpun mata pelajarannya. 1. pada lembaga yang ditetapkan pemerintah.2. KOMPETENSI STANDAR KOMPETENSI PENGAWAS SEKLOAH 1. 3. 1. 2. 2. KOMPETENSI 1. Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA). golongan ruang III/c. 2) Guru SMA/MA bersertifikat pendidik sebagai guru dengan pengalaman kerja minimum delapan tahun dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di SMA/MA atau kepala sekolah SMA/MA dengan pengalaman kerja minimum 4 tahun. 1. 1) Guru SMP/MTs bersetifikat pendidik sebagai guru SMP/MTs dengan pengalaman kerja minimum delapan tahun dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di SMP/MTs atau kepala sekolah SMP/MTs dengan pengalaman kerja minimum 4 tahun. Lulus sebagai pengawas satuan pendidikan. dan 4. sejak diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan. Kualifikasi Pengawas Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs). Memiliki pendidikan minimum magister (S2) kependidikan dengan berbasis sarjana (S1) dalam rumpun mata pelajaran yang relevan pada perguruan tinggi terakreditasi. Lulus seleksi pengawas satuan pendidikan.1 Memiliki tanggung jawab sebagai pengawas satuan pendidikan. 1. Memenuhi kompetensi sebagai pengawas satuan pendidikan yang dapat diperoleh melalui uji kompetensi dan atau pendidikan dan pelatihan fungsional pengawas. 1. untuk menjadi pengawas SMA/MA sesuai dengan rumpun mata pelajarannya. Kompetensi .

teknik dan prinsip-prinsip supervisi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.1 2. 3.3 1.4 1. Kompetensi Supervisi Akademik 3. prinsip.5 2.6 2. Menguasai metode. Membina kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan bimbingan konseling di sekolah. 2.8 1.1 .7 2. Menyusun metode kerja dan instrument yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi pengawasan di sekolah. Memahami konsep.3 2. teori dasar. Membina kepala sekolah dalam pengelolaan dan administrasi satuan pendidikan berdasarkan manajemen peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Memiliki rasa ingin tahu akan hal-hal baru tentang pendidikan dan ilmu pengetahuan. karakteristik. teknologi dan seni yang menunjang tugas pokok dan tanggung jawabnya. Menyusun laporan hasil-hasil pengawasan dan menindaklanjutinya untuk perbaikan program pengawasan berikutnya di sekolah. Memantau pelaksanakan standar nasional pendidikan dan memanfaatkan hasil-hasilnya untuk membantu kepala sekolah dalam mempersiapkan akreditasi sekolah. Menyusun program kepengawasan berdasarkan visi-misitujuan dan program pendidikan di sekolah.2 2. Mendorong guru dan kepala sekolah dalam merefleksikan hasil-hasil yang dicapainya untuk menemukan kelebihan dan kekurangan dalam melaksanakan tugas pokoknya di sekolah.2 Kreatif dalam bekerja dan memecahkan masalah baik yang berkaitan dengan kehidupan pribadinya maupun tugas-tugas jabatannya. Kompetensi Supervisi Manajerial 2. KOMPETENSI Kepribadian 1. Menumbuhkan motivasi kerja pada dirinya dan pada stakeholder pendidikan.4 2.DIMENSI KOMPETENSI 1. dan kecenderungan perkembangan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI.

5 3. laboratorium.7 3.3 . guru dan staf sekolah dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawabnya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan KOMPETENSI 3. Membimbing guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) untuk tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran SD/MI. standar kompetensi dan kompetensi dasar. karakteristik. dan/atau di lapangan) untuk mengembangkan potensi siswa pada tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI. Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan strategi/metode/teknik pembelajaran/bimbingan yang dapat mengembangkan berbagai potensi siswa melalui bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI.8 1. Menilai kinerja kepala sekolah.3 3.2 4. mengembangkan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI. teori/teknologi. merawat. dan kecenderungan perkembangan proses pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI. Membimbing guru dalam mengelola.DIMENSI KOMPETENSI 3. 4. dan prinsip-prinsip pengembangan KTSP. Membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran/bimbingan (di kelas. prinsip. Kompetensi Evaluasi 4. Menyusun kriteria dan indikator keberhasilan pendidikan dan pembelajaran/bimbingan di sekolah. Memotivasi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran SD/MI. Membimbing guru dalam menyusun silabus tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI berlandaskan standar isi.6 3.1 Pendidikan 4.2 Memahami konsep. Membimbing guru dalam menentukan aspek-aspek yang penting dinilai dalam pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI.4 3.

4 Memantau pelaksanaan pembelajaran/bimbingan dan hasil belajar siswa serta menganalisisnya untuk perbaikan mutu pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI.1 5.5 5. baik perencanaan maupun pelaksanaannya di sekolah. Memberikan bimbingan kepada guru tentang penelitian tindakan kelas.6 1.7 5. Membina guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI. 5.5 4.3 5. Menulis karya tulis ilmiah (KTI) dalam bidang pendidikan dan atau bidang kepengawasan dan memanfaatkannya untuk perbaikan mutu pendidikan. jenis. Mengolah dan menganalisis data hasil penelitian pendidikan baik data kualitatif maupun data kuantitatif. KOMPETENSI 4. kinerja guru dan staf sekolah. Menentukan masalah kepengawasan yang penting diteliti baik untuk keperluan tugas pengawasan maupun untuk pengembangan karirnya sebagai pengawas.2 5. Mengolah dan menganalisis data hasil penilaian kinerja kepala sekolah. Menyusun pedoman/panduan dan atau buku/modul yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pengawasan di sekolah.4 5. dan metode penelitian dalam pendidikan. dan perumusan kebijakan pendidikan yang bermanfaat bagi tugas pokok tanggung jawabnya. Kompetensi Penelitian Pengembangan 5. 4. Melaksanakan penelitian pendidikan untuk pemecahan masalah pendidikan. Menguasai berbagai pendekatan.DIMENSI KOMPETENSI tiap bidang pengembangan di TK/RA atau mata pelajaran di SD/MI.6 5. Menyusun proposal penelitian pendidikan baik proposal penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif.8 .

2 2. Aktif dalam kegiatan asosiasi pengawas satuan pendidikan. IPS. Menumbuhkan motivasi kerja pada dirinya dan pada stakeholder pendidikan. Olahraga Kesehatan atau Seni Budaya) Dimensi Kompetensi Kompetensi 1.4 2.2 1. Menguasai metode. Kreatif dalam bekerja dan memecahkan masalah baik yang berkaitan dengan kehidupan pribadinya maupun tugas-tugas jabatannya. KOMPETENSI 1. teknik dan prinsip-prinsip supervisi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah menengah yang sejenis. Bahasa. 6. Membina kepala sekolah dalam pengelolaan dan administrasi satuan pendidikan berdasarkan manajemen peningkatan 1. Kompetensi Pengawas Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) dan Pengawas Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) dalam Rumpun Mata Pelajaran yang relevan (MIPA dan TIK. 2. Menyusun program kepengawasan berdasarkan visi-misitujuan dan program pendidikan di sekolah menengah yang sejenis.1 2.3 1.1 Bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kualitas diri untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. 1.4 1. 2. Menyusun laporan hasil-hasil pengawasan dan menindaklanjutinya untuk perbaikan program pengawasan berikutnya di sekolah menengah yang sejenis. Menyusun metode kerja dan instrumen yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi pengawasan di sekolah menengah yang sejenis.1 Memiliki tanggung jawab sebagai pengawas satuan pendidikan.3 2.DIMENSI KOMPETENSI 6. Memiliki rasa ingin tahu akan hal-hal baru tentang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Kompetensi Sosial 6.2 1. Kompetensi Kepribadian 1.5 . teknologi dan seni yang menunjang tugas pokok dan tanggung jawabnya. Kompetensi Supervisi Manajerial 2.

karakteristik. Memahami konsep. dan prinsipprinsip pengembangan KTSP.Dimensi Kompetensi Kompetensi mutu pendidikan di sekolah menengah yang sejenis.3 3.7 2. 3.6 Membina kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan bimbingan konseling di sekolah menengah yang sejenis. standar kompetensi dan kompetensi dasar.1 3. teori dasar. dan kecenderungan perkembangan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. dan kecenderungan perkembangan proses pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. Memahami konsep. Membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran/bimbingan (di kelas. laboratorium.5 3. prinsip. Membimbing guru dalam menyusun silabus tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis berlandaskan standar isi.2 3. Membimbing guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) untuk tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. Mendorong guru dan kepala sekolah dalam merefleksikan hasil-hasil yang dicapainya untuk menemukan kelebihan dan kekurangan dalam melaksanakan tugas pokoknya di sekolah menengah yang sejenis. dan/atau di 2.8 1. Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan strategi/metode/teknik pembelajaran/bimbingan yang dapat mengembangkan berbagai potensi siswa melalui mata-mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. karakteristik. 2.4 3. Kompetensi Supervisi Akademik 3.6 . Memantau pelaksanakan standar nasional pendidikan dan memanfaatkan hasil-hasilnya untuk membantu kepala sekolah dalam mempersiapkan akreditasi sekolah menengah yang sejenis. teori/teknologi. prinsip.

Memotivasi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. Membimbing guru dalam menentukan aspek-aspek yang penting dinilai dalam pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. Kompetensi Evaluasi 4. Menyusun kriteria dan indikator keberhasilan pendidikan dan pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. Mengolah dan menganalisis data hasil penilaian kinerja kepala sekolah.7 Membimbing guru dalam mengelola.2 4. Memantau pelaksanaan pembelajaran/bimbingan dan hasil belajar siswa serta menganalisisnya untuk perbaikan mutu pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis.3 4.6 . kinerja guru dan staf sekolah di sekolah menengah 3. kinerja guru dan staf sekolah lainnya dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawabnya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan pada tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis.1 Pendidikan 4. merawat. 4.5 4.8 1. Menilai kinerja kepala sekolah.Dimensi Kompetensi Kompetensi lapangan) untuk tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis. Membina guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk kepentingan pendidikan dan pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis.4 4. 3. mengembangkan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah yang sejenis.

Pertanian dan Kehutanan. 6. Olahraga Kesehatan. Seni Budaya. atau Seni dan Kerajinan) Dimensi Kompetensi Kompetensi 1. Teknik dan Industri. 1. 5.1 Memiliki tanggung jawab sebagai pengawas satuan 1.Dimensi Kompetensi Kompetensi yang sejenis.1 6. Melaksanakan penelitian pendidikan untuk pemecahan masalah pendidikan.6 5. Aktif dalam kegiatan asosiasi pengawas satuan pendidikan.4 5.8 1. Pariwisata. Menulis karya tulis ilmiah (KTI) dalam bidang pendidikan dan atau bidang kepengawasan dan memanfaatkannya untuk perbaikan mutu pendidikan. dan metode penelitian dalam pendidikan. Memberikan bimbingan kepada guru tentang penelitian tindakan kelas. 3. 5. Kompetensi Penelitian Pengembangan 5. Bahasa. Bisnis dan Manajemen. Mengolah dan menganalisis data hasil penelitian pendidikan baik data kualitatif maupun data kuantitatif. jenis.3 5. baik perencanaan maupun pelaksanaannya di sekolah sekolah menengah yang sejenis. Menyusun proposal penelitian pendidikan baik proposal penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif.1 Menguasai berbagai pendekatan. dan perumusan kebijakan pendidikan yang bermanfaat bagi tugas pokok tanggung jawabnya.7 5.5 5. Kompetensi Sosial 6. Menentukan masalah kepengawasan yang penting diteliti baik untuk keperluan tugas pengawasan maupun untuk pengembangan karirnya sebagai pengawas. 1. Kesejahteraan Masyarakat. Bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kualitas diri untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Kompetensi . Kompetensi Pengawas Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK) dalam Rumpun Mata Pelajaran yang Relevan (MIPA dan TIK. IPS. Menyusun pedoman/panduan dan atau buku/modul yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pengawasan di sekolah menengah yangs sejenis.2 5.2 1.

2 2.5 2.8 .4 2. Memantau pelaksanakan standar nasional pendidikan dan memanfaatkan hasil-hasilnya untuk membantu kepala sekolah dalam mempersiapkan akreditasi sekolah menengah kejuruan.7 2. Memiliki rasa ingin tahu akan hal-hal baru tentang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Mendorong guru dan kepala sekolah dalam merefleksikan hasil-hasil yang dicapainya untuk menemukan kelebihan dan kekurangan dalam melaksanakan tugas pokoknya di sekolah menengah kejuruan. Menguasai metode. teknologi dan seni yang menunjang tugas pokok dan tanggung jawabnya.3 2. Menumbuhkan motivasi kerja pada dirinya dan pada stakeholder pendidikan.3 1. Kompetensi Supervisi Manajerial 2. Menyusun program kepengawasan berdasarkan visi. Membina kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan bimbingan konseling di sekolah menengah kejuruan.6 2.2 Kreatif dalam bekerja dan memecahkan masalah baik yang berkaitan dengan kehidupan pribadinya maupun tugas-tugas jabatannya.Dimensi Kompetensi Kepribadian Kompetensi pendidikan. Membina kepala sekolah dalam pengelolaan dan administrasi satuan pendidikan berdasarkan manajemen peningkatan mutu pendidikan di sekolah menengah kejuruan. 1. tujuan dan program pendidikan di sekolah menengah kejuruan.1 2. 1. 2. misi. Menyusun metode kerja dan instrumen yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi pengawasan di sekolah menengah kejuruan.4 1. Menyusun laporan hasil-hasil pengawasan dan menindaklanjutinya untuk perbaikan program pengawasan berikutnya di sekolah menengah kejuruan. teknik dan prinsip-prinsip supervisi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah menengah kejuruan.

4 3. Menyusun kriteria dan indikator keberhasilan pendidikan dan pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun 1. prinsip. 4. Membimbing guru dalam mengelola. Membimbing guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) untuk tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. Memahami konsep.2 3.Dimensi Kompetensi Kompetensi 3. dan kecenderungan perkembangan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. teori/teknologi.1 Memahami konsep. karakteristik.1 . dan/atau di lapangan) untuk tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan.5 3. mengembangkan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan.3 3. standar kompetensi dan kompetensi dasar. teori dasar. Kompetensi Supervisi Akademik 3. Membimbing guru dalam menyusun silabus tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan berlandaskan standar isi. 3. merawat.7 3. laboratorium. Kompetensi Evaluasi 4. prinsip. Membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran/bimbingan (di kelas. Memotivasi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan.8 1. dan kecenderungan perkembangan proses pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan strategi/metode/teknik pembelajaran/bimbingan yang dapat mengembangkan berbagai potensi siswa melalui mata-mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. dan prinsip-prinsip pengembangan KTSP.6 3. karakteristik.

Menguasai berbagai pendekatan. 4. Menentukan masalah kepengawasan yang penting diteliti baik untuk keperluan tugas pengawasan maupun untuk pengembangan karirnya sebagai pengawas.5 4. 5. Membina guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk kepentingan pendidikan dan pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan.6 1.3 5.2 5.5 . Menilai kinerja kepala sekolah. 4. Kompetensi Penelitian Pengembangan 5.4 5. jenis. Melaksanakan penelitian pendidikan untuk pemecahan masalah pendidikan.3 4. Mengolah dan menganalisis data hasil penilaian kinerja kepala sekolah.Dimensi Kompetensi Pendidikan Kompetensi mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. dan metode penelitian dalam pendidikan.2 Membimbing guru dalam menentukan aspek-aspek yang penting dinilai dalam pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. dan perumusan kebijakan pendidikan yang bermanfaat bagi tugas pokok tanggung jawabnya. kinerja guru dan staf sekolah lainnya dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawabnya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan pada tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. Mengolah dan menganalisis data hasil penelitian pendidikan baik data kualitatif maupun data kuantitatif.4 4. kinerja guru dan staf sekolah di sekolah menengah kejuruan. Memantau pelaksanaan pembelajaran/bimbingan dan hasil belajar siswa serta menganalisisnya untuk perbaikan mutu pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran dalam rumpun mata pelajaran yang relevan di sekolah menengah kejuruan. Menyusun proposal penelitian pendidikan baik proposal penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif.1 5.

Kompetensi Sosial 6. Memberikan bimbingan kepada guru tentang penelitian tindakan kelas.1 6. NIP 131479478 .6 Menulis karya tulis ilmiah (KTI) dalam bidang pendidikan dan atau bidang kepengawasan dan memanfaatkannya untuk perbaikan mutu pendidikan. 5. S. Muslikh.Dimensi Kompetensi Kompetensi 5.7 5. Menyusun pedoman/panduan dan atau buku/modul yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pengawasan di sekolah menengah kejuruan. baik perencanaan maupun pelaksanaannya di sekolah sekolah menengah kejuruan. Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional. Aktif dalam kegiatan asosiasi pengawas satuan pendidikan.8 1. 6. BAMBANG SUDIBYO Salinan sesuai dengan aslinya.H. Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I. Bekerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kualitas diri untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.2 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TTD.

.>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>.

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH Dikutip Oleh : Drs. JAHIDIN. JAHIDIN.Pd.Pd. M. NIP : 19610512 199003 1 004 . M. NIP : 19610512 199003 1 004 DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT BIDANG PENDIDIKAN LUAR BIASA SLB-ABC MUHAMMADIYAH BANJARSARI KABUPATEN CIAMIS 2009 STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2007 STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2007 STANDAR PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2007 Dikutip Oleh : Drs.

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT BIDANG PENDIDIKAN LUAR BIASA SLB-ABC MUHAMMADIYAH BANJARSARI KABUPATEN CIAMIS 2009 DAFTAR ISI Halaman 1.Pd. 2. Permendiknas RI No. PERMENDIKNAS NO. SERTA TUNJANGAN KEHORMATAN PROFESOR 1. PERATURAN MENDIKNAS NO. 1. 18 TAHUN 2007 TENTANG SERTIFIKASI BAGI GURU DALAM JABATAN 1. 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Kepala Sekolah……………………………………………………… 10 3. JAHIDIN. TUNJANGAN KHUSUS GURU DAN DOSEN. 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru…………………………………………………………………. 3. 10 TAHUN 2009 TENTANG SERTIFIKASI BAGI GURU DALAM JABATAN Dikutip Oleh : Drs. 18 TAHUN 2007 TENTANG SERTIFIKASI BAGI GURU DALAM JABATAN 1. Permendiknas RI No. 1 2. 41 TAHUN 2009 TENTANG TUNJANGAN PROFESI GURU DAN DOSEN. NIP : 19610512 199003 1 004 DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT BIDANG PENDIDIKAN LUAR BIASA . Permendiknas RI No. PERMENDIKNAS NO. PERATURAN PEMERINTAH NO.. 16 Th. 12 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Pengawas Sekolah………………………………………………………………… 16 1. 11 TAHUN 2008 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN MENDIKNAS NO. 13 Th. M. 4.

SLB-ABC MUHAMMADIYAH BANJARSARI KABUPATEN CIAMIS 2009 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful