P. 1
Bagaimana Menjadi Pribadi Yang Berkualitas

Bagaimana Menjadi Pribadi Yang Berkualitas

|Views: 32|Likes:

More info:

Published by: Yohanes Setyo Suryawan on Sep 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/23/2013

pdf

text

original

http://www.jimpress.

net/bagaimana-menjadi-pribadi-yang-berkualitas/

Bagaimana Menjadi Pribadi Yang Berkualitas
Becoming A Person of Quality Dunia selalu menuntut orang yang berkualitas dalam hidupnya, kita ditutut menjadi anak yang berkualitas, pelajar yang berkualitas, pekerja yang berkualitas, ayah/ibu yang berkualitas dan seterusnya. Tetapi bukan hanya dunia yang menuntut hal tersebut, Tuhan juga ingin anak-anaknya menjadi orang yang berkualitas. Tuhan rindu untuk memberikan kita kenaikan jabatan, kemakmuran dan menjadikan kita orang yang berpengaruh, tetapi untuk mendapatkan itu kita harus menjadi orang yang berkualitas sesuai dengan jalan yang diinginkanNya. Hari ini kita akan belajar kualitas seperti apakah yang diingankan Tuhan kita. MATIUS 5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. Kata memuliakan di sini berasal dari bahasa Yunani, doxa yang artinya kualitas, memuliakan Tuhan berarti memiliki kualitas Ilahi. Itu artinya jika kita ingin hidup kita berhasil, menjadi terang bagi orang-orang disekeliling kita, maka hidup kita harus berkualitas. Tuhan mau kehidupan kita berkualitas, dan kualitas yang dimaksud adalah kualitas ilahi. Tahun ini kita harus memiliki kehidupan yang jauh lebih berkualitas dari tahun sebelumnya.. Di dalam Alkitab ada salah seorang tokoh yang kehidupannya sangat berkualitas, dia berhasil dalam kehidupannya, memiliki jabatan yang tinggi dan berpengaruh dan juga menjadi berkat bagi orang di sekelilingnya. Tokoh tersebut adalah Daniel. Daniel 1 :4 yakni orang-orang muda yang tidak ada sesuatu cela, yang berperawakan baik, yang memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak dan yang mempunyai pengertian tentang ilmu, yakni orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam istana raja, su paya mereka diajarkan tulisan dan bahasa orang Kasdim.5 Dan raja menetapkan bagi mereka pelabur setiap hari dari santapan raja dan dari anggur yang biasa diminumnya. Mereka harus dididik selama tiga tahun, dan sesudah itu mereka harus bekerja pada raja. 6 Di antara mereka itu ada juga beberapa orang Yehuda, yakni Daniel, Hananya, Misael dan Azarya. Daniel adalah orang yang berkualitas, dia memilki hikmat, pengetahuan dan orang cakap, dan karena dia orang yang berkualitas raja memilih dia untuk menjadi kepala di istana babel

Daniel 2 :48 Lalu raja memuliakan Daniel: dianugerahinyalah dengan banyak pemberian yang besar, dan dibuatnya dia menjadi penguasa atas seluruh wilayah Babel dan menjadi kepala semua orang bijaksana di Babel. Orang yang berkualitas, tidak mungkin memiliki kehidupan yang biasa, orang yang berkualitas selalu dicari orang, kata-katanya selalu didengarkan orang dan hidupnya selalu menjadi trend center. Ada tiga hal yang Daniel dapatkan ketika dia menjadi orang yang berkualitas: 1. PROMOTION Daniel mendapatkan begitu banyak promosi dalam hidupnya, dia diangkat menjadi penguasa atas seluruh wilayah Babel. Begitu juga dengan kehidupan kita, jika kita adalah orang yang berkualitas kita akan diberikan kenaikan-kenaikan dalam kehidupan kita, 2. PROSPERITY Kemakmuran selalu berbanding lurus dengan jabatan yang tinggi, gaji presiden tentu lebih tinggi daripada gaji bupati. Kemakmuran akan datang dengan sendirinya jika hidup kita berkualitas. 3. QUANTITY Kualitas akan membawa kuantitas, artinya jika hidup kita berkualitas maka orang-orang akan mengikuti kita, kehidupan kita dicontoh orang dan katakata kita didengarkan orang. Jika saat ini belum ada orang yang mengikuti anda, anda belum punya anak rohani, maka tingkatkanlah kualitas anda. Kualitas dan kuantitas akan selalu bertumbuh bersamaan. Lihatlah kehidupan Yesus, Dia memiliki kualitas, Dia memiliki cara hidup yang berbeda, hikmat yang Dia tawarkan kepada orang-orang membuat kemanapun Yesus pergi orang-orang mengikuti Dia Semua orang ingin mendapakan promotion, prosperity, quantity untuk itu milikilah hidup yang berkualitas. KUALITAS ITU MAHAL Untuk menjadi seorang yang berkualitas harganya mahal. Untuk menjadi seorang ayah yang berkualitas harganya mahal, mungkin kita lelah ketika pulang kerja, tetapi kita harus menyempatkan diri untuk bermain dengan anak-anak kita, karena seperti itulah ayah yang berkualitas. Begitu juga untuk menjadi ibu atau anak yang berkualitas, pekerja yang berkualitas ataupun pelajar yang berkualitas, dibutuhkan pengorbanan. Untuk menjadi orang yang berkualitas harganya mahal, dibutuhkan pengorbanan yang besar Ada 3 area yang harus kita tingkatkan supaya kita menjadi orang yang berkualitas:

1. QUALITY IN SPIRIT DANIEL 6: 4….Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa; dan raja bermaksud untuk menempatkannya atas seluruh kerajaannya. 6 Maka berkatalah orang-orang itu: “Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya!” Hal yang pertama dan paling penting untuk menjadi orang yang berkualitas adalah memiliki kualitas spiritual yang luar biasa. Dalam ayat 4 dikatakan bahwa menjadi lebih hebat dari para pejabat lain karena dia memiliki roh yang luar biasa, tidak dikatakan alasan lain di ayat ini, yang membuat Daniel unggul adalah quality in spirit. Segala sesuatu yang terjadi di masa depan kita, dimulai dari hal yang spiritual, kehidupan yang besar bergantung pada sikap hati kita, dan sikap hati ditentukan oleh keadaan spiritual kita. Firman Tuhan mengatakan, “jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan” , jagala hatimu karena dari situlah terpancar kehidupan, bagaimana kehidupan kita, tergantung dari sprit kita. Daniel sehari 3 kali menyembah Tuhan, Daniel adalah seorang yang sangat sibuk, dia adalah kepala pemerintahan, orang yang harus belajar dan memutuskan banyak hal, tetapi meskipun demikian dia selalu menyempatkan diri untuk sehari 3 kali menyembah Tuhan. Hal itu dilakukan untuk menjaga kualitas spiritual Daniel, dan yang menjadi kunci kesuksesannya. Penyembahan bukanlah hanya berdoa atau memuji Tahan. Penyembahan tertinggi adalah sikap hati yang menerima dan setuju dengan apapun yang Tuhan lakukan dalam kehidupan kita. Yang taat bukan karena harus, atau takut dihukum tetapi karena mengasihi Tuhan.

Kehidupan kita kedepan bergantung pada spirit kita, Pastikan kita punya kehidupan rohani yang luar biasa. 2. QUALITY OF CHARACTER Kualitas ini adalah turunan dari kualitas spiritual kita. Orang yang memiliki kualitas rohani yang baik, seharusnya memiliki kualitas karakter yang baik. Kualitas spiritual yang benar selalu berhubungan dengan kualitas karakter, karena Alkitab mengajarkan bagaimana berhubungan dengan orang lain. Jika kualitas rohani kita menyebabkan kita dibenci oleh orang-orang di sekitar kita, artinya kualitas rohani kita salah. DANIEL 6:5 Kemudian para pejabat tinggi dan wakil raja itu mencari alasan dakwaan terhadap Daniel dalam hal pemerintahan, tetapi mereka tidak

mendapat alasan apapun atau sesuatu kesalahan, sebab ia setia dan tidak ada didapati sesuatu kelalaian atau sesuatu kesalahan padanya. Daniel memiliki karakter yang setia, kesetiaan dia pada pemerintahan Babel tidak terjadi dengan sendirinya, karena dia sudah belajar setia kepada Tuhan. Orang yang berkualitas secara rohani selalu bisa menempatkan dirinya dimanapun dia berada. Karena dasar dari segala karakternya karena dia takut akan Tuhan, orang yang takut akan Tuhan akan memperlakukan orang lain dengan benar. Contoh lain orang yang berkarakter adalah Yesus LUKAS 2:51 ..Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya. Kejadian ini menceritakan ketika Yesus berumur 12 tahun dan Dia menghilang selama 3 hari, karena sedang membicarakan Firman Tuhan di Bait Allah dengan para tua-tua di sana, hal tersebut membuat Maria sangat khawatir dan mencariNya kemana-mana, ketika menemukan Yesus berada di Bait Allah dia marah, dan Yesus menjawab bahwa Ia sedang berada di rumah BapaNya. Tetapi meskipun demikian ayat 51 mengatakan bahwa Yesus tetap pulang mengikuti perintah ibunya. Hal ini menunjukan bahwa Yesus tetap hidup dibawah otoritas keluargaNya meskipun Dia adalah Tuhan. Jangan sampai pelayanan kita, membuat hubungan kita dengan keluarga rusak, karena Tuhan mengajarkan kita untuk tunduk di bawah otoritas. 3. QUALITY OF UNDERSTANDING 1). Understanding From God AMSAL 9:10…Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. Ayat ini mengatakan bahwa Tuhan memberikan hikmat kepada orang yang takut akan Dia. Kenapa ? Karena orang yang takut akan Tuhan adalah orang-orang yang mudah bertobat, dan mereka adalah orang-orang yang memiliki hati yang mau diajar. Kalau anda mau memiliki hikmat, takutlah akan Tuhan. 2). Understanding From Man DANIEL 1:5…Dan raja menetapkan bagi mereka pelabur setiap hari dari santapan raja dan dari anggur yang biasa diminumnya. Mereka harus dididik selama tiga tahun, dan sesudah itu mereka harus bekerja pada raja. Selain memiliki spirit yang luar biasa dan karakter yang baik, tentu kita juga harus mau belajar, dari orang lain (sekolah), bahkan seorang pendeta yang luar biasa pun tidak akan bisa membangun rumah, jika ia tidak pernah

belajar dari orang yang bisa membangun rumah. Kemampuan dan pengetahuan kita harus selalu ditingkatkan dari hari ke hari. Marilah kita tingkatkan lagi kualitas kita, baik secara spiritual, karakter dan juga pengetahuan kita, maka promosi, kemakmuran dan jiwa-jiwa akan datang dengan sendirinya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->